Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
7:50 Bismillah alhamdulilla wasatu wasalam 7:52 ala rasulillah waa alalamualaikum 7:54 warahmatullahi wabarakatuh dirahmatullah 7:56 Allah subhanahu wa taala. Apa kabar? 7:58 Selamat pagi. Selamat datang kembali di 8:00 acara renungan di bawah renungan 8:01 Al-Qur'an bersama Alfagir Isa Alkaf. Ada 8:04 Mas Atib dan juga Mas Algi di meja 8:06 operator. Insyaallah kita akan membahas 8:08 beberapa renungan ayat Al-Qur'an dan 8:10 khusus pagi hari ini kita akan live 8:13 tanya jawab pertanyaan-pertanyaan yang 8:15 diajukan oleh ikhwan akhwat sekalian. 8:17 Insyaallah akan dijawab langsung oleh 8:19 guru kita yang sudah hadir di studio, 8:21 Ustaz Husin bin Hamid Alatt. 8:22 Asalamualaikum, Ustaz. 8:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 8:25 wabarakatuh. Kabar Ustaz? Ustaz sehat. 8:26 Alhamdulillah lama kita sama Ustaz Isa 8:28 nih. 8:29 Mata agak merahmerah Ustaz habis 8:31 berenang Ustaz. 8:32 Insyaallah mudah-mudahan sehat. Amin. 8:33 Amin. Amin 8:34 masyaallah jazakumullah khairan. Jaza 8:36 Ustaz sudah datang. Hari ini kita akan 8:37 berdiskusi tentang beberapa tema, Ustaz. 8:40 Namun alangkah baiknya kita buka dulu 8:41 dengan baca ummul Quran surah 8:43 al-Fatihah. 8:45 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 8:52 Bismillahirrahmanirrahim. 8:57 Alhamdulillahirabbil 9:00 alamin 9:03 arrahmanirrahim 9:07 maliki yaumiddin 9:11 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 9:18 ihdinasirathal 9:20 mustaqimathalladzina 9:30 alaiimadin. 9:38 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. 9:41 Allahumarham birukan. Semoga dari bacaan 9:44 Alquran tadi Allah bukakan pintu 9:45 rahmatnya, pintu hidayahnya, serta Allah 9:48 Subhanahu wa taala jadikan Al-Qur'an 9:50 penuntun hidup kita. Amin ya rabbal 9:52 alamin. Bagi ikhwan-akhwat yang ingin 9:54 bertanya, silakan kirimkan pertanyaan 9:56 Anda di 08111999720 10:00 melalui pesan WhatsApp. Sekali lagi 10:03 nomor WhatsApp di 0811999720. 10:11 Langsung saja WhatsApp. Insyaallah pagi 10:13 hari ini live akan dijawab langsung 10:15 pertanyaan-pertanyaan ikhwan akhwat 10:16 sekalian oleh Ustaz Husein bin Hamid 10:18 Al-Attos. Ustaz ini sebagai pembuka 10:20 Ustaz di era sosial media ini, Ustaz 10:22 banyak 10:23 ee tersebar potongan-potongan ceramah 10:26 dari para tokoh agama. Tapi sebenarnya 10:30 ini membahagiakan karena 10:32 ee dakwah akhirnya bisa tersebar dengan 10:34 luas secara digital oleh orang-orang 10:37 yang saat ini secara kemampuan otak 10:41 banyak di antara kita yang tidak mampu 10:43 mengkonsumsi video panjang, Ustaz. 10:45 jadinya ee mereka menikmati video-video 10:48 pendek, tapi ada dampak buruknya juga 10:51 tersebarnya juga kadang-kadang 10:53 ceramah-ceramah bagian intermezonya. 10:55 Bahkan ada intermezo-intermezo dari 10:58 potongan ceramah yang rasa-rasanya 11:00 terdengar kurang pantas, Ustaz. Seperti 11:02 ada salah satu ceramah ulama di Jakarta 11:06 ini, Ustaz. 11:07 Ee bahkan sampai ada yang 11:10 mengambil kesimpulan ya mungkin ini yang 11:12 termasuk Ustaz video 3 menitan. isinya 11:15 bagaimana dia kalau diundang ceramah 11:18 bayarnya puluhan juta. Kemudian 11:22 ee tentang bagaimana jemaah emak-emak 11:25 kata dia 60 tahun ke atas enggak boleh 11:27 di dalam ruangan katanya biar 11:29 penglihatannya enak gitu dan lain 11:32 sebagainya dan lain sebagainya. Ee ini 11:35 bagaimana ya Ustaz mensikapi seperti 11:37 ini, Ustaz? Ee di sisi lain sebenarnya 11:40 bukan mungkin juga ini potongan dari 11:42 ceramah panjang, tapi ee kita sebagai 11:44 jemaah ini bagaimana menyaring informasi 11:47 yang kita terima, Ustaz. Syukran 11:49 jazakumullah khairan. Jazak. 11:51 Bismillahirrahmanirrahim. 11:53 Alhamdulillahi rabbil alamin. 11:57 Allahumma sholli 12:00 ala sayyidina wa nabina Muhammadin wa 12:04 alihi wasohbihi wabarik wasallim. 12:09 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 12:13 innaka antal alimul hakim. 12:17 Allahumma inna naudubika anadilla nudol 12:21 au nazilla nuzal au nadlima nudlama 12:26 najhala yuj 12:29 allahum atina minika rahmah waimna min 12:33 ladunka ilman nafi wfana bimaamtana 12:36 allahumdina subulam 12:39 waakrijna minadulumati nur wahdina 12:43 ilaatikal 12:44 mustaqim 12:47 Amma ba'du. Ikhwan akhwat pendengar 12:49 pemirsa yang dirahmati Allah. 12:52 Salamullahi warahmatullah wabarakatuh. 12:58 Alhamdulillah wasyukrulillah pagi hari 13:00 ini kita kembali berjumpa bersama Ustaz 13:03 Isa bin Ahmad Taufik Alkaf 13:06 yang sudah tidak sudah lama sekali nih 13:09 kita tidak apa namanya bersama-sama. 13:12 Iya. 13:14 Pertanyaan pertama berhubungan dengan 13:17 seorang habib 13:20 yang menyampaikan ceramahnya 13:24 dengan ceramah yang berisikan hal-hal 13:27 yang amat-amat memalukan. 13:31 Bukan hanya tidak membawa hidayah, malah 13:35 membawa citra yang buruk tentang Islam. 13:39 Dan secara khusus apa yang disampaikan 13:42 dan dilakukan merupakan 13:45 sikap yang menodai kehormatan 13:48 para habaib yang sebenar-benarnya 13:51 berjalan di jalan Allah Subhanahu wa 13:53 taala. 13:56 Seorang yang berakal dan sehat akan malu 13:59 mengucapkan apa-apa yang diucapkan 14:02 oleh orang tersebut. Apalagi seorang 14:05 yang berilmu. 14:07 Dan Nabi pernah mengatakan, "Idza lam 14:09 tastah fasna mas." 14:13 Kalau kamu tidak merasa malu, lakukanlah 14:15 apa saja yang kamu ingin lakukan. 14:17 Ucapkan apa saja yang kamu ingin 14:20 ucapkan. 14:22 Dan kita harus memahami 14:24 gelar Habib ini atau alhabib 14:27 menunjukkan dua makna. 14:31 Yang pertama berarti fa'il. Jadi, habib 14:35 yang merupakan sifat-sifat musyabbahah 14:38 berarti fail, yaitu yang penuh kecintaan 14:41 terhadap sesama. 14:44 Yang kedua, berarti maf'ul 14:47 yang dicintai. Karena apa? karena akhlak 14:50 pekerti yang luhur. 14:53 Sebetulnya kata Habib ini 14:57 tidak terbatas penggunaannya kepada 14:59 orang-orang yang berasal dari keturunan 15:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 15:04 Bahkan terhadap orang yang patut kita 15:06 cintai, kita hormati, kita sayangi 15:09 karena akhlaknya, pekertinya, dan 15:11 ilmunya. kita bisa mengatakan ya habib 15:14 atau ya habibi. 15:16 Bahkan di negara-negara Arab kata-kata 15:18 ini digunakan ya biasa dalam perfilman 15:22 diucapkan seorang laki-laki kepada 15:26 pasangan wanitanya. Begitu pula 15:27 sebaliknya ya habibi ya habibti. Ya, 15:30 artinya bukan terbatas hanya untuk 15:33 orang-orang yang berasal dari keluarga 15:35 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa 15:37 alihi wasallam. 15:40 Seorang yang bukan dari keluarga Rasul 15:43 apabila dia beriman, dia akan berakhlak 15:46 mulia. Hatinya bersih dari kebencian dan 15:49 kedengkian. 15:51 Dia akan memperlakukan manusia dengan 15:53 perlakuan yang mulia. 15:56 Apalagi apabila dia seorang berasal dari 15:59 keturunan Nabinya Muhammad sallallahu 16:01 alaihi wa alihi wasallam. Dia harus 16:03 lebih baik dibandingkan orang lain. 16:06 Memperlakukan manusia sebagaimana 16:08 kakeknya memperlakukan manusia dengan 16:11 sifat-sifat yang mulia. Allah berfirman 16:15 menggambarkan nabinya Muhammad 16:16 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 16:20 Laqad jaakum 16:22 rasulum min anfusikum 16:25 azizun alaihi anittum. Harisun alaikum 16:29 bil mukminina rufur rahim. 16:33 Ini merupakan 16:35 ee ayat-ayat terakhir dari surah Taubah. 16:39 Telah datang kepada kalian 16:42 seorang rasul yang berasal tumbuh di 16:46 tengah-tengah kalian. Bukan orang yang 16:48 asing bagi kalian. Kalian mengenali 16:51 kepribadiannya, akhlaknya, kejujurannya, 16:53 amanatnya. Tidak pernah sekalipun ya 16:57 kalian mendengarkan dia berdusta atau 17:00 mengkhianati amanat. 17:02 Azizun alaihi maitum. 17:07 Jiwanya betul-betul apa? Amat prihatin, 17:11 amat berat 17:13 di saat menyaksikan derita kalian. Jadi 17:17 apabila dia menyaksikan umatnya 17:18 menderita, jiwanya lebih berat lagi 17:21 penderitaannya. 17:23 Kalau setiap orang biasanya memikul 17:25 derita dirinya dan keluarganya, Rasul 17:27 bukan memikirkan derita keluarganya 17:30 semata, tapi derita umatnya. Bisa 17:31 dibayangkan bagaimana kebesaran jiwanya. 17:35 Harisun alaikum. Dan dia amat peduli 17:38 perhatian terhadap kebaikan, kelurusan 17:42 hidup kalian, kesejahteraan kalian, 17:44 keselamatan kalian. Bukan hanya dunia 17:46 tapi juga akhirat. 17:48 jiwanya bukan hanya peduli pada 17:50 keluarganya, bahkan dia bersama 17:52 keluarganya mempersembahkan hidup mereka 17:54 teruntuk Allah Subhanahu wa taala, 17:57 teruntuk kebaikan dan kesejahteraan umat 17:59 manusia. Bil mukminina rauf rahim 18:03 terhadap orang yang beriman betul-betul 18:05 amat penyantun dan amat-amat penyayang. 18:09 Ini pribadi dan akhlak Rasulullah 18:11 sallallahu alaihi wasallam. Maka orang 18:14 yang mengaku sebagai orang yang berasal 18:18 dari keturunan Rasulullah sallallahu 18:20 alaihi wasallam, garis darahnya 18:22 betul-betul kental, niscaya dia akan 18:24 mencontoh sang kakek mengikuti akhlak 18:28 pribadinya. Dia berusaha betul-betul 18:31 hidup di tengah-tengah manusia 18:34 sebagai saksi akan kemuliaan 18:37 Islam yang disampaikan Rasul. Begitu 18:40 juga akhlak bagi kaum muslimin yang 18:42 dicontohkan oleh sang kakek. 18:45 Dia melakukan hal yang sama. 18:48 Menyampaikan kebenaran, membawa cahaya 18:51 penerangan Al-Qur'an, menjadi penyembuh 18:54 bagi gangguan dan penyakit hati, dan 18:56 membawa rahmah di tengah-tengah mereka. 18:59 Serta petunjuk yang amat indah. bukan 19:01 justru memutarbalikkan 19:04 dan menginjak-injak 19:05 ajaran yang disampaikan Rasul dan kitab 19:08 suci yang diturunkan Allah kepadanya. 19:12 Karena apa yang disampaikan oleh orang 19:14 tersebut dalam ceramahnya menunjukkan 19:16 betul-betul kalau diucapkan orang awam 19:20 saja tidak patut 19:22 apalagi disampaikan oleh seorang yang 19:25 mengaku sebagai seorang alim apalagi 19:27 berasal dari keturunan Rasulullah 19:29 sallallahu alaihi wasallam. 19:31 Arrasul dan keluarganya semuanya bercuci 19:34 tangan dari manusia semacam ini. Padahal 19:38 orang ini merupakan 19:40 seorang yang berasal dari ayah yang 19:42 berilmu, yang mendidik sekian banyak 19:44 masyarakat di Betawi, dicintai juga oleh 19:47 masyarakat. Tapi tidak menjamin seorang 19:50 ayah yang baik, yang berilmu, yang saleh 19:53 akan melahirkan anak yang baik dan 19:55 saleh. Sebagaimana Nabi Nuh alaihialatu 19:58 wasalam, 20:00 bagaimana Nuh yang berdakwah di tengah 20:02 kaumnya selama 950 tahun, ternyata istri 20:06 dan anaknya tidak mengikuti dirinya. Nuh 20:09 menawarkan sang anak untuk bergabung 20:12 dalam bahtera keselamatan. Dia menolak. 20:16 Dia lebih suka naik ke puncak gunung. 20:18 daripada mengikuti sang ayah. Pada sang 20:20 ayah mengatakan, "Tidak ada yang bakal 20:22 selamat hari ini kecuali orang-orang 20:24 yang masuk ke dalam rahmat Allah." He. 20:27 Jadi, seorang yang berasal dari 20:29 keturunan Rasul tidak punya kekebalan. 20:32 Kalau dia berbuat keburukan, maka lebih 20:35 buruk dibandingkan orang lain. Kalau dia 20:37 mengucapkan hal-hal yang buruk lebih 20:38 buruk dari apa yang diucapkan orang 20:40 lain. Tapi kalau dia berbuat kebaikan 20:43 akan terasa lebih indah. Sebagaimana 20:45 yang diucapkan oleh seorang cendikiawan 20:48 yang terkenal di abad yang lalu yaitu 20:51 Sqib Irsilan. Dia mengatakan alhasanatu 20:55 hasanatun fidatiha 20:57 wahiya min baitin nubuwati aswa ahsanu 21:02 al hasanatu hasanatun fi nafsiha wahiya 21:04 min baitin nubuwati ahsan kebaikan itu 21:07 pada zatnya di mana pun dia berada 21:10 perbuatan baik walaupun berasal dari 21:12 orang yang tidak seiman dengan kita 21:15 walaupun berasal dari seorang anak kecil 21:17 dari kalangan yang jelata dan papa 21:21 kalau dia melakukan kebaikan, maka 21:23 kebaikan tersebut tetap indah dan akan 21:26 membuat orang yang melakukannya menjadi 21:27 indah. 21:29 Wahiya min baitin nubuwati ahsanu. Kalau 21:32 datang dari keluarga Nabi akan lebih 21:34 indah karena akan menjadi tauladan, akan 21:36 menjadi lampu yang menerangi manusia. 21:40 Tapi sebaliknya wasayiatu sayiatun fi 21:43 nafsiha. Keburukan itu adalah hal yang 21:46 buruk, jelek pada zatnya. 21:50 Jadi siapapun yang melakukan maka 21:53 keburukan ini akan menjatuhkan 21:54 merendahkan dirinya. Wahiya min baitin 21:57 nubuwati aswau. Kalau terjadi pada orang 22:00 yang berasal dari baitun nubuwah dari 22:02 keluarga nabinya maka itu akan lebih 22:05 buruk lagi. 22:08 Orang menghormati keluarga rasul karena 22:10 rasul. Kalau dia berkhianat terhadap 22:13 rasulnya tidak layak untuk dihormati. 22:16 kira-kira 40 tahun yang lampau. Bahkan 22:20 sewaktu kita masih di pesantren 22:22 kira-kira mungkin sekitar ee 50 tahun, 22:25 55 tahun yang lampau, 22:28 sudah mulai ada gejala-gejala sebagian 22:30 Habib ini yang tak berilmu tapi ingin 22:32 mendapatkan kemuliaan karena hubungan 22:35 mereka dengan kakek mereka. Mereka 22:37 berbuat maksiat, mereka minum-minuman 22:40 keras, mempraktikkan perbuatan yang 22:42 tidak patut. 22:45 Lalu mereka mengatakan, 22:48 "Ini bagi kami merupakan hal yang 22:50 dibolehkan, tapi bagi kalian tidak boleh 22:52 sama sekali." 22:55 Lalu mereka mengatakan, "Kalau 22:56 Rasulullah saja 22:59 ibadahnya yang terbaik, 23:02 dia paling jauh dari perbuatan maksiat, 23:04 kenapa kamu yang mengaku sebagai cucunya 23:06 kok membolehkan apa yang diharamkan 23:08 Allah?" 23:09 Dijawab, "Kalau Rasul mencontohkan di 23:11 tengah-tengah manusia, tapi kami tidak 23:13 wajib melakukan apa yang wajib untuk 23:16 kalian." Ini ucapan-ucapan diucapkan 23:20 oleh orang-orang jahil, bodoh, yang 23:23 tidak berpendidikan tapi ingin 23:24 mendapatkan kemuliaan karena hubungan 23:26 mereka dengan Rasulullah sallallahu 23:28 alaihi wasallam. 23:30 Dengarkan apa yang diucapkan Imam Ali 23:32 Zainal Abidin 23:34 yang dikenal sebagai seorang yang 23:36 amat-amat saleh. Waktunya 23:40 betul-betul hidupnya betul-betul 23:42 menggambarkan sujudnya pada Allah. Bukan 23:44 hanya pada saat salat, tapi sujudnya 23:47 kepada Allah di tengah-tengah manusia 23:48 dengan ketawaduan dan akhlak yang mulia. 23:52 Satu hari 23:54 sahabat-sahabatnya mengatakan orang 23:56 mencari-cari kamu. Pada saat itu musim 23:59 haji mereka ingin melihat kamu. Apa 24:02 jawaban beliau? Aksya an akhudza 24:05 birasulillah malam. 24:07 Saya malu kalau saya menerima 24:10 penghormatan orang karena hubungan saya 24:12 dengan rasul. Sedangkan saya sebagai 24:14 cucunya ya tidak melakukan yang 24:16 sewajibnya yang seharusnya saya lakukan 24:19 yang serupa dengan penghormatan yang 24:20 manusia berikan pada saya. Mereka justru 24:23 merasa malu. Merasa malu kalau perbuatan 24:27 mereka tidak sebanding dengan apa yang 24:30 diberikan oleh manusia dari 24:31 penghormatan. 24:33 Nah, video yang viral yang kita saksikan 24:35 ini merupakan rekaman yang terjadi di 24:38 daerah masyarakat yang kesihan awam 24:42 yang sering mendapatkan doktrin-doktrin 24:44 yang dicekokkan kepada mereka bahwa 24:46 Habib melakukan apa saja benar. Kalian 24:50 jangan suka menafsirkan secara negatif. 24:54 Kalian sedang diuji kecintaan kalian 24:56 kepada keluarga nabinya. Padahal ini 24:59 merupakan hal yang amat-amat ditentang 25:03 oleh Rasulullah. Bahkan Rasul pernah 25:06 menjadikan putrinya yang salehah yang 25:09 dicintai oleh Rasul yang betul-betul 25:12 merupakan wanita mulia sebagai 25:14 perumpamaan. 25:17 Walladzi nafsi biyadi walladzi nafsi 25:20 biadhi. Demi yang jiwaku di tangannya. 25:23 Lau anna Fatimata binta Muhammadin 25:26 sarqatqadaha. 25:28 Kalau seandainya putriku Fatimah 25:31 mencuri, aku takkan ragu-ragu untuk 25:33 memotong tangannya. Arti hukum Allah ini 25:36 berlaku adil. Bagaikan air walaupun 25:40 dalamnya berbeda-beda, permukaannya 25:42 sama. Ini yang membuat bangsa Arab yang 25:45 tadi tenggelam dalam kejahiliahan. Yang 25:47 tadinya berperang, saling menumpahkan 25:49 darah, 25:51 menerima Islam, menyaksikan Rasul, 25:54 betul-betul menetapkan hukum secara adil 25:56 dan benar membuat mereka orang yang 25:58 tadinya jiwanya begitu keras bagaikan 26:01 batun, langsung berubah menjadi 26:04 orang-orang yang tunduk kepada Allah 26:07 karena mereka melihat kebenaran yang 26:09 datang dari Allah dan juga akhlak nabi 26:11 kita. Oleh karena itu perlu kita 26:13 tegaskan, Habib tidak punya kekebalan. 26:18 Kalau dia melakukan kesalahan, maka 26:20 perbuatannya lebih buruk daripada orang 26:21 lain. 26:24 Oleh karena itu, wajib kita memberikan 26:26 nasihat. Apa kamu tidak malu? Kakekmu 26:28 yang membawa Islam, kamu yang merusak 26:31 ajaran Islam dengan ucapan dan perbuatan 26:33 kamu. J sebetulnya kalau kita dengarkan 26:36 dari ceramah beliau yang terkadang 26:39 tertawa terbahak-bahak tidak pada 26:41 tempatnya, yang terkadang menyampaikan 26:43 ucapan-ucapan yang tidak senonoh, ini 26:46 menggambarkan bukan orang yang sehat 26:47 jiwanya. 26:49 Ini menggambarkan bahwa orang ini 26:51 merupakan orang yang sakit jiwanya. Kita 26:53 doakan semoga Allah sembuhkan 26:55 penyakitnya, Allah berikan hidayah dan 26:58 kembali kepada Allah menjadi contoh yang 26:59 baik di tengah-tengah umat. 27:01 Mungkin apa yang saya ucapkan 27:02 menyakitkan 27:04 untuk didengar bagi pelaku juga 27:07 menyakitkan mungkin para jemah yang 27:08 menganggap dirinya seorang yang 27:10 istimewa. Tapi kebenaran harus 27:13 disampaikan dan mudah-mudahan 27:15 Allah berikan hidayah juga kepada para 27:17 habaib kita ini 27:18 untuk menyadari bahwa peran mereka tidak 27:21 sembarang peran mereka. harus lebih baik 27:23 daripada orang lain. Mereka 27:25 memperlakukan manusia dengan cinta, 27:27 dengan penuh hormat, bukan memperlakukan 27:30 mereka seolaholah manusia berhutang 27:32 kepada mereka. Wallahuam. 27:34 Insyaallah. Jazakallah khairan jaz ustaz 27:36 atas jawabannya. Ini ada pertanyaan 27:38 berikutnya, Ustaz. Asalamualaikum 27:39 warahmatullahi wabarakatuh. 27:41 Dari hamba Allah mohon paparan 27:42 pertanyaannya. 27:44 Boleh apa tidak uang kumpulan di masjid 27:47 digunakan untuk umrah petugas merbot 27:50 masjid? Jazakumul khairan jaza Kelurahan 27:53 Duku Jakarta Timur. Nah, ini maksudnya 27:55 mungkin Ustaz kadang-kadang kan masih 27:57 suka ngasih hadiah marbot, 27:59 ngasih hadiah umrah dan lain sebagainya. 28:01 Nah, kalau misalnya hadiah tersebut 28:04 diambil dari kas masjid atau kas lama 28:07 atau dana abadi atau apapun yang hasil 28:09 dikumpulkan dari jemaah, apakah boleh, 28:11 Ustaz? Jazakumullah khair. 28:13 Orang yang menyumbangkan uangnya ke 28:15 dalam masjid niatnya bermacam-macam. 28:17 Iya. Niatnya bermacam macam 28:20 ada yang merupakan 28:22 zakat, 28:24 ada yang merupakan sedqah tatawuiah 28:27 secara sukarela yang bukan bahagia dari 28:29 zakat, maka harus ditempatkan sesuai 28:32 pada tempatnya. 28:34 Tapi ada juga orang-orang yang 28:36 berkemampuan. 28:38 Mereka sudah berhaji. Mereka ingin 28:41 menghajikan atau mengumrahkan orang lain 28:44 supaya mereka walaupun tidak pergi umrah 28:46 atau haji, mereka mendapatkan kedua 28:49 pahalanya. Apalagi mengumrahkan, 28:52 menghajikan orang-orang yang bekerja di 28:54 rumah Allah Subhanahu wa taala. Jadi 28:56 kalau ada orang-orang yang punya 28:59 kemampuan ya mengatakan bahwa kami ingin 29:02 mengumrahkan atau menghajikan dua tiga 29:05 orang ke tanah suci. Coba silakan masjid 29:08 tunjuk orang yang paling tepat, yang 29:10 paling pantas itu dibolehkan. 29:13 Oleh karena itu, masjid boleh 29:14 mengumumkan siapa-siapa yang ingin 29:17 katakan ee yang ingin menyumbangkan atau 29:20 memberikan bantuan untuk katakan 29:23 orang-orang yang bekerja di masjid, 29:24 ustaz yang mengajar dengan setia. Nah, 29:26 ya. Begitu juga marbot-marbotnya untuk 29:29 membuat mereka bersemangat dan juga 29:31 mereka datang berkunjung ke tanah suci 29:34 juga berziarah kepada Nabi kita Muhammad 29:37 sallallahu alaihi wasallam. Jadi bisa 29:39 diumumkan oleh apa? Oleh pengurus masjid 29:42 sebagai salah satu programnya. Tapi 29:44 kalau sumbangan yang diberikan untuk 29:46 masjid contohnya yang dikumpulkan pada 29:49 hari Jumat, orang yang bersedekah ya 29:52 atau orang yang bersakat tidak boleh 29:53 digunakan untuk itu. Kenapa? 29:56 Karena 29:57 banyak orang di sekitar kita ini yang 29:59 membutuhkan bantuan-bantuan apalagi 30:02 dalam situasi krisis. Jadi hendaknya 30:04 untuk memberangkatkan umrah maupun haji 30:07 biar pengurus masjid mengumumkan bagi 30:10 mereka-mereka yang berminat. Kalau tidak 30:12 satu orang biaya satu orang bisa biaya 30:14 seperempat separuh kemudian dipikul 30:16 bersama-sama dan mereka insyaallah akan 30:18 mendapatkan pahala berumrah dan pahala 30:21 berhaji tanpa susah paya pergi ke tanah 30:23 suci. itu yang kita harapkan. Tapi 30:26 apa-apa yang dikumpulkan dari dana 30:29 sodqah, orang-orang yang memasukkan juga 30:32 darahnya ke dalam masjid, jangan 30:33 digunakan untuk hal tersebut. Wallahuam. 30:36 Jadi harus harus dengan kesepakatan nih, 30:38 Ustaz ya. Karena ini 30:39 sumbangannya bersifat pribadi, Ustaz. 30:41 Masyaallah. 30:42 Kan haji umrah itu bagi yang punya 30:44 kemampuan. 30:46 Baik, Ustaz. Baik, Ustaz. Ee berikutnya, 30:48 Ustaz ee apa hukumnya sumpah selain 30:52 kepada Allah Subhanahu wa taala? Seperti 30:54 kata anak muda, sumpah demi apapun kita. 30:58 Apakah itu haram, Ustaz? Ee mohon 31:01 penjelasannya. Memang kadang-kadang anak 31:02 muda nih kalau kalau ngomong, "Ustaz kan 31:05 biasa mereka meyakinkan temannya demi 31:08 Allah, demi Rasulullah gitu bilangnya. 31:10 Tapi kadang-kadang juga mereka udah demi 31:13 apap pun dah terserah." Nah, itu 31:14 hukumnya ee bagaimana Ustaz? 31:17 jazakumullah khair 31:18 dari sumpah itu untuk meyakinkan 31:20 menegaskan 31:25 apabila seorang bersumpah dengan nama 31:28 Allah 31:29 berarti dia menunjukkan apa yang 31:31 diucapkan itu merupakan hal yang serius 31:34 yang tegas dan benar. 31:37 Seharusnya dengan nama Allah Subhanahu 31:39 wa taala sebagai saksi itu kan kuat 31:42 sekali kan. Wallahu ala ma naqu syahid. 31:45 H 31:46 Allah bersaksi atas apa yang kami 31:48 ucapkan. Itu kesaksian yang luar biasa. 31:52 Tapi kalau bersumpah dengan apapun itu 31:55 sumpah kosong. 31:56 Tidak meyakinkan, tidak mempersaksikan 31:59 Allah pada sumpah tersebut. 32:00 Betul gak? 32:01 Iya. 32:02 Dengan sendiri tidak dibenarkan orang 32:03 bersumpah dengan mengatakan aku 32:04 bersumpah dengan apapun juga. Itu sama 32:06 aja apa? Dia membuka pintu alasan untuk 32:10 berbohong. 32:10 Iya. Iya. 32:11 Nah, ada orang bersumpah dengan apa? 32:13 dengan juga menyebutkan nama nabi. 32:15 Wallahi w nabi atau wallahi war rasul. 32:18 Sebagian orang mengatakan tidak boleh 32:19 kita bersumpah dengan war rasul. 32:23 Orang yang bersumpah dengan rasul ya 32:26 kalau menyetarakan rasul dengan Allah 32:29 sebagai sekutu dengan sendirinya 32:30 perbuatan syirik. Tapi kalau dia 32:33 meyakinkan demi Allah dan demi rasulnya 32:35 maksudnya demi keimanan kami kepada 32:37 rasul-Nya ya ini merupakan sumpah yang 32:39 berat ini karena menyangkut imannya 32:41 kepada apa? kepada rasul. He maka ini 32:44 merupakan sumpah yang amat besar. Nah, 32:48 ada sebagian orang ya kalau bersumpah 32:50 dengan nama Allah dia berani melanggar. 32:53 Tapi kalau bersumpah dengan nama Rasul 32:54 atau dengan nama wali-wali yang mereka 32:57 apa yang mereka hormati, mereka takut 32:59 untuk melanggar. Alasannya apa? Kalau 33:01 saya bersumpah dengan nama wali langsung 33:04 bisa-bisa apa? Kalau sampai saya tidak 33:07 menjaga sumpah tersebut saya terkena 33:09 betul-betul musibah. 33:11 Berarti dia menyepelekan Allah Subhanahu 33:14 wa taala. 33:15 Jadi hendaknya kalau kita bersumpah, 33:16 bersumpah dengan nama Allah dan jaga 33:19 sumpah kita 33:20 dan jangan bersumpah 33:22 sumpah kita. Wahfadu aimanakum. Ini 33:24 perintah dari Allah. Jangan kita 33:26 merendahkan Allah, menyepelekan Allah 33:28 Subhanahu wa taala. 33:30 Kalau kata para sahabat bias-biasa 33:32 menyebutkan di dalam riwayat hadis, bi 33:35 ummi dengan ayah dan ibu itu sumpah apa 33:37 bukan, Ustaz? 33:38 Sebetulnya ya ini merupakan apa? 33:41 merupakan ucapan yang luar biasa. Karena 33:45 bi ummi maksudnya afdika bihi wa ummi. 33:49 Aku tebus kamu wahai Rasulullah dengan 33:51 ayah ibuku. 33:52 Oh, jadi bukan demi ayah-ayah. 33:54 Iya. Bukan orang-orang Arab ini 33:56 ya. Orang-orang Arab ini kan bangga pada 33:58 orang tua mereka. 34:00 Jadi orang-orang tua itu merupakan 34:01 kebanggaan buat mereka. 34:02 Iya. 34:03 Sebagaimana kita tahu mereka 34:04 membanggakan nasab mereka. Kalau dia 34:07 rela mempersembahkan ayah ibunya sebagai 34:10 tebusan untuk keselamatan Rasul, bisa 34:13 dibayangkan bagaimana apa ucapan 34:16 tersebut. Kalau mereka rela mengorbankan 34:18 ayah ibu mereka, berarti diri mereka 34:20 juga amat murah. Mereka rela untuk apa? 34:23 Menjadi tebusan dan tameng bagi Rasul 34:25 dan keselamatannya. Seperti ucapan 34:27 seorang wanita ketika mendengar bahwa 34:30 Rasulullah katanya terbunuh dalam 34:32 peperangan Uhud. Dia lari ke sana 34:35 kemari. di antara jenazah yang 34:37 berjatuhan 34:39 ditanya oleh oleh e oleh sebagian 34:41 sahabat amma tabhafin 34:45 apa yang kamu cari atau aman tabhafin 34:47 siapa yang kamu cari 34:52 kalau kamu mencari anak-anak kamu semua 34:54 dalam keadaan baik dibilang lam lam abh 34:58 an an an abnai 35:01 wa innama abh an rasulillah saya enggak 35:03 mencari anak saya cari Rasulullah 35:05 Dijawab oleh mereka 35:07 dia mengatakan alusibatuah. 35:11 Musibah apapun asal Rasulullah selamat 35:13 bagi kami itu merupakan hal yang ringan. 35:15 Walaupun anaknya meninggal dunia, 35:17 walaupun katakan keluarga dekatnya, 35:19 bagaimana kecintaan mereka pada Rasul? 35:21 Karena apa? Akhlak pekertinya dan Rasul 35:24 hidup berkorban untuk mereka. Maka 35:26 mereka tak sayang-sayang mengatakan, "Bi 35:28 abi wa ummi anta ya Rasulullah, aku 35:30 tebus engkau dengan ayah ibuku." 35:33 Ini merupakan janji dan menjelaskan 35:36 kedudukan Rasul di hati mereka lebih 35:38 tinggi daripada ayah ibu mereka. Begitu 35:40 pula dari diri mereka sendiri 35:42 karena mereka mengenal Rasul. Oleh 35:44 karena itu, untuk menumbuhkan cinta di 35:46 hati kita, cinta yang sejati bukan hanya 35:49 sebatas kata-kata berpantun, berqasidah, 35:52 memuji Rasul, tapi cinta yang sejati 35:56 dengan kita mengenal Rasul, 35:58 memperkenalkan umat kepada akhlaknya, 36:00 pribadinya. Jangan dalam acara-acara 36:02 maulid ya semuanya ada kecuali 36:05 Rasulullah. Di mana tema pembicaraan ini 36:08 jauh dari apa? Dari kehidupan Nabi kita 36:10 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 36:13 wasallam. Semoga Allah kumpulkan kita 36:15 bersamanya. Allah jadikan kecintaan kita 36:18 kepada Rasulullah melebihi kecintaan 36:20 kita kepada diri kita. 36:23 E Ustaz nih membicarabicarakan tentang 36:25 akhlak Ustaz ya. E barangkali Ustaz bisa 36:28 diberikan sekali lagi Ustaz tentang 36:31 definisi akhlak, adab dan etika Ustaz 36:34 dan perbedaan antara ketiga. 36:36 Kadang-kadang ada orang yang ngomongnya 36:38 lembut, halus, kemudian sering tunduk 36:41 maksudnya terhadap orang lain ketika 36:43 bertemu. Masyaallah akhlaknya tapi 36:45 kadang-kadang datangnya suka telat, 36:47 harta dia ditahan kemudian pelit dan 36:50 lain sebagainya. Di sisi lain ada orang 36:51 yang ngomongnya kasar, Ustaz. 36:53 Ngomongnya kasar. Kadang-kadang 36:55 ngomongnya kata-kata kotor, tapi 36:57 dermawan luar biasa kalau janji enggak 37:00 pernah telat dan lain sebagainya dan 37:01 lain sebagainya. Ini bagaimana kita 37:03 mendefinisikan sebuah akhlak dan adab 37:05 dan etika, Ustaz. Syukran jazakumullah 37:07 khair. 37:08 Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana zidna 37:11 ilman waikna bisihin. 37:14 Akhlak dalam bahasa Arab jamak dari kata 37:17 khuluk. 37:17 H 37:19 dari kata hu 37:20 huluk. 37:22 Dan dia 37:24 sebetulnya 37:27 berakar kata yang sama dengan kata 37:30 khalaqo yakhluqu khalqon. 37:34 Khalaqo yakluqu khalqon artinya 37:35 menciptakan kan dari ketiadaan. 37:39 Nah, khuluk juga demikian. Sesuatu yang 37:42 Allah tanamkan dalam jiwa manusia. 37:46 dalam jiwa manusi. Jadi makarimul akhlak 37:49 itu telah Allah tanamkan dalam jiwa 37:51 manusia. Allah berfirman, wafsin 37:54 wah demi jiwa. Dan bagaimana Allah 37:58 Subhanahu wa taala 38:01 menyempurnakan jiwa tersebut dengan 38:03 penuh keseimbangan. 38:05 Jadi manusia diciptakan dalam keadaan fi 38:07 ahsani takqwim, dalam keadaan lurus. 38:09 Hatinya condong kepada Allah, condong 38:11 pada kebenaran, cinta kepada kemuliaan. 38:15 Nah, faalhamaha fujuraha wa taqwaha. 38:18 Allah subhanahu wa taala langsung ya 38:20 langsung apa? Memberikan ilham kepada 38:23 jiwa manusia untuk mengenali fujuraha wa 38:27 taqwaha. Yaitu hal-hal yang bersifat 38:29 fujur yang tidak baik dan takwa. 38:33 Jadi dari mulai pertama manusia 38:35 sebetulnya walaupun belum mendengarkan 38:37 bimbingan dan petunjuk ya atau sampainya 38:42 para rasul maupun turunnya Al-Qur'an 38:44 atau kitab-kitab Allah yang lain mereka 38:47 sebetulnya di hati mereka telah mengenal 38:49 makarimul akhlak. 38:50 Ada ya. 38:52 Oleh karena itu, Nabi mengatakan, 38:54 "Innama buitu mimimaut mima makarimal." 38:58 Aku diperintahkan Allah untuk 38:59 menyempurnakan, 39:01 bukan menanam sesuatu yang baru. 39:03 Heeh. 39:04 Jadi, benih-benih makarimul akhlak yang 39:06 ada dalam jiwa manusia ya yang 39:08 didapatkan bukan dari hasil pelajaran 39:10 tapi dari ilham. 39:11 Heeh. 39:13 Telah tertanam. Begitu datang Rasul 39:16 sallallahu alaihi wasallam melalui 39:18 ayat-ayat Al-Qur'an, melalui akhlak 39:20 pribadi beliau yang menyambut dan 39:22 beriman. Ya 39:24 Allah subhanahu wa taala tumbuhkan 39:27 dengan semarak makarimul akhlak. Kazarin 39:30 akhroja satahu faazarahu fastaglad 39:33 fastawa ala suqih yujib zur. Jadi bukan 39:38 bukan tanaman-tanaman 39:40 biasa yang menimbulkan rasa kagum pada 39:42 petani tapi bagaimana dari iman ya yang 39:47 tertanam dalam hati mereka muncul 39:50 makarimul akhlak yang begitu indah. 39:53 Hingga jangankan kawan-lawan saja 39:55 terkagum-kagum menyaksikan akhlak dan 39:57 pribadinya, kejujurannya, amanatnya, 39:59 keadilannya, walaupun dia sendiri ya 40:02 bukan sebagai teman, sebagai lawan. Itu 40:05 diakui oleh orang-orang yang yang 40:08 menjadi lawan kaum mukminin pada 40:11 masa-masa Rasulullah berdakwah pertama 40:13 kali. Begitu pula melalui akhlak sahabat 40:16 dan keluarganya. Bagaimana indahnya 40:18 Islam. 40:20 Jadi akhlak jamak dari khuluk ini itu 40:23 merupakan hal yangung ditanami oleh 40:26 Allah, ditanamkan oleh Allah dalam jiwa 40:27 manusia. 40:29 Nah, berbeda dengan etika. Kalau etika 40:32 diambil dari kata etos yang berarti 40:35 kedok. Berarti ke gedok. 40:39 Pada saat seorang bekerja di pesawat 40:42 terbang sebagai pramugara atau 40:44 pramugari. 40:46 Begitu penumpang masuk, mereka menyambut 40:49 dengan hangat. Betul gak? Disambut 40:51 dengan hangat, dengan salam, diantar ke 40:54 tempat masing-masing. 40:56 Dalam perjalanan dia bila butuh sesuatu, 40:59 katakan butuh air, butuh makanan, ya, 41:02 atau butuh obat, bahkan mereka dengan 41:05 santun menawarkan dan mengantarkan. 41:09 Waktu turun dari pesawat, mereka pun 41:13 ucapkan selamat. Ya, semoga Anda dapat 41:16 naik bersama kami kembali dengan 41:18 kata-kata yang baik dan santun. 41:21 Kemudian kita turun ke migrasi bertemu 41:23 dengan mereka. Kira-kira mereka akan 41:25 memperakun kita sama seperti pesawat 41:27 gak? 41:27 Beda. 41:28 Kenapa? 41:29 Enggak ada urusan. 41:30 Karena itu etos hanya untuk apa? 41:34 Pekerjaan dia. 41:36 Pada saat dia di luar pekerjaan dengan 41:38 sendirinya apa? dia akan menanggalkan 41:41 semua itu. Kita masuk ke toko keramik 41:44 katakan 41:44 begitu masuk disambut dengan hangat, 41:47 duduk disediakan ya dan dilahir dengan 41:51 baik. Sikap dan layan mereka membuat 41:54 kita mungkin tidak tertarik untuk 41:55 membeli. Akhirnya kita membeli. Betul 41:58 enggak? Tapi di saat orang-orang ini 42:01 keluar dari kantor dan tokonya, sikapnya 42:03 sama gak? 42:05 Beda, 42:06 beda. 42:07 Tapi kalau akhlak itu mengakar dalam 42:10 jiwa, 42:11 baik dia di pekerjaan dia bersama orang 42:14 tuanya, bersama masyarakat, 42:17 tetap akan mengakar bersama dirinya. 42:20 Kata-kata yang baik, sikap yang mulia, 42:23 jujur, adil, mencintai sesamanya, 42:27 jiwanya penuh rahmat. Ini merupakan 42:29 makarimbul akhlak yang apa? Yang 42:32 disirami, dipupuk. 42:34 dengan keimanan dan juga melalui akhlak 42:37 nabi kita sebagai idola dan tauladan. 42:40 Laqana lakum fi rasulillahi uswatun 42:43 hasan. 42:43 Oleh karena itu, akhlak ini merupakan 42:46 zinatul qbi. Zinatulqbi. 42:49 Kalau ilmu 42:51 zinat almuh atau arras. Tapi kalau 42:53 akhlak zinatul qalbi. 42:57 Jadi Aisyah kalau orang berbicara 42:59 mengenai akal, berbicara mengenai 43:01 seringkiali orang beranggapan akal itu 43:03 otak. Heeh. 43:05 Akal itu otak. 43:06 Kalau memang akal itu otak, maka akalnya 43:10 sapi lebih besar dibandingkan kita. 43:12 Heeh. 43:12 Betul gak? Betul. 43:15 Otak kita ini berisikan memori, 43:19 kemudian prosesor untuk memproses data 43:22 juga ya. 43:23 Heeh. 43:25 Semua diolah pada otak. Nanti kesimpulan 43:27 dan hasilnya dengan sendirinya apa akan 43:31 keluar. Nah, bagaimana sikap hati kita 43:33 dalam menghadapi kesimpulan tentang 43:35 kebenaran? 43:37 Hati ini sebetulnya ya yang akan condong 43:41 menerima kebenaran di saat hati tersebut 43:44 merupakan hati atau kalbu yang sehat 43:47 atau condong untuk menerima hawa 43:49 mengikuti hawa nafsu. Walaupun tahu 43:52 bahwa ini benar, dia menolak untuk 43:53 menerima. 43:55 Walaupun tahu perbuatan salah dia 43:57 membela diri karena mengikuti hawa 43:58 nafsunya. Nah, orang yang beriman, 44:02 orang yang berakal sempurna, ya, mereka 44:06 akan selalu memilih dan mengikuti 44:08 kebenaran. 44:10 Lahirlah makarimul akhlak dari hati-hati 44:14 yang mulia. Dan ini yang dinamakan akal 44:18 yang sempurna. Karena akal itu bukan 44:20 sifat, ini sifat bagi kalbu. Contohnya 44:24 walam yasiru fil ardhi fatakuna lahum 44:27 qulubun 44:28 yailuna biha. Lihat qulubun yaqiluna 44:32 biha. Apa mereka tidak psiar belajar di 44:35 muka bumi hingga mereka memiliki kalbu 44:38 yang berakal? 44:41 Karena begitu mereka bersiar kemudian 44:43 mengambil pelajaran di luar hatinya akan 44:45 terbuka mengenai kebesaran keagungan 44:48 Allah. Mengenai pelajaran hidup yang 44:51 amat berguna. Nah, begitu hatinya 44:53 terbuka menerima kebenaran ya, maka 44:56 akalnya juga akan terang benerang. Dan 44:58 akal itu dalam bahasa Arab diambil dari 45:00 kata mengikat dan menahan. Orang yang 45:03 kalbunya sehat, baik, dan diterangi oleh 45:06 cahaya Allah, maka akalnya pun sempurna. 45:10 Akan menahan dia dari perbuatan yang 45:12 tidak patut. Ya, mendorong dia untuk 45:15 selalu bersama kebenaran di mana pun dia 45:17 berada. Dan dengan akal yang sempurna, 45:19 mau tidak mau apa tutur katanya? 45:22 Baik, 45:24 ucapannya jujur, amanat adil. Kenapa? 45:27 Karena semua sikapnya berada di belakang 45:31 akalnya. 45:32 H. 45:32 Oleh karena itu, orang-orang yang 45:35 berakal, lisan mereka berada di belakang 45:38 akalnya. Akal di belakang ya. Sebelum 45:42 dia berucap, akalnya akan menyaring dan 45:46 melihat apakah yang diucapkan benar apa 45:49 tidak. yang diucapkan menyakiti hati 45:51 orang apa tidak? 45:53 Adil apa tidak? Jadi orang-orang yang 45:56 berakal ini dengan sendirinya lisannya 45:59 sebelum berbicara penuh pertimbangan, 46:02 tidak sembarangan berbicara. Begitu pula 46:05 pekerjaannya, langkah-langkahnya semua 46:07 dipertimbangkan ya oleh akalnya. Dan 46:11 akalnya ini tumbuh dengan semarak, 46:14 dengan iman yang menerangi kalbunya. 46:16 Jadi sebetulnya akal dan hawa nafsu itu 46:20 berdiam pada tempat yang sama. 46:24 Yang mengikuti hawa nafsunya, akalnya 46:26 tertutup. 46:27 Ah. 46:28 Tapi yang mengikuti kebenaran, beriman 46:31 kepada Allah, maka akalnya betul-betul 46:34 akan mendominasi jiwanya. Jadi 46:36 sebetulnya akal ini bukan kembali kepada 46:39 otak di kepala kita karena otak kita 46:42 berhubungan dengan memori, dengan proses 46:44 data dan lain sebagainya. 46:47 dan betul-betul amat menakjubkan. Oleh 46:49 karena itu, orang yang suka berbicara 46:52 tidak benar, 46:54 berbicara kasar dan tidak jujur, maka 46:58 jiwanya betul-betul karbunya ini penuh 47:00 dengan kegelapan dan tidak mungkin akan 47:02 keluar kebaikan daripadanya. 47:05 Tapi kalau orang yang mengendalikan 47:06 nafsunya, mengikuti kebenaran walaupun 47:09 bertentangan dengan hawa nafsunya, 47:11 lama-kelamaan nafsunya akan tunduk dan 47:13 ikut pada perintah akal. 47:16 Oleh karena itu Allah katakan, "Apakah 47:18 mereka tidak pesiar di atas muka bumi 47:21 hingga mereka memiliki kalbu yang 47:23 berakal?" Karena bisa saja kalbunya 47:25 tertutup. 47:26 Bukan akal yang mendominasi, tapi hawa 47:28 nafsu kebiasaan yang buruk. Nah, di 47:31 Indonesia seringki akhlak itu dikaitkan 47:34 dengan tata krama. 47:36 Bicara lembut, bicara halus, tapi 47:38 korupsi. 47:40 Betul enggak? 47:40 Iya. 47:41 Kalau bertemu dengan orang bersikap 47:42 santun, baik 47:44 kanda bilang. Iya. Tapi melakukan 47:46 tindakan korupsi, perbuatan khianat. Ya, 47:50 oleh karena itu tata krama bicara yang 47:53 baik halus itu bahagia dari perintah 47:55 Allah. Waquulu linasi 47:57 husna. Betul gak? Tapi bukan hanya itu, 48:01 tapi betul-betul akhlak yang baik itu 48:05 yang mencakup seluruh aspek kebaikan. 48:08 Baik, ucapan, perbuatan, tindak tanduk 48:11 kita, begitu juga perlakuan kita pada 48:14 keluarga kita, pada masyarakat. Orang 48:16 yang berakhlak sempurna, yang baik, 48:19 selalu baik di mana pun dia berada dan 48:21 terhadap siapapun juga bahkan terhadap 48:23 musuh pun, terhadap penentangnya, dia 48:26 tidak akan mengeluarkan kata-kata yang 48:27 kotor sebagai reaksi ucapan mereka. 48:29 Contohnya para nabi dalam berdakwah. 48:31 Lihat dialog para nabi. Ada enggak yang 48:35 meladeni mereka yang berbicara kotor 48:37 dengan ucapan yang sama? 48:39 Enggak. 48:40 Begitu juga Nabi kita Muhammad 48:41 sallallahu alaihi wasallam. Wama 48:43 aralnaka illa rahmatan lil alamin. 48:45 Mudah-mudahan Allah sempurnakan akhlak 48:47 kita baik ucapan kita, perbuatan kita, 48:50 tindak tanduk kita. Dan akal akhlak yang 48:52 baik merupakan pertanda kalbu yang baik. 48:56 Kalbu yang baik ditandai juga oleh apa? 48:59 oleh iman yang betul-betul menerangi 49:01 kalbunya dan menunjukkan jalannya. 49:04 Nah, Ustaz ee barangkali masih ada 49:06 kesempatan, Ustaz 12 menit lagi. Oke, 49:08 satu lagi dari Agus Sudrajat. 49:10 Asalamualaikum warahmatullahi 49:11 wabarakatuh. 49:12 Izin bertanya. Zaman Rasulullah 49:13 sallallahu alaihi wasallam banyak 49:15 riwayat para sahabat berbaiat. Dalam 49:17 konteks kekinian, bagaimana sebenarnya 49:19 wujud baiat itu, Ustaz? Terima kasih. 49:23 Bismillahirrahmanirrahim. 49:26 Baiat terbagi dua. Satu baiat khasah. 49:30 Heeh. 49:31 Satu lagi baiat 49:32 am. 49:33 Am. Katakan umpamanya 49:36 ada satu rombongan, satu rombongan ya 49:40 yang katakan mengikuti mengikuti apa? 49:43 Seorang imam yang mereka ikuti yang 49:46 baik, yang berakhlak mulia, yang 49:49 menunjukkan ke jalan yang benar. 49:52 Jumlah katakan pengikutnya sebanyak 1000 49:54 orang. 49:56 Lalu mereka berbaiat kepada imam mereka. 49:58 Kami berbaiat kepadamu bahwa kami akan 50:02 taat dan mendengarkan kamu pada apa-apa 50:05 yang sejalan dengan keridaan Allah 50:07 Subhanahu wa taala. Jadi asam'u watah 50:12 ala mardhatillah 50:14 dan siap untuk berjuang bersama-sama di 50:17 jalan Allah. Ini baiat khasah. 50:21 Dan mereka wajib mentaati imam mereka 50:23 selagi imam mereka membimbing mereka ke 50:25 jalan Allah. Dan kita butuh imam. 50:29 Tapi ini bukan berarti orang-orang yang 50:31 tidak membaiat dirinya orang-orang yang 50:34 apa? Lepas dari ikatan Islam. Tidak. 50:37 Karena ini bukan baiat ammah. Kalau 50:40 baiat ammah itu baiat yang dilakukan 50:44 oleh umat terhadap pemimpin mereka. 50:47 seperti baiat umat kepada Nabi kita 50:49 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 50:52 kepada khalifah yang datang setelahnya. 50:54 Dengan sendirinya mereka wajib mentaati 50:57 pemimpin tersebut ya, wajib mendengar 51:01 pada saat mengarahkan mereka selagi 51:03 dalam keridaan Allah. Karena kalau bukan 51:05 dalam keridaan Allah, laata limakluqin 51:08 fi maksiatil. Ini keindahan Islam. 51:11 Karena kalau sampai umat tidak ada sama 51:14 sekali imam yang memimpin mereka, apa 51:15 jadinya? 51:16 Heeh. Heeh. Betul gak? Nah, kalau ada 51:18 pelanggaran dari sebagian yang melakukan 51:21 pembangkangan dikatakan sebagai baghin 51:24 jamaknya bughah. 51:25 Bugh 51:25 bu bughah. 51:28 Tapi kalau seandainya ya masyarakat 51:31 menolak untuk tunduk kepada pemimpin 51:34 yang bobrok dan rusak berkhianat, tidak 51:36 mau mendengarkan nasihat amar makruf, 51:38 itu bukan dikatakan sebagai bughah. 51:40 Contohnya pemberontakan terhadap Yazid. 51:43 Sebagai contoh, Imam Husein enggak 51:45 dikatakan sebagai baghin. Kenapa? Karena 51:47 dia melakukan perbaikan terhadap 51:49 pemimpin yang zalim dan rusak. 51:52 Tapi yang Muawiyah lakukan terhadap Imam 51:54 Ali jelas-jelasan itu merupakan bagyun. 51:57 Kenapa? Imam Ali dipilih oleh 51:59 orang-orang yang memilih Abu Bakar, 52:01 Umar, dan Utsman ridwanullahi alaih. 52:04 Tapi Muawiyah mengangkat senjata 52:06 menimbulkan fitnah, menumpahkan darah, 52:08 melakukan kebohongan, bahkan mengangkat 52:11 Al-Qur'an di atas tombaknya. Tapi 52:13 ternyata hukum Al-Qur'an tidak 52:14 dijalankan. Nah, beliau sebagai baghin, 52:17 orang yang memberontak, bukan sebagai 52:19 mujtahid. Masa ijtihad menghalkan untuk 52:22 menumpahkan darah sahabat-sahabat Nabi 52:23 kita? 52:25 Ijtihad itu pada sesuatu yang tidak 52:27 terdapat nasnya. Tapi kalau membunuh, 52:29 memberontak, nasnya ada. Iya. Nah, 52:31 ketika mereka memberontak menumpahkan 52:33 darah orang yang tidak berdosa, bahkan 52:35 yang berjuang bersama Rasul, sedangkan 52:37 dia masuk Islam justru setelah Fathul 52:38 Mekah, maka yang dilakukan 52:40 terang-terangan merupakan perbuatan 52:42 bagun, 52:43 bughah jamaknya. Tapi yang dilakukan 52:46 Imam Husein terhadap Yazid yang membunuh 52:49 secara membabi buta, yang mengirimkan 52:51 pasukannya ke Madinah, menghalalkan 52:52 perbuatan haram di Madinah, bahkan 52:54 memperkosa wanita-wanitanya, ini 52:56 jelas-jelasan perbuatan yang tidak boleh 52:58 didiamkan. 53:00 Jadi baiat 53:02 yang bersifat amah kepada pemimpin 53:06 tertinggi 53:08 yang tidak melakukannya maka dia 53:10 termasuk orang-orang yang mutamarrid dan 53:12 bagin. 53:13 Kalau konsekuensi baiat khas tadi. 53:16 Nah, dengan sendirinya kalau dia sudah 53:19 membaiat imamnya untuk mendengar dan 53:21 patuh dalam ketaatan pada Allah, dia 53:24 melakukan pelanggaran, dia melakukan 53:25 dosa dong. 53:26 Oke. 53:27 Dia menyalahi janjinya, baiatnya. Heeh. 53:29 Dan tujuan baiat itu sebetulnya sebagai 53:31 ikatan agar mereka bisa bekerja sama 53:34 dalam menegakkan kalimat Allah dan 53:36 bantu-membantu di antara mereka. Jadi 53:38 konsekuensinya bukan hanya dengan lisan, 53:40 tapi maksudnya dalam kesusahan kita 53:42 pikul bersama-sama, dalam kesenangan 53:44 juga kita sama-sama menikmati dan kita 53:47 bersama-sama menegakkan kalimat Allah 53:49 Subhanahu wa taala. 53:51 Kalau ada banyak baiat khasah bisa 53:52 enggak, Ustaz? 53:53 Bisa aja terjadi. 53:54 Oh, gitu. 53:55 Bisa aja terjadi. Ini baiat khasah, ya. 53:59 dengan sendirinya bisa saja ya di tempat 54:01 lain katakan yang jauh juga ada imam 54:04 yang baik ya yang melakukan baiat kh. 54:07 Nah, alangkah indahnya kalau jemaah ini 54:10 yang berbaiat di bawah pemimpin kumpul 54:12 sama-sama dengan 54:14 apa ya 54:15 dengan ee jemaah-jamaah yang lain 54:18 berunding untuk kemajuan Islam. Jangan 54:20 menonjolkan hawa nafsunya. Jadi pertama 54:23 jangan sekali-kali yang menerima baiat 54:25 khas menganggap orang yang tidak 54:26 membaiatnya di luar sebagai orang yang 54:28 sesat. Jangan ya. Karena baiat terhadap 54:31 dia belum bersifat mulzim. Jadi bukan 54:34 baiah mulzimah yang mengharuskan umat 54:36 untuk semuanya, tapi mengharuskan 54:38 jemahnya untuk tunduk pada pemimpinnya 54:40 dalam ketaatan pada 54:42 Allah subhanahu wa taala. Dan jemaah 54:44 dibawa bisa menegurnya di saat dia 54:47 melakukan kesalahan karena bukan seorang 54:50 yang maksum. 54:51 Nah, dari sini kita sayangkan kalau 54:53 sampai mereka katakan berbaiat kepada 54:57 satu imam lalu menganggap bahwasanya 54:59 jemaah yang lain keluar dari apa? Ikatan 55:02 iman. Ini yang paling berbahaya. Ini 55:04 semua merupakan ashabiah jahiliah. 55:07 Seperti orang yang mengikuti mazhab 55:08 Syafi'i 55:09 bukan berarti yang mengikuti pendapat 55:10 lain salah. 55:11 Heeh. 55:12 Karena mazhab itu kan pendapat. 55:13 Betul. Tapi kalau menolak nas yang 55:16 datang dari Allah secara tegas atau nas 55:19 yang datang dari Rasul secara tegas itu 55:21 jelas jelas merupakan perbuatan 55:24 pembangkangan dan penentangan. Jadi kita 55:26 berharap kepada jemaah-jamaah yang 55:28 berbaiat, kepada guru mereka jangan 55:31 sekali-kali membanggakan diri. 55:33 Iya 55:34 menganggap diri mereka golongan yang 55:36 selamat dan yang di luar merupakan 55:37 golongan yang sesat dan menyimpang. 55:40 Demikianlah 55:41 Masyaallah. Jazakallah khairuan pagi 55:42 hari ini. 55:43 Insyaallah diskusinya hangat sekali, 55:45 pertanyaan-pertanyaannya juga dari 55:46 Khokat masyaallah unik-unik sekali dan 55:49 bermanfaat insyaallah mudah-mudahan buat 55:51 semua yang mendengarkan mudah-mudahan 55:53 jadi amal jariah buat ustaz buat ustaz 55:55 is juga insyaallah biar cepat-cepat 55:57 dapat jodoh insyaallah. 55:57 Amin. Biar jadi wasilah kesehatan buat. 55:59 Amin. Yang sehat afiat ya. Kemudian juga 56:02 yang shah dan thayibah mubarak 56:04 insyaallah. 56:05 juga ikhwan akhwat sekalian dan juga Mas 56:08 Agi dan Mas Atep di meja kameramen 56:11 mudah-mudahan senantiasa dalam penjagaan 56:13 Allah Subhanahu wa taala. Alfagqir Isa 56:15 Alkaf beserta seluruh kru yang bertugas 56:18 mohon undur diri kita tutup dengan baca 56:20 doa kafaratul majelis. Subhanakallahumma 56:22 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 56:24 astagfiruka wubu ilaik. Asalamualaikum 56:26 warahmatullahi wabarakatuh. 56:27 Waalaikumsalam.