Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:09 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim 0:18 alhamdulillahirobbilalamin Allahumma 0:20 sholli wasallim wabarik ala Sayyidina 0:22 Muhammadin wa ala ali Sayyidina 0:23 Muhammad. Masih dipancarkan dari Jalan 0:25 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis 0:28 Cibubur Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:31 juga Rasiltv untuk Islam yang satu. 0:34 Assalamualaikum warahmatullahi 0:35 wabarakatuh Ikhwan Akhwat yang dirahmati 0:37 Allah senang sekali 0:39 di Kamis siang hari ini kami bisa 0:42 menyapa Ikhwan Akhwat 0:44 dalam siaran live siaran langsung edisi 0:47 spesial ya renungan di bawah naungan 0:49 Alquran 0:50 di siang hari ini alhamdulillah hari 0:53 Kamis ya ini hari ke-6 di bulan Ramadan 0:57 juga bertepatan dengan hari ke-6 di 0:58 bulan Maret 2025. 1:01 Telah hadir guru kita Ustad Husein 1:03 Alatas yang di kesempatan ini insya 1:05 Allah memberikan kesempatan kepada 1:07 Ikhwan Akhwat untuk menyampaikan 1:09 pertanyaan-pertanyaan 1:11 silakan Ikhwan Akhwat terkait Ramadan 1:13 terkait juga ya nanti juga ada yang 1:16 ditanyakan mengenai zakat ya yang biasa 1:18 tiap Ramadan itu ditanyakan. 1:21 Namun sebelumnya kita sapa dulu guru 1:23 kita Assalamualaikum warahmatullahi 1:24 wabarakatuh. 1:24 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:25 wabarakatuh. Kabar baik dan sehat Ustad 1:27 ya? 1:28 Ramadan lancar Ustad. 1:29 Alhamdulillah. Alhamdulillah. 1:30 Mudah-mudahan Allah bantu kita semua. 1:32 Amin amin baik Ikhwan Akhwat untuk 1:34 membuka eh 1:36 tanya jawab edisi spesial ini kita awali 1:39 dengan baca Ustad Husein. Silakan Ustad. 1:43 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:49 Bismillahirrahmanirrahim. 1:56 Alhamdulillahirobbil 2:00 alamin. 2:02 Arrohmanirrohim. 2:07 Maliki yaumiddin. 2:11 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 2:17 Ihdinashirotolmustaqim. 2:22 Shirotolladzina 2:25 an'amta alaihim. 2:28 Ghoiril maghdubi alaihim waladdholin. 2:40 Baik Ikhwan Akhwat. 2:42 Alhamdulillah kita telah buka bersama 2:44 dengan 2:45 pembacaan Quran surah Al Fatihah yang 2:47 dipimpin langsung oleh guru kita Ustaz 2:49 Husein. 2:50 Dan langsung saja kita ke 2:53 pertanyaan yang sudah masuk yang sempat 2:55 tertunda kita bacakan Ustaz. Namun kami 2:57 mengundang kembali bagi Ikhwan Akhwat 2:58 yang di kesempatan siang hari ini ingin 3:00 menyampaikan pertanyaannya langsung 3:03 kepada Ustaz Husein. Kami persilakan 3:04 bisa mengirimkan di pesan singkat di 3:07 08111999720. 3:12 Bisa bentuknya pesan ataupun voice note 3:14 kami persilakan ataupun WA call juga 3:16 kami persilakan Ikhwan Akhwat. 3:18 Nah yang pertama Ustaz ini eh pertanyaan 3:21 Assalamualaikum warahmatullahi 3:22 wabarakatuh. 3:23 Waalaikumsalam warahmatullahi. Mohon 3:25 dijelaskan kembali katanya apa perbedaan 3:27 zakat fitrah dan zakat mal dan juga 3:30 bagaimana perhitungannya. Nah ini setiap 3:33 Ramadan Ustaz di banyak yang menanyakan 3:35 di WA juga sudah banyak sekali yang 3:36 menanyakan dan insyaallah menjawab 3:38 pertanyaan-pertanyaan dari Ikhwan 3:40 Akhwat. 3:41 Kami persilakan Ustaz. 3:46 Audzubillahiminasyaitonirojim. 3:48 Bismillahirrahmanirrahim. 3:50 Alhamdulillahirobbil 3:52 alamin. 3:54 Allahumma sholli 3:57 wasallim wabarrik ala abdika wa rosulika 4:01 sayyidina wa nabiyina Muhammadin 4:05 wa alihi wa sahbihi wasallam. 4:09 Subhanaka la ilmalana illa ma allamtana 4:12 innaka antal alimul hakim wala haula 4:16 wala quwwata illabillahil aliyil adzim. 4:22 Robbana zidna ilman wa alhiqna bis 4:24 sholihin. Assalamualaikum ya Rasulullah. 4:28 Assalamualaikum wa ala ibadillahis 4:31 sholihin wassalamualaikum warahmatullahi 4:34 wabarakatuh. 4:36 Ikhwan akhwat 4:38 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 4:43 Kita sering mendengar kata zakat dalam 4:48 Alquran. 4:49 Baik pada ayat-ayat yang diturunkan pada 4:52 periode Mekah sebelum Nabi berhijrah 4:54 maupun ayat-ayat 4:58 yang diturunkan setelah hijrahnya Nabi 5:00 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 5:02 wasallam menuju Madinah. 5:07 Kata zakat ini dalam bahasa Arab 5:10 berasal dari kata zakayazku 5:13 zakatan. 5:14 Mempunyai dua makna dalam waktu yang 5:16 sama. 5:18 Yaitu 5:19 membersihkan, mensucikan dan 5:22 menyuburkan. Hmm. 5:26 Maka tak heran kalau Allah pilih kata 5:28 ini untuk 5:32 menerangkan kepada mereka bahwa apa yang 5:34 mereka keluarkan 5:36 dari kebaikan di jalan Allah itu bukan 5:39 hanya akan membersihkan harta mereka 5:41 tapi juga akan menyuburkannya. 5:44 Sebagaimana tanah kalau kita mau 5:46 bercocok tanam, sebelum kita 5:49 menanam benih, pertama-tama kita 5:51 bersihkan lahannya. Ehm. 5:54 Kita bersihkan lahannya dengan cara 5:55 membajak, disiram, diberikan pupuk. Baru 5:59 kita meletakkan benih. Ini yang akan 6:01 menumbuhkan dengan subur. 6:04 Tapi kalau kita menanam di tanah yang 6:05 belum dibajak, belum dibersihkan, masih 6:08 terdapat akar-akar 6:10 dari pohon-pohon yang bermacam-macam 6:12 atau pohon yang telah dituai hasilnya. 6:15 Kita tanam, dia tidak akan menghasilkan 6:18 hasil 6:19 yang baik. 6:23 Nah, jiwa kita ini perlu disucikan, 6:25 dibersihkan 6:27 agar jiwa kita yang tadinya penuh dengan 6:30 kerak-kerak dan noda ini bersih hingga 6:33 langsung terhubung dengan cahaya Allah 6:35 subhanahu wa taala. 6:38 Tubuh kita juga perlu disucikan. Ehm. 6:40 Perlu disucikan dari makanan-makanan 6:43 yang haram, kemudian juga bertobat 6:46 kepada Allah 6:47 dari apa-apa yang masuk ke dalam tubuh 6:49 kita, baik yang kita sadari maupun yang 6:52 tidak kita sadari, dari apa-apa yang 6:55 tidak dihalalkan Allah. 6:59 Dan subhanallah, Allah menjanjikan bagi 7:02 orang yang berzakat itu 7:04 untuk membalasnya bukan hanya satu 7:06 berbanding 10. 7:08 Zakat merupakan bagian dari infak di 7:10 jalan Allah. 7:11 Allah janjikan bagi yang berinfak di 7:13 jalan Allah 7:15 untuk menggantikannya sebanyak 700 kali 7:18 lipat, bahkan lebih daripada itu. Ehm. 7:21 Allah berfirman, "Matsalul ladzina 7:23 yunfiquna amwalahum fi sabilillah 7:25 kamatsali habbatin 7:28 ambatat sab'a sanabil." 7:33 Perumpamaan orang yang menginfakkan 7:34 hartanya di jalan Allah bagaikan seorang 7:36 yang meletakkan satu butir melahirkan 7:38 tujuh tangkai. 7:40 "Fi kulli sumbulatin mi'atu habbatin." 7:43 tiap tangkainya menghasilkan 100 butir. 7:45 He eh. 7:46 Wallahu yudhaifu limayyasya, Allah masih 7:49 akan melipatgandakan bagi siapa yang 7:51 dikehendaki. Wallahu wasiun alim, 7:54 sungguh Allah Maha luas karunianya. Lagi 7:57 Maha tahu. Amal-amal hambanya. 8:02 Jadi kalau seorang 8:04 mengeluarkan zakat 8:06 dari hartanya yang Allah anugerahkan 8:08 kepadanya 8:11 maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan 8:13 bersihkan hartanya, bersihkan juga 8:15 jiwanya dari rasa tamak dan kikir. He 8:18 eh. 8:19 Dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga 8:21 bersihkan dosa-dosanya. 8:25 Ini yang akan membuat langkah-langkahnya 8:27 dalam hidup menjadi mudah. 8:29 Menuju kebaikan. 8:31 Dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga bukan 8:33 hanya sebatas itu, Allah akan 8:35 menyuburkan dan melipatgandakan 8:38 hartanya. 8:40 Kalau dibandingkan dengan seorang yang 8:41 menyimpan uangnya di bank dengan bunga 8:43 deposito yang didapatkan setiap 8:46 tahunnya katakan 10% saja. 8:49 Dari 1 miliar dia mendapatkan 100 juta. 8:52 Iya. 8:55 Tidak ada artinya apa-apa dibandingkan 8:57 dengan orang yang menyimpan, 8:59 berinvestasi bersama Allah, gantinya 700 9:02 kali, Pak. 9:04 Berarti 1 miliar bisa berubah menjadi 9:06 700 miliar. 9:09 Orang-orang Islam 9:11 karena mereka kikir, Allah tidak berkahi 9:13 suburkan harta mereka. He eh. 9:15 Orang-orang di luar Islam tahu 9:17 betul-betul 9:18 bahwa berinfak ini akan membuat harta 9:21 mereka berkembang. 9:22 Mereka maju 9:24 walaupun jauh dari keimanan, kita umat 9:26 Islam yang katanya beriman 9:29 justru tidak mendapatkan rahmat 9:31 keberkahan yang Allah janjikan. Karena 9:33 apa? Karena kikir. 9:35 He eh. 9:36 Mereka mengeluarkan zakat seperti orang 9:38 terpaksa tercekik lehernya atau 9:40 jantungnya mau keluar dari 9:41 kerongkongannya. 9:43 Itu yang menyedihkan, kenapa? 9:45 Apakah mereka betul-betul yakin beriman 9:47 pada Allah dengan sikap semacam ini? 9:50 Untuk dunia yang singkat mereka 9:53 menimbun, untuk akhirat yang kekal abadi 9:57 mereka justru bersikap kikir. Kikirnya 9:59 hanya akan merugikan dirinya sendiri. 10:03 Nah, kalau kita lihat firman Allah dalam 10:04 surat Al Bayyinah wa ma umiru 10:07 illa liya'budullaha 10:09 mukhlishina 10:12 lahuddina hunafa 10:15 wa ma umiru illa liya'budullaha 10:17 mukhlishina lahuddina hunafa wa 10:20 yuqimunash sholata wa yu'tuz zakata 10:23 wa dzalika dinul qayyimah. Mereka tidak 10:26 diperintahkan 10:30 kecuali untuk apa? Untuk mengabdikan 10:32 hidup mereka 10:34 dengan penuh ketulusan semata-mata 10:36 karena Allah subhanahu wa ta'ala. 10:39 Mukhlishina lahuddina dengan memurnikan 10:41 ibadah mereka semata-mata untuk Al 10:43 Allah. 10:44 Jadi hidupnya ibadah, ibadahnya dengan 10:47 murni teruntuk Al 10:49 Itu yang Allah subhanahu wa ta'ala 10:50 perintahkan dan itu pula orang-orang 10:53 yang akan mendapatkan janji Allah. 10:56 Sebagaimana Allah berfirman wa ma 10:57 khalaqtul jinna wal insa illa 10:59 liya'budun. Tujuan dari penciptaan 11:02 tujuan dari penempatan kita di bumi 11:04 untuk beribadah pada Allah. 11:06 Berarti hidupnya orang yang beriman 11:08 ibadah dengan seluruh aspek kehidupannya 11:10 dalam bidang sosialnya, ekonominya, 11:12 bukan hanya sebatas dalam ritualnya. 11:16 Tapi hidupnya adalah pengabdian di jalan 11:18 Allah. 11:20 Kemudian mereka juga diperintahkan untuk 11:23 mendirikan shalat 11:25 dan mengeluarkan zakat mereka. 11:28 Itulah agama yang yang mengantarkan 11:30 menuju kehidupan yang lurus dengan 11:32 nilai-nilai hidup yang bersih, suci, 11:35 murni, dan lurus. 11:38 Dalam surah Makkiyah Madaniyah, Allah 11:40 berfirman, "Wa aqimus sholata wa atuz 11:43 zakata." Betul tidak? Ehm. 11:45 Dirikan salat dan keluarkan zakat. 11:48 Allah memilih kata ini, baik dalam 11:50 periode Mekah maupun dalam periode 11:52 Madinah, untuk merangsang orang-orang 11:54 yang beriman. Ehm. Agar mereka tidak 11:56 sayang dalam berinfak, karena itu akan 11:59 menyuburkan harta mereka, 12:01 juga akan membuat amal mereka 12:02 berlipat-lipat ganjaran nya, juga 12:05 menghapuskan dosa mereka, 12:07 dan membuat hidup mereka betul-betul 12:09 penuh dengan rahmat dan keberkahan dari 12:11 Allah subhanahu wa taala. 12:15 Tapi sayang, 12:17 mereka justru memilih sikap kikir yang 12:20 akan merugikan mereka. 12:23 "Wa may yabkhol fainnama yabkholu li 12:25 nafsihi." Siapa yang kikir, sebetulnya 12:27 kikir untuk dirinya. 12:30 Nah, kemudian, di samping kata zakat 12:32 yang berarti suci dan subur yang begitu 12:35 menjanjikan, 12:37 ada kata lain yang dipergunakan Allah, 12:40 yaitu sedekah. 12:41 Sedekah. Sedekah. 12:44 Dan sedekah ini 12:46 diturunkan Allah subhanahu wa taala 12:48 dalam surah Taubah pada masa-masa akhir 12:52 kehidupan Rasul di 12:54 di Madinah. 12:57 Kenapa tidak mengatakan, "Khudz min 12:59 amwalihim zakatan." tapi "sadaqatan." 13:04 Allah gunakan kata sedekah, bukan kata 13:06 zakat di sini. 13:07 Karena kalau zakat, orang mengeluarkan 13:10 dengan janji Allah subhanahu wa taala 13:12 untuk mensucikan, membersihkan, 13:14 menyuburkan, mereka terpanggil. 13:16 Orang-orang yang beriman dulu, Iya. pada 13:18 masa-masa permulaan, mereka jangankan 13:21 mengorbankan harta, mengorbankan diri 13:23 mereka, mereka siap. 13:24 Tapi setelah umat Islam jumlahnya 13:26 semakin besar dan meluas 13:29 butuh aturan ya 13:31 yang mengambil zakat mereka baik mereka 13:34 mau tidak mau ya tugas tanggung jawab 13:37 dari penguasa Islam untuk mengambil 13:40 zakat mereka. 13:42 Oleh karena itu Allah gunakan kata 13:43 sedekah bukan gunakan kata zakat khut 13:45 min amwalihim sedekatan 13:48 tuto hiruhum wa tuzakihim biha ambil 13:51 dari sebagian harta mereka bukan 13:53 semuanya 13:54 sedekah itu apa? 13:57 Burhan bukti akan keimanan dia. 14:02 Oleh karena itu dalam hadis 14:04 yang makruf yang diriwayatkan dalam 14:06 sahih Muslim 14:08 disebutkan 14:12 assholatu nurun was sedekatu burhan 14:16 salat itu cahaya 14:18 yang menghubungkan hati kita dengan 14:19 Allah dan sedekah itu bukti bahwa kita 14:21 beriman. 14:24 Jadi khut min amwalihim sedekatan ambil 14:27 dari sebagian harta mereka sedekatan 14:29 sebagai bukti bahwa dirinya memang apa? 14:32 Telah tunduk kepada Allah beriman 14:34 padanya. 14:36 Tuto hiruhum yang akan mensucikan mereka 14:38 wa tuzakihim biha yang akan mensucikan 14:41 juga menyuburkan 14:42 nikmat rahmat Allah yang ada pada 14:44 mereka. 14:46 Wasoli alaihim dan doakan mereka dengan 14:49 selawat untuk mereka 14:51 innasolataka sakanullahum selawat kamu 14:53 wahai Rasulullah untuk mereka akan 14:55 menentramkan hati mereka. 14:58 Jadi Allah tidak gunakan kata zakat tapi 15:00 gunakan kata sedekah agar setiap orang 15:03 menyadari ya 15:04 kalau dia tidak mengeluarkan berarti dia 15:06 tidak beriman. 15:08 Kalau dia keluarkan ini merupakan tasdik 15:11 bukti bahwa dirinya adalah orang yang 15:14 siap tunduk kepada Allah beriman 15:16 padanya. 15:18 [mendengus] 15:18 Nah kata sedekah di negeri kita kurang 15:21 begitu beredar untuk zakat yang wajib. 15:24 Betul enggak? Iya. Sedekah biasanya 15:26 digunakan untuk sesuatu yang dikeluarkan 15:29 secara sukarela. 15:31 Padahal justru sedekah yang wajib itu, 15:34 ya, zakat yang wajib itu Quran 15:36 menggunakan kata sedekah. 15:41 Maka tegas, kalau kamu tidak keluarkan, 15:43 berarti kamu tidak beriman. 15:45 Kalau kamu keluarkan, pertanda bahwa 15:48 kamu beriman. Dan di sini Allah gunakan 15:50 kata khuz agar penguasa mengambil, baik 15:53 dengan ikhlas maupun dengan paksa. 15:56 Karena yang menyangkut hak-hak fuqara 15:58 wal masakin, bukan hak pejabat 16:00 pemerintah. 16:03 Untuk menutupi kebutuhan gaji 16:04 pemerintah, pejabat negara diambil dari 16:06 zakat. Ini zalim luar biasa. 16:11 Jadi, kata sedekah di sini, 16:15 merupakan satu infak yang dikeluarkan 16:17 oleh seorang muslim sebagai bukti 16:21 keimanan dia kepada Allah subhanahu wa 16:23 taala. 16:25 Tapi pada periode Mekah cukup dengan 16:27 kata zakat orang terpanggil 16:29 berlomba-lomba untuk mensucikan diri 16:31 mereka dan juga mendapatkan janji Allah 16:34 menyuburkan harta mereka. 16:37 Kemudian di samping kata sedekah, kata 16:40 zakat, ada kata infak. 16:43 Infak ini, ya, 16:45 merupakan kata yang mencakup 16:46 kedua-duanya, mencakup sedekah, mencakup 16:49 juga apa? 16:50 Mencakup juga zakat. 16:54 Dalam suratul baqarah, para sahabat 16:56 bertanya pada Rasul. 16:58 Yasalunaka mada yunfiqun. 17:02 Mereka bertanya, apa yang mereka harus 17:04 infakkan? 17:06 Allah tidak menjawab apa, tapi Allah 17:08 menerangkan siapa yang pertama berhak 17:11 menerima infak kita. 17:13 Karena memahami siapa yang berhak tidak 17:15 kalah pentingnya dengan kita 17:17 menginfakkan harta kita. Ehm. 17:20 Qul ma anfaqtum min khairin falil 17:22 walidaini wal aqrabin. 17:24 Wal yatama wal masakin wa ibnis sabil wa 17:27 ma taf'alu min khairin fainnallaha bihi 17:29 alim. 17:31 Katakan apa yang kamu infakkan dari 17:33 kebaikan. 17:34 Yang pertama harus mendapatkan perhatian 17:36 kamu tuh al walidain dua orang tua. Ehm. 17:39 Bukan zakat dulu. Dua orang tua dulu 17:42 yang telah membesarkan kita, berkorban 17:44 untuk kita. 17:45 Mereka lebih dulu harus mendapatkan 17:48 perhatian kita. 17:51 Kalau hanya cukup untuk membantu mereka 17:54 kebutuhan mereka, tidak ada kelebihan, 17:56 kita belum wajib zakat. 17:58 Di samping kedua orang tua 18:00 al aqrabin, orang yang paling dekat 18:02 dengan kita, jangan mereka menyaksikan 18:04 nikmat Allah ya 18:06 tercurah pada kita 18:08 mereka tidak mendapatkan apa-apa, malah 18:10 orang yang jauh yang mendapatkan 18:11 perhatian. Jadi para kaum kerabat itu 18:14 lebih berhak untuk mendapatkan infak 18:16 kita. 18:18 Dengan syarat yang diinfakkan bukan uang 18:19 negara, tapi uang pribadinya. Kalau uang 18:21 negara, mereka enggak punya hak untuk 18:23 memberikan apa? 18:24 Uang negara 18:26 kepada 18:28 kerabat dan keluarganya. 18:31 Kecuali kalau gaji dia. 18:34 Wal yatama wal masakin, begitu pula 18:36 untuk anak-anak yatim, apalagi kalau 18:38 yatim dari kerabat kita. Wal masakin, 18:41 orang-orang miskin 18:43 yang susah tapi malu untuk menyatakan 18:45 mereka butuh dan meminta. Kemudian wa 18:48 ibnis sabil dan ibnu sabil. 18:51 Yang melakukan perjalanan kehabisan 18:53 bekal di jalan, baik mereka yang 18:54 menuntut ilmu 18:56 atau melakukan perjalanan, kemudian 18:58 mengalami ke mereka mengalami ke 19:00 coba-cobaan 19:01 sedangkan bekal mereka habis, itu 19:03 menjadi tanggung jawab setiap muslim 19:06 untuk membantu mereka. Berulang kali 19:07 Allah sebutkan dalam Alquran. 19:10 Wa ma taf'alu min khairin fainnallaha 19:12 bihi alim, apa yang kamu infakkan dari 19:14 kebaikan, Allah Maha tahu apa yang kamu 19:16 keluarkan. 19:17 Jadi kata infak ini Kang Riza, mencakup 19:19 sedekah, mencakup zakat. Ehm. 19:22 Baik infak untuk kedua orang tua kita, 19:24 untuk anak kita, untuk kerabat kita. 19:26 Atau infak yang wajib, yaitu 19:29 zakat yang kita keluarkan 19:32 sesuai dengan jenis harta kita. Kalau 19:34 pertanian pada saat panen. 19:37 Kalau profesi, ya, dengan sendirinya 19:40 yang terbaik kita keluarkan. Kalau kita 19:42 menerima gaji dari pekerjaan kita, kita 19:44 keluarkan setiap bulannya. 19:46 Begitu menerima gaji, kita keluarkan 19:48 kebutuhan kita, kemudian kita keluarkan 19:51 yang wajib Allah wajibkan atas harta 19:53 kita. 19:55 Kalau pertanian dikeluarkan 10% hingga 19:57 5%, seharusnya profesi juga sama. Ehm. 20:01 Pertanian yang dikeluarkan hasil bukan 20:02 tanahnya. Nah, profesi juga kita 20:05 diberikan ilmu, diberikan karunia 20:07 macam-macam oleh Allah Ta'ala, 20:09 menghasilkan maka hasilnya keluarkan. 20:12 Kalau kotor 5%, kalau bersih 10%. 20:18 Seperti petani kalau disiram dengan air 20:20 hujan dan sungai, mereka keluarkan 10%. 20:23 Ehm. 20:24 Kalau disirami dengan tenaga dan biaya, 20:26 mereka keluarkan 5%. 20:30 Bukan 2,5%. 20:32 Itu sikit-sikit yang tidak berpikir 20:34 untuk akhirat. 20:37 Jadi kita lihat 20:39 bagaimana perintah Allah Subhanahu Wa 20:40 Ta'ala dalam surat Al Baqarah, "Ya 20:42 ayyuhalladzina amanu anfiqqu min 20:44 thayyibati ma kasabtum wa mimma akhrajna 20:47 lakum min ardh." Wahai orang yang 20:49 beriman, infakkanlah sebagian dari hasil 20:52 usaha kalian yang thayyib. Ehm. Kalau 20:55 yang haram digantikan, bukan dikeluarkan 20:57 zakatnya. 20:58 Dan juga dari hasil bumi yang kami 21:00 keluarkan bagi kalian. 21:02 Dengan sendirinya bertambah 21:05 maju manusia. Yang dikeluarkan dari 21:07 hasil bumi bukan terbatas hanya pada 21:09 sayur-mayur, 21:10 buah-buahan, tapi nikel, timah, tembaga, 21:15 semua ini merupakan 21:17 tambang, begitu juga batu bara yang 21:19 mengharuskan apa? 21:21 Yang mengharuskan 21:23 pengelolanya untuk mengeluarkan 21:24 kewajiban. 21:26 Biasanya harta-harta semacam ini masuk 21:28 dalam harta karun yang dikeluarkan 20% 21:31 bukan 10% 21:32 He 21:34 Dan 20% ini kembali ke mana? Bukan ke 21:35 pejabat, kembali juga kepada rakyat. 21:39 Bukan kembali kepada peja Pejabat. 21:41 Pejabat. 21:43 Jadi infakkan hasil-hasil, 21:46 sebagian hasil yang kalian dapatkan dari 21:49 usaha kalian yang thayyib dan apa yang 21:52 kami keluarkan bagi kalian dari hasil 21:54 bumi. 21:56 Jangan si fulan bersenang-senang, 21:58 menguasai, memonopoli hasil batu bara, 22:00 nikel, dan lain sebagainya 22:02 tapi mereka tidak keluarkan 22:03 kewajibannya. 22:04 Nah, kewajibannya itu sebanyak 20% 22:08 sebagaimana rikas. 22:11 Nah, kita lihat pada ayat ini infak 22:12 menunjuk ke mana? 22:15 Menunjuk kepada 22:17 zakat yang wajib. 22:19 Karena perintah kan, infakkan sebagian 22:22 yang 22:24 kami keluarkan, infakkan sebagian dari 22:26 hasil usaha kalian yang baik dan 22:29 sebagian dari hasil bumi yang kami 22:31 keluarkan bagi kalian. 22:33 [berdehem] 22:35 Jadi kata infak, zakat, dan sedekah 22:38 jelas bagi kita semua. 22:41 Nah, Kang Rizal kita bicara sekarang 22:42 mengenai sedekatul fitri, dulu 22:45 dikenalnya sedekatul fitri bukan zakatul 22:47 fitri, tapi sedekatul fitri. Fitri. 22:50 Sedekatul fitri ini khusus bagi sedekah 22:53 yang diambil dari orang yang mampu 22:56 pada saat menjelang lebaran 22:59 kemudian dibagikan untuk orang-orang 23:01 yang tidak mampu agar mereka bisa ikut 23:04 bersenang-senang pada hari raya Idul 23:06 Fitri. 23:07 Oleh karena itu namanya shodaqotul 23:09 fitri. Ai as shodaqoh allati tu'khod 23:12 minal aghniya. 23:14 Wa turrodu ilal fuqoro li isyrokihim fi 23:17 idil fitri. Yaitu shodaqoh yang diambil 23:19 dari si kaya 23:21 diberikan kepada yang tidak mampu untuk 23:23 mengajak mereka dapat ikut serta 23:24 menikmati suasana hari raya Idul Fitri. 23:27 [berdehem] 23:28 [mendengus] 23:29 Jelas? 23:30 Nah, kemudian berapa yang harus 23:31 dikeluarkan? Dengan sendirinya tiap 23:34 orang mengeluarkan tergantung jenis 23:36 makanan yang dimakan pada saat lebaran 23:38 bukan hari biasa. Ehm. 23:41 Kalau hari-hari biasa ya dia membayar 23:43 fidyah sesuai apa yang dimakan pada hari 23:45 biasa. 23:46 Tapi kalau shodaqotul fitri itu shodaqoh 23:49 yang diambil dari si kaya diberikan 23:51 kepada si miskin agar mereka juga bisa 23:53 menikmati suasana lebaran. Iya. 23:56 [mendengus] 23:56 Sedih kalau kita lihat orang-orang yang 23:58 tidak mampu 24:00 menonton, menyaksikan orang kaya makan 24:02 di rumahnya dengan berbagai macam menu, 24:04 belum lagi anaknya mendapatkan hadiah 24:06 dari keluarga-keluarganya. 24:09 Sedangkan yang miskin hanya menggigit 24:10 jari mereka. 24:13 Oleh karena itu Rasulullah tetapkan 24:14 shodaqotul fitri di sini. Kalau dulu 24:17 zaman Rasul 24:19 kehidupan masih amat sederhana. Ehm. 24:22 Sahabat Nabi asal bisa mendapatkan 24:24 gandum untuk membuat roti, itu sudah 24:26 merupakan kebahagiaan buat mereka. 24:29 Jadi kalau orang bisa bikin roti untuk 24:31 lebaran ada lauk sedikit sudah 24:33 kebanggaan, kebahagiaan buat mereka. 24:35 Ehm. Kalau sekarang berbeda. 24:37 Sekarang orang lebaran masak ketupat. 24:40 Betul enggak? 24:42 Kemudian mereka juga masak daging, 24:44 umpanya sapi atau kambing atau ayam atau 24:47 bebek. 24:49 Semuanya membutuhkan biaya. 24:51 Untuk 24:53 katakan kelapanya sudah berapa, cabenya 24:54 juga cukup mahal kalau lebaran. Kalau 24:57 lebaran Cina barang-barang murah, 24:59 bandeng-bandeng yang besar-besar menjadi 25:00 murah, ada door prize, ada juga diskon. 25:04 Tapi herannya begitu masuk lebaran 25:06 Islam, kenapa umat Islam justru 25:08 menaikkan harga barang pada saat itu? 25:13 Jadi zakat fitri itu dari setiap orang 25:15 seharusnya yang mencerminkan apa yang 25:18 dia makan di hari lebaran. 25:20 Apa yang dia makan di hari 25:22 lebaran, bukan pada hari biasa. 25:25 Jadi seandainya kita di rumah katakan 25:27 ada suami, ada istri, ada anak dua, 25:29 empat orang kan? 25:31 Apa yang kita makan kira-kira? 25:32 Pada saat lebaran. 25:34 Ada sapi, ada ayam. 25:36 Katakan dibikin opor. 25:38 Dihitung berapa biaya bumbunya, berapa 25:40 biaya apa? Berapa biaya katakan ayamnya 25:44 sama dagingnya. 25:46 Dihitung keseluruhannya, kemudian mereka 25:49 berikan. 25:51 Katakan empat orang, tiap orang berasnya 25:53 katakan 3 1/2 liter. Ya, atau 5 liter. 25:57 Kumpulkan. 25:59 Kali empat berapa? Empat kali tiga 12 26:01 lah katakan. Nah, setelah itu sediakan 26:03 uang untuk beli ayam, beli daging dan 26:05 bumbu untuk satu keluarga. 26:07 Tidak hanya beras. Bukan hanya beras, 26:09 masa lebaran makan beras kayak kuaci. 26:12 Jadi setiap orang mengeluarkan kewajiban 26:14 katakan 3 1/2 liter atau 4 liter beras. 26:17 Kemudian sediakan untuk beli minyaknya, 26:20 beli cabainya, beli bumbu-bumbunya 26:22 supaya dia bisa tersenyum bersama anak. 26:25 Sebagaimana senyuman yang dirasakan 26:27 orang-orang kaya. Itu yang harus 26:28 dilakukan kan? 26:30 Dan zakat fitri ini tidak sama sekali 26:33 diwajibkan untuk orang yang enggak 26:35 mampu. 26:37 Jadi yang enggak mampu justru menerima. 26:40 Bukan mengeluarkan. Dan itu bukan pajak 26:43 kepala, kalau dia tidak keluarkan 26:46 dia tidak akan diterima ibadah puasa 26:48 sama sekali tidak. 26:49 Itu zakat khusus yang diambil dari yang 26:52 kaya, diberikan kepada yang miskin untuk 26:54 bisa tersenyum, bergembira, berbahagia 26:56 bersama yang kaya dalam menikmati 26:58 suasana Idul Fitri. 27:02 Sayyidina Umar dalam riwayat Nasa'i 27:04 kalau tidak salah, apa Tirmidzi saya 27:06 lupa. 27:07 Beliau mengatakan "Fakana minna man 27:09 yukhrijus sha'an min aqit au sha'an min 27:13 ee burrin au sha'an min sya'ir sya'ir." 27:17 Di antara kita ada yang mengeluarkan 27:19 satu sha'. 27:21 Ukuran kayak 3 liter setengah begitu. 27:23 Satu sha' dari apa? 27:26 Sha' 27:27 min tamrin, dari kurma. Kurma. Au sha'an 27:30 min 27:31 min apa? Min aqit. 27:33 Satu sha' susu kering yang dikeringkan. 27:36 Au sha'an min burrin atau min sya'ir 27:39 atau satu sha' gandum. He em. 27:42 Pada saat itu orang enggak bikin 27:43 ketupat, betul enggak? Enggak 27:44 masak-masak malam, cukup dikasih malam 27:46 lebaran buat mereka sudah gembira. 27:48 Kalau sekarang dikasih malam lebaran 27:50 kapan masaknya? 27:51 Iya. 27:51 Betul enggak? 27:52 Paling enggak satu hari sebelum lebaran 27:54 dia sudah merasa alhamdulillah punya 27:55 buat dagingnya, kemudian punya buat 27:58 ketupatnya, 28:00 kemudian juga apa? Dia punya paling 28:02 enggak pegangan untuk beli bumbunya. 28:05 Nah, baru mereka bisa menikmati suasana 28:08 lebaran. Itu shadaqatul fitri. 28:11 Tapi berbeda dengan zakat mal. Kalau 28:12 zakat mal ini merupakan zakat yang 28:14 diambil dari perputaran uang kita. 28:17 Katakan kita berusaha selama setahun, 28:20 baik dalam perdagangan atau katakan 28:22 umpamanya dalam ee ee apa namanya? 28:25 Peternakan atau pertanian. 28:28 Kalau pertanian dikeluarkan pada saat 28:30 panen. 28:31 Nah, profesi yang dikias ke pertanian 28:33 karena masing-masing dikeluarkan 28:34 hasilnya juga diambil pada saat panen. 28:37 Jadi kalau seorang bekerja di BI 28:39 mendapatkan gaji 10 juta, 28:43 gaji tersebut mencukupi keluarganya, 28:45 langsung dipotong gaji tersebut. 28:47 Langsung dipotong Gaji tersebut. 28:50 Kalau kotor 5%. 28:53 Kalau bersih 10 per 10% 28:56 Kalau kita berikan langsung lebih baik 28:57 daripada tunda setahun kemudian. 29:01 Karena uang banyak kakinya, begitu 29:03 ditunda nanti mau beli ini, mau beli 29:04 itu, akhirnya zakat enggak keluar sama 29:06 sekali. 29:07 Dan orang kaya, orang miskin juga 29:09 makannya kan enggak setahun sekali, 29:10 makannya tiap hari. 29:12 Jadi kalau bisa 29:13 begitu kita dapat gaji, kita langsung 29:15 sisihkan untuk kebutuhan kita, kemudian 29:18 keluarkan 10% dari pendapatan bersih 29:20 setelah dikeluarkan kebutuhan kita, atau 29:22 5% 29:23 dari total pendapatan kita. 29:27 Ehm. 29:28 Pada zaman Nabi, delapan golongan itu 29:31 yang berhak menerima zakat terpenuhi. 29:35 Fuqaraul masakin, wal amilin, wal 29:38 mualafati qulubuhum, wafir riqab, wal 29:40 gharimin, wafi sabilillah, yang 29:42 berhutang dibayarkan hutangnya. 29:44 Berjuang di jalan Allah. 29:46 Sekarang jangankan mencukupi delapan 29:49 golongan, yang fuqaraul masakin tidak 29:51 bisa tercukupi. Kenapa? Banyak orang 29:53 tidak mengeluarkan zakat. 29:55 Atau kalau mengeluarkan zakat yang 29:56 dikeluarkan 29:58 tidak seperti yang dicontohkan oleh Nabi 30:00 kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wa 30:02 Alihi Wasallam. 30:04 Jadi zakat mal tergantung jenis usaha 30:07 kita, kalau pertanian 30:09 dengan 30:11 hasil panennya. Kalau peternakan dengan 30:13 sendirinya 30:14 Ya. katakan berputar selama satu haul, 30:17 satu tahun. 30:19 Begitu juga perdagangan. 30:21 Nah, berkaitan dengan yang wajib 30:23 dikeluarkan, sebetulnya kalau 2 1/2% itu 30:26 berlaku untuk emas 30:28 perak yang kita simpan. Adapun kalau 30:31 usaha yang bergerak, tidak pantas 30:33 dikeluarkan 2 1/2%. 30:36 Dari hasil usaha itu kan dia makan, dia 30:38 minum kan. 30:39 Kemudian terjadi pertumbuhan, 30:41 perkembangan. 30:42 Seharusnya dikeluarkan yang pantas. 30:45 Bagaimana dengan nisab zakatnya, Ustaz? 30:47 Berkaitan dengan nisab zakat apa? 30:50 Zakat mal, zakat semuanya, Ustaz. 30:52 Kan zakat mal macam-macam, profesi juga 30:53 bagian dari zakat mal. 30:55 Kita kan tahu dalam surat Al-Baqarah 30:58 setelah Allah menjelaskan 31:00 siapa yang paling berhak menerima 31:03 ee infak kita sebagai prioritas, setelah 31:05 itu Allah jelaskan 31:07 Wa yas'alunaka ma yunfiqun, qulil afwa. 31:10 Mereka bertanya padamu apa yang mereka 31:12 mesti infakkan, dijawab al afwa. 31:14 Di saat kamu 31:16 cukup dan punya kelebihan, berarti kamu 31:18 sudah orang yang wajib berzakat. Ehm, 31:20 iya iya. 31:21 Jadi 31:22 kalau memang dia orang yang punya 31:24 pendapatan penghasilan cukup 31:27 punya kelebihan, maka dia punya 31:29 kewajiban untuk berzakat. 31:30 Jadi berbeda-beda, Ustaz ya, tidak sama 31:32 ya. Kalau katakan gaji dia 10 juta, dia 31:34 butuh cuma 5 juta, yang 5 juta keluarkan 31:36 20% 31:38 karena kotor kan? Iya. Bersih. 31:40 Atau keluarkan katakan umpamanya 5% atau 31:43 10% dari pendapatan dia. Enggak ada 31:45 artinya. Kalau dia simpan untuk dunia, 31:47 singkat. Kalau dia simpan untuk akhirat 31:50 kekal dan abadi. Jangan kita hanya 31:53 berpikir untuk diri kita, bersifat 31:55 egois, tapi perhatikan orang di 31:57 sekeliling kita. 31:59 Betapa indahnya kalau kita menyaksikan 32:00 orang-orang miskin tersenyum di saat 32:02 mendapatkan belayan perhatian dari si 32:04 kaya. 32:05 Nah, zakat profesi diambil setiap bulan, 32:08 begitu pula zakat pertanian setiap kali 32:09 panen. Kemudian kalau zakat 32:12 perdagangan biasanya berputar selama 1 32:14 tahun, tutup buku, dihitung berapa 32:16 modal, berapa keuntungan, tapi kita 32:18 ingat, di tengah jalan kan dia makan 32:20 juga dari hasil keuntungannya. Ehm. 32:21 Oleh karena itu kalau dia keluarkan dari 32:23 hasil perdagangan 10%, itu akan banyak 32:26 membantu fuqara wal masakin, orang yang 32:29 membutuhkan modal. 32:32 Tapi kalau 2,5% 32:35 2,5% 97,5% 32:37 ya, katakan dihabiskan untuk 32:40 ber-euforia, bersenang-senang. Yang 2,5% 32:42 diba- dibagikan ke sekian banyak 32:44 orang-orang miskin. Di mana keadilan? 32:48 Nah, fikih-fikih kita pada zaman dahulu 32:50 sebetulnya sudah banyak yang harus 32:52 diluruskan, disesuaikan dengan kondisi 32:54 keadaan ekonomi saat ini. 32:56 Zakat profesi pada masa Nabi enggak ada. 32:59 Tapi Quran sebutkan. 33:02 Amfiku min toyyibati ma kasabtum. 33:05 Pada zaman Nabi hal ini belum apa? 33:08 Belum. Belum menonjol seperti saat ini 33:11 di mana uang berputar dalam bidang jasa 33:13 itu lebih besar daripada apa? Uang yang 33:16 berputar dalam sektor pertanian, ya. 33:18 Atau sektor peternakan. 33:21 Tapi kalau sekarang di bidang 33:23 jasa ini 33:25 uang yang berputar bisa mencapai 75%. 33:28 Termasuk adsense dari media sosial, 33:30 Ustaz, ya. YouTube, Facebook, gitu ya. 33:32 Termasuk jasa, Ustaz. 33:33 Iya. Semua yang berhubungan dengan jasa, 33:35 diperkirakan uang yang berputar itu 33:37 lebih daripada 75%. 33:41 Jadi enggak adil dong. Orang-orang 33:43 fakir, miskin yang menjadi amanah di 33:46 atas pundak kita-kita abaikan, sedangkan 33:47 kita hidup ber-euforia, 33:48 bersenang-senang, ganti mobil, ganti 33:50 ini, ganti itu. Mau ke mana? Pada 33:53 akhirnya kamu akan berakhir di liang 33:55 lahat. 33:57 Sedangkan yang kuasa menyelamatkan kamu 33:59 adalah Allah subhanahu wa taala. Kalau 34:01 kamu yang diselamatkan Allah 34:04 kewajiban berinfak jangan dilupakan. 34:06 Jadi kalau salat cahaya, sedangkan 34:10 sedekah ini bukti akan keimanan, 34:13 keislaman kita. 34:15 Jadi kita harapkan, Kang Rizal, umat 34:17 Islam ini betul-betul terpanggil, 34:18 betul-betul apa? Dari dalam dirinya, 34:19 bukan paksaan dari luar, untuk bersikap 34:22 dermawan membantu sesamanya, menolong 34:25 saudaranya. Dan pasti Allah tidak akan 34:28 sia-siakan. 34:29 Di dunia Allah akan lipatgandakan hari 34:32 akhirat nanti insya Allah akan 34:34 dikumpulkan bersama Nabi yang Muhammad 34:36 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 34:40 Baik, kita lanjutkan Ustaz ya. Sedikit 34:41 lagi, satu lagi ya. Baik, selanjutnya 34:43 masih terkait zakat eh 34:45 mengenai zakat fitrah Ustaz. Apakah 34:47 hasil zakat fitrah ini bisa dialihkan 34:49 juga untuk pembangunan masjid? Kebetulan 34:51 kami sedang ada perbaikan dan kurang 34:54 dananya. 34:56 Mohon penjelasannya Ustaz. Terima kasih 34:57 dari Pak Akim. 34:59 Tidak boleh. 35:00 Sadaqatul fitri 35:02 dikeluarkan untuk kebutuhan lain. Ehm. 35:05 Oleh karena itu namanya pun sadaqatul 35:07 fitri. Sadaqah yang dikeluarkan untuk 35:10 kebutuhan Idul Fitri. 35:12 Jadi, masjid yang mengumpulkan sadaqatul 35:14 fitri tidak boleh menyimpannya, tapi 35:16 bagikan langsung untuk mereka-mereka 35:18 yang membutuhkannya agar dapat menikmati 35:21 hari raya bersama-sama. 35:23 Nah, kalau zakat mal boleh. 35:25 Kalau zakat mal. Ehm. Tapi di Indonesia 35:27 ini pada umumnya zakat mal kurang begitu 35:30 itu viral dan populer. Yang populer 35:31 sadaqatul fitri. Ehm. Betul enggak? Iya. 35:34 Zakat mal belum maksimal dikeluarkan. 35:36 Masih banyak orang Islam yang kikir 35:38 lebih suka sama dunia daripada akhirat. 35:41 Lebih suka panggilan hawa nafsunya 35:43 daripada kabar gembira yang datang dari 35:45 Allah subhanahu 35:46 Karena zakat fitrah mungkin sedikit 35:47 Ustaz ya. Jadi 35:48 Iya. 35:50 tidak berat. Betul. 35:52 Orang kita ini paling susah kalau 35:54 berhadapan dengan cobaan uang. Iya. 35:56 Begitu dicoba dengan uang banyak yang 35:59 bergeser. 36:00 Satu lagi. 36:02 Apakah barang dagangan yang belum laku 36:05 dan berjumlah besar wajib dizakati? Jika 36:09 iya, berapa Ustaz? 36:11 Dari hamba Allah. 36:13 Kita di saat berdagang, maka harta kita 36:16 ya 36:17 yang belum terjual sama yang sudah 36:19 terjual dihitung keseluruhannya berapa. 36:21 Ehm. Jadi, harta kita yang masih belum 36:24 laku, katakan kita tutup buku 36:27 masih dalam bentuk barang 1 miliar. Ehm. 36:29 Yang sudah terjual katakan 1 miliar. Itu 36:31 disatukan menjadi satu kemudian 36:32 dikeluarkan. 36:34 Dikeluar? Dikeluarkan. 36:36 Nah, yang dikeluarkan di sini dengan 36:38 sendirinya 36:39 ya, ada orang mengatakan 2 1/2% 36:42 dari keuntungan saja katanya. Ehm. 36:45 Bukan dari seluruhnya. 36:47 Sebetulnya 36:49 ya 36:49 dengan 2 1/2% yang kurang itu 36:53 kalau diambil dari keseluruhan harta 36:55 miliknya masih belum cukup. 36:59 Masih belum cu? Belum cukup. 2 1/2% 37:01 dibagi untuk sekian banyak orang sisanya 37:03 untuk satu dua orang. 37:05 Oleh karena itu 37:07 harta yang masih dalam bentuk barang 37:10 sama cash flow Ehm. 37:12 dalam bentuk uang disatukan kemudian 37:14 dikeluarkan. 37:16 At least dia keluarkan 5%. Kalau bisa 37:18 10% itu lebih afdol lagi. 37:21 Kalau bisa 20% fabiha wa nikmat. 37:23 Insyaallah di surganya pun bukan di 37:25 kelas-kelas apa? 37:26 Bukan di kelas-kelas dek. 37:28 Tapi insyaallah di first class. 37:31 Semua tergantung pada pikirannya 37:33 kesadarannya. 37:34 Kesadarannya. Ustaz izin Ustaz satu lagi 37:36 nih. 37:37 Dari Ibu Evi di Serpong ini, apakah 37:39 boleh eh 37:41 zakat ini diberikan kepada ponakan 37:43 karena ayahnya sudah wafat dan juga 37:45 bagaimana kita menentukan lembaga yang 37:48 terpercaya untuk menyalurkan zakat, 37:51 Ustaz? 37:53 Kita 37:55 dengan sendirinya sebelum keluar yang 37:57 dekat yaitu lebih utama. Ehm. Keponakan 38:00 kita bisa berikan dari zakat kita. 38:02 Apalagi yatim, Ustaz ya. Iya. 38:05 Sss, istri boleh memberikan zakat untuk 38:08 suami. 38:09 Karena istri tidak wajib nafkah pada 38:11 suaminya. Tapi suami enggak boleh 38:13 sekali-kali memberikan zakat pada 38:14 istrinya. 38:15 Suami memberikan nafkah dari uangnya 38:17 untuk istrinya. Tapi kalau istri tidak 38:19 punya kewajiban memberikan nafkah, dia 38:21 boleh berikan zakat untuk suaminya kalau 38:23 suami tidak mampu, nanti suaminya 38:25 gunakan untuk makan dalam lebaran atau 38:27 makan bersama-sama enggak ada masalah. 38:29 Masya Allah. Apalagi ponakan, ponakan, 38:30 sepupu, paman, bibi, ini bukan 38:33 orang-orang yang wajib untuk menerima 38:35 infak kita, tapi mereka berhak untuk 38:38 menerima zakat dari harta kita karena 38:41 mereka orang-orang yang diamanatkan 38:43 Allah. 38:52 Kedua orang tua, kerabat terdekat, 38:56 kemudian baru apa? 38:58 Baru anak-anak yatim, orang miskin, 39:01 dan ibnu sabil yang kehabisan bekal. 39:05 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 39:07 Allah, 39:08 insya 39:11 Allah. Kira-kira pukul 09.30 10.00, 39:13 begitu pula hari Sabtu bisa insya Allah. 39:15 Insya Allah, Ustaz. Mudah-mudahan 39:16 sama-sama kita 39:18 eh diskusi, bertanya jawab, 39:20 mudah-mudahan dapat meningkatkan 39:21 kualitas puasa kita, 39:23 Amin, amin. menambah ilmu kita, dan 39:25 Allah ampuni dosa-dosa kita semuanya. 39:27 Subhanakallahumma wabihamdih, asyhadu 39:29 alla ilaha illa anta, astagfiruka wa 39:32 atubu ilaik, wal afwu minkum, 39:33 wassalamualaikum warahmatullahi 39:35 wabarakatuh. Wassalamualaikum 39:37 warahmatullahi wabarakatuh. Terima 39:38 kasih, jazakallah khairan katsiran 39:40 kepada Ustaz Husain atas yang telah 39:42 memberikan eh jawaban-jawaban dari 39:44 pertanyaan dari ikhwan akhwat yang 39:47 dikirimkan ya. Mohon maaf yang belum 39:48 sempat kita bacakan, insya Allah Ustaz 39:50 Husain memberikan lagi besok Ustaz ya, 39:52 semoga tidak halangan ataupun Sabtu 39:54 nanti. 39:55 Silakan ikhwan akhwat bisa mengirimkan 39:56 kembali pertanyaan-pertanyaannya. 39:58 Akhirnya eh saya Rizal Lahab dan juga 40:01 ada kameramen Bang Ondy dan juga Bang 40:03 Algi undur diri. 40:05 Billahi taufik wal hidayah, 40:05 wassalamualaikum warahmatullahi 40:07 wabarakatuh. 40:07 Wassalamualaikum.