Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:15 Alhamdulillahirobbil alamin, Allahuma 0:17 sholi ala Sayyidina Muhammad wa ala ali 0:19 Sayyidina Muhammad. 0:21 Assalamualaikum warahmatullahi 0:23 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 0:25 Radio Silaturahim dan juga pemirsa Rasya 0:27 TV yang dirahmati Allah. Alhamdulillah 0:29 kita kembali berjumpa Ikhwan Akhwat di 0:31 Senin malam hari ini. Tanggal 6 Rajab 0:34 1446 Hijriah atau 6 Januari 2025. 0:41 Hadir kembali acara tadabbur Alquran. 0:44 Bersama Ustad Doni Amir Sagaf yang 0:46 alhamdulillah telah bergabung bersama 0:47 kami. 0:48 Assalamualaikum warahmatullahi 0:49 wabarakatuh Ustad. 0:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:52 wabarakatuh Kak Fahri. 0:55 Gimana kabarnya Ustad sehat ya? 0:57 Alhamdulillah. 0:58 Alhamdulillahirobbil alamin. 1:00 Hari ini tema yang akan disampaikan 1:01 adalah mengenai salat adalah hadiah 1:04 Allah di bulan Rajab. Gitu Ustad ya? 1:08 Ya betul insyaallah. 1:09 Kita akan bersama-sama simak Ikhwan 1:10 Akhwat. Dan nanti yang ingin bergabung 1:12 bertanya silakan Anda bisa kirimkan 1:14 melalui WhatsApp kami di 08111999720. 1:20 Tafadhol Ustad. 1:21 Ya terima kasih. Kak Fahri. 1:25 Eh Ikhwan Akhwat sekalian yang dirahmati 1:27 Allah Bapak Ibu bismillahirohmanirohim. 1:30 Assalamualaikum warahmatullahi 1:32 wabarakatuh. 1:35 Alhamdulillah. Alhamdulillahilladzi 1:38 anzala sakinata fi qulubil mukminin. 1:41 Liyazdad imanan ma imanihim. 1:44 Walillahi junudis samawati wal ard. 1:47 Wakanallahu aliman hakima. 1:50 Assalatu wassalam ala al mab'usi 1:52 rahmatan lil alamin. Asyrofal anbiya wal 1:55 mursalin wa ala alihi wasahbihi ajmain 1:59 amma ba'd. wal mursalin wa ala alihi wa 2:02 sahbihi ajma'in amma ba'd 2:05 Fayakulullah ta'ala fi kitabihil karim 2:08 auzubillahiminasyaitanirrajim 2:10 bismillahirrahmanirrahim 2:12 aqimis sholata lidulukis syamsi ila 2:15 ghasaqil lail wa qur'anal fajr inna 2:18 qur'anal fajri kana masyhuda 2:21 sadaqallahul adzim wa sadaqa rasuluhu 2:24 nabiyul karim wa nahnu ala zalika minasy 2:26 syahidin wa syakirin amma ba'd 2:30 e ma'asyiral muslimin wal muslimat 2:32 rahimakumullah ikhwan akhwat para 2:36 pemirsa Rasya TV 2:38 demikian pula para pendengar radio Rasya 2:41 TV di manapun berada alhamdulillah 2:43 segala puji bagi Allah kita masih diberi 2:46 hidup sampai e detik ini 2:49 e ini adalah tanggal e 6 Rajab tadi ya 2:53 Kang Fari ya tanggal 6 Rajab bertepatan 2:56 dengan tanggal 6 Januari 2:59 semoga Allah e 3:01 senantiasa membimbing kita 3:03 kalaupun ada kesalahan kita senantiasa 3:05 Allah ingatkan kita untuk bertobat 3:06 memperbaiki 3:08 mengkoreksi apa-apa yang keliru yang 3:10 salah dalam perjalanan hidup kita ini 3:13 agar semakin tepat berada di atas 3:16 petunjuk Allah subhanahu wa ta'ala dan 3:18 mudah-mudahan pada gilirannya nanti 3:21 Allah akan wafatkan kita insyaallah 3:23 mudah-mudahan dalam keadaan baik dalam 3:26 keadaan 3:27 Allah tunduk kepada Allah dalam keadaan 3:30 kita ridho kepada Allah dan Allah ridho 3:32 kepada kita atau nama lainnya adalah 3:34 husnul khotimah 3:36 selawat dan salam mari senantiasa kita 3:38 sampaikan curahkan kepada Baginda Nabi 3:41 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 3:43 Allahumma sholli wasallim wabarik alaihi 3:46 wa ala alihi wa sahbihi ajma'in semoga 3:49 kita istiqomah dalam 3:52 e mempelajari kemudian sallallahu alaihi 3:55 wasallam telah ajarkan bagi hidup kita 3:57 di atas dunia ini. 4:00 Ikhwan akhwat sekalian, Bapak Ibu yang 4:01 dirahmati Allah, insya Allah pada 4:03 kesempatan malam hari ini kita akan ee 4:06 merenungi men ee 4:09 apa di bulan Rajab ini kita ingin 4:12 merenungi sesuatu hadiah besar yang 4:15 Allah berikan kepada kita lewat Isra dan 4:18 Mikrajnya Nabi Muhammad sallallahu 4:20 alaihi wasallam, yakni ee perintah salat 4:23 kepada kita. 4:24 Ee kenapa ini penting dari sebuah ee apa 4:28 dari sebuah perenungan, Bapak Ibu, ya, 4:30 ikhwan akhwat sekalian. 4:31 Judul kita, salat adalah hadiah dari 4:34 Allah subhanahu wa taala di bulan Rajab 4:36 untuk kita. 4:38 Ini penting, ya, untuk kita sampaikan 4:41 dan kita ee apa kita terus ee 4:45 ingat-ingat, ya, setiap terutama setiap 4:47 kali bulan Rajab, ya, tentu saja di 4:49 bulan-bulan lain di hari-hari yang lain, 4:51 tapi terutama di bulan Rajab. Kenapa 4:53 demikian? Karena terus terang 4:57 ee 4:58 apa namanya 5:00 ada satu bentuk pemahaman yang mungkin 5:04 selama ini ee tidak kita sadari 5:08 masuk menjadi semacam pemahaman di alam 5:12 bawah sadar kita 5:14 bahwasanya salat itu seperti beban. 5:19 Ya, seperti satu beban yang ee apa yang 5:24 apa namanya ee tuntutan, nah, begitu, 5:27 ya. 5:28 Karena apa? Karena biasanya kalau sudah 5:32 bulan Rajab, apalagi nanti ada perayaan 5:34 Isra Mikraj 5:36 kita bolak-balik akan mendengarkan 5:39 ee hadis atau kisah bagaimana Nabi 5:42 Muhammad sallallahu alaihi wasallam itu 5:44 bolak-balik 5:45 ke langit, gitu ya. 5:48 Untuk 5:49 istilahnya minta keringanan kepada Allah 5:53 dalam jumlah salat. 5:55 Gitu, dalam jumlah rakaat salat. 5:58 Gitu. 6:00 Nah, 6:01 eh hadis ini tidak salah, gitu ya. 6:05 Tapi sebetulnya memang butuh dijelaskan 6:08 lebih dalam 6:09 agar 6:11 apa yang ditangkap oleh umat itu, ya, 6:14 apa yang dipahami oleh umat Islam itu 6:17 tidak keliru, gitu. 6:19 Ya. Karena dalam ilmu hadis itu 6:22 ada mutolaah namanya. 6:25 Mutolaah itu sederhananya menelaah. 6:29 Menelaah hadis itu harus ditelaah dia. 6:32 Ya. 6:33 Di eh dari eh sudut pandang mana dia 6:36 harus disampaikan, gitu ya. 6:38 Atau atau apa yang harusnya didapat oleh 6:41 orang yang mendengarkan hadis itu, gitu. 6:44 Nah, misalkan seperti contoh ada hadis 6:47 Nabi sallallahu alaihi wasallam pernah 6:48 ditanya oleh oleh sahabat 6:50 mengenai amal yang paling baik, yang 6:53 paling afdol. 6:55 Ada sekali waktu beliau ditanya, beliau 6:57 jawab amal yang paling baik adalah salat 7:00 ala waqtiha, ya. 7:03 Di di awal waktu. 7:05 Di kali yang lain beliau ditanya juga 7:07 pertanyaan yang sama, tapi beliau jawab 7:09 eh amal yang paling baik adalah 7:11 berperang di jalan Allah. Ada lagi di 7:14 lain waktu beliau ditanya juga 7:16 pertanyaan yang sama, kemudian beliau 7:18 menjawab amal yang paling baik adalah 7:20 berbakti kepada kedua orang tua. Nah, 7:23 semua kumpul hadis yang seperti itu 7:25 dikumpulkan, ya, ikhwan akhwat sekalian, 7:28 Bapak Ibu, lalu ditelaah. 7:30 Eh rupanya ketika bertanya tentang amal 7:34 eh ketika beliau ditanya tentang amal 7:36 yang paling baik apa oleh seorang fulan, 7:40 orang A, katakan begitu, eh Nabi 7:43 Muhammad ini tahu, beliau ini tahu si 7:45 orang ini kurang menjaga salat, misalkan 7:49 begitu ya, di awal waktu. Lalu beliau 7:50 katakanlah, 7:51 "Amal yang paling mulia, salat di awal 7:53 waktu." Kepada orang yang berikutnya, 7:56 beliau paham bahwa orang ini 7:58 ee kurang berani atau pengecut untuk 8:00 ikut dalam jihad fisabilillah. Maka 8:03 kemudian dikatakan, beliau katakan bahwa 8:05 itu "Amal yang paling mulia adalah 8:08 berjihad di jalan Allah." Itu mutalaah 8:11 semacam itulah yang disampaikan oleh 8:13 para ulama-ulama kita dalam dalam 8:15 berbagai ee kitab-kitab menjelaskan 8:18 tentang hadis-hadis tersebut. Nah, maka 8:20 itu hadis tentang ee Nabi sallallahu 8:23 alaihi wasallam begitu menerima perintah 8:26 ee apa salat, begitu ya. Lalu beliau di 8:31 dinasehati oleh Nabi Musa alaihi salam 8:34 supaya minta keringanan ya kepada Allah, 8:37 karena umatku saja tidak tidak apa tidak 8:40 ee sanggup dan lain sebagainya, itu bisa 8:43 atau harusnya dijelaskan dari berbagai 8:46 sudut pandang. 8:47 Dan harus kemudian dijelaskan jangan 8:50 sampai seolah-olah memang salat itu 8:53 berat atau tidak atau tidak enak, 8:55 begitu. 8:56 Nah, coba kalau kita renungi baik-baik 8:59 sesuatu yang harus diminta untuk 9:02 dikurangi, begitu ya. 9:04 Ya, sesuatu yang yang kita minta untuk 9:06 dikurangi itu kan 9:09 konotasinya 9:10 pemahamannya adalah sesuatu yang tidak 9:12 mengenakkan. 9:14 Nah, coba kalau sesuatu yang enak 9:17 sesuatu yang hadiah begitu kan 9:20 biasanya kita minta tambah tuh. 9:23 Kenapa? Karena enak. Begitu ya. Karena 9:25 itu hadiah. Begitu. 9:28 Nah, jadi 9:29 sebetulnya 9:30 salat itu adalah hadiah dari Allah buat 9:33 kita. 9:35 Nah, ini yang harus kita gaungkan lebih 9:37 banyak penjelasan tersebut supaya anak 9:41 cucu keturunan kita nanti 9:43 mereka tidak lagi melihat salat itu 9:45 sebagai satu beban yang berat. 9:48 Satu yang enggak enak. Ya. 9:51 Eee gampang cara menilainya itu nanti 9:53 itu. Misalkan 9:55 kalau kita lagi dalam sebuah perjalanan 9:57 gitu ya, dalam perjalanan eee naik mobil 10:00 misalkan gitu ya. 10:02 Coba kalau perut lapar. 10:05 Perut lapar pasti kita bela-belain 10:07 berhenti dulu deh bahkan. 10:09 Gitu. Kenapa kita bela-belain? Karena 10:12 kita merasa makan itu adalah kebutuhan 10:15 kita dan kita suka lagi. Oh, makannya di 10:17 sana ada ada menu yang ini, ada itu, ada 10:20 ini, suka kita. Eee antusias dan segera 10:23 kita berhenti cari tempat makan. 10:26 Gitu. 10:27 Tapi kalau salat misalkan gitu ya, salat 10:30 misalkan. 10:31 Ya, oh nanti aja. Masih ada eee bisa di 10:35 eee akhir nanti waktunya. Misalkan 10:37 begitu ya, belum belum menjelang waktu 10:39 berikutnya misalkan begitu. Nah, 10:42 seandainya salat dilihat sebagai satu 10:44 kebutuhan, satu hadiah, sesuatu yang 10:47 enak, pasti kita antusias. 10:50 Pasti kita antusias gitu. Dan eee dan 10:53 itulah sebetulnya hakikat dari hadiah di 10:56 bulan Rajab ini 10:57 dulu turunnya kepada Nabi sallallahu 10:59 alaihi wasallam dan sekarang kepada 11:01 kita. Kita tahu ada peristiwa Isra dan 11:04 Mikraj Nabi sallallahu alaihi wasallam 11:06 di tahun yang disebut dengan Amul Huzni 11:09 atau tahun kesedihan ya, pada dakwah 11:12 beliau sallallahu alaihi wasallam ya, 11:13 salah satu hadiahnya adalah eee salat 11:16 ini. Bapak Ibu, ikhwan akhwat sekalian 11:18 yang dirahmati Allah. Jadi, mari kita 11:21 lihat dari sudut pandang itu. Nah, mari 11:23 kita lihat dari sudut pandang bahwa 11:25 salat itu hadiah. Jangan lagi dilihat 11:28 sebagai beban berat ya, terutama tadi 11:31 karena adanya Nabi sallallahu alaihi 11:32 wasallam minta keringanan, ya padahal 11:34 itu hadis itu kalau ditelaah boleh jadi 11:37 dilihat dari sudut pandang yang berbeda, 11:39 dari sudut pandang kasih sayang Nabi 11:41 sallallahu alaihi wasallam kepada 11:42 umatnya, dari sudut pandang bagaimana 11:45 Nabi Musa itu memang suka ee apa 11:47 menyampaikan sesuatu yang agak nyeleneh, 11:50 ya gitu ya. Di dalam Alquran pun 11:52 demikian, Nabi Musa adalah adalah Nabi 11:54 yang pernah minta kepada Allah untuk 11:57 melihat Allah. 11:59 Ee ee apa namanya ee melihat Allah 12:02 secara langsung, ee ee apa ee anzu apa 12:07 kalimat beliau itu ee arini anzur ilaik, 12:11 biarkan saya melihat Engkau ya Allah, ya 12:13 dalam surat ke-7 itu, dalam surat 12:15 Al-Araf di di apa namanya di ee agak 12:19 penghujung itu, ee biarkan saya 12:20 melihatmu ya Allah. Qala lantarani, kata 12:23 Allah kamu tidak bisa melihat saya. Ya, 12:25 walakin zur ilal jabali fainistakara 12:28 wakana hu fasaufatarani. Ee kalau kamu 12:30 mau coba lihat gunung itu. Ya, fatajala 12:33 rabuhu, kemudian Allah ee me me 12:36 memperlihatkan keagungannya kepada 12:38 gunung itu, gunung itu kemudian hancur 12:41 dan Nabi Musa di situ pun ee pingsan, 12:43 Bapak Ibu yang dirahmati Allah, ya. 12:46 Ee jadi ee bisa dilihat hadis itu kalau 12:49 ditelaah dengan baik bahkan nanti 12:51 message-nya atau pesannya ya, itu harus 12:55 dijelaskan bahwa pesannya itu bukan 12:57 salatnya itu yang beban, bukan, bukan 12:59 salatnya itu yang ee berat, berat itu 13:02 dalam artian ee tuntutan, bukan. 13:06 Gitu, tapi dia adalah hadiah. Nah, itu 13:08 paradigma ini harus segera dirubah ini, 13:11 harus segera ada kampanye merubah 13:14 paradigma itu. 13:15 Gitu. Nah, 13:17 oke. 13:18 Ee kita akan lihat insyaallah pada malam 13:20 hari ini sedikit tambahan, ya ee di 13:24 Rahasil ini kita pernah juga 13:25 menyampaikan bagaimana waktu salat itu 13:28 sendiri adalah hadiah Allah buat kita 13:30 terkait dengan sirkadian ritme atau 13:33 ritme di dalam tubuh manusia. Ya, kalau 13:35 tidak salat ya di waktunya itu maka 13:38 tubuh kita ini akan mengalami kerugian 13:41 ya Bapak Ibu yang dirahmati Allah. 13:43 Silakan nanti kalau Bapak Ibu Ikhwan 13:45 Akhwat ingin melihat lagi videonya ada 13:47 di 13:48 channel YouTube Rasio kita ini ya atau 13:51 mungkin nanti bisa oleh admin di Rasio 13:54 dimasukkan link di video yang sekarang 13:58 ini link kepada pembahasan waktu salat 14:00 yang pernah sudah yang sudah pernah kita 14:02 bahas. 14:03 Nah, pada kesempatan malam hari ini kita 14:05 ingin menyampaikan satu hadiah Allah 14:08 dalam salat berupa gerakan ya 14:11 gerakannya. 14:12 Jadi kita kita akan bahas satu gerakan 14:16 yang hanya ada dalam salat gitu ya nanti 14:18 kalau waktu kita cukup kita tambah satu 14:20 gerakan lagi. 14:21 Gerakan apa? Yakni sujud 14:24 Bapak Ibu ya. Gerakan sujud itu hanya 14:27 ada di dalam salat 14:29 nah ini hadiah Allah yang luar biasa 14:31 untuk kita seandainya tidak ada salat 14:34 kita akan lihat bagaimana hancurnya 14:36 tubuh kita ini. 14:38 Gitu ya. 14:40 Nah, 14:41 beberapa keajaiban sujud ya sekali lagi 14:44 ini hanya ada di salat 14:47 gitu ya. 14:48 Jadi begini Bapak Ibu yang pertama ya 14:51 di dalam tubuh kita ini ada satu sistem 14:54 ya eh bukan bukan bukan satu di dalam 14:57 tubuh kita ini ada banyak sistem yang 14:59 bekerja ya. 15:01 Ada sistem imun imunitas tubuh 15:05 jadi kenapa kita tidak 15:08 mudah kena penyakit padahal banyak 15:10 bakteri banyak polusi dan lain 15:14 sebagainya karena adanya sistem imun 15:16 tubuh ya imunitas tubuh di sistem di di 15:20 tubuh kita. 15:21 Lalu ada sistem pencernaan, nah coba 15:24 bayangkan kita makan apapun gitu ya, 15:27 karena adanya sistem pencernaan maka 15:29 bisa eee di di daur ya di 15:34 apa namanya di di eee dilakukan eee 15:38 sirkulasi untuk mengambil sari-sari pati 15:41 yang penting bagi tubuh lalu 15:42 mengeluarkan yang sudah eee apa yang 15:45 sudah menjadi eee apa namanya satu 15:48 kotoran ya kita dikeluarkan. Itu sistem 15:51 pencernaan gitu. 15:52 Nah, dan sistem pernafasan kemudian ada 15:56 lagi sistem eee yang kita bahas ini satu 15:58 sistem yang mungkin eee agak 16:02 eee jarang kita dengar yakni sistem ya 16:06 kekentalan 16:08 dan keenceran darah. 16:11 Itu sistem juga tuh, otomatis ada di 16:13 dalam darah kita. Darah kita tahu kapan 16:16 dia harus mengental, kapan dia harus me 16:18 mencair me atau menjadi encer ya, 16:21 viskositas dan dilusi dilution ya dalam 16:24 bahasa Inggrisnya itu ya. Nah, 16:27 bayangkan kalau tidak ada sistem itu 16:28 Bapak Ibu, iya kan? Eee kalau tidak ada 16:31 sistem itu mungkin dalam misalkan kalau 16:34 eee darah kita tidak akan tidak bisa 16:36 mengental gitu ya, tidak bisa menjadi 16:38 padat dalam situasi yang dingin misalkan 16:41 yang terlalu dingin, eee darah kita akan 16:43 mengental nah itu memberikan sinyal 16:45 kepada kita bahwa kita segera butuh 16:47 panas. Nah, kalau tidak ada sistem itu 16:50 maka eee pembuluh darah kita mungkin 16:53 bisa pecah dan lain sebagainya. Demikian 16:55 pula kalau dia terlalu kental tidak 16:57 mencair, tidak mengencer ya, dia tidak 17:00 akan bisa mengaliri seluruh eee 17:03 kebutuhan seluruh tubuh. Eee makanya 17:06 orang kalau darahnya sudah kental itu 17:08 harus minum pengencer darah ya, itu ya. 17:12 Minum pengencer darah dan itu mahalnya 17:13 luar biasa Bapak Ibu, itu sistem 17:17 yang ada di dalam tubuh kita. 17:19 Nah, sistem semua sistem, Bapak Ibu yang 17:21 dirahmati Allah, dan juga organ-organ di 17:25 dalam tubuh, organ jantung itu ya, ada 17:28 gambarnya saya tampilkan di layar hasil 17:29 TV ya. Sistem imun tubuh, sistem ee apa, 17:34 sistem pencernaan tubuh kita, kemudian 17:37 sistem tadi darah ee kita yang nanti 17:39 akan kita bahas lebih rinci, kemudian 17:42 organ-organ dalam tubuh kita, Bapak Ibu, 17:44 ginjal, kemudian juga ee apa, otot ya, 17:48 otot itu juga suatu sistem. Demikian 17:50 pula ee ee apa, tulang kita, Bapak Ibu 17:54 ya, itu juga satu sistem, skeleton kita, 17:57 ya apalagi tulang belakang ya, itu 17:59 sistem saraf ya. Itu semua sistem itu 18:04 bekerja sesuai komando. 18:08 Ada komandannya itu Bu, Bapak Ibu ya, 18:11 ikhwan akhwat sekalian. Ada komandannya 18:13 sistem tubuh kita ini. Komandan inilah 18:16 yang menentukan, yang memberi perintah 18:20 kapan sistem pencernaan bekerja, 18:22 kapan sistem imun harus bekerja, kapan 18:25 sistem viskositas darah tadi harus 18:28 bekerja, kapan sistem ee apa namanya, ee 18:33 ee masa apa, otot harus bekerja dan lain 18:36 sebagainya. Kapan ee 18:39 organ-organ tubuh harus bekerja. Itu ada 18:41 komandannya tuh. Yang menentukan 18:43 waktunya ya, perintah dia, ya maka 18:46 kemudian bekerja. 18:48 Komandannya ini Bapak Ibu, namanya 18:51 adalah suprakiasmatik 18:53 nukleus 18:55 ee atau SCN disingkatnya, komandannya 18:58 itu ya. Nah, bayangkanlah kalau koma 19:02 sang komandan ini tidak sehat, 19:06 tidak sehat Bapak Ibu ya. 19:08 Ikhwan akhwat, kalau komandan ini tidak 19:10 sehat, maka dia bisa memerintahkan yang 19:13 ngaco, yang keliru kepada sistem di 19:16 dalam tubuh kita. 19:18 Komandan itu 19:20 eee nah 19:22 si komandan ini 19:24 letaknya, posisinya dia, Bapak Ibu yang 19:27 dirahmati Allah, berada persis di atas 19:31 alis kita. 19:33 Eee alis mata kita ini, di atasnya itu 19:37 di situlah posisinya suprachiasmatic 19:40 nukleus gitu ya, komandan bagi seluruh 19:43 sistem dalam tubuh kita. Lah 19:46 kalau dia kepingin sehat ya, caranya 19:49 bikin dia sehat gimana? 19:51 Harus dia dialiri dengan darah, Bapak 19:54 Ibu yang dirahmati Allah, karena darah 19:56 itu membawa oksigen. 19:59 Eee jadi dialiri dengan darah dia itu, 20:01 suprachiasmatic nukleus itu, agar terus 20:03 terganti dan terus mengalami eee apa 20:07 namanya? Update. 20:09 Nah, ini ya posisinya nih, 20:11 suprachiasmatic nukleus itu, saya saya 20:13 tampilkan di layar Hasil TV itu ya, ada 20:16 sebuah animasi video. 20:19 Di situ menunjukkan suprachiasmatic 20:22 nukleus yang menjadi eee apa? Komandan 20:26 bagi seluruh sistem tubuh dan organ 20:28 tubuh untuk bekerjanya kapan ya, eee 20:31 waktunya itu dipegang oleh dia. Nah, 20:33 posisinya persis berada itu di atas mata 20:36 kita, di bagian di bagian belakangnya 20:39 persis berada di atas pelipis kita, ya 20:42 sedikit di atas pelipis kita. Nah, itu 20:45 dia di layar Hasil TV saya tampilkan 20:48 suprachiasmatic nukleus. Nah, Bapak Ibu 20:51 yang dirahmati Allah inilah hadiah Allah 20:55 da- dalam hidup kita, berupa salat yang 20:59 di dalamnya ada gerakan sujud dan kalau 21:03 kita perhatikan, Bapak Ibu, gerakan 21:05 sujud yang benar sesuai dengan hadis eee 21:09 riwayat Imam Bukhari nomor hadis 812 21:12 dan juga di dalam riwayat Imam Muslim 21:14 nomor hadis 490 itu saya tampilkan di 21:17 layar hasil TV gitu ya. 21:20 Apa namanya? 21:22 Sujud yang benar itu ya adalah ketika 21:27 tujuh bagian tubuh ini itu menyentuh 21:31 lantai atau menyentuh bawah gitu ya. 21:34 Nah, menyentuh bawah. Di situlah 21:38 di apa namanya? Di saat beliau 21:40 Shallallahu alaihi wasallam dalam dalam 21:42 hadis ini 21:43 menunjuk kepada dahi beliau, jidatnya 21:47 ditunjuk beliau awal gitu ya, jidat ini 21:50 harus sujud. Beliau juga mengisyaratkan 21:52 kepada hidung. 21:54 Hidung, hidung juga harus sujud ya. 21:59 Jadi kalimatnya wa asyara bi yadihi ala 22:02 anfih. 22:04 Anfih itu 22:05 apa? 22:06 Hidung. Beliau mengisyaratkan kepada 22:10 hidungnya. 22:12 Nah, jadi kalau kita perhatikan dari 22:14 dari hadis ini ketika seseorang sujud 22:18 otomatis kepalanya sujud. Tapi kalau 22:20 sujudnya benar sesuai apa yang beliau 22:24 Shallallahu alaihi wasallam isyaratkan 22:25 yakni hidungnya ikut sujud Bapak Ibu, 22:28 maka posisi itulah yang kemudian bisa 22:31 mengalirkan darah yang membawa oksigen 22:34 tadi ke suprachiasmatic nucleus yang 22:38 notabene adalah Bapak Ibu yang dirahmati 22:40 Allah Ikhwan dan Akhwat sekalian adalah 22:43 komandan untuk seluruh sistem di dalam 22:46 tubuh kita. 22:48 Ya. Jadi bayangkan kalau kita tidak 22:51 pernah sujud atau bayangkan kalau sujud 22:53 kita tidak sesuai mengikuti Nabi 22:55 misalkan sujudnya nungging begitu ya, 22:57 hanya ujung kepala sini saja di ujung 22:59 batok kepala sini yang disujudin begini, 23:02 Tidak sesuai dengan apa yang 23:03 dicontohkan. Tidak tidak sujud apa ee 23:07 hidungnya tidak ikut sujud misalkan 23:09 begitu ya. Ah, enggak enggak nyampe itu 23:11 kepada suprachiasmatic nucleus tadi 23:14 karena posisi SCN atau suprachiasmatic 23:17 nucleus yang merupakan komandan seluruh 23:20 tubuh kita ini, seluruh sistem maksud 23:21 saya dalam tubuh kita ini 23:24 komandan dari sisi waktu ya kerjanya itu 23:27 itu betul-betul berada di posisi yang 23:30 hanya bisa dialiri darah ketika 23:32 seseorang sujud dan bukan sembarang 23:34 sujud tapi betul-betul sujud yang sesuai 23:37 dengan apa yang Nabi isyaratkan ini 23:40 Bapak Ibu yang dirahmati Allah. Nah, 23:42 jadi kalau mengalir darah ke 23:43 suprachiasmatic nucleus tadi langsung 23:46 hadiah buat kita karena itu artinya sang 23:50 komandan sistem tubuh kita itu sehat. 23:53 Nah, 23:54 sehingga apa nanti dia bisa memberikan 23:57 perintah ya mengatur sistem tubuh kita 24:00 dengan baik. 24:01 Nah, kalau dia tidak sehat ya dia akan 24:06 ee tentu saja berdampak kepada bagaimana 24:09 pengaturan yang terjadi kepada dia. 24:11 Misalkan begini saya ingin kasih contoh 24:13 ya Bapak Ibu kalau suprachiasmatic 24:15 nucleus itu kehilangan ee 24:19 apa ee ee 24:22 kehilangan waktu begitu ya. 24:24 Misalkan orang jet lag ee jet lag itu 24:28 misalkan terbang dari Indonesia ke Eropa 24:31 misalkan begitu ya. Ee katakanlah berapa 24:34 puluh jam begitu 20-an jam begitu ya 24:36 misalkan ke Amerika misalkan atau ke ke 24:38 Amerika Utara misalkan 20 jam. 24:41 Nah, 24:42 itu karena terbang itu hanya 24:45 ee apa 20 jam tapi sudah sudah melintasi 24:49 apa zona waktu yang berbeda 24:52 gitu ya. Sampai di sana 24:55 dalam 20 jam tadi itu 24:57 suprachiasmatic nucleus 25:00 belum tahu bahwa sebetulnya orang ini 25:03 atau kita sudah berada di zona waktu 25:06 yang berbeda. 25:07 Nah, jadi misalkan kita berangkat dari 25:09 Indonesia jam eh apa jam eh 5 pagi 25:14 misalkan begitu ya, tambah 20 jam 25:16 harusnya jam 1 malam sampai di sana 25:19 begitu ya. Artinya itu waktu 25:21 suprachiasmatic nucleus memberikan 25:23 perintah kepada tubuh untuk tidur, 25:26 kepada usus pencernaan untuk untuk 25:28 istirahat begitu ya. Tapi karena di 25:31 sananya siang, begitu sampai itu siang 25:33 ya, matahari masih terang benderang, dia 25:36 masih ada kegiatan dan lain sebagainya. 25:38 Ah, di situ dia kebingungan Bapak Ibu, 25:40 bingung dia. 25:42 Eh, suprachiasmatic nucleus tadi itu. 25:44 Maka itu 25:45 eh terjadilah apa yang namanya jet lag. 25:48 Akhirnya tidak bisa tidur. 25:50 Ya, padahal sudah padahal harusnya sudah 25:52 mengantuk begitu ya. Eh, di waktu malam 25:55 eh di sana malam di sini siang begitu 25:58 ya. Nah, di situ terjadi kebingungan. 26:00 Eh, akhirnya harus minum eh obat tidur 26:04 yang mengandung eh melatonin. Melatonin 26:08 adalah hormon untuk bisa eh 26:10 mengistirahatkan suprachiasmatic 26:12 nucleus. Nah, kebingungan-kebingungan 26:14 seperti itu terjadi karena si 26:16 suprachiasmatic nucleus tadi tidak eh 26:19 sedang kehilangan arah. 26:22 Eh, sehingga apa? Sistem pencernaan 26:24 tidak bekerja dengan baik. Misalkan 26:26 biasanya kita akan eh apa ke belakang 26:30 atau buang air besar begitu ya, buang 26:32 air besar di waktu-waktu pagi misalkan 26:35 begitu ya. Eh, ini karena 26:37 suprachiasmatic nucleus-nya eh sedang 26:40 kehilangan waktu maka tidak lagi 26:42 terjadi. Nah, itu bisa memberi dampak 26:44 kepada kesehatan usus kita. Kemudian itu 26:47 memberi dampak juga kepada terserapnya 26:50 air dalam rongga-rongga usus kita ya, 26:52 sehingga kemudian jadi mengeras dan lain 26:55 sebagainya dan lain sebagainya. Nah, 26:56 jadi banyak sekali eh dampaknya karena 26:59 diawali dari suprachiasmatic nucleus itu 27:02 tadi. Nah, jadi kita butuh si 27:05 suprachiasmatic nucleus komandan ini 27:07 untuk terus sehat. Caranya adalah dengan 27:10 bersujud, Bapak Ibu yang dirahmati 27:12 Allah. Nah, ini yang pertama, satu. 27:16 Yang kedua, Bapak Ibu yang dirahmati 27:18 Allah, rupanya sujud ini selain tadi 27:22 memberikan kesehatan kepada 27:24 suprachiasmatic nucleus, ya, tambahan 27:27 lagi kalau kita sujud dalam waktu yang 27:29 lama, dalam waktu yang tumakninah, Bapak 27:32 Ibu yang dirahmati Allah, maka aliran 27:35 darah tadi bukan hanya sampai kepada 27:38 suprachiasmatic nucleus, tapi jauh lebih 27:41 dalam lagi masuk kepada bagian otak kita 27:44 yang berdekatan dengan suprachiasmatic 27:47 nucleus, gitu ya, yakni bagian otak yang 27:49 namanya OVLT, 27:52 ya. Apa itu OVLT? OVLT itu singkatan, 27:56 ya, dari 27:57 organum vasculosum lamina terminalis, 28:02 ya. 28:03 Apa itu, ya? Itu adalah bagian otak di 28:07 dekat eh suprachiasmatic nucleus kita 28:11 yang yang memberikan 28:13 akses 28:15 kepada bagian otak yang lain di 28:17 belakangnya untuk meng yang eh dampaknya 28:22 nanti kalau dia teraliri darah dengan 28:24 baik, Bapak Ibu yang dirahmati Allah, 28:26 salah satu dampaknya adalah 28:28 menghindarkan delusion. Nah, ini saya 28:31 garis bawahi, saya beri tanda panah di 28:32 layar hasil TV, ya. 28:34 Delusion. 28:36 Delusion, ya, di 28:38 eh systemic blood atau di sistem penda 28:42 sistem darah kita. Nah, tadi ya, darah 28:44 kita itu punya sistem. Ya. Nah, sistem 28:47 itu adalah 28:49 dia tahu kapan harus men men mengencer, 28:52 kapan harus mengental. Ya. 28:55 Jadi, kalau 28:57 bagian otak OVLT tidak teraliri darah, 29:02 OVLT itu dari suprachiasmatic nucleus, 29:05 jadi semakin lama orang sujud, tidak 29:08 hanya sampai kepada SCN, bahkan bisa 29:10 sampai kepada supra eh sampai kepada 29:13 OVLT. 29:14 Nah, OVLT itulah kalau darah teraliri ke 29:17 sana, Bapak Ibu yang dirahmati Allah, 29:19 akan menjamin atau atau istilahnya di 29:22 dalam jurnal penelitian ini, di jurnal 29:24 penelitian yang saya tampilkan di layar 29:26 ini dari National Library of Medicine, 29:29 ya. Eh terbit eh 29:33 tanggal 21 Juni tahun 2024 ini, jadi 29:36 baru sekali. 29:39 Jadi, dalam penelitian ini disebutkan 29:41 bahwa kalau 29:43 aliran darah dari SCN itu sampai ke 29:46 OVLT, otomatis butuh waktu yang agak 29:49 lama sujudnya supaya sampai ke OVLT, 29:51 maka itu akan menghindarkan 29:54 eh mengencernya darah, dilution. 29:57 Avoiding dilution in the systemic blood, 29:59 ya. Menghindarkan eh darah terlalu encer 30:03 dalam seluruh sistem pendarahan kita. 30:06 Darah yang terlalu encer itu nanti akan 30:08 juga berakibat di waktu yang lain eh 30:11 menjadi juga eh pengentalan darah yang 30:14 terlalu banyak gitu, Bapak Ibu yang 30:16 dirahmati Allah. Nah, jadi 30:19 kalau orang sujudnya lama, ya, 30:22 sujudnya 30:24 eh tuba lidah, Bapak Ibu, hadiah hadiah 30:27 berikutnya bukan hanya SCN yang sehat 30:30 tadi itu, lebih dalam lagi, yakni sampai 30:33 kepada OVLT. 30:35 Nah, ini ya. Dalam hadis riwayat Imam 30:37 Bukhari nomor hadis 994, 30:40 Bapak Ibu yang dirahmati Allah. 30:43 Eee 30:45 Siti Aisyah radhiallahu anhu, 30:47 radhiallahu anha pernah eee memberikan 30:50 penjelasan. 30:52 Bahwa salatnya Nabi sallallahu alaihi 30:54 wasallam itu, terutama dalam salat 30:56 tahajud ya, rukuk dan sujudnya beliau 30:59 itu, terutama sujudnya dalam hal ini 31:03 Siti Aisyah radhiallahu anha mengatakan 31:05 beliau sujud, satu kali sujud itu setara 31:09 dengan membaca Alquran 50 ayat. Eee 31:14 50 ayat Bapak Ibu. Satu kali sujudnya 31:17 itu ya, 50 ayat. Artinya betul-betul 31:20 tumakninah, betul-betul eee cukup lama. 31:24 Nah, dalam hal ini sekarang kita tahu 31:26 bahwa eee sujud yang lama itu memberikan 31:30 akses aliran darah bukan hanya sampai 31:33 SCN, tapi lanjut dia sampai ke OVLT, 31:37 Bapak Ibu yang dirahmati Allah. Itu 31:39 sebabnya nanti kita akan juga eee 31:41 melihat bahwa kalau orang sujudnya eee 31:45 tidak tumakninah ya, dalam hadis yang 31:47 lain disebutkan seperti orang yang 31:50 mencuri dalam salat, eee mencuri dalam 31:53 salat itu artinya orang yang sujudnya 31:55 tidak tumakninah. Ya, rukuknya tidak 31:58 tumakninah, sujudnya tidak tumakninah. 32:01 Nah, jadi 32:02 keajaiban kedua dari sujud ini Bapak Ibu 32:05 adalah memberikan akses atau eee apa 32:09 namanya eee memberikan kesehatan kepada 32:12 bagian otak yang lain yang lebih dalam 32:14 dari SCN tadi, namanya adalah organum 32:17 vaskulosum lamina terminalis ya, di 32:19 lamina terminalis. Nah, itu. Ya, jadi 32:22 membuat sistem nervous sistem kita, 32:25 sistem saraf kita, demikian pula eee 32:27 neuron sistem kita, sel-sel di dalam 32:29 otak kita, serta seluruh tubuh kita itu 32:32 eee berdampak eee darah kita jadi punya 32:36 sistem yang baik. Eh, karena jadi dia 32:38 tahu kapan harus eh mengental ya, kapan 32:41 harus mengencer Bapak Ibu yang dirahmati 32:44 Allah. Itu mahal sekali itu sistem itu 32:46 tuh. Kalau sistem itu sudah hilang, 32:48 waduh bahaya seluruh seluruh penyakit 32:51 akan dimulai dari sana tuh Bapak Ibu 32:53 yang dirahmati Allah ya. Nah, jadi ini 32:55 yang kedua. 32:57 Jadi betapa salat itu hadiah sebetulnya. 33:00 Justru kan begini ya, justru lebih lebih 33:02 banyak salat lebih bagus jadinya kalau 33:04 kalau seperti ini ya kan? Artinya apa? 33:06 Lebih banyak sujud. Lebih lama lebih 33:09 bagus gitu. Eh, tentu saja kita harus 33:12 perhatikan juga jangan sampai kalau jadi 33:14 imam salat gitu banyak orang yang 33:17 menjadi makmum, tentu saja kita harus 33:19 memperhatikan makmum kita siapa saja 33:21 jangan sampai terlalu lama sujudnya ya. 33:24 Kita kita paham tapi makmum tidak paham 33:26 jadi nanti eh jadinya kontraproduktif. 33:29 Kalau salat sunah kita lakukan salat 33:31 sunah sendiri di rumah dan lain-lain 33:33 sebagainya, silakan berlama-lama sujud 33:36 sangat bagus. Tadi bukan hanya sampai 33:38 kepada eh SCN tapi lebih jauh lagi eh 33:43 sampai lebih dalam lagi sampai kepada 33:45 bagian otak namanya OVLT gitu ya. 33:49 Organum vaskulosum eh di bagian otak 33:52 lamina terminalis Bapak Ibu. 33:55 Eh, ini yang kedua ya. Jadi salat itu 33:58 hadiah gitu ya. Bukan tuntutan ya, bukan 34:02 sesuatu yang eh apa tidak enak gitu 34:05 sampai harus eh apa mungkin eh di di apa 34:09 namanya di kurangi dan lain-lain 34:12 sebagainya gitu ya. Tapi justru adalah 34:13 sesuatu yang menyehatkan kita dan kita 34:15 butuhkan. 34:17 Yang kedua yang ketiga 34:19 eh sujud itu Bapak Ibu yang dirahmati 34:22 Allah ya memberikan dampak luar biasa 34:25 kepada paru-paru kita. 34:27 Eh, kalau tadi di otak ya. Di otak 34:30 suprachiasmatic nucleus, OVLT gitu ya. 34:33 Sekarang di paru-paru kita. Dan itu pun 34:36 hanya bisa terjadi paru-paru ini kalau 34:39 kita betul-betul sujud. Eee. 34:42 Jadi, paru-paru kita, Bapak Ibu, 34:44 memang Allah ciptakan dalam bentuk 34:47 posisinya itu seperti mangkok terbalik, 34:50 eee seperti mangkok terbalik. Dan 34:53 kita butuh untuk membuka. 34:55 Ya, karena dia ada dua itu ya. Bu 34:57 membuka ini mangkok ini. Supaya apa? 35:00 Nanti banyak banyak eee aduhnya, banyak 35:03 benefit-nya. 35:04 Antara lain adanya 35:07 eee 35:08 apa? Oxygenation namanya itu ya. 35:11 Oxygenation itu 35:13 masuknya oksigen 35:16 yang sangat banyak ke dalam tubuh kita 35:20 itu lewat atau saat sujud. 35:23 Itu yang paling banyak terjadinya masuk 35:26 oksigen dalam tubuh kita saat sujud. 35:29 Demikian pula, Bapak Ibu yang dirahmati 35:31 Allah, 35:34 saat saat oxygenation ini terjadi bukan 35:36 hanya masuknya oksigen, tapi keluarnya 35:40 karbon dioksida. 35:42 Nah, karbon dioksida keluar dari eee 35:45 oksigen yang sudah dipakai. Nah, jadi 35:48 eee udara masuk itu dia menga bukan 35:51 hanya mengandung oksigen, tapi banyak 35:52 lagi. Di antara lain adalah karbon 35:54 dioksida. Nah, kalau dia menetap tinggal 35:58 di di darah kita itu karbon dioksida, 36:00 bahaya. 36:01 Nah, jadi posisi sujud membuat kita 36:04 banyak menga mengasup oksigen murni yang 36:07 dibutuhkan eee dalam sel darah merah 36:10 kita, kemudian masuk ke dalam organ, 36:12 dipakai oleh organ, keluarnya adalah 36:14 sisanya. Sisanya namanya karbon 36:17 dioksida. Nah, 36:19 banyaknya sirkulasi itu, itu namanya 36:22 oxygenation. Dan posisi yang paling 36:25 banyak untuk bisa terjadinya oxygenation 36:29 ini ya atau gas exchange gitu ya 36:32 pertukaran gas itu dalam tubuh manusia 36:35 hanya satu posisi yakni posisi ketika 36:37 sujud nah itu kenapa karena ketika itu 36:42 paru-parunya terbuka Bapak Ibu 36:45 ya paru-parunya terbuka jadi dinding 36:48 paru-paru itu alveoli itu ter eee 36:52 menjadi melebar sehingga 36:54 eee paru-parunya juga terbuka sehingga 36:56 masuk lebih banyak oksigen dan keluar 36:59 lebih banyak karbon dioksida dari tubuh 37:01 kita eee jadi ini luar biasa masuk ke 37:04 dalam nanti oksigen itu masuk ke dalam 37:06 sel-sel darah merah kita kemudian 37:08 digunakan oleh organ-organ dalam tubuh 37:10 kita oleh oleh jantung oleh pencernaan 37:14 gitu ya oleh eee liver dan lain 37:17 sebagainya gitu seluruh organ tubuh kita 37:19 butuh itu nah baru kemudian keluarnya 37:22 dalam bentuk karbon dioksida gitu 37:24 bayangkan kalau orang tidak pernah sujud 37:26 maka tidak pernah terjadi ini tidak 37:28 pernah terjadi sirkulasi yang semacam 37:30 ini padahal tubuhnya sangat membutuhkan 37:33 itu Bapak Ibu ya oxygenation atau eee 37:36 gas exchange ya dalam bahasa lainnya 37:40 itu hanya terjadi saat sujud yang kedua 37:44 ya dalam posisi sujud tadi itu 37:47 eee karena membuka tadi ya atau nama 37:49 lainnya eee 37:51 apa region expansion ya jadi eee 37:55 apa 37:56 terbuka gitu seluruh rongganya ya 37:59 termasuk juga dinding-dindingnya eee 38:01 paru-paru tadi maka selain memasukkan 38:04 oksigen lebih banyak dan mengeluarkan 38:06 karbon dioksida lebih banyak juga 38:09 yang kedua memungkinkan untuk 38:12 mengeluarkan banyak gumpalan 38:15 eee gumpalan hasil tadi eee menghirup 38:19 polusi gitu ya yang yang banyak ya 38:22 sekarang ada di sekitar kita, lingkungan 38:24 kita dan lain sebagainya, menghirup 38:27 kotoran-kotoran ya yang tidak terasa ada 38:30 di udara kita Bapak Ibu, itu kalau tidak 38:33 kalau kalau tidak disujud kan tubuh ini, 38:36 itu bisa tersimpan lama itu di situ. 38:39 Nah, maka itu kalau kita ingat saat 38:41 zaman Covid-19 yang lalu 38:44 salah satu terapinya adalah sujud atau 38:47 prone position 38:49 posisi dalam sujud begitu. Supaya apa? 38:51 Supaya keluar tadi bakteri-bakteri, 38:54 virus-virus dari 38:55 apa namanya? Virus-virus dari 38:59 apa Covid-19 itu ya, kita ingat namanya 39:02 prone position Bapak Ibu. Nah, jadi itu 39:05 hanya mungkin terjadi saat posisi sujud. 39:08 Saat posisi sujud, enggak ada posisi 39:10 yang lain yang bisa seperti itu. Kenapa? 39:12 Karena Allah sudah ciptakan paru-paru 39:13 kita ini betul-betul dalam posisi yang 39:16 seperti itu. Nah, jadi kita butuh sujud 39:19 kita butuh itu hadiah besar yang murah 39:22 ya, murah tapi sangat menentukan yang 39:25 Allah berikan kepada kita ya. 39:29 Nah 39:30 berikutnya juga yang lebih hebat lagi 39:32 Bapak Ibu 39:33 nah, dari 39:36 nah, masuknya 39:38 apa tadi? Oksigen itu ya atau 39:41 nah, gas exchange tadi itu Bapak Ibu, 39:44 masuknya oksigen banyak ke dalam tubuh 39:46 kita, kemudian keluarnya karbon dioksida 39:49 yang banyak juga dari dalam tubuh kita 39:51 saat sujud 39:52 itu rupanya akan berdampak juga kepada 39:56 nah, hemodinamik sistem tubuh kita. Apa 39:59 itu hemodinamik sistem tubuh kita? Yakni 40:02 menurunkan hipertensi 40:05 nah, gitu ya. Pulmonary hypertension ya. 40:09 Jadi 40:10 kalau orang banyak sujud 40:13 itu adalah sangat baik 40:16 nah, bagi 40:18 ee tekanan darahnya 40:21 ya blood pressure-nya, hipertensinya 40:25 ya jadi 40:26 perbanyaklah sujud karena dengan itu 40:28 masuk banyak oksigen, keluar banyak 40:31 karbondioksida dan itu berdampak kepada 40:34 hemodi- hemodinamik sistem dalam tubuh 40:36 kita yakni tadi ee apa ee hipertensi 40:40 Bapak Ibu 40:42 hipertensi 40:43 ee jadi masuk oksigen ke dalam aliran 40:46 darah kita rupanya membantu untuk 40:48 menurunkan hipertensi nah jadi orang 40:51 yang punya hipertensi 40:52 ee nanti 40:54 dampaknya ke mana-mana tuh, gagal ginjal 40:57 itu juga bisa berdampak dari hipertensi 41:00 kemudian ee apa tentu saja ee gagal 41:03 jantung atau apa serangan jantung ya itu 41:06 dari hipertensi ya gitu ya kemudian juga 41:09 pecah pembuluh darah gitu di otak 41:11 namanya stroke dan lain sebagainya itu 41:12 karena hipertensi nah sujud ini 41:15 berlama-lama sujud ini ya itu membantu 41:18 masuknya oksigen ke aliran darah dan itu 41:20 membantu menurunkan hipertensi Bapak Ibu 41:24 yang dirahmati Allah ya jadi luar biasa 41:27 dampaknya kepada 41:30 ee tubuh kita dari dari apa bentuk ee ee 41:35 ee sujud ini saja baru sujud saja deh 41:37 belum yang lainnya gitu ya ee jadi 41:40 mungkin saya pikir ee tiga hal inilah 41:45 saja dulu yang bisa ee saya sampaikan 41:49 supaya kita paham supaya mindset kita 41:51 berubah bahwa salat itu bukan 41:55 tuntutan 41:57 ya 41:58 ee Allah tuh enggak akan enggak akan 42:01 kekurangan 42:02 ee keagungannya kalau kita enggak salat 42:07 tidak akan berkurang agungnya Allah 42:09 tidak akan berkurang 42:11 ee hebatnya Allah tuh enggak akan ke 42:13 Maha besaran Allah tidak akan berkurang 42:14 sedikitpun kalau kita enggak salat. Gitu 42:17 ya, tapi kalau kita tidak salat kita 42:19 kehilangan banyak hadiah Bapak Ibu. Ya. 42:22 Kehilangan banyak kesempatan. Eh, 42:25 setidak-tidaknya ini baru untuk fisik 42:28 kita saja dulu. Belum lagi yang lainnya. 42:30 Ketika kita khusyuk dalam salat kita, 42:33 betul-betul teringat kepada Allah banyak 42:35 hal yang terjadi ke dalam eh, diri kita. 42:38 Nah, jadi salat itu adalah hadiah yang 42:40 Allah berikan kepada kita lewat nabinya 42:43 di bulan Rajab ini. Mari kita rayakan, 42:46 nah itu maksud saya. Mari kita rayakan, 42:48 mari kita bergembira gitu ya. Justru 42:51 harus kita sampaikan kepada umat bahwa 42:53 salat itu hadiah. Semakin banyak semakin 42:56 bagus, semakin lama semakin bagus kita 42:59 salat terutama dalam gerakan-gerakan eh, 43:02 salat tadi itu seperti sujud, rukuk, 43:04 tasyahud dan lain sebagainya. Ya. 43:07 Baik Bapak Ibu yang dirahmati Allah 43:09 Ikhwan Akhwat sekalian mungkin ini saja 43:10 yang bisa saya sampaikan. Eh, kita apa 43:14 eh, atau kita saya serahkan kembali 43:15 kepada Kang Fahri di studio Rasyl untuk 43:19 di kita lanjutkan dengan apa eh, tanya 43:21 jawab kalau ada pertanyaan yang di 43:24 sampaikan. 43:25 Wallahu A'lam Bishawab, Billahi Taufiq 43:26 Walhidayah, Wassalamualaikum 43:29 Warahmatullahi Wabarakatuh. 43:31 Waalaikumsalam Warahmatullahi 43:32 Wabarakatuh. Demikian Ikhwan Akhwat 43:33 telah kita bersama-sama simak tadabbur 43:36 Alquran bersama Ustaz Doni Amir Sagaf 43:39 dengan tema adalah hadiah Allah di bulan 43:42 Rajab. 43:43 Sudah banyak yang bergabung Ustaz tapi 43:45 mungkin sebelumnya kita akan jeda dulu 43:47 Ustaz ya. 43:48 Setelah jeda nanti kita akan bacakan eh, 43:49 WhatsApp-WhatsApp yang telah masuk. 43:51 Tetap bersama kami Ikhwan Akhwat, tetap 43:52 bersama di acara tadabbur Alquran. 44:07 Yang satu masih bersama kami ikhwan 44:08 akhwat di acara tadabbur Alquran bersama 44:11 Ustad Doni Amir Sagap salat adalah 44:14 hadiah Allah di bulan Rajab tiap orang 44:17 pasti senang ya kalau dikasih hadiah 44:19 apalagi yang kasih hadiahnya Allah wah 44:21 itu senang banget pastinya Ustad ya 44:23 yang lebih tahu kita tentang kita diri 44:26 kita 44:27 dan kita jangan menganggap salat itu 44:29 sebagai beban tapi kalau hadiah ya 44:30 memang dinikmati gitu Ustad ya 44:33 baik ini sudah banyak Ustad ya yang 44:35 masuk di WhatsApp Perasi yang menyapa 44:37 kita di malam hari ini ada Bapak Rodi 44:39 sedang menyimak ada Pak Arwin juga Bu 44:42 Yanti ada Eyang Sri ada Bapak Maman 44:44 Sumantri 44:46 Ibu Hajah Saidah ada Om Aret juga ada 44:49 Bapak Imam Pratomo terima kasih Ustad 44:51 atas nasehat dan tausiyahnya Ibu Aliyah 44:52 Yahya Ibu Lia juga Bapak Abdul Rasyid 44:56 Bapak Amsir Ibu 44:58 Anggit dan masih banyak lagi 45:01 yang bertanya Ustad ini yang pertama 45:03 tidak disertai nama hamba Allah 45:05 assalamualaikum warahmatullahi 45:06 wabarakatuh Ustad Doni 45:08 assalamualaikum warahmatullahi 45:09 wabarakatuh 45:10 selain tadi Ustad membahas mengenai 45:11 manfaat salat saya juga pernah mendengar 45:13 tentang manfaat mandi sebelum subuh 45:17 bagus buat tubuh kita apakah itu ada 45:19 keterangan dalam Alquran Pak Ustad 45:21 demikian 45:22 iya 45:22 baik terima kasih ya hamba Allah yang 45:24 bertanya tadi 45:26 eh memang ada beberapa manfaat yang bisa 45:29 kita dapatkan ketika kita mandi sebelum 45:32 subuh itu ya 45:33 antara lain karena di waktu subuh itu di 45:36 waktu sebelum subuh itu 45:38 eh apa 45:41 eh itu adalah waktu ketika kita 45:45 membutuhkan 45:46 pergerakan di bagian otak hipotalamus 45:49 kita 45:50 hmm 45:51 yang merupakan eh 45:54 apa namanya ya eh termometer atau eh 46:00 ukuran untuk suhu tubuh Eh, jadi 46:03 maksudnya begini. 46:04 Eh, ketika kita mandi 46:07 ya, di di bagian luar tubuh kita atau di 46:12 apa namanya eksokrin namanya ya, 46:13 kelenjar-kelenjar dalam tubuh dalam luar 46:16 tubuh kita itu merasakan eh 46:19 dingin atau satu sentuhan air kan gitu 46:21 ya. Nah, itu membuat hipotalamus kita eh 46:25 bekerja. 46:26 Eh, karena eh apa namanya menilai dan 46:29 kemudian membuat 46:31 semacam satu perubahan atau disrupsi ya, 46:35 di dalam eh tubuh kita karena dia 46:37 merupakan pengendali eh suhu ya, di 46:40 dalam tubuh kita. Nah, ketika itu 46:42 terjadi Bapak Ibu yang dirahmati Allah, 46:44 aktivasi dalam hipotalamus 46:46 bagian otak hipotalamus tadi itu akan 46:49 membangunkan, akan membangkitkan semua 46:52 sistem yang lain juga. Ya, imun tubuh 46:54 kita akan berespon dan lain sebagainya. 46:56 Jadi, eh memang agak panjang cerita 46:59 tentang mandi di waktu subuh tadi, di 47:02 waktu sebelum subuh atau waktu sahur 47:03 tadi itu ya, tapi memang itu berasal 47:06 dari bagian otak hipotalamus kita karena 47:08 berespon eh apa yang terjadi kepada 47:12 sistem eksokrin atau kelenjar yang ada 47:15 di luar tubuh kita seperti pori-pori ya, 47:18 di seluruh eh permukaan kulit kita eh 47:21 dan juga kalau eh sampai kepada kepala 47:24 berarti juga pori-pori di kepala kita. 47:27 Ya, kira-kira begitu. Nah, sistem itu 47:29 nanti kalau dia bekerja dengan baik 47:32 Bapak Ibu yang dirahmati Allah, maka 47:33 tentu akan memberikan benefit atau atau 47:37 memberikan eh manfaat bagi eh apa sistem 47:42 eh imun tubuh kita. Nah, 47:44 nah karena imun tubuh itu ter-trigger 47:46 dari eh hipotalamus tadi itu karena eh 47:50 semacam apa defense atau imun terhadap 47:53 eh situasi itu. Ya, jadi bagus mandi 47:57 itu. Demikian pula 47:59 ada ee sekarang penjelasan banyak ya, 48:03 penjelasan tentang mandi dengan air 48:05 dingin itu, ya, itu baik. Sebab itu akan 48:09 membuat ee sistem tubuh kita itu 48:11 bertahan. Ya, jadi mengeluarkan itu 48:14 semacam imunisasi ya. 48:16 Imunisasi itu begitu Kang Fahri. 48:18 Imunisasi itu kan ceritanya dimasukkan 48:20 virus kita itu supaya tubuh kita 48:22 bereaksi untuk mengeluarkan ee 48:25 pertahanan 48:27 imun tubuhnya. Nah, 48:28 kalau itu kan bahaya dimasukkan virus ke 48:31 dalam tubuh kan begitu. 48:33 Kalau ini dari luar tubuh saja. Nah, 48:35 dari luar tubuh salah satunya saat waktu 48:37 sahur tadi itu, terus kita mandi maka 48:40 sistem imun tubuh kita bereaksi dari 48:43 bagian otak hipotalamus 48:45 yang merupakan termo ee apa termometer 48:49 ya, kira-kira begitu kalau tubuh kita. 48:52 Kurang lebih begitu. 48:53 Jadi manfaatnya 48:55 bagus banget Ustaz ya kalau mandi 48:57 sebelum-sebelumnya. 48:58 Seperti sistem imunisasi lah di dalam 48:59 tubuh. 49:01 Baik, selanjutnya kita beralih ke 49:03 pertanyaan dari Bapak Mulyono. 49:04 Assalamualaikum warahmatullahi 49:05 wabarakatuh, Ustaz. 49:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:07 wabarakatuh. 49:08 Ustaz, apa hikmahnya salat yang awalnya 49:11 bukan lima waktu kemudian Nabi meminta 49:13 kepada Allah untuk mendiskon perintah 49:15 salat jadi lima waktu? Kalau dilihat 49:18 dari saya yang awam mengapa Nabi tidak 49:20 sami'na wa atho'na kepada Allah, Pak 49:22 Ustaz? Mohon maaf kalau pertanyaannya 49:24 salah. Demikian. 49:25 Baik ya, terima kasih Pak Mulyono ya 49:28 yang bertanya ya. 49:30 Jadi Pak Mulyono ee 49:32 dan ikhwan akhwat sekalian, di situlah 49:35 tadi yang kami sampaikan di awal bahwa 49:39 hadis atau kisah itu harus dijelaskan 49:41 dengan 49:42 ee rinci, dengan detail gitu, dengan 49:45 juga disertai dengan muthola'ah terhadap 49:48 hadis itu sendiri gitu ya. Karena kalau 49:51 tidak diberikan penjelasan nanti umat 49:54 bisa keliru menangkapnya. 49:56 Gitu, seperti ya seperti inilah 49:58 kira-kira kenapa Nabi tidak sampai harus 50:03 membantah kepada perintah Allah dan lain 50:05 sebagainya gitu kan ya. Padahal 50:07 sebetulnya kalau dilihat dari sudut 50:09 pandang yang lain itu kita bisa 50:12 melihatnya bahwa 50:14 ada 50:15 apa istilahnya kasih sayang apa namanya 50:17 ada bentuk ya perhatian kasih sayang 50:20 Nabi kepada umatnya dan lain sebagainya. 50:22 Walaupun kita tidak tidak tidak 50:25 betul-betul bisa memahami secara secara 50:28 gambaran kasar atau gambaran awam bahwa 50:31 oh Nabi bolak-balik nih ke langit gitu 50:33 naik ke sana minta lagi ini nanti gimana 50:36 melobi lagi tidak begitu. 50:38 Nah maka itu itu kadang-kadang 50:40 simbol-simbol seperti ini harus kita 50:42 jelaskan dengan baik gitu. Nah tapi 50:44 kalau di dalam Alquran sudah jelas 50:46 kalimatnya bahwa salat itu adalah 50:49 sesuatu yang eee apa seperti bentuk 50:53 hadiah kepada kita. Tadi surat ke-17 50:56 ayat 78. 50:59 Aqimi sholata lidulukis syamsi ila 51:01 ghasaqil laili waquranil fajri inna 51:03 quranil fajri kana masyhuda. Dirikanlah 51:05 salat dari tergelincirnya matahari 51:07 sampai terbenamnya dan salat subuh atau 51:10 quranil fajri salat subuh disaksikan. 51:12 Lanjut pada ayat 79-nya. Waminallaili 51:15 fatahajat bihi nafilatan laka itu 51:18 kalimatnya ya. Dan dari sebagian malam 51:21 dirikanlah salat salat tahajud fatahajat 51:24 bihi nafilatan laka sebagai tambahan 51:29 bagimu. 51:30 Tambahan 51:32 untuk salat tahajud disebut tambahan 51:34 tambahan apa tentu tambahan itu kan 51:37 artinya hadiah. 51:40 Pemberian Allah. 51:42 Tadi sudah diberikan di ayat 78 51:44 namanya salat fardhu. 51:46 Kalau mau ditambah lagi 51:48 hadiah itu, lakukan salat tahajud. Eee 51:51 artinya di situ ada hadiah, ada 51:53 pemberian yang Allah berikan kepada 51:55 kita. Maka sebutannya nafilah atau 51:57 tambahan. 51:59 Gitu. 52:00 Eee tambahan pahala iya, juga tentu saja 52:04 sekarang kita paham bukan hanya pahala 52:06 ternyata yang bertambah. Bertambah 52:08 banyak kebaikan dalam tubuh kita. Dalam 52:11 diri kita. Nah, di antara lain adalah 52:13 kesehatan tadi. Kesehatan otak, 52:16 kesehatan jantung, kesehatan sel-sel 52:19 darah merah kita, kesehatan sistem eee 52:23 sistemik blood kita atau sistem 52:24 pendarahan dalam tubuh kita. Ya, 52:27 kesehatan seluruh organ tubuh kita 52:29 beserta waktunya karena suprachiasmatic 52:32 nucleus tadi itu dan lain sebagainya. 52:35 Baru baru satu yang kita bahas tadi itu 52:37 salat eee apa sujud saja, belum lagi 52:39 yang lainnya. Nah, jadi nafilah. 52:42 Kalau mau kalau mau ditambah, eee 52:44 tambahkan dengan salat tahajud. 52:45 Hadiahnya bertambah juga. Artinya apa? 52:48 Sujudnya makin lama, rukuknya makin 52:50 lama, otomatis hadiahnya juga makin 52:53 banyak. Ya, kira-kira begitu. Jadi, itu 52:55 bentuk hadiah yang Allah berikan kepada 52:58 kita. Paradigma ini harus kita 53:01 harus kita lazimkan, ya. Harus kita 53:03 rubah mindset kita. Salat itu bukan 53:06 tuntutan, bukan beban, tapi justru dia 53:09 adalah kebutuhan dan juga hadiah yang 53:12 Allah berikan kepada kita, ya. Wallahu 53:15 a'lam bis shawab. 53:17 Jadi, kalau kita merasakannya sebagai 53:18 beban, jadi dampak untuk kesehatan juga 53:21 kurang Ustaz, ya? 53:22 Tentu saja. 53:22 Mungkin tidak kita tidak bisa tidak bisa 53:23 dapatkan dampaknya gitu, Ustaz, 53:25 Persis. Karena kita merasakan beban kan, 53:28 gitu ya. 53:28 Eee jadi, kalau kita 53:30 terpaksa merasakan beban, enggak enak 53:32 lagi. Ya, enggak ada enggak ada dampak 53:34 enaknya lagi. Tapi kalau sejak awal kita 53:37 paham bahwa dia hadiah tadi, nafilah 53:39 tadi itu ya, eee maka kita akan ee 53:42 mendapatkan insyaallah kebaikan-kebaikan 53:45 dari salat itu sendiri dan juga tentu 53:48 saja pahala yang luar biasa. Ya. 53:51 Ya. 53:51 Masyaallah. 53:52 Ini yang terakhir Ustaz ya dari Bapak 53:54 Yudi di Bogor. Assalamualaikum 53:56 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 53:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:59 wabarakatuh. 54:00 Ustaz, apakah keseluruhan gerakan salat 54:03 dari mulai takbiratul ihram sampai 54:05 dengan salam itu mempunyai dampak bagi 54:07 kesehatan tubuh kita? 54:10 Ee menarik sekali pertanyaan Pak Yudi. 54:12 Tentu Pak Yudi, betul sekali. Semua 54:14 gerakan salat itu punya dampak yang luar 54:17 biasa. Kita baru bicara sujud nih, belum 54:19 bicara ruku. Ya, ruku itu luar biasa 54:22 karena terjadi stretching ee setidaknya 54:25 terhadap ee lumbar-lumbar 54:27 tulang belakang kita. Nah, jadi kalau 54:30 kita su ruku dengan lurus, ah itu luar 54:33 biasa dampaknya karena sistem saraf 54:35 dalam tubuh ini ada dua. 54:37 Sistem saraf pusat dari otak ke tulang 54:39 belakang dan sistem saraf periferal atau 54:43 sistem saraf tepi, yaitu dari 54:45 keseluruhan tubuh kita. Nah, ketika kita 54:47 melakukan ruku yang benar, itu terjadi 54:49 stretching. Ya, jadi meluruskan lagi 54:52 lumbar tulang belakang kita itu. Karena 54:54 di situ menumpuk banyak saraf di dalam 54:56 tubuh kita. Apalagi kalau posisi mata 54:59 kita betul-betul mengarah ke sujud. Ya, 55:01 jadi posisi kepala kita itu 55:03 ter ditarik dengan posisi yang ee pas 55:07 gitu ya, pas. Demikian pula posisi 55:10 tasyahud kita. Ketika kaki kanan kanan 55:13 kita, ya kita tekuk sedikit gitu ya 55:15 Bapak Ibu ya, itu juga terjadi 55:17 stretching. Ee begitu pula tangan kanan 55:20 kita yang mengisyarat ya, ee dan ee mata 55:23 kita disudahkan untuk melihat ke arah 55:25 kanan. Ya, itu dampaknya luar biasa 55:28 kepada bagian otak, yakni right ventral 55:31 prefrontal cortex atau RV PFC gitu ya. 55:35 Ee dan yang lain lagi. ee, berdiri gitu 55:38 juga, berdiri dalam salat itu ya, itu 55:40 meditasi yang ee, luar biasa karena 55:43 dalam posisi berdiri itu ya, itu ee, 55:45 aliran darah kita itu bisa mengalir 55:47 dengan ee, baik ke seluruh ee, tubuh, 55:51 Bapak Ibu yang dirahmati Allah. Ee, 55:53 gimana kalau orang sudah tidak bisa 55:54 sujud, sudah tidak bisa rukuk, sudah 55:56 tidak bisa ee, sempurna salatnya? Itu 55:59 tentu ada rukhsah. 56:01 He em. 56:02 Ya, tapi kan salat itu sesungguhnya 56:04 berdiri, ruku dan sujud ee, asalnya gitu 56:07 ya, aslinya. Oleh karenanya ketika kita 56:09 masih bisa sujud, masih bisa rukuk, maka 56:13 nikmatilah ee, berlama-lamalah kalau 56:16 kalau memungkinkan ya, masih dalam salat 56:18 dalam salat ee, sendiri misalkan salat 56:21 sunah, ee, nikmati berlama-lama seperti 56:23 yang tadi disampaikan dari Siti Aisyah 56:26 radhiallahu anha tentang sujudnya Nabi 56:28 sallallahu alaihi wasallam 56:29 He em. 56:29 setara dengan 50 membaca Alquran 50 56:33 ayat. 56:35 Saya sudah hitung tuh, kira-kira 10 56:36 menit itu Kang Fahri, 50 ayat. 56:38 Masyaallah. 56:39 Jadi satu kali sujudnya 10 menit. 56:42 Iya, kalau kita ada bercandaan ini, 56:45 kalau kita 10 menit sudah 10 rakaat. 56:48 Kalau Nabi baru sujudnya doang gitu 10 56:50 menit, satu kali sujud gitu ya, jadi 56:52 dampaknya juga luar biasa kepada beliau 56:55 gitu ya. 56:56 Ee, kira-kira begitu, wallahu a'lam 56:57 bishawab. 56:58 Baik, ini sapaan dari Ibu Tati Herawati 57:01 sedang menyimak Ibu Anisa di Lenteng 57:03 Agung, Bapak Rahman Wasta juga Ibu Anica 57:06 Sudai Hudaifah juga sedang menyimak 57:07 Ustaz, terima kasih atas tausiahnya Haji 57:10 Dace Saepudin, Ibu Tini juga. Juga ada 57:13 yang bertanya ini kajian Zoom-nya masih 57:15 berlanjut atau gimana Pak Ustaz? 57:17 Yang Jumat pagi itu. 57:19 Ya, insyaallah terus berjalan ya, kalau 57:22 Bapak Ibu ingin bergabung silakan nanti 57:24 bisa 57:26 ee, masuk ke WA grupnya. 57:28 WA 57:30 ee, dipungut apa-apa gitu biaya dan lain 57:32 sebagainya tidak ada. Nah, di situ 57:34 insyaallah setiap Jumat pagi jam 05.20 57:38 insyaallah kita ee apa zoom. Tentu saja 57:41 kalau ee 57:42 saya berhalangan atau seperti kemarin 57:44 mungkin dalam perjalanan umrah, maka ee 57:47 apa ee ininya zoom-nya kita ee liburkan 57:51 dulu ee gitu Bapak Ibu. 57:53 Baik Ikhwan wal Akhwat yang ingin 57:55 bergabung dengan 57:57 grup pengajian MMQ Ustaz ya, Majelis 58:00 Majelis Makbul Qurani bisa bergabung di 58:03 grup WhatsApp-nya di nomor 0877 58:07 80211692. 58:12 Gitu ya. Ba'da subuh Jumat. 58:14 Lebih segar itu ba'da subuh ya. 58:17 Baik Ustaz, mungkin sebelum pamit 58:18 disimpulkan pembahasan tadi hari ini, 58:19 Ustaz. 58:20 Ya. 58:21 Bapak Ibu yang dirahmati Allah, Ikhwan 58:23 wal Akhwat, para pendengar Radio 58:25 Silaturahim, para pemirsa Rasiltv di 58:27 manapun berada, 58:28 penting bagi kita untuk memperbaiki 58:31 paradigma kita tentang salat. Jadi salat 58:34 ini jangan lagi dilihat sebagai beban, 58:36 ee jangan lagi terasa sebagai beban, 58:39 jangan lagi dianggap sebagai beban atau 58:41 tuntutan, tapi dia betul-betul adalah 58:44 hadiah Allah seperti hidangan, seperti 58:47 kebutuhan kita terhadap makan, terhadap 58:50 minum dan lain-lain sebagainya. 58:51 Begitulah juga salat. Nah, oleh 58:53 karenanya ee inilah pesan di bulan Rajab 58:57 ini yang sesungguhnya harus kita 58:58 gaungkan, harus kita jelaskan, harus 59:01 kita ulang-ulang kepada diri kita dan 59:04 kepada seluruh umat ee Islam terutama 59:07 yang berada di bawah tanggungan kita 59:09 atau keluarga kita, sehingga menjadikan 59:11 salat itu sebagai kebutuhan, bukan 59:14 tuntutan, bukan beban gitu ya. 59:17 Wallahualam bissawab. Demikian 59:19 kira-kira. 59:20 Baik, terima kasih Ustaz atas ee 59:21 tausiahnya di malam hari ini, tadabbur 59:23 Alquran bersama Ustaz Doni Amir Sagabie 59:25 dan Al Iwan Ahmad telah kita 59:26 bersama-sama simak dengan tema salat 59:28 adalah hadiah Allah di bulan Rajab. 59:31 Semoga apa yang disampaikan bermanfaat 59:33 untuk semuanya. Saya bertugas Fahril 59:35 ditemani Neza dan juga Yusuf sebagai 59:37 pamit. Subhanakallahumma wabihamdika, 59:39 asyhadu alla ilaha illa anta, 59:41 astagfiruka wa atubu ilaik. 59:43 Wassalamualaikum warahmatullahi 59:44 wabarakatuh.