Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Musik] 0:08 Brazil 0:15 [Musik] 0:29 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:31 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:32 akhwat rahimakumullah. Alhamdulillah 0:35 wasyukurillah kita dapat bersama-sama 0:36 kembali di acara wirausaha muslim yang 0:41 mudah-mudahan mempersuasi kita untuk 0:43 bisa menjadi sosok yang lebih tepat 0:45 dalam apapun yang sedang kita upayakan. 0:49 Seperti biasa bersama Ustaz Valentino 0:52 Dinsi 0:54 mudah-mudahan apa yang kita dengar 0:56 benar-benar akan kita serap dengan 0:59 sepenuh hati, sepenuh rasa ya. Kita sapa 1:02 beliau. Asalamualaikum warahmatullahi 1:04 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:05 warahmatullahi wabarakatuh. Sehat 1:07 alhamdulillah. Alhamdulillah ala kulial. 1:10 Kita bersyukur atas whatever that Allah 1:13 give to us. Iya. Tahun ini 2024 hampir 1:16 habis. Enggak berasa ya benar enggak 1:18 berasa. Jadi kita harus refleksi nih. 1:20 Iya. Sekaligus juga bagaimana 1:22 mempersiapkan diri di tahun 202. yang 1:26 akan kita bicarakan pada pagi hari ini. 1:29 Refleksi 2024 dan persiapan kita 1:32 memasuki tahun 2025 yang sudah ee di 1:36 depan mata ya, tinggal bulan-bulan akhir 1:39 saja. Mudah-mudahan mempersuasi kita 1:41 semua melengkapi ee bekal kita untuk 1:44 semuanya itu. Yuk kita dengarin. Baik, 1:46 terima kasih Mbak Nuring. 1:47 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:48 warahmatullahi wabarakatuh. 1:49 Alhamdulillah syukurillah. Ee 1:51 teman-teman semua ikhwat rahimakumullah 1:53 di mana pun berada. Saya ingin mengawali 1:55 percakapan ini dengan mengutip pepatah 1:57 bahasa Arab yang saya ingat sejak kapan 1:59 ya? Kayaknya waktu gua masih SMA deh ya, 2:02 kelas 1, kelas 2 ini kata-katanya Husein 2:03 Umar. Dia itu dulu adalah orator yang 2:06 luar biasa dari Dewan Dakwah dan pernah 2:08 menjadi ketua dan dakwah. Saya ingat 2:10 ketika dia ngucapin pertama kali sampai 2:12 hari ini saya masih ingat pepatah Arab 2:14 itu berbunyi inna zamanu 2:17 qodistador. Inna zamanu qodistador. 2:20 Waktu berlalu, zaman berganti. Jadi 2:22 tanpa terasa ikhwan akhwat dirahmati 2:25 Allah kita sudah berada di end of the 2:28 November 2024 di ujung bulan November 2:32 2024 dan sebentar lagi Desember kemudian 2:34 lagi kita berganti tahun 2025. tanpa 2:38 terasa Pilkada serentak selesai apapun 2:42 hasilnya. Begitu juga kita tidak 2:44 merasakan bahwa Pilpres yang sebelum 2:47 Pilkada itu juga berlalunya begitu 2:49 cepat. Tiba-tiba kita sudah ada di ujung 2:51 tahun 2024 dan memang begitulah 2:54 ciri-ciri daripada akhir zaman. Waktunya 2:58 berlalu begitu cepat. Setahun berasa 3:01 sebulan, sebulan berasa sehari, sehari 3:03 berasanya eh cepat banget. Dan itu 3:05 adalah ciri-ciri daripada kita yang ada 3:09 di akhir zaman. Sebelum kita bahas topik 3:12 kita yang 3:13 berjudul Refleksi 2024 dan persiapan 3:17 2025, saya harus menyampaikan dalilnya 3:19 dulu. Tadi dalil yang pertama adalah 3:21 peribahasa bahasa Arab yang mengatakan 3:23 inna zamanu qodistador. Waktu berlalu, 3:26 zaman berganti. Tanpa terasa sudah 3:30 hampir 1 tahun 3:31 berlalu. Teman-teman yang sekarang 3:33 berusia 49, e e besok 50 tahun loh. 3:38 Kalau kayak kita sama Mbak Nuning yang 3:39 sudah lebih 50, e e bentar lagi nambah 3:42 lagi setahun. Hakikatnya angkanya nambah 3:44 tapi jatahnya makin berkurang. Iya. 3:46 Kemarin ketika sedang kita pilkada 3:49 serentak ee pagi-paginya saya harus 3:51 nemenin istri saya cepat-cepat nyoblos. 3:54 Kenapa? Nganterin teman istri saya yang 3:57 meninggal ya. Operasi bypass kayak saya 4:01 begitu. Ee dia bilang ee alhamdulillah 4:05 berhasil operasinya tinggal menunggu 4:08 sadar saja 2 jam. Istri saya ngucapin 4:10 selamat begini begini. Begitu buka lagi 4:13 baru ngucapin selamat. inn lillahi wa 4:15 inna ilaihi rojiun. Jadi umurnya ya 4:17 lebih muda dikit dari saya 50-an gitu 4:20 ya. Memang begitu. Tiba-tiba kita umur 4:23 sudah sampai di ujung ya mau di akhir. 4:26 Kemudian itu kalau yang sudah punya umur 4:28 ya sudah 50 besok nambah lagi 51. Yang 4:31 sudah kayak mboning 60 sekian oh nambah 4:33 lagi gitu kan. Artinya umur kita pertama 4:36 tapi waktu jatah hidup kita sambil 4:38 mendekati akhir kita ya. Umur kita sudah 4:41 dijata dan kita sedang berjalan menuju 4:44 kematian. Sesungguhnya begitulah hakikat 4:46 kehidupan. Kemudian bagi teman-teman 4:48 yang punya mobil sudah 4 tahun, tahun 4:50 depan sudah 5 tahun nih kalau istilahnya 4:52 umur ekonomik, economical usage itu 4:55 sudah harus diganti. Jadi tanpa terasa 4:57 in zamanu qodistador, waktu berlalu, 5:00 zaman berganti. Nah, cuman pertanyaannya 5:03 ketika waktunya berlalu zamannya 5:05 berganti, apakah diri 5:08 kita sudah berhasil di tahun yang sudah 5:11 p away ini sudah berlalu ini? dan apa 5:14 yang harus kita lakukan untuk kita 5:16 memasuki tahun 2025. Jadi topik kita 5:18 refleksi di 2024 dan persiapan di 2025. 5:23 Ee untuk menjawab pertanyaan ini saya 5:24 kasih dalil yang kedua yaitu saya tadi 5:27 cari-cari saya ingatnya ini kata-katanya 5:29 sahabat Rasulullah. Tapi ternyata begitu 5:32 saya googling ini kata-katanya Ali 5:34 radhiallahu anhu yang mengatakan, "Man 5:36 kana 5:37 yaumuhu whoever 5:40 siapapun yaumuhu harinya khairu min 5:44 amsihi lebih baik daripada kemarin fahua 5:48 robihun." Dia sesungguh orang-orang yang 5:51 beruntung. Jadi kalau tahun 5:54 2024 kita lebih baik dari 2023 artinya 5:57 kita beruntung. Nanti kalau tahun 2025 5:59 lebih baik dari 24, artinya kita 6:02 beruntung. It's lucky. Manana yaumir 6:05 binsih fahuihun waman yaum amsihi. 6:08 Barang siapa yang hari ini sama dengan 6:11 kemarin 6:12 fahua 6:14 makbulun. Ya, maka kalau siapa saja yang 6:17 hari ini, tahun ini, jadi kita refleksi 6:19 nih, Teman-teman semua. Kita refleksi 6:21 sejalan dari Januari sampai bulan 6:22 November nanti sampai Desember kita 6:24 lihat 1 tahun yang sudah berjalan ini 6:26 apakah kehidupan kita di tahun ini lebih 6:29 baik daripada tahun 6:31 sebelumnya atau sama saja. Kalau sama 6:35 saja maka dia termasuk orang-orang yang 6:39 merugi. Fahua makbulun. Kenapa? Waktunya 6:43 berlalu dia sama saja. Artinya dia 6:45 enggak berubah. Kalau dia enggak berubah 6:47 kemudian situasi berubah berarti dia 6:49 rugi, dia kalah dia stuck nan. 6:52 Orang-orang yang stuck itu orang-orang 6:54 yang kalah sementara waktunya berlalu 6:56 tidak berkembang. Tapi yang paling 6:58 celakali yang ketiga waman yaumihi 7:00 syarum min amsihi. Siapa saja yang 7:03 hari-harinya lebih buruk daripada 7:06 kemarin, maka dia orang-orang yang 7:09 mal'un, cilaka. Orang-orang yang merugi 7:14 bukan cuman rugi lagi, dia cilaka. 7:16 Kenapa? Loh, waktunya berlalu kok dia 7:19 bukan tambah baik, tambah jelek, dia 7:21 tambah bangkrut, dia tambah susah, dia 7:23 tambah sakit, berarti dia orang-orang 7:25 yang malu. Nah, kita lihat apakah diri 7:28 kita termasuk orang yang beruntung 7:30 karena kita lebih baik daripada tahun 7:31 sebelumnya atau kita sama saja dengan 7:33 tahun yang lalu artinya kita rugi atau 7:36 kita lebih baik daripada tahun lalu. 7:38 Nah, kalau kita inginkan yang ketiga 7:40 bahwa kita lebih baik daripada tahun 7:42 yang sudah berlalu. It is our condition. 7:45 It is eh right now in our condition. 7:48 Hari ini kita bisa melihat kondisi kita, 7:51 keadaan kita. Kita merenung. Eh ini 7:54 sudah di akhir tahun, sudah bulan 7:55 November, sebentar lagi Desember. 7:57 Bagaimana keadaan diri kita? Bagaimana 8:00 keadaan kehidupan kita? Bagaimana 8:02 keadaan suami kita, istri kita, anak 8:04 kita, keluarga kita? Apakah lebih baik 8:07 daripada kemarin? Apakah sama saja 8:10 dengan kemarin? atau lebih baik lagi 8:12 daripada kemarin. Untuk itu kita 8:14 melakukan refleksi. Saya punya kebiasaan 8:17 Mbak Nuning ya. He. Jadi biasanya akhir 8:19 tahun itu saya selalu duduk sama istri 8:21 saya berdua keluar. Biasanya sih enggak 8:25 jauh-jauh deh. Dari Jakarta naik kereta 8:26 ke Bogor. Sampai Bogor kita pergi aja 8:29 nyari tempat yang asik buat ngopi, buat 8:31 ngomong sambil bawa selembar kertas. 8:32 Saya biasanya pakai flipchart tuh saya 8:35 bawa apa? Papan berjalan ya. Papan 8:37 berjalan. kita rencanakan merencanakan 8:41 buat 2025 buat tahun depan. Nah, saya 8:44 ingin saya harapkan ikhwan akhwat, 8:46 Bapak, Ibu yang menarkan radio kita 8:48 siaran pagi hari ini, yuk setelah kita 8:51 merefleksi duduk nanti pergi saja berdoa 8:53 sama istrinya, sama suaminya duduk. Coba 8:56 Anda akan refleksi selama tahun 2024 ini 9:01 apakah kehidupan Anda lebih 9:05 baik sama saja atau lebih buruk daripada 9:09 tahun-tahun yang sudah berlalu selama 11 9:11 bulan hampir 12 bulan ini refleksi 9:13 secara jujur ya secara jujur nanti 9:16 ketemu oh ternyata kita lebih baik 9:19 alhamdulillah ternyata eh kita gini-gini 9:21 aja nih wah itu rugi gitu atau wah kita 9:24 tambah susah hidup ini. Nah, itu 9:26 hati-hati warning. Nah, sudahlah itu 9:29 sesuatu yang sudah terjadi. Kita tidak 9:31 bisa merubah apa yang sudah terjadi, 9:33 tapi kita bisa merencanakan apa yang ada 9:36 ke depan. Kalau dalilnya tadi Imam Ali 9:38 karamallahu wajhah ya Ali radhiallahu 9:40 anhu. Maka dalil yang ketiga saya 9:42 gunakan dalam surah Al-Hasyr ayat 18 9:45 yang berbunyi 9:47 azubillahiminasyaitanirrajim. Ya 9:48 ayyuhalladzina amanu. Wahai orang-orang 9:50 yang ada iman di dalam dirinya. Wahai 9:53 orang-orang yang masih ada iman di dalam 9:55 dirinya, taqulah. Bertakwalah kalian 9:58 kepada Allah. Wal tanjur nafsun. Dan 10:01 hendaklah tiap-tiap diri, hendaklah 10:03 tiap-tiap pribadi wal tanjur nafsun 10:06 maqod damat liqat memperhatikan 10:09 mempersiapkan to be 10:11 prepare. Maqot damat liqo apa yang akan 10:14 dia lakukan for the future untuk ke 10:17 depannya untuk masa depannya. Future itu 10:20 masa depan itu 1 detik dari sekarang 10:22 adalah masa depan. 1 menit, 1 jam, 1 10:26 hari, 1 minggu, 1 bulan, 1 tahun ke 10:28 depan it is a future. Allah perintahkan 10:31 kita wal tandur nafsu ma 10:33 qodam. Kita disuruh membuat rencana, 10:36 membuat persiapan, membuat planning, 10:38 membuat goal setting. Atau kalau kita 10:42 sekarang ini di akhir tahun, maka 10:45 namanya kita melakukan refleksi. 10:47 Kemudian kita juga artikan kalau kita di 10:50 dalam ilmu motivasi itu biasa melakukan 10:53 resolusi. 10:55 Kita meresolusi diri kita 2025 must be 10:59 better than this year. 2025 harus lebih 11:02 baik daripada 11:04 2024. Allah perintahkan begitu. Walan 11:06 tanzur nafsun maqamat wattaqulah. 11:09 Setelah kita suruh buat rencana disuruh 11:11 lagi bertakwa kepada Allah. Ini coba 11:14 perhatikan kata-katanya. Ayatnya indah 11:16 betul. 11:17 Ya ayyuhalladzina amanu. Wahai 11:19 orang-orang yang ada iman di dalam 11:21 dirinya yang dipanggil orang beriman. 11:24 Lanjutannya 11:25 wattaqulah. Jadi kalau kita tulis iman 11:29 strip takwa. 11:31 Bertakwalah kepada Allah. Terus strip 11:33 lagi. Wal tandanur nafsun. Hendaklah 11:36 tiap-tiap diri strip pribadi. 11:41 Ya. Jadi, jadi tulis iman strip takwa 11:43 strip pribadi ya. Kemudian stripnya ke 11:48 bawah. Wal tandur nafsun maqot damat 11:51 ligot. Rencana planning perencanaan 11:56 program. Ya, ingat iman strip takwa 12:00 strip pribadi ke bawahnya buat rencana, 12:03 buat target, buat program, buat 12:05 planning. Nah, setelah pribadi strip 12:07 lagi, wattaqulah, takwa lagi. Jadi yang 12:12 menarik ayat ini adalah bahwa 12:14 perencanaan yang dibuat oleh seorang 12:16 muslim adalah perencana yang diawali 12:19 dengan iman dan takwa, ditutup lagi 12:23 dengan 12:24 ketakwaan. 12:25 Takwa. Jadi, bagaimana mungkin 12:27 perencanaan seorang muslim tidak 12:29 berhasil dan tidak bisa tercapai karena 12:31 apa? Dia melibatkan iman dan takwanya 12:33 kepada Allah di dalam membuat 12:34 rencananya, dalam membuat programnya, 12:36 dalam membuat goal setting-nya, dalam 12:38 membuat targetnya. Wattaqulah. Jadi 12:40 takwa lagi, strip lagi. Innallaha 12:42 khabirun bima tamalun. Kalau kita sudah 12:44 rencanakan programnya kita buat, maka 12:46 innallah khabirun bim. Allah akan 12:49 memperlihatkan, Allah akan memberikan 12:51 result, Allah akan memberikan hasil 12:53 apa-apa yang telah kalian rencanakan, 12:56 apa-apa yang telah kalian program, 12:58 apa-apa yang telah kalian targetkan. 12:59 Karena kalian membuatnya kerangkanya 13:01 karena iman dan takwa kepada 13:03 Allah. Jadi itu adalah reflection dan 13:07 preparation. Pertanyaan berikutnya, 13:10 bidang-bidang apa saja? Hal-hal apa saja 13:13 yang harus kita rencanakan, yang harus 13:15 kita targetkan, yang harus kita buat, 13:18 yang harus kita program, yang harus kita 13:20 planning for the future 2025 untuk tahun 13:25 2025. Di dalam buku Secrets 8 rahasia 13:29 meraihi kebagian dunia dan akhirat. 13:31 Karena sesungguhnya orang muslim itu 13:32 waminhum yaakulu rbana atina fid dunya 13:36 hasanah wafil akhirati hasanah 13:38 waqinaabanar. Kita ingin bahagianya i di 13:40 dunia di sekarang di sini right now in 13:43 the earth wafil akhirati hasanah and in 13:47 the heaven. Dan juga di dalam akhirat. 13:51 Di dalam surga nanti kita ingin bahagia 13:52 dunia bahagia di akhirat. Maka ada 13:55 beberapa catatan saya ada enam hal yang 13:58 harus kita rencanakan. Nanti suami istri 14:00 tolong duduk sama istrinya, sama 14:02 suaminya, bawa selembar kertas, bawa 14:03 papan berjalan. Maka buatlah rencana 14:05 hidup kalian 1 tahun ke depan 2025. Yang 14:09 pertama, buatlah perencanaan target 14:12 ataupun setting spiritual dan 14:15 emosional. Perencanaan yang harus kita 14:17 buat adalah perencanaan yang bersifat 14:19 spiritual dan emosional. spiritual itu 14:21 adalah berkaitan berkaitan dengan ibadah 14:23 mahd kita dan gai mahdo kita. Contoh 14:26 nanti 2025 kita mau hafal berapa juz? 14:29 Suami mau hafal berapa juz? Istri mau 14:32 hafal berapa juz? Itu harus ada. Kalau 14:34 kita 2024 enggak bikin target hafalan 14:38 2025 berapa? Percaya deh nanti 2025 juga 14:40 enggak ada hafalan. Kenapa? Kamal tidak 14:42 pernah buat. Tapi kalau kita rencanakan 14:45 itu duk sama-sama yuk bersama-sama 14:47 mencapainya. Dalam 1 bulan kita capai 14:49 berapa ayat? berapa juz nanti di 14:51 ujungnya akan kita lihat itu emo apa 14:54 spiritual dan emosional. Emotional kita 14:56 lihat juga kepada diri kita. Looking 14:59 inward melihat kepada diri kita 15:01 sifat-sifat buruk apa saja yang akan 15:03 kita 15:04 hilangkan. Sifat-sifat buruk apa saja 15:06 yang harus hilangkan dari diri kita. By 15:09 perspective with your spouse. Dengan 15:12 perspektif pasangan kita. Abi ini masih 15:15 suka marah-marah. Abi masih suka 15:17 gangguin anaknya yang kecil. Abi masih 15:21 impulsif. Ah kan istri saya ngomong 15:22 gitu. Oh kalau gitu ya ini yang memang 15:24 harus saya hilangkan, ini yang harus 15:26 saya tekan, ini yang harus saya kekang. 15:28 Jadi secara spiritual emotional it's 15:31 number one that you must plan, that you 15:34 must do in the next years. Di tahun 15:38 2024. Spiritual dan emotional. Yang 15:40 kedua, physical and 15:42 health. Sesuatu yang bersikap dengan 15:44 kesehatan kita. Dan fisik kita. Gua 15:48 enggak enak nih lihat lu badan lu barat 15:50 lihat tuh perut udah gede 15:52 begitu. Dulu berat bagus, badan bagus 15:56 six pack sekarang one pack. Wah kan gitu 15:59 artinya karena ini kita lihat physical 16:01 kita, kita lihat tekanan darah kita, 16:04 blood pressure kita, kita lihat 16:06 kolesterol kita, asam urat kita, gulah 16:08 darah kita. It is ok? Apakah normal? 16:12 Kalau enggak jaga. 16:14 Dan untuk menjaga itu physical and apa 16:16 yang harus saya lakukan? Oh kalau begitu 16:18 olahraganya enggak cukup. Sekarang saya 16:20 olahraga seminggu sekali enggak cukup. 16:21 Mungkin harus setiap hari ya. Enggak 16:24 usah banyak-banyak mungkin setengah jam 16:26 jalan kaki keliling komplek ya untuk 16:28 menjaga kesehatan ya. Saya kenapa saya 16:31 pengin sehat? Karena pada saat saya 16:32 setting dulu gue pengin lihat anak gue 16:35 nikah. Gue pengin lihat cucu kita nikah. 16:37 Alhamdulillah kita lihat. Alhamdulillah 16:39 anak saya nikah sekarang sudah punya 16:40 cucu 9 bulan eh 10 bulan lagi. 16:43 Lucu-lucunya udah bisa ngomong Royan 16:45 anak 16:46 OP Royan anak pintar. Allahu Akbar. Oh 16:50 senang gitu kan. Jadi saya 16:52 men-settingnya dulu. Alhamdulillah Allah 16:54 izinkan kita bisa melihat cucu kita, 16:56 bisa bercanda sama cucu kita. Jangan 16:58 setting lagi saya pengin gue lihat cucu 17:00 gue jadi profesor. Ya. Jadi itu e 17:04 physical and health. Kita hanya bisa 17:07 mencapai itu ketika badan kita sehat, 17:09 fisik kita sehat. Maka goal setting yang 17:11 kedua adalah kita harus bersama-sama 17:12 duduk sama istrik merencanakan kesehatan 17:15 seperti apa yang kita ingin capai dan 17:17 bagaimana cara mencapai sehat itu. 17:19 Apakah dengan kita tidak lagi 17:21 mengkonsumsi nasi atau tidak lagi stop 17:24 mengkonsumsi gula. Kemudian kita 17:26 olahraga setiap hari setengah jam atau 17:28 paling enggak seminggu. Sekarang baru 17:29 satu kali naikin jadi tiga kali dan 17:31 naikin jadi lima kali naikin jadi tujuh 17:33 kali. Kemudian saum Senin Kamis plus 17:35 tambah saum yaumil bid. Karena itu 17:38 tuntutan kita untuk bisa physical and 17:41 health, untuk sehat secara fisik dan 17:43 juga mental kita. Karena apa? Kita ingin 17:45 melihat anak kita menikah, anak kita 17:48 diwisuda, cucu kita tumbuh, cucu kita 17:50 bisa kita ajak ke masjid. Itu ee yang 17:53 hal kedua yang harus kita rencanakan. 17:55 Kemudian yang ketiga yang tidak kalah 17:57 pentingnya dalam merencanakan untuk 17:59 program goal setting kita atau di dalam 18:01 resolusi kita adalah yang namanya 18:03 finansial. Semuanya butuh duit. Memang 18:06 uang bukan segalanya tapi kalau punya 18:08 uang hidup menjadi lebih mudah. Begitu 18:10 Pak Nuning yaitu ya. Jadi uang bukan 18:13 segalanya tapi segala sesuatu harus 18:14 dibayar dengan uang. WC aja 2.000 perak 18:17 ya. Tapi paling enggak dengan adanya 18:18 uang kita bisa lebih mudah dalam hidup 18:21 ya. Kita bisa hitung boleh berhitung 18:23 berapa kebutuhan kita sehari. 18:25 sebulan 1 tahun anak kita ada yang masih 18:28 sekolah enggak? Kelas berapa? Nanti 18:30 butuh berapa? Masuk SD 1 berapa, masuk 18:33 SMP 1 berapa, kuliah berapa? Selama 1 18:36 tahun itu dibutuh berapa? Jadi finansial 18:38 kita oh kalau gitu kebutuhan kita dalam 18:40 1 tahun let's say katakan R00 juta. Oke 18:44 penghasilan kita sekarang berapa? 18:46 Sekian. Kalau gitu kita harus nyari 18:47 kekurangannya bagaimana. Jadi itu dialog 18:49 dengan istri, duduk bersama-sama di 18:51 taman, di kedai kopi, jalan kalau saya 18:53 ke Bogor ke apa daun-daun apa tuh kebun 18:56 daun apalah pokoknya gitu. Tempat ngopi 18:58 yang enak di situ ya. Kita duduk kita 19:00 hitung. Oh, jadi kebutuhan kita 1 tahun 19:02 sekian. Untuk mencapai itu apa yang 19:04 harus kita lakukan? Mana sumber-sumber? 19:05 Dari sini, dari sini, dari sini. Oh, 19:06 ternyata masih kurang. Kalau masih 19:08 kurang, bagaimana lagi kita berpikir? 19:10 Dari sumber mana lagi? Jadi itu dialog 19:11 suami istri. Kita memecahkan masalah 19:14 kita secara keluarga. Ya, nanti begitu 19:17 sudah selesai nih, ini kan baru nomor 19:19 tiga ya, nanti selesai. Nah, ajak 19:21 anak-anaknya yang sudah gede duduk, 19:23 "Nak, Abi sama Umi, ayah sama ibu udah 19:26 rapat ee buat rencana tahun 2025 begini, 19:28 yuk duduk sama-sama kita pecahkan 19:31 masalah kita." Jadi melibatkan anak ya, 19:34 melibatkan anak-anak kita yang sudah 19:35 bisa diajak berpikir. Jadi, nomor tiga 19:37 adalah tadi ee finansial ya. Finansial 19:42 karena apa? Penting enggak penting? 19:44 Ternyata penting ya. Karena memang 19:45 segala sesuatu butuh uang. Uang bukan 19:47 segalanya, tapi segala sesuatu harus 19:49 dibayar dengan uang. Listrik, telepon, 19:50 air, segala macam dengan uang. It is 19:52 number three. Number four adalah about 19:55 family. Kita harus juga memik bagaimana 19:58 rencana kita. Nah, perencana kita jelas 20:00 tuh tadi ketika kita merencanakan, oh 20:02 kita ingin hafal. Katakan dalam 2025 20:04 hafal 3 juz. Anak kita bagaimana? Apakah 20:08 hafal juz ama? Belum hafal juz ama. Nih 20:10 bagaimana setahun besok harus hafal 20:12 juzma? Plus tambah 29. Terus yang ini 20:15 masuk kalau saya besok masih ada seru 20:17 satu masuk MP kelas 1, masuk SMA kelas 20:21 1. Nah, yang yang di Turki ada dua orang 20:24 sekolah jadi masih seru. Nah, jadi kan 20:26 itu ketika kita bicarakan family. Family 20:28 nanti di situ termasuk di dalamnya ada 20:30 masalah keuangan, masalah spiritual, 20:33 masalah fisikal. Yang nomor dua mau 20:35 nikah sama OT orang Turki. Masa OT-nya 20:39 lagi ditugasin ke Korea calon istrinya. 20:41 Mah gimana tuh? bisa enggak kita 20:43 akselerasi? Ya, kayak begitulah. Kita 20:45 duduk bersama-sama membicarakan family. 20:47 Baik dengan berdua dulu dengan istri, 20:49 setelah dengan istri, dengan suami, kita 20:51 ajak anak-anak kita sudah dewasa atau 20:53 yang sudah menikah untuk kita problem 20:55 the solve, memecahkan masalah kita 20:58 bersama-sama untuk masalah itu. Itu yang 21:00 keempat. Kemudian yang kelima, 21:01 education, career, and self development. 21:05 Kita bicicarakan tentang bersama-sama 21:07 membicarakan pendidikan. Pendidikan itu 21:10 artinya kalau yang masih mau sekolah, 21:11 sekolah. Kalau yang enggak sekolah, 21:13 keahlian apa, talenta apa yang mau kita 21:16 kembangkan education. Mungkin kita 21:18 belajar digital marketing, kita mungkin 21:20 belajar dropshipper, kita mungkin 21:22 belajar affiliate marketing sehingga itu 21:23 bisa jadi one e of the source of income 21:27 for our family dari sumber keuangan bagi 21:29 keluarga kita. Jadi education karir kita 21:32 ingin milih karir seperti apa, ingin 21:34 mengembangkan diri kita menjadi apa. 21:37 Kemudian sama self development apa dari 21:39 diri kita yang ingin kita kembangkan. 21:41 Saya kembali lagi paca operasi jantan 21:44 saya kembali menulis. Alhamdulillah eh 21:47 akan menyelesaikan buku yang ke-26 21:49 second light second life at 50. Jadi 21:53 saya kembali mengembangkan kemampuan 21:54 saya untuk menulis, kemampuan saya untuk 21:56 berbicara sehingga itu bisa jadi one the 21:58 of the shorts of of income. Satu sumber 22:01 penghasilan kita yang nanti bisa 22:03 subsidize, mensubsidi kebutuhan eh 22:06 harian, bulanan, tahunan kita di dalam 22:08 keluarga. Jadi itu aspek yang kelima. 22:10 Dan yang terakhir adalah social 22:12 contribution. Kontribusi apa yang akan 22:15 kita berikan bagi diri kita? 22:18 Respect yourself bagi keluarga kita, 22:21 bagi tetangga kita, bagi orang lain. 22:23 Karena khairunas anfuhum linas. 22:25 Sebaik-baik manusia adalah yang paling 22:27 bermanfaat untuk orang lain. Jadi itulah 22:29 enam pilar atau enam hal yang saya 22:32 sarankan. Selesai sebelum 2024 ini 22:37 pergilah Anda rekreasi atau paling 22:39 enggak kalau saya yang gampang-gampang 22:41 aja pergi ke apa? Kebon Jati saya lupa 22:43 nama kopinya Kebon Jati. minum kopi 22:46 berdua sambil ngelihat ee pemandangan 22:49 indah ya, kota Bogor yang jauh gitu kan. 22:53 Duduk sama-sama kita duduk ambil kita 22:56 bawa apa papan berjalan atau selembar 22:58 kertas berapa lagi kita buat. Rencana 23:01 untuk finansial dan ee spiritual 23:04 emosional targetnya ini kita bikin tuh 23:06 nanti Januari sampai Desember tulis. 23:08 Kemudian target kedua financial and eh 23:12 financial dan health. bagaimana kita 23:15 target kita secara finansial. Yang 23:17 ketiga adalah eh physical and health. 23:20 Yang keempat adalah target untuk 23:21 keluarga kita. Yang kelima adalah 23:23 education, career, and personal 23:25 development. Dan yang terakhir social 23:26 contribution. Dan itu jadi patokan kita 23:29 untuk kita buat. Nanti sempat di rumah 23:33 bikin yang bagus, pakai PowerPoint atau 23:35 pakai apa? Excel. Print. Printnya pergi 23:39 aja ke digital print bikin A5 gede 23:42 tempel. Sret. Begitu kita masuk kamar 23:45 kita atau di depan pintu kamar kita 23:47 tempel, kita selalu lihat, wah ini 23:49 target kita 1 tahun. Nanti mulai 23:51 diangking. Changking down itu artinya 23:53 dipecah menjadi kecil-kecil. Jadi 23:55 targetnya target ee dari tahunan menjadi 23:58 bulanan, bulanan menjadi mingguan, 24:00 mingguan menjadi harian. Dan itu pada 24:02 akhirnya menjadi habit kita. Sesuatu 24:05 yang diulang-ulang menjadi kebiasaan. 24:07 Kebiasaan yang terus diulang-ulang akan 24:09 menjadi habit. Habit yang terus 24:10 dilakukan, diulang lagi menjadi 24:12 karakter. Karakter yang terus terbentuk 24:14 itulah yang akan menentukan nasib kita 24:17 di mana tempat kita berada. Di 2020 yang 24:21 akan datang, it is the right time. Ini 24:23 waktu yang tepat bagi kita semua suami 24:25 istri untuk melakukan refleksi di akhir 24:27 tahun dan mempersiapkan what should we 24:30 do in 2025. Apa yang harus kita lakukan 24:33 di tahun 2025? 24:36 Keren banget. Yang pertama harus dibuat 24:39 adalah janji dengan belahan jiwa. Yuk, 24:41 kita bahas. Yes. Karena tanpa 24:44 kesepakatan mungkin aja dia sibuk 24:46 sendiri kan atau bagaiman lah gitu. Oke, 24:50 kita boleh langsung ke pertanyaan ya. 24:51 Oke, pertanyaan dari Pak 24:54 Dadi. Kalau banyak sekali yang tertunda 24:58 dan belum terlaksana untuk tahun ini, PR 25:01 tahun depannya banyak banget. 25:03 Bagaimanakah memilih first thing 25:05 first-nya? I ya. Jadi eh kalau saya 25:10 begini ini 25:12 katakan target 25:16 2025 Januari sampai Februari hafal juz 25:21 15 ternyata udah bulan Maret kagak 25:24 tercapai Nuning. Terus gimana lagi? Ya 25:26 tarik aja. Jadi kalau yang 2020 belum 25:29 tercapai ditarik ke 2025. Jadi jangan 25:31 pusing jangan dipusingkan dengan yang 25:33 belum tercapai. Yang sudah belum 25:34 tercapai it's pas. dia sudah berlalu. 25:38 Kita enggak bisa rubah yang sudah 25:39 berlalu. Tapi kita bisa melakukan 25:41 sesuatu yang ke depan. Dia dibuat lagi. 25:43 Kalau ternyata enggak dicapai, ya 25:45 ditarik lagi aja. Ditarik lagi. Tapi 25:46 jangan kebiasaan tarik-tarik enggak 25:47 dilakukan. Ini problem kita yang paling 25:49 sulit adalah kita membentuk habit, 25:51 membentuk kebiasaan. Ya, katakan ee kita 25:55 target 1 hari baca 1 juz, berarti 25:57 sebulan kan khatam Al-Qur'an. Iya. Nah, 25:59 ini perlu strategi. Kalau kita orang 26:01 yang malas, tiba-tiba baca satu juz 26:03 sehari tanpa berhenti, yaitu kira-kira 26:06 ee 50 menit, 60 menit 1 jam. Kita belum 26:09 pernah baca sat juz. Besok malas, capek. 26:12 Makanya strateginya yang harus dirubah. 26:14 Pacaranya bagaimana? Iya, waktu lima 26:16 salat. 1 juz itu ee kira-kira 26:20 ee 40 halaman ya. E 20 halaman. Ya 26:24 sudah, setiap kali bis salat baca empat 26:27 halaman. baca empat halaman. Kalau 5 26:29 waktu kan jadi 20 halaman 1 juz tanpa 26:31 kita terasa. Makanya eh saya ingat saya 26:34 ingin kutip kata-kata Anthony Robbins. 26:37 Anthony Robbins itu adalah seorang 26:38 motivator kelas dunia yang di mana dia 26:41 yang melatih orang-orang sukses di 26:42 dunia. Jadi ini super motivator yang dia 26:45 ini melatihnya orang-orang terhebat di 26:47 dunia. Siapa yang dilatih? Lady Diana, 26:50 Michael Gobaceep, Bill Clinton. Ee 26:52 kemudian pemain basket paling hebat 26:54 sedunia siapa? Ya, pokoknya orang yang 26:56 dilatih orang-orang yang terbaik, 26:58 terhebat di dunia. Dia membuat satu 27:00 pertanyaan. Ini pertanyaan untuk 27:01 menjawab pertanyaan Bapak ya. Bisakah 27:03 seseorang itu berubah secara 27:06 cepat? Jawabannya bisa. Bagaimana cara 27:10 kita berubah secara cepat? Ada tiga 27:11 rumus yang dia kasih. Pertama adalah 27:14 change your limiting belief. Kita harus 27:16 merubah cara kita berpikir. Kalau kita 27:18 bilang, "Ah, Ustaz, saya mang enggak 27:20 bisa berubah. Ustaz, saya mah enggak 27:21 bisa kaya. Ustaz, saya mah enggak bisa 27:22 sukses. Ustaz masih enggak pintar. Ustaz 27:25 masih enggak berhasil. That's right. You 27:27 benar. Kalau Anda berpikir, tapi kalau 27:29 bilang, "Ustaz, orang lain bisa, gue 27:31 juga bisa. Orang lain bisa sukses, gua 27:33 juga bisa sukses." Sekarang gua susah, 27:35 gua miskin, gua bangkrut. Tapi gua dulu 27:37 pernah sampai di sono dan gua tahu 27:38 bagaimana cara ke situ. Anda benar. Iya. 27:42 Ini tentang masalah change your limiting 27:44 belief. Jadi merubah cara kita, 27:46 keyakinan kita yang mengambat. Yang 27:47 kedua ada rise up your standard. Naikkan 27:50 standar kita. 27:52 Target tahun 2005 saya ingin ngumpulkan 27:55 duit katakan berapa ya? R00 juta. Karena 27:58 tahun 2024 kita cuman bisa R00 juta 28:01 naik. Rise up your standard. Ketika kita 28:03 naiki standar kita, kita bilang gini, 28:06 "Pah, kagak bosan apa anak lima naik 28:08 motor mulu keujanan. Kasihan anak-anak 28:10 kita kalau pergi walaupun ada Gojek, ada 28:13 Gokar, tapi kan kita enggak pernah 28:14 punya. itu standar itu akan memacu. Jadi 28:17 standar yang kita naikkan itu akan 28:18 memacu kita untuk mencapai itu. Yang 28:20 ketiga adalah change your 28:22 strategy. Coba strateginya rubah ya. 28:26 Kalau kita enggak bisa cara A, coba cara 28:28 B. Cara B enggak bisa, coba cara C. Cara 28:30 C enggak bisa, coba D. E, F, G, H, I, J 28:33 sampai Z. Z enggak berhasil juga, balik 28:34 lagi ke A. Jadi, coba terus sampai 28:36 berhasil. Tiga caranya, change your 28:39 limiting belief. Rubah pikiran kita yang 28:41 membatasi. Kita bisa bilang bisa, bisa, 28:43 bisa. Jangan bilang tidak bisa, tidak 28:44 bisa, tidak bisa. You are what you 28:46 think. Kamu adalah apa yang kamu 28:48 berikan. Yang kedua adalah rise up your 28:50 standard. Challenge diri kita untuk 28:51 mencapai yang lebih tinggi lagi, lebih 28:53 berhasil lagi, lebih hebat lagi, lebih 28:55 maju lagi. Yang ketiga, change your 28:57 strategy. Coba caranya. Kalau enggak 28:58 bisa cara A, cara B, terus sampai 29:01 berhasil. 29:04 Cara A, cara B, cara mana pun yang belum 29:06 berhasil sampai berhasil. Ganti dan 29:09 jangan menyerah kalau belum berhasil. 29:11 He. Dan kalau sudah berhasil, challenge 29:13 lagi, target yang lebih tinggi lagi. Ini 29:15 lucu banget pertanyaan. Enggak ada 29:17 namanya. Saya dalam hal keuangan selalu 29:20 acak kadul nih tahun ini. Kalau misalnya 29:24 pindah kerja tidak mungkin. Kalau nambah 29:27 kerjaan yang model-model dari rumah gitu 29:31 hasilnya bisa lumayan. Tapi tidakkah 29:34 nanti semua terbengkelai karena 29:36 anak-anak masih bocah-bocil? 29:39 Iya. Karena dia akhirnya itu yang Anda 29:40 lakukan apa tadi dia bilang ketika 29:43 mencoba tambahan berhasil kan tapi dia 29:45 bikin 29:46 alasan karena anak masih bocil-bocil dia 29:49 negasikan udah dia mau naik tiba-tiba 29:51 dia tekan lagi ke bawah turun lag nah 29:52 namanya itu namanya bej bej itu 29:55 singkatan bukan bursa efek Jakarta tapi 29:57 b itu blam blame yang lain ah udah usah 29:59 saya mah begini orang deh duitnya enggak 30:01 terbatas pendidikan rendah saya banyak 30:03 anak bocil-bocil itu namanya blam yang 30:05 kedua excuse nyari alasan anak saya 30:07 masih kecil-kecil ustaz saya enggak 30:08 sempat itu nyari 30:09 alasan yang akhirnya akhirnya ketika 30:12 blame menyalahin gara-gara suami saya, 30:14 gara-gara orang tua saya, gara-gara 30:15 pendidikan saya, G lingkungan saya itu 30:16 blame nyalahin. Yang kedua, excuse nyari 30:18 alasan kan anak masih bocil, pendidikan 30:20 rendah segala macam yang akhirnya 30:21 justify. Ya ustaz, semua orang juga 30:23 begitu lingkungan saya goblok-goblok 30:25 semua lingkungan saya miskin. Jadi 30:26 karena lingkungannya miskin, saya ikut 30:27 miskin juga. Itu namanya BJ. Hilang, Bu. 30:29 Buangin dulu itu semuanya. Kalau semua 30:31 itu hilang, insyaallah kan kita punya 30:33 Allah. Heeh. Kayaknya kita ada di situ 30:35 juga deh ya. meskipun tidak di semua ini 30:38 kita sadari heh karena bela diri atau ya 30:43 blame excuse and justify itu biasanya 30:47 akan dengan penyakit kita 30:51 ini dari Mbak Susi, bagaimana tentang 30:55 pendidikan sekarang sudah segini katanya 30:58 tahun depan akan semakin sulit tahun 31:00 depan anak saya lulus SMA katanya 31:03 pendidikan gila kalau yang saya dengar 31:06 itu masuk aja bisa puluhan juta. Ohoh. 31:09 Kampus maksudnya. Iya. Masuk puluhan 31:11 juta. Jadi supaya tidak supaya tidak 31:14 puluhan juta bagaimana? Harus pintar 31:15 kan? He. Kalau pintar biasiswa terbuka 31:18 di mana-mana ya. Kalau kita malas ya 31:21 susah. Memang kadang-kadang ya 31:24 pendidikan itu bukan untuk orang miskin. 31:26 Tapi orang miskin yang pintar dia bisa 31:27 sekolahnya gratis. Saya punya teman 31:29 istri nih kemarin ee di grup ee kompleks 31:33 saya. Luar biasa nih. Ada orang 31:35 Indonesia bahasa Indonesianya lancar 31:37 begini p saya lihat yah ini mah ini mah 31:39 teman apa anaknya teman saya memang S1, 31:42 S2, S3-nya di ee S1, S2-nya di Jepang, 31:46 S3-nya itu di Harvard. Sekolahnya dari 31:49 SD sampai S3 gratis. Kenapa? Dia pintar. 31:53 Ya caranya begitu. Jadi kalau sudah kita 31:55 miskin jangan bodoh juga. Tapi kalau 31:56 sudah miskin bodoh juga susah dah. Ya. 31:58 Jadi ee zaman sudah canggih depan kita 32:03 ada anak TB. Saya bilang anak saya TB 32:05 juga gampang. Tenang aja entar tinggal 32:07 buka semuanya pakai ada chat GPT kok. 32:10 Tinggal buka aja chat GPT ya. Zet 32:12 semuanya terjawab. Saya kemarin nonton 32:14 bagaimana ada podcast podcast itu dialog 32:17 antara orang costnya itu dengan chat 32:20 GPT. Jadi yang dia tanya mikrofon doang 32:22 yang jawab mesin chat GPT. itu selama 32:25 kurang lebih hampir apa hampir 1 jam 54 32:28 menit itu dialog antara host-nya dengan 32:31 chat GPT. Jadi yang ditanya GPT dia 32:33 ngomong sama mesin, mesin itu menjawab 32:36 luar biasa. Sudah sampai segitu 32:38 canggihnya kehidupan sekarang ini. Jadi 32:40 memang hanya orang-orang yang malas dan 32:41 tidak mau berusaha yang hidupnya susah. 32:43 Karena teknologi sudah memungkinkan kita 32:46 bisa menyelesaikan everything banyak hal 32:49 dalam hidup kita. Makanya mau tidak mau 32:52 okelah kalau kita gaptek anak kita 32:54 jangan gaptek. Kita harus melek 32:56 teknologi. Oke. Kemudian dari Bu L ini. 33:00 Asalamualaikum. Waalaikumsalam 33:02 warahmatullahi wabarakatuh. Syukron 33:03 jazakumullahu khair bimbingannya Ustaz 33:05 Valentino. Keren banget. 33:08 Emm ke depan mudah-mudahan bisa jalankan 33:11 dengan konsisten meskipun kadang 33:13 konsisten atau istikamah ini yang jadi 33:16 tantangan tersendiri. Yes. Kalau mulai 33:19 biasanya lebih mudah, tapi 33:21 mempertahankan itu yang perjuangannya 33:24 luar biasa. Mohon nasihatnya, Ustaz. I 33:26 saya mau kasih rumus satu. He mau enggak 33:28 satu rumus? Satu rumus saja. Rumusnya 33:30 Allahumma paksain. 33:33 Paksain. Iya. Iya. Malas itu memang dia 33:36 bagian dari kesenangan orang itu. Itu 33:38 min hamazati setan alladzi ywiisu fi 33:40 sudurinas minal jinnati wasas. Selalu 33:42 bikin kita entar aja entar aja entar aja 33:44 entar aja. Tapi kalau Allahum paksain, 33:46 paksain. Di saat kita lagi malas, 33:47 paksain. Di saat kita lagi malas, 33:49 paksain. Di saat kita lagi malas, 33:50 paksain. Jadi, di saat-saat kita sedang 33:52 malas, sedang daun itu, justru paksain. 33:54 Dan itu pada saya bilang, sesuatu yang 33:56 diulang-ulang itu menjadi kebiasaan. 34:00 Kebiasaan yang diulang-ulang itu menjadi 34:03 habit. Habit yang terus diulang, 34:06 diperahkan menjadi karakter. Dan 34:08 karakter sudah meletak pada diri kita. 34:10 itu yang akan menentukan nasib kita dan 34:12 menentukan di mana tempat kita nanti 34:15 berada. Jadi, paksa Allahum paksain 34:20 paksain. Allahum paksain. Oke, yang 34:22 berikutnya dari Ibu Aminah. 34:24 Asalamualaikum. Waalaikumsalam 34:26 warahmatullahi wabarakatuh. Saya sudah 34:27 ditinggal suami 4 tahun yang lalu. Sabar 34:29 menghadapi cobaan. Harus. Cucu sudah. 34:33 Sekarang saya tinggal sama anak sulung 34:34 laki-laki. Alhamdulillah. Alhamdulillah. 34:37 Salat wajib sudah tepat waktu. Baca 34:39 Quran. Oke. Istikamah ke majelis taklim. 34:43 Alhamdulillah. Berangkat olahraga, jalan 34:45 santai dengan tetangga setiap hari 34:49 meskipun sedikit. Nah, yang saya 34:51 tanyakan ini lebih baik kehidupan saya 34:54 ya, hati saya yang bahagia padahal suami 34:57 enggak ada. Iya. Karena diingkari oleh 34:59 cucu-cucu, anak-anak yang saleh, tinggal 35:02 rajin berdoa, lanjut tambah-tambah 35:05 ibadah nafilahnya, salat duha, salat 35:07 hajat, qiumul lail, dan berdoa pada 35:09 Allah, "Ya Allah biha, yaallah biha, 35:10 yaallah bihusnil khatimah." Kita minta 35:13 agar Allah wafatkan dalam husnul 35:15 khatimah. Itulah yang kita minta selalu 35:18 perbanyak itu, Bu, dalam sujud minta, 35:20 "Ya Allah, maf wafat aku dalam husnil 35:23 khatimah. Kalau perlu lagi sujud, ya 35:24 Allah, Engkau cabut nyawaku." Begitu 35:26 niatin begitu saja, ya. Insyaallah 35:28 khusus qitimah. Ee alhamdulillah cucu 35:31 sembilan, anak banyak dan itulah sesuatu 35:34 yang paling berharga ya dalam diri kita. 35:36 Maka insyaallah tetap menjaga 35:38 kehangatan, kelembutan, keakraban dengan 35:41 anak dan cucu-cucu kita. Alhamdulillah. 35:45 Kepada Ibu Ijad Khadijah, terima kasih. 35:49 Ini yang ngacungin jempol cukup banyak. 35:51 Kemudian juga em Bapak M. Zainudin 35:55 bertanya, "Apakah tidak ada siaran 35:58 ulangnya?" Pak Zainudin ada di Rasil TV, 36:01 di YouTube Rasil TV. Jadi bukan nunggu 36:04 siaran ulang mau kapan aja disetel bisa 36:07 ya karena ada di YouTube Rasil TV. 36:11 Kemudian ini pertanyaan dari hmm tidak 36:15 ada namanya. 36:17 Wah, menghitung serta mencatat bersama 36:21 pasangan di kertas nanti itu di akhir 36:24 tahun bisa jadi gagasan keren nih. 36:29 Maunya dia apa, maunya kita apa, 36:31 akhirnya ketemu deh. Terima kasih 36:34 gagasannya. 36:36 Terus yang ingin saya tanyakan adalah 36:39 kalau menghadapi dia yang stubborn harus 36:42 bagaimana? Iya. kayaknya pasangan gitu 36:45 deh ya. Iya begitu memang. Jadi namanya 36:48 dealing with your spouse. Melakukan deal 36:51 dengan pasangan kita. Udah kita enggak 36:53 usah banah-batahan. Pak kalau perempuan 36:55 satu dengerin aja enggak usah banyak 36:56 ngomong. Dengerin aja. Perempuan tuh 36:58 cuma satu pengin didengerin doang. Udah 37:00 enggak usah kita banda-bandain pokoknya. 37:02 Oke. Mama e papa tahun ini target pengin 37:05 hafal 3 juz. Juz 1, juz 29, juz 30. Mama 37:10 berapa juz gitu kan. terserah dia mau 37:13 jawab berapa. Ee satu aja ya udah satu. 37:16 Yakin nih enggak mau nambah nih satu 37:18 tulis ya satu. Udah gitu aja enggak usah 37:20 banyak ngomong enggak begitu duit. Yuk 37:22 kita sama-sama hitung kebutuhan kita se 37:24 ee bulan berapa, anak-anaknya berapa 37:26 jumlah sudah dapat sebutan kita setahun 37:29 ini. Kita dapat duitnya dari mana 37:30 kira-kira? Dari sini coba menurut mama 37:32 dari mana lagi ya? Menurut papa dari 37:34 mana? Udah dealingnya gitu aja. Dealing 37:36 with your sp itu begitu. Jadi tidak ada 37:37 lagi bantah-membantah. Enggak usah 37:39 saling kenceng-kencengan. enggak ada 37:41 yang lagi keras kepala batu ya. Kita kan 37:43 cuma merencanain nulis doang. Nanti kita 37:46 ee katakan seminggu sekali atau sebulan 37:47 sekali kita evaluasi yuk. Januari ini 37:49 target kita begini. Udah capek gimana 37:51 kok bisa kalau gitu kita harus ngapain 37:52 lagi ya? Ah jadi eh correctif action-nya 37:55 itu hanya melakukan korektif. Jadi bukan 37:57 untuk mengkritik karena baik suami istri 38:00 dikutuk enggak mau. Apalagi yang 38:01 ngelitik orang terdekat kita. Pasti 38:03 paris stubborn kita kepala batu. Ya 38:05 sudah agar tidak bertengkar kita menulis 38:08 saja apa yang kita sepakati. He. Nanti 38:11 ketika kita dapat mengevaluasi, kita 38:14 mencari solusi. Saya sering ngomong sama 38:15 istri saya kemarin istri saya ngikuti 38:16 saya. Saya selalu mengajar kepada istri 38:18 saya itu ee fokus kepada solusi. Fokus 38:22 kepada solusi. Jangan pada masalah. 38:25 Seringkiali kita ngelihat lagi gini, 38:26 kita punya anak banyak, kebutuhan kita 38:30 sekian. Katakan butuhnya kita sebulan 38:32 Rp2 juta, penghasilan kita cuman R juta. 38:36 Terus kita pusing kalau kita pikirin 38:38 masalah. pusing. Tapi kalau kita fokus, 38:40 oke kita butuh R juta, sekarang cuma R 38:42 juta. Bagaimana sisa R jutanya? Ah, 38:44 fokus pada solusi. Ketika kita fokus 38:46 pada solusi nanti muncul ide-ide kreatif 38:48 tuh. Oh, kita begini, kita begini, kita 38:50 kalau enggak bisa gini, gimana? Kalau 38:51 ini tercapai bagaimana? Jadi akhirnya 38:53 bikin plan A, plan B, plan C, rencana A, 38:55 B segal. Terus ada rencana cadangannya. 38:57 Jadi kita tidak ada lagi ruang untuk 39:00 berantem. Tapi kalau kita Oh, enggak 39:02 bisa begitu ya kita jangan ngomong gitu. 39:03 Kita nulis aja ya. Sepakat kita diskusi 39:06 ini untuk mencari solusi mi ya ayah ibu 39:08 kita cari ngomong di sini kita diskusi 39:11 itu mencari solusi bukan untuk kita 39:12 saling ngotot ya bukan kita saling 39:14 beradu argumen ya tapi kita mencari 39:16 solusi masing-masing oke oke sudah 39:19 selesai 39:20 baik yang berikutnya dari Yuda. Kalau 39:24 istri saya pengin beli rumah, tidak 39:28 ngontrak 39:29 tapi nyicil ngutang itu saya sebagai 39:33 peng apa yang menghasilkan uang bimbang 39:39 karena akan sangat berat. Apa yang harus 39:41 saya katakan pada dia agar dia tidak 39:43 meledak-ledak? Iya pengin beli rumah 39:46 istrinya lagi. Beli rumah atau beli 39:47 rumah lagi nih? gitu kan pertanyaan beli 39:49 rumah ya katakan belum punya rumah 39:51 berarti belum pakai lag oke berarti 39:53 ingin punya rumah cari aja oke kita 39:55 sepakati kita akan punya rumah 39:57 pertanyaannya adalah maah berapa tahun 40:00 dari sekarang kita punya rumah jadi buat 40:02 yang realistik katakan 1 tahun mungkin 40:05 enggak enggak mungkin oke berapa tahun 5 40:08 tahun oke 5 tahun realistik kita mau 40:11 beli punya rumah di mana di daerah mana 40:13 harganya berapa liat ee rumah di daerah 40:16 X harganya R500 juta. 500 juta dibagi ee 40:19 5 tahun berarti R00 juta 1 tahun. 1 40:22 tahun dibagi 12 berarti 1 bulan 40:25 kira-kira ee R8 40:28 jutaan. Nah, dari R jutaan ini bagaimana 40:31 kita bisa menghasilkan? Jadi itu namanya 40:32 di chunking down. Chunking down itu 40:34 dipecah kecil-kecil. Kalau mikirin R00 40:36 juta kan stres. Tapi kalau dipikirinnya 40:38 jadi R8 juta sebulan selama 9 apa 5 40:41 tahun kan jadi diberingan kata, "Wah, 5 40:43 tahun susah juga nih naikin deh jadi 7 40:46 tahun ya." Jadi kita itu namanya metode 40:47 chunking down. Kita pecah-pecah 40:49 perusahaan menjadi kecil dan begitu oke 40:52 ketemu angkanya R5 juta per bulan kita 40:54 harus ngumpulin. Pertanyaan berikutnya, 40:56 bagaimana kita bisa menghasilkan R5 juta 40:58 sebulan di luar penduduk kebutuhan kita? 41:01 Ah diskusinya di situ. Diskusi kita 41:03 membicarakan solusinya. Nanti pada 41:05 akhirnya ketika diskusi akan ketemu tuh 41:07 pikiran-pikiran yang aneh-aneh, 41:08 pikiran-pikiran yang jenius. Pikiran 41:10 sama ketika saya lagi anak saya kan 41:12 kuliah dua di Turki pusing kan? Terus 41:15 satu masuk SD, satu masuk SMP, satu SMA. 41:18 Istri saya bilang gini, "Bi, ingat 41:20 enggak Abi dulu bisa begini, sekarang 41:22 kita bisa rumah di sini." Kan Abi dulu 41:24 nulis dan bicara, kan begitu. Kenapa Abi 41:27 enggak nulis lagi bicara? Akhirnya saya, 41:28 "Oke, kalau gitu saya akan nulis lagi. 41:31 Saya berproduktif menulis buku lagi dan 41:32 saya bicara lagi diundang banyak orang 41:34 kan." pada akhirnya ee sesuatu yang 41:37 lalu-lalu kita lupakan di mana sesuatu 41:39 yang lalu itu membawa kita pada tempat 41:41 hari ini. Akhirnya ketika kita ngomong 41:43 menjelang tidur diingatkan lagi itu 41:45 remembering the past namanya mengingat 41:47 tentang masa lalu itu recall. Iya ya. 41:50 Dia hidup akhirnya muncul lagi akhirnya. 41:51 Oh iya. Dan memang terbukti ketika 41:53 menulis lagi eh oke income-nya datang 41:55 lagi. Eh ngomong income-nya datang lagi. 41:57 Nah oke masih kurang apalagi temu lagi 42:00 cari solusi-solusi kreatif. Jadi yang 42:02 pernah dilakukan dan kemudian berhenti 42:04 dilakukan mari kita coba lakukan lagi 42:07 dan kita sudah ada di penghujung. Jadi 42:09 kita rangkum bahasan tentang refleksi 42:12 2024 dan rencana tahun depan. I tadi 42:17 pertama pesannya duduklah di akhir tahun 42:20 ini ya Desember masih ada waktu bersama 42:24 suami istri bawa kertas berapa lebar? 42:27 Paling bagus lagi bawa 42:30 ee papan berjalan ya. Jangan pakai 42:34 laptop. Saran saya tulis di kertas. 42:36 Ketika Anda tulis di kertas, Anda 42:37 menulis dua kali tuh. Satu di kertas, 42:39 satu di otak. Jadi semakin sering 42:42 digoret makin nancep. Itu yang pertama. 42:45 Yang kedua, saya ingin nutup ini. Saya 42:48 kan kemarin sudah bicara bulan lalu 42:49 enggak terasa ee buku terbaru. Saya 42:53 ingin ini khusus untuk orang yang 42:55 umurnya 50 tahun lebih. Pertanyaan saya, 42:58 apakah Anda berusia 50 tahun atau lebih 43:01 dan mengalami hal-hal sebagai berikut? 43:04 Satu, kesehatan yang terus menurun dan 43:07 sakit yang tak kunjung sembuh. Dua, 43:09 sebentar lagi pensiun atau bahkan 43:11 mungkin sudah pensiun. Sementara 43:13 kebutuhan hidup terus meningkat dan 43:15 penghasilan tidak mencukupi kebutuhan 43:17 hidup Anda. Anda tidak tahu apa yang 43:19 harus dilakukan. Yang ketiga, Anda tidak 43:21 siap secara finansial. Anak-anak saya 43:24 masih kecil, harus dibiayai. Sementara 43:26 hutang dan cicilan masih banyak. Yang 43:29 keempat, Anda belum siap mati dan 43:31 meninggalkan anak-anak yang belum 43:33 mandiri secara mental dan finansial. 43:35 Yang terakhir kelima, Anda kesepian 43:37 ditinggal oleh pasangan. Takut anak-anak 43:39 tidak peduli serta tinggal jauh dari 43:42 Anda. Jangan takut. Kami berikan 43:45 solusinya. Saya terbitkan buku yang 43:48 berjudul Second Life at 50. Hidup kedua 43:52 di usia 50 tahun. Insyaallah ini akan 43:55 membantu dan menyelesaikan masalah yang 43:57 sedang Anda hadapi. Dan luar biasanya 44:00 lagi saya akan bikinkan klubnya, 44:02 komunitasnya sehingga orang-orang yang 44:03 seumur kita itu bisa kumpul, bisa 44:06 diskusi, bisa ngomong, bisa nyari solusi 44:08 sama-sama yang umurnya sama ya. Jadi 44:11 second light@50, Second Life50. Nanti 44:14 teman-teman silakan buka saja web-nya 44:16 saya www.bummpeduli.id 44:20 bummpeduli. W 44:23 bummpeduli. 44:25 Bummpeduli. Bisa dibaca tuh kira-kira 44:27 bukunya tentang apa, isinya apa, 44:29 klub-klubnya ada klub apa saja ada 12 44:32 klub. Nanti bisa ini atau yang mungkin 44:35 ingin diskusi langsung dengan saya 44:37 nomornya masih ingat 44:38 0813 44:41 19618972. 0813 44:45 19618972. Semoga bermanfaat. 44:50 Iya. Jadi seperti yang sudah kita simak 44:54 sepenuhnya, waktu berlalu, zaman 44:57 berganti. Apa saja yang sudah kita 44:59 lakukan dan apa yang belum. Kemudian 45:01 rencana ke depan tadi gambarannya sudah 45:03 diberikan oleh ee Ustaz Valentino Dini 45:06 yang mudah-mudahan jadi bekal kita yang 45:08 penting akur akrab bersama pasangan. 45:12 Terima kasih sekali lagi. Insyaallah 45:14 kita tinggalkan tahun ini dengan 45:15 menggenggam erat semangat. baik itu iman 45:18 dan takwa untuk menjadikan tahun depan 45:21 jauh lebih bercahaya. Billahi taufik wal 45:24 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 45:26 wabarakatuh. Waalaikumsalam 45:27 warahmatullah.