Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV 0:15 ya. Asalamualaikum Ustaz Joban. Apa 0:18 kabar? 0:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:21 wabarakatuh. Ini lagi camping ini di 0:24 luar kota. 0:25 Oh, di luar kota. Oh, mantap. Luar biasa 0:28 ya. Yah 2-0 Ustaz Joban gimana ya? Tapi 0:32 nampaknya 0:33 ada Islamofobia juga di FIFA ini ya 0:36 setelah Mesir kemarin ya yang 0:38 kontroversial kali ini wasitnya tapi 0:41 bola nampaknya susah dikembalikan. Apa 0:44 yang ustaz lihat ini dari pertandingan 0:46 tadi pagi ini Ustaz atau kemarin waktu 0:49 Mesir juga ya? Silakan Ustaz Jaoban. 0:51 Iya ya. Ee kalau tadi sekali pagi ya 0:54 ggak tahu kenapa merokok agak-agak 0:56 menurun kan. He. 0:57 Tapi kalau yang yang Mesir ini memang 1:00 tampak sekali gitu kan. 1:02 Ee dan sekarang ini 1:04 di Amerika, di Eropa, di mana-mana 1:06 orang-orang yang nonmuslim 1:09 itu semuanya 1:11 mengatakan bahwa 1:12 ee kemenangan Mesir dicuri 1:15 itu karena masalah komersial. 1:17 Uh. Iya. 1:18 Karena karena kalau Messi enggak main 1:22 lagi itu 1:24 yang iklan-iklan kurang laku artinya 1:25 maksudnya akan ini. 1:27 Jadi bagaimanapun 1:28 uang 1:29 diusahakan 1:30 harus ada kan memang kalau kita 1:33 perhatikan ini berapa banyak penalti dua 1:36 kali itu 1:37 untuk Mesir itu betul. Kemudian 1:39 digagalkannya gol itu juga tidak adil 1:42 dan diakui oleh beberapa 1:46 ya. 1:46 Iya. 1:47 Dan sekarang e apa namanya? 1:49 Alhamdulillah. Tapi 1:50 ada beberapa positif ya dari 1:53 ee pria dunia ini yaitu adanya ternyata 1:57 umat Islam ini masih bersatu. 1:58 Oh. 1:59 Meskipun dengan bola ya. Artinya 2:01 orang Indonesia, orang Somali, orang di 2:04 mana aja 2:04 malah di malah di Gazah juga gitu kan. 2:06 Betul. Heeh. 2:07 Itu padahal enggak ada hubungan darah. 2:09 Heeh. 2:10 Itu semuanya di belakang Mesir ya. 2:12 Subhanallah. 2:13 Dan juga ee yang hebat itu. 2:15 Hm. 2:16 Ee ini ee coachnya Mesir. 2:19 Heeh. 2:19 Ee Hisam itu yang ee ya dia mengibarkan 2:23 bendera 2:25 Palestina itu kan. Nah, ini ini luar 2:27 biasa. Dan pernyataan dia itu 2:30 bilang you don't need to be Muslim. Gak 2:31 perlu jadi Muslim, Kristen, whatever. He 2:34 kamu kalau jadi manusia, kamu harus 2:37 memberikan hak kepada orang yang 2:39 tertindas itu. Dan kalau kamu 2:42 ignore, perhatikan, kamu bukan manusia 2:44 lagi, gitulah. 2:45 Hm. Gitu. 2:46 Iya. Ya. Jadi memang sebagai seorang 2:48 muslim itu harus selalu ngambil 2:50 kesempatan. Ini kan di tonton sama 2:52 dunia. 2:52 Dunia. Betul. Luar biasa. Saya juga 2:54 melihat luar biasa. 2:56 Ya Allah. Ini banyak ini juga di 2:58 Indonesia lagi hari libur tapi Ustaz 3:00 Joban memilih berkamping ini menjadi 3:02 sebuah nasihat pula buat pendengar 3:05 sisikan waktu buat keluarga bukan begitu 3:07 Ustaz Joban ya? 3:09 Iya betul ya. Ini ini ini ee keluarga 3:12 juga 3:13 kemping dengan ee anak-anak muda ya. 3:15 H iya. 3:16 Jadi di di Amerika ini kan mereka itu 3:19 tantangannya luar biasa. 3:20 Masyaallah 3:21 melihat ee anak-anak Buddha. Jadi, 3:24 bagaimana kita bisa mengadakan aktivitas 3:26 yang sama 3:28 seperti mereka tahu juga teman-teman 3:29 mereka orang Amerika tapi yang islami. 3:32 Hm. 3:32 Ya. Jadi acara kamping, acara 3:34 macam-macam ada tapi diselisih dengan 3:37 ceramah-ceramah agama gitu kan. 3:39 Salat tahajud, qiamulail. 3:42 Jadi ada dua. Jadi 3:44 dunia akhirat disatukan gitu. 3:46 Masyaallah. Apa nih Ustaz berita dari 3:49 langit yang ingin disampaikan untuk 3:50 pendengar? Entah entah kenapa ya, 3:52 mungkin karena aplikasi kita baru ya, 3:54 penampilan sekarang ini hampir 50 negara 3:56 yang merelai. Biasanya cuma 28 30 lah 3:59 ya. Tapi ingin juga mendengar di Amerika 4:02 paling banyak ustaz sampai 500 pendengar 4:04 nih sekarang ini ee di aplikasi kita 4:07 yang terlihat. 4:09 Mungkin murid-murid Ustaz Joban kali ini 4:12 di antaranya. 4:13 Silakan, Ustaz. Berita dari langit 4:15 tafadal, Ustaz. 4:16 Oke. Bismillahirrahmanirrahim. 4:17 Alhamdulillahirabbil alamin wasalatu 4:19 wasalamu ala sayyidina Muhammad wa ala 4:21 asbihi ajmain. Kalau kita ke Saudi 4:24 Arabia, kita ke kota mana aja kita akan 4:27 temukan Bang Rojihi. 4:29 H 4:30 Bang Rajihi di mana-mana itu. Itu yang 4:34 pemilikan namanya Muhammad Arrajihi. 4:36 Jadi dia punya kisah menarik. Dia itu 4:38 dulu sangat miskin sekali. Sampai pernah 4:41 dia waktu di SD sekolahnya mengadakan ee 4:44 apa namanya? trip ke 4:47 sebuah kota, ke taman gitu, itu mesti 4:50 bayar 1 riyal. 4:52 Dia 1 riyal pun enggak punya. Bayangkan 4:54 coba 4:56 rengek-rengek orang tuanya enggak punya. 4:58 Tapi ada seorang guru orang Palestin 5:00 ketika itu dia pintar tahu ini Muhammad 5:03 ini mau ikut ikut apa namanya trip. 5:06 Akhirnya ee dia bikin pura-pura ee kuis 5:10 ya, pertanyaan agama. 5:11 Heeh. ee semua angkat tangan ditunjuk 5:13 dia dikasih 1 riyal 5:16 udah dia ikut senang sekali 5:19 setelah sekarang Muhammad Roji ini jadi 5:21 milioner lah kita 30 30 tahun itu dia 5:24 ingat ya Allah dicarilah gurunya itu 5:27 rupanya gurunya sudah sudah enggak ada, 5:30 sudah mau pindah karena ada masalah 5:31 ekonomi yang enggak berat bagi dia. 5:33 Punya anak banyak dia. 5:34 Ya, akhirnya akhirnya ditemukan ketika 5:37 ketemu kamu ingat saya enggak? Of course 5:40 dia lupa kan sudah tua 5:43 dia bilang ee ingat dulu e sekolah mau 5:47 mengadakan vakansi 5:49 ya dan saya perlu uang 1 riyal pun 5:51 enggak punya dan kamu pura-pura bikin 5:54 kuis 5:55 dan akhirnya saya menang saya dapat 1 5:56 riyal itu. 5:58 Oh itu jadi kamu cari saya untuk itu 6:01 enggak cari cari kamu. Mari ikut saya 6:04 katanya ikut yang naik mobil. 6:05 Heeh. sampai berhenti di sebuah rumah 6:07 besar gedung mentereng 6:10 dibilang this is the key. Ah ini 6:13 kuncinya ini rumah katanya apa? 6:15 Masyaallah. 6:17 Dan ini mobil kamu kat ya. Subhanallah. 6:20 Jadi makanya ada istilah bahasa Arab 6:22 izra jamilan. 6:25 Jadi kita itu menanamlah kebaikan 6:28 dan kebaikan itu pasti akan kembali 6:30 kepada kita ya. 6:32 Apakah itu sekarang atau nanti atau di 6:34 akhirat. 6:35 Hm. Jadi selama hidup ini kalau kita ada 6:37 kesempatan berbuat baik, kita lakukan. 6:39 H 6:40 ada lagi dulu di Amerika ini ada orang 6:44 seorang anak dia tukang jual ini 6:47 jual surat kabar kayak zaman dulu kan. H 6:50 pokoknya udah agak siang belum laku juga 6:53 tapi dia lapar haus. 6:55 H 6:55 akhirnya ingat ada langganan dekat situ. 6:57 Diketuk pintunya ada ketua anak muda 7:00 perempuan 7:01 ee bilang, "Kamu mau apa?" Mau bilang 7:03 lapar, malu dia. Saya haus kat ya punya 7:06 enggak? 7:07 He. 7:07 Tapi perempuan itu merasa ini anak ini 7:09 lapar gitu ya. Akhirnya dia masuk 7:11 kemudian dibawakan ee susu 7:14 he 7:16 dar satu gelas susu besar. 7:18 Minumlah dengan lahapnya. Dia bilang, 7:20 "Berapa masih bayar?" Dia bilang, 7:21 "Enggak. Ibu saya mendidik saya, kalau 7:23 berbuat baik jangan minta upah," 7:25 katanya. He. 7:26 Sudah mungkin setelah 30 tahun ini anak 7:30 ini tukang jual sekar jadi dokter dia. 7:32 He. H. 7:33 Jadi pernah ada seorang pasien 7:37 yang dioperasi 7:40 ya dan dia enggak punya insurans. E 7:42 begitu lihat namanya, alamatnya dibilang 7:45 saya yang tikir. Katanya 7:47 akhirnya operasi sukses. Alhamdulillah 7:49 ee perempuan sudah sehat sekarang. Sudah 7:52 baring di tempat tidurnya di rumah 7:55 sakit. Kemudian dia mikirkan gimana 7:57 bayarnya ini berapa saya mesti bayar 8:01 10 tahun juga enggak akan kebayar. 8:03 Masyaallah. 8:03 Akhirnya datang tukang itu dikasih 8:06 risinya bil ya dilihat ya Allah ini 8:10 banyak sekali. Kemudian di bawah ada 8:12 dibayar lain dengan susu 8:19 dibayar dengan susu 8:20 bukan main nangis dia. 8:23 Ya. Yang terakhir kisah lagi menarik. 8:25 Jadi ada ee seorang di rumah pejempuan 8:30 ya. Jadi ada anak muda selalu datang dia 8:34 tiap hari itu 8:35 ya nemeni dia ngobrol banyak 8:37 jalan-jalan. 8:39 Kata susternya itu anak kamu bilang I 8:43 wish katanya anak saya katanya bukan 8:44 katanya ini anak tetangga. 8:47 Ya Allah baik sekali. Iya dia waktu 8:50 ayahnya meninggal dia sendirian 8:52 menangis. Saya hibur dia. Saya ajak 8:54 jalan-jalan. 8:56 saya kasih permen gitu kan. 8:58 He 8:59 sudah enggak enggak akan enggak ada 9:00 hubungan lagi. Jadi waktu dengar saya 9:03 sakit ini mungkin 20 tahun lah. 9:06 Heeh. He. 9:06 Nah dia langsung datang tiap hari ke 9:09 sini katanya. 9:10 Saya tanya 9:11 kenapa membuat kamu kok seperti ini? 9:14 Bilang 9:16 ee apa yang kamu lakukan kepada saya 9:18 menghibur saya ketika itu dan juga 9:21 permen saya itu manisnya Mas masih belum 9:24 hilang. 9:25 Subhanallah ya. 9:27 Masyaallah. 9:27 Jadi itu itu baru dibayar di dunia 9:30 apalagi nanti di akhirat. Mari kita 9:33 setiap ada kesempatan untuk berbuat baik 9:35 kita tanam itu. 9:36 Mudah-mudahan kita akan menemukannya di 9:39 dunia dan di akhirat. Insyaallah. 9:41 Insyaallah. 9:43 Luar biasa. Ingatan sederhana yang 9:45 selalu kita harus ingat dan berbuat 9:47 untuk bekal kita di yaumil akhir. 9:50 Terima kasih Ustaz Muhammad Joban. 9:52 Selamat melanjutkan ee perkemahannya. 9:54 Semoga Allah berikan keberkahan. 9:55 Asalamualaikum warahmatullahi 9:57 wabarakatuh. 9:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 10:00 wabarakatuh.