Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:07 [musik] 0:13 [musik] 0:16 Ayat 21. Bismillahirrahmanirrahim, 0:18 alhamdulillahirabbil alamin hamdan 0:20 katsiran thayyiban mubarakan fihi kama 0:22 yuhibbu rabbuna wa yardha. Allahumma 0:24 shalli wa sallim wa barik ala sayyidina 0:26 Muhammadin wa ala ali sayyidina 0:27 Muhammad. Masih dipancarkan dari Jalan 0:29 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 0:31 Cibubur, Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:34 juga Rasya TV untuk Islam yang satu. 0:36 Assalamualaikum warahmatullahi 0:37 wabarakatuh ikhwan akhwat yang dirahmati 0:39 Allah. Senang sekali di kesempatan pagi 0:42 hari ini kami kembali menyapa ikhwan 0:45 akhwat secara langsung dalam program 0:46 acara renungan di bawah naungan Alquran 0:49 bersama guru kita Ustaz Husein Alatas 0:51 untuk edisi Kamis ya. 0:54 Kita sudah masuki hari kelima di bulan 0:57 Rabiul Awal 1447 Hijriah bertepatan juga 1:01 dengan hari ke-28 ya di bulan Agustus 1:04 2025. 1:06 Alhamdulillah di kesempatan ini 1:07 insyaallah kita akan melanjutkan kembali 1:10 kajian tafsir Quran surah Al Jatsiyah 1:13 dimulai ayat ke-21 Ustaz ya. 1:16 Alhamdulillah, baik kita awali dengan 1:18 pembacaan Quran surah Al Fatihah. Kami 1:21 persilakan Ustaz. 1:26 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:34 Bismillahirrahmanirrahim. 1:40 Alhamdulillahirabbil 1:44 alamin. 1:48 Arrahmanirrahim. 1:52 Maliki yaumiddin. 1:56 Iyyaka 1:58 wa iyyaka nasta'in. 2:03 Ihdinas shiratol mustaqim. 2:07 Shirotalladzina 2:09 an'amta alaihim. 2:13 Ghoiril maghdubi alaihim waladh dhollin. 2:23 Amin, amin ya rabbal alamin. 2:25 Baik Ikhwan dan Akhwat, silakan bagi 2:27 Ikhwan dan Akhwat yang mungkin eh masih 2:28 bercengkrama dengan Alquran, terutama 2:30 Ikhwan dan Akhwat yang tadi 2:31 mengikuti tahsin tilawah ya, masih 2:34 memegang Alqurannya bisa membuka Alquran 2:36 surah Al Jatsiyah 2:38 dimulai ayat yang ke-21 untuk kajian 2:41 tafsir di kesempatan pagi hari ini. Kami 2:43 persilakan Ustaz. 2:45 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:48 [berdehem] 2:50 Bismillahirrahmanirrahim. 2:53 Alhamdulillahirabbil 2:55 alamin. 2:58 Hamdan katsiron thayyiban mubarokan fihi 3:02 kama yuhhibu rabbuna wa yarghob. 3:05 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 3:09 Muhammad. 3:10 Assalamualaikum ya Rasulullah. 3:13 Wassalam ala ahli baitika thayyibin. 3:18 Wassalam ala shohabatikaghurril 3:21 mayamin. 3:24 Assalamualaikum wa ala ibadillahis 3:27 sholihin. Wassalamualaikum ayyuhal 3:29 ikhwan wal akhwat. 3:32 Warahmatullahi [berdehem] 3:33 wabarakatuh. 3:37 Alhamdulillah wa syukrulillah atas 3:40 nikmat-nikmat yang telah Allah limpahkan 3:43 kepada kita semua. 3:45 [batuk][berdehem] 3:47 Baik yang kecil maupun yang besar. 3:50 Yang kita sadari maupun yang tidak kita 3:53 sadari 3:54 seluruhnya 3:56 berasal dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala 3:59 [mendengus] 3:59 maka puja puji kita juga 4:02 seharusnya kita persembahkan hanya 4:04 teruntuk Allah Subhanahu Wa Ta'ala 4:08 semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala 4:10 melimpahkan rahmatnya atas kita semua 4:14 dan mengajarkan kita ilmu yang 4:16 bermanfaat 4:17 membantu kita untuk dapat mengamalkan 4:20 apa-apa yang Allah ajarkan kepada kita 4:22 Allahumma atina min indika rahmat wa 4:25 alimna min ladunka ilman nafi'an 4:28 wunfa'na bima alamtana 4:30 Rabbana zidna ilman wal hikmah bis 4:32 sholihin 4:33 [berdehem] 4:33 ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 4:37 pada renungan kita yang lalu bersama 4:39 surah Al Jatsiyah 4:44 dimulai dari ayat 14 4:48 Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan 4:51 [berdehem] 4:51 bimbingan kepada orang-orang yang 4:53 beriman kepada Allah 4:56 beriman kepada hari akhir 4:58 agar mereka tidak meneladani orang-orang 5:01 yang kafir 5:03 dalam kebodohan mereka 5:06 dalam ucapan perilaku mereka 5:10 yang sebaik-baiknya kita 5:12 berpaling dari mereka 5:16 kita mengucapkan salam 5:19 lalu kita tetap 5:21 pada apa yang Allah ajarkan kita baik 5:24 tutur kata kita perilaku dan perbuatan 5:27 kita tidak menggunakan 5:29 cara-cara yang mereka lakukan bukan 5:31 menjawab cacian dengan cacian makian 5:33 dengan makian 5:34 atau sikap arogan juga dengan sikap yang 5:37 sama 5:38 tapi Allah perintahkan kita untuk 5:41 [berdehem] 5:41 menghadapi mereka dengan cara yang lebih 5:43 baik 5:45 Allah berfirman qul lilladzina amanu 5:48 yaghfiru lilladzina la yarjuna 5:51 ayyamallah." 5:52 "Liyajziya qauman bima kanu yaksibun." 5:55 Katakan kepada orang yang beriman, 5:58 agar mereka memaafkan, 6:01 tidak meladeni orang-orang yang tidak 6:03 mengharapkan hari-hari Allah. Maksudnya 6:07 hari-hari di mana mereka akan 6:09 dibangkitkan, 6:11 berjumpa dengan Allah, 6:13 menghadapi hari hisab mereka. 6:16 Dengan sendirinya perilaku mereka 6:19 dikemudikan oleh apa? Oleh keingkaran 6:21 dan kekafiran mereka. Mereka tidak takut 6:24 berbicara yang tidak patut, 6:26 tidak takut melakukan 6:28 pelanggaran-pelanggaran terhadap 6:29 kebenaran, 6:31 atau bersikap angkuh sombong di hadapan 6:34 ayat Allah. 6:36 Kalian jangan seperti mereka. 6:38 Berikan maaf 6:40 dan jangan meladeni mereka. 6:42 "Liyajziya qauman bima kanu yaksibun." 6:46 Dan kelak Allah akan membalas setiap 6:48 kaum sesuai dengan apa-apa yang mereka 6:51 perbuat. 6:53 Di sini betul-betul kita saksikan 6:55 perbedaan orang-orang yang beriman, yang 6:58 menghormati Allah, perilaku mereka juga 7:00 diilhami oleh khasyiyah, 7:03 takut dan hormatnya pada Allah. 7:07 "Man amila sholihan fali nafsi." Orang 7:09 yang berbuat kebaikan, 7:11 maka kembali kebaikan dan manfaatnya 7:13 untuk dirinya. 7:15 "Waman asa'a fa'aliha." Siapa yang 7:18 berbuat keburukan, 7:19 maka akibat buruknya dia sendiri yang 7:22 akan merasakan akibatnya. 7:25 Maka kita sebagai orang yang beriman 7:26 seharusnya memilih untuk fokus pada apa? 7:31 Pada amalan-amalan shalih yang kelak 7:33 akan menjadi bekal yang baik untuk kita. 7:36 "Tsumma ila rabbikum 7:38 turja'un." Kemudian pada akhirnya kalian 7:41 akan dikembalikan ke hadapan Tuhan 7:43 kalian. 7:44 Baik yang beriman maupun yang kafir, 7:46 yang beramal saleh atau yang berbuat 7:49 keburukan, semua akan menghadap ke 7:50 hadapan Allah. 7:52 [berdehem] 7:53 Lalu Allah ingatkan hal yang penting 7:56 sekali untuk kita pahami 7:59 dan menjadi pegangan kita semua agar 8:02 kita tidak digelincirkan setan dan 8:05 dipalingkan menuju jalannya. 8:09 Walaqod ataina Bani Israil kitabaw wal 8:13 hukmaw wan nubuwwah. 8:16 Warozaknahum minat toyyibat 8:18 wafadholnahum alal alamin. 8:21 Sesungguhnya kami telah menganugerahkan 8:23 Bani Israil 8:26 Alkitab. Ini merupakan anugerah Allah 8:28 yang amat besar. 8:30 Baik Kitab Taurat 8:32 [mendengus] 8:33 yang Allah turunkan kepada Musa, Zabur 8:35 yang Allah berikan kepada Daud atau 8:37 Injil yang Allah turunkan kepada Isa. 8:40 Ini merupakan 8:41 rantai 8:43 mata rantai kenabian dari Bani Israil. 8:48 Begitu juga kami anugerahkan buat mereka 8:50 Al hukma. 8:51 Kekuasaan 8:54 di mana Allah mengangkat sebagian mereka 8:56 sebagai penguasa-penguasa, 8:58 nabi-nabi dan rasul. 9:00 Wan nubuwwah. Begitu juga Allah 9:03 anugerahkan kenabian bagi mereka. 9:06 Warozaknahum minat toyyibat. Kami 9:08 anugerahkan bagi mereka 9:10 dari rezeki kami yang toyyib. 9:13 Terutama pada masa Daud dan Sulaiman, 9:16 itu masa keemasan Bani Israil. 9:19 Wafadholnahum alal alamin dan kami 9:22 karuniakan mereka 9:24 berbagai macam keutamaan alal alamin 9:28 dari manusia-manusia yang hidup pada 9:31 masa itu. 9:34 Wa atainahum bayyinati minal amri. Dan 9:36 kami anugerahkan bagi mereka 9:38 dan 9:40 kami anugerahkan bagi mereka 9:44 penjelasan-penjelasan 9:45 dari berbagai macam urusan yang langsung 9:48 datang dari Allah min al-amri amrina 9:52 kami anugerahkan bagi mereka penerangan, 9:55 penjelasan, 9:57 petunjuk yang sejelas-jelasnya yang 9:59 langsung datang dari kami 10:02 illa min ba'di ma ja'ahum al-ilmu 10:06 baghyan bainahum 10:08 dan tidak terjadi perselisihan diantara 10:10 mereka 10:11 melainkan setelah datangnya ilmu 10:14 dan pengetahuan 10:17 baghyan bainahum disebabkan karena 10:19 persaingan diantara mereka 10:23 mengikuti hawa nafsu mereka 10:24 memperebutkan dunia, pengaruh, kedudukan 10:28 yang akhirnya mencabik-cabik mereka 10:32 yang menyebabkan rahmat Allah diangkat 10:34 dari mereka, bahkan mereka terkena 10:37 kutukan Allah melalui lisan Daud dan Isa 10:40 Ibnu Maryam sebagaimana dalam surah 10:43 Al-Maidah lu'ina alladzina kafaru 10:46 min bani Israila ala lisani Dauda wa Isa 10:49 ibni Maryam dzalika 10:51 bima asaw wa kanu ya'tadun 10:55 dikutuk orang-orang yang ingkar kafir 10:57 dari Bani Israil 10:59 melalui lisan Daud dan Isa Ibnu Maryam 11:03 disebabkan karena mereka 11:06 menentang Allah 11:08 dan melampaui batas 11:11 kanu la yatanauna munkarin fa'aluhu 11:14 labi'sa ma kanu yaf'alun, mereka tidak 11:16 saling mengingatkan, mencegah dari 11:18 perbuatan-perbuatan [berdehem] 11:20 mungkar yang 11:23 berkembang di tengah-tengah mereka 11:26 betapa buruknya perbuatan yang mereka 11:28 lakukan 11:31 ini merupakan gambaran dari perbuatan 11:33 mereka Israil berselisih, berpecah 11:36 belah, bergolong-golongan bukan dalam 11:38 kebodohan, tapi setelah datangnya ilmu 11:40 kepada mereka. 11:43 Baghyan bainahum disebabkan persaingan 11:46 dalam kehidupan dunia 11:48 yang akhirnya melakukan pelanggaran 11:51 terhadap hak-hak manusia. 11:55 Bahkan sampai-sampai mereka menumpahkan 11:57 darah sesama mereka. 12:00 Inna rabbaka yaqdhi bainahum yaumal 12:03 qiyamati fima kanu fihi yakhtalifun. 12:06 Sesungguhnya Tuhanmu akan memutuskan di 12:09 antara mereka di hari kiamat nanti 12:12 tentang apa yang dahulu mereka 12:14 perselisihkan. 12:18 Nah, sekarang Allah ingatkan umat Nabi 12:21 kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam 12:24 di bawah pimpinan Nabi kita, summa 12:26 ja'alna ka ala syariatin minal amri 12:28 fattabi'ha. 12:30 Kemudian kami tempatkan engkau, wahai 12:33 Rasulullah 12:34 di atas syariat kami. Ini syariat 12:36 langsung datang dari Allah. 12:38 Karena setiap kata syariat atau kata 12:41 kerjanya syara'a 12:43 maka yang menjadi fa'il adalah Allah. 12:46 Berbeda dengan fikih, ya, para ulama di 12:49 sini merupakan hasil interpretasi, 12:51 pemahaman para ulama, tidak heran kalau 12:53 berbeda-beda. Tapi kalau berkaitan 12:55 dengan syariat 12:57 yang menjadi fa'il adalah Allah, yang 12:59 menyampaikan adalah Rasulullah 13:00 sallallahu alaihi wasallam dan kitabnya 13:03 adalah Alquran. 13:06 Kemudian kami tempatkan engkau, wahai 13:08 Rasulullah di atas syariat, ya 13:10 yang berasal dari bimbingan dan petunjuk 13:14 kami, fattabi'ha. Maka ikutilah syariat 13:17 yang kami telah anugerahkan kepadamu, 13:20 wahai Rasulullah. 13:22 Wa la tattabi' ahwa alladzina la 13:24 ya'lamun. Dan jangan sekali-kali kamu 13:27 mengikuti hawa nafsu mereka-mereka yang 13:30 tidak berilmu. 13:33 Rasul diperintahkan untuk berpegang pada 13:36 syariat Allah, seharusnya juga ulama 13:38 kita, 13:40 kita semuanya kembali kepada syariat 13:42 Allah, bersatu di dalamnya. Adapun 13:45 perbedaan pendapat di antara ulama dalam 13:47 fikih yang tidak termasuk dalam kategori 13:50 syariat, seharusnya kita berlapang dada. 13:55 Innahum lan yughnu anka minallahi 13:57 syai'a, sesungguhnya mereka 14:00 tak akan mampu untuk menolong engkau 14:03 sedikitpun 14:05 dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. 14:08 Artinya yang kita ikuti selain dari 14:11 Allah, yang bertentangan dengan syariat 14:13 Allah, mereka tak akan mampu untuk 14:14 menyelamatkan kita, baik dia ulama, 14:16 kiai, atau habaib, atau siapapun juga. 14:21 Kita mengikuti mereka selagi mereka 14:24 mentaati Allah, tapi selagi mereka tidak 14:26 sejalan dengan syariat Allah, 14:28 kita katakan, di sini kita berhenti, 14:31 haza firaqu baini wa bainakum. 14:34 Sesuai dengan perintah Allah, sesuai 14:36 juga yang dicontohkan oleh Nabi kita 14:38 Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. 14:43 Wa inna dzolimin ba'duhum auliya'u 14:46 ba'din, sesungguhnya orang-orang dzolim 14:48 sebagian mereka ini 14:50 akan bekerja sama, bahu membahu bersama 14:54 orang yang dzolim. 14:56 Jadi kamu jangan terkejut kalau 14:58 menyaksikan ya, 15:00 sebagian dari kaum muslimin bekerja sama 15:03 dengan orang-orang Yahudi, ya dengan 15:05 Zionisnya, tidak perlu heran. 15:08 Karena nama Islam mereka 15:10 bukan menjadi perhatian Allah, tapi 15:12 kepribadian mereka, itu yang dilihat 15:15 oleh Allah. Walaupun mereka mengaku 15:17 sebagai orang Islam, tapi kalau mereka 15:19 bekerja sama bersama orang yang zalim, 15:21 Allah akan kumpulkan bersama mereka. 15:25 Nah, ini merupakan pembeda di antara 15:27 al-haq dan batil, di antara orang yang 15:30 berjalan dalam kebenaran dan mereka yang 15:32 berjalan dalam kebatilan. Jadi, jangan 15:34 lihat 15:36 slogan-slogan dan nama mereka, tapi 15:39 lihat pribadi mereka, akhlak mereka. 15:44 Wallahu waliyul muttaqin, sesungguhnya 15:46 Allah hanya menjadi walinya orang-orang 15:49 yang bertakwa. 15:53 Tapi sayang, sungguh sayang, kebanyakan 15:56 manusia tertipu dengan nama-nama yang 15:59 indah, julukan-julukan. 16:03 Begitu juga kedudukan manusia maupun 16:05 kekayaan mereka, di mana benar salah 16:07 bukan diukur dengan syariat Allah, tapi 16:10 dengan kedudukan manusia. 16:14 Oleh karena itu, Imam Ali mengingatkan 16:15 [berdehem] 16:16 sahabat-sahabatnya. 16:20 Demikian pula kepada kita semuanya. 16:24 Innal haqqa wal batila la yu'rafani bi 16:27 aqdarir rijal. 16:28 Sesungguhnya hak dan batil tidak diukur 16:30 dengan kedudukan manusia dan kebesaran 16:33 mereka, tidak. 16:35 Tapi i'rifil haq, pelajari apa itu haq, 16:37 ta'rif ahla, kamu akan tahu nanti siapa 16:39 orang-orang yang dalam kebenaran. 16:42 Wa 'arifil batil, pelajari apa itu yang 16:44 batil, kamu akan tahu ta'rif ahla, 16:46 orang-orang yang berjalan dalam 16:48 kebatilan. 16:49 Tapi sayangnya haq dan batil diukur 16:51 dengan kedudukan, kebesaran, pengaruh, 16:54 dan kekayaan manusia, atau banyaknya 16:56 pengikut yang mengikuti mereka. 17:03 Lalu Allah subhanahu wa ta'ala 17:05 lanjutkan, 17:06 haza basairu lin nasi wa hudan wa 17:08 rahmatun li qaumin yuqinun. 17:11 Lalu Allah mengatakan haza, menunjuk 17:13 kepada kitab sucinya, 17:15 basairu lin nas. 17:17 Kalau basar merupakan pandangan mata 17:20 Kalau basiroh merupakan apa? 17:23 Merupakan bimbingan petunjuk yang 17:26 menerangi kalbu kita. 17:28 Dia bisa berarti kalbu yang diterangi 17:31 oleh apa? Oleh petunjuk Allah, bisa 17:33 berarti petunjuk Allah Subhanahu Wa 17:35 Ta'ala yang menerangi kalbu. 17:38 Oleh karena itu Allah perintahkan 17:40 Rasulnya untuk mengajak manusia kepada 17:43 Allah ala basiroh, bukan dengan 17:45 ikut-ikutan. 17:46 Dengan cara membeo, tapi dengan 17:49 pemahaman. 17:51 Dengan 17:52 bukti-bukti 17:54 atas dasar ilmu dan Allah melarang kita 17:57 mengikuti seseorang tanpa dasar ilmu. 18:00 Haza basoirun linnasi wa hudan wa 18:03 rahmatun li qaumin yuqinun, ini adalah 18:05 basoir 18:07 bagi umat manusia, petunjuk dan rahmat 18:10 bagi mereka yang memiliki keyakinan. 18:13 Bukan hanya asal asalan 18:16 tapi dia beriman dan dengan penuh 18:18 keyakinan diiringi dengan amal yang 18:20 membuktikannya. 18:23 Jadi basoir adalah jamak dari basiroh. 18:26 Oleh karena itu orang yang beriman, 18:28 mereka berjalan di atas jalan yang 18:30 terang dan jelas. 18:33 Berpegang kepada pegangan yang kokoh dan 18:35 kuat, bukan ikut-ikutan. 18:40 Lalu Allah bertanya 18:42 bukan pertanyaan karena ingin tahu 18:45 tapi pertanyaan yang menunjukkan 18:47 keheranan dan keingkaran. 18:52 Am hasibal lazina ijtarohus sayyiati an 18:55 naj'alahum kallazina amanu wa amilus 18:58 sholihat. 18:59 Sawaan mahyahum wa mamatu sa a ma 19:02 yahkumun. 19:04 Apakah orang-orang yang melakukan 19:06 kejahatan bergelimangan dan berlumuran 19:09 dosa beranggapan 19:11 bahwa kami akan menjadikan orang-orang 19:14 yang beriman dan mengerjakan amal saleh 19:17 sama dengan mereka baik dalam kehidupan 19:20 mereka maupun dalam kematian mereka. 19:22 Betapa buruknya kesimpulan 19:26 dan keputusan yang mereka putuskan. Mana 19:28 mungkin 19:29 Allah samakan orang yang beriman dan 19:31 beramal saleh dengan orang-orang yang 19:33 bergelimangan dosa dan kejahatan baik 19:36 dalam kehidupan mereka maupun dalam 19:38 kematian mereka. 19:40 Dalam kehidupan orang-orang yang beriman 19:42 beramal saleh jiwa mereka tentram 19:44 walaupun hanya tinggal dalam sebuah 19:45 gubuk yang kecil. 19:47 Walaupun hanya makan sederhana tapi 19:50 kebahagiaan mereka 19:51 betul-betul menggenangi jiwa mereka 19:54 menentramkan hati mereka hidup dengan 19:56 penuh harapan. 19:57 Sedangkan mereka-mereka yang 19:58 bergelimangan kekayaan bahkan duduk di 20:01 atas kedudukan 20:03 mengambil keputusan sebetulnya jiwa 20:05 mereka penuh dengan penderitaan hidup 20:08 mereka penuh dengan prahara. 20:10 Wal iyadzubillah. 20:12 Begitu juga pada saat orang mati 20:14 orang yang beriman dan beramal saleh 20:16 pada saat dia akan meninggalkan dunia 20:18 hati mereka tentram. Allah perlihatkan 20:21 tempat mereka yang mereka akan masuki di 20:23 surga. Allah berikan kabar kabar 20:25 gembira. 20:26 Malaikat datang kepada mereka 20:28 busyrākumul yauma jannātun tajrī min 20:30 tahtihal anhar. Khālidīna fīhā dzālikal 20:34 fauzul azhīm. 20:36 Jadi cerita-cerita Israiliyat yang 20:38 menggambarkan 20:40 Rasulullah meninggal dalam penderitaan 20:41 begitu pula orang-orang yang beriman 20:44 merasakan derita sakaratul maut ini 20:46 hanya untuk mereka-mereka yang ingkar 20:49 dan kafir. Bahkan malaikat menampari 20:51 punggung mereka dan wajah mereka 20:53 sebagaimana diterangkan dalam surat 20:55 Muhammad. 20:57 Adapun orang yang beriman 20:59 pada saat mereka meninggalkan dunia itu 21:01 merupakan saat-saat yang paling mereka 21:03 rindukan mereka harapkan 21:06 mereka akan berjumpa dengan Allah dan 21:08 para aulia Allah. Berjumpa bersama Rasul 21:12 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 21:14 Adapun kehidupan dunia 21:17 di mata mereka hanya sekedar ladang 21:19 untuk beramal demi tujuan mereka yang 21:22 lebih indah dan lebih mulia. 21:24 [berdehem] 21:27 Wa khalaqallahu samawati wal ardha bil 21:30 haq. Dan Allah menciptakan langit bumi 21:34 bil haq. 21:35 Bukan untuk bermain-main. 21:37 [mendengus] 21:37 Tapi bil haq. 21:39 Wa litujza kullu nafsin bima kasabat wa 21:42 hum la yuzhlamun. 21:44 Agar setiap jiwa, setiap orang dibalas 21:47 sesuai dengan apa yang diperbuat dan 21:50 mereka takkan dizalimi sedikitpun. 21:53 Ini bukan permainan. Oleh karena itu 21:55 tidak mungkin Allah menyamakan orang 21:57 yang baik dan orang yang buruk, orang 21:59 yang berbuat kebaikan dan orang-orang 22:01 yang bergelimangan kejahatan. 22:04 Jadi jangan kita 22:06 [berdehem] 22:07 larut dalam kemarahan dan kesedihan 22:09 menyaksikan orang-orang yang zalim 22:11 berkuasa berbuat sesuka hati mereka. Ini 22:14 hanya beberapa saat. 22:18 Sebentar lagi mereka akan meninggalkan 22:20 dunia ini, mereka akan menerima balasan 22:23 atas apa yang mereka perbuat. 22:25 Dalam kehidupan dunia juga mereka tidak 22:28 tenteram. 22:29 Mereka seperti orang yang duduk di atas 22:32 harimau. 22:33 Kalau mereka tidak berikan makan, maka 22:35 mereka yang akan dimangsa. Itulah 22:37 mereka-mereka yang duduk di atas 22:39 singgasana 22:40 yang berkedudukan tapi mereka lupa 22:42 kepada Allah. Mereka takut dunia mereka 22:45 lepas dari tangan mereka. 22:48 Oleh karena itu ketika mereka 22:50 mendengarkan seruan untuk membubarkan 22:52 DPR, mereka mengalami ketakutan, 22:53 kegelisahan karena ini merupakan 22:55 pendarinan mereka. 22:57 Merupakan tempat bermain mereka. 23:00 Dan mereka tidak mengingat hari akhir. 23:03 Seandainya mereka salat, seandainya 23:05 mereka berhaji ke tanah suci, itu hanya 23:08 merupakan sekedar 23:10 wisata. 23:12 Bukan sekali-kali merupakan apa? 23:14 Apa yang mereka yakini sebagai 23:19 amalan-amalan yang mereka lakukan dengan 23:21 mengharap rida Allah dan ketaatan 23:23 kepadanya. 23:28 Lalu setelah itu, Allah subhanahu wa 23:30 taala kembali mengajukan pertanyaan. 23:34 Mengingatkan kita tentang apa yang di 23:37 sekeliling kita ini. Agar kita 23:39 betul-betul dapat membedakan mana yang 23:41 benar, mana yang salah. Tidak terpedaya 23:43 dengan penampilan di luar. 23:45 [berdehem] 23:53 Apa kamu pernah melihat 23:56 orang yang menjadikan Tuhannya hawa 23:58 nafsunya? 24:01 Coba bayangkan kalau orang menjadikan 24:02 nafsunya sebagai Tuhannya. 24:05 Apa coba jadinya? 24:06 Bagaimana keadaan orang tersebut? 24:12 Dan Allah sesatkan dirinya bukan dalam 24:14 kebodohan. 24:19 Allah sesatkan dia 24:21 dalam keadaan dia tahu kebenaran. Tapi 24:24 tidak diikuti, dia lebih suka mengikuti 24:27 hawa nafsunya, menjadikan nafsunya 24:28 sebagai Tuhannya. Yang diikuti, 24:30 dipatuhi. 24:36 Akibat dia menjadikan nafsu sebagai 24:38 Tuhannya, 24:40 maka Allah menyegel pendengarannya, 24:42 begitu pula kalbunya. Karena nafsu 24:44 menyelimuti jiwanya, dia tidak akan 24:46 mendengarkan seruan Allah. Nasihat pun 24:48 diabaikan. 24:55 Allah juga meletakkan pada pandangan 24:58 matanya gisyawah. 25:01 Yang menutupi matanya. Sebetulnya 25:03 matanya melihat seperti orang lain, tapi 25:05 matanya ini tidak bisa melihat 25:06 kebenaran. 25:08 Karena apa? Matanya tertuju pada hawa 25:09 nafsu. 25:13 Allah subhanahu wa ta'ala letakkan juga 25:15 gisyawah, tabir, dan penutup pada 25:18 matanya. Faman yahdihim ba'dal, orang 25:20 semacam ini siapa lagi yang kuasa 25:23 untuk memberikan petunjuk kepadanya 25:26 setelah Allah subhanahu wa ta'ala 25:28 menyegel penglihatan, pendengaran, 25:30 begitu pula kalbunya. 25:33 Dan ketahuilah bahwa Allah tidak 25:35 melakukan ini secara semena-mena. 25:39 Tapi Allah memperlakukan dirinya sesuai 25:41 dengan pilihan dan dan apa? Dan 25:44 perbuatannya. Karena dia mengikuti hawa 25:46 nafsunya, maka hawa nafsu ini yang 25:47 menyegel dirinya. Tidak dapat melihat 25:50 apa yang di hadapannya, di belakangnya, 25:52 bahkan dari atasnya tertutup oleh 25:54 penutup yang menutup kesadarannya. 25:58 [berdehem] 26:01 Afala tazakkarun, apakah kalian tidak 26:04 sadar, tidak belajar dari semua ini? 26:08 Jadi kita perhatikan yang menjadi 26:09 penyebab sesatnya manusia, keluarnya 26:11 dari jalan Allah, nafsu yang diikuti. 26:14 Baik Bani Israil yang berpecah belah, 26:17 begitu juga kaum muslimin yang bercerai 26:19 berai, 26:20 penyebabnya bukan karena kebodohan, tapi 26:23 karena nafsu yang dipertuhan. Nah yang 26:25 terjadi pada saat ini juga umat Islam 26:27 bukan disatukan dalam Islam, tapi mereka 26:30 dipecah-pecah atas nama 26:31 golongan-golongan yang bermacam-macam. 26:34 Setiap golongan merasa bangga dengan apa 26:36 yang ada pada mereka. 26:39 Oleh karena itu menyedihkan sekali 26:40 perjuangan yang diperjuangkan 26:43 oleh K.H. Hasyim Asy'ari. 26:46 Yang kembali dari Mekah untuk belajar, 26:49 kemudian mendidik, membangun juga 26:52 masyarakat. Kemudian berdiri dengan 26:55 perjuangannya Nahdlatul Ulama, 26:57 kebangkitan para ulama. 26:59 Tapi yang kita saksikan sekarang 27:01 ternyata para pengikut NU di belakang 27:03 justru mereka menghancurkan 27:06 apa yang diperjuangkan orang-orang tua 27:08 mereka dengan tangan mereka. Yukhribuna 27:10 buyutahum bi aidihim. 27:12 Mereka menghancurkan, merusak 27:14 rumah-rumah mereka dengan tangan mereka. 27:16 Yang seharusnya mereka 27:19 justru berdiri bersama para aulia Allah, 27:21 orang-orang yang beriman menghadapi 27:23 Zionis yang biadab, yang tidak memiliki 27:26 sama sekali kemanusiaan dan kesadaran. 27:29 Dunia mengutuk, mengecam mereka, 27:31 tahu-tahu organisasi NU di bawah 27:34 pimpinan Yahya Staquf, hadahullah, 27:37 semoga Allah memberikan hidayah padanya. 27:40 Kasihan juga orang tuanya, seorang yang 27:41 alim, yang saleh. 27:44 Kiai Kholil Bisri. 27:46 Ternyata nama, kehormatan orang tuanya 27:50 dirusak oleh anak-anaknya. 27:52 Yang menunjukkan seolah-olah walaknya 27:55 kepada Zionis, mengundang datang untuk 27:58 menyampaikan narasinya di UI. 28:00 Jelas-jelasan mereka merupakan 28:02 perpanjangan dari Zionis. 28:06 Tapi kita hanya bisa mengatakan 28:08 hasbunallah wa ni'mal wakil, ni'mal 28:10 maula wa ni'mal nasir. Kita tidak akan 28:12 mengucapkan kata-kata yang kotor. 28:15 Tidak akan melakukan perbuatan-perbuatan 28:17 yang kelak akan menjadi beban kerugian 28:20 bagi kita di hari akhir. Kita hanya 28:22 ingin mengingatkan umat, menyadarkan. 28:25 Adapun 28:27 selebihnya kita serahkan pada Allah. 28:30 Tapi dengan 28:32 dengan betul-betul kita yakin bahwa 28:34 Allah tidak akan berdiam 28:36 terhadap mereka-mereka orang yang zalim. 28:39 Kerajaan Saudi Arabia, Emirat Arab 28:42 dan kroni-kroninya yang bekerja sama 28:45 memberikan dukungan secara diam-diam 28:47 terhadap Zionis. 28:48 Bahkan mereka bekerja sama ingin 28:50 melucuti 28:52 Hamas, para pejuang yang menghadapi 28:55 Zionis. 28:56 Melucuti senjata mereka, begitu juga 28:58 mereka menuntut Hizbullah juga melakukan 29:00 hal yang sama. 29:03 Tanpa mereka sadari perbuatan ini 29:05 perbuatan yang akan menggabungkan mereka 29:08 bersama kaum Zionis di dunia maupun di 29:10 hari akhir. 29:11 Dan tidak lama lagi laknat Allah akan 29:14 datang kepada mereka. 29:16 Dan kutukan Allah akan jatuh pada mereka 29:19 sebagaimana yang Allah jatuhkan pada 29:21 Bani Israil. 29:22 [berdehem] 29:26 Nah, 29:27 setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala 29:29 mengajukan pertanyaan di sini untuk 29:31 membuka mata kita. 29:33 Ini pertanyaan ala sabilil taqrir. Coba 29:35 kamu lihat mereka-mereka yang menjadikan 29:37 hawa nafsu mereka sebagai Tuhan mereka. 29:40 Kehilangan kesadaran akal sehat mereka. 29:44 Kebenaran juga di mata mereka berubah 29:46 menjadi sesuatu yang batil. 29:48 Yang batil di mata mereka terlihat 29:51 sebagai kebenaran. Maka tak heran kalau 29:53 mereka melakukan perbuatan-perbuatan 29:55 hina yang memalukan tanpa rasa malu. 30:01 Kita saksikan di depan mata kita begitu 30:02 banyak contoh-contoh yang begitu jelas. 30:06 Lalu kita dengarkan ucapan mereka dulu. 30:09 Wa qaalu 30:11 mahiya illa hayatunadunya namutu wanahya 30:15 wamayuhlikuna illaddahru. 30:18 Mereka berkata 30:20 sesungguhnya kehidupan ini tak lain 30:21 hanyalah kehidupan dunia. 30:24 Kami mati, kami hidup kemudian kami 30:26 tidak dibinasakan kecuali oleh masa, 30:29 oleh waktu. 30:31 Mereka tidak yakin terhadap hari 30:32 akhirat. 30:33 Lalu kita bertanya bagaimana orang-orang 30:35 yang mengaku sebagai orang Islam 30:37 tapi mereka melakukan 30:38 perbuatan-perbuatan orang yang zalim. 30:41 Sebetulnya mereka tahu tapi tidak yakin. 30:45 Atau mereka berangan-angan nanti di hari 30:48 tua mereka akan bertobat. 30:50 Seperti sebagian pejabat waktu dia 30:52 berkuasa, dia berbuat sewenang-wenang 30:54 terhadap umat Islam bahkan terhadap 30:56 ulama. 30:57 Begitu dia pensiun di hari tua 31:01 datang berkumpul bersama para ulama 31:03 minta maaf kepada mereka dulu dia 31:04 bersikap eh tiran terhadap mereka. 31:08 Di hari-hari tua 31:10 sudah tumbuh lemah tak berdaya tidak ada 31:12 lagi yang menopang mereka 31:15 akhirnya mereka menyadari kelemahan 31:16 mereka. 31:17 Tapi tetap kita berdoa mudah-mudahan 31:19 Allah ampuni mereka yang bertobat. 31:21 Tidak ada kebencian dendam di hati kita 31:23 maupun di hati kaum muslimin yang mereka 31:25 harapkan 31:27 hanya keselamatan mereka dan mengajak 31:29 saudara-saudara mereka juga untuk ikut 31:31 bersama mereka berjalan di atas jalan 31:33 keselamatan sebagaimana Nabi kita 31:35 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 31:37 yang berdakwah dengan penuh kecintaan 31:39 tanpa kebencian. 31:43 Kemudian 31:46 [mendengus] 31:46 Ma lahum bi dzalika min ilmin inhum illa 31:49 ya dzunnuun. Ucapan mereka ini 31:52 mereka ucapkan tanpa dasar ilmu 31:54 sedikitpun. 31:56 Mereka hanya menduga-duga dan 31:58 mengira-ngira. 31:59 Padahal kehidupan ini justru 32:01 mengharuskan kita untuk berhati-hati dan 32:03 serius. Tapi mereka ikut hawa nafsu 32:06 mereka hanyut bersamanya. 32:10 Wa idza tutla alaihim ayatuna bayyinat 32:14 ma kana hujjatuhum illa an qalu tuu bi 32:17 abaaina in kuntum shadiqien. 32:20 Dan apabila dibacakan kepada mereka 32:22 ayat-ayat kami yang begitu jelas terang 32:25 benderang membuktikan 32:28 akan kebenaran yang Allah subhanahu wa 32:31 taala janjikan mengenai kebangkitan di 32:33 hari akhir dan hisab, apa jawaban 32:36 mereka? 32:38 Ma kana hujjatuhum illa 32:42 Mereka tidak memiliki bantahan kecuali 32:44 ucapan mereka, silakan kalian bawa ke 32:47 hadapan kami 32:49 orang-orang tua kami, leluhur kami yang 32:51 telah meninggal dunia. Coba hidupkan 32:53 mereka kembali, baru kami percaya akan 32:56 adanya hari kebangkitan. 33:01 Ini merupakan bantahan mereka. Mereka 33:03 merasa dengan ini mereka seolah-olah 33:07 telah membungkam mereka-mereka yang 33:09 menyampaikan kebenaran. 33:13 Padahal melalui kisah Ashabul Kahfi 33:16 Allah telah tunjukkan. 33:18 Begitu juga melalui kisah Uzair yang 33:20 Allah hidupkan kembali sebagaimana yang 33:23 Allah terangkan dalam surat Al Baqarah. 33:26 Bahkan setiap hari kita menyaksikan 33:29 bukti kebangkitan. 33:32 Orang-orang yang tertidur di malam hari 33:33 ketika dia bangkit sebetulnya tak 33:35 berbeda dengan kematian. 33:37 Cuma kalau kematian Allah mengambil 33:40 ya jiwa seseorang 33:42 dan tidak mengembalikannya lagi, 33:45 sedangkan orang-orang yang tertidur 33:47 Allah Subhanahu Wa Ta'ala menarik 33:49 jiwanya kemudian kembalikan lagi di saat 33:52 tiba waktunya apabila orang tersebut 33:55 belum saat ajalnya. Allahu yatawaffal 33:58 anfusahina mautiha wallati lam tamut fi 34:01 manamiha. Allah yang mewafatkan 34:03 jiwa-jiwa pada saat matinya 34:05 demikian pula pada saat tidurnya. 34:26 Katakan wahai Rasulullah 34:28 sesungguhnya Allah yang menghidupkan 34:30 kalian. Coba kalian bertanya siapa yang 34:32 menghidupkan kalian? 34:34 Summa yumitukum, kemudian kelak Allah 34:36 juga yang akan mematikan kalian. Summa 34:39 yajma'ukum ila yaumil qiyamah, kemudian 34:41 kelak Allah akan mengumpulkan kalian ila 34:44 yaumil qiyamah. 34:46 Menuju hari kebangkitan manusia. 34:50 La raiba fi, tidak terdapat keraguan 34:53 padanya. Walakin aktsarun nasi la 34:55 ya'lamun, tapi kebanyakan manusia ini 34:58 tak berpengetahuan dan tak berilmu. 35:01 Kalau mereka ragu akan hari kebangkitan, 35:03 coba tanya siapa yang menghidupkan 35:04 mereka? 35:06 Apakah mereka? Orang-orang tua mereka? 35:10 Sungguh betul-betul mereka sedikitpun 35:13 tak berilmu. 35:17 Walillahi mulkus samawati wal ard, dan 35:20 kepunyaan Allah 35:22 kerajaan langit dan bumi. 35:25 Wa yauma taqumus sa'atu yaumaizin 35:28 yakhsarul mubtilun. 35:30 Dan ketika 35:32 hari kebangkitan datang, saat yang 35:35 dijanjikan Allah. 35:37 Pada saat itu mereka-mereka yang 35:39 tenggelam dalam kebatilan, bergelimangan 35:41 dosa, mereka betul-betul berada dalam 35:45 kondisi yang penuh kerugian. 35:48 Karena mereka tak memiliki bekal untuk 35:50 menghadapi hari tersebut. Seluruh bekal 35:52 mereka-mereka habiskan dalam kehidupan 35:54 dunia. Adzhabtum thayyibatikum fi 35:56 hayatikumud dunya. Kalian 35:58 hambur-hamburkan kesenangan kalian dalam 36:00 kehidupan dunia. 36:06 Wa tara kullu ummatin jatsiyah, dan kamu 36:09 menyaksikan setiap umat dalam keadaan 36:11 berlutut. 36:14 Kullu ummatin tud'a ila kitabiha, setiap 36:17 umat dipanggil 36:19 untuk menerima kitabnya. 36:23 Al yauma tujzauna ma kuntum ta'malun, 36:26 pada hari ini kalian akan dibalas sesuai 36:28 dengan apa yang dahulu kalian perbuat 36:30 karena hari ini bukan hari beramal hari 36:33 pembalasan. 36:34 Jadi kalian akan terima balasan sesuai 36:36 dengan apa yang dahulu kalian lakukan. 36:38 Lalu apa yang telah kalian lakukan dalam 36:40 kehidupan dunia ini? 36:43 Haza kitabuna yang alaikum bil haq. Dan 36:47 inilah kitab kami yang bertutur kepada 36:50 kalian menuturkan semua amal perbuatan 36:53 kalian baik yang kecil maupun yang besar 36:55 bil haq dengan haq [tertawa] 36:57 tanpa ada sama sekali apa? 36:59 Baik itu penambahan maupun pengurangan 37:01 semua amal kalian hadir. 37:03 Seperti yang diungkapkan dalam surat 37:05 Al-Kahfi. 37:09 Ketika mereka menyaksikan kitab amal 37:11 mereka. 37:12 Wayaquluna ya wailatana mali hazal 37:15 kitabi la yughodiru sogirotan wala 37:18 kabirotan illa ahsoha wawajadu ma amilu 37:21 fihi hadir. 37:24 Mereka berkata aduhai celakanya kami 37:27 mengapa kitab ini tak meninggalkan 37:29 sedikitpun apa yang pernah kami kerjakan 37:32 yang kecil maupun yang besar. 37:34 Mereka menjumpai semua amal perbuatan 37:37 mereka hadir di hadapan mereka. 37:41 Orang yang beriman. 37:43 Tak luput dari kesalahan tapi mereka 37:45 berharap dari ampunan Allah di dunia 37:47 mereka banyak beristighfar. 37:49 Mohon ampun juga bertaubat kembali 37:52 kepadanya. 37:53 Ini merupakan harapan yang mereka 37:55 harapkan. 37:57 Sedangkan mereka yang mengikuti hawa 37:59 nafsu mereka lupa kepada Allah. 38:02 Sedikitpun mereka tak memiliki percik 38:04 harapan. 38:06 Karena hidup mereka semata-mata untuk 38:08 kehidupan dunia ini. 38:12 Haza kitabuna yang alaikum bil haq. 38:15 Inilah kitab kami yang bertutur kepada 38:17 kalian menjelaskan semua amal kalian bil 38:20 haq. 38:23 Tidak perlu kalian berbicara 38:25 tak perlu kalian membaca 38:27 tapi kita tersebut akan berbicara kepada 38:30 kalian dengan hak 38:32 kalau dahulu 38:34 kita memahami kata kitab itu adalah 38:38 lembaran-lembaran yang berisikan tulisan 38:41 yang tersusun 38:43 tapi di belakang hari kita menemukan 38:46 ternyata manusia 38:48 tidak perlu lagi mereka menulis 38:50 di atas lembaran kertas 38:53 tapi melalui apa 38:55 melalui 38:57 tablet ya 38:58 dengan sedikit memori mampu untuk 39:01 menampung sekian banyak buku 39:03 bahkan bukan hanya sekedar tulisan 39:06 mampu untuk menunjukkan rekaman baik itu 39:08 suara maupun apa 39:10 baik itu audio maupun visual 39:13 semua nampak dengan jelas nah di hari 39:16 kiamat di hari kemudian nanti 39:18 kalian tidak perlu membaca tapi kitab 39:20 yang Allah mencatat amal perbuatan 39:22 kalian ini akan bertutur kepada kalian 39:24 bil hak 39:26 bukan hanya sebatas suara 39:29 tapi semua penampilan kalian pada saat 39:31 kalian melakukan pekerjaan semua 39:33 ditampilkan oleh Allah hingga kalian tak 39:36 mampu lagi untuk berdusta 39:38 hadza kitabuna 39:41 yantiqu alaikum bil hak inna kunna 39:43 nastansikhu ma kuntum ta'malun 39:46 sesungguhnya kami menyalin merekam semua 39:50 yang dahulu kalian perbuat 39:55 fa ammal ladzina amanu wa amilus 39:57 sholihat fayudkhiluhum robbuhum fi 40:00 rohmatih 40:02 adapun orang-orang yang beriman yang 40:04 mengerjakan amal sholeh maka Allah 40:06 masukkan mereka ke dalam rahmatnya 40:09 dzalika 40:12 huwal fauzul adzim itulah kelulusan 40:16 kesuksesan keberuntungan yang amat 40:19 nyata. 40:20 Bukan kedudukan, bukan harta, bukan 40:23 gelar, bukan kekayaan dalam kehidupan 40:26 dunia. 40:27 Tapi lulus dari hisab dan ujian Allah 40:31 subhanahu wa taala dengan ampunan dan 40:33 rahmat-Nya 40:35 yang memasukkan kita ke dalam surga-Nya. 40:37 Itulah keberuntungan yang sebenarnya. 40:40 Wa ammal ladzina kafaru afalam takun 40:44 ayati itu tlah alaikum fastakbartum wa 40:47 kuntum qauman mujrimin. 40:50 Adapun orang-orang yang ingkar dan 40:52 kafir, 40:54 Allah mengajukan pertanyaan kepada 40:55 mereka, bukankah ayat-ayat-Ku telah 40:57 dibacakan kepada kalian? 40:59 Fastakbartum, tapi kalian menyombongkan 41:02 diri di hadapan ayat-ayat Allah. Wa 41:04 kuntum qauman mujrimin, 41:06 dan kalian benar-benar merupakan kaum 41:10 yang betul-betul apa tenggelam dalam 41:12 kejahatan. 41:14 Tenggelam dalam dosa. Kalau orang Yahudi 41:16 mengatakan, nahnu abnaullah wa ahibbahu, 41:19 kita ini merupakan anak-anak kesayangan 41:21 Allah dan kekasih. 41:24 Kaum muslimin juga banyak yang berdalih 41:26 dengan hal seperti ini. 41:29 Ada yang berdalih dengan nasabnya 41:30 seperti orang-orang Yahudi yang merasa 41:33 bangga dengan nasab mereka. 41:35 Ada juga yang merasa bangga ya dengan 41:39 ilmu mereka. 41:42 Juga dengan leluhur mereka yang berasal 41:44 dari kalangan mulia. 41:47 Mereka tidak khawatir terhadap apa-apa 41:49 yang mereka perbuat dengan harapan nanti 41:52 Rasul akan memberikan syafaat kepada 41:54 mereka. 41:56 Oleh karena itu banyak orang-orang 41:57 merayakan dan memperingati Maulid Nabi 42:00 bukan untuk menghidupkan spirit dakwah 42:03 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 42:05 wasallam, menumbuhkan kecintaan yang 42:07 akan menyatukan kita dengan Rasul dalam 42:10 kehidupan kita, 42:12 tapi yang mereka lakukan dengan 42:14 mengharapkan syafaat berangan-angan 42:16 dengan merayakan Maulid mereka akan 42:18 mendapatkan syafaat dari Rasul padahal 42:21 kalau mereka betul-betul mencintai Rasul 42:24 tumbuhkan dalam jiwa mereka kecintaan 42:26 kepada Rasul 42:28 roh dan spirit dakwah Nabi kita Muhammad 42:31 Shallallahu Alaihi Wasallam mengikuti 42:33 jejak langkah beliau ini yang Allah 42:35 perintahkan 42:37 ini juga yang diserukan oleh Nabi kita 42:40 Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Alaihi 42:42 Wasallam 42:43 Ikhwan Akhwat yang dirahmati Allah pada 42:45 ayat 42:46 28 42:48 Wa tara kullu ummatin jatsiyah kita 42:51 lihat di sini 42:53 dan engkau menyaksikan setiap umat dalam 42:55 keadaan berlutut kalau kita bandingkan 42:58 dengan apa yang dalam surat Maryam 43:01 yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala 43:04 biarkan berlutut dalam api neraka 43:06 jahanam adalah orang-orang yang kafir 43:10 orang-orang yang 43:11 yang kafir 43:13 nah kelihatannya kullu ummatin di sini 43:14 bukan menyangkut mencakup semua ya 43:18 manusia termasuk orang yang beriman tapi 43:20 maksudnya setiap umat yang ingkar dan 43:23 durhaka kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala 43:27 Allah biarkan mereka berlutut di 43:29 sekeliling api neraka jahanam 43:31 dalam ketakutan dan menerima balasannya 43:36 sesuai dengan perbuatan yang mereka 43:38 lakukan dalam kehidupan dunia 43:40 kalau kita baca ayat-ayat Allah jelas 43:44 mudah untuk dipahami 43:46 memberikan motivasi dan peringatan bagi 43:48 orang yang beriman 43:50 dan menjadi hujah Allah atas 43:51 mereka-mereka yang hidup bergelimangan 43:54 kejahatan 43:55 oleh karena itu kita ingatkan diri kita 43:58 saudara kita kaum muslimin dan muslimat 44:01 juga kita ingatkan kepada 44:03 para wakil rakyat 44:06 apa kalian tidak takut kepada Allah 44:08 Subhanahu wa ta'ala? 44:11 Kalian naik 44:15 karena kalian dipilih oleh rakyat dengan 44:17 harapan kalian mewakili mereka. Sekarang 44:19 kalian tidak mewakili rakyat 44:22 tapi kalian mewakili kepentingan kalian, 44:24 elit politik, 44:26 partai, oligarki. 44:30 Apa yang kalian perbuat semua dicatat 44:32 oleh Allah. Allah Subhanahu wa ta'ala 44:34 akan tampilkan nanti di hadapan kalian 44:37 pada layar yang akan menampakkan semua 44:39 perbuatan kalian. Bahkan isi hati kalian 44:42 akan diungkapkan oleh Allah. 44:44 Sumpah serapah kalian tak akan berguna. 44:48 Kesombongan kalian tak akan 44:49 menyelamatkan kalian pada hari tersebut. 44:52 Kalau kalian tidak bertobat, kalian akan 44:54 berlutut di hadapan api neraka jahanam. 44:57 Begitu juga para pejabat, 44:59 baik itu para menteri, begitu juga 45:01 kepala negara, begitu juga para ulama. 45:05 Mari bersama-sama kita kembali pada 45:07 Allah demi keselamatan kita. 45:10 Saya menyampaikan hal ini tanpa 45:11 mengharapkan sedikitpun keuntungan, 45:14 bahkan perhatian dari kalian. 45:16 Alhamdulillah Allah Subhanahu wa ta'ala 45:19 yang telah melimpahkan nikmat 45:20 karunia-Nya. 45:22 Jadi jangan kalian senang dengan 45:24 kepentingan dunia yang ada pada kalian, 45:26 dengan juga wewenang yang kalian miliki. 45:28 Kelak kalian akan ditanya oleh Allah. 45:30 Wala tus'alunna yaumaizin anin naim dan 45:34 sekiranya secara khusus kepada Ibu 45:37 Menteri Keuangan. 45:41 Hati-hati terhadap 45:45 pertanggungjawaban kamu di hadapan 45:47 Allah. 45:49 Kamu tidak akan hidup lama, sebentar 45:51 lagi akan datang panggilan Allah 45:52 Subhanahu wa ta'ala. 45:54 Jangan sampai Allah permalukan kamu 45:56 dalam kehidupan dunia dan permalukan 45:58 kamu dalam kehidupan akhirat nanti. 46:01 Kedudukan yang kamu miliki saat ini 46:03 tidak akan sama sekali mampu melindungi 46:05 kamu. 46:06 Oleh karena itu sebelum terlambat mari 46:08 bersama-sama saya termasuk kita bertobat 46:11 pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 46:13 Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala 46:15 memberikan 46:16 hidayahnya kepada kita, membimbing kita 46:19 dengan akhir umur kita ini untuk 46:21 mengerjakan amalan-amalan saleh yang 46:23 Allah Subhanahu Wa Ta'ala ridai. 46:26 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 46:28 Allah renungan kita. 46:31 Mudah-mudahan bermanfaat bagi saya 46:33 pribadi, bagi para pendengar 46:36 menjadi peringatan bagi kita [berdehem] 46:37 semua. Subhanakallahumma wabihamdih 46:40 asyhadu an laa ilaha illa anta 46:42 astagfiruka wa atubu ilaik wal afu 46:44 minkum wassalamualaikum warahmatullahi 46:47 wabarakatuh. 46:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:49 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz untuk 46:52 kajian tafsirnya tadi dimulai dari ayat 46:55 14 tadi ya tadi. Kita ulang sedikit ya. 46:57 Mengulang pertemuan sebelumnya sampai 46:59 ayat ke 28 Ustaz ya. 47:01 Insya Allah kita nanti mulai 47:03 apa namanya 47:05 dari walillahi mulkus samawati ayat 27 47:08 insya Allah kita akan mulai ya. Izin 47:10 Ustaz ada satu dua pertanyaan saya 47:11 gabungkan Ustaz dan sebetulnya barusan 47:13 sudah disinggung juga Ustaz ya dari Pak 47:15 Khairudin di Bekasi 47:17 dan juga Ibu Ratna di Sukabumi Ustaz ya. 47:22 Saya gabungkan saja ini pertanyaannya. 47:25 Setelah mendengar kajian tafsir yang 47:27 Ustaz sampaikan saya jadi teringat ya 47:30 para pemimpin dan pejabat di negeri ini 47:32 seperti sudah tertutup hatinya 47:35 dan dibiarkan tersesat oleh Allah begitu 47:37 ya Ustaz. 47:37 Menurut saya sistem yang sistem yang 47:40 menjadikan masyarakat ini tidak ada 47:42 pilihan lagi selain memilih hasil 47:45 pilihan para elit para oligarki siapapun 47:48 calon pemimpinnya 47:50 di pilpres ataupun di pilkada-pilkada. 47:53 Rakyat dimiskinkan dipelihara 47:55 kemiskinannya dengan berbagai cara. 47:58 Di atas para elit 48:00 seolah berebut gonimah dengan mengeruk 48:03 kekayaan negeri ini. Korupsi merajalela. 48:06 Nah, nah apakah masih ada harapan untuk 48:08 bangsa ini lepas dari belenggu 48:10 kecemasan, bukan keemasan katanya. 48:13 Ulah dari para elit di atas. Nah, ini 48:16 dari Pak Khairudin, sedangkan dari Bu 48:19 Ratna, singkatnya 48:21 [berdehem] 48:21 apakah ini juga bisa menjerat para 48:24 alim dan ulama, Ustaz? 48:26 Yang menjadikan hawa nafsunya itu 48:28 sebagai Tuhannya. Demikian, Ustaz. 48:32 Bismillahirrahmanirrahim. 48:33 Rabbana zidna ilman wa alhiqna 48:36 bishalihin. 48:40 Kalau kita saksikan fenomena yang 48:42 digambarkan tadi oleh 48:44 baik Bu Ratna di Sukabumi sama Bapak 48:46 Khairudin. Pak Khairudin. 48:48 Sebetulnya ini merupakan 48:51 fakta realita yang kita saksikan saat 48:55 ini. 48:58 Baik itu para penguasa, pejabat 49:02 begitu juga elit partai 49:04 bahkan juga melibatkan para ulama. 49:08 Ulama yang tidak lagi menyampaikan 49:10 pesan-pesan Allah. 49:13 Pesan-pesan Allah Subhanahu wa ta'ala 49:15 yang harusnya sampai kepada umat 49:18 dengan membacakan ayat-ayat Allah 49:21 dianggap ini merupakan penyimpangan. 49:25 Saya saksikan dari sebagian ulama 49:27 sendiri, saat kita membacakan ayat-ayat 49:29 Allah untuk memberikan peringatan 49:32 ternyata menghadapi penentangan. 49:37 Karena apa? Karena begitu mereka 49:39 mendengarkan ayat Allah Subhanahu wa 49:41 ta'ala 49:42 hati mereka sebetulnya penuh ketakutan 49:44 dan kegelisahan. 49:47 Wa idza dzukirallahu wahdahu ma'azzat 49:49 qulubulladzina la yu'minuna bil akhirah. 49:52 Wa idza dzukiralladzina min dunihi idza 49:54 hum 49:55 Kalau disebutkan nama Allah, 49:59 dibacakan ayat-ayat Allah, langsung 50:01 orang-orang yang tak beriman kepada hari 50:03 akhirat hati mereka merasa muak dan 50:05 jijik. 50:07 Tapi kalau disebutkan selain Allah, 50:09 langsung mereka bergembira luar biasa. 50:12 Ini fenomena yang kita jumpai saat ini. 50:16 Di mana ulama sibuk 50:19 menyampaikan pesan-pesan mereka 50:22 yang tidak terhubung dengan ayat-ayat 50:25 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 50:27 Banyak dari mereka bahkan menyampaikan 50:29 doktrin-doktrin kelompok dan golongan. 50:36 Sedangkan pesan Allah yang disampaikan 50:38 Rasul sepanjang hidup Rasul selama 23 50:41 tahun, 50:42 [mendengus] 50:42 hampir dikatakan 50:44 jarang kita mendengar. 50:46 Oleh karena itu tidak heran kalau kita 50:48 saksikan bagaimana sebagian ulama ini 50:50 berkolaborasi 50:53 dengan 50:54 penguasa, 50:56 dengan elit partai, dengan oligarki. 50:59 Kenapa? 51:00 Karena melalui hubungan ini mereka bisa 51:03 membangun sekolah mereka, 51:06 menyejahterakan hidup mereka, 51:08 bisa cepat memberikan penampilan yang 51:10 memukau. 51:11 Terpedaya dengan kehidupan dunia. Tapi 51:14 kalau mereka menyampaikan pesan Allah 51:16 Subhanahu wa Ta'ala, mereka merasa 51:18 dijauhi. Pengikut mereka juga apa? Tidak 51:20 sebanyak mereka-mereka yang mengikuti 51:22 ahli dunia. Karena manusia condong pada 51:24 dunia. 51:25 [mendengus] 51:26 Oleh karena itu kalau ada pesan-pesan 51:28 Allah, peringatan-peringatan yang 51:30 disampaikan dalam media sosial mereka 51:32 yang mereka saksikan, langsung mereka 51:34 lewati. Tapi kalau ada humor, ketawa, 51:37 atau hal-hal yang lucu, atau katakanlah 51:40 hal-hal yang kembali kepada apa? 51:43 Kepada katakanlah gaya hidup, saksikan 51:46 coba. 51:47 Para penonton mereka begitu banyak. Jadi 51:50 sebetulnya ini bukan hanya melibatkan 51:52 pejabat di atas, bukan hanya melibatkan 51:55 melibatkan juga oligarki. Melibatkan 51:58 juga elit partai, tapi ini betul-betul 51:59 apa? Marwah yang telah hilang bahkan 52:02 dari ulama dan kiai. 52:06 Bersama-sama. 52:07 Mereka bekerja sama untuk betul-betul 52:10 melupakan umat dari Allah. 52:13 Nah kita harapkan melalui. Media kita 52:16 Radio Silaturahmi. Yang mengajak 52:18 bersama-sama untuk membangun ummatan 52:21 wahidah kembali kepada Allah, setia 52:23 terus menyampaikan pesan Allah. 52:26 Tidak sama sekali dipengaruhi oleh 52:28 kepentingan keuntungan pribadi atau 52:30 kelompok, tapi menyampaikan pesan Allah 52:32 dengan tulus sebagaimana yang Rasul 52:34 lakukan. 52:35 Juga diikuti oleh para keluarga dan 52:37 sahabat Rasul. Kita ingin bergabung 52:40 berkumpul bersama kafilah mereka. Jadi 52:43 apa yang dikatakan Bapak Heru Ibu Ratna, 52:46 ini merupakan kenyataan di hadapan kita, 52:48 tapi. 52:50 Bukan berarti tidak ada harapan. 52:53 Nah kita. 52:55 Yang tahu hal ini jangan pernah kita 52:57 berkumpul berkolaborasi dengan mereka, 53:00 jangan tertipu dengan apa-apa yang 53:02 mereka tampilkan dalam kehidupan dunia. 53:05 Tetap dalam kebenaran karena saya 53:07 khawatir. 53:08 Kalau amar ma'ruf berhenti. 53:11 Orang mengajak kepada yang mungkar 53:13 bersama-sama yang akan turun azab Allah. 53:16 Begitu azab turun bukan hanya menimpa 53:19 orang-orang yang berbuat kejahatan. 53:21 Orang yang tidak berbuat jahat juga 53:23 berkumpul bersama mereka akan 53:24 menyebabkan azab mengenai mereka juga, 53:27 wala tarkanu ilalladzina dholamu 53:30 fatamassakun nar, jangan kalian rukun 53:32 kepada orang-orang yang dholim, akhirnya 53:34 walaupun kalian tidak mengerjakan apa 53:36 yang mereka perbuat. Duduk berkumpul 53:38 bersama mereka menyebabkan azab Allah 53:41 juga sebagaimana menimpa mereka akan 53:43 menimpa kalian. 53:45 Nah, kita tinggal menunggu keputusan 53:48 dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. 53:51 Apakah Allah yang akan turun tangan? 53:53 Apakah umat melakukan perbaikan? 53:56 Hingga kita selamat dari azab Allah. 53:59 Tapi bagi orang yang ingin selamat, 54:01 jangan pernah duduk-duduk berkumpul 54:03 bersama orang yang zalim. 54:05 Oleh karena itu jangan mengharapkan 54:07 pemberian pejabat. 54:09 Baik untuk sekolah kita, pesantren kita, 54:11 fasilitas jangan berharap dari mereka. 54:15 Karena uang yang mereka berikan dengan 54:17 penyalahgunaan wewenang adalah uang yang 54:19 diharamkan Allah Subhanahu wa Ta'ala. 54:21 Lebih baik kita 54:23 menikmati nikmat Allah dengan penuh 54:26 ketenangan dari yang halal walaupun 54:28 hanya sedikit. 54:30 Yang di hari akhir nanti walal akhiratu 54:32 khairul laka minal ula wala saufa 54:34 yu'tika rabbuka 54:36 Oleh karena itu peringatan-peringatan 54:38 dan demo-demo ini sebetulnya merupakan 54:40 apa? 54:41 Peringatan. 54:43 Kalau seandainya mereka tidak sadar 54:46 bahwa perbuatan mereka telah 54:47 menyengsarakan bangsa, merusak negara, 54:51 maka Allah yang akan turun tangan. 54:53 Dan contoh-contoh dari umat sebelum kita 54:56 telah begitu jelas. Semoga Allah 54:58 selamatkan kita, bangsa kita, 55:01 dan berikan hidayah kepada para pemimpin 55:02 kita. Amin ya rab. Hidayah Allah 55:04 Subhanahu wa Ta'ala terbuka bagi 55:06 siapapun. Subhanakallahumma 55:09 wa bihamdik asyhadu an la ilaha illa 55:11 anta astaghfiruka wa atubu ilaik wal 55:13 afwu minkum wassalamualaikum 55:15 warahmatullahi wabarakatuh. 55:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:18 wabarakatuh. Terima kasih jazakallah 55:19 khairan katsiran kepada guru kita Ustad 55:21 Husein Alatas atas kajian tafsirnya, 55:24 penjelasannya, uraiannya juga tadi 55:26 jawaban dari 55:28 pertanyaan dari Pak siapa tadi? Lupa. 55:31 Pak Khairudin dan Bu Ratna ya. Terima 55:33 kasih Ikhwan dan Akhwat yang sudah 55:34 mengirimkan pesan singkatnya juga ada Bu 55:36 Ani. 55:38 Kemudian Pak Aji Pratikno, keren Rasima 55:40 katanya saya salut. 55:42 Pak Arwin juga semoga Pak Ustad dan 55:45 pejuang dakwah serta para pendengar 55:46 Radio Rasima selalu dalam keadaan sehat 55:48 walafiat serta dalam lindungan Allah. 55:50 Terima kasih amin amin ya rabbal alamin. 55:52 Terima kasih katanya atas tausiah dan 55:53 nasehatnya Ustad. 55:55 Demikian Ikhwan Akhwat. 55:57 Terima kasih atas kebersamaannya insya 55:58 Allah kita bertemu kembali. Di lain 56:01 kesempatan. Dalam renungan di bawah 56:03 naungan Alquran bersama Ustad Husain. 56:05 Atas saya Rizal Haq dan juga teman-teman 56:07 yang sudah tugas nih dari pagi ada Bang 56:08 Ondy Saputra. Dan juga Algi Fahrur Rozi 56:11 undur diri subhanakallahumma wabihamdika 56:12 asyhadu an la ilaha illa anta 56:13 astagfiruka wa atubu ilaik. 56:15 Assalamualaikum warahmatullahi 56:16 wabarakatuh. 56:16 Wassalamualaikum warahmatullahi 56:17 wabarakatuh.