Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Brail TV.
- [musik]
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan Akhwat
- rahimakumullah.
- Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama
- kembali di acara ruang kesehatan yang
- mudah-mudahan bahasannya bisa
- mempersuasi kita semua melangkah lebih
- mantap, lebih ringan untuk bisa dalam
- kondisi sehat lahir dan batin ya. Dan
- untuk pagi ini yang hadir adalah sosok
- yang sudah lama kita rindukan ya, Dr.
- Imran Agus Nurali. Beliau adalah ee
- dokter senior kedokteran olahraga nih
- yang merupakan
- em ilumuni Fakultas Kedokteran. di tema
- penting hari ini yang dibahas sesuatu
- siapa di antara kita yang mau haji nih.
- Nah, persiapan keburan calon haji, calon
- jemaah haji itu akan menjadi topik
- bahasan kita kali ini. Tidak lupa tentu
- saja salam selawat kita lantunkan untuk
- junjungan umat kekasih kita Muhammad
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- Semoga kelak kita mendapatkan syafaat
- beliau dan dipertemukan dengan beliau di
- saat yang sangat kita rindukan di yaumil
- akhir insyaallah. Ya, beliau sudah ada
- di sini. Kita sapa beliau.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Dok.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Sehat, Bugar, ya?
- Alhamdulillah.
- Jadi kalau mau bugar
- orang-orang yang mau berangkat ke tanah
- suci harus
- mengupayakan sesuatu ya, Dok ya.
- Sehat dan bugar ya.
- Sehat dan bugar. Enggak bisa. Udah
- enggak apa-apa aku sehat kok gitu. I.
- Oke. Ee mari ikhwan akhwat kita simak
- dengan telinga jiwa kita apa yang akan
- disampaikan oleh ee dr. Imran Agus Nur
- Ali yang akan membahas terkait dengan
- persiapan kebugaran bagi calon jemaah
- haji. Monggo.
- Baik. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam. Pendengara setia Radio
- Rasil Radio 6 TV. Ee pagi ini ee saya
- kemar ee 2 minggu yang lalu dihubungi
- untuk mengisi materi tentang ee
- bagaimana persiapan haji kita ya. kalau
- tidak salah ee jadwal
- ibadah haji itu akhir Mei ya, tanggal
- 27-an Mei. Jadi ee memang sudah suatu
- apa ya, suatu kebijakan kami dari sisi
- kedoran olahraga khususnya saya
- sampaikan
- bahwa haji itu adalah lebih dominan
- ibadah fisik ya. ibah fisik ee kita tahu
- bahwa di sana pasti ada kegiatan tawaf
- ya ee mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh
- kali. Kemudian juga ada sai ya ee
- lari-lari kecil antara bukit ee Safa ke
- Bukit Marwah juga tujuh kali.
- Kemudian ada lempar jumrah ya. He
- lempar jumrah. Kemudian ada kegiatan apa
- ziarah yang lain. ee samping juga
- tentunya jarak ya biasanya antara tempat
- kita tinggal di hotel atau pemukiman ke
- tempat ee di Makkah, di Masjidil Haram
- maupun di Masjid Nabawi itu kan lumayan
- ya memang ada kendaraan bis tapi kan
- biasanya suka jadwal suka penuh
- sebagainya sehingga banyak yang ee
- jemaah haji kita yang berjalan kaki yang
- lumayan cukup jauh ya
- apalagi belum lagi suasana Karena ee di
- tanah suci kan di samping udaranya cukup
- panas ya, kelembabannya rendah. Itu yang
- kita tidak bikin kita tidak berkeringat.
- Walaupun sebenarnya ee suhu itu bisa
- pernah saya pernah mengalami suhu ee
- cukup tinggi 54 derajat celcius ya ee
- rata-rata mungkin 48 derajat celcius.
- Kemudian juga ee kalau siang ya, kalau
- malam terasa apa ee kelembabannya rendah
- kan. Kalau pagi dingin.
- Iya.
- Ya, suhunya dingin. Kalau pagi khususnya
- di di apa? Di Madinah ya. Itu dari sisi
- ee apa?
- Aklimatisasi. Mungkin bahannya apakah
- bisa di ee tayangkan? Sudah saya siapkan
- bahan presentasinya.
- Iya. Kita tunggu. Mudah-mudahan ee dan
- kita tahu bahwa syarat wajib untuk
- Silakan, Mas. Lanjut,
- ya. Eh, jadi tentunya ee wajibnya adalah
- muslim ya, kemudian sehat, berakal,
- kemudian juga mampu secara fisik, mampu
- secara finansial ya. Ibadah haji kan
- juga perjalanan transfer sebagainya ee
- cukup mahal lah ya. Terakhir itu 54
- jutaan ya. Kemudian juga ee dari sisi
- kesehatan dan secara mental ya harus
- mental itu yang terganggu jiwanya
- tentunya tidak diwajibkan haji
- dan haji walaupun ee wajib untuk sekali
- dalam seumur hidup.
- Dan dalam ee kebijakan di pemerintah
- Indonesia ada istilah istitaah.
- Istitaah kesehatan. J istitaah itu
- syarat untuk syarat sehat dia mampu ee
- melaksanakan ibadah haji ya. ada ee
- berbagai ee apa daftar istitah itu ee
- tentunya tidak boleh ee sekarang lebih
- ketat lagi tidak boleh hamil ya, tidak
- boleh ee cuci darah atau gagal ginjal
- kronik yang memerlukan cuci darah. Ada
- berbagai penyakit ee jantung, stroke,
- itu tentunya ada ee daftarnya cuma kalau
- bisa ditayangkan ya saya tidak hafal
- persis.
- Jadi ee
- yang tidak memenuhi syarat isi ini tidak
- boleh berangkat ya nanti dalam alam
- seleksi itu tidak boleh berangkat
- apalagi kalau ee dan itu bisa
- ditimbulkan karena ada faktor risiko ya.
- Faktor risikonya itu yang paling sering
- adalah biasanya diabetes.
- Heeh.
- Ya, cukup banyak di penduduk Indonesia
- diabetes. Kemudian juga ee hipertensi
- ya. Hipertensi. Kemudian ada penyakit
- jantung, penyakit paru kronik atau PPOK
- ya
- ee yang bisa dicetuskan juga dengan asma
- misalkan dan berbagai penyakit-penyakit
- lainnya yang ee itu sebagai resiko dan
- bisa menimbulkan penyakit yang menjadi
- ee kita tidak istiah ya, tidak bisa
- berangkat. He.
- Atau bisa terjadi juga resikonya terjadi
- pada saat di tanah suci ya. Sehingga di
- sana ee bisa tidak bisa menjalankan
- ibadah karena sakit dirawat ee atau
- mungkin dibadalkan ya atau bisa juga ya
- innalillahi wa inna ilaihi rujun di
- tanah suci ya. Itu kan haknya Allah
- untuk ee mengambil
- ee apa nyawa kita di sana. Nah, tentunya
- ini di sinilah ee ibadah fisik ini harus
- kita persiapkan ya. ee ya dari sisi apa
- hitung-hitungan ya di tanah suci itu
- kita harus melakukan tawaf tujuh kali
- keliling melilingi Ka'bah
- dan itu lumayan
- ee itu lingkaran Iya ee ini sudah
- ditayangkan tadi yang sifatnya apa
- merdeka juga itu bukan budak ya artinya
- zaman dulu kan ada budak
- jadi harus mandiri secara fisik
- dan juga ee secara mental ya dari sisi
- kejiwaan itu saya boldkan yang biru itu
- harus ee sehat jasmani dan rohani dan
- kuat meng menjalankan ibadah haji. Ya,
- lanjut saja.
- Iya.
- Nih sebagai latar belakang ya. E saya
- saya cepatkan ini data-data bahwa ee
- 2018 sampai 2024 yang lalu ee rata-rata
- ee umur jemaah haji kita itu yang cukup
- ee yang warnanya apa? yang atas itu yang
- warnanya hijau lebih muda itu ya kurang
- lebih berapa persen? 40%-an itu
- rata-rata di atas 50 tahun. Yang warna
- biru muda itu
- ya usia-usia sampai
- ee di bawah 40 tahun ya kemudian di
- bawahnya lebih muda. Sementara yang
- punya penyakit, yang punya riwayat
- penyakit kita lihat yang sebelah kanan
- tabilan kanan belum? belum, Mas. E
- sebelah kanan kita lihat hampir 70-an%
- itu yang punya riwayat penyakit. Yang
- sehat yang ya justru yang 30%an. Lanjut
- saja. Jadi kita lihat jemaah haji kita
- ini berbagai penyakit ee yang timbul ya
- ee yang dimiliki oleh para jemaah haji
- kita mulai dari ee gangguan kolesterol,
- kemudian juga ee berbagai penyakit yang
- cukup bisa menjadi risiko ya. Lanjut.
- Nah, ini ee berbagai kondisi yang
- disebut dengan tidak istitaah tadi ya.
- Saya bacakan saya cukup jauh enggak
- kebaca jadinya.
- I ya. Ada gagal ginjal yang perlu
- dialisis, kemudian penyakit jantung yang
- ee apa dengan aktivitas ringan saja bisa
- sesak. Kemudian penyakit paru-paru
- kronis, sirosis hati atau ggal fungsi
- hati. Kemudian gangguan neurologis atau
- psikologis ya ee demensia pada lansia ya
- bisa tersesat apa tidak tahu jalan
- pulang. Saya pernah ngalami juga ada
- lansia-lansia yang tidak tahu dia ee
- posisi ya.
- Kemudian kehamilan dan penyakit menular
- yang aktif ya TBC aktif tentunya tidak
- tidak isi taat dan kanker yang sedang
- dalam kemoterapi ini hal-hal yang ee
- tidak istiat atau tidak ee bisa
- berangkat. Lanjut saja. Nah, kita lihat
- ee apa bahwa sebagai ibadah fisik selain
- salat lima waktu di Masjidil Haram
- ataupun di Nabawi yang perlu jalan kaki
- ya dan cukup jauh juga tergantung lokasi
- kita ee bermukim ya. Kemudian kegiatan
- Arafah Muzdalifah dan Mina Armuna ya ee
- yang tawaf tadi. Kemudian tawaf itu
- keliling lingkaran luar itu kurang lebih
- 400 m lingkaran luar ya. Kalau lingkaran
- dalam sih mungkin sekitar
- ee 80 man ya. Tapi lingkaran luar ini
- yang di luar di sekeliling Kaaba itu 400
- m. Kalau tujuh kali itu kita harus
- [tertawa] jalan itu 2,8 kilo ya. Belum
- kalau di atas ya. Di atas di lantai 2
- itu lebih jauh lagi ya.
- Itu hanya tawaf. Sai yang tujuh kali itu
- sai bolak-balik itu 405 m. Sekali jalan
- 405 m. Kalau 7 kali ya 2,8. Iya. Belum
- jum yang kita juga harus berjalan cukup
- jauh dan kegiatan ziarah dan lain
- ditambah jemaah haji kita kan banyak
- juga tawaf yang lain,
- tawaf ke pasar, belanja dan sebagainya
- ya untuk di oleh-oleh.
- Belum lagi ini secara fisik diperlukan
- ee kemampuan fisik. Kalau tempat
- tinggalnya dari suatu desa atau suatu
- kota,
- dia harus ke tempat embarkasi untuk
- berangkat.
- dia berasal di kecamatan kemudian ke
- kabupaten, kabupaten ke provinsi.
- Apalagi kalau ee bandaranya jauh itu kan
- ee perlu kemampuan fisik ya selama
- perjalanan.
- He.
- Belum lagi budaya di kita juga ada
- kegiatan sosial ya. Biasanya untuk
- mengundang apa syukuran sebagian
- tetangga-tetangga itu juga ee perlu apa
- persiapan fisik juga ya.
- Iya.
- Belum lagi nanti ee pada saat ee pulang
- ya.
- Kemudian ee belum
- iklim di sana tadi kan ee kelembabannya
- rendah, juman suhunya panas ya. Kemudian
- juga ee apa
- rata-rata jemaah haji kita kebugarannya
- itu relatif rendah
- ya. Ini dari data-data ee lanjut saja
- Mas.
- Jadi dalam aklimatisasi ini ee kita
- beradaptasi namanya untuk menghadapi
- lingkungan yang ee suhunya panas,
- kemudian kelembaban rendah ya ee dan
- lain-lain itu ternyata dari hasil
- referensi ilmiah kebugaran yang cukup
- dan lebih baik itu mempermudah dan
- mempercepat kita untuk beradaptasi atau
- beraklimatisasi
- ya ee secara fisik untuk mengatur suhu
- tubuh juga bisa lebih mudah. dan lebih
- cepat. Jadi, kebugaran jasmani ini harus
- dibina sebelum berangkat ee ibadah haji.
- Kalau saya sampaikan minimal 3 bulan
- sebelum berangkat.
- Tadi bulan Mei, kalau sekarang bulan
- Desember nanti kita ada bulan puasa
- juga. He.
- Jangan sampai bulan puasa kita berhenti
- latihan fisik.
- Iya.
- Itu akan mengurangi jatah waktu kita ee
- menyiapkan kebugaran kita. Jadi ee
- jauh-jauh hari alhamdulillah ee Radio
- Rasil bisa menyiapkan waktunya dan
- amin
- bisa menginfokan kepada para calon
- jemaah haji kita mulai Januari sudah
- mulai latihan fisik ya nanti selama
- bulan puasa hingga berangkat ee sebelum
- ee bulan Mei tadi. Lanjut
- ya. ini eh apa hasil dari penelitian
- juga bahwa e dari sisi suhu ya
- kalau kita berolahraga itu yang bagus
- tuh harusnya waktu pagi hari karena apa
- denyut nadinya tidak terlalu rendah dan
- tidak terlalu tinggi.
- Ya,
- kalau terlalu tinggi bisa meningkatkan
- risiko.
- Tapi yang cukup yang itu adalah yang
- pada saat jam .00 pagi ya kita sarankan
- jam .00 sampai jam .00 pagi ya. Kalau
- sore boleh juga dan adinya yang relatif
- cukup untuk berolahraga itu sore hari.
- Nah, di bulan puasa itu kita sebut
- dengan abuburit ya.
- Iya.
- Dengan ee latihannya selama sore. Jadi
- setelah jam .30 sore sampai jam sebelum
- magrib lah.
- Jadi ada dua pilihan.
- Ee boleh juga kalau bulan puasa kalau
- sudah biasa itu setelah tarawih misalkan
- ya. Kalau punya waktunya hanya setelah
- tarawih. Jadi memang dianjurkan ini dulu
- kan ada pameo untuk ibadah haji itu
- olahraga alatan fisiknya harus siang
- hari.
- Hm.
- Suhunya sesuai sesuai dengan di tanah
- suci yang panas sebagainya. Itu keliru.
- Heeh.
- Ya, justru kalau latihan olahraga siang
- hari itu justru meningkatkan faktor
- risiko penyakitnya. Ya, ini justru
- meningkat. Jadi malah jadi enggak jadi
- berangkat hanya gara-gara kita lebih
- sering latihan siang hari kemudian ee
- meningkatkan faktor hipertensi, jantung
- dan sebagainya. Jadi tetap
- berolahraganya tetap disarankan ee selat
- salat subuh pagi hari ya atau sore hari.
- Jadi sama jadi untuk meningkatkan
- kebugaran jantung paru-paru, otot,
- keseimbangan dan sebagainya. Lanjut.
- Nah, ini latihan fisik yang diperlukan.
- Ee tentunya kita harus banyak juga jalan
- kaki ya atau bisa juga dikombinasi
- dengan bersepeda atau jogging dan
- mungkin diperlukan juga seminggu sekali
- itu senam aerobik.
- Heeh. Oke.
- Nah, sekarang juga sudah cukup ee
- masyarakat seminggu sekali itu bisa juga
- salah satu senam aerobik adalah ee senam
- lintung.
- Belum, Mas. Ee belum gambarnya lintung
- ya. ee itu juga memperkuat ee persendian
- ya untuk melatih keseimbangan mempatkuat
- otot dan persendian. Namun nanti
- ditambah dengan jalan kaki. Heeh. He
- ya. Seminggu misalkan jalan kakinya dua
- kali ya. Tadi kurang lebih jaraknya
- kalau bisa ee minimal 3 kilo ya. Ya,
- jalan kaki enggak usah cepat-cepat,
- enggak usah jogging lah ya. Kalau banyak
- usia-usia tadi yang lebih lansia mungkin
- jalan kaki. Kemudian ee seminggu dua
- kali ditambah satu kalinya ee senam
- aerobik atau lintung misalkan. Kemudian
- juga ee
- selama bulan puasa jangan ditinggalkan
- ya. Latihan fisiknya tetap bisa
- dilakukan ee sore atau ee malam hari ya.
- Selain ee salat tentunya salat ee lima
- waktu yang kita lakukan ya.
- Kemudian juga ee
- latihan fisik yang yang dilakukan
- minimal 20 menit ya di luar pemanasan
- dan pendinginan 20 menit ee maksimal itu
- 1 jam lah. Lanjut saja mungkin
- gambar-gambarnya. Ini contoh-contoh yang
- ee pernah dilakukan di daerah-daerah ya.
- Ada ee persiapan apa stretching
- sebagainya. Kemudian juga ada senam
- lansia, senam aerobik dan sekarang juga
- ada senam lintikung. ini dalam gambar
- beberapa contoh foto-foto dari senamblin
- [berdehem] Tingkung ya. Sudah berbagai
- tempat yang saya juga di sana juga
- memperkuat otot-otot persendian ya,
- kemudian kekuatan otot dan keseimbangan.
- Nah, pada saat bulan puasa bisa kita
- kombinasi juga dengan
- ee jalan atau bersepeda pada sore hari
- ya dan juga ee stretching
- ya. stretching dengan menggunakan kursi
- itu posisi berbagai persendian ee maupun
- mungkin bagi yang ee tidak ada halangan
- naik turun tangga ya selama tidak
- obesitas. Lanjut.
- Nah, ini ee selain latihan aerobik ee
- kapasitas jantung paru-paru juga
- diperlukan latihan kekuatan otot. Kita
- tahu bahwa ee selain berdesak-desakan
- kita juga kan ya istilahnya harus enggak
- boleh lemah.
- Betul.
- Lemah tuh bisa gampang jatuh gitu ya. Di
- samping lempar jumrah kan perlu kekuatan
- otot lengan ya. Lempar jumroh kalau
- cukup jauh itu kan dia memerlukan
- melemparkan batunya sampai ee mengenai
- apa namanya yang ee temboknya itu ya.
- He he.
- Jadi jangan sampai nanti kalau kita
- lengannya agak kuat ngelempar batu malah
- kena orang depan kita [tertawa] ya
- karena enggak sampai jauh. Jadi harus
- dilatih kekuatan otot itu. Sebagai
- kekuatan otot bisa kita lakukan latihan
- dengan menggunakan ee seminggu bisa dua
- kali ya di luar latihan aerobik tadi ee
- dengan menggunakan berbagai alat
- tambahan ya ee dumble misalkan atau air
- mineral yang 600 cc ya bisa untuk
- latihan kekuatan otot
- juga untuk menjaga keseimbangan gunakan
- kursi ya kalau ee kita terganggu
- keseimbangan. Lanjut
- ya. Ini contoh-contoh ee gambar-gambar
- latihan dengan ee dumble atau ee apa air
- mineral ya untuk kekuatan otot kita.
- Contoh-contoh gambar. Lanjut kita juga
- bisa berdiri ya ngangkat tumit ya
- untuk ee kekuatan otot tumit kita
- ya. Lanjut.
- Nah, ini juga ee salat lima waktu atau
- sunah kita lakukan dengan tumakninah.
- Jadi tidak buru-buru. Itu juga
- sebenarnya melatih kita untuk stretching
- ya, untuk keseimbangan juga
- ya. Selain gambar yang menggunakan kursi
- untuk keseimbangan kita ya atau berjalan
- lurus tapi tidak ee apa ee jatuh
- misalkan, itu juga menjaga keseimbangan.
- Lanjut.
- Nah, jangan lupa nanti pada berangkat
- selama di pesawat kita enggak boleh
- hanya sekedar istirahat tidur.
- Harus juga dilakukan stretching. Ini
- berbagai stretching leher ya ee bahu
- kemudian lengan bawah dan setiap 4 jam
- sekali ya kalau bisa kita ke kamar apa
- ee kecil apa untuk buang air kecil
- sambil kita jalan ya untuk
- melurus-luruskan otot tubuh kita. Jadi
- tentunya dengan seizin pramugari atau
- pramugara ya tidak bersama-sama. Nanti
- kalau bersama-sama bisa miring
- pesawatnya ya [tertawa] bergantian. Jadi
- tetap dilakukan e stretching selama di
- pesawat yang perjalanan itu antara 9
- sampai 10 jam ya. Lanjut. Nah, ini
- jangan lupa juga selama di tanah suci
- ini contoh-contoh ee foto di ee Nabawi
- maupun di Makkah ya. Ee sehabis salat
- subuh sebentar Mas.
- salat subuh lakukan stretching. Jadi ee
- ketua regu atau ketua kloter atau tenaga
- kesehatan memimpin untuk memang tidak
- disetel musik ya, tapi memimpin ee
- stretching ee ringan ya, aerobik ringan
- atau ee kalau jalan sudah banyak tapi
- stretching otot sendi juga.
- Tenaga-tenaga kesehatan yang bertugas
- itu juga tetap harus dijaga
- kebugarannya. Jadi ini bukan hanya untuk
- calon jemaah, tapi juga untuk ee
- calon-calon petugas yang tetap ee dijaga
- menjaga kebugaran karena tugasnya cukup
- berat di sana. Ya,
- lanjut.
- Dan yang penting adalah jangan sisakan
- makanan yang tersedia,
- tapi jangan juga disisakan kemudian basi
- kemudian kita makan juga ya. Di sana ee
- kalau membeli bahan-bahan makanan banyak
- toko, sebagainya dilihat tanggal
- expired-nya, batas waktunya
- ya. Jangan sampai makanan yang sudah
- basi kemudian ee kita makan atau
- bahannya kita masak ya. Kemudian juga
- yang ee jangan sampai kita lupa minum di
- sana terus terang tidak akan merasa haus
- karena kelembabannya tadi rendah ya.
- Sehingga harus perilaku minum harus kita
- lakukan sejak di tanah air. Perilaku
- banyak minum. Sering minum ya. Sering
- buang air kecil enggak apa-apa. Tapi
- sering minum juga itu ee sebaiknya
- dianjur jangan sampai tiba-tiba kita
- dehidrasi tiba-tiba pingsan. Ya, selama
- di sana sering ee kami ketemu ee
- lansia-lansia ada yang ee bahkan
- meninggal di masjid atau pingsan karena
- dehidrasi.
- Iya.
- Dan data penelitian saya waktu 2014 ke
- sana ada ee kurang lebih 20%
- jemaah haji yang dirawat karena faktor
- dehidrasi, karena kurang minum. Ya,
- lanjut.
- Nah, ini contoh ee
- sudah harus disosialisasikan dan sudah
- harus dilakukan. kita harus ngecek air
- seni kita ya, baik di tanah air maupun
- di tanah suci. Kalau di toilet ee
- sebaiknya air seni kita ya ee urin kita
- itu sebaiknya warnanya kuning bening ya.
- Jangan sampai seperti air teh itu ada
- kurang dihidrasi, kurang minum namanya.
- Jadi harusnya warnanya paling atas itu
- bening ya, kuning-bening.
- Dan ini ada ee standar air minum yang
- harus kita minum untuk berbagai usia ya.
- Rata-rata sih minimal 2 liter per hari,
- tapi dibagi-bagi kan apa pada saat kita
- berjalan sebagainya. Dan selalu kalau ke
- tanah suci itu selalu bawa tumbler, isi
- air atau bika bisa kita isi air zam-zam
- ya di berbagai lokasi atau di Masjid
- Nabawi maupun di ee Masjidil Haram ya.
- Lanjut.
- Nah, ini juga ee kebiasaan kita untuk
- menjaga kebugaran. Jangan sampai kita
- terkena penyakit. Biasakan cuci tangan
- pakai sabun ya kalau aktivitas dan juga
- jangan membuah sampang sampah
- sembarangan. Ini sering saya temukan
- kalau di luar hotel itu
- ee beli sarapan penjual dan sebagainya
- buang dan itu bisa menimbulkan ee kecoa,
- tikus dan sebagainya menimbulkan
- penyakit.
- Dan kalau menjemur pakaian ee sebaiknya
- di tempat jemuran di lantai atas
- biasanya atau jangan di dalam kamar ya.
- Jemuran basah dimasukin kamar ee itu
- bisa kelembabannya jadi ee apa? ee bikin
- penyakit ya, kelembaban udara di dalam
- kamar sebaiknya di tempat terbuka dan
- kena sinar matahari. Lanjut.
- Dan ee kita harus menjaga jam istirahat
- kita ya. Gunakan alarm kalau jam mau.
- Jadi jangan tidak buru-buru. Mau dengar
- azan langsung buru-buru. Itu bisa
- menambah memacu jantung atau sikis kita
- ya. He.
- Jadi atur ee perjalanannya itu berapa
- lama, alarm kita benar-benar gunakan
- waktu istirahat untuk tidur
- ya. Jangan sampai terganggu oleh
- kegiatan. Akhirnya kita ee tidak
- menjalankan ibadah yang wajib tapi malah
- yang tidak perlu kita lakukan. Malah
- menghabiskan energi dan bikin penyakit.
- Ya. Lanjut.
- Ini yang sudah ee kita perkenalkan sejak
- tahun 2017. Germas gerakan masyarakat
- untuk hidup sehat. itu bisa dilakukan
- juga untuk ibadah haji dan umrah
- ya. Ada cek kesehatan yang pilar pertama
- cek kesehatan berkala kemudian biasakan
- aktivitas fisik itu pilar kedua. Yang
- pilar ketiga adalah ee makanan yang
- bergizi ya ee cukup minum dan
- sebagainya. Yang keempat menjaga
- lingkungan bersih dan lingkungan pribadi
- ya. Jangan membuang sampah sebaiknya
- juga tidak merokok ya. Ya, saya anjurkan
- di tanah suci tidak merokok ya. kemudian
- tidak merokok di tempat umum, ya. Dan
- yang kelima, pilar kelima adalah saling
- mengedukasi sesama jemaah ya. Ee saling
- memperingat, mengingatkan ee
- perbuatan-perbuatan yang sebaiknya tidak
- dilakukan. Lanjut,
- ya. Saya rasa ee mudah-mudahan persiapan
- ibadah haji kita secara fisik, secara
- mental ya itu sudah sudah lebih baik ya
- untuk kita beraklimatisasi di selama di
- sana sehingga bila haji kita bisa
- lancar, aman dan menjadi haji yang ee
- mabrur. Demikian Pak, mudah-mudahan
- info yang ini bisa segera kita siapkan.