Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- berhasil
- TV untuk Islam yang satu.
- [Musik]
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma
- shalli ala sayyidina Muhammad Sayidina
- Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa
- lagi hari ini hari Selasa tanggal 2
- Oktober 2018 atau 23 Muharam 1440
- Hijriah. Ya, seperti biasa Radio
- Silutarim dan Rasil TV melalui YouTube
- kembali menghadirkan acara renungan di
- bawah nangun Al-Qur'an bersama Ustaz Suy
- Alatas. Untuk pelajaran hari ini mari
- kita buka surat
- Aljilzalah ayat 1 sampai dengan ayat 8.
- Asalamualaikum Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
- sholli wasallim wabarik ala abdika wa
- rasulika sayyidina
- Muhammadin wa alihi wasohbihi
- wasallim. Subhanaka la ilma lana illa ma
- alamtana.
- Allahumma alimna ma yanfauna wfaf'na
- bima alamtana. Rabbana zidna ilman waqna
- bisihin waj'alana lisana sidqin fil
- akhirin waj'alna min warati jannatin
- naim. Wala tukzina
- yaumaddin yauma la yanfau maalun wala
- banun illa man
- atallaha biqalbin
- sariin. Amma ba'du ikhwan akhwat
- pendengar pemirsa, seluruh rekan yang
- menemani kita di studio pagi hari ini.
- Salamullahi warahmatullahi wabarakatuh.
- Semoga Allah subhanahu wa taala
- senantiasa melimpahkan rahmat,
- keberkahan, dan juga ampunannya atas
- kita semua. menjadikan kita
- hamba-hamb-Anya yang selalu
- bertaubat, mensyukuri
- nikmat-Nya, sabar dalam menghadapi
- cobaan-cobaan hidup
- ini. Dan Allah Subhanahu wa
- taala membantu untuk menjinakkan hawa
- nafsu kita agar sesuai dengan keridaan
- Allah. Menjauhkan kita dari angan-angan
- panjang, mempersiapkan kita untuk
- berbekal. bagi hari akhir agar kita
- dapat berkumpul bersama para kekasih
- Allah, Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam dan saudara-saudaranya
- para nabi, keluarga
- mereka, sahabat-sahabat yang berjuang di
- sisi mereka.
- Alhamdulillah yang telah menganugerahkan
- kita kesehatan, keamanan.
- Semoga Allah subhanahu wa
- taala
- melimpahkan dan menuangkan kesabaran di
- hati saudara-saudari kita yang sedang
- mengalami cobaan baik di Lombok maupun
- di Palu. Mengulurkan tangannya untuk
- membantu meringankan beban mereka,
- memenuhi kebutuhan pangan mereka,
- menjaga iman mereka, agama mereka dan
- menggantikan apa yang hilang dengan yang
- lebih baik. dari apa-apa yang luput dari
- tangan
- mereka. Semoga kita semua baik yang di
- Palu, di Lombok, maupun di seluruh tanah
- air dapat mengambil pelajaran dari
- peristiwa-peristiwa yang terjadi ini.
- Semua tidak terjadi melainkan atas izin
- Allah dan bencana tidak turun melainkan
- dipicu oleh perbuatan-perbuatan manusia.
- Allah Subhanahu wa taala dalam
- ciptaannya penuh
- keseimbangan. Tidak pernah ada yang
- dinamakan kesalahan
- teknis. Kesalahan teknis berlaku untuk
- kita. Tapi bagi Allah yang maha tahu,
- yang maha bijaksana, yang maha kuasa,
- tidak mungkin hal tersebut terjadi pada
- Allah.
- Oleh karena itu, fenomena alam yang saat
- ini kita
- saksikan berlawanan dengan
- kehendak kebanyakan
- manusia. Bencana yang muncul tiba-tiba
- di luar
- perhitungan semua terjadi atas izin
- Allah.
- Pada pagi hari ini insyaallah kita akan
- merenungkan beberapa
- ayat dari surah Az-Zalzalah.
- itu surah yang diturunkan di kota suci
- Makkah dalam rangka mengingatkan kita
- semua yang lengah, yang lupa, yang lalai
- akan akhir perjalanan hidup manusia
- dalam kehidupan dunia ini. Di
- mana pada saat berakhirnya kehidupan
- dunia, langit, bumi, bintang-bintang
- seluruhnya akan berguguran.
- Bumi akan berganti dengan bumi yang
- lain. Begitu pula langit berganti dengan
- yang lain. Manusia memasuki babak
- kehidupan yang
- berbeda karakteristiknya dengan
- kehidupan sebelumnya. Dalam kehidupan
- akhir dia akan menerima balasan yang
- sempurna atas apa-apa yang mereka
- lakukan. Begitu pula kejahatan yang
- mereka perbuat tidak akan luput dari
- balasan Allah.
- Oleh karena itu, marilah bersama-sama
- selagi Allah masih memberikan kesempatan
- kepada kita untuk mohon ampun,
- beristigfar, memperbaiki diri kita, dan
- kita mengambil pelajaran dari
- bencana-bencana yang Allah timpakan pada
- saudara-saudari kita, baik sebagai
- cobaan atau hukuman atas keingkaran
- sebagian orang. Sebagian yang lain tidak
- melakukan perbuatan ingkar tersebut,
- tapi mereka berdiam berpangku tangan
- menyaksikan akan mengundang azab Allah.
- Oleh karena itu di ibu kota
- kita dengan berita simpang
- siur yang berkembang bahwa ada
- kemungkinan
- bahwa ibu kota kita Pulau Jawa secara
- umum akan mengalami gempa yang amat
- dahsyat yang diiringi oleh
- tsunami. Kita tidak
- tahu apa yang akan terjadi. Seberapa
- luas akibatnya? Seberapa kuat gempa yang
- akan terjadi? Yang jelas bila kita ingin
- selamat, jalan satu-satunya berlindung
- kepada Allah, menyembahnya, tidak
- mempersekutukannya dengan
- sesuatu. Beramal saleh, menjauhkan
- tangan kita dari perbuatan-perbuatan
- zalim. Mengajak kepada yang makruf,
- mencegah dari yang mungkar. Ini yang
- akan menyelamatkan
- kita. Ikhwan akhwat. Marilah
- bersama-sama kita obad renungan kita
- dengan membaca ummul
- Qur'an.
- [Tertawa]
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim maiki
- yaumiddin. Iyyaka na'budu wa iyyaka
- nasta'
- ihdinasirathal mustaqim.
- Shathalladzina an'amta
- alaihim ghairil maghdubi alaihim
- [Musik]
- waladin. Bismillahirrahmanirrahim.
- Idza
- zulzilatil ardu
- zilzalaha wa
- akhrojatil ardu
- atqalaha waqal
- insanu ma
- laha
- yaumaidzin
- tuhadditsu
- akhbaraha bianna rabbaka
- yau as liyur
- a'alahum ya'mal mqala dzarin khair
- yaroh wam ya'mal mqala
- dzarin syarr
- yarah sadaqallah
- Q rasul karim wahnuika min
- syahidin. Ikhwan akhwat yang dirahmati
- Allah. Setelah kita berlindung kepada
- Allah Subhanahu wa taala dari tipu daya
- gangguan setan yang berupaya untuk
- menghalang-halangi kita dari ayat-ayat
- sucinya dan kebenaran yang Allah
- Subhanahu wa taala turunkan.
- Kita
- awali kajian renungan kita
- dengan
- bismillahirrahmanirrahim. Dengan nama
- Allah yang maha pemurah lagi maha
- penyayang. Ya Allah, limpahkanlah
- rahmat kasih sayang-Mu atas kami. Ya
- Allah. Tunjukkan kami ke jalan yang
- lurus.
- Jinakkan hawa nafsu kami agar sejalan
- selaras dengan
- keridaan-Mu. Jadikan kami orang-orang
- yang selalu bertafakur, yang selalu
- merenung, beramal, berbekal untuk hari
- akhir dengan mengharapkan rida-Mu
- semata. Ya Allah, jauhkan kami, keluarga
- kami dari jalan-jalan yang menyesatkan,
- yang menjerumuskan kami ke dalam
- murka-Mu. Ampuni dosa-dosa kedua orang
- tua kami, guru-guru kami, dan seluruh
- kaum mukminin dan mukminat dan
- saudara-saudara kita yang telah
- mendahului kita dengan keimanan di
- Lombok, di Palu, dan di berbagai macam
- belahan dunia.
- Anugerahkan mereka
- kesabaran. Gantikan
- mereka dengan yang lebih baik dari
- apa-apa yang luput dan hilang.
- Semoga Allah subhanahu wa taala
- senantiasa mengukuhkan iman kita,
- menjadikan kita hamba-hamba yang selalu
- berserah diri
- kepadanya, berbuat
- kebaikan dan mengajak kepada yang baik,
- mencegah dari yang mungkar.
- Semoga anak-anak keturunan kita juga
- dijadikan oleh Allah Subhanahu wa taala
- sebagai
- durriyatan
- thayyibatan
- mubarokah.
- Bismillahirrahmanirrahim. Idza
- zulzilatil ardu
- zilzalah wa akhrojatil
- arduqalaha. Apabila bumi diguncang
- dengan goncangan yang amat dahsyat.
- Dan bumi
- memuntahkan beban kandungan yang
- dikandungnya. Waqalal insanu malaha. Dan
- manusia
- bertanya-tanya apa yang sedang terjadi
- pada bumi
- ini? Yaumaidin tuhadditsu
- akhbaroha. Pada hari itu
- bumi menerangkan dan menceritakan
- kisahnya.
- Bianna baka aaha. Semua itu
- terjadi karena Tuhan memerintahkan
- dirinya untuk melakukan hal
- tersebut. Yaumaid yasurunasu
- asaturaahum. Pada hari tersebut
- manusia
- berkelompok-kelompok keluar bangkit dari
- kubur mereka.
- liurau
- a'alahum untuk diperlihatkan kepada
- mereka amal-amal yang dahulu mereka
- kerjakan dalam kehidupan
- duniaqtinirar. Siapa saja yang
- mengerjakan kebaikan walaupun sebesar
- zarah, sebesar atom yang kecil dia akan
- melihat balasannya. Begitu pula
- sebaliknya wam
- y'malqaratin syarah. Siapa saja yang
- melakukan perbuatan buruk walaupun
- sebesar zarah, dia akan melihat
- balasannya. Oleh karena itu, marilah
- bersama-sama kita selalu mengingat hari
- akhir berlomba-lomba dalam melakukan
- kebaikan yang kita akan lihat panen dan
- hasilnya di hari kemudian nanti. Dan
- jauhkan kita dari
- perbuatan-perbuatan
- zalim, perbuatan-perbuatan maksiat yang
- akan menimbulkan penyesalan. yang tak
- pernah
- berakhir karena semua akan kita lihat
- dan kita akan jumpai. Nah, kembali
- kepada ayat pertama. Zulzilatil ardu
- zilzalaha. Apabila bumi diguncangkan
- dengan guncangan yang amat
- dahsyat, bukan lagi 7,7 skala rekter
- seperti di Palu atau 9,5 atau 10 seperti
- yang terjadi di Aceh, tapi yang terjadi
- matahari akan kehilangan cahaya dan
- gravitasinya. Bumi akan keluar dari
- orbitnya. Bintang-bintang berjatuhan,
- gunung tercabut dari akarnya.
- dibenturkan satu dengan lainnya hingga
- berubah menjadi tepungan-tepungan debu
- yang
- bertaburan. Manusia
- berterbangan,
- bencana-bencana yang bermunculan di luar
- perhitungan manusia benar-benar bencana.
- Petaka yang amat dahsyat mengerikan.
- Tidak ada tempat berlindung, tidak ada
- tempat berlari, tidak ada tempat untuk
- bersembunyi. Waakrajatil arduq. Bukan
- hanya bumi yang diguncang dengan
- guncangan yang amat
- dahsyat yang menimbulkan gempa yang
- angat merikan. Tapi bumi juga pada hari
- tersebut akan
- memuntahkan mengeluarkan semua kandungan
- yang dikandung di dalamnya.
- Oleh karena itu, cairan-cairan
- panas, logam-logam yang
- mencair, batu-batu yang mencair, semua
- akan dimuntahkan pada hari
- tersebut. Manusia pada hari tersebut
- tidak lagi berpikir mengenai rumahnya,
- mengenai hartanya, bahkan mengenai
- anak-anak yang
- dicintai. Tapi mereka berpikir untuk
- menyelamatkan diri mereka.
- Kalau seandainya mereka tidak selamat
- berada di gerbang kematian yang mereka
- pikirkan, bukan lagi anak dan keluarga
- yang mereka
- pikirkan. Bagaimana nasib
- mereka pada hari mereka dibangkitkan?
- Bagaimana keadaan mereka di saat mereka
- berhadapan dengan Allah? Bertanya
- tentang amal-amal mereka.
- Jadi bukan hanya bumi
- [Musik]
- diguncang dengan guncangan yang amat
- dahsyat semata, tapi bumi akan
- memuntahkan seluruh kandungan dan
- isinya. Waqal insanu malaha dari
- bencana,
- huruhara, prahara yang amat mengerikan.
- Suara jeritan, longlongan, tangisan.
- jeritan lorongan dan
- tangisan yang merata di seluruh
- permukaan
- bumi. Waqal insanu malaha manusia
- bertanya-tanya apa yang sedang terjadi
- pada bumi ini? Yain tuaditu akbar. Pada
- hari tersebut bumi akan mengisahkan
- ceritanya, beritanya kenapa semua ini
- terjadi?
- Biannaaka aaha bahwasanya Tuhanmu telah
- mewahyukan memerintahkan kepadanya untuk
- melakukan hal
- tersebut. Berarti tidak
- ada satuun bencana yang terjadi tanpa
- izin dan perintah Allah.
- Baik itu
- bencana gempa yang sifatnya lokal atau
- yang sifatnya total pada hari kemudian
- nanti semua terjadi atas izin Allah.
- Bumi akan bercerita bahwa semua ini
- terjadi karena perintah dan wahyu Tuhan
- kalian yang memerintahkan kami untuk
- melakukan hal tersebut. Seperti firman
- Allah dalam suratul insyiqaq.
- Bismillahirrahmanirrahim.qqat
- Apabila langit
- terbelah,
- tercabik-cabik, lalu Allah tambahkan
- bahwa bukan terjadi tanpa kendali.
- Waatbiha wuqat, langit tersebut
- mencabik-cabik dirinya, mengalami
- kerusakan karena tunduk pada perintah
- Tuhannya.
- Waal ardu muddat ketika bumi
- dibentangkan waq ma fiha kemudian
- memuntahkan seluruh isinya hingga
- kosonginha wqat dan bumi kembali
- mendengarkan perintah Allah yang
- mewahyukan dirinya untuk mengakhiri
- kehidupannya semua di bawah kendali
- Allah yaumaidin tuhadditsu akhbaroha
- biannaabbakaha
- Pada hari tersebut bumi akan
- menceritakan mengenai kisahnya
- bahwasanya Tuhanmu yang mewahyukan,
- memerintahkan kepadanya untuk melakukan
- hal
- tersebut. Setelah bumi mengalami
- kehancuran, berganti dengan bumi yang
- baru, langit berganti dengan langit yang
- baru. Yauma tubaddalul ardu ghairal
- ardhi wasamawat. Ketika bumi digantikan
- dengan bumi yang lain, begitu pula
- langit-langit juga akan mengalami
- pergantian karena yang sebelumnya untuk
- kehidupan yang singkat. Kalau ini untuk
- kehidupan yang kekal dan
- abadi. Yaumaidin yasdurunasu asata. Pada
- hari tersebut manusia akan keluar dari
- kubur-kubur mereka asata
- berkelompok-kelompok sesuai dengan
- kecenderungan, sesuai dengan kebiasaan,
- sesuai dengan kecondongan hati mereka.
- Yang zalim bersama orang yang zalim.
- Yang cinta keadilan bersama orang yang
- cinta
- keadilan. Pada hari tersebut manusia
- akan keluar bangkit dari kubur mereka
- berkelompok-kelompok liurau a'alahum
- untuk diperlihatkan pada mereka amal
- mereka. Dalam bahasa Arab kata shod
- lawan dari warod. Kalau waroda digunakan
- biasanya untuk unta-unta yang mendatangi
- mata
- air. Sedangkan itu unta setelah minum,
- setelah puas dia meninggalkan mata air.
- Ya, melanjutkan perjalanan itu namanya
- saudara. Oleh karena itu, saudara di
- sini yang menunjukkan biasanya ungkapan
- unta-unta atau hewan-hewan terlaki yang
- meninggalkan mata air setelah mereka
- minum. Dia menggambarkan mereka akan
- meninggalkan kubur mereka, bumi mereka
- yang dahulu mereka tinggali kembali
- kepada Allah subhanahu wa
- taala. Famal
- mqalain kirarah. Siapa saja yang berbuat
- kebaikan walaupun sebesar zarah sekecil
- apapun dia akan melihat
- balasannya. Begitu pula sebaliknya. Wam
- y'malqratin syar. Siapa saja yang
- melihat yang yang mengerjakan
- perbuatan-perbuatan buruk sekecil apapun
- dia akan melihat balasannya. Oleh karena
- itu, ke mana kita akan bersembunyi? Dari
- tanggung jawab kita atas perbuatan yang
- kita lakukan. Kenapa kita tidak beramal
- berbekal untuk hari akhir yang kekal dan
- abadi? Di samping kita bekerja untuk
- dunia kita yang singkat, seharusnya
- perhatian kita untuk hari akhirat jauh
- lebih besar dan lebih kuat.
- Surah Az-Zilzalah ini menjelaskan salah
- satu
- pokok-pokok
- keimanan, yaitu keimanan kepada hari
- akhir, hari kebangkitan, dan hari
- pembalasan. Mustahil orang-orang yang
- berbuat kebaikan dalam kehidupan dunia
- dengan penuh
- ketulusan belum sempat menerima balasan
- mereka telah kembali kepada Allah.
- Bahkan banyak dari mereka yang difitnah
- dan dibusukkan nama baiknya. Tapi
- sebagian orang-orang yang berbuat
- kejahatan, kerusakan mendapatkan gelar
- pahlawan, mendapatkan sebutan yang baik.
- Oleh karena itu, kehidupan dunia
- bukanlah tempat manusia akan menerima
- hak-hak mereka atau hukuman mereka
- secara adil, tapi di hari akhir di sana
- Allah akan melunasi amal-amal mereka,
- bayarannya.
- Dari surah ini kita bisa
- melihat
- bahwasanya gempa itu akan terjadi. Allah
- gunakan kata idza
- apabila. Dan Allah Subhanahu wa taala
- bukan berandai-andai tapi Allah
- mengabarkan apa yang
- terjadi. Ketika bumi diguncang, bumi
- memuntahkan seluruh isi perutnya.
- Manusia dalam ketakutan, tidak ada
- tempat berlari, bersembunyi. Apa yang
- sedang terjadi? pada bumi ini. Ternyata
- bumi menjelaskan bahwasanya Tuhan kalian
- yang memerintahkan kami untuk melakukan
- semua ini. Faina tadhabun. Maka ke mana
- kalian akan
- pergi? Gempa yang terjadi di Lombok
- maupun di Palu, di Palu diiringi dengan
- alkhasfu. Bagaimana tanah bergerak
- kemudian menutupi sebagian rumah-rumah
- mengubur orang-orang yang tadinya berada
- di permukaan dalam keadaan hidup.
- Padahal kita tahu bahwa Palu mayoritas
- penduduknya beragama Islam. Bahkan
- banyak orang-orang yang saleh. Tapi
- kalau seandainya kita teliti, kita
- koreksi, kita akan temukan. Pasti ada
- pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan
- oleh sebagian masyarakat yang mengundang
- azab Allah. Sedangkan yang berilmu
- menutup mata,
- mengabaikan semua kejadian dengan
- anggapan seolah-olah bukan mereka yang
- berbuat tanggung jawab terhadap yang
- berbuat. Kewajiban para ulama, kewajiban
- tokoh masyarakat
- mengingatkan sepanjang kemampuan mereka.
- Kalau mereka sudah sampaikan, bila azab
- turun, Allah hanya akan menghukum
- orang-orang yang mengerjakan perbuatan
- dosa dan kejahatan dan yang bersekongkol
- bersama mereka.
- Ikhwan akhwat, marilah bersama-sama kita
- sering merenungkan surah ini yang
- mengisahkan akan tiba saatnya bumi
- diguncang dengan guncangan yang amat
- dahsyat.
- Kalau surah ini berbicara mengenai
- kiamat, walaupun belum datang waktu
- kiamat, bila terjadi
- gempa kemudian mengakhiri hidup kita,
- tak berbeda dengan gempa yang terjadi di
- hari kemudian nanti. Bila terjadi
- petaka, terjadi badai, terjadi berbagai
- macam katakan ancaman seperti wabah
- penyakit kita meninggal
- dunia, sebetulnya nasib kita tidak
- berbeda dengan mereka-mereka yang
- binasa saat terjadi gempa di Palu maupun
- di Lombok. Karena pada akhirnya kita
- semua yang meninggal dalam keadaan biasa
- maupun yang meninggal dalam keadaan
- terjadi bencana semua akan berdiri di
- hadapan Allah mempertanggungjawabkan
- amal kita. Oleh karena itu, mari kita
- jauhkan sifat-sifat buruk yang hanya
- akan merugikan kita, menghambat kemajuan
- kita. Jauhkan perbuatan
- syirik. Jauhkan juga rasa sombong dan
- bangga
- diri. Iri, dengki.
- Rakus dan
- serakah, bohong dan khianat ini mesti
- dijauhkan. Dan waspadalah
- terhadap tipu daya setan yang memperarat
- hawa nafsu
- kita. Waspadalah terhadap angan-angan
- panjang yang menunda kita untuk segera
- bertobat dari kesalahan kita.
- Semoga Allah subhanahu wa taala selalu
- mengingatkan kita akan datangnya hari
- akhir. Mendorong kita untuk berbekal
- lebih sungguh-sungguh dan serius.
- Mengampuni dosa yang lampau. Memberkahi
- sisa hidup kita. Subhanakallahumma
- wabihamdik astagfiruka wa atubu ilaik
- walu minkum. Wasalamualaikum
- warahmatullah wabarakatuh. Rabbana
- anfana'na bima
- allamtana. Rabbi
- allimnalladzi
- yamfa'una. Rabbi faqqihna wa faqih
- ahlana
- waqoratin lana fi
- dinina maa ahlil qutri unsa wa dakar.
- Rabbi waffiqna waffiqhum lima tartadi
- qulan wa fi'lan.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- akq ulama nahd bilhairi wa
- nukfaar rabbana waslih lana
- kullasuun wa aqir
- bir minkal uyun waqia rabbana
- kulladun qabla aytiana
- [Tepuk tangan]
- mustofa man ilal haqqi daana wal wafa
- bikitabin fihi linasi syifa wa alal alil
- kirurafa wa shahbil masobihil gurar
- allahumma ahdina bihuda
- [Musik]
- siwak wala tajalna mimman khalafa amraka
- wa
- hasbunallahu wikmal wakil
- nikmal
- nasir wala haula wala quwwata illa
- billahil aliyil adzim
- Allahu sayidina Muhammadin waa alihi
- wasbihi wasallim.
- Walhamdulillahiabbil alamin.
- Alhamdulillah dan akhwat telah kita
- dengarkan tadi renungan di bawah naungan
- Al-Qur'an bersama Ustaz Suy Alttas yang
- mengambil surah 99 atau Azzalzalah ayat
- 1 sampai dengan ayat 8. Terima kasih
- atas perhatian Anda semuanya. Kita akan
- jumpa lagi pada renungan di bawah
- Al-Quran esok hari. Saya Muhammad Krisna
- kemudian Adi Saputra Muhammad
- Fahri mohon pamit. Wabillahi taufik
- walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]