Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brasil 0:09 [Musik] 0:15 TV Asalamualaikum bangsanudin nursi 0:19 Waalaikumsalam Warahmatullah 0:24 Wabarakatuh apaar Alhamdulillah sehat 0:27 selalu 0:28 Bang luar biasa e banganudin n ini 0:33 barusan kami bacakan tentang hutang dari 0:37 negeri ini katanya 60% dari PDB itu 0:41 kalau dibawah masih aman dulu 30 naik 40 0:45 sekarang 60 ah macam mana Ini yang jadi 0:47 masalah adalah penggunaan hutang ini 0:50 katanya untuk infrastruktur 2023 Menteri 0:54 Keuangan sudah 0:56 mencanangkan akan menemancangkan lagir 0:59 struktur di negeri kita ini yang jadi 1:02 masalah ada orang bertanya apa kita 1:04 memikirkan kampus di ibukota negara baru 1:07 yang katanya didirikan dan Akankah ini 1:11 infrastruktur menjadi sebuah monumen 1:14 oligarki karena kan ujung-ujungannya 1:16 tol-tol itu akan dijual kepada 1:18 ee apa investor-investor dari mana itu 1:22 entah Nah itulah kita songsong 2023 ini 1:26 macam gimana sementara menteri BUMN 1:29 bilang wah ini cerah Pak Jokowi bilang 1:32 ini suram bahkan ilmu ekonomi sudah 1:34 tidak bisa lagi meramalkan kisah ke 1:37 depan apa yang sedang terjadi sebenarnya 1:40 ini Bang Apakah masih ada ilmu yang bisa 1:42 membaca cerita masa depan ini Silakan 1:44 Bang 1:46 Afan Bismillahirrahmanirrahim 1:51 ee kalau soal Ilmu ekonomi pada 1:54 hakikatnya ketika terjadi Nixon CH pada 1:58 tahun 71 he he 2:00 eh keluar kajian dari Paul umerot Paul 2:06 umerat 2:07 menyatakan ilmu ekonomi sudah 2:11 mati jadi ilmu ekonomi sudah tidak mampu 2:14 lagi menjawab 2:17 eh teori-teori yang muncul gitu He 2:21 bersamaan dengan pemikiran Paul omerot 2:23 itu sesungguhnya muncul juga eh Joseph 2:27 skumer yang menyebut bahwa e demokrasi 2:32 sebagai dari oleh dan Untuk kerajat itu 2:35 dalam sistem ekonomi kapitalis tel 2:37 mahirkan masyarakat cemas git 2:40 eh yang disebut dengan ansety people 2:43 masyarakat-masyarakat yang 2:44 cepas nah Setelah itu mereka ngejawab 2:48 dengan 2:50 neoliberal neoliberal itu 2:52 eh dalam rangka memenuhi hasrat 2:57 keserahan kaum korporasi 3:00 serahkan orang-orang kaya maka munculah 3:03 kebijakan neoliberal di era Regan di era 3:07 teacher dengan memprivatisasi b UMN 3:12 mivatisasi 3:14 perekonomian membatasi peran negara 3:17 dalam pembiayaan untuk kepentingan eh 3:20 hajat hidup orang banyak belanja modal 3:22 itu belanja 3:26 sosial tapi ternyata juga seperti juga 3:30 tulisannya eh lima ekonom 3:34 lain Hudson Thomas petti Robert J Gordon 3:40 eh itu juga menyebut ternyata hasilnya 3:43 malah ketimpangan yang kanker stadium 4 3:47 itu gitu Nah dari sana sesungguhnya ilmu 3:50 ekonomi kelihatan enggak bisa ngejawab 3:53 dari kebijakannya yang yang melawan 3:57 sunat Temah H yakni Ee tidak 4:02 jujur rakah hak milik bersifat mutlak 4:06 mainmain persepsi gitu ya 4:10 ee eh sumber daya yang cukup tapi 4:13 disebut dengan ee ee punya keterbatasan 4:18 tapi karena memang serakah ya begitu 4:20 gitu lalu memberlakukan segala 4:22 sesuatunya berdasarkan pasar mekanisme 4:24 pasar bebas Nah hasilnya seperti seperti 4:27 kemarin disebut oleh pak oleh Presiden 4:30 Joko Widodo dalam ekonomi Outlook 2023 4:34 bahwa Il ekonomi tidak lagi mampu 4:37 menjawab itu kan peristiwa dua generasi 4:40 tiga generasi lalu 4:43 Sebenarnya ya baru disadari sekarang 4:46 telas sekali kalau kayak gitu eh itu 4:49 Masalahnya kalau soal Ilmu Ekonomi 4:51 Artinya selama ilmu ekonominya basisnya 4:54 cara berpikir ekonomi barat ya begitu 4:57 dia akan mentok gitu Kara berhadapan 5:00 dengan keserakahan 5:03 ketidakjujuran 5:04 persepsi dan selalu penuh dengan 5:07 manipulasi dan hidup dengan 5:11 kebasan 5:13 menyebut akan 5:19 bekerjaak ketika mereka masuk jalan 5:22 keluarnya 5:28 denganang ambungan 5:30 eh Saya pernah menyampaikan e hampir 5:36 kurang lebih 2 tahun lalu sustainable 5:39 develops itu pada hakikatnya disandarkan 5:43 didasarkan pada 5:46 eh Global 5:48 saving dan global 5:52 investment didasarkan pada tabungan 5:54 global danestasi global maka pertanyaan 5:57 besarnya Siapa sesungguhnya pemilik an 5:59 itu gitu Siapa sebetarnya pemilik 6:01 investasi itu gitu kan orang-orang kaya 6:04 berarti kesinambungan yang dimaksud oleh 6:07 mereka kesinambungan orang kaya 6:10 gitu muncah eh eh itu bersamaan dengan e 6:15 pembenaran tentang transpfic Partnership 6:18 untuk kawasan Asia Pasifik atau Trans eh 6:23 and trade investment eh Partnership 6:26 untuk kawasan Atlantik Utara aka 6:29 membenarkan membangun blok-blok 6:31 perekonomian gitu nah itu juga ternyata 6:34 tidak tidak bisa menjawab 6:37 karena muncul eh belt and road inisiatif 6:41 yang digagas oleh Cina dan juga 6:43 perlawanan dari eh Rusia eh Afrika 6:47 Selatan dan Eh kalau India sebenarnya 6:50 ikut apa yang Amerika bangun terakhir 6:52 ini bahkan gitu ya dalam bahasa yang 6:55 lain 6:56 eh sebenarnya perang perekonomian masih 6:59 akan terus 7:02 berlanjut misalnya kalau pada cerita eh 7:05 Amerika dengan Cina misalnya inti 7:09 peperangannya ada pada chip act 7:11 undang-undang tentang chip di mana Cina 7:14 dibatasi untuk eh eh menjual cipnya 7:18 bahkan Cina memprotes tentang 7:20 undang-undang pertahanannya Amerika gitu 7:23 Jadi kalau dari kita lihat dari peta itu 7:26 ya lagi-lagi memang situasi perekonomian 7:29 sangat ditentukan oleh watak dasar yang 7:32 dibangun oleh satu bangsa atau watak 7:35 dasar yang dibangun oleh oleh 7:37 e oleh para orang kayanya gitu seanjang 7:41 basisnya adalah tidak jujur ceraka 7:45 bermain-main persepsi mekanisme pasar 7:47 bebas gitu ya selama itu juga enggak 7:50 akan pernah selesai ilmu ekonomi karena 7:54 itu ketika bicara tentang hutang i ya 7:57 hutangnya pasti ukuran orang kaya karena 7:58 orang k yang menentukan gitu bukan bukan 8:02 si bukan si penerima pinjaman bukan si 8:05 bukan si debitor gitu yang menerima 8:07 pinjaman itu yang menentukan tidak ada 8:10 kesetaraan dalam hubungan antara 8:12 peminjam dengan yang meminjam nah mereka 8:15 mengubah-ubah ukurannya tadi sudah 8:17 disebut ee asalmuasalnya 8:20 ee hutang terhadap PDB 30% naik ke 40 8:24 naik ke 50 naik ke 60 itu juga sudah 8:26 saya kritik sekitar sejak awal presiden 8:30 jokoud berkuasa bahwa 8:33 sesungguhnya ketika kita menggunakan 8:36 ukuran dasar Bank Dunia tentang hutang 8:39 terhadap 30% Indonesia sudah berada 8:42 dalam posisi lampu merah karena sudah 8:43 nembus 8:44 38% 38% itu adalah utang luar negeri 8:48 terhadap PDB Nah kalau begitu 8:51 sesungguhnya kita sudah tidak lagi 8:52 mengutang tapi kan karena hasratbangun 8:54 itu demikian tinggi Maka munul masalah n 8:58 saya kemudi bukanbanding 9:01 tentang pembiayaan infrastruktur tadi 9:03 seperti pertanyaan tadi H ini saya 9:06 sampaikan di sa lembaga negara tentang 9:09 pembangunan infrastruktur itu ee dengan 9:13 bahan-bahan yang saya kira jauh lebih 9:17 mendalam gitu saya membandingkan 9:20 misalnya 9:21 ee ee pembangunan infrastruktur bahwa 9:26 berbasis RPJM berdasarkan rpjms 9:32 2015-2019 sumber dana APBN itu cuma 9:36 41,25% sumber dana BUMN atau BUMD itu 9:41 22,23% korporasi swasta itu 9:45 36,5% dari jumlah 9:47 kebutuhan 9:51 4.796,2 triliun itu 9:55 rpjmn 9:57 2015-29 Rp jmn 2020 sampai dengan 24 10:02 APBN atau APBD itu jumlahnya 10:07 37,1% bomn atau BMD e kenanya menjadi 10:13 20,99% korporasi swasta 10:17 42% dari jumlah 10:19 6.445 triliun Apa hasilnya iya hasilnya 10:23 adalah peranan APBN 10:25 itu menurun Hun sekitar 10:30 10,30% dari 10:32 RPJM pertama sampai RPJM kedua di erah 10:35 Jokowi Dodo H kemudian kalau kita lihat 10:39 BN BMW menurun 10:42 5,56% sementara badan korporasi swasta 10:45 itu naik 10:47 15,02% Sehingga total peranan antara Ben 10:51 dan badan swasta itu 10:54 62,99% padahal orientasi bmn adalah 10:57 kelaba atau privatisasi Iya akumulasi 11:00 modal sebagai dewanya maka sesungguhnya 11:03 infrastruktur yang dibangun berdasarkan 11:06 pendekatan korporatif pendekatan privat 11:09 pendekatan keuntungan pendekatan 11:11 akumulasi modal menjadi 11:15 62,99% tepatnya 63% dari total 11:20 6.445 triliun apa dampaknya dampaknya 11:23 seluruh 11:24 ee hasil pembangunan infrastruktur akan 11:29 bermuatan komersial akan bernilai 11:32 komersial Apa hasilnya kalau nilai 11:34 komersial harga-harga infrastruktur akan 11:37 naik itu makanya bisa kita lihat minimal 11:39 pada e nanti bisa kita lihat pada 11:42 layanan bandara layanan bandara akan 11:44 naik itu kminal layanan Jal jalan tol 11:47 akan naik layanan listrik akan naik 11:50 semuanya akan begitu e nanti akan naik 11:53 lagi e misalnya Eh bagaimana kita 11:57 menikmati energi akan naik naik semuanya 11:59 tidak akan tidak akan pernah tercapai 12:02 apa yang disebut dengan public Services 12:04 apa stabilitas harga Sebagai public 12:07 goods gitu Sebagai public Services 12:10 sementara Soekarno sendiri yang 12:11 berteriak-teriak tentang Trisakti dan 12:13 kerja-kerja serta kerja itu menyatakan 12:16 stabilitas harga sebagai hajat hidup 12:17 orang banyak gitu tapi kemudian dalam 12:20 kenyataannya di era di era eh Joko idodo 12:24 pertama maupun era Joko idodo kedua 12:26 stabilitas harga itu gantung pada 12:29 komersial yang terus terus meningkat 12:31 gitu itu kalau dari 12:33 pertanyaanpertanyaanya 12:34 Ali itu kayak seperti itu bertanya gitu 12:36 He nah itu bisa didampak bisa dilihat 12:39 pada hasil berikutnya hasil berikutnya 12:43 sesungguhnya bercerita tentang 12:46 keseimbangan primer H yang mereka mau 12:49 naikin ta ratio itu gitu dan sekarang 12:51 ini baru baru ni ma Mulai tahun depan 12:54 ini pph-nya naik ya Luar biasa he dan 12:57 itu aku lihat misalnya kalau pada kalau 13:01 pada bugu bangsa terbelah sesungguhnya 13:03 Ta Ra mereka berantakan karena selalu 13:06 bergerak di bawah 10% waupun naik di 13:09 atas 10% sementara permintaan OECD dan 13:12 permintaan AMF itu jauh di atas 12,5% 13:16 bahkan permintaannya sampai 13% itu 13:20 taara kita lihat pada Hasil pertumbuhan 13:23 ekonomi dalam catatan saya selama selama 13:27 ini I 2014 itu 5% 2015 itu 4,8%, 2016 13:34 5,03%, 2017 13:36 5,07% 2018 5,17% 2019 13:41 5,02% 13:43 2000 20 minus 13:48 2,07-2,07% 221 13:50 3,69 222 perkiraan saya cuma 13:54 5,01%. H 2023 perkiraan saya 4,8% dengan 14:00 plus minus 0,1% berari artinya bahkan 14:04 kecendungannya bisa cuma sekitar 4,6% 14:07 artinya sel selama Joko berkuasa pertban 14:11 ekonominya gak lebih dari rata-rata 14:12 dalam hitungan saya 4,6 kalau mau 14:14 diambil mungkin itu versi meroketnya di 14:18 situ 14:20 mungkin kalau mau 14:24 dibilangituituisa darrit yang 14:26 dibangunama mereka sendi dengan model 14:29 Pembangunan seperti itu gitu yang bisa 14:32 kita lihat 14:33 misalnya itu pada cerita ya di sini 14:37 menariknya pada nilai tukar kalau pada 14:41 nilai tukar sesungguhnya sampai dengan 14:43 sekarang sudah terjadi depresiasi atau 14:46 penurunan nilai rupiah sebesar 14:48 8,66% eh 14:51 8,66% itu jika dibandingkan dengan SBI 14:55 yang 14:56 5,5% itu sudah minus 14:59 3,16% jika dikurangi lagi dengan inflasi 15:02 tambah besar lagi artinya depresiasi 15:05 rupiah yang 15:06 8 jatuhnya nilai tukar yang berkurang 15:09 sebesar 8,66% itu ditambah dengan 15:13 inflasi ditambah dengan pertumbuhan 15:16 penduduk itu pertumbuhan ekonomi 4,6% 15:18 enggak ada artinya apa-apa jadi negatif 15:20 gitu cara minus apalagi dengan GDP yang 15:24 semu itu Siapa yang terima duit siapa 15:26 yang dibagi rata begitu bang itu lebih 15:29 parah lagi sesungguhnya kalau kita ambil 15:32 kalau kita ambil dari cerita tentang e 15:34 PDB per kapita yang angkanya 15:36 kelihatannya naik 62,2 juta per kapita I 15:40 tapi ketika dikurangi dengan beban 15:42 hutang dikurangi dengan inflasi 15:43 dikurangi depresiasi 15:45 rupiah dikurang jumlah penduduk habis 15:48 dia gitu makanya Jini atau yang kata 15:51 orang sekarang lagi stuntingstunting kok 15:53 makin banyak ya Kenapa kan mestinya kan 15:55 infrastruktur jalan bagus apa kemiskinan 15:58 makin sedikit Mestinya kan begitu gitu 16:00 kan Nah ini teh ee dari ini juga 16:03 angkanya menarik kalau bicara tentang 16:06 kemiskinan dan stunting Gitu ya He kalau 16:09 pakai angka sih kemiskinan memang 16:11 menurun e dari 13,1% pada 16:15 2018 menjadi 16:18 12,29% pada Desember 2022 gitu catatan 16:21 saya realitanyaasionya juga menurun tapi 16:25 kalau kita lihat realitas di lapangan 16:26 angka ini menjadi angka nampaknya ini 16:29 Angka sensus e angka survei bukan angka 16:32 sensus gitu jadi tingkat akurasi dan 16:35 aktualitasnya tidak menjamin bahwa angka 16:37 yang disampaikan oleh BPS sebesar 12,29% 16:41 pada ee 16:42 kemiskinan gitu ya iya ee dan kemudian 16:47 gini rasio 16:49 3,84 dengan pengangguran yang meningkat 16:52 menjadi 16:54 5,86% itu sebagai angka yang akurat dan 16:56 aktual gitu Iya Emang susah kalau angka 16:59 sensus ini bulok aja enggak percaya 17:01 angka stok beras Ya gimana kita 17:05 ya lebih menarik lagi angka yang 17:07 berikutnya adalah ketika kita saksikan 17:10 eh 17:11 itu defisit apbn-nya E itu makanya 17:15 kemudian mereka harus naikin ta rasio 17:18 dalam kacamataata dalam kacamata saya 17:22 ini defisit ppn-nya gitu ya 17:24 Eh ini menarik nih justru dia ya Eh 17:29 defisit ee defisit pbn terhadap PDB 17:31 menjadi jadi naik dia he dan sebesar 86 17:36 868 triliun gitu Eh ini Angka ini 17:40 lagi-lagi menunjukkan bahwa ee pencarian 17:43 hutang itu eh tidak berimbang dengan 17:47 penyerapan 17:49 Anggaran kan kita lihat setiap setiap 17:52 bulan Oktober November Desember orang tu 17:55 ribut soal penyerapan Anggaran kan Iya 17:58 iya Betul ya ini bisa-bisa nih hari-hari 18:00 Ini kan ini cepat-cepatan 18:03 supaya ya pahamlah 18:05 gitu Iya Nah itu E itu menjadi masalah 18:09 gitu karena dia nanti berhubungan dengan 18:11 Silva Oh Silva itu selisi anggaran Sisi 18:15 anggaran sisa itu ke mana itu larinya 18:17 gitu kan Dan itu enggak terungkap di 18:20 dalam APB APBN ke depan gitu kan 18:23 terungkap karena masuknya dia ke dalam 18:25 ee dia masuk ke rual dibawa lagi 18:28 berikutnya gitu ya oh Dim forward ke 18:31 depan tapi itu nunjukin bahwa 18:33 sesungguhnya perancangan itu menjadi 18:35 tidak proporsional gitu artinya di satu 18:39 sisi juga kita punya masalah pada 18:40 penyerapan sisi lain kita main-main pada 18:43 penyerapan anggaran di sisi lain kita 18:45 tetap Tiger dengan dengan utang gitu 18:48 kalau melihat akhir tahun kita dalam 18:49 catatan perekonomian gitu Itu yang 18:52 memang saya banyak sampaikan di beberapa 18:54 kanal YouTube saya berdasarkan itu Nah 18:57 kalau kita masuk perban kan juga sama 18:59 indikasinya indikasinya eh kelihatan 19:02 Capital 19:04 raionya kecukupan modalnya hebat 25,1% 19:07 gitu tapi npl-nya naik Oh itu masalahnya 19:12 naik jadi 19:13 3% jadi yang pengusaha juga kalang kabut 19:17 menghadapi ini semua keadaan negeri ini 19:20 karena itu mereka bertahan diri tidak 19:21 menyalurkan kredit karena mereka 19:23 ngelihat ada ada jadi Artinya mereka 19:25 mereka pros namanya nama kebijak Mak Ini 19:28 namanya prycal Nah itu juga nampak dari 19:32 return on aset yang menurun Iya return 19:34 on asetnya menurun cukup gede gitu dari 19:36 2,36 eh dari 19:40 2,36% jadi 19:41 1,77% gitu Itu juga besar kalau return 19:45 aset menurun tetapi dari segi SBN eh 19:49 dilihat dari segi eh surat berharga 19:52 surat berharga nasional yang disebut 19:55 dengan obligasi itu jumlah kepemilikan 19:57 asing memang Mang menyenangkan menurun 20:00 tapi akhirnya itu tadi nilai rupiah 20:04 anjlok yang menyenang yang menyenangkan 20:07 lagi indeks harga saham gabungan indek 20:09 harga saham gabungan itu 20:12 7.100 itu dianggap pasar modal cukup ee 20:15 cukup stabil karena saya pernah ee 20:18 menyampaikan 20:19 ambang batas psikologinya itu 6.000 20:21 Sekarang sudah sampai 20:23 7.100 jadi artinya beberapa 20:25 indikator-indikator makro indikator 20:27 makro dan keuangan perbankan ee 20:30 menggambarkan ee situasi yang memang 20:32 penuh dengan ketidakpastian gitu Iya itu 20:35 gambarannya maka tadi Eh k istilah 20:38 ketidakpastian itu sejak zaman 20:39 neoliberal hidup di tahun 20:42 2anak sejak era soharto sampai dengan 20:45 sekarang tidak tidak pernah bergeser 20:47 gitu situasi penuh dengan ketidakpastian 20:50 awan masih 20:53 mendung apalagi ini Bang berita dari 20:56 Rusia yang katanya nya akan memangkas 20:59 produknya alih-alih menambah produk 21:02 untuk menstabilkan harga minyak akan 21:05 dipangkas 700.000 barel per hari sekitar 21:08 5 sampai 7% ini menyebabkan Jerman 21:11 paling-paling tu paling uring-uringan 21:12 masalah ini bisa bangkrut ini negeri ini 21:15 dan Indonesia ini nampaknya lagi 21:17 bermanuver dengan Apa itu subsidi mobil 21:21 listrik lah di tengah surplus listrik 21:24 tapi ada orang bilang kok jadi mobil 21:26 yang disubsidi bukannya bus transportasi 21:29 umum ini Apa pengaruh dari Rusia ini 21:31 akanah jadi menentukan di dunia ini ee 21:34 menyebabkan akhir dari e apa 21:38 kedikdayaan Amerika di tengah 21:40 terpuruknya Negeri beruang putih ini 21:42 yang sedang kedinginan sekarang ini 21:44 gimana Bang kalau kedik Dayaan Amerika 21:48 dari segi dolar dia tetap bergerak di 21:51 atas 52% penggunaannya artinya dolar 21:55 masih cukup signifikan walaupun 21:56 dibanding sebelumnya sudah jauh 21:58 berkurang hm Jadi kalau melihat 22:00 keperkasaan penggunaan dolar gitu ya 22:02 masih itu 22:03 ee hari ini saja Misalnya ee bisa kita 22:06 lihat ee sedikit menurunnya dolar maka 22:10 situasi perekonomian di Amerika 22:12 kelihatan membaik gitu He Itu kelihatan 22:14 kan mereka juga kalau Dolar begitu kokoh 22:18 perekonomi mereka juga enggak bagus gitu 22:21 searang berarti daya saing barang mereka 22:23 di pasar jelek jelek karena mahal 22:25 melihatnya begitu nah itu juga dilihat 22:28 dari ee ee suku bunga di di private 22:31 equity fund he di pendanaan-pendanaan 22:34 yang muncul dari kalangan orang kaya itu 22:36 I suku bunganya kayak gimana gitu cukup 22:39 menguntungkan atau merugikan gitu 22:41 ngelihatnya nah private equity fund itu 22:44 dimiliki oleh yang namanya kaum Republik 22:46 sementara kaum Demokrat bermain di hing 22:49 di perlindungan nilai gituya Nah itu 22:51 berhubungan dengan energi fosil dan 22:53 energi terbarukan Nah kalau sekarang 22:56 kita lihat misalnya eh Rusia menjawab 22:59 dengan cara bermain energi fosil untuk 23:01 mengurangi pasokan ke pasar dunia itu 23:04 sesungguhnya karena melawan kebijakan 23:06 Muhammad bin Salman yang mendapat 23:08 kekebalan karena kasus Jamal Kasogi 23:11 dengan kekebalan yang didapat oleh 23:13 Muhammad bin Salman itu 23:15 eh tambah 23:17 produksinya pasokan minyaknya 23:20 disepakati eh untuk apa cukupkan gitu e 23:25 sehingga harga minyak kembali stabil ee 23:28 sama seperti sejauh sebelumnya ini juga 23:31 saya sebut dalam berbagai kajian saya ee 23:34 ini kembali ke dalam harga 2000 ee 10 23:38 harganya kembali ke 72 gitu I 720 72 23:42 untuk West Texas intermedate 76 untuk 23:45 brand 6 mereka maunya 60 ya kalau mereka 23:48 maunya 60 nah ee kalau misalnya Rusia 23:51 mengurangi pasokan ee itu akan 23:53 mengakibatkan naik harganya 23:56 gitu H itu signifikannya begitu nah 24:00 ketika harga-harga naik itu suka tidak 24:03 suka akan akan berdampak pada eh 24:06 harga-harga pasar dunia juga menaik 24:09 ketika harga-harga pada naik itu juga 24:11 akan mengakibatkan inflasi gitu 24:14 berikutnya nah itu yang mereka 24:15 sebenarnya sedang cegah di tengah yang 24:17 namanya problematik inflasi antara 24:20 Jeremy Powell dengan Janet Yen berbeda 24:22 pendapatah Sebenarnya kita mau mesti 24:25 mengendalikan kayak gimana di tengah 24:27 yang namanya inflas mereka tinggi 24:29 dibanding dalam ee 40 tahun terakhir nah 24:33 situasinya ituh kayak gitu kalau dilihat 24:34 dari negeri pamansam itu nah ketika kita 24:37 pindah ke Indonesia dengan mengatasi eh 24:41 penggunaan energi fosil bergesar ke 24:44 listrik dengan kemudian 24:46 ee mensubsidi pembeli mobil atau motor 24:49 listrik maka pada hakikatnya yang sedang 24:53 dilakukan adalah seperti juga pada 24:55 kebijakan fiskalnya yang selalu memberi 24:57 subsidi memberi kekuatan pada kekuatan 25:00 korporasi masyarakatnya di kenakan pajak 25:03 naik terus-menerus gitu ya sementara si 25:06 korporasinya kan enggak gitu bahkan 25:08 dikasih tax HID sampai 30 tahun gitu 25:12 terjadi pengurangan pajak sampai 100 25:13 tahun lebih gitu itu yang buat investor 25:16 asing yang dalam negeri malah 25:17 diuyek-uyek dengan pajak macam-macam 25:19 begitu kan Nah itu itu tujuan mereka 25:22 mengikuti kemauan ecb mengikuti kemauan 25:26 Bank Dunia agar tax Rao naik gitu Nah 25:29 akhirnya orang Indonesia keluar dulu 25:31 duitnya baru masuk lagi sebagai investor 25:34 asing bukan begitu Iya sebagai pinjaman 25:36 gitu pinjaman lucu-lucuan 25:39 jadi kayak logikanya begitu gitu 25:41 sebenarnya gampang aja bacanya kalau 25:43 kita kita ngelihat gitu Ini ada PR Iya 25:48 Bang Lanjut bang artinya kebijakan 25:50 fiskalnya seperti bahasa saya 25:52 sesungguhnya bukan kebijakan fiskal yang 25:54 efektif Gitu begitu juga kebijakan 25:57 monetor nya kebijakan monetornya hanya 25:59 sekedar e kebijakan monetornya lebih 26:02 mendrive kepada kekuatan korporasi 26:05 Menengah Atas dia tidak mendve kalangan 26:08 bawah dan itu bisa dilihat dari 26:10 bagaimana mereka bermain di UMKM yang 26:13 mereka bilang kami akan meningkatkan kur 26:15 gitu Kami akan meningkatkan pnn tapi kan 26:18 pada hakikatnya tidak berhasil memutar 26:20 perekonomian secara baik di level 26:22 menengah bawah gitu pada saat yang sama 26:25 fiskalnya tidak efektif karena fiskalnya 26:26 hanya ee memberikan pasokan pada 26:29 kekuatan orang kaya gitu Maka hasilnya 26:31 tadi yang saya bilang gini rasionya 26:33 angkanya 0,384 itu menjadi perlu 26:36 dipertanyakan karena pendekatannya 26:38 pendekatan pengeluaran bukan pendekatan 26:40 pendapatan gitu angka-angkanya kalau 26:44 kebijakan perekonomiannya begitu gitu ya 26:47 ini menjadi potret juga Bang kemarin 26:49 ketika Bupati m adil merasa tidak adil 26:53 ya Ini urusan Meranti ya dengan 26:54 minyaknya juga gubernur kasubo yang 26:57 uring-uringan dengan nikelnya di Maluku 27:00 Utara walaupun pertumbuhannya 27% di 27:03 foto itu diybe- kan itu jalanan hancur 27:06 lebur di sana tidak sebanding dengan 27:09 penghasilan daerah tersebut dengan 27:11 kesejahteraan rakyatnya apa yang terjadi 27:14 dengan ini 27:15 Bang yang pertama tadi soal penyerapan 27:19 anggaran yang jelek gitu ya daerah juga 27:22 penyerapan anggarannya di saat-sat 27:24 terakhir itu di bulan September Oktober 27:26 cuma bergerak 27:28 62,23 27:29 63,36 60 artinya masih tetap di bawah 65 27:33 suruh ngabisin duit aja begitu ya 27:35 Katanya dulu takut KPK sekarang kpk-nya 27:38 lebih lembut ya begini juga ya gimana 27:41 apalagi ott bikin negeri ini jelek nah 27:44 itu itu lucu lagi 27:50 kan lalu kita lihat ee kalau Maluku 27:54 kayak gitu Maluku Utara kayak gitu lalu 27:56 kemudian Meranti kayak G gitu Itu karena 27:58 ee 28:00 tingkat 28:01 pengembaliannya ee yang diterima oleh 28:04 daerah prinsip dana bagi hasilnya ini 28:07 kan memang ada bagi hasil EE 80 20 70 30 28:13 gitu ya dana bagi hasil itu gitu untuk 28:15 gas untuk perkebunan berapa untuk gas 28:17 berapa untuk minyak berapa 28:20 gitu saya lupa tu angka-angkanya karena 28:22 itu seperti saya pernah cerita 28:24 Sebelumnya saya sudah mengabaikan itu 28:26 karena problematiknya di pusat lalu 28:29 kemudian daerah kena dampak 28:32 gitu Jadi saya saya terkadang karena 28:36 sudah lama saya tidak lagi bicara 28:38 tentang ekonomi daerah terbatas sekali 28:40 gitu di hanya provinsi-provinsi tertentu 28:42 gitu saya bicaranya maka sesungguhnya 28:45 cerita Kabupaten Meranti atau Maluku 28:48 Utara atau daerah lain pun penghasil 28:50 Sumber Daya Mineral penghasil sumber 28:54 daya migas yang kecil itu lebih 28:57 disbabkan oleh ini menariknya di sini 29:00 kerusakan yang muncul akibat e jadi 29:03 penggerusan alam yang terjadi karena 29:05 sumber daya alam tidak sebanding dengan 29:08 dana bahagias yang mereka terima itu 29:09 poinnya H Nah itu saya sebenarnya bukan 29:13 hanya terjadi di Meranti e di sulaau 29:17 selatan juga terjadi bahkan kalau kalau 29:21 saya Saya pernah menjadi pembicara untuk 29:24 asosiasi dewan perwakilan daerah 29:27 Kabupaten seluruh Indonesia gitu ya saya 29:30 pernah menjadi pembicara untuk beberapa 29:32 provinsi mereka mengeluhkan bahwa setiap 29:36 sumber daya yang di yang diambil oleh EE 29:40 korporasi dengan dihitung dengan dana 29:43 bagi hasil sesungguhnya yang terjadi 29:45 Adah negatif gitu Ditambah lagi dengan 29:48 polusi udara dengan debu yang luar biasa 29:51 Ditambah lagi dengan katakan ee 29:54 kerusakan alam yang muncul di dalamnya 29:56 jadi alamnya tidak terut bagi hasil 30:00 polusi udaranya tidak tertutup dengan 30:02 dengan dana bagi hasil gitu ya dan itu 30:04 juga tidak membuka lapangan kerja gitu 30:06 ya bagi 30:09 masyarakat itulah yang dikeluhkan oleh 30:12 jadi e pemerintah pusat atau tepatnya 30:15 orang-orang cerdas di Lapangan Banteng 30:18 Utara itu mestinya tidak bisa cuma 30:21 sekedar lihat I mereka yang terak-terak 30:22 dan bagi hasilnya kurang itu justru 30:25 menunjukkan eh 30:27 penyerapan anggarannya jelek kan mereka 30:29 balasnya begitu tuh ya kalau saya 30:32 ngelihat secara ee si yang adil protes 30:36 Kabupaten Meranti kan dijawab dengan Iya 30:38 itu karena kinerja anggarannya jelek kan 30:40 gitu 30:41 dijawab dijawabnya begitu gitu mestinya 30:44 anda tidak boleh menjawab dengan membela 30:46 diri dengan menunjuk kinerja anggaran 30:48 jelek karena kinerja anggaran anda 30:49 sendiri tidak terlampau baik gitu tapi 30:52 lihat dari ee Apa yang disebut dengan 30:55 eh spill over atau eksternalitas dari 30:59 penggurukan sumber daya alam jadi dalam 31:01 teori ekonomi spill over atau sebuah 31:03 kebijakan atau eksternalitas atas sebuah 31:06 kebijakan itu juga harus dilihat untuk 31:07 melahirkan rasa keadilan gitu Itu yang 31:10 disebut dengan bagian dari ilmu ekonomi 31:12 mati gitu karena eksternalitas itu 31:14 menunjukkan kegagalan pasar kegagalan 31:16 pemerintah jadi konstruksi yang muncul 31:18 dari kebijakan sekarang itu 31:20 menggambarkan dua hal dalam ilmu ekonomi 31:22 apa itu ee kegagalan pasar dan kegagalan 31:25 kebijakan he karena kegagalan pasar itu 31:28 tadi dampaknya pada Polisi Udara ee pada 31:31 kerusakan alam pada rendahnya penyerapan 31:34 anggaran pada buruknya pengangguran dan 31:37 kemiskinan gitu ya dia menggambarkan 31:41 eksternalitas negatif Nah itu spill 31:43 overnya jelek sekali gitu nah di situlah 31:47 lagi-lagi kegagalan market market failer 31:50 atau government fail dalam bahasa 31:52 sananya kegagalan pasaran kegagalan 31:54 pemerintah menggambarkan ilmu ekonomi 31:57 memang tidak bisa menjawab apa-apa di 31:59 situ Joko Dodo benar b h Ah ini nih Bang 32:04 ini ada pertanyaan dari pendengar kita 32:06 nih gak mau sebutkan namanya nih karena 32:08 Rupanya mereporter dia Eh katanya begini 32:12 hari-hari ini pengumpulan pajak melebihi 32:15 target Pegawai pajak bagi-bagi bonus 32:18 enggak tanggung-tanggung ada yang dapat 32:20 bonus ratusan juta sementara BBM naik 32:23 enggak turun-turun ya walaupun minyaknya 32:25 turun dunia harganya naik UMP di banyak 32:29 daerah rendah guru honorer banyak yang 32:31 menderita rakyat masih banyak yang susah 32:33 bisa-bisanya l ada yang merayakan 32:36 pengumpulan pajak yang tidak lain dari 32:38 uang rakyat dengan cara bagi-bagi bonus 32:41 Emang benar nih Bang ada teman saya itu 32:43 bilang kalau stor jangan Sekaranglah 32:45 tahun depan pindahkan Kenapa karena ini 32:47 sudah memenuhi target bahkan melampaui 32:50 gitu apa yang terjadi sebenarnya Bang 32:53 yang terjadi gampang 32:54 sederhana zaman saya anggota dewan itu 32:57 he zaman saya anggota dewan saya 33:01 memasalahkan 33:02 tingkat 33:04 akurasi perencanaan dengan realisasi 33:07 dalam perpajakan Oh 33:10 ee biasanya yang disampaikan ke badan 33:13 anggaran yang disampaikan ke dewan dalam 33:17 rangka ee mencapai target perpajakan ee 33:20 sesungguhnya perencanaan yang lebih 33:22 rendah dari kemampuan memperoleh Saya 33:25 ulang ke e menyampaikan perencanaan 33:29 penerimaan perpajakan yang lebih rendah 33:32 dari 33:34 kemampuan perolehan jadi misalnya kalau 33:37 tahun ini diperkirakan mencapai 33:40 1750 triliun perkiraan kemampuan segitu 33:43 maka yang disampaikan sekitar 33:46 1675 paling top 1700 33:50 gitu itu itu sih kan khawatir kalau kita 33:54 bilang 1750 itu setah Nyampai kan G ya 33:57 kita celek yaah kita turunin aja dari 33:59 kemampuan perolehan 100% kita kasih aja 34:02 90% kita kasih aja 34:05 95% itu kalau 95% sudah berani itu 34:07 akantali yesam Oh gitu Sudah berani itu 34:11 biasanya memang bergerak di antara 85 34:13 92an 34:16 gitu itu gampang ngelihatnya karena 34:18 memang akhirnya mereka kan saya harus 34:21 menunjukkan cber prestasi dong maka 34:23 kemampuan perolehan perpajakan saya ee 34:25 pada perencanaan saya turunin dong gitu 34:28 rencananya menjadi sekitar 34:30 90% dari kemampuan memperoleh gitu 34:33 supaya kelihatan saya di akhir tahun 34:34 jadi punya punya prestasi dengan 34:36 percapaian prestasi maka saya dapat 34:38 bonus Masyaallah kinerja saya juga bagus 34:42 gitu lihatnya satu lagi dia yang 34:45 bertanya Bang di akhir-akhir kita ini ya 34:47 rajin pula di pendengar bertanya Bang 34:50 Bagaimana sebuah negara Indonesia yang 34:53 berketuhanan maha esa satu hari pajaknya 34:58 bisa berkolerasi dengan 35:00 zakat apakah mungkin Bang Apakah bisa 35:04 satu hari jadi kita bayar pajak juga 35:07 termasuk zakat itu apa Mungkin Bang Nah 35:09 ini pertanyaannya enggak bisa enggak 35:11 bisa ya bang bisa karena e pemerintah 35:15 memisahkan antara pajak sama zakat 35:19 walaupun kemudian he ee ada Pengakuan 35:22 dari pemerintah jika anda memberi 35:25 eh zakat infak sedekah gitu ya he wakaf 35:29 itu ke badan-badan yang sudah ditentukan 35:32 Iya Misalnya ke basnas ke kebadan-badan 35:36 yang diakui oleh perpajakan maka itu 35:38 menjadi pengurang pajak dalam praktik ya 35:40 Ee agak susah karena mereka akan 35:42 melakukan pemeriksaan lebih dalam lagi 35:44 gitu H mereka memang merelasikan Jika 35:47 Anda memang membayar ee memberikan ee 35:51 zakat ee ke b katakan ke basnas ke mana 35:56 gitu maka akan terjadi pengurangan pajak 35:58 itu perusahaan-perusahaan tertentu 36:00 banyak yang ngeluh gitu karena mereka 36:02 kan tidak percaya juga pada basar Hm kan 36:04 ajarannya tidak harus ke lembaga-lembaga 36:06 yang ditunjuk oleh pemerintah Kenapa 36:08 saya mesti membayar zakat infak sedekah 36:10 saya ke lembaga yang pemerintah karena 36:12 lembaga itu sendiri ternyata 36:13 efektivitasnya rendah ahah kan itu 36:15 muncul di kajian karena itu kemudian 36:17 udahlah bayar pajak aja silakan saya 36:19 anggap aja saya niatkan saja bayar pajak 36:22 itu sebagai ee sebagai bayar zakat 36:24 jadiitu ini yang masalah niatkan saja 36:28 Saya membayar Z membayar pajak sebagai 36:30 zakat infak sedekah Oke saya berniat 36:33 membayar zakat infak dan sedekah yang 36:35 diwujudkan dengan cara membayar pajak 36:38 Jadi mereka akhirnya ngambil 36:40 manipulasinya begitu gitu loh karena 36:41 pada hakikatnya nah ini berhubungan 36:43 dengan persoalan ee kemampuan membayar 36:46 dan kemampuan membayar dan keimanan 36:49 kemampuan membayar kemauan membayar dan 36:52 kerelaan membayar tadi jadi ada orang 36:54 mampu membayar tapi dia tidak rela Iya 36:57 karena ada orang mampu membayar tapi dia 36:59 tidak rela keikhlasannya gitu Jadi ada 37:01 orang yang tidak mampu tidak mau 37:03 membayar tapi dia rela G ituu nah ee 37:07 orang-orang yang mau membayar dan rela 37:09 akhirnya dengan ketika dihubungan dengan 37:11 zakat infak dan sedekah mereka ber jadi 37:14 mengubah niatnya Saya tidak dalam rangka 37:17 mengkontribusi korupsi gitu Saya tidak 37:19 dalam rangka sedang membiayai para 37:20 koruptor gitu mereka ngomong gitu Nawa 37:23 itunya saja ditanamkan gitu Tapi kan 37:25 Nawa itunya itu diubah 37:27 [Musik] 37:28 gitu Jadi begitu hubungannya gitu 37:32 Masyaallah Ah terakhir bang eh sebagai 37:35 penutup di 37:37 2022 ini apa yang bang iksanuddin dursi 37:41 Lihat nih di tahun covid dan di tahun 37:44 Entah ini eh ketika ilmu Katanya sudah 37:47 tidak bisa menjawab Prakiraan ke depan 37:50 tapi kan keimanan dan agugama kita kan 37:53 masih bisa menjawab ini dengan berbagai 37:56 sebagai ilmu yang ada dalam mushaf Quran 37:59 kita yang perlu dibreakdown lagi apa 38:02 yang bang ihsanuddin nursi lihat 38:03 sehingga kita masih bisa optimis dengan 38:07 menghadapi masa depan ini menyongsong 38:09 hari akhir ke 38:11 depan kekuasaan politik dan kekuasaan 38:15 ekonomi itu pada hakikatnya tidak pernah 38:17 bisa di pisahkan kalau pakai istilah 38:21 merekaing gituing itu memisahkan ekonomi 38:25 dengan politik he jadi banyak para 38:27 ekonom yang tersesat Saya ulang ya 38:30 banyak ekonom yang tersesat seolah-olah 38:32 ee kebijakan politik bisa dipisahkan 38:35 dengan kebijakan perekonomian dengan 38:37 persoalan perekonomian saya mendengar 38:40 ada ada beberapa teman-teman saya yang 38:44 yang punya punya keyakinan ee bahkan 38:48 pernah menyampaikan secara terbuka 38:50 dengan gelar yang mereka miliki merasa 38:52 hebat gitu ya mereka menyebut the cling 38:55 the cling itu adalah terpisahnya antara 38:58 kebijakan ekonomi dengan kebijakan 38:59 politik dalam sejarah pembelajaran saya 39:03 sejak abad Saya ulang dalam sejarah 39:06 pembelajaran saya sejak abad 39:08 16 ketika dimunculkan perjanjian th 39:11 Silas dan 39:12 saragoza Silas dan saragoza itu 39:15 memilah-milah wilayah 39:18 ekspedisi Portugis dan Spanyol Portugis 39:21 ke wilayah timur Spanyol ke wilayah 39:23 barat itu tujuannya bukan cumakar 39:27 tapi itu Glory gold and Gospel Glory 39:29 gold and Gospel atau Glory Gospel and 39:32 gold itu menunjukkan bahwa sesungguhnya 39:34 kekuasaan politik berkaitan dengan 39:36 kekayaan berhubungan dengan ekonomi 39:39 Glory Gold Glory Gospel Glory gold and 39:42 Gospel selalu begitu gitu dan itu 39:44 terus-menerus berlangsung hingga hari 39:46 ini nah eh karena mereka mengambil 39:49 begitu dan yang mereka lakukan adalah 39:51 sekedar memenuhi hasrat nafsu mereka 39:53 pada eh kekuasaan dan kekayaan 39:57 maka mereka akan selalu 39:58 terbentur dan sejarahnya begitu Jadi 40:01 sesungguhnya ketika kita mundur pada 40:03 sejarah dari mulai 40:06 1494 gitu ya sampai dengan 1527 pada 40:10 saat tordes Silas dan saragoza ditand 40:12 tangani hingga hari ini e ilmu 40:15 perekonomian e sama sekali gagal 40:17 mengangkat harkat martabat manusia dan 40:20 itu disebabkan karena orientasi ilmu 40:24 perekonomian melulu hanya memenuh hasrat 40:27 duniawi nah sementara kalau kita ngambil 40:30 ilmu ekonomi berbasis al-quran dan hadis 40:32 dia tidak meluru dalam perspektif 40:34 duniawi itu perbedaan mendasarnya luar 40:37 biasa gitu kalau kita ngambilnya di situ 40:38 gitu ilmu ekonomi yang diajukan oleh 40:41 Alquran dan hadis adalah ilmu ekonomi 40:44 yang bertujuan nafsul Mutmainah yang 40:47 menentramkan sementara ilmu ekonomi yang 40:50 mereka yang mereka sodorkan adalah ilmu 40:53 ekonomi yang yang pihak-pihak terent itu 40:56 menguasai mendominasi ee sumber daya 40:59 produksi dan distribusi memenuhi hasrat 41:01 kesrakahan dan di dalamnya penuh dengan 41:03 ee kesombongan keangkuhan ya Berarti 41:06 temannya setan sementara ilmu ekonomi 41:08 yang disedorkan oleh al-qur'an dan hadis 41:10 adalah ilmu ekonomi yang berujung pada 41:13 nafsul 41:14 Mutmainah bahasabahasa Jawanya to 41:17 tentram kertorarjo gitu 41:19 loh Nah ketika kita tidak sampai pada to 41:22 tentrum K rahjo maka sesungguhnya kita 41:26 dalam bahasa saya kita dicambuk 41:28 sesungguhnya Kenapa kita punya istilah 41:30 to kjo Kenapa kita punya istilah nafsul 41:34 Mutmainah tapi kita tidak mencapai 41:36 nafsul Mutmainah kita tidak tercapai to 41:38 t Karjo itu kita dicabuk untuk 41:40 bermuhasabah diri untuk mengevaluasi 41:43 diri dalam kenyataan kita bukan hanya 41:46 gagal melaksanakan berevaluasi atau 41:49 bermuhasabah diri juga gagal gitu itu 41:52 catatan 2022 ini untuk masuk ke 23 dan 41:55 seterusnya kenapa karena ke depan lebih 41:57 volale ke depan lebih gonjangganjing ke 41:59 depan lebih bergejolak Nah kalau 42:02 perencanaan pelaksanaan dan evaluasinya 42:05 gagal bagaimana kita harus menancapkan 42:08 kaki kita ke depan dalam rangka 42:09 melangkah jauh lebih baik perencanaan 42:11 pelaksana dan evaluasinya gagal 42:16 kok itu yang sesungguhnya bagi umat 42:18 Islam khususnya gak ada cara lainang 42:20 Kecu memang melihat Alquran dan hadis 42:23 sebagai petunjuk 42:25 kehidupan in jadi enggak bisa lagi 42:27 memandang ke yang lain gitu Kara 42:29 sesungguhnya sudah di sudah diajak untuk 42:32 kembali ke dalam al-qur'an Kara memang 42:34 di dalam Alquran dan hadis AD hudalinas 42:36 dan 42:36 hudalilutin Nah itulah yang sesungguhnya 42:39 dalam dalam pandangan saya pembelajaran 42:41 selama eh 6 abad dan 7 abad ini sudah 42:45 terjadi kegagalan yang amat sangat luar 42:48 biasa 42:50 catatannya Terima kasih 42:52 Bang luar biasa pencerahannya dan 42:55 mudah-mudahan youtube-nya gak sampai 42:57 sore sudah bisa tayang nih di hari 42:59 akhiri saya mohon maaf kalau ada yang 43:01 salah sambil m mohon makfirah dari Allah 43:03 subhanahu wa taala subhanakallahumma 43:06 wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta 43:08 wa astagfiruka wa atubuai alalamualaikum 43:11 warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam 43:14 warahmatullahi 43:23 wabarakatuh