Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
1:15 Yufid TV 2:10 Rasul TV 2:18 Bismillahirrahmanirrahim, 2:20 assalamualaikum warahmatullahi 2:21 wabarakatuh. 2:22 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 2:24 wa ala alihi sayyidina Muhammad. 2:26 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 2:28 ini hari Kamis 2:30 tanggal 4 Sya'ban 1445 Hijriah atau 2:33 tanggal 25 Februari 2:36 2024 2:38 sehari setelah pencoblosan kemarin. 2:41 Kita jumpa lagi dalam acara bincang 2:45 wakaf bersama Ustaz Syafril Lubis. 2:49 Assalamualaikum Ustaz Syafril. 2:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:51 wabarakatuh. 2:52 Pak Syafril ini ada yang sedih nih 2:54 teman-teman kita katanya 2:56 di quick count kita kok 2:59 sepertinya kalah gitu. Mungkin perlu 3:01 diberi vitamin ini. Oh, iya. Gimana Pak 3:04 Syafril supaya semangat lagi? Baik. Mas 3:08 Krisna, pendengar dan pemirsa Rasul 3:12 kita telah menunaikan salah satu 3:14 kewajiban sebagai anak bangsa. Iya. 3:16 Memilih salah satu 3:19 dari 3:21 salah satu dari putra terbaik bangsa. He 3:23 em. Iya. 3:25 Nah, kita sudah lakukan Mas Krisna. 3:27 Ada barangkali yang kecewa. He em. 3:30 Ada yang sedih. 3:32 He em. 3:33 Pertanyaannya adalah 3:35 apakah kekecewaan, kesedihan, bahkan ada 3:38 yang menangis 3:41 merubah situasi? Tidak. Tidak. 3:44 Karena Allah sudah dengan ketetapannya. 3:47 Yang paling penting dijaga Mas Krisna 3:51 jangan sampai hati kecil kita, kita 3:53 enggak ngomong, enggak ucapkan tapi 3:55 seperti menyalahkan Allah. Ya Allah, 3:58 kenapa? 3:59 Hati-hati dengan ini. Itunya itu ya. 4:01 Kalau itu yang terjadi, kita kalahnya 4:03 dua kali. 4:04 Sudahlah sedih, kita makin jauh dari 4:07 Allah. 4:08 Dengan kondisi yang saat ini apa pun 4:10 yang terjadi 4:12 karena kan masih menunggu tanggal 20 4:15 20 Maret ya? 20 Maret 4:17 apa pun yang terjadi menurut pendapat 4:19 saya yang perlu kita laku kan adalah 4:20 pertama 4:22 mendekatkan diri kepada Allah memohon, 4:25 ya Allah 4:27 berilah kami pemimpin bangsa ini 4:31 yang bertakwa kepada-Mu 4:33 yang adil 4:35 yang mencintai kami rakyatnya. 4:39 Kan Allah sudah bilang, kalau kamu minta 4:40 aku ijabah gitu ya. 4:42 Bagaimana caranya? Allah yang atur. 4:46 Jadi dengan begitu, kita akan lebih 4:48 tenang dan 4:50 apa pun yang terjadi seyogyanya semakin 4:53 mendekatkan diri kita kepada Allah. 4:56 Jadi 4:58 eee dalam pandangan saya Mas Krisna 5:00 jangan larut dengan perasaan. 5:02 Larutlah dengan segera berlari semakin 5:05 mendekat kepada Allah. Salah satunya 5:07 adalah 5:08 berwakaf. Oke. 5:10 Vitamin ya. 5:12 Oke, itu salah satu nasehat dari Bapak 5:15 Safril ya. 5:16 Ya, salah satu 5:18 yang bisa mendekatkan diri kepada Allah 5:20 adalah dengan wakaf. Wakaf bisa 5:23 sendiri-sendiri, bisa juga secara 5:26 bersama. Eee komunitas begitu ya, Pak 5:28 Safril ya? Iya. Barangkali perlu 5:30 dibacakan juga ayat-ayat yang eee memicu 5:33 kita untuk 5:36 untuk suka kepada berwakaf ini. Baik. 5:40 Mas Krisna dan pendengar pemirsa Rasil 5:43 dua ayat yang saya bacakan ini, kalau 5:45 saya sering renungkan, 5:48 dahsyat sekali 5:50 satu peringatan, 5:53 satu 5:54 motivasi. 5:56 Saya baca dulu yang pertama surah Ali 5:58 Imran 92. 5:59 Audzubillahiminasyaitanirrajim. 6:20 Kamu tidak akan memperoleh kebajikan 6:24 sebelum kamu menginfakkan 6:27 sebagian harta yang kamu cintai. 6:31 Dan siapapun yang kamu infakkan tentang 6:33 hal itu, sungguh Allah Maha Mengetahui. 6:37 Kemudian surah Al Baqarah 6:39 261. 7:13 Perumpamaan 7:15 orang-orang yang menginfakkan hartanya 7:18 di jalan Allah adalah 7:20 seperti 7:22 orang yang menabur 7:25 sebutir biji atau benih 7:27 yang menumbuhkan 7:29 tujuh tangkai 7:31 dan pada setiap tangkai 7:33 ada 100 biji. 7:35 Allah melipatgandakan pahala 7:38 bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah 7:41 Maha Luas lagi Maha mengetahui. Mas 7:44 Krisna Iya. 7:45 dan para pendengar sekalian 7:47 ayat ini satu peringatan. 7:50 Dan itu yang diperingatkannya sebagian 7:52 dari harta yang kamu cintai. 7:55 Dan ganjarannya dari Allah adalah 7:58 700 gitu ya. 8:00 700 kali lipat. 8:01 Karena sayang, Maha Pengasih, Maha 8:04 Penyayang Allah. Karena itu 8:07 dalam pembicaraan wakaf hari ini mari 8:10 kita ingat 8:11 dua ayat ini Ali Imran 92 8:15 dan Al Baqarah 261. 8:18 Insya Allah kalau kita cermati 8:21 ada rasa takut 8:23 karenanya kita semakin mendekatkan diri 8:25 kepada Allah dengan patuh 8:27 pada 8:28 perintah-perintahnya. 8:30 Yang kedua mengharap 8:32 ternyata imbalan dari Allah itu 8:34 sedemikian 8:36 hebatnya. Hmm. 8:38 Dibayar 700 kali. 8:42 Mudah-mudahan dengan dua ayat ini kita 8:44 ter 8:46 motivasi untuk 8:49 berwakaf 8:51 sebagai bagian dari 8:53 apa yang Allah katakan berinfak itu. 8:56 Kurang lebih seperti itu. 8:57 Hmm. 8:58 Kemudian mungkin saya tambahkan Mas 9:01 Krisna Iya. wakaf itu memiliki fungsi 9:06 ya, ibadah 9:08 sekaligus juga fungsi ekonomi. Iya. 9:10 Kalau ibadah artinya semakin kita patuh 9:13 dan mendekatkan diri kepada Allah 9:16 kemudian kita 9:19 jalani hal-hal yang sudah Allah tetapkan 9:22 dengan memberi, Allah memberi pahala 9:24 sepanjang zaman ya. 9:27 Kemudian fungsi sosialnya 9:30 ya, setelah pokoknya ditahan 9:32 kemudian dikembangkan 9:34 setelah dikembangkan akan memberi hasil 9:36 yang dapat digunakan oleh masyarakatnya. 9:38 Bermacam-macam bidang. 9:40 Ya. 9:41 Di antaranya adalah sosial dan ekonomi. 9:45 Ya. Kalau sosialnya itu 9:47 fasilitas umum, masjid, kegiatan dakwah, 9:49 ibadah, pendidikan, termasuk kesehatan. 9:53 Kalau bidang ekonomi bisa memperluas 9:55 lapangan kerja, sebagai permodalan, 9:59 ya, permodalan yang dikembalikan, 10:03 kemudian akan menggulirkan ekonomi umat 10:05 dan ekonomi negara. 10:07 He. Saya kira luar biasa, ya. 10:10 Saya tambahkan beberapa contoh, Mas 10:12 Krisna. 10:14 Di Mesir, ini sudah kita sering paham 10:16 sekali. 10:17 Ada namanya insyaallah Salah Atiyah. 10:21 Ya. 10:21 Salah Atiyah. Dikenal dengan konsep 10:23 mitra ke-10. 10:25 Mitra ke-10 itu adalah Allah, gambaran 10:28 dari kepatuhan kepada Allah, ya. 10:31 Dan 10:32 yang terjadi adalah kita tahu 10:35 bahwa 10:37 di kampung kecil pada awalnya 10:40 mampu mereka mendirikan satu 10:41 universitas. 10:43 Namanya Tafahna Al Asyraf. 10:46 Itu di kampung kecil, tumbuh dari bagian 10:49 mulanya adalah 10:52 kebersamaan mereka beberapa orang 10:55 dan mengajak Allah 10:57 dalam usaha itu, kemudian mereka 10:59 wakafkan. 11:01 Di Pakistan ada namanya Hamdard 11:03 Foundation. 11:05 Ya, itu sebagai lembaga wakaf dari 11:07 keluarga awalnya. 11:09 Kemudian mereka membangun kota yang 11:11 namanya Madinat Al Hikmah. He. Luasnya 11:14 350 hektar. Di situ ada rumah sakit He. 11:18 yang dhuafa itu bisa berobat 11:21 gratis. 11:23 Kalau ada uang sedikit boleh bayar 11:24 15.000, 10.000 saja. 11:27 Ya. 11:27 Kemudian di Malaysia juga 11:30 ada namanya Klinik Wakaf An Nur. 11:33 Ya, pada awalnya 20 tahun lalu 11:37 itu diawali dengan satu rumah sakit, 11:39 kemudian berkembang terus. 11:41 Sekarang rumah sakitnya itu 11:44 hampir 30 unit ya. 11:47 Itu kalau orang berobat tidak mampu, 11:49 termasuk dokter spesialis, itu hanya 11:51 kira-kira 15.000, termasuk obatnya Mas 11:53 Krisna. Mmm. Nah, pertanyaannya adalah 11:57 bisakah kita 11:59 di Indonesia 12:02 membuat, membangun yang sama? 12:04 Ya, kalau mengambil contoh-contoh yang 12:06 lalu 12:07 Mesir pada saat itu bukan negara yang 12:09 kaya raya. 12:11 Ya, Pakistan 12:12 ya, hampir lebih kecil sedikit 12:14 penduduknya kira-kira 12:16 200 jutaan ya, lebih kecil dari 12:18 Indonesia, mampu membangun seperti ini. 12:21 Malaysia juga 12:23 yang lebih kecil lagi jumlah penduduk 12:25 muslimnya, mampu membangun melalui wakaf 12:28 ini. 12:29 Insyaallah 12:30 dengan program kebersamaan kita 12:32 insyaallah bisa Mas Krisna. Mmm, mmm. 12:37 Kita bisa seperti itu ya? Mestinya bisa. 12:39 Eh, bagaimana caranya untuk bisa seperti 12:41 itu? Pak Sofyan. 12:42 Ya, kalau kita kaitkan dengan eh 12:47 aspek sosiologi 12:49 gotong royong itu 12:51 ternyata memberi hasil 12:54 bukan dengan perkalian yang sama. 12:55 Misalnya begini, 12:56 kalau dua orang bekerja Ya. 12:59 hasilnya katakanlah 10. 13:02 Tetapi kalau empat 13:05 orang bekerja bersama-sama, belum tentu 13:07 hanya 20, mesti lebih dari 20. 13:10 Konsep produktivitas itu seperti itu. 13:12 Gotong royong itu 13:14 akan menghasilkan lebih dari perkalian 13:18 dasarnya, kurang lebih. Ya. 13:20 Jadi 13:21 sekarang penerima hasil itu kira-kira 13:25 hampir 13:27 700.000 orang. 13:29 Di berbagai negara juga dari data yang 13:31 ada setiap kali pagi siaran Pak Iksan 13:34 siaran tingtong 13:36 itu 13:38 hampir ribuan juga mendengar melalui 13:40 streaming di berbagai negara. 13:43 Kalau kita bersama-sama 13:45 kita insyaallah bisa menjadi kuat. Saya 13:48 mau ambil contoh begini. 13:50 Kira-kira 2 bulan lalu itu Bu Cani, 13:52 enggak tahu mudah-mudahan beliau 13:53 mendengarkan 13:54 itu berwakaf untuk untuk masjid. 13:58 Kita akan gunakan 13:58 Usianya sudah berapa Bu Cani ini? 14:00 Kenapa? Usianya sudah berapa tahun? 14:02 Bu Cani itu kalau enggak salah ya 14:05 kira-kira 14:07 baru pensiun beliau. 14:08 He em. Ya. Beliau pensiunan dari 14:11 tabungannya itu. He em. Beliau berwakaf. 14:15 Masyaallah. Saya terharu sekali waktu Bu 14:19 Cani itu menyampaikan, "Saya mau 14:21 berwakaf." 14:22 "Terus penghasilan Ibu?" "Ya saya ada 14:24 tabungan." 14:25 "Yang saya tabung selama saya bekerja." 14:27 Begitu. 14:28 Kemudian ada lagi Bu Asmiyah. 14:31 Bu Asmiyah biasanya juga mendengarkan 14:34 pagi-pagi. 14:35 Beliau dengan segala keterbatasannya Mas 14:38 Krisna 14:39 beliau tidak bisa melihat lagi sekarang. 14:42 Beliau sendiri, suaminya sudah lama 14:45 meninggal, tidak punya anak. 14:48 Beliau hanya berjualan minyak-minyak 14:49 wangi, menabung dari situ untuk biaya 14:51 hidupnya. 14:52 Tetapi beliau bulan lalu juga berwakaf 1 14:56 juta ya. 14:58 Saya terharu sekali waktu beliau datang 15:00 kemari. Nah 15:02 ini kalau kita ambil pelajaran, 15:04 seyogianya 15:06 kita membangun komunitas, katakanlah 15:08 contoh saja 15:10 para pendengar Rasial 15:13 baik berbasis wilayah 15:15 misalnya di Bekasi, di Sukabumi, di 15:18 Batam membangun komunitas 15:22 untuk 15:23 menggalakkan 15:25 wakaf ya. 15:28 Kalau Bu Chani yang sudah berwakaf, 15:30 tentu pahalanya sudah dicatat Allah. 15:32 Beliau mendakwahkan wakaf ini kepada 15:36 orang lain, 15:37 beliau sudah dapat pahala. 15:39 Pahala dakwah saja ini, Mas Krisna. Hmm. 15:42 Dan kalau ini nanti yang didakwahkannya 15:44 menjadi wakif, 15:46 mau berwakaf, 15:49 maka ini pahala Bu Chani, pahala orang 15:52 berwakaf ini bergulir terus. 15:54 Hmm. 15:55 Seandainya ini circle-circle ini, 15:57 lingkaran-lingkaran ini bergulir terus, 16:01 maka akan tumbuh berbagai kebaikan yang 16:05 bergulir terus-menerus. Karena wakaf ini 16:08 adalah 16:09 amal 16:10 yang pahalanya akan bergulir terus. 16:13 Nah, ini yang kita dorong para pendengar 16:16 mulai memikirkan komunitas. Ada 16:18 pengajian-pengajian 16:20 pendengar hasil, ya. 16:22 Kita berharap, Mas Krisna, 16:25 Lembaga Wakaf Silaturahim bersama dengan 16:28 pendengarnya 16:30 mulai menghimpun wakaf secara massal. 16:34 Namanya sering disebut crowdfunding, 16:36 walaupun jumlahnya kecil, tapi karena 16:39 kita bergotong royong, jumlah 16:41 yang berwakaf banyak, kita bisa 16:43 mendirikan rumah sakit Jose Rizal 16:46 Journalist Memorial Hospital ini 16:49 sebagai kenang-kenangan kepada beliau 16:52 atas perjuangannya membangun Rumah Sakit 16:54 Indonesia di Gaza. 16:56 Yang juga melayani 16:58 para 17:00 orang sakit yang membutuhkan 17:03 pengobatan tanpa dipungut biaya, ya. 17:06 Nah, kita mengenang ini, kita mau bangun 17:07 rumah sakit yang namanya Jose Rizal 17:11 Journalist Memorial Hospital. 17:13 Itu di daerah 17:15 Basuki Rahmat, Mas Krisna. Oh, iya. Itu 17:17 ada 12 lantai. 17:19 Iya, Pasar Gembrong. 17:20 mebel kayu, ya? Iya, daerah situ. 17:23 12 lantai ke atas dan 17:26 3 lantai ke basement. 17:28 Ya. 17:28 Insya Allah kita bisa bangun kalau kita 17:30 bersama-sama. 17:31 Kurang lebih seperti itu sebagai pembuka 17:33 kata Mas Krisna. 17:34 Oke. Bagaimana cara meneguhkan niat 17:36 untuk berwakaf, Pak? 17:39 Pertama, kalau kita cermati Mas Krisna 17:42 dua ayat tadi, 17:44 ya. 17:45 Surat Ali Imran 5 92 dan Al-Baqarah 261 17:51 itu, satunya peringatan, satunya lagi 17:54 gambaran 17:56 hadiah dari Allah, 17:58 maka akan mendorong kita untuk berwakaf. 18:00 Kemudian begini, 18:02 boleh jadi kita sudah bekerja keras 18:04 bertahun-tahun atau puluhan tahun. Ehm. 18:07 Dari pagi sampai malam. 18:09 Allah 18:11 memberi kita harta, 18:13 ya. 18:14 Kalau Bu Asmiyah malah enggak punya 18:15 harta, ya. 18:17 Tapi ini boleh jadi Allah memberi kita 18:18 harta, 18:20 kita punya kekayaan yang cukup. 18:22 Pertanyaan pertama adalah, sudahkah kita 18:25 mempersiapkan amal jariyah? 18:28 Kalau belum amal jariyah kita siapkan, 18:31 kita boleh 18:34 suatu waktu khawatir. 18:36 Ya, karena di surat Al-Munafiqun itu 18:38 sudah dijelaskan 18:40 bahwa di antara yang disesali itu orang 18:42 yang sudah meninggal itu adalah karena 18:44 enggak ber- infak. 18:46 Ya. 18:47 Jadi ini salah satu pendorong. 18:48 Dan Allah sudah juga berjanji di ayat 18:50 lain bahwa kalau kita memberi sesuatu, 18:55 di samping ganjarannya 700 kali lipat, 18:59 Allah juga tidak akan bikin rugi, tidak 19:02 pernah akan bikin bangkrut orang yang 19:04 bersedekah, orang yang berwakaf Mas 19:06 Krisna. 19:07 Nah, jadi dengan gambaran seperti itu, 19:09 seyogianya tumbuhlah motif 19:12 untuk 19:13 berwakaf ini. 19:15 Kemudian silakan hubungi ke Iya, nanti 19:18 saya sebutkan nomornya. Iya. 19:20 Bisa ke nomor 0816 19:23 855488. 19:26 0816 19:28 855488. 19:31 Ikhwan dan Anwar, Anda masih dalam acara 19:34 Bincang Wakaf bersama 19:36 Bapak eh Syafri Lubis. 19:40 Baik, Pak Syafri Lubis, pertanyaan 19:41 berikutnya. Bagaimana merealisasikan 19:43 niat kita nih? Nah, kalau sudah ada 19:46 niat, Mas Krisna, 19:47 ya, 19:49 belum tentu akan lancar karena setan 19:51 akan menggoda. 19:52 He eh. 19:53 Kan setiap kali seorang hamba Allah itu 19:57 mau beramal saleh, setan akan bersegera 20:01 mulai membuat bisikan, 20:04 bikin perhitungan-perhitungan. 20:06 Eh, ini kan masih belum dibayar, itu 20:09 belum dibayar, masih kurang ini dan 20:10 sebagainya. 20:12 Itu adalah bisikan dari setan yang 20:14 mencegah kita untuk berbuat baik. 20:17 Tetapi apabila di dalam pikiran kita 20:19 sudah ada niat berwakaf, 20:22 ya, 20:23 kalau kita sebut itu sebagai imajinasi, 20:26 bayangkan betapa 20:28 Allah sangat senang dengan orang-orang 20:31 yang berwakaf. 20:33 Karenanya pahalanya itu 20:36 sepanjang 20:37 zaman, terus-menerus. 20:39 Nah, dengan dorongan seperti itu, segera 20:42 sesudah berniat, 20:44 silakan hubungi kita, kita akan bimbing 20:46 bagaimana menguatkan 20:48 niat itu sehingga terealisasi. Karena di 20:52 dalam pikiran manusia ada namanya 20:54 imajinasi, 20:56 ada memori, ada dorongan. Nah, kita 20:58 bekerja bersama, 21:00 ya, pendengar, pemirsa, 21:02 silakan berkomunikasi dengan kita, kita 21:05 bantu mendorong Bapak Ibu untuk 21:08 merealisasikan niat wakafnya. 21:11 Kenapa ini sangat penting? Karena ini 21:12 adalah bagian dari kepatuhan kepada 21:16 Allah. 21:17 Ya, kalau ini sudah terealisasi 21:20 ya, kita akan bimbing, kita akan bikin 21:22 pernyataan wakaf 21:24 kemudian wakaf itu akan disetorkan ke 21:26 bank 21:27 yang sudah terdaftar di Badan Wakaf 21:30 Indonesia. 21:32 Dan lembaga wakaf silaturahim ini 21:35 dengan 21:36 yayasan 21:38 wakaf Rumah Quran Silaturahim, itu sudah 21:40 terdaftar 21:42 di Badan Wakaf 21:44 Indonesia 21:46 ya, itu nomornya 3.3.00408 21:52 3.3? 3.3 21:55 00408 21:57 00408? 21:59 Itu tanggal 16 Oktober 22:03 2000 23. 22:06 Jadi, kita sudah menjadi badan resmi 22:09 yang secara undang-undang 22:12 diperbolehkan menghimpun wakaf uang. 22:15 Hmm. Ya. 22:17 Pendengar yang sudah berniat untuk 22:18 berwakaf 22:20 ya 22:21 mau diwakafkan untuk apa bisa saja. 22:24 Kalau wakaf uang 22:26 bisa untuk 22:28 apa yang diniatkan, ya. 22:31 Mau bangun rumah ibadah 22:33 mau bangun fasilitas umum yang 22:35 terus-menerus memberi manfaat seperti 22:37 bangun rumah sakit dan sebagainya, 22:39 silakan disampaikan. Bahkan 22:42 eh pendengar pemirsa, kalau suatu ketika 22:46 Anda ingat 22:47 ya 22:48 mungkin 22:50 beberapa waktu sebelumnya orang tua kita 22:54 pernah berkata misalnya begini 22:56 "Kalau 22:57 aku kembali kepada Allah 23:00 tolong ya, nanti infakkan 23:03 sebagian harta ayah atau ibu ini. Ya. 23:07 Dan itu bisa diwakafkan. 23:10 Bisa Bapak, Ibu wakafkan atas nama orang 23:13 tua itu karena sudah pernah diikrarkan 23:15 beliau. 23:17 Apapun itu. Ya, kalau itu harta benda 23:19 wakaf tidak bergerak, tanah, rumah, maka 23:22 kita akan 23:26 kelola bersama 23:28 eh Kantor Urusan Agama. Tetapi tapi 23:30 wakaf uang, kita akan minta 23:34 yang berwakaf atau disebut wakif 23:36 mentransfernya ke lembaga keuangan 23:39 syariah 23:41 penerima wakaf uang. 23:43 Jadi, tidak semua bank. Harus bank yang 23:45 sudah 23:46 dilegalisir oleh Badan Wakaf Indonesia 23:49 baru bisa menerima wakaf uang. 23:51 Kurang lebih seperti itu. 23:52 Oke, baik. Iwan dan Nawaf, kami masih 23:55 berbincang-bincang 23:57 tentang eh wakaf bersama Bapak Safril 24:01 Lubis. 24:02 Pak Safril Lubis, mungkin ada yang baru 24:04 mendengar di tengah nih. Nah, bagaimana 24:06 cara kita meningkatkan pemahaman tentang 24:09 wakaf? 24:10 Baik, Mas Krisna, wakaf ini adalah 24:14 asalnya itu adalah seorang sahabat 24:18 ya, 24:20 menyampaikan kepada Rasulullah itu kebun 24:23 di Khaibar, mau diserahkan. Rasulullah 24:25 bilang, oke, 24:27 tetap pelihara ini kebun itu di pelihara 24:30 sebagai wakaf, hasilnya dimanfaatkan. 24:34 Jadi, harta benda wakaf itu, termasuk 24:36 wakaf uang, tidak boleh berkurang 24:39 jumlahnya, harus dikelola supaya tetap 24:42 produktif, memberi manfaat yang 24:44 sebesar-besarnya. Itu adalah tugasnya 24:46 nazir. Dalam hal ini adalah 24:50 Lembaga Wakaf Silaturahim. Jadi, dengan 24:53 berwakaf, maka 24:56 wakif itu namanya wakif sudah memenuhi 24:59 apa yang Allah peringatkan 25:01 menyerahkan sebagian dari harta yang 25:04 dicintainya 25:05 ya, dan ini insyaallah akan 25:08 terus-menerus 25:11 memberi manfaat pahalanya 25:13 berkesinambungan 25:15 dan itu ada beberapa jenis wakaf 25:18 ada wakaf 25:21 diantaranya adalah wakaf ahli 25:24 katakanlah Bapak Ibu mewakafkan kebun 25:29 hasilnya 25:30 sudah di dipotong biaya sebagian masih 25:34 bisa 25:35 diberikan kepada Bapak atau ahli 25:37 warisnya 25:39 ada lagi wakaf kebajikan namanya ini 25:42 wakaf yang manfaatnya di 25:45 eh upayakan 25:48 seluas-luasnya termasuk membangun rumah 25:50 sakit iya itu namanya wakaf kebajikan 25:54 ya 25:55 nah ini adalah 25:57 eh dua jenis wakaf kemudian wakaf 25:59 gabungan 26:00 namanya wakaf al mustarak 26:04 boleh 26:05 ikut memiliki tetapi ikut memanfaatkan 26:08 hasilnya 26:10 tetapi kepemilikannya sudah menjadi 26:12 eh wakaf yang tidak bisa 26:16 dipindahtangankan 26:18 jadi kalau Bapak Ibu berwakaf 26:20 maka wakaf itu selamanya tidak boleh 26:22 dijual tidak boleh dipindahtangankan 26:25 kecuali 26:26 karena alasan teknis 26:28 misalnya terkena pelebaran jalan maka 26:31 dipindahkan 26:32 tanpa mengurangi nilai dari wakaf itu 26:35 sendiri ya 26:37 nah jadi gambarannya adalah bahwa wakaf 26:39 itu 26:41 harus dipelihara terus berkembang yang 26:43 boleh dimanfaatkan Mas Krisna adalah 26:46 hasil pemanfaatan iya uang wakaf itu 26:49 sendiri tidak boleh digunakan oh tidak 26:51 boleh digunakan jadi ya 26:52 Nilainya 26:53 tetap terus ya. 26:54 Harus tetap, minimal tetap. Tetapi, dia 26:56 boleh digunakan untuk membangun ya, 26:59 sepanjang nilai itu tetap terpelihara, 27:01 tidak boleh berkurang. Kalau kita 27:03 misalnya bangun rumah sakit, maka rumah 27:05 sakit itu harus tetap ada. Ehm. Kalau 27:07 digunakan membeli kendaraan bermotor 27:09 misalnya, 27:11 atau ada yang berwakaf kendaraan 27:12 bermotor, kita pelihara kendaraan 27:14 bermotor itu 27:16 terus ada. Suatu waktu kalau sudah tua, 27:19 nilai depresiasi yang sudah kita hitung, 27:22 dibeli lagi yang baru, 27:24 terus bergulir seperti itu. Ya, misalnya 27:26 untuk ambulans dan sebagainya. 27:31 Saya perlu sampaikan juga Mas Krisna, 27:32 Iya. 27:34 bahwa Yayasan Wakaf Rumah Quran 27:35 Silaturahim ini, 27:37 yang pengelolaannya dilakukan oleh 27:39 Lembaga Wakaf Silaturahim, itu sudah 27:42 menerima wakaf 27:44 berupa sekolah. 27:47 Sekolahnya ini di Cibubur namanya Insan 27:49 Mandiri. Ya, itu 27:51 dia tiga lantai, bagus. Ada asramanya, 27:54 kemudian ada SMP. Iya. Ya. Kemudian juga 27:58 Radio Silaturahim ini juga adalah sudah 28:00 menjadi wakaf. 28:01 Silaturahim. 28:02 Ya. 28:03 Kemudian ada lagi Masjid Umar bin 28:05 Khattab namanya di Jatinegara ya. 28:07 Jatinegara. Ya. 28:09 Nah, ini nanti kalau misalnya kita 28:11 bangun rumah sakit, ini juga menjadi 28:13 bagian dari 28:14 kontribusi 28:16 eee melalui Rumah Wakaf 28:19 Silaturahim ini. Ya. 28:21 Dan itu 28:22 pendengar akan diberi informasi 28:24 terus-menerus wakaf uang yang 28:27 diserahkannya digunakan untuk apa. Ehm. 28:30 Kalau suatu waktu sudah menjadi rumah 28:32 sakit, maka laporan 28:35 dari perkembangan rumah sakit itu, 28:38 kegiatannya akan terus-menerus juga 28:39 disampaikan kepada wakif. 28:43 Nah, gambarannya kurang lebih mungkin 28:44 seperti itu. Oke, ini ada mulai datang 28:47 tanya, "Pak Safril katanya, 28:48 assalamualaikum." 28:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 28:51 wabarakatuh. 28:51 "Berapa nilai terkecil yang bisa 28:53 diwakafkan dalam bentuk uang?" 28:57 Nilai terkecilnya berapa? 28:59 Eh, sebetulnya jumlahnya tidak dibatasi, 29:02 ya, tetapi 29:04 dalam konteks rencana membangun rumah 29:06 sakit ini, 29:07 kita harapkan besarnya adalah 250.000 29:12 rupiah. 29:14 Tetapi apabila ada wakif yang merasa 29:17 kurang dari situ tetap ingin berwakaf 29:19 untuk rumah sakit, silakan hubungi kita, 29:22 tentu akan kita terima. 29:24 Mekanismenya gini, Mas Krisna. 29:26 Kalau ada calon wakif yang berkeinginan 29:29 berwakaf, 29:30 hubungi kita, 29:32 kita akan jelaskan mekanismenya karena 29:35 harus ada namanya akta kesepakatan 29:38 wakaf. 29:40 Bahwa wakif mau berwakaf 29:43 dalam jumlah uang atau apa saja, 29:46 ya, kemudian nazir bersedia menerimanya. 29:51 Kalau perjanjian ini sudah dapat, baru 29:53 bisa menyetorkannya. Oh, gitu ya? Ya, 29:55 kemudian juga kita telusuri itu 29:58 apa uangnya dari mana? Kalau tabungan, 30:01 saya bisa dipakai. Tapi misalnya kalau 30:03 disampaikan bahwa ini dari hasil 30:06 penjualan rumah misalnya ya, 30:08 kita ingin pastikan bahwa hak-hak ahli 30:11 waris harus lebih dulu dikeluarkan. 30:15 Ya, tidak bisa misalnya rumah langsung 30:18 jumlah uang itu langsung dijadikan 30:19 wakaf. Jadi ya hanya menerima dana 30:21 bersih nih ya? Harus bersih, jadi tidak 30:23 menjadi masalah di kemudian hari. 30:26 Ya, karena beberapa kasus karena ahli 30:28 warisnya belum dikeluarkan hak-hak 30:31 warisnya, 30:32 akhirnya menjadi masalah di kemudian 30:34 hari. Kita tidak ingin terjadi 30:37 karena amal ibadah jariah ini hendaknya 30:40 menjadi sesuatu yang bersih gitu. Ehm. 30:44 Oke, assalamualaikum Pak Syafril. Ide 30:46 wakaf ini sangat bagus sekali. Bolehkah 30:48 kami menularkan ke teman kami karena 30:50 kami sendiri masih belum mampu. Kami 30:53 melihat teman kami yang sepertinya 30:55 mampu. Saya ingin ajak dia untuk 30:57 berwakaf. Bisa seperti itu? Sangat bisa. 31:00 Mohon maaf dengan siapa Mas Krisna? 31:02 Dengan Bapak Batara. Pak Batara. 31:07 Niat Bapak untuk mengajak teman saudara 31:11 Bapak berwakaf saja, insyaallah sudah 31:13 Allah catat sebagai satu kebajikan. 31:17 Kalau nanti 31:18 yang Bapak ajak itu berwakaf dan menjadi 31:22 wakif, 31:23 insyaallah tentu peran Bapak ini akan 31:26 memperoleh 31:28 insyaallah akan dikaruniai Allah dengan 31:31 pahala sebagai orang yang ikut 31:34 mendakwahkan wakaf. Ehm. Ya. Begitu juga 31:38 seterusnya. Kalau nanti orang yang Pak 31:41 Batara 31:42 motivasi atau dorong untuk berwakaf, 31:46 mengajak temannya lagi. Begitu bergulir 31:48 terus kebaikan-kebaikan ini yang awalnya 31:51 adalah dari Pak Batara. 31:53 Jadi ini insyaallah menjadi amal ibadah 31:56 yang berkesinambungan. Ehm. Mungkin 31:58 suatu ketika Pak 32:00 Batara tidak tahu lagi sudah bagaimana 32:02 perpanjangannya. 32:04 Ehm. Karena yang memotivasi adalah orang 32:07 yang tadinya Bapak ajak berwakaf. 32:10 Kemudian dia memotivasi orang lain. 32:12 Begitu seterusnya. 32:14 Nah jadi ini menjadi sesuatu yang 32:15 dahsyat pendengar sekalian. 32:17 Mudah-mudahan ini ini juga 32:19 komunitas-komunitas kita, 32:21 kampung-kampung kita menjadi kampung 32:23 yang Allah berkati dengan program wakaf 32:27 ini. Gitu. 32:29 Oke, baik kami akan bacakan lagi nomor 32:32 HP yang Anda bisa hubungi 32:34 untuk bertanya mengenai wakaf ini. 32:36 Silakan dicatat nomornya 0816. 32:42 Sudah? Kemudian 32:44 855. 32:47 Kemudian 488. 32:49 0816 32:51 855 32:53 4 88. 32:57 Eee kalau misalnya ada sebuah komunitas 33:00 ingin berwakaf secara bersama-sama, 33:02 nilainya kan lain-lain itu bagaimana 33:04 nanti perhitungannya ya? Pak Safril. 33:06 Ya, tentu dalam konteks ini komunitasnya 33:09 itu kelompoknya kan bukan wajib wakaf 33:12 ya. Ehm. Sehingga harus orang per 33:14 orangnya. Ehm. Katakanlah satu komunitas 33:16 pengajian misalnya, mereka 33:19 bersepakat, kumpul uang ya, dari jumlah 33:22 uang itu misalnya saja nih oh terkumpul 33:25 10 juta. 33:27 Padahal itu ada yang 250.000 dan 33:29 seterusnya macam-macam, kita akan bikin 33:32 ikrar wakaf masing-masing. 33:35 Ehm. 33:35 Ya, kepada setiap orang 33:38 yang tergabung di dalam komunitas wakaf 33:40 itu, kita akan bikinkan ikrar wakafnya. 33:43 Tidak dengan nama kelompoknya saja? 33:44 Tidak dengan nama kelompok, Mas. Boleh 33:46 saja misalnya seperti tadi Ibu 33:49 Asmiati misalnya dari kelompok pengajian 33:52 Sa'adah misalnya Sa'adah. 33:54 Sa'adah misalnya. Bisa saja tetapi 33:56 artinya setiap yang berwakaf namanya 34:00 wakif kita akan buatkan 34:03 ikrar wakafnya. Pernyataan wakafnya. 34:06 Sehingga dengan demikian ini karena kita 34:08 wajib laporkan juga ke Badan Wakaf 34:10 Indonesia ini, Mas Krisna. Ehm. Sehingga 34:13 dengan demikian kalau ada misalnya 10 34:14 orang yang berwakaf ya 34:17 nah, 10 orang ini masing-masing kita 34:19 akan 34:20 eee buatkan ikrar wakafnya. Dan 34:22 pendengar silakan menghubungi kami di 34:25 nomor yang tadi disampaikan Mas Krisna. 34:27 Kalaupun tidak sekarang tidak apa-apa, 34:29 bisa kapan saja. 34:30 Dengan demikian 34:32 eee 34:33 program 34:36 dakwah wakaf ini bergulir terus yang 34:38 mudah-mudahan dengan itu Allah catat 34:40 kita sebagai orang yang berupaya 34:43 mendakwahkan 34:45 eee kegiatan wakaf ini gitu Mas Krisna. 34:49 Oke Pak Safri, kalau misalnya ada orang 34:51 yang mau mewakafkan tanahnya tapi 34:54 tanahnya di luar kota bagaimana itu Pak 34:56 Safri? Baik, kalau niat wakafnya itu 34:59 tanah itu namanya adalah harta benda 35:02 wakaf tidak bergerak Mas Krisna. 35:05 Kalau memang seseorang hamba Allah 35:08 berniat mewakafkan tanahnya 35:11 yang pertama adalah yang bersangkutan 35:14 harus memastikan 35:16 bahwa aspek legalitas tanah itu 35:20 sudah cukup. Ehm. Misalnya 35:22 surat-menyuratnya lengkap dan 35:24 sebagainya. 35:25 Kemudian telah memusyawarahkan 35:28 di dalam keluarga 35:30 terutama terkait dengan ahli warisnya 35:33 bahwa berniat untuk mewakafkan tanah 35:35 ini. 35:36 Kalau sudah, silakan hubungi kita. 35:39 Kita akan mengupayakan melihat tanah itu 35:42 apakah sesuai dengan yang diperuntukkan. 35:45 Misalnya wakif berkeinginan itu 35:47 menjadikan 35:48 katakanlah rumah ibadah. 35:50 Perlu kita lihat apakah kalau rumah 35:52 ibadah 35:54 biaya pembangunannya bisa dicari, 35:56 lokasinya cocok enggak? Jangan-jangan 35:58 bersebelahan dengan masjid lain. 35:59 Ehm. 36:00 Ya. 36:01 Atau 36:02 mau mewakafkan kebun 36:05 ya. 36:06 Kita akan lihat apakah kebun itu bisa 36:08 diolah menjadi kebun produktif yang 36:10 hasilnya 36:12 akan digunakan untuk 36:14 eee amal ibadah 36:17 ya, baik dari aspek sosial 36:19 maupun aspek pengembangan ekonomi 36:21 lainnya gitu. 36:23 Jadi kita akan tinjau Mas Krisna 36:26 melihat kelayakan dari 36:28 ee harta benda wakaf berupa tanah itu. 36:31 Begitu juga dengan rumah. 36:32 Supaya kalau kita terima 36:36 kita berupaya memanfaatkannya sehingga 36:38 wakaf itu menjadi produktif. 36:40 Hmm. 36:40 Karena kalau kita biarkan 36:41 berlarut-larut, tidak dibangun 36:45 ternyata tidak layak, itu menjadi 36:48 nazir tidak mampu melaksanakan 36:50 kewajibannya dengan baik. Dan 36:53 yang berwakaf tentu sudah pahalanya 36:55 sudah mengalir, tetapi hasil dari 36:59 lahan atau tanah yang diwakafkannya itu 37:01 belum cukup optimal seperti yang 37:04 diniatkannya. Gitu, Mas Krisna. Oke. 37:07 Jadi, bagaimana cara membangun semangat 37:09 untuk terus berwakaf? 37:11 Pertama adalah menyadari bahwa wakaf ini 37:14 adalah perintah Allah. 37:16 Ya, Allah bilang seperti tadi di surat 37:18 yang saya bacakan sebelumnya 37:20 bahwa 37:22 belum kita akan menerima belum bisa 37:27 memperoleh kebajikan 37:29 sebelum kita 37:30 menginfakkan 37:32 sebagian dari harta yang kita cintai. 37:35 Ya. 37:36 Nah, dengan pemahaman seperti ini, Mas 37:38 Krisna, seyogianya kita akan 37:40 terus-menerus berusaha. 37:43 Apakah ada yang pernah bertanya begini 37:46 ee apakah boleh saya setiap 37:51 waktu tertentu 37:53 berwakaf? Tentu saja boleh. 37:55 Ya. 37:57 Tetapi sekurang-kurangnya 37:59 kita punya pernah berwakaf 38:02 sebagai amal jariah 38:04 yang insya Allah menjadi catatan 38:06 pada saat kita bertemu Allah 38:09 kelak. 38:12 Oke. 38:14 Baik, masih di acara bincang-bincang 38:17 wakaf bersama Bapak Safril Lubis. 38:19 Silakan yang belum mencatat, kami akan 38:21 bacakan lagi nomor HP beliau. 38:24 0816 38:27 kemudian 8554 38:31 88. 38:33 0816 38:35 8554 38:38 88. 38:41 Baik, Mas Krisna dan pendengar sekalian. 38:43 Iya. 38:44 Terutama ini saya menghimbau para 38:47 profesional 38:48 yang telah dikaruniai Allah rezeki 38:51 baik berupa harta 38:54 ya mari kita mulai 38:56 berwakaf. 38:57 Kemudian komunitas pendengar 39:00 baik yang ada di Indonesia maupun di 39:02 luar negeri 39:04 silakan berniat berwakaf insyaallah 39:07 wakaf yang Bapak Ibu wakafkan 39:10 insyaallah akan ditempatkan sesuai 39:13 dengan ketentuan syariah 39:15 dan sesuai dengan ketentuan 39:17 perundang-undangan yang 39:19 pertanggungjawabannya dikelola oleh 39:21 Badan Wakaf Indonesia, ya. 39:23 Jadi kalau komunitas 39:26 pendengar baik di 39:28 area tertentu 39:30 maupun di wilayah tertentu, ya. 39:34 Berniat untuk berwakaf, silakan hubungi 39:36 kami. Cukup kirim WA. 39:39 Ya, kemudian insyaallah akan akan kami 39:42 eh beri penjelasan lebih lanjut sehingga 39:44 insyaallah niat wakaf itu akan 39:46 terealisasi. 39:48 Wakaf yang sedang kita kumpulkan 39:50 prioritasnya sekarang ini adalah untuk 39:52 membangun rumah sakit 39:54 eh memori 39:56 untuk Jose Rizal. Kita sebut dengan 39:59 JJM Jose Rizal Journalist Memorial 40:02 Hospital. 40:03 Ya, letaknya itu di Basuki Rahmat. Itu 40:06 juga menjadi insyaallah menjadi rumah 40:09 sakit yang betul-betul secara 40:13 eh syariah pelayanannya. 40:16 Ya, terutama untuk kaum dhuafa 40:19 yang tidak mampu untuk membayar 40:21 pengobatan yang dibutuhkannya. Ya. 40:24 Karena ini cikal bakal dari 40:27 eh Jose Rizal Memorial Hospital ini 40:30 adalah apa yang beliau perlihatkan 40:33 beserta rekan-rekan beliau yang 40:35 tergabung di dalam 40:37 eh Mercy 40:39 ya, membangun masjid eh rumah sakit di 40:43 Gaza. Rumah sakit Indonesia. 40:46 Kemudian juga memberikan pelayanan medis 40:49 di berbagai daerah konflik. 40:51 Pernah di Birma, di Ambon, di berbagai 40:54 daerah. Semata-mata karena faktor 40:56 kemanusiaan. Mengenang itulah kita ingin 40:59 bangun rumah sakit yang betul-betul 41:01 pelayanannya ini pelayanan yang Islami. 41:05 Karena itu kita mengundang para 41:06 profesional. 41:08 Ya, para dokter 41:10 yang selama ini sudah bekerja keras. 41:13 Kemudian Allah kasih rezeki. 41:15 Mari kita bersama bekerja sama supaya 41:18 Bapak bisa menginfakkan 41:20 sebagian dari harta yang 41:23 eh telah diusahakan selama ini yang arah 41:25 Allah karuniakan sebagai rezeki bagi 41:29 Bapak Ibu sekalian. 41:31 Oke, kemudian dari hamba Allah. 41:33 Assalamualaikum Pak Safri. Apabila kita 41:36 ada rezeki sebagai anak ingin berwakaf 41:39 atas nama orang almarhum orang tua, 41:41 apakah bisa? 41:44 Eh ini ada 41:46 pandangan yang berbeda dari ulama. Kalau 41:48 meninggal seorang anak Adam, kan 41:50 terputus amalnya kecuali tiga. 41:53 Amal jariyah yang sudah dikerjakan 41:54 beliau, ilmu yang diamalkan, dan anak 41:56 yang mendoakan. 41:58 Tetapi konteks anak 42:01 eh yang mendoakan, anak saleh yang 42:04 mendoakan ini adalah 42:06 kalau memang Bapak Ibu berwakaf maka 42:10 Bapak Ibu mendapat predikat tentunya 42:13 anak saleh, ya. 42:14 Nah, dalam sisi lain ada beberapa yang 42:17 berwakaf kepada kita 42:19 menyampaikan begini, 42:21 "Seingat saya beberapa waktu yang lalu 42:23 dulu lama 42:26 orang tua saya pernah 42:28 ngobrol-ngobrol 42:30 ya 42:31 bilang, "Nanti 42:33 kalau Bapak sudah tidak ada, jangan lupa 42:35 tolong sebagian harta ini diwakafkan, 42:37 ya. 42:38 Sebagian sawah ini hasilnya diwakafkan." 42:42 Atau Ibu berpesan kurang lebih sama, 42:45 maka Ibu bisa berwakaf atas nama 42:48 almarhum atau almarhumah. 42:51 Karena beliau pernah mengikrarkan ini 42:53 sebelumnya. Ya. 42:56 Oke. 42:59 Eee Pak Krisna, saya sedang di busway, 43:01 tolong tolong nomor HP-nya dong. Ya, 43:03 nanti dikirim, ya. Pokoknya nomor HP-nya 43:06 0816 43:09 kemudian 855488. 43:12 0816855488. 43:17 Waduh. 43:17 Bisa dikirim pakai WA saja, insyaallah. 43:21 Eee nanti pada saat LTK saya ingin 43:23 ngobrol-ngobrol dengan Pak Sapri, boleh 43:25 ya? Bisa, insyaallah. 43:27 Oke. 43:28 Iya, oke, silakan. Eee 43:31 Assalamualaikum Mas Sapri, apa 43:32 perbedaannya dengan sedekah atau infak 43:35 yang biasa kita lakukan dengan wakaf? 43:37 Ya, kalau infak atau sedekah 43:41 itu kan satu kegiatan amal saleh yang 43:46 satu kali selesai, ya. Kalau berinfak 43:50 misalnya 250.000 43:52 maka infak itu akan dipakai, maka 43:55 habislah 43:56 eee catatannya 43:59 kurang lebih manfaat dari infak itu satu 44:02 kali itu saja. 44:03 Tetapi kalau berwakaf 250.000, maka 44:07 wakaf 250.000 itu akan digunakan untuk 44:12 memberi manfaat produktif 44:14 berkesinambungan. 44:15 Jadi, wakaf 250.000 itu terus-menerus 44:18 akan dipelihara, terus-menerus. 44:21 Tidak akan habis. Tetapi, dimanfaatkan 44:24 sehingga manfaatnya itulah yang 44:26 digunakan 44:28 untuk berbagai keperluan, baik dalam 44:30 aspek sosial, 44:32 ya, aspek dakwah dan sebagainya. 44:35 Itu bedanya, ya. Kalau satu hanya untuk 44:37 satu kejadian itu, tapi kalau untuk 44:40 wakaf akan berkesinambungan, insyaallah. 44:42 Oke. Pak Syafri, maaf tadi negara mana 44:45 yang sudah berhasil dengan kegiatan 44:47 wakaf ini? 44:48 Sebetulnya, ya, 44:49 Banyak ya, sebetulnya? Dari siapa itu, 44:51 Mas? 44:51 Enggak, hamba Allah enggak disebut 44:52 namanya. 44:53 Ini dari eh di banyak negara, di Timur 44:56 Tengah banyak, ya. 44:58 Kita tahu bahwa sampai sekarang 45:00 wakaf 45:02 eh dari Utsman bin Affan, radhiallahu 45:05 anhu, itu masih bergulir berupa hotel di 45:08 Mekah, ya. He Tetapi, saya mau 45:10 perlihatkan contoh lain yang tumbuh dari 45:13 komunitas, 45:14 di Mesir, di Pakistan, di Malaysia, 45:18 di beberapa di Bangladesh juga ada, ya. 45:21 Padahal kita tahu Bangladesh juga aspek 45:23 ekonominya itu 45:25 eh masih jauh dibandingkan dengan 45:27 negara-negara Timur Tengah. Kalau di 45:30 Timur Tengah sendiri hampir semua 45:32 negara-negara Timur Tengah itu badan 45:34 wakafnya mampu 45:36 membangun wakaf sebagai sumber 45:39 permodalan 45:40 bagi pengembangan usaha dan sebagainya. 45:43 Sehingga mereka termasuk yang mampu 45:46 memberi bantuan permodalan kepada 45:50 eh negara-negara lain, Mas Krisna, 45:52 melalui wakaf. Tetapi, kalau wakaf itu 45:55 digunakan untuk membangun, katakanlah 45:58 membangun jalan, 45:59 maka suatu ketika uang itu harus 46:01 dikembalikan, gitu. 46:02 Bukan bukan dihibahkan, seperti itu. 46:06 Banyak negara tetangga kita Malaysia 46:09 salah satunya seperti yang saya 46:10 sampaikan tadi wakaf An Nur, ada 46:11 beberapa lagi di sana. Di Indonesia juga 46:14 ada beberapa yang sudah mulai berhasil, 46:16 ya. 46:17 Tetapi ee khusus untuk pendengar hasil 46:21 karena kita ini komunitas yang besar. 46:23 Ya. Saya berharap masing-masing 46:26 komunitas ini membangun komunitas wakaf. 46:30 Sehingga cita-cita kita untuk membangun 46:31 rumah sakit itu bisa 46:34 lebih cepat terealisasi. Nantinya bukan 46:36 hanya rumah sakit, sekolah kita juga 46:38 akan bangun kembali. 46:40 Kemudian 46:41 program dakwah kita kita tingkatkan. 46:44 Ya. 46:45 Masjid mana-mana yang masih memerlukan 46:47 kita akan dukung supaya bisa menjadi 46:51 lebih baik. Ya. Hasil wakaf kita akan 46:54 gunakan untuk kaum duafa yang 46:56 berkekurangan dan seterusnya. 46:58 Mmm. 47:01 Pak Sapril, mohon penjelasan bagaimana 47:03 ee berwakaf secara kebersamaan melalui 47:07 kebersamaan itu bagaimana? 47:10 Kalau misalnya Bapak Ibu itu di satu 47:13 kelompok, katakanlah begini. 47:15 Di kantor. 47:16 Ya. Ada beberapa yang ingin berwakaf 47:20 bersama-sama. 47:21 Kemudian dikumpulkan ada uang sekian, 47:24 ya. 47:25 Cukup hubungi kita 47:27 dan kita akan atur bahwa setiap orang 47:31 yang terdapat di komunitas itu akan 47:34 dicatat sebagai wakif masing-masing. 47:36 Mmm. 47:37 Cara awal adalah 47:39 mohon kalau ada kesempatan diskusikan 47:42 bersama rekan-rekan 47:44 ya. 47:45 Bagaimana supaya kita berwakaf, misalnya 47:47 gitu Mas Krisna. 47:49 Katakanlah misalnya contoh saja nih di 47:51 komunitas para dokter. 47:53 Ya, para dokter itu kan apalagi yang 47:55 sudah pensiun dan sebagainya itu 47:58 kita kenal sudah biasanya punya 48:00 kemampuan finansial yang baguslah ya. 48:03 Bagaimana caranya? Bagaimana kalau kita 48:04 berwakaf ya? 48:06 Oke, baik. Satu orang silakan tolong 48:07 urus. 48:09 Ya. 48:10 Saya akan wakaf sekian. 48:12 Si fulan wakaf sekian. Si si wakaf 48:15 sekian terkumpul nanti kita dihubungi. 48:18 Kita akan atur masing-masing akan 48:21 kita ee buatkan ikrar wakaf. Nah, 48:24 kemudian masing-masing boleh jadi 48:26 kepentingannya berbeda, Mas Krisna. 48:29 Ada yang ingin dia berwakaf untuk 48:32 pembangunan masjid. 48:33 Kita akan salurkan untuk pembangunan 48:36 masjid. 48:36 Iya. 48:37 Kalau ada yang ingin saya mau ikut 48:39 partisipasi karena saya dokter untuk 48:41 membangun rumah sakit ini, 48:43 kita gunakan untuk rumah sakit. 48:45 Kalau ada yang mengatakan saya ingin ini 48:47 wakaf untuk pesantren. 48:51 Kalau untuk membangun pesantren, kita 48:53 akan cari sehingga pembangunan pesantren 48:55 itu memang sedang membutuhkan. 48:57 Tapi kalau ada yang berwakaf yang 48:59 hasilnya 49:01 digunakan untuk membiayai pesantren 49:03 misalnya, 49:04 kita akan wakaf akan gunakan sebagaimana 49:06 mestinya. He eh. Jadi apa yang 49:08 diikrarkan oleh wakif, kita akan penuhi. 49:14 Jadi intinya pertama, Mas Krisna. 49:15 Silakan musyawarahkan, silakan bahas 49:18 dalam komunitas masing-masing 49:20 niat untuk berwakaf ini. 49:22 Ya. 49:23 Oke, ee 49:26 Mas Afril, bagaimana ee 49:30 apa namanya ini? Tadi mana tadi itu? 49:33 Ee peran wakaf dalam pengembangan 49:36 ekonomi dan sosial. 49:38 Mas Afril. 49:39 Baik. 49:40 Ini menjadi menarik sekali ya. 49:42 Pengembangan wakaf dalam bidang ekonomi 49:45 dan sosial. Pertama, para pendengar, 49:49 pemirsa, 49:50 salah satu 49:53 yang menjadi kendala pengembangan usaha 49:56 adalah permodalan. 49:59 Terutama usaha-usaha yang kategorinya 50:01 UMKM. 50:03 Usaha mikro menengah. 50:05 Ya. 50:06 Adalah permodalan. 50:08 Nah, permodalan ini biasanya 50:11 jalan paling mudah adalah pinjam 50:14 melalui bank. 50:16 Kalau pinjam melalui bank, apalagi bank 50:18 konvensional, 50:20 bagaimanapun akan terkena riba. 50:23 Kalau sudah dicampurbaurkan dengan riba, 50:26 tentu 50:27 usaha ini akan menjadi tidak bersih 50:29 lagi. 50:31 Nah, kalau 50:33 wakaf yang terkumpul ini sudah 50:35 mencukupi, maka kita akan menjadikannya 50:38 sebagai sukuk misalnya ya. 50:41 Bisa digunakan untuk membiayai kegiatan 50:43 usaha. Iya. Ya. Kegiatan usaha tanpa 50:47 bunga. 50:48 Ya. 50:49 Sehingga dengan demikian akan 50:53 diharapkan kegiatan-kegiatan usaha ini 50:56 akan tumbuh. 50:58 Dan 50:59 perlu dicatat bahwa 51:02 apa yang digunakan, modal yang dipinjam, 51:04 harus dikembalikan. 51:07 Tetapi kita tidak mengadopsi 51:09 pengembaliannya seperti layaknya bank 51:12 yang 51:14 dikenakan biaya dan sebagainya. Tetapi 51:17 kita akan membuat akad-akad 51:19 sehingga faktor pengembaliannya menjadi 51:22 layak. 51:24 Ya. Dan aman. Sehingga wakaf itu tidak 51:27 berkurang nilainya. Bermacam-macam cara 51:30 sudah disiapkan untuk model seperti itu, 51:32 Mas Krisna. 51:33 Oke, baik. Selanjutnya dari Bapak Wawan 51:37 Sutian. Assalamualaikum. 51:41 Bapak Krisna dan Guru Rasyid. 51:43 Alhamdulillah, terima kasih Rasyid telah 51:45 memberikan pencerahan melalui Bapak 51:47 Safril Lubis tentang wakaf di acara 51:49 bincang-bincang wakaf saat ini. 51:52 Bismillahirrahmanirrahim, kami bermaksud 51:54 mewakafkan tanah untuk masjid, panti 51:57 asuhan, apapun yang bermanfaat untuk 51:59 buat umat yang berlokasi di Kecamatan 52:02 Limbangan, Kabupaten Garut, pinggir 52:04 jalan utama. Mohon info dan pencerahan 52:07 lebih lanjut mekanismenya seperti apa 52:09 dari Bapak Wawan Sutian. Salam takzim. 52:13 Salam takzim kembali Bapak Wawan Sutian. 52:17 Niat Bapak ini baru niat saja nih, 52:19 semoga telah Allah catat sebagai 52:23 amal ibadah. Yang pertama itu. 52:25 Yang kedua, nanti kita bisa 52:27 berkomunikasi 52:29 eee setelah acara ini 52:32 pada kesempatan pertama kita ingin 52:34 meninjau 52:35 eee tanah itu, ya. Saya bisa bayangkan 52:39 Limbangan itu adalah daerah yang 52:40 berkembang sebetulnya karena di tepi 52:42 jalan, ya. 52:42 He em. 52:44 Kemudian Bapak perlu mempersiapkan 52:48 surat-surat yang terkait dengan eee 52:50 tanah itu 52:52 sehingga legalitasnya terpenuhi, 52:55 ya. Dan tentu juga di antara keluarga 52:58 sudah ada kesepakatan untuk mewakafkan 53:01 tanah itu untuk hal-hal yang bermanfaat. 53:04 Kalau kita bertemu suatu waktu, 53:06 insyaallah kita akan musyawarahkan 53:09 ya 53:10 apa penggunaan yang paling efektif dari 53:15 wakaf tanah ini. 53:17 Dengan demikian 53:19 kita bisa 53:20 eee apa namanya, wakaf yang Bapak 53:23 niatkan itu memberi manfaat yang 53:25 sebesar-besarnya, bukan hanya 53:28 sekedar wakaf tetapi dia menjadi wakaf 53:31 produktif, insyaallah. 53:32 Atau wakaf yang bermanfaat dalam konteks 53:35 apakah dalam sebagai rumah ibadah, 53:38 pendidikan, dan sebagainya. Kurang lebih 53:40 seperti itu. 53:41 Mas Krisna. Wah, Pak Safril kayaknya 53:43 sudah tahu Garut nih ya. 53:45 Iya, karena Limbangan itu adalah 53:47 lintasan nih. Oh, gitu ya. 53:50 Oke. 53:53 Pak Safril, um 53:55 wakaf ini apakah juga ada di Eropa, 53:58 Amerika, ada juga enggak? 54:00 Semula 54:02 um mereka 54:04 tidak mengenal wakaf, tetapi kemudian 54:07 melihat 54:10 bahwa wakaf ini adalah mekanisme 54:13 yang sangat produktif ya, bahkan di 54:16 beberapa negara 54:18 itu dianggap lebih 54:20 berjangka, manfaatnya itu jangka panjang 54:23 dibandingkan dengan zakat misalnya. Maka 54:26 beberapa negara Eropa, bahkan negara non 54:28 muslim mengadopsi sistem wakaf ini. Saya 54:30 lupa negara-negara yang sudah pernah 54:33 um apa namanya mengadopsinya, tetapi 54:35 bahkan di negara non muslim sekalipun 54:37 itu ada diterapkan. 54:40 Dan satu hal adalah 54:42 um di Indonesia 54:44 bukan hanya aspek syariahnya saja yang 54:47 harus terpenuhi 54:49 tetapi aspek hukumnya juga harus 54:51 terpenuhi, Mas Krisna. 54:53 Jadi tidak 54:54 tidak ada satu konflik antara hukum 54:57 syariah dengan hukum formal. 55:00 Jadi perlindungan terhadap harta benda 55:03 wakaf ini baik harta bergerak maupun 55:05 tidak bergerak 55:07 itu dilindungi dari aspek syariah 55:10 maupun aspek 55:12 um hukum formal. Dengan demikian 55:13 nazirnya yang harus berusaha keras agar 55:16 itu bisa tercapai. 55:20 Oke. 55:22 Baik, silakan yang mau telepon, mau 55:24 bertanya-tanya soal wakaf, kami tunggu 55:25 di 08111 55:28 997 55:31 20 atau telepon di 021845 55:34 15 55:36 12. 55:38 Pak Syafril apakah eh wakaf di sini 55:40 ditujukan untuk rumah sakit saja ataukah 55:44 ke kami bisa wakaf untuk hal yang lain? 55:47 Pada dasarnya wakaf yang Bapak Ibu ingin 55:51 salurkan ke 55:53 eh Yayasan 55:55 Wakaf Rumah Quran Silaturahim, kita akan 55:58 terima ya. 56:00 Hanya memang di antara program, beberapa 56:02 program wakaf ini salah satunya adalah 56:05 yang cukup eh 56:07 urgent adalah mendirikan rumah sakit 56:10 Hmm. eh Yoes Rizal Jurnalis Muslim 56:13 Hospital ini. Kenapa ini begitu 56:15 urgent-nya? Bukankah sudah banyak rumah 56:17 sakit di Jakarta ini? Iya. Tetapi kalau 56:20 diteliti Mas Krishna, 56:21 rumah sakit yang benar-benar mampu 56:25 ya Menyentuh ya. menyentuh aspek 56:28 kebutuhan syariah, itu nyaris sangat 56:31 terbatas. 56:33 Kalau kita katakan pelayanan syariah, 56:35 misalnya begini, kalau seorang wanita, 56:38 maka dokternya pun dokter wanita. Kita 56:40 usahakan seperti itu, kecuali dokter 56:42 spesialisnya sama sekali tidak ada, 56:44 baru ditangani oleh dokter yang 56:47 tidak eh sama anu jenisnya misalnya 56:50 begitu. 56:51 Kemudian juga 56:53 bahwa dokter-dokter yang akan melayani 56:56 itu sudah berkomitmen melayani bukan 56:58 semata-mata sebagai sumber mata 57:01 pencaharian, tetapi sebagai upaya untuk 57:04 beramal saleh juga. Itu sudah menjadi 57:06 budaya yang selama ini 57:08 di 57:10 laksanakan di MER-C misalnya. 57:14 Karena itu urgensi kita ingin bangun 57:16 rumah sakit ini menjadi sangat penting 57:18 Mas Krishna. 57:19 Eh jadi eh kekhasan dari rumah sakit ini 57:22 nanti apa Pak Syafril? 57:25 Memang MER-C aslinya itu kan terdiri 57:27 dari para ortopedis ya, artinya 57:30 ahli-ahli tulang. Tetapi rumah sakit itu 57:33 menjadi tipe 57:35 C kalau tidak salah ya, itu semua bidang 57:38 spesialisasi 57:40 ada di sana. 57:42 Ya. 57:42 Kemudian pelayanan Islami sudah menjadi 57:45 cirinya. Ehm. Dan kualitas dan 57:49 sebagainya saya kira 57:50 karena dikelola oleh dokter-dokter yang 57:52 sudah sangat berpengalaman 57:55 yang pernah memimpin, di antaranya 57:56 pemimpin-pemimpin rumah sakit ini adalah 57:59 ehm, yang sudah memimpin beberapa rumah 58:02 sakit besar terkenal di Jakarta. Saya 58:04 enggak perlu sebutkanlah. Tapi intinya 58:06 adalah 58:07 kita berharap rumah sakit ini menjadi 58:09 rumah sakit yang dibangun dengan wakaf 58:12 maupun dibangun dengan 58:15 modal awal dari para pendiri yang 58:17 terdiri dari para dokter 58:19 sehingga segera bisa berdiri gitu, Mas 58:21 Krisna. 58:23 Oke. Pak Safril, apakah kalau seseorang 58:26 mewakafkan mobilnya, lalu mobil itu 58:28 sudah rusak, sudah sehingga dia menjadi 58:31 nilai wakafnya hilang? 58:33 Pada dasarnya, karena nilai wakaf itu 58:36 harus berkesinambungan 58:38 tentu saat menerima wakaf mobil 58:41 misalnya, Mas Krisna. 58:42 Kita teliti apakah masih layak dari segi 58:45 teknis ya. 58:46 Kalau masih layak, kita akan terima dan 58:48 kita manfaatkan agar memberi hasil. Iya. 58:51 Dan setiap dari bagian dari hasil itu, 58:55 kita harus keluarkan yang namanya 58:57 depresiasi, 58:58 penyusutan. 58:59 Uang dari penyusutan inilah yang nanti 59:02 akan digunakan untuk kembali membeli 59:04 mobil baru 59:05 Ehm. ya, yang setara 59:07 sehingga akan terus bergulir. Ehm. Sama 59:09 dengan kasus ambulans misalnya. 59:12 Jadi, dari apapun yang diperoleh dari 59:15 ambulans itu kalau memang suatu waktu 59:17 dia tidak bisa dipakai, di-scrap 59:19 misalnya, di-write off 59:20 harus disediakan ambulans baru. Begitu 59:23 juga dengan mobil baru. Seperti itu. 59:25 Ehm. Jadi, dia harus berkesinambungan. 59:28 Oh, begitu. Jadi, kayak bulan lalu dan 59:30 terus masih atas nama dia. Tetap. 59:32 Atas nama si wakaf itu. Tetap meneruskan 59:34 wakaf dari yang dari wakif semula 59:36 begitu. 59:36 Wakif ya. Oke, 59:37 oke. Dalam pembicaraan kita berwaktu 59:39 yang lalu, mungkin kalau sekarang jadi 59:41 Mas masih mendengarkan, ada yang berniat 59:44 mewakafkan Harley Davidson pada waktu 59:46 itu, Mas Krisna. 59:48 Terus respons kita adalah 59:51 karena kita tidak mampu memanfaatkan 59:54 motor Harley Davidson itu, 59:57 karena itu bukan bidang kita ya. Rasanya 59:59 kalau kita mau menyewakan motor, 1:00:01 disewakan motor Harley Davidson, 1:00:04 saya kira juga tidak layak ya. Waktu itu 1:00:06 kita sampaikan kepada beliau, 1:00:09 "Kenapa enggak dijual saja?" Karena 1:00:10 beliau yang memahami komunikasinya 1:00:12 begitu ya. 1:00:13 "Uangnya silakan diwakafkan. Itu 1:00:15 insyaallah akan terus-menerus 1:00:17 Agak sulit juga ya itu. Itu buat 1:00:18 Itu buat 1:00:20 motor buat gaya-gaya itu. Ya, saya kira 1:00:22 itu artinya beliau mewakafkan 1:00:26 Boleh jadi beliau sangat sayang dengan 1:00:28 motor itu ya. 1:00:30 Tetapi kalau mau diwakafkan, itu cara 1:00:32 yang lebih baik. 1:00:34 Bisa dijual, kemudian uang hasil 1:00:36 penjualannya bisa diwakafkan, bisa 1:00:38 digunakan untuk 1:00:40 eee 1:00:42 wakaf yang produktif. Kurang lebih 1:00:43 begitu, Mas Krisna. 1:00:45 Oke, Mas Sabri. Kelihatannya eee 1:00:47 pertanyaan sudah terjawab semuanya. 1:00:49 Belum ada pertanyaan baru yang masuk. 1:00:51 Silakan kalau mau bertanya, kita waktu 1:00:53 tinggal 1:00:54 satu menit lagi ini, Mas Sabri. 1:00:56 Ya, ini dari Pak Sutian, Wawan Sutian 1:00:58 sudah berkomunikasi. 1:01:00 Ya, Pak Wawan. Nanti kesempatan pertama 1:01:02 kita bisa komunikasi 1:01:05 tentang rencana Bapak yang 1:01:07 memanfaatkan 1:01:09 eee tanah di Limbangan tadi ya. 1:01:13 Mudah-mudahan ini bisa terealisasi ya. 1:01:16 Dan semoga niat Bapak sudah dicatat 1:01:18 Allah sebagai amal saleh, 1:01:19 Amin. Pak Wawan ya. Amin. 1:01:22 Dan semoga Bapak juga dikaruniai 1:01:24 kesehatan. Amin. Dan Bapak juga kalau 1:01:27 berkenan men mensyiarkan wakaf ini 1:01:30 kepada saudara-saudara kita, teman-teman 1:01:33 kita, yang semoga dengan itu Allah juga 1:01:35 catat sebagai amal saleh Bapak. 1:01:37 Insyaallah. 1:01:38 Baik, kami akan bacakan lagi nomor 1:01:41 HP-nya Pak Safril, ini terakhir, ya, 1:01:43 setelah itu mungkin penutup. 1:01:45 Eh, nomornya 0816. 1:01:50 Sudah? 1:01:51 Kemudian 855. 1:01:54 Kemudian 488. 1:01:57 0816, 1:01:59 855, 1:02:01 4 88. 1:02:04 Terakhir, Pak Safril, yang mau 1:02:05 disampaikan lagi? Iya, Mas Kresna 1:02:07 berhasil terdiri dari 1:02:11 puluhan, ratusan ribu pendengar. 1:02:15 Dan karena ini adalah radio dakwah, 1:02:18 maka komunitas-komunitas 1:02:21 para pendengar itu seyogianya bisa juga 1:02:25 mulai 1:02:27 membahas, mengupayakan wakaf sebagai 1:02:30 salah satu kegiatan. 1:02:33 Nah, dengan terbentuknya 1:02:34 komunitas-komunitas wakaf ini, 1:02:38 maka akan terdorong, 1:02:41 akan meningkat pemahaman tentang wakaf, 1:02:44 akan terdorong niat untuk berwakaf, akan 1:02:47 lebih termotivasi untuk merea lisasikan 1:02:50 niat itu menjadi kegiatan berwakaf. 1:02:54 Dan kita mohon kepada Allah, 1:02:55 mudah-mudahan kegiatan-kegiatan dalam 1:02:57 komunitas seperti ini akan bergulir dan 1:03:02 musyawarah yang dilakukan oleh komunitas 1:03:05 itu juga dicatat Allah sebagai bagian 1:03:07 dari amal saleh. Insyaallah. 1:03:09 Dan kita berharap bersama-sama 1:03:12 kita bisa meniru, mencontoh keberhasilan 1:03:17 dari 1:03:18 lembaga-lembaga wakaf di beberapa negara 1:03:22 yang sudah sangat luar biasa ya perlu 1:03:25 kita catat bahwa Al-Azhar 1:03:27 juga diawali dengan wakaf Emm 1:03:30 ya 1:03:31 nah saya kira di Indonesia salah satu 1:03:33 kalau kita bisa membangun antara lain 1:03:36 rumah sakit Jose Rizal Jurnalist 1:03:38 Hospital ini maka ini bagian dari produk 1:03:42 wakaf yang bisa insya Allah bermanfaat 1:03:44 begitu juga dengan niat-niat bapak yang 1:03:46 lain seperti Pak Wawan 1:03:48 bisa kita 1:03:50 kelola menjadi wakaf yang produktif 1:03:53 sebagai upaya membangun pemahaman 1:03:56 tentang wakaf dan terealisasinya wakaf 1:03:59 sebagai amal jariyah yang Allah catat 1:04:03 sebagai 1:04:06 kesyukuran kita atas rezeki yang telah 1:04:08 diberikan kepada kita yang akan 1:04:11 terus-menerus memberi pahala di Allah 1:04:13 beri karunia dengan pahala sampai ke 1:04:15 yaumil akhir insya Allah Alhamdulillah 1:04:17 terima kasih Pak Safril ya mudah-mudahan 1:04:20 bermanfaat silakan kami akan bacakan 1:04:22 lagi nomor HP Pak Safril adalah 0816 1:04:27 kemudian 855 1:04:30 488 1:04:31 0816 1:04:33 8554 1:04:36 88 1:04:38 kita akan jumpa lagi pada Kamis ketiga 1:04:41 pada bulan Maret 1:04:43 terima kasih Pak Safril mudah-mudahan 1:04:45 sehat ya 1:04:46 amin amin Muhammad Krisna Fajar 1:04:48 Hidayatullah dan juga Algi mohon pamit 1:04:52 wabillahi taufik walhidayah 1:04:53 assalamualaikum warahmatullahi 1:04:54 wabarakatuh 1:04:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:56 wabarakatuh subhanakallahumma bihamdika 1:04:58 astaghfirullahaladzim 1:05:00 astaghfiruka