Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:25 [musik] 0:37 [musik] 0:46 Allah wabarakatuh. 0:47 Alhamdulillahirobbil alamin. Allahumma 0:50 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad. 0:53 Di Banjar luaskan dari Jalan Masjid 0:54 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:58 Bekasi. Radio Silaturahim untuk Islam 1:01 yang satu. Ikhwan dan akhwat yang 1:03 dirahmati Allah Subhanahu wa ta'ala. 1:05 Bagaimana kabar Anda di kesempatan hari 1:08 ini? Semoga [berdehem] dalam keadaan 1:10 sehat walafiat dan selalu dalam 1:12 lindungan Allah Subhanahu wa ta'ala. 1:19 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 1:20 Subhanahu wa ta'ala, kembali kita 1:21 berjumpa di edisi hari ini Sabtu di 1:24 tanggal 20 Rabiul akhir 1:27 1442 1:29 Hijriah 1:30 yang bertepatan pula di tanggal 5 1:32 Desember 2020 1:36 dalam program kesehatan Islami. 1:39 Narasumber 1:41 Kang Haris Tabrianto. Assalamualaikum 1:43 warahmatullahi wabarakatuh, Kang Haris. 1:45 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:46 wabarakatuh. 1:47 Sehat, Kang Haris ya? 1:48 Alhamdulillah hari ini sehat, Kang. 1:49 Baik, alhamdulillah. Dan tema kita di 1:53 Sabtu 1:55 yang kalau di studio saat ini lagi 1:57 hujan, Kang Haris. 1:58 Iya. 1:59 [tertawa] 1:59 Sabtu hari ini mengenal jenis-jenis 2:01 nyeri persendian. 2:02 Iya. 2:03 Begitu ya. 2:04 Baik, iya. 2:04 Baik Ikhwan dan Akhwat. 2:06 [berdehem] 2:07 Kalau kita bicara masalah eh Anda 2:10 mungkin pernah kenal apa itu nyeri 2:11 sendi. 2:12 Jadi nyeri sendi adalah keluhan sakit 2:15 yang dirasakan pada satu atau lebih area 2:18 persendian. 2:20 Dan memang hal ini menurut data dari WHO 2:23 pada tahun 2008 2:25 nyeri sendi telah diderita 151 juta jiwa 2:28 di dunia dengan 24 juta jiwa di 2:32 antaranya berada di kawasan Asia 2:34 Tenggara. 2:36 Prevalensi penyakit sendi di Indonesia 2:38 kini mencapai 34,4 2:40 juta orang dengan perbandingan penyakit 2:43 sebesar 15,5% 2:45 pada pria dan 12,7% pada wanita. Baik. 2:50 Di eh depan saya di studio saat ini Kang 2:53 Haris akan menjelaskan tentang nyeri 2:55 persendian. 2:56 Hanya saja 2:57 saya langsung saja ingin bertanya kepada 2:59 Kang Haris. 3:00 Yang lebih dikenal oleh masyarakat 3:02 Indonesia nyeri sendi itu seperti apa 3:04 sih Kang Haris? Singkat saja. 3:05 Iya, baik. Eh di Indonesia sendiri nyeri 3:08 sendi yang paling terkenal istilahnya 3:10 Heeh. 3:11 itu sebenarnya rematik. 3:12 Rematik. 3:13 Rematik pasti kalau nyeri sendi dibilang 3:15 aduh jangan-jangan rematik kalau enggak 3:17 asam urat. 3:17 Heeh. 3:18 Nah, padahal sebenarnya dua kondisi itu 3:20 adalah dua kondisi yang berbeda nih 3:21 Kang. 3:22 Heeh. 3:22 Nah, makanya kita perlu mengenal 3:24 sehingga nanti kita bisa apa namanya 3:26 membi eh pada saat kita bisa membedakan 3:28 Heeh. 3:28 kita bisa memberikan treatment yang 3:30 tepat gitu. Jadi tidak semua nyeri sendi 3:32 sebenarnya bisa disamaratakan. 3:34 Jadi beda antara rematik dengan 3:36 asam urat. 3:37 Asam urat. Kalau encok? 3:38 Nah, kalau encok itu 3:40 Iya, jadi kalau encok itu menurut saya 3:42 harus merefer kepada atau istilahnya 3:44 mengacu pada kamus bahasa kamus misalnya 3:46 bahasa Indonesia ya. Maksudnya encok itu 3:48 seperti apa? Kalau encok mungkin disebut 3:51 eh kombinasi dari pegal, nyeri dan 3:53 enggak nyaman gitu. Sebenarnya itu kalau 3:54 kata encok menurut saya sendiri kurang 3:57 bisa merepresentasikan apa yang terjadi 3:59 di dalam persendian itu sendiri. 4:01 Heeh. 4:02 Jadi makanya ini akan kita kupas 4:05 kupas ya. 4:06 itu tidak ada jurnal medisnya enggak ada 4:07 ya? 4:08 Kata kuncinya bukan encok ya. 4:10 [tertawa] 4:10 Karena kan sebagian orang aduh duh encok 4:12 nih aduh duh atau aduh nyeri pinggang 4:14 begitu kan. 4:15 Ya, karena nyeri yang terjadi biasanya 4:17 eh 4:19 bisa berasal dari jaringan persendiannya 4:22 sendiri atau bisa bahkan justru dari 4:24 jaringan lain misalnya kayak otot yang 4:26 mungkin apa namanya ketarik lah 4:27 orang-orang bilang ketarik. Nah, itu 4:28 nanti kita akan coba melihat 4:30 perbedaannya gimana sehingga 4:32 treatment-nya akan lebih 4:33 orang-orang dulu dulu Bang bilangnya 4:35 encok begitu kan. 4:36 Iya, makanya kalau encok kan aduh 4:37 bingung ini mau diapain dulu istilahnya 4:39 karena nyerinya harus kita lihat dulu 4:41 apa asal muasalnya lah. 4:43 lebih tepat rematik atau asam urat. 4:46 Sebenarnya sih kalau rematik dia masih 4:48 ada satu lagi namanya 4:50 rematik itu kan kalau di dunia kesehatan 4:53 namanya rheumatoid arthritis atau 4:55 rematik pada rematik dan kombinasi 4:57 dengan eh peradangan pada persendian. 5:00 Iya. 5:00 Nah, sebenarnya ada satu lagi satu 5:01 kelompok apa satu jenis nyeri sendi 5:04 yaitu namanya arthritis atau hanya 5:05 peradangan sendinya saja. Karena nanti 5:07 dua-duanya pasti ya berbeda itu lagi. 5:09 Kalau keseleo masuk nyeri sendi enggak? 5:11 Kalau keseleo lebih kepada kategori 5:13 cedera, Kang. 5:14 Cedera? 5:15 Iya, cedera. 5:16 Tapi kalau di Indonesia lebih terkenal 5:17 keseleo, tapi kalau di dunia barat lebih 5:19 terkenal terkilir begitu. 5:20 Terkilir ya, bahasa Indonesia juga 5:21 sebenarnya terkilir. 5:22 [tertawa] 5:24 Iya. [terkesiap] 5:25 Baik, Kang Haris mungkin 5:26 silakan dengan pengantarnya. 5:28 Iya, baik. 5:29 Eh nyeri sendi. 5:30 He em. 5:31 Iya, pertama-tama saya ucapkan 5:32 asalamualaikum warahmatullahi 5:33 wabarakatuh kepada para pendengar dan 5:37 para penonton setia eh Hasil TV dan 5:39 Radio Silaturahim. Terima kasih atas 5:41 kesempatannya dari eh hari ini saya 5:44 diberikan kesempatan untuk lebih sharing 5:46 kepada eh suatu 5:50 apa namanya hal ya atau judul yang 5:52 disebut dengan mengenal jenis-jenis 5:55 nyeri persendian. 5:56 Iya. 5:57 Jadi, eh nyeri persendian ini tadi sudah 6:00 disampaikan oleh Kang Agus eh 6:02 prevalensinya cukup besar di daerah Asia 6:05 Tenggara dan terutama di Indonesia itu 6:08 sekitar 34 juta jiwa mengalami nyeri 6:11 persendian. Nah, pertanyaannya adalah 6:14 angka yang besar seperti ini itu 6:18 kenapa? Maksudnya disebabkan oleh apa? 6:20 Dan yang kedua adalah bagaimana cara 6:23 menyikapinya seperti itu. Karena 6:25 bisa jadi nyeri persendian yang terjadi 6:29 yang mungkin yang kita alami adalah 6:31 nyeri persendian yang menandakan bahwa 6:33 kondisi tubuh dalam kondisi yang 6:35 berbahaya. Tapi 6:37 istilahnya kita bisa bilang wah, apa? 6:41 Eh, mungkin cuma karena capek atau 6:43 sebagainya. Padahal merupakan tanda dari 6:45 bahaya. Makanya kita harus membedakan 6:47 eh, nyeri persendian yang terjadi 6:49 sehingga kita bisa tepat apa namanya? Me 6:54 ngatasinya atau 6:56 menanganinya seperti itu. 6:58 Nah, mungkin nanti eh, saya akan juga 7:00 akan memberikan gambaran 7:02 gambaran bahwa bagaimana kondisi nyeri 7:04 sendi itu terjadi dan bagaimana jenisnya 7:07 serta beberapa kondisi yang menyerupai 7:11 menyerupai nyeri persendian sehingga 7:13 nanti bisa kita 7:14 bedakanlah ya penanganan dan eh, ciri 7:17 penciri khasnya tadi. 7:20 Nah, oke. 7:22 Jadi 7:23 ka di Indonesia sendiri eh, ada anggapan 7:26 bahwa nyeri sendi ini akan meningkat 7:29 seiring dengan bertambahnya usia. Ya, 7:31 sebenarnya hal itu juga benar, namun 7:35 juga tidak mesti seperti itu. 7:37 Jadi memang kalau eh, seiring 7:39 bertambahnya usia eh, jaringan-jaringan 7:42 di persendian itu kan mulai mulai apa 7:45 ya? Mungkin bahasanya mulai lebih kepada 7:47 usang ya. 7:48 Lebih usang. Jadi sehingga apa namanya? 7:50 Eh, 7:53 jaringan persendian tadi rentan 7:55 mengalami eh, sakit ataupun nyeri tadi. 7:58 Oke. 7:59 Ya, di sini sudah ada inset-nya ya. 8:01 Sudah ada ada inset. 8:03 Nah. 8:04 Jadi kalau misalnya eh, kita mengenal 8:07 anatominya dulu ya atau ilmu untuk me, 8:09 apa namanya, anatomi itu mengenal 8:12 bagian-bagian tubuh manusia. Nah, 8:14 persendian manusia sendiri itu sangat 8:16 banyak. Kalau dirunut dari atas itu ada 8:19 ini ya, eh, shoulder 8:22 atau, eh, bahu, sendi bahu. Terus 8:24 kemudian ada juga sendi, eh, kalau ke 8:29 turun ke tangan, apa ke lengan 8:30 maksudnya, di situ ada siku. Terus 8:33 kemudian ada, eh, pergelangan tangan. 8:36 Ya atau hand. Terus kemudian di bawahnya 8:38 ada hip atau pergelangan, eh, mohon 8:40 maaf, eh, persendian panggul. Terus 8:44 kemudian 8:45 eh, ada persendian lutut, persendian 8:48 engkel atau pergelangan kaki ya. Dan 8:50 yang paling sering terjadi permasalahan 8:52 biasanya di spine ataupun 8:55 eh, di tulang belakang seperti itu. 8:57 Nah, jadi 8:59 kita harus tahu kenapa di masing-masing 9:01 persendian ini mengalami problem yang 9:05 eh, biasanya ciri khasnya berbeda-beda 9:07 seperti itu. 9:08 Sebagai contoh misalnya, eh, 9:11 kalau di lutut. Misalnya kalau di lutut 9:13 ini 9:14 eh, nyerinya biasanya di sekitar 9:16 tempurung lutut. Terus kemudian ada di 9:19 dalam lututnya sendiri. Dan mungkin bisa 9:21 menyebar sampai ke otot-otot paha depan, 9:23 belakang dan, eh, otot di betis. 9:27 Kira-kira seperti itu. Nah, ini di layar 9:30 sudah tertampil, 9:31 nih, jenis-jenis persendian. 9:33 Jadi jenis-jenis persendian nyerinya 9:35 maksudnya adalah 9:37 eh, yang pertama nih kalau yang kita 9:39 lihat di layar 9:41 paling kiri layar adalah healthy joint 9:43 ataupun sendi yang sehat. Nah, di tengah 9:45 itu namanya osteoartritis atau disebut 9:48 dengan, eh, peradangan persendian. 9:50 Nah, peradangan persendian ini biasanya 9:52 akan, eh, inilah yang disebut dengan 9:55 nyeri sendi yang 9:57 sebabnya bertambah seiring dengan 10:00 bertambahnya usia. Jadi makin parah 10:01 jika, apa, usia makin bertambah. Eh, 10:03 biasanya memang usia-usia lanjut atau 10:06 usia-usia yang sudah senior, 10:07 osteoartritis itu sering sa, apa, sangat 10:09 sering terjadi. 10:11 Nah, terus kemudian ada juga yang 10:12 namanya rheumatoid artritis. Nah, untuk 10:15 rheumatoid artritis ini selain apa yang 10:17 paling sebelah kanan ya. 10:20 Eee 10:21 tidak hanya dialami oleh usia yang eee 10:25 lanjut atau usia yang senior, tapi usia 10:27 yang 10:28 masih produktif pun rheumatoid artritis 10:30 bisa terjadi karena biasanya rheumatoid 10:32 artritis 10:33 itu bisa terjadi dikarenakan adanya 10:36 cedera yang terdahulu. Nah, kemudian 10:38 cedera ini mungkin pada saat cedera 10:41 persendian, cedera cedera yang terjadi 10:43 tadi 10:45 eee penanganannya kurang tepat sehingga 10:48 mengala apa cedera itu berlarut-larut 10:51 terus kemudian dalam jangka waktu yang 10:53 lama sehingga malah justru menjadi 10:55 apa namanya eee gangguan pada persendian 10:58 tadi. 10:59 Nah, jadi 11:00 sebenarnya masih ada satu lagi jenisnya 11:01 tadi ya. Kalau di gambar ini kan cuma 11:03 osteoartritis sama rheumatoid artritis 11:06 atau biasa disebut dengan rematik. Dan 11:08 yang ketiga harusnya ada satu lagi, saya 11:10 lupa gambarnya yaitu adalah eee asam 11:12 urat atau gout. Jadi, asam urat juga 11:15 merupakan satu kondisi yang akan 11:17 mengganggu jaringan persendian. 11:19 Nah, cuma kalau asam urat ini ciri 11:21 khasnya biasanya diawali dengan nyeri 11:24 sendi yang terjadi pada persendian yang 11:26 kecil-kecil. 11:27 Yang kecil-kecil itu biasanya di 11:28 jari-jari tangan 11:30 terus kemudian jari-jari kaki terus 11:32 kemudian bisa juga eee terdapat nyeri 11:35 pada ini apa daun telinga. 11:38 Daun telinganya mulai kerasa tidak 11:39 nyaman setiap saat terus kemudian 11:41 bersamaan dengan apa namanya nyeri pada 11:43 persendian jari-jari. Nah, itu bisa jadi 11:46 tanda dari eee gangguan persendian yang 11:48 karena di apa di diakibatkan oleh asam 11:51 urat tadi. 11:52 Walaupun sebenarnya untuk lebih validnya 11:54 sebenarnya asam urat itu harus di 11:56 buktikan lewat eee cek darah lab lab apa 12:00 laboratorium darah seperti itu. 12:02 Nah, jadi kita sudah mengenal jadi ada 12:04 ada tiga jenis eee 12:06 nyeri persendian yaitu yang pertama 12:08 osteoartritis, kemudian ada rematik atau 12:10 rheumatoid artritis 12:12 dan yang ketiga adalah 12:14 asam urat. Nah, jadi kita sudah tahu 12:16 tiganya, sekarang 12:17 kita akan bahas lagi kira-kira 12:20 apa yang ditimbulkan oleh ketiga apa 12:22 namanya jenis nyeri sendi tadi. 12:24 Nah, 12:27 oke, berikutnya mungkin ada di layar ya 12:29 sudah ter-display 12:31 bahwa ini adalah tanda dan gejala dari 12:33 nyeri persendian. 12:34 Nah, yang pertama adalah nyeri with apa 12:38 pain with activity atau istilahnya nyeri 12:40 dengan adanya aktivitas. Jadi, 12:42 eh misalnya ada individu yang 12:44 mengeluhkan, "Oh, kenapa ya, Pak, kalau 12:46 saya itu setiap kali melakukan ini, 12:49 pasti 12:50 sendi saya sakit." Dan se apa sendi saya 12:53 misalnya seperti ini contohnya, 12:55 "Eh setiap kali saya menimba air, 12:57 pinggang pinggang saya kok sakit ya?" 13:00 Atau mungkin pada saat setiap kali saya 13:03 mengganti 13:04 apa namanya eh galon air misalnya, nah 13:07 itu pinggang saya sakit atau mungkin 13:10 apa saat 13:11 eh namanya mengerjakan mungkin work work 13:13 from home ya zamannya work from home 13:15 atau zamannya pandemi kan harus kerja 13:16 dari rumah. 13:18 Nah, pada saat work from home 13:20 bahu saya sakit atau leher saya sakit, 13:22 tapi pada saat tidur hilang atau pada 13:23 saat aktivitas lain hilang. Nah, itu 13:25 bisa jadi merupakan tanda dari 13:27 eh persendian eh nyeri daripada 13:30 persendian yang sudah terjadi pada tubuh 13:32 kita. 13:33 Terus kemudian ada juga di situ tanda 13:35 yang kedua adalah limited range of 13:37 motion 13:38 atau 13:39 bahasa Indonesianya atau diartikan dalam 13:41 dalam bahasa Indonesia adalah 13:43 berkurangnya lingkup gerak. Jadi, 13:45 misalnya kalau 13:47 eh saya waktu usia sekian kok bisa apa 13:52 namanya eh rukuk sampai 13:55 full ya istilahnya atau letter L kalau 13:57 kita lihat dari samping ya. Sekarang 13:59 rukuknya itu kok cuman membungkukkan 14:01 sedikit pinggang sudah enggak nyaman 14:03 seperti itu. Nah, itu berarti ada 14:06 pengurangan atau berkurangnya lingkup 14:08 gerak sendi pada pinggang. Nah, bisa 14:10 jadi hal tersebut juga merupakan tanda 14:13 dari nyeri persendian sudah mulai 14:15 terjadi. 14:16 Nah, tinggal kita lihat kira-kira di 14:18 persendian pinggang itu apa yang 14:19 terjadi? Apakah osteoartritis, 14:22 apakah saraf terjepit, ataukah yang lain 14:25 seperti itu. 14:26 Terus kemudian tanda yang ketiga adalah 14:28 eh 14:30 joint stiffness ataupun kekakuan pada 14:33 persendian. Nah, kalau kaku ini juga 14:35 bisa merupakan tanda dari nyeri 14:37 persendian yang terjadi. Sebagai contoh 14:39 misalnya 14:40 eh 14:41 dulu saya eh waktu pinggangnya belum 14:45 nyeri, itu bisa mutar pinggang kiri dan 14:47 kanan misalnya. Nah, sekarang baru mau 14:50 noleh saja ataupun ditegur orang apa 14:53 disapa orang dari samping, saya harus 14:55 mutar semua badannya karena pinggang 14:57 saya sakit. Nah, itu merupakan joint 14:59 stiffness ataupun kekakuan pada 15:01 persendian. Nah, kekakuan pada 15:02 persendian ini sebenarnya adalah 15:06 eh respon dari tubuh agar si persendian 15:08 yang sakit itu tidak banyak bergerak. 15:11 Nah, sehingga kalau tidak banyak 15:12 bergerak berarti dengan harapan banyak 15:16 istirahat sehingga 15:18 persen apa penyem proses penyembuhannya 15:20 akan lebih cepat seperti itu. 15:22 Itu adalah tanda yang ketiga yaitu eh 15:24 ada kekakuan otot atau joint stiffness. 15:27 Nah, terus kemudian di yang keempat, 15:28 tanda yang keempat adalah 15:30 eh joint swelling ataupun pembengkakan 15:34 pada persendian sehingga kalau sudah 15:36 mulai bengkak, bengkak mungkin 15:38 pergelangan kaki ataupun 15:40 eh di jari-jari tangan sudah mulai kayak 15:43 penuh ya istilahnya kayak di dalam di 15:45 dalam 15:46 jari itu sudah penuh dengan 15:48 macam-macamlah kayak mau meledak seperti 15:50 itu. Nah, itu 15:51 adalah 15:53 apa perad eh 15:55 peradangan yang bisa menimbulkan 15:57 pembengkakan. Nah, pembengkakan ini 15:59 biasanya juga 16:00 apa namanya disertai dengan peningkatan 16:02 suhu sehingga kalau kita raba kok 16:03 rasanya agak anget seperti itu. Nah, itu 16:05 juga merupakan tanda dari 16:07 eh nyeri persendian sudah mulai terjadi. 16:10 Terus kemudian tanda yang berikutnya 16:12 adalah 16:13 eh knee tenderness. Knee tenderness itu 16:16 kalau misalnya terjadi pada biasanya itu 16:18 kan nyeri sendi sering terjadi pada 16:20 lutut ya karena memang 16:22 persendian lutut itu menopang sekitar 16:24 75% dari 16:26 eee berat badan manusia. 16:28 Nah, nee tenderness ini adalah 16:31 lututnya itu kalau diraba 16:34 agak-agak eee 16:37 mengeras istilahnya. Jadi tenderness itu 16:39 bukan tender kan sebenarnya bahasa 16:40 Indonesia kalau di Indonesia kan berarti 16:42 kan lembut ya. Sebenarnya ini adalah eee 16:44 jaringan yang awalnya fleksibel atau 16:47 awalnya lembut itu agak sedikit 16:48 mengeras. 16:50 Itu merupakan tanda dari apa namanya eee 16:53 nyeri persendian sudah mulai terjadi. 16:55 Terus kemudian 16:57 yang terakhir gejala yang terakhir 16:59 adalah feeling the feeling the knee may 17:01 give up. Sebenarnya sih enggak cuma knee 17:02 saja ataupun 17:04 eee bisa juga terjadi pada persendian 17:06 yang lain. Maksudnya adalah eee may give 17:09 up ini eee 17:11 tiba-tiba lemas atau tiba-tiba 17:14 eee karena rasa nyeri yang sangat-sangat 17:16 tinggi sehingga eee yang terjadi adalah 17:19 persendian tersebut tiba-tiba harus eee 17:23 lemas kayak kehilangan tenaga. Mungkin 17:26 dari beberapa dari kita juga sering 17:27 mengalami 17:28 kok saya eee kemarin eee berdiri 17:31 kira-kira 15 menit tiba-tiba lemas kayak 17:33 mau jatuh atau pada saat saya jinjit kok 17:36 langsung tiba-tiba kehilangan tenaga 17:39 atau mungkin pada saat kemarin saya eee 17:42 apa namanya eee menggenggam gelas 17:45 terus tiba-tiba eee kayak mau kelepas 17:47 saja. Nah, itu adalah 17:50 eee sensasi atau perasaan di mana si 17:52 persendian itu kayak lemas. Nah, itu 17:54 juga merupakan tanda dari eee nyeri 17:57 persendian yang 17:59 mungkin sudah terjadi. Nah, sehingga 18:02 kalau eee kita mengalami tiga dari tiga 18:05 tanda dari sekian banyak tanda-tanda 18:08 nyeri persendian ini, nah sudah 18:11 seharusnya kita coba untuk mengkajinya 18:13 atau istilahnya kita memeriksakannya. 18:15 Karena kalau seandainya dibiarkan eee 18:18 nyeri sendi ini bisa berkembang menjadi 18:21 suatu kondisi disabilitas. Maksudnya 18:24 disabilitas adalah ee pada saat nyeri 18:26 sendi yang terjadi itu dibiarkan, ee 18:29 ambang batas nyeri akan meningkat. Nah, 18:31 pada saat nyeri ambang batas nyeri yang 18:33 meningkat ini 18:34 akan membuat seluruh jaringan di sekitar 18:37 persendian akan nonaktif. Nonaktif itu 18:39 karena ya itu tadi. Misalnya kalau kita 18:41 nyeri kan otomatis kita aduh mau malas 18:43 untuk bergerak atau aduh jangan bergerak 18:45 deh karena kalau pada saat gerak dikit 18:47 rasa sakitnya luar biasa. Nah, itu akan 18:49 menyebabkan kondisi disabilitas di mana 18:51 kita 18:52 ee hampir tidak bisa melakukan apa-apa. 18:55 Kira-kira seperti itu. 18:58 Oke, ee nah ini juga merupakan mungkin 19:01 di layar sudah ter-display ya. 19:03 Ee tanda dan tanda dan gejala nyeri 19:05 persendian yang sangat umum yaitu yang 19:07 pertama ee yang berikutnya adalah dan 19:09 sering sekali terjadi itu persendiannya 19:12 kalau dibandingkan sama sendi misalnya 19:15 ee nyerinya sebelah kanan terus kemudian 19:17 dibandingkan dengan sebelah kiri itu 19:19 terdapat perbedaan. Perbedaan volume 19:22 terutama. Jadi, istilahnya kalau 19:24 nyerinya terjadi sebelah kanan biasanya 19:27 volume persendian yang sebelah kanan itu 19:29 lebih besar daripada yang sebelah kiri. 19:31 Nah, itu biasanya terjadi karena adanya 19:34 itu tadi apa joint swelling atau 19:35 pembengkakan tadi. Jadi, kalau misalnya 19:37 lutut kanan lebih suka nyeri biasanya 19:40 lutut kanan akan 19:41 lebih besar volumenya daripada lutut 19:43 sebelah kiri. Nah, 19:45 dari mana datangnya 19:47 apa namanya ee 19:49 pembengkakan ini? 19:50 Banyak sekali ee faktor penyebabnya. 19:52 Biasanya pembengkakan pada persendian 19:55 diakibatkan karena adanya ee apa namanya 19:58 akumulasi dari cairan getah bening yang 20:00 bertugas untuk menyelesaikan proses 20:03 peradangan. 20:04 Tapi sayangnya proses peradangan ini 20:05 terjadi berlarut-larut sehingga 20:08 getah bening yang terakumulasi juga akan 20:10 semakin banyak. Itu yang pertama. Yang 20:13 kedua juga bisa ee adanya pembengkakan 20:16 dari jaringan-jaringan lunak seperti 20:18 bantalan sendi dan sebagainya. Maka dari 20:20 itu kalau sudah mulai terlihat adanya 20:23 pembengkakan atau perbedaan volume 20:25 antara persendian yang sebelah kanan 20:27 atau sebelah kiri. 20:29 Nah, itu bisa jadi sudah mulai terjadi 20:31 namanya eh problem persendian yang 20:35 kemungkinan bisa 20:37 mengacu atau menjurus pada nyeri sendi 20:39 tadi. 20:41 Iya, oke. 20:43 Mungkin begitu dulu nih Kang Anggi. Iya. 20:47 Iya. Eh, tadi sudah dijelaskan nih 20:49 Ikhwan dan Akhwat 20:51 eh tentang tanda-tanda dan gejala nyeri 20:55 sendi yang biasanya memang kalau tadi 20:58 Kang Haris eh menjelaskan nyeri sendi 21:00 biasanya ditandai dengan kemunculan rasa 21:03 sakit ya Kang Haris ya. 21:04 Iya. 21:04 Pada salah satu eh persendian tubuh. 21:09 Dan gejala sakit yang terasa pada sendi, 21:12 ini yang dapat kami catat 21:15 umumnya dapat mencakup hal seperti 21:17 kemerahan pada sendi, 21:19 sendi bengkak, panas dan ngilu pada 21:22 sendi, ada juga bagian tubuh yang 21:24 menjadi kaku dan pincang, 21:26 sakit atau nyeri yang parah, 21:28 demam namun tidak disertai flu. 21:32 Kemudian sendi terkunci dan tidak 21:35 bergerak dan kehilangan rentang gerak 21:39 sendi. 21:40 Kalau ini menjadi catatan saya Kang 21:42 Haris, saya bulatin ini demam namun 21:44 tidak disertai flu ini seperti apa 21:45 contohnya Kang Haris? 21:46 Iya, jadi kalau eh 21:50 nyeri persendian itu kan nyeri awalnya 21:52 nyeri ya. 21:53 Iya. 21:53 Nyeri persendian terjadi nah nyeri 21:55 persendian terjadi itu biasanya terjadi 21:56 apa eh di sana terjadi juga 22:00 ini 22:01 peradangan ya, peradangan ini nah 22:03 kemudian kalau peradangannya maksudnya 22:05 nyeri sendinya kita abaikan, kita 22:07 biarkan mungkin ah 22:08 diajak tidur aja deh apa misalnya apa 22:10 bawa tidur malam aja mungkin besoknya 22:12 bisa selesai. Nah, peradangan ini sudah 22:15 apa makin membesar, makin membesar 22:17 apalagi mungkin kalau seandainya 22:19 penanganannya kurang tepat. Jadi 22:21 misalnya kayak penanganan kurang tepat 22:22 itu adalah eh kita sudah tahu radang 22:25 tapi mungkin dibalurkan yang panas terus 22:28 kemudian apa dipijat atau diurut yang 22:31 kencang banget sehingga 22:33 peradangan ini kayak diberikan jalan tol 22:35 dia akan akses ke seluruh tubuh dan 22:37 menyebabkan demam tadi 22:39 seperti itu jadi 22:40 bisa jadi nyeri sendi itu menyebabkan 22:43 menyebabkan adanya demam karena adanya 22:45 peradangan yang meluas tadi 22:47 seperti itu nah kalau yang seperti ini 22:49 kalau kita hubungkan dengan 22:51 fenomena yang sekarang ya di mana 22:53 fenomena sekarang itu ada pandemi 22:55 covid-19 22:57 nah apa peradangan ini 23:00 jika dikombinasikan dengan infeksi dari 23:02 virus covid-19 akan menghasilkan suatu 23:04 kondisi yang 23:06 secara teori itu mematikan 23:09 jadi 23:10 pada saat 23:12 terdapat peradangan terus kemudian ada 23:14 infeksi covid-19 dari dari luar nah itu 23:17 akan menyebabkan kondisi yang namanya 23:19 sitokin storm ataupun sitokin storm 23:21 ataupun badai sitokin sitokin itu adalah 23:24 sebenarnya 23:25 ini 23:27 aset tubuh dalam memerangi 23:30 infeksi penyakit jadi apa sitokin itu 23:33 kayak 23:34 sel darah putih yang tugasnya untuk 23:36 memerangi penyakit tapi pada saat dia 23:38 berperang dengan penyakit tempat dia 23:40 berperang itu akan hancur 23:42 jadi ibaratkan dia kan kalau misalnya 23:45 covid-19 terjadi pada paru-paru ya Kang 23:47 ya nah jadi pada saat 23:49 paru-paru covid-19 menginfeksi paru-paru 23:53 sitokin nya datang mereka berperang di 23:55 situ 23:56 terus kemudian nah mungkin kemungkinan 23:57 virusnya mati tapi jaringan parunya sel 24:00 parunya juga akan ikut hancur sehingga 24:02 biasanya 24:04 para survivor covid yang mungkin memang 24:06 ada apa namanya sejarah peradangan yang 24:09 sistemik tadi 24:10 pasti akan menimbulkan istilahnya gejala 24:13 sisa jadi sel parunya banyak yang rusak 24:15 banyak yang terjadi apa namanya jaringan 24:17 parut jaringan parut itu kalau misalnya 24:20 dianalogikan itu kayak luka terus 24:22 terjadi kayak apa namanya keloid lah 24:24 seperti itu nah itu keloid di paru 24:25 banyak sekali sehingga 24:27 ee paru pun juga akan menurun. 24:29 Baik, Ustaz Haris. 24:30 jadi makanya 24:32 ee kalau sudah mulai ada nyeri-nyeri 24:33 sendi di masa pandemi ini kalau bisa 24:35 langsung ditanganin. Karena nanti iya 24:37 kita enggak mengharapkan terinfeksi ya 24:39 cuman 24:40 ee kalau apes-apesnya terinfeksi itu 24:42 bisa menimbulkan kondisi yang 24:44 apa berbahaya. Seperti itu kalau 24:46 dikombinasikan dengan Covid-19 tadi. 24:48 Baik. 24:49 He eh. 24:49 Baik. Ikhwan dan akhwat yang dirahmati 24:51 Allah Subhanahu wa Ta'ala, ee demikian 24:53 sedikit penjelasan tadi yang telah 24:54 disampaikan oleh Kang Haris Tabrianto 24:56 Briyanto. Dan kami informasikan kepada 24:58 Anda 24:59 bahwa Kang Haris ini juga memiliki 25:02 alamat praktek 25:05 yaitu Klinik Fisioterapi 25:08 Fisio In ya, Kang Haris ya? 25:10 Iya, Fisio In. 25:11 Di Jalan Hirup Raya nomor 14, 25:13 Mustikasari, Bekasi Timur. Di nomor 25:16 telepon di 0878 25:19 81666287. 25:23 0878 25:25 81666287. 25:30 Beliau juga membuka perwakilan praktek 25:32 fisioterapi di Pontianak Kalimantan 25:35 Barat. Baik, kami akan jeda sejenak 25:37 ikhwan dan akhwat setelah nada takwa 25:38 kami akan kembali lagi ke ruang dengar 25:40 Anda. Tetaplah bersama kami masih dalam 25:42 program Kesehatan Islami bersama Haris 25:45 Tabrianto. 28:25 [musik] 28:34 Radio silaturahim untuk Islam yang satu 28:36 yang dipancarluaskan dari Jalan Masjid 28:38 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 28:41 Cibubur, Bekasi. Ikhwan dan akhwat masih 28:43 dalam program Kesehatan Islami di hari 28:45 ini edisi Sabtu di tanggal 20 Rabiul 28:48 Akhir 1442 Hijriah yang juga bertepatan 28:51 di tanggal 5 Desember 2020 bersama 28:54 Harista Brianto mengenal jenis-jenis 28:56 nyeri persendian. Kami juga ingin 28:58 menyapa para pendengar kami ada Bunda 29:01 Hani, kemudian ada Bunda Emilda, ada 29:04 Bapak Tengku Razali, Ibu Maryati di 29:07 Sukabumi, lalu ada Ibu Kamila di Bekasi, 29:10 ada 29:12 Ibu Mas'um Diana, Bapak Hendar, Ibu 29:15 Kemala Yasin di BSD dan juga Ibu Aisyah 29:18 di Bekasi, serta Bunda Nurjanah binti 29:22 Madio di Singapura yang menyimak siaran 29:26 di hari ini melalui Radio Sela FM Batam. 29:30 Terima kasih Anda sudah memberikan 29:32 respon balik kepada kami melalui nomor 29:34 WA. Dan saya akan langsung ke pertanyaan 29:38 pertama Kang Haris ya. 29:39 Iya, silakan. 29:41 dari Bunda Hani 29:43 di Cengkareng, Jakarta Barat. 29:46 Assalamualaikum warahmatullahi 29:48 wabarakatuh. 29:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 29:50 wabarakatuh. 29:51 Baik Kang Haris, saya ingin bertanya 29:52 beberapa hari yang lalu ada tetangga 29:55 yang tiba-tiba tidak bisa bergerak 29:57 karena bagian pinggang sampai punggung 29:59 terasa sakit sekali dan sulit digerakkan 30:02 semuanya. Padahal waktu itu sedang 30:04 aktivitas di rumah. Apakah hal tersebut 30:07 bisa dikatakan 30:08 masuk dalam nyeri sendi, saraf kejepit 30:11 atau bagaimana? Apakah nyeri sendi juga 30:13 bisa dipengaruhi oleh makanan dan gaya 30:16 hidup? 30:17 Ya. 30:19 Baik, [berdehem] ah langsung saya jawab 30:20 saja ya Kang ya. 30:21 Iya. 30:21 Jadi tadi pertanyaan Ibu Hani yang saya 30:23 tangkap adalah tiba-tiba tidak tidak 30:26 bisa bergerak karena adanya eh sakit 30:28 pada 30:30 eh tulang belakang. 30:31 Iya. 30:32 Nah, dan apakah eh terga apa termasuk 30:34 nyeri sendi? Ya, itu pasti pasti sudah 30:36 termasuk nyeri sendi. Dan apakah itu 30:38 saraf terjepit? Nah, kalau untuk saraf 30:40 terjepit eee bisa ditanyakan sebenarnya 30:43 kalau secara pemeriksaan secara 30:44 subjektif bisa kita tanyakan langsung 30:46 kepada 30:47 eee yang merasakan atau pasiennya 30:50 kira-kira Pak atau Bu eee nyerinya 30:52 menjalar enggak? Kalau menjalar 30:54 maksudnya mungkin kalau pinggang 30:55 biasanya menjalar sampai ke kaki-kaki 30:57 ataupun ke paha. Nah, kalau nyerinya 30:59 menjalar, nah itu 31:01 sudah hampir pasti merupakan saraf yang 31:03 terjepit. Nah, cuman pertanyaannya kan 31:05 adalah ini terjepit karena apa? Apakah 31:07 terjepit karena otot yang kram ataukah 31:10 dia terjepit karena adanya eee memang 31:12 tulang yang 31:14 eee mungkin ada pengapuran ataupun 31:16 berpindah posisi atau dislokasi tadi. 31:18 Heeh. 31:19 Nah, tapi kalau tadi dari dari 31:21 keterangannya tidak ada melakukan 31:22 aktivitas yang berat ya atau aktivitas 31:25 yang enggak biasa. Nah, kalau menurut 31:27 saya pribadi ada kemungkinan 31:29 eee yang terjadi bisa jadi eee ototnya 31:33 kram atau otot-otot apa namanya? Otot 31:35 eee 31:36 di paravertebranya atau istilahnya di 31:39 apa otot-otot pinggang dan punggung 31:41 mungkin ada yang kram sehingga 31:43 eee menyebabkan satu kondisi yang kalau 31:45 orang awam bilang tuh kecekeklik ya. 31:47 Pada saat kecekeklik nah atau muscle 31:49 strain. Jadi karena sebenarnya sih ini 31:51 ada ada gambarnya nanti ya di di display 31:53 nanti karena akan kita bahas lagi di 31:55 mana eee ada beberapa kondisi yang 31:58 memang menyerupai eee apa namanya nyeri 32:01 nyeri persendian. Nah, salah satunya 32:03 adalah robekan pada otot. Nah, mungkin 32:06 pada saat aktivitas biasa ataupun 32:07 kehidupan sehari-hari kan kalau pinggang 32:09 kecekeklik itu biasa. 32:10 Nah, cuman kalau pinggangnya kecekeklik 32:12 terus kemudian mungkin 32:13 eee robekannya agak sedikit lebih besar, 32:16 nah itu memang akan memaksa badan itu 32:18 tidak banyak bergerak 32:20 karena sudah masuk kategori 32:22 cedera sebenarnya. Nah, kalau kategori 32:24 cedera itu kan 32:25 enggak boleh banyak bergerak. Harapannya 32:27 adalah biar si apa lokasi cedera itu 32:30 eee mengalami atau 32:32 eee penyembuhannya akan lebih cepat 32:34 seperti itu. Jadi memang wajar tidak 32:36 banyak bergerak. Nah, cuman mungkin 32:39 bisa bergerak lagi kira-kira 3 apa 2 32:41 sampai 3 hari ke depan insya Allah masih 32:43 bisa bergerak lagi. Nah, seperti itu. 32:45 Jadi, kalau bisa saran saya adalah 32:47 mungkin dari tetangganya Ibu Hani ya itu 32:50 bisa coba dikompres dingin dulu di 32:52 bagian yang sakit terus kemudian 32:54 dibalurkan mungkin eh apa namanya salep 32:57 anti-radang ya 32:58 He em. 32:58 dan jangan dikasih yang panas-panas dulu 33:00 karena khawatir nya 33:02 eh bisa jadi itu kan 33:04 adalah cedera pada otot 33:07 ini ya otot tulang belakang 33:09 nah kalau cedera itu emang enggak boleh 33:10 dikasih panas sama enggak boleh dipijat 33:12 atau diurut yang terlalu kencang. 33:13 He em. 33:14 Kira-kira seperti itu Kang jawabannya. 33:15 Semoga bisa menjawab. 33:17 He em, baik. 33:19 Terima kasih untuk Bunda Hani, kemudian 33:21 pertanyaan selanjutnya ini Pak eh Kang 33:24 Haris 33:25 Iya. 33:25 dari Ibu Kamila di Bekasi atau Ibu Wirda 33:29 ya. Assalamualaikum warahmatullahi 33:31 wabarakatuh. 33:32 Waalaikumsalam. 33:32 Sudah 2 bulan ini saya nyeri persendian 33:36 di lutut di pergelangan tangan dan 33:38 pergelangan kaki. Kalau salat susah 33:41 untuk duduk di antara dua sujud dan naik 33:44 kembali untuk melanjutkan rakaat 33:46 berikutnya. 33:47 Iya. 33:48 Apakah ini diakibatkan oleh tersumbatnya 33:50 aliran darah? Dan apakah yang dinamakan 33:53 darah kental itu Kang Haris? Terima 33:54 kasih. 33:55 Iya, baik. Terima kasih Ibu atas 33:57 pertanyaannya. Jadi, saya akan coba 34:00 jawab satu persatu dulu apa dulu. Jadi, 34:02 dari yang nyeri sendi ya tadi yang saya 34:03 tangkap ada tiga lokasi pertama nyeri 34:06 sendinya pada pergelangan tangan dan 34:07 pergelangan kaki terus yang kedua adalah 34:09 di lutut. 34:10 Iya. 34:10 Emang kalau untuk eh nyeri sendi nyeri 34:13 sendi lutut itu biasanya hampir 34:15 mengganggu 75% aktivitas kita 34:17 sehari-hari Kang karena emang eh sendi 34:20 lutut menopang 75% dari berat badan kita 34:23 seluruhnya. 34:23 He em. 34:24 Jadi, misalnya kayak salat kan misalnya 34:25 kalau dari salat itu misalnya dari apa 34:27 namanya 34:28 eh iktidal ke sujud ya itu kan pasti 34:31 akan menekuk lutut sekitar di atas 90 34:35 derajat. 34:35 He em. 34:35 Nah, di mana kalau misalnya lutut nah eh 34:37 lutut eh 34:39 lutut tadi sudah mengalami nyeri 34:41 otomatis kan ada pengurangan tadi ciri 34:43 khasnya adalah berkurangnya lingkup 34:46 gerak sendi atau istilahnya yang yang 34:48 dulunya bisa nekuk full jadinya cuman 34:50 nekuknya cuman setengahnya, nah itu bisa 34:53 jadi memang ada nyeri persendian, cuman 34:55 penyebabnya kenapa? Kalau penyebabnya 34:57 dikaitkan dengan adanya apa namanya eh 35:01 sumbatan bukan sumbatan ya atau 35:02 istilahnya peredaran darah yang kurang 35:03 lancar 35:04 saya rasa tidak arah tidak mengarah ke 35:06 sana, Bu. 35:07 Heeh. 35:07 Eh mungkin kalau di pikiran saya justru 35:10 adalah eh tapi semoga tidak terjadi tapi 35:12 mungkin sudah ada nyeri persendian yang 35:15 sifatnya osteoartritis baru 35:16 peradangannya saja nih, Kang. 35:18 Iya. 35:18 Peradangan saja, jadi nanti Ibu bisa 35:20 kalau untuk lebih meyakinkannya dan 35:22 kalau seandainya nyeri persendian ini 35:25 sudah 35:26 ya mengganggu 35:28 apa sebagian besar aktivitas Ibu eh apa 35:31 sehari-hari 35:33 ada sa eh ada baiknya mungkin 35:34 diperiksakan terlebih dahulu dengan 35:36 pemeriksaan rontgennya terutama sehingga 35:38 kita bisa lihat di situ apa yang terjadi 35:39 di lututnya Ibu. Bisa jadi mungkin kalau 35:42 pengalaman saya ya tapi ya ini hanya men 35:44 apa share pengalaman saja semoga tidak 35:46 terjadi pada Ibu. 35:47 Nah, biasanya mungkin ada apa-apa 35:50 pengapuran, pengapuran atau tonjolan 35:52 tulang yang 35:53 eh dia bisa menyebabkan nyeri sendi, 35:55 bisa juga terus kemudian ada penyempitan 35:57 celah sendi juga bisa. 35:59 Nah, itu 36:00 kemudian ada lagi eh bisa jadi eh itu 36:04 tadi ya peradangan itu juga nanti bisa 36:05 nanti akan kelihatan di sana nanti. 36:07 Jadi saran saya coba diperiksakan 36:09 terlebih dahulu jika 36:11 eh problem nyeri sendi ini sudah mulai 36:14 mengganggu sebagian besar dari aktivitas 36:15 sehari-hari. Nah, tapi kalau tadi satu 36:18 lagi pertanyaan tadi kan ada apa darah 36:20 yang kental itu seperti apa? Nah kalau 36:23 darah yang sempat kental itu seperti apa 36:24 sebenarnya tidak bisa kasat mata 36:27 terlihat ya, Kang ya. Tapi mungkin kalau 36:29 secara mikroskopis bisa kelihatan. Nah, 36:31 kalau secara mikroskopis sel darah itu 36:34 kan kayak kepingan-kepingan uang logam 36:36 begitu, nah kalau di secara mikroskopis 36:38 kepingan uang logam ini numpuk kayak 36:40 uang logam yang kita tumpuk gitu, nah 36:42 dia melekat satu sama lain nah itu bisa 36:44 jadi memang sel darahnya sudah kental. 36:46 Itu kalau secara mikroskopis, tapi kalau 36:48 secara kasat mata kita akan lihat darah 36:50 misalnya ada mangkok darah eh darah 36:53 encer sama darah kental gitu itu hampir 36:55 sulit untuk kita apa bedakan, tapi 36:57 secara mikroskopis bisa. Nah, tapi yang 36:59 bisa saya jawabkan di sini adalah 37:01 ciri khas dari darah yang kental, ciri 37:04 khas yang kita akan kita alami dan 37:06 menyapa tanda-tandanya adalah biasanya 37:08 sering pegal memang. Pegal badan terus 37:10 kemudian mungkin apa sering pusing juga 37:13 bisa karena kan apa sirkulasi darah ke 37:16 kepala juga kurang lancar. Bisa juga eh 37:20 kalau apa mmm 37:22 ngantukan juga bisa sebenarnya sih Kang 37:24 ya. Jadi, agak-agak apa masih pagi kok 37:26 sudah apa kayak enggak punya tenaga itu 37:28 ya karena darahnya kental dan tidak bisa 37:31 meng apa namanya eh mengangkut oksigen 37:34 yang diperlukan oleh tubuh. 37:35 He eh. 37:35 Kira-kira seperti itu, tapi untuk 37:37 memeriksakannya 37:38 ya bisa Ibu bisa coba untuk cek 37:41 laboratorium darah. 37:42 He eh. 37:42 Seperti itu karena nanti kentalnya itu 37:43 kenapa karena 37:45 di dalam sel darah apa di dalam darah 37:47 tadi sudah terakumulasi berbagai macam 37:49 semak sebagai contoh misalnya gula darah 37:51 numpuk di sana terus kemudian 37:53 lemak-lemak darah ngumpul di sana, terus 37:56 ada lagi mungkin peradangannya juga 37:58 numpuk di sana. Nah, itu akhirnya 37:59 menjadi menjadikan si darah ini akan 38:01 lebih kental dan timbullah 38:03 kondisi-kondisi yang tadi. 38:04 Bagi eh orang-orang yang sudah berusia 38:07 Kang Haris 38:08 He eh. 38:08 ini kan biasanya darah kental ini 38:11 terjadi pada kebanyakan pada orang yang 38:13 lanjut usia ya. 38:14 Iya, benar. 38:15 Atau orang-orang yang memang 38:16 aktivitasnya banyak atau sering 38:17 makan-makanan yang memang mengandung 38:19 kolesterol yang tinggi atau yang 38:20 berlemak. 38:21 Iya. 38:21 Nah, ini eh antisipasi atau caranya biar 38:24 darah kita enggak kental ini bagaimana 38:25 Kang Haris? 38:26 Eh 38:27 Ada tekniknya enggak Kang Haris? 38:28 Kalau anjurannya sih mungkin ada dua ya 38:31 Kang ya yang bisa saya apa eh 38:33 bisa saya rekomendasikan. Pertama kalau 38:36 seandainya ada sering kegiatan donor 38:38 darah, nah itu sangat bagus sekali. 38:40 Mmm. 38:41 Donor darah jadi pada saat darah kita eh 38:43 kita keluarkan untuk didonorkan, nah itu 38:46 kan otomatis ee badan akan memproduksi 38:49 ulang 38:49 He em. 38:49 memproduksi ulang darah yang baru 38:51 sehingga kalau darah baru lebih fresh, 38:53 lebih bagus untuk menyerap nutrisi dan 38:55 mengangkut oksigen 38:56 He em. 38:57 nah itu bisa dilakukan donor darah tapi 38:59 kalau enggak apa ee mungkin jarang donor 39:01 darah bisa juga melakukan bekam bekam 39:04 juga bisa 39:05 ada bekam 39:05 he eh dari bekam karena kan biasanya itu 39:08 ee darah-darah yang kental itu dia akan 39:10 berakumulasi di 39:12 kepala 39:13 ee ini di pembuluh darah yang 39:16 diameternya paling kecil 39:18 pembuluh darah kan ada yang ada yang 39:19 besar, ada yang nanti makin ke tepi 39:21 makin ke tepi dia akan kecil 39:22 He em, he em. 39:23 jadi kan namanya namanya pembuluh 39:24 kapiler 39:25 He em. 39:25 nah kapiler itu biasanya ada di di kulit 39:27 di permukaan-permukaan kulit sehingga 39:29 nanti kalau dari bekam kan memang dia 39:31 kontak dengan kulit ya Kang ya 39:32 He em. 39:32 nanti akan me apa mengambil darah dari 39:35 permukaan kulit sehingga 39:36 akumulasi-akumulasi zat-zat tadi itu 39:39 bisa dikeluarkan langsung terus kemudian 39:41 darah yang keluar dari bekam tadi kan 39:43 harus diganti oleh tubuh 39:44 He em. 39:45 sehingga akan merangsang tubuh untuk 39:47 memproduksi sel darah yang baru 39:48 jadi ada dua teknik donor darah dan 39:51 bekam 39:51 bekam ya yang bisa saya rekomendasikan 39:53 itu untuk mengantisipasi atau biar darah 39:56 kita tidak kental 39:57 tidak kental iya dan kalau bisa satu 39:59 satu lagi mungkin 40:00 Iya. 40:00 nah satu lagi adalah banyak minum air 40:01 putih 40:02 He em. 40:03 jadi minum air air biasa ya maksudnya 40:05 bukan air ponari putih nanti 40:07 Iya. 40:07 air putih kan susu ya 40:08 iya air susu 40:09 jadi nanti apa minum banyak-banyak air 40:13 air ini ya 40:14 He em. 40:14 ee air biasa itu yang tidak ada 40:16 campurannya nanti kalau bisa per jamnya 40:19 itu dua apa namanya dua gelas 40:23 ukuran gelas air mineral air mineral 40:25 yang 240 mili nah itu kalau bisa minimal 40:28 satu jam dua gelas itu 40:30 satu jam dua gelas 40:30 minimal 40:32 untuk bekam dan donor darah paling baik 40:33 berapa bulan sekali atau berapa minggu 40:35 sekali 40:36 wah kalau itu ee kalau untuk donor darah 40:39 mungkin bisa dikonsultasikan dengan 40:41 dokter ya ataupun apa ee 40:43 apa namanya tenaga medis yang ber apa 40:45 namanya berkompeten 40:47 He 40:47 jadi karena donor darah ini kan kita 40:48 harus melihat kondisi kita juga. Apakah 40:51 kita apa tekanan darahnya rendah? 40:53 Biasanya kalau tekanan darah rendah 40:55 nunggu dulu sampai apa tekanan darahnya 40:57 normal seperti itu. Ataupun ketinggian 40:59 juga enggak boleh juga. Atau pada saat 41:01 misalnya 41:02 ee lagi kecapekan juga jangan dulu. Jadi 41:05 memang relatif setiap orang. Jadi memang 41:07 harus di apa sebelum kalau kita mau 41:09 donor darah niatnya sudah ada nih 41:11 misalnya 41:12 kan pastikan kita diperiksa dulu. Nah, 41:13 diperiksa nanti dari situ kita bisa 41:15 ketahuan bahwa oh donor darah berikutnya 41:17 kira-kira berapa nanti akan ketahuan di 41:19 sana. 41:19 Tapi di masa Covid kayak gini gimana 41:21 Kang Haris ya? 41:22 Aduh kalau Covid ini ya memang ini sih 41:24 memang apa namanya 41:25 salah kan. 41:26 serba salah jadi khawatir juga jadi 41:28 kalau memang apa namanya ee apa khawatir 41:32 bisa mungkin donor darah yang 41:35 istilahnya tidak mengikuti yang event 41:36 maksudnya event kan banyak banget ya 41:38 ramai. Nah, kalau ini mungkin bisa bisa 41:40 juga donor darah yang eksklusif bisa 41:41 datang langsung ke PMI terus kemudian 41:43 nanti ada disediakan ruangan khusus yang 41:45 memang kita sendiri itu juga ada di 41:47 situ. 41:47 Iya iya. 41:48 Heeh. 41:48 Baik, dengan adanya Covid ini kan kita 41:50 juga mesti jaga-jaga, antisipasi, 41:53 waspada segala macam. 41:55 Ada Ibu Maladewi di yang bertanya lewat 41:58 YouTube Kang Haris. Assalamualaikum 41:59 warahmatullahi wabarakatuh. 42:01 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:02 wabarakatuh. 42:02 jari-jari tangan saya kalau pagi hari 42:04 terasa kaku dan kalau dibengkokkan atau 42:07 digenggam susah. 42:09 Apa ini berarti sendi ini sendinya sudah 42:11 aus? Dan bagaimana penyembuhannya? 42:13 Terima kasih. 42:15 Iya baik, terima kasih Ibu atas 42:16 pertanyaannya. 42:18 Ee kalau untuk di jari tangan 42:20 mmm 42:22 bisa jadi kondisi kalau misalnya Ibu mau 42:24 mencari informasinya di internet 42:27 itu disebut dengan ee trigger finger. 42:30 Bisa juga seperti itu. Tapi kalau 42:31 trigger finger itu 42:32 ee bisa ditekuk tapi pada saat mau 42:35 diluruskan ada yang kekunci gitu Kang. 42:38 Nah kalau misalnya tadi Ibu kan 42:39 bilangnya ee nekuknya susah seperti itu 42:42 apa susah untuk digenggam. Nah, bisa 42:44 jadi mungkin di situ ada peradangan pada 42:47 ee kalau saya sebut tendonnya atau orang 42:50 awam bilang tuh urat. peradangan pada 42:52 urat yang mungkin terjadi karena adanya 42:54 kondisi overuse atau penggunaan yang 42:56 berlebihan. Nah, karena memang kan kalau 42:59 untuk apa namanya tendon tangan yang 43:02 untuk menggenggam itu kan ya kegiatan 43:04 menggenggam itu hampir kita lakukan 43:06 setiap hari, setiap saat. Misalnya naik 43:08 motor ya menggenggam setang motor, terus 43:10 kemudian ee belanja ya menggenggam tas 43:12 belanja sama menggenggam dompetnya. 43:15 Terus kemudian kalau bawa barang ya 43:17 semuanya harus digenggam seperti itu. 43:18 Jadi ada overuse dari kondisi genggaman 43:20 tangan. Nah, nanti mungkin Ibu bisa 43:22 review atau bisa Ibu ee flashback ke 43:25 belakang kira-kira kegiatan apa yang 43:28 meng- apa membutuhkan genggaman paling 43:30 kencang. Nah, 43:30 Heeh. 43:31 mungkin bisa mengurangi kegiatan 43:33 tersebut. Sebagai contoh misalnya nih, 43:35 misalnya Ibu ee 43:38 mencuci mencuci baju dengan manual 43:41 dengan cara dikucek dulu misalnya. 43:43 Nah, mungkin nguceknya itu bisa 43:45 dikurangin [berdehem] dulu nanti bisa 43:46 langsung serahkan ke mesin cucinya 43:48 misalnya. 43:49 Karena nanti dengan ngucek itu kan dia 43:50 harus menggenggam terus kemudian harus 43:52 gerakin tangan segala macam itu kan 43:53 berat. Nah, jadi bisa dikurangin dulu. 43:56 Terus kemudian yang kedua adalah kalau 43:58 sudah mulai ada tadi yang susah untuk 44:00 bergerak, ee Ibu bisa coba untuk ee apa 44:04 namanya dibalurkan salep anti 44:06 peradangan. 44:06 Heeh. 44:07 Nah, salep anti radang atau misalnya 44:09 bisa juga mungkin 44:10 kalau mau dari dalamnya bisa minum jus 44:12 ataupun buah-buahan yang segar atau bisa 44:15 juga suplemen vitamin yang anti 44:17 peradangan seperti vitamin C atau 44:19 vitamin E. 44:20 Seperti itu, tapi intinya jangan 44:23 khawatir ee persendian Ibu masih bagus 44:25 belum aus lah istilahnya gitu. Mungkin 44:27 karena-karena tendon atau uratnya saja 44:29 yang mengalami peradangan. 44:31 Heeh. 44:31 Kira-kira begitu Kang Haris. 44:33 Baik. Terima kasih Kang Haris atas ee 44:36 jawaban untuk Ibu Mala Dewi yang 44:38 bertanya via YouTube ya. Kami juga ingin 44:40 menyapa para pendengar kami ada Bapak 44:42 Andi Cipadu, kemudian ada Bapak 44:45 Sutrisno, Ibu Farida, lalu ada Ibu Tuti 44:48 Mulyani, 44:49 ada Ibu Hestri di Cibinong dan ada Bapak 44:53 Sofyan yang tengah menyimak siaran kami 44:56 di siang hari ini. Baik, kemudian dari 44:59 Ibu Maladewi, kita ke Ibu 45:02 Emilda. Assalamualaikum warahmatullahi 45:05 wabarakatuh. 45:05 Waalaikumsalam. 45:07 Wabarakatuh. 45:08 Baik. Ibu Emilda ingin bertanya, Kang 45:11 Haris kalau pas bangun tidur 45:13 terus salah urat atau kayak semacam kena 45:16 keseleo di urat leher kiri ataupun kanan 45:19 atau lainnya. Ini kenapa ya Kang Haris 45:21 dan bagaimana cara mengatasinya? Baik. 45:24 Ini biasanya kalau orang-orang yang 45:26 kalau saya nih misalnya Kang Haris 45:27 tiba-tiba keseleo di urat leher habis 45:30 bangun tidur itu biasanya wah ini 45:31 kayaknya salah bantal. 45:32 Iya. 45:33 Nah, itu benar enggak tuh mitos kayak 45:34 gitu? 45:34 Sebenarnya [tertawa] 45:36 iya baik. Jadi sebenarnya yang salah 45:39 bukan bantalnya ya. Bukan 45:41 [tertawa] 45:42 Karena bantalnya tidak melakukan apa-apa 45:43 pada lehernya Ibu. 45:45 Jadi gini, eee memang orang Indonesia 45:47 tuh paling 45:48 paling jago untuk menyalahkan ya Kang. 45:50 [tertawa] 45:51 Ramai dikit dibilangnya pelanggaran gitu 45:53 ya gitu-gitulah pokoknya. 45:55 Nah, jadinya begini 45:58 eee mungkin ada kemungkinan eee pada 46:01 saat Ibu tidur mungkin yang pada saat 46:03 terjadinya apa eee keseleo atau urat 46:06 lehernya tadi kecekek tadi ya. 46:08 Nah, itu bisa jadi pada saat Ibu tidur 46:10 itu mungkin bantalnya ketinggian bisa 46:12 jadi sehingga menyebabkan Ibu kondisi 46:15 pada saat Ibu tidur malam tuh harus 46:17 tertekuk begini terus sepanjang malam 46:19 otomatis ya pasti akan menyebabkan rasa 46:21 nyeri yang terjadi di pada leher. Bisa 46:23 jadi ketinggian atau bisa juga 46:25 eee bantalnya Ibu itu hanya meng-cover 46:29 dari kepala cuman sampai ke le apa leher 46:32 sedikit istilahnya. Jadi 46:34 eee celah di leher itu sangat tinggi 46:35 sekali sehingga Ibu juga akan ter apa 46:38 menekuk lehernya seperti itu. 46:40 Nanti akan bangun paginya akan rasanya 46:42 enggak enak. Nah jadi eee salah satu 46:45 cara untuk men-menanganinya ya karena 46:48 ini sudah terjadi menanganinya nanti Ibu 46:50 bisa juga apa namanya eee kompres dingin 46:53 dulu di bagian yang apa namanya bagian 46:56 yang sakit. Karena ini kan istilahnya 46:58 kondisinya disebut dengan sedikit cedera 47:00 lah, cedera pada otot ya. Hingga kita 47:02 kompres dulu yang dingin, tapi kalau 47:04 seandainya Ibu enggak enggak apa namanya 47:07 tidak kuat dengan kompres dingin, bisa 47:09 langsung dibalurkan salep anti radang. 47:12 Nanti salep anti radang bisa nanti di 47:13 apa cari informasinya di internet 47:14 ataupun bisa nanya ke 47:16 apotek yang terdekat. Sama yang paling 47:19 penting adalah mulai mungkin mulai malam 47:21 ini, Ibu bisa apa menset posisi 47:25 bantalnya itu meng-cover dari kepala 47:28 sampai ke tulang belikat. Sedikit 47:31 pertengahan tulang belikat. Jadi 47:33 dari leher sini, dari kepala sampai ke 47:35 tulang belikat sini. Itu apa bantalnya 47:38 harus meng-cover 47:40 area-area tersebut. Jadi jangan jangan 47:42 hanya menggunakan bantal dari kepala 47:44 sampai ke leher saja, sampai sampai 47:45 sini. Biasanya orang kan seperti itu. 47:47 Tapi semua dari sekarang sampai ke 47:49 sampai kan bantalnya sampai ke tulang 47:51 belikat. 47:52 Sehingga nanti lehernya Ibu dalam posisi 47:55 istirahat yang sempurna dan di mana lagi 47:58 keuntungan dari kita menset posisi 48:00 bantal ini sampai ke tulang belikat itu 48:02 akan mencegah 48:04 ini, mendengkur. 48:06 Karena kan pada saat kita menset bantal 48:08 sampai ke tulang belikat itu, kita tidur 48:10 dalam kondisi agak sedikit mendongak. 48:12 Nah, pada saat mendongak itu jalur nafas 48:15 itu akan terbuka sempurna sehingga tidak 48:18 akan menimbulkan bunyi. Karena biasanya 48:20 orang mendengkur atau ngorok lah ya, itu 48:22 kan karena dia mungkin tenggorokannya 48:25 sedikit terlipat ataupun melengkung 48:27 sehingga akan menimbulkan suara pada 48:30 saat mengambil dan mengeluarkan nafas. 48:32 Kira-kira seperti itu, Kang. 48:34 Jadi nanti bantalnya tetap digunakan, 48:36 Bu. Boleh menggunakan tetap apa 48:38 menggunakan bantalnya. Enggak masalah, 48:40 cuma diset saja posisinya itu sampai ke 48:42 tulang belikat. 48:42 Tapi kan kadang ada ada juga bantal yang 48:45 memang busanya tuh enggak bagus, Kang 48:47 Haris. 48:48 Iya. 48:49 Nah, ini kan banyak pula ragam busa. Ada 48:52 yang bantal dari kapuk. 48:54 Iya. 48:54 Nah, terus ada yang pula bantal dari 48:56 busa. Tapi kenyataan busa itu ada yang 48:58 bagus, ada yang standar, ada yang memang 49:01 busanya asal-asalan. Nah, saya pernah 49:02 nemuin tuh bantal busanya asal-asalan di 49:04 dalam. Memang sih bikin sakit. 49:06 Bikin sakit ya. 49:06 Heeh, akhirnya memang tidak bisa 49:07 menopang kepala sampai leher dengan baik 49:10 begitu Kang Haris. 49:11 Iya, bisa juga atau juga salah bantal 49:12 begitu ya betul ya. 49:14 Berarti bisa disalahkan bantalnya. Bisa 49:16 juga itu apalagi mungkin yang kapuk yang 49:17 sudah lama ya Kang ya. Kapuk yang sudah 49:19 lama terus sudah memadat banget sudah 49:21 padat banget ya itu kalau bisa ya jangan 49:23 dipakai lagi karena nanti 49:24 Heeh. 49:25 enggak nyaman nanti, enggak ergonomis 49:27 lah istilahnya. 49:27 [tertawa] 49:28 Baik, terima kasih Kang Haris. Bunda 49:31 Emilda ada respon dari Bunda Emilda. Oh 49:33 iya Pak Kang Haris memang betul salah 49:36 posisi bantal saya. Terima kasih banyak 49:38 atas sarannya. Baik. 49:39 Ibu. 49:40 Terima kasih Bunda Emilda yang sudah 49:41 memberikan pertanyaannya di siang hari 49:43 ini. Ikhwan dan akhwat yang dirahmati 49:44 Allah Subhanahu wa Ta'ala, tidak terasa 49:46 kita sudah berada di pukul 11.00 waktu 49:49 studio kami, pukul 11.03 menit. Kami 49:51 akan jeda sejenak ya. 49:52 Baik. 49:53 Kita akan jeda sejenak ikhwan dan 49:54 akhwat, tetaplah bersama kami masih 49:55 dalam program kesehatan Islami bersama 52:37 [musik] 52:40 Rasul TV 52:50 Radio silaturahim untuk Islam yang satu 52:52 yang dipancarluaskan dari Jalan Masjid 52:54 Silaturahim nomor 36 Kalibang Cibubur 52:57 Bekasi. 52:59 Baik kita masuk di pukul 11.05 menit 53:01 Ikhwan dan Akhwat waktu studio kami di 53:04 bilangan eh Bekasi tepatnya di Jalan 53:07 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis 53:09 Cibubur Bekasi. Kami ingin menyapa Bapak 53:12 Ridwan. 53:13 Kemudian ada Ibu Ai di Bandung. Ibu 53:16 Malamila dan Bapak Abdullah di Depok 53:19 yang tengah menyimak siaran kami. 53:22 Dan Ibu eh Dewi ya 53:26 yang sudah menyimak siaran kami. Terima 53:27 kasih. Kembali kita akan menjawab 53:30 beberapa pertanyaan. 53:32 Ya eh Ustaz ya. 53:33 Pak Ustaz atau Kang Aris. 53:34 Aduh ya. 53:36 [tertawa] 53:36 Kang Aris saja ya. 53:36 Kang Aris ya. 53:37 Eh pertanyaan dari pendengar kami ada 53:39 Ibu Aisyah di Bekasi. Assalamualaikum 53:42 warahmatullahi wabarakatuh. 53:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:45 wabarakatuh. 53:46 yang ingin saya tanyakan kalau saya lagi 53:48 bangun tidur jari-jemari tangan suka 53:51 kesemutan. Sudah itu saja. Syukron. 53:53 Oke baik ya. Kalau langsung saya jawab 53:56 saja ya Kang ya. 53:57 Ya. 53:57 Kalau untuk kita membahas tentang 53:58 kesemutan 53:59 eh biasanya ada dua kemungkinan. 54:01 Kemungkinan pertama adalah 54:03 eh 54:05 peredaran darah ke daerah yang kesemutan 54:07 tadi 54:09 itu terhambat ataupun kurang lancar. 54:12 Mungkin bisa jadi apa eh 54:14 tangannya Ibu mungkin di pada saat tidur 54:16 eh secara tidak sadar dijadikan bantal 54:18 misalnya. Jadi 54:19 Heeh. 54:19 apa tidurnya nah dialaskan dengan tangan 54:22 itu bisa jadi sehingga tangannya 54:24 terhimpit oleh kepala. 54:25 Heeh. 54:26 Terus kemudian peredaran kurang kurang 54:27 lancar tapi mungkin tidurnya lelap ini 54:31 Kang jadinya 54:31 Heeh. 54:32 pada saat pagi hari atau pada saat 54:33 bangun tidurnya terasa semutan. Itu bisa 54:36 jadi yang ke pertama. Kemungkinan 54:38 pertama jadinya adanya apa eh 54:41 peredaran darah yang kurang lancar. Yang 54:42 kedua adalah bisa jadi memang ada 54:44 problem persarafan di situ. 54:47 Jadi karena problem persarafan mungkin 54:49 eh kalau di jari tangan biasanya 54:53 kalau mau dicari informasinya 54:55 tapi biasanya kalau jari tangan ini yang 54:57 peredaran darah per apa 54:59 kesemutan yang terjadi yang karena ada 55:01 penjepitan saraf biasanya terjadi apa eh 55:04 semutannya terjadi setiap saat. Nah 55:06 kalau misalnya tadi yang kalau karena 55:08 apa peredaran darah yang kurang lancar, 55:09 begitu peredaran darahnya bagus lagi 55:11 semutannya hilang. 55:12 Heeh. 55:12 Tapi kalau misalnya kesemutannya 55:14 apa eh terus-menerus terjadi, bisa jadi 55:16 itu problem persarafan. Nah, problem 55:18 persarafan ini kalau mungkin mau dicari 55:20 eh problem problem persarafan yang 55:22 menimbulkan kesemutan pada jari-jari 55:24 tangan. 55:24 Heeh. 55:25 Mungkin kalau mau dicari apa 55:26 informasinya di internet, itu kata 55:28 kuncinya adalah carpal carpal tulisannya 55:31 ya, carpal tunnel double n tunnel tunnel 55:34 maksudnya sindrom. Jadi ada penjepitan 55:37 saraf di daerah sini, di daerah apa 55:39 namanya eh 55:41 telapak pangkal telapak tangan. Jadi 55:43 yang dekat dengan apa eh otot dari si 55:45 jempol. 55:46 Iya. 55:46 Nah, itu bisa jadi di situ ada 55:48 penjepitan saraf sehingga menyebabkan 55:49 ada sensasi kesemutan 55:51 Heeh. 55:51 di apa jari-jari tangan. Atau bisa juga 55:54 selain kata kuncinya carpal tunnel 55:56 syndrome, bisa eh satu lagi namanya 55:58 golfer's elbow 55:59 Heeh. 56:00 atau epicondylitis 56:01 eh epicondylitis medialis namanya 56:04 seperti itu. Jadi daerah sini, di daerah 56:06 sini di apa namanya eh 56:09 pangkal lengan bawah ya bagian dalam, 56:11 ini bagian luar. Nah, jadi di sini itu 56:14 biasanya karena aktivitas menggenggam 56:16 yang terlalu 56:17 apa ya terlalu over apa itu 56:18 berlebihanlah istilahnya. Menggenggam 56:20 mungkin ya karena tadi ya mungkin 56:21 aktivitas mencuci, terus kemudian harus 56:23 naik motor ke pasar, pasarnya jauh, 56:25 terus kemudian belanjanya belanjanya 56:27 yang berat-berat segala macam sehingga 56:28 menyebabkan 56:30 otot di sini, otot daerah sini yang 56:32 fungsinya untuk menggenggam itu 56:33 mengalami 56:35 apa kelelahan. Nah, pada saat dia lelah 56:38 dia akan mengeras sehingga dia akan 56:39 menye- menyebabkan adanya eh penjepitan 56:41 saraf daerah sini. Nah, kalau begitu 56:43 daerah sini sudah terjepit sarafnya, dia 56:44 akan menjalar sampai ke tangan. 56:46 Kira-kira seperti itu. 56:48 Nah, kalau untuk antisipasinya 56:50 Atau obatnya apa nih? 56:51 Kalau seandainya terjadi penjepitan 56:53 saraf yang ada di sini eh sebenarnya 56:55 Kalau biar bangun tidur jari jemari 56:56 enggak kesemutan. 56:57 Enggak kesemutan. Nah, itu bisa jadi 56:58 kalau ini kan bukan karena cedera ya 57:00 Kang ya, tapi lebih kepada karena 57:01 fatique atau kelelahan. Nah, kalau untuk 57:03 kelelahan berarti kita harus meningkat 57:05 peredaran darahnya. 57:07 Sehingga si otot otot akan lebih lemas, 57:09 karena begitu dia sudah dia akan apa 57:11 namanya tidak akan menjepit saraf tadi. 57:13 He eh. 57:13 Nah, untuk melem- melemaskan otot bisa 57:15 dibalurkan yang hangat-hangat enggak 57:16 apa-apa kalau nih. 57:18 Jadi istilahnya kalau otot-otot yang apa 57:20 ke- bukan karena cedera, 57:21 nah itu dibalurkan yang hangat sebelum 57:23 tidur, nah itu bisa untuk mencegah apa 57:25 eh si apa namanya peredaran darahnya 57:28 kurang lancar sama yang kedua adalah si 57:30 ototnya enggak mengeras sehingga tidak 57:32 menjepit saraf tadi. 57:33 He eh. 57:34 Kira-kira seperti itu, tapi kalau 57:35 seandainya 57:36 He eh. 57:36 kondisi ini sudah mulai apa maksudnya 57:38 sudah terjadi cukup lama atau istilahnya 57:41 sampai sekarang belum beres-beres ya ada 57:43 baiknya di 57:44 eh diperiksakan terlebih dahulu. 57:46 Walaupun sebenarnya ya saat ini Covid 57:47 pasti akan menyebabkan membuat kita 57:50 aduh khawatir deh kalau ke rumah sakit 57:51 atau misalnya dicek. Tapi ya enggak 57:53 apa-apa saya serahkan kembali. Tapi 57:55 paling tidak kalau sudah terjadi cukup 57:56 lama 57:57 ada baiknya diperiksa dulu biar tidak 57:59 berkembang menjadi hal yang apa namanya 58:01 lebih kompleks. 58:02 Baik, Kang Haris. 58:03 He eh. 58:04 Kita ke Ibu Eti di Sukabumi, Kang Haris. 58:07 Assalamualaikum warahmatullahi 58:08 wabarakatuh. 58:09 Waalaikumsalam, Ibu. 58:11 Saya ingin bertanya, makanan apa saja 58:13 yang harus dihindari bagi yang punya 58:15 masalah persendian terutama bagi yang 58:17 sakit lutut. Usia saya saat ini 47 58:21 tahun. 58:22 Iya, terima kasih Ibu. Kalau untuk 58:23 makanan sebenarnya eh jadi nyeri lutut 58:27 ini kan 58:28 sifatnya apa lebih kepada mekanis ya, 58:31 lain dengan metabolis seperti kayak apa 58:33 asam urat, gula darah dan sebagainya. 58:35 Nah, jadi kalau untuk makanan mungkin 58:36 kalau seandainya sudah ter- 58:39 nah yang pertama adalah makanan yang 58:40 membuat kita gemuk sebenarnya jadi atau 58:42 istilahnya membuat apa berat badan 58:44 bertambah. Karena dengan seiring 58:46 meningkatnya berat badan berarti kan 58:49 beban yang di- di- topang oleh lutut 58:51 akan semakin besar. Jadi kalau bisa kita 58:53 memanage atau istilahnya 58:55 me- apa namanya mengatur pola makan 58:58 sehingga kita eh berat badan tidak 59:00 banyak yang 59:02 apa men- bertambah enggak-enggak 59:03 bertambah banyaklah berat badannya. 59:05 Karena kan kalau apalagi zaman sekarang 59:06 WFH, pandemi, semuanya serba di rumah, 59:10 mungkin apa eh jadi 59:12 apa kegiatannya berkurang sehingga 59:14 ada peluang untuk menambah berat badan, 59:16 seperti itu. Terus yang kedua adalah 59:18 makanan yang mungkin 59:20 kalau seandainya sudah terjadi 59:21 peradangan sendi, saya ee, rekomendasi 59:23 mengurangi makanan-makanan yang terlalu 59:25 pedas. 59:25 Heeh. 59:26 Terlalu pedas, 59:27 terlalu manis, nah, sama yang dairy 59:30 product seperti kayak 59:32 produk olahan ya, produk olahan kayak 59:34 nugget, terus kemudian sosis, terus 59:36 kemudian 59:38 istilahnya makanan yang sudah tidak ada 59:39 bentuknya. 59:40 Iya. 59:40 Nah, kalau sosis kan misalnya sosis 59:41 ayam, lho, bentuk ayamnya di mana 59:44 istilahnya? Karena sudah menjadi 59:46 panjang seperti itu misalnya, atau 59:48 kornet sapi misalnya, lho, ya, daging 59:51 sapinya mana atau bentuk sapinya mana? 59:52 Itu kan berarti sudah enggak ada 59:54 bentuknya. Nah, itu namanya dairy 59:55 product olahan. Nah, kalau bisa juga 59:57 dikurangin. 59:58 Sampai ke, nah, dan diganti dengan 1:00:00 makanan-makanan yang 1:00:02 ee, anti peradangan seperti kayak nah, 1:00:05 sayuran ataupun ee, buah-buahan yang 1:00:08 kaya akan vitamin antioksidan, seperti 1:00:10 vitamin C atau vitamin E. 1:00:12 Mungkin itu saja Kang yang bisa saya 1:00:14 inikan karena lebih kepada problem 1:00:16 mekanis ya. Kalau problem mekanis itu 1:00:18 kita harus ee, pertama betulin 1:00:20 posturnya, kita harus betulkan lagi 1:00:22 posisi 1:00:23 persendiannya seperti itu kira-kira. 1:00:25 Heeh, heeh, heeh, baik. Terima kasih 1:00:27 untuk Ibu Etty di Sukabumi. Kemudian 1:00:31 dari Ibu Etty, ee, pertanyaan 1:00:35 selanjutnya datang dari 1:00:39 Ibu Mutiara. Pak Ustad, asalamualaikum 1:00:42 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:45 wabarakatuh. 1:00:46 Baik. 1:00:48 Dulu sewaktu saya hamil besar sekitar 1:00:51 setahun yang lalu, tulang panggul depan 1:00:53 tengah saya juga sakit sampai tidak bisa 1:00:56 angkat kaki kiri saat wudu. 1:00:59 Heeh. 1:00:59 Kang Haris. 1:01:00 Iya. 1:01:00 Sempat hilang dan muncul lagi sesekali 1:01:03 sampai sekarang jika tidur dalam posisi 1:01:06 miring. 1:01:07 Bagaimana cara mengobatinya, Kang Haris? 1:01:09 Iya, baik. Ee, jadi kalau saya bisa 1:01:13 langsung jawab, ee, sebenarnya harus 1:01:15 kita lihat dulu apa yang terjadi di 1:01:17 tulang panggul ya. 1:01:18 Karena memang kalau pada saat hamil, 1:01:20 apalagi mungkin sudah hamil ke usia 1:01:21 kehamilannya sudah cukup tua atau sudah 1:01:23 cukup apa 1:01:25 ini sudah mau melahirkan maksudnya 1:01:27 itu kan panggul itu dalam kondisi 1:01:29 teregang, apa yang harusnya kira-kira 1:01:31 seperti ini terus kemudian dia meregang 1:01:34 sangat apa meregang membesar karena 1:01:36 untuk memberikan jalan bagi si bayi 1:01:38 untuk lahir. 1:01:39 Nah, pada saat eh, usia kehamilannya 1:01:42 sudah cukup tua, nah, itu biasanya 1:01:44 itu akan menimbulkan memang adanya apa 1:01:46 namanya 1:01:47 bukan pergeseran ya, tapi lebih kepada 1:01:50 eh, peregangan pada persendian panggul. 1:01:53 He em. 1:01:53 Seperti itu. Nah, ada kemungkinan pada 1:01:55 saat setelah melahirkan 1:01:58 sendi panggul yang meregang ini belum 1:02:00 kembali ke posisi semula. 1:02:02 Iya. 1:02:03 Nah, belum kembali ke posisi semula. 1:02:04 Nah, cuman memang harus kita pastikan 1:02:06 lewat rontgen terlebih dahulu. Nah, 1:02:08 cuman kalau memang untuk apa namanya 1:02:09 untuk 1:02:11 mengatasinya 1:02:12 kalau bisa nanti Ibu bisa cari 1:02:14 informasinya di internet ya, walaupun 1:02:15 sebenarnya harus dipraktikkan sih di 1:02:17 sini. 1:02:18 Jadi, Ibu bisa cari apa eh, informasi di 1:02:19 internet eh, ataupun di ini kan sekarang 1:02:22 sudah ada YouTube ya istilahnya ya, yang 1:02:24 bisa bisa cari di sini 1:02:25 gerakan untuk memperkuat panggul. 1:02:28 He em. 1:02:28 Jadi, latihan memperkuat panggul. Nah, 1:02:30 di situ nanti akan ada apa beberapa 1:02:32 aktivitasnya, ada ada beberapa 1:02:34 rekomendasi gerakan yang bisa digunakan 1:02:36 atau dilakukan untuk memperkuat otot 1:02:38 panggul sehingga nanti panggul yang tadi 1:02:41 meregang karena si bayi lewat tadi untuk 1:02:45 melahirkan, itu bisa insya Allah bisa 1:02:47 kembali lagi seperti semula. Cuman ya 1:02:48 memang harus kita kaji lagi secara 1:02:50 radiografis ya atau misalnya di 1:02:51 rontgennya Pak, kita bisa tahu, oh 1:02:54 ternyata panggulnya cuman sebelah sini 1:02:56 atau misalnya apakah dua-duanya atau 1:02:58 bisa juga kalau panggul itu kan 1:03:01 eh, apa namanya enggak cuman di 1:03:03 panggulnya aja ya, ada 1:03:05 ada pelvic, pelvic itu apa ya 1:03:08 eh ya, daerah selangkangan bisa juga 1:03:10 seperti itu. Jadi, kita harus tahu 1:03:12 daerah mana nih yang terjadi masalah di 1:03:14 situ. Tapi intinya adalah untuk saat ini 1:03:16 yang bisa saya rekomendasikan adalah 1:03:18 latihan untuk memperkuat otot-otot 1:03:20 panggul. Jadi biar istilahnya kayak 1:03:22 eee merapatkan apa yang sudah apa yang 1:03:24 teregang tadi apa merenggang tadi. 1:03:26 Kira-kira seperti itu jawabannya Kang. 1:03:29 Baik. Ada Bapak Harjo di Depok Kang 1:03:32 Haris. Assalamualaikum warahmatullahi 1:03:34 wabarakatuh. 1:03:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:36 saya dulu jatuh kepleset dan di pundak 1:03:39 terasa nyeri. Sudah di rontgen hasilnya 1:03:41 bagus namun rasa nyeri ini masih ada. 1:03:44 Kenapa Kang Haris? 1:03:45 Iya. 1:03:46 Baik. Saya langsung jawab saja ya Pak 1:03:48 Kang ya. Eee kalau untuk nyeri bahu yang 1:03:51 pasca cedera 1:03:52 bisa jadi ada dua kemungkinan yang 1:03:55 sering saya temuin pada saat eee praktek 1:03:57 sehari-hari. Yang pertama adalah eee ada 1:04:02 urat yang mungkin robek ya. 1:04:04 Nah biasanya urat itu terdapat di 1:04:07 apa namanya di bahu 1:04:09 eee bahu sisi di sisi luar 1:04:12 atau 1:04:13 eee di dekat tulang selangka tapi 1:04:16 pangkalnya tulang selangka. Tulang 1:04:17 selangka itu yang ada di apa namanya 1:04:19 dekat leher yang menonjol panjang 1:04:21 seperti ini di sini. 1:04:22 Iya. 1:04:22 Tulang selangka. Nah itu 1:04:24 di pangkal tulang selangka itu ada 1:04:25 tendon namanya tendon supraspinatus. 1:04:27 Nah itu rentan untuk robek. 1:04:30 Heeh. 1:04:30 Bisa seperti itu. Bisa jadi satu yang 1:04:31 kedua adalah 1:04:33 eee bisa jadi robekan ada di labrumnya. 1:04:36 Labrum itu kayak mangkoknya Kang. Jadi 1:04:38 kalau sendi bahu itu kan ada bonggol eee 1:04:42 bonggol tulang lengan 1:04:43 Heeh. 1:04:44 itu nyambung ke bahu. Nah di nyambung ke 1:04:46 pada saat persambungan apa sambung ke 1:04:48 bahu itu dia ada mangkoknya atau 1:04:51 disebut dengan labrum. Labrum itu atau 1:04:53 analoginya begini deh kayak misalnya 1:04:54 kita punya gantungan mobil atau boneka 1:04:58 yang punya apa 1:04:59 eee 1:05:01 vakum itu apa namanya yang putih-putih 1:05:03 yang gel vakum. Jadi kalau di tempelin 1:05:05 ke kaca dia akan nempel di situ. Nah itu 1:05:07 itu labrum fungsinya seperti itu. Nah 1:05:10 jadi kalau kita lihat bahwa apa vakum 1:05:12 tadi apa gel vakum itu kalau robek dia 1:05:15 kan enggak akan nempel lagi. Enggak bisa 1:05:16 nempel lagi karena udara masuk lewat 1:05:18 situ. Nah itu bisa jadi labrumnya ada 1:05:21 cedera di situ sehingga menyebabkan eh 1:05:24 kondisi nyeri bahu yang berlarut-larut. 1:05:26 Karena memang kalau kalau seandainya 1:05:28 labrum ataupun tendon supraspinatusnya 1:05:31 yang robek itu enggak akan kelihatan 1:05:32 dari ronsen. Karena ronsen hanya 1:05:34 memperlihatkan jaringan keras atau 1:05:36 jaringan tulangnya saja. Idealnya, 1:05:38 idealnya harus MRI atau magnetic 1:05:41 resonance imaging. Cuman ya mungkin 1:05:43 biayanya akan mahal. Walaupun sebenarnya 1:05:45 bisa kita 1:05:47 apa namanya bisa kita prediksi. Mungkin 1:05:49 kalau misalnya tadi Bapak siapa namanya 1:05:51 tadi, Kang? 1:05:52 Eh 1:05:52 Bapak itu 1:05:53 Pak Harjo di sana. 1:05:53 Pak Harjo ya. Kalau mungkin Pak Harjo 1:05:55 saat ini melihat di YouTube, mungkin 1:05:57 bisa lihat nanti di sini saya mem apa 1:06:01 melakukan namanya tes empty can atau tes 1:06:03 kaleng kosong namanya. 1:06:05 He 1:06:05 Jadi ibaratkan ini kaleng 1:06:07 terus kemudian kita mengosongkan kaleng 1:06:09 ini. Jadi ini kita jempolnya kita begini 1:06:11 ya. 1:06:11 Iya. 1:06:12 Terus kemudian kita beginikan ke bawah. 1:06:14 Jempolnya kita apa? Jadi luruskan lengan 1:06:16 ke depan terus kemudian 1:06:18 eh apa jempolnya ngarahkan ke bawah 1:06:20 diputar lengannya terus kemudian ada 1:06:22 yang men apa mendorong ke bawah sini. 1:06:25 He 1:06:26 Nah, itu kalau misalnya pada saat 1:06:27 didorong bahunya sakit itu bisa jadi 1:06:30 tendon supraspinatus yang robek. Seperti 1:06:32 itu kira-kira. Walaupun memang harus 1:06:33 ketemu langsung sih sebenarnya intinya 1:06:35 atau dicek langsung sebenarnya. 1:06:37 Kira-kira seperti itu. Nah, kalau untuk 1:06:38 penanganannya adalah pertama adalah 1:06:41 mungkin Bapak harus sering-sering 1:06:42 kompres es di bagian bahu yang sakit. 1:06:45 Iya. 1:06:46 Terus kemudian diberikan salep anti 1:06:48 peradangan. 1:06:49 Eh dan intinya juga jangan dikasih yang 1:06:52 panas-panas dulu ataupun jangan diurut 1:06:54 yang terlalu kencang karena khawatirnya 1:06:56 kalau memang ada robekan takutnya dia 1:06:57 akan meluas robekannya. 1:06:59 He 1:06:59 Kira-kira seperti itu. Jadi intinya 1:07:01 mungkin nanti bisa dilanjutkan lewat 1:07:03 WhatsApp ya. Jadi ya 1:07:04 Baik iya. 1:07:04 Bisa akan kelihatan 1:07:06 juga banyak yang masih ngantri nih. 1:07:07 Oke siap. 1:07:08 Baik eh ikhwan dan akhwat yang dirahmati 1:07:10 Allah subhanahu wa taala 1:07:12 eh Kang Haris ini juga membuka klinik 1:07:15 fisioterapi Physioin 1:07:17 di Jalan Hiro Praya nomor 14 1:07:21 [berdehem] 1:07:21 Mustikasari, Bekasi Timur. Teleponnya di 1:07:24 0878 1:07:26 81 1:07:28 666287. 1:07:31 [berdehem] 1:07:32 Sekali lagi ikhwan dan akhwat 1:07:34 saya ulangi ya, dicatat 0878 1:07:38 81 1:07:39 666 1:07:41 287. 1:07:44 Baik. 1:07:45 Pertanyaan selanjutnya boleh Kang Aris? 1:07:47 Silakan. Masih ada. 1:07:47 Masih ada. 1:07:48 Ada pertanyaan dari Bang Adi di Pasar 1:07:53 Minggu. Assalamualaikum Kang Aris. 1:07:55 Waalaikumsalam. 1:07:56 Mohon pencerahannya bagaimana mengatasi 1:07:58 telapak kaki yang telapak kaki depan 1:08:01 terasa kebas. 1:08:03 Itu saja. 1:08:03 Baik. Telapak kaki depan terasa kebas. 1:08:06 Nah, kalau kebas ini sebenarnya juga 1:08:08 eh ada dua kemungkinan. Dua kemungkinan 1:08:10 pertama adalah memang peredaran darah ke 1:08:12 arah sana 1:08:14 kurang lancar sehingga menyebabkan ada 1:08:15 rasa kebas. Nah, kalau memang ada 1:08:17 peredaran darah kurang lancar mungkin eh 1:08:21 Bang Adi ya tadi namanya ya, bisa 1:08:22 mencoba untuk coba dibalurkan yang 1:08:24 hangat dulu di sekitar telapak kaki sama 1:08:26 punggung kaki. 1:08:28 Terus kemudian eh yang kedua bisa juga 1:08:32 karena adanya ini, apa namanya? 1:08:35 Peradangan pada 1:08:36 ini, telapak kaki. 1:08:38 Heeh. 1:08:38 Nah, itu bisa juga 1:08:40 bisa dicoba eh menggunakan alas kaki 1:08:42 yang mungkin sepatu ya ataupun alas kaki 1:08:45 yang ada tonjolan di telapaknya. 1:08:48 Jadi dia ada ada tonjolan di telapak apa 1:08:50 di telapak kaki bagian dalam sepatu itu 1:08:52 atau alas kaki, nah itu juga bisa 1:08:54 digunakan untuk menopang 1:08:56 eh telapak kaki sehingga 1:08:58 eh telapak kaki ini pada saat kita 1:09:00 berjalan tidak tidak apa namanya tidak 1:09:02 terganggu 1:09:04 eh secara maksimal itu, seperti itu. 1:09:06 Heeh. 1:09:06 Bisa jadi bisa bisa dua. Pertama adalah 1:09:08 modifikasi 1:09:09 apa alas kaki atau yang kedua bisa juga 1:09:12 dicoba untuk mungkin bisa dicoba mulai 1:09:14 malam ini ataupun hari ini dibalurkan 1:09:15 yang hangat-hangat dulu untuk apa 1:09:17 memastikan peredaran darah ke 1:09:20 apa 1:09:21 eh ujung telapak kaki itu bisa lebih 1:09:23 maksimal. 1:09:24 Heeh. 1:09:24 Kira-kira seperti itu. 1:09:26 Baik. Bang Adi di Pasar Minggu. 1:09:29 Lalu ada Ibu Ijah. Assalamualaikum 1:09:32 warahmatullahi wabarakatuh. 1:09:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:35 wabarakatuh. 1:09:35 Kang Haris kalau dari lutut sampai mata 1:09:38 kaki terasa ngilu, ini kenapa ya? 1:09:41 Oke, baik. 1:09:43 Ngilu dari lutut sampai ke telapak kaki. 1:09:46 Kalau ngilu secara teorinya adalah bisa 1:09:51 jadi hampir-hampir hampir 100% adalah 1:09:53 problem tulang. 1:09:55 Nah, kalau ngilu dari apa lutut sampai 1:09:57 telapak kaki sepanjang itu ada apa 1:09:59 namanya ada ngilu. 1:10:01 Iya. 1:10:01 Bisa jadi 1:10:03 pertama pertanda adanya 1:10:07 pengeroposan tulang. 1:10:09 Satu, karena kan memang kalau apa 1:10:10 namanya 1:10:13 apa namanya tungkai bawah itu juga 1:10:15 menopang berat badan hampir 100%. 1:10:18 Nah, itu ada adanya pengeroposan tulang. 1:10:21 Bisa jadi walaupun memang harus 1:10:22 dibuktikan lagi lewat pemeriksaan yang 1:10:23 lebih lanjut. Terus kemudian kalau 1:10:25 seandainya ada ngilu bisa jadi juga ada 1:10:27 terjadi yang apa pengapuran pada tumit. 1:10:31 Bisa juga terjadi. Jadi pengapuran ini 1:10:33 terjadi bersamaan di tumit ada sama di 1:10:35 lutut juga ada. Sehingga menyebabkan 1:10:37 adanya 1:10:38 apa namanya rasa ngilu-ngilu tadi. 1:10:41 Walaupun memang sebenarnya idealnya 1:10:42 pengapuran 1:10:44 lutut ini 1:10:45 dan pengapuran apa 1:10:48 tumit harus di rontgen agar kita tahu 1:10:50 bahwa oh sudah terjadi memang sudah 1:10:52 terjadi pengapuran atau belum. 1:10:54 Sama apalagi ya? Mungkin dua itu kali 1:10:56 Kang yang paling paling apa namanya 1:10:59 paling 1:11:01 apa mungkin terjadi menyebabkan rasa 1:11:03 nyeri apa ngilu di tumit dan 1:11:06 lututnya tadi. 1:11:07 Baik. 1:11:08 Seperti itu kira-kira. 1:11:09 Ini pertanyaan ini sama dengan 1:11:10 pertanyaan Ibu Ijah tadi. 1:11:12 Heeh. 1:11:13 Kasusnya begini Kang Haris. 1:11:15 Assalamualaikum [berdehem] 1:11:15 warahmatullahi wabarakatuh. Dari Bapak 1:11:18 Andi Cipadu ya. Bapak Andi di Cipadu 1:11:20 mohon maaf. Kang Haris kedua lutut saya 1:11:23 selalu bunyi bila saya akan sujud dalam 1:11:25 salat tapi tidak sakit. 1:11:27 Iya. 1:11:27 Bagaimana penyembuhannya dan ini sudah 1:11:30 lama sejak saya masih 1:11:33 di bangku SMP. Dan sekarang usia saya 1:11:36 sekarang 53 tahun. 1:11:38 Baik. Ya, jadi kalau untuk bunyi-bunyi 1:11:42 lutut yang terjadi 1:11:43 eh bisa jadi eh disebabkan karena adanya 1:11:46 posisi tempurung lutut yang mungkin 1:11:49 terlalu ketarik ke atas atau terlalu ke 1:11:51 tertarik ke bawah. Tapi biasanya yang 1:11:53 sering terjadi adalah tempurung lutut 1:11:54 ini terlalu ke atas sehingga pada saat 1:11:56 ditekuk eh si tempurung lutut ini akan 1:11:58 bersinggungan dengan tulang paha bagian 1:12:00 bawah sehingga menim apa menyem apa 1:12:02 menimbulkan nyeri eh 1:12:03 He em. 1:12:03 sorry menimbulkan 1:12:05 suara atau bunyi klik-klik seperti itu 1:12:07 tadi. 1:12:08 Tidak menyebabkan 1:12:09 eh tidak menyebabkan rasa sakit sih ya 1:12:12 alhamdulillah 1:12:13 eh kalau begitu tidak menyebabkan rasa 1:12:15 sakit ya cuman 1:12:16 yang saya khawatirkan adalah pada saat 1:12:17 bunyi klek tadi itu kan berarti ada 1:12:19 tulang 1:12:20 yang ada kemungkinan tulang sama tulang 1:12:22 eh bersinggungan atau bergesekan. 1:12:24 Iya. 1:12:24 Nah, gesekan tulang sama tulang ini bisa 1:12:27 bisa berpotensi menimbulkan adanya 1:12:28 pengapuran tadi. 1:12:29 He em. 1:12:30 Atau osteofit atau disebut dengan spur, 1:12:32 pengapuran sama aja. Jadi ada apa 1:12:35 namanya tulang tumbuh ataupun pengerasan 1:12:37 pada jaringan lunak itu juga bisa 1:12:39 terjadi. 1:12:40 Tapi kalau mau dilihat lagi apakah eh 1:12:45 tadi kan saya bilang kalau nyeri apa 1:12:47 bunyi-bunyi tadi karena ada posisi 1:12:49 patela atau apa tempurung lutut yang 1:12:51 mungkin posisinya terlalu ke atas atau 1:12:52 terlalu ke bawah ya. 1:12:53 He em he em. 1:12:53 Nah, untuk memastikannya sebenarnya 1:12:54 idealnya eh konsul. Tapi bisa juga 1:12:57 secara pemeriksaan secara subjektif 1:12:58 cuman saya yang apa harus-harus ada yang 1:13:00 ngecek istilahnya seperti itu. Nah, 1:13:03 kalau misalnya sudah ketahuan 1:13:04 tempurung ini terlalu ke atas atau 1:13:05 terlalu ke bawah nah itu bisa kita setel 1:13:07 istilahnya harus dikuatkan paha depannya 1:13:10 kah atau paha belakangnya. Kira-kira 1:13:12 seperti itu jawaban saya Kang. 1:13:13 Baik. 1:13:14 He em. 1:13:15 Ikhwan dan akhwat eh dicatat nomor 1:13:18 telepon Kang Haris karena memang Kang 1:13:19 Haris ini juga membuka klinik 1:13:21 fisioterapi. Jadi kan tadi ada beberapa 1:13:24 pertanyaan yang memang 1:13:26 eh tidak bisa dijawab tuntas 1:13:28 Iya. 1:13:29 ini karena memang harus dilihat dulu dan 1:13:32 seperti apa perkembangannya, seperti apa 1:13:35 keadaannya. Jadi Anda bisa janjian 1:13:37 langsung ke klinik fisioterapi beliau di 1:13:40 Jalan Hirup Raya nomor 14 Mustikasari 1:13:43 Bekasi Timur. Ditelepon ya. 1:13:47 Di 0878 1:13:50 81666287. 1:13:54 Sekali lagi di 0878 1:13:58 81 1:14:00 666287. 1:14:03 Mungkin bagi Anda, oh jawabannya 1:14:05 kayaknya kurang memuaskan bagi Anda. 1:14:07 Jadi langsung saja Anda jangan ragu-ragu 1:14:10 untuk telepon beliau. Telepon atau 1:14:11 WhatsApp ini? 1:14:12 Telepon bisa, WhatsApp bisa. Tapi 1:14:13 mungkin bisa apa tinggalkan pesan dulu 1:14:16 kalau seandainya teleponnya tidak 1:14:17 terjawab. 1:14:18 Nah itu dia. Apalagi kalau mau ke klinik 1:14:20 kan gampang saja Pak. Kang Haris saya 1:14:22 pendengar Rasel yang kemarin. Ini mau ke 1:14:25 klinik Bapak ada di sana enggak? Kan 1:14:26 begitu biasanya. 1:14:27 Iya, benar. 1:14:28 [tertawa] 1:14:28 Baik, dia beliau juga membuka perwakilan 1:14:30 praktik fisioterapi di Pontianak 1:14:32 Kalimantan Barat. Baik. Pertanyaan 1:14:35 selanjutnya Kang Haris. Alhamdulillah 1:14:37 ini ada pertanyaan lagi dari Ibu Ati 1:14:39 Lestari. Panjang nih Kang Haris ya. 1:14:41 Iya, silakan Kang enggak apa-apa. 1:14:42 Kang Haris, asalamualaikum 1:14:44 warahmatullahi wabarakatuh. 1:14:45 Waalaikumsalam warahmatullahi. 1:14:47 Ada tetangga saya 1:14:49 ibu-ibu penderita diabetes. Beliau 1:14:51 tangan kanan tidak bisa diangkat. 1:14:54 Bersamaan kaki kiri terasa tegang kalau 1:14:58 angkat tangan kanan. 1:14:59 Malah tegang panggulnya. Dulu pernah 1:15:02 bengkak sam panggulnya dulu pernah 1:15:04 bengkak sampai paha 1:15:07 sampai paha sebelah ketika beliau hamil. 1:15:11 Apa boleh diperkirakan masalahnya di 1:15:13 mana dan apa penyebabnya? 1:15:15 Baik, iya. Terima kasih Ibu. Nah jadi 1:15:18 kalau untuk diabetesnya saya rasa 1:15:22 hubungannya kurang kuat dengan kondisi 1:15:24 yang dialami oleh tetangganya Ibu ya. 1:15:27 Jadi saya langsung fokus saja 1:15:29 kenapa enggak bisa gerak apa ngangkat 1:15:31 tangan kanan ya tadi kalau enggak salah 1:15:33 sama eh kalau misalnya panggul kiri mau 1:15:37 melangkah atau diangkat itu rasanya 1:15:39 sakit sekali. 1:15:40 He eh. 1:15:40 Nah, jadi ada kemungkinan eh jadi 1:15:43 seperti ini. Pada saat wanita hamil, 1:15:46 sebenarnya yang meregang atau 1:15:49 tulang-tulang yang meregang ataupun 1:15:51 merenggang ya, merenggang itu 1:15:53 eh tidak hanya di panggul, tapi juga di 1:15:55 seluruh persendian dari eh tubuh wanita 1:15:58 ini ya, karena memang karena 1:16:00 apa eh harus apa tulangnya persendiannya 1:16:04 itu enggak boleh kaku sehingga biar biar 1:16:05 bisa apa namanya melahirkan dengan 1:16:08 normal dan sempurna. 1:16:09 He eh. 1:16:09 Nah, mungkin ada kemungkinan 1:16:11 perenggangan ini setelah melahirkan itu 1:16:14 tadi yang saya apa jawab juga di 1:16:16 pertanyaan sebelumnya 1:16:17 Iya. 1:16:17 perenggangan ini masih masih ada, masih 1:16:20 masih merenggang istilahnya tulangnya 1:16:21 ini. Nah, dan perenggangan yang terjadi 1:16:23 kemungkinan ada di panggul 1:16:25 sama di punggung. 1:16:27 He eh. 1:16:28 Jadi kalau eh pinggang ya maksudnya 1:16:30 bukan bukan panggul. Di pinggang di apa 1:16:32 tulang belakang segmen pinggang sama 1:16:34 tulang belakang segmen punggung. Nah, 1:16:36 dia jadi merenggang pada saat merenggang 1:16:38 itu otomatis pada saat dia mau 1:16:39 digerakkan 1:16:40 dia akan sensitif sensitif terhadap 1:16:43 tekanan tertentu. 1:16:44 Nah, pada saat dia bergerak kan ada 1:16:46 tekanan pada segmen tulang belakang ya. 1:16:49 Nah, 1:16:50 nah tekanan ini akan direspon oleh apa 1:16:52 tulang yang merenggang tadi sehingga 1:16:54 akan menimbulkan rasa nyeri sebenarnya. 1:16:56 Iya. 1:16:56 Nah, pertanyaan saya adalah sebenarnya 1:16:58 ini eh 1:17:00 sudah berapa lama? Maksudnya setelah 1:17:01 melahirkan itu sudah berapa lama? Tapi 1:17:03 kok sudah cukup lama ada baiknya 1:17:05 eh coba dicek dulu karena takutnya nanti 1:17:07 pada saat mau digerakkan apa digerakkan 1:17:10 kan nyeri ya, otomatis kita enggak akan 1:17:12 bergerak eh 1:17:14 pada saat apa pada saat nyeri kita 1:17:16 enggak akan bergerak dalam jangka waktu 1:17:17 yang lama. Nah, pada saat jangka waktu 1:17:18 yang lama kita tidak bergerak itu akan 1:17:20 menimbulkan kondisi namanya atrofi atau 1:17:23 menurunnya atau berkurangnya massa otot. 1:17:25 Jadi ototnya akan mengecil. Nah, kalau 1:17:26 sudah mengecil itu PR-nya untuk 1:17:29 mengembalikan lagi ke massa otot yang 1:17:31 normal sangat 1:17:33 sangat berat sekali lah istilahnya ya. 1:17:35 Jadi kalau bisa itu kembali lagi tadi 1:17:37 kalau sudah cukup lama dirasakan ada 1:17:40 baiknya dicek dulu mungkin ada kondisi 1:17:42 lain selain yang sudah saya jabarkan 1:17:44 tadi. 1:17:45 Jadi, intinya kalau untuk penanganannya 1:17:47 saya harus melihat hasil pemeriksaan 1:17:49 dulu nih. 1:17:50 Artinya kan memang ada hal-hal yang 1:17:51 memang ketika Bapak dan Ibu tanyakan 1:17:53 memang tidak bisa langsung dijawab 1:17:55 tuntas karena memang harus dilihat dulu 1:17:57 keadaan dan kondisinya 1:17:58 Kondisinya seperti itu. 1:17:59 Jadi, bagi Bapak dan Ibu yang ingin eh 1:18:02 berkunjung ke klinik beliau, klinik 1:18:04 fisioterapi Physio In di Jalan Hilir 1:18:07 Permai nomor 14 Mustikasari, Bekasi 1:18:09 Timur eh dengan nomor telepon 1:18:12 087881666287. 1:18:17 Langsung saja ya Ikhwan dan Akhwat 1:18:19 087881666287. 1:18:25 Ya, ini mungkin salah satu ikhtiar bagi 1:18:27 kita semua untuk bisa sembuh. 1:18:29 Ya, insyaallah. 1:18:30 Baik, pertanyaan selanjutnya Kang Haris 1:18:32 kita juga sudah berada di menit menit 1:18:33 terakhir ini pertanyaan terakhir ya dari 1:18:40 siapa ini? Ibu Nana di Jatiasih. 1:18:43 Iya, Bu Nana Jatiasih. Bertetangga 1:18:45 berarti ini ya. 1:18:47 Iya, suami saya 1 bulan ini tulang 1:18:49 ekornya sakit. 1:18:50 Baik. 1:18:51 [berdehem] 1:18:51 Sudah 1:18:52 ngurangin tidak bawa dompet di saku 1:18:55 dan tidur di kasur yang kapuk, di kasur 1:18:58 kapuk gitu ya. Belum berkurang juga 1:19:01 apakah pengaruh 5 tahun yang lalu suami 1:19:04 saya ini pernah jatuh dari sepeda tulang 1:19:07 tendon lutut retak. 1:19:09 Bagaimana? 1:19:10 Baik, ya. 1:19:11 Eh, saya langsung jawab saja tadi 1:19:13 problem problem utamanya adalah di 1:19:15 tulang ekor ya, Bu. Jadi, kalau tulang 1:19:17 ekor kok seandainya hubungannya dengan 1:19:19 jatuh dari sepeda yang ber problemnya 1:19:22 ada di lutut sebenarnya sih agak jauh. 1:19:25 Jadi, kalau untuk yang lutut tadi apa eh 1:19:27 tulang ekor tadi mungkin cederanya ada 1:19:30 cedera yang jatuhnya terduduk Kang. 1:19:32 Nah, terduduk mungkin bisa seperti itu 1:19:34 sehingga 1:19:34 intinya sebenarnya harus eh lihat dulu 1:19:36 eh kondisi tulang ekornya karena saya 1:19:38 juga pernah ada pasien yang 1:19:40 ee karena 1:19:42 an anak SMP yang apa bercandanya sih 1:19:45 kelewatan ya temannya, jadi pada saat 1:19:47 dia mau duduk kursinya di 1:19:49 ditarik 1:19:50 ditarik dan dia jatuh terduduk, nah pada 1:19:51 saat itu 1:19:52 he 1:19:53 rontgennya apa menunjukkan bahwa tulang 1:19:56 ekornya kan harusnya begini ya 1:19:57 he 1:19:58 ini tulang ekornya agak sedikit begini, 1:20:00 agak naik begini, nah ini harus 1:20:01 dikoreksi sehingga koreksinya harus kita 1:20:03 balikin lagi ke sini 1:20:04 caranya? 1:20:05 caranya adalah kita melatih di 1:20:07 pinggangnya 1:20:08 oh itu bisa balik 1:20:10 he jadi kalau misalnya ee apa namanya 1:20:12 tulang ekornya yang tadi agak sedikit 1:20:14 kalau orang Jawa bilang tuh njengat ya 1:20:16 atau apa ya kalau bahasa ininya bahasa 1:20:19 Indonesianya apa sih, jadi agak sedikit 1:20:21 naik seperti ini 1:20:22 kan otomatis pinggang akan akan jadi 1:20:24 seperti ini 1:20:25 iya 1:20:25 nah itu kita akan kita harus melatih 1:20:27 otot perutnya dengan cara sit up dengan 1:20:29 cara sit up dulu, nah pada saat sit up 1:20:32 apa ee tulang ekor yang naik seperti ini 1:20:35 dia akan begini 1:20:36 berarti itu enggak perlu dioperasi ya 1:20:37 ee insyaallah kalau seandainya apa 1:20:39 namanya ee perpindahan posisinya tidak 1:20:42 terlalu signifikan bisa kita koreksi 1:20:43 lagi dengan cara manual atau istilahnya 1:20:46 apa latihan seperti itu jadi kalau bisa 1:20:48 tadi sa saran saya kepada Ibu Nana 1:20:51 nah suaminya mungkin bisa mencoba untuk 1:20:53 gerakan 1:20:54 ee sit up tapi sit up yang crunches ya, 1:20:57 crunches itu beda dengan sit up kalau 1:20:59 dulu di kita sekolah itu kan ini kan apa 1:21:03 ee sit up-nya itu dari tiduran langsung 1:21:06 ke duduk gitu ya, nah itu jangan dulu 1:21:08 tapi ti apa sit up-nya itu yang ringan 1:21:10 jadi cuman 1:21:11 angkat kepala aja gitu 1:21:14 jadi crunches lah crunches sit up 1:21:15 ataupun sit up yang aman itu aja, jadi 1:21:17 nanti bisa cari di internet 1:21:19 gambar-gambarnya adalah sit up gerakan 1:21:21 sit up yang aman 1:21:23 seperti itu, nah itu bisa nanti 1:21:24 dilakukan sehingga nanti bisa mengoreksi 1:21:26 pinggang kalau pinggangnya terkoreksi 1:21:28 itu insyaallah apa tulang ekornya akan 1:21:30 bisa kembali ke posisi yang 1:21:32 berarti ini tidak ada hubungannya 1:21:33 dengan ee suami Ibu Nana 1:21:36 ini jatuh dari sepeda gitu 1:21:37 iya karena tadi informasinya adalah 1:21:39 jatuhnya yang kena lututnya ya Kang, ya? 1:21:41 Lutut, tendon, retak. 1:21:43 Heeh. Tendon apa lutut? 1:21:44 Tulang, tendon, lutut retak. 1:21:46 Lutut retak. Nah, kalau misalnya lutut 1:21:48 retak sih enggak apa hubungannya jauh 1:21:49 ya. Kecuali kalau seandainya 1:21:52 eee pada saat jatuh di lutut tadi 1:21:54 menyebabkan panggulnya eee naik ke atas. 1:21:58 Nah, kalau panggulnya naik ke atas 1:22:00 jatuhnya nyeri bukan di tulang ekor, 1:22:02 tapi di pinggangnya persis. 1:22:04 Ehm. 1:22:04 Kira-kira seperti itu. 1:22:05 karena sering bawa dompet di saku. 1:22:08 Eee bisa bisa jadi, tapi kalau 1:22:11 Kan keganjal tuh. 1:22:12 Keganjal ya. Tapi kalau sampai merubah 1:22:15 posisi tulang ekor kayaknya enggak 1:22:16 mungkin, Kang. 1:22:17 Iya. 1:22:18 Heeh. Jadi 1:22:19 kalau saya boleh simpulkan, Ibu Nana 1:22:21 langsung saja telepon Kang Haris. 1:22:22 Iya, boleh. 1:22:23 Jadi biar dilihat langsung di klinik 1:22:25 mungkin di klinik ataupun kalau 1:22:26 seandainya ada rontgen bisa kirimkan 1:22:28 lewat WhatsApp bisa. Nanti kita kita 1:22:29 kaji bersama di situ. 1:22:31 Itu dia jawabannya ya. 1:22:32 Heeh. 1:22:33 Kita terima telepon. Ini penelepon 1:22:34 terakhir. 1:22:35 Baik. 1:22:35 Kita sudah dibatasi oleh waktu. 1:22:37 Asalamualaikum warahmatullahi 1:22:39 Terputus. 1:22:41 Terputus. Aduh, mohon maaf, Ibu, karena 1:22:44 tadi sedang menjawab pertanyaan dari 1:22:47 pendengar di Jatiasih. Ya, ikhwanul 1:22:50 akhwat 1:22:51 dengan demikian 1:22:53 eee pertanyaan dari Ibu Nana di Jatiasih 1:22:55 menjadi pertanyaan terakhir. Jadi sekali 1:22:57 lagi, ikhwanul akhwat, kami sampaikan 1:22:59 kepada Anda 1:23:00 pertanyaan dari Anda mungkin ada yang 1:23:02 eee kurang memuaskan. Ya, kami menyadari 1:23:04 hal itu. Karena memang 1:23:07 tadi Kang Haris sudah menegaskan nanti 1:23:09 saya lihat dulu. 1:23:10 Heeh. 1:23:10 Saya lihat rontgennya, saya lihat 1:23:11 konsultasinya, atau mungkin nanti 1:23:13 dilihat oh seperti ini pengobatannya. 1:23:15 Jadi langsung saja di 0878 1:23:18 81666287. 1:23:22 0878 1:23:24 816662 1:23:27 87. Langsung saja telepon beliau. Insya 1:23:30 Allah diangkat. Kalaupun tidak diangkat, 1:23:32 tinggalkan eee pesan di WhatsApp. 1:23:35 Demikian, Kang Haris, ya? 1:23:36 Iya. 1:23:36 Baik, Kang Haris, kita sudah berada di 1:23:37 penghujung waktu. Tidak terasa sudah 1:23:40 dipukul 11.36 menit waktu studio kami. 1:23:43 Kami juga ucapkan terima kasih Bapak 1:23:45 Nasianto dan Ibu Rukmini yang tengah 1:23:47 menyimak siaran kami di hari ini. Baik. 1:23:51 Monggo dengan kesimpulannya Kang Haris. 1:23:52 Kesimpulannya ya Kang ya. 1:23:53 Iya. 1:23:53 Ya baik. Eh jadi kalau kesimpulan saya 1:23:56 untuk me mengenal apa tema kita mengenal 1:23:59 jenis nyeri sendi memang ada tiga. 1:24:01 Pertama adalah eh osteoartritis terus 1:24:04 kemudian atau peradangan sendi baru ada 1:24:06 peradangan sendinya. Terus kemudian 1:24:07 rheumatoid arthritis yaitu peradangan 1:24:09 sendi yang dikombinasikan dengan adanya 1:24:13 perubahan dari 1:24:14 kondisi jaringan sendinya tadinya 1:24:16 mungkin ada pembengkakan terus kemudian 1:24:17 ada 1:24:18 apa namanya eh jaringan lunak yang 1:24:22 eh cedera dan bocor segala macam itu 1:24:23 rheumatoid arthritis. 1:24:25 Dan yang ketiga adalah asam urat. Nah 1:24:27 tapi yang 1:24:28 eh ada juga beberapa kondisi beberapa 1:24:31 kondisi selain 1:24:33 hal tersebut yang menyerupai apa namanya 1:24:36 problem nyeri sendi. Sebagai contoh 1:24:38 mungkin bisa nanti di-display di 1:24:40 apa namanya di layar YouTube ya jadi ada 1:24:43 juga kondisi yang namanya patah tulang 1:24:45 terus kemudian ada juga eh apa namanya 1:24:49 eh pengapuran ya jadi makanya di sini 1:24:50 kalau misalnya eh 1:24:52 para pendengar dan penonton Raks TV di 1:24:56 channel YouTube Raks TV di sini makanya 1:24:58 pentingnya kita eh saya melihat rontgen 1:25:01 yang apa namanya di ada di 1:25:04 eh pemeriksaan. Jadi saya bisa melihat 1:25:06 di situ apakah ada 1:25:08 patah tulang atau tidak di situ. He eh. 1:25:10 Terus kemudian apakah ada pengapuran di 1:25:12 kira-kira pengapurannya lokasinya di 1:25:13 mana. Kalau pengapuran tumit biasanya 1:25:15 ada di tumit sini dia ada tonjolan 1:25:16 tulang nah seperti ini nah ini adalah 1:25:19 contoh dari pengapuran yang ada tanda 1:25:21 apa panahnya tadi. Terus kemudian ada 1:25:23 juga eh retakan-retakan 1:25:25 di tulang yang bisa menyerupai nyeri 1:25:28 sendi. Jadi itu yang harus kita lihat di 1:25:30 rontgen. Terus kemudian ada juga cedera 1:25:32 robekan otot kalau seandainya suka main 1:25:34 sepak apa eh main sepak bola ataupun eh 1:25:37 main badminton ataupun olahraga lainnya 1:25:39 sekedar hobi itu juga bisa menimbulkan 1:25:42 nyeri sendi padahal nyeri sendinya 1:25:44 diakibatkan karena adanya cedera pada 1:25:46 robekan otot tadi. 1:25:47 He eh. 1:25:48 Terus juga ada keseleo tadi ya, keseleo 1:25:50 terus kemudian ada peradangan pada 1:25:52 tendon ini yang tadi saya bilang eh apa 1:25:55 pertanyaan yang debit yang di bahu tadi 1:25:57 ya, cedera di bahu itu juga bisa jadi 1:26:00 ada robekan pada tendon supraspinatusnya 1:26:02 tadi atau rotator cuff 1:26:03 tears. 1:26:05 Terus kemudian juga ada kanker tulang 1:26:06 yang bisa menyerupai pe apa nyeri pada 1:26:10 persendian. Jadi kita 1:26:12 eh sendinya sakit sudah lama terus 1:26:14 kemudian enggak diperiksa-periksa 1:26:16 ternyata pada saat diperiksa adalah 1:26:17 kanker dan kankernya sudah besar dan 1:26:19 sudah terlambat. Maka dari itu jangan 1:26:21 khawatir, jangan khawatir istilahnya 1:26:23 aduh kalau diperiksa ketahuan sakitnya 1:26:25 nih istilahnya atau malah 1:26:27 memanjang-manjang makin parah. Justru 1:26:28 dengan pemeriksaan kita mencegah kondisi 1:26:31 yang terjadi akan mencegah kondisi yang 1:26:33 terjadi itu meningkat ke tingkat yang 1:26:35 lebih parah tadi. 1:26:36 Nah terus kemudian untuk pencegahan 1:26:38 sederhana untuk nyeri sendi bisa 1:26:40 menggunakan alat bantu gerak atau 1:26:41 bracing atau biasa disebut dengan deker 1:26:44 ya walaupun sebenarnya 1:26:45 eh istilah deker itu kurang sesuai 1:26:48 dengan apa istilahnya eh alat bantu 1:26:51 gerak. Deker itu adalah pelindung tulang 1:26:53 kering kalau main sepak bola kan. Jadi 1:26:55 kalau misalnya namanya bracing ya bisa 1:26:56 digunakan untuk lutut kalau seandainya 1:26:59 yang nyeri adalah lutut bisa juga 1:27:01 menggunakan di tangan eh bracing tangan 1:27:03 itu juga untuk yang nyerinya di tangan 1:27:05 dan 1:27:06 bracing ada juga di bahu kalau 1:27:07 seandainya nyerinya di bahu. Terus 1:27:09 kemudian kalau misalnya 1:27:11 nyeri sendi yang terjadi baru terjadi 1:27:12 kemarin, baru terjadi sekitar 2 hari, 3 1:27:15 hari yang lalu mungkin ada baiknya untuk 1:27:18 Bapak dan Ibu sekalian untuk istirahat 1:27:19 atau rest. Terus kemudian bisa juga 1:27:21 dikompres es kalau seandainya tadi 1:27:23 terjadi apa terjadi 1:27:24 cedera pada otot ataupun tendonnya 1:27:27 dan bisa juga men di apa di kasih di 1:27:31 bebat ya istilahnya ataupun dikasih apa 1:27:34 namanya 1:27:35 knee sleeve dan sebagainya macamnya 1:27:36 seperti itu. 1:27:37 Baik Pak Haris terima kasih banyak 1:27:40 Sama-sama. 1:27:41 dan juga atas eh 1:27:44 pemaparannya terkait tentang mengenal 1:27:46 jenis-jenis nyeri persendian. 1:27:48 Iya. 1:27:48 Ikhwanul Qud 1:27:49 kami mohon undur diri, saya Abi Agus ada 1:27:52 Anis Mu'alim di meja operator dan juga 1:27:55 Nizar di Suara Rasul TV. Billahi taufik 1:27:58 wal hidayah, wassalamualaikum 1:28:00 warahmatullahi wabarakatuh.