Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:11 Brail [musik] 0:13 TV. 0:29 [musik] 0:38 Asalamualaikum warahmatullahi 0:40 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin 0:42 wasalatu wasalamu ala sayyidina Muhammad 0:45 wa ala alihi wasohbihi ajmain. RBI zidni 0:49 ilma Allahumfani bimaamtani waimni 0:52 mafoni warzuqni ilman yangfuni. 0:55 Dipancarkan dari jalan Masjid 0:57 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibur 1:00 Bekasi radio Silaturahim dan Rasil TV 1:03 untuk Islam yang 1. Ihan akhwat yang 1:05 dirahmati Allah Subhanahu wa taala. Apa 1:08 kabar Anda di sore hari ini? Semoga 1:10 dalam keadaan sehat walafiat usia sore 1:13 edisi hari Kamis di hari terakhir bulan 1:17 September 1:18 2021 bertepatan dengan hari yang ke-23 1:22 di bulan Safar 1443 1:25 Hijriah. Alhamdulillah kembali hadir 1:28 menemani di mana pun saja Anda berada. 1:30 Ikhwan Akhwat. Saya Angga Aminudin. Kami 1:33 hadir ditemani oleh Ondi dan juga Yusuf 1:36 Subangkit. E usia sore edisi hari Kamis. 1:39 Insyaallah kita akan mendapatkan ilmu, 1:41 pencerahan dan juga mendapatkan nasihat 1:44 dari narasumber kita, guru kita yang 1:47 alhamdulillah telah hadir di studio 1:49 Ustaz Zain Alhadi. Asalamualaikum 1:51 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:54 wabarakatuh. 1:55 Kabarnya sehat, Pak Ustaz? Ya, 1:57 alhamdulillah sehat. 1:58 Alhamdulillah. Semoga di akhir-akhir ini 2:02 kondisi negeri kita juga semakin pulih 2:05 nih, Pak Ustaz ya. 2:06 Insyaallah 2:07 masyarakatnya semakin sehat. Insyaallah 2:09 secara fisik maupun sehat secara rohani. 2:14 Nah, untuk menyehatkan rohani 2:16 makanya jangan bosan-bosan kita untuk 2:18 selalu mendapatkan siraman siraman 2:20 rohani itu berasal dari Al-Qur'an gitu 2:23 Pak ya. 2:23 Iya benar. 2:24 Berasal dari Al-Qur'an. Insyaallah di 2:27 kesempatan kali ini kita akan 2:28 mendapatkan siraman rohani tentang 2:31 pemahaman ibadah. Nah, itu yang akan 2:33 disampaikan oleh Ustaz Janal Hadi. Ini 2:35 akan mengingatkan kita semua Iwan Awan. 2:37 Betul. Apakah ibadah kita tuh sudah 2:39 paham benar apa belum? 2:40 Iya. 2:41 Karena dianggapnya gini, Pak Ustaz, 2:43 dia sudah salat, udah ke masjid, udah 2:46 zakat, sudah puasa, sudah cukup aja 2:48 belum. 2:48 Disangkanya begitu. Sekarang banyak yang 2:50 begitu. Ada masalah sosial, masalah 2:52 politik, masalah ekonomi, dia enggak 2:53 peduli gitu, Pak. Yang penting dia 2:54 ibadahnya bisa lancar. A 2:56 Nah, di sini kita akan mendapatkan 2:57 pencerahannya. Kami persilakan, Pak 2:59 Ustaz. 3:00 Baik, terima kasih. 3:01 Bismillahirrahmanirrahim. 3:04 Alhamdulillahiabbil alamin. Puja dan 3:06 puji syukur sembah sujud ruku, 3:11 menyerah pasrah ke hadirat Allah 3:14 subhanahu wa taala. Selawat dan salam 3:16 keharibaan Nabi tercinta Muhammad serta 3:19 keluarga dan sahabatnya yang baik. 3:22 Asalamualaikum warahmatullahi taala 3:23 wabarakatuh. 3:26 Alhamdulillah benar tadi rohani itu 3:29 ibadah itu untuk membersihkan rohani. 3:33 Sebab syarat untuk hidup di bukan di 3:35 dunia, di alam yang akan datang. Semua 3:38 syaratnya yang mau hidup harus bersih 3:40 rohani. Untuk bersih rohani itulah 3:43 ibadah. Ibadah formal. 3:45 Rohani akan bersih. Sudah berangkatlah. 3:48 Kalau sudah bersih itu sudah hidup hidup 3:50 terus enggak matilah. Yang mati badannya 3:52 saja. H. 3:53 Jadi ibadah ini sangat sangat sangat 3:55 sangat berperan untuk membersihkan 3:58 rohani, menjernihkan pikiran dan 4:00 perasaan itu. Sehingga sebab syarat 4:03 hidup di akhirat itu harus qolbun salim. 4:06 Di ee Asyuara 8889 QBun salim. Hati yang 4:10 bening, pikiran yang bersih. Sudah itu 4:13 aja. 4:18 Nah, untuk membersihkan itu perlu 4:19 ibadah. Nah, untuk itu marilah kita 4:21 sekarang membahas ee topiknya sekarang 4:26 itu pemahaman ibadah. 4:28 Jadi, semua itu sudah ngerti ibadah, 4:30 sudah hafalah rukun, syarat itu ya. Tapi 4:32 ibadahnya luas. 4:35 Seluruh hidup kita itu bisa jadi ibadah, 4:37 bisa jadi maksiat tergantung niat dan 4:40 cara mengerjakannya. 4:45 Jadi Allah menghidupkan kita, mengadakan 4:47 kita di dunia ini 4:50 khusus untuk ibadah, tidak ada lainnya. 4:54 Illa liya'budun w khalaqtul jinna wal 4:57 insa illa liyabudun. Tidak aku ciptakan 4:59 jin dan manusia hanya untuk ibadah. Nah, 5:02 kalimat hanya ini tidak bisa 5:04 dikecualikan lagi. Itu sudah 5:05 pengecualian. Pengecuali hanya untuk 5:07 ibadah. Kalau mau ada yang mengecualikan 5:10 untuk lainnya, itu harus ada dalil lagi 5:12 dari Quran. ini dari Quran. Bagaimana 5:14 pemahamannya? Semua hidup ibadah. Iya, 5:17 semua hidup ibadah. 5:19 Nanti kita jelaskan bagaim 5:29 yang Allah perintahkan 5:31 pada orang beriman. Ada hukum-hukum tuh 5:34 diberi hukum tanda cara-cara hidup. Nah, 5:37 cara-cara hidup ini Allah yang 5:38 menentukan kemudian 5:41 dibagi oleh ulama. lima atau yang 5:44 disebut wajib. Wajib itu adalah Allah 5:47 meminta kita untuk melakukan perbuatan. 5:51 Nah, melakukan perbuatan ini harus apa? 5:54 Sekadar anjuran. Ada dua. Ada yang harus 5:57 itu disebut wajib. Ada yang anjuran itu 6:00 sunah. Sunah di fikih ini itu dapat 6:04 pahala. Kalau enggak dikerjakan enggak 6:05 apa-apa. Tapi asunah lain lagi. Asunah 6:08 itu dasar hukum Al-Qur'an dan Asunah. 6:11 Ada lagi arti sunah. 6:13 itu apa? Hukum Allah. Sunatullah 6:16 namanya. Sunatullah matahari, bulan di 6:18 sini ada siang ada malam itu juga 6:21 disebut asunah. Sunatullah tapi disebut. 6:24 Nah, ada lagi tadi Allah meminta kita 6:27 untuk melakukan perbuatan melakukan ada 6:30 yang wajib, ada yang anjuran, fardu dan 6:33 sunah. Ada lagi Allah minta kita untuk 6:36 tidak melakukan perbuatan. Dilarang 6:38 melakukan perbuatan. Yang dilarang pasti 6:41 itu yang disebut haram. Yang dilarang 6:44 sekedar anjuran itu yang disebut makruh. 6:47 Empat sudah. Yang kelima yang dinamakan 6:50 mubah. Mubah itu tidak haram, tidak 6:53 wajib, bebas. Nah, yang bebas ini, 6:57 bebas ini bisa jadi ibadah, bisa jadi 7:01 maksiat. 7:02 Tergantung niat kita dan cara 7:05 melakukannya. 7:10 seperti mauludan, tahlilan katanya gak 7:14 ada dalil ya ucapan lailah subhanallah 7:17 ada tapi ada orang meninggal terus itu 7:19 katakan aja itu bubah budaya bebas tapi 7:22 bisa menjadi ibadah apabila dilakukan 7:25 dengan ikhlas 7:27 berzikir 7:29 itu menjadi ibadah mubah tapi menjadi 7:32 ibadah tapi kalau caranya banyak salah 7:35 seperti orang tidak mampu kemudian 7:37 kemudian dia harus membiayai segala 7:39 macamnya itu menjadi maksiat. Nah, ini 7:42 kita bisa memahami pemahaman seperti 7:44 ini. 7:47 Mauludan juga bisa menjadi ibadah, 7:50 dakwah di situ, membaca riwayat Nabi, 7:53 mengetahui sifat-sifat Nabi, akhlak Nabi 7:56 untuk ditiru. Ya, ada baca selawat terus 8:00 yang yang berada menyumbang untuk makan 8:02 bersama, yang kaya, yang miskin, yang 8:05 pangkat, yang biat, semua akan bersama 8:07 situ ada persaudaraan bagus sekali. Tapi 8:10 kalau mauludannya di situ maki-maki, 8:12 pecah belah, menebar kebencian 8:15 ceramahnya, ya menjadi maksiat. 8:18 Nanti kita dikasih akal oleh Allah tuh 8:21 bisa memilah mana yang diridai Allah, 8:25 mana yang dibenci Allah, gitu. 8:32 Kemudian ada lagi yang wajib itu terbagi 8:35 dua. Satu wajib untuk setiap individu, 8:38 setiap orang. Itu yang disebut fardu 8:40 ain. Salat wajibat tiap orang semua 8:43 harta yang sakit, yang sedang baring 8:44 semua semampunya melakukan semampunya. 8:48 Yang baring sampai napas terakhir baru 8:51 berhenti salat. Yang baring sakit 8:53 diwuduin kita wuduin. Yang hidup wuduin 8:56 dia diusap gitu mukanya, tangannya itu 8:59 seperti wudu diwuduin yang sudah enggak 9:02 bisa bergerak di tempat tidur. Susah 9:04 juga di hatinya saja. Salat tidak bisa 9:06 ditinggal sampai napas terakhir. Kalau 9:08 sampai tertinggal gak salat orang yang 9:11 sakit itu, itu wajib diqada oleh anak 9:14 laki yang tertua. 9:16 Baru adiknya, baru adiknya. Kalau enggak 9:17 ada lagi baru yang perempuan. Jadi di 9:20 samping kita dengar waris yang anak-anak 9:22 laki dapat dua bagian yang perempuan 9:23 satu bagian tapi ada kewajiban yang 9:25 dibebankan kepada anak laki 9:29 itu seperti itu. Mengqodok puasa kalau 9:31 tidak yang sakit tidak berpuasa terus 9:34 meninggal itu anak laki yang diwajibkan 9:36 pertama baru yang lain 9:39 membayar hutang almarhum yang sudah 9:41 meninggal. Jadi di samping ada hak ada 9:44 kewajiban. Jadi umumnya kenal haknya 9:47 saja. 9:49 apa yang diwajibkan tidak mengerti. 9:51 Hutang orang tuanya harus dibayar. 9:53 Hutang kepada manusia atau hutang kepada 9:54 Allah wajib dibayar. 9:58 Nah, itu fardu ain fardu 10:01 terhadap setiap individu, puasa, zakat 10:04 dan sebagainya. Kedua, wajib ee kifayah. 10:09 Apabila kewajiban itu sudah dikerjakan 10:11 oleh sekelompok orang, sudah yang lain 10:13 tidak wajib lagi dan tidak dosa. Misal 10:16 apa? mengurus jenazah, 10:20 menguburkannya dan sebagainya. Itu itu 10:21 bukan kewajiban keluarga, itu kewajiban 10:24 masyarakat sekampung. 10:30 Kalau keluarga yang wafat itu enggak 10:31 mampu, ya itu satu kampung itu wajib 10:35 memberikan kafan, membayar uang gali 10:37 kubur dan sebagainya dan sebagainya. 10:43 membersihkan lingkungan, bersihkan 10:45 sampah dan sebagainya itu fardu kifayah. 10:47 Tapi karena sudah ada sekarang tukang 10:50 yang bersihkan, orang yang membersihkan 10:51 digaji dia ya kita enggak wajib. Tapi 10:54 kalau dia sakit semua enggak ada, satu 10:56 kampung wajib gotong royong membersihkan 10:58 kampungnya. Itu itu fardu kifayah. 11:03 Segala kepentingan masyarakat itu 11:05 dikerjakan bersama. itu dari dulu kita 11:07 terkenal dari bangsa yang gotongroyong 11:09 itu kita kan punah sedikit-sedikit kita 11:12 menjadi individualis 11:14 dulu bangun rumah itu sekampung 11:15 ramai-ramai bangun rumah apapun 11:17 gotongroyong terus lah itu jangan 11:19 dihilangkan kembalikan sekarang dalam 11:21 hal-hal seperti ada kematian 11:24 ada yang sakit 11:26 ee kebersihan kampung keamanan kampung 11:30 itu 11:32 wajib bersama itu 11:35 pukip bayat disebut. Nah, semua ini 11:38 menjadi ibadah. 11:40 Gerak-gerik kita, pekerjaan kita apa 11:42 saja kita membuat satu produksi. Membuat 11:46 makanan, menjual makanan, membuat 11:47 produksi. Kalau kita lakukan dengan 11:49 baik, tidak curang menjadi ibadah. Di 11:52 samping kita mendapat bayaran, tidak 11:54 masalah. Bayaran itu gaji memang hak. 11:56 Tapi pekerjaan yang kita lakukan itu 11:58 atau produksi atau dagang atau kerja 12:00 apa, jasa kita lakukan dengan baik, 12:02 tidak ada curangnya, tidak ada 12:04 korupsinya menjadi ibadah. 12:09 Maka itu syarat diterimanya semua 12:11 menjadi ibadah. Ya, menurus rumah tangga 12:14 juga itu ibu-ibu ibadah, suami mencari 12:17 nafkah ibadah asal semuanya dengan niat 12:20 baik untuk tujuan baik. Bila orang 12:22 bekerja mencari nafkah untuk beli 12:24 minuman keras, itu dosa. Kerjaannya pun 12:26 sudah berdosa. 12:29 Jadi semua itu inamal amalu 12:31 bin niat tergantung niat. Nah, itulah 12:33 kita pasang niat dengan baik. Nah, niat 12:35 keluarnya dari hati. Supaya niatnya 12:38 bersih ya hatinya dibersihkan. 12:42 Dibersihkan di hati ini. 12:44 Dibuanglah segala khayal yang enggak 12:46 benar dibuang. Keinginan-keinginan yang 12:49 juga tidak benar dibuang. Ketika itu 12:51 semua dibuang, kosong, bersih, hatinya, 12:53 pasti keinginannya baik. Keinginannya 12:56 baik. Kalau keinginannya baik, kerjanya 12:57 baik. 13:00 Orang kerja baik, baik-baik. Pada suatu 13:02 hari dia enggak baik, korupsi. Kenapa? 13:04 Karena ada keinginan. 13:07 Keinginan yang tidak baik. 13:10 Kinginan yang tidak baik keluar dari 13:11 hati. 13:13 Kalau hatinya itu ada combong congkak, 13:15 dia ingin bangga, ingin punya mewah, 13:16 orang itulah akan menimbulkan perbuatan 13:20 yang salah, hati yang yang salah, 13:23 berniat salah, melakukan perbuatan yang 13:25 salah. 13:27 Jadi kunci semua itu ibadah ikhlas. 13:32 Ikhlas. 13:34 Ustaz ikhlas, penceramah ikhlas, Pak RT, 13:38 Pak RW, Lurah, camat, DPR sampai 13:41 Presiden ikhlas mengurusi, mengurusi 13:44 rakyat dan mereka dapat imbalan dapat 13:46 gaji. Wajar, halal itu. Tapi dia niat 13:48 kerjanya ikhlas betul-betul untuk 13:50 kepentingan masyarakat menjadi ibadah. 13:53 Duduk di di dewan DPR, Dewan Perwakilan 13:56 Rakyat ibadah. Di istana itu bekerja 13:58 ibadah, 14:01 pejabat ibadah. Kalau niatnya baik, 14:05 tidak ada kecurangan, itu beribadah. 14:08 Jadi, jangan artikan ibadah itu hanya 14:10 salat, puasa, zakat, itu yang formal 14:12 itu. Semua hidup ini ibadah. Nanti saya 14:15 kasih dalilnya dari Al-Qur'an. 14:18 Bagaimana supaya segala pekerjaan 14:20 menjadi ibadah? Tidur pun ibadah supaya 14:23 sehat. Sudah sehat mau ibadah, mau 14:26 salat, mau ibadah, mau berbuat baik, 14:28 kerja mencari nafkah juga. Iya. 14:32 jihad dapat uang untuk dirinya, 14:34 keluarganya, pemirinnya, semua lebihnya 14:36 untuk kesejahteraan masyarakat dan 14:39 bangsa 14:42 untuk bangun masjid, bikin sekolah, 14:45 untuk membuat sarana-sarana dakwah 14:48 itu ibadah. Jadi jangan kecil hati bahwa 14:52 ibadah itu hanya formal-formal gitu. 14:55 Seluruh kegiatan hidup kita 14:58 dilakukan dengan ikhlas itu ibadah akan 15:02 terima nanti hasilnya di alam sana. 15:05 Tidak ada yang hilang sekecil apapun 15:07 perbuatan baik tidak akan hilang. Akan 15:10 menjadi akan dapat dinikmati di sana 15:12 nanti. Nah, itu jadi jangan kecil hati 15:15 yang enggak punya uang enggak bisa 15:16 sedekah-sedekah enggak bisa bikin 15:18 masjid. Banyak perbuatan baik tuh. Jalan 15:21 kesalehan tuh banyak. Jalan ke surga itu 15:23 banyak. Segala apa yang kita kerjakan 15:25 asal hatinya tulus, niatnya ikhlas 15:27 menjadi ibadah. 15:29 Tukang cendol, tukang gado-gadu. Buatlah 15:32 produksi yang baik, cendol yang bersih, 15:35 niat untuk apa? Memberi kesehatan kepada 15:37 orang lain, gedul-gadonnya juga begitu. 15:40 Anda dibayar wajar. Tapi kalau Anda 15:43 punya niat baik tadi melakukannya dengan 15:44 kebersihan, hati-hati supaya orang pada 15:46 sehat, jadi ibadah. 15:51 Tapi kalau mereka yang mencampuri ini 15:53 dengan ini pakai borak, pakai apa yang 15:56 merusak merusak kesehatan orang menjadi 15:59 dosa. Bukan ibadah menjadi maksiat 16:02 mengurangi timbangan, mencampur dan 16:05 sebagainya itu menjadi maksiat. Itulah 16:08 kita di sini mesti paham yang dinilai 16:11 Allah itu bukan ibadah yang formal saja, 16:12 itu ibadah formal. Dan di luar yang 16:15 formal ini 16:17 semua ibadah. yang formal itu perlu ada 16:20 syarat, ada rukun, ada waktu. Salat ada 16:24 waktunya, ada syaratnya, ada rukun 16:27 semua. Nah, ada ibadah yang tidak formal 16:31 itu tadi perlu dalil ikut Nabi persis 16:33 enggak boleh dirubah. Tapi yang bebas, 16:35 yang bukan formal itu tidak perlu dalil. 16:39 Nilai saja. Niat Anda baik, melakukannya 16:41 dengan baik, silakan. 16:45 Tidak terikat. Bukan harus terikat 16:47 semua. pekerjaan apa harus dalil-dalil 16:50 pekerjaan ini banyak sekali. Kalau mesti 16:53 pakai dalil Qurannya sebesar kota 16:54 Jakarta itu. 16:57 Jadi Allah suruh beramal saleh sudah 17:01 tidak pernah diperincikan amal saleh itu 17:03 ini ini banyak sekali amal saleh itu. 17:07 Triliun jumlahnya mana bisa dikodifikasi 17:10 dikodifikasikan. 17:13 Jadi amal saleh jelas amal yang yang 17:15 tidak salah. 17:18 Habis mana tahu kita salah tidak. Kalau 17:20 yang formal ada di Quran secara garis 17:21 besar di Quran ada dijelaskan secara 17:24 garis besar terinciannya gunakan akal. 17:27 Waduh ustaz katanya barang siapa 17:29 menggunakan akal memahami ayat Quran 17:31 masuk neraka 17:33 lah. Terus itu ahli-ahli tafsir dapat 17:35 wahyu dari Tuhan. Ulama-ulama itu bikin 17:38 fatwa semua ulama-ulama Imam Syafi'i, 17:40 Maliki, Hanafi, semua Imam Ghazali 17:42 segala macam itu ngeluarin pendapat dari 17:44 mana? berpikir dia 17:47 mereka yang nerima wahyu hanya Nabi 17:48 Muhammad 17:51 berpikir pakai akal. 17:54 Bagaimana tidak pakai akal? Nah, terus 17:56 akal dikasih Allah buat apaan? 18:00 Salat pun pakai akal. 18:03 Memikirkan kebesaran Allah. 18:06 Orang yang tidak berakal salatnya tidak 18:08 sah. 18:13 Jadi akal tuh tahu mana amal saleh, mana 18:16 amal salah. 18:18 Kita sudah belajar agama, sudah belajar 18:19 Quran secara garis secara garis besar 18:22 sudah tahu apa yang disuruh Allah. Akal 18:24 akan mengerti. 18:28 Jadi tinggal kitanya. 18:31 tadi dari mulai tukang cendol, tukang 18:33 gado-gado, terus RT, RW, lurah, 18:35 presiden, menteri semua itu kalau 18:37 melakukan pekerjaannya dengan ikhlas dan 18:40 tulus 18:42 jadi ibadah. 18:44 Bila melakukannya ada kecurangan itu 18:47 menjadi maksiat, 18:49 jadi luas pemahaman agama. 18:54 Bukan kita menjadi orang Islam ketika di 18:56 masjid. 18:59 Jadi orang Islam 24 jam sampai mati. 19:03 Lagi tidur jadi orang Islam. Bekerja di 19:05 mana-mana jadi orang Islam. 19:08 Ustaz ceramah di mana pun jadi orang 19:10 Islam. 19:16 Ini tidak menyusahkan. Malah itulah di 19:19 situ bahagia adanya. Kesenangan hati ada 19:21 di situ. Sudah mulai lurus menjalankan 19:24 pekerjaan lurus 19:27 bahagia tenang tenteram hati tumakninah. 19:31 Yang membuat manusia itu menderita batin 19:33 apa? Melakukan kesalahan apapun. 19:37 Hati itu jujur. Bimbo bilang hati itu 19:40 cermin. Utar Ismail ya yang mau ke sini 19:44 cermin. 19:46 Pahala dan dosa berpul hati itu tahu. 19:49 Hati itu tahu perbuatan salah mana 19:52 perbuatan benar. Tapi hati yang mana? 19:55 Hati yang beriman. 19:59 Jadi 20:01 kalau kita sudah ikhlas, apapun jabatan 20:04 kita, apapun pekerjaan kita akan kita 20:06 lakukan dengan senang hati. 20:12 Nah, dalilnya tadi sekarang bahwa hidup 20:14 ini adalah untuk ibadah. 20:17 Surat Azzariyat ayat 56. Azzariyat 56. 20:22 Wama khalaqtul jinna wal insa illa 20:24 liya'budun. Tidak kuciptakan jin dan 20:27 manusia. Jin juga jin dan manusia 20:30 kecuali untuk ibadah. Jin berbudaya sama 20:33 dengan kita berbudaya. Makanya hukum 20:35 juga ke jin. Jin juga punya akal, punya 20:37 otak dia. Jadi persis seperti kita. 20:41 Hanya manusia jauh lebih lebih mulia 20:44 dan lebih baik. 20:47 Apa yang kita lakukan dia melakukan. Dia 20:49 juga bernegara, berbudaya yang beragama. 20:53 Agamanya bermazhab-mazhab sama seperti 20:55 manusia persis. Makanya dia beda sama 20:58 kita beda dimensi. Dia punya negara di 21:00 atas sana punya negara. Jual beli, jual 21:03 beli tempat itu pakai sertifikat juga 21:05 seperti kita punya tentara, punya 21:07 senjata, tank segala. Tapi cara dia 21:10 inilah yang mesti dipahami. 21:13 Semuanya ser tanpa materi 21:16 kayak asap gitu. 21:19 Tapi materi emasnya di mana itu? Di 21:22 Bogor k dulu ada emas di Soekarno kan 21:25 ada di bawah gali aja memang ada banyak 21:27 situ tapi masjid enggak bisa diambil 21:30 tidak ada materinya. 21:33 Memang dukun-dukun teropong lihat. 21:35 Iyaang. Iya. Alam dia beda. Dia punya 21:39 mobil juga bisa lewat sini nembus tembok 21:42 tidak ada materi gimana? 21:44 Nah itu alam jin. Nah dia beribadah sama 21:47 seti manusia bermazhab-mazhab juga. Min 21:50 shihun winna dunaalik di Quran. Di 21:52 antara kami ada yang saleh, ada juga 21:54 yang nakal. 21:56 Banyak yang nakal. Ada kerajaan jin. 21:58 Kerajaan kerajaan jin sihir ada. 22:00 Kerajaan jin yang biasa ada. Dia punya 22:03 cara seperti manusia itu. 22:06 Tapi kecil sihir itu kalau masuk ke 22:10 tubuh manusia itu di Ronsen kadang 22:12 kelihatan ada jarum, ada paku. 22:16 Itu yang masuk bukan itu 22:20 seperti bayangan. Bayangan paku. Pakunya 22:23 jin bukan paku manusia yang masuk. Kalau 22:25 paku manusia berdarah. 22:28 punya jin lain 22:31 tidak berbahaya sebenarnya kalau dia 22:32 baca Quran segala macam tidak berbahaya 22:34 tapi kalau kurang ya bacainlah orang 22:37 lain baca Albaqarah juga hilang lepas 22:41 surah Albaqarah Annas Alfalaq banyak 22:45 ada doanya Nabi Musa lihat di Quran itu 22:47 majum bih sihir faallahilhu apa yang 22:51 kamu lakukan sihir itu Allah akan 22:53 membatalkannya itu Nabi Musa baca itu. 22:56 Nah, baca kita juga keluarlah dia 22:58 insyaallah sekali terus dia itu 23:00 kepanasan terus tambahin. 23:03 Baiklah tu selesai. Sekarang kita lagi 23:05 bahas masalah ibadah. 23:07 Jadi jin dan manusia beribadah 23:11 sama. 23:13 Tapi jin nabinya Nabi Muhammad, nabinya 23:16 manusia. Dia enggak punya nabi, dia ikut 23:18 ke manusia. Itu di surat ee dalam Quran 23:21 surah Aljin, surah Al-Ahqaf. 23:25 itu banyak membahas masalah itu dan 23:29 masuk Islam 23:31 dia dia mendengarkan itu kalau Abdullah 23:33 bin Masud ngaji itu dia dengarkan di 23:35 dekat Ka'bah situ. Akhirnya mereka masuk 23:37 Islam e rajanya itu dan dan rakyatnya 23:42 ikut masuk Islam semua Nabi itu namanya 23:45 Abu Yusuf. Sudah umurnya panjang, masih 23:48 hidup. 23:53 Itu alam dia. Kita alam kita bukan lain. 23:56 Kita kita manusia yang manusia 23:58 manusia lebih lebih mulia bertubuh dan 24:01 sebagainya lebih kuat dari makhluk jin. 24:07 Jadi tadi ibadah itu bisa dilakukan 24:11 dengan ikhlas lillahi taala tapi 24:13 mendapat upah, mendapat imbalan itu hak. 24:15 Silakan. Enggak masalah gaji apa itu 24:18 silakan semua boleh itu 24:21 halal itu. Tapi di samping itu dapat 24:23 gaji dari Allah kalau ikhlas. 24:27 Nah itu surga. Kalau mau dikasih dunia 24:30 Allah bisa juga berikan. Allah lebih 24:32 tahu apakah harus dikasih di sini atau 24:34 di sana. Itu urusan Allah. Tapi yang 24:36 penting bila kita sudah ikhlas khusyuk 24:38 seperti itu di dunia ini, hati kita itu 24:40 akan lapang. 24:42 Lapang. Lam nasrah laka. dilapangkan 24:45 dada kita. Lapang dada itu sudah gak gak 24:49 mempan dari apa itu gangguan-gangguan 24:51 rohani. Artinya tidak sedih berkurang 24:55 apa itu derita batin. Hilanglah semua 24:58 itu walaupun ada gangguan-gangguan sudah 24:59 tidak terasa insyaallah. Terus lapang 25:02 dada luas dadanya tuh tidak sempit lagi. 25:05 Begitu juga ibadah luas. Jangan merasa 25:07 ibadah itu sempit. Luas banyak yang bisa 25:10 kerjakan untuk mencari muka Allah. Untuk 25:12 mencari muka Allah banyak. 25:16 bantu orang dan sebagainya itu semua itu 25:18 ibadah luas. Nah, bagaimana pilihan 25:21 ibadah apa yang baik? Lihat yang mana 25:23 kita bisa lakukan. 25:26 Itu baca Quran tuh ibadah luar biasa 25:28 tingginya itu. Wah, lagi enggak sempat 25:29 baca Quran, matanya lagi kurang enak, 25:31 cari kerjaan lain, cari ibadah lain. Apa 25:34 saja salat besar, salat juga lagi kurang 25:38 ini tulang-tulang, kurang enz 25:41 kerja apa ibadah lainnya banyak. 25:44 mampir ke tetanggazikir, ajak berzikir, 25:47 ajak bersama ya tidak bisa salat lagi 25:51 ada gangguan, kerjakan yang lain. Baca 25:53 Quran terganggu juga berzikir 25:56 lailahaillallah lailahaillallah 1000, 25:59 2.000 berselawat Allahumma shalli ala 26:01 Muhammad Ali Muhammad gitu capek itu 26:04 ibadah lainnya banyak ibadah itu. 26:07 ngurusin rumah tangga ibadah, suami 26:10 bekerja mencari rezeki ibadah 26:13 kerja lembur cari uang banyak-banyak 26:16 supaya jadi orang baik 26:20 supaya jadi orang baik. Niat mencari 26:22 uang untuk menyelamatkan diri supaya 26:25 tidak nakal, supaya menjadi orang baik. 26:28 Itu niatnya. Supaya supaya bisa berbuat 26:31 baik, 26:32 supaya bisa meninggalkan ee semer 2 m 26:36 wakaf untuk ibadah. 26:38 bisa meninggalkan alat-alat dakwah, 26:40 sarana-sarana dakwah, apa saja itu juga 26:45 berbuat baik kalau niatnya ke situ. 26:47 Kerja melembur-lembur silakan. 26:50 Harus 26:54 berjihad dengan cari uang. Jihad itu 26:56 banyak bukan perang aja. Waktu perang, 26:58 perang nanti bela negara di luar itu 27:00 sekarang jihad. Cari uang untuk jihad 27:02 supaya apa? Jihad. Saya mau sumbang 27:04 amal-amal amal-amal kebaikan. 27:07 membantu dakwah seperti itu. 27:12 Kalau sudah seperti itu, insyaallah 27:15 pindah ke alam sana. Indah sekali. 27:20 Seb Allah berfirman itu dalam surat 27:22 Asyuara 889 27:24 88 dulu. Nanti menjelang kiamat itu 27:27 tidak berguna harta benda, anak semua 27:30 tak berguna 89 Asyura 89 kecuali yang 27:33 datang menghadap Allah dengan hati Qbun 27:35 sadim. hati yang bersih, hati yang bebas 27:38 dari penyakit, penyakit sombong, 27:41 penyakit tamama, penyakit 27:45 kikir, penyakit benci dan dan 27:48 sebagainya. 27:50 Jadi kesimpulannya setelah hati bersih 27:52 barulah hidup kita ini menjadi isi hidup 27:54 adalah ibadah. 27:56 Ibadah ini kebutuhan kita. Kebutuhan 27:59 kita untuk mensucikan rohani dan jasmani 28:04 juga. 28:06 Jadi semua yang kita lakukan ibadah itu 28:08 untuk kepentingan kita sendiri, 28:11 bukan untuk kepentuhan Allah. Allah 28:13 tidak butuh apa-apa. Dia pemilik alam. 28:16 Segala isinya kepunyaan dia. Semua harta 28:18 kepunyaan dia. Dia tidak butuh apa-apa. 28:21 Tidak butuh apapun. Tidak butuh kepada 28:23 siapapun. 28:25 Tidak butuh kepada sesuatu apapun. 28:28 Karena Tuhan bukan sesuatu. 28:30 Tuhan bukan sesuatu. Segala sesuatu dia 28:32 menciptakan. 28:34 Dia bukan sesuatu. Dialah pencipta 28:36 segala sesuatu. 28:39 Tidak mungkin. Mustahil yang menciptakan 28:42 sama dengan yang diciptakan. 28:44 Berbeda sekali. 28:47 Kemudian ibadah itu apa saja yang baik 28:51 dilakukan dengan niat baik dengan cara 28:52 yang baik. Ibadah sekarang apalagi 28:54 beribadah bisa di mana saja seluruh. Mau 28:58 salat di lapangan silakan. Di mana bisa 29:00 salat? Asal bukan di toet yang kotor 29:02 yang tempat bersih. Bumi ini adalah 29:04 ibadah. Bumi ini semua masjid, tempat 29:07 salat. 29:14 Yang sunah, yang wajib, yang fardu, yang 29:16 mubah lakukan di mana saja. Di masjid, 29:18 di luar masjid, di mana saja. 29:21 Jika bisakah ibadah di mana? Iya, di 29:24 kantor sedang bekerja itu kalau di 29:26 kantor kelurahan, kantor kecamatan, 29:28 kabupaten atau apa membantu masyarakat 29:31 itu ibadah. 29:32 Niatnya dulu ke situ. Betul-betul 29:35 lillahi taala membela bangsa jadi 29:38 ibadah. 29:40 Tapi kalau mau menyusahkan, curang, 29:42 minta ini minta itu, menjadi maksiat. 29:46 Semua tergantung niat. 29:50 Di mana ibadah? Di mana saja mau 29:51 berzikir bisa. Di jalan, di warung, di 29:54 kantor, di pabrik, di pesawat, di kapal 29:56 selam, di dalam air, di gunung, di 29:58 ladang, di gedung DPR, di istana, di 30:01 pengadilan. Ingat Allah. Zikir, ingat 30:04 Allah. 30:06 Jadi bukan ingat Allah ketika di masjid 30:08 saja. Di mana tuh 24 jam ingat Allah 30:11 terus. Bila terlupa astagfirullah, 30:13 astagfirullah ingat lagi Allah. Lupa 30:16 ingat lagi Allah. Itu dia yang disebut 30:18 zikir itu di situ. Walaupun enggak 30:19 nyebut, enggak nyebut apa-apa. Kalau 30:21 otaknya, pikirannya merasa dilihat 30:23 Allah, dekat sama Allah, ya itu sudah 30:24 zikir. 30:27 Kalau dia membaca subhanallah, 30:28 alhamdulillah, Allah, baca semua dibaca, 30:30 tapi pikirannya ke mana-mana enggak 30:31 ingat Allah. Itu membaca kalimat zikir 30:34 bukan berzikir. Membaca kalimat zikir 30:36 dapat pahala juga lah. 30:40 Kecil pahalanya. 30:42 Zikir itu ingat. Arti zikir itu ingat, 30:45 sadar. 30:48 Orang yang sering zikir itu ketika 30:50 berbuat salah segera sadar, menyesal dan 30:53 dia beristigfar. 30:56 Ada disebut dalam Quran itu orang yang 30:57 berzikir itu ketika berbuat salah 30:59 tergoda setan langsung dia ingat Allah. 31:02 Itu gunanya ingat Allah itu di situ 31:04 tidak sampai kejeblos ke dalam jurang. 31:10 Di mana saja bisa bisa beribadah, bisa 31:12 berzikir. Nabi Yunus Alaih Salam 31:17 berzikir di mana? 31:19 Di perut ikan. 31:22 Berzikir dia dengan bertasbih. Sampai 31:24 Allah berfirman, "Kukeluarkan engkau 31:26 dari perut ikan karena kau bertasbih. 31:29 Seandainya kamu tidak bertasbih, masih 31:30 di perut ikan tuh sampai sekarang. Itu 31:33 gunanya tasbih. hanya mengucapkan 31:35 subhanaka ya la ilahailla anta inni ktu 31:37 minzalimin. Maha suci engkau tidak tuhan 31:40 s engkau. Aku telah menzalimi diriku. 31:43 Dibaca itu terus berulang-ulang berapa 31:45 hari berapa lama tuh di di dalam perut 31:47 ikan terus zikir seperti itu. Dia enggak 31:50 sampai Tuhan keluarkan aku dari perut 31:52 ikan. Ya, dia berzikir saja. 31:55 Subhanaka ya la ilahailla anta subhanaka 31:58 inni kuntu minzalimin. 32:00 La ilahailla anta subhanaka inni kuntu 32:02 minzalimin. Lailahailla anta subhanaka 32:05 inni kuntu minadzalimin. Dikeluarkan 32:08 oleh perut ika. 32:10 Kemudian lapar di padang kosong 32:14 gerontang. 32:15 Dia didampar di sit terdampar di situ 32:19 langsung Allah tumbuhkan pohon. Tumbuh 32:20 tumbuh tumbuh terus terus terus terus 32:22 terus sampai berbuah. dalam waktu 32:24 sekejap 32:26 itu makanan dia jamin Allah dia berzikir 32:29 bertasbih 32:31 jadi boleh di mana saja asal jangan di 32:33 toilet di perut ikan bertasbih kita ada 32:37 di kapal selam di perut kapal selam di 32:39 dalam dalam air bertasbih berzikir bisa 32:43 bertahlil lailahaillallah bertahlil itu 32:45 mengucap lailahaillallah itu artinya 32:46 bertahlil 32:48 bertahmid mengucap alhamdulillah 32:52 berzikir di Mana? Di Gua Hira, di Gua 32:55 Sur 32:57 berzikir dia. 32:59 Nabi Yusuf berzikir di mana? Di dalam 33:01 sumur, di hutan. 33:04 Lama dia berzikir situ. Sampai ada orang 33:06 datang menurunkan ember, mengambil air. 33:09 Dia naik di ember itu diangkat ke atas. 33:16 Di mana lagi Nabi Yusuf berzikir? Di 33:19 penjara. Di penjara Firaun. 33:25 Bui Hamka berzikir ketika di penjara 33:28 sambil membuat tafsir. 33:34 Nabi Ibrahim berzikir di mana? 33:37 Dalam api. 33:39 Di dalam api makan apel dia berzikir 33:44 kan. Kata Allah apa? Ya rukun bardan 33:47 wasalaman ala Ibrahim. Hai api jadilah 33:50 adem. 33:51 selamatkan Ibrahim di api. Orang semua 33:54 lihatnya di api. Tapi dia duduk-duduk 33:57 senang-senang saja makan di berzikir. 34:04 Nabi Nabi Isa berzikir sampai sekarang 34:06 masih berzikir. Di mana? Di langit. 34:10 Dia tidak wafat. 34:12 Diangkat Allah ke atas. Diangkat. Jadi 34:14 dia tetap masih penduduk bumi. Sementara 34:16 di diangkat dulu ke atas nanti akan 34:19 turun. 34:21 Dalam riwayat akan turun dia bersama 34:24 Imam Mahdi. 34:26 Dia salat bersama Imam Mahdi di Masjid 34:28 Aqsa. 34:33 Nabi Isa alaihi salam tidak wafat ya. 34:35 Jadi diangkat bukan diwafatkan 34:39 di atas sana dia berzikir terus itu. 34:49 Jadi kalau begini 34:53 kita hidup untuk ibadah tadi Allah yang 34:57 bikin yang tahu kan. 34:59 Kalau orang enggak, kalau dia apa itu 35:02 ahli apa itu main catur, juara catur, 35:05 dia bilang, "Aku hidup untuk main catur 35:08 olahragawan, aku hidup untuk 35:09 berolahraga, seniman aku untuk berseni." 35:11 Bukan, itu semua sarana. Bisa jadi 35:14 ibadah, bisa tidak. Tergantung niat dan 35:16 caranya. Menurut yang bikin hidup, 35:20 yang bikin hidup ini 35:23 dia bikin kita untuk beribadah 35:25 kepadanya. Ibadah itu artinya nurut, 35:27 mengabdi. 35:29 Kita enggak bisa ngatur cara hidup 35:31 menurut kita. Kita diciptakan. Yang 35:34 mencipta itu yang tahu untuk apa kita 35:36 diciptakan. Tapi apakah untuk ibadah 35:38 terus? Tidak. Hanya sementara di dunia 35:41 Allah ciptakan kita mau ditempatkan di 35:43 surga. 35:45 Syaratnya dites dulu di sini mau ibadah 35:49 apa gak? Mau cari muka Allah apa mau 35:51 cari muka selain Allah. 35:56 mencari muka Allah apa mencari muka bos. 36:01 Nah, itu saja di situ kuncinya. 36:05 Ini surat almuluk ayat 2. 36:08 Coba kita perhatikan bersama surah 36:10 almuluk ayat 2. 36:12 Bismillahirrahmanirrahim. 36:14 Alladzi khalaqal maut wal hayat. Hm. 36:17 Saya saya akan sampaikan ini ke diri 36:19 saya sendiri dulu. 36:23 itu Allah berfirman dalam Al-Qur'an 36:25 surah almuluk ayat 2. 36:28 Dia ciptakan kita dihidupkan kemudian 36:29 diwafatkan. Kenapa? Kenapa 36:34 enggak dihidupkan aja terus di dunia? 36:35 Tidak. Tuhan hidupkan kita bukan buat di 36:37 sini, buat di surga, tapi di sini dites, 36:42 diuji. 36:45 Betul-betul enggak kita mau mengakui 36:47 Tuhan? Nah, kalau mengakui Tuhan kita 36:49 ikut cara Tuhan. 36:51 Akan dinilai mana yang berbuat terbaik. 36:56 Ahsanu amala 36:58 untuk diuji siapa yang melakukan 37:00 perbuatan baik, perbuatan yang terbaik. 37:02 Allah maha mulia dan maha pengampun. 37:05 Sudah jelas yang bikin hidup ini ngasih 37:07 tahu ujian. 37:10 Anda kaya diuji, yang miskin diuji, yang 37:14 sehat diuji, yang sedang sakit diuji. 37:17 Yang sehat diuji, kesehatannya mau 37:19 digunakan untuk apa? 37:21 Yang sakit diuji bisa enggak bertahan 37:24 rida? 37:26 Semua ujian. Yang jadi pejabat diuji, 37:29 yang jadi rakyat diuji. 37:33 Jangan cari menang di sini. Di sini 37:35 enggak ada yang menang. Siapa yang 37:37 menang? Semua akan mati. 37:39 Semua kita camat. Semua kita calon mayat 37:42 semua 37:44 menang di akhirat. Yang masuk surga 37:47 menang, yang masuk neraka kalah. 37:51 itu sudah pasti 37:53 ini menurut yang bikin hidup. 37:57 Kita enggak bisa hidup ini pakai cara 37:59 kita mengarang-ngarang dengan cara kita 38:01 sendiri semau. Kita boleh berbuat 38:04 semaunya sendiri kalau bikin diri 38:05 sendiri. Kalau Anda bikin diri Anda 38:07 sendiri silakan. 38:09 Tapi kalau tahu dibikin 38:12 yang bikin kita itu yang tahu bagaimana 38:14 caranya hidup. 38:16 Dia masa saya yang mau dikirim ke surga. 38:21 Kesimpulan. Jadi segala perbuatan yang 38:23 baik itu menjadi bernilai ibadah. 38:27 Segala perbuatan yang baik bernilai 38:29 ibadah. 38:32 Ini yang yang 38:34 di apa? Di 38:36 studio ini ada beberapa orang ada itu 38:39 ini ibadah. 38:41 Yang mendengar juga sedang beribadah. 38:43 Zikir ini kita sering berzikir. 38:46 Tausiah ini berzikir. Kalau betul 38:48 lillahi taala zikir ini namanya 38:51 mengingat Allah, mengingati ajarannya. 38:53 Zikir. Kita sedang zikir. Di zaman Nabi 38:55 tausiah seperti ini disebut majelis 38:57 zikir. 39:00 Tempat berzikir. Al-Qur'annya juga nama 39:02 Al-Qur'an itu azzikr. Azzikir arti zikir 39:05 itu ingat, sadar. 39:08 Dengan begini kita ingat kita sadar. 39:10 Sadar kita makhluk Tuhan. Enggak ada 39:14 yang ngaku bikin kitab. Enggak pernah 39:15 ada dari dulu sampai sekarang. Raja mana 39:17 pun, siapapun gak pernah ngaku bikin 39:19 kita. Tuhan mana pun enggak ngaku bikin 39:21 kita. Malah dibikin. Hanya Tuhan Allah 39:25 yang mengaku dia ciptakan kita. 39:27 Ceritakan proses terjadinya di perut ibu 39:30 dijaga dengan tiga lapisan di mana-mana 39:33 jelas sesuai dengan pengetahuan. 39:38 Jadiang dialah yang menciptakan kita. 39:40 Ikuti maunya sudah selesai dia. Dia 39:43 enggak butuh sama kita kalau kita 39:44 disuruh nyangkul, disuruh kerja untuk 39:46 kepentingan dia. Tidak. 39:49 Untuk kepentingan kita semua kerja di 39:50 sini. 39:52 Bila kita tidak curang, hidup lurus, 39:54 ikhlas, dia suruh tinggal di istananya 39:56 sana. Senang-senang selamanya. Duh, 40:04 rohani itu rahman, Rahim. dia bikin kita 40:06 untuk diberi kesenangan. 40:08 Hanya dites di sini sebentar, sebentar 40:11 aja. 40:13 Jadi saya sampaikan lagi tadi bahwa 40:16 [berdehem] semua pekerjaan kita itu dari 40:18 tukang cendol, tukang gado-gado, sopir, 40:20 pilot, marinir, ustaz, kiai, habib, 40:22 hakim, tentara, polisi, pengacara, 40:24 dokter, jaksa, hakim, presiden, wakil 40:27 presiden, anggota dap, semua bila 40:29 melakukan tugasnya dan pekerjaannya 40:31 dengan baik, insyaallah menjadi ibadah 40:33 dan masuk surga. 40:35 Nah, dalam ilmu mantik logika tuh kalau 40:37 saya berbicara begini, kalau berlakukan 40:39 perbuatan ini dengan secara baik akan 40:41 masuk surga. Pengertian baliknya apa? 40:43 Pemahaman sebaliknya jawab sendiri. 40:47 Lidah saya berat untuk mengucapkan. 40:50 Jadi kalau sebaliknya dilakukan secara 40:52 curang, 40:54 ya sebaliknya juga. Jadi setiap kalimat 40:58 itu pemahaman logikanya begini, 41:01 pemahaman sebaliknya begini. 41:09 Allah berfirman dalam surah Az-Zumar 41:11 ayat 10 bahwa dia menyatakan waktunya 41:13 saya e maknanya saja. Katakanlah wahai 41:18 wahai hamba Allah yang beriman, 41:20 bertakwalah kepada Tuhanmu. 41:22 Bagi mereka yang berbuat baik di dunia 41:24 ini akan memperoleh kebaikan yang luar 41:26 biasa di akhirat nanti. Ketahuilah 41:29 sungguh bumi Allah itu amat luas. 41:32 Sesungguhnya hanya mereka yang tegarlah, 41:36 tegar kuat yang cukup pahalanya banyak 41:39 untuk hidup di alam yang tanpa batas. Di 41:42 surga alam tanpa batas kesenangannya 41:45 tanpa batas kenikmatan di sana tanpa 41:47 batas 41:49 umur tanpa batas umur tanpa batas 41:55 luar biasa. 41:58 Kayaknya ingin cepat-cepat ke sana 42:00 sabar. Tunggu jemputan 42:03 di sini. Capek dulu. Capek di sini 42:06 enggak apa-apa. Nanti dari sudah 42:08 meninggal itu terus kiamat kita jalan di 42:11 padang mahsyar terus timbangan ee apa 42:16 suratan amal ditunjukin, rapot-rapot 42:18 ditunjukin terus pemeriksaan-pemeriksaan 42:20 terus ujian-ujian terus 42:24 siratal mustaqim jembatan. Siratul 42:27 mustaqimnya di sini. Nanti di sana 42:31 siratul mustaqimnya. Kalau di sini 42:32 mustaqim, di sana mustaqim. Di sini 42:34 dolin, di sana dolin. Gitu aja. Itu 42:36 gampang kok. Nah, itu jembatannya kalau 42:39 orang yang salat yang baik ibadah itu 42:43 indah. Ada bunga-bunga tuh. Nah, sampai 42:45 diha telaga di situ terakhir tuh dikasih 42:49 minum dah di situ air telaga itu masuk 42:52 deh pindah ke sana semua. 42:57 cakep semua di sana. Alhamdulillah ya. 43:02 Jadi siaplah lakukan apa saja yang baik 43:06 termasuk kalau negara kita ini diganggu, 43:09 ada orang jahat dari luar negeri atau 43:11 dari mana pun merusak negeri ini, kita 43:13 wajib membela negara, 43:16 membela bangsa 43:19 untuk mencapai rida Allah. Jadi enggak 43:21 boleh kita cuek saja, harus berbuat 43:25 baik. 43:26 Sekarang niatkanlah yang kerja, yang 43:29 dagang, yang pejabat, niatkan apa yang 43:32 Anda lakukan ini lillahi taala. Untuk 43:35 kepentingan negara dan bangsa lakukanlah 43:37 itu. Di samping ada gaji itu insyaallah 43:40 cukuplah kalau di hati ini rida menjadi 43:42 cukup. 43:44 Kurang-kurang sedikit sabar. Kalau ingin 43:48 kaya banget entar aja di surga kaya luar 43:51 biasa. 43:53 Ah di sana semuanya kaya. Jadi enggak 43:56 ada enggak ada enggak ada kerja pembantu 43:58 apa enggak ada sama semua tapi enggak 44:00 perlu sudah disediain semua serba-serba 44:02 ada kok 44:05 syarat orang-orang yang beriman itu 44:07 surah An-Nisa ayat 76 orang yang beriman 44:11 itu dia berjuang berbuat melakukan apa 44:15 saja sampai berperang maela negara di 44:17 jalan Allah dan orang-orang yang tidak 44:19 beriman dia berperang atau bekerja untuk 44:24 mengikuti Orang-orang jahat di bawah 44:26 perintah orang jahat. Dia cari muka 44:29 orang yang jahat. Orang jahat gak punya 44:31 surga. Lebih baik cari muka Allah yang 44:34 rahman dan rahim dan dia memiliki surga. 44:38 Jauhilah diri dari kawan-kawan setan. 44:42 Allah itu 44:44 maha mengetahui. Dan setan itu punya 44:46 tipu daya dan muslihat yang curang akan 44:49 menjebloskan kita. Allah membimbing kita 44:52 ke surga. 44:53 Ustaz-ustaz berdakwah ngajak ke surga. 44:56 Ada lagi yang lain berdakwah mengajak ke 44:58 neraka. Mengajak kepada kecurangan. Nah, 45:02 ini kesadaran kita sekarang tuh sekarang 45:04 untuk itulah hati-hati hidup ini. 45:05 Hati-hati jangan spekulasi. Resikonya 45:09 berat. Ah, enggak kecil ustaz paling 45:11 neraka. Azubillah. Di neraka tuh enggak 45:14 hidup enggak mati. 45:17 Enggak ada. Mana bisa enggak ada. Kalau 45:19 dunia enggak ada, neraka enggak ada. 45:21 Kalau Tuhan enggak jadi neraka, Tuhan 45:23 enggak adil. Bagaimana banyak orang di 45:25 sini dizalimin? 45:27 Pasti diadilin di sana. 45:31 Nah, itu 45:33 pasti ada itu. 45:35 Enggak percaya nanti sampai sana nangis. 45:43 Jika kalian diganggu oleh setan dan 45:46 menujukan yang menggiurkan, nawarkan 45:47 uang segala macam untuk melakukan 45:49 kecurangan, berlindunglah kepada Allah. 45:52 Istigfar buru-buru, ambil wudu dan ngaji 45:54 atau salat. Kalau ada gangguan-gangguan 45:57 setan seperti itu, jalan satu-satunya 45:59 ambil wudu atau berselawat kalau enggak 46:02 sempat. Kalau sempat salat ya salat 46:03 enggak sempat baca apa saja yang kita 46:05 hafal ayat Quran insyaallah selamat. 46:07 Gangguan itu semua orang kena siapapun. 46:11 Tidak ada yang bebas. Semua itu ujian. 46:15 Tuhan izinkan setan mau ganggu kita. Itu 46:18 setan tuh aneh ya. Enggak tahu diri juga 46:21 dia. Sudah dipecat sama Allah, sudah 46:25 membangkang, datang lagi menghadap 46:28 berdoa. 46:30 Orang masih kafir masih berdoa tu. Luar 46:33 biasa imannya tinggi itu. Tapi dia 46:35 enggak mampu melawan hatinya sendiri. 46:39 Gengsi. I 46:40 sombong itu jatuhnya di situ. Padahal 46:42 ibadahnya luar biasa. Imannya enggak ada 46:44 duanya. Dia ketemu dengan Allah. Nah, 46:48 ini kita apalagi kita yang kayak gini 46:49 hati-hati banget deh. Kesombongan itu 46:52 yang buat orang jadi korupsi. 46:53 Kesombongan itu orang jadi nakal. 46:55 Kesombongan itu orang jadi macam-macam. 46:57 Nauzubillah. Kita hamba Allah kecil 47:01 gak apa yang kita sombongkan. Gak ada. 47:04 Lemah kita sudah sakit. Ha bersuk. Hah. 47:09 Nauzubillah. Jangan sampai 47:11 hati-hatilah dari bujukan-bujukan setan, 47:14 bujukan uang, bujukan sogokan, 47:17 macam-macam itu. Nanti menjadi 47:19 penyesalan. 47:23 Insyaallah 47:25 kita berlakukan segala kebaikan 47:28 dan insyaallah hidup kita ini menjadi 47:31 ibadah. Segala apa yang kita kerjakan, 47:33 apapun kita, sebagai apapun semua itu 47:36 menjadi ibadah. Apabila kita ikhlas 47:38 lakukan itu karena Allah dan ikhlas 47:40 tidak curang. Insyaallah semoga Allah 47:42 membimbing kita ke jalan yang 47:44 diridainya. Amin ya rabbal alamin. 47:47 Amin ya rabbal alamin. Ikhwan akhwat 47:49 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 47:52 Pemahaman ibadah menjadi topik bahasan 47:55 di tausiah sore edisi hari ini bersama 47:59 Ustaz Zain Alhadi. Kami mengundang Anda, 48:02 Ikhwan akhwat untuk menyampaikan 48:03 pertanyaan ataupun komentarnya ke nomor 48:06 WhatsApp berhasil. Anda bisa mengirimkan 48:08 ke 0811999720. 48:13 Bagi Anda yang ingin berdialog langsung 48:14 dengan Ustaz Zain, silakan telepon kami 48:17 di nomor 0218451512. 48:21 Kami akan kembali di sesi kedua dengan 48:23 menjawab beberapa pertanyaan yang sudah 48:25 masuk. Untuk itu tetaplah bersama kami. 48:37 Waqulalu 48:38 fasayarallahu 48:40 amalakum wa rasuluhu wal mukminun. 48:46 Wasaturadduna 48:48 ilaimil 48:49 ghaib wasyahadah. 48:53 Fayunabbiukum 48:56 bimaa kuntum 48:59 tamalun. 49:05 [musik] 49:15 Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 49:17 perhatian Allah dan rasulnya. 49:21 Jika perhatian dari atasan, pejabat, dan 49:24 orang-orang yang berkuasa saja sudah 49:27 bisa membuat kita kegirangan. [musik] 49:29 Bagaimana jika perhatian itu datang dari 49:32 pencipta alam semesta beserta ciptaannya 49:36 yang paling indah, yaitu baginda nabi? 49:40 Apalagi yang kita cari di dunia selain 49:43 dua hal tersebut? 49:47 [musik] 49:49 Perhatian tadi bisa didapat hanya jika 49:52 kita beramal saleh apapun bentuknya. 49:56 Bisa dengan tenaga, harta, pemikiran, 50:00 dan lain sebagainya. 50:02 Namun amalan yang paling menyenangkan 50:05 baginda Nabi adalah memperjuangkan 50:08 ajarannya, meneruskan perjuangan beliau, 50:11 berdakwah di jalannya. 50:14 [musik] 50:17 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 50:20 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 50:24 bersama-sama berjuang bersama Radio 50:26 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 50:29 [musik] rekening berikut. 50:34 [musik] 50:39 [musik] 50:53 Brazil TV 50:56 [musik] 51:10 [musik] 51:18 Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 51:20 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 51:22 Allah Subhanahu wa taala. Terima kasih 51:24 masih bersama kami dalam tausiah sore. 51:26 Ee pemahaman ibadah menjadi taufik. 51:29 Bahasan kita di sore hari ini bersama 51:32 Ustaz Zainal Hadi. Kami akan ke beberapa 51:35 pertanyaan yang sudah masuk dari ikhwan 51:37 dan akhwat. Sebelumnya kami juga 51:39 menyampaikan e salam dan juga ee doa 51:43 ini. Terima kasih atas atensinya dari Bu 51:47 Dina, ada juga hamba Allah di di 51:49 Cipulir, ada Bu Yani, ada juga Pak 51:53 Sarifudin ini yang selalu setia 51:54 mendengarkan siaran Rasil, Pak Nurozi, 51:57 Pak Herman juga selalu menyimak. Eh, 52:00 Nenek Jamilah ini namanya Nenek Jamilah 52:02 di sini ya. Terima kasih selalu 52:05 menyimak. Ada juga ee Bu Suryanti, Pak 52:09 Sat Suryadi juga ini menyimak. Terima 52:12 kasih bahasannya, Ustaz. Ada juga ini Bu 52:16 Lia Yahya. Terima kasih Bu Hajah 52:18 Halasmiati juga ini menyampaikan 52:20 atensinya menyimak selalu juga. Ada 52:23 Bapak Eko Masrianto. Ini juga yang 52:27 menyimak syukran informasinya. 52:30 Ee Bu Family Tebat juga ini selalu 52:33 menyimak. Terima kasih. Jazakallah 52:34 khair. Dan kita ke pertanyaan pertama, 52:38 Pak Ustaz. Ini ada Bapak Abdullah di 52:41 Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 52:44 wabarakatuh, Ustaz Zainal Hadi. 52:45 Warahmatullahi wabarakatuh. 52:47 Terkait dengan pemahaman ibadah, 52:49 bagaimana menurut pandangan Pak Ustaz 52:52 apabila seseorang itu melakukan ibadah 52:55 dikarenakan 52:56 fadilah dari ibadah tersebut? 52:59 Nah, apakah bernilai apabila seseorang 53:02 melakukan ibadah tanpa memahaminya? 53:06 Dan tadi yang pertama dia ibadah karena 53:08 ingin dapat fadilahnya saja. 53:10 Pahala maksudnya? 53:11 Iya, pahalanya. Dua pertanyaan ini, Pak 53:14 Ustaz. Ada juga yang ibadah tanpa 53:16 memahami. Nah, apakah bernilai? 53:20 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 53:21 [berdehem] 53:23 Insyaallah dua-duanya itu bernilai. 53:25 Hanya nilainya ini berapa? Itu Allah 53:27 yang lebih tahu. 53:28 Iya. Iya. 53:29 Dia dia tahu hati orang apa itu, tapi 53:32 Allah tuh rahim gitu. 53:34 He. 53:35 Jadi nilainya apa? A apa B apa C apa G? 53:37 Ya itu Allah yang nilai. Tapi semua 53:39 diberi nilai. Tentu kita cari yang 53:42 tinggi ya, 53:43 yang bagus. Nah, itu yang murni. Betul. 53:45 Tapi orang ibadah ingin mendapat pahala 53:48 boleh. Itu boleh. 53:50 Memang Allah sendiri yang menganjurkan. 53:52 Ada pahala, ada gini. Nah, cuman kalau 53:54 hadis-hadis itu banyak 53:55 ditambah-tambahlah 53:57 hadis itu pahalanya segunung-segunung 53:59 itu ada tapi diif tapi enggak apa-apa 54:02 itu buat dorong orang untuk mau ibadah. 54:05 Jadi orang mau beribadah minta upah tuh 54:07 boleh tapi kelasnya kan kelas kelas 54:10 burah kelas SMA gitu. Nah, nanti ada 54:13 yang sudah naik itu dia lillahi taala 54:16 terserah ada Allah mau kasih saya surga 54:18 mau enggak mau kasih pahala enggak 54:20 apa-apa yang penting aku cinta sama 54:21 Allah aku cinta aku menuhankannya dia 54:24 Tuhanku nah itu tinggi gitu jadi ada 54:28 kelas-kelas gitu kelas-kelas semuanya 54:30 benar 54:31 semuanya benar 54:33 jadi 54:34 yang kelasnya di tangga kedua naiklah ke 54:37 tangga ketiga, yang ketiga naiklah 54:38 keempat gitu semuanya itu bagus n tapi 54:41 yang lebih bagus nya semata-mata lillahi 54:43 taala itu dua-duanya sama jawabannya ke 54:45 situ. Insyaallah. 54:48 Selanjutnya ini ada Pak Agus di 54:49 Sukabumi. Asalamualaikum warahmatullahi 54:52 wabarakatuh, Pak Ustaz. 54:53 Waalaikumsalam. 54:54 Memahami kita sebagai makhluk, sebagai 54:58 manusia itu membutuhkan nikah. Manusia 55:01 itu butuh makan, butuh tidur. Sebab itu 55:04 jadi ciri utama seorang makhluk. 55:07 Bagaimana Pak Ustaz menjadikan nikah 55:11 kita, makan kita, tidur kita, bahkan 55:14 setiap nafas kita itu ibadah kepada 55:17 Allah Subhanahu wa taala. Terima kasih 55:18 penjelasannya. 55:19 Baik, betul. Bismillahirrahmanirrahim. 55:22 Sedang makan ingat Allah. Lihat beras, 55:26 lihat nasi Allah yang bikin. Keluar dari 55:28 tanah. Lihat ikan Allah yang bikin. 55:30 Dihidupkan di air. 55:34 Subhanallah. 55:35 Dagingnya. Daging ikan buat kita supaya 55:38 dagingnya enggak busuk dibikin ikannya 55:40 hidup. Nah, ikannya hidup ditaruh 55:42 daging, dagingnya dikasih tulang. 55:44 Tulang-tulang kalau bangunan tuh kayak 55:46 besinya itu 55:47 tempat melekat daging di situ. Itu kan 55:49 Subhanallah. 55:51 Nah, itu makanan buat kita di laut ada 55:53 berapa triliun ikan di laut tu banyak 55:55 dan tak terhitung. Makan apa itu ikan di 55:58 laut? Menteri Perikanan pernah saya 56:00 tanya, "Bapak kasih makan ikan di laut?" 56:01 Enggak kata dia. 56:02 Jadi memang Tuhan bikinin makanan buat 56:05 dia. Di bawah laut itu ada kerumputan, 56:07 ada pontah apa saja itu semua dijaminan 56:09 makan buat ikan. Gemuk-gemuk ikan di 56:11 laut tuh 56:12 dan air lautnya asin, ikannya gak asin. 56:15 Allah bikin buat kita itu. Nah itu kita 56:16 tafakur seperti itu tuh ibadah. Itu 56:18 zikir keras tinggi. Melihat tempe ya 56:21 Allah dari tanah ada kedelenya kan. 56:24 Tahunya juga dari tanah kedelenya. 56:27 Lihat daging dari rumput. Dari rumput. 56:31 Lihat susu begitu juga lihat air ya. 56:34 Karena akan kita minum berapa bulan yang 56:36 lalu air ini air ini ada di laut atau 56:38 ada di pelimpahan. 56:40 Kemudian kena panas nguap ke atas. Di 56:42 atas didorong Allah ke gunung mencuat ke 56:45 atas turun butir-butiran. Subhanallah. 56:49 Kita duduk aja di rumah semua itu ada 56:52 Allah sediain. Di piring kita ada 56:54 gado-gado itu. Berapa macam sayur di 56:56 situ ada di situ keluar dari tanah 56:59 semua. Nah, di situ kita ingat Allah. 57:01 Ah, itu sudah jadi ibadah, sudah zikir, 57:04 ingat Allah, 57:05 tidur begitu juga semua yang tidur tuh 57:09 Allah yang bikin semua kita capek, letih 57:11 dikasih tidur, ngantuk, pulih lagi sudah 57:15 bangun. Terus tidurnya kapan dulu? 57:17 Siang, enggak ada malam dulu. Siang 57:19 sinar bulan bersinar juga bulan. Allah 57:23 waktu mau bikin manusia dipadamkan sinar 57:25 bulan supaya ada malam bisa istirahat, 57:27 bisa tidur, bisa tahu hari. Kalau enggak 57:30 ada malam, enggak ada hari Senin, hari 57:32 Kamis. Subhanallah aku ciptakan itu. 57:35 Jadi disiapkan semua untuk kita. 57:38 Nah, di situ kita berhamdulillah 57:40 bersyukur tuh itu bersyukurnya pakai 57:41 pikiran. Kalau ada yang alhamdulillah, 57:44 alhamdulillah dia enggak enggak ngerti, 57:45 enggak apa, enggak apa-apa. Nilainya 57:48 sedanglah sikit. Tapi kalau kita sambil 57:50 berpikir kayak gitu, ya itu nilainya 57:53 tinggi. Itu namanya tafakur. Dianjurkan 57:55 di Quran itu banyak ayatnya suruh kita 57:57 berpikir dan tafakur. Melihat ciptaan 58:00 Allah, melihat keagungan Allah, 58:03 kerahiman Allah, kebesaran Allah, 58:07 kerahmannya, semua itu akan kita nampak 58:10 di depan mata kita. Nah, itu ingat kita 58:12 itu dizikir, ingat Allah dan bersyukur 58:14 sekaligus mengucap, "Alhamdulillah, ya 58:16 Allah, aku tidak mampu buat kacang ni. 58:18 Aku tidak mampu bikin beras nih. 58:22 Alhamdulillah ya Allah. Syukur ya Allah. 58:25 Nah, kalau kita bersyukur nanti di sana 58:27 ada nasi yang enaknya luar biasa. Ada 58:30 tahu juga enak luar biasa. Ada jus-jus 58:33 juga luar biasa. Buktinya di sini di 58:35 dunia Tuhan bisa bikin kasih contoh. Ada 58:38 di sana yang seperti ini tapi mutunya 58:40 lebih tinggi. Aduh kurang bukti apaagi? 58:45 Hah? Tidur ada di sana lebih dari itu 58:47 ada. 58:50 Subhanallah. Ada bukti sebenarnya surga 58:52 itu kayak kelihatan seperti kelihatan. 58:54 Kalau kita sudah yakin, 58:56 neraka juga kelihatan. Kalau kita yakin 58:59 takut. 59:01 Mana sanggup badan kita lemah gini. 59:04 Sakit apa itu corona sudah pada capek 59:06 sesek napas. Ya, bagaimana kalau sesak 59:09 napasnya terus-menerus abadi? 59:11 Auzubillah. Allahum ya rab. 59:13 Astagfirullahalazim. 59:15 Yalah kita sadar. sadar itu tadi yang 59:18 Bapak sampaikan tu dari Bapak bertanya 59:20 itu semua kesadaran Bapak teruskan, 59:22 tingkatkan memang begitulah yang namanya 59:24 zikir itu menyadari mata digunakan untuk 59:28 berzikir memandang sesuatu kirim ke otak 59:32 ini dengar ceramah dengar ngaji di Quran 59:35 yang dengar itu bukan telinga otak yang 59:37 dengar telinga menyampaikan kalau hanya 59:41 mendengar telinga kambing juga dengar 59:43 ayam dengar itu suara-suara dia dengar 59:46 tapi dia enggak enggak ngerti 59:48 otaknya enggak nyambung ke kuping. Nah, 59:51 manusia juga kalau dengar terus nyambung 59:53 ke otak, waduh 59:55 he 59:55 sudah banyak ilmunya lah. Tapi ada yang 59:58 dengar otaknya enggak ke situ, enggak 1:00:00 nyambung. Itu kasihan. Itu yang disebut 1:00:03 ya insyaallah lah semua yang ini yang 1:00:05 dengar ini sudah pasti dengar nyambung 1:00:06 sudah baik semua. Kita bukan sekali nih 1:00:08 dengarnya terus-menerus. Sudah. 1:00:10 Alhamdulillah bersyukurlah pada Allah 1:00:12 sudah bisa hati sudah bersih itu namanya 1:00:15 tidak ada tidak apa itu di hati itu 1:00:18 enggak ada khilaf enggak ada halangan. 1:00:21 Nah, alhamdulillah itu sudah korbun 1:00:24 sadid tembus sampai yang kita lihat 1:00:25 tembus sampai ingat sampai besok terus 1:00:27 ingat dan kita berubah. Itu dia tandanya 1:00:30 sudah dapat hidayah. Apabila kita dengar 1:00:33 tausiah kita langsung amalin dan 1:00:34 berubah. Alhamdulillah mudah-mudahan 1:00:36 Allah beri kita hidayah semua. Amin ya 1:00:38 rabbal alamin. 1:00:40 Ee Pak Ustaz, saya teringat beberapa 1:00:44 penjelasan dari ulama gitu ya. Dalam 1:00:47 tahap pelaksanaannya ibadah itu sampai 1:00:50 dibagi ada ibadah jasadiah, ibadah 1:00:54 lisaniah, sama ibadah qolbiah. Jadi 1:00:58 kalau jasad, lisan sama qolbi atau 1:01:00 hatinya ini enggak selaras, katanya 1:01:03 ibadahnya itu ya belum bisa diterima 1:01:05 oleh Allah atau belum sempurna. 1:01:07 Bagaimana ya, Pak? Yang kedua, 1:01:08 kalau kalau hatinya itu hati ada orang 1:01:11 biasanya lisannya itu wah luar biasa 1:01:14 tapi secara fisiknya jasa dia enggak 1:01:16 melaksanakan [tertawa] itu. 1:01:17 Tapi hatinya tuh 1:01:19 e hatinya ada yang dekat kepada Allah, 1:01:21 tapi di masyarakat malah jauh dia 1:01:22 terhadap terhadap orang tetangganya. Ini 1:01:25 gimana, Pak Ustaz, keselarasan yang tiga 1:01:27 hal itu tuh gimana? 1:01:28 Lah, itu yang namanya khusyuk. 1:01:30 Hm. 1:01:31 Jiwanya itu disebut integral. 1:01:33 Hm. Heeh. 1:01:34 menyatu. 1:01:34 Heeh. 1:01:35 Antara pikiran, perasaan, 1:01:37 keinginan. 1:01:38 Heeh. 1:01:38 Jadi satu. 1:01:40 Kalau ini salah satu tidak bekerja sama 1:01:42 itu tidak khusyuk. Jiwanya pecah. 1:01:44 He. 1:01:44 Itu yang bikin tidak khusyuk. Jadi makan 1:01:47 aja kita makan. Keinginan makan ada tapi 1:01:49 pikiran ke mana-mana, perasaan ada di 1:01:51 mana. Sudah habis satu piring enggak 1:01:53 sadar. 1:01:54 Iya kan? Nah, sekarang keinginan ada, 1:01:57 pikiran enggak ada atau pikiran ada, 1:01:59 perasaan ada, keinginan enggak ada, 1:02:01 demam 1:02:02 enggak jalan. Jadi semua Islam yang 1:02:04 Islam itu pikiran, perasaan, keinginan 1:02:07 semua harus diislamkan. 1:02:08 He 1:02:09 dan itu hidup kita seperti ini khusyuk. 1:02:11 Tapi pertanya Bapak Tu ingat terus di 1:02:14 mana sih. Jadi entar ketika salat ya 1:02:16 khusyuk. Jadi khusyuknya tuh hidupnya 1:02:18 khusyuk. 1:02:20 Salatnya pasti khusyuk. Jadi kalau kita 1:02:23 paksa diri hanya mau ingat Allah itu 1:02:24 waktu salat berat. He 1:02:27 belum terlatih. 1:02:29 Nah, sudah terlatih selalu ingat Allah 1:02:31 itu tadi lihat ikan ingat Allah terus 1:02:33 nanti salatnya jadi khusyuk karena 1:02:35 sudahudah khusyuk hidupnya atau salat 1:02:38 yang khusyuk bikin hidupnya juga jadi 1:02:39 khusyuk. Khusyuk hidup yang khusyuk itu 1:02:42 tindakannya itu sesuai dengan apa yang 1:02:44 ada dalam pikiran dan perasaan. 1:02:47 Indah itu. Itu itu yang disebut apa? 1:02:50 Fokus bahasa kita. Fokus ya. 1:02:53 Itu dia khusyuk sebenarnya. jiwa 1:02:54 integral menyatu ya itu kita insyaallah 1:02:58 dapat seperti itu. Insyaallah 1:02:59 hidup yang khusyuk itu 1:03:02 di ibadah kepada Allah. 1:03:03 Iya. Tumaninah. 1:03:05 Tumaninah. 1:03:06 Khusyu dia kerja 1:03:08 di DPR, di kantor ustaz, di mana ingat 1:03:11 Allah khusyuk ya udah ya pasti 1:03:13 perbuatannya 1:03:15 produktif bagus. 1:03:16 Berarti yang banyak lalainya dia belum 1:03:18 khusyuk tuh hidupnya. Ustaz. 1:03:19 Iya itu yang harus kita kejar emang. 1:03:21 Waduh, 1:03:22 jangan mati kalau jangan mati dulu. 1:03:24 Sudah bisa khusyuk. Nah, matilah. 1:03:28 Kalau belum khusyuk sudah mati, gimana? 1:03:30 [tertawa] 1:03:32 Makanya kesempatan ini sebelumnya 1:03:33 buru-buru sudah kita rapi-rapiin diri 1:03:35 nih. Rapiin diri gitu. 1:03:37 Ingat seingat-ingat aja. Ingat Allah 1:03:39 terus. Ingat akhirat, ingat cinta 1:03:42 akhirat. Cinta akhirat sudah jadi ingin 1:03:44 cita-citanya tuh memang akhirat. Kalau 1:03:46 cita-cita mau di dunia tuh hampa, tipu. 1:03:49 Siapa sih yang di akhir umurnya bahagia? 1:03:51 Siapa 1:03:53 biar kaya tetap dikasih roda 1:03:56 bolak-balik ke bengkel rumah sakit 1:04:00 apa itu bahagia? Nah, yang bahagia hati. 1:04:04 Nah, itu jadi masa depan bukan begitu, 1:04:07 Saudara-saudara sekalian. Masa depan tuh 1:04:09 di akhirat. 1:04:10 Masa depan itu di akhirat. 1:04:11 Iya. Di dunia apanya? Masa depan 1:04:13 [tertawa] di kursi roda lah 1:04:15 atau di ICU 1:04:18 capek. Enggak ada siapa orang tua yang 1:04:20 masih hidup gagah? Enggak ada. J 1:04:23 bagaimanapun sakitan spiratnya itu 1:04:25 anggota tubuh sudah haus 1:04:29 haus. Umur sekian tuh ginjal sudah capek 1:04:33 i kan jantung sudah capek mumpa darah. 1:04:39 Ya itulah jadi 1:04:40 sadarlah kita ke situ. Di dunia hanya 1:04:42 sementara untuk sementara. di akhirat 1:04:44 enggak tahu organ tubuh kita Allah 1:04:46 bikinnya dari apa, enggak tahu. Pokoknya 1:04:47 abadi, 1:04:48 enggak ada sakit sama sekali. Kan Tuhan 1:04:50 maha mampu Tuhan. 1:04:51 Nah, kenapa dibikin di dunia tubuh kita 1:04:53 cengeng? 1:04:55 Untuk sementara. Nah, rentan untuk 1:04:58 sementara. Dan di sana tuh waduh 1:05:00 kekuatannya luar biasa. 1:05:04 Alhamdulillah. 1:05:05 Menarik itu yang hidup yang khusyuk itu, 1:05:06 Ustaz. 1:05:07 Kalau Pujangga bilang kan ee hidup itu 1:05:11 ceritanya mudah berubah, Ustaz. 1:05:13 Hari ini cerita kita lagi senang nih. H. 1:05:16 Besok cerita kita bisa jadi sedih nih. 1:05:17 Begitu 1:05:18 ini lagi sehat. Besok jadi sakit. 1:05:20 Betul. Nanti kalau sudah khusyuk 1:05:22 itu kalau saya khusyuk gimana, Ustaz? 1:05:24 Sedihnya itu enggak enggak masuk ke 1:05:25 hati. 1:05:26 Oh. 1:05:27 Jadi enggak ada yang bisa bikin dia 1:05:28 sedih. 1:05:29 Heeh. 1:05:29 Ada sikit-sikit saja sekedar. 1:05:32 He 1:05:32 apapun mungkin dia punya apa perusahaan 1:05:34 habis bangkrut dia enggak masuk ke hati. 1:05:36 Biasa aja karena dia sudah tahu mama 1:05:39 enggak akan ditinggalin kok. [tertawa] 1:05:41 Iya. itu kalau sudah khusyuk ya enggak 1:05:43 enggak enggak ada lagi takut sedih 1:05:46 enggak ada tapi kecil 1:05:48 kecil jadi dia hidupnya senang 1:05:52 senang dadanya lagak lega gitu ya banyak 1:05:56 banyak orang seperti kiai-kiai 1:05:57 sunan-sunan itu di gunung pada ngapain 1:06:00 pada tinggal di bukit-bukit kan 1:06:01 iya itu berarti makanan seadanya 1:06:06 yang wali-wali dulu tuh ya begitu 1:06:09 itu bukan salah dia memang benar 1:06:12 Iya. 1:06:12 Heeh. 1:06:14 Kami juga ini menyapa pemirsa 1:06:17 Rasil TV yang menyaksikan melalui 1:06:20 YouTube channelnya Rasil TV. Ada Pak 1:06:22 Haji Musyawir, ada juga Bu Siti Fatimah, 1:06:26 ada Bu Khadijah Syahab, Pak Mansur, 1:06:29 Pak Yusuf Amsar, ada juga Pak Happy dari 1:06:33 Sydney hadir Bu Uyi, ada juga Sukain 1:06:37 Azzahra, ada juga Bu Maryam Segaf. 1:06:40 Terima kasih ini para pemirsa Rasil 1:06:43 YouTube ya, Rasil TV. Kita ke pertanyaan 1:06:45 selanjutnya. Ini ada pertanyaan Pak 1:06:49 Ustaz dari Pak 1:06:51 Nurudin ya. Asalamualaikum 1:06:52 warahmatullahi wabarakatuh. Pak Ustaz, 1:06:54 saya ingin bertanya apakah sampai saat 1:06:57 ini setan atau iblis yang diciptakan 1:07:00 pertama kali itu masih ada, masih hidup 1:07:04 atau tidak, Pak Ustaz? yang membangkang 1:07:06 perintah Allah, Pak Ustaz. Yang disuruh 1:07:08 sujud kepada Nabi Adam itu masih ada apa 1:07:09 enggak? Syukron. 1:07:11 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:07:12 Ya, 1:07:14 pertanyaan ya 1:07:16 itu memang masih hidup. Kenapa? Karena 1:07:18 dia berdoa kepada Allah minta panjang 1:07:20 umur 1:07:22 dan Allah kabulkan. 1:07:23 Kabulkan. 1:07:23 Nah, dikabulkan. Kenapa Allah kabulkan? 1:07:25 Pal dia terang-terangan mau ganggu kita. 1:07:27 Iya. 1:07:28 Allah manfaatkan iblis ini untuk bahan 1:07:31 bagi menjadi pengetes kita. 1:07:33 Hmm. Tes kualitas. 1:07:34 Nah. Allah peralat dia untuk ngetes 1:07:37 kita. Maka Allah tapi baik dia pesan 1:07:38 sama kita, 1:07:39 "Alam ahadikum ya bani Adam all'uduan." 1:07:42 Aku sudah pesan wanti-wanti hai anak 1:07:45 cucu Adam jangan ikutin setan. Ibadah 1:07:48 itu artinya nurut. Nuruti 1:07:50 ibadah Allah kita nurut pada Allah. Arti 1:07:52 di sini bukan nyembah setan. Jangan 1:07:54 turuti bisikan setan, hasutan setan. 1:07:59 Innahu lakum adumi. Dia itu benci sama 1:08:01 kamu. Dia dendam. 1:08:04 dia dendam mau jeblosin kamu itu Allah 1:08:06 sudah ingetin tuh 1:08:07 berkali-kali kita itu disayang 1:08:08 sebenarnya tapi kenapa Allah itu izinkan 1:08:11 kan gitu lah ujian kalau enggak buat apa 1:08:13 hidup di dunia taruh aja lahir di surga 1:08:15 kita 1:08:16 kan mau disaring dulu 1:08:18 buktinya anda maudh di surga enggak 1:08:20 kegoda sama setan nah kita sekarang 1:08:22 dilatih dulu bisa enggak lawan setan nah 1:08:25 kalau diuji 1:08:26 bisa lawan setan ke surga 1:08:28 Adam dikeluarin tuh enggak lulus 1:08:31 cuman Adam enggak lulusnya dalam latihan 1:08:33 bukan lagi beneran praktik 1:08:35 dalam latihan itu. Nah, kita nih 1:08:38 benar-benar ujian. 1:08:39 Iya. 1:08:39 Nah, tapi sudah bilang jangan ikutin 1:08:42 itu. 1:08:43 Kalau langsung ke surga kita kayak Adam 1:08:45 juga semuanya. 1:08:46 Lalu artinya kalau kamu langsung surga 1:08:48 enggak bakal beres. Ke dunia dulu. Kamu 1:08:50 tidak bisa menikmati kalau belum 1:08:52 merasakan susah. He. 1:08:54 Kan gitu. Dan Tuhan mau uji mana yang 1:08:56 nurut, mana yang enggak kan. Sebab di 1:08:57 sana nanti enggak ada polisi, enggak ada 1:08:58 hukum. Iya. 1:09:00 Iya kan? Enggak ada polisi. Jadi enggak 1:09:02 ada orang buat salah. Sudah disaring 1:09:03 nih. Jadi hidup itu masing-masing 1:09:05 menyenangkan 1:09:07 karena sudah dipilih orang-orang baik. 1:09:09 Nah itu nanti baiknya mungkin baru 30% 1:09:12 atau 50% di pintu surga maulah dicabut 1:09:15 itu. 1:09:18 Aku cabut semua segala apa itu kerusakan 1:09:22 kotoran-kotoran di hati. Begitu penghuni 1:09:24 surga itu semuanya senyum-senyum aja. 1:09:26 Damai enggak pakai polisi. Enggak ada 1:09:27 peraturan 1:09:29 ada. 1:09:30 itu jadi makanya kita enggak langsung ke 1:09:33 surga di sini dulu. Nah, sekarang 1:09:35 kembali ke iblis itu. 1:09:37 Dia berdoa minta 1:09:38 dipanjangin umurnya. Allah panjangin. 1:09:40 Terus karena dia panjang umur dia 1:09:42 beranak terus anaknya banyak. Jadi kalau 1:09:45 dulu ada satu di zaman seperti Adam 1:09:48 sekarang sudah berapa triliun? 1:09:49 Iya. 1:09:50 Berapa ribu tahun itu 1:09:52 lebih banyak dari manusia. 1:09:53 Nah, makanya hati-hati dia dendam tuh. 1:09:56 He 1:09:57 dendam. Benar-benar dendam. 1:09:59 udah dendam banget. 1:10:02 Jadi hati-hatilah iblisnya enggak 1:10:05 kelihatan. Dia bisa mendikte orang lain. 1:10:08 Jadi menyampaikan keiblisan dia 1:10:11 lewat mulut orang. 1:10:12 Iya iya iya. 1:10:13 Nah itu nauzubillah itu si iblis tuh 1:10:17 luar biasa. Sudah ibadah sekian tahun 1:10:20 ketemu Allah masih bangkang. A 1:10:24 jadi jangan heran kalau ada orang 1:10:25 seperti tadi mengerti tapi tidak. Iya. 1:10:28 Nah, itu kesadaran itu. 1:10:33 J penyakit iblis cuma satu. 1:10:35 Heeh. 1:10:35 Sombong. 1:10:36 Sombong itu ya. 1:10:37 Nah, kalau orang punya sifat sombong 1:10:39 lebih mudah didikti sama iblis 1:10:40 dimanfaatin. 1:10:42 Jadi, punya sifat sama sama dia itu dia 1:10:45 bersifat iblis. Nanti iblis pakai dia 1:10:47 buat ngomong ke kita. Iblis kan enggak 1:10:48 bisa ngomong ke kita langsung. Lewat 1:10:50 mulut orang-orang ini. 1:10:53 Itu Ustaz ya. 1:10:54 Jangankan manusia, Tuhan pun dilawan. 1:10:56 Nah, itu 1:10:58 udah tahu. Heeh. 1:11:00 Nah, itu. 1:11:01 Tapi anehnya udah udah dikutuk 1:11:04 berdoa lagi. 1:11:05 Berdoa tetap berdoa kepada Tuhannya itu. 1:11:11 Baik, selanjutnya ini ada Pak Yudi, 1:11:12 Ustaz di Cibubur City Bogor. 1:11:15 Asalamualaikum warahmatullahi 1:11:16 wabarakatuh, Pak Ustaz. Di saat kita ini 1:11:20 banyak cobaan dari Allah Subhanahu wa 1:11:22 taala, cobaan hidup, 1:11:23 Heeh. ibadah apa yang harus kita lakukan 1:11:26 dan kita perbanyak. 1:11:28 Bismillahirrahmanirrahim. 1:11:30 Ee semua ibadah hidup ini seluruhnya 1:11:32 ibadah. 1:11:33 Jadi perbanyaklah ibadah dalam segala 1:11:36 hal. Bapak ee bekerja atau berdagang 1:11:40 atau melakukan jasa untuk memberi makan 1:11:42 keluarga di rumah itu niatkan untuk 1:11:44 ibadah. 1:11:46 Di capek letih tidak terasa nanti bahwa 1:11:49 Bapak sedang ibadah bahwa rezeki buat 1:11:51 hamba-hamba Allah di rumah. Ada pembantu 1:11:53 ikut makan, alhamdulillah tambah lagi 1:11:55 rezeki. Ada famili ikut datang makan, 1:11:58 alhamdulillah tambah ibadah. Semua apa 1:12:01 yang kita kerjakan dijadikan niatkan 1:12:03 menjadi ibadah. 1:12:04 Nah, ketika kita niatkan menjadi ibadah, 1:12:06 ibadah kita jadi ikhlas, jadi rid enggak 1:12:09 terasa capeknya. 1:12:11 Apa saja kerjaan ibu-ibu di dapur 1:12:13 ngurusin suami, ngurusin anak, niatkan 1:12:15 ibadah. 1:12:17 Niatkan ibu. Ibadah ini banyak 1:12:19 macam-macam. Jangan sempit-sempit. H 1:12:22 semua bernilai ibadah. Nanti lihat di 1:12:24 akhirat pangkatnya tinggi, surganya 1:12:26 tingkat tinggi karena ibadahnya banyak. 1:12:29 Semua dijadikan ibadah. Kami ini 1:12:31 sekarang berbicara yang 1:12:34 apa Bapak Ustaz apa Angga ee ini semua 1:12:38 yang ada ibadah yang mendengar juga 1:12:40 sedang beribadah. Kita berzikir, kita 1:12:42 ingat Allah, kita menyadarkan diri kita 1:12:44 masing-masing. Saya juga menyedarkan 1:12:46 diri saya. Kita di sini sementara. Itu 1:12:49 semua ibadah. 1:12:50 Ah. 1:12:51 Jadi indah sekali tidur pun ibadah 1:12:54 supaya sehat. Nanti jam jam jam berapa 1:12:58 itu subuh? Jam .30 sudah bisa bangun jam 1:13:00 . deh masih punya 25 menit dapat berapa 1:13:04 rakaat atau berapa ayat Quran 1:13:06 ibadah lagi tidurnya jadi ibadah 1:13:09 tidurnya dipercepat jam 08.00 jam 09.00 1:13:11 jadi bisa bangun cepat. Nah bolehlah jam 1:13:15 10. Bangun jam ya kalau baru-baru 1:13:18 setengah jamlah dulu sebelum subuh. 1:13:20 Nanti 1 jam sebelum subuh nanti 1:13:22 ketagihan sendiri. H 1:13:24 gitu. Jadi paling ibadah paling tinggi 1:13:26 itu salat malam. 1:13:29 Salat sunah yang perintahnya ada dalam 1:13:31 Quran dan berulang-ulang itu salat 1:13:33 tahajud. 1:13:34 H. 1:13:34 Kalau yang lain khilaf ulama salat ini 1:13:37 ada yang bilang sunah, ada yang bilang 1:13:39 diif itu tidak. Yang sudah pasti benar 1:13:42 salat tahajud. Tidak bisa diragukan lagi 1:13:44 perintahnya dalam Al-Qur'an. Dalam 1:13:46 mazhab Syafi'i Imam Syafi'i mengatakan 1:13:47 itu sunah muakkadah, sunah yang hampir 1:13:49 wajib. 1:13:51 Dan itu menyenangkan hati di siang hari. 1:13:52 Sebab ayatnya juga di Almuzamil, 1:13:54 bangunlah di malam hari. Beberapa saat 1:13:57 sajalah sedikit setengahnya kurang lebih 1:14:00 boleh kata Allah. 1:14:01 Eh berdiri kemudian juga baca Quran 1:14:04 ditartil dipahami maknanya lihat kan 1:14:07 gitu indah. Tuhan tuh baik banget 1:14:09 nyuruhnya tuh enggak maksa. Terus dia 1:14:11 bilang apa? Kalau malam hari itu lebih 1:14:12 lebih tekun karena hening 1:14:15 dan besok hari kan kamu mau berjuang. 1:14:18 di situ disebut berenang. Berenang 1:14:20 panjang di siang hari. Berenang di sini 1:14:22 berenang di udara maksudnya bekerja 1:14:24 mencari nafkah itu siang hari kan 1:14:26 berenang. Jadi ambil bekal di malam hari 1:14:28 ibadah salat kepada Allah itu 1:14:29 meringankan. 1:14:33 Kemudian kemarin jangan lupa tuh ada 1:14:35 saya sampaikan pas matahari lurus salat 1:14:37 dua rakaat. 1:14:38 Iya. 1:14:38 Sebelumnya selawat 1:14:40 tiga 1:14:41 walidaiya juga tiga kali. Nanti sudah 1:14:43 salat mau tambah 100, silakan salat dua 1:14:45 rakaat. Sudah itu sujud, sudah salam, 1:14:48 salam sujud. Sampaikan hajat curhat 1:14:51 kepada Allah. Apa butuh minta? Butuh 1:14:53 minta. 1:14:54 Jangan sehari terus sampai dapat. Besok 1:14:56 lagi, besok lagi. Dia tungguin itu 1:14:58 matari lempeng. Pas mau azan, azan salat 1:15:00 [berdehem] dulu. Nanti baru ee baca 1:15:02 selawat, istigfar, baru salat zuhur. 1:15:05 Cobalah insyaallah hajat apa saja yang 1:15:08 sakit, yang butuh ini ya Allah nawarin 1:15:11 kok kita datang tepat waktunya tuh. 1:15:13 Iya. 1:15:14 Jadi semua itu ibadah insyaallah. 1:15:17 Baik, Pak Yudi semoga terjawab ya. 1:15:19 I 1:15:19 jelas sekali tadi. 1:15:21 Selanjutnya ini ada ee Ibu Retno, Pak 1:15:23 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 1:15:25 wabarakatuh. Mohon nasihatnya, Pak Ustaz 1:15:27 ya. yang ingin saya tanyakan, apakah 1:15:30 saya salah 1:15:32 karena saya menolak untuk perpanjangan 1:15:35 masa pensiun saya. Saya tidak mau 1:15:38 pensiun saya diperpanjang, Pak Ustaz, 1:15:40 dengan alasan saya ingin fokus 1:15:42 beribadah. Mohon pencerahannya. Saya 1:15:44 selalu setia menyimak ke Radio Rasil. 1:15:46 Terima kasih, Rasil. 1:15:48 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:15:50 Silakan mana yang Ibu senang, 1:15:52 tidak salah ya, tidak mau tidak apa-apa. 1:15:55 Bisa ibadah juga banyak. semua yang ibu 1:15:58 senang. Arti kita milih ibadah itu 1:16:00 pandang hati kita suka. Yang suka 1:16:02 sembahyang malam silakan, yang belum 1:16:04 suka ya baca Quran. Kan gitu. 1:16:07 Apalagi nanti baca buku agama, apalagi 1:16:10 berzikir. Banyak ibadah itu. Jadi banyak 1:16:13 sekali jalan cara berjihad itu semua 1:16:15 jihad. 1:16:16 Nanti ada jihad perang. Di luar perang 1:16:18 ini semua jihad. 1:16:19 Bangun malam tuh jihad, ngantuk-ngantuk 1:16:21 bangun. Ya, itu semuanya jihad. Banyak 1:16:24 sekali cara beribadah. Cara beribadah 1:16:27 banyak semua. Asal apa saja masak kerja 1:16:30 apa saja kita niatkan ibadah lillahi 1:16:33 taala menjadi ibadah. Banyak sekali 1:16:35 jalan ke surga. Jalan ke surga banyak 1:16:38 banget. Apa saja pak polisi dia ikhlas 1:16:43 ngurusi rakyat, jaga keamanan semua itu 1:16:45 kalau ikhlas lillahi taala itu jalan ke 1:16:47 surga. Ibadah besar itu. Tentara juga 1:16:50 latihan menjaga keamanan negara ibadah. 1:16:54 Ah, jadi tergantung niatlah. Salah niat 1:16:56 menjadi tidak ibadah. 1:16:58 Nah, banyak sekali cara-cara mensalehkan 1:17:00 diri. Salehkan semua usaha dan pekerjaan 1:17:04 Anda. Disalehkan. 1:17:05 Jual gado-gado, salehkan. 1:17:08 Jadi, jaga supaya orang makan senang. 1:17:11 Nah, dibayar wajar itu hak tapi pahala 1:17:13 tetap dapat 1:17:15 gitu. Nah, sebaliknya yang jualan itu di 1:17:18 ditutup-tutupi aibnya di apa-apa itu 1:17:21 dosa itu jadi maksiat. Iya. Dipoles apa 1:17:25 itu semangka disuntik merah ya 1:17:27 apa macam-macam itu ayam ada ayam 1:17:29 dikasih pisang 1:17:30 dipaksa dikasih makan pisang supaya 1:17:32 berat. Nah itu maksiat dosa itu. 1:17:35 Iya. I 1:17:36 jadi jangan jangan pisahkan kalau lagi 1:17:38 dagang enggak pakai agama nanti di 1:17:40 masjid baru beragama. Bukan begitu. 1:17:42 24 jam itu beribadah beragama semuanya. 1:17:45 Nah, ibadah. Sopir angkot asal lillahi 1:17:48 taala ngangkut orang dari tempat lain ke 1:17:50 satu tempat ibadah. Tapi kalau dia gak 1:17:52 salat ya bukan ibadah. 1:17:55 Nah, waktu salat 1:17:57 kalau sekarang transportasi online. 1:17:59 [tertawa] 1:17:59 Online ya 1:18:00 gitu. 1:18:01 Ya boleh ibadah waktu salat salat. Tapi 1:18:04 kalau sibuk banget ngantar sana sini 1:18:07 maaf saya ya itu boleh dijamak zuhur 1:18:09 asar. Itu ada di di sahih muslim di 1:18:13 hadis sahih muslim. 1:18:15 Juz awal bab judulnya itu 1:18:19 aljamu fil hadar menjamak salat di 1:18:22 tempat enggak pagi safar enggak safar 1:18:24 boleh tapi enggak di kasar empat tetap 1:18:26 empat 1:18:27 jamat tapi sekali-sekali kalau lagi 1:18:29 sibuk lagi repot penganten 1:18:32 iya penganten kalau dia wudu lagi wudu 1:18:34 lagi tukang riasnya marah kanah dia 1:18:38 jamaklah itu lagi uzur boleh itu nabi 1:18:40 ngerjain kok nabi yang melakukan it lima 1:18:43 hadisnya di sahih muslim 1:18:45 Tapi jangan terus-terusanlah kalau lagi 1:18:47 sibuk. 1:18:48 Baik. Jadi banyak jalan ke surga, banyak 1:18:50 jalan ke mana? Beribadah cara macam 1:18:52 ibadah. Dan yang dakwah juga salehkan 1:18:55 dakwahnya lillahi taala. Dakwah kepada 1:18:57 Allah bukan ke partai. Nanti waktu 1:18:59 pemilu-pemilu tuh ee jangan agama 1:19:02 diperalat untuk kampanye. 1:19:04 Astagfirullahalazim. 1:19:05 Boleh kampanye dakwah yang saleh, yang 1:19:07 benar. Ada orang jujur, orang baik. Nah, 1:19:09 boleh. Tapi kalau orang yang enggak 1:19:11 baik, enggak jujur, Anda bilang ini 1:19:13 pilihlah orang baik gitu. Kita jadi 1:19:15 enggak ibadah lagi. Itu maksiat. 1:19:16 He. 1:19:17 Memperalat masjid, memperalat agama. Ya, 1:19:20 banyak jalan untuk mendapat rida Allah, 1:19:22 banyak jalan untuk mendapatkan muka 1:19:24 Allah. Ya, banyak sekali cara berzikir. 1:19:28 Sudah yang berdagang, yang berusaha 1:19:29 disolehkan dagangannya, usahanya 1:19:31 insyaallah. 1:19:32 Baik, selanjutnya ini ada Ibu Tini, Pak 1:19:35 menyampaikan pertanyaannya. 1:19:37 Asalamualaikum warahmatullahi 1:19:38 wabarakatuh. Saya pernah mendengar 1:19:41 tausiah, Pak Ustaz, bahwa setan itu 1:19:44 tidak bisa menyerupai Rasulullah 1:19:46 sallallahu alaihi wasallam. Lantas 1:19:49 bagaimana kita ingin mengetahui bahwa 1:19:52 itu benar Rasulullah di saat kita 1:19:54 diizinkan bertemu dalam mimpi dengan 1:19:56 Rasulullah. Syukran. 1:19:58 Bismillahirrahmanirrahim. 1:20:00 Kalau betul biasanya itu tidak bilang di 1:20:02 Rasulullah tuh kita enggak tahu. 1:20:04 Kita melihat muka biasanya gak 1:20:06 kelihatan. Ada bentuk jubah gitu saja. 1:20:09 Kadang tangan ada tulisan itu jadi 1:20:12 bicara dialog tuh enggak ada itu. Ada 1:20:15 suka bilang dia berdialog tidak ada itu. 1:20:18 Itu muka pun gak kelihatan. Nah itu bisa 1:20:22 mimpi Rasulullah itu tidak ada bohong, 1:20:25 tidak dicuruppe oleh setan. Beneran 1:20:27 hanya nanti ada suara yang ngasih tahu 1:20:29 atau masuk dicampakkan ke dalam hati 1:20:30 kita itu Rasulullah setelah 1:20:32 Rasulullahnya jalan. Sebab kalau kita 1:20:35 tahu waktu dia datang bisa-bisa kita 1:20:37 bingung pisan juga. 1:20:39 Nah, jadi kita enggak tahu nanti setelah 1:20:41 dia bangkit kayak ada yang kasih tahu 1:20:42 itu Rasulullah. 1:20:44 Jadi tidak ada dialog ada sedikit kadang 1:20:47 ada sedikit seperti saya baca di kitab 1:20:50 itu ya ayah saya ngumpulin itu Habib 1:20:53 sama Alwi Al Haddad di Bogor dulu itu 1:20:55 Soekarno sering ke dia itu di empang dia 1:20:57 Soekarno sering datang 1:20:58 malah kalau Soekarno mau datang ke 1:21:00 tempat dia enggak enggak boleh sebab di 1:21:02 depan dia tuh ada ulun-alun banyak orang 1:21:04 dagang nanti diusir kata dia jangan 1:21:06 bertiarno bilang bagaimana saya datang 1:21:08 ke tempat Bapak tapi saya tidak mau 1:21:10 masuk istana kita cakap di depan pintu 1:21:13 gerbang 1:21:14 Dia naik Dman zaman dulu dokar ya di 1:21:17 depan pintu gerbang Pak Soekarno itu 1:21:19 biar gitu orang baik itu dia sudah 1:21:21 nungguin di pintu gerbang itu temu situ 1:21:24 dia minta nasihat apa macam 1:21:27 ee cuma memang dia waktu itu Pak 1:21:30 Soekarno tuh bikin nasakom ya 1:21:33 iya itulah 1:21:35 padahal lahirnya dia bela agama dia ada 1:21:37 dia terlalu apa memberi ruang ke tutu 1:21:39 PKI ya 1:21:40 h 1:21:40 itu dia tapi dia dihan juga disimpetin 1:21:44 di Halim diambil dia ditaruh di Halim 1:21:46 berebut dipikir ini ada padahal dewan 1:21:49 jenderal itu enggak ada itu isu dari 1:21:51 Amerika untuk ngejebak dia supaya cepat 1:21:54 mengkuk padahal belum belum belum belum 1:21:56 sempurna 1:21:57 h 1:21:57 jadi gampang disergap habis dalam waktu 1:21:59 2 jam sudah ketahuan di itu di Pak 1:22:03 Soekarno ditaruh di halim kemudian lampu 1:22:05 padam gelap ada satu orang namanya Pak 1:22:09 Yakub dia bagian teknis di situ listrik 1:22:11 dihidupin He 1:22:13 dia tetangga saya. Jadi dia cerita terus 1:22:15 pangkatnya naik itu saudara-saudara saya 1:22:16 dikasih naik ya 1:22:19 baru nyala itu dimatiin mau diapain kita 1:22:22 enggak tahu semua serba gelap ya. Nah, 1:22:24 itu yang terjadi. Tapi semua itu memang 1:22:26 ada G3 ada. Betulan 1:22:30 bahaya itu memang waktu itu. Dan itu 1:22:33 nama-nama ulama tuh di setiap kabupaten, 1:22:35 kecamatan sudah ada yang mereka dulu 1:22:38 kalau nyebut ulama itu setan-setan desa. 1:22:41 Setan desa. 1:22:42 Setan desa istilahnya. Sebut sering 1:22:45 pidato setan desa. Ganyang setan desa. 1:22:47 H. 1:22:49 itu zaman dulu banyak cerita lainlah 1:22:51 itu. Keramat itu dulu sekolah sekolah 1:22:55 SMA 1:22:57 diambil alih karena terlibat jadi 1:22:59 donatur. 1:23:02 Jadi biarlah itu yang penting jaga-jaga 1:23:05 dakwahlah yang banyak jangan sampai 1:23:08 anak-anak kita, pemuda kita ee terseret. 1:23:10 Bukan itu aja macam-macam ini sekarang 1:23:12 luar biasa. Jadi perbanyaklah itu apa 1:23:15 biarin itu manfaatin maulud-maul itu 1:23:19 rejaban itu kan budaya itu sebenarnya 1:23:21 mubah manfaatin untuk dakwah untuk 1:23:23 remaja kumpul. 1:23:25 Heeh. 1:23:26 Masuk di situ 1:23:27 daripada dimanfaatin sama yang itu. 1:23:29 Iya itu salah itu ngumpulin orang tuh 1:23:32 susah. 1:23:33 Kita perah ditanya oleh orang dari Timur 1:23:34 Tengah, "Kenapa di sini banyak ee begini 1:23:37 acara-acara? 1:23:39 Di sini agama macam-macam segala macam 1:23:41 ada di sini. Sekarang cara mengumpulkan 1:23:44 orang bagaimana? Enggak mudah. Jadi 1:23:46 ulama dulu itu pintar. Dibikin 1:23:48 memperingati Maulid Nabi, dibikin 1:23:49 memperingati mikraj. Itu sarana 1:23:51 sebenarnya kepintaran mereka itu orang 1:23:54 kumpul 1:23:55 dia dakwah di situ. 1:23:57 Nah, sekarang kalau Anda merasa lebih 1:23:59 benar bikin kayak gitu. Jangan 1:24:02 reaksi-reaksi bikin aksi. Bukan bikin 1:24:06 reaksi enggak ada gunanya mama cablak. 1:24:08 Bikin aksi. Kalau ini enggak baik, Anda 1:24:10 bikin yang lebih baik. Insyaallah. 1:24:14 Baik, Pak Ustaz. Kita sudah dibatasi 1:24:16 oleh waktu. Mohon maaf ini kepada 1:24:18 pendengar lainnya yang belum sempat 1:24:20 terjawab. Kami juga menyapa Ibu Ina dan 1:24:23 juga Bu Titi di Depok, Pendengar Setia 1:24:26 Asil dan juga pendengar-pendengar 1:24:28 lainnya. Baik, Pak Ustaz. Sebagai 1:24:30 penutup dari seluruh bahasan kita apa? 1:24:33 Ya, itulah tadi jalan ke surga tuh 1:24:35 banyak jalan cara-cara ibadah banyak 1:24:39 tempat-tempat ibadah banyak di mana saja 1:24:42 bisa jadi ibadah. Bekerja, berdagang, 1:24:44 berproduksi, menanam jasa, jadi 1:24:47 pengacara, jadi apa pun bisa jadi 1:24:49 ibadah. Hakim pun kalau jujur bisa jadi 1:24:51 ibadah. 1:24:52 Iya. 1:24:52 Menegakkan keadilan kan Allah suruh 1:24:54 wajib tiap hari Jumat disebut itu dalam 1:24:56 masjid. Innallah yamuru biladli 1:24:58 wal ihsan. Jadi ibadah menegakkan 1:25:01 keadilan. membela negara itu semuanya 1:25:04 ibadah. Di mana saja ibadah banyak, 1:25:06 jalan ke surga banyak, cari rida Allah 1:25:08 banyak tinggal kitanya niatnya mau cari 1:25:11 muka siapa. H 1:25:13 mau cari muka manusia enggak ada 1:25:14 gunanya. Manusia enggak punya surga. 1:25:17 Nah, di situ kita mesti sadar yang 1:25:19 hidupkan kita tu Allah. Cari muka Allah, 1:25:21 rida Allah. Cari wajah Allah. Cari wajah 1:25:23 itu bukan wajahnya. Maksudnya cari 1:25:26 ridanya 1:25:27 supaya dia sayang. Kita sayang yang 1:25:30 paling sayang tuh dari Allah. Oh, 1:25:32 manusia sayang s kita besok meninggal 1:25:34 dia semua. 1:25:35 Jangan bergantung pada manusia, 1:25:37 bergantung pada Allah. Dia menciptakan 1:25:39 dia segala-galanya banyak sekali jalan 1:25:41 untuk cerita rida Allah. Banyak jalan 1:25:44 untuk ke surga. Banyak jalan untuk 1:25:46 mensalehkan diri. Itu semua yang apapun 1:25:49 pekerjaan kita itu salehkan. 1:25:53 saleh kan? Jadi ibadah 1:25:56 itu tuh bidan-bidan, suster-suster, 1:25:58 dokter-dokter COVID ini. Waduh kalau 1:26:00 niatnya ikhlas pahalanya luar biasa. Itu 1:26:03 ngobatin orang sampai korban banyak yang 1:26:06 meninggal ya 1:26:07 insyaallah syahidlah Allah beri ampunan 1:26:09 pada mereka, diberi tempatnya untuk 1:26:11 mereka di tempat yang baik, diridai 1:26:13 Allah. Semoga Allah semua meridai kita 1:26:15 semua. Amin. 1:26:16 Kita mulai pasang niat, semua hidup kita 1:26:18 dijadikan ibadah. Gerak kita, kerja kita 1:26:21 semua lillahi taala menjadi ibadah. 1:26:23 Insyaallah luar biasa itu nanti di 1:26:26 akhirat ya di surga naib jalan itu semua 1:26:29 jalan ke surga firdaus. 1:26:32 Jangan jalan ke jahim. 1:26:34 Jalur jahim tuh auzubillah ambil jalur 1:26:37 jannah, jalur firdaus. Insyaallah Allah 1:26:40 semua ee Allah Subhanahu wa taala 1:26:43 membimbing kita ke jalan yang diriinya 1:26:45 juga. putra-putri kita dan insyaallah 1:26:47 setelah wafat kita dikumpulkan bersama 1:26:49 orang tua kita, bersama anak-anak kita 1:26:51 di surga Allah. Amin ya rabbal alamin. 1:26:53 Wasallallahu ala sayyidina Muhammad wa 1:26:55 Ali Muhammad. Wasalamualaikum 1:26:56 warahmatullah. 1:26:59 Alhamdulillah demikianlah ikhwan akhwat 1:27:01 tausiah sore edisi hari ini bersama 1:27:03 Ustaz Zain Alhadi. Semoga apa yang 1:27:04 beliau sampaikan bermanfaat bagi kita 1:27:07 semua. Terima kasih banyak atas 1:27:08 kebersamaan Anda dan juga terima kasih 1:27:11 banyak Ustaz atas waktu dan ilmunya. 1:27:13 Amin. 1:27:13 Insyaallah kita jumpa lagi pekan ya. 1:27:15 Iya. 1:27:17 Dari studio kami undur diri. Mohon maaf 1:27:19 atas segala kesalahan kata. Billahi 1:27:20 taufik wal hidayah. Subhanakallahumma 1:27:22 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:27:24 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:27:26 Asalamualaikum warahmatullahi 1:27:27 wabarakatuh.