Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 Brail TV. 0:09 Asalamualaikum warahmatullahi 0:11 wabarakatuh. Apa kabar, Dr. Ben? 0:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:15 wabarakatuh. Kabar baik, Pak Ihsan? 0:17 Alhamdulillah. 0:19 Ya, Bang, ini cerita tentang dunia. 0:23 Bukan menuju perang dunia ketiga, tetapi 0:26 sedang kehilangan remnya. Wah, remnya 0:28 blong hampir, ya. Karena memang banyak 0:30 yang bikin kita pusing ya. Saudi Arabia 0:33 hari ini uring-uringan ya tentang hati. 0:37 Udah digulik ya, udah bilang jangan 0:39 semut terangrang dicolek-colek dibom 0:41 juga itu airport akhirnya hang hengh 0:44 hong terjadi. Ya mau minta bantuan Turki 0:47 dan Pakistan dengan fakta makanya tapi 0:49 kok minta bantuannya ke Amerika? Hanya 0:53 mata-matanya saja katanya intelijennya. 0:56 di Inggris juga diminta, "Wei, bantuin 0:58 aku dong. Duitnya aja ente telan, tapi 1:01 bantunya enggak." Apa yang terjadi 1:03 dengan kisah ini, Bang? Dan juga tentu 1:05 saja alkisah lainnya. Aljazair putus 1:09 hubungan dengan Uni Emirat Arab. Ah, 1:11 sementara ee apa ee ee Iran ee 1:16 bergandeng tangan lagi dengan beliau. 1:19 Apa yang terjadi ini? Benarkah demikian? 1:21 Ee perubahan strategi Iran ke depannya 1:24 akan menjadi sorotan. Kekacauan di 1:27 Pentagon juga menjadi cerita lain dari 1:29 agenda keamanan Amerika. Bahkan Pet 1:31 Heges-nya ini sedang di somasi atau apa 1:34 ya untuk diturunkan oleh kongres dan 1:37 berbagai cerita lain dari dunia termasuk 1:40 dari Iran dan Ansarullah yang nampaknya 1:43 sudah menguasai Babel Mandap dan apa 1:46 kabar dengan Indonesia ya setah apa ya 1:50 mau dilihat tentang etika masalah 1:52 Menteri Keuangan kemarin dan 1:53 lain-lainnya. Silakan Dr. Sarbini Abdul 1:56 Murad mungkin bisa diberikan pencerahan 1:59 untuk berbagai kisah yang ada di dunia 2:02 ini dan Indonesia 30 menit ke depan. 2:05 Tafadol Dr. Ben. 2:08 Ee terima kasih Pak Ihsan. Kita melihat 2:10 Pak Ihsan bahwa problematika antara 2:14 Saudi dan Mahti ini enggak selesai. Hm. 2:16 Nah, setelah tanggal tahun 2022 yang 2:19 yang diinisiasi oleh Cina, 2:22 mereka apa panggil apa Iran apa Saudi 2:26 untuk masing-masing mereka mengamankan 2:28 proksinya. 2:28 H. 2:29 Tapi sepertinya enggak selesai, Pak. 2:31 Karena ini adalah rembesan atau 2:35 implikasi dari serangan Amerika ke Iran. 2:38 Jadi sebenarnya saya ingat betul dalam 2:40 cerita perang handa, Pak Isa. Perang 2:43 Kendan kan 2:44 atau perang azam ini kan perang sekutuan 2:46 ya. Artinya dalam konteks sekutu ini kan 2:49 sekutunya ya mungkin agak kasar kita 2:51 ngomong ya. Artinya Amerika mengejak 2:53 sekutu-sekutunya yang ada negara Arab 2:55 untuk menghajar Iran. 2:57 H. 2:57 Nah jadi jadi yang namanya proksi Iran 3:00 pun pasti enggak k tinggal diam Pak Isa. 3:02 Jadi 3:03 ee mereka juga akan mencolek-colek juga 3:06 akan membantu Iran semampu mereka. Nah, 3:08 jadi persoalan serangan awal ee Saudi 3:11 Arabia ke hati ini kan ketika rombongan 3:15 ee apa ziarah kembali dari ini dari 3:18 takziah meninggalnya pemahkamah Alhamma 3:20 kan dan dituduh bahwa di situ seludup 3:23 senjatalah segala macam ini itulah jadi 3:25 awal di situ paka jadi memang ada 3:27 blokade blokade yang dilakukan oleh 3:29 Saudi Arabia blokade udara Pak jadi 3:32 semua pesawat yang masuk ke ke daerah 3:34 daerah situ dan sana itu memang harus 3:35 ada izin dari dari saudara Abi Iya. 3:37 Jadi, jadi sebenarnya awalnya itu ketika 3:40 ada perjanjian damaian apa ee 3:42 perundingan antara Iran sama Saudi ini 3:45 enggak tuntas, Pak. Masa blokadi enggak 3:47 tuntas gitu loh. Jadi, nah setelah Saudi 3:50 Arabia melakukan serangan ini ya bisa 3:52 jadi ini kan artinya eh request dari 3:55 Amerika. Siapa lagi kau Amerika? Jadi 3:57 pertanyaan pertanyaan bodoh kita Pak 4:00 kenapa su gampang kepancing gitu loh 4:03 Pak. H 4:04 memang memang kalau kita diskusi lebih 4:06 dalam Pak dalam itu memang agak rumit 4:08 Pak rumit dan kita pun akan masuk ke 4:11 labirin bahas saya enggak enggak tahu 4:13 sayaut kusut 4:14 jadi sebenar 4:16 kusut sekali itu sebenar sederhana aja 4:17 apa sederhana aja bagaimana sebenarnya 4:19 Saudi Arabia sudah tahu bahwa hati hari 4:22 ini bukan hati dulu sebelum sebelum apa 4:25 sebelum pecah perang dulu ini ka yang 4:27 canggih Pak 4:28 peralatan meridnya teknis perangnya 4:30 segala macam kuasi betul sekarang 4:33 Dan itu melebihi Saudi Arabia tentang 4:35 Saudi kan lebih mengandalkan Amerika 4:38 mengandalkan 4:40 tentara Pakistan yang ada di Saudi 4:41 Arabia kan. 4:42 Jadi mereka segi kualifikasi mereka tuh 4:46 bisa di bawah di bawah hoti dan ditambah 4:48 lagi dengan faktor ideologis. Pak Ihsan 4:50 bayangkan Pak Ihsan 4:52 mereka Saudi ini mencoba untuk 4:54 menggerakkan kabilah-kabilah atau 4:56 suku-suku yang ada di sekitar persisil 4:59 bab Elmanda Pak. Jadi mereka ketika 5:02 sekali digeprek sama Ha kan selesai 5:04 biasa. Kenapa? Karena suku-suku ini 5:06 mereka bukanlah tentara terlatih. 5:08 Mereka dibayar untuk melawan hati. Ha 5:10 ini terlatih. Ini kan seperti bumi dan 5:13 langit yang terjadi. Nah, maka sekarang 5:15 posisir sampai ke 5:17 ee Bank Al Mantap ini dikuasai oleh oleh 5:19 HTI sehingga mereka itu bisa mengontrol 5:22 laju kapal itu. 5:24 Nah, Amerika Pak kenapa ada enggak 5:26 bantu? Memang tahun 45 ada perjanjian ba 5:29 antara dengan dengan eh Abdul Aziz itu 5:33 ada ada perjanjian artinya Saudi Arabia 5:36 akan memakai dolar untuk transaksi 5:39 minyak. 5:40 Tapi Amerika memberikan perlindungan Pak 5:43 untuk Saudi Arabia. Ada pen-penjaga itu 5:45 berlaku 50 tahun Pak. 5:48 Jadi jadi sebenarnya bisa di dikoreksi 5:51 tapi ini belum ada pembatalan. Jadi 5:52 artinya apa? ATI secara tidak langsung 5:53 perjanjian masih berlaku dan Amerika 5:55 sebenarnya diminta atau tidak diminta 5:58 itu harus bantu bantu bantu Yaman Saudi 6:03 Saudi. Tapi persoalannya ya hot sudah 6:06 hantam sudah memperingatkan kami hanya 6:09 memblokade kapal-kapal yang menuju Arab 6:13 Saudi atau kapal Saudi Arabia. 6:15 Artinya Amerika jangan ikut-ikutanlah. 6:17 Nah, sebenarnya Trump itu mundur Pak 6:18 karena ancaman hati ini kod ikut campur 6:21 dan sudah terbukti berapa tahun yang 6:23 lalu enggak berhasil 6:26 melokalisir Heeh. 6:29 Nah, itu kenapa misalnya Amerika juga 6:31 ikut apa ikut ee tidak ikut-ikutanlah 6:34 untuk 6:35 minta Turki Turki sama 6:38 sama Iran 6:39 memang ada 6:41 Pakistan ada alasan-alasan yang menurut 6:43 saya itu alasan yang disampaikan oleh 6:45 pihak yang memang bukan Pakistan dan 6:48 Turki Turki yang sendiri yang 6:50 menyampaikan itu Pak Pakistan. Jadi 6:52 mereka ee dua negara nih, Pakistan dan 6:54 Turki akan membantu Saudi kalau ada 6:57 ratifikasi. Ratifikasi itu dian oleh 7:01 parlemen parlemen masing-masing kan. 7:04 Itu kan bahasa bahasa tersurat Pak ada 7:07 bahasa tersurat. Aduh gua engak 7:09 ikut-ikutan lah sama hoti pas ada Iran 7:11 mereka kan saya bukan melihat htinya Pak 7:14 Anda kata htinya yang lain enggak ada 7:17 urusan ada Irannya. Hm. 7:18 Bayangkan perbuatan. Bayangkan Pak kalau 7:21 misalnya Turki bantu misalnya 7:23 H 7:24 PKK ini yang memasukkan orang-orang 7:26 Partai Kurdi ini 7:27 itu mereka tuh bisa digerakkan oleh Iran 7:30 kan 7:30 bisa digerakkan 7:31 jadi Suriah bergolak lagi gitu ya lagi 7:35 nah kan sama antara Turki sama Iran. 7:39 Nah itu kan bisa gerakan orang-orang 7:41 orang orangor Kurdi masalah secara 7:43 internal bagi Turki 7:45 sama kayak Pakistan. kebaikan. Andai 7:47 kata dia bantu ee apa Jahanti, 7:50 kita juga bisa menggerakkan orang-orang 7:52 Syiah yang ada di Pakistan 7:54 atau dia bantu Afghanistan untuk 7:56 menghajar ee Pakistan. 7:58 Jadi kali-kalinya seperti itu kali-kali 8:01 geopolitiknya. 8:03 Hm. Iya. Nah, maka kenapa saya katakan 8:05 pada awal pada awal saya katakan pada 8:08 fakta maka enggak efektif karena tidak 8:10 menentukan siapa musuh sebenarnya musuh 8:12 kita yang harus kita hajar gitu loh. 8:14 Nah, ini ini Pak yang yang menurut saya 8:16 Pakistan bahwa ee Saudi ini masuk dalam 8:19 labirin dia Pak ist enggak tahu dari 8:21 mana kalau harus keluar lagi. Nah, 8:22 ujungnya apa? Dia kena harus mendekati 8:24 Iran Pak kan tolong dong Iran ak bahasa 8:26 kita tolong dong gua gitu kan. Eh, betul 8:28 ya Cina lah peran ini. Perannya Cina 8:30 jadi bangkir besar peran Cina apalagi 8:33 dengan salaman yang cukup lama dengan 8:36 modi kemarin China ini jinjiping ini. 8:39 Ini menjadi faktor banyak pengaruh di 8:42 Timur Tengah, Cina ini. Gimana, Bang? 8:45 Ya memang enggak bisa kita lepaskan Pak 8:47 tidak bisa kita lepaskan bagaimana 8:48 perkembangan Cina ya. Cina kan super 8:50 power kedua sekarang setelah setelah 8:51 Amerika. 8:52 Hm. Nah, Pak kalau misalnya Pak 8:55 Saudi minta bantu ke Cina atau ke Iran 8:58 untuk menjinakkan hati Iran kan minta 9:01 konsesi Iran enggak mungkin oke oke 9:03 enggak mungkin 9:04 itu Indonesia ya oke oke gua bantu gua 9:07 apaapa taala lah gitu kan 9:11 h 9:11 jadi kalau misalnya ira bantu pasti Ira 9:14 bilang oke gua bantu tapi tu Amerika 9:17 oh pangkalan-pangkalan itu singkirkan 9:20 iya iya betulkan 9:22 he He. Dan dan memang sudah terbukti 9:24 Amerika tidak bisa membantu karena 9:26 pangkalannya sudah 9:27 hampir hancur lebur di di apa 9:30 ditargetkan dan Iran diplomasi sebelum 9:33 menargetkan itu bolak-balik kan ke Saudi 9:35 dan ke berbagai negara Arab pula. Apa 9:38 yang dibicarakan? Wallahualam. Bang. 9:41 I kan ada pertemuan Pak pertemuan dengan 9:44 apa ee arasi dengan mendu-mendu negara 9:47 Teluk kan di apa di 9:49 Betul. H 9:50 di mana tu? di Bahim Mas ya atau di di 9:52 Oman ya. Di Oman ya. Dan salah satunya 9:54 itu adalah bahwa 9:55 mereka itu akan mengikutilah mengikuti 9:57 apa yang diputuskan antara Oman sama 10:00 Iran kan. Ini menandakan bahwa yang 10:03 yang penting jangan ribut-ribulah yang 10:04 penting kami akseskan kapal kami aman 10:07 segala macam. 10:08 Eh pragmatis pakan dalam bisnis kan 10:11 pragmatis kan. Nah, maka saya katakan 10:12 begini bahwa ada komunikasi antara ee 10:16 putra mahkota Uni Emira Arab dengan 10:19 Mahmudan itu presiden Iran menurut saya 10:22 itu adalah bahagian daripada ee gimbik 10:25 P. Artinya ya dalam politik kan ada 10:27 pragmanisme bah dan politik itu kan ada 10:30 enggak ada istilahnya musuh abadi, 10:31 enggak ada persabatan abadi kan gitu. 10:34 Memang 10:35 okelah uni Arab itu adah besti Amerika, 10:37 Besti Israel kebalikan dengan Iran. Tapi 10:40 dalam konteks konteks ini apa konteks 10:42 politik ada prag kepentingan 10:45 pragmatislah yang penting ya sudahlah 10:47 yang penting kan kita kita kan sama-sama 10:48 enggak mengganggu gitu loh. Nah, maka 10:50 saya melihat bahwa ee pendekatan ee Uni 10:53 Emira Arab dengan Iran itu dalam konteks 10:55 eh pragmatisme politik dan ekonomi p 10:58 bukanlah satu apa persahabatan yang 11:01 jangka panjang seperti yang dibangun 11:03 misalnya antara Unira Arab dengan dengan 11:06 Amerika atau dengan dengan ee Israel ya, 11:09 Pak Israel. 11:10 Iya. Tapi kekusutan ini menyebabkan 11:13 Sirael ini makin merajai di tepi barat 11:18 maupun di Gaza. Ee apakah ini juga 11:22 berpengaruh terhadap perkembangan 11:23 bulan-bulan depan terhadap pemilu baik 11:25 di Amerika maupun di Srael ini? Apa yang 11:30 mereka lihat? Dan banyak pula kan 11:31 kemarin ada apa tuh ee kiriman ledakan 11:35 dari Irak siapa? Di balik siapa? Apakah 11:37 ini memang menjadi sebuah pemicu untuk 11:41 saling berperang di adu domba dengan 11:43 fals atau macam mana, Bang? 11:46 Nah, memang ini ada dedekan, Pak. 11:48 Dedekan partainya partainya siam 11:51 republikan republik republik dengan 11:52 partainya si e sihu. Oh, iya. 11:56 Nah, jadi masalahnya apaan? Masalah hari 11:59 ini adalah bahwa eh Amerika itu kan 12:02 masih masih dalam status goan 12:05 dalam dengan dengan Iran. Jadi mereka 12:07 kalau misalnya ingin menyerang Iran 12:09 ulang dan Iran Iran membalas lagi. Ini 12:11 kan sangat mempengaruhi ee pemilihan di 12:14 di Amerika. Dan persoalan hari ini Pak 12:17 masalahnya adalah 12:18 ee si Benjamin jajauh masih eksis ya di 12:20 pabrik Israelan. Jadi memangkan menurut 12:23 penelitian bahwa ee warga istra itu 12:27 setuju sebenarnya pembantaian di Gaza. 12:29 Jadi ada orientasi orientasi yang yang 12:35 bermasalah besar pada antara Benyamin 12:37 dengan warga Israel. 12:39 Jadi jadi sekarang tuh bagi warga Israel 12:41 pembantaian warka pals ya biasa saja. 12:43 Pengusiran yang biasa aja karena memang 12:46 sumber-sumber pemilihnya si Benyamin 12:49 beserta koalisinya dari situ Pakan. Jadi 12:51 kalau dia misalnya moder dia enggak 12:53 terpilih dari dulu sama si Natali 12:55 Nataliud Barak itu. Itu kan dia mencoba 12:58 untuk lebih lebih ke tengah Paksan. Dia 13:01 enggak enggak ke kiri enggak ke kanan 13:02 jadi KKO kalah Pak. 13:04 Jadi memang warga Gaza dengan warga 13:07 Palestina ya si Som punya sama si 13:10 Bengfir barata ya seperti itu semua. He. 13:12 Nah, makanya hari ini menurut pemilihan 13:15 ya ee menurut jejak pendapat ya si si 13:17 Minyam masih unggul bersama 13:19 koalisi-koalisi 13:21 gila dia itu. Iya. Tadi kita lagi 13:24 bincang masalah Aljazair dengan Uni 13:27 Emirat Arab. Kita lihat juga Sudan 13:30 nampaknya di bayang-bayang balik itu ada 13:32 peran Uni Emirat Arab ini dan Uni Emirat 13:36 Arab ini yang sedang bermesraan juga 13:37 dengan Israel menjadi sebuah kisah lain. 13:40 Apa yang terjadi? Dia hanya memberikan 13:43 kabar Uni Emirat Arab melakukan tindakan 13:46 provokatif dan bermusuhan. Diusir itu 13:49 semua ee duta besarnya. Apa sebenarnya 13:52 yang terjadi? Mungkin Dr. Ben bisa 13:54 menerangkan alkisah yang satu ini 13:57 ya. Kita lihat Pak Isan bahwa Uni Emirat 14:00 Arab ini UA ini memang kan melakukan 14:02 beberapa intervensi ke negara-negara 14:04 yang 14:05 yang memang itu ee punya apa bisa 14:09 tambang yang besar ya. 14:11 Jadi kita lihat misalnya di Sundang Pak 14:12 Isa. Tapi hari ini kenapa Sunda enggak 14:14 kelar-kelar Pak Isa? Karena Sudan 14:15 Selatan ini kan ee penghasil emas dan 14:18 itu dicoba untuk dikuasai oleh apa UNA 14:22 lah. 14:23 Nah, sama juga dengan di Azazahir Pak 14:25 Isa itu Azazahir itu 14:27 ada satu daerah namanya daerah Sara 14:29 Barat misal orang Polisario namanya itu. 14:31 Nah, 14:32 Sara Barat ini sampai dengan hari ini 14:34 kan belum kelar pas ini milik Azazair 14:37 atau milik Maruko. Nah, maka salah satu 14:40 alasan kenapa Maruku mengakui Israel, 14:42 Pak masuk dalam Aqot karena dia masalah 14:45 ini Pak intinya yang paling esensi ini 14:48 Sahara Barat ya Pak. Jadi sahabat 14:50 dipercentangkan dua negara Azir sama 14:53 ini. 14:53 Nah, maka oleh sebab sebab itu ee Uni 14:56 Emir Ara mencoba untuk bermain di situ 14:58 karena di situ kaya betul Pak Ihsan kaya 15:00 sekali daerah itu. Kan daerah itu belum 15:03 ada yang yang mengekplore Pak Isan. Jadi 15:05 saya coba masuk ke situ. Nah, di sinilah 15:08 dasar sebenarnya Pak dasar yang 15:10 mengakibatkan hubungan mereka itu ee 15:12 sangat sangat tidak tidak rukun, Pak. 15:14 Ustaz ditambah lagi daerah-daerah Sahel, 15:16 Pak. Daerah Sahel itu kan daerah-daerah 15:17 yang 15:18 daerah Sahel daerah-daah yang memang 15:20 tetangganya ya apa-tangga ee Afrika 15:24 pinggiranlah istilahnya, Pak Is. J semua 15:26 itu penghasil-penghasil tambangnya luar 15:28 biasa, Pak Is. Jadi intinya itu orang WA 15:31 itu intinya itu mencari itu Paksan. Nah, 15:33 jadi kalau misalnya Azazai membiarkan 15:36 Uni Emirat Arab bermain daerah daerah 15:38 Sara bara pada ini akan mengakibatkan 15:41 adalah ee konstalasi akan tajam. Jadi 15:45 sebenarnya hari ini kenapa Polisario ini 15:47 belum diclear sebuah ee apa bahagian 15:51 dari Maroko atau bahagian dari Azazair 15:53 Pak ini kan masih lagi ramai lagi ribut 15:55 Pak. Nah, makanya Maroko melalui melalui 15:59 Israel dan melalui Uni Arab mencoba 16:01 untuk mengakui bahwa ini adalah bahagian 16:03 daripada Maruko. Palan, ini yang 16:05 mengakibatkan berang-berangnya Azazahir. 16:08 Nah, sebenarnya kita sudah pahamlah, 16:10 Pak. Di Yaman dia main, kemudian di 16:12 Sudan dia main, sekarang di di sawah 16:15 Sahara dia juga main. 16:17 Itu inti semua adalah untuk ee apa 16:19 tambang semua semua adalah ekonomi Pak 16:22 Isa. Jadi memang kalau dia main sendiri 16:24 enggak mungkin sayaak mungkin WA main 16:26 sendiri pasti dia menggait Israel dia 16:28 enggak punya kemampuan lah punya 16:29 kemampuan militer yang cukup untuk bisa 16:32 menghadapi e negara-negara yang lain. 16:35 Tapi makanya dia mencoba untuk kerja 16:37 sama dengan Israel karena dia tahu bahwa 16:39 ujungnya kan Amerika maka 16:40 triparted ini memang betul-betul 16:42 maksimal dilakukan Pak Isa. Jadi ee ini 16:46 yang yang saya pikir 16:48 di di video saya saya katakan bahwa ya 16:52 harus inilah harus menyadari bahwa harus 16:55 tobatlah bahasa itu harus tobatlah 16:57 artinyaang 17:00 nampaknya dia tobat menghadapi Iran ini 17:02 ya macam begitu kah Dok macam bimana 17:04 lihatnya 17:06 ya tapi itu tetap pragmatisme p 17:08 pragmatis lah tapi mau tidak mau kan 17:10 karena kan jarak dekat betul ya antara 17:12 antara Iran sama sebang mata. Betul. 17:17 Ee jadi dia enggak usah menggunakan 17:19 roda-rudal canggih untuk menghajar ee 17:22 UIA. Jadi dengan sudah sederhana aja 17:24 sudah kelimpungan itu Arab. Betul. 17:26 Tapi intis itu pragmatisme pragmatisme. 17:29 Jadi artinya tadi saya katakan pada awal 17:31 ya yang penting ee kita punya perbedaan 17:33 tapi kita walaupun kita sedikit punya 17:35 persamaanah persamaan inilah yang yang 17:37 akan coba kita coba explore tapi 17:39 masalahnya Pak apakah Iran Iran sepakat 17:43 kalau masih misalnya UIA masih 17:45 menepakkan penasihat militernya Israel 17:47 di situ atau pangkalan-pangkalannya 17:49 Amerika masih di situ kita kan belum 17:51 tahu Pak ini kan kunjungan ini kan 17:52 simbol simbol akan ada akan ada apa akan 17:55 ada pemikiran lebih lanjut dan itu yang 17:57 datang itu kan bukan presidennya nya 17:59 atau pemimpin tertingginya UIA P itu kan 18:01 putra mahkota P arti kan belum ada belum 18:04 ada kata kata sepakat yang i 18:07 yang clear bahwa jadi ini belum ada 18:09 mungkin pembicaraan 18:10 prtis pragmatis masih ya betul 18:12 i 18:13 heeh dan ee ee apa ya saya terkesan Dr. 18:19 dengan kunjungan Pak Prabowo ke Rusia 18:22 belum lama ini di dalam pertemuan itu 18:26 kalau gak salah ini ya Putin mengatakan 18:29 tentang peran Indonesia terhadap 18:31 pergolakan dunia sebagai negara Islam 18:34 terbesar dan penduduk yang cukup besar. 18:37 Tapi nampaknya apa yang terjadi dengan 18:40 kita sibuk dengan masalah etika, cara 18:43 membertikan orang dan urusan perut, 18:45 makan, bergizi gratis dan lain-lain. 18:48 Bagaimana Dr. Ben melihatnya? 18:52 Saya lihat gini, Pak, bahwa Putin semak 18:55 semakin semakin kemari dia semakin 18:56 kurang respek ke Prabowo. Saya lihat, 18:58 Pak. 18:59 Oh, 18:59 kurang respek. Jadi, jadi sebenarnya 19:02 pidato seperti itu enggak enggak boleh 19:04 seorang presiden. Kesannya kan 19:06 menasihati 19:07 menasihati Prabowo. Menasihati dan itu 19:10 enggak enggak enggak pas dalam etika 19:13 ee apa hubungan apa dalam pembicaraan 19:15 itu enggak enggak pas. Jadi saya lihat 19:16 bahwa seperti putih melihat bahwa 19:18 Prabowi enggak bisa dipegang orang 19:20 sebenarnya mana ekor mana kepalanya 19:21 enggak jelas nih orang 19:23 dia kan artinya break oke 19:27 oke Pak dia kan enggak punya sikap Pak 19:29 jadi sebuah sebuah negara itu punya 19:31 kedaulatan harus punya sikap dah Pak 19:33 jadi 19:34 seperti percuma di break dibreak hari 19:36 ini Pak ya di break itu kan jadi semua 19:38 semua kita lihat bahwa close berapa 19:40 berapa CO itu pada saat itu bukan bukan 19:43 masukan-masukan dari ini saya ini saya 19:45 hanya Hantangan. Wah, ini bagian dari 19:47 kesepakatan. He. 19:48 Tapi kitaak tahu bahwa apakah ini akan 19:51 menguntungkan atau tidak ee posisi 19:53 Indonesia kita enggak tahu. Tapi menurut 19:55 saya Pak Indonesia contohnya jangan ke 19:57 Brit sudah kita 20:00 artinya kita bersikap sendiri aja lah. 20:02 Kalaupun kita masuk itu pun harus harus 20:04 benar-benar kepentingan nasional kita 20:06 harus harus ada di situ. P bukan 20:08 ikut-ikutan kita kan lebih kata orang 20:10 Aceh itu keb he kita huang rombongan 20:13 ikut ikut ikut ikut gitu kan. Nah, kita 20:16 melihat apa misal kita kembali lagi Pak 20:18 misal contoh Pak misalnya e Pubaya 20:21 Purubaya ini kan ee kita lihat pada awal 20:23 dia jadi mengk ini kan ekspektasi orang 20:26 tu kan tinggi ya dia pakai topi topi 8% 20:30 pertumbuhan ekonomi 8% 20:32 tapi kan kemari kemari kemari kemarin 20:33 kan semakin semakin ya sama aja antara 20:36 antara ada dengan tidak tapi sebenarnya 20:39 harus kita tahu bahwa menteri keuangan 20:41 ini kan kasir negara dia kan suka Karena 20:46 Heeh. Tapi karena awal sudah ada 20:47 ekspektasi tapi dalam proses perjalanan. 20:50 Nah, perubahan terlalu berani menurut 20:52 saya pada saat walaupun saya saya kurang 20:53 sepakat dengan kata Mahfud MD bahwa eh 20:57 apa menur menurut Mahfud perubaya ini 20:59 kan terlalu banyak ngomong kemudian apa 21:02 terlalu banyak janji-janji tapi saya 21:04 enggak enggak melihat ke sana Pak kalau 21:06 masal salah ngomong ya itu dari dari 21:08 Prabowo salah ngomong semua salah 21:10 ngomong kita kan menteri kita kan 21:12 ngomong yang benar presiden aja begitu 21:15 apalagi menteri 21:15 kiri belok kanan ya 21:17 he tapi saya melihat Pak 21:20 dia diel karena memang mengganggu 21:22 kepentingan yang lebih besar apa 21:25 di baik di di jajaran keuangannya 21:27 kemudian e apa dengan 21:29 pengusahanya pengusaha tambang terakhir 21:32 apa besi itu segala macam pajak itu itu 21:35 persoalan Pak dan jadi apalagi dengan 21:38 akses terbatas dengan Pak Prabowo jadi 21:41 kan dia cuma mendengar 21:42 informasi-informasi orang dekat tentang 21:44 Purubaya kan 21:45 nah ini kan siswa hasil nazaran kita 21:47 enggak tahu bahwa dari awak tadi 21:49 laporan kekayaan itu melimpah ruah Pak. 21:52 Jadi dengan tipikal dia memang 21:54 tipikalnya tipikal orang adem adem baik 21:56 orangnya kan. 21:57 Iya iya mau ribut 21:59 itu dia kan memang di tengah-tengah tadi 22:02 tuh saya cari data tentang kalimat biar 22:04 tekor asal keesohor. Ternyata tiga dari 22:07 10 orang Indonesia ini menganut paham 22:10 tersebut menurut sebuah penelitian. 22:12 Bukan begitu, Dok? He 22:14 ya. 22:15 Jadi itu makanya Pak Isa makanya saya 22:17 saya makin makin mengkhawatirkan Pak Isa 22:19 mengkhawatirkan 22:21 nasib perjalanan bangsa ini. Apalagi 22:23 karena Menteri Keuangan kan menteri 22:24 sangat sangat penting jajaran tuh dia 22:27 paling penting dia itu enggak boleh 22:29 berafiliasi ke partai politik 22:31 dan dan dengan cara seperti ini Pak itu 22:34 biasanya dalam organisasi bagian 22:36 keuangan tuh banyak dibenci orang bukan 22:38 begitu DK? 22:39 Ya, makanya semakin banyak orang benci 22:41 kan semakin bagus, Pak. Intinya gitu ya. 22:45 Masyaallah. Apa pesan dokter Ben di 22:49 tengah gejolak dalam negeri dan luar 22:52 negeri? Harapan masih adakah atau 22:55 bagaimana? Nasihatnya sebagai penutup 22:58 bincang kita di menit 32 pagi hari ini. 23:01 Silakan, Dr. 23:03 Ya, Pak. Kita kita mengharapkan Pak 23:05 bahwa Indonesia akan lebih baik, 23:07 Indonesia akan lebih tampil Indonesia 23:09 akan 23:09 akan menjadi apa ya apa menjadi 23:12 benar-benar menjadi negara baldatun 23:14 thayibatfurin. 23:16 Jadi, jadi inilah harapan-harapan yang 23:18 sangat mendalam dari dari kita semua Pak 23:20 bahwa kita tetap optimis Indonesia ke 23:22 depan akan mengalami banyak 23:24 perubahanlah, akan lebih baik pemimpin 23:27 kita kita pemimpin yang benar-benar 23:28 baik. ya kita tetap tetap mengarahkan 23:31 hal yang baik Pak Ian dan kepada juga 23:33 dunia Islam khususnya dunia Islam Pak 23:35 Isa kan bahwa kita mengharapkan minta 23:37 agar pemimpin-pemimpin Arab itu kebuka 23:40 hatinya untuk membela Palestina Pal. 23:42 Jadi jadi sebenarnya ini yang perlu kita 23:44 kita apa ya kita harapkan betul karena 23:47 saya dua malam yang lalu ada pertemuan 23:48 dengan orang Palestina Pak pertemuan 23:50 orang Palestina saya katakan sama sama 23:52 teman-teman gini Pak 23:53 bahwa kita tidak meragukanlah Indonesia 23:56 apakah pemerintah atau rakyat dalam 23:58 membela Palestina dalam membantu 23:59 Palestina dalam membela Palestina kita 24:01 enggak pernah meragukan lagi. Tapi yang 24:03 menjadi masalah hari ini saya bilang ini 24:04 sama sama tamu-tamu Palestina 24:06 kami hari ini itu tidak melawan Israel 24:09 bilang kita membantu Palestina tapi 24:11 tidak berani melawan Israel jadi enggak 24:14 totality sebenarnya itu. Jadi kita 24:16 marahkan Pak ya percuma para elemen anak 24:19 bangsa yang konsern dengan Palestina 24:21 tetap kita Palestina tapi jangan ada 24:23 celah yang tidak beda pal apa melawan 24:26 Israel kita har buka celah itu untuk 24:27 lawan-lawan Israel masalah perdagangan 24:29 masalah turis yang luar biasa ke 24:32 Indonesia kemudian pest Israel dan 24:35 hal-hal yang lain yang harus kita lawan 24:36 dan ini memang butuh energi kuat butuh 24:39 persatuan butuh nafas panjang Pak Ihsan 24:42 butuh apa ya benar-benar harus kuat 24:45 Paksan maka saya katakan bahwa ee baju 24:48 hijau, baju coklat dan enggak ada baju 24:49 pun sekarang itu sudah berhubungan 24:51 dengan Israel. Jadi, 24:52 jadi ini yang saya katakan sama 24:55 tamu-tamu Palestina, Pak. Ini problema 24:58 kami di mana RI RI 1 kami ini memang 25:01 sangat dekat dengan orang keluarga 25:02 roaddanya gitu. Jadi, jadi hal yang 25:05 ujian buat kami semua saya katakan agar 25:08 ee Indonesia bisa selamat, 25:10 tidak bisa selamat, tidak mengakui 25:11 Israel sebagai sebuah entitas, sebuah 25:13 negara, Pak Isra. 25:14 Masyaallah. Masyaallah. Terima kasih, 25:16 Dr. Ben. Nampaknya energi panjang harus 25:19 selalu dipelihara tentang kemerdekaan 25:22 Palestina ini. Terima kasih, Dr. Sarbini 25:24 Abdul Murad sampai hari ee oh Minggu 25:28 malam ya. Buka mata, buka telinga, Dok, 25:30 ya. Oh, pekan berikutnya dan tentu saja 25:33 di hari Kamis, pekan depan. 25:35 Asalamualaikum warahmatullahi 25:37 wabarakatuh, Dok. 25:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 25:39 wabarakatuh.