Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:11 [musik] 0:15 [musik] 0:18 Bismillahirrahmanirrahim. 0:20 Asalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 0:23 rahimakumullah. 0:25 Alhamdulillah kita dapat bersama-sama 0:27 kembali di ruang kesehatan radio 0:30 silaturahim yang mudah-mudahan 0:32 mempersuasi kita semua untuk bisa 0:34 melangkah lebih ringan menjaga diri 0:36 sehat lahir dan batin ya. Tidak lupa 0:39 salam selawat kita lantunkan untuk 0:41 junjungan umat kekasih kita Muhammad 0:43 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 0:46 Semoga kelak kita dipertemukan dengan 0:49 beliau di saat yang sangat kita rindukan 0:51 di yaumil akhir. 0:54 Sehat kan semua? Alhamdulillah. Baik, 0:57 untuk hari ini 0:59 kedatangan ruang kesehatan ke ruang 1:02 dengar Anda. Mudah-mudahan akan 1:04 memberikan banyak informasi nih bisa 1:07 jadi banyak juga yang enggak kita tahu. 1:09 Kami hadirkan dr. Dasril Nizam, 1:13 konsultan gastroentantrologi 1:16 dan hepatologi. Ya, merupakan sosok 1:20 internis yang mudah-mudahan kehadirannya 1:24 betul-betul akan membuat semakin terang 1:27 apa yang kita pahami terkait dengan 1:29 gastroenterologi. 1:32 Dan beliau ini lulusan Fakultas 1:34 Universitas Indonesia di 1:38 tahun 5 untuk kedokterannya dan untuk 1:41 spesialis penyakit dalamnya tahun 91 1:47 sampai 97 mungkin ya. Baik, beliau sudah 1:50 hadir di sini kita sapa beliau. 1:51 Asalamualaikum warahmatullahi 1:53 wabarakatuh, Dok. 1:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:56 wabarakatuh. 1:57 Sekali Mbak Nuning ya. 1:59 Terima kasih. Terima kasih sudah mau 2:00 hadir. Sehat ya? Alhamdulillah. 2:03 Jadi persisnya 2:05 ngomongin soal pankreas nih ya. 2:07 Iya. 2:08 Eh. Tahu apa sih kita soal pankreas, 2:11 Irfan Akhwat? Kayaknya kita mesti simak 2:13 dengan telinga jiwa kita apa yang akan 2:15 disampaikan oleh dr. Dasril Nizam. 2:17 Silakan, Dok. 2:19 Baik, terima kasih Mbak Nuning. 2:21 Asalamualaikum warahmatullahi 2:23 wabarakatuh. 2:24 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 2:26 sekalian. Alhamdulillah senang sekali 2:29 rasanya saya dapat diberi kesempatan 2:32 untuk sedikit memberikan ee paparannya 2:36 mengenai ee kasus atau penyakit pankreas 2:40 yang disebut pankreatitis yaitu 2:43 merupakan ee 2:45 bahagian dari penyakit di 2:49 gastrointestinal hepatologi ya yang 2:52 mengenai kelenjar pankreas yaitu proses 2:56 inflamasi 2:57 yang ditandai dengan mungkin gejala yang 3:00 ringan ya, bisa juga ee sedang dan berat 3:05 begitu. Ini mengenai inflamasi ini 3:09 mengenai ee kelenjar pankreas yang 3:12 biasanya disebabkan oleh ee 3:16 apa? konsumsi alkohol berlebihan, adanya 3:20 batu, kemudian ada penyakit-penyakit 3:23 infeksi, 3:24 ada penyakit lain ya yang nanti akan 3:27 kita bicarakan lebih lanjut. Nah, kita 3:30 kenal ee pankreatitis ini ada 3:34 pankreatitis akut, ada pankreatitis 3:37 kronik yang penyebabnya atau gejalanya 3:40 penting sekali kita perhatikan karena 3:44 memang ee penyakit pankreatitis ini 3:47 merupakan gejala yang lebih berat begitu 3:51 dibandingkan penyakit gastrointestinal 3:54 seperti sakit ma 3:56 misalnya sakit ee diar dan sebagainya 4:00 karena bisa mengancam ee 4:05 kondisi yang lebih berat begitu akibat 4:07 komplikasi-komplikasinya. 4:10 Yaitu misalnya komplikasinya bisa 4:12 terjadi dehidrasi 4:14 ya, bisa terjadi syok, bisa terjadi di 4:20 terjadi macam-macam komplikasi, gagal 4:23 ginjal dan sebagainya. Jadi 4:27 pankreatis 4:29 akut misalnya ya, itu ditandai dengan 4:32 adanya nyeri yang hebat di daerah 4:36 sentral gini. 4:38 He. 4:38 Di Ulu Hati 4:41 di perut bagian atas bisa dia menembus 4:45 punggung, bisa menyebar ke kiri ke kanan 4:48 ya di organ pankreas. di mana organ 4:51 pankreas itu terletak di 4:54 retroperitonial. 4:56 Nah, sedangkan kalau lambung di 4:58 intraperitonial. Jadi ee berlainan itu 5:02 kamarnya ya. Jadi di daerah retrop 5:06 peritonial itu ada juga dua denum 5:08 sebagian ada ginjal dan sebagainya. Itu 5:12 organ-organ yang berdekatan juga. 5:15 organ pankreas ini ada juga letaknya 5:19 yang ekornya itu ya di intraperitonial. 5:24 Jadi kalau lihat nanti ee itunya 5:27 gambarnya coba ditayangkan sebentar Mas 5:30 Dani itu ah itu kan ada yang namanya 5:34 yang kaput kepala dari pankreas itu 5:39 daerah yang retroperitonial itu di 5:43 belakang duodenum ya duodenum juga. 5:47 Kemudian yang ada yang body, body di 5:50 tengah ya. Kemudian yang tel ekornya di 5:55 pinggir yang dekat ada tulisan tumor 5:57 itu. itu bukan direktor operitorial 6:01 tail-nya kalau Nah, itu jadi 6:04 ee juga dia mempunyai saluran keluar 6:08 pankreasnya di mana pankreas ini 6:11 berfungsi untuk proses pencernaan antara 6:15 lain pencernaan lemak ya, pencernaan 6:18 protein 6:20 dan lain-lain itu dia menghasilkan juga 6:23 di samping enzim-enzim yang dikeluarkan 6:27 ekskresi diekskresikan dan juga ee dia 6:32 berfungsi mengeluarkan hormon 6:34 hormon insulin atau 6:36 dan hormon glukagon gitu. Hormon insulin 6:39 seperti kita ketahui adalah untuk 6:42 mengatur kadar gula darah gitu ya. Nah, 6:46 itu jadi fungsinya banyak sekali 6:47 kelenjar ini sebagai hormon endogrin. 6:52 Endokrin ada ada eksokrin yang paling 6:55 kita bicarakan sekarang adalah ee yang 6:58 eksokrinnya fungsi enzim-enzim 7:01 pencernakan eksokrinnya ya. Jadi kalau 7:04 yang tadi kejadiannya akut barangkali 7:07 itu dia bisa sakit yang hebat tadi 7:12 menjalar ke belakang ke punggung bisa ke 7:15 kiri kanan bisa juga disertai 7:16 muntah-muntah 7:18 dehidrasi 7:20 ee sehingga 7:22 ee bisa disertai kehilangan cairan yang 7:25 banyak tubuh kita karena dia perpindahan 7:29 ke rongga retroperitonial. atau ke 7:34 rongga lain yang keluar dari vaskular 7:37 pembuluh darah kita itu mengakibatkan 7:39 kita membutuhkan cairan yang banyak pada 7:44 penatalaksanaan 7:45 pankreatitis ini. Karena ini merupakan 7:49 kondisi yang akut, maka menjadi 7:52 perhatian sekali terutama oleh 7:54 sejawat-sewat para dokter di perifer ee 7:59 puskesmas, rumah sakit tipe D. 8:02 tipe C yang mempunyai ahli penyakit 8:07 dalam juga itu kita kelola ya dengan 8:10 sebaik-baiknya. 8:12 Jadi yang akut itu 8:16 kalau tidak ditangani dengan baik maka 8:19 bisa menjadi terjadi syok tadi. 8:23 Syok di mana tekanan darah menjadi 8:27 turun, ng-edrop aliran darah ke ginjal 8:30 menjadi berkurang. terjadi ee gagal 8:34 ginjal akut yang bisa berakibat fatal 8:39 pada ee terjadinya 8:43 metabolik 8:45 asidosis dan terjadi banyak macam-macam 8:49 komplikasi 8:51 yang lainnya. 8:53 Kemudian juga adanya pengumpulan cairan 8:57 di pankreas itu membentuk ee 9:00 kantong-kantong nekrosis di sekitar ee 9:04 pankreas dan lainnya juga bisa 9:07 terinfeksi. 9:09 Infeksi yang ee kebanyakan adalah 9:13 intraabdomen di situ ya. ada bakteri 9:15 gram negatif juga ada super infeksi 9:19 dengan bakteri gram positif yang 9:21 kadang-kadang memerlukan antibiotik ya 9:25 pada kebanyakan kasus memang karena 9:27 intraabdomen itu dia tidak ee disertai 9:31 infeksi bakteri kebanyakan adalah dia 9:35 steril gitu. Jadi terjadi pengumpulan ee 9:40 kantong cairan pankreas yang membentuk 9:44 kista yang kita sebut psodokista. H. He. 9:47 Nah, sekarang ikhwan akhwat sekalian, 9:50 kita ada alat untuk mengetahui kondisi 9:54 adanya psudokista itu dengan misalnya ee 9:59 USG bisa juga dengan itu ada alat baru 10:05 kita sekarang namanya endoskopic 10:07 ultrasonografi 10:09 ya. ada alat baru di mana kita bisa 10:11 melihat adanya kista itu dengan melalui 10:15 endoskopi pemeriksaan di mana disertai 10:19 juga propnya di ujung endoskopi untuk 10:22 bisa kelihatan lebih jelas posisinya. 10:24 Heeh. 10:25 Nah, itu banyak para ahli sekarang dia 10:27 karena resiko kalau dilakukan intervensi 10:31 dengan membedah, mengeluarkan cairan 10:34 yang infeksi ataupun yang steril itu 10:37 maka melalui fungsi saja bisa 10:39 dikeluarkan melalui endoskopi. Begitu 10:42 Mbak Nuning dan ikhwan akhwat sekalian. 10:44 Jadi, kemajuan teknologi yang baik 10:47 sekali. Kita sekarang beberapa alat itu 10:50 sudah ada di rumah sakit-rumah sakit 10:52 besar. Alhamdulillah ya. 10:54 Alhamdulillah. Harganya cukup mahal ya. 10:59 Ya, itu. Jadi kalau ingin bagus memang 11:02 itu alat itu juga bisa melihat ee 11:06 misalnya tumor di pankreas ya, kista di 11:09 pankreas dan lain-lain sambil membiopsi 11:13 mengambil materinya itu apa. Ini jadi 11:16 pada kasus yang akut biasanya itu bisa 11:21 ee membaik dengan sendirinya ya sebagian 11:25 besar adanya kalau itu yang ringan. 11:28 juga bisa dia kalau yang sedang dia 11:32 memerlukan proses ee penatalaksanaan 11:36 artinya yaitu melalui resusitasi ya. 11:40 Resusitasi yaitu kita kondisikan 11:42 pasiennya dengan AC seperti anastesi ya. 11:47 Langkah-langkah A-nya ARW. Jadi 11:49 oksigenasi penting. Jadi nanti juga 11:53 dipasang infus ya, dialirkan darahnya. 11:58 He. 11:59 Supaya bagus ke daerah pankreas tersebut 12:02 dipuasakan. Jadi nomor satu tindakan 12:06 seorang yang menderita penyakit 12:09 pankreatis akut maupun kronik yang nanti 12:12 bisa kronik itu bisa dilakukan puasa. 12:16 harus puasa karena itu ee terapi nomor 12:21 satu yang paling penting. Karena kalau 12:23 dia berisi makanan kita makan atau minum 12:26 dia merangsang proses pencernaan 12:29 enzim-enzim pankreasnya akan aktif 12:33 dikeluarkan seperti amilase, lipase dan 12:36 lain sebagainya. Nah, itu dia akan 12:38 mencerna ee 12:41 organ-organ di sekitar pankreas. 12:45 Nah, karena ee akhwan ikhwat sekalian 12:49 ini adalah terjadi proses saponifikasi 12:52 hidrolisa kayak proses penyabunan gitu 12:55 ya. Memerlukan ion kalsium 12:58 he 12:59 pada proses inflamasi tersebut. 13:02 Makanya pada proses penatalaksanaannya 13:04 harus diperiksa ion kalsium. 13:07 Heeh. Karena ee proses hidrolisa itu 13:12 membutuhkan ion kalsium, kepakai terus 13:14 ion kalsiumnya sehingga ion kalsium 13:17 berkurang. Hm. Sedangkan proses 13:20 inflamasi itu berjalan terus sehingga 13:23 makin lama makin hebat gitu. Jadi ee 13:26 kata kuncinya kita harus menyediakan 13:28 kalsium dari ee infus oral. Nah, itu 13:33 kalau kita ee penatalaksanaannya yang 13:36 sedang ya, pan kreatif sedang. Kalau 13:39 yang berat barangkali dia akan ada 13:42 komplikasi-komplikasi 13:45 komplikasi berat misalnya bisa ada 13:47 terjadi perdarahan atau nekrosis, 13:50 jaringan nekrosis yang terinfeksi. Nah, 13:52 itu mesti kita juga panggil konsulkan ke 13:56 dokter yang artinya subspesialis gastro 14:00 kayak KGEH bisa dokter bedah bedah 14:04 digestif ikut merawat bersama dokter 14:07 ahli giz 14:10 kemudian juga dokter-dokter yang kalau 14:13 nanti ada komplikasi 14:15 mas yang lainnya 14:17 ya jadi gitu jadi itu secara umum 14:21 demikian kan. Nah, kalau pankreatitis 14:24 kronik, 14:26 pankreatitis kronik itu karena memang 14:29 dia tidak sembuh-sembuh, 14:31 ternyata ada penyebabnya. 14:34 Misalnya barangkali 14:36 pernah 14:38 ee terjadi jejas gitu ya di di saluran 14:45 keluar empeduk misalnya ya, ada 14:47 stenosis, 14:49 ada striktur atau ada apa kelainan 14:53 misalnya ee ada desakan desakan ruang 14:58 yang 15:00 menyempitkan aliran darah pembuluh 15:03 empat. pedu maupun pankreas misalnya ada 15:06 tumor, 15:08 adinoma dan segitu kan tetap ada kalau 15:11 enggak diangkat tumornya atau masalahnya 15:14 pikatriksnya atau 15:16 ee stenosisnya tidak dilebarkan dia akan 15:19 tetap ada. Nah, begitu. Nah, kemudian 15:22 bisa juga itu yang penyebabnya mekanik 15:26 ya. Kalau ada juga yang kebiasaan itu 15:28 karena alkohol ee konsumsi alkohol kalau 15:32 terus-terusan dia minum alkohol dia akan 15:34 terjadi pankreatitis kronik di mana di 15:38 samping gejala yang tadi adanya di diuh 15:40 hati menembus ke belakang dan 15:43 sebagainya. dia biasanya disertai diari. 15:45 Pankreasis kronik itu disertai diari dan 15:49 adanya ee 15:52 feses yang 15:54 seperti kayak berbau busuk berminyak 15:57 gitu. Bau amis itu jadi 16:02 steatoro namanya ves-nya. Jadi itu khas 16:05 sekali dan itu kita mesti suplemen juga. 16:08 Jadi karena dia ee cairan banyak keluar, 16:13 fesesnya demikian, enzim-enzim 16:15 pencernaan yang dibutuhkan karena proses 16:18 kronik pada pankreatis kronik harus 16:20 disuplementen tuh ya misalnya 16:24 enzim-enzim 16:26 untuk ee kebutuhan pencernaan harus di 16:31 samping barangkali kita jaga ee 16:34 modifikasi gaya hidup makanan 16:38 terus stres, tidak merokok dan 16:40 sebagainya. 16:42 Nah, ini bisa lama-lama karena 16:45 pankreasnya meradang dia bisa mengenai 16:48 juga ee pankreas yang menghasilkan 16:52 insulin 16:53 yaitu sel beta pankreas ya yang alfa 16:58 insulin bisa berkurang i 17:02 berkurang sehingga terjadi ee kencing 17:05 manis akibat insulin yang kurang. Nah, 17:08 itu harus diatur makanannya atau 17:10 diberikan suplemen pemberian insulin 17:13 dari luar. Nah, itu jadi komplikasi dari 17:17 pankreatitis kronik. 17:20 bisa juga 17:22 ee karena 17:25 terjadi itu 17:28 maka kita kasih suplemen 17:32 suplemen makan dijaga makanan misalnya 17:35 terjadi makanan entral kita berikan ya 17:39 kalau dia enggak terpaksa harus enggak 17:40 bisa 17:43 begitu demikian jadi pada kasus-kasus 17:45 yang berat barangkali yang kita 17:47 memerlukan sejawat bedah 17:49 misal komplikasi terjadi perforasi 17:51 gaster akibat dia ee apa tajamnya 17:57 enzim-enzim pankreas itu bisa nekrosis 18:00 memberikan nekrosis organ sekitarnya. 18:03 Nah, kita panggil dokter bedah dioperasi 18:08 dikerjakan bersama dengan dokter 18:11 penyakit dalam, dokter anestesi, ahli 18:13 gizi dan sebagainya. Demikian kira-kira 18:16 secara singkat Mbak Nuning. 18:18 Mudah-mudahan 18:19 dapat membawa kita ee pencerahan ya 18:22 mengenai penyakit yang satu ini 18:25 supaya kita bisa waspada 18:28 menjaga diri. 18:29 Menjaga diri bisa mendeteksi dini 18:31 kemudian tidak terlambat menanganinya. 18:34 Demikian. 18:35 Iya. Jadi, ikhwan akhwat kalau misalnya 18:38 kita maah aja atau diare aja rasanya 18:40 udah e anu ya apa cemas banget. Apalagi 18:44 seperti yang tadi dr. Dasril katakan 18:47 bahwa pankreas kita mesti dijaga dari 18:50 banyak hal. Tadi satu di antaranya gaya 18:53 hidup. Nah, Anda masih ngerokok enggak? 18:57 Anda masih suka yang ee beralkohol 19:00 enggak? Kalau ini jadi pencetus 19:03 sebaiknya memang sih di dikurangi 19:06 dihindari atau kalau bisa ee enggak lagi 19:09 ya. Tapi baik Dok, ini ada yang tanya 19:11 Ibu Ita. Dokter kalau karitannya dengan 19:15 bahasan sekarang ada enggak sih faktor 19:17 genetiknya? 19:20 Iya, terima kasih atas 19:23 ee pertanyaannya Ibu Ita. Jadi memang 19:27 faktor genetik itu pada pasien-pasien 19:32 misalnya itu jarang sekali ditemukan ya 19:35 he 19:36 pada kelainan di pankreas ini. 19:38 Jadi bisanya misalnya ditemukan ee 19:43 panreatitis 19:45 divisum misalnya ada juga ada kista ya 19:50 terjadi kista pada anak-anak di gitu. 19:52 Jadi jarang kasusnya kalau dilihat ee 19:56 secara statistik, tapi bisa juga 19:58 ditemukan demikian. Jadi kalau memang 20:01 ada demikian ya termasuk yang 20:03 penyakitnya jadi kronik ya. 20:05 He. 20:05 Nah, kalau 20:07 ee pankreas di visisum itu kadang-kadang 20:10 dia enggak bergejala jadi ringan aja 20:13 yang ada dua ee kelenjar itu. Satu tidak 20:18 berfungsi mengecil. Heeh. Jadi dialihkan 20:21 ke satu saluran sehingga itu ketahuannya 20:25 pada saat ee diagnostik dilakukan MRI 20:29 atau USG itu jadi tidak sengaja 20:33 nah baru dia 20:35 ketahuan penyakitnya bisa diatasi. Kalau 20:38 yang satunya yang kistah itu yang 20:42 fibrotik. Nah ituang agak sulit 20:44 complicated mesti ditangani juga sama 20:47 dokter bedah anak dan sebagainya itu ya. 20:50 dilibatkan ke dokter anak 20:54 karena ini fasenya masih 20:57 anak-anak diketahuinya. Demikian. 21:00 Iya. Jadi, Ibu Ita penjelasannya tadi 21:04 dari drteras sekarang ke ini tidak ada 21:07 namanya, Dok. Kalau soal makanan nih, 21:10 Dok, 21:12 tadi kan dikatakan gaya hidup saya suka 21:15 sekali makan jeroan sama daging. Itu 21:18 kira-kira ada enggak efek negatifnya 21:21 terhadap pankreas? 21:24 Iya, 21:25 terima kasih Ibu pertanya Bapak ya. 21:29 Heeh. 21:30 Jadi pertanyaannya bagus sekali apabila 21:32 kita makan daging atau jeroan. Heeh. 21:35 Nah, ini penting sekali diketahui 21:39 daging kalau daging itu misalnya daging 21:43 daging sapi katakan gitu ya, 21:45 daging merah ya. 21:46 Daging merah. Ada juga daging kambing. 21:50 Ada daging yang lain-lain itu kalau 21:52 daging merah itu biasanya kalau kita 21:56 potong itu sapi ya itu ee kandungan 21:59 lemaknya sedikit dibandingkan daging 22:02 kambing. Kalau di kita potong. melintang 22:05 begitu ya kita lihat. Heeh. Jadi juga 22:08 bisa dipilih Bapak misalnya kalau kita 22:12 untuk khusus kasus pankreas ini dia 22:15 biasanya dicetuskan oleh asupan ee lemak 22:19 yang berlebih. Jadi kita pilih dagingnya 22:21 yang enggak ada lemak gitu. Jadi tidak 22:25 tidak yang daging yang daging yang ee 22:28 khas aja gitu ya. Itu bagus. Nah, kalau 22:31 jeroan, kalau jeroan itu ternyata 22:33 diteliti banyak sekali lemaknya. Nah, 22:36 itu juga bisa merangsang pembentukan 22:38 kolesterol. 22:40 Nah, jeroan banyak sekali. Jadi, kalau 22:42 jeroan barangkali untuk pasien kasus 22:45 pankreatis untuk gaya hidup ya itu 22:48 memang harus dikurangi sangat dikurangi 22:51 sekali atau tidak banyak jumlahnya. 22:54 Kalau mau juga barangkali ya sebulan 22:57 sekali begitu 22:58 atau kalau pas lagi disuguhin di pesta. 23:01 Iya. Iya. Tapi jangan banyak itu 23:03 jangan tetap aja satu sendok ya. 23:05 Iya. Karena banyak pengalaman itu kami 23:10 ee di rumah sakit mengalami terus 23:13 sehabis makan 23:15 makan pesta dia terjadi serangannya 23:18 pankreatitis akut. 23:20 Iya. Justru habis makan enak ya? 23:21 Iya. Habis makan enak itu 23:24 ada dulu yang artinya orang tua 23:27 mertuanya mertuanya Karum Kit saya ya di 23:30 rumah sakit PORI itu ya sampai berat 23:33 terjadi pankreatis akut habis menghadiri 23:36 resepsi ya resepsi di pernikahan dia 23:41 datang gejalanya 23:44 kolik kan mirip-mirip seperti mungkin 23:46 ini bisa sakit maah atau kolik abdomen 23:50 karena kolik ginjal 23:52 atau apa memang dianggap kolik ginjal 23:56 penatalaksan saat itu dan kami 23:58 periksakan amila selipase memang perlu 24:01 waktu 3 hari. Nah, kan itu harusnya 24:04 puasa ya. He he. 24:05 Nah, pada saat itu karena belum ada 24:08 hasil boleh makan-makannya makin sakit 24:11 ya dikasih obat-obat seperti 24:15 dan semolong juga. Enggak tahunya 24:18 pankreatis akhirnya masuk ICU dan 24:21 terjadi syoks meninggal gitu 5 hari 24:24 memerlukan waktu. He 24:26 itu dari mertuanya karungit kami itu di 24:31 rumah sakit Poli. Ingat banget [tertawa] 24:34 karena yang bersamaan saat itu juga si 24:38 Pak itunya karpitnya menghadiri pesta di 24:43 mantan Karupit yang lain. Jadi ada dua 24:45 terpisah. 24:46 Mertua sama beliau berbeda menghadiri 24:50 pestanya. 24:51 Pestanya. Jadi 24:52 konsentrasi untuk menanganinya. enggak 24:55 ada saat itu. Jadi saya masih ingat itu. 24:58 Jadi penting sekali memilih makanan. 25:00 Jadi enggak boleh berlemak. Kemudian 25:04 juga yang beralkohol. Nah, itu paling 25:07 penting intinya untuk pankreatitis 25:08 berlemak tinggi dan beralkohol sangat 25:12 dipantang pada kasus-kasus pankreatitis 25:15 akut maupun kronik. Ya, gitu, Pak. 25:17 Iya. Jadi, makan enak itu enak sih, tapi 25:20 resikonya cukup tinggi ya kalau seperti 25:23 yang dokter barusan sebutkan. 25:25 Jadi yang harus kita genggam adalah STD, 25:28 sikap tahu diri. Ya, ngambil-ngambil deh 25:30 ya, tapi dikit aja gitu ya, Dok ya. 25:31 Jangan banyak-banyak. Tadi terkait 25:34 dengan lemak kalau begitu termasuk 25:36 gorengan juga harus dikurangi atau 25:38 gimana nih? Benar, Mbak Nudi. Jadi, 25:41 goreng-gorengan dikurangi karena 25:43 gorengan itu juga meningkatkan ee 25:48 apa aktivitas dari enzim-enzim 25:52 pencernaan khususnya pankreas. Di 25:55 samping empedu 25:56 yang keluar pankreas juga begitu. Jadi 25:59 harus 26:01 selektif sekali kita untuk dalam hal 26:04 mencegah terjadinya pankreatitis 26:07 gorengan. 26:09 Jadi gorengan ee minyak misalnya minyak 26:12 minyak kelapa. Nah, itu juga memang 26:14 tidak dianjurkan kalau pilih bagusnya 26:17 minyak ee zaitun. Nah, itu lebih lebih 26:21 baik, lebih bagus. 26:23 Minyak ee bunga matahari misalnya gitu, 26:28 itu lebih lebih bagus ya. Artinya lemak 26:32 lemak yang ee tidak jenuh itu dianjurkan 26:37 ya. Kalau ee lemak jenuh itu ee paling 26:41 berbahaya juga dalam merangsang 26:44 timbulnya pankreatis gitu. 26:47 Iya. Jadi gorengan juga dikurangin 26:49 kecuali goreng sendiri. Gorengnya pakai 26:51 minyak zaitun atau minyak matahari ya. 26:54 Bunga matahari. 26:55 Iya. 26:56 Oke. Ini Pak Budi bertanya soal saya. 27:00 Mana tadi gula darah saya cukup tinggi 27:03 nih? Apakah meskipun sudah minum obat 27:07 rutin kemungkinan pankreasnya terganggu? 27:10 Ada, Dok. Terima kasih. 27:13 Ya, terima kasih, Pak Budi. 27:16 Dalam hal untuk meregulasi gula darah 27:19 khususnya penderita diabetes meditus 27:21 memang tidak cukup kita hanya diet saja, 27:27 menghindari makanan yang bergula tinggi 27:31 atau makan obat. Nah, itu diikuti juga 27:33 dengan nomor satu pengetahuan sih ya. 27:36 Asupan kalori yang kita makan tiap hari 27:39 itu sudah memenuhi standar tubuh kita. 27:43 Enggak. Karena kita menghitungnya dengan 27:45 ee berat badan ideal target kita. 27:48 Misalnya kalau kita ee berat badannya 27:51 berlebih dibandingkan tibi badan artinya 27:54 tidak ideal obes gitu bisa berat badan 27:58 berlebih 30 kilo, 20 kilo, 10 kilo. Nah, 28:01 itu ada kan berat badan ringan sedang 28:03 berat. Itu kan kita mesti target. 28:05 Targetnya kita diturunkan menjadi berat 28:08 badan ideal atau paling tidak turunlah 28:11 jadi 10% gitu ya. Nah, itu jadi 28:14 asupannya kalorinya per hari jadi 28:17 dikurangi. 28:18 Heeh. Dikurangi dalam hal ini. Jadi kita 28:21 ee melihat 28:24 pentingnya mengatur itu pengetahuan tadi 28:27 ya. Kemudian makannya juga obat kita. 28:31 Apakah obat yang kita makan ini memang 28:34 ee sudah sesuai dia untuk ee penyakit 28:38 kita ini? kita harus pantau dengan 28:41 pemeriksaan rutin gud darah puasa maupun 28:44 2 jam sesudah makan maupun HBA1C-nya. 28:48 Heeh. 28:49 HBA1C-nya. Kalau di HBA1C-nya tinggi, 28:53 berarti ee 28:56 obat kita ataupun diet kita maupun 28:59 barangkali disertai olahraga ya 29:02 mesti juga 29:03 ee ada itu pengobatan ke sana ada gerak 29:09 ya kan mengurangi stres, diet maupun 29:13 obat. Nah, itu bersamaan mestinya gitu. 29:16 Jadi kalau misalnya 29:19 itu dijaga, maka terjadinya pankreatitis 29:23 atau defisiensi insulin akibat 29:26 ee kita karena kencing manis itu bisa 29:31 dihindari ya. Kita jaga konservasi ya. 29:35 Konservasi ee apa namanya pankreas kita 29:40 menjadi lebih sehat begitu ya. dengan 29:42 olahraga juga kan nanti aliran darah ke 29:45 arah pankreas bagus ya kan lebih lancar 29:49 demikian juga ada keluar ee misalnya 29:52 hormon-hormon 29:54 fasoaktif ya misalnya endetolin 1, 29:57 endetolin 2 melebar itu 29:59 juga N apa namanya 30:04 N2 yang malam hari itu keluar hormon dia 30:10 terjadi fasodilatasi 30:12 Jadi tidak ada penyempitan aliran darah 30:15 ke arah pankreas sehingga pankreasnya 30:17 tidak rusak begitu. Jadi di samping juga 30:20 di organ-organ lain kalau kita 30:22 berolahraga. Jadi olahraga itu di 30:24 samping untuk mengatur ee 30:28 makanan kita, kalori ya juga dia 30:32 mengatur kesehatan juga pentingnya. 30:35 Begitu, Mbak Nun. 30:36 Jadi, ternyata makanan yang manis-manis 30:40 itu juga perlu diperhitungkan, 30:42 gula-gulaan juga ya. Jadi untuk kita 30:45 yang lain ini dari ee Ibu Ranti itu 30:50 bertanya terkait saya tuh kalau pagi 30:53 bikin roti tawar yang di ee beri mentega 31:00 dan juga entah coklat entah selai dan 31:03 itu selalu dilakukan. Mentega juga kan 31:07 lemak ya, Dok. Gimana tuh, Dok? 31:09 Oke. Baik, terima kasih Ibu Ranti atas 31:13 pertanyaannya. Jadi ini bagus ini 31:16 mentega. Jadinya mentega memang enak ya 31:20 rasanya ya sebagai untuk 31:23 diolesin ke roti. [tertawa] 31:26 Tapi untuk penyakit pankreatitis ini 31:29 untuk 31:31 kesehat mencegah ini 31:33 adalah sesuatu yang yang barangkali 31:36 enggak enggak boleh gitu maksudnya 31:38 jangan terlalu banyak ya. 31:40 Sekali-kali bolehlah bukan tiap pagi 31:42 boleh. Ya, [tertawa] karena mentega itu 31:44 termasuk masuk lemah lemak jenuh dia. 31:46 He he. 31:47 Lemak jenuh jadi berbahaya. Heeh. Jadi 31:51 kalau bisa sih ya misalnya minyak dari 31:54 ikan salmon begitu ya itu bisa tuh 31:58 berikan 32:00 karena dia lebih bagus yang mengandung 32:01 omega3 32:03 itu bisa minyak zaitun di kalau mentega 32:08 dikatakan 32:10 di literatur itu termasuk yang ee 32:13 artinya 32:15 berat ya. Heeh. 32:17 Heeh. 32:18 Mentega enak tapi jangan gitu ya, Dok 32:20 ya. 32:20 [tertawa] 32:21 Kalau boleh pun sekali-sekali aja. Ada 32:23 gantinya enggak sih, Dok, kalau buat 32:24 olesan roti 32:26 yang bukan mentega gitu? 32:27 Oh, iya iya. Jadi boleh sedikit tipis ya 32:32 misalnya. Tipis boleh cuman dibanyakin 32:34 misalnya ee 32:37 seperti sle ya kali 32:39 toping lainnya saya misalnya ya, 32:42 blueberry ya misalnya itu atau madu 32:45 begitu ya. terkait dengan penyakit kita 32:48 pankreas ini ya. Kalau misalnya 32:51 blueberry kan ada mengandung antioksidan 32:55 yang baik ya kan itu bagus digunakan 32:58 juga stroberi bisa gitu. Jadi dipilih 33:02 yang bukan lemak tinggi. Lemak tinggi 33:05 dan lemak jenuh. Nah sebaiknya kita 33:08 pilih makanan berlemak yang tidak jenuh 33:12 gitu. 33:13 Makanan berlemak enggak jenuh. I 33:15 pilih-pilih jadi enggak enggak bisa. 33:18 Wis, maaf. Batuk. 33:23 Baik. Ini pertanyaan berikutnya. 33:24 Lagi-lagi enggak ada namanya. 0811 33:27 sekian, 33:29 Dok. Kalanda 33:33 buah yang sehat tetapi tidak susah 33:38 dicari, itu buah apa ya, Dok? Ya, kalau 33:41 untuk membantu menjaga kesehatan tidak 33:45 gampang diganggu oleh penyakit, terutama 33:48 yang ada hubungannya dengan pankreas. 33:51 Terima kasih. 33:52 Iya. 33:53 Buah tadi dokter sudah bilang berry ya? 33:54 Buah. Iya. Jadi 33:56 bubu beri bisa 33:58 bisa juga seperti buah naga merah ya, 34:03 buah naga putih juga bisa. Cuman di di 34:07 dicoba apakah cocok sama kita, lemah 34:10 kita kuat apa enggak. 34:12 Bisa juga pepaya ya, 34:16 melon, 34:18 jeruk bisa enggak? 34:19 Jeruk bisa juga jeruk. Jeruk. Iya, 34:22 begitu. Jadi, 34:23 buah sih banyak nanti kita lihat ee 34:27 tapi enggak ada yang dipantang ya. 34:28 Enggak ada yang dipantang sebenarnya 34:29 buah yang dipantang tuh buah yang 34:32 mengandung lemak tinggi misalnya kayak 34:35 duri durian. He 34:37 durian karena mengandung alkohol juga 34:40 lemak agak tinggi yang itu berbahaya 34:43 hati-hati 34:45 mungkin tape ya kan mengandung alkohol 34:48 juga. Nah, itu jadi itu ya buah yang 34:51 lain sih boleh kita coba individual kan. 34:54 Cocok sama enggak kita kalau dia asem 34:57 kadang-kadang makan mangga ada yang 34:59 manis sama dia enggak cocok karena sakit 35:01 asam dia muntah-muntah malah sakit 35:03 begitu. 35:04 Jadi tetap cari yang sesuai dengan apa 35:06 yang bisa kita ee santap ya. He 35:09 oke. 35:12 Emwat kan kebetulan ini live. Anda bisa 35:15 telepon kok. Kalau Anda ingin langsung 35:19 telepon silakan saja karena ini bukan 35:21 Zoom dan bukan rekaman. Jadi karena live 35:24 Anda bisa telepon ya. Baik, Dok. Kita 35:27 lanjut ke Mbak Opi nih. Mbak Opi 35:30 bertanya terkait dengan tadi kalau 35:34 seandainya memang harus melakukan 35:37 endoskopi, Dok, berapa sih biayanya? 35:40 Saya takut nih kayaknya si abang 35:43 terganggu di bagian ee pankreasnya deh. 35:47 Oh, 35:48 oke. 35:49 Iya. Baik, atas pertanyaan. Terima 35:52 kasih. Jadi untuk kasus ini ya kita 35:57 lihat dulu kasusnya ya kan melalui 36:00 barangkali ee endoskopi pilihan 36:04 terakhir ya. He 36:06 ya. Misalnya kasusnya pankreas ini 36:09 penyebabnya dari adanya batu di saluran 36:12 empedu. E batu di saliran empedu 36:17 misalnya adanya sumbat di distal di 36:21 saluran empedu bagian mau ke duodenum 36:24 itu kan mau ketemu dengan duukctus 36:26 pankreatikus ada saluran dari pankreas 36:29 juga yang menghambat. Nah, itu bisa 36:32 merangsang terjadinya pankreatitis 36:35 akibat aliran pankreas juga terhambat, 36:39 tidak ikut keluar kedu usus 12 jari, ya. 36:43 Nah, dalam hal kasus begini itu setelah 36:46 di USG atau pemeriksaan 36:49 ee MRCP. 36:51 MRCP itu pemaksaan ee MRI ya magnet 36:57 magnetik resonan ee 37:01 kolang pankreatikografi 37:03 untuk meyakinkan 37:06 struktur saluran empedunya dan lesinya, 37:09 batunya ada di situ enggak? Nah, kalau 37:12 tindakan endoskopi dengan ee ingin 37:16 mengeluarkan batu empedui, nah itu 37:18 memang agak mahal karena alatnya khusus, 37:22 enggak semua rumah sakit ada. 37:23 Iya. Nah, kalau endoskopi yang sederhana 37:27 misalnya hanya untuk melihat keadaan 37:30 sekitar dua denum lambung, dua denum, 37:33 ada sakit mangga, ada sakit itu 37:36 lesi-lesi di sekitar 2D itu muara dari 37:38 keluarnya aliran empedu atau pankreas di 37:41 situ. Itu sih enggak apa-apa murah bisa 37:44 secara BPJS 37:46 ya. Kalau untuk ee 37:51 batu empedu, nah itu juga sekarang BPJS 37:54 meregulasi. Kalau rumah sakitnya tipe A 37:58 misal RSCM itu bisa juga itu. 38:00 Heeh. 38:01 Ee Mbak Nuning ya dilakukan jadi dikirim 38:05 oleh rumah sakit PPK 1 sini ya. Kirim ke 38:09 rumah sakit yang ada fasilitasnya itu 38:11 juga bisa murah. Tapi kalau di swasta 38:14 agak mahal mungkin [tertawa] puluhan 38:16 juta gitu. 38:17 Masyaallah ya. Jadi Mbak Ovi nambahin 38:20 ini, Dok. Dia kan ngerokok tuh. Gimana 38:24 caranya ngasih tahu biar 38:28 berkurang atau bahkan stop sama sekali? 38:30 Kok pria susah banget ya disuruh 38:32 berhenti merokok, [tertawa] Pak. 38:34 Iya. Jadi kalau merokok memang ini 38:38 ee bisa menyebabkan 38:40 ee terjadinya semacam 38:44 kelumpuhan ya, kelumpuhan di spingter 38:46 odi mau keluarnya 38:48 ee saluran pankreas di di duodenum itu 38:54 ya. Ya, karena jadi menghambat juga 38:57 nanti jadi lambat aliran 38:59 ee duktus pankreatikus, aliran dari 39:02 cairan-cairan enzim pankreas mau keluar. 39:04 terhambat juga karena merokok salah satu 39:07 faktor risiko mencetusnya 39:10 pankreatitis merokok juga di samping 39:12 tadi ada alkohol ada konsumsi mungkin 39:17 yang terlalu banyak 39:19 makanan berlemak yang makanan juga yang 39:22 menimbulkan batu ahah itu banyak juga 39:26 ikhwan dan akhwat sekalian kita harus 39:29 cegah makanan yang menimbulkan batu batu 39:31 empedu kalau batunya ada di kantong pedu 39:35 enggak berbahaya kalau dia keluar di 39:37 saluran pedu 39:39 bisa bersamaan dengan 39:41 saluran duktus pankreatikus turunan 39:44 pankreas maka itu akan menghambat aliran 39:49 ee pankreasnyaah itu antara lain 39:52 makan-makanan yang tinggi kalsium itu 39:55 biasanya misalnya keju ya kan susu ee 39:59 itu mengandung kalsium 40:01 emping jerus Susu juga harus dikurangi 40:05 ee untuk yang batu. Jadi sakit pankreas 40:08 yang related dengan batu. Karena 40:11 di literatur paling banyak penyebabnya 40:13 batu dan alkohol. 40:15 Heeh. Jadi kalau dalam rangka kita 40:18 mencegah supaya jangan terjadi ee batu 40:22 di aliran empedu itu yang akhirnya nanti 40:26 mencetus pankreatis maka dikurangilah 40:29 itu misalnya ikan teri kan itu kita 40:31 makan tulangnya semua itu 40:33 ya itu kalsiumnya banyak 40:35 jadi membentuk batu. 40:36 Heeh. 40:37 Heeh. Gitu. 40:38 Iya. Iya. Jadi kalau memang kita harus 40:41 jadi merokok memang harus dihindari 40:45 kalau pada kasus ini. 40:46 He. Dan batu yang tadi didengar dari 40:51 drter Dasril beda dengan batu permata 40:53 ya, Dok ya. Kalau batu permata boleh. 40:55 Oke, ini pertanyaan berikutnya dari 40:57 Bapak Aris atau Mbak Ibu Aris nih. Apa 41:00 yang terjadi pada tubuh kita kalau 41:02 panreas tidak bisa menghasilkan insulin 41:05 yang memadai yang cukup? 41:07 Iya. Baik. Jadi insulin ini kan 41:13 dihasilkan oleh pankreas sel beta 41:16 pankreas ya. itu memang kita harus jaga 41:21 jaga yaitu kita biasanya kan ee karena 41:25 proses infeksi terus-menerus yang tidak 41:28 diatasi adanya inflamasi, 41:31 ada kerusakan misalnya reaksi autoimun 41:35 di pankreas rusak. Nah, itu kita cegah 41:38 mesti ee perlu pertolongan orang yang 41:43 ahli di bidang mengelolanya itu 41:45 mengelola pankreas atau kita minta 41:48 nasihat dokter gimana 41:51 itu supaya dia tetap konservatif bagus 41:54 terus 41:55 produksi insulin ini antara lainnya kita 41:59 makan antioksidan lah ya antioksidan 42:01 karena terjadi proses penuaan sebenarnya 42:04 aging proses di mana-mana antara lain 42:06 bisa dihindari. 42:07 Enggak bisa dihindari antara lain di 42:09 pankreas. Jadi nanti aliran darah ke 42:12 arah pankreas itu. Nah, itu jadi kita 42:16 pilihlah antioksidan alami ya dari buah, 42:20 dari sayur. Nah, itu kita pilih 42:22 sayur-sayur yang berwarna misalnya 42:25 kuning ya gitu ya, kayak wortel 42:28 gitu ya. Yang hijau brokoli itu banyak 42:31 antioksidannya. itu dia misalnya juga 42:35 buah zaitun misalnya minyaknya itu bagus 42:38 minyaknya bagus ya ada antioksidannya 42:40 juga 42:41 jangan pilih minyak kelapa nah itu tadi 42:44 bisa 42:45 apalagi sawit ya 42:46 apalagi sawit [tertawa] 42:48 i jadi ada nanti kita sekarang kan 42:50 banyak itu 42:52 ee di internet kita lihat aja yang 42:55 bersifat antioksidan makanan 42:56 he 42:57 gak 42:58 oke Mbak Retno bertanya Ibu Retno Loh. 43:03 Emm. Asalamualaikum, Dok. Saya penderita 43:06 diabet. Sekarang sudah 7 bulan tidak 43:09 makan nasi. Makannya kukus-kukusan. 43:13 Hasilnya alhamdulillah bagus. Termasuk 43:16 HBA 1C-nya. 43:18 Gimana, Dok? 43:19 Heeh. Iya, terima kasih. Jadi, 43:24 Bu Ratih ya. Iya. Nah, itu demi memang 43:28 bagus sekali kalau makan rebus-rebusan 43:30 itu sesuatu yang ee kebiasaan yang baik 43:35 ya, yang baik. Jadi kita kalau 43:39 lebih-lebih kita sudah menjelang usia 43:42 masuk misalnya kalau usia-usia kayak 43:45 saya kan sudah geriatrin sudah lansia 43:48 itu sudah memang harusnya dibatasi 43:50 sekali tapi memang kalau rebus-rebusan 43:54 aja kan bosan gitu ya. Ya boleh 43:58 barangkali hanya seminggu sekali yang 44:01 gorengan bisa atau yang pakai santan 44:06 begitu bisa seminggu. Tapi jangan tiap 44:09 hari enggak apa-apa. Jadi rebus-rebusan 44:12 sih 44:12 pilihan utama paling baik sekali. Jadi 44:15 itu 44:15 dalam rangka me menjaga konservatif 44:20 kesehatan pankreas kita itu bagus banget 44:23 ya. 44:23 Saya setuju sekali. Terima kasih atas ee 44:28 memulai sesuatu yang baik. 44:30 Dikukus, direbus, dikukus, direbus gitu 44:32 ya. 44:32 Iya. [tertawa] 44:33 Nanti tinggal ditambah apa rasanya aja, 44:36 topingnya jangan digoreng aja deh 44:38 pokoknya. Oke, Dok. Ini dari 44:40 kalau nama Elvian pria apa wanita ya? 44:43 Baiklah. Asalamualaikum. Semoga dokter 44:46 sehat terus. Apa boleh, Dok, kalau tiap 44:48 hari minum air kelapa? Apa ada pengaruh 44:51 pada organ tubuh apalagi untuk pankreas? 44:54 Terima kasih, Dok. 44:55 Iya. Baik, terima kasih. Air kelapa itu 44:59 kan mengandung air yang alami ya. 45:02 He, 45:02 banyak elektrolit. Heeh. Ada sebagian 45:07 protein. Jadi menurut saya sih bagus, 45:09 bagus sekali ya. Ya, tapi kita juga 45:13 lihat ininya ketersediaan 45:16 he kelapanya maupun uang kita kan. Nah, 45:19 kan itu kan enggak kecuali kita punya 45:21 pohon kelapa sendiri [tertawa] itu 45:23 boleh. kan lama tumbuhnya lama juga. 45:26 Jadi bagus banget itu karena dia ee 45:31 apa? Alami segala sesuatu yang alami itu 45:34 memang semua natural tuh bahanbahannya 45:37 bagus sekali disediakan oleh Allah baik 45:39 banget nih buat kesehatan kita air 45:42 kelapa maupun buahnya. Jadi banyak 45:46 mengandung ee elektrolit, 45:50 mengandung protein juga yang lemak yang 45:54 sedikit ya, tidak jenuh lemaknya. 45:57 Baik, ini dari e Bung Asraf ya. Umur 46:01 saya, Dok, sudah 75 tahun. Oh, bukan 46:05 Bung, tapi Ibu. Sepertinya 46:10 buang air kecil enggak lancar. Kalau 46:12 kata orang kampung sih oma 46:14 anjang-anjangan. 46:15 Apa itu ada kelainan di ginjal? Baru 46:18 sebulan kontrol hasil lab semua bagus. 46:21 Bagaimana, Dok? Iya. 46:23 Iya. Baik, Ibu. 46:26 Tentang buang air kecil tidak lancar ini 46:29 kita mesti perhatikan, Ibu, ya. 46:33 Jadi antara ginjal dan ee itu ada 46:37 saluran keluar seluran pipis namanya 46:41 dari ginjal di atas dua ini keluar 46:43 ureter sampai kandung kemih. 46:46 Dari kandung kemih 46:47 ke keluar itu pipis itu ada uretra. Nah, 46:52 kita cari tahu. Nah, kalau pada 46:55 laki-laki biasanya ada prostat itu 46:57 menghambat keluarnya dari kandung kemih 47:00 ke uretra. ya. Biasanya pipisnya agak 47:04 tersendat. Tapi pada wanita apa yang 47:06 dilihat misalnya ee organ-organ genital 47:10 apakah ada ee tumor di servix gitu, 47:14 apakah ada aliran di ureter yang 47:16 terhambat misalnya pasca infeksi terjadi 47:19 dia penyempitan. 47:21 Nah, ini lihat begitu. Apa jumlah 47:25 minumnya memang kurang? Jadi kosong di 47:28 kantong kemihnya kosong gitu bisa gitu. 47:32 Jadi bisa dilihat nanti mesti Ibu kalau 47:36 memang belum ada perubahan barangkali 47:38 saya anjurkan nanti pertama ke penyakit 47:41 dalam dulu nanti dimapping di bisa di 47:44 USG bisa dilakukan 47:47 ee fotofoto namanya 47:51 BNO IVP dilihat alirannya. 47:55 Jadi mesti ada IVP-nya juga intra ee 48:02 intravenolus 48:05 itu grafi IVP piolografi ya. 48:09 Iya. 48:11 Melihat jalannya kontras dari ginjal 48:13 sampai ke saluran pipis, ureter, 48:18 kandung kemis dan uretra. Dilihat di 48:20 foto ada hambatan di mana ini? Kalau 48:23 memang enggak ada eh kalau ada baru 48:26 dokter Uroloh melakukan URS apa teropong 48:31 ke santuran pipisnya begitu, Bunda. 48:33 He. Baik. Emm, lanjut ke Bapak Nugroho. 48:38 Mohon tanya, Dok. Kalau misalnya biar 48:41 badan tetap sehat tuh kalau pagi 48:43 konsumsinya buah atau makanan apa? Saya 48:48 cuman makan nasi siang dan sore saja. 48:51 Minumannya juga yang baik. Kalau sedang 48:54 olahraga minuman apa ya, Dok? 48:57 Iya. 48:58 Iya. Air bening kali ya. 49:00 Iya. Baik. Pertanyaan bagus untuk 49:03 menjaga kesehatan kita ya. 49:05 He. 49:05 Jadi disarankan memang seperti makan ee 49:11 serat ya, serat yang tinggi misalnya 49:15 dari kayak 49:18 quicker oat ya. oat ya, gandum. Nah, itu 49:22 bagus sekali ya. Dia juga bisa mm 49:28 mencegah masuknya kolesterol 49:30 berlebihan kalau ada ee gandum itu kan 49:34 dan cepat kenyang dan juga bagus untuk 49:37 pencernaan supaya mencegah ee 49:40 konstipasi. Heeh. Jadi sarannya 49:43 sekali-sekali di samping nasi ada juga 49:46 gandum tadi quicker oat misalnya. Nah, 49:49 atau misalnya ee prebiotik 49:54 kayak 49:56 ee susu itu ya. He 49:59 yang dimakan 50:02 susu asam itu ya peribotik bagus sekali 50:07 kita konsumsi misalnya atau makan tadi 50:11 air kelapa ya kan 50:14 ubi-ubi rebus ya kan bisa jadi ada 50:17 diversifikasi makanan pokok tidak hanya 50:20 nasi aja 50:22 iya 50:22 bisa jagungjung muda juga bisa gitu yang 50:25 seratnya 50:26 jadi bisa sekarang kita banyak sih 50:29 variasinya tergantung lokal ya. 50:32 He. 50:32 Heeh. Kearifan lokal ya katanya. 50:35 [tertawa] 50:36 Ya, lagi-lagi berpikir untuk sehat 50:39 kemudian memilih untuk sehat itu tidak 50:42 bisa kita tinggalkan ya Dok. Ini dari 50:44 Bapak Andi yang ada di Cileduk 50:47 Tangerang. 50:48 Dok, istri saya 58 tahun penderita DM 50:52 tapi ringan dalam waktu cukup lama 50:56 sering sekali mual-mua dan sama dokter 51:00 dirujuk untuk endoskopi. Hasilnya ada 51:02 polip kecil di pencernaan. 51:06 Ini polip berbahaya enggak ya, Dok? Ya, 51:08 nanti Jumat tanggal 14 51:12 ee itu kontrol lagi ke penyakit dalam. 51:16 Mohon pencerahannya. Mudah-mudahan 51:18 dokter selalu sehat panjang umur. Amin. 51:21 Amin. Terima kasih. Polipnya ada di 51:24 saluran cerna atas apa dari bawah ya 51:26 endoskopinya itu? 51:28 Di pencernaan aja penjelasannya enggak 51:30 ada atas bawah. Heeh. He. 51:31 Jadi kalau polip kecil kan kita lihat ya 51:33 ada ee tampak sepintas gitu kelihatan 51:38 ee sifat-sifat polip itu misalnya dia 51:41 warnanya berbeda dari ee mukosa 51:46 sekitarnya merah sekali. Nah, itu 51:48 hati-hati apa apaanya mesti dibiopsi itu 51:52 dicari tahu polip itu apakah ganas atau 51:55 tidak atau inflamasi 51:57 biasa ya. Kalau polip sebagian besar kan 52:01 95%nya 52:04 jinak sifatnya tidak berbahaya. Cuman 52:08 mesti dicari tahu kalau dia misalnya 52:11 polipnya dari saluran cerna atas ya itu 52:14 juga bisa 52:15 akibat pengaruh penggunaan itu loh PPI 52:18 itu proton pam inhibitor yang lama 52:22 sering itu bisa merangsang tumbulnya 52:25 polip. 52:26 Heeh. 52:26 Heeh. Jadi jangan kita kayak kacang 52:29 goreng. Kalau sakit mah makan PPI, Omaz, 52:32 lansol, pantoprazol. Nah, itu kan harus 52:36 hati-hati. Ini penyebabnya apa ini? apa 52:38 kelebihan asam lambung apa karena yang 52:41 lain ya kan mungkin stres ya dikasih 52:45 obat di stres atau kita mungkin jadi 52:48 dikuatkan ngaji atau salatnya gitu kan 52:52 atau rileksasi ya itu jadi dicari tahu 52:56 jangan main asal nah itu bisa antara 52:58 lain PPI Protonitor 53:01 mengindus polip. Nah, kalau polipnya ini 53:05 juga ternyata ada yang bertangkai gitu 53:09 ya. Nah, itu juga mesti di diikuti di di 53:13 endoskopi lagi diikuti mungkin 53:16 3 bulan, 6 bulan lagi gitu kita lihat. 53:19 Nah, jadi harusnya ditindaklanjuti 53:23 ya, Ibu ya supaya ketahuan apakah ini 53:27 berbahaya atau tidak gitu. 53:28 I baik berikutnya dari Pak Iqbal ya. 53:33 Dok, apa sih yang terjadi pada panreas 53:36 pada saat gula darah kita rendah? Bukan 53:38 tinggi malahan rendah. Gimana? 53:42 Iya, terima kasih. 53:44 Jadi pada saat gula kita 53:47 rendah, 53:48 he 53:49 jadi kan mekanisme tubuh kita tuh pada 53:52 saat kita makan ya 53:54 itu akan dikeluarkan 53:56 hormon insulin. Nah, insulin. Jadi 54:03 barangkali 54:05 sekresi insulin tuh kalau pada pasien 54:09 awal prediabetik ya akan menjadi 54:13 diabetik itu kadang-kadang ada 54:15 sensitivitas insulinnya. Jadi ee untuk 54:19 sekresinya dia lebih sensitif keluar 54:22 lebih banyak takarannya. begitu. 54:25 Misalnya sejumlah makanan yang 54:27 mengandung karbohidrat 54:29 atau glukosa masuk di cerna pencernaan 54:32 kita 54:32 kan ada sensornya tuh. 54:34 Iya. 54:34 Ee sensornya ke otak. Nah, keluarkanlah 54:38 melalui hormon itu insulin dikeluarkan. 54:41 Tapi harusnya keluarnya misalnya ee 54:44 sejumlah tertentu dia berlebihan. Jadi 54:47 sekresi insulin berlebihan pada awal ee 54:50 prediabetik akan menjadi diabetik itu 54:54 karena insulinnya kadarnya tinggi maka 54:57 dia gula darahnya masuk semua ke dalam 54:59 sel jadi rendah gula darahnya kadarnya 55:03 itu bisa terjadi. He he. 55:05 Ee sebagian kecil dari pasien-pasien 55:08 diabetik kita bergejala 55:12 seperti itu. Tapi ada juga yang dia 55:15 memang harus ya enggak enggak 55:17 terpengaruh sensitivitas insulin 55:20 tersebut gitu jawabannya. 55:23 Jadi gula mau dar 55:25 gimana 55:26 mau tetap harus dipantau 55:28 apakah ini tetap begitu terus ya 55:32 kondisinya selama 3 bulan ini atau ee 55:37 tidak atau kembali normal. Heeh. 55:40 Jadi gula tuh mau tinggi mau rendah 55:41 enggak bagus ya. Harusnya normal. Heeh. 55:43 Jadi ada nilai kadar ee kadar gula darah 55:47 puasa. Ada kadar gula pada saat 55:50 pembebanan 55:51 makan sesudah makan. Nah, kadar gula 55:54 puasa tuh misalnya paling tinggi 100 55:57 misalnya antara 55:59 60 sampai 98 56:03 misal kata sampai 100. 56:05 Nah, itu yang normal. Kalau dia puasa 56:07 dia kurang dari 60 namanya berarti dia 56:10 hipoglikemi, gula darahnya rendah. 56:14 Kalau lebih dari 100, 101 misalnya dia 56:16 dalam darah puasanya dia sudah berlebih 56:19 sedikit warning tapi belum belum tentu 56:22 diabetes. 56:23 Nanti kalau dia tinggi terus misal lebih 56:26 dari 120 56:28 darah puasanya baru kita katakan ah ini 56:31 manda mandat diabetes. kita kita 56:34 periksakan lagi misalnya tes ee glukosa 56:38 oral misalnya toleransi glukosa tes ya 56:42 dibebani sejumlah 75 gr ee glukosa e 56:47 pada saat puasa disuruh minum itu yang 56:51 glukosa 75 gr dilihat 1 jam sesudah itu 56:54 sesudahnya berapa 56:55 dan 2 jam sesudahnya kalau dia tinggi 56:57 nah berarti sudah masuk diabetes ada 57:00 angkaangka normal 1 jam sesudah 57:02 pembebanan 57:03 Heeh. 57:04 Ada 2 jam sudah pemanan itu itu ee 57:08 menguji diabetes dengan tes glukosa oral 57:11 namanya. 57:12 Iya. Dan yang bisa menjawab tentu 57:14 ahlinya. Kita sendiri enggak bisa cek 57:16 ya, Dok ya. Baik. Ini ee yang terakhir 57:19 dari Mbak Sari. Kalau misalnya ini masih 57:22 makanan ya, Mbak Nuning ya. Kalau bukan 57:24 mentega tapi pakai mayonaise. Mayonaise 57:27 juga kan ee gimana tuh keterangannya? 57:30 Iya, 57:31 mohon pencerahannya, Dok. Iya. 57:33 Iya. Nah, jadi kalau lihat di literatur 57:36 buku-buku itu kelihatan mayonas juga 57:38 termasuk yang ee lemak jenuh tinggi. 57:43 Jadi ya sekali-sekali sih gak apa-apa 57:45 misalnya karena ada pesta ya kita 57:47 nyobain. Cuman artinya kita kalau sudah 57:51 usia misalnya sudah 50 tahun ke atas ya 57:54 sudah pernah nyicipi ya jangan jangan 57:58 dicoba-coba lagi ya sekali kan merasakan 58:02 saja gak apa-apa sih ya artinya masih 58:05 ada masal yang lain ya artinya ee 58:10 hal-hal yang lain jadi kita juga harus 58:13 barangkali di samping masukan yang masuk 58:16 juga harus pengeluaran Jadi lemak itu 58:19 akan dipecah melalui apa? Olahraga 58:22 atau melalui yang lain. Metabolisme 58:25 tubuh yang ada cukup sayur atau buah 58:29 untuk menetralisirnya. Misalnya tadi 58:32 makanan yang berserat dari gandum. Ahah. 58:34 Itu dia bisa mengikat lemak-lemak darah 58:38 atau kolesterol yang bersamaandangan itu 58:40 masuk di dalam tubuh kita, gitu. Jadi ee 58:44 mesti ada kombinasi makanan yang lainnya 58:47 begitu. 58:48 Heeh. Heeh. 58:49 Iya. 58:50 Iya. Kita sudah di penghujung ini 58:52 pertanyaan yang mudah dijawab mungkin 58:54 dari Mbak Fitra. Dok, HBA 1C yang bagus 58:58 berapa? Terus dari Bung Mbak Elvi, minum 59:03 air kelapa itu bisa nurunin gula darah 59:06 atau ngurangin asam urat? Iya. 59:10 Iya. 59:12 Jadi HBA1C yang 59:14 yang normal baik itu ya. Jadi 59:17 ada kelompok Amerika, kelompok Eropa 59:20 gitu ya. 59:21 Ya, kalau itu bagus sih Eropa tuh 59:26 kayaknya 6 kom 59:31 6,9 59:34 masih bisalah itu kalau di Amerika 7 59:39 lebih 7,17 59:42 harusnya. He. 59:43 Nah, normalnya kan 5,7 ya normalnya itu. 59:46 Jadi kalau dipertahankan di bawah 7uh 59:48 lah sudah bagus kita masuk Eropa, masuk 59:51 Amerika juga. [tertawa] 59:53 Apalagi 5,7 kan di bawah mereka berdua 59:56 ya. 59:56 Iya. Nah, itu lebih bagus lagi kalau 59:57 bisa 5,7 mana ada pasien-pasien saya itu 1:00:01 juga bisa 5,6 5,4 hebat sekali dietnya. 1:00:05 Nah, itu yang diharapkan demikian. Jadi 1:00:08 ee angka komplikasinya terhadap 1:00:11 kardiovaskular ya itu sedikit terhadap 1:00:15 endotilnya 1:00:17 terjadi aterosklerosis apabila ee 1:00:20 HBA1C-nya 1:00:22 di bawah 7 atau di bawah 6,5 itu sudah 1:00:26 udah statistik begitu. Jadi bagus. Jadi 1:00:29 misalnya kalau terjadinya komplikasi 1:00:31 kardiovaskuler kalau misalnya HBA1C di 1:00:34 atas 8,9 1:00:36 itu angka stroke tinggi. Nah, itu kayak 1:00:39 saya kan kena stroke ini juga ee 1:00:43 koroner tinggi ya, ada penyempitan di 1:00:47 arteri ee renalis tinggi jadi hipertensi 1:00:50 gitu. Jadi banyak nih mata juga jadi 1:00:53 terjadi retinanya gitu. Ee terjadi 1:00:56 retinopati hipertensif. Kalau HBA1C-nya 1:01:01 tinggi gitu, HBS 8,9 itu titik kritis. 1:01:06 Tinggi. 1:01:06 Sudah tinggi bangetlah ya. He 1:01:07 terjadinya komplikasi gitu. 1:01:09 He he. 1:01:10 Kalau di atas itu lebih hebat lagi. 1:01:12 [tertawa] 1:01:13 Iya. Iya. Yang terakhir, Dok, soal air 1:01:15 kelapa tadi kandungannya apa sih bisa 1:01:17 nurunin gula darah atau asam urat? 1:01:20 Air kelapa. Jadi, air kelapa memang ee 1:01:24 alami yaitu itu bagus sekali. Jadi dia 1:01:27 karena kita minum ya, jadi kita cepat 1:01:30 kenyang gitu, Bunda. Karena 1:01:32 banyak ada mengandung unsur proteinnya 1:01:35 ya, mengandur ee karbohidratnya 1:01:39 dan ee seimbang itu apa elektrolitnya 1:01:43 sehingga kita cepat kenyang gitu. Jadi 1:01:45 cukup untuk ee menahan lapar gitu. Jadi, 1:01:49 jadi kita enggak mau pengin makan yang 1:01:51 enak-enak lagi gitu ya [tertawa] 1:01:53 antara lain lebih-lebih kombinasi dengan 1:01:56 kelapanya. [tertawa] Kelapa. 1:01:57 Oke. Baik, Dok. Kita sudah di penghujung 1:02:01 waktu closing statement untuk bahasan 1:02:04 apa kita hari ini? Pankreatitis. 1:02:07 Silakan. 1:02:08 Oh, iya. Terima kasih ikhwan dan akhwat 1:02:12 pemirsa yang budiman. Jadi untuk menjaga 1:02:16 kesehatan pankreas kita itu memang ee 1:02:20 kita harus 1:02:23 meluangkan waktu memperhatikan tentang 1:02:26 makanan. asupan makanan barangkali 1:02:29 enggak boleh banyak yang mengandar 1:02:32 mengandung ee alkohol ya tinggi misalnya 1:02:36 makan-makanan 1:02:38 durian barangkali atau alkohol atau bir 1:02:41 konsumsi minuman ya beralkohol seperti 1:02:44 itu dikurangi. Kemudian merokok merokok 1:02:48 juga itu berbahaya ya. Kemudian juga 1:02:54 ee kebiasaan misalnya ee 1:02:59 mager malah malas gerak berolahraga itu 1:03:02 penting sekali olahraga untuk kesehatan 1:03:05 secara umum. Heeh. Di samping juga 1:03:07 barangkali harus kita memeriksakan diri 1:03:11 khususnya kita sudah mencapai usia 50 1:03:15 tahun ke atas. kita check up ke arah 1:03:18 pankreas kita cek amilase lipase atau 1:03:22 USG ya dengan sentrasi di daerah 1:03:25 pankreas apakah ada kalsifikasi 1:03:29 atau ada gangguan itu apa anatomia 1:03:34 ee yang lain supaya kita tetap sehat 1:03:36 begitu demikian barangkali 1:03:40 terima kasih sekali drter Dazril Nizam 1:03:43 spesialis penyakit dalam untuk 1:03:45 bahasannya hari ini. 1:03:46 Ikhwan akhwat, mudah-mudahan ya kita 1:03:49 jaga gaya hidup kita. Jangan makan yang 1:03:52 lezat-lezat terus-terusan karena 1:03:54 ternyata banyak tantangannya. 1:03:57 Olahraga juga jangan berhenti, jangan 1:03:59 bosan meskipun itu hanya jalan kaki pagi 1:04:02 hari. Kalau bisanya cuman itu ya sebagai 1:04:04 lansia. Baik, Dok. Terima kasih sekali 1:04:06 lagi dan sahabat-sahabat yang 1:04:09 bersama-sama radio silaturahim baik di 1:04:12 radio-radio yang juga menyebarluaskan 1:04:15 acara-acara dari Radio Silaturahim di 1:04:18 manapun. Terima kasih sekali lagi. 1:04:20 Billahi taufik wal hidayah. 1:04:21 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:04:23 wabarakatuh.