Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:20 [musik] H 0:32 [musik] 0:41 [musik] 0:47 [musik] 0:59 di Bismillahirrahmanirrahim. 1:00 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02 wabarakatuh. Waalaikum 1:03 alhamdulillah kita dapat berjumpa lagi 1:05 hari ini dalam suasana pagi yang begitu 1:08 cerah ya. Ada suara burung, suara ayam, 1:11 suara angin. Masyaallah sejuk sekali. 1:13 Baik, di sini juga ada Ustaz Junaidi, 1:16 ada Pak Yus dan teman-teman dari Rasil, 1:18 ada Ondi, ada Sawal ya, 1:22 Nawal, Nawal Denesar. 1:25 ee di kamera kita ketemu lagi dalam 1:29 acara Ulumul Quran bersama Ustaz Husin 1:31 Alat. Asalamualaikum Ustaz Husin. 1:33 Waalaikumsalam war. 1:34 Baik, kita mulai acara ini dengan 1:35 membaca al-Fatihah. 1:37 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:43 Bismillahirrahmanirrahim. 1:51 Alhamdulillahirabbil 1:54 alamin 1:57 arrahmanirrahim 2:03 maiki yaumiddin. 2:07 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:13 ihdinasirathal 2:16 mustaqim. 2:19 Baik. 2:25 Girir maghdubi alaihim 2:29 waladin. 2:36 Ya, alhamdulillah kita sudah membaca 2:37 al-Fatihah. Mudah-mudahan dengan 2:39 al-Fatihah 2:41 dapat kita diberikan pemahaman tentang 2:43 Al-Qur'an. Baik, kita mulai pembahasan 2:46 renungan Al-Qur'an pada hari ini. Ee 2:49 Islam adalah agama fitri. 2:56 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:00 Bismillahirrahmanirrahim. 3:04 Alhamdulillahi rabbil alamin hamdan 3:07 katsiran thayyiban 3:10 mubarokan f kama yuhibabbuna wa 3:15 Allahumma sholli ala muhammadin wa ali 3:18 muhammad kama shaita ala ibrahim wa ali 3:21 ibrahim 3:23 wabarik ala muhammadin wa ali muhammad 3:27 kama barakta ala ibrahim wa alirahim fil 3:31 alamina 3:34 maj 3:37 subhanak 3:39 la ilma lana illa ma alamtana innaka 3:42 antal alimul hakim wala haula wala 3:46 quwwata illa billahil aliyil adzim 3:49 allahummaimna ma yanfauna wanfafna 3:54 bima allamtana 3:58 waja'alna hudatan muhtadin wal tajalna 4:06 Amma ba'du. Ikhwan akhwat pendengar 4:09 pemirsa di mana pun Anda berada. 4:14 Itu pula ikhwan yang menemani kita Ustaz 4:17 Muhammad Krishna Hondi, 4:20 Ustaz Junaidi, tamu kita. Begitu pulaar 4:24 nawal 4:26 dan semua rekan di studio 4:30 dan kepada seluruh kaum muslimin dan 4:32 muslimat, kepada seluruh anak manusia 4:36 yang berasal dari ayah ibu yang sama 4:39 yang diciptakan oleh Tuhan yang sama 4:42 yang juga menerima petunjuk yang sama 4:45 yang disampaikan oleh para nabi dan para 4:48 rasul yang datang dari sisi Allah 4:51 Subhanahu wa taala. Taala. Salamullahi 4:53 alaikum jamian warahmatullahi 4:55 wabarakatuh. 4:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:59 wabarakatuh. 5:02 Islam 5:05 yang artinya berserah diri kepada Allah 5:07 Subhanahu wa taala. 5:10 Artinya kita 5:14 dalam menjalani kehidupan kita, 5:18 kita kembali kepada Allah dengan 5:20 mengikuti tuntunannya, bimbingannya, 5:25 dan arahannya. 5:27 Sebagaimana Allah Subhanahu wa taala 5:29 dengan rahmat, ilmu, dan 5:30 kebijaksanaannya 5:32 mengatur dan mengelola Aram raya. 5:35 Allah Subhanahu wa taala memuliakan 5:39 manusia 5:40 dengan mengangkatnya sebagai khalifah di 5:43 muka bumi ini. Allah berikan mereka 5:46 kehendak, 5:48 pilihan. 5:50 Allah Subhanahu wa taala juga berikan 5:52 mereka akal. 5:54 Lalu Allah Subhanahu wa taala untuk 5:57 menjelaskan misi dan tugas 6:01 sebagai khalifah Allah di atas muka bumi 6:03 ini, Allah Subhanahu wa taala mengutus 6:06 para nabi dan para rasulnya agar manusia 6:09 tidak beralasan di hari kemudian nanti 6:12 bahwasanya mereka tidak pernah 6:13 mendapatkan petunjuk dari sisi Allah. 6:17 Jadi para nabi yang membawa berita dari 6:19 Allah, para rasul yang membawa risalah 6:21 dari Allah, mereka bukan menyampaikan 6:23 pesan pribadi mereka, tapi mereka 6:27 menyampaikan pesan-pesan yang datang 6:29 dari Allah. 6:33 Kakek dan nenek kita yang pada saat itu 6:35 masih keluarga kecil, dilanjutkan 6:38 setelah itu oleh Nuh di mana umat 6:41 manusia mulai berkembang dan beranak 6:43 pinang. Apa yang Allah sampaikan kepada 6:47 Nuh yang sampaikan kepada para nabi 6:50 berikutnya 6:52 semuanya sama mengingat esensi manusia 6:56 dan fungsinya juga sa 6:58 sama 6:59 sama. Fitrah manusia dari masa ke masa, 7:02 dari zaman ke zaman, tidak akan pernah 7:04 berubah. 7:07 Oleh karena itu, agama Allah Subhanahu 7:09 wa taala yang diturunkan 7:12 untuk umat manusia sebagai pedoman hidup 7:15 manusia juga pada esensinya sama, tidak 7:19 berubah. 7:21 Dari mulai Adam, Nuh, kemudian Hud, 7:25 Saleh ya sampai kepada Ibrahim dan 7:29 anak-anak keturunan Ibrahim. Baik dari 7:31 jalur Ishak yang melahirkan Bani Israil 7:34 atau jalur Ismail. 7:36 yang melahirkan 7:38 bangsa Arab, yang melahirkan Nabi kita 7:41 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 7:44 wasallam. 7:45 Semua nabi, semua rasul menyampaikan 7:48 pesan yang sama 7:51 sebagaimana firman Allah dalam surah 7:53 As-yura. 7:55 Syar lakum minaddin. 8:00 Allah Subhanahu wa taala mensyariatkan, 8:03 menetapkan 8:04 ya bagi kalian dari agama ma was bihi 8:09 nuha. Apa yang Allah tetapkan bagi 8:11 kalian wahai umat Islam? Begitu pula 8:15 umat-umat sebelumnya sebetulnya sama 8:18 dengan apa yang Allah syariatkan pada 8:21 prinsip dan dasarnya dengan apa yang 8:23 Allah Subhanahu wa taala ajarkan kepada 8:26 Nuh 8:28 dan disampaikan olehmu. 8:31 Walladzi aaina ilaik. Dan apa yang kami 8:33 wahyukan padamu sama dengan apa yang 8:36 Allah wahyukan kepada Nuh. 8:40 Wina bihi Ibrahima wa Musa wa Isa. Dan 8:43 apa yang kami wasiatkan pada Ibrahim, 8:46 pada Musa, pada Isa, pesan yang Allah 8:49 berikan kepada mereka sama. 8:53 An aqimuddin 8:56 wala tatafarraqu. 8:58 Allah sampaikan kepada para nabi, kepada 9:01 umat mereka, hendaklah kalian menegakkan 9:04 agama Allah. Jangan kalian 9:06 bercerai-berai di dalamnya. 9:09 Begitu umat manusia semuanya tunduk 9:12 berserah diri kepada Allah Subhanahu wa 9:14 taala dengan mengikuti agama fitrah ini 9:18 yang disampaikan 9:20 oleh para nabi dan para rasul, mereka 9:23 akan dapat disatukan karena dasarnya 9:26 berserah diri kepada Allah dan tunduk 9:28 padanya. Apa yang Allah sampaikan pada 9:31 Nabi Muhammad sama dengan apa yang Allah 9:33 sampaikan pada Nabi Isa. 9:35 Begitu pula yang Allah sampaikan kepada 9:38 Nabi Yahya, [berdehem] Zakaria, yang 9:40 Allah sampaikan kepada Sulaiman, Daud. 9:44 Begitu pula yang Allah sampaikan kepada 9:45 Musa. Begitu pula yang Allah sampaikan 9:48 kepada siapa? Kepada Yusuf. Ya, yang 9:53 Allah sampaikan kepada Yakub, yang Allah 9:55 sampaikan kepada Ishak. 9:59 Begitu pula yang Allah sampaikan kepada 10:01 Ibrahim. 10:04 mengingat esensi manusia sama begitu 10:07 pula fungsinya, kedudukannya di muka 10:09 bumi ini, maka ajaran Allah juga sama. 10:14 Kalau ada perbedaan, bukan perbedaan 10:16 pada apa? Pada esensi atau yang bersifat 10:20 esensial atau prinsip, itu perbedaan 10:22 yang disesuaikan dengan lingkungan ya 10:26 dan keadaan. Karena setiap lingkungan 10:29 dan keadaan ya terkadang apa? terkadang 10:32 membutuhkan penanganan khusus. Tapi 10:35 kerangka dari apa? Agama Allah semuanya 10:40 sama. Sebagaimana firman Allah, walaqad 10:42 baatna fi kulli ummatin rasulan 10:47 anudullah wajanibutur. 10:49 Sungguh kami telah mengutus 10:52 kepada setiap umat 10:54 seorang rasul, baik umat Nabi Muhammad 10:57 maupun umat-umat terdahulu. Begitu pula 11:00 bangsa Cina juga pernah didatangi utusan 11:02 yang diutus oleh Allah untuk 11:04 menyampaikan ajaran. Begitu pula bangsa 11:07 Indianya. 11:10 Dengan misi yang sama, sembahlah Allah 11:12 dan jauhi penyembahan terhadap thaut. 11:16 Karena penyembahan terhadap selain Allah 11:17 dalam bentuk apapun. Baik penyembahan 11:20 terhadap manusia, penyembahan terhadap 11:22 hewan, penyembahan terhadap makhluk 11:24 Allah seperti mataharinya yang dianggap 11:27 agung oleh manusia itu merupakan 11:29 penyembahan terhadap thaut karena 11:31 menyimpang dari apa? Dari kebenaran. 11:39 Jadi syaro alakum minaddin ma waso bihi 11:43 nuuha. Allah mensyariatkan bagi kalian 11:45 dari agama apa yang Allah Subhanahu wa 11:48 taala wasiatkan kepada apa? Nuh. Begitu 11:52 juga yang kami wahyukan kepadamu. 11:53 Walladzi aaina ilaik w wasaina bihi 11:56 Ibrahima wa Musa wa Isa. Dan apa yang 11:59 kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, 12:02 Isa. An aqimuddin wfarqu. 12:10 Ini merupakan pesan Allah. 12:13 Tegakkan agama Allah. Berarti tugas kita 12:16 ya dalam hidup ini untuk menegakkan 12:18 agama 12:19 Allah. 12:20 Nah, di saat agama tersebut datang dari 12:21 Allah sama apa tidak 12:23 sama? 12:25 Tidak ada perbedaan. Jadi yang 12:26 disampaikan Ibrahim ya dari 12:30 petunjuk-petunjuk Allah begitu pula 12:32 syariat-syariat yang Allah turunkan ya 12:35 mengingat esensi manusia sama juga pesan 12:38 yang disampaikan sama. Allah juga 12:41 menurunkan kepada Ibrahim ritual dan 12:44 cara beribadah kepada Allah. 12:48 Dari mulai salat, berzakat, ya begitu 12:53 pula apa? Berhaji ke tanah suci. 12:57 Oleh karena itu yang Nabi lakukan 13:00 sebetulnya merupakan kelanjutan dari 13:02 nabi-nabi sebelumnya dan apa yang 13:03 diajarkan Ibrahim. 13:06 Karena Allah perintahkan rasulnya 13:08 mengumumkan, "Qul innani hadani 13:12 rbi ilain mustaqim." Dalam surah 13:16 Al-An'am 13:18 ayat 161, 13:21 Allah berfirman, "Qul innani hadani rbi 13:25 ilaatim mustaqim." Katakan, 13:28 "Sesungguhnya Tuhanku telah menunjukkan 13:30 aku ke jalan yang lurus." 13:33 dikatakan jalan yang lurus. Karena jalan 13:35 ini dari kita langsung menuju Allah 13:38 tidak berliuk-liuk. 13:40 Jalan yang lurus ini jalan ya yang 13:43 dinaungi oleh Allah dengan rahmatnya. 13:46 Mendapatkan jaminan keridaannya. 13:50 Jalan yang akan mengantarkan manusia 13:52 menuju keselamatan. Setan berusaha untuk 13:55 mengeluarkan kita dari jalan ini. 13:59 Sebagaimana firman Allah, wa mustaqiman 14:02 fattabiuah jalanku yang lurus. Ikuti 14:05 wabi jangan ikuti jalan-jalan apa yang 14:09 bermacam-macam. Fatafarq bikumili. 14:12 Akhirnya membuat kalian bercerai-berai 14:15 dari jalan Allah. 14:17 Jadi semua nabi mengajak kepada Allah. 14:20 Semua Nabi mengajarkan pesan-pesan dan 14:22 risalah Allah Subhanahu wa taala. 14:26 Tapi kita semua tahu bahwasanya 14:30 nabi-nabi yang menyampaikan syariat 14:32 Allah Subhanahu wa taala petunjuknya, 14:37 generasi-generasi yang datang setelah 14:39 itu mulai mereka disimpangkan oleh 14:41 setan, hanyut bersama hawa nafsu mereka. 14:45 Sebagaimana yang terjadi pada umat Nabi 14:48 kita Muhammad sallallahu alaihi 14:49 wasallam. Setelah wafatnya Nabi dan para 14:52 khulafa rasyidin, kita saksikan 14:54 bagaimana manusia memperebutkan 14:56 kedudukan, saling menumpahkan darah 14:58 mereka, melakukan kekejaman. 15:01 Walaupun mengaku sebagai umat Islam, 15:03 mereka tidak lagi tunduk kepada Allah 15:05 menegakkan syariatnya. Nah, kewajiban 15:08 kita untuk kembali mengingatkan manusia 15:10 kembali pada agama 15:11 Allah. 15:12 Apa pegangan kita? Dengan sendirinya 15:14 pegangan kita yang Allah turunkan yang 15:17 terjamin kebenarannya. 15:20 [mendengus] 15:21 Jadi katakan sesungguhnya Tuhanku telah 15:24 menunjukkan aku ke jalan yang lurus. 15:28 Dinanqiamah. 15:30 Agama ini bukan bukan hanya berisikan 15:34 pesan untuk menyembah Allah begitu saja. 15:36 Tidak. Tapi agama ini berisikan sistem 15:40 nilai yang lurus. 15:43 Qiam dalam bahasa Arab jamak dari qimah. 15:46 Artinya nilai. 15:49 Qimatusai nilai sesuatu. Qiam jamak dari 15:51 apa? 15:53 Ya, qiam jamak dari qimah. Jadi agama 15:56 ini di dalamnya terdapat sistem nilai, 15:59 terdapat bimbingan petunjuk yang 16:02 membimbing manusia secara terperinci 16:05 dalam membimbing dan menunjukkan umat 16:07 manusia. Mengatur hubungan dia dengan 16:10 Allah, hubungan dia dengan sesama 16:12 manusia, hubungan dia dengan alam dan 16:15 sekitarnya. 16:18 Agar manusia tidak menjadikan alam atau 16:20 sebagian dari makhluk di alam ini 16:21 sebagai berhala-berhala yang mereka 16:23 sembah. Alam berasal dari Allah. Manusia 16:27 berasal dari Allah. Tumbuh-tumbuhan 16:29 berasal dari Allah. Mataharinya, 16:31 bintangnya, seluruhnya sujud kepada 16:33 Allah. Allah mengingatkan kita agar kita 16:35 sujud kepada Allah bersama alam raya dan 16:38 seluruh isinya. Saksikan bagaimana bumi 16:41 melakukan rotasi di hadapan matahari. 16:45 kemudian mengitari mataharinya dengan 16:47 penuh keteraturan. Siapa yang 16:48 mengendalikan semua ini? Apa yang 16:51 membuat matahari, bumi, bintang-bintang 16:54 di galaksinya dapat betul-betul penuh 16:57 keharmonian, keseimbangan karena tunduk 16:59 kepada Allah. Cuma makhluk ini semua 17:02 dibawa kendali Allah secara langsung. 17:03 Sedangkan kita manusia, aturannya Allah 17:06 turunkan sedangkan pelaksanaannya 17:08 dikembalikan kepada kita. Inilah makna 17:10 dari khalifah. 17:12 Kalau kita tunduk, kita akan seperti 17:14 alam raya yang penuh keseimbangan. Kita 17:16 menentang, membangkang, maka kita akan 17:20 hidup dalam kekacauan, 17:23 dalam kegelapan dan kegelisahan. 17:26 Adapun keuntungan materi yang didapatkan 17:29 itu bukan berarti kebahagiaan. Itu hanya 17:31 merupakan kesenangan yang semu. Di 17:34 dalamnya terdapat keresahan, 17:35 kegelisahan. Oleh karena itu, kebanyakan 17:38 mereka-mereka yang menjauh dari Allah 17:39 walaupun di 17:42 anugerahkan kekayaan, hanya Allah yang 17:44 tahu bagaimana kegelisahan hati mereka. 17:49 Katakan, "Sesungguhnya Tuhanku 17:51 membimbing aku ke jalan yang lurus." 17:54 Dinanqiamah, 17:55 agama yang di dalamnya terdapat sistem 17:58 nilai yang akan meluruskan menegakkan 18:01 umat manusia. 18:03 Tanpa agama ini manusia akan apa? akan 18:05 roboh, kemanusiaan akan hi hilang. 18:08 Karena kalau kehidupan diatur oleh 18:10 manusia dengan nafsunya, dengan 18:11 ambisinya, pasti setiap hukum yang 18:14 dibuat selalu berpihak kepada 18:16 kepentingannya. Betul gak? 18:17 Betul. 18:19 Coba lihat pada saat ini bagaimana DPR 18:21 memberikan persetujuan terhadap 18:23 undang-undang yang disodorkan. Kita 18:25 lihat isi undang-undang tersebut hanya 18:27 untuk kepentingan kelompok apa 18:29 kepentingan semua manusia? 18:30 Kelompok. 18:31 Kelompok. Tapi kalau datang dari Allah, 18:34 Allah bukan berasal dari bangsa Arab, 18:37 bukan dari bangsa Indonesia. 18:40 Allah yang menciptakan seluruh bangsa, 18:42 seluruh suku. Dan di hadapan Allah semua 18:44 hambanya yang hitam, yang putih, yang 18:46 kaya, yang miskin, yang tampan, yang 18:48 cantik. Ya, demikian pula yang kurang 18:51 tampan dan cantik, semua hamba Allah. 18:53 Kedudukannya sama di hadapan Allah dan 18:55 dia baru akan mendapatkan kemuliaan di 18:58 sisi Allah dengan iman takwanya, bukan 19:00 dengan nasab dan bangsanya. 19:02 Tapi kalau manusia menerima suap sebelum 19:06 melakukan sidang, uang di bawah meja 19:08 bisa membuat akhirnya keputusan berubah. 19:12 Betul gak? 19:13 Oleh karena itu, sistem nilai yang dari 19:15 Allah, satu-satunya sistem nilai yang 19:18 akan meluruskan dan membangun umat 19:21 manusia. Jadi, qiaman di sini 19:24 menggambarkan sistem nilai yang 19:26 lurus-meluruskan dan membangun. Kalau 19:29 tidak manusia akan roboh seperti yang 19:31 kita jumpai pada saat ini. Walaupun 19:32 rumahnya baik, kendaraannya mewah, ya 19:35 pakaian-pakaian mereka, penampilan 19:37 mereka, tapi jiwa mereka, 19:41 jiwa yang benar-benar hancur. Tak 19:43 berguna jas dasi yang mereka pakai, tak 19:46 berguna 19:48 pakaian-pakaian yang mereka kenankan 19:50 dengan tas-tas mewah ataupun mobil-mobil 19:52 mewah. 19:54 Karena jiwa mereka jiwa yang benar-benar 19:57 hidup dalam keresahan dan kegelisahan. 20:02 Dinalqiamah. Lalu Allah tambahkan 20:04 millata Ibrahim yang diikuti Nabi ini ya 20:09 yang menjadi pegangan Nabi ini sejalan 20:13 dengan millah Ibrahim kakeknya. 20:16 Berarti yang dibawa Isa sebagai nabi dan 20:19 rasul bukan anak Tuhan. 20:22 Nabi dan R 20:23 Rasul. 20:23 Oleh karena itu beda antara nabi, Rasul, 20:26 dan anak Tuhan. Bagaimana mau kita bisa 20:29 menerima Isa nabi juga, Rasul juga, anak 20:31 Tuhan juga. Padahal nabi-nabi sebelumnya 20:35 semua manusia-manusia biasa. 20:38 Jadi, hanya ada dua pilihan. 20:41 Mengakui Isa sebagai nabi dan rasul, dia 20:44 manusia biasa seperti nabi-nabi yang 20:45 lain atau mengimani dia sebagai anak 20:49 Tuhan. ini bertentangan dengan fakta dan 20:51 ajaran yang diajarkan oleh para nabi. 20:54 Begitu pula yang disampaikan oleh 20:55 Ibrahim. Jadi, enggak mungkin kita 20:57 menerima sesuatu dan yang berlawanan 21:01 dengan hal tersebut. 21:05 Dan kebenaran ini, ketegasan ini bukan 21:08 datang dari kita, datang dari pencipta 21:10 kita dan pencipta seluruh alam raya. 21:15 [berdehem] 21:16 Millata 21:17 Ibrahim. Ibrahim 21:19 Hanifah. Ajaran ini lurus, tidak sama 21:22 sekali dinodai oleh hawa nafsu, oleh 21:25 kepentingan kelompok maupun golongan. 21:27 Dan Ibrahim telah membuktikan dengan 21:29 hidup dia rela dilemparkan ke dalam api 21:31 demi kebenaran. Dia rela untuk 21:34 dipisahkan dari anak istrinya yang 21:37 dicintai karena kebenaran dan dia rela 21:39 untuk menyembelih putranya 21:42 karena menjalankan perintah Allah. Jadi 21:44 di hati Ibrahim dalam jiwanya tidak ada 21:46 kecuali hanya Allah Subhanahu wa taala. 21:48 Sedangkan selainnya semua 21:50 kecintaan-kecintaan yang merupakan 21:52 karunia Allah tapi tidak pernah melebihi 21:54 kecintaannya kepada Allah. Hingga Nabi 21:57 mendidik kita tidak beriman salah 21:59 seorang dari kalian hingga dia mencintai 22:02 Allah melebihi kecintaannya pada 22:04 ayahnya, pada anaknya termasuk dirinya. 22:12 Seorang sahabat berkata, "Ya Rasulullah, 22:13 saya mencintai engkau melebihi anakku, 22:15 melebihi orang tuaku, tapi tidak 22:18 melebihi kecintaanku pada diriku." Rasul 22:19 mengatakan, "Kamu belum beriman." 22:21 H 22:21 sampai kamu mencintai Rasul melebihi 22:24 kecintaan kamu pada diri kamu. Kenapa? 22:26 Bukan Rasulullah butuh cinta kita, 22:28 bukan. Karena begitu kita mencintai diri 22:31 kita lebih daripada Rasul dan Allah, 22:34 kita akan korbankan Allah dan Rasul 22:36 karena kecintaan kita pada diri kita. 22:39 Tapi begitu kita mencintai Allah 22:41 melebihi segala sesuatu, hidup kita akan 22:43 selalu lurus. Tidak akan dipengaruhi 22:45 kecintaan pada anak. Gara-gara anak, 22:47 pejabat menyimpang. Gara-gara istri, 22:49 pejabat menyimpang. Gara-gara apa? 22:51 Teman, pejabat menyimpang. Gara-gara 22:54 selingkuhan, pejabat menyimpang. Kenapa? 22:57 Karena kecintaannya kepada 23:00 selain Allah melebihi cintanya pada 23:02 Allah. Tapi begitu dia mencintai Allah 23:04 melebihi dirinya, ayahnya, ibunya, 23:07 anaknya dan dunianya, maka tidak akan 23:11 ada sesuatu yang akan menyimpangkan 23:13 dirinya. 23:14 Nah, ini bukan tujuannya untuk apa? 23:17 Untuk menjadikan manusia ini seorang 23:19 budak nabi kita. Sama sekali tidak. Nabi 23:21 justru datang untuk membawa rahmat bagi 23:24 mereka, memecahkan problema mereka, 23:26 hidup melayani mereka sebagaimana fakta 23:28 sejarah. 23:30 Tapi Allah ingin kita terbebas dari 23:33 penjara hawa nafsu kita, dari ego kita, 23:36 dari kecintaan kita kepada keluarga yang 23:38 melebihi cinta kita pada Allah. Bukan 23:40 enggak boleh cinta pada mereka, cinta 23:42 kepada orang tua, kepada anak kita, 23:45 kepada ee sesama manusia itu merupakan 23:48 rahmat. Tapi jangan dosisnya, kadarnya 23:51 melebihi cinta kita pada all 23:53 Allah. Allah 23:57 dinan qiaman millata ibrahim hanifah 24:02 benar-benar lurus suci wama kana minal 24:06 musyrikin dan dia tidak termasuk dari 24:08 orang yang mempersekutukan Allah 24:11 lalu Allah subhanahu wa taala ajarkan 24:14 kita baiat ya satu baiat ya yang 24:18 diucapkan oleh orang-orang yang 24:20 mengikuti Ibrahim dimulai oleh nabi kita 24:22 qul 24:23 Katakan inati sesungguhnya salatku 24:27 wusuki 24:29 persembahan pengorbananku wahyaya wa 24:32 mati hidup dan matiku lillahi rabbil 24:35 alamin la syarikalah tiada sekutu 24:40 bagi Allah dalam semua itu. Wa ana awal 24:43 muslimin. Dan saya orang yang terdepan 24:45 dalam berserah diri pada Allah. 24:49 Pada saat kita mengucapkan baiat ini, 24:51 berarti cinta kita pada istri karena 24:52 Allah. Cinta pada anak karena 24:55 pada orang tua karena Allah. 24:57 Nah, pada saat cinta kita semua karena 24:59 Allah, apa kira-kira yang kita akan 25:01 rasakan dalam hidup ini? 25:03 Loyalitas kita, sikap kita, perbuatan 25:06 kita akan lurus. 25:10 Betapa indahnya ajaran Islam ini yang 25:12 sejalan dengan fitrah Allah. 25:16 Untuk menegaskan hal ini, silakan buka 25:19 suratrum. Surah Ar-Rum ayat 30. 25:25 Ayat 30. 25:43 Faqim wajhaka lidini 25:47 hanifa. 25:50 Faqim wajhaka. 25:53 Luruskan wajahmu 25:58 liddin ya di dalam menjalankan agama 26:01 Allah. Luruskan, hadapkan wajahmu ke 26:05 hadapan Allah dengan sendirinya. Karena 26:07 inni wajahtu wajhiya lilladzi fatharas 26:09 samawati walard. 26:12 Luruskan hadapkan wajahmu 26:15 ke hadapan Allah dengan menjalani, 26:17 mematuhi, mengikuti petunjuk agamanya. 26:21 Begitu orang berjalan lurus di atas 26:24 agama Allah, ya menghadapkan wajahnya 26:28 kepada Allah, berjalan lurus di atas 26:30 agama Allah. 26:32 Maka apa yang dilakukan? Fitratallah. 26:35 Sesuai dengan fitrah Allah allati 26:38 fatarasa alaiha. Ketika pertama kali 26:41 Allah menciptakan manusia. Dalam bahasa 26:44 Arab fatar itu kata kerjanya menciptakan 26:47 sesuatu dari ketiadaan. 26:50 Ya, kalau fatrun ya membelah atau akar 26:55 katanya menciptakan sesuatu dari 26:57 ketiadaan. Tapi kalau apa? fitrah beda. 27:02 Fitrah ini menggambarkan keadaan. 27:05 Jadi timbangan fitrah ya itu menjelaskan 27:09 keadaan yang dinamakan isim haiah. 27:13 Contohnya 27:14 masya fulan misyata abih. Fulan jalannya 27:18 mirip dengan gaya jalan orang tuanya. 27:21 Misyah jalasa fulan jilsata ummih. Si 27:26 fulan kalau apa? 27:28 Kalau duduk persis seperti keadaan duduk 27:31 ibunya. Nah, fitratullah di sini 27:34 menggambarkan manusia semuanya waktu 27:37 diciptakan ya 27:40 keadaannya itu apa? 27:42 Sejalan dengan agama Allah yang lurus. 27:45 Ini 27:46 kalau terjadi penyimpangan 27:50 dalam perilaku manusia yang tidak sesuai 27:52 dengan agama Allah, itu penyimpangan 27:54 dari fitrahnya. 27:56 penyimpangan dari fitrahnya. Jadi 27:58 luruskan wajah kamu di dalam menjalankan 28:01 agama Allah dengan lurus. Fitratallah 28:04 sejalan dengan fitrah kondisi keadaan 28:08 manusia ketika pertama kali diciptakan 28:10 oleh Allah. Laqad khalaqnal insana fi 28:12 ahsanq. 28:14 Jadi sesuai dengan kondisi manusia 28:16 ketika pertama diciptakan Allah dalam 28:18 keadaan fi ahsani takqwi. 28:22 Tapi pengaruh lingkungan pendidikan yang 28:24 salah, pengaruh dari hawa nafsu, bujuk 28:27 rayu setan membuat manusia menodai 28:31 fitrahnya dengan perilaku yang tidak 28:33 benar. 28:36 La tabdilqillah. 28:38 apapun yang terjadi, baik itu perubahan 28:41 zaman, generasi tidak akan dapat merubah 28:44 fitrah Allah. 28:46 Kalau terjadi endapan, tumpukan dari 28:49 penyimpangan, dia tidak akan berubah. 28:51 Paling hanya menutupi. Tapi manusia 28:53 dengan bertobat kembali kepada Allah 28:55 sadar bisa kembali ke dalam fitrahnya. 28:59 Jadi perubahan-perubahan yang terjadi 29:01 pada perilaku manusia yang menyimpang 29:03 dari kodrat fitrahnya itu tidak akan 29:06 mampu merubah. paling hanya menutupi. 29:10 Jadi manusia sebenarnya pada dasarnya 29:12 baik, mulia, 29:15 mencinta dan dicinta. 29:18 Manusia semuanya merindukan Allah 29:20 Subhanahu wa taala. Ini kerinduan yang 29:21 tidak akan mungkin dapat dihapuskan. 29:25 Fitratallah allati fatarasa alaiha la 29:27 tabdalqillah. Tidak akan ada perubahan 29:30 bagi apa ciptaan Allah. 29:32 berkaitan dengan fitrah manusia 29:35 kapanpun, di mana pun apapun suku 29:37 bangsanya tidak akan pernah berubah. 29:39 Wakin aksari yamun tapi kebanyakan 29:42 manusia tidak memahami hal ini. Mereka 29:44 beranggapan ajaran Allah ini merupakan 29:46 ajaran yang asing dari fitrah manusia. 29:49 Bagaimana mungkin relevan? Kalau relevan 29:52 untuk bangsa Arab, bagaimana mungkin 29:54 relevan untuk bangsa yang lain? Salah 29:56 kamu. Kebenaran di mana pun juga 29:58 keberadaannya disambut, diterima oleh 30:00 manusia. Sedangkan yang batil di mana 30:03 pun dia berada selalu ditolak. 30:10 Jadi jelas sekali bahwa Islam ini 30:11 merupakan ajaran yang fitri yang 30:14 disampaikan oleh para nabi yang pertama 30:17 hingga nabi terakhir semua sama. 30:19 Mengajak manusia untuk berserah diri 30:21 kepada Allah subhanahu wa taala. 30:25 Oleh karena itu Allah subhanahu wa taala 30:27 ceritakan tentang Ibrahim kepada kita 30:29 dalam suratul baqarah. 30:32 dalam suratul baqarah. 30:35 Sebelum saya lanjutkan, saya sampaikan 30:38 tema ceramah kajian pagi ini setelah 30:40 mendengarkan baru saja ya ee sebuah 30:44 rekaman di YouTube 30:46 tentang Abraham yang disampaikan oleh 30:49 seorang pemuda yang bernama Adam Mirza. 30:52 Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan 30:54 ini bisa meluruskan pandangannya. 30:57 Demikian pula meluruskan para pendengar 31:00 agar tidak memiliki anggapan yang salah 31:03 bahwasanya setiap orang dapat mengikuti 31:05 persepsi masing-masing dalam beragama. 31:08 Kalau begitu bukan lagi keislaman kepada 31:10 Allah. Kalau gitu bukan lagi menyambut 31:12 seruan para nabi, para rasul. Nabi di 31:15 samping mengajak manusia untuk kembali 31:18 kepada Allah juga Allah turunkan bersama 31:21 mereka syariat dalam mengatur kehidupan 31:23 mereka. 31:25 Kalau tidak manusia di hari kemudian 31:27 nanti akan mengatakan apa? Ya Allah, 31:29 bagaimana kamu bertanya kepada saya 31:31 sedangkan saya tidak pernah belajar 31:33 sebelumnya. Kalau Anda di sekolah 31:35 ditanya tentang 31:38 hal-hal yang belum pernah Anda pelajari, 31:41 materi ujian Anda, Anda di kelas 1 SMP, 31:44 ternyata materi ujiannya materi ujian 31:47 kelas 3 SMA. 31:49 Itu mustahil. Manusia tidak akan 31:51 menerima hal ini. Apalagi 31:54 pertanyaan dan pertanggungjawaban di 31:56 hari kemudian nanti, di hari akhir tidak 31:59 mungkin keluar dari apa yang Allah 32:00 turunkan dari petunjuk dan pedoman 32:02 hidup. 32:06 Allah berfirman dalam suratul baqarah. 32:10 dalam suratul baqarah kita baca 32:13 sama-sama agar orang jangan mengatakan 32:17 bahwa ini merupakan ee merupakan apa? 32:21 merupakan 32:22 hal yang dibuat-buat, diada-adakan oleh 32:25 Ustaz Husein. 32:29 Allah berfirman 32:31 pada ayat 32:33 130. 32:38 Ayat 130. 32:40 Tapi alangkah baiknya kita kembali 32:42 kepada ayat 129. 32:44 Ketika Ibrahim selesai membangun rumah 32:49 ya yang dijadikan sebagai simbol. 32:54 Simbol apa? 32:57 Sebagai simbol yang dinisbatkan kepada 33:00 Allah. Rumah Allah bukan berarti Allah 33:02 berdiam di sana. Tapi yang datang 33:04 berkunjung ke sana sama dengan 33:06 mengunjungi Allah. Siapa yang bertawaf 33:09 mengelilinginya sama dengan bertawaf 33:11 mengelilingi Allah. Ini pelajaran buat 33:13 kita. Agar Allah selalu menjadi poros 33:15 hidup kita di mana pun kita berada. 33:20 Ibrahim berdoa pada ayat 129 dari 33:23 suratul baqarah selesai membangun 33:25 Ka'bah. Rabbana 33:27 wabat fihim rasulan minhum. Wahai Tuhan 33:31 kami utus di tengah-tengah mereka itu 33:33 bangsa Arab yang berdiam di wilayah 33:35 Makkah dan sekitarnya seorang rasul dari 33:39 kalangan mereka. 33:41 Apa tugasnya? Yatlu alaihim 33:44 ayatika. Membacakan ayat-ayatmu di 33:47 tengah-tengah mereka. Sebagaimana 33:49 Ibrahim juga membacakan ayat-ayat Allah. 33:52 Kemudian wuallimuhumul kitaba wal hikmah 33:55 mengajarkan mereka Alkitab agar mereka 33:57 punya pegangan. Karena kalau tidak ada 33:59 kitab, generasi yang akan datang 34:01 kehilangan arah. 34:03 Wal hikmah juga ajarkan mereka alhikmah 34:07 yang dapat mereka petik dari petunjuk 34:09 kitabmu ya Allah. 34:12 Wauzakkihim 34:13 dan mensucikan mereka melalui pencerahan 34:18 ayat-ayat Allah, melalui perubahan 34:21 wawasan mereka, melalui juga petunjuk 34:24 Allah. Rasul membersihkan jiwa mereka 34:27 dari endapan-endapan jahiliah kembali ke 34:30 dalam fitrahnya. 34:33 Begitu manusia kembali ke dalam fitrah 34:35 dan kebersihan, maka dengan sendirinya 34:38 akan memancarkan cahaya kehidupan yang 34:40 amat indah, penuh kasih sayang, 34:42 kelembutan, cinta pada kebajikan, 34:45 membenci hal-hal yang buruk. Ini semua 34:48 yang diajarkan agama. 34:52 Innaka antal azizul hakim. Sungguh 34:54 Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 34:57 Lalu Allah menghubungkan antara ajaran 35:00 Ibrahim ya dengan apa? Dengan yang 35:04 disampaikan oleh siapa? Oleh para nabi 35:07 tersebut. Bahwa yang disampaikan Ibrahim 35:09 ini apa? Sama dengan apa yang 35:12 disampaikan Nabi berikutnya. 35:15 Pertama Allah Subhanahu wa taala 35:17 menegaskan hal yang penting. 35:21 Waman yarguti millati Ibrahima illa man 35:24 safiha nafsah. Tidak ada seorang pun 35:26 yang berpaling menyimpang dari ajaran 35:29 Ibrahim kecuali orang yang ada gangguan 35:33 pada akalnya, yang ada gangguan pada 35:36 jiwanya. Safaha itu menggambarkan bukan 35:40 hanya bodoh. Kalau bodoh orang bisa 35:42 diajarkan. Tapi safaha ini penyakit yang 35:45 mengerikan. Sudah bodoh merasa dirinya 35:48 paling pandai dan paling pintar. 35:51 Ini orang sakit apa sehat? 35:53 Sakit berat. 35:54 Sakit. 35:57 bisa enggak diberikan penerangan? 35:58 Iya. 35:59 Malah dokter yang ngobatinya yang sakit. 36:02 Pak 36:03 kalau aljahlu, aljahlu itu dia tahu 36:07 dirinya bodoh sama dengan orang yang 36:09 sakit, tahu dirinya sakit datang 36:10 berobat. Tapi kalau safahah, orang yang 36:13 tidak akan sama sekali mengenal berobat. 36:15 Dia merasa dianya sehat kok harus 36:17 berobat. Betul gak? Oleh karena itu, 36:20 mereka-mereka yang terbiasa dengan hidup 36:22 bebas, freek, LGBT, 36:25 kalau mereka ditegur, diingatkan salah, 36:27 mereka enggak tidak. Kami benar kok. 36:30 Kami lakukan ini atas dasar cinta. Atas 36:33 dasar cin 36:34 cinta. 36:34 Dan setiap orang punya kebebasan untuk 36:37 apa? 36:38 Untuk artinya apa? Mengungkapkan ya? 36:42 Mengekspresikan cintanya. 36:45 Lalu saya mau tanya, kalau orang tua 36:47 menyaksikan anaknya mau masuk ke sumur 36:50 dengan alasan cinta dibiarkan, orang tua 36:52 zalim apa tidak? 36:53 Zalim. 36:55 Begitu juga kalau kita menyaksikan 36:56 mereka-mereka yang melakukan 36:57 praktik-praktik yang menyimpang, 36:59 perbuatan yang tidak benar, salah kita 37:02 biarkan, berarti kita menzalimi mereka. 37:06 Cinta kita mengingatkan bahaya kalau 37:08 kamu teruskan perbuatan seperti ini 37:10 kembali kepada kebenaran. Oleh karena 37:12 itu, para nabi, para rasul, ya ujian 37:16 yang paling berat berhadapan dengan 37:17 mereka-mereka ini yang tenggelam dalam 37:20 kemaksiatan, keingkaran, tapi merasa 37:22 diri mereka paling baik. 37:28 Jadi apa? Barang siapa yang berpaling 37:31 dari ajaran Ibrahim sebenarnya ada 37:33 gangguan dalam jiwanya. Dan penyakit ini 37:36 dinamakan safahah. 37:40 Walaqofaahu 37:42 fid dunya. Kami telah memilih Ibrahim 37:44 dalam kehidupan dunia. Mengangkat 37:46 Ibrahim sebagai imam. Di mana para nabi 37:49 yang datang setelah Ibrahim berasal dari 37:51 keturunan Ibrahim 37:54 sebagai balasan atas apa? Kepasrahan 37:57 Ibrahim secara total. 38:00 Nabi diperintahkan mencontoh beliau. 38:07 Wa innahu fil akhirati laminasihin. Di 38:09 hari akhirat nanti, Ibrahim merupakan 38:11 salah satu hamba yang saleh. 38:14 Betul-betul bahagia sekali kalau kita 38:16 bisa mencontoh, meneladani beliau. 38:21 Qala lahu rbuhu aslim. Ketika Ibrahim 38:25 ketika Allah berkata kepadanya, aslim, 38:28 artinya apa? 38:30 berserah dirilah atau pasrahkan jiwa dan 38:33 ragamu teruntuk Allah. Ibrahim menjawab, 38:37 q aslamtubil alamin. Aku pasrahkan jiwa 38:41 dan ragaku teruntuk Allah Tuhan semesta 38:43 alam. 38:45 Ini ajaran Ibrahim lubuk utamanya. 38:49 Berarti kita beragama mengikuti aturan 38:52 pedoman hidup. Kalau manusia dibiarkan 38:54 kembali kepada pilihannya, seleranya apa 38:57 jadinya? 38:59 Akhirnya seperti 39:01 kendaraan yang berkumpul di hadapan 39:04 perempatan lampu merahnya mati atau 39:07 traffic light-nya mati. Padahal nih yang 39:09 kumpul di depan lama merah ni yang mau 39:11 dokter, insinyur, orang-orang yang 39:14 terpelajar yang menuju pekerjaan mereka. 39:16 Tapi begitu lampu mati 39:20 masing-masing saling mendahului hingga 39:21 akhirnya stuck tidak bisa berjalan. 39:24 Oleh karena itu, polisi turun. Nah, 39:27 kenapa mereka bisa tunduk di bawah apa 39:29 aturan trafic light tapi tidak mau 39:32 tunduk pada Allah pencipta mereka? Aneh 39:33 enggak? 39:34 Aneh. 39:34 Aneh 39:35 kan? Aneh luar biasa. Agama ini 39:37 keteraturan yang mengatur hidup mereka 39:41 sesuai dengan tuntunan Allah Subhanahu 39:43 wa taala. 39:47 Ketika Allah berkata padanya, "Aslim q 39:50 aslambil alamin." Wawiha Ibrahimanihi 39:54 waakub. Ibrahim wanti-wanti 39:57 berpesan kepada anak-anaknya. Begitu 40:00 juga Yakub, 40:02 cucu Nabi Ibrahim wanti-wanti juga 40:04 berpesan pada anak-anaknya. 40:06 Innallahakumin. 40:08 Allah memilih bagi kalian adin agama 40:11 yang sejalan dengan fitrah kalian. Fala 40:13 tamutunna illa waum muslimun. Jangan 40:15 biarkan diri kalian mati kecuali kalian 40:17 dalam keadaan berserah diri pada Allah. 40:20 Dengan ini fitrah kalian akan 40:22 betul-betul terang benerang. Jalan hidup 40:24 kalian juga akan berjalan di atas jalan 40:27 yang lurus. 40:31 Setelah itu Allah lanjutkan apa? Am 40:33 kuntum syuhada. Apa kalian ikut 40:36 menyaksikan idar yaqual maut? Ketika 40:41 Yaakub 40:43 berada pada detik-detik sakaratul maut. 40:48 QQU 40:56 ketika dia berkata pada anak-anaknya, 41:01 "Apa yang kalian akan sembah setelah aku 41:04 nanti pergi menghadap ke hadapan Allah?" 41:06 Jawaban mereka nabudu ilahaka waaha 41:11 abaika Ibrahima wa Ismail wa Ishaq 41:15 ilahan wahnu lahu muslim. 41:19 Mereka langsung mengatakan kami hanya 41:21 akan menyembah Tuhanmu. Tuhan nenek 41:24 moyang Bu Ibrahim Ismail Ishak ilahan 41:26 wahida hanya satu Tuhan. Waahnu lahu 41:29 muslimun dan hanya kepadanya kami 41:32 berserah diri. Oleh karena itu, enggak 41:34 mungkin sama yang menyembah Allah dengan 41:36 yang menyembah Tuhan yang 41:38 bermacam-macam, yang mengikuti jalan 41:40 Allah dengan orang yang mengikuti jalan 41:42 yang bermacam-macam. Enggak mungkin dong 41:44 sama. Betul gak? 41:46 Betul. 41:48 Lalu setelah itu apa? Tilka ummatun qod 41:51 khalat. Itulah umat-umat yang telah 41:55 pergi berlalu 41:58 lebih dulu di hadapan kita. Laha ma 42:01 kasabat. Mereka membawa amal-amal 42:03 mereka. Wakum makabtum, kalian juga akan 42:06 membawa amal kalian. 42:10 Kalian tidak akan ditanya tentang apa 42:12 yang mereka lakukan. Jadi, kalian 42:14 ditanya tentang amal kalian. Walaupun 42:16 kalian mengklaim pengikut Ibrahim, 42:19 kalian dihisab dengan amal kalian, bukan 42:21 dengan amal mereka. 42:25 Kalian mengaku sebagai pengikut Rasul 42:27 dan sunahnya. Allah tidak akan hisab 42:29 kalian dengan amal rasul dengan amal 42:31 kalian sesuai apa tidak. 42:34 Memang gampang orang mengklaim bahwa 42:36 jalannya jalan paling benar, jalan 42:39 keselamatan. 42:41 Yang saya takut dia menganggap dirinya 42:43 dalam kebenaran, ternyata dirinya paling 42:45 jauh dari kebenaran. 42:48 [mendengus] 42:49 Setelah itu apa? 42:52 Saksikan bagaimana kelanjutan dari ayat 42:55 ini. 42:59 Waquunu 43:00 hudan a nasar tahtadu. [mendengus] 43:04 Orang-orang Yahudi dan orang-orang 43:07 Nasrani sebelum datang nabi kita dulu 43:10 mereka bersaing. 43:13 Waqalatil yahudu laaisatin nas alai. 43:16 Orang Yahudi bilang orang-orang Nasrani 43:17 ini enggak ada apa-apanya. 43:22 Orang Nasrani bilang apa? Orang Yahudi 43:24 juga enggak ada apa-apanya. Tapi begitu 43:27 Nabi diutus membawa ajaran tauhid, 43:30 memperbaiki, meluruskan kesalahan 43:32 mereka, mereka mengatakan waquan 43:36 tahtadu. Langsung mereka bersatu. 43:39 Mereka mengatakan, "Jadilah orang Yahudi 43:41 atau pengikut Yahudi atau pengikut agama 43:43 Nasrani kalian dalam petunjuk Allah." Ke 43:46 mana ucapan mereka kemarin? 43:49 Dijawab oleh Allah, "Qul bal millata 43:51 Ibrahima hanifa wana minal musyrikin." 43:54 Katakan yang benar bukan Yahudi, bukan 43:58 Nasrani ya, bukan [mendengus] juga 44:00 golongan manaun tapi apa? Yang benar 44:04 adalah millata Ibrahim Hanifah yang 44:06 ngikuti jalan Ibrahim yang lurus. 44:09 [mendengus] Jadi jangan dianggap ya 44:12 orang-orang yang bergolong-golongan nih 44:14 salafinya, NU-nya, Muhammadiyahnya, 44:16 Persisnya ya. 44:19 Atau katakan para habaibnya, mereka akan 44:21 selamat hanya dengan klaim-klaim mereka. 44:24 Mereka baru akan selamat kalau mengikuti 44:26 millah Ibrahim. Kalau mengikuti jalan 44:28 yang ditunjukkan Nabi kita Muhammad 44:30 sallallahu alaihi wasallam. 44:31 Masing-masing boleh mengaku paling 44:33 islami, paling nyunni, atau paling 44:36 mengikuti keluarga Rasul. Tapi Allah 44:38 tidak lihat pengakuannya, lihat 44:39 buktinya. Maka jangan terlalu 44:42 berlebih-lebihan kalian memberikan nilai 44:44 untuk diri kalian. 44:46 [mendengus] 44:49 Sekarang masa ujian kita periksa jawaban 44:52 kita, perbuatan kita, bukan kita 44:54 mengagulkan diri kita. Nanti sampai di 44:56 sana tah-tahu jeblok. 45:00 Kalau ada yang bilang mengat agama 45:01 adalah urusan pribadi. 45:03 Agama bagaimana bisa jadi urusan 45:04 pribadi? Agama kan datang dari Allah. 45:06 Manusia sebagai khalifah di muka bumi, 45:10 jiwanya pertama kali diciptakan sesuai 45:13 dengan fitrah. Allah utus para nabi, 45:15 para rasul untuk memberikan petunjuk 45:17 kepada manusia agar manusia tidak 45:19 beralasan di hadapan Allah bahwa mereka 45:21 tidak pernah mendapatkan petun mereka 45:22 bakal ditanya. Jadi kalau sifatnya 45:24 pribadi mereka enggak bakal ditanya 45:26 dong. [tertawa] 45:28 Padahal waktu Allah turunkan kakek nenek 45:30 kita ke bumi, Allah mengatakan, "Faimma 45:32 yatiannakum minni hudan 45:37 hudaya fala yadillu wq." Kalau 45:40 petunjukku sampai pada kalian yang 45:42 mengikuti petunjukku tidak akan sesat 45:44 dan tidak akan meranah. 45:47 Bayangkan coba hanya gara-gara makan 45:49 buah yang dilarang oleh Allah, Allah 45:51 hukum kakek kita turunkan ke bumi. 45:54 Artinya ada sanksi enggak? 45:56 Ada sanksi. Nah, kalau kita mau hidup 45:58 beragama semau kita mengikuti cara hidup 46:01 kita, apakah lepas dari sanksi Allah? 46:05 Baru kita akan selamat kalau kita 46:07 berserah diri pada Allah. Dan nama Islam 46:09 ini bukan nama yang baru, tapi Ibrahim 46:13 berwasiat pada anak-anak, keturunan dan 46:16 pengikutnya untuk menjadi muslimun, 46:18 hidup dan mati. 46:21 Karena muslimun tidak apa berkaitan 46:23 dengan sifat pribadi ya. tidak bersifat 46:26 pribadi. [mendengus] Muslimun artinya 46:28 apa? Penyerahan kepada Oleh karena itu, 46:31 agama Islam bukan agama Muhammadi, 46:33 bukan agama Ahmadi. Islam adalah jalan 46:38 hidup di mana nabi kita orang yang 46:39 pertama berserah diri kepada Allah 46:41 Subhanahu wa taala. Oleh karena itu, 46:43 kita ingin tidak lagi ada apa 46:46 slogan-slogan 46:48 kelompok dan golongan, tapi kita ingin 46:50 NU-nya, Muhammadiyahnya yang paling 46:53 berserah diri kepada Allah. H. 46:56 Jadi dari orang-orang NU, dari orang 46:58 Muhammadi yang berserah diri itu yang 47:00 memiliki nilai 47:02 yang tidak berserah diri pada Allah 47:03 walaupun berilmu tidak ada harganya. 47:06 Begitu juga habibnya, kiainya, ustaznya. 47:10 Allah tidak lihat dengan sorban mereka, 47:12 dengan jubah mereka, dengan Quran yang 47:14 mereka baca, Allah lihat bagaimana 47:17 pengamalan mereka, keislaman mereka 47:19 kepada Allah. Karena kalau orang tahu 47:21 tapi tidak tunduk, maka bencananya lebih 47:24 besar daripada orang bodoh. 47:25 Iya, 47:25 betul gak? Jadi semua manusia di hadapan 47:28 Allah sama. Dan agama Allah ini bukan 47:31 hal yang sifatnya pribadi. 47:34 Agama Allah, agama yang Allah Subhanahu 47:36 wa taala turunkan sengaja untuk mengatur 47:39 kepada mengatur manusia dan kelak 47:41 manusia akan ditanya di hadapan Allah. 47:45 Ini bukan pemaksaan. Karena kalau Allah 47:47 mau paksa, Allah bisa menjadikan manusia 47:49 semua jadi malaikat. Ini peringatan, 47:51 penyampaian yang mesti kita sampaikan. 47:54 Yang mau beriman silakan, yang tidak mau 47:56 beriman kerugiannya ditanggung sendiri. 48:02 Setelah itu apa? 48:09 Qulu 48:11 amanna billah. Perhatikan, katakan ya. 48:15 Ini perintah kepada kita semua kaum 48:17 muslimin. Katakan bahwa kami beriman 48:19 kepada Allah. 48:21 Wama unzila ilaina. Dan apa yang 48:23 diturunkan Allah kepada kami. Wama 48:25 unzila ila Ibrahim. Dan apa yang Allah 48:27 turunkan kepada Ibrahim. Wa Ismail. 48:30 Kepada Ismail. Wa Ishaq. Demikian pula 48:33 kepada Ishak. Wa yaquba wal asbat. W 48:38 utan nabiyun yaquba wal asbat. Dan apa 48:41 yang diturunkan kepada Yaakub wal asbat 48:43 dan anak-anak keturunan Yakub 48:46 yang melahirkan nabi-nabi dan rasul. 48:49 Wama utian nabiyuna mirbihim. Dan kami 48:52 beriman kepada apa saja yang Allah 48:54 berikan kepada para nabi dari sisi Tuhan 48:56 mereka. Kami beriman kepada apa saja 49:00 yang diberikan kepada nabi dari Tuhan 49:02 mereka. 49:04 La nufarriqu baina ahadin minhum. Kami 49:06 tidak membeda-bedakan dalam keimanan 49:08 kami kepada seorang pun dari mereka. 49:10 Karena semua utusan Allah kalau kita 49:12 mengingkari satu saja kita keluar dari 49:15 iman. Jadi kami beriman kepada Muhammad, 49:18 beriman kepada Isa, beriman kepada 49:20 siapa? Yahya, kepada Zakaria, kepada 49:23 seluruh nabi yang diutus oleh Allah. La 49:25 nufarriqu baina ahadi minhum. 49:31 Berarti Islam mengajak kita semua untuk 49:33 bersatu dalam agama Allah, bukan 49:36 mengikuti selera masing-masing. 49:39 Memang kalau mengikuti selera hawa nafsu 49:41 kelihatannya mudah, tapi akhirnya ke 49:43 mana? Menuju jurang api neraka. 49:50 La nufarriqu baina ahadim minhum waahnu 49:53 lahu muslimun. Dan kami hanya kepadanya 49:56 berserah diri. Fain amantum bimitli ma 49:59 amanu bihi faqtadau. Kalau kalian 50:03 beriman seperti keimanan mereka, berarti 50:05 kalian berada dalam petunjuk Allah. Fain 50:08 amantum fain amanu fain amanu ya bimli 50:12 ma amantum bih. Kalau mereka-mereka ini 50:15 mau ahli kitabnya ya, 50:19 maupun di luar ahli kitab mereka mau 50:21 beriman seperti keimanan kalian yang 50:24 beriman kepada Allah, beriman kepada 50:26 semua yang diturunkan Allah kepada para 50:28 nabi dan para rasul. Faqadihu, berarti 50:31 mereka ikut petunjuk 50:33 Allah. 50:34 Wain tawallau. Kalau mereka berpaling 50:36 menolak, finnama hum fiqo. Berarti 50:38 mereka orang-orang yang keluar dari 50:40 kebenaran dan membangkang. Ini yang 50:42 menyatakan 50:44 ini bukan masalah pribadi. Ini 50:45 pernyataan dari Allah. Faamum fiq 50:48 fasakfikahumullah wamiul alim. Kamu 50:51 tidak perlu khawatir. Allah akan 50:52 melindungi kamu dari mereka. Allah maha 50:55 mendengar lagi maha tahu. 50:59 Setelah itu Allah tegaskan Islam tadi 51:01 itu berserah diri pada Allah 51:03 sibghatallah 51:05 waman ahsanu minallahi sibh. Apa arti 51:08 sibghah? 51:09 Celupan. Sag yasb itu mencelup 51:13 shghan celupan. Tapi kalau sibghah juga 51:16 menggambarkan keadaan. Jadi Islam itu 51:19 sebetulnya apa? Merupakan 51:21 celupan yang langsung ditangani oleh 51:24 Allah. Allah celup hamba-hambanya dalam 51:26 keislaman kepada Allah. Jadi Islam 51:28 adalah sibghatallah wahnu lahu muslimun. 51:32 Dan kami hanya kepadanya berserah diri. 51:38 Lalu setelah itu apa? Allah perintahkan 51:41 kita untuk mengucapkan 51:48 keislaman keimanan kita dengan tegas dan 51:50 menolak selainnya. 51:54 Qul atuhaajjunana fillah. Katakan apa 51:57 kalian akan membantah mendebat kami 51:59 tentang Allah yang menciptakan kalian 52:01 menciptakan kami yang mengutus para nabi 52:03 dan para rasul? Ya, yang memerintahkan 52:07 kami untuk berserah diri kepada Allah. 52:09 Apa kalian akan mendebat kami tentang 52:10 Allah? Wahua rbuna warabuk. Padahal dia 52:15 Rabb kami, Tuhan kami dan Tuhan kalian. 52:18 Lana a'aluna wakum a'malukum. 52:22 Walanaaluna wakumalukum. Kami 52:25 bertanggung jawab atas amal kami dan 52:27 kalian juga bertanggung jawab atas amal 52:29 kalian. Tugas kami menerangkan, 52:30 menjelaskan, menyampaikan. Adapun 52:32 pilihan kembali pada kalian. 52:35 Kami tidak akan memaksakan kalian untuk 52:37 menerima. Bukan tugas kami yang 52:39 memaksakan. Kalau Allah mau, Allah bisa 52:41 melakukan. Walana wakum a'malukum. Bagi 52:44 kami agama kami, bagi kalian agama eh 52:47 bagi kami tanggung jawab kami, amal-amal 52:50 perbuatan kami. Kalian bertanggung jawab 52:52 atas amal kalian. 52:58 Walana a'maluna wakum a'malukum. bagi 53:00 kami tanggung jawab kami amal kami. 53:03 Wakum a'malukum begitu juga menjadi 53:06 tanggung jawab kalian amal usaha 53:08 perbuatan kalian. 53:11 Waahnu lahu mukhlisun. 53:13 Dan kami benar-benar hanya kepadanya 53:16 mengikhlaskan penyembahan kami. 53:21 Amquuluna inna Ibrahima wa Ismail wa 53:24 Ishaq wa Yaquba wal asb hudan nas. Apa 53:30 kalian mengklaim bahwasanya apa 53:33 Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub mereka 53:39 beragama Yahudi atau beragama Nasrani? 53:42 Qul aantum aamu amillah. Katakan mana 53:44 yang lebih tahu kalian apa Allah? 53:46 Allah. 53:48 Wamanlamu mimman katama syahadatanahu 53:51 minallah. Siapa yang lebih aniaya dari 53:53 orang yang menyembunyikan kesaksiannya? 53:58 dari all. 54:01 Wamallahu bighfirin amma tamalun. 54:04 Sungguh Allah tidak lalai lengah dari 54:06 perbuatan kalian. Bagaimana Ibrahim, 54:08 Ismail, Ishak, Yakub menjadi Yahudi atau 54:11 Nasrani padahal nama Yahudi Nasrani 54:14 dikenal setelah wafatnya mereka. Kan 54:16 aneh luar biasa. Sama dengan orang Islam 54:19 sekarang mengatakan apa? Nabi Muhammad 54:22 NU. 54:23 Satu lagi bilang Nabi Muhammad 54:24 Muhammadiyah. Satu lagi bilang Nabi 54:26 Muhammad per Persis. Satu lagi bilang 54:28 Nabi Muhammad Syiah. Ini semua ucapan 54:32 orang-orang yang sakit. 54:34 Tapi Nabi Muhammad sebagaimana Ibrahim 54:37 walakin kana hanif muslima wana minal 54:40 musyrikin. 54:42 Oleh karena itu, kita ajak semua umat 54:44 Islam jangan berfanatik kepada kelompok 54:47 dan golongan mereka. Tapi mari 54:50 bersama-sama kalian dari NU-nya, dari 54:52 Muhammadiyahnya, dari Persisnya berjuang 54:54 untuk Allah dan kebenaran. 54:56 Baru hidup kalian akan lurus. Jangan mau 54:58 jadi alat politik. 55:01 Pada saat permainan bola diperebutkan ke 55:03 sana kemari. Selesai permainan bola 55:05 dibuang. 55:07 Itu keadaan kondisi ulama-ulama kiai 55:10 yang seharusnya membawa risalah dari 55:11 Allah, risalah yang mulia. Tapi sebagian 55:14 mereka merelakan diri mereka untuk 55:16 menjadi alat politik. Waliyadubillah. 55:18 Kalau kaitannya dengan kita tidak boleh 55:20 mencela agama lain itu bagaimana, Ustaz? 55:23 Kalau mencela agama lain, mencela itu 55:25 tidak akan memperbaiki, malah akan 55:27 membuat pemeluk agama lain sakit hati. 55:29 Kita enggak boleh mencela mencemuhkan 55:31 apalagi meledek. Allah bilang, "Wa 55:33 tasubadina yaduna minunillah fasubullah 55:36 adwan bighir ilmin." Jangan kalian 55:39 memaki-maki ya mereka-mereka yang 55:41 menyembah selain Allah atau sembahan 55:43 mereka. Akhirnya mereka sebagai balasan 55:45 memaki Allah tanpa dasar ilmu. Kita 55:47 diperintahkan ud'u ila sabiliika bil 55:51 hikmati wal mauidatil hasanah. Ajak ke 55:54 jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat 55:57 yang baik. Adapun meledek seorang ulama 56:01 ceramah di atas mimbar meledek ya 56:03 melakukan poyokan-poyokan ini enggak 56:05 benar, enggak diterima oleh Allah 56:06 Subhanahu wa taala. Akhirnya hanya 56:08 menaburkan kebencian. 56:10 Kemudian tilka ummatun qod khalat laha 56:14 ma kasabat wakum ma kasabtum 56:18 wal tusaluna ammau yalun. Itulah 56:21 umat-umat yang telah lalu masing-masing 56:24 membawa amalnya. Kalian pun demikian dan 56:26 kalian tidak akan ditanya tentang apa 56:27 yang mereka perbuat. Nah, dari sini 56:30 jelas bahwa apa? Sebagaimana manusia 56:34 fitrahnya, esensinya tidak berubah, para 56:37 nabi dalam kerangka ya ajaran yang Allah 56:41 Subhanahu wa taala turunkan kepada 56:43 mereka dan prinsipnya sama tidak 56:45 berbeda. 56:47 Sama tidak 56:48 berbeda 56:49 berbeda. 56:52 Para nabi menyampaikan risalah Allah 56:54 bukan menyampaikan pesan pribadi mereka. 56:56 Dan para nabi semua berserah diri kepada 56:58 Allah, tidak menambahkan dan mengurangi 57:01 sesuatu apa yang Allah pesankan. Maka 57:03 kita seharusnya para ustaz setiap kali 57:06 mengajar kita ajak orang untuk memahami 57:09 Al-Qur'an, bukan memahami pesan-pesan 57:12 pribadi dan kelompok. Kalau orang-orang 57:14 Nasrani di gereja mereka, mereka 57:16 masing-masing membawa bebel. Kenapa kita 57:19 masing-masing tidak membawa Al-Qur'an? 57:21 Lalu ulama berceramah punya pedoman, 57:24 bukan nyasar ke sana ke mari. Kemudian 57:27 mengeluarkan kata-kata ledekan, poyokan, 57:30 kata-kata yang tidak senonoh dengan 57:31 seorang dai di jalan Allah Subhanahu 57:33 tapi sampaikan kebenaran. Bukan berarti 57:35 lemah lembut hikmah itu 57:38 mengorbankan kebenaran. Tidak. Sampaikan 57:41 yang hak itu hak, yang batil itu batil. 57:43 Kalau tidak berarti kita mengaburkan 57:45 kebenaran. 57:49 Jadi apa yang saya sampaikan pada pagi 57:50 hari ini ya menjelaskan bahwa agama 57:53 Allah itu yang diturunkan disampaikan 57:56 pada para nabi dan disampaikan oleh 57:58 mereka kepada umat mereka adalah ajaran 58:00 yang sejalan dengan fitrah 58:03 mereka. Allah Subhanahu wa taala ya 58:06 ajarkan syariatnya pedoman hidup yang 58:10 mengatur hubungan antara mereka dengan 58:12 Allah dari berbagai macam ibadah ritual 58:15 mengatur hubungan mereka dengan kedua 58:17 orang tua mereka dengan anak mereka 58:19 dengan masyarakat mereka begitu pula 58:21 dengan alam sekitarnya 58:24 dan semua makhluk di alam raya ini sujud 58:26 kepada Allah maka janganlah kita sujud 58:28 kepada selainnya 58:30 jadi agama Islam ini agama yang 58:32 betul-betul amat Indah, tidak 58:34 mengajarkan kita kebencian, permusuhan. 58:36 Karena dakwah kita justru dengan penuh 58:38 kecintaan mengajak manusia kembali 58:39 kepada kebenaran. Di saat kita mengajak 58:41 mereka-mereka terjerumus dalam 58:43 kemaksiatan untuk kembali kepada Allah 58:45 bukan karena kebencian, bukan tujuannya 58:47 untuk meledek mereka. Kita enggak berani 58:49 melakukan hal ini karena bisa saja 58:51 maksiat yang mereka lakukan akan terkena 58:53 pada kita. 58:55 Kita mengajak kembali kepada Allah. Coba 58:58 kalau seandainya para pemimpin di atas 59:00 dari mulai presiden hingga para 59:02 pembantunya, 59:04 begitu pula wakil-wakil rakyat mereka 59:07 sedang menjalankan tugas. Allah turunkan 59:10 kitabnya, utus para nabinya untuk 59:13 menjelaskan pesan-pesan dan petunjuk 59:15 Allah. Dan kelak mereka akan diminta 59:17 pertanggungjawaban mereka. Nah, kita 59:19 ingin ulama-ulama dari mulai anak-anak 59:22 kita kecil sudah mendengarkan 59:25 pesan-pesan Al-Qur'an. 59:27 Jangan masing-masing membawa referensi 59:29 yang berbeda-beda, 59:31 yang tidak mempunyai legitimasi dan 59:33 hubungan langsung dengan Allah Subhanahu 59:35 wa taala. Jadi yang pertama ajarkan 59:37 Quran, sampaikan Al-Qur'an, 59:40 sosialisasikan Al-Qur'an di tengah 59:41 kehidupan kita. Dan setiap ulama 59:43 berceramah 59:45 dia menyampaikan risalah Allah, bukan 59:47 pesan pribadi. 59:48 Ustaz, kalau ada pihak lain yang meledek 59:51 Islam dengan menggambar Nabi itu 59:53 bagaimana sikap kita, Ustaz? 59:55 Dengan sendirinya kita wajib untuk 59:57 melakukan protes terhadap 59:59 perbuatan-perbuatan semacam ini. 1:00:02 Pelecehan-pelecehan semacam ini terhadap 1:00:04 orang-orang yang kita muliakan dan 1:00:06 dimuliakan Allah. Kalau kita berdiam 1:00:09 berarti kita menyetujui. Kita lakukan 1:00:11 protes ya lakukan hal-hal yang 1:00:16 betul-betul sejalan dengan kebenaran. 1:00:19 Bahkan bila satu negara dipimpin oleh 1:00:21 orang yang beriman, di saat mendengarkan 1:00:23 protes seperti ini, dari pihak yang 1:00:25 diprotes tidak mendengarkan, dia bisa 1:00:27 melakukan apa? Sanksi-sanksi. 1:00:30 Indonesia ini kan negara kaya sebetulnya 1:00:33 di mana setiap negara butuh pada 1:00:34 Indonesia. Kalau kita tidak tergadai, 1:00:36 kita akan mampu untuk memberikan sanksi. 1:00:39 Di mana hubungan dagang kita hanya akan 1:00:43 berlaku terhadap negara-negara yang 1:00:45 menghormati kita, menghormati juga agama 1:00:47 kita. 1:00:49 Tapi karena kita berpecah belah, tidak 1:00:52 kembali kepada Allah, tidak menjunjung 1:00:54 tinggi kehormatan Allah, akhirnya orang 1:00:56 berani melecehkan dan merendahkan kita. 1:01:01 Kalau seandainya 1:01:03 seorang anak tidak hormat pada orang 1:01:05 tuanya, sering berkata yang tidak baik 1:01:08 pada orang tuanya, kira-kira memberikan 1:01:10 contoh enggak pada istrinya? 1:01:12 Iya. 1:01:13 Istrinya akan berani terhadap kedua 1:01:14 orang tuanya. Tapi kalau si anak hormat 1:01:18 pada ayah ibunya, dia ingatkan istrinya, 1:01:21 "Kalau kamu tidak menghormati orang tua 1:01:22 saya, tidak menjaga mereka, maka saya 1:01:25 tidak akan sama sekali melanjutkan 1:01:27 hubungan saya dengan kamu." Tapi kalau 1:01:29 kamu hormati mereka, saya akan hormati 1:01:30 kamu. Kamu hargai mereka, saya akan 1:01:32 menghargai kamu. Dengan istri-istri akan 1:01:35 takut untuk melakukan sesuatu 1:01:37 pada 1:01:37 Iya. Tapi kalau kita berbuat yang tidak 1:01:40 baik pada orang tua kita, bagaimana 1:01:42 orang lain akan menghargai? Begitu juga 1:01:44 kalau kita terhadap agama kita tidak 1:01:46 menjaga menghormati, bagaimana kita 1:01:48 berharap orang-orang di luar Islam untuk 1:01:49 menghormatinya? 1:01:51 Walaupun kita mengkabanyakan keindahan 1:01:54 Islam yang diperbuat oleh mereka 1:01:56 perbuatan yang betul-betul menghancurkan 1:01:58 kehormatan Islam. Padahal Islam tidak 1:02:01 bertanggung jawab terhadap perbuatan 1:02:02 mereka. Ini bukan perang agama. Ini 1:02:05 perang demi kepentingan dan hegemoni. 1:02:10 Atau dikatakan proxy war. Saudi, Emirat 1:02:12 Arab mewakili kepentingan-kepentingan 1:02:14 siapa? Zionis sama Amerika. 1:02:17 Jadi kalau kita lihat betapa kotornya 1:02:19 politik ini menghalalkan segala cara. 1:02:22 Jadi kalau kita ingin agama kita 1:02:24 dihormati, dihargai, kita harus 1:02:25 pertama-tama menghargai agama kita. 1:02:28 Jangan kita melecehkan, jangan kita 1:02:30 merendahkan, jangan kita mengeluarkan 1:02:32 kata-kata yang tidak patut. Dulu orang 1:02:36 dengan gampang bismillah bismillat 1:02:38 enggak? 1:02:39 Hmm. 1:02:40 Kemudian kita saksikan juga berapa 1:02:42 banyak orang-orang kita ya yang 1:02:45 menjadikan agama ini apa? Dagelan sama 1:02:48 lawakan di atas mimbar bicara dengan 1:02:51 bahasa-bahasa yang porno. 1:02:53 Jangan orang bilang kesalahan di ujung 1:02:56 lautan kelihatan, yang depan mata enggak 1:02:59 kelihatan. Yang buat mereka berani 1:03:01 terhadap kita karena kita lebih dulu 1:03:04 mencontohkan yang tidak baik pada 1:03:05 mereka. 1:03:08 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 1:03:10 Allah subhanahu wa taala. Pertemuan kita 1:03:11 pada pagi hari ini insyaallah kita akan 1:03:14 lanjutkan kembali dengan izin Allah 1:03:15 Taala 1:03:17 pada kesempatan yang akan datang. 1:03:19 Mudah-mudahan apa yang kita sampaikan 1:03:21 bermanfaat ya, jauh dari pelecehan, dari 1:03:24 hal-hal yang tidak baik tapi 1:03:26 menyampaikan pesan-pesan Allah mengajak 1:03:28 manusia untuk kembali kepada Tuhannya 1:03:30 yang telah menciptakan mereka. 1:03:31 Subhanakallahumma wabihamdik 1:03:34 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 1:03:36 wa atubu ilaik walu minkum. 1:03:38 Wassalamualaikum warahmatullah 1:03:40 wabarakatuh. 1:03:41 Alhamdulillah. Terima kasih Ustaz Husin 1:03:43 atas. Alhamdulillah ya. Mudah-mudahan 1:03:44 apa yang disampaikan tadi menjadi 1:03:47 pencerahan bagi kita semuanya. 1:03:48 Masyaallah. Baik, terima kasih. Kita 1:03:51 mudah-mudahan kita jumpa lagi di lain 1:03:53 waktu saya Muhammad Krishna kemudian 1:03:54 juga Esar dan Nawal 1:03:58 juga Ustaz Junaidi juga. Fahri Anis dan 1:04:03 Yusuf Subangkit mohon pamit. Wabillahi 1:04:04 taufik walhidah. Wasalamualaikum 1:04:05 warahmatullahi wabarakatuh.