Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
1:05 Alhamdulillah washolatu wassalam ala 1:07 Rasulillah wa ala alihi wasohbihi wama 1:09 wala assalamualaikum warahmatullahi 1:10 wabarakatuh ikhwan akhwat yang dirahmati 1:12 Allah subhanahu wa taala alhamdulillah 1:14 kembali lagi di acara renungan di bawah 1:16 naungan Alquran kali ini bersama al 1:18 fakir Isa Alkaf ada Undi dan juga Mas 1:20 Algi di meja operator ikhwan akhwat dan 1:22 alhamdulillah guru kita sudah 1:25 membersamai juga di studio 1:26 assalamualaikum warahmatullahi 1:27 wabarakatuh Ustad Syafiq 1:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:29 wabarakatuh Ustad Syafiq bin Hamid 1:30 Alatas pagi-pagi menyempatkan hadir di 1:33 studio radio Sahabat Rahim insyaallah 1:35 demi menjawab pertanyaan-pertanyaan 1:39 yang diajukan kan ikhwan akhwat sekalian 1:41 baik melalui YouTube komentar langsung 1:43 insyaallah nanti akan dibacakan ataupun 1:46 secara WhatsApp silakan kirimkan 1:48 pertanyaan WhatsApp Anda di 08111999720 1:55 sekali lagi silakan kirimkan pertanyaan 1:58 melalui pesan WhatsApp di 08111999720. 2:05 Yang paling cepat mm bertanya, yang 2:08 paling cepat dijawab. Jadi, buruan tanya 2:10 sekarang ya. Atau bisa juga nanti 2:12 telepon langsung di 0218451512. 2:16 Namun, alangkah baiknya sebelum kita 2:17 berdiskusi, menjawab 2:19 pertanyaan-pertanyaan ikhwan akhwat 2:20 sekalian, alangkah baiknya kita buka 2:22 dulu dengan membaca ummul Quran surat Al 2:25 Fatihah. Tafadhol, Ustaz. 2:27 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:35 Bismillahirrahmanirrahim. 2:42 Alhamdulillahirobbil 2:46 alamin. 2:49 Arrahmanirrahim. 2:54 Maliki yaumiddin. 2:58 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 3:04 Ihdinash 3:06 shirothol mustaqim. 3:09 Shirotol ladzina an'amta alaihim. 3:16 Ghoiril maghdubi alaihim walad dhollin. 3:26 Amin, amin, ya rabbal alamin. 3:27 Allahummarhamna bil Quran. Pertanyaan 3:30 pertama, Ustaz, dari hamba Allah 3:32 subhanahu wa taala berkaitan dengan 3:34 riwayat yang kerap kali disampaikan oleh 3:36 beberapa dai tentang ayah ibu nabi. 3:40 Tempatnya di neraka ini. Apakah benar, 3:43 Ustaz? 3:44 Sebenarnya berkali-kali sudah Ustaz 3:46 jelaskan ya, Ustaz ya. Namun, barangkali 3:48 ada sudut pandang baru dan penjelasan 3:50 yang lebih simpel, Ustaz, biar ikhwan 3:52 akhwat juga selain untuk meyakinkan 3:55 dirinya juga bisa mengajarkan kepada 3:58 orang lain, Ustaz. Syukran jazakumullah 3:59 Bismillahirrahmanirrahim, 4:02 alhamdulillah 4:04 alladzi hadana 4:06 lil imani wal Islam 4:08 waja'alana min ummati nabiyina 4:11 Muhammadin al mab'usi rahmatan lil 4:15 alamin 4:18 Shalawatullahi wassalamuhu alaihi 4:22 wa'ala alihi 4:25 ath-thayyibina was shahabatihil ghurril 4:28 mayamin 4:29 wat tabi'ina 4:31 lahum bi ihsanin ila yaumiddin 4:35 Rabbana zidna ilman wal hikmah bish 4:38 shalihin 4:39 Allahumma atina min indika rahmat 4:45 Ya Rahman Alhamdulillah wa'allimna min 4:48 ladunka ilman nafi'an wanfa'na bima 4:50 allamtana 4:53 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 4:56 Subhanahu wa Ta'ala 5:00 banyak dari kaum muslimin 5:03 kurang memperhatikan dan mendalami 5:06 Alquran Al Karim 5:08 mereka lebih condong untuk 5:12 belajar dari riwayat-riwayat 5:16 yang 5:18 kebenarannya dipertanyakan 5:21 sedangkan kebenaran Alquran 5:23 sebagaimana yang Allah nyatakan dzalikal 5:26 kitab la raiba fihi 5:29 lil 5:30 muttaqin 5:33 Nah, kalau kita memperhatikan keterangan 5:36 dari ayat-ayat Alquran Al Karim 5:40 mengenai siapa-siapa 5:43 yang akan menjadi penghuni surga 5:47 siapa-siapa yang dipastikan untuk masuk 5:50 ke dalam api neraka, 5:52 dan siapa-siapa yang termasuk dalam 5:56 kategori 5:58 ahlul fatrah. 6:01 Orang-orang yang beriman dan beramal 6:03 saleh, merekalah yang kelak akan menjadi 6:06 penghuni surga. 6:07 Siapapun mereka, apapun latar belakang 6:10 mereka, warna kulit mereka, 6:13 bila mereka beriman, beramal saleh, dan 6:16 mengakhiri hidup mereka dengan keimanan 6:18 dan keam- dan amalan saleh, mereka 6:20 orang-orang yang dijamin untuk masuk ke 6:22 dalam surga. 6:24 Adapun orang-orang yang ingkar dan 6:26 kafir, 6:28 setelah sampainya petunjuk Allah 6:30 kepadanya, 6:31 dan berakhir kehidupannya dalam 6:33 keingkaran, kekafiran, maka orang 6:36 semacam ini orang yang dipastikan untuk 6:39 menjadi penghuni api neraka. 6:43 Lalu ada lagi orang-orang yang belum 6:46 pernah 6:47 menerima peringatan, belum datang 6:50 seorang nabi, 6:52 seorang rasul yang membawa petunjuk di 6:54 tengah mereka. 6:55 Nah, mereka ini dikenal dengan ahlul 6:58 fatrah. 6:59 Artinya orang yang hidup pada masa 7:01 kekosongan nabi dan rasul. 7:06 Nah, kalau kita memperhatikan keterangan 7:08 Alquran 7:10 berkaitan dengan 7:14 orang-orang 7:16 yang berada pada masa kekosongan nabi 7:19 dan rasul, kita perhatikan, 7:22 Alquran Al Karim menerangkan kepada kita 7:26 bahwa Allah subhanahu wa taala tidak 7:28 akan menghukum, 7:30 menyiksa satu kaum sampai mengutus 7:32 seorang rasul di tengah mereka. Sebagai 7:35 contoh, 7:36 dalam surah Al Isra ayat 15, Allah 7:38 berfirman, "Wa ma kunna muadzibina hatta 7:42 nab'atsa nab'atsa rasula. Kami tidak 7:45 akan 7:46 menurunkan azab kepada satu kaum sampai 7:49 kami mengutus seorang rasul. 7:52 Agar mereka tidak beralasan ya, 7:55 bahwa mereka belum pernah menerima 7:57 peringatan sebelumnya. 8:01 Dalam surat Yasin ya, pada awal surat 8:03 Yasin Allah subhanahu wa taala 8:05 menerangkan misi rasul. 8:08 Bismillahirrahmanirrahim 8:10 Yasin wal Quranil Karim innaka laminal 8:14 mursalin ala siratim mustaqim tanzilal 8:17 azizir rahim. 8:19 Setelah itu Allah menerangkan litungbiro 8:22 qauman ma undiro aba uhum fahu ghafirun. 8:27 Kamu diutus untuk memberikan peringatan 8:29 kepada satu kaum 8:31 yang orang-orang tua mereka, leluhur 8:34 mereka belum menerima peringatan yang 8:37 datang dari Allah. 8:39 Hingga mereka hidup dalam keadaan lalai. 8:43 Mereka hidup dalam keadaan 8:45 lalai. 8:47 Nah, kalau kita telusuri ayat-ayat 8:49 Alquran 8:51 yang menerangkan kepada kita tentang 8:54 ahli neraka 8:56 yang dipastikan masuk ke dalam api 8:58 neraka. Sebagai contoh 9:01 dalam surat Al Mulk ayat 8, 9:04 Allah ceritakan kepada kita 9:06 ketika para 9:09 calon penghuni api neraka berada di 9:12 pintu api neraka sebelum masuk 9:15 malaikat mengajukan pertanyaan kepada 9:17 mereka. 9:18 Kullama ulqiya fiha faujun saalahum 9:21 khazanatuha alam ya'tikum nadzir. 9:25 Setiap satu rombongan masuk ke dalam api 9:28 neraka, 9:29 sebelum masuk 9:31 malaikat 9:32 melakukan SOP. 9:35 Ini merupakan ya, standar yang dilakukan 9:38 malaikat. 9:40 Atas perintah Allah. Alam ya'tikum 9:42 nadzir. 9:43 Apakah belum pernah datang seorang 9:46 pemberi peringatan kepada kalian? 9:50 Kalau belum pernah mendapatkan 9:52 peringatan, berarti mereka punya alasan. 9:55 Ternyata jawaban mereka, qolu bala, qod 9:57 ja'ana nadziru fakadzabna waqulna ma 10:01 nazzalallahu min syai'in in antum illa 10:04 fi dzolalin kabir. 10:05 Mereka menjawab, ternyata telah sampai 10:08 kepada kami, 10:10 ya, pemberi peringatan. Tapi kami 10:12 dustakan dan kami katakan, Allah tidak 10:15 pernah sama sekali 10:17 menurunkan atau mengirimkan seorang 10:18 pemberi peringatan. 10:22 Maka malaikat menjawab apa? 10:25 Malaikat menjawab, 10:26 qod ja'ana. 10:27 Qolu bala qod ja'ana nadzirun fakadzabna 10:30 waqulna ma nazzalallahu min syai'in in 10:33 antum illa fi dzolalin kabir. 10:35 Waqolu lau kunna nasma'u au na'qilu ma 10:39 kunna fi ashhabis sa'ir. Ini telah 10:41 sampai kepada kami seorang pemberi 10:43 peringatan, tapi kami dustakan, bahkan 10:45 kami 10:47 mengatakan kepada mereka sambil 10:48 mencemohkan, kalian benar-benar berada 10:51 dalam kesesatan yang nyata. 10:54 Maka dengan penuh penyesalan mereka 10:56 berkata, lau kunna nasma'u au na'qilu ma 11:00 kunna fi ashhabis sa'ir. Apabila kami 11:03 mau mendengar 11:06 atau mau berpikir, 11:08 berakal, 11:09 tidak mungkin kami akan menjadi penghuni 11:11 api neraka sa'ir. 11:15 Lau kunna nasma'u au na'qilu Ma kunna. 11:18 Ma kunna Fi ashhabis Sa'ir. Jawaban 11:20 malaikat apa? Fa'tarofu. Fa'tarofu 11:24 bidzambihim fasuhqon li ashhabis sa'ir. 11:27 Mereka mengakui dosa kesalahan mereka, 11:29 maka malaikat mengatakan, fasuhqon li 11:32 ashabis sair." Maka celakalah, binasalah 11:36 ya. 11:37 Ya, bagi para penghuni api neraka sair 11:40 yang telah mendapatkan peringatan tapi 11:42 tidak peduli terhadap peringatan Allah 11:44 subhanahu wa taala. 11:48 Kalau kita membaca suratul An'am ayat 11:50 130. 11:54 Ketika Allah bertanya kepada bangsa jin 11:58 dan manusia. Ya ma'syaral jin, ini ayat 12:01 130 12:02 ya. 12:03 Wahai bangsa jin. 12:07 Wal ins dan manusia. Alam ya'tikum 12:10 rusulum minkum yaqushuna alaikum ayati 12:15 wa yundzirunakum liqa'a yaumikum hadza. 12:18 Qalu syahidna ala anfusina. 12:21 Wa gharrot humul hayatud dunya wa 12:24 syahidu ala anfusihim annahum kanu 12:26 kafirin. 12:29 Wahai kalangan jin dan manusia, apakah 12:32 belum sampai, belum datang kepada kalian 12:35 rasul-rasul dari kalangan kalian? 12:38 Yang mengisahkan, menerangkan kepada 12:41 kalian ayat-ayatku. 12:44 Dan memberikan peringatan kepada kalian 12:46 mengenai perjumpaan kalian pada hari 12:49 ini. Maksudnya hari kebangkitan. 12:52 Qalu syahidna ala anfusina. Mereka 12:55 menjawab, "Ya Allah, kami mengakui, kami 12:57 bersaksi atas kesalahan kami telah 12:59 datang rasul-rasul 13:02 kami memberikan peringatan kepada kami." 13:05 Wa gharrot humul hayatud dunya. 13:08 Mereka terpedaya oleh kehidupan dunia 13:10 hingga mereka tidak memperdulikan 13:13 apa-apa yang disampaikan para rasul. 13:16 Wa syahidu ala anfusihim annahum kanu 13:19 kafirin. Mereka bersaksi atas diri 13:21 mereka bahwa mereka adalah orang-orang 13:24 yang ingkar dan kafir. 13:27 Nah, kita lihat Ustaz Isa ayat 13:29 berikutnya. 13:30 Zalika alam yakun rabbuka muhlikal qura 13:33 bi zulmin wa ahluha ghafilun. 13:36 Yang demikian itu merupakan ketetapan 13:39 Allah bahwa Allah tidak akan 13:40 membinasakan penduduk-penduduk negeri 13:43 secara aniaya. 13:46 Sedangkan penduduknya dalam keadaan 13:49 lalai. Sedangkan penduduknya dalam 13:51 keadaan lalai. lalai. 13:53 Nah, Allah subhanahu wa ta'ala 13:55 menerangkan kepada kita tentang 13:58 mengapa Allah subhanahu wa ta'ala 14:00 menurunkan Alquran. 14:03 Pada ayat 155 setelah menjelaskan Taurat 14:08 yang Allah turunkan kepada Nabi Musa, 14:11 Allah berfirman pada 14:13 ayat berikut ini, "Wa hadza kitabun 14:15 anzalnahu mubarokun fattabi'u 14:19 wattaku la'allakum turhamun." Ini kitab 14:22 yang kami turunkan penuh dengan 14:24 keberkahan. 14:26 Maka ikutilah 14:27 dan bertakwalah agar kalian dirahmati 14:30 Allah subhanahu wa ta'ala. Ini ayat 55 14:33 ya. He eh. 14:35 Lalu Allah terangkan alasan 14:37 mengapa Allah turunkan Alquran. 14:40 An taqulu innama unzila kitabu ala 14:42 thoifataeni min qablina wa in kunna an 14:45 dirosatihim laghofilin 14:48 agar kalian tidak berkata, beralasan 14:51 di hari kemudian nanti, "Ya Allah, 14:54 sesungguhnya Al kitab diturunkan pada 14:56 dua golongan sebelum kami itu Yahudi 14:58 maupun Nasrani." 15:01 Wa in kunna an dirosatihim laghofilin 15:03 dan kami dulu, ya, 15:06 tidak tahu menahu tentang apa yang 15:08 mereka pelajari baik dalam kitab Taurat 15:10 maupun kitab Injil. 15:12 Au taqulu lau anna unzila alainal kitabu 15:15 lakunna ahda minhum atau kalian 15:17 beralasan "Apabila Alkitab diturunkan 15:20 kepada kami, pasti kami akan lebih 15:22 mendapatkan petunjuk dibandingkan 15:24 orang-orang Yahudi maupun Nasrani. 15:28 Maka Allah lanjutkan, "Faqad ja'akum 15:30 bayyinatun mir rabbikum wa hudan wa 15:32 rahmah." Sungguh telah datang kepada 15:34 kalian keterangan yang sejelas-jelasnya 15:36 dari Tuhan kalian, 15:38 petunjuk dan rahmat. 15:40 Nah, kita bertanya, ayah ibu Rasulullah 15:43 pernah enggak mendapatkan 15:46 dan menerima 15:48 ayat-ayat Allah? 15:50 Mmm. 15:50 Jawabannya tidak, karena ayah 15:52 Rasulullah, manusia yang mulia ini, 15:55 ketika dia meninggal dunia, Rasul masih 15:57 dalam kandungan ibunya. 16:00 Ketika ibunya, wanita suci ini, yang 16:02 dikenal sebagai Aminah At-Tahirah, 16:04 meninggal dunia, 16:06 Rasulullah baru usia beberapa tahun. 16:10 Sedangkan Nabi diutus pada usia 40 16:13 tahun. Artinya mereka tidak pernah sama 16:15 sekali, ya, mendengarkan ayat-ayat Allah 16:19 dibacakan kepada mereka. Mereka beragama 16:22 dengan mengikuti sisa ajaran Ibrahim. 16:26 Nah, mereka tidak termasuk dalam 16:28 ayat-ayat yang tadi Allah subhanahu wa 16:30 taala bacakan kepada kita. 16:33 Nah, sekarang kalau kita berpindah 16:34 menuju surah Az-Zumar ayat 71. Az-Zumar 16:39 ayat 71. 16:42 Wasiqalladzina 16:44 kafaru ila Jahannam. Jahannama 16:47 Zumarah. Hatta idza ja'uha 16:51 futihat abwabuha 16:53 wa qala lahum khazanatuha alam ya'tikum 16:56 rusulun minkum 16:59 yatluuna alaikum ayati rabbikum wa 17:02 yundzirunakum liqa'i yaumikum hadza. 17:06 Qalu 17:07 Bala. Walakin haqqat kalimatul adzab 17:10 alal kafirin. Qiladkhulu abwaba 17:12 jahannama khalidina fiha. Fabisa matwal 17:16 Mutakabbirin. mutakabbirin. 17:18 Kita lihat sekarang dalam surat 17:19 Az-Zumar. 17:21 Dan digiring 17:23 para penghuni api neraka 17:26 menuju api neraka jahanam. 17:28 Ketika mereka tiba di hadapan api neraka 17:31 jahanam, malaikat 17:33 melakukan SOP sebagaimana yang kita 17:36 dengar pada ayat-ayat sebelumnya. 17:41 Apakah belum sampai kepada kalian 17:43 rasul-rasul dari kalian yang membacakan 17:47 di hadapan kalian ayat-ayat Tuhan kalian 17:50 dan memberikan peringatan kepada kalian 17:52 mengenai hari ini? 17:54 Mereka menjawab 17:56 semua itu telah datang kepada kami. 18:00 Tapi memang patut ya 18:04 kalimat azab dijatuhkan pada orang-orang 18:06 kafir. 18:07 Ini pengakuan dari mereka nih. He em. 18:10 Nah, ayah ibu Rasulullah pernah enggak 18:11 mendapatkan peringatan? Lalu mereka 18:13 menolak? 18:16 Enggak. 18:16 Enggak ada. Mereka hidup dalam 18:18 kebersihan, kejujuran sebagai anak Abdul 18:21 Muthalib. Begitu juga 18:22 eh wanita yang berasal dari Bani Najar 18:25 ini terkenal sebagai manusia suci. 18:30 Maka jawaban Allah atau jawaban malaikat 18:33 kepada mereka yang telah mendengarkan 18:34 peringatan Qila khulu abwaba jahannama 18:37 khalidina Kalau gitu silakan masuk pintu 18:39 api neraka, kekal di dalamnya. 18:41 Dan itulah seburuk-buruknya tempat 18:43 kediaman bagi orang-orang 18:47 ya yang kafir. 18:50 Jadi jelas sekali di sini Akhi Ikhsan 18:52 setiap orang akan masuk ke dalam api 18:55 neraka jahanam. 18:56 Sebelum mereka masuk ditanya agar jangan 18:59 sampai ya 19:00 orang yang tidak tepat masuk ke dalam 19:02 api neraka. He em. 19:04 Agar 19:06 Enggak tepat. 19:07 orang yang salah yang belum pernah 19:08 mendapatkan peringatan masuk ke dalam 19:10 api neraka. 19:12 Nah, sekarang bagaimana orang yang dalam 19:14 api neraka? 19:16 Kita baca dalam surat dalam surat apa? 19:19 Dalam surat eh Ghafir ayat 49. 19:23 Sekarang kita masuk langsung ya ke dalam 19:26 apa? Ke dalam dialog antara para 19:29 penghuni api neraka Jahannam penjaga api 19:31 neraka Jahannam 19:32 dengan siapa? 19:34 Dengan penghuni 19:48 Orang-orang yang berdiam dalam api 19:50 neraka, ini dalam neraka langsung 19:52 bertanya atau memohon kepada para 19:54 penjaga api neraka Jahannam untuk 19:57 menyampaikan permohonan mereka kepada 19:59 Allah. Sampaikan permohonan kami kepada 20:01 Allah agar memberikan keringanan, 20:04 istirahat, cuti 20:06 dari azab 20:07 selama satu hari. 20:09 di tengah-tengah penderitaan mereka ini, 20:11 mereka minta supaya diberikan cuti satu 20:16 hari dari azab api neraka Jahannam. 20:20 Apa jawaban malaikat? 20:23 Malaikat berkata 20:28 Apakah belum pernah datang kepada kalian 20:31 rasul-rasul Allah Subhanahu wa Ta'ala 20:35 dengan membawa keterangan penjelasan 20:36 yang sejelas-jelasnya? 20:38 Jawaban mereka 20:40 mereka mengatakan telah sampai kepada 20:42 kami. 20:43 Maka malaikat langsung menambahkan 20:46 penderitaan mereka. 20:48 Kalau begitu silakan kalian berdoa, 20:50 menjerit, melolong. 20:56 Sesungguhnya permohonan orang-orang 20:58 kafir semua akan sia-sia tak berguna. 21:02 Nah, di sini kita lihat Isa, jelas 21:04 sekali ya 21:05 bagaimana Allah Subhanahu wa menerangkan 21:08 bahwa tidak pernah Allah menghukum satu 21:11 kaum tanpa dasar kebenaran. 21:15 Betul enggak? Iya. Nah, sekarang kalau 21:18 kita kembalikan kepada ayah ibu Rasul. 21:23 Mereka berdalih dengan firman Allah 21:25 Subhanahu Wa Ta'ala 21:28 pada ayat 113 dari surat Taubah. 21:31 Surat Tau? Taubah. 21:34 Berkaitan dengan satu riwayat bahwa 21:37 Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam 21:39 pernah mohon izin kepada Allah untuk 21:42 menziarahi ibunya diizinkan. Tapi 21:44 sewaktu akan memohon ampun bagi orang 21:46 tuanya, Rasulullah melarang. 21:51 Ayat tersebut dalam surat Taubah 21:52 berbunyi "Ma kana lin nabiyyi walladzina 21:56 amanu an yastaghfiru lil musyrikina 21:59 walau kanu uli qurba." 22:03 "Min ba'di ma tabayyana lahum annahum 22:06 ashhabul jahim." 22:08 "Wa ma kana istighfaru Ibrahima li abihi 22:11 illa an mau'idatin wa'adaha iyya. 22:13 Falamma tabayyana lahu annahu aduwwun 22:16 lillahi tabarra'a minhu. Inna Ibrahima 22:19 la awwahun halim." 22:21 "Wa ma kana wa ma kana Allahu liyudhillu 22:24 qauman ba'da idz hadahum hatta yubayyina 22:27 lahum ma yattaqun. Innallaha bikulli 22:30 syai'in alim." 22:32 Kita lihat bagaimana mereka mengambil 22:34 ayat ini sepotong sepotong. 22:37 Kemudian menterjemahkan ayat ini "Ma 22:40 kana lin nabiyyi walladzina amanu." 22:43 Diartikan tidak patut bagi nabi dan 22:47 orang yang beriman. 22:48 Padahal kita tahu bahwa ma kana di sini 22:50 menunjukkan arti mustahil. 22:55 Contohnya 22:58 "Wa ma kana lil musyrikina an ya'muru 23:00 masajidallahi syahidina ala anfusihim 23:03 bil kufri." 23:04 Mustahil, bukan tidak patut, mustahil 23:06 bagi orang musyrik akan memenuhi rumah 23:08 Allah. 23:09 Sebagai bukti akan kekafiran mereka. 23:13 Adapun meramaikan rumah Allah dengan 23:14 hati yang tulus mustahil. 23:21 Sekali-kali Nabi Muhammad bukan ayah 23:24 dari anak laki-laki kalian. 23:26 Masa Nabi jadi ayah bagi anak laki-laki 23:29 orang? 23:30 Zaid bin Tsabit anaknya Tsabit, 23:33 bagaimana mungkin jadi anak Rasul? 23:36 Tapi dia ayah bagi anak-anaknya, betul 23:38 enggak? 23:40 Jadi tidak mungkin sama sekali, begitu 23:42 juga. 23:49 Mustahil seorang Nabi berpikir untuk 23:51 menawan musuhnya sebelum mengalahkan 23:53 mereka. 23:55 Ini teguran bagi mereka-mereka yang 23:57 berperang berpikir untuk menawan musuh 23:58 yang bisa menimbulkan kekalahan. 24:01 Nah, Nabi tidak mungkin melakukan hal 24:03 ini. 24:04 Tapi diterjemahkan tidak patut, seolah 24:05 Nabi melakukan. 24:14 Mustahil bagi Nabi atau orang yang 24:16 beriman akan mohon ampun bagi orang 24:18 musyrik. 24:19 Walaupun kerabat mereka, hatinya 24:22 tidak bisa menerima hal ini. Ini 24:24 menjelaskan bahwa Nabi tidak mungkin 24:26 akan memohon ampun bagi apa? 24:29 Orang-orang musyrik walaupun kerabat 24:31 mereka. Orang yang beriman walak mereka 24:33 untuk Allah, begitu juga Nabi walaknya 24:35 untuk Allah. 24:37 Oleh karena itu, kita saksikan bagaimana 24:39 orang yang beriman bisa berperang 24:42 menghadapi orang tua mereka sendiri. 24:45 Bahkan putra Abdullah bin Ubay bin Salul 24:47 minta izin kepada Rasul untuk membunuh 24:48 orang tuanya yang munafik karena 24:50 menyakiti Rasul. 24:53 Jadi orang yang beriman kepada Allah 24:55 loyalitasnya, cintanya pada Allah 24:57 Subhanahu wa ta'ala melebihi kecintaan 24:59 mereka kepada diri mereka maupun 25:01 keluarga mereka. 25:03 Nah, kita lanjutkan. 25:04 Jadi, tidak mungkin nabi maupun orang 25:07 yang beriman akan memohon ampun bagi 25:09 orang musyrik walaupun kerabat mereka. 25:12 Heeh. Min ba'di ma tabayyana lahum 25:14 annahum ashhabul jahim setelah jelas 25:16 bagi mereka bahwa mereka itu penghuni 25:18 api neraka jahim. 25:21 Lalu, bagaimana Nabi Ibrahim pernah 25:22 memohon ampun untuk orang tuanya? 25:23 Dijawab oleh Allah. Wa ma kana 25:25 istighfaru Ibrahim li abihi illa 25:28 mau'idatin wa'adaha iyyahu. 25:29 Iya. Fa lamma tabayyana lahu annahu 25:32 aduwwun lillahi tabarra'a minhu. Inna 25:34 Ibrahima la awwahun la awwahun halim. 25:37 Adapun permohonan ampun Ibrahim itu 25:40 untuk orang tuanya 25:42 bukan setelah matinya. 25:44 Tapi, untuk waktu yang dijanjikan 25:46 Ibrahim. Tapi, begitu Ibrahim tahu 25:49 bahwasanya ayahnya musuh Allah dan 25:51 menolak untuk beriman, bahkan menentang 25:54 orang yang beriman, dia berlepas tangan 25:56 dari ayahnya. 25:57 Ibrahim seorang hamba yang betul-betul 25:59 awwah halim yang hati selalu kembali 26:02 kepada Allah dan seorang yang bijak. Ini 26:05 Ibrahim, begitu juga nabi kita Muhammad 26:07 Shallallahu alaihi wasallam. 26:10 Lalu, bagaimana ayah ibu Rasul? 26:12 Dengarkan ayat berikutnya. 26:23 Dan Allah mustahil, ini bawa makan di 26:25 sini juga, Allah mustahil akan 26:26 menyesatkan satu kaum setelah memberikan 26:29 petunjuk kepada mereka hingga 26:31 menjelaskan bagi mereka apa yang akan 26:33 membuat mereka bertakwa. Heeh. 26:36 Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala 26:37 sesuatu. Ayah ibu Rasul tidak pernah 26:40 mendapatkan penjelasan dari Allah. 26:41 Kenapa dibaca hanya ayat 26:44 yang pertama tadi, sedangkan berikutnya 26:46 enggak dibaca? 26:47 Orang kalau mengambil Quran 26:48 sepotong-sepotong, berarti punya hati 26:50 yang enggak bagus. 26:52 Jadi, tidak akan menyesatkan satu kaum 26:54 sampai menjelaskan kepada mereka apa 26:57 yang akan membuat mereka bertakwa. Kalau 26:59 mereka menolak setelah mendapatkan 27:01 penjelasan, maka mereka termasuk dalam 27:03 orang yang ingkar. 27:06 Nah, hadis tadi merupakan hadis ahad 27:09 yang amat lemah sekali. Mau dilihat 27:11 terdapat dalam Bukhari, Muslim, atau 27:13 dalam buku mana pun juga, kita tidak 27:15 peduli. 27:16 Yang penting kalau dikembalikan pada 27:17 Quran tidak cocok, berarti enggak 27:19 sejalan dengan Quran. 27:22 Ada lagi riwayat yang diriwayatkan 27:23 Bukhari, Muslim bahwa ayat ini untuk Abu 27:26 Thalib. 27:28 Untuk Abu Thalib. Thalib. Ketika Abu 27:30 Thalib dalam keadaan sakaratul maut 27:34 datang 27:36 Abu Jahal sama Abdullah bin Umayyah. 27:40 Tahu tahu Rasulullah berkata pada Abu 27:41 Thalib 27:42 Qul laa ilaha illallah. 27:45 Ucapkan laa ilaha illallah, saya akan 27:46 membela kamu di hadapan Allah. 27:49 Abu Jahal bersama Abdullah bin Umayyah 27:51 mengatakan "A targhabu an millati Abdil 27:53 Muthalib?" Apa kamu akan keluar dari 27:55 millah Abdil Muthalib? 27:58 Akhirnya Abu Thalib serba salah celana 28:01 klenyok, dia mengatakan "Bal ana ala 28:03 millati Abdil Muthalib." Saya dalam 28:05 millah Abdil Muthalib. 28:09 Ini betul-betul merupakan hal yang aneh. 28:12 Abu Thalib ketika Rasulullah diboikot 28:16 Abu Thalib bersama mereka. 28:19 Sedangkan Abu Lahab yang kafir 28:21 bersama kaum musyrikin ikut memboikot 28:23 Rasul bersama orang yang beriman, di 28:25 antara mereka terdapat Abu Thalib. 28:30 Ketika pemboikotan berakhir 28:33 Abu Thalib keluar bersama Rasul datang 28:36 pada saat itu detik-detik sakaratul maut 28:38 sebagaimana juga Ummul Mukminin 28:39 As-Sayyidah Khadijah. 28:41 Kok kenapa yang ada Abu Jahal sama 28:44 Abdullah bin Umayyah? 28:46 Sedangkan dia berkumpul bersama mereka, 28:47 bahkan berjuang membela Rasulullah 28:50 dengan seluruh hidupnya. Ehm. 28:52 Sedangkan Abu Sufyan yang dulu menentang 28:54 Rasul, memerangi Rasul, kemudian 28:56 mendapatkan ampunan dari Rasul, min ahli 28:58 jannah, sedangkan Abu Thalib min ahli 29:00 nar. 29:02 Aneh enggak? Ini rekayasa yang dibuat 29:04 oleh Bani Umayyah membuat 29:06 riwayat-riwayat semacam ini. 29:08 Dan kalau seandainya orang perhatikan 29:10 hadis ini yang meriwayatkan adalah 29:14 Al-Musayyib. 29:16 Al-Musayyib 29:18 sahabat yang tidak pernah sama sekali 29:20 apa menyaksikan Abu Thalib. 29:23 Jadi dari Abdurrazzaq, 29:25 Ma'mar, Zuhri, kemudian Said Ibnu 29:28 Musayyib dan ayahnya Al-Musayyib. 29:32 Al-Musayyib tidak menyaksikan Abu 29:33 Thalib, tidak pernah menyaksikan 29:35 kejadian tersebut. Begitu juga riwayat 29:37 dari Abu Hurairah yang merupakan mertua 29:40 dari Said Ibnu Musayyib. 29:42 Dia tidak berjumpa dengan Abu Thalib. 29:44 Dari mana sumbernya riwayat ini? 29:46 Riwayat ini 29:47 di dalamnya terdapat yang dinamakan 29:49 tadlis. Seorang meriwayatkan sesuatu 29:51 yang tidak disaksikan tanpa perantara 29:53 yang menyaksikan. Ehm. 29:56 Kenapa ayat ini disebatkan kepada Abu 29:58 Thalib, bukan kepada Abu Lahab? Yang 30:01 jelas-jelasan tabat yada abi 30:03 lahabiwatabat. Betul enggak? Ehm. 30:06 Akhirnya katanya setelah Abu Thalib 30:09 menolak untuk bersyahadat, turun firman 30:12 Allah innaka la tahdi man habta 30:15 walakinnallaha yahdi man yasya dalam 30:17 surat Al-Qasas. 30:19 Sesungguhnya engkau tidak dapat 30:20 memberikan hidayah bagi siapa saja yang 30:23 kamu sukai, tapi Allah kuasa memberikan 30:25 hidayah bagi Allah, bagi orang-orang apa 30:28 yang Allah kehendaki. 30:29 Kenapa ayat ini bukan dialihkan kepada 30:31 Abu Lahab? Ehm. Kenapa pada Abu Thalib? 30:34 Padahal ayat ini kalau orang baca 30:35 sebelumnya bicara mengenai ahli kitab. 30:38 Ehm. Rasul sebagai seorang Rasul 30:40 menyampaikan amanat Allah. 30:43 Adapun yang berhak menentukan siapa yang 30:45 mendapatkan hidayah adalah Allah. Rasul 30:47 hanya menyampaikan. Jadi Rasul tidak 30:49 dapat memberikan hidayah kepada orang 30:51 seperti Abu Lahab sebagaimana Nuh tidak 30:53 mampu memberikan hidayah pada anaknya. 30:55 Tapi tidak bicara mengenai Abu Thalib. 30:57 Ini ayat bicara mengenai ahli kitab 31:00 secara umum ya. 31:01 Tentu ujluk-ujluk bisa dikaitkan dengan 31:04 Abu Thalib. Kenapa? 31:05 Ini merupakan rekayasa apalagi hadisnya 31:08 juga hadis yang mudallas. Iya. Jadi 31:11 kesimpulannya 31:13 para ikhwan akhwat pendengar radio 31:15 silaturahim 31:17 ayat dalam surat Taubah tadi 31:21 tidak berkenaan dengan ayah ibu Rasul 31:24 tapi berkenaan dengan apa? 31:26 Dengan orang-orang musyrik secara umum. 31:28 Bahwa nabi maupun orang yang beriman 31:31 mustahil 31:33 mereka akan memohon ampun bagi orang 31:35 musyrik. 31:37 Kalau jelas mereka orang-orang yang mati 31:39 dalam keadaan syirik. 31:41 Tapi apa dosa kesalahan ayah ibu Rasul? 31:44 Mereka belum pernah mendengarkan 31:46 peringatan dari Allah, belum pernah juga 31:48 dibacakan ayat-ayat Allah. 31:51 Lalu mereka dikelompokkan, disatukan 31:52 bersama Abu Lahab yang pernah 31:53 mendengarkan peringatan. 31:55 Hukum Allah berlaku ke depan tidak 31:57 berlaku surut ke belakang. 32:00 Jadi kita lihat bahwa ini merupakan 32:02 rekayasa. 32:04 Mereka merekayasa ya untuk menjerumuskan 32:08 Abu Thalib, ayah ibu Rasulullah 32:10 sallallahu alaihi wasallam ke dalam api 32:11 neraka. Hingga Syekh Muhammad Ghazali 32:13 ketika ditanya 32:15 bukankah ayah ibu Rasulullah dalam api 32:17 neraka? Beliau bertanya ada permusuhan 32:19 apa antara kamu dengan Rasulullah sampai 32:21 kamu masakan, masukkan ayah ibunya ke 32:23 dalam neraka. 32:25 Kan dalam hadis, kalau hadis 32:26 bertentangan dengan Quran mana yang 32:27 harus didahulukan? 32:30 Jadi kita lihat mereka-mereka ini yang 32:32 gembar-gembor membacakan riwayat ini 32:35 orang yang jelas-jelasan hatinya kepada 32:37 Rasul. 32:39 Hatinya tidak memiliki rasa hormat 32:41 kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi 32:43 Wasallam, bukan mereka membawakan 32:45 hal-hal yang pokok dari petunjuk Allah 32:48 dan Rasul-Nya, tapi menyibukkan umat 32:50 dengan persoalan semacam ini. 32:53 Seharusnya kita betul-betul fokus untuk 32:55 menyampaikan amanat Allah Subhanahu Wa 32:58 Ta'ala, mengajak kepada yang ma'ruf 32:59 mencegah dari yang mungkar. Sebetulnya 33:01 saya ini malas untuk menjawab pertanyaan 33:04 ini. 33:05 Tapi karena ini menyangkut ayah ibu 33:06 Rasul, terpaksa saya harus memberikan 33:08 jawaban. Jadi kesimpulannya, 33:11 beda antara ayah ibu Rasul 33:14 dengan Azar yang dikatakan sebagai ayah 33:17 Ibrahim. 33:19 Kalau dia betul-betul ayah Ibrahim bukan 33:21 pamannya. 33:22 Ibrahim pernah berdialog mengingatkan 33:24 dirinya. Iya. 33:26 Pernah ngajak. 33:51 Jawaban sang ayah, "Qala araghibun anta 33:53 an alihati ya Ibrahim? La il lam tantahi 33:56 la arjumannaka wahjurni maliya." Ibrahim 33:59 datang mengajak dialog, mengajak dia 34:01 berpikir, tapi sang ayah mengancam untuk 34:03 merajam dirinya. Beda ayah ibu Rasul 34:07 dengan Azar. Oleh karena itu yang paling 34:10 aman bagi kita tidak membicarakan hal 34:13 ini, serahkan pengadilannya kepada Allah 34:15 Yang Maha Tahu. Jangan kita lancang, 34:18 bermulut kotor, berbicara sesuatu yang 34:21 tidak kita ketahui tanpa dasar 34:22 kebenaran. Wallahu A'lam. Insyaallah, 34:24 Ustaz. Ada beberapa pertanyaan ini, 34:26 Ustaz, dari ikhwan akhwat. Saya hitung 34:28 ada 1 2 3 4 5 6 barangkali. 34:31 Mudah-mudahan bisa dijawab dalam waktu 34:33 singkat, insya Allah, Ustaz. Ada pertama 34:35 dari Ibu Ijah tadi di awal. 34:37 Assalamualaikum warahmatullahi 34:38 wabarakatuh, Ustaz. Bagaimana sebaiknya 34:40 sikap kami sebagai makmum yang imannya 34:44 bacaan Alqurannya kurang tepat 34:46 tajwidnya, Ustaz. Mau menegur tapi tidak 34:49 berani. Apakah salat kami sebagai makmum 34:52 tetap sah 34:53 walau hati merasa tidak puas dengan 34:55 bacaan imam tersebut? Apa perlu kita 34:58 salat ulang? Artinya salat sendiri. 35:01 Terima kasih, Ustaz. Jazakumullah khair. 35:02 Bismillahirrahmanirrahim. 35:04 Kalau kita berdiri di belakang makmum 35:08 yang bacaannya tidak baik 35:10 dan sudah masuk dalam salat 35:13 jangan kita keluar. He Selesaikan salat 35:16 bersama dirinya. 35:17 Di saat dia lupa, kita ingatkan dirinya. 35:23 Tetapi berikutnya 35:25 apabila kita tahu bahwa bacaan dia tidak 35:27 benar, kita tidak dibenarkan ikut di 35:30 belakangnya setelah tahu bahwa itu 35:31 merupakan kesalahan. 35:34 Seharusnya yang tampil menjadi imam 35:37 orang yang bacaannya terbaik. 35:38 Iya. 35:40 Kalau sama dalam bacaan, orang yang 35:42 ilmunya lebih luas. 35:44 Kalau sama dalam ilmu ya 35:47 dalam bacaan, orang yang akhlaknya, 35:49 ketakwaannya He 35:51 nampak lebih baik. 35:53 Adapun orang yang melakukan kesalahan 35:55 dijadikan imam itu merupakan sebuah 35:57 kesalahan. Jadi di tempat umum kita 36:00 kadang enggak bisa milih begitu ya. 36:01 Kalau memang kita sudah masuk, kita 36:03 enggak keluar. Tapi berikutnya jangan 36:05 salat lagi di belakang orang tersebut. 36:07 Oke. 36:08 Tapi salatnya tetap sah? 36:09 Salatnya dengan sendirinya Allah 36:10 Subhanahu wa Ta'ala maafkan sesuatu di 36:12 luar Pilihan. di luar pilihan kita. Ini 36:15 merupakan kesalahan. 36:17 Baik, Ustaz. Dari 36:20 em em Madam Wati. Iya. Apa hukumnya, 36:24 Allahu Akbar, mendukuni orang agar 36:26 tersiksa dengan apa dosanya mendukuni 36:29 orang? 36:30 Kenapa Allah 36:32 kabulkan jampi dukun tersebut katanya 36:35 Ustaz. 36:36 Katanya kenapa jampi dukun bisa sampai 36:39 kepada manusia? Sebetulnya perbuatan 36:42 setan, kerja sama setan ini. 36:45 Seorang yang bekerja sama dengan setan, 36:48 sebagaimana seorang yang menggunakan 36:51 pisau atau menggunakan racun. Iya. 36:54 Meracuni seseorang. 36:56 Kalau orang bertanya kenapa racun 36:57 dibiarkan? 37:00 Menimbulkan pengaruhnya. Iya. 37:02 Pisau sebagai senjata bermata dua. Iya. 37:06 Berfungsi bisa digunakan untuk kebaikan 37:09 bisa digunakan juga untuk membunuh kan? 37:10 Iya. Nah, manusia yang bekerja sama 37:13 dengan setan 37:14 melakukan kejahatan 37:17 mengirimkan perbuatan-perbuatan yang 37:19 tidak benar, itu sesuai dengan apa? 37:23 Dengan sunatullah bagi seorang yang 37:25 menggunakan racun, menggunakan senjata 37:28 baik itu peluru ataupun pisau untuk 37:30 melakukan kejahatan terhadap seseorang. 37:33 Tetapi kita harus ingat 37:36 bahwa perbuatan-perbuatan sihir itu 37:38 tidak mengenai setiap orang. 37:41 Allah berfirman wama hum bi dhorrina 37:43 bihi min ahadin illa bi idznillah. 37:46 Mereka tidak kuasa untuk membahayakan 37:48 seorang pun juga tanpa izin Allah. 37:51 Allah. Oleh karena itu orang yang 37:52 berlindung kepada Allah 37:58 bahkan bisa-bisa sihirnya berbalik 38:00 kepada pelakunya. 38:02 Jadi 38:03 sebetulnya ini pelajaran bagi kita agar 38:06 kita selalu ingat kepada Allah, 38:08 berlindung kepadanya. 38:10 Kita bisa berlindung kepada Allah 38:12 membaca doa dari perbuatan-perbuatan 38:15 sihir contohnya Allah turunkan surat Al 38:17 Falaq, surat An Nas. Al Falaq juga kalau 38:20 kita baca berlindung kepada Allah. 38:23 Dengan rabbul falaq melindungi kita dari 38:25 perbuatan-perbuatan sihir dan di 38:27 kejahatan-kejahatan makhluk yang 38:29 bermacam-macam, termasuk serangga, bisa 38:32 ular, ya, dan lain sebagainya. Kita 38:34 berlindung. Allah perintahkan qul a'udzu 38:36 birabbil falaq. Pada saat kita 38:38 berlindung biarkan membaca. Kalau 38:40 berlindung jangan baca qul, tapi a'udzu 38:42 birabbil falaq. Min syarri ma khalaq wa 38:44 min syarri ghasiqin idza waqab wa min 38:47 syarrin naffatsati fil uqad wa min 38:49 syarri hasidin idza hasad. Naffatsat di 38:52 sini merupakan perbuatan-perbuatan 38:54 setan. 38:56 Begitu juga dari rasa waswas dan 38:58 gelisah. 38:59 Baca a'udzu birabbin nas, malikin nas, 39:01 ilahin nas min syarril waswasil khannas 39:04 alladzi yuwaswisu fi sudurin nas. Karena 39:06 setan di tempat gelap kita di tempat 39:08 terang bagaimana kita mau hadapi dia 39:10 kalau enggak berlindung sama Allah 39:11 ta'ala. 39:12 Perbuatan setan, mereka tersembunyi. 39:14 Mereka lakukan berbagai macam upaya 39:16 mereka. 39:17 Kita enggak melihat mereka bagaimana 39:19 melindungi kita tanpa Allah subhanahu wa 39:20 ta'ala. Maka jangan pernah kita lupa 39:23 pada Allah. Allah. Insya Allah dijauhkan 39:25 dari gangguan-gangguan setan. Masya 39:28 Allah, Ustaz. Masya Allah, berikutnya 39:30 dari Yanti di Tanjung Priok, Ustaz. 39:33 Masya Allah, kirimkan 39:35 bantuan donasi. Terima kasih banyak Ibu 39:37 Yanti di Tanjung Priok. Semoga Allah 39:40 subhanahu wa ta'ala balas dengan rezeki 39:41 yang berlimpah. Bagi ikhwan akhwat yang 39:43 merasa bahwa siaran Radio Satelit Rahim 39:46 bermanfaat dan ingin berkontribusi dalam 39:48 gerakan dakwah boleh kirimkan bantuan 39:51 atau kontribusinya ke nomor rekening 39:53 72222333 39:57 Bank Syariah Indonesia atas nama Yayasan 40:00 Wakaf Rumah Quran Satelit Rahim. Sekali 40:02 lagi Bank Syariah Indonesia dengan nomor 40:04 7 2-nya 4 kali 30033 40:08 atas nama Yayasan Wakaf Rumah Quran 40:11 Satelit Rahim. Terima kasih Ibu Yanti 40:12 atas kirimannya. Semoga Allah subhanahu 40:15 wa ta'ala balas kebaikan dengan rezeki 40:18 yang berlimpah insya Allahu Ta'ala. Dari 40:20 Ibu Iskandar nih Bang Galang Ustaz. 40:23 Assalamualaikum warahmatullahi 40:24 wabarakatuh. 40:24 Waalaikumsalam. 40:25 Izin bertanya tentang sutra atau 40:28 pembatas salat. Apakah sajadah itu sudah 40:31 cukup sebagai pembatas orang yang sedang 40:34 salat? Jika ada orang yang lewat di 40:37 depan orang yang sedang salat memakai 40:39 sajadah, bagaimana Ustaz? Apakah benar 40:42 selain sajadah harus ada pembatas yang 40:45 berdiri seperti itu meskipun kecil 40:47 seperti pulpen dan lain sebagainya. 40:49 Mohon pencerahannya Ustaz. 40:51 Bismillahirrahmanirrahim. 40:53 Rabbana zidna ilman wal hikmah bis 40:56 sholihin. 40:58 Dalam sebagian buku fikih terdapat 41:00 penjelasan yang ketat berkaitan orang 41:03 yang melintasi orang yang sedang salat. 41:07 Sampai dalam hadis ya, bahkan terriwayat 41:09 terdapat dalam buku yang dianggap sahih. 41:12 Kalau orang melintasi orang yang salat, 41:14 halangi dia dengan tangan kamu. 41:18 Kalau dia menolak, bunuh dia. 41:20 Bayangkan sampai disuruh membunuh. 41:23 Ini jelas-jelasan merupakan hadis yang 41:25 tidak benar. 41:27 Kita dilarang melintasi 41:29 di hadapan orang yang salat 41:32 sebagai apa? Sebagai penghormatan. 41:35 Penghormatan 41:36 atau menjaga ya dengan penuh rasa hormat 41:40 orang tersebut yang 41:42 berhadapan ke hadapan Allah Subhanahu Wa 41:44 Ta'ala. 41:47 Jadi penghargaan terhadap orang yang 41:49 sedang salat yang menghadapkan wajahnya 41:51 kepada Allah. 41:53 Bukan berarti kalau orang lewat akan 41:54 menghalangi antara dia dengan Allah. 41:56 Allah. 41:57 Dan yang unik, 41:58 yang lucu ketika 42:01 dalam pendapat seorang ulama, saya 42:03 enggak sebutkan namanya ya, seorang 42:05 ulama ahli hadis kalau ada seekor anjing 42:08 hitam akan melintas di hadapan kamu 42:11 kamu pepetkan badan kamu ke dinding agar 42:13 dia melintas di belakangmu 42:16 agar dia melintas di belakangnya 42:19 nah saya memberikan jawaban buat ibu 42:22 ketika pada musim haji 42:25 Ibnu Abbas radhiallahu anhu bercerita 42:28 bahwasanya dia mengendarai untanya 42:30 melintasi di tengah-tengah shaf he untuk 42:33 mencari tempat yang kosong he jadi orang 42:35 sedang shalat 42:38 Ibnu Abbas melintas di hadapan orang 42:39 shalat menggunakan kendaraannya 42:43 sampai dia menemukan tempat kosong baru 42:44 dia berhenti 42:45 artinya orang sedang shalat dia melintas 42:47 dengan untanya bagaimana kira-kira 42:50 lalu mereka mengatakan maksud 42:52 adanya sutrah itu di depan imam bukan 42:54 depan makmum katanya 42:56 he 42:57 nah dijawab oleh Imam Hasan bin Ali bin 43:00 Abi Thalib 43:01 bagaimana kalau ada orang melintas di 43:03 hadapan kita 43:05 beliau mengatakan 43:07 wanahnu aqrabu ilaihi min hablil warid 43:10 Allah lebih dekat kepada saya 43:13 daripada orang tersebut he 43:15 karena Allah mengatakan kami lebih dekat 43:17 padanya daripada apa urat nadi daripada 43:20 urat nadi yang ada pada diri kita Allah 43:22 lebih dekat kepada kita 43:24 artinya orang lewat tersebut apa tidak 43:26 menghalangi antara dia dengan Allah 43:27 subhanahu wa ta'ala 43:30 tapi sebagai adab ya di hadapan Allah di 43:33 hadapan orang yang shalat kalau tidak 43:35 ada keperluan tidak ada hal yang 43:37 mendesak jangan kita melintas di hadapan 43:40 he tapi kalau kita katakan batal wudhu 43:42 di tengah-tengah orang berjamaah he kita 43:45 mesti keluar berwudhu kita melintas di 43:47 hadapan shaf tidak menjadi soal nah 43:49 tidak menjadi soal soal 43:50 cuma kita lakukan 43:53 penghormatan di hadapan orang yang 43:55 sedang shalat untuk tidak melintasinya 43:57 he 43:58 wallahu a'lam masyaallah berikutnya 44:00 ustad dari Ina Cilandak 44:03 nah 44:04 assalamualaikum warahmatullahi 44:05 wabarakatuh ustad bagaimana sebenarnya 44:08 kalau kita mengaminkan sesuatu doa 44:10 dengan amin amin amin ya rabbal alamin. 44:13 Sekarang banyak sekali Ustaz doa seperti 44:15 itu. Apakah pengulangan amin tiga kali 44:19 cepat-cepat dirasa tidak khidmat, itu 44:21 seolah mengabaikan kebesaran Allah 44:22 Ustaz. Apakah berdosa hal seperti itu? 44:25 Syukron. 44:26 Baik, saya terkadang mendapatkan doa 44:28 dalam WA. 44:30 Saya menjawab 44:32 amin amin amin berulang kali ya rabbal 44:36 alamin. Bukan meremehkan tapi 44:38 betul-betul mengharapkan agar Allah 44:40 mengabulkan doa tersebut. Karena amin di 44:43 sini ya walaupun asalnya bahasa Ibrani 44:45 telah menjadi bahasa Arab artinya 44:47 kabulkan kabulkan kabulkan ya Allah. 44:51 Begitu juga kalau seandainya orang 44:52 berdoa dengan khusyuk kita mengatakan 44:55 amin amin amin ya Allah ya rabbal 44:57 alamin. 44:58 Kalau diungkapkan dalam kekhusyukan 45:00 tidak menjadi soal kecuali kalau dia 45:02 melakukan hal ini 45:04 berupa ledekan dan pelecehan. 45:07 Itu tergantung niatnya. Saya merasakan 45:09 apabila orang mendoakan saya saya 45:11 berulang-ulang mengatakan amin amin amin 45:13 ya rabbal alamin. 45:16 Masyaallah Ustaz, dari Bunda Asri bagi 45:18 berikutnya. Izin bertanya Ustaz, laqad 45:22 kana fi rasulillahi uswatun laqad kana 45:25 lakum harusnya ya fi rasulillahi uswatun 45:27 hasanah. Pertanyaannya Nabi Muhammad 45:30 diangkat menjadi rasul itu di usia 40. 45:34 Begitukah sebagai teladan yang baik dari 45:36 beliau lahir di usia 40 terse hingga 45:40 usia 40 tersebut pastinya banyak hal-hal 45:43 ataupun kisah-kisah yang harus 45:44 diteladani. Karena beliau nabi. Mohon 45:47 pencerahan dari pedoman Alquran Ustaz. 45:50 Suri tauladan yang baik sebelum beliau 45:52 diangkat menjadi rasul. Karena ini 45:55 dibutuhkan untuk pendidikan anak sejak 45:58 lahir untuk mengikuti jejak langkah Nabi 46:00 Muhammad sallallahu alaihi Wasallam, 46:02 supaya semua secara usia mendapatkan 46:05 pendidikan dengan porsinya 46:06 masing-masing. Mohon maaf saya masih 46:08 pemula. 46:09 Bismillahirahmanirahim. 46:10 Kita kalau baca ayat ini laqad kana 46:12 lakum fi Rasulullah. Sesungguhnya bagi 46:15 kalian pada Rasulullah. 46:18 Allah jelaskan di sini dengan tegas, 46:20 orangnya sebagai Rasul. 46:22 Terdapat suri tauladan yang 46:24 sebaik-baiknya. 46:29 liman kana yarjuallah 46:31 wal yaumal akhir wa dzakarallah katsira 46:35 Tapi bertaasi mengikuti Rasul hanya bisa 46:38 dilakukan oleh orang yang memiliki tiga 46:39 kriteria. Pertama, 46:41 yang mengharapkan Allah, bukan 46:43 menginginkan dunia dengan menggunakan 46:46 Allah, tapi menginginkan Allah bahkan 46:48 dengan mempersembahkan dunia. 46:50 Juga mengutamakan hari akhirat dalam 46:52 kehidupan dunia. Yang ketiga selalu 46:55 mengingat Allah. 46:56 Dengan sendirinya yang Allah tegaskan di 46:59 sini, untuk kita ikuti, 47:02 adalah Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam 47:05 atau Muhammad sebagai Rasulullah 47:07 Shallallahu Alaihi Wasallam dalam ibadah 47:10 kita, 47:11 dalam berbagai macamnya 47:14 aspek-aspek kehidupan kita. 47:17 Adapun kehidupan Rasul sebelum beliau 47:19 diutus itu merupakan pendidikan Allah 47:22 bagi Rasulnya. Karena Nabi langsung 47:24 dididik oleh Allah. Kehidupan yang amat 47:26 bersih, suci, 47:29 penuh kejujuran. Dari mulai beliau 47:32 dilahirkan, kemudian tumbuh sebagai 47:34 seorang remaja, 47:36 sampai beliau dewasa, semuanya merupakan 47:39 pelajaran yang amat indah bagi kita 47:41 semua. 47:42 Bagaimana Allah mendidik dan menumbuhkan 47:45 Rasulnya Shallallahu Alaihi Wasallam 47:47 dari seorang ayah yang mulia, ibu yang 47:50 suci, 47:51 dibesarkan di tengah-tengah pedalaman 47:53 untuk menjaga kebersihan jiwanya agar 47:55 tidak terkontaminasi. 47:57 dan bagaimana Rasulullah tumbuh ya 48:00 dalam asuhan kakeknya, dalam asuhan 48:02 pamannya dengan penuh betul-betul 48:04 kebaktian 48:05 hingga 48:06 pada akhirnya Allah pilih dia menjadi 48:08 Rasul. 48:09 Dengan sendirinya ini pelajaran yang 48:11 penuh dengan hikmah dari mulai masa 48:14 pertumbuhan Rasul. Nah, ketika beliau 48:16 menjadi Rasul dengan sendirinya risalah 48:18 beliau mengikat kita untuk kita ikuti. 48:21 Iya. 48:22 Tidak ada satupun yang tercela dari 48:24 kehidupan Nabi kita Muhammad Shallallahu 48:26 Alaihi Wasallam. Kita bisa bercermin 48:28 melalui kehidupan beliau. 48:31 Masya Allah. Tadi ada pertanyaan 48:33 mengenai Palestina. Ayo, Ustaz. Dalam 48:35 Alquran. Tadi di awal, afwan afwan. Di 48:38 awal ini dari hamba Allah Subhanahu Wa 48:39 Ta'ala, Ustaz. Bagaimana tentang konflik 48:42 yang terjadi di Palestina saat ini? 48:44 Bukankah di sekitarnya banyak 48:47 negara-negara Arab yang notabenenya 48:49 Islam, Ustaz? Bagaimana pencerahan 48:52 tentang hal ini, Ustaz? Menurut sudut 48:54 pandang Alquran. Syukran, jazakumullah 48:56 khairan jazak. Bismillahirrahmanirrahim. 48:59 Rabbana zidna ilman 49:01 walhikna bissholihin. 49:04 Banyak orang bertanya 49:06 Ustaz, mengapa bangsa Arab yang 49:08 mayoritas penduduknya beragama Islam, 49:10 begitu juga para pemimpin Arab, apalagi 49:13 negara yang menjaga dua kota suci, Mekah 49:17 dan Madinah. Kenapa mereka sampai saat 49:19 ini duduk berpangku tangan menyaksikan 49:21 saudara mereka sesama kaum muslimin 49:23 dibantai? 49:25 Kenapa mereka tidak ikut serta dalam 49:26 perjuangan? 49:28 Ada tidak petunjuk keterangan mengenai 49:30 hal ini dalam Alquran? 49:32 Dalam surat Taubah ayat 46 49:35 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman 49:37 walau aradul khuruj, la a'addu lahu 49:41 uddatan 49:42 walakin karihallahu bi'atsihim faqila 49:45 udzu ma'al 49:48 Allah bilang 49:50 Waqila udkhulu 49:52 Kalau Allah Subhanahu wa ta'ala ingin 49:54 mereka keluar ikut berperang 49:55 bersama-sama Rasul 49:58 Begitu juga kalau Allah ingin bangsa 49:59 Arab ini para pemimpinnya berjuang ikut 50:02 bersama 50:04 para mujahid di Palestina pasti mereka 50:06 akan mempersiapkan persiapan mereka 50:10 Lalu kenapa mereka tidak turut? Walakin 50:12 karihallahu biatsakum 50:14 Tapi Allah tidak suka ikut serta mereka 50:17 dalam perjuangan yang mulia tersebut 50:19 bersama Rasul sebagaimana Allah tidak 50:21 menyukai ikut sertanya para pemimpin 50:23 Arab ya 50:25 dan rakyat-rakyat yang menyetujuinya 50:27 berjuang bersama 50:29 saudara mereka di Palestina 50:32 agar mereka tidak mendapatkan kemuliaan 50:34 yang Allah berikan bagi para pejuang 50:35 Palestina 50:36 Jadi kalau seandainya mereka betul-betul 50:39 bersungguh-sungguh berperang 50:41 pasti mereka persiapkan persiapan mereka 50:43 tapi Allah tidak menyukai ikut serta 50:45 mereka dalam peperangan 50:49 Fatsabbathum 50:50 ya, bahkan Allah menghalangi mereka 50:53 Allah subhanahu wa ta'ala ciptakan 50:55 berbagai berbagai macam penghalang di 50:57 hati mereka ya 50:59 hingga mereka beralasan bermacam-macam 51:01 untuk tidak ikut perang. Waqila udkhulu 51:04 ma'al qa'idin dan Allah bilang kalian 51:06 duduk bersama orang-orang yang jangan 51:08 ikut perang agar mereka tidak 51:09 mendapatkan kemuliaan yang Allah 51:11 janjikan bagi para pejuangnya 51:13 dan mereka kelak akan menjadi 51:15 orang-orang yang menyesali perbuatan 51:17 mereka dikumpulkan bersama orang-orang 51:20 yang memerangi Allah, Rasul-Nya dan 51:22 orang-orang yang beriman 51:24 Lalu Allah jelaskan lau kharaju fikum ma 51:27 zadukum illa khabala 51:29 Kalau mereka ikut serta bersama kalian 51:32 bukan membawa kebaikan 51:34 hanya akan membawa fitnah 51:36 keributan, pertentangan, kegagalan. 51:38 Walau ba'u 51:40 khilalakum yabghunakumul fitnah 51:43 dan mereka akan bergegas-gegas di 51:45 tengah-tengah kalian menyebarkan isu, 51:47 menyebarkan fitnah hingga menimbulkan 51:48 kekacauan. 51:51 Wafikum sammauna lahum, apalagi di 51:53 tengah-tengah kalian terdapat orang yang 51:54 suka mendengar isu-isu. 51:57 Wallahu alimun bidzalimin, sungguh Allah 51:59 mengetahui orang-orang yang zalim. Jadi 52:01 kesimpulannya bangsa Arab ini 52:04 tidak ikut serta dalam perjuangan 52:06 kecuali sedikit dari mereka. 52:09 Bukan karena apa? Bukan karena 52:12 mereka 52:14 sebagai orang-orang yang beriman 52:15 memiliki alasan yang kuat, tapi Allah 52:17 tidak menyukai ikut serta mereka. Allah 52:20 biarkan mereka duduk hingga tidak 52:22 menikmati apa yang Allah janjikan. 52:24 Subhanallah. 52:26 Kita saksikan bahwa Hamas kan ahlus 52:28 sunnah. Iya. Kenapa justru yang 52:30 berperang mendukung mereka Yaman yang 52:32 sekarang diisukan sebagai Syiah? 52:34 Iran yang dikatakan sebagai Syi- Syiah. 52:36 Kemudian Libanon Hizbullah sebagai 52:38 Syiah. 52:39 Pertanyaannya apakah Hamas Syiah? 52:43 Apakah, ya, 52:45 Iran, Yaman, Hizbullah sebagai ahlus 52:48 sunnah? 52:50 Atau apakah negara-negara Arab ini sudah 52:53 tidak terhubung dengan Islam sama 52:55 sekali? Mereka bekerja sama dengan 52:56 Zionis. Nah, kalau di mata saya 53:00 saya tidak peduli Syiah, sunnah. 53:03 Tapi yang saya lihat realita di hadapan 53:05 kita. 53:06 Yang jiwanya, loyalitasnya untuk Allah, 53:09 Rasulnya, dan orang yang beriman, 53:10 siapapun dia, maka dia orang-orang yang 53:12 beriman. 53:13 Tapi siapa-siapa yang menyerahkan 53:15 loyalitasnya untuk Zionis, untuk 53:18 orang-orang yang kafir, bekerja sama 53:20 dengan mereka, apapun mazhabnya, maka 53:22 dia akan dikumpulkan bersama mereka 53:24 semua. Oleh karena itu bukan saatnya 53:26 pada saat ini orang berdebat bicara 53:28 mengenai Syiah, sunnah, di Indonesia 53:30 juga mengenai NU, 53:32 Muhammadiyah, Persis, atau bicara habaib 53:36 dan non habaib. 53:37 Ini pembicaraan semacam ini pembicaraan 53:39 yang membuat kita mundur ke belakang. 53:41 Yang jelas manusia dimuliakan bukan 53:43 karena nasabnya tapi karena iman dan 53:45 ketakwaannya. 53:47 Oleh karena itu sebagai penutup 53:50 Imam Ja'far as-Sadiq mengatakan apa? 53:52 "Saya lebih mencintai 53:55 kedudukan saya sebagai seorang muslim 53:59 lebih besar daripada hubungan saya atau 54:01 hubungan darah saya dengan kakek saya 54:03 Ali bin Abi Thalib maupun Rasulullah." 54:06 Kenapa? 54:07 Karena hubungan dia dengan kakeknya 54:10 fadilah kemuliaan dari Allah yang bakal 54:12 ditanya. 54:13 Tapi hubungan dia dengan Allah sebagai 54:15 seorang muslim itu kewajiban. 54:17 Artinya hubungan beliau tanggung jawab 54:19 nanti yang akan memberatkannya, Ustaz. 54:21 seseorang punya hubungan dengan Rasul 54:24 itu fadilah keutamaan sebagai ujian buat 54:26 dia bagaimana sikapnya. Kalau dia 54:28 berbuat sama dengan orang lain, apa 54:31 artinya kemuliaan keturunannya? Iya. 54:33 Apalagi kalau dia berbuat hina. Oleh 54:34 karena itu orang yang mengaku sebagai 54:36 keturunan Rasul harus akhlaknya, 54:37 sikapnya lebih baik dari yang lain. 54:39 Kalau tidak 54:41 wal iyazubillah kita khawatir di hari 54:42 kemudian nanti 54:44 Allah berkata kepada mereka di hadapan 54:46 Rasul innahu laisa min ahlih. 54:49 Dia bukan dari keturunan kamu, bukan 54:51 dari ahli mu. 54:53 Oleh karena itu Allah satukan Bilal, 54:55 Salman bersama Rasul walaupun tidak 54:57 memiliki hubungan darah tapi pisahkan 54:59 dari pamannya Abu Lahab. 55:01 Jadi siapa-siapa yang merasa dirinya 55:03 mempunyai hubungan darah dengan Rasul 55:05 tidak perlu gembar-gembor, tidak perlu 55:07 pasang merek Habib 55:08 tapi buktikan melalui amal, perjuangan, 55:11 ketakwaan dan dia melayani manusia 55:13 dengan baik. 55:14 Jadi jangan kita memperdebatkan hal-hal 55:17 yang tidak berguna sama sekali yang 55:19 membuat kita akhirnya mundur, berbalik 55:21 ke belakang bukan maju berkumpul bersama 55:24 Nabi dan para pengikutnya. 55:26 Subhanakallahumma wabihamdih. Asyhadu an 55:28 la ilaha 55:29 illallah astagfiruka 55:31 Ya Allah, masya Allah banyak sekali 55:32 pertanyaan-pertanyaan yang bagus 55:34 sebenarnya ini, Ustaz. Sayang banget 55:36 kalau enggak 55:37 Ada Dede, Nenek Jamila, Tri Budi, ada 55:40 Ibu Sri, ada Kundarto, Abu Abdillah, 55:43 Bunda Asri, Engkong Jun, Amir Zaki 55:46 Mubarak, Ibu Darniwati, Yanti Tanjung, 55:50 Adung. 55:51 Ada Bunda Emilda, Anggit Aminah, dan 55:54 masih banyak lagi Ustaz yang belum 55:55 terbaca. Insyaallah. 55:57 Insyaallah, insyaallah. Insyaallah hari 55:59 Kamis akan membahas beberapa pertanyaan 56:02 dari Ikhwan dan Akhwat sekalian yang 56:04 akan kita taping di hari Rabu. 56:05 Insyaallah. Jazakumullah khairan jaza. 56:08 Ikhwan dan Akhwat yang sudah menyimak 56:09 sejauh ini, yang sudah bertanya, terima 56:11 kasih banyak. Yang sudah terjawab dan 56:13 yang belum terjawab, mohon maaf karena 56:15 keterbatasan waktu. Setelah ini ada Pak 56:17 Ihsan bersama Hang Heng Hong-nya. 56:20 Masyaallah membaca Warta Rasya. 56:22 Pagi 56:23 topik berita, insyaallah Ikhwan dan 56:25 Akhwat ditunggu saja. Al Faqir, Isal 56:27 Kahfi, ada Ondy, dan juga Mas Algi mohon 56:30 undur diri. Jazakumullah khair Ustaz 56:32 atas waktunya dan jawabannya. Mari 56:34 Ikhwan dan Akhwat kita tutup dengan baca 56:36 doa kafaratul majelis. Subhanakallahumma 56:38 wabihamdih. Asyhadu alla ilaha illallah 56:40 anta astagfiruka wa atubu ilaih. 56:42 Assalamualaikum warahmatullahi 56:43 wabarakatuh.