Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [Musik] 0:06 [Tepuk tangan] 0:12 [Musik] 0:17 [Tepuk tangan] 0:24 [Musik] 0:27 [Tepuk tangan] 0:33 [Musik] 0:41 Brail 0:42 TV untuk Islam yang satu. 0:53 [Musik] 1:28 Bismillahirrahmanirrahim. 1:30 Alhamdulillahbilamin hamdan thiban 1:32 mubaran yuhibbuna wa asadua 1:36 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 1:38 asadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. 1:40 Asalamualaikum warahmatullahi 1:42 wabarakatuh. Ibu akhwat pendengar radius 1:44 pemirsa Rasil Visual yang dirahmati 1:46 Allah. Alhamdulillah kita k berjumpa di 1:48 hari ini di acara sirah sahabat bersama 1:51 Ustaz Komaruddin Basyuni. Alhamdulillah 1:53 telah di studio kita sapa saja Iwan 1:55 Ahwat. Asalamualaikum warahmatullahi 1:57 wabarakatuh ustaz. Waalaikumsalam 1:58 warahmatullahi wabarakatuh. Kabar sehat 2:01 Ustaz ya? Kir alhamdulillah. 2:02 Alhamdulillah bisa kembali membawakan 2:05 tema di Silo Sahabat ini. 2:09 Sahabat-sahabat Rasul dan sahabat rasul 2:11 yang akan dikisahkan Ustaz di hari ini 2:12 adalah mengenai sahabat Ibnul Khattab. 2:16 Kenapa tidak memakai bin dan kenapa 2:18 tidak ada julukan? Nanti dibahas di pagi 2:22 hari ini. Silakan yang nanti ingin 2:23 bergabung juga Anda bisa kirimkan ee 2:26 komentar atau pertanyaan Anda di 2:29 0811999720 ataupun telepon kami di 2:34 0218451512. Silakan Ustaz. 2:36 Bismillahirrahmanirrahim. 2:39 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 2:42 nastainu ala umurid dunya waddin wasatu 2:46 wasalamu ala asrofiliya wal mursalin waa 2:50 alihi wa asbihi ajma amma 2:53 ba para pemirsa TV rasil dan para 2:58 pendengar radio rasil di mana saja 3:00 berada. 3:03 Alhamdulillah pada hari ini, hari 3:08 Senin kalau lihat 3:12 kalender ada yang menyebutkan hari ini 3:16 tanggal 1, 3:18 ada juga tanggal 30. 3:23 Nah, untuk itu kalau hari ini tanggal 3:27 1 Jumadil 3:29 Awal, 3:31 maka kita sudah berada di 3:35 bulan ini Jumadil Awal, kemudian Jumadil 3:39 akhir, Rajab, Syakban puasa. Puasa 4 3:42 bulan lagi. Iya. Tak terasa. 3:47 Dan apa yang akan kami sampaikan pada 3:50 pagi ini 3:53 yaitu tentang sahabat Nabi yang disebut 3:58 Ibnul Khattab. Ibnu Khattab. 4:02 Sesungguhnya Ibnu Khattab ini ada 4:05 beberapa sahabat Nabi karena arti Ibnu 4:08 itu kan anak. He. Jadi, Ibnu Khattab 4:11 anaknya Khattab. 4:15 Yang kami tahu Ibnu Khattab itu ada yang 4:18 laki, ada yang perempuan. 4:20 Kalau yang laki, yang laki-laki pertama 4:23 Zaid bin 4:25 Khattab, yang kedua Umar bin 4:27 Khattab, terus lagi ada Fatimah binti 4:31 Khattab. Ini anak-anak Khattab dari Bani 4:35 Addi. Dan semuanya punya prestasi yang 4:38 sangat gemilang. H 4:40 heeh. Nah, 4:44 untuk saat ini kami akan menyampaikan 4:48 Ibnu Khattab yang namanya Umar bin 4:51 Khattab. Nah, Umar bin Khattab. Iya. 4:56 Karena Rasulullah sallallahu alaihi 4:57 wasallam itu kalau memanggil dia itu 5:00 selalu menggunakan ya Ibnu Khattab. Hm. 5:03 Jarang Rasul mengatakan ya Umar. Nah, 5:05 tapi ya Ibnu Khattab. Anaknya Khattab. 5:08 Wahai anaknya Khattab. Jadi ini 5:09 panggilan yang biasa Rasul sampaikan di 5:12 hadapan Umar bin 5:14 Khattab. Nah, untuk tema ini, untuk 5:17 kajian tentang Ibnu Khattab atau Umar 5:19 bin Khattab, kami akan bagi tiga ya. 5:24 pertama 5:26 tentang 5:28 proses dia dalam perjalanan menuju Islam 5:33 sampai dia mengucapkan dua kalimat 5:35 syahadat. 5:37 Yang 5:40 kedua, saat beliau menjadi 5:44 sahabat 5:47 sampai Rasulullah pulang pada 5:50 Allah dan kepemimpinan dipegang Abu 5:56 Bakar. 5:57 Itu yang kedua. Terus yang ketiga atau 6:00 bab yang 6:02 ketiga, Umar menjadi khalifah. 6:05 Nah, jadi kami akan bahas dulu ini yang 6:09 bab satu ya tentang proses perjalanan ee 6:12 Umar bin 6:14 Khattab menerima Islam dan masuk Islam. 6:18 Heeh. Mungkin ini tiga pertemuan ya. 6:21 Nah, karena kalau lihat bukunya saja 6:24 tebal sudah itu tebalnya sekitar 700 6:26 halaman. Hm. Karena ini sahabat spesial 6:29 spesial Nabi. Jadi ini salah satu 6:32 sahabat yang dikatakan oleh Nabi 6:35 sekiranya ada lagi nabi sesudah Nabi 6:38 Muhammad nisnya inilah orangnya. 6:42 Artinya dia punya kemampuan yang luar 6:44 biasa yang di atas rata-rata dari 6:48 sahabat yang lainnya. sampai Nabi 6:51 mengatakan mengatakan kalau ada lagi 6:53 nabi sesudah aku he niscaya Umar bin 6:56 Khattab nabi itu karena saking apa 6:59 cerdasnya kemudian beliau sangat teliti 7:02 ya dan bertindak tegas. 7:05 Nah, kemudian 7:07 lagi Rasul mengatakan bahwa nanti satu 7:10 saat Islam akan masuk ke berbagai 7:14 penjuru sehingga yang tidak kelihatan 7:16 pun akan jadi kelihatan dan Islam akan 7:18 masuk ke sana. 7:20 Dan ternyata di zaman Umar itu dua 7:23 kekuatan besar dunia, super power-nya 7:26 dunia waktu itu jatuh ke tangan Islam. I 7:30 padahal mereka sudah berabad-abad, sudah 7:32 ratusan tahun berdiri tegak ee memimpin 7:37 negerinya sampai yang disebut negara 7:39 super power. Kalau sekarang ya Amerika 7:42 dan Rusia atau dan Cina ee dulu Romawi 7:47 dan Parsi. 7:49 itu di zaman Umar bertekuk 7:52 lutut, 7:54 menyerah 7:56 dan dirasakan oleh muslimin itu aliran 8:02 dana hasil ee gonimah he atau hasil fa 8:09 yang didapatkan oleh muslimin itu ngalir 8:12 laksana mengalirnya 8:15 air dan 8:17 itu dibuktikan oleh beberapa peristiwa 8:20 yang 8:22 menakjubkan. Ada salah seorang sahabat 8:24 yang pernah dijanjikan oleh 8:26 Nabi tapi tidak sempat atau belum sempat 8:31 tertunaikan dan Nabi 8:34 wafat di zaman Abu 8:36 Bakar juga masih. Nah, di zaman Umar 8:39 itulah Umar tampil. Kata Umar, "Siapa 8:42 yang pernah dijanjikan oleh Nabi waktu 8:45 hidup dan membawa bukti kepada saya 8:49 untuk ee diklarifikasi? 8:52 Silakan datang dan 8:55 sampaikan." Nah, waktu itu Umar baru 8:58 sekitar jadi en jadi khalifah 6 tahun. 9:02 H. 9:04 Akhirnya ada datang bapak-bapak yang 9:06 sudah agak sepuh ya. 9:09 Kata dia, "Saya punya 9:11 ini." Ada bukunya. Ada bukunya. Terus 9:13 dia bikit ambil surat di wadahnya atau 9:17 di sakunya. Begitu dibuka oleh Umar. 9:20 Benar. Umar tahu bahwa itu surat yang 9:23 dibuat Nabi dan waktu itu yang menulis 9:27 Amir bin 9:28 Fuhahairah. Kemudian Nabi tanda tangan 9:31 dan Umar kemudian membenarkan. H 9:35 akhirnya orang itu dibawa oleh Umar ke 9:38 Baitul Mal dan Umar bawa tongkat. Iya. 9:42 Sambil diputar-putar tongkatnya di 9:44 dalam. He. Kalau istilah begini, 9:47 barangkali ayam menyangkut jadi jero. 9:48 Heeh. Diputar-putar gitu. Kerincing, 9:50 kerincing, kerincing. Wah, ini dia. 9:53 Begitu ditarik ternyata 9:55 apa? Mahkota kerajaan. H yang kepala 9:59 itu. Iya. Mahkota. Mahkota ditarik. Nah, 10:03 ini kata dia pakai pakai. Nah, begitu 10:08 dipakai kata Umar, "Tolong orang ini di 10:11 diarak keliling kota Madinah. 10:14 Bayangkan orang tua, orang kampung 10:18 enggak tahu apa-apa tiba-tiba 10:21 dipakaikan baju 10:24 kebesaran." Wih, bagaimana secara zahir 10:28 tuh? Orang tiba-tiba mendadak jadi raja 10:31 sehari. 10:34 dan diarak oleh sahabat yang zaman 10:37 begitu banyak. Nah, untuk apa? Umar 10:40 membuat itu untuk membuktikan bahwa 10:43 janji Islam itu 10:45 benar. Sampai akhirnya orang itu ya 10:48 lebih dekat lagi, lebih tawadu lagi 10:51 karena janji Islam enggak pernah 10:53 meleset. Nah, itulah ee kejayaan Islam 10:57 di zaman Umar bin Khattab. Maka untuk 11:00 ini saja satu bab tersendiri dan cukup 11:04 labar. Kembali ke urutan yang pertama 11:07 yaitu 11:09 proses ee Umar bin Khattab mendapat 11:11 hakan hidayah dan masuk Islam. 11:17 pada masa di awal-awal perkembangan 11:22 Islam, maka Umar bin Khattab salah satu 11:26 tokoh Quraisy yang 11:28 diandalkan untuk memberangus dan 11:33 menjegal serta 11:35 mencekal perkembangan Islam. H. 11:38 Maka Umar itu selalu mengadakan tidak 11:42 hanya dengan nego, tapi beliau 11:44 mengadakan dengan tindakan-tindakan 11:46 keras dan 11:48 kasar. Maka banyak para sahabat yang 11:50 masuk Islam itu yang dipukul bahkan ada 11:55 juga yang sampai terbunuh. H. 11:58 Jadi bagaimana Umar dahsyatnya 12:00 menghadapi dakwah 12:02 Nabi. 12:04 Nah, Rasulullah sallallahu alaihi 12:06 wasallam melihat kekejaman 12:09 Umar, tindak tanduk Umar. Beliau 12:13 berdoa. Doanya begini. Allahumma aizzal 12:17 Islam 12:20 biumaroini. Ya Allah muliakan Islam 12:22 dengan dua Umar. Dua Umar. 12:26 Yang dimaksud dua Umar pertama Umar bin 12:29 Khattab, yang kedua Umar bin Hisyam atau 12:33 Amr bin Hisyam. Yang Amr bin Hisam ini 12:37 nama ini sering diucapkan dan orang 12:40 sangat mudah. Itulah yang disebut 12:43 namanya Abu Jahal. 12:45 Jadi Abu Jahal itu nama gelar. Gelarnya 12:48 nama aslinya Amr bin Hisyam. Amr bin 12:50 Hisyam. Heeh. 12:52 Nah, Rasul berdoa, "Ya Allah, muliakan 12:54 Islam dengan hadirnya Umar bin Khattab 12:56 dan Amr bin 12:58 Hisab. Tapi ternyata Allah mengabulkan 13:01 hanya satu Umar." Satu Umar, yaitu Umar 13:04 bin Khattab. Sementara Amr bin Hisyam 13:08 atau Abu Jahal sampai matinya dia tetap 13:10 kafir. 13:12 Tidak sempat dia membela Islam. Bahkan 13:16 kematiannya pada saat terjadi peristiwa 13:18 perang Badar. 13:21 Maka nanti sedikit saya akan ee ulas 13:25 bagaimana proses kematian Abu Jahal. 13:30 Kita kembali kepada Umar bin 13:32 Khattab. Umar bin Khattab ini suatu 13:36 saat orang-orang Quraisy kumpul di Darun 13:40 Nadwah. Darun Nadwah itu sebuah tempat 13:43 untuk membicarakan hal-hal yang penting 13:45 saja. 13:46 Ya, kalau di kita sekarang DPR, MPR lah. 13:49 He. Jadi, orang-orang Quraisy sidang di 13:53 situ membicarakan hal-hal yang sifatnya 13:55 strategis 13:57 ya. Maka setelah mereka membaca, mereka 14:02 mengamati bahwa banyak orang-orang 14:04 Makkah terutama dari 14:06 kalangan orang-orang hamba saya kok 14:09 masuk Islam. 14:10 Dan ternyata juga tidak hanya itu, 14:12 orang-orang yang di luar masuk, yang di 14:14 luar hamba saya pun banyak termasuk 14:17 tokoh seperti Abu Bakar kan tokoh. 14:22 Kemudian ada lagi yang namanya Jubir ya, 14:26 tokoh ada lagi namanya Hamzah. Ini kan 14:29 tokoh-tokoh semua nih. Ee kemudian ada 14:32 kelasnya kelas 14:34 pedagang seperti Tolhah ya, pedagang 14:38 juber. 14:40 Terus lagi kelas ibu-ibu. 14:43 Nah, ada seperti siapa? Kelas ibu-ibu, 14:47 Khadijah, 14:49 kemudian beberapa sahabat yang lainnya. 14:53 Kata mereka ini kalau enggak dibendung, 14:55 kalau enggak ditahan ini semua kita kena 14:58 nih. Maka sekarang halangi, tekar, 15:03 waspadai. 15:05 Nah, Umarlah akhirnya dapat tugas dari 15:09 orang Quraisy. Karena usaha-usaha orang 15:12 Quraisy tuh boleh dibilang tuh gagal 15:14 terus. H pokoknya enggak pernah 15:17 berhasil. Tapi kalau Umar bertindak 15:20 langsung itu 15:22 dampaknya sangat 15:24 terasa. Akhirnya mereka memutuskan 15:27 Umarlah untuk menyelesaikan Nabi 15:29 Muhammad. 15:31 Artinya Nabi mau dihabisin. 15:34 Pokoknya kalaupun dia hidup enggak akan 15:36 bahagia kata dia. Bikin recok aja nih 15:38 masyarakat. Kalau sekarang bikin 15:41 gaduh ramai terus nih udah selesaikan 15:44 aja. 15:45 Maka orang-orang Quraisy sudah percaya 15:47 Umarlah yang akan menyelesaikan. Maka 15:50 mereka punya pandangan beberapa hari ke 15:52 depan akan terjadi peristiwa yang 15:56 mendebarkan. Kita lihat aja, kita 15:57 saksikan, kita dengar, 16:00 awasi. Ternyata benar di satu 16:04 pagi Umar dari rumahnya keluar dalam 16:07 keadaan menenteng pedang. Hus. 16:11 pedangnya 16:12 terhunus enggak lagi di dalam sarung 16:15 tapi dibuka sama dia. Ya, elaknya preman 16:19 lah gitu. H 16:21 saya bisa membayangkan dulu waktu umur 16:24 70 tuh iya saya pernah melihat tuh di 16:27 kampung kan terkenal geng-gengan ya. He. 16:30 Premannya preman-preman. Jadi kampung 16:33 ini ada berapa saya jagernya ada di 16:36 situ? 16:37 Saya lihat waktu itu saya masih kecil 16:39 waktu itu ya umur saya antara 13 12 16:41 tahun kali ya. He. Nah, 70-an itu ya. 16:45 70-an. Nah, saya sedang di sawah waktu 16:48 itu. Sedang ngangon kebo. Ingat 16:51 aja masih kecil saya juga. Dira 16:54 Sukabumi. S daerah Sukabumi. 16:57 Tiba-tiba dari sebelah utara menuju 17:00 selatang, anak-anak 17:02 muda berjalan 17:05 dengan beriringan. He. 17:07 Waduh, dari kejauhan suaranya udah 17:10 berisik tuh. He. Terus saya lihat salah 17:13 satu di antara mereka ada yang megang 17:14 golok 17:16 panjang goloknya tanpa sarung. Pokoknya 17:19 begini J sudah siap. Oh, udah siap. 17:21 Pokoknya kalau ketemu dengan orang yang 17:23 masud dibabat sama dia. Wih, saya dari 17:26 jauh ngelihatin. Waduh, ini pasti nih 17:30 kalau orang ini datang ke tempatnya yang 17:32 dimaksud kalau tidak roboh rumahnya 17:35 orangnya bisa dicacag. Cik saya 17:38 wah aduh saya lihat memang anak-anak 17:41 muda di kampung saya di zaman itu Heeh. 17:44 itu kerjanya berantem. Anak muda sama 17:46 anak muda itu ada ada geng-gengan itu. 17:50 Nah. Nah, akhirnya lewatlah cerita ini 17:53 kembali kita Umar bin Khattab. Nah, Umar 17:56 bin Khattab keluar dari rumahnya itu 18:00 niatnya hanya satu, membunuh Nabi. 18:02 Bayangkan. He. 18:05 Dia jalan menuju Masjidil Haram. Karena 18:09 mereka e beranggapan Nabi kan biasanya 18:13 kalau pagi itu salat duha. Ah, salat 18:17 pagilah. 18:19 Maka Umar tiba-tiba datang ke 18:21 situ. Kata orang kita mah kecele 18:25 begitu maksud nabinya enggak ada yang 18:28 tadinya semangat pokoknya ketemu enggak 18:31 ada basa-basi langsung mewak bacok pacok 18:35 bet. Wah tapi begitu sampai kok ora ono 18:40 ya. Akhirnya apa? Keluarlah dia dari 18:43 tempat itu terus apa? Menuju rumah. Hm. 18:47 rumah 18:49 Nabi. Nah, waktu dia menuju rumah 18:52 Nabi 18:54 ketemu dengan orang yang bernama Nuem. 18:57 Nuem. 18:59 Heeh. Nuem bin Ardi. Heeh. Kata Noem, 19:04 "Ya Umar, mau ke mana 19:06 ente?" "Ia Muhammad ngapain?" 19:10 "Ah, ini orang yang suka membuat gaduh, 19:14 membuat ribut masyarakat. Udah sekarang 19:17 sama saya diselesaikan 19:19 habislah. Kata 19:21 Noem kalau bahasa kitanya apa enggak 19:24 salah 19:26 tuh kamu menyelesaikan orang lain? Apa 19:29 anda enggak pikirkan tuh keluarga Anda 19:31 sendiri? Nah, begitu disebut keluarga 19:34 sendiri dia bingung kan. Emya kenapa? 19:38 Kata Noem, "Coba aja 19:40 lihat keluargamu sendiri, yaitu yang 19:44 dimaksud Fatimah binti Zaid itu dia 19:47 sudah jadi pengikutnya," katanya. Woh, 19:50 begitu disebut dia jadi pengikutnya itu 19:53 langsung wajahnya berubah. Dia kata dia 19:56 bilang, "Daripada aku nyelesaikan 19:59 Muhammad, lebih baik aku selesaikan 20:00 keluargaku aja dulu." 20:03 Percuma katanya orang lain kita 20:05 selesaikan diri sendiri, keluarga 20:07 sendiri enggak diapa-apain. Akya belok 20:09 dia 20:10 jalannya. Ya orangnya gede Umar itu kan 20:12 tinggi orangnya. Kalau jalan tuh bunyi 20:22 begitu jaya-jayanya Mike Tesson gitu. M 20:27 si leher beton. 20:30 Karena waktu itu Umar itu memang di 20:32 antara orang yang sering tampil di 20:35 panggung yang cukup bonapid yaitu di 20:39 Pasar Ungkaz. Heeh. Jadi dia partnernya 20:44 itu orang yang suka berhadapan dengan 20:48 dia Khalid bin Walid. 20:51 Jadi Umar bin Khattab itu tarung bersama 20:53 Khalid bin Walid di mana? Di pasar Ukaz. 20:56 ditonton h oleh ratusan bahkan ribuan 20:59 orang ya layaknya kita menyaksikan 21:01 boksing dunia yang dilaksanakan di Las 21:04 Vegas itu kan seluruh mata kan melihat 21:06 tidak hanya rakyat Amerika termasuk 21:08 rakyat Indonesia heeh wuh bahkan di 21:10 seluruh dunia dulu sudah ada di Arab ya 21:12 di dulu di Arab yaitu di Pasar Ukaz. 21:17 Wah, dia kalau sudah pertarungan ini 21:20 orang yang ke pasar itu pasti mampir 21:22 dulu lihat pertarungan kelas dunia waktu 21:25 itu. Ah, jadi dalam pertarungan itu 21:29 kadang kala Umar menang Khalid kalah, 21:32 kadang kala Khalid menang Umar kalah. 21:35 Jadi yang sering ditampilkan itu saling 21:37 banting kaki. Jadi kaki saling banting. 21:40 Iya. Kayak permainan itu. He. Bing 21:42 boxing itu ya kaki ya tangan gitu bu. 21:46 Ah, sempat satu saat Khalid itu patah 21:48 kakinya, disamber sama kaki Umar. 21:51 Kemudian pada pertemuan disambar lagi 21:53 sama Khalid. Jadi memang 21:57 masyaallah. Nah, itulah jeger-jeger 22:00 zaman jahiliah ya. He. Jadi, 22:02 Umar akhirnya dia masuk ke rumah 22:06 adiknya. Nah, di rumah adiknya ternyata 22:09 sedang diadakan taklim ya. 22:13 Yang yang ngajar taklim itu adalah 22:16 sahabat tukang pandai besi. H namanya 22:20 Khabbab bin Al-Arad. Jadi bisa dirubah 22:23 dengan waktu cepat ya. Tukang panda jadi 22:25 ustaz. 22:29 Tukang pandai menderak jadi ustaz. 22:30 Karena apa? Bacaannya bagus dan di bisa 22:33 menelurkan ilmunya. 22:36 Nah, begitu Umar sudah di depan piu, 22:40 diketuk tuh buka pintu. 22:43 Waduh, itu yang di dalam rumah begitu 22:46 dengar suaranya 22:48 udah tidak perhatian lagi. Udah peng aja 22:51 nih. Sampai 22:53 gurunya yang sedang ngajar langsung 22:56 nyelusup. 22:58 Takutnya 22:59 tahu nyelusup 23:01 sembunyi ee langsung dia bergerak 23:04 langsung dia jalan ke belakang larilah 23:06 di pojok dekat 23:09 dapur. Maksudnya menghindari tindakan 23:12 Umar bin Khattab. 23:14 Ternyata benar. Begitu Umar dibuka 23:17 pintunya oleh Fatimah masuk itu tanda 23:21 basa-basi lagi. Langsung dia datangi 23:25 suaminya Fatimah namanya Zaid. 23:29 Begitu datang dipegang dadanya, ditarik, 23:32 dibanting sama 23:34 dia. Waduh, orang Arab kan gede-gede yo. 23:38 Remuk itu badan 23:40 orang gede narik orang yang agak di 23:41 bawah dia ble langsung jatuh. 23:45 Udah jatuh langsung disusul diinjak 23:47 dadanya itu. Wah, itu enggak apa-apa 23:52 ya. Karena orang kafir waktu itu mah 23:54 mereka ya Umarnya kan waktu itu masih 23:56 kafir. 23:58 Oh. Nah, istrinya Fatimah, istrinya Zaid 24:03 melihat suaminya digituin kan otomatis 24:06 bereaksi tuh. Heeh. Langsung dari bawah 24:08 dia dari belakang tuh. Maksudnya mungkin 24:11 kalau bahasa kita mah omah. 24:15 Ada ke dia? 24:18 Teriak-teriak, teriak-teriak. Wah, 24:20 akhirnya Umar terpancing juga dengan 24:23 suara itu. 24:25 Bunuh aja. Oh, bunuh sekalian. 24:28 Ceplok teh ininya apa? Tangannya. 24:32 Tangannya Umar 24:34 mendampret sampai kena itu bibirnya ini. 24:38 Ininya apa? Mulut bagian bawah sampai 24:40 keluar darah. 24:42 Berarti pukulnya keras 24:44 itu. Nah, Fatimah begitu didampret sama 24:47 Umar makin jadi lebih berani lagi 24:50 daripada tadi. Kalau bahasa kita 24:53 sekalian aja aku 24:55 [Musik] 24:57 bunuh. Wah, akhirnya lama-kelamaan Umar 25:01 melihat jadi lemas 25:03 Umarnya. Meli lihat darah di sini 25:05 keluar. 25:07 Aduh, begitu lihat darah 25:10 keluar. Kata Umar, "Tadi saya dengar 25:14 kamu 25:15 baca. Coba saya lihat yang kamu baca apa 25:18 jawabannya." Najis. 25:23 Ini bacaan tidak 25:26 sembarangan. Kamu tidak layak untuk 25:28 membaca itu. Ya, saya pengin tahulah. 25:31 Kata dia kan saya inin membuktikan 25:35 enggak kata dia. Wah, kata 25:38 Fatimah kata Fatimah boleh kamu baca 25:40 tapi ada syarat apa? Wudu 25:43 dulu. Orang belum hisab suruh 25:45 wudu. Maksudnya cuci mukalah beristinja 25:49 kata dia. Ya sudah kalau gitu akhirnya 25:52 Umar 25:54 keluar cuci muka dan sebagainya. Kata 25:57 dia, "Udah saya manas ini 25:59 dikeluarkanlah. 26:01 Tulisan itu ternyata masih dalam bentuk 26:04 gulungan. 26:05 Nah, jadi bukan dalam bentuk tulisan 26:09 kertas, tapi dari kulit. Jadi alat 26:14 tulitnya masih 26:16 menggunakan kulit 26:19 binatang. Hanya diserahkan gulungannya 26:22 itu dibuka oleh Umaret tuh. Begitu 26:25 dibuka ternyata di dalamnya tulisan 26:28 surah Thaha. Thaha. H 26:32 di antara tokoh-tokoh Quraisy waktu itu 26:35 yang bisa baca dan terus itu bisa 26:38 dihitung jari. H kebanyakan mereka tidak 26:41 tahu. Nah, Umar ini termasuk salah satu 26:44 orang yang bisa baca dan tulis. H. Maka 26:47 pada saat dia baca itu tulisan 26:51 thaha ma anzalna alaikal qurana litasqo 26:58 illa tadkiratan limay yaksya. Itu baru 27:01 sampai di situ Umar sudah enggak tahan 27:04 tangannya bergetar. He 27:08 bergetar. Terus dia bilang, "Ana 27:12 Muhammad? Muhammad di mana?" 27:15 Nah, begitu dia nanya nabi yang nyumput 27:19 di belakang tiba-tiba muncul. Heeh. Kata 27:22 dia, "Ana Arif, saya nyaho di ditu." 27:27 Berani berani lah. Kok tiba-tiba muncul? 27:30 Tadi enggak ada. Padahal dia tahu dia 27:34 dengar suara Uparah sudah ngibrit dulu. 27:36 Aduh, K antar saya ya. Saya antar di 27:41 mana? 27:42 E Umar ee Nabi sekarang enggak ada di 27:45 rumahnya. Nabi sekarang ada di rumahnya 27:48 Arqam bin Abil Arqam. He. Yaitu di 27:51 sebuah perumahan yang jauh dari pantauan 27:54 orang-orang Quraisy. Nah, waktu itu 27:56 rumahnya di 27:57 Arafah yang sekarang dijadikan tempat ee 28:02 pertemuan jemah haji. Jemah haji pada 28:04 orang. Nah, nah di situ di salah satu 28:07 bagian rumah Arqom ada di situ. Jadi 28:10 memang agak jauh. Maka saya waktu 28:14 sebelum saya umrah ke sana, saya kira 28:19 antara 28:20 rumah Bait Baitullah Ka'bah ya, di 28:24 antara Ka'bah dengan rumah Nabi dengan 28:27 rumah Arqam saya kira dekat. Ternyata 28:29 jauh juga. 28:32 Tapi kalau dari ee tempat kejadian 28:36 rumahnya Fatimah dengan rumah Nabi 28:39 enggak jauh di sekitar Masjidil Haram 28:41 lah. 28:43 Ah terus dari 28:46 rumahnya ee Fatimah ke roomnya Arqam 28:49 memang jauh ya. Mungkin kalau sekarang 28:53 di kalau kalau kita datang ke sana jalan 28:55 kakinya sekitar 9 kilo lah. W jauh juga 28:57 ya. Arafah kan jauh. He dari Ka'bah kan 29:00 jauh kita ke sana. 29:03 Saya sebelum tahu kayaknya dekat. 29:04 Ternyata begitu saya lalui itu pun pakai 29:07 mobil kan bawa bis gitu sana. Lama oge 29:10 cek saya. Wah jalan kaki ya. Apal lagi 29:12 jalan kaki zaman itu belum ada mobil. 29:15 Kalaupun ada kendaraan paling onta. Unta 29:17 kuda. Wah 29:20 sekarang ya sudah pakai mobil juga lama 29:21 amat kata saya. Kurang lebih sekitar 29:24 antara 1 jam kurang dikitlah gitu ya. He 29:27 sampai di Arafah itu apalagi waktu haji. 29:31 He waktu haji memang jalannya aja 29:33 ngegageet tahu ngegageat enggak bisa 29:36 lari enggak bisa kencangayap ngarayap 29:40 weh lebih mah jauh lagi. Nah, 29:45 ceritanya ini yang istilah di orang 29:48 Sunda ada istilah 29:53 apa si yang ee Taufik neng tog. Taufik 29:58 nenggog saya dengar. Nah, ini baru neng 30:00 tog. Nengtog. Taufik neng tog. Apa itu 30:03 nengtog? Ah, jadi nengtog gini kalau 30:07 para pemain bar Oh, iya ya. Kalau mau 30:11 mukul yang sono itu panahnya itu enggak 30:15 ditunjukkan ke sono, tapi ke sono. Heeh. 30:17 Kan gitu segitiga kan. Heeh. Nah, tapi 30:21 sasarannya ini. Tapi yang dipukulnya 30:24 maksudnya apa? Dipukul sono biar dia 30:26 nengtog dia masuk mantul gitu. Ah, itu 30:29 namanya Taufik nengtog. Taufik neng itu 30:33 bahasa baru nih. Ini bahasa 30:35 Korea. Taufik neng tog. Kan Umar itu kan 30:39 niatnya kan dari rumah mau membunuh 30:41 Nabi. Heeh. Lah kok tiba-tiba sekarang 30:44 ingin ketemu Nabi bukan seperti yang 30:46 semula ketemunya. H dulu waktu sebelum 30:50 kejadian dia mampir di rumahnya siapa? 30:52 Fatimah adiknya itu niatnya murni mau 30:55 membunuh Nabi. 30:57 Tapi sekarang begitu dia proses datang 31:00 dulu ke rumahnya Fatimah, dia dengar 31:03 baca Quran dan dia sendiri baca Heeh. 31:05 tulisannya. 31:07 tulisannya dia sekarang menyebut nama 31:10 Nabi tidak seperti waktu 31:12 pertama. Garang dan ganas, sekarang 31:14 lembut suaranya. 31:17 Makanya Khabbab begitu dengar langsung 31:19 dia nyambut, "Ya, saya antar." He. Jadi 31:22 waktu diantar sama Khabab enggak 31:24 macam-macam 31:25 dia. Kayak orang yang dibekuk hidungnya 31:29 aja. 31:31 Jadi dia jalan aja itu hanya begitu 31:35 sampai di depan rumahnya Arqom. 31:39 Nah, kebetulan kan rumah Arqam tuh 31:41 dijaga He. Oleh dua sahabat besar. Di 31:44 situ ada Hamzah dan ada Jubair. Jubair 31:47 dan Hamzah. Jubair bin Awwam. Ada yang 31:49 mengatakan 31:50 Sa'ad. Nah, begitu Hamzah di luar lihat 31:55 ada Umar. Heeh. Takut lapor dia sama 31:58 Nabi. Rasulullah, ada Umar nih. Kata 32:01 Hamzah, pasti dia jahat. Wah, gitu kan. 32:04 Pokoknya kalau dia berbuat saya 32:06 bagiannya. Begitu kata Hamzah ya. Kata 32:09 yang di sampingnya juga sama-samalah 32:11 gitu. 32:13 Sekarang bagaimana caranya dia bisa 32:16 masuk dalam keadaan aman? He. 32:20 Ah, lapar sama Nabi. Gimana? 32:22 Dipersilakan. Ya, persilakan. Saya akan 32:24 masuk kena di luar dia sudah minta 32:26 tolong buka 32:28 buka. Akhirnya biar dua orang ini tidak 32:32 kecolongan kan Umar bawa tetap bawa 32:34 pedang. Bawa pedang. Wah begitu pintu 32:37 dibuka dari sebelah kanan langsung 32:40 diserbu di sebelah kiri juga sama-sama 32:42 semamaan nih. Begitu masuk prek 32:45 aja diserbuk badannya yang satu sebelah 32:48 kanan dipegang Hamzah sebelah kiri oleh 32:51 Jubir. Jubir. Wah. Nah, ini orang-orang 32:54 jago semua ini. Hamzah jago, Umar jago. 32:58 Ini kalau bulat nih kayak 33:00 apa? Tapi di waktu itu posisi 33:04 Umar itu kalau saya gambarkan seperti 33:08 ayam berantem yang satu kalah menciut. 33:13 Enggak ada ini apa? Enggak ada enggak 33:15 ada galak kayak tadi tu. Nunduk aja. 33:18 Akhirnya dibawa duduklah dia di depan 33:21 Nabi. Nah, waktu duduk di depan Nabi 33:24 itulah Nabi bertanya, "Ya Ibnu Khattab." 33:26 Nah, itu ya Ibnu Khattab bukan ya Umar 33:31 bukan ya Ibnu Khattab. Apakah engkau 33:34 sudah mempercayai dengan dakwah yang 33:37 saya lakukan tentang Islam? Ya 33:40 sudah. Terus gimana dengan kerasulan 33:43 saya? kata 33:45 Nabi. Nah, ini masih ragu nih. Masih 33:48 ragu. Jadi kalau Islam sudah oke. Cuma 33:52 untukas meyakini Rasul itu utusan Allah. 33:56 Nah, ini masih ragu. Akhirnya langsung 33:58 Nabi mendekati dia, ditarik dan dipukul 34:01 darinya gitu 34:05 tuh. Akhirnya gimana 34:07 sekarang? Kata Umar, "Sekarang sudah 34:09 hilang." Embang diitin ragunya hilang. 34:13 Ha ya dah absidak katanya keluarkan 34:17 tanganmu. Laluah berjabatan tangan 34:20 kemudian masuk Islamnya. H dibimbing 34:23 oleh Nabi. 34:25 Nah padahal di 34:28 situ sebelum Umar menyatakan dua kalimah 34:31 syarat itu tempat 34:33 penuh. Akhirnya mereka di belakang. 34:36 Begitu Umar masuk Islam, takbir orang 34:39 semua serumah itu sampai suaranya 34:42 kedengaran ke depan Ka'bah saking. Nah, 34:44 waktu itu kan belum ada gedung-gedung 34:46 kayak sekarang. Begitu teriak orang 34:49 kedengar Allahu Akbar. Allahu Akbar. 34:56 Akhirnya setelah selesai dia nanya, "Ya 35:00 Rasulullah, kenapa kita ini kalau sudah 35:03 Islam kok masih sembunyi-sembunyi? He 35:07 kita tampakan 35:09 aja kita kan benar Islam itu benar Islam 35:12 hak. Sedangkan mereka kan orang-orang 35:15 kafir Quraisy kan belum jelas agamanya 35:17 agama nenek moyang kita yang sudah jelas 35:20 kita tampilkan. 35:22 Nah, saya mengharapkan gimana kalau kita 35:24 kumpulkan nih orang-orang Islam kita 35:26 adakan demo. Oh, jadi demo itu namanya 35:30 muzaharah. Muzaharah. Mudoharah itu 35:32 menampakkan dirilah yang selama ini 35:34 sembunyi-sembunyi kita 35:36 baris usul Hamzah. Eeh eh usul Umar 35:41 terima oleh Hamzah. Sampaikan kepada 35:44 Nabi. Akhirnya Nabi setuju. H ya kita 35:46 kumpulkan. Nah, waktu itu muslimin baru 35:50 ada sekitar 80 orang. Enggak sampai 100. 35:53 Bayangkan 35:54 coba itu 35:58 dikumpulkan lalu 36:00 dibariskan. Kemudian mereka berjalan 36:03 dari mulai rumah Nabi menuju Ka'bah. 36:07 Ka'bah 36:09 muter. Jadi Nabi di 36:13 depan kemudian di tengahnya Hamzah di 36:15 belakangnya Jubir. Terus Umar di situ. 36:18 Umar keliling. Jadi Nabi di kawal oleh 36:23 sahabat-sahabat tertentu. Umar 36:25 kadang-kadang di depan mimpin 36:28 kadang-kadang di belakang. Kata Umar, 36:30 "Siapa yang ingin berpisah dari ayah dan 36:33 ibunya, silakan cegat saya. 36:37 Siapa yang ingin pisah dengan istrinya, 36:39 cegat saya. Orang-orang Quraisy begitu 36:42 ada pengumuman 36:45 boro-boro kalau orang Sura, cing burisat 36:49 lari ke sana kemari. Uh, ketakutan 36:52 tuh. 36:53 Wah, sehingga orang Quraisy menyaksikan 36:57 parade ya, sahabat jalan 37:01 bersama-sama itu mereka ada yang di 37:03 bukit-bukit. 37:05 sambil melihat dari jarak jauh. 37:09 Begitulah Islam pertama kali pada saat 37:12 Umar bin Khattab masuk Islam. Sebelumnya 37:15 enggak ada. Baru itu ya menampakkan baru 37:18 itu menampakkan Islam menampakkan diri. 37:21 Sehingga salah seorang sahabat Nabi yang 37:23 bernama Ibnu Mas'ud dia berkata, kata 37:25 Ibnu sejak keislaman Umar bin Khattab 37:28 kami baru bisa salat di masjid. 37:31 Sebelumnya kami tidak bisa. Kenapa? 37:33 Setiap ada orang salat langsung 37:36 ramai-ramai mereka dikepung dan mereka 37:38 disakiti. Bahkan ada yang dipukuli. He. 37:41 Tapi begitu Umar masuk Islam kami 37:44 akhirnya berani salat karena mereka 37:47 sudah tahu sekarang Umar sudah di pihak 37:49 Nabi Muhammad sallallahu alaihi 37:52 wasallam. Itulah proses di antaranya 37:56 Umar menerima hidayah dari Allah dan 37:59 Umar akhirnya memimpin muzaharah. Yaitu 38:02 yang kita kenal istilahnya dalam istilah 38:05 sekarang 38:06 demo. Dan setelah peristiwa kejadian itu 38:11 Islam mulai menampakkan diri. Wah, tidak 38:13 takut lagi sekarang. Nah, itulah ee satu 38:18 bab ya. Bab pertama itu ya. Bab pertama. 38:20 Nak. Insyaallah pada bab berikutnya kita 38:23 lanjutkan bagaimana Umar setelah menjadi 38:26 orang Islam. Baik Ustaz. Demikian 38:28 duluum. Wasalamualaikum warahmatullahi 38:30 wabarakatuh. Waalaikumsalam. Demikian 38:32 Ikhwan akhwat kisah sahabat Umar bin 38:35 Khattab atau Nabi sering memanggil Ibnu 38:38 Khattab ya untuk panggilan Umar ini. Dan 38:40 ini adalah bab yang pertama karena ini 38:42 ada tiga bab yang nanti akan Ustaz 38:43 kisahkan berhubung ini panjang jadi kita 38:45 akan bagi tiga aja ya. Nanti minggu 38:47 depan insyaallah disambung kembali dan 38:49 ingin bergabung, Anda bisa kirimkan 38:50 pertanyaan Anda melalui SMS atau 38:51 WhatsApp kami di 38:54 0811999720 atau telepon kami di 38:57 0218451512. Kami segera kembali. 39:04 [Musik] 39:09 [Tepuk tangan] 39:15 [Musik] 39:19 [Tepuk tangan] 39:21 [Musik] 39:29 [Tepuk tangan] 39:35 [Musik] 39:42 [Musik] 39:47 [Tepuk tangan] 39:53 [Musik] 39:57 [Tepuk tangan] 39:59 [Musik] 40:07 [Tepuk tangan] 40:13 [Musik] 40:25 [Tepuk tangan] 40:30 [Musik] 40:35 [Tepuk tangan] 40:41 [Musik] 40:45 [Tepuk tangan] 40:47 [Musik] 41:03 [Tepuk tangan] 41:08 [Musik] 41:13 [Tepuk tangan] 41:15 [Musik] 41:23 [Tepuk tangan] 41:29 [Musik] 41:37 [Musik] 41:41 [Tepuk tangan] 41:47 [Musik] 41:51 [Tepuk tangan] 41:53 [Musik] 42:01 [Tepuk tangan] 42:07 [Musik] 42:14 [Musik] 42:19 [Tepuk tangan] 42:25 [Musik] 42:29 [Tepuk tangan] 42:31 [Musik] 42:39 [Tepuk tangan] 42:45 [Musik] 42:57 [Tepuk tangan] 43:02 [Musik] 43:07 [Tepuk tangan] 43:13 [Musik] 43:17 [Tepuk tangan] 43:19 [Musik] 43:35 [Tepuk tangan] 43:41 [Musik] 43:45 [Tepuk tangan] 43:48 [Musik] 43:55 [Tepuk tangan] 44:01 [Musik] 44:13 [Tepuk tangan] 44:18 [Musik] 44:23 [Tepuk tangan] 44:28 [Musik] 44:33 [Tepuk tangan] 44:39 [Musik] 44:46 [Musik] 44:51 [Tepuk tangan] 44:56 [Musik] 45:01 [Tepuk tangan] 45:03 [Musik] 45:11 [Tepuk tangan] 45:17 [Musik] 45:29 [Tepuk tangan] 45:34 [Musik] 45:39 [Tepuk tangan] 45:41 [Musik] 45:46 [Musik] 45:49 [Tepuk tangan] 45:55 [Musik] 46:04 He. 46:07 [Tepuk tangan] 46:14 [Musik] 46:17 [Tepuk tangan] 46:19 [Musik] 46:27 [Tepuk tangan] 46:33 [Musik] 46:40 [Musik] 46:45 [Tepuk tangan] 46:52 [Musik] 46:55 [Tepuk tangan] 47:02 [Musik] 47:05 [Tepuk tangan] 47:11 [Musik] 47:19 [Musik] 47:23 [Tepuk tangan] 47:28 [Musik] 47:33 [Tepuk tangan] 47:35 [Musik] 47:43 [Tepuk tangan] 47:49 [Musik] 48:01 [Tepuk tangan] 48:07 [Musik] 48:11 [Tepuk tangan] 48:13 [Musik] 48:18 [Musik] 48:21 [Tepuk tangan] 48:27 [Musik] 48:39 [Tepuk tangan] 48:46 [Musik] 48:49 [Tepuk tangan] 48:51 [Musik] 48:56 [Musik] 48:59 [Tepuk tangan] 49:05 [Musik] 49:17 [Tepuk tangan] 49:23 [Musik] 49:27 [Tepuk tangan] 49:29 [Musik] 49:37 [Tepuk tangan] 49:43 [Musik] 49:51 Rasil 49:52 TV untuk Islam yang satu. 50:06 [Musik] 50:15 [Musik] 50:31 [Musik] 50:39 Radio Rasul untuk Islam yang satu masih 50:40 bersama kami menawat di acara sirah 50:42 sahabat bersama Ustaz Komad Masuni 50:44 mengenai kisah sahabat Umar bin Khattab. 50:48 Sudah banyak SMS yang masuk, Ustaz. Saya 50:49 bacakan saja. Yang pertama datang dari 50:51 Bapak Iskandar di Jakarta. 50:53 Asalamualaikum warahmatullahi 50:54 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam. Ya, 50:56 Pak Ustaz, benarkah Sayidina Umar 50:58 setelah masuk Islam jangankan manusia 51:00 yang pada takut, iblis aja lari 51:02 terbirit-birit ketika ketemu Sayidina 51:03 Umar? Apakah benar seperti itu, Ustaz? 51:06 Dalam kitab yang namanya 51:11 al-Khulafa kami mendapatkan penjelasan 51:14 dalam kitab itu memang ada 51:18 riwayat Umar bin 51:21 Khattab sampai diberitakan oleh 51:25 Nabi apabila 51:28 ada setan-setan kumpul di satu gang 51:32 Heeh. 51:33 dan Umar akan lewat di gang itu, maka 51:36 mereka pada berlarian. Bubar, 51:39 bubar itu saking kenapa? Saking begitu 51:44 hebat jiwa akidah Umar bin Khattab. 51:48 Jadi jangankan 51:51 manusia, jin, kafir aja, setan-setan itu 51:55 kalau sudah Umar lewat itu karismatiknya 51:58 masyaallah. Karismanya terasa. Betul. 52:01 Jadi mereka pada berlarian demikian. 52:05 Berarti enggak ada setan yang berani 52:06 menggoda Umar. Yaak. Iya. Subhanallah. 52:09 Bahkan suatu saat Umar pernah berantem 52:12 Heeh. sama 52:13 iblis. Tapi bukan iblis. Topnya anak 52:16 buahnya bawahnya berantem kalah 52:19 setannya. Ya, demikian. Baik kembali ke 52:23 pertanyaan selanjutnya datang dari Bapak 52:24 Jenal di Depok. Ustaz, asalamualaikum 52:26 warahmatullahi wabarakatuh. 52:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:28 wabarakatuh. Pak Ustaz, Al-Qur'an adalah 52:30 kalam Allah sangatlah luar biasa yang di 52:32 mana Allah memiliki pengaruh sangat kuat 52:35 dalam hati makhluknya. Oleh karenanya, 52:37 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 52:39 sering memperdengarkan Al-Qur'an pada 52:40 telinga-telinga kaum musyrikin agar 52:41 mereka mendapatkan hidayah dan 52:43 memikirkan tanda-tanda kekuasaan Allah. 52:45 Dan Umar adalah salah satu sahabat yang 52:47 dapat merasakan kekuatan kalamullah. 52:50 Tapi di zaman sekarang ini, banyak 52:51 sebagian umat Islam enggan untuk membaca 52:54 Al-Qur'an apalagi mentadaburinya. Ustaz, 52:57 bagaimana dengan hal ini? 52:59 Betul. Al-Qur'an merupakan 53:02 kalamullah dan mukjizat Quran dari sejak 53:06 diturunkan sampai hari ini bahkan sampai 53:08 hari kiamat akan terus berlangsung. 53:12 Hal-hal yang orang bisa menerima 53:15 kebenaran banyak melewati dengan bacaan 53:18 Quran. Ya, enggak 53:21 jauh-jauh. Saya kemarin ketemu sama 53:24 seorang mualaf I seorang gadis Amerika 53:28 umurnya baru 17 tahun. H. Nah, dia 53:32 ketemu 53:34 sama kelompok muslim dari Afrika. Iya, 53:37 Kamerun. Kamerun. Jadi, banyak 53:40 orang-orang Kamerun di negerinya di 53:42 Amerika. Mereka berkelompok. 53:44 Terus teman-teman yang lainnya yang 53:48 bukan muslim diajak berbicara. 53:51 Akhirnya dia mau mendengar dan akhirnya 53:55 dia bilang sama orang tuanya, "Saya mau 53:58 ikut Islam." Orang tuanya mempersilakan 54:01 jawab. Lalu dia masuk Islam. Makanya dia 54:04 kemarin ketemu saya. Heeh. Kata saya, 54:07 "Syahadat bisa." Waktu dia baca syahadat 54:10 masih peletak-pletok. Ya. Heeh. Saya 54:14 tuntun ashadu alla ilahaillallah secara 54:18 pelan gak ngikutin. Alhamdulillah. Terus 54:20 dia salat itu. Heeh. Artinya apa? Memang 54:25 proses perkembangan hidayah yang masuk 54:27 kepada seseorang itu memang tidak 54:30 ujug-ujug. Iya. Ada prosesnya sedikit. 54:32 Ada prosesnya dulu. Seperti Umar bin 54:34 Khattab kan enggak tiba-tiba dari rumah 54:37 jel datang kamu. Tapi proses dulu. 54:40 Itulah yang oleh Allah disebutkan dalam 54:42 salah satu ayat apabila Allah mau 54:44 memberikan hidayah kepada seseorang, 54:47 maka tanda hidayah itu datang kepada 54:49 seseorang maka bulu kuduknya pada 54:52 merinding. H bulu-bulu yang ada di badan 54:55 dia itu pada berdiri. Taksyairru minhu 54:59 juludulladina 55:00 yaksyaunahum. Bergerak itu bulu-bulu 55:03 yang ada di badannya. Kalau bahasa 55:05 agamanya pada merinding. Merinding. 55:08 Merinding. Beringkak. ing buringkak bulu 55:10 punduk bulu punduk. Demikian jadi atas 55:13 wasilah surat Thaha juga Umar jadi masuk 55:14 Islam Ustaz ya. Ini mungkin luar biasa 55:16 sekali itu kalamullah. Masyaallah. Baik 55:18 Ustaz dibatasi waktu mungkin disimpulkan 55:21 cukup ya. Terima kasih, Ustaz atas ee 55:23 ilmu dan kisah sahabat Umar bin Khattab 55:26 yang diceritakan di hari ini. Nanti 55:28 masih berlanjut ya minggu depan 55:29 insyaallah kisahnya. Insyaallah karena 55:31 masih panjang dan terima kasih Ustaz ee 55:33 untuk Iwanat yang sudah bergabung via 55:34 SMS. Mohon maaf beliau semuanya tidak 55:36 dibacakan karena waktu yang terbatas. 55:38 Saya temani Onin dan juga Anis pamit. 55:40 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 55:42 ilahailla anta astagfiruka wa atubuik. 55:45 Wasalamualaikum warahmatullahi 55:46 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 55:48 [Musik] 56:17 Berbagai rona kisah hidup mereka. 57:27 Rasil 57:28 TV untuk Islam yang satu. 57:41 [Musik] 57:47 [Musik] 58:06 [Musik]