Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Hasil 0:03 TV. 0:08 Bismillahirrahmanirrahim. 0:10 Asalamualaikum warahmatullahi 0:11 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:14 rahimakumullah. 0:15 Mudah-mudahan semua sehat, bugaran 0:18 terkendali ya. Alhamdulillah. Dan ini 0:21 juga merupakan sepenggal waktu yang 0:24 kalau bisa kita optimalkan menyimak 0:28 ee ruang yang benar-benar menyajikan 0:33 informasi terkait dengan kesehatan kita. 0:36 kesehatan islami hari ini tetap 0:39 menghadirkan 0:41 Bung Alvian RM Alvian yang di 0:45 belakangnya itu titel-nya banyak banget 0:47 tapi yang jelas beliau dari Klinik Rumah 0:50 Sehat Alvian yang alamatnya di Jalan 0:53 Ruyung Blok A20 nomor 7 Pondok Kelapa 0:57 Jakarta Timur. Beliau sudah ada bersama 1:00 kita untuk kesehatan islami siang hari 1:04 ini. Dan tidak lupa tentu saja salam 1:07 selawat kita lantunkan untuk junjungan 1:09 umat kekasih kita Muhammad Rasulullah 1:12 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 1:14 kita mendapatkan syafaat beliau dan bisa 1:17 bersama-sama beliau kelak di ee yaumil 1:21 akhir ya. Ikhwan Akhwat, Bung Alvian 1:24 sudah siap di sana. Kita sapa beliau. 1:26 Asalamualaikum warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:31 wabarakatuh. 1:32 Sehat ya? 1:34 Alhamdulillah. 1:35 Jadi, bagaimana kaitannya antara 1:38 kemajuan teknologi dengan kesehatan? 1:40 Katanya makin keren, makin banyak orang 1:44 enggak sehat. Gimana nih persisnya apa 1:47 topik kita? 1:48 Ya, ini yang akan kita bahas ya. 1:50 Keseimbangan ekosistem kesehatan. 1:52 Keseimbangan ekosistem kesehatan. Baik 1:56 ikhwan akhwat, yuk kita simak dengan 1:58 telinga jiwa kita. Silakan. 2:01 Baik terima kasih Mbak Nuning. 2:04 Asalamualaikum [berdehem] 2:05 warahmatullahi wabarakatuh. 2:07 Waalaikumsalam. Alhamdulillabbil alamin. 2:09 Wasalatu wasalamu asilya mursalin waa 2:12 alihi wasohbihi ajmain. Amma ba'du. 2:15 Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur 2:17 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala atas 2:19 berkat rahmat-Nya kita dapat bertemu 2:23 kembali di Sabtu keempat ya tentang 2:27 kesehatan islami. Tidak lupa kita 2:29 sampaikan selawat dan salam kepada 2:31 junjungan kita Nabi Besar Muhammad 2:32 sallallahu alaihi wasallam beserta 2:33 keluarga dan para sahabat. Nah, hari ini 2:37 ee topik yang sangat menarik ya kalau 2:40 menurut saya ya. Semakin 2:42 teknologi meningkat kok semakin orang 2:45 banyak sakit gitu kan. Nah, ini yang 2:48 bahas ya. 2:49 Makanya perlulah keseimbangan ekosistem 2:52 ee kesehatan ya. Itu perlunya nantinya 2:55 ya itu jawabannya nanti ya. Oke. Nah, di 2:59 sini ada ilustrasi [berdehem] 3:00 kesehatan modern ya. Mengapa kita 3:03 semakin sakit di tengah puncak kemajuan 3:06 teknologi medis ya? Ada artificial 3:10 intelligence, EA ya, robot bedah ya, 3:14 telesin, 3:16 terapi genetik ya. Nah, tetapi kita 3:20 lihat semakin tinggi tingkat kesakitan 3:24 ya, ada obesitas, ada diabet ya, 3:29 penyakit jantung, autoimun, kanker ya 3:32 sampai ke atas 2030 nanti ya 3:36 kita menyeimbangkan ya. 3:40 Nah, ee kemampuan teknologi kesehatan 3:42 belum sepenuhnya mampu mengatasi akar ee 3:45 apa masalah kesehatan ee masyarakat ya. 3:48 Jadi kalau kita dilihat ee grafik 3:50 tersebut ya ternyata tingkat teknologi 3:53 belum tentu ya itu. 3:56 Nah ini ada paradoks ya atau ee yang ee 4:01 membedakan antara ee paradigma lama dan 4:04 ee paradigma baru ya, bagaimana disease 4:08 eh care dan eh apa health care ya. Nah, 4:14 scar ini fokus pada reaktif. Jadi, 4:16 menunggu gejala muncul ya. Banyakan 4:19 kebanyakan kan kalau enggak sakit ya 4:21 enggak berobat ya. Jadi sakituh 4:24 sementara ya siklusnya seperti itu ya. 4:27 Nah, ketergantungan obat-obat dan 4:29 intervensi teknologi hasilnya kualitas 4:32 hidup menurun meski usia bertambah. Nah, 4:36 ini ada paradigma baru ya, H ya. Nah, 4:39 fokus di mana mencegah sebelum terjadi 4:43 ya atau proaktif ya. Jadi siklus itu 4:46 sehat, dipertahankan dan menjadi 4:48 produktif ya. Nah, ketergantungan 4:51 perubahan gaya hidup dan keseimbangan 4:53 holistik makanya kita harus seimbangkan 4:57 ekosistem kesehatan kita. Hasilnya apa? 4:59 Nanti kesehatan dan vitalitas yang 5:02 berkelanjutan. Nah, ini ya sudah ada 5:05 jawaban dikit-dikit ya. 5:08 Nah, ini ada gunung es, penyakit ee gaya 5:11 hidup modern saat ini ya. 5:14 He. 5:15 Eeah, di sini banyaknya 5:18 intervensi medis konvensional ya, gejala 5:22 yang diobati dengan teknologi ya, tapi 5:25 ternyata hasilnya obesitas, hipertensi, 5:29 diabet ya, stroke ya. Nah, penyakit 5:32 kronis lainnya, penyakit-penyakit 5:34 degeneratif. Kenapa dengan tingginya 5:38 ee teknologi ya ee dan macam-macam ya? 5:42 Nah, banyak orang akhirnya kurang 5:44 bergerak ya, bekerja duduk ya, hiburan 5:48 digital ya. Sekarang kan sudah banyak 5:51 banget ya. Sekarang mudah banget ya 5:52 kalau mau hiburan sekarang ya 5:54 menggunakan handphone aja sudah bisa ee 5:57 kita duduk manis berjam-jam ya apalagi 6:00 dengan kerjaan yang sekarang banyak ee 6:04 online ya. ya. Nah, 6:06 he 6:06 kurang tidur ya. Apalagi kalau misalnya 6:09 sudah dikejar deadline ya, kadang-kadang 6:12 tidur itu kurang sampai kurang 6 jam ya. 6:15 Nah, sehingga waktunya tidur itu 6:17 harusnya meregenerasi sel. Nah, tapi 6:21 jamnya tidur itu dibuat bekerja. Nah, 6:24 jadi 6:25 proses untuk regenerasi sel tuh tidak 6:26 ada ya. Nah, ada lagi kesepian, ya. 6:30 kesepian, terisolasi secara emosional 6:34 meski terkoneksi digital ya. Sekarang 6:36 orang kan hobinya sudah digital ya, 6:38 kadang 6:39 iyau di ee tempat aja suatu tempat malah 6:43 handphone sama handphone ya bukan 6:45 ngobrol ya zaman sekarang ya. [tertawa] 6:48 Malah kalau anak-anak tuh apa mabar ya 6:50 mabar gitu ya. 6:53 Nah, akhirnya terjadilah kekosongan 6:55 spiritual ya, kecemasan, hil hilangnya 6:59 makna hidup ya. Nah, ini akan membuat 7:02 penyakit lebih memperparah ya dari 7:06 psikologi bisa ke fisik ya. 7:10 Nah, ada lagi ee orang-orang banyak 7:13 kenyang tetapi ee kekurangan gizi ya. 7:17 Nah, misalnya sekarang saat ini banyak 7:19 sekali ee makanan-makanan yang siap saji 7:22 ya, yang ee apa? Tinggi gula ya, tinggi 7:28 garam ya, lemak trans ya, ee tinggi 7:31 kalori ya. Nah, Menteri Kesehatan aja 7:34 sudah bikin label kan A B nilai A B C D 7:38 E [tertawa] ya. Ada ya lihat di TikTok. 7:40 Nah, untuk apa orang sudah tahu oh 7:42 gulanya ini jelek sekali. Oh, ini 7:45 gulanya rendah. Nah, akhirnya kan 7:48 sekarang karena sudah terlalu over ya ee 7:51 ee kalau kita beli makanan siap saji. 7:54 Kalau saya lihat dulu ingrediennya 7:55 gulanya berapa ya. Nah, akhirnya 7:58 terjadilah obesitas ya, terjadilah 8:01 diabet ya, terjadilah hipertensi, 8:03 fertiliper dan lain-lain ya. 8:07 Nah, tubuh menerima sinyal itu kenyang. 8:10 Namun 8:11 ee sel tubuh mengalami kelaparan nutrisi 8:14 yang esensial ya. seperti apa serat 8:17 alami, vitamin, mineral ya ee nutrisi ee 8:22 mikro ya yang kita perlukan ya. Padahal 8:26 kita perlu itu protein misalnya, kita 8:28 perlu vitamin-vitamin dari tanaman, dari 8:30 tumbuhan, dari sayur ya, dari buah ya. 8:34 Nah, tapi diubah menjadi makanan-makanan 8:36 yang siap saji ya. Makin tinggi 8:39 teknologi, makin banyak makanan siap 8:41 saji ya. He. Nah, ada lagi ee karena 8:45 stres ya. Nah, stres ini ancaman akut 8:48 dengan tekanan ee kronis ya. 8:52 Nah, ee 8:55 karena banyak sekali sekarang di dunia 8:58 modern ini 9:00 tuntutan kerja [berdehem] ya, terus 9:03 media sosial ya, tekanan ekonomi ya, 9:07 kurang tidur. Nah, ini berakibat 9:09 akhirnya terjadilah ee stres ya. 9:13 Terjadilah stres. Nah, stres ini akan 9:15 menyebabkan ee apa? Peradangan ya. 9:17 Peradangan ee sistemik ya. akhirnya 9:22 stres itu 9:23 kortisol kita meningkat ya, gula darah 9:26 naik ya, tekanan darah tinggi ya. Jadi 9:30 ee semakin banyak kita lihat sekarang 9:32 semakin banyak penyakit-penyakit yang 9:34 seperti ini ya, yang degeneratif ya. 9:37 [berdehem] Nah, ini bagaimana ee mekanik 9:41 mekanismenya kerusakan pada ee siklus 9:45 penyakit modern ya. Ya, tadi sudah 9:47 dikatakan ya, akhirnya karena adanya 9:52 tekanan hidup ya, pekerjaan, ekonomi dan 9:55 lingkungan ya, apalagi di Jakarta 9:57 tingkat macetnya luar biasa ya. 10:00 Terjadilah stres ya, gangguan tidur ya, 10:03 hormon kortisol naik, sel gagal ee 10:08 ya, peradangan kronis ya, akhirnya 10:11 terjadilah sistem imun kita bermasalah 10:14 ya, gangguan metabolik ya. seperti ee 10:18 hipertensi, diabet, dan penyakit jantung 10:20 ya. Nah, ini akhirnya ee menjadilah 10:24 siklus penyakit modern ya. Nah, tapi 10:27 intervensi medis modern seringki hanya 10:29 menghentikan jatuhnya domino terakhir 10:32 ya. Jadi, jatuhnya yang terakhir 10:34 memberikan siklus awal terus berputar 10:36 ya, tapi bukan diperbaiki dari 10:39 [berdehem] akar permasalahannya ya. He 10:42 cuman di luarnya diobatin oke untuk 10:45 tahap awal, tetapi tidak dibarengin 10:48 dengan ee akar permasalahan ya. Harusnya 10:51 setelah diobatin akar permasalahannya. 10:53 Karena kalau dia hanya 10:56 [berdehem] ee 10:58 apa ee di ujung ya nanti akan balik lagi 11:01 pasti ya akan sakit lagi ya karena tidak 11:04 di ee apa karma masalahnya tidak di ee 11:07 di dicari ya. Misalnya dia sering 11:10 makanan berlemak, kurangin makanan yang 11:12 berlemak, 11:14 jantung misalnya, stroke misalnya, atau 11:16 dia diabet, dia gula. Karena dia ada 11:18 obat, makan aja gula terus ya kan diop 11:22 ya kan karena nanti akan over ya insulin 11:25 itu akan kerjanya berat ya. Nah, makanya 11:28 harus dibarengin dengan ee apa ee 11:33 tahu warning atau tahu reflek di tubuh 11:35 kita ya. gitu. 11:38 Nah, mengapa teknologi saja tidak cukup? 11:41 Ya, kekuatan teknologi ya, diagnosa 11:44 akurat ya, operasi presisi, penanganan 11:47 gawat darurat okelah ya. Tapi ee 11:50 teknologi punya keterbatasan ya. 11:53 Teknologi tidak bisa menggantikan 11:55 olahraga teratur ya. Tidak bisa 11:58 menggantikan makanan utuh alami ya. 12:01 tidak bisa menggantikan ketenangan batin 12:04 ya, tidak bisa menggantikan hubungan 12:06 sosial yang sehat ya. Nah, jadi kalau 12:09 kita bagusnya kita integrasikan ya, kita 12:12 integrasikan bagaimana teknologi 12:14 menunjang kesehatan ya, bagaimana 12:16 teknologi ini bisa dilakukan tetapi kita 12:20 melakukan juga yang tidak bisa dilakukan 12:22 teknologi ya. Nah, bukan hanya 12:24 mengobati, tetapi kita menyeimbangkan 12:27 gaya hidup kita ya, akar penyebabnya, 12:29 masalahnya. Nah, itu yang yang kita 12:32 bahas hari ini ya. 12:35 Nah, ini ada mekanisme ee terapi 12:38 tradisional berbasis bukti ya, seperti 12:40 yang saya sudah pernah informasikan 12:43 terapi lintah. Terapi lintah atau 12:46 Hirudo. 12:47 Nah, terapi lintah ini ada enzim namanya 12:50 Herodin ya. ada kalin, ada ee destabil, 12:54 ada herodinase ya. Nah, enzim ini bisa 12:58 mencegah pembekuan darah ya sebagai 13:00 antiunggulan ya, bisa melebarkan 13:03 pembuluh darah ya sebagai fasidasi, 13:07 bisa menjadikan mirkosikulasi ya 13:09 mengurangi stasis atau darah ee stasis 13:12 darah atau blood stasis ya dan ini sudah 13:15 banyak berdasarkan bukti evidence ya dan 13:17 sudah banyak jurnal-jurnalnya. 13:19 Nah, selain kita tadi mencari akar 13:21 permasalahan, kita juga bisa melakukan 13:23 terapi-terapi yang berefiden basis ya 13:26 untuk pencegahan ya, bukan untuk ee 13:29 penyakit 13:30 pengobat obat ini 13:32 seperti itu. 13:34 Nah, ada lagi yang bisa menyeimbangkan 13:36 ee fisiologis kita ya seperti jamu ya 13:41 dan herbal ya. Nah, dia bisa mengalirkan 13:45 gula darah, fungsi hati mengurangi 13:47 inflamasi kronis ya. Jadi jangan sampai 13:49 sakit baru kita ee berobat ya. Bisa kita 13:53 minum-minum herbal yang mencegah 13:55 agar gula darah kita tinggi ya. Misalnya 13:58 sambil luto ya, brotoali, daun sendok ya 14:02 bisa mengurangi inflamasi kronis pada 14:04 hati. Misalnya kita menggunakan kunyit, 14:06 temulawa, ya mengurangi inflamasi, bisa 14:10 kita bikin jahe, minuman, secang atau 14:13 dan lain-lain. Nah, tujuannya apa? Untuk 14:15 memodulisi sistem imun alami kita ya. 14:19 Ada lagi akupuntur dan akupressure. Nah, 14:21 ini sudah juga banyak ya 14:22 jurnal-jurnalnya akupuntur ya. Apalagi 14:25 di China memang tempatnya ya. Nah, 14:27 akupuntur bisa merendahkan nyeri ya. 14:30 bisa mengendalikan nyeri ya, perbaikan 14:33 sirkulasi dan kualitas tidur ya. 14:35 Kadang-kadang kalau misalnya orang susah 14:36 tidur kita taruh di yentang atau dipahui 14:40 ya. Nah, itu akan relaksasi dia ya. 14:42 Relaksasi akhirnya dia akan tidur ya. 14:45 Nah, kenapa bisa terjadi? Karena dia 14:47 stimulasi di saraf ya dan meregulasi 14:51 hormonal ya kalau kita bahasa modernnya. 14:54 Nah, ada lagi yang tidak lupa. 14:56 Pentingnya adalah meditasi atau 14:58 mindfulness ya. Kalau kita sambil dengan 15:01 wirid ya ee kita baca 15:05 sambil duduk subhanallah, alhamdulillah 15:07 walailahaillallahu akbar atau boleh kita 15:10 dengan gerakan kita tarik napas ya. Nah, 15:13 sekarang ada senam-senam yang ee 15:16 diterapkan di China seperti ee toyin ya, 15:20 seperti chikong ya. Nah, di kita juga 15:24 ada namanya apa tuh? Bioenergi ya, PKBSI 15:27 ya. Nah, itu titik-titik akupuntur yang 15:29 di ee di apa diterapkan dia ya. Nah, 15:33 sambil pernapasan. Nah, dengan 15:36 pernapasan dan gerakan ternyata 15:38 menurunkan hormon stres ya, menstabilkan 15:41 tekanan darah ya. Apalagi kita misalnya 15:44 bikin senam pernapasan bersama-sama 15:46 misalnya senam 15:49 lewat Zoom boleh ya enggak ada masalah. 15:51 Jadi kita bertemu dengan teman-teman 15:53 sambil kita melakukan senam pernapasan. 15:56 Nah, kita ada rencana ya kemarin saya 15:58 baru diangkat jadi ee pengurus cabang 16:01 PKBSI. Nah, nanti mudah-mudahan tiap 16:03 bulan atau tiap minggu kita adakan senam 16:06 ya, senam pernapasan dan 16:08 senam mindfulness. Jadi, bagaimana kita 16:11 meregulasi stres supaya enggak stres dan 16:13 untuk mengobati ya, untuk preventif dan 16:16 untuk menstimulasi ya. Nah, intervensi 16:20 ini nonfarmakologis ya, tidak dengan 16:22 obat. dia bisa meriset sistem saraf ya 16:25 otonom ya. Nah, ini kombinasi ya dari 16:28 kombinasi keterampilan dan ee kombinasi 16:32 ee psikologi atau ee ketenangan batin 16:36 ya. Ketenangan batin ya. 16:39 Nah, di sini ada ekosistem kesehatan 16:41 holistik modern ya. Jadi sehat fisik itu 16:46 ya di sini ada ada apa tuh namanya? ee 16:51 untuk kesehatan yang berkelanjutan ya. 16:54 Sehat fisik itu bagaimana dan gerak ya. 16:57 Sehat sosial bagaimana? Empati dan 16:59 komunitas ya. Kesehatan tradisional 17:02 bagaimana? Preventif dan pemulihan 17:04 alami. Sehat mental bagaimana? Oh kita 17:06 manajemen stres ya dan pikiran tenang 17:09 ya. Mendengarkan rasil. Mendengarkan 17:11 rasil ini kadang-kadang bisa orang stres 17:13 bisa jadi enggak stres ya. Kadang 17:16 tauzianya menyentuh. 17:17 Alhamdulillah. 17:18 Iya. Banyak sekali pasien saya itu 17:20 bilang, "Wah, Pak Alfan, saya 24 jam 17:22 buka rasil itu." Katanya sambil masil 17:25 ini, sambil ngobor gitu kan. Nah, saya 17:29 enggak bisa baca Quran, bisa baca Quran 17:30 ya. Kemarin tuh pasien Bu siapa saya 17:32 lupa saya. Luar biasa ya. Nah, ini kan 17:35 memberikan ketenangan batin ya. Ee apa 17:39 memanajemen stres ya. Karena kalau kita 17:41 stres itu ya kita wudu atau kita ee atau 17:45 kita marah ya marah itu kan stres kita 17:48 tidur atau kita wudu atau kita 17:50 mendengarkan tauziah, mendengarkan radio 17:53 ya atau kita hobi yang mana misalnya 17:55 senang tanaman. Nah itu kan mengurangi 17:57 stres juga ya. Sehat spiritual. Nah 18:00 bagaimana kita sering bersyukur ya kita 18:03 memahami makna hidup ya. Oh, banyak 18:06 orang yang ee di bawah kita ya. Ee terus 18:10 kita bisa diberi Allah ee ilmu ya. Nah, 18:15 ini semakin sehat spiritual kita ya. 18:18 Nah, teknologi modern ini membantu 18:21 diagnosa dan intervensi kita ya. 18:23 Sehingga ini menjadikan ee pilar 18:25 kesehatan yang luar biasa ya. Jadi ini 18:29 ee kita butuhkan satu kesatuan 18:31 integratif ya. 18:34 Nah, ini ada formula ya, formula 5S ya. 18:37 Nah, jadi kita bisa melaksanakan formula 18:40 5S ini yaitu santap sehat ya. Bagaimana 18:44 kita makan alami bergizi sesuai porsi 18:47 ya. Alami ini ya kalau kita bisa membuat 18:51 tanaman-tanaman di pot sendiri boleh ya 18:54 atau kita makanan-makanan memang yang 18:56 dimasak bukan siap saji ya yang bergizi 19:00 yang sesuai porsi ya. Nah, ada lagi 19:03 spiritual ya. Memperkuat hubungan dengan 19:06 ee Tuhan dan makna hidup. Jadi, S-nya 19:09 yang lain adalah spiritual. Memperkuat 19:11 hubungan dengan Tuhan dan makna hidup 19:13 kita ya. Silaturahim. Nah, silaturahim 19:16 itu paling penting ya. Ini ee memperkuat 19:19 koneksi dan hubungan 19:20 ee sosial. Ada lagi ee dengan 19:23 silaturahim itu bisa memperpanjang umur, 19:25 memperpanjang rezeki kita. Ya, kadang 19:27 kita ada koneksi, ada hubungan. Nah, 19:30 kita bisa apa? kadang terknect ee kadang 19:34 ada orang sakit misalnya, "Oh, saya 19:35 kenal nih dengan Pak Alvian di sana aja 19:38 ya." Nah, itu kadang-kadang orang 19:40 terkoneksi seperti itu ya. 19:43 Ada lagi senam ya, bergerak aktivitas 19:45 fisik 30 menit sehari ya atau lebih ya. 19:49 Nah, terus senyum dan syukur ya. Es yang 19:51 berikutnya senyum dan syukur. Kenapa 19:53 kita senyum dan syukur? Ya, menjaga 19:55 ketenangan mental kita ya. Tapi jangan 19:58 senyum-senyum sendiri terus ya. Nanti 20:00 beda lagi 20:00 entar dibawa ke gerogol [tertawa] 20:02 beda ceritanya ya. Nah, jadi senyum n 20:05 syukur tuh luar biasa ya. Itu 20:06 kadang-kadang kita mengobati ee apa 20:10 psikis kita ya mindfulness ya. Jadi 20:14 banyak sekali sekarang udah lari ke 20:16 palliatif orang lari-lari ke mainness 20:18 ya. Nah, ada lagi eh sehat. Nah, sehat 20:22 ini lebih gampang lagi kita mengingatnya 20:25 ya. Formula sehat ya. Sehat S-nya apa? 20:28 Syukur ya. Nah, syukur ini adalah 20:31 fondasi kedamaian mental ya. Kalau kita 20:34 sering bersyukur kadang-kadang kita 20:36 merasa apa ya? Kadang saya tuh ada dapat 20:38 apa gitu ya, kok ee dimudahkan Allah. 20:41 Oh, alhamdulillah ya. Nah, kadang nanti 20:44 akhir dapat lagi ya misalnya ya bukan 20:46 bukan hanya pekerjaan atau uang 20:49 kadang-kadang keberhasilan ya yang luar 20:51 biasa ya. Padahal kita kalau 20:53 dipikir-pikir ee enggak masuk akal ya. 20:56 Kadang-kadang enggak masuk akal. Nah, 20:57 karena kita 20:58 He 20:59 ya 21:00 ada lagi ee e ya, e itu elemisi ee stres 21:04 berlebih. Nah, bagaimana kita bisa 21:07 membatasi atau mengeliminasi ya, 21:10 bagaimana kita membatasi paparan negatif 21:14 ya ee atau kita 21:18 misalnya orang sering ngumpul bergosip 21:21 misalnya itu bisa kita hindari 21:25 atau apa ya. Nah, malah kadang-kadang 21:28 saya tuh untuk status itu jarang sekali 21:31 saya lihat ya, kadang-kadang ee status 21:34 atau apa ya. Saya kadang-kadang udah deh 21:36 hal-hal negatif kadang-kadang saya 21:37 enggak terlalu ee membuat pikiran ya. 21:40 Jadi kadang-kadang nah ada hal-hal yang 21:43 perlu kita eliminasi ya. Apalagi era 21:45 digital ini ya supaya apa? Supaya kita 21:48 ada ketenangan batin ya. Tidak terlalu 21:50 banyak membaca suasana yang tidak perlu 21:52 ya. Nah, makanya ee kita bisa ee apa ya, 21:57 berpikir kita lebih lebih kreatif ya, 22:00 lebih kreatif ya. Nah, ada lagi hidup 22:03 aktif bergerak ya. Nah, kadang kita 22:06 memang kalau lagi malas ya kadang-kadang 22:09 mager ya, mager ya. Nah, tapi memang 22:11 harus kita paksakan ya, kita paksakan 22:13 untuk ee bergerak ya, bergerak. Nah, 22:17 kalau misalnya ke China itu pasti kita 22:19 bergerak ya karena orang banyak jalan di 22:21 sana ya. 22:22 Heeh. 22:22 Biasa ya. Makanya orang sana sehat-sehat 22:24 ya. Nah, kita nih kadang-kadang mau ke 22:27 depan aja ke warung pakai motor ya, 22:31 sebah kanan kita pesan ya, [tertawa] 22:34 order ya. Nah, inilah ee kita ubah ee 22:37 paradigma dari apa ee paparan hari ini 22:42 ya. Nah, semoga nanti bisa mengikuti 22:45 dengan formula sehat ini ya. A-nya apa 22:49 ya? atur pola makan ya. Prioritas utama 22:52 adalah nutrisi padat ya. Kurangi gula 22:55 dan kalori kosong. Kalori kosong tuh 22:57 tepung-tepung, roti segala macam ya. 23:00 Nah, gula yang manis-manis ya, ganti 23:02 stevia ya atau kayu manis yaah sama 23:06 sekali tidak usah 23:07 ee manis ya itu. Nah, sudah mau ketawa 23:11 ngelihat saya pasti manis ya gitu. 23:14 Iya. [tertawa] 23:16 Nah, ada lagi T ya. Tingkatkan ibadah. 23:19 ya karena ibadah ini 23:21 nah ini nih [tertawa] 23:23 tingkatan utama ya ibadah ini membuat 23:26 spiritual ya spiritual ketenangan batin 23:29 ya coba aja kalau kita salat malam-malam 23:32 lagi sunyi banget ya enak banget 23:34 kadang-kadang tuh 23:35 apalagi dibuka ya nah sekarang kan saya 23:38 sudah renovasi rumah kadang dibuka ya 23:40 depan itu pintunya ya lagi apa spoy-sopo 23:43 ya kadang-kadang apa ya ada rasa yang 23:47 nyaman banget ya. Ya, enggak bisa 23:50 diomongin lah ya. Enggak bisa diomongin 23:51 ya. Nah, itu kadang-kadang He 23:53 ya itulah ee ee ketenangan batin itu 23:57 enggak bisa digantikan teknologi ya. 23:59 [tertawa] 24:00 Enggak bisa ya ketenangan batin itu 24:02 enggak bisa di di apa di dibuat 24:05 teknologi ya. Nah, ibadah ini luar biasa 24:09 hubungan kita ke Allah ya. Nah, limpah 24:12 langkah ini insyaallah ya bisa membikin 24:16 penyakit kronis kita ya akan turun ya 24:19 karena kita stres itu inflamasi. 24:22 Inflamasi menjadi 24:23 ee pemuda darah kita rapuh. Akhirnya 24:26 penyumbatan infak segala macam. Makanya 24:28 banyak sekarang yang umur-umur di bawah 24:29 30 tahun sudah stroke, sudah jantung 24:31 karena tingkat stresnya tinggi, tidurnya 24:35 ee enggak jelas ya. kadang tidurnya apa 24:39 malam malam bangun ee siang dia tidur ya 24:43 sudah kebalik ya. Nah, makanya sekarang 24:45 ee dengan adanya ee formula sehat ini 24:49 kita coba perapkan perlahan-lahan dari 24:51 es dulu ya, syukur dulu ya. Sesudah bisa 24:56 syukur mulai kita bisa mengeliminasi 24:58 pilih-pilih ya yang bisa meningkatkan 25:02 stres sudah deh dibuang disingkirin ya. 25:06 Nah, lalu kita mulai hidup bergerak. H 25:09 ya, sudah bisa H baru A ya. Atur pola 25:12 makan. Nah, T ini paling utama ya. Ini 25:14 enggak bisa ditinggalkan ya. Karena di 25:17 sinilah kita mempunyai ketenangan batin 25:19 dengan ibadah ya. Nah, ada lagi ya. Kita 25:23 harus setelah kita bisa semua tadi 25:25 dengan formula 5S dan ee sehat ya, 25:28 formula sehat. Nah, kita harus audit. 25:31 Audit atau kita 25:34 tanyakan kepada diri kita sendiri ya. 25:37 Tanyakan kepada diri kita sendiri ya. 25:40 Nah, kita bisa bertanya berapa jam Anda 25:43 duduk setiap hari. Nah, kalau kita sudah 25:45 duduk banyak stretching ya, 25:47 stretchinggantunglah 25:48 misalnya kayak pull up itu bergantung 25:50 atau kita renggangin. Nah, saya 25:52 kadang-kadang kalau sudah lama saya 25:53 giniin ya duduk itu saya supaya start 25:55 dia stretching ya. Kadang banyak orang 25:57 duduk kan saling sakit akhirnya 25:59 ya pinggangnya sakit ya kesemutan ya 26:02 ketarik. Nah akhirnya harus dibenarkan 26:04 ya harus ke rumah sehat Alvian akhirnya 26:06 kan. Nah tapi kalau [tertawa] 26:09 kan sehat itu murah tapi kalau sudah 26:11 sakit mahal. Nah kalau dia bisa 26:14 stretching dia bisa bergantung itu kan 26:16 murah ya. Habis 1 jam 2 jam bergantung 26:18 ya supaya dia stretching ya. Nah kadang 26:21 banyak duduk itu mata juga kan pegal ya. 26:24 Mata pegal. Ada satu pasien saya itu 26:27 karena sudah kebanyakan kerjaan, matanya 26:30 tuh kadang-kadang pecah merah ya, 26:31 kadang-kadang merah ya, 26:33 karena tingkat tekanannya terlalu 26:34 tinggi. Akhirnya akan terapi ya memang 26:36 bagus ya nanti sudah lama lagi kena lagi 26:40 ya. Sering banget ya. Ee jadi matanya 26:42 tuh merah ya. Nah, terus kita tanya lagi 26:46 berapa kali kita nih mengkonsumsi 26:49 sayuran dan buah ya dalam 1 hari ya. 26:53 Nah, apakah kita banyak makan junk food 26:56 atau kita banyak sebaliknya buah dan 26:58 sayur ya. Nah, itu kita bisa bertanya 27:01 ya. Kita bisa bertanya pada diri kita 27:03 sendiri ya. 27:06 Nah, ada lagi kita bertanya lagi berapa 27:09 jam kita tidur setiap malam ya saya 27:12 tidur lap ya. Nah, loh. 27:15 Nah, kadang orang tidur karena dia 27:17 banyak pikiran, tidur cuma 2 jam bangun 27:19 lagi. Itu saya banyak banget menemukan 27:21 pasien yang 2 jam tidur bangun lagi. 27:25 Karena banyak yang dipikirin ya, banyak 27:27 yang dipikirkan. Nah, kadang-kadang 27:29 karena lama-lama dia sering mikir, 27:31 kadang-kadang dia ee bicara, "Ah, enggak 27:34 ada lagi yang saya pikirin, Pak Alvian, 27:35 gitu kan." 27:37 Padahal sudah karena habit itu. Nah, 27:39 akhirnya kita ubah ya, ubah pola dia, 27:42 kita terapi, kita kasih mindset yang 27:44 baik ya, akhirnya bisa tidur ya. Oh, 27:46 banyak sekali penyakit yang orang 27:48 insomnia ya. Sangat banyak banget. 27:49 Akhirnya tensinya tinggi ee sakit semua 27:52 badannya ya, mual sampai keringat dingin 27:55 ya. Karena dia enggak bisa tidur lelap 27:57 ya. Kalau saya tuh misalnya berangkat 28:00 nih kadang transit kan lama 5 jam, 28:03 berapa jam 28:04 sampai teman tuh bingung Pak Alvin enak 28:06 banget. sudah pas langsung di pesawat 28:08 tidur [tertawa] sudah tu pas langsung 28:10 bangun. Nah, karena saya sudah biasakan 28:13 untuk menyetting itu jadi e apa ya? Kita 28:15 tarik nafas dari hidung hembus. Sudah 28:18 sambil wiris sedikit saya mau tidur. 28:21 Saya mau mengistirahatkan tubuh saya 28:24 dalam hati. Sudah udah sudah tidur 28:25 langsung ya. Nanti pas sudah ada 28:28 bunyi-bunyi mau turun bangun ya. N jadi 28:31 kita sudah bisa istirahat pada 28:32 waktu-waktu tertentu ya karena sudah 28:35 biasa dilatih ya. Nah semakin kita bisa 28:37 melatih itu semakin enak kita ya fisik 28:40 kita. Karena fisik tuh luar biasa 28:43 pikiran sana pikiran sini ya. Apalagi 28:46 sekarang saya dobble S3 ya. Terus juga 28:49 organisasi saya pegang lima ya. Belum 28:51 acara kaprodi, belum acara taping radio 28:55 eh [tertawa] radio ya 28:57 kayak sekarang atau besok gitu. 28:59 Banyak sekali kan waktu-waktu. Tapi 29:01 karena kita bisa manajemen akhirnya kita 29:04 ee apa ya senang ya malah senang gitu 29:06 ada hal-hal baru yang bisa kita ee 29:09 lakukan ya kita lakukan ya. Nah, terus 29:13 kita tanya lagi. Nah, makanya kemarin 29:15 saya dapat amanah baru. Ya udah, kita 29:18 coba deh senam ini, gitu kan. Nah, jadi 29:20 olahraga ee berapa kali kita nih 29:23 olahraga sampai berkeringat atau ee 29:26 jantungnya berduk kencang, keringetan 29:28 ngos-ngosan 29:29 itu berapa kali ya? Atau kapan terakhir 29:32 kita tanya ya atau sehari ada enggak 29:36 gitu ya. Nah, kita olahraga itu harus 29:39 tiga ya. berdegup kencang, ngos-ngosan, 29:43 keringetan. Ya, tiga ini harus ada. 29:46 Karena kalau kita berduk kencang, kita 29:48 mengelola jantung kita ya. Keringatan 29:51 kita membuang ee apa? E toksin ya. 29:54 Membuang racun di tubuh kita ya. Yang 29:57 ketiga, ngos-ngosan. Nah, kita butuh 29:59 oksigen lebih banyak ya. Jadi 30:02 olahraganya tiga ya. Tapi kalau misalnya 30:04 ibu-ibu ngajak bapaknya, suaminya ke 30:07 mall, bapaknya berdebar-debar. Nah, itu 30:09 bukan olahraga. ya [tertawa] 30:13 berdebar-debar karena mau keluar uang 30:15 ya. 30:17 Ya, jadi itu bukan olahraga ya. Atau 30:19 ibu-ibu ee jalan ke mall, wah saya juga 30:23 keringetan tapi enggak ada berdebar, 30:25 enggak ada degup jantungnya ya karena 30:28 keringatannya capek doang ya. Nah, itu 30:30 bukan olahraga ya. 30:32 Nah, terus kita tanyakan lagi berapa jam 30:35 kita dengan menatap ee di layar ya? Ini 30:40 nih yang jawabannya masing-masing pasti 30:43 salah. [tertawa] 30:45 Coba berapa maksimalnya? 30:47 Berapa lama itu? Apalagi sekarang ada 30:49 dracin ya, drama China ya. [tertawa] 30:53 Nah, menatap 30:55 ee layar ya. Kalau menatap layar dia 30:57 baca Quran, dia ngfal Quran, wah itu 30:59 luar biasa ya. Itu ketenangan batin ya. 31:03 Tapi kita menatap wajah keluarga kita 31:05 berapa lama? Ya kadang ketemu aja sambil 31:08 [tertawa] handphone. 31:11 Makanya saya kadang-kadang kalau mak 31:13 H 31:14 ho. Jangan ada handphone ya. [tertawa] 31:17 Jadi 31:19 kayaknya semua kecubit nih. A [tertawa] 31:23 ya semakin banyak teknologi semakin 31:25 seperti itu kan akhirnya kan. He 31:28 itulah teknologi ya. Makanya teknologi 31:31 itu bisa 31:33 kita manfaatkan sebenarnya ya, bukan 31:35 menjadi dia pengganti kita ya. Jadi bisa 31:39 kita manfaatkan untuk kemudahan kita 31:43 tapi bukan kita jadi objek dia ya. Bukan 31:46 kita yang dijadi dijadikan ee apa ya ee 31:51 ee ketergantungan si teknologi ya. Kita 31:55 yang mematakan teknologi itu ya. 31:58 Nah, apakah Anda memiliki waktu hening, 32:01 meneningkan pikiran? Nah, ini 32:03 kadang-kadang banyak orang enggak ada ya 32:06 kapan dia waktu hening, kadang 32:08 mengingat-ingat apa ya kesalahan kita 32:10 ya. 32:12 Istigfar ya. Nah, kadang-kadang saya ada 32:14 waktu tuh kadang-kadang ya ee ya 32:17 refleksi 32:18 semedi gitu ya. [tertawa] 32:19 Iya semedi lah kalau orang tuh kalau 32:21 kita refleksi diri ya. refleksi diri 32:23 kadang 32:24 apa ya kesalahan kita kita istigfar ya 32:27 istigfar istigfar ya ee ya kadang kita 32:31 enggak tahu bisa aja kadang kita 32:33 teromong atau apa gitu kan nah kita 32:36 merefleksikan untuk apa itu untuk 32:37 menenangkan pikiran ya 32:39 iyaang [mendengus] 32:40 pikiran karena kata Rasulullah tuh 32:43 bukan ototnya bajah tulangnya kawat tapi 32:46 di mana dia tidak ada musuh nah kalau 32:49 dia tidak ada musuh pikirnya tenang 32:51 pasti kan pikirnya tenang [berdehem] ya. 32:54 Atau memang dari batin dia yang akan 32:59 masalah. Nah, kadang-kadang dari batin 33:01 juga bisa jadi masalah ya. Misalnya dia 33:03 sering ya tadi ya sering ee apa 33:06 informasi-informasi negatif ya akhirnya 33:09 habit habit habit ya kebiasaan akhirnya 33:12 terbawa dia suasana itu. Nah harusnya 33:14 bagaimana kita tadi mengeliminasi ya 33:17 mengeliminasi. Nah, jadi ee jadi bukan 33:21 kita karena genetik eh kamu genetik ya 33:23 ini belum tentu juga ya. Nah, atau 33:26 lingkungan ya. Jadi kita juga perlu ee 33:29 apa ya perlu refleksi ya, perlu audit 33:31 ya, perlu apa ya mempertanyakan diri 33:35 sendiri ya sebelum ke orang lain ya. 33:38 Yang bisa mengubah diri sendiri eh yang 33:40 bisa mengubah itu kan diri kita sendiri. 33:43 Iya. 33:43 Orang lain enggak bisa ya. Mbak Nuning 33:45 suruh berubah belum tentu mau ya. Nah. 33:47 [tertawa] 33:50 ya itu. Nah, ini ee sehat adalah pilihan 33:54 ya, bukan keberuntungan 33:58 ya. Jadi, oh saya ahli hisab ya, tapi 34:01 saya sehat-sehat aja ya. Belum tentu ya. 34:03 Ee berapa banyak ya [tertawa] 34:05 yang ahli hisab ya gitu. 34:08 Nah, rumah sakit yang penuh bukanlah 34:11 tanda masyarakat yang sehat ya. 34:14 Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika 34:15 kita mampu hidup produktif. mandiri dan 34:19 bahagia sebelum penyakit datang. Ya, 34:23 kesehatan sejati lahir dari makanan yang 34:25 kita pilih, langkah kaki yang kita 34:27 lakukan, pikiran yang kita pelihara, ya 34:32 ke dekatan kita kepada Tuhan. Jadi, 34:35 body, mind, soul, spirit, dan [berdehem] 34:39 energi. Wah, itu komplit banget itu. 34:41 Saya lagi bikin SKL-nya KKN yang 34:43 mudah-mudahan diasesi oleh kementerian 34:45 ya. itu body, mind, soul, spirit, dan 34:48 energi ya. He. 34:49 Nah, mulai hari ini, mulai saat ini 34:52 harus kita pikirkan ya. Jadi ee kita 34:55 bisa menyeimbangkan ekosistem kesehatan. 34:59 Nah, terima kasih. 35:02 Wow, 35:04 Ikhwan Ahmad, begitu banyak ee ee 35:07 catatannya ya dari 5S tadi. Anda masih 35:11 ingat? Kemudian terjemahan dari kata 35:14 sehat dari masing-masingnya es-nya apa 35:16 dan segala macam itu. Serta nih nih yang 35:20 paling paling banyak kita alami tentang 35:23 bagaimana mengaudit kebiasaan kita, 35:26 habit kita ini. Karena mindset kitalah 35:29 yang akan membuat langkah kita ke kanan, 35:31 ke kiri, ke depan, atau ke belakang. kan 35:32 seperti itu. Jadi mudah-mudahan ini 35:37 acara dengan 35:40 Bung 35:42 Alvian mudah-mudahan benar-benar membuka 35:46 skat baru pemahaman kita. Karena terus 35:50 terang medsos itu kalau boleh tahu nih 35:53 kan tadi yang rusak bukan cuman mata ya. 35:55 Kalau kita matanya menatap ee HP terus 35:58 atau apa dengan warna yang kadang-kadang 36:00 tidak mendukung karena gelap suasana di 36:03 ruangan itu, itu kerusak ee kerusakan 36:07 pikiran jiwanya itu seberapa parah 36:09 dengan kita menatap gadget tadi itu? 36:13 I jadi gadget ini bisa kita gunakan 36:18 untuk yang bermanfaat ya kalau kita bisa 36:21 melakukannya dengan 36:23 baik ya. Tetapi sebaliknya gadget ini 36:27 bisa menjadikan masalah buat kita ya. 36:29 Seperti tadi kita keluarga ngumpul. 36:33 He 36:34 masing-masing pegang handphone. 36:36 [tertawa] 36:36 Iya. 36:37 Karena [berdehem] terrahannya tidak 36:38 terjalin kan hubungan anak sama orang 36:40 tua, anak sama anak atau lagi family 36:43 sama family. 36:44 He. 36:46 Atau lagi dia menggunakan gadget terlalu 36:49 lama ya. Mata pegal tadi ya, merah bisa 36:52 ya. itu idealnya berapa jam sih kita 36:54 boleh menatap benda satu itu? 36:57 Jadi kalau saya enggak mau lama 1 jam 37:00 itu saya sudah istirahat 37:01 optimal. 37:02 Jadi optimal saya menjemput 37:03 harus istirahat. 37:04 I saya lihat jauh dulu. 37:05 Lihat yang lain, 37:07 aktivitas yang lain gitu. 37:08 Kalau ada daun atau apa lihat ke depan. 37:11 Nah atau kita istirahat dulu sebentar 37:13 ya. Kita mulai lagi ya. 1 jam tuh sudah 37:16 cukup kalau menurut saya. Jangan terlalu 37:17 lebih ya. Kadang-kadang ee monitor itu 37:20 kan berbeda-beda daya radiasinya ya. 37:24 Kadang ada monitor yang terlalu terang 37:26 ya. Nah, itu lebih cepat sebenarnya atau 37:28 handphone-nya terlalu terang juga. Nah, 37:29 itu lebih cepat ya. Jadi gadget ini 37:32 sebenarnya bisa mempermudah kita tetapi 37:35 bisa menjadikan masalah juga. Jadi kita 37:38 harus menggunakannya dengan bijak ya 37:42 sehingga bisa menjadi barang yang 37:44 berguna bukannya malah ee menyusahkan 37:48 diri gitu ya. 37:49 Benar. Benar sekali. Benar sekali. Oke. 37:53 Emm mungkin beberapa di antara 37:57 teman-teman itu kalau lagi banyak 37:59 pikiran, banyak masalah, badannya serasa 38:03 enggak enak, kemudian juga pusing, eh 38:06 malah maahnya juga kambuh. Emm ini yang 38:10 menyebabkan munculnya kegak enakan badan 38:14 hanya karena awalnya dari pikiran itu 38:18 biasanya berapa persen sih? Ya, jadi 38:21 penyakit itu tidak hanya fisik ya, tapi 38:24 banyak sekali saya temukan pasien-pasien 38:27 yang hadir itu dia penyakit itu karena 38:29 dia stres, karena pikiran 38:32 ya. 38:32 Iya. 38:32 Nah, kalau sudah kita stres pikiran itu 38:35 sudah ruwet ya. Yang tadinya mah enggak 38:39 ada jadi maah ya kembunglah perutnya, 38:41 mualah, keringat dinginlah ya yang 38:45 tensinya tadi rendah jadi tinggi ya. 38:47 karena itu akan mempengaruhi ya fisik 38:50 itu akan terpengaruhi juga dari psikis 38:54 ya. Psikis yang tidak tenang, psikis 38:57 yang tidak apa stres ya itu akan 39:00 membangkitkan hormon kortisol yang 39:02 meningkat ya tadi ya. Terus gula darah 39:05 naik, gula darah naik bikin sumbatan ya. 39:07 Tensi naik bikin pembuluh darah kita 39:10 bisa pecah ya. Jadi hormon itu sangat 39:13 sangat berpengaruh ya. Makanya banyak 39:15 hormon-hormon yang ee kita gunakan untuk 39:19 ee apa senang ya misalnya dopamin ya ee 39:22 untuk ketenangan ya. Nah itu dengan 39:26 manajemen sebenarnya dan banyak 39:28 penelitiannya sekarang ya dengan 39:29 mengukur hormon kortisol ya. 39:31 Heeh. He. 39:32 Terus IGG ya IGG IGM malah juga dicek ya 39:36 bagaimana pertahanan tubuh dengan kita 39:38 rileks, kita tenang meningkat atau 39:40 enggak ya. luar biasa itu sampai di 39:42 dicek ya, dicek dan itu sudah banyak ya 39:45 penelitiannya ya seperti itu. Jadi stres 39:48 itu utama kalau menurut saya. Stres itu 39:50 utama ya. Kalau kita enggak stres kita 39:52 bisa memanajemen pikiran, bisa kita 39:55 melaksanakan ee ee kegiatan apapun ya. 39:59 Kadang kita punya tantangan ya, kayak 40:01 kita punya tantangan 40:03 dan ee tantangan itu kalau saya senang 40:06 sekali ya karena mendapatkan hal yang 40:09 baru ya. mendapatkan hal baru. Misalnya 40:11 saya waktu tu di S2 Herbal Medic UI ya 40:15 masuknya terus sudah tuh masuk 40:16 fisioterapi kan enggak nyambung ya. 40:17 Enggak nyambung. Waktu itu satu semester 40:20 ya agak bingung, agak stres ya. Tapi 40:22 karena tadi motivasi tinggi bisa 40:24 memanajemen ya. Nah, akhirnya kita bisa 40:29 melewati itu. Nah, bagaimana cara kita 40:31 bisa melewati itu? Nah, intinya 40:35 kuncinya, teknisnya manajemen dan 40:37 bagaimana kita bisa melewati itu. Dan 40:40 jangan lupa, kalau enggak izin Allah 40:42 enggak bakal terjadi. Nah, itu. 40:44 Nah, ini terkait dengan penjelasan bahwa 40:48 kalau orang yang rajin beribadah 40:51 insyaallah lebih banyak sehatnya di 40:54 dalam perjalanan hidupnya. Berarti untuk 40:58 hal semacam ini akan ee seperti yang 41:02 barusan dibilang ada Allah itu secara 41:05 fisik kalau dibandingkan dengan secara 41:07 mental jadi keberimbangannya atau 41:10 keterikatannya 41:12 lumayan 41:14 besar ya. Jadi ketenangan batin. 41:16 Ketenangan batin. 41:17 Ah, ketenangan batin. Heeh. Kita 41:20 merefleksikan. Oh, kita hari ini ketemu 41:23 Mbak Nuning nih mau on air. 41:25 Kalau enggak is Allah enggak bakal 41:26 terjadi hari ini. Ya kan? 41:27 Iya. Iya. I. 41:28 Nah, ee jadi hati kita tenang Mbak 41:30 Nuning. Berarti kita melakukan itu 41:33 karena Allah. Oh, hari ini karena Allah 41:36 sudah mengizinkan saya bertemu Mbak 41:38 Nunding, saya harus menyiapkan dong ee 41:40 apa yang harus saya performance gitu 41:42 kan. 41:44 Jadi [tertawa] akhirnya 41:45 dan itu ee itu bagian daripada sedikit 41:48 waktu untuk merenung ya. 41:49 Benar. Benar. Refleksi diri ya. Refleksi 41:52 ketenangan batin jadinya 41:55 mengatur mindset kita menghadapi A B C 41:59 dan itu harus dilatih. Harus dilatih. 42:01 Enggak bisa begitu saja pintar gitu ya. 42:03 Ee [tertawa] mungkin ada salah satu 42:05 orang atau beberapa orang yang memang 42:07 Allah kasih beri ya. Tapi kalau saya 42:10 sendiri saya latih [tertawa] 42:12 dilatih ya. 42:14 Ee ini terkait dengan kesehatan nih kan 42:16 banyak sekali orang yang sibuk pagi, 42:18 siang, sore, malam sehingga jarang 42:21 sekali menyediakan waktu untuk bisa 42:23 pergi ke tempat ahlinya, ke tempat 42:25 terapi atau ee cek kesehatan. Kalau 42:29 misalnya nih secara mudah mau kita 42:32 melakukan sendiri di rumah untuk 42:37 membuat kita paham bagaimana dengan 42:38 fisik kita dan emosi kita, apa kira-kira 42:42 yang harus dilakukan? 42:44 Ya, kalau fisik kita di rumah ya sangat 42:47 banyak ya. Misalnya kita 42:48 yang tadi itu ya, makan dan segala macam 42:50 tadi itu ya. 42:51 Iya. Kalau fisik bisa kita untuk 42:53 bergerak misalnya kita ya kita bergerak 42:57 itu kan bisa kita jalan misalnya 42:58 pagi-pagi 30 menit kan itu kan tidak 43:01 mahal ya maksudnya itu bisa kita 43:03 lakukan. Nah, yang intinya itu 43:04 sebenarnya 43:06 niatnya itu nawaitunya tadi [tertawa] 43:08 niat magnya ya. Nah, itu yang kita harus 43:12 bongkar ya batu es untuk yang mager 43:16 tadi. Nah, itu yang agak agak memang 43:18 agak sulit itu ya. Nah, harus kita 43:20 latih, kita latih, kita latih dan kita 43:22 memang niat ya. Nah, ee makanan ya utama 43:27 ya, makanan utama ya. Kalau makanannya 43:29 sudah sering yang habitnya yang siap 43:31 saji ya [tertawa] pasti akan bermasalah 43:35 ya. Itu dengan 43:37 tunggu saja akibatnya gitu [tertawa] 43:40 ya. Tinggal bom waktu ya sebenarnya 43:41 tinggal bom waktu ya. He. 43:43 Dan sekarang sudah banyak kan akhirnya 43:45 banyak sekarang ee penduduk kita kena 43:48 diabet ya, ginjal ya. Karena sudah 43:51 habitnya memang siap saji ya, 43:53 minuman-minuman soft drink ya. Nah, 43:56 sampai Menteri Kesehatan memberikan 43:58 label ya e nilai A B C D ya sampai E 44:01 [berdehem] saya baca di TikTok ya saya 44:04 lewat beranda saya ya 44:05 waktu lagi mau upload ya upload TikTok 44:08 ya. Nah, itu. Nah, ee terus tadi apaagi 44:12 Bernya ya? Ee selain fisik, 44:16 perasaan seberapa jeleknya sih? Misalnya 44:19 cuman karena dibikin kecewa orang, baper 44:20 terus kita jadi sakit gitu, itu 44:23 memungkinkan sekali enggak sih? 44:25 Nah, mungkin saja generasi zaman saat 44:27 ini ya karena generasi kita dulu dengan 44:30 generasi saat ini berbeda jauh ya. Waktu 44:34 generasi kita dulu, kita malah takut 44:37 sama guru, ya. Takut sama guru itu 44:41 adalah orang tua kita kedua ya. Jadi 44:44 kita itu disiplin ya, disiplin dan kita 44:47 kalau ada apa-apa kita bisa problem 44:49 solve sendiri ya. Kita bisa ee apa ya 44:54 menyelesaikan sendiri karena kalau 44:55 ngelapor ke orang tua malah kena marah 44:57 kan. Kalau zaman dulu [tertawa] 45:00 kita ribut sama orang aja berantem 45:02 misalnya zaman dulu kan. Kalau kita 45:04 ngelapur malah tambah marah. Jadi malah 45:05 makanya kita bisa problem solve ya waktu 45:08 ya. Makanya sampai sekarang pun saya 45:10 anak bungsu yang merantau sendiri ke 45:13 Jakarta ya. 45:14 Nah karena mungkin zamannya eranya. Nah 45:16 tapi zaman sekarang kan 45:18 ya sudah berubah ya udah lebih lebih 45:21 baper ya lebih bawa perasaan ya. Nah 45:25 baper ini karena tadi zamannya sudah 45:27 berubah. Nah tapi kita bisa tidak 45:29 mengikuti zaman ya dengan apa? dengan 45:32 kita latihan ya. Dan sekarang juga saya 45:34 lihat banyak anak-anak sekarang ya ya 45:36 tidak semua ya, 45:37 tapi banyak anak-anak sekarang juga 45:39 public speaking-nya kurang ya karena 45:41 mungkin ee apa ya untuk dia tampil itu 45:45 enggak berani banyak ya. 45:47 Jadi banyaklah mereka itu di belakang 45:49 layar 45:50 ya. Nah ini akan mengakibatkan bapernya 45:54 tambah berlebih ya tambah berlebih ya 45:57 karena dia tidak bisa mengutarakan 45:59 keluar ya. Nah, makanya dengan kita 46:03 bersilaturahim 46:04 ya. Nah, itu akan membantu kita supaya 46:07 enggak baperan ya, 46:10 melatih kita hati kita supaya kita kuat 46:14 ya, 46:15 kita berserah diri ke atas ya, ke Allah 46:18 ya. Nah, itu membuat kita tidak baperan 46:20 ya. Kalau kalau saya sendiri ya, kalau 46:23 memang ada masalah saya salat dua 46:24 rakaat. Ya Allah, Engkau yang bisa 46:27 menyelesaikan masalahku, selesaikan 46:29 masalahku ya Allah. Udah enggak mau saya 46:31 pikirin lagi. Ya, 46:32 terkait dengan ini tadi kan soal waktu 46:35 tidur jangan dipakai buat kerja. Jadi 46:38 ini sangat berpengaruh ya terhadap 46:40 kesehatan fisik. Misalnya ya udah 46:43 malamnya ngerjain sesuatu yang penting 46:45 sementara ee sorenya malah tidur atau 46:50 siangnya. Itu itu gimana itu 46:51 penjelasannya? 46:52 Jadi kita tidur itu kan ada istirahat, 46:55 ada jeda waktu dan hormat kerja adalah 46:57 melatonin ya. 47:00 hormon yang kita istirahat itu hormon 47:01 melatonin ya. Nah, mestinya tubuh itu 47:05 rileksasi ya. Kita tidur itu istirahat 47:10 meregenerasi sel-sel kita yang rusak ya. 47:14 He. 47:14 Nah, tapi kita buat jam dia istirahat 47:17 dibuat kerja akhirnya bermasalah ya. 47:21 Keseimbangan tubuh kita akan bermasalah. 47:23 Oke. Kalau sekali-sekali enggak ada 47:24 masalah ya bolehlah ya. Kemarin juga 47:26 saya sampai begadang sampai jam .00 ya 47:28 karena kerjaan numpuk tapi jangan 47:31 dibikinkan rutin tiap hari. Nah, 47:33 sekarang tuh saya lihat banyak ya zaman 47:36 sekarang itu rutin dia tiap hari malah 47:38 tiap hari yang menjadikan dia ee 47:41 tidurnya siang ya malamnya dia jadi 47:45 kelawar ya bangun ya kelawar tuh jadi 47:47 bangun kan malam [tertawa] 47:50 kalau siang dia tidur kelelawar ya 47:53 ya kita sudah di ujung nih sayangnya ya 47:56 di penghujung ini. Tapi e sebelumnya 48:00 kalau tadi spiritualnya sampai nol tuh 48:03 parah banget. Badan bergeraknya kurang 48:06 juga enggak boleh. Jam tidur jangan 48:09 ditukar-tukar dengan yang aktif gitu ya. 48:12 Terus emm banyak hal tadi ada 5s segala 48:17 macam itu. Mudah-mudahan ikhwan akhwat 48:20 membuat kita sadar diri dengan kalimat 48:22 iya juga ya. Nah, ee di penghujung ini 48:26 boleh kita simak sepenuh hati, sepenuh 48:28 rasa closing ideanya dari narasumber 48:32 kita terkait dengan keseimbangan 48:34 ekosistem 48:36 kesehatan ya, Bung Alvian. Sok, mangga, 48:40 silakan. 48:42 Jadi ee gitu tadi kan bicara ee semakin 48:46 tinggi teknologi 48:48 malah semakin banyak 48:49 engak sehatak [tertawa] sehat ya. He he. 48:52 Nah, ee tapi kita harus berkaca diri ya. 48:57 Makanya ini closing-nya closingnya agak 49:00 berbeda dikit dari yang sebelumnya. 49:03 Mari kita merenung ya, merenung ya. Apa 49:07 yang akan kita pilih makanan itu ya. 49:12 Terus langkah kaki kita apa yang kita 49:15 bisa lakukan ya untuk tubuh kita. Jadi 49:17 kita jalan tu sebenarnya untuk 49:18 menyehatkan tubuh kita ya. 49:20 Iya. 49:21 Bagaimana kita memelihara pikiran kita 49:24 ya, bagaimana kita memanajemen pikiran 49:26 kita ya, bagaimana kita bisa 49:31 mengistirahatkan tubuh kita ya. Nah, 49:34 jangan lupa bagaimana kita bisa 49:36 mendekatkan diri kita kepada Allah 49:38 Subhanahu wa taala. Nah, itu intinya 49:41 dari ee pembicaraan kita hari ini ya. 49:44 Semoga ee apa yang saya sampaikan bisa 49:48 terealisasi ya. Amin. Allahum amin. 49:52 [tertawa][terkesiap] 49:53 Baik, jadi terima kasih banyak untuk 49:58 bahasan hari ini, keseimbangan ekosistem 50:00 kesehatan dengan ya mudah-mudahan 50:04 semuanya membuat kita semakin tahu eh 50:07 STD ya, sikap tahu diri untuk 50:11 meningkatkan kesehatan kita lewat banyak 50:14 hal. Catat ini nomor telepon yang bisa 50:17 dihubungi ketika Anda ingin 50:19 berkonsultasi dengan beliau. 0813 50:24 8326 50:27 2040. 50:29 Ya, sekali lagi 0813 50:33 83262040. 50:36 Alamatnya Jalan Ruyung Blok A20 nomor 7 50:43 di Pondok Kelapa Jakarta Timur. Ya, 50:47 sekali lagi ikhwan akhwat, sehat itu 50:49 pilihan, tapi bagaimana yang kita makan, 50:53 bagaimana kegiatan kita, pikiran kita, 50:56 dan lain sebagainya tadi mudah-mudahan 50:58 membuat kita jadi lebih bisa tahu diri. 51:03 Baik, billahi taufik wal hidayah. 51:04 Wasalamualaikum warahmatullah. 51:06 wabarakatuh. 51:07 Wabarakatuh. Alhamdulillah.