Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirrahmanirrahim. 0:05 [musik] 0:16 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 0:20 alamin. Allahumma sholli ala sayyidina 0:22 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:25 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:27 subhanahu wa taala. Bagaimana kabar Anda 0:30 di malam hari ini? Senang sekali kami 0:32 dapat kembali menjumpai ikhwan dan 0:34 akhwat dalam tausiah malam bersama guru 0:38 kita Ustaz Doni Amir Sagaf. Untuk edisi 0:43 hari ini, Selasa, 9 September 0:47 2025 yang juga bertepatan di tanggal 16 0:50 Rabiul Awal 1447 0:53 Hijriah. telah hadir guru kita di 0:56 melalui aplikasi Zoom yang akan 0:59 membawakan tema jenis-jenis kematian 1:02 dalam Al-Qur'an. Asalamualaikum 1:04 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09 wabarakatuh. 1:10 Sehat, Ustaz? Ya, 1:12 alhamdulillah. 1:13 Alhamdulillah. Sehat juga. Ikhwan dan 1:16 akhwat ee langsung saja kita 1:18 mendengarkan pemaparan yang disampaikan 1:21 oleh guru kita Ustaz Doni Amir Sagaf. 1:24 Tafadol Ustaz. 1:26 Baik, terima kasih Mas Agus. Ee 1:28 bismillahirrahmanirrahim. 1:30 Asalamualaikum warahmatullahi 1:32 wabarakatuh. 1:34 Alhamdulillah Alhamdulillahilladzi 1:36 anzalakilata fi qulubil mukminin liyaadu 1:40 imanan maim 1:42 walillahi junudusamawati walard wallahu 1:46 aliman hakimatu 1:48 wasalam ala alabut rahmatanil alamin 1:52 asrofal anbiya wal mursalin wa ala alihi 1:55 wasohbihi ajmain amma ba'd maasiral 2:00 muslimin wal muslimat rahimakumullah 2:02 ikhwan akhwat para pendengar radio 2:04 silaturahim dan juga para pemirsa Rasil 2:07 TV di mana pun berada. Alhamdulillah 2:10 segala puji, segala puja kita sampaikan 2:14 atau kita ikrarkan ke hadapan Allah 2:16 Subhanahu wa taala seraya kita 2:19 betul-betul mensyukuri, merasakan betul 2:22 rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu 2:24 wa taala atas seluruh nikmat yang Allah 2:27 berikan kepada kita. Walaupun banyak 2:29 dari nikmat-nikmat tersebut yang bahkan 2:32 kita tidak sadari, bahkan belum bisa 2:35 kita pahami dan ee demikian pula bahkan 2:39 mungkin ada nikmat-nikmat tersebut yang 2:42 saat ini masih kita salah pahami. Semoga 2:44 Allah mengampuni kita, meridai kita, dan 2:47 semoga Allah akan mewafatkan kita semua 2:50 dalam keadaan yang terbaik insyaallah 2:53 dalam keadaan husnul khatimah. Selawat 2:55 dan salam mari senantiasa kita sampaikan 2:58 curahkan kepada baginda Nabi Muhammad 3:00 sallallahu alaihi wasallam. Allahumma 3:02 sholli wasallim wabarik alaihi wa ala 3:05 alihi wasahbihi ajmain. Semoga 3:07 tercurahkan pula kepada seluruh keluarga 3:09 dan sahabat beliau. Dan semoga kita 3:12 sebagai umatnya terus istikamah dalam 3:15 belajar, dalam mengamalkan, dalam 3:17 mendakwahkan nilai-nilai yang beliau 3:20 sallallahu alaihi wasallam telah ajarkan 3:22 untuk hidup kita di atas dunia ini. 3:26 Ikhwan akhwat, maasyiral muslimin wal 3:28 muslimat rahimakumullah, para pendengar 3:30 radio silaturahim, para pemirsa Rasil 3:32 TV. Malam ini insyaallah kita akan 3:34 membahas mentadaburi ayat-ayat 3:36 Al-Qur'an. Bagaimana Allah menceritakan 3:40 jenis-jenis kematian yang akan dialami 3:44 oleh manusia dan ujungnya insyaallah 3:46 kita ingin kematian kita adalah 3:48 insyaallah kematian yang terbaik, 3:51 kematian yang husnul khatimah. 3:54 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah, 3:56 kematian husnul khatimah itu memang 3:59 adalah sesuatu yang harus dipersiapkan 4:02 gitu ya. Jadi enggak bisa kita tiba-tiba 4:05 berharap kembati husnul khatimah, tapi 4:07 tidak ada yang kita lakukan dalam rangka 4:10 mempersiapkan gitu. Kenapa? Karena ee 4:16 cara ya cara wafat itu betul-betul 4:20 adalah ee kembali kepada diri kita. Kita 4:25 yang mempersiapkan. Nah, waktunya atau 4:28 kapannya wafat itu terjadi, ajal kita 4:32 itu memang di tangan Allah dan ini 4:34 memang tidak bisa dimundur, tidak bisa 4:36 dimajukan kalau dia sudah datang. Ya, 4:39 kalau kalau sebelum datang ya kita bisa 4:43 dengan banyak berdoa misalkan 4:45 memanjangkan umur, bersilaturahim dan 4:46 lain sebagainya. Tapi kalau dia sudah 4:48 ditetapkan maka tidak bisa lagi 4:51 dimundurkan, tidak bisa dimajukan. Ya, 4:53 kalimat Allah banyak sekali dalam 4:55 Al-Qur'an menjelaskan mengenai itu. 4:58 Antara almunafikun di layar rasil TV 5:01 kita tampilkan ayat ke-11 surat surah 63 5:04 surah almunafiqun juz yang ke-28. 5:08 Kalimat Allah 5:09 auzubillahiminasyaitanirrajim. 5:11 W yuakhirallahu nafsan jajaluha. Allah 5:16 tidak akan mungkin menangguhkan kematian 5:19 seseorang apabila telah datang ee waktu 5:23 kematiannya itu. Jadi ajalnya itu. Ee 5:26 sebelum datangnya ajal bisa enggak kita 5:28 supaya memanjangkan umur? Bisa. Banyak 5:30 hadis kita bisa panjangkan umur dan lain 5:33 sebagainya dengan berdoa kepada Allah. 5:35 Tapi ketika dia sudah datang maka tidak 5:37 bisa dimundurkan, tidak bisa dimajukan. 5:39 La yastairuna saatan yastaqdimun dalam 5:42 suriapkan cara wafatnya itu. Waktu wafat 5:46 tidak bisa itu bukan di tangan kita tapi 5:49 caranya wafat ada di tangan kita. Bapak, 5:52 Ibu, ikhwan akhwat. Nah, lalu Allah 5:56 katakan juga ee jangan lupa dalam surah 5:59 Al-Hasyr sering kita dengar ayatnya agar 6:01 kita mempersiapkan kematian itu jenis 6:05 kepulatan kita ya bagaimana yang akan 6:07 kita pilih itu kita siapkan sejak 6:10 sekarang. Kalimat Allah surat Al-Hasyr 6:13 ya surah ee 59 ayat 18. Ya 6:16 ayyuhalladzina amanutqulaha 6:18 wal tanzur nafsun ma qoddamat lihad 6:22 wattaqulah. 6:26 Kalimat ini banyak dijelaskan oleh para 6:28 mufasir. Wahai orang beriman, yazina 6:31 amanu ittaqulah. Bertakwalah kepada 6:34 Allah tanzur. Betul-betul perhatikan ee 6:38 betul-betul siapkan, 6:41 betul-betul cermati. Nafsun hendaknya s 6:45 apa? Satu jiwa mencermati, memperhatikan 6:48 ma qaddamat. 6:50 Apa yang sudah dia lakukan? apa yang 6:53 sudah dia siapkan lihad untuk hari 6:56 esoknya dia. Ah, para mufasir mengatakan 7:00 ini yang dimaksud adalah hari akhirat. 7:03 Dan untuk itu dimulai dari kematian. Ee 7:07 ini ya kematian juga disebut sebagai 7:10 kiamat sugro ee kiamat kecil 7:14 mengakhiri ya segala perjalanan kita di 7:17 atas dunia ini. Dan mulai kita masuk ke 7:20 ee apa ke masa ke fase di mana kita akan 7:24 dihitung dihisab oleh Allah subhanahu wa 7:26 taala. Jadi pintunya adalah kematian. 7:28 Jadi maksudnya ayat ini juga menjelaskan 7:31 ee hendaklah setiap jiwa memperhatikan 7:34 apa yang sudah dia siapkan. 7:36 untuk gerbang, pintu gerbang 7:39 kepulangannya ke sisi Allah, yakni 7:42 kematian. Nah, jadi kenapa begitu? 7:45 Kenapa kenapa pintu gerbangnya adalah 7:47 kematian? 7:49 Karena kematian itu ee karena ee 7:52 seseorang akan dibangkitkan sesuai 7:56 dengan cara dia diwafatkan. Ah, ini 7:58 Bapak, Ibu, ikhwan-akhwat sekalian. Jadi 8:01 ini memang mau tidak mau harus jadi 8:04 peringatan bagi kita nih ya. Hadis 8:06 riwayat Imam Muslim nomor hadis 2878. 8:11 Qala Rasulullah sallallahu alaihi 8:13 wasallam. Nabi eh bersabda, 8:17 "Yubatu kullu abdin al ma alai." 8:22 Setiap hamba akan dibangkitkan 8:26 nanti ya di hari akhir nanti 8:29 dibangkitkan. sesuai dengan keadaan saat 8:34 dia diwafatkan atau meninggal dunia. Ee 8:39 dengan itulah saat ee apa dengan cara 8:42 itulah dia akan dibangkitkan 8:45 gitu. Nah, ini artinya tadi wal tanzur 8:49 nafsum maqamat. 8:51 Hendaklah setiap jiwa memperhatikan, 8:53 menyiapkan bagaimana bekal dia nanti 8:56 untuk hari akhir itu dimulai. ee hari 9:00 akhir itu dimulai pintu gerbangnya 9:03 adalah saat seseorang wafat. Jadi 9:06 maksudnya siapkanlah bagaimana cara 9:08 wafatnya Anda karena nanti akan di akan 9:12 dibangkitkan kita sesuai dengan cara 9:14 kita diwafatkan 9:16 gitu. Nah, ee ikhwan akhwat, Bapak Ibu 9:19 yang dirahmati Allah 9:22 ee pelan-pelan ya. Jadi kita akan 9:24 dibangkitkan sesuai cara diwafatkan gitu 9:26 ya. Nah, lalu kita akan diwafatkan 9:31 sesuai dengan kebiasaan kita selama 9:34 hidup. ee kebiasaan yang dimaksud ini 9:38 bukan hanya kebiasaan 9:41 fisik belaka, bukan hanya soal ee 9:47 apa namanya ya, bukan hanya soal 9:49 kegiatan fisik belaka, tapi juga 9:52 kebiasaan bagaimana kita ee memiliki 9:57 persepsi, bagaimana kita memiliki cara 10:00 pandang, paradigma, cara berpikir. Nah, 10:04 nanti akan diwafatkan sesuai itu. Nah, 10:07 makanya yang nanti ditampilkan Al-Qur'an 10:10 adalah ee kebiasaan manusia melalui cara 10:14 pikirnya, 10:17 cara pandangnya. Lalu nanti kebiasaan 10:20 hidup sehari-harinya mengikuti cara 10:22 berpikirnya dia, mengikuti isi 10:24 pikirannya dia, mengikuti cara 10:27 pandangnya dia. Kalau ada orang yang 10:30 cara berpikirnya hidup ini merasa 10:33 dirinya sial ya, merasa dirinya kurang 10:37 terus ee sehari-hari cara pandangnya 10:41 adalah cara pandang yang pesimis saja, 10:44 cara pandang yang suuzon kepada Allah 10:47 gitu ya. otomatis nanti menjadi seperti 10:50 itu jugalah fisiknya ee kelakuannya 10:55 dan ee bisa diprediksi cara wafatnya 10:59 juga cara wafat yang seperti itu. 11:02 Akhirnya nanti dibangkitkan juga dalam 11:04 kondisi yang suuzon kepada Allah, dalam 11:06 kondisi yang merasa ee apa ee ee selalu 11:12 ee apa berkekurangan, merasa tidak 11:15 bersyukur, merasa dan lain sebagainya. 11:18 Ee jadi ee jangan lengah kita persiapan 11:23 menuju mati itu 11:26 bukan hanya kebiasaan fisik, tapi juga 11:29 justru adalah kebiasaan isi cara 11:32 berpikir, paradigma. Nah, bagaimana? 11:35 Apakah kita husnuzzan kepada Allah? 11:38 Apakah kita bahagia dalam hidup ini? 11:40 Bersyukur kepada Allah. Dengan cara 11:42 itulah nanti kita akan diwafatkan, 11:44 Bapak, Ibu, gitu, ya. Nah, oleh 11:47 karenanya [mendengus] 11:50 ee malam hari ini insyaallah kita akan 11:53 sampaikan beberapa cara wafat orang atau 11:57 manusia yang sudah Allah jabarkan. 12:00 Dan kita perhatikan kebiasaannya adalah 12:03 atau kebiasaan yang dimiliki orang 12:05 tersebut adalah kebiasaan paradigma, 12:08 cara berpikir, cara pandang. ee itu 12:12 nanti fisiknya mengikuti. 12:16 Fisiknya mengikuti. Kalau orang terbiasa 12:18 bersyukur, maka tentu fisiknya juga akan 12:21 terbiasa bersyukur. Ya, tentu dia akan 12:23 juga menjadi orang yang banyak 12:25 beribadah, orang yang banyak ee 12:28 bersedekah dan lain sebagainya. Dan 12:30 dengan cara itulah nanti kemudian dia 12:31 diwafatkan. 12:33 Ee yang pertama 12:37 ee orang akan diwafatkan. Ada jenis 12:40 orang yang diwafatkan adalah orang yang 12:44 tidak mau berhijrah. 12:46 Nah, ini awas ini berbahaya betul. Orang 12:50 tidak mau berhijrah dan akan diwafatkan 12:53 dengan ee apa? dengan cara berpikir yang 12:56 seperti itu dan ini cara ber jadi ee 13:00 kita tampilkan dulu cara wafat yang 13:02 tidak baik gitu ya baru kemudian nanti 13:05 ujungnya kita sampaikan bagaimana cara 13:07 wafat yang terbaik. Ee surat An-Nisa 13:10 Bapak Ibu silakan yang mau buka di ee 13:14 apa di mushafnya 13:16 surat An-Nisa surah ke-4 ayat 97. 13:21 Ee silakan ee orang-orang yang wafat 13:24 yang tidak mau hijrah. Nah, jadi kalau 13:27 ada kesempatan hijrah e berhijrah kita 13:30 menuju kebaikan hidup ini jangan 13:32 ditunda-tunda. 13:34 Jangan sampai orang mengatakan nanti 13:36 sayalah nanti sajalah saya hijrah ee 13:39 berbuat baik atau kembali ke jalan 13:41 Allah. Kalau sudah pensiun ah awas nanti 13:45 sebelum sempat pensiun sudah keburu 13:47 mati. ee masuk dalam kategori wafat yang 13:50 tidak baik orang yang tidak mau hijrah 13:53 ini ayat 97 surat An-Nisa. 13:57 Ee nanti sajalah saya akan naik haji 14:00 atau umrah nantilah ke rumah Allah nanti 14:02 kalau sudah kalau sudah beres semua 14:05 pekerjaan nanti kalau sudah tidak ada 14:06 kesibukan lagi. Nah itu bahaya. 14:10 Nah hadirin. Nah bagaimana kalimatnya? 14:12 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 14:16 Innalladzina tawaahumul malaikatuimi 14:20 anfusihim. 14:22 Orang-orang yang diwafatkan malaikat 14:24 dalam keadaan mereka menzalimi dirinya 14:26 sendiri. Lalu malaikat itu berkata 14:28 kepada mereka, "Qu funtum." Kata 14:31 malaikat, "Kalian ini kenapa?" Ya, 14:34 padahal kalian punya punya kesempatan 14:36 gitu ya ee untuk berhijrah. 14:40 Ee mereka bilang quna mustadina fil ard. 14:44 Mereka bilang, "Kami ini lemah, enggak 14:47 bisa mau hijrah, tapi takut nanti apa 14:54 waktunya hilang. Ee nanti dulu tunggu 14:57 dulu, tunggu sampai pensiun dulu e 15:00 tunggu sampai tua dulu nanti baru 15:01 berhijrah dan lain sebagainya. Qun 15:03 mustina fil ard. Dulu kami lemah jadi 15:06 enggak bisa berhijrah. Kata malaikat 15:08 yang mewafatkan ini. Qolu alam takun 15:11 ardullahi wasiatan fatuhajiru fiha. 15:15 Bukankah bumi Allah ini luas? Kenapa 15:18 kamu tidak berhijrah mencari di tempat 15:21 yang lain kalau memang harus demikian? 15:25 Ee gitu. Jadi dia tidak mau hijrah 15:26 karena takut. 15:29 Ada yang takut pekerjaannya jadi tidak 15:31 mau hijrah misalkan begitu ya. Ee ada 15:35 yang takut nanti keuangannya tidak mau 15:38 hijrah. Nanti saja kita berbuat baiknya 15:40 kalau sudah tua gitu. Kata Allah, bumi 15:43 Allah itu luas. Rezeki Allah itu luas. 15:45 Kenapa kamu tidak yakin? Kenapa kamu 15:47 tidak hijrah berbuat kebaikan? Bumpung 15:50 masih bisa. 15:52 Nah, jadi faula lanjutan kalimatnya. 15:54 Faulaika mawahum jahanam wasatir. 15:58 Mereka tempat kembalinya ini neraka 16:01 jahanam. Dan itu seburuk-buruknya tempat 16:04 kembali. Kenapa? Karena tidak mau 16:07 hijrah. 16:09 Tidak mau hijrah. Nah, jadi ini 16:12 betul-betul pesan ya harus kita 16:14 sampaikan. 16:16 Jangan sampai orang itu punya kesempatan 16:19 hijrah tapi meremehkan, 16:21 menganggap sepele, menganggap enteng. 16:24 Apalagi kalau sampai kata-katanya adalah 16:26 nanti saja kalau sudah tua agak tuaan 16:29 dikit mumpung masih muda ini nikmati 16:31 hidup duluah. Ini bahaya itu. Nah, nanti 16:35 sebelum sempat berhijrah sudah keburu 16:38 wafat. Nah, jadi jenis pertama wafatnya 16:41 orang yang tidak baik adalah orang yang 16:44 menunda-nunda 16:46 hijrah ke jalan yang benar, hijrah ke 16:49 jalan Allah. Ee tidak mau berhijrah lalu 16:52 wafat. wafatnya dalam keadaan yang buruk 16:55 gitu, Bapak, Ibu ya, Ikhwan-akhwan ya. 16:57 Mudah-mudahan kita dan keluarga kita 17:00 semua insyaallah terhindar dari yang 17:02 seperti ini. Karena wafat itu tidak 17:04 mengenal usia. 17:07 Wafat itu bukan karena sakit. Wafat itu 17:10 e banyak orang yang sakit tapi tidak 17:12 wafat-wafat. Ee tapi orang lain yang 17:15 tidak sakit tahu-tahu kita dengar sudah 17:17 wafat 17:19 juga. Banyak orang yang sudah usia tua 17:21 tapi tidak wafat. anak yang anak-anak 17:23 yang masih usia muda ee banyak juga kita 17:26 dengar sudah wafat gitu. Jadi sama 17:29 sekali tidak ada hubungannya dengan usia 17:31 muda tua sakit atau tidak sakit. Gak ada 17:34 hubungannya wafat. Ee jadi jangan 17:37 menunda hijrah. Karena kalau menunda 17:39 hijrah itu artinya ee [berdehem] kita 17:42 membuka peluang untuk wafat dalam 17:44 keadaan buruk, dalam keadaan suul 17:46 khatimah. Ee 17:49 yang kedua, jenis wafat yang kedua 17:52 adalah wafat atau matinya orang yang 17:56 mengaku-ngaku 17:57 sebagai nabi. Ee tentu insyaallah 18:01 mudah-mudahan kita tidak ada yang 18:02 seperti ini. Tapi kita ingin melihat nih 18:04 bagaimana orang yang ngaku-ngaku nabi 18:07 itu wafatnya itu luar biasa menyakitkan 18:09 itu ee surat Al-An'am ayat 93 18:14 ya. Jadi sudahlah, jangan mengaku-ngaku 18:16 nabi, jangan juga mengaku-ngaku ada itu 18:18 siapa itu ya. Mengaku-ngaku titisan 18:21 Nabi, Nabi Khidir lah apa. Aduh jangan 18:24 nanti ini bahaya ya. Wafatnya 18:26 menyakitkan ya. Kalau sudah wafatnya 18:29 menyakitkan tentu saja kembalinya ke ee 18:31 tempat yang buruk nanti di negeri 18:33 akhirat nanti. Kalimat Allah ya. Surah 6 18:36 ayat 93. Ikhwan akhwat kita perhatikan 18:39 ee ayatnya. Silakan yang mau buka dulu 18:41 apa mushafnya untuk bisa ee juga 18:44 sama-sama mengikuti bacaannya. Kalimat 18:47 auzubillahim minasyaitanirrajim. 18:49 Waman azlamu mimman iftaro alallahi 18:52 kadiban aqola uhiya ilaiya walam yuha 18:56 ilaihi. 18:57 Ee siapakah lagi yang lebih buruk e 19:00 daripada orang-orang yang mengada-adakan 19:03 kebohongan, kedustaan atas nama Allah 19:06 atau mereka mengatakan uhya ilaiya 19:10 diwahyukan kepada saya. Mereka 19:12 ngaku-ngaku terima wahyu itu ee walam 19:15 yuha ilaihi. Padahal tidak ada yang 19:17 diwahyukan kepada dia. Nabi sudah wafat, 19:20 Nabi akhir zaman. Tidak ada lagi nabi 19:22 sekarang ini. Ee atau waman q unzilu 19:26 anzalallah. Atau orang yang 19:28 mengaku-ngaku bisa bisa menurunkan 19:30 sesuatu, mencipta sesuatu sebagaimana 19:33 Allah menciptakan. Ah, ini bahaya juga. 19:35 Ini jenisnya banyak ini ternyata 19:38 variannya ya, tapi ee tipenya sama gitu. 19:42 Ya, hati-hati kita jangan sampai ee apa 19:45 ee terjeblos seperti ini. Nah, lalu 19:48 Allah katakan walau tarimil 19:52 maut. Seandainya kalian lihat bagaimana 19:54 orang-orang zalim tadi itu yang mengaku 19:56 nabi, mengaku dapat wahyu atau 19:59 mengadakan e kebohongan atas nama Allah 20:02 dan lain sebagainya, ini seandainya 20:04 kalian lihat bagaimana dia saat 20:05 diwafatkan. 20:07 Eh walimatil 20:09 maut dalam keadaan dia sakaratul maut. 20:12 Wala malaikatu 20:14 aidihim akju anfusakum. 20:18 Ketika dia wafat ini malaikat memegang 20:21 ee memegang dia nyawanya rohnya dipegang 20:25 itu sambil ditarik oleh malaikat. 20:27 Malaikat mengatakan akhriju anfusakum. 20:30 Ya. Ditarik dengan kasar ya dengan 20:33 sadis. Ayo keluar kamu. Nah kira-kira 20:35 begitu. 20:37 Ya keluar kamu akusakum 20:48 hari ini kamu akan berhadapan dengan 20:50 azab yang pedih karena kamu telah 20:52 mengatakan sesuatu alallah yang tidak 20:55 benar 20:58 tastakbirun dan kamu sombong terhadap 21:00 ayat Allah. 21:02 Ee jadi bahaya betul ini orang-orang 21:04 yang mengaku nabi, mengaku titisan nabi 21:07 lah, segala macamlah, mengaku ah segala 21:10 apa pokoknya mengada-adakan kebohongan 21:13 atas nama Allah. Ini wafatnya mengerikan 21:16 ya. Dipegang oleh malaikat, ditarik ya 21:19 dengan kasar, dengan sadis. Akhriju 21:21 anfusakum sambil diteriakin keluar kamu. 21:24 E hari ini rasakan azab ya. Kira-kira 21:27 begitu. Bismillah. 21:34 Ee ini yang kedua jenis ee orang yang 21:38 matinya mengaku orang yang mengaku-ngaku 21:41 nabi atau mengaku ee mengadakan 21:43 kebohongan atas nama Allah, matinya 21:45 betul-betul dalam keadaan mengerikan. 21:48 Yang ketiga, 21:50 wafatnya orang yang berdusta atas nama 21:52 Allah atau mendustai kitab Allah. Ee ini 21:57 jadi mendustai kitab Allah ini misalkan 22:00 satu hukum 22:02 ya, hukum Allah jelas ada di dalam 22:05 Al-Qur'an, ada di dalam ee apa ee 22:09 ayatnya ya jelas, terang-berenderang. 22:12 Lalu ada orang mendustainya. Ah, tidak, 22:15 tidak begitu. Misalkan, "Ah, saya tidak 22:17 mau mengakui. Kalau tidak untung bagi 22:19 saya, tidak, saya tidak mau mengakui. 22:21 Tapi kalau untung bagi saya, suka saya 22:23 akui." Ah, itu ini bahaya nih orang 22:26 seperti ini. Kalimat Allah surat 22:29 Alla'raf surah ke-7 ayat 37. Ikhwan 22:32 akhwat sekalian, silakan kalau ee ingin 22:34 membuka di mushafnya. [berdehem] 22:37 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 22:45 Siapa lagi? Atau siapakah lagi yang 22:47 lebih ee zalim ya daripada orang yang 22:50 mengada-adakan kedustaan atas nama 22:53 Allah. A kazaba biayatih atau mendustai 22:56 ayat-ayat Allah. Nah, itu ee hukum Allah 23:01 sudah jelas. Tapi kalau dia dia bilang 23:04 ee itu tidak berlaku atau berlakunya 23:07 tidak semua. misalkan apalah ya banyak 23:10 ini kita saksikan orang-orang yang 23:12 keblinger gitu mengatakan ee misalkan 23:15 semua agama sama saja umpamanya begitu 23:17 ya berdasarkan ayat Al-Qur'an ini dan 23:19 itu padahal ayat itu tidak demikian 23:22 maksudnya dan lain sebagainya. Ee ya 23:24 hati-hati karena mendustakan ayat Allah 23:27 itu artinya ee dapat apa namanya? Dapat 23:31 ancaman mati dalam keadaan yang 23:33 menyakitkan. Otomatis nanti ujungnya pun 23:36 akan pulang ke tempat yang juga 23:39 menyakitkan. 23:40 Kalimat Allah ulaika yanaluhum nasibuhum 23:43 minal kitab. Orang itulah yang 23:45 mendapatkan tempatnya sesuai dengan 23:47 janji Allah di dalam kitab Al-Qur'an. 23:50 Hatta jaatum rusuluna yatawaunahum. 23:53 Sampai dengan nanti datang e rasul atau 23:57 e malaikat ya yang kami utus. Kata Allah 24:00 e rasul di situ adalah utusan kami. 24:03 Maksudnya para malaikat. 24:07 yang mewafatkan dia. Orang ini 24:09 diwafatkan oleh malaikat yang diutus 24:11 oleh Allah. Q. Malaikat ini bilang 24:13 kepada mereka, "Auntumunillah." 24:17 Mana mana yang kamu ee apa 24:21 seru selain Allah itu? Ee sampai-sampai 24:24 kamu mendustakan ayat-ayat Allah. 24:26 Sampai-sampai hukum-hukum Allah yang 24:27 sudah jelas kamu pelintir-pelintir demi 24:30 keuntunganmu sendiri. kamu keluarkan ee 24:33 apa namanya pemahaman yang ee 24:36 menguntungkan dirimu sendiri ee gitu ya. 24:39 Qolu dolu anna. Nah, di situ dia memang 24:43 sudah tahu dia kalau dia itu sesat, 24:46 salah, keliru tahu. Dia memang memang 24:48 tidak bisa mendustai ee apa hati 24:51 nuraninya. Nah, di situlah dia sadar dan 24:53 dia katakan dolu anna kami telah sesat. 24:57 alfusihimahum 24:59 kafirin. Dan eh dia dia betul-betul 25:02 menjadi hujah bagi dirinya sendiri bahwa 25:05 ee dia termasuk dari orang-orang yang ee 25:07 apa? kufur kepada Allah ya. Tertutup 25:11 dari ee Allah subhanahu wa taala karena 25:14 mendustai ayat-ayat Allah. Nah, ini jadi 25:18 banyak orang kita saksikan sekarang ayat 25:21 Allah bisa sedemikian rupa dijungkir 25:25 balikkan sehingga hanya menguntungkan 25:27 bagi dirinya. Kalau tidak menguntungkan 25:29 maka dia bilang begini, dia bilang 25:31 begitu. Sebagian dia terima, sebagian 25:33 dia tidak mau terima dan lain 25:35 sebagainya. Nah, ini bahaya. E 25:38 yatawafaunahum ya diwafatkan seraya 25:41 malaikat ini ee menginterogasi kepada 25:44 dirinya. tentu saja tidak tidak dengan 25:47 ee baik ya, tapi dengan kasar dan kejam. 25:51 Yang keempat, 25:53 jenis wafat di mana ini adalah 25:56 orang-orang yang wafat dalam keadaan 25:58 kafir ee dalam keadaan kufur. 26:03 Insyaallah ya. Nauzubillah. 26:07 Ee mudah-mudahan ya Allah tidak 26:11 mudah-mudahan tidak ada di antara 26:12 keturunan kita, Bapak Ibu yang dirahmati 26:15 Allah yang wafat dalam keadaan kufur. Ee 26:19 waliyazubillah. 26:21 Jadi kalimat Allah dalam surat Al-Anfal 26:23 ayat 50. 26:25 Walau taro izwazina kafarul malaikah. 26:30 Seandainya kamu melihat bagaimana ketika 26:33 malaikat mewafatkan orang kafir, yakni 26:37 bagaimana yadribuna wujuhum waahum 26:41 wquabalq. 26:43 Sambil malaikat ini mewafatkan orang 26:46 kafir itu sambil memukul wajahnya, 26:49 memukul ee punggungnya ya sambil 26:52 mengatakan wazukuquzabal hariq. 26:55 Rasakanlah azab yang berat ini, gitu. 26:58 azab yang pedih ini gitu. Ee dipukul 27:02 wajahnya, dipukul punggungnya, hadirin 27:05 yang dirahmati Allah. Ee jadi wafatnya 27:07 itu dipukul. Wafatnya sendiri sudah 27:09 dipukul. Makanya kadang-kadang kita akan 27:11 saksikan ada jenazah-jenah itu yang 27:15 wafatnya itu mencekam mukanya itu 27:17 menakutkan dia. Dia dia ketakutan gitu. 27:20 Ee dia ketakutan karena apa? Ya karena 27:23 kan perlakuan malaikat itu luar biasa. 27:26 dipukul mukanya itu ya. Gimana sih kalau 27:28 orang dipukulin gitu kan ketakutan dia 27:31 mukanya itu. Nah, saat itulah ditarik ee 27:34 ruhnya ya, jiwanya keluar ya terekam di 27:39 ee apa raut mukanya, raut wajahnya. 27:42 Wafat dalam keadaan mengerikan. E 27:45 yadribuna wujuhum waum wabalq. ee 27:49 matinya sambil dipukul oleh Allah eh 27:52 maaf oleh malaikat-malaikat Allah, 27:54 malaikat pencabut nyawa maksudnya. 27:56 Hadirin yang dirahmati Allah. Nah, jadi 27:59 ini orang kufur. Mudah-mudahan ya kita 28:01 berdoa malam ini semoga tidak ada anak 28:04 keturunan kita sampai akhir zaman tidak 28:07 ada yang wafat dalam keadaan kafir, 28:09 dalam keadaan kufur. 28:12 Berikutnya 28:14 jenis wafat yang kelima masih juga dalam 28:17 kategori wafat orang-orang yang suul 28:19 khatimah. ini ee wafatnya orang-orang 28:23 yang memusuhi para nabi dan memusuhi 28:27 para pewaris nabi. Ee ini bahaya nih. 28:32 Para pewaris nabi kan sudah tidak ada ya 28:35 ee sekarang di zaman kita, tapi para 28:37 pewaris nabi ada di tengah-tengah kita. 28:40 Siapa mereka pewaris nabi itu? Mereka 28:44 adalah para ulama-ulama kita, 28:46 ulama-ulama yang saleh, ulama-ulama yang 28:49 betul-betul mewakafkan hidupnya untuk 28:52 Islam, untuk kitabullah. Ee itu itu para 28:57 pewaris nabi. Mereka itu warasatul 29:00 anbiya. Para pewaris nabi. Nabi sudah 29:03 tidak ada, tapi para pewarisnya ada di 29:06 tengah kita. Nah, kalau seseorang 29:09 memusuhi para pewaris nabi ini ya 29:13 melakukan tipu daya, melakukan ee apa ee 29:18 muslihat 29:20 untuk melukai, untuk membohongi, untuk 29:24 ya semualah. 29:26 Ee ini [berdehem] balasan Allah besar 29:30 nih kepada orang-orang seperti ini yang 29:32 memusuhi para pewaris nabi ini. Apalagi 29:34 sampai melakukan satu kezaliman kepada 29:36 beliau-beliau itu, kepada para pewaris 29:38 nabi itu. Ee jadi ada yang menyebutkan 29:42 begini, dagingnya ulama itu beracun. 29:47 Artinya kalau macam-macam dengan ulama, 29:50 Allah yang akan turun tangan 29:51 membalasnya. 29:53 Mungkin saja Anda bisa membunuh ulama. 29:55 Mungkin saja Anda bisa ee apa ada 29:58 orang-orang yang bisa apa namanya 30:00 berlaku zalim kepada ulama. Mungkin saja 30:02 ulamanya tidak membalas atau apa dan 30:04 lain sebagainya, tapi itu menjadi 30:06 catatan bagi Allah. 30:09 Nah, nanti kalau dia tidak bertobat ee 30:12 dia akan wafat dalam keadaan suul 30:14 khatimah. Bukan hanya suul khatimah tapi 30:16 dalam keadaan yang mengerikan. Ee 30:18 kalimatnya surat An-Nahl surah 16 ayat 30:20 28. Kalimat Allah 30:25 yakni allinawaumulikatu 30:30 anfusihim. Adapun orang-orang yang 30:32 diwafatkan dalam keadaan dia menzalimi 30:34 dirinya sendiri. Faalquamal 30:40 min. Mereka saat diwafatkan itu masih 30:43 juga berdusta, berbohong. Mereka bilang 30:47 kejahatan kami apa? Kata mereka gitu ya. 30:50 kayaknya kami enggak berbuat jahat. Kata 30:52 mereka ee kata malaikat, "Bala ee kamu 30:56 ada perbuatan jahatmu itu." Inallaha 30:59 alimum bima kuntum tamalun. Allah tahu 31:01 apa yang kamu buat. Ya, apa yang 31:04 diperbuat ini pada ayat 27-nya tadi 28 31:07 ya? Ee ayat 27-nya dijelaskan itu di 31:10 atasnya, di sebelumnya ayat 27 31:13 kalimatnya begini. 31:15 yaumalqiamahziimqu 31:20 aina 31:21 kuntum tusqu fihim 31:26 dikatakan kepada mereka ini yang 31:28 memusuhi para nabi dan memusuhi para 31:31 pewaris nabi ya dikatakan kepada mereka 31:33 ketika Allah menghinakan mereka di hari 31:35 kiamat Allah bilang kepada mereka aina 31:38 syirokaadina kuntum tusyauna fihim mana 31:42 sekutu-sekutumu yang dulu itu ee ee kamu 31:46 apa kamu jadikan pembela dalam rangka 31:49 kamu memusuhi 31:51 tusakuna fihim. Fihim di situ maksudnya 31:54 adalah utusanku. memusuhi utusan utusan 31:59 aku kata Allah yakni para nabi. Dulu 32:02 nabi sekarang pewaris nabi. Ee mana kata 32:06 Allah mana ee pembela-pembelamu dulu tuh 32:10 yang kamu buat atau kamu jadikan ee 32:13 backingan untuk memusuhi para utusanku. 32:16 Kata Allah begitu. Ee jadi orang-orang 32:20 inilah yang diwafatkan dalam keadaan 32:22 buruk pada ayat 28-nya. 32:25 Ee bahkan mereka masih enggak ngaku tuh 32:27 ee padahal Allah Subhanahu wa taala 32:30 tentu tidak lengah dengan perbuatan 32:32 mereka. Jadi wafatnya, matinya orang 32:35 yang memusuhi Nabi ya adalah wafat yang 32:38 buruk. Dan caranya tentu tadi ee sudah 32:41 kita jelaskan bagaimana mereka akan ee 32:43 diinterogasi oleh para malaikat dan pada 32:46 hari kiamat nanti oleh Allah Subhanahu 32:48 wa taala ya di apa namanya di ee 32:53 pertanyakan kepada mereka dan dilempar 32:55 kemudian mereka ee ke dalam tempat yang 32:58 ee 32:59 buruk ee ya tempat yang buruk ya. 33:06 Berikutnya yang keenam ya, ini sampai 33:09 enam saja ya. Yang ketujuh nanti adalah 33:11 wafat yang baik ya. Yang keenam wafatnya 33:15 orang yang tidak rida, tidak suka dengan 33:18 hukum dan ketetapan Allah. Ada orang 33:22 yang tidak suka dengan ketetapan Allah, 33:24 dengan hukum-hukum Allah. tidak rida dia 33:27 ya. Ini awas hati-hati nih masuk di 33:30 dalam. Jnya ini ee ikhwan akhwat 33:32 sekalian ya ee takdir ketentuan Allah 33:38 itu ee hukum-hukum Allah itu yang sudah 33:42 Allah tetapkan itu mungkin tidak cocok 33:45 ya. Kita rasa mungkin kok memberatkan 33:48 saya ya gitu. Tapi jangan sampai kita 33:50 tidak rida 33:53 ya. Hukum waris misalkan gitu ya. 33:56 sudah ada hukum warisnya ini. Ee tapi 33:58 karena ada orang yang ingin menguasai 34:00 lebih, lalu dia tidak suka dengan hukum 34:03 itu. Eah. Ya, misalkan kalau ada anak 34:06 laki-laki perempuan, hukum Allah jelas. 34:09 Quran surah An-Nisa ayat ke-11 misalkan 34:12 yusikumullahu fi auladikum. Surah 34:14 An-Nisa ayat ke-11. Yusikumullahu fi 34:16 auladikumakariil 34:18 uns. 34:20 Ee jadi apa? Allah wasiatkan kalau kamu 34:23 punya anak. Warisnya adalah anak 34:25 laki-laki mendapatkan dua bagian dari 34:29 anak perempuan. Jadi anak laki-laki dua, 34:32 anak perempuan satu dapatnya. Itu hukum 34:34 Allah. Lalu ada orang yang tidak suka, 34:36 dia bilang, "Kenapa begitu?" Ya harus 34:39 harus ee apa? Harus adil aja. Ee lalu 34:43 dia tidak terapkan karena dia tidak suka 34:45 gitu ya dengan hukum Allah. Hati-hati 34:47 ini. Ini nanti dampaknya bisa wafat 34:49 dalam keadaan suul khatimah. 34:53 Eh, kalimat Allah dalam surah Muhammad 34:56 juz yang ke-26 itu ya, ayat 26, 27, dan 35:00 28 35:01 kalimatnyaikaahum 35:03 lillhu nazalallahu 35:07 eutiukum fi'il amr. E orang yang wafat 35:10 dalam keadaan buruk ini mereka pernah 35:13 bilang atau seringkiali mengatakan 35:15 kepada orang-orang yang tidak suka 35:17 kepada apa yang Allah turunkan. Mereka 35:20 bilang, "Sanutiukum fi ba'dil amr." 35:23 "Kami akan ikuti kalian. Kami akan 35:25 mengikuti kalian dalam sebagian urusan." 35:28 Ah, ini jadi kalau urusan-urusan dia 35:31 yang dia sukai, yang cocok dengan dia, 35:33 dia pakai hukum Allah Quran. Tapi kalau 35:36 yang tidak cocok tidak sesuai dengan 35:38 egonya dia, dia pakai ee dia apa? 35:42 Merapat ya, setuju dengan orang-orang 35:44 yang tidak suka dengan hukum Allah. E 35:47 itu wallahu yamu isrhum. Allah tahu 35:51 rahasia hati mereka tuh. E Allah tahu 35:54 rahasia hati mereka. 35:57 Lalu kata Allah pada ayat 27nya fakaifa 36:00 tawaatumul malaikatu yadribuna wujuhum 36:04 waum. Gimana nanti mereka ini kalau 36:07 ketika mereka diwafatkan nanti akan 36:09 dipukul wajah mereka dan ee punggung 36:11 mereka oleh malaikat nanti. Eikaahum 36:17 ma asallah warihu ridwan. Yang demikian 36:21 itu karena mereka mengikuti apa yang 36:23 Allah benci dan mereka membenci apa yang 36:27 Allah rida. Faahbat lah. Masyaallah. 36:31 Faahbalahum. 36:33 Maka terputuslah, 36:35 terhapuslah seluruh amal-amal baik yang 36:38 sebetulnya pernah mereka lakukan. 36:41 Ee karena mereka tidak suka dengan hukum 36:43 Allah, akhirnya ikut dengan orang-orang 36:46 yang menentang hukum Allah. Ee tadi ya 36:50 banyak contoh seperti itu tuh, Bapak, 36:51 Ibu, hadirin. Ee jadi hati-hati kita 36:56 karena ingin menguasai harta ya orangnya 36:59 dia mungkin yang lain-lain dia ikut 37:02 hukum Allah. Puasanya iya misalkan, 37:05 salatnya iya misalkan gitu ya. Sudah 37:08 bagus tapi kemudian karena dia tidak 37:11 rida dengan hukum Allah malah ikut 37:13 kepada orang yang membenci hukum Allah. 37:15 ya ee dalam soal waris tadi misalkan 37:19 ee karena mau menguasai harta lebih 37:21 banyak maka dia tidak ikut ee awas nanti 37:25 wafatnya dalam keadaan dipukul oleh 37:27 malaikat dan yang lebih mengerikan 37:29 adalah fahmatalah 37:32 hapus semua amal kebaikan yang pernah 37:34 dilakukan ee di bahaya ya rugi gitu 37:40 hadirin. Jadi ee ridalah kita kepada 37:44 hukum Allah semuanya itu jangan, jangan 37:47 pilih-pilih semuanya. Semuanya. Kalau 37:49 kita belum tahu kebaikannya sekarang, 37:51 bukan berarti hukum Allah itu tidak 37:54 bagus, bukan berarti hukum Allah itu 37:55 tidak baik, bukan. Kitanya aja yang 37:58 belum ngerti gitu ya. Bismillah. 38:02 Kitanya aja yang belum paham tuh ya. 38:05 Padahal sebetulnya 38:07 luar biasa hukum Allah itu ya. Contoh 38:10 hukum waris tadi itu misalkan gitu ya. 38:12 Kenapa kok laki-laki dua bagian? Kenapa 38:14 perempuan satu bagian? Ee ini harus 38:17 melihatnya secara utuh. Jadi 38:21 seorang laki-laki dapat dua bagian 38:23 karena dia bertanggung jawab untuk 38:26 menafkahi istrinya. 38:29 Ee sementara perempuan satu bagian 38:33 karena dia tidak bertanggung jawab untuk 38:34 menafkahi suaminya, tidak bertanggung 38:37 jawab untuk menafkahi anak-anaknya. 38:39 Jadi sebetulnya ketika laki-laki diberi 38:41 dua bagian, boleh jadi itu akan habis 38:45 dua bagian itu untuk dia memberi nafkah 38:47 kepada anak dan istrinya. Tapi perempuan 38:50 yang dapat satu bagian karena dia tidak 38:52 wajib menafkahi suaminya, menafkahi 38:54 istrinya gitu ya. Eh menafkahi 38:56 anak-anaknya maksud saya. si istri ini 38:58 bisa uangnya itu bisa utuh dia uang 39:00 warisannya itu. Nah, itu secara kasar 39:03 aja kira-kira begitulah gambarannya itu. 39:07 Hadirin, kalau dia mau memberikan kepada 39:09 suaminya, kepada anak-anaknya sebagai 39:12 bentuk apa? Nafkah, tentu saja nilainya 39:15 luar biasa besarnya. Ee jadi sebetulnya 39:19 satu bagian perempuan itu jauh lebih 39:21 banyak daripada dua bagian laki-laki 39:23 dalam hal ini ee cuma harus dipandang 39:26 secara utuh. secara keseluruhan 39:29 hukum-hukum Allah tidak bisa dipisah 39:31 satu persatu. Demikian ya. Ee baik. Yang 39:34 terakhir adalah wafatnya orang-orang 39:38 yang husnul khatimah. Ya, wafatnya 39:41 orang-orang yang dalam keadaan husnul 39:43 khatimah. Masih dalam surat An-Nahl ya. 39:46 Dalam surat An-Nahl ayat ke-32 tadi 39:49 salah satu wafat suul khatimah dalam 39:51 surat An-Nahl juga ayat 27 dan 28 ya ee 39:56 yang memusuhi para nabi dan pewaris nabi 39:58 sekarang wafat husnul khatimah 40:01 kalimatnya alladzina tatawafahumul 40:03 malaikat thyibin yaqulun salam 40:06 orang-orang yang diwafatkan oleh 40:07 malaikat dalam keadaan baik 40:09 sampai-sampai malaikat ini mengatakan 40:11 salam kepada mereka salamun alaikum 40:14 salam Ya, salamun alaikum. Udulul 40:18 jannata bima kuntum tamalun. Disampaikan 40:20 salam kepada orang yang akan wafat ini. 40:22 Lalu dikatakan kepada mereka, "Udkhulul 40:24 jannah." Masuklah surga bima kuntum 40:27 tmalun atas apa yang sudah kamu perbuat. 40:30 Masuk surga ini kan surganya baru nanti 40:33 adanya ya. Kenapa? Kenapa sekarang waktu 40:36 wafat sudah dikatakan masuk surga? Para 40:38 para mufasir mengatakan akan ditampilkan 40:41 kepada dia si yang diwafatkan husnul 40:44 khatimah ini diwafat diwafatkan dia itu 40:47 ditampilkan 40:49 surga tempat dia akan ee dia tempati 40:52 nantinya. Dia melihat kavling rumah dia 40:55 di surga. dia melihat suasananya dia, 40:58 dia merasakan bagaimana di sana ya waktu 41:01 wafat itu. Makanya jangan heran banyak 41:04 orang yang wafat tuh dalam keadaan 41:06 senyum ber berkaca-kaca apa 41:09 berbunga-bunga dia ee wajahnya. Kenapa? 41:12 Karena diwafatkan dalam keadaan baik. 41:15 Salamun alaikum. Malaikatnya kasih salam 41:17 lalu ditampilkan surga tempat dia akan 41:20 ee menempati nantinya di sana. Ee gitu. 41:25 Nah, ini jenis orang yang wafatnya dalam 41:27 keadaan husnul khatimah, Bapak, Ibu, ya. 41:30 Apa rahasia mereka? Ayat 30 dan 31-nya 41:35 tadi 32 ya. Cara wafatnya di ayat 41:37 32-nya, ayat 301-nya kita bisa 41:39 mengungkap apa rahasia mereka. Waqil 41:42 lilladzinaq maza anzalabukum. 41:45 Orang-orang ini ditanya nanti di akhirat 41:47 oleh Allah, "Apa yang pernah Allah 41:50 turunkan kepadamu dalam kehidupanmu?" 41:53 Lalu mereka mengatakan 41:56 inilah rahasianya. Mereka mengatakan 41:58 semuanya baik. Semua yang Allah turunkan 42:02 itu baik. Ee khairon itu tak marbutah 42:06 itu maaf apa ada fathah tanwin maksud 42:09 saya khairon ya. Itu artinya nakirah ya 42:13 artinya semuanya baik. Qualu khairon. 42:16 Nah, ini jadi apa saja yang Allah 42:19 turunkan itu pertama Quran, hukum-hukum 42:22 Allah, syariat Allah, ketentuan Allah. 42:25 Ya, orang yang wafat husnul khatimah dia 42:27 adalah dia adalah orang yang sadar bahwa 42:30 semua ketentuan Allah, hukum-hukum 42:31 Allah, syariat Allah, semuanya baik. 42:35 Ee walaupun ada mungkin yang tidak 42:37 sesuai dengan ego dia, walaupun ada 42:39 mungkin yang tidak apa ya yang berat 42:42 untuk dia lakukan, tapi dia tahu 42:43 semuanya baik. ee dia tidak mengingkari 42:47 dan tidak ee tidak benci. Yang kedua 42:50 yang Allah turunkan adalah takdir, qada 42:54 dan qadar, ketentuan hidup kita. Hadirin 42:57 yang dirahmati Allah, tidak semuanya 42:59 sesuai keinginan kita, kan gitu ya. Ada 43:02 yang tidak sesuai dengan keinginan kita. 43:04 Misalkan kita minta rezeki yang banyak, 43:07 Allah berikan dalam keadaan yang cukup 43:09 saja kepada kita. Nah, misalkan dalam 43:12 surat ee apa? Surah 42 misalkan ya, 43:16 surah Asyura itu kalau Bapak Ibu buka 43:19 silakan dirubah. Surah Asyura surah 42 43:23 ayat 27. 43:24 Kalimat Allah di situ silakan 43:26 diperhatikan. 43:28 Walau basallahu rizqadii labard. 43:31 Seandainya Allah lapangkan rezeki kepada 43:34 semua makhluknya di atas muka bumi ini, 43:36 sebagaimana permintaan mereka 43:39 ard. Sungguh-sungguh mereka makhluk 43:42 Allah ee manusia ini akan melampaui 43:44 batas di atas muka bumi ini. Walakin e 43:48 yunazilu biqadarin ala yasya. Allah 43:51 menurunkan rezeki sesuai dengan takaran 43:54 yang Allah kehendaki. Innahu liibadihi 43:57 khabirun basir. Sungguh Allah itu sangat 43:59 tahu kondisi hambanya. Sangat teliti 44:03 sampai betul-betul mengerti tahu betul 44:06 Allah itu kepada kita. Makanya tidak 44:08 semua permintaan kita kemudian 44:10 terlaksana. Ee e orang yang wafat husnul 44:14 khatimah dia selalu husnuzon baik sangka 44:19 sadar dia bahwa kalau doa 44:23 kalau keinginan yang dia inginkan tidak 44:27 terlihat di dunia ini, tetap itu adalah 44:31 yang terbaik yang Allah takdirkan kepada 44:34 dia. Dia bahagia, dia rida, dia ikhlas, 44:37 dia husnuzan kepada Allah khairon 44:40 semuanya baik ya Allah. Semuanya baik. 44:42 Semuanya baik. 44:45 Ee semuanya baik gitu ya. Ee jadi tentu 44:49 saja ini butuh ee pembahaman kita gitu 44:52 ya. Jadi takdir, qada qadar yang sudah 44:55 Allah turunkan kepada kita ya semuanya 44:57 baik. Mungkin waktunya aja kita belum 44:59 paham sekarang ya. Nanti di kemudian 45:02 hari baru kita mengerti. Oh iya ya. 45:04 Rupanya kalau tidak begitu dulu ya 45:07 mungkin saya sudah sesat. Mungkin kalau 45:09 tidak ada jalannya seperti itu dulu 45:11 mungkin saya sudah melampaui batas dan 45:13 lain sebagainya. Hadirin ee jadi penting 45:16 sekali dalam dalam mempersiapkan husnul 45:19 khatimah ini ya. Mulai dari sekarang 45:22 kita betul-betul husnuzan kepada takdir 45:25 Allah qada dan qadar ya. Ketentuan Allah 45:28 kepada diri hidup kita ini ya yang 45:30 mungkin tidak semuanya sesuai keinginan 45:32 kita. ee lalu husnuzan kepada Allah, 45:35 bersyukur, menikmati segala sesuatunya 45:38 ee dan juga apa yang Allah turunkan 45:41 melalui kitabnya, ketentuan syariat, 45:44 hukum-hukum Allah, ketentuan-ketentuan 45:46 Allah. Ee walaupun itu berat bagi kita, 45:49 mungkin ada yang tidak cocok dengan ego 45:51 kita, tapi jangan sampai kemudian kita 45:54 merasa ee apa? suuzon, ya, berburuk 45:58 sangka kepada Allah. Kalau kita belum 46:00 mengerti itu karena kebodohan kita 46:02 sebetulnya. 46:03 Ya, kalau kita belum melihat apa namanya 46:05 kebaikannya itu karena kekurangan 46:08 kekurangan ilmu kita. Ee jadi quolu 46:13 khairon husnuzonlah kepada Allah karena 46:16 itu merupakan ee kunci husnul khatimah. 46:23 Ee husnuzan lah dalam menghadapi 46:25 kehidupan ini. Hadirin yang dirahmati 46:27 Allah. Ee jadi itulah jenis-jenis 46:31 kematian. Ee dari sekian banyak kita 46:34 ambilkan tujuh. Ada enam jenis kematian 46:37 yang buruk dan dari satu jenis kematian 46:39 yang baik yakni husnul khatimah. 46:42 Rahasianya atau syaratnya adalah belajar 46:45 husnuzzan kepada Allah terhadap 46:47 ketentuan-ketentuan Allah berupa syariat 46:49 dan juga kepada ketentuan-ketentuan 46:51 Allah berupa takdir, qada dan qadar yang 46:54 telah Allah berikan dalam hidup kita 46:56 ini. Wallahuam bisawab. Silakan. Saya 46:58 kembalikan kepada e Pak Agus di ee 47:01 studio Rasil. Asalamualaikum. 47:05 Ikhwan dan akhwat. Demikian tadi kita 47:08 telah simak pemaparan yang telah 47:10 disampaikan oleh Ustaz Doni Amir Sagaf. 47:14 Dan sebelum menuju ke pertanyaan yang 47:17 sudah masuk, kami jeda sejenak terlebih 47:20 dahulu 47:22 dan tetaplah bersama kami masih di 47:24 program ee tausiah bersama Ustaz Doni. 47:29 Bismillahirrahmanirrahim. 47:37 [musik] 47:43 Untuk Islam yang satu, ikhwan dan akhwat 47:46 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala, 47:48 terima kasih Anda masih bersama kami 47:50 dalam program tadabur Quran bersama 47:54 Ustaz Doni Amir Sagaf. 47:56 Kami ingin menyapa ada Ibu Aminah, Bapak 47:59 Tejo Sukmono, Eyang Sri, Ibu Ina, lalu 48:03 ada Ibu Ani 48:06 dan Ibu Vina. Pertanyaan pertama datang 48:10 dari Ibu Aminah, Pak Ustaz. 48:13 Iya. 48:14 Namun sebelum ke Ibu Aminah, ini 48:17 pertanyaan yang sesuai dengan tema dulu 48:19 ya. Dari Bapak Anwar di Depok, usianya 48:23 63 tahun. Asalamualaikum warahmatullahi 48:26 wabarakatuh, Ustaz. 48:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:29 wabarakatuh, Pak Adar. Ya, 48:30 di usia lanjut ini kami sering melihat 48:33 teman-teman meninggal satu persatu. 48:37 Dalam Al-Qur'an ada gambaran bahwa orang 48:39 beriman wafat dalam keadaan mendapat 48:41 kabar gembira dari malaikat. Bagaimana 48:44 agar kami bisa menjadi orang yang 48:46 mendapat kabar gembira itu saat ajal 48:49 menjemput? Terima kasih, Ustaz. 48:51 Iya, terima kasih, Pak Anwar. Jadi tadi 48:54 sudah kita sedikit ee sampaikan bahwa 48:59 orang yang wafat husnul khatibah itu 49:00 adalah orang yang senantiasa menjaga 49:04 husnuzonnya kepada Allah, menjaga baik 49:07 sangkanya kepada Allah. Tentu saja kalau 49:10 ibadahnya ya ee itu sudah pastilah ya. 49:13 Tapi ee di dalam dirinya itu adalah 49:16 husnuzzan kepada Allah. Karena nanti 49:18 orang yang wafat ee dalam keadaan husnul 49:21 khatimah disampaikan kabar gembira oleh 49:23 malaikat ini adalah mereka-mereka yang 49:25 ditanya Allah maza anzalab rabbukum apa 49:29 yang dulu Allah turunkan kepadamu Allah 49:31 berikan kepadamu selama di dunia dia 49:34 mereka mengatakan qolu khairon dalam 49:37 surat An-Nahl ya tadi ayat 30 ee qolu 49:41 khairon semuanya baik ya Allah semuanya 49:45 baik ya artinya husn husnuz ya kepada 49:48 Allah. Sehingga di saat wafat itu ya 49:51 kita jiwa kita itu rida ikhlas ee apa 49:55 husnuzon ee baik sangka kepada Allah. Ee 49:59 jadi mulai mulai sekarang kita semua 50:02 Bapak Ibu tidak tidak hanya ee 50:04 Bapak-bapak yang atau Ibu-ibu yang sudah 50:07 mungkin usia 60 dan lain sebagainya 50:09 tidak semuanya ee kita melatih 50:11 senantiasa husnuzan kepada Allah. Kalau 50:14 ada yang belum kita mengerti bukan 50:16 berarti ee Allah itu ingin menzalimi 50:20 hamba-Nya gitu. Kalau ada kesulitan yang 50:22 sedang kita bukan berarti begitu, tapi 50:24 kita aja yang belum paham. Ya, tadi kita 50:27 sudah bacakan salah satu surah ee Asyura 50:30 surah ke-42 ayat 27 tadi. Ketika Allah 50:34 apa tidak memberikan rezeki kepada 50:37 hambnya dengan semuanya di yang diminta 50:40 dikasih begitu? Tidak begitu kata Allah. 50:43 Karena kalau diberi begitu dibuka, 50:45 dilapangkan rezeki sesuai dengan 50:46 permintaan hamba ini, labag fil ard, 50:50 pasti manusia akan membangkang di atas 50:52 muka bumi ini. Jadi sebetulnya untuk 50:54 kepentingan kita itu gitu. Nah, jadi 50:57 husnuzan kepada Allah ini modal penting 50:59 sekali agar kemudian insyaallah kita 51:02 semua bisa wafat dalam keadaan ee apa? 51:06 Husnul khatimah. Ya, demikian kira-kira 51:10 baik ee lu ee ada Ibu Ningsih Posat di 51:15 Tangerang. Asalamualaikum warahmatullahi 51:17 wabarakatuh. 51:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:19 wabarakatuh. 51:20 Ustaz, dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa 51:22 kematian bisa datang kapan saja, tidak 51:24 bisa ditunda atau dimajukan walau 51:27 sesaat. Sebagai orang tua, kadang kami 51:29 ingin lebih lama hidup agar bisa 51:31 mendidik anak cucu bagaimana menyikapi 51:34 hal ini dengan penuh keikhlasan. 51:37 Iya. Jadi memang ee 51:41 kita itu kadang-kadang melihat kematian 51:45 itu 51:46 apa? Hanya melihat sisi 51:50 yang ee apa yang yang memutus gitu ya 51:54 keinginan kita saja. Nah, padahal 51:57 kematian itu juga memiliki sisi 52:01 di mana kita akan mulai mendapatkan 52:06 ee janji-janji Allah. Ee hidupnya jadi 52:10 enak. Ini tentu saja kalau wafatnya 52:12 husnul khatibah ya. Ee hidupnya enak, 52:15 tidak lagi merasakan sakit-sakit apa 52:18 badan apa dan lain sebagainya. tidak 52:20 lagi. Nah, kalau husnul khatimah sudah 52:22 mulai di nanti dirasakan di alam kubur 52:25 itu kenikmatan surga. Jadi sebetulnya 52:29 wafat itu tidak buruk semuanya ya. 52:31 Maksudnya tidak tidak bukannya enggak 52:33 enak gitu loh wafat itu. Nah, jadi ee 52:37 juga mari kita pandang sisi itunya. Jadi 52:39 kita bertawakal penuh kepada Allah. 52:42 Kalau hidup kita masih diberi oleh Allah 52:44 di dunia ini, kita lakukan yang 52:46 sebaik-baiknya. Tapi kalau memang sudah 52:48 wafat, kita ditakdirkan Allah sudah 52:50 sampai waktunya, kita pun ee siap 52:53 menjalaninya. Justru itulah gerbang, 52:56 pintu gerbang menuju kepada janji-janji 52:59 Allah. Nah, jadi adapun anak cucu kita 53:02 yang kita tinggalkan, mereka adalah 53:04 hamba Allah juga. Allahlah yang memberi 53:07 rezeki kepada mereka. Innahu bikulliin 53:11 wakil. Allah itu menjadi penanggung 53:14 jawab atau pemelihara atas segala 53:16 sesuatu yang ia ciptakan. Inallah kh 53:19 wahua bikulliin wakil. Allah yang 53:22 menciptakan semuanya dan Allah jugalah 53:24 yang akan ee menjadi ee apa? pengurus 53:27 bagi semua pengurus itu maksudnya Allah 53:29 jamin gitu. 53:31 Gitu. Jadi ee kita di antara kedua itu 53:35 ya kalau diberi umur panjang ya masih 53:37 ada umur kita lakukan sebaik-baiknya. 53:39 Tapi kalau sudah saatnya wafat datang, 53:41 kita juga bisa menerima dengan ikhlas. 53:43 Artinya itu adalah sesuatu yang memang 53:45 juga ee apa? Pintu gerbang menuju 53:48 janji-janji Allah yang luas itu. Jadi 53:51 kita kita sambut dengan gembira juga itu 53:54 ee wafat itu dengan sukaria juga kita 53:58 sambut itu. Ee kurang lebih demikian. 54:00 Allah. 54:01 Baik, Ustaz. Ada Ibu Yuliani di Jakarta 54:05 Barat. Asalamualaikum warahmatullahi 54:07 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 54:10 warahmatullahi wabarakatuh, Bu Yuliadi. 54:11 Ya, silakan. 54:12 Iya. Banyak orang sekarang sibuk mencari 54:14 uang sampai lupa akhirat. Padahal dalam 54:17 Al-Qur'an disebutkan bahwa harta dan 54:20 anak-anak hanyalah ujian. 54:23 Apa kaitannya ujian dunia ini dengan 54:25 jenis-jenis kematian yang disebutkan 54:27 dalam Al-Qur'an? 54:29 Ah, iya. Baik, terima kasih Bu Yuliadi. 54:32 Jadi betul sekali nanti orang-orang yang 54:34 ee apa ee terlilit atau apa dibelenggu 54:39 oleh ujian berupa anak, keturunan gitu 54:43 ya, ee juga harta, kekayaan gitu ya. Ee 54:49 tentu mereka akan ketak akan tidak 54:53 terima gitu ya diwafatkan itu ya. tidak 54:56 terima diwafatkan itu karena dia merasa 54:59 dirinya kepenginnya ee apa ee masih 55:02 kepengin di dunia gitu. Nah, jadi oleh 55:06 karenanya nanti bisa masuk kepada 55:07 orang-orang yang tidak suka kepada hukum 55:10 Allah, ketentuan Allah, takdir Allah. Ee 55:14 jadi bahaya itu kalau kalau seperti itu. 55:17 Ee karena ee apa ee dia tidak menerima 55:22 ketetapan atau ketentuan Allah. Maunya 55:24 yang dia suka saja. Nah, tadi ada jenis 55:27 kewafatan yang ee bahaya yang baunya 55:31 suka-suka dirinya saja itu. Misalkan 55:34 tadi kita sudah sebutkan jenis wafat 55:37 yang nomor berapa itu ya? Yang nomor 55:40 enam ya. Orang-orang yang wafat di dalam 55:43 surat Muhammad yang tidak suka dengan 55:46 hukum dan ketetapan Allah. ee jadi ee 55:49 anak ee dan apa pasangan hidup mungkin 55:54 juga harta gitu ya, itu adalah ee ujian 55:57 bagi kita dan seringki membuat kita jadi 56:00 terbelenggu ya karena karena cinta, 56:03 karena apa ee rasa memiliki itu milik 56:08 kita dan lain sebagainya. Akhirnya ee 56:10 tidak rela gitu ya melepaskan atau tidak 56:13 rela ee apa meninggalkan gitu ya. Nah, 56:17 itu nanti bisa menjadi ee berbahaya. 56:20 Maka itu kata Allah Subhanahu wa taala 56:24 ee dalam surah at-Tagabun itu ya, dalam 56:27 surah at-Taghabun ayat ke-15 itu ya 56:30 kalimat Allah ee surah ke apa 64 ya 56:34 tagabun itu ayat 15 kalimat Allah. 56:36 Innama abwalukum wa auladukum fitnah. 56:40 Wallahuahu 56:42 ajrunzim. 56:44 Anak keturunan serta harta kekayaan 56:48 adalah fitnah ujian. Wallahu indahu 56:53 ajrun adzim. Sementara di sisi Allah ada 56:56 balasan yang besar. Nah, jadi yang di 56:59 sisi Allah itu lebih ee mulia karena 57:01 lebih besar 57:03 ya balasan di sisi Allah itu Bapak Ibu 57:06 yang dirahmati Allah ya. Jadi ee apa ee 57:11 hati-hati kita karena anak keturunan, 57:14 harta kekayaan, pasangan hidup itu bisa 57:17 membelenggu kita. Akhirnya kita tidak 57:20 rida dengan ketentuan Allah, tidak suka 57:23 dengan ee ketentuan Allah. Dan itu bisa 57:26 berakibat kita wafat dalam keadaan suul 57:29 khatimah. Ya, demikian kira-kira. 57:31 Baik. Ada Ibu Aminah, Pak Ustaz. Ini 57:34 yang tadi bertanya di luar tema, Pak 57:36 Ustaz tentang hak waris. Boleh? 57:38 Oh, iya. Iya, silakan ya. Insyaallah sem 57:41 kita. 57:42 Asalamualaikum, Ustaz. 57:44 Izin bertanya jika di luar tema. 57:47 Hak waris sudah saya bagikan ke anak 57:50 yang laki-laki dua bagian, satu bagian 57:53 untuk anak perempuan. Saya istri dapat 57:55 1/8. Nah, anak perempuan saya yang satu 57:59 enggak mau nerima, suaminya juga tidak 58:01 mau. Jadi, saya bagi lagi tiga bagian 58:04 buat saya, anak laki saya dan anak 58:07 perempuan saya. Begitu, Pak Ustaz. Saya 58:10 rida dengan ketentuan seperti ini. 58:12 Bagaimana hukumnya, Ustaz? Terima kasih. 58:15 Iya. Ya, sebetulnya kalau sudah 58:17 dibagikan kemudian ada satu pihak yang 58:19 tidak mau menerima itu sudah menjadi 58:24 satu apa bagian yang masuk kembali 58:28 kepada jumlah waris gitu ya. Ya, asalkan 58:32 betul-betul memang dia 58:33 tidak mau menerima tuh untuk apa gitu. 58:35 Apakah apa terjadinya sesuatu 58:40 apa atas dasar tidak rida, tidak suka 58:43 atau apa. Tapi kalau memang sudah jelas 58:45 karena memang dia ee dibagikan saja 58:48 menjadi waris kepada yang lainnya, ya 58:50 tentu saja sudah ee apa ee kemudian 58:54 menjadi bagian yang bisa dibagikan 58:55 seperti yang Ibu ceritakan tadi itu. 58:57 Jadi masuk ke dalam bagian-bagian 59:00 seperdapatannya ibu ya dan juga 59:02 anak-anaknya atau ee anak-anak ibu yang 59:05 lain maksud saya anak ee 59:07 saudara-saudaranya si anak yang tidak ee 59:10 tadi tidak mau gitu ya. Artinya 59:12 ketidakmauannya itu adalah karena 59:14 sukarela dia ee menambahkan waris 59:17 tersebut kepada ibu dan ee 59:20 saudara-saudaranya. Insyaallah kalau 59:22 demikian ee yang di apa yang terjadi 59:25 maka ee sudah clear cut. Nah, gitu ya. 59:29 Sudah jelas bahwa kemudian itu dia ee 59:32 hibahkan kepada ee semuanya. Kurang 59:35 lebih demikian. 59:36 Baik, Ustaz. Ee pertanyaan terakhir 59:38 Ustaz ya. 59:40 I 59:40 dari Ibu dari Laila di Bogor. 59:44 Asalamualaikum warahmatullahi 59:45 wabarakatuh. 59:46 Ustazam warahmatullahi wabarakatuh, Bu 59:48 Laila. Ya. 59:49 Baik. Ee kadang kami suka mendengar 59:51 berita orang meninggal di kantor, di 59:54 perjalanan, atau bahkan saat bekerja. 59:57 Dalam Al-Qur'an, apakah ada penjelasan 1:00:00 tentang orang yang meninggal di tengah 1:00:03 aktivitas duniawi dan bagaimana agar 1:00:06 wafat kita tetap dinilai dalam keadaan 1:00:08 husnul khatimah? Itu dia. 1:00:11 Nah, terima kasih Bu Laila yang bertanya 1:00:13 di Bogor ya. Jadi inilah pentingnya 1:00:17 ee satu hadis Nabi sallallahu alaihi 1:00:19 wasallam yang termuat misalkan dalam 1:00:22 kitab Arbain Annawawiyah nomor hadis 1:00:24 kesatu itu. Jadi Nabi sallallahu alaihi 1:00:28 wasallam pernah bersabda, "Innamal 1:00:31 a'malu bin niat wa inama nawaat 1:00:35 hijratuhuallahi waasulihratallahiasulat 1:00:39 hijratu yusibuatuniju 1:00:44 hajarai kama q nabiallahu alaihi 1:00:46 wasallam." Jadi segala sesuatu perbuatan 1:00:50 itu ditentukan 1:00:53 dari niatnya. Maka orang yang berangkat 1:00:56 kerja 1:00:58 apa niat dia bekerja? Kalau niat dia 1:01:00 bekerja menjalankan perintah Allah. 1:01:03 Karena berusaha bekerja itu adalah 1:01:05 perintah Allah. Bertawakal kepada Allah. 1:01:08 Mencari rezeki bagi anak istrinya 1:01:11 misalkan kita membawa pulang uang yang 1:01:13 halal. Maka ee kategori ketika dia 1:01:16 bekerja itu bukan dunia tapi kategori 1:01:19 akhirat. 1:01:21 Karena niatnya tadi bukan sekedar untuk 1:01:23 mencari uang. 1:01:25 Ee makanya innamal a'malu bi niat. 1:01:28 Segala sesuatunya itu diukur dari 1:01:30 niatnya. Eah, maka itu pasang niat yang 1:01:33 benar sebelum berangkat, sebelum 1:01:35 bekerja. Sehingga apa yang terjadi 1:01:38 nanti? Misalkan ada seorang wafat saat 1:01:41 dia bekerja. Kalau niatnya tadi 1:01:44 menjalankan perintah Allah waluarallah 1:01:48 warasuluhu danallahu amalakumasuluhu dan 1:01:51 seterusnya dalam surah at-Taubah itu ya 1:01:53 berbuatlah kalian, beramallah kalian, 1:01:56 bekerjalah gitu perintah Allah lah 1:01:58 sebelum berangkat kerja bismillahi 1:02:00 tawakaltu alallah ini bentuk ibadah 1:02:04 kepada Allah ya supaya bawa pulang harta 1:02:07 ee rezeki yang halal yang barokah kepada 1:02:09 anak istri dan lain sebagainya maka 1:02:11 selama perjalanan sampai dengan bekerja 1:02:14 ee dia tadi itu sampai dia pulang lagi 1:02:16 ke rumahnya itu bentuknya ibadah, 1:02:20 bentuknya akhirat itu. Nah, kalau dia 1:02:23 wafat insyaallah wafat dalam keadaan 1:02:25 beribadah kepada Allah husnul khatimah. 1:02:27 Tapi kalau niatnya cuma mencari dunia ya 1:02:30 kumpulin uang mau liburan, mau apa cuma 1:02:33 sebegitu saja tidak ada sampai ke 1:02:35 akhirat. Tipis kelihatannya tapi segala 1:02:38 sesuatunya ditentukan oleh niat. 1:02:40 ditentukan oleh niat. Makanya kondangan 1:02:43 kalau Bapak Ibu pergi kondangan ee 1:02:45 niatkan untuk silaturahim 1:02:48 memenuhi undangan ee apa ee saudara kita 1:02:53 sebagai sesama saudara itu adalah sunah 1:02:56 Nabi sallallahu alaihi wasallam 1:02:57 membahagiakan membawa hadiah, saling 1:02:59 memberi hadiah. Nah, itu itu jadinya 1:03:03 ibadah. ee ke pasar niatkan ibadah ee 1:03:07 dan seterusnya. Ke mana pun kita niatkan 1:03:09 ibadah bahkan pergi lari lari pagi ya 1:03:13 untuk menyehatkan badan, menjaga nikmat 1:03:16 Allah berupa badan ini gitu ya. 1:03:18 Bersyukur dan jadinya ibadah. 1:03:21 Tapi kalau sekedar saja gitu, ah mumpung 1:03:24 hari Minggu nih lari ah 1:03:25 nanti rameai-rame ah ketemu kawan-kawan. 1:03:28 Ya sudah cuma sampai segitu saja. Maaf 1:03:30 ya, misalkan lagi- lari pagi gagal 1:03:32 jantung terus wafat. Ah, kita khawatir 1:03:35 nanti dia tidak dalam kondisi ibadah 1:03:38 atau tidak karena dunia itu wafatnya 1:03:40 itu. Nah, jadi innamal a'alu binat kita 1:03:44 perbaiki niatnya sejak awal. Ya, kurang 1:03:46 lebih demikian Bu Laila. 1:03:48 Baik, terima kasih pertanyaan dari Bu 1:03:50 Laila menjadi pertanyaan terakhir Ustaz 1:03:52 ya. Dan kita masuk kepada kesimpulan 1:03:57 ya. 1:03:58 Bapak, Ibu, ikhwan, akhwat yang 1:03:59 dirahmati Allah. Wafat 1:04:02 itu pasti. Tidak melihat sakit, tidak 1:04:06 melihat sehat, tidak melihat umur tua 1:04:09 atau muda atau kaya atau apa, tidak 1:04:12 pasti. Dan waktunya itu memang tidak ada 1:04:16 di tangan kita. Cuma bagaimana wafat itu 1:04:21 nantinya kita itu sepenuhnya berada di 1:04:24 tangan kita sebagai persiapannya. Ya, 1:04:27 kalau kita ingin diwafatkan dalam 1:04:29 keadaan baik, maka persiapkanlah 1:04:31 kebaikannya. Husnuzzonlah kepada Allah. 1:04:34 Ee dan kemudian ee bagaimana orang 1:04:37 diwafatkan begitu pulalah dia akan 1:04:39 dibangkitkan nantinya. Mudah-mudahan 1:04:42 semua kita akan insyaallah wafat dalam 1:04:45 keadaan terbaik. husnul khatimah, 1:04:47 disampaikan salam oleh malaikat dan 1:04:49 secara lembut kemudian nyawa kita 1:04:51 dicabut dari tubuh ini serta kita 1:04:54 kembali kepada Allah dalam keadaan yang 1:04:57 bergembira, sukacita, penuh bahagia, 1:05:00 penuh husnuzzan kepada Allah subhanahu 1:05:02 wa taala. Wallahuam biswab. Billahi 1:05:04 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 1:05:06 warahmatullahi wabarakatuh. 1:05:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:10 wabarakatuh. Jazakallah ustaz atas 1:05:13 pencerahannya di malam hari ini dan kami 1:05:15 doakan ustaz selalu sehat karena 1:05:17 nampaknya sedang fuh ustaz ya. 1:05:19 Iya dikit. [tertawa] 1:05:21 Masyaallah. Baik ikhwan dan akhwat kami 1:05:23 mohon undur diri dari ruang negara Anda. 1:05:25 Terima kasih atas segala perhatian dari 1:05:27 ikhwan dan akhwat. Akhirul kalam kami 1:05:29 yang bertugas di malam hari ini mohon 1:05:32 pamit. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:05:35 wabarakatuh. 1:05:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:38 wabarakatuh.