Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:06 Brazil 0:16 [Musik] 0:29 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:31 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:32 akhwat rahimakumullah. Alhamdulillah 0:35 wasyukurillah kita dikaruniai kesempatan 0:37 untuk berada bersama-sama di acara 0:40 wirausaha muslim yang hadir ke ruang 0:44 dengar Anda mudah-mudahan mempersuasi 0:47 kita semua untuk bisa lebih 0:50 mampu menjadikan diri kita bagian 0:53 daripada usaha muslim. Kalau Anda masih 0:56 ingat ada 0:58 BUMM dan usaha milik masjid. Itu yang 1:02 biasa dibahas oleh Ustaz Valentino 1:05 Dinsi. Kali ini masih terkait-kait 1:07 dengan masjid. Tapi apakah yang akan 1:10 menjadi topik utamanya? Yang jelas kalau 1:13 masjid-masjid yang beredar di seluruh 1:16 Indonesia ini bisa mengaplikasi apa yang 1:19 akan disampaikan oleh Ustaz Valentino 1:22 Dinsi terkait dengan bahasan kita. 1:25 persisnya nanti kita tanya beliau sudah 1:27 ada di sini. Tapi sebelumnya salam 1:29 selawat kita lantunkan kepada kekasih 1:31 kita junjungan umat Muhammad Rasulullah 1:33 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 1:36 kita dipertemukan dengan beliau di saat 1:38 yang sangat kita rindukan di yaumil 1:40 akhir. Kita sapa narasumber kita, Ustaz 1:44 Valentino Dini. Asalamualaikum 1:46 warahmatullahi wabarakatuh. 1:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:49 wabarakatuh. Alhamdulillah makin bugar 1:51 nih. Kapa orang-orang Inggris bilang tuh 1:54 long time no see. Lama enggak jumpa ya. 1:56 Baru 3 bulan. 3 bulan. 1:59 E time fly. Waktu terbang begitu cepat 2:02 enggak terasa 3 bulan ya Pak Tuning ya. 2:03 Iya. Tadi di sebelum kita on air itu 2:07 bicara soal kopas apa nih? Iya. Jadi 2:12 kita 3 bulan ini enggak ketemu. 2:14 Alhamdulillah. Eh I'm still produktif. 2:17 Saya tetap berproduksi. Dua buku. Jadi 2:21 yang satu nanti akan kita bicarakan dan 2:22 satu lagi saya menyelesaikan ee tesis 2:25 disertasi S3 saya. Jadi dalam waktu 3 2:28 bulan ini kita enggak jumpa ya banyak 2:31 yang saya lakukan terutama dalam hal 2:33 menulis dan salah satunya dari buku 2:35 tersebut yang akan kita bahas judulnya 2:38 Masjid Kopi Paste. Jadi masjid copy 2:42 paste masjid copy paste. 2:45 ee orang bertanya-tanya. Jadi ide ini 2:48 muncul ketika saya sedang naik motor 2:51 sama kayak Mas Ondi ya ee kameraman 2:54 kita. Saya senang naik motor ngebut 2:58 7080. Jadi kalau lagi ngebut naik 3:01 motornya kan motor biasa bukan motor 3:03 balap ya. Kan gemeteran tuh ya Sondi ya 3:05 motornya. Itu kita zikir tuh wah jantung 3:09 berdebar. kita berzikir eh tiba-tiba set 3:12 muncul tiba-tiba di kepala saya judulnya 3:15 Masjid Kopi Paste. Jadi kalau bicara 3:17 tentang buku tentang masjid ini buku 3:19 saya yang ke-26 dan juga sekaligus buku 3:23 saya yang ketiga tentang masjid. He yang 3:25 pertama judulnya Masjid Mandiri 3:27 Membangun ekonomi umat berbasis masjid. 3:29 Yang kedua BUMM Badan Usaha Milik 3:32 Masjid. Dan ini yang ketiga menuning. 3:33 Judulnya Masjid Kopi Paste. He. Sama. 3:37 Ketika saya menulis buku-buku tentang 3:39 masjid, ada beberapa alasan kenapa saya 3:42 menulis buku tentang masjid. Alasan yang 3:45 pertama sering saya jawabkan juga bahwa 3:48 saya ketika operasi jantung pernah mati 3:50 6 jam. Tulang rusuknya digergaji dibuka, 3:55 jantungnya dikeluarin ditaruh di piring 3:57 digunting pemburu aortanya mati 6 jam. 4:01 Alhamdulillah sudah sehat lagi. Sekarang 4:03 berat badannya sudah kelebihan banyak. 4:05 ee 4:08 sehat hidup lagi. Tapi besok kan pasti 4:11 mati beneran, Mbak Noning. Iya. Begitu 4:13 mati beneran 4:15 yang saya berpikir nanti yang nemenin 4:18 gue di kubur apaan? Ya pasti cuman amal. 4:22 Kalau mati beneran yang nemenin kita di 4:25 kubur cuman amal. Makanya saya lagi 4:27 punya 4:29 intensi. Saya memang bidangnya di 4:31 ekonomi. Ekonomi keumatan, ekonomi 4:33 berbasis masjid. saya menulis buku 4:36 tentang masjid yang hari ini kita 4:37 bicarakan masjid kopi paste. Harapan 4:39 saya dari buku ini bisa menjadi amal 4:42 saleh saya yang akan menemani saya di 4:44 kuburan kelak. Itu yang pertama. Alasan 4:46 pertama karena saya ingin beramal. 4:47 Beramal. Beramal. Yang kedua, saya 4:50 pernah jumpai hadis Rasulullah panjang 4:53 ya bunyinya kurang lebih begini nih. 4:54 Nanti ustaz kita betulin kalau salah. 4:56 Sabatun yuziluhumullahu yaumalqiamati 5:00 yaumazilin illuh. Ada tujuh golongan 5:03 yang akan mendapat pertolongan dari 5:05 Allah di akhirat kelak. Di mana pada 5:07 hari itu laillin illauh tidak ada 5:09 naungan kecuali naungan Allah. Dan saya 5:11 ingat yang nomor tiga itu rm salas 5:16 yaitu masjid. Yaitu orang-orang yang 5:18 hatinya nempel ke masjid terikat sama 5:22 masjid. Siapa mereka? marbet masjid, 5:25 imam masjid, muazin masjid, ustaz 5:27 masjid, jemah masjid, ya atau 5:30 orang-orang seperti saya, orang biasa 5:33 yang punya kepedulian tentang masjid. 5:35 Maka orang-orang ini yang berhak 5:37 mendapatkan naungan dari Allah Subhanahu 5:39 wa taala kelak di akhirat. Dan saya 5:40 pengin itu. Makanya saya ajak 5:42 teman-teman yuk, teman-teman yang ingin 5:44 mendapatkan naungan dari Allah di 5:45 akhirat kelak, kita peduli sama masjid, 5:48 kita 5:49 berkontak berkontribusi sebagai ustaz, 5:52 sebagai penceramah, muazin, sebagai 5:54 donatur atau apapun 5:57 juga, please contribute to our masjid. 6:01 Itu alasan yang 6:02 kedua. Alasan yang ketiga, kenapa saya 6:06 menulis buku tentang masjid? Karena ada 6:09 potensi besar di kalangan umat Islam 6:11 ini. Coba ya ee ikhwan-akhwat bayangkan 6:14 di rumah ya. Jumlah penduduk Indonesia 6:16 itu hari ini 280 juta di mana 6:20 87,2% adalah umat Islam. Artinya ada 235 6:25 juta orang 6:28 Islam. Ada 850.000 masjid dan musala 6:32 serta 30.000 Ribu pesantren. Coba 6:35 bayangkan apa artinya 235 juta? Itu kan 6:40 artinya market kan, 6:42 pasar. Cuman sayang kita cuma jadikan 6:45 pasar. Kita tidak bisa memanfaatkan 6:47 market kita sendiri. R50.000 masjid dan 6:51 musala. Artinya apa? Artinya dalam mata 6:53 saya itu adalah distribution 6:56 channel dan 30.000 pesantren itu adalah 7:00 human capital. Saya coba hitung Mbak 7:02 Nuning, ya, Teman-teman semua. Saya coba 7:04 hitung berapa nilai kapitalisasi 7:07 daripada 235 juta, R850.000 dan R.000 7:12 itu nilai kapitalisasinya karena kebudan 7:15 saya seorang ekonom saya hitung 7:16 kira-kira antara 50 sampai 500 triliun. 7:19 Heeh. Coba ada it is a very huge number. 7:24 Angka yang begitu besar. It is a very 7:26 potential economical scale. Skala 7:29 ekonomi yang sangat besar yang kalau ini 7:32 dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat 7:34 Islam. Oh, ini dahsyatnya. Luar biasa. 7:36 Itu alasan yang ketiga. Nah, alasan yang 7:38 keempat. Alasan yang keempat saya 7:40 menulis buku ini 7:41 karena orang Indonesia itu 7:44 pemalas. Malas mikir, minim literasi. 7:48 Saya sudah nulis dua buku sebelumnya. 7:50 Masjid mandiri ya. Masjid Mandiri 7:52 membangun ekonomi umat berbasis masjid. 7:54 Termasuk juga BUMM Badan Usaha Miki 7:56 masjid masih ada pertanyaan kayak gini, 7:58 "Pak Ustaz, itu yang Pak Ustaz bicarakan 8:01 itu contohnya di masjid mana?" Ya, 8:03 padahal di masjid itu sudah saya tulis 8:05 di buku itu semua, tapi mereka enggak 8:07 mau baca. Akibat kemalasan itu, maka 8:11 saya buatlah buku yang ketiga ini 8:13 judulnya Masjid Kopi Paste. 8:17 Jadi nanti teman-teman pengurus masjid, 8:20 pengurus DKM, pengelola masjid enggak 8:22 perlu lagi baca buku-buku yang tebal. 8:26 347 halaman yang saya tulis ini enggak 8:29 sampai 100 halam. Jadi cuman tinggal 8:31 lihat saja, contek saja. Jadi, Mbak 8:34 Nuning, ikhwan semua dirahmati Allah, 8:36 begitu banyak pengurus masjid yang ingin 8:39 melakukan inovasi, melakukan apa ee 8:44 kapitalisasi, kemudian monetizing di 8:46 masjid, namun terbentur oleh kurangnya 8:48 ide dan referensi. Nah, buku masjid ini 8:51 hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut 8:53 dengan cara sederhana dan kopas tadi itu 8:57 aktif, copy paste. He. Karena banyak 8:59 sudah yang sukses lewat program. Saya 9:01 kasih contoh begini ya. Saya kasih 9:03 contoh, mohon maaf. 9:05 Ee 9:07 kalau ini hasil riset ya, saya riset. 9:10 Jadi kalau contoh ini mungkin ada 9:13 teman-teman yang kurang berkenan ya 9:15 namanya riset boleh dibantah nanti boleh 9:17 juga menghubungi saya. Jadi saya ambil 9:19 contoh 9:21 ya ee beberapa masjid saya ya beberapa 9:25 waktu yang lalu masjid saya itu 9:28 melakukan studi banding ke masjid Jogo 9:31 Karian. Mereka pergi ke Masjid 9:35 Jogoarean ya. Jadi Masjid Darussalam ee 9:39 Gria Tubu Asri melakukan itu dibanding 9:43 ke Masjid Jogo Karian selama 3 hari. 9:46 Kemudian setelah pulang mereka bingung 9:50 bagaimana 9:51 menerapkannya. Satu kasus yang kedua, 9:54 Masjid Darul Ilmi Universitas Gunadarma 9:57 Depok. Kebetulan dekat tempat saya 9:59 tinggal juga itu juga melakukan sudi 10:00 banding ke Masjid Jowo Karian. Begitu 10:03 pulang mereka juga bingung bagaimana 10:07 menerapkannya. Dan contoh case yang 10:09 ketiga adalah Masjid At-Tayyibah PT 10:11 Panasonic. He. Lagi-lagi mereka 10:13 melakukan studi banding ke Masjid Jogo 10:16 Karian dan ketika pulang mereka juga 10:18 bingung bagaimana menerapkannya. 10:20 Termasuk kemarin baru 1 hari yang lalu 10:23 saya ketemu dengan teman dari Masjid 10:26 Pesona Kayangan juga mengundang ee Ustaz 10:29 Jazir dibanding juga ke Masjid Joko 10:32 mereka bingung bagaimana 10:34 menerapkannya. Kenapa mereka 10:37 bingung? Begini jawaban saya dan ini 10:40 saya tulis di buku saya ya. Ketika 10:42 mereka melakukan studi banding ke Masjid 10:44 Jogo Karian. He. Yang pertama 10:47 kesalahannya mereka terlalu over 10:50 estimate. Mereka terlalu berharap banyak 10:53 dengan role model yang namanya Masjid 10:54 Jogo Karian. Karena over exposure yang 10:58 diberitakan oleh media Jogo Karian itu 11:00 begini begini begini begini begini. 11:02 Sehingga mereka over expectation. 11:05 Ternyata apa yang mereka harapkan tidak 11:08 seperti harapan mereka. 11:10 Alasan yang kedua, mereka salah studi 11:14 banding. Kenapa salah studi banding? 11:16 Saya ambil tadi contoh tiga masjid ya. 11:19 Masjid saya, Masjid Darussalam Gri Tugu 11:22 Asri di Depok melakukan sudi banding ke 11:24 masjid Jogokarian. Masjid Korean 11:26 Jogokarian itu masjid apa 11:28 sih? Masjid kampung. Sementara masjid 11:31 saya Darussalam masjid komplek. Jadi 11:34 tidak apple to apple. Bagaimana mungkin 11:37 masjid komplek melakukan sudi studi ke 11:39 masjid kampung? Jadi seharusnya Masjid 11:42 Darussalam sebagai masjid komplek 11:45 melakukan dibandingin ke mana? Ke masjid 11:48 komplek juga. Nah di situ saya kasih 11:51 contohnya. Kalau mau dibanding masjid 11:53 komplek dibanding ke masjid darussalam 11:55 juga yang ada di kota wisata atau masjid 11:59 sektor 9 di Bintaro. Jadi masjid 12:03 kompleks itu dibanding ke masjid 12:05 komplek. Kemudian masjid Darul Ilmi. 12:08 Masjid Darul Ilmi Universitas Gunadarma. 12:12 Salah tempat juga. Masjid Darul Ilmi itu 12:14 adalah masjid kampus. Jadi harusnya 12:16 Masjid Darul Ilmi Gunadarma itu 12:19 melakukan dibanding ke mana? ke masjid 12:20 Salman ITB atau masjid yang ada di 12:23 Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. 12:26 Jadi, Apple to apple. Kemudian masjid 12:29 Panasonic tadi. Masjid Panasonic 12:32 Atayyibah itu masjid apa? Masjid 12:35 kantor. Jadi, masjid kantor harus 12:37 dibandingi ke masjid kantor. Dia harus 12:39 dibanding ke mana? Ke masjid 12:41 Telkomsel Gatot Subroto. Kemudian 12:45 dibanding juga ke masjid Indosat. Jadi, 12:47 Apple to Apple. Jadi kesalahan itu yang 12:51 terjadi ketika kita salah tempat maka 12:54 hasilnya salah. Nah, karena kasus itu 12:58 akhirnya saya agar masjid itu tidak 13:02 susah bisa langsung studi bandingnya 13:05 tepat maka saya langsung membuat 13:08 klasifikasi pengelompokan. He he. Dan 13:10 ini murni ya hasil temuan saya pribadi. 13:13 Saya mengelompokkan kalau kita dulu 13:15 bicara tentang masjid, kita tahu ada 13:16 masjid Masjid Akbar, Masjid Agung, 13:19 Masjid Jami, Masjid Nasional dan 13:21 selainnya. Menurut saya itu salah 13:24 klasifikasinya. Cuman melihat tentang di 13:26 mana masjid itu berada spesifik. Tapi 13:30 dengan adanya zaman teknologi ini kita 13:32 saya mencoba mengklasifikasikan masjid 13:34 menjadi delapan. Yang pertama adalah 13:36 masjid perumahan atau masjid komplek. 13:39 Yang kedua adalah masjid kampung atau 13:42 perkampungan. Yang ketiga masjid 13:44 perkantoran. Keempat masjid kampus. 5 13:46 masjid resia. Enam masjid pesantren. 13:49 Tujuh masjid daerah wisata pantai. Dan 13:52 delan masjid wisata daerah pegunungan. 13:55 Jadi yang dijadikan contoh pun banyak 13:57 ya. Jadi saya kasih contoh masjid-masjid 13:59 berdasarkan delan kategori itu. Dan 14:01 menariknya lagi Mbak Nuning contoh ya. 14:04 Masjid saya adalah masjid komplek. He. 14:07 Maka saya harus terribanding ke mana? 14:09 Saya kasih contoh. Kalau masjid komplek 14:11 mau stribanding maka ke masjid ini, 14:14 masjid ini, masjid ini yang ada di 14:16 komplek. Iya. Dan masjid itu programnya 14:20 ini, ini, ini, ini. Jadi masing-masing 14:22 benchmark istilahnya benchmarking itu 14:24 saya kasih nama masjidnya, saya kasihkan 14:27 contoh programnya. Jadi, masjid-masjid 14:29 tinggal copy paste aja. He. Dan pasti 14:32 benar. Karena apa? Anda melakukan 14:34 kunjungan dibanding ke daerah tempat 14:36 yang benar. 14:37 kayak cendik masjid kampus, Masjid 14:39 Gunadarma atau masjid nanti BSI atau apa 14:42 anda sudah dibanding mana? Ke Salman 14:43 ITB. Anda pergi ke Salman ITB Anda sudah 14:46 dibanding ke sana atau Anda googling 14:48 saja Anda lihat masjid Salman ITB itu 14:51 programnya ini ini ya. Anda tidur aja 14:54 ya. Jadi saya langsung ibaratnya menu 14:57 saya berikan hidangan Mbak Nuning. Jadi 14:59 Anda tinggal makan saja makanannya ee 15:03 tidak usah berpikir capek-capek. Dan 15:04 menariknya lagi di samping pengelompokan 15:07 itu dan saya kasih contohnya ya saya 15:09 kasih kalau masjid Anda masjid kampung 15:12 itu dibandingnya ke mana? Kalau masjid 15:14 Anda masjid RS area itu dibandingnya ke 15:17 mana? Kalau Anda masjid kantor itu 15:18 dibanding ke mana dan programnya apa 15:20 saja. Jadi nama masjidnya programnya apa 15:23 saja Anda tinggal copy paste tiru saja. 15:26 Nah, menarik juga di buku itu, Mbak 15:27 Nuning, saya masukkan juga 17 program 15:29 ekonomi dan 15:32 bisnis yang telah terbakti sukses 15:34 dijalankan di masjid. Jadi, ada 17 jenis 15:36 ekonomi dan bisnis yang sudah dijalankan 15:38 di masjid-masjid di Indonesia. Saya 15:40 klasifikasikan langsung. Contoh, katakan 15:43 kita mau ee bisnis apa? Bisnis catering. 15:46 Oh, bisnis catering ada di masjid ini 15:48 dan masjid ini. Masjid ini. Kemudian 15:51 kita mau usaha apa? Oh, mengusaha ee 15:53 bimbel. Oh, ada di masjid ini, masjid 15:55 ini, masjid ini. Kita mau usaha apa? Oh, 15:57 mau usaha day care. Oh, ada di masjid 15:59 ini, masjid ini, masjid ini. Jadi, ada 16:01 17 jenis. Jadi, Anda bisa copy paste 16:04 berikut nama masjidnya. Di samping itu, 16:06 saya masukkan juga Mbak Nuning, ada 30 16:09 program unik di beberapa masjid. Jadi, 16:12 ada program-program yang unik di samping 16:14 tadi jenis-jenis bisi, ada 16:15 program-program unik yang harus Anda, 16:18 saya bilang wajib Anda tiru. He. 16:20 Sehingga masjid Anda menjadi lebih 16:21 menarik dan berdaya. Ya. Jadi dengan 16:24 begitu masjid kita tuh asik. Jadi karena 16:28 saya lihat orang Indonesia malas, 16:29 "Udahlah saya kasih makanannya aja 16:31 langsung. Eh kalau Anda menci ini 16:33 programnya ini tiru saja. Eh ini 16:36 contohnya ada bisnisnya tiru saja. Eh 16:39 supaya unik ini menunya ada 30 Anda 16:41 ambil saja." Jadi dengan begitu kita ee 16:44 enggak usah repot-repot masjid-masjid 16:46 kita itu enggak usah mikir capek-capek, 16:50 enggak usah ke sana ke sini, buang-buang 16:52 jauh dibanding ke sana ke sini. Hasilnya 16:54 juga pasti salah. Lebih baik j Anda baca 16:57 saja di buku masjid kopi paste. Ee tiru 17:01 saja program-program dan masjid yang 17:03 sudah terbukti berhasil menjalankan 17:06 program tersebut. Jadi esensi daripada 17:08 masjid kopi paste seperti itu ibaratnya. 17:12 Masjid Anda, masjid apa? Masjid ini saya 17:14 kasih nih. Masjid ini contohnya ini 17:16 makanannya ini programnya ini. Jadi, 17:18 Anda tinggal 17:19 baca masjid Anda. Contoh, oh masjid saya 17:22 masjid perkampungan, Pak Ustaz. Adanya 17:23 di kampung. Oh, ada contoh masjid 17:25 kampung ini. Contoh masjidnya, masjid 17:27 ini, masjid ini, masjid ini, masjid ini. 17:28 Dan programnya masjid ini, programnya 17:30 ini, ini, ini, ini, masjid itu 17:31 programnya itu, itu, itu. Dan Anda 17:33 tinggal tiru saja, tinggal duduk saja. 17:35 Jadi buku ini wajib 17:37 dimiliki oleh pengurus DKM, oleh 17:41 pengurus masjid ya. Ee teman-teman juga 17:44 bisa beli bukunya untuk diinfakkan 17:47 kepada masjid atau musala yang dekat 17:50 dengan rumahnya. Jadi ini jadi pahala 17:52 jariah juga bagi kita. Jadi ee begitulah 17:55 esensi daripada masjid copy paste. 17:57 Karena saya lihat orang Indonesia malas, 17:59 ya sudahlah Anda copy paste saja ya. 18:02 copy paste, contoh masjidnya, contek 18:05 masjidnya. Kalau dalam dalam bisnis kita 18:08 suka pakai bahasanya ATM, amati, tiru, 18:11 modifikasi. Kita lihat, amati. Oh, 18:13 masjid kita ini masjid 18:17 perkantoran. T tiru. Kita bisa niru 18:20 kantor yang mana ya? Karena masjid 18:22 perkantoran, maka Anda harus meniru 18:24 kantor juga. Jangan ente tiru masjid 18:27 komplek kejauhan, enggak nyambung. ATM 18:30 modifikasi. mau dikasih itu tambah 18:32 kurang. Lihat aja. Makanya saya 18:34 tampilkan ada 30 ee program yang unik 18:37 ya. 30 program unik di beberapa masjid 18:40 di Indonesia yang telah dijalankan. Anda 18:43 tinggal supaya jadi diferensiasinya ada, 18:45 bedanya ada. Jadi ee akhirnya 18:48 orang-orang mau datang ke masjid, 18:50 orang-orang jamah cinta ke masjid. 18:52 Karena apa? Karena asik ya ee karena 18:55 unik gitu kan. Dengan begitu ya ini ee 18:58 sebagai apa ya satu kontribusi saya 19:00 untuk masjid-masjid di Indonesia. Tadi 19:03 saya bilang gua pernah mati 6 jam, besok 19:06 mati beneran. Begitu gue mati beneran 19:08 yang namanin amal. Ya, ini salah satu ee 19:11 saya berpikir kontribusi saya kepada 19:13 masjid ee sehingga masjid itu bisa bikin 19:15 programnya secara gampang, secara mudah, 19:18 mudah dipraktikkan. Kenapa? Anda cuma 19:20 tinggal tiru doang, tinggal contek 19:22 doang, tinggal copy paste, tinggal ATM 19:25 amati, tiru, modifikasi, ya sudah 19:27 jalankan. Oh, satu 19:29 lagi saya lupa di bab ke berapa, tiga 19:31 atau bab empat saya masukkan juga 19:33 tentang bagaimana cara menjalankan 19:36 ee mengaplikasikan model konsep masjid 19:40 copi paste ini. Saya terangkan 1 2 3 4 19:43 langkah-langkahnya. Jadi karena saya 19:46 tahu orang Indonesia malas minim 19:48 literasi, jadi ya sudah saya kasih 19:50 makanannya langsung aja. Ini masjidnya 19:53 yang harus dicontek sesuai dengan masjid 19:55 Anda. Tadi sekali lagi masjid itu ada 19:57 delapan ya. Pertama masjid perumahan, 19:59 kedua masjid kampung atau perkampungan. 20:01 Ketiga, masjid perkantoran, empat masjid 20:03 kampus. Lima, masjid rest area, enam, 20:05 masjid pesantren. Tujuh masjid daerah 20:07 wisata pantai, 8 masjid daerah wisata 20:10 pegunungan. 20:11 Dalam delapan kategori itu masjid Anda 20:14 termasuk masjid yang 20:15 mana? Ambil contohnya, ambil contoh 20:18 masjidnya yang sama dengan masjid Anda. 20:20 Kemudian ambil programnya yang cocok, 20:23 yang sesuai dengan contoh dari masjid 20:26 kopi paste ini untuk diterapkan di 20:28 masjid Anda. Dan jangan lupa untuk 20:31 menerapkannya itu Anda harus mengikuti 20:33 panduan yang saya tulis di buku Masjid 20:35 Kopi Paste sehingga Anda lebih mudah 20:37 untuk menjalankannya. 1 2 3 4. Karena ya 20:41 begitulah ee enggak tahu tiba-tiba Allah 20:44 kasih ilham saya gitu kan. Jadi saya 20:47 menulis buku ini secara cepat ya. Begitu 20:49 tiba-tiba naik motor idenya muncul 20:51 sampai rumah saya ambil kertas saya 20:52 tulis langsung dapat 20 halaman. He ya 20:55 saya kembangkan hampir 100 halaman. Jadi 20:57 buku ini tidak terlalu 21:00 tebal. Saya minta sama penerbitnya 21:02 tolong dibuat hurufnya gede-gede ya. 21:04 Jadi enggak kecil-kecil hurufnya, 21:06 gede-gede mudah dibaca dan langsung ee 21:09 kalau bahasa di depan saya bilang ee 21:11 buku ini adalah terus terang, strike to 21:15 the point, enggak bertitele, enggak 21:17 banyak teori-teori, enggak 21:18 panjang-panjang. Jadi langsung ee 21:20 praktikkan aja langkahnya 1 2 3 4. Jadi 21:23 strike to the point, enggak bertele-tele 21:26 langsung kepada masalahnya serta 21:27 langsung kepada solusinya. Jadi, itulah 21:31 esensi masjid kopi paste. 21:34 Ee tapi bukunya cover-nya sudah jadi 21:38 isinya dalam ee ID 21:41 rescan ya ee sudah banyak juga yang 21:45 memesan bukunya terutama banyak pengurus 21:47 masjid. Ee kalau Anda ingin tahu lebih 21:49 detail lagi tentang buku ini isinya apa, 21:52 teman-teman bisa buka situs saya 21:54 www.bummpeduli.id 21:57 Bummeduli. 21:59 BUMMPul.id. Lalu cari artikel judul 22:02 judulnya Masjid Copi Paste. Bukunya 22:05 hitam. Masjid copy paste. Untuk lebih 22:09 detail lagi. Apa sih isinya? Dibahas. 22:12 Apa sih apa untungnya beli buku ini? Apa 22:14 manfaatnya beli buku ini, siapa yang 22:16 harus baca buku ini? Termasuk berapa sih 22:19 harganya. Eh, nah nanti ee akan ada yang 22:24 beli bukunya bisa dapat juga untuk 22:25 datang di seminar atau bedah bukunya 22:28 insyaallah di Masjid Gere Tugu Asri 22:31 Masjid Salam di rumah saya ya. Ee itu 22:33 untuk yang membeli bukunya. termasuk 22:35 juga nanti untuk ada paket yang berbeda 22:38 juga ada one onone group coaching bisa 22:41 coaching konsultasi langsung dengan saya 22:43 untuk sama-sama kita mendesain program 22:47 bagi masjid anda dan otomatis juga Anda 22:51 tergabung dalam komunitas BUMM badan 22:54 usaha milik masjid masjid Kopi paste 22:57 sehingga kita bisa terhubung satu masjid 23:00 dengan masjid yang lainnya dan juga bagi 23:02 yang nanti ngambil packet gold itu akan 23:05 ada aplikasi atau platform yang bisa 23:07 digunakan oleh masjid Anda untuk 23:09 melakukan crowdfunding atau menggalang 23:11 dana yang dana itu bisa Anda gunakan 23:14 untuk membiayai kegiatan masjid Anda. 23:17 Ya, insyaallah bisa dibuka di 23:21 bummpeduli. Lalu cari artikel yang 23:24 judulnya Masjid Kopi 23:32 Paste ini direnungkan dulu sehingga 23:36 Ustaz 23:37 Fadin berjeda karena yang beli bisa ikut 23:43 bedah bukunya. Nah, pertanyaannya adalah 23:46 belinya di mana? 23:49 Iya. Jadi untuk bisa belinya Anda tadi 23:52 tadi buka aja website-nya BUMMPDuli.id 23:56 D lalu cari ee artikel judulnya Masjid 24:00 Kopi Paste kayaknya baru di-upload tadi 24:03 ee tadi pagi atau kemarin ya kemarin 24:05 baru di-upload habis subuh tadi saya 24:07 upload e definisi penjelasan tentang apa 24:10 itu masjid copi paste mengapa ee 24:13 masjid-masjid harus punya buku masjid 24:14 copy paste siapa yang harus membaca 24:16 masjid copy paste ee terus bagaimana 24:19 cara memilikinya di situ di jelaskan 24:23 jadi tinggal pesan pun kalau memang 24:25 memerlukan 24:26 di website tadi 24:30 www.bumnpeduli.id. Oke, 24:33 dilanjutkan. Iya. Jadi 24:39 ee 17 program ekonomi dan bisnis yang 24:42 telah sukses dijalankan di masjid. Jadi 24:44 memang saya meriset ya ee termasuk di 24:47 situ ada ee halal food, termasuk di situ 24:51 juga ada education ya. Jadi ketika saya 24:55 menampilkan 17 program ekonomi dan 24:57 bisnis yang telah terbukti sukses 24:58 jalankan masjid ini maksud saya untuk 25:03 ditiru masjid ya. Bukan Anda berpikirnya 25:05 liar, wah itu 17 bisnis kalau saya 25:07 jualan lumayan juga tuh. Ada juga yang 25:09 berpikir gitu. Ini hanya untuk masjid ya 25:11 mestinya ya. Iya. Tapi ya enggak salah 25:13 juga sih. Kemarin saya jumpa dengan 25:15 salah satu jemah saya juga di kantor 25:17 teman saya. He dibilang, "Ustadz, ini 25:20 dia ngelola masjid cuman jadi supplier, 25:23 Ustaz, ke masjid. Dia supplier ke 400 25:26 masjid jualan karpet, Ustaz. Itu setahun 25:28 penjualannya itu 5 sampai 7 miliar. Coba 25:32 tuh ya, ada orang yang mikirin masjid, 25:36 nyuplai karpet aja ke masjid itu setahun 25:38 penjualan 5 sampai 7 miliar." Artinya 25:40 memang potensi ekonomi di masjid itu 25:42 besar. Tadi saya bilang antara 50 sampai 25:45 500 triliun. itu angka yang saya coba 25:48 hitung. Jangan tanya nyara hitungnya 25:50 gimana itu pakai corporate valuation 25:52 hitungnya itu ya. Itu potensi seperti 25:55 itu. Dan sejak saya 25:59 bicara rasanya dari bulan Mei tahun ini 26:01 Mbak Nuning ya tentang masjid itu 26:03 tiba-tiba saja memang gerakan terhadap 26:05 masjid bergeliat. Tiba-tiba muncul 26:07 masjid ini, masjid ini, masjid 26:08 segalanya. Ya, saya senang ya. 26:10 Alhamdulillah. Mudah-mudahan ee anjuran 26:13 saya ini, pikiran saya ini, ide, gagasan 26:15 saya ini banyak yang menerapkannya. 26:18 Sudah diterapkan orang juga diterapkan 26:20 sendiri-sendiri atau secara berjamaah. 26:22 Mmudahan bagi saya ini menjadi dan fak 26:25 ee positif bagi saya sebagai ee pahala 26:29 yang akan nanti mengememani saya. Kalau 26:31 saya paling enggak ya ketika teman-teman 26:33 atau masjid beli bukunya ya saya dapat 26:35 royalti aja tuh dari penerbit ya. Dapat 26:38 rece-rece ya enggak apa-apa. ee saya 26:39 enggak ikut jualan juga ya. Jadi artinya 26:42 saya tidak jualan karpet. Ee ada lagi 26:45 yang kemarin besi-besi masjid akhirnya 26:46 sama masjidnya, "Pak, bisa enggak saya 26:49 jualan deterjennya?" Akhirnya dia jadi 26:51 jualan deterjen ke masjid-masjid. Ya, 26:53 itulah namanya creativity dan inovasi, 26:54 ya. Jadi bahwa 26:57 850.000 masjid di Indonesia ee itu 27:00 adalah suatu potensi ekonomi yang besar. 27:02 Dan kalau kita bisa melihat peluang di 27:04 situ, oh, itu peluangnya sangat besar 27:05 banget ya. boleh digunakan untuk 27:09 kepentingan Anda pribadi ya sah-sah aja 27:11 boleh gitu kan tapi jangan berpikirnya 27:14 bahwa wah ini masjid kata ustaz 27:16 potensinya 50 sampai 500 triliun wah 27:18 kita garap bisnis masjid jangan begitu 27:21 ya walaupun ya boleh-boleh saja gitu kan 27:23 tapi ee coba luruskan dulu niatnya e 27:27 yang tadi saya bilang kan alasan yang 27:28 saya kedua saya bacakan suatu hadis kan 27:31 sabaatun yuziluhumullahu 27:33 yaumalqiamahilin zilluh ada tujuh 27:35 golongan yang mendapat naungan dari 27:37 Allah di hari kiamat kelak di mana pada 27:39 hari itu tidak ada golongan pertolongan 27:41 kecuali pertolongan Allah. Maka yang 27:43 ketiga 27:44 ada masjid yaitu orang-orang yang 27:47 hatinya nempel ke masjid. Ini saya 27:49 enggak tahu juga nuding. Bisa enggak 27:50 saya mau tanya sama Ustaz? Ustaz, bisa 27:52 enggak ini kita mengartikan nempel sama 27:54 masjid itu nempel karena dia pengin 27:56 beribadah, dia ingin taat, dia ingin 27:59 bertobat, dia ingin ikutin kajian, atau 28:02 dia ingin juga jualan ke 28:04 masjid menjadi supplier bagi kebutuhan 28:06 masjid. Karena masjid kan banyak 28:08 kebutuhannya. Kebutuhan karpet, 28:10 kebutuhan deterjen, kebutuhan parfum, 28:13 kebutuhan jam dindingding, ya, jam azan 28:16 tuh kebutuhan apaagi? 28:19 kebutuhan ee oh macam-macam deh. Jadi 28:22 memang 28:23 potensi masjid yang tadi saya bilang 28:26 jumlahnya R850.000 itu kalau di-manage 28:28 betul itu sangat luar biasa. Ini saya 28:31 pikir saya ngomong kayak gini entar 28:32 banyak-banyak orang dapat inspirasi juga 28:34 nih ya. Ya kalau dia jalan bagus 28:36 sejahtera keluarganya jadi makmur 28:38 sejahtera ya bacain fatihah aja l buat 28:41 saya dah gitu kan. Imin alfatihah aja 28:43 dah ya. Karena dia bilang, "Saya pernah 28:45 mati 6 jam, ya, besok pasti mati 28:48 beneran. Saya pengin bikin amal. Saya 28:50 ngajak, yuk teman-teman kita nempelin 28:52 hati kita ke masjid. Boleh kali kalau 28:55 nempel ke masjid hatinya karena pengin 28:56 jadi supplier masjid, pengin dagang ke 28:59 masjid, tapi kagak boleh dagang di dalam 29:00 masjid ya. Tapi nemuin e pengurusnya, 29:03 Pak, saya ini 29:05 jualan apa ee karbol, Pak. Bisa enggak 29:09 masjid ini pakai karbol punya saya? Ya 29:11 boleh aja begitu kan, Pak. Saya ini 29:14 jualan sabun cuci, Pak. Bisa enggak nih 29:17 untuk nyuci-nyuci karpetnya pakai sabun 29:18 saya? Boleh juga kayak begitu. Dan saya 29:21 pikir itu termasukunbuhu muun fil 29:23 masjid. Orang-orang yang hatinya nempel 29:25 ke masjid, nempel gara-gara ada peluang, 29:28 nempel gara-gara ada opportunity, nempel 29:31 gara-gara ada cuan di masjid. Boleh 29:32 enggak? Saya pikir boleh. Ya. Ya. Yang 29:34 penting jangan jualannya lagi orang lagi 29:37 pengajian lu jualan. Jangan. Kagak 29:38 boleh. Kalau gitu bangkrut, bangkrut, 29:40 bangkrut. Ya, jadi seperti itu ya. 29:43 eh ke mana-mana nih. Jadi memang ee 29:46 masjid copy paste judulnya kan lucu kan. 29:48 Masjid copi paste tadinya covernya ada 29:50 satu kuning keyboard ctrl C sama Ctrl V 29:55 itu kan huruf C sama V sebelah-sebelahan 29:57 ya. Sebelah-sebelahan tuh dibikinin itu 29:59 kuning bagus. Tapi saya bilang orang 30:02 bilang, "Oh ini karena cuman ngelihat 30:03 Ctrl Ctrl V doang gitu kan warnanya 30:05 kuning-kuning bagus Pak Ustaz." Tapi 30:08 saya pulling. Jadi saya pulling kemarin 30:10 satu hari itu saya sebarkan kepada 30:12 kurang lebih 800 teman. suka yang mana? 30:15 Saya bilang, "Saya sedang melakukan 30:17 survei." Coba menurut teman-teman semua 30:20 di antara dua cover ini yang kuning dan 30:21 hitam, yang mana yang lebih menarik? 30:24 Ternyata banyakan yang hitam. Yang 30:27 kuning banyak juga. Jadi kalau 800 30:30 mungkin yang kuning 200, yang hitam 600. 30:33 Kali akhirnya saya pilih yang hitam 30:35 karena kalau yang hitam itu dia ada 30:38 raisen-nya, ada alasannya. Yang kening, 30:40 yang hitam lebih bagus, Pak Ustaz. 30:42 Karena hitam itu elegan, hitam itu 30:45 tegas. Hurufnya begini. Dia punya 30:47 reasoning, punya alasan. Sementara kalau 30:49 yang kuning, saya yang kuning, Pak 30:50 Ustaz, saya suka aja begitu. Jadi enggak 30:53 ada rasional. Akhirnya saya ketemu teman 30:55 saya, "Pak Ustaz, saya ini sarjana 30:58 desain komunikasi visual." Wah, yang 31:00 ngomong di sarjana bidang ilmunya kan 31:03 menurut saya yang hitam, Pak Ustaz. 31:04 Karena begini-begini yang saya pakai. 31:06 Terus ada lagi teman saya yang dari 31:07 Jerman juga, doktor dari Jerman. Akhi 31:10 dia bilang, "Ustadz, kalau saya pilih 31:12 yang hitam karena begini-begini. Kalau 31:14 yang kuning itu kuning biru itu warna 31:17 untuk makanan. Untuk makanan, untuk 31:20 minuman cocok. Ya sudah akhirnya kita 31:22 pilih ee covernya yang hitam. Jadi itu 31:25 namanya kalau di dalam ilmu marketing 31:27 namanya kalau ilmunya bread sugar 31:29 namanya test and measure. Kita tes kita 31:32 ukur. Ternyata dari 800 600 suka hitam 31:36 200 suka yang kuning. Maka karena 31:39 majority hasil tes kita, hasil measure 31:42 kita guna yang hitam maka kita pakai 31:45 yang hitam. Covernya nanti bisa dilihat 31:48 di artikel machit copy paste di 31:52 www.bmmpeduli. 31:54 cari artikel judulnya Masjid Copy Paste. 32:00 Iya. 32:02 wwwop wwwommpeduli.id. 32:06 Nanti artikelnya judulnya masjid copi 32:08 paste. 32:10 Tinggal tiru masjid dan program yang 32:11 sudah terbukti berhasil. 32:13 Ya, jadi ada 30 program unik di sana 32:18 yang bisa dicontohkan untuk 17 17 jenis 32:22 usaha ekonomi dan bisnis yang sudah 32:24 sukses dijalankan di masjid. Jangan lupa 32:26 pakainya ATM. Amati kemudian tiru dan 32:31 modifikasi. Modifikasi. Oke, kita ke 32:35 boleh sambil lalu kita ke pertanyaan 32:37 yang sudah dikirim nanti kita lanjutkan 32:39 kembali. 32:41 Bocorin dong cara khususnya dikit aja 32:43 biar nanti ketika menawarkan ke DKM 32:47 mereka tertarik terkait dengan apa yang 32:49 tadi sudah dibahas. Iya. Kalau menurut 32:51 saya buka saja www.bummpedul.id 32:55 ID. Kemudian cari artikelnya paling 32:58 bawah nanti lihat semua programnya. Itu 33:00 judulnya Masjid copy paste itu ada buku. 33:03 Itu akan sangat detail, sangat jelas ee 33:07 kenapa ee Anda harus memiliki buku ini. 33:11 Kepada siapa saja target pembelinya buku 33:13 ini? Berapa termasuk harganya ada di 33:16 situ semua. Jadi kalau masjid-masjid 33:18 mempraktikkan ini, bukan saja masjid itu 33:22 akan lebih berdaya lagi, masjidnya jadi 33:24 unik, tapi jemaah juga akan jadi senang 33:27 ke masjid, akan datang 33:28 berbondong-bondong ke masjid, ya. Jadi 33:30 karena memang ee ini hasil pemikiran ya, 33:34 jadi murni saya berpikir kenapa selama 33:37 ini kok pemerintah mengkelompokkan 33:38 masjid-masjid agung, masjid, masjid jami 33:41 segala macam. Ee tapi what that it mean? 33:45 Apa artinya itu? Enggak ada menurut 33:48 saya. Tapi begitu kita, saya membuat 33:50 suatu klasifikasi baru, masjid perumahan 33:53 atau masjid komplek, masjid kampung, 33:55 perkantoran, masjid kampus, rest area 33:57 masjid pesantren, masjid daerah wisata 33:59 pantai, masjid daerah wisata 34:02 pegunungan, gambarannya menjadi 34:05 jelas, objeknya menjadi jelas, segmen 34:08 target marketnya jelas. Jadi ketika kita 34:11 bicara segmentasi, targeting and 34:13 positioning menjadi jelas, kita bisa 34:15 merancang program yang spesifik to its. 34:18 Jadi walaupun kita bicara masjid nih ya, 34:21 tapi tetap saja ketika kita bicara 34:24 masjid rest area he pertanyaannya siapa 34:27 yang menjadi target market masjid yang 34:30 ada di R area? Pasti orangnya berkunjung 34:32 di Race Arya. Iya. Itu kan cuman passing 34:35 through. Fing tour itu cuman numpang 34:37 lewat kan. Karena mereka cuma numpang 34:39 lewat, maka masjid di Ras Era membuat 34:43 program-program yang quick fix, yang 34:45 cepat, yang bisa dinikmati, dirasakan 34:48 manfaat, useful untuk orang yang cuman 34:50 ee mampir 1 jam atau 2 jam kemudian 34:53 passing through berlalu-lali lagi. Jadi, 34:56 eh ternyata konsep marketing itu ya di 35:01 semua in any occasion, semua peristiwa, 35:04 semua kejadian, semua tempat ya bisa 35:06 digunakan juga. termasuk di dalam 35:08 masjid. Jadi, masjid itu harus 35:11 menggunakan pendekatan-pendekatan 35:12 marketing dalam menservis. Jadi, masjid 35:16 bukan cuman sekedar jual fisik, tapi dia 35:18 juga menjual jasa sehingga adanya 35:21 engagement, keterlibatan. Ee kemudian 35:24 ada namanya experiential. Jadi, konsep 35:26 experiential marketing itu juga perlu 35:29 diterapkan dalam masjid. Pernah enggak 35:31 sih kita begitu kita datang ke masjid 35:34 kemudian kita salat, "Ya Allah kalau ke 35:36 masjid ini gua jadi ingat kayak di 35:37 Masjid Nabawi parfumnya kan kayak begitu 35:40 kan. Itu dalam rangka namanya membuat 35:42 experiential marketing ya. Dengan begitu 35:45 orang terkesan, oh enak tuh masjidnya." 35:48 Makanya ee BUMM itu punya tagline 35:52 tagline kita itu apa ya? Saya coba ingat 35:54 tagline itu adalah nyaman masjidnya. 35:57 Jadi masjid itu harus nyaman. 36:00 bisa membuat eksperensial parfumnya 36:03 wangi kiswah atau wangi raudh atau wangi 36:08 apalah gitu kan. Jadi orang teringat 36:10 jadi nyaman masjidnya bersih, AC, dingin 36:13 segala macam. Bahkan beberapa masjid 36:15 dikasih minum kopi gitu kan. Jadi itu 36:17 kan experience sebetulnya itu dalam 36:18 rangka menerapkan namanya experiential 36:20 marketing. Nyaman masjidnya kemudian ee 36:26 ee nyaman masjidnya. kemudian berdaya 36:31 jemaahnya, kemudian ee mandiri masjidnya 36:36 dan sejahtera masyarakat sekitar 36:38 masjidnya. Jadi masjid itu pertama dia 36:41 harus 36:42 nyaman. Nyaman, enak, nikmat, sejuk, 36:46 betah, dingin, ya termasuk 36:49 program-programnya. Kemudian mandiri 36:51 masjidnya. Jadi masjid itu bisa 36:53 membiayai dirinya sendiri. Termasuk 36:55 masjid kopi paste ini adalah dalam 36:56 rangka saya membuat bagaimana masjid itu 37:00 bisa mendapatkan penghasilan, 37:01 sumber-sumber penghasilan. Makanya ada 37:03 17 jenis usaha yang bisa dijalankan di 37:06 masjid dan itu sudah dijalankan di 37:07 masjid-masjid di seluruh Indonesia yang 37:09 saya kasih contoh-contohnya. Jadi 37:10 mandiri masjidnya termasuk dia bisa 37:13 membayai dirinya sendiri kemudian 37:15 berdaya jemaahnya. Jadi pemberdayaan 37:19 jemaah, pemberdayaan masyarakat sekitar 37:22 masjid itu harus dilakukan dengan 37:23 program-program yang dilakukan oleh 37:25 Masjid Mandiri dan Masjid Kopi Pasti. 37:28 Dan yang keempat terah bagaimana 37:30 sejahtera masyarakatnya. Jadi masjid 37:32 juga harus bisa membuat masyarakat di 37:34 sekitarnya itu menjadi sejahtera. Yang 37:37 tadinya dia mustahik dia menjadi muzaki. 37:39 How to convert? bagaimana mengkonversi 37:43 from mustahik to muzaki. Dari mustahik 37:46 menjadi muzaki. Jadi ee kelihatannya 37:49 sederhana ya ee tentang masjid. Ide 37:52 gagasan masjid kopi pase ini gagasan 37:55 sederhana tapi memang perlu keseriusan 37:58 ee untuk melakukannya ya. Karena orang 38:01 pengin masuk ee surga serius dong. Orang 38:05 masuk neraka aja serius. Beli tiket 38:07 bioskop bayar diskotik ya. kita mau 38:09 masuk surga masa enggak apa saya bilang 38:12 saya sarankan Bapak Ibu bisa pesan buku 38:14 ini, beli bukunya untuk disumbangkan ke 38:17 masjid-masjid atau musalah sekitar dekat 38:20 rumahnya. Nah, untuk itu bisa ee kalau 38:23 website-nya enggak ketemu ya bisa 38:24 ngubungin handphone saya sudah beredar 38:26 ya. 38:27 0813 38:30 19618972. 38:34 0813618972. Nanti saya kasih link untuk 38:37 ee bisa ee mengetahui informasi yang 38:40 lebih detail tentang masjid Kopi paste 38:43 ini. Insyaallah. Coba diulang nomor 38:45 teleponnya biar enggak. 0813 38:48 17 0813. Iya. Depannya lagi 1961. Oh 38:53 1961 8972. 38:59 1961 89 72 72 nanti di akhir saya doa 39:04 nanti saya bisa kirimkan link informasi 39:06 secara detail. Iya. 39:07 Oke. Baik. Boleh kita sebetulnya bukan 39:10 pertanyaan nih lebih banyak lagi ke 39:13 apresiasi dari tunggu sebentar tadi 39:18 dari komunitas pendengar hasil 39:22 ada dari Depok. 39:25 Bunda Rid mengatakan kalau ke Puncak ada 39:28 tuh masjid buka 24 jam di alam Sunda 39:32 arah Taman Bunga Nusantara 39:35 gratis tempat istirahat kopi dan teh 39:39 boleh istirahat enggak diusir sama 39:41 marbot atau DKM-nya udah gitu masjidnya 39:45 bersih wangi. Iya, keren lagi kalau 39:47 misalnya ada usahanya yang bisa 39:49 dimanfaatkan untuk kesejahteraan ya. 39:52 Iya. Jadi orang datang mampir wisata 39:55 perlu makan, perlu minum dikopinya kasih 39:57 gratis tapi bikinlah makanan yang unik 40:00 gitu ya. Ingat saya dulu tuh kalau ke 40:03 Puncak Pas itu ada restoran Indo Alam 40:06 tapi sudah habis digusur itu ya. Itu 40:08 kita kalau kita makan satenya itu sambil 40:10 ngelihat ke lembah kan indah banget kan. 40:13 Jadi ya begitulah itu namanya eh 40:16 marketing experiential ya experiential 40:19 marketing. Dan harusnya masjid itu pada 40:23 sampai ke level itu ya. Orang datang ke 40:25 masjid itu berkesan wangi, bersih, 40:29 ramah, enak, dingin, sejuk, bisa tidur, 40:32 bisa tijit gratis ada mesinnya atau 40:34 bayar Rp10.000 tiba-tiba dikasih kopi. 40:37 Kopinya ternyata kopi ee robusta dari 40:41 Gayo Atas. Wah, enak banget. 40:45 Iya, ini dari hamba Allah. Terima kasih 40:49 informasinya kalau sampai ribuan masjid 40:53 yang ada di Indonesia mengaplikasi apa 40:56 yang dituliskan dalam buku Kopas tadi. 41:01 Mudah-mudahan Ustaz 41:03 Falin diberkahi dan semakin sejahtera 41:07 lahir dan batin. Program ekonominya luar 41:11 biasa. Iya. Coba ngajak aja. Jadi minta 41:15 diulang tentang ee bagaimana copy paste 41:19 ada di artikel masjid itu ada di kalau 41:22 enggak salah 41:25 www.bumnpeduli.id gitu ya. Nanti cari 41:27 paling gampang supaya kalau ripet kan 41:29 nyari lagi saja ke saya 41:34 08139687 nanti saya kasih link 41:36 artikelnya tinggal buka tinggal baca ya 41:39 detail banget. Jadi insyaallah apa 41:41 manfaatnya akan dapat apa saja apa 41:43 manfaatnya bagi masjid kontribusi selalu 41:46 saya kan menulis ya Bapak Ibu beli saya 41:49 kebagian royalty daripada brit 41:51 alhamdulillah gitu kan tapi yang paling 41:53 penting ketika kita beli kemudian kita 41:56 wakafkan masjidnya jalan masyarakat 41:59 sejahtera jadi makmur itu pahala buat 42:02 kita kalau saya kan saya bilang saya 42:04 lebih banyaknya nyari pahalanya ketiba 42:06 nyari duitnya duitnya paling royalty 42:08 berapa ee 10% pers atau 7% dari 42:11 penerbitnya kan enggak terlalu ini juga. 42:14 Tapi kan yang saya harapkan saya 42:16 mendapatkan pahala jariahnya itu. Begitu 42:18 buku ini dipraktikkan, diterapkan, 42:20 masjidnya jalan, masyarakat sejahtera, 42:23 ee jemahnya berdaya, maka ee harapan 42:27 kita panen pahala nanti. Paling enggak 42:29 minimum di dalam kubur. Amal itu yang 42:32 menemani kita di dalam kubur dan 42:33 melindung kita serta menyelamatkan kita 42:35 di kubur. Nanti di akhirat ya kita ee 42:38 dapat perlindungan juga. Makanya saya 42:39 ajak, apakah Anda ya bisa dengan 42:42 pengurus masjid? Alhamdulillah antum 42:45 jadi donatur ya sudah beli aja bukunya 42:47 beberapa. Kemudian infakkan bukunya itu 42:49 ke masjid-masjid atau musala dekat rumah 42:51 kita. Niatkan untuk ya ini jadi pahala 42:54 jariah saya nih ya Allah. Saya kasih ke 42:56 masjid-masjid, saya kasih ke 42:57 musala-musala mudah-mudahan dipraktikkan 43:00 ya. Hal-hal semacam itulah ya. Kita kan 43:03 sebagai penulis, sebagai ee penceramah 43:07 mengajak beramal saleh aja. Dan 43:09 kebetulan saya terpanggilnya kan tadi 43:12 Mas Ondi juga tanya, "Ustadz, kenapa kok 43:14 Ustaz sekarang lebih banyak bicara 43:16 tentang masjid, Ustaz?" E tapi coba saya 43:19 bicara masjid, saya bicara angka 50 43:21 sampai 500 triliun kan tentang ee 43:23 potensial ekonomi. Saya bicara tentang 43:25 17 jenis-jenis bisnis yang ada di masjid 43:28 yang sudah terbukti sukses dijalankan. 43:30 Terus kemudian saya bicara tentang 43:32 konsep-konsep yang lebih modern lagi 43:34 yang namanya experiential marketing kan. 43:36 Oh, bingung apaan tuh experiential 43:38 marketing. Kalau enggak ngerti diam aja, 43:40 kalau enggak ngerti lagi googling aja. 43:43 Experiencial marketing. Dan menurut saya 43:45 masjid-masjid itu harus bisa memberikan 43:47 experiential marketing kepada 43:49 jemah-jamaah yang singgah ke rumah Allah 43:53 tempat mereka berada. Amin. Yang jelas 43:55 kalau sampai ratusan ribu masjid menjadi 43:59 masjid yang menarik. serta berdaya 44:01 karena Oh, dahsyat umat ini kopas 44:03 kopasnya Ustaz Fadin. E lucunya itu kopi 44:07 paste. Tahu enggak Bang Nuning? Itu 44:09 waktu saya bikin e judulnya masjid kopi 44:11 paste saya sendiri ketawa dalam hati kok 44:13 tiba-tiba lagi naik motor tiba-tiba 44:15 dapat judul masjid copi paste. Saya buat 44:18 saya tulis di kertas doang masjid copi 44:19 paste. Tinggal tiru dan praktikkan 44:22 program dan masjid yang sudah terbukti 44:25 berhasil. Judul anak judulnya gitu. 44:27 Begitu pula yang saya tanya begitu. Jadi 44:29 kan saya tulis di kertas yang saya tanya 44:31 siapa? Saya tanya anak saya yang nomor 44:33 lima yang paling kecil kelas 6 SD. Apa 44:36 jawabnya? Sofia coba baca buku ayah ini. 44:39 Judul ini. Kamu ngerti enggak artinya 44:42 kopi paste? 44:44 Apa itu? Ngerti dia ya. Anak SD aja tahu 44:46 ya. Anak ya. Terus begitu cover kan saya 44:50 puling di dari desainer saya dapat tiga. 44:53 Yang hijau, yang kuning, sama yang 44:55 hitam. Hitam. 44:56 Saya tanya e kepada karyawan beberapa 45:00 orang. Kemudian saya ketemu orang di 45:01 kantor, saya tanya mereka dapat, 45:03 "Gentleman, please, which one do you 45:06 prefer?" Saya bilang, "Mana yang kamu 45:08 suka?" "Black, Ustaz, why?" Saya sudah 45:10 tanya gitu. "Gini gini gini." "Yellow, 45:13 Ustaz, why?" Saya tanya begitu. Udah, 45:16 akhirnya terpilih yang hitam. Nah, anak 45:19 saya komit, saya tanya di grup keluarga 45:21 kan saya ada grup keluarga nih, istri 45:22 sama anak saya sama menantu saya. He 45:25 saya bilang ni anak-anak sekalian ini 45:27 ayah ee lagi nulis buku judulnya masjid 45:30 Kopi paste. Di antara dua bukuitas yang 45:33 mana kalian paling suka? Anak saya yang 45:35 kecil lagi tadi yang hitam. Ayah kenapa? 45:39 Lebih keren, lebih tegas, lebih berani, 45:42 lebih jelas. Wi 45:44 anak kecil aja begitu tuh. Ya, jadi 45:46 memang itu kalau di dalam bahasa 45:48 marketing tadi saya bilang ini kan saya 45:50 ngomong ilmu lagi itu Bread Sugar. Dia 45:52 itu adalah ee pakar eh marketing eh 45:55 bisnis dari Australia namanya test and 45:58 measure. Jadi kalau kita membuat sesuatu 46:01 test and measure kita bilang kita sedang 46:03 melakukan survei. Lemparin aja kepada 46:06 800 grup apa WhatsApp. Kemudian masukkan 46:09 Ustaz yang kuning kuning yang kuning 46:11 yang hitam yang hitam. Ternyata akhirnya 46:12 lebih banyak yang hitam. maka kita 46:14 putuskan pakai yang hitam. Jadi secara 46:16 tidak langsung kita melakukan sensus 46:19 secara gratis kan Mbak Nuning ya. Jadi 46:21 biasanya memang dari situ hasil test and 46:24 measure itu tidak akan terlalu jauh dari 46:28 hasil yang kita harapkan ya. Jadi ee 46:30 kita bicara masjid tapi kita juga bicara 46:33 tentang applied bisnis ya di sini ya. 46:35 Bagaimana kita 46:36 mengaplikasikan bisnis. Jadi ternyata 46:39 antara dunia akhirat ya bisa bersatu 46:41 juga sebagaimana doa kita. Rabbana atina 46:44 fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah 46:46 waqinazabanar. Jadi ee inilah ee 46:50 pembicaraan yang tidak sia-sia ketika 46:52 kita pembicaraan kita tentang dunia tapi 46:54 mendekatkan kita kepada Allah Subhanahu 46:56 wa taala. Iya. Oke, dari delapan 47:00 kategori masjid seperti yang manakah 47:02 masjid kita itu semua punya bagian atau 47:06 gambaran masing-masing untuk apa yang 47:08 diupayakan dikembangkan di sana melalui 47:12 buku kopasnya Ustaz Fadinit Kopi Pasti. 47:16 Kita sudah ada di penghujung mungkin 47:18 bisa ditambahkan ini yang nanya nomornya 47:20 banyak banget nanti jangan khawatir di 47:21 penghujung akan disebutkan lagi. Iya. Ee 47:25 mungkin perlu ditambahkan silakan. I 47:28 jadi ada delapan kategori masjid yang 47:32 kami tampilkan, saya pribadi dan BUMM 47:36 Badan Usaha Milik Masjid yang saya 47:38 dirikan. Pertama adalah masjid perumahan 47:41 atau masjid komplek. Yang kedua masjid 47:43 kampung atau perkampungan. Yang ketiga 47:44 masjid perkantoran. Yang keempat masjid 47:47 kampus. Yang kelima, masjid rest area. 47:49 Yang keenam, masjid pesantren. Yang 47:50 ketujuh, masjid daerah wisata pantai. 47:53 Yang ke-elapan, masjid daerah wisata 47:54 pegunungan. Masing-masing tempat itu 47:57 punya program yang khas, yang spesifik, 48:00 yang unik menurut kategorinya. Jadi 48:03 kalau masjid Anda berada di dalam antara 48:05 satu kategori itu, maka Anda harus 48:09 meniru masjid yang berhasil pada 48:11 kategori itu. Jangan Anda masjidnya 48:15 adalah masjid perkantoran, lalu 48:17 dibandingnya ke Jogokarian, masjid 48:20 perkampungan. Nah, enggak begitu. Tapi 48:22 apakah pertanyaan saya lanjutkan nih 48:25 sebelum penutup ketika tiga masjid sudah 48:28 dibanding ke masjid cukorean kemudian 48:30 mereka bingung 48:31 menerapkannya karena over expectation 48:34 dan kedua karena salah tempat observasi. 48:37 Apakah observasi kunjungan kejogok 48:39 kalian salah semuanya? Tentu saja tidak. 48:41 Saya bilang ini saya tulis di buku saya 48:44 ya. Untuk guru saya Ustaz Jazir dan juga 48:47 Ustaz Salim Afila guru saya yang saya 48:49 cintai ya. itu banyak hal yang bisa 48:52 ditiru dari Masjid Jogok Karen. Contoh 48:54 Jumat Berkah itu adalah khas jadi Masjid 48:57 Jogo Karen yang sekarang menjadi program 48:59 nasional. Kemudian ATM 49:02 Brasokin yang sudah banyak ditiru. 49:05 Kemudian juga 49:07 angkringan usaha juga begitu. Kemudian 49:10 ee 49:13 bantuan utang modal segala macam juga 49:16 ada khas Masjid Jogoarian. Tapi ketika 49:19 bicara tentang saldo nol, saya bilang, 49:22 "Anda tidak bisa menirunya." Anda bisa 49:25 menirunya bila dan hanya bila. Kenapa 49:29 Jogo kalian bisa masjidnya 49:31 R0? Jadi yang nol itu, mohon maaf 49:34 teman-teman semua, bukan kas masjidnya, 49:36 tapi kencleng yang beredarnya itu. Hm. 49:40 Ya, kencleng beredar nol. Satu. Yang 49:44 kedua, Jogo Karen itu didirikan tahun 49:46 '5. Jadi, sudah 59 tahun usianya. Dan 49:50 Jogo Karin itu punya database yang baik. 49:52 Contoh, sekarang tanggal berapa, Mas 49:53 Nuning? 22. Iya, tanggal 22. Nanti 49:56 tanggal 1 bulan September Masjid Jogo 49:59 Karian itu harus bayar-bayar, bayar 50:00 listrik, telepon, air, gaji segala 50:02 macam, segala macam. He say katakan juta 50:06 kebutuhan mereka juta. Sekarang tanggal 50:09 22 saldunya tinggal 10 juta. Sementara 50:12 nanti di awal bulan harus Rp150 juta. 50:15 Duitnya sudah habis. He. Tapi yang 50:16 dilakukan Joko Kiren apa? Joko Keren 50:18 punya database donatur yang bagus maka 50:20 dia cuma buka WA kemudian dia WA semua 50:24 donaturnya. Uang kita tinggal R10 juta. 50:27 Insyaallah tanggal 1 akan bayar-bayar 50:29 dibutuhkan dalam Rp150 juta dalam 2 hari 50:31 itu full rekeningnya. Jadi database itu 50:35 harus Anda miliki. Kemudian juga jangan 50:38 salah Jogo Karin itu punya dana abadi 50:40 umet saya baru dengar kemarin ya ee 7 50:42 miliar ya. Jadi dana itulah yang 50:46 dibilang nol itu bukan yang 7 miliarnya. 50:48 Yang nol tuh yang kencleng geder 50:50 pengajian ya habis. Tapi ketika untuk ee 50:54 dari yang 7 miliar itu dia kayak punya 50:55 hotel penginapan segala macam itu kan 50:57 investasi. Jadi ee pesannya ketika Anda 51:03 tanti melakukan studi banding ke masjid 51:05 yang menjadi mirip dengan masjid tempat 51:07 Anda tinggal atau bekerja, maka Mbak 51:10 Nuning tadi gunakan ATM amati masjid 51:13 saya masuk kategori apa ya dari 8 51:15 kemudian T tiruas 51:18 lihat masjid-masjid yang akan Anda 51:20 benchmark itu yang kunjung itu. Tiru 51:21 saja programnya. He. Begitu tiru, oh ini 51:24 bisa ditiru. Mungkin ada 10 program 51:26 mungkin tidak semuanya bisa ditiru. Tapi 51:28 begitu bisa ditiru, Anda harus melakukan 51:31 modifikasi. Dimodifikasi sehingga 51:33 menjadi unik. Makanya di buku masjid 51:35 Kopi pasai saya masukkan juga 30 program 51:38 unik di beberapa masjid yang wajib Anda 51:40 tiru agar masjid menjadi lebih menarik 51:43 dan berdaya. 51:45 Luar biasa. Insyaallah ya. Ratusan ribu 51:48 masjid yang tersebar di seluruh bumi 51:50 Nusantara ini mendapatkan kesempatan 51:53 untuk mengembangkan diri menjadi jauh 51:55 lebih menarik dan berdaya lewat Kopas. 51:58 Karena ada jenis-jenis usaha yang bisa 52:00 ditiru yang sesuai dengan kategori 52:03 masjid kita. Ada 30 program yang juga 52:06 bisa mempersuasi kita bagaimana 52:08 mengaplikasikannya. 52:11 itu nanti menjadi bagian PR Anda atau 52:14 kita semua yang ingin mencoba. Sekali 52:18 lagi seperti yang tadi saya bilang, saya 52:20 akan sampaikan nomor telepon yang bisa 52:22 dihubungi yaitu 52:26 0813 52:29 1961 52:31 8972 ya 52:37 081319618972 itu Ustaz Faldin yang bisa 52:40 dihubungi. Kalau ditelepon susah, WA 52:42 saja dulu karena sibuk beliau ya. Dan 52:45 jangan lupa untuk cari tahu lebih jauh 52:48 terkait dengan buku copy paste masjid 52:51 copy paste tadi ke 52:55 www.bumnpeduli.id cari artikel masjid 52:58 copy paste dan bisa juga di 53:03 www.bumnpeduli.id. Kalau ada di antara 53:05 Anda yang masih bertanya terkait dengan 53:08 bedah bukunya kapan bisa dijawab enggak? 53:10 Tanggalnya aja biar bisa dialokasikan. 53:12 22 September. 53:13 22 September insyaallah bedah bukunya 53:16 dilaksanakan. Nanti informasi lebih 53:18 lanjut bisa ditanya di ee telepon tadi 53:22 atau bisa juga di website-nya. Baik, 53:26 Ustaz Fadin terima kasih banyak dan 53:28 ikhwan akhwat di mana pun berada. Mari 53:31 kita tingkatkan nyaman masjidnya, 53:34 mandiri masjidnya, berdaya jemahnya, dan 53:37 sejahtera masyarakatnya. Billahi taufik 53:39 wal hidayah. Wasalamualaikum 53:41 warahmatullahi wabarakatuh.