Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 maka perbankan Islam akan punya solusi 0:02 untuk membantu mereka-mereka yang 0:04 membutuhkan kebutuhan baik untuk usaha 0:06 maupun untuk kebutuhan yang mereka 0:09 butuhkan dalam mendidik anak mereka tapi 0:13 Sayang Sungguh Sayang umat Islam hanya 0:15 membatasi zakat mereka 2,5% kira-kira 0:18 mungkin enggak kalau pada zaman rasul 0:20 dengan 2,5% bisa membebaskan orang yang 0:22 berhutang menutupi kebutuhan orang yang 0:24 fakir yang miskin untuk perjuangan di 0:27 jalan Allah untuk membantu para muaraf 0:29 mungkinak 0:31 engak mungkin kalau dengan 0:34 2,5% di zaman rasul itu enggak bukan 0:37 hanya 2,5% itu adalah untuk harta yang 0:39 disimpan yang 0:41 ditimbun ya setelah berlalu waktu satu 0:46 tahun ya maka itu yang harus di 0:49 dikeluarkan 2,5% itu apakah itu uang 0:53 apakah itu emas Apakah itu tanah apakah 0:56 itu bangunan ya kalau tidak di di 1:00 dimanfaatkan dia menjadi suatu timbunan 1:03 saja harus di dikeluarkan zakatnya 1:08 [Musik] 1:17 [Musik] 1:22 2,5% Bismillahirrahmanirrahim 1:25 asalamualaikum warahmatullahi 1:26 wabarakatuh Allahumma shalli Ala 1:28 sayidina Muhammad sayidina Muhammad 1:30 Alhamdulillah kita berjumpa lagi di pagi 1:33 hari ini dalam acara renungan di bawah 1:36 naungan al-qur'an bersama Ustaz Husein 1:38 alattas Ustaz Hamzah alattas dan Ustaz 1:41 Isa alqf Di sini juga ada Atep Seti Budi 1:44 dan Anis Mualim Pagi ini kita akan 1:47 membahas eh zakat sebagai solusi 1:50 memerangi kemiskinan zakat sebagai 1:53 solusi memerangi kemiskinan nanti akan 1:56 dibahas oleh Ustaz Husein dan Ustaz 1:58 Hamzah alattas eh Asalamualaikum Ustaz 2:01 Hin Ustaz hamz Ustaz baik kita mulai 2:04 acara ini dengan membaca 2:06 Alfatihah 2:14 auzubillahiminasyaitanirrajim 2:20 Bismillahirrahmanirrahim 2:27 alhamdulillahirbilamin arahman 2:32 maiki 2:34 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 2:41 nasta'in 2:43 ihdinasirathal 2:46 mustaqim 2:48 sirathalladzina 2:50 an'amta 2:52 alaihim ghairil maghdubi alaihim 2:58 wad 3:04 amin Alhamdulillah kita sudah membaca 3:06 Alfatihah Mahmudah Allah mudahkan kita 3:08 dalam memahami apa-apa yang dijelaskan 3:10 oleh guru-guru kita kepada 3:14 silakan memberikan pengantarnya 3:16 Bismillahirahmanirahim alalamuikum 3:17 warahmatullah wabarakatuhhw akwat yang 3:19 dirahmati Allah subhanahu wa taala Ust 3:20 Hin Hamzah 3:23 krna 3:27 Daniah kita serial daripada rukun Islam 3:33 kita sudah membahas salat puasa kita 3:36 sudah membahas syahadat salat 3:40 eh puasa dan hari ini kita membahas 3:43 zakat ikhwan akhwat Sudah beberapa 3:46 pertemuan kita membahat zakat dan hari 3:47 ini kita akan lebih dalam membahas 3:49 tentang ee zakat 3:52 secara 3:54 umum sebagai solusi pengentasan 3:58 kemiskinan yang bisa bisa kita 4:00 ikhtiarkan sebagai umat muslim ikhwanat 4:02 Allah ee Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi 4:05 Wasallam dalam satu riwayat Bukhari 4:08 bahwa jika kita membantu orang lain Jika 4:11 kita membantu seorang muslim Allah 4:14 subhanahu wa taala akan membantu kita 4:16 wallahu Fi aunil Abdi Mamal Abdu Fi Auni 4:20 akhih 4:21 e pertolongan kita dengan mengeluarkan 4:24 kewajiban kita ikhwan akhwat akan sangat 4:28 berarti bagi mereka yang membutuhkan 4:31 bagi mereka yang mengalami kesulitan 4:34 secara ekonomi maka dari itu kami 4:36 mengimbau dan 4:38 e memotivasi ikhwan- akhwat sekalian 4:42 sebagai umat muslim agar kita tidak 4:44 kurang-kurang untuk mengeluarkan zakat 4:46 kita bahkan ini adalah hal yang harus 4:50 sekali kita perhatikan secara mendetail 4:53 kita hitung betul-betul uang kita ada 4:57 jangan sampai ada hak orang lain yang 5:00 belum kita keluarkan daripada harta kita 5:03 karena nauzubillah minzalik jangan 5:04 sampai hal tersebut menjadi penghalang 5:07 rezeki kita berikutnya Buang buang apa 5:10 yang menjadi hak orang lain pada ee 5:13 harta kita dan itu yang akan Insyaallah 5:15 kita bahas e daripada ayat-ayat Allah 5:18 subhanahu wa taala di dalam al-qur'an 5:20 oleh Ustaz Husin dan Ustaz Hamzah Mari 5:22 ikhwan akhwat sama-sama kita dengarkan 5:24 penjabaran lebih dulu daripada Ustaz 5:27 Husein bin Hamid alattos mengenai 5:30 zakat sebagai solusi pengentasan 5:33 kemiskinan 5:38 ustazzubillahirim 5:41 Bismillahirrahmanirrahim 5:43 alhamdulillahiabbil 5:45 alamin Hamdan 5:47 ktir thiban mubarakan F 5:53 kuhibbun Allah Shia Muhammadin 5:58 muhammadalamuika 6:00 warahmatullahi 6:02 wabarakatuh alalamua waa 6:05 ibadillahihin 6:08 wasalamaikum warahmatullahi wabarakatuh 6:11 ikhwan 6:12 akhwat pendengar pemirsa radio TV 6:16 silaturahim yang dirahmati Allah segenap 6:19 kaum muslimin dan muslimat begitu pula 6:22 seluruh anak bangsa pagi hari ini kita 6:25 ditemani Ustaz Hamzah binatt Ustaz is 6:29 bin Ahmad Taufik begitu pula saudara 6:31 kita Mas Krishna bin Muhammad Ishak ATB 6:35 dan seluruh kerabat kerja di studio kita 6:38 akan melanjutkan kembali pembicaraan 6:41 kita di seputar 6:45 zakat Siapa saja yang 6:48 bersyahadat Ashadu Alla 6:50 ilahaillallah wa Ashadu anna 6:54 muhammadan 6:55 Rasulullah maka dengan sendiri dia 6:58 terikat 7:00 dengan rukun-rukun Islam 7:04 berikutnya 7:07 berbeda seorang yang 7:10 berzakat yang terikat hatinya dengan dua 7:13 kalimat syahadat tadi dengan seorang 7:16 yang berzakat atau berinfak tanpa 7:18 terikat dengan 7:19 keduanya yang mengucapkan dua kalimat 7:24 syahadat yang bersaksi tiada Tuhan 7:27 selain dari Allah dan Muhammad adalah 7:29 Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa alihi 7:32 wasallam apa yang dikeluarkan dari zakat 7:34 merupakan bukti akan 7:39 kesaksiannya bukti akan keimanannya 7:42 kepada Tuhan Yang Maha Esa juga 7:45 keimanannya kepada nabi yang datang 7:48 membawa risalah dari Allah subhanahu wa 7:50 taala yang bertujuan 7:54 untuk membimbing manusia menuju 7:56 kehidupan yang lebih mulia dan zakat 7:59 merupakan salah satu wasilah yang Allah 8:04 subhanahu wa taala tetapkan 8:08 Demi 8:10 kesejahteraan keharmonian di antara 8:12 manusia baik di antara yang kaya dengan 8:15 yang miskin atau di antara sesama 8:18 orang-orang yang kaya berlebihan di 8:20 antara sesama orang-orang miskin 8:22 pandangan Si Miskin terhadap si kaya si 8:25 kaya terhadap Si Miskin mereka merasa 8:28 bahwa hidup ini merupakan amanat juga 8:30 apa yang ada pada mereka merupakan 8:32 amanat yang k mereka akan 8:34 bertanggungjawabkan di hadapan 8:39 Allah salat dan 8:41 zakat selalu disebutkan berdampingan 8:44 oleh Allah subhanahu wa taala salat 8:49 yang menghubungkan hati kita senantiasa 8:53 dengan 8:54 Allah yang membuat hati kita diterangi 8:57 oleh cahaya Allah dan juga merasa berada 9:01 dalam pengawasan Allah subhanahu wa 9:04 taala 9:06 juga pada salat Allah subhanahu wa taala 9:11 Ingatkan akan kesaksian 9:14 kita tiada Tuhan selain Allah dan 9:17 Muhammad adalah Rasulullah dari mulai 9:19 azan yang dikumandangkan kembali 9:22 mengingatkan kita begitu pula pada saat 9:25 kita berdiri membaca ayat-ayat Allah 9:27 pada saat kita bertasyahud pada saat 9:29 kita ruku dan sujud jiwa kita demikian 9:33 pula jasmani kita pikiran kita 9:37 dihubungkan dengan Allah jadi bukan 9:40 hanya tubuh saja yang berdiri rukuk dan 9:43 sujud tapi jiwa mengiringinya begitu 9:45 pula akal kita yang mendengarkan 9:48 ayat-ayat Allah yang 9:51 dibacakan membuat hati yang tadinya 9:53 gelap diterangi membuat akal yang 9:56 tadinya dalam kebingungan mendapatkan 9:59 cerahan melalui ayat-ayat Allah 10:00 subhanahu wa taala dan jiwa yang tadinya 10:03 gundah Gulana merasakan ketentraman 10:06 kenyamanan dan 10:08 kelapangan begitu pula ibadah siam juga 10:12 untuk memperkokoh memperteguh jiwa 10:15 manusia agar mempunyai kendali diri agar 10:17 tidak hanyut larut bersama hawa nafsunya 10:21 hingga perhatiannya tertuju kepada 10:23 tujuan hidup yang lebih indah dan lebih 10:26 mulia sedangkan berhaji ke tanah suci 10:30 mengajak kita bersama-sama menghadiri 10:33 undangan Allah dipertemukan dengan 10:35 saudara-saudara kita yang berbeda suku 10:38 bangsa bahasa warna kulit mengingatkan 10:41 kita semua bahwa kita merupakan keluarga 10:44 besar yang berasal dari ayah ibu yang 10:47 sama dan Allah subhanahu wa taala 10:50 ciptakan perbedaan ini 10:52 bukan mendorong sebahagian untuk 10:55 bersikap angkuh kepada sebahagian yang 10:57 lain atau yang lemah merasa minder 10:59 tertekan di hadapan yang lain tapi 11:02 bertujuan untuk membangun 11:04 taaruf membuat mereka saling berkenalan 11:07 bekerja sama dalam kebajikan dan 11:09 kemuliaan sebagaimana yang diperintahkan 11:11 Allah wa taawanu Alal birri watqwa 11:17 ww ini merupakan bimbingan praktis dari 11:20 Allah yang langsung ditetapkan oleh 11:22 Allah untuk 11:25 membangun jiwa kita agar memiliki 11:28 kesadaran yang penuh bekerja beramal ya 11:32 Sesuai dengan tujuan hidup mereka yang 11:34 akan mengantarkan mereka menuju 11:36 kemuliaan di dunia kemuliaan di hari 11:38 akhir nanti dan terjaga terpelihara dari 11:41 godaan dan tipu daya 11:44 setan Nah kalau kita perhatikan zakat ya 11:48 zakat yang 11:50 merupakan kalimat yang amat betul-betul 11:53 menjanjikan bagi 11:55 kita zakat ya yang berarti infak itu 12:00 merupakan 12:03 ee satu kalimat yang digunakan untuk 12:06 memberikan harapan dan dorongan bagi 12:08 manusia bila kamu lakukan hal ini jiwamu 12:11 akan disucikan oleh Allah kamu Akan 12:14 dibersihkan dari dosamu dan Allah akan 12:17 menumbuhkan nilai-nilai mulia yang akan 12:20 tumbuh dalam 12:22 jiwamu ini merupakan kabar gembira dari 12:26 Allah Oleh karena itu dalam surat Rum 12:29 Allah berfirman 12:31 witumiba liarbu Fi amwalinas Fala 12:35 yarbuallah apa yang kalian berikan 12:37 dengan mengharapkan riba yang tumbuh 12:40 pada harta orang lain tidak akan tumbuh 12:43 di sisi Allah kalau tidak akan tumbuh 12:44 berarti apa 12:45 akan hancur dan runtuh walaupun pertama 12:48 membumbung tinggi angkanya juga 12:51 membumbung tapi pada akhirnya akan jatuh 12:55 ke tempat yang lebih dalam lagi terlilit 12:58 hutang 12:59 juga menimbulkan kerusakan di sekitar 13:01 kita karena apa Karena riba merupakan 13:04 transaksi yang amat dibenci oleh 13:07 Allah tapi witum min zakatin turiduna 13:11 wajallah apa yang kalian keluarkan 13:13 dengan niat zakat Jadi apa yang kalian 13:17 keluarkan dalam infak dengan niat zakat 13:19 mensucikan diri kalian juga menumbuhkan 13:23 nilai-nilai Mulia dalam jiwa kalian Fa 13:27 humulun merekalah orang yang akan 13:29 melipat gandakan harta mereka bukan 13:30 hanya harta yang lahir harta yang lahir 13:33 katakan pertumbuhan uang kita harta kita 13:35 tapi ada pertumbuhan yang lebih indah 13:37 lagi yang akan membuat jiwa kita kaya 13:41 raya penuh dengan keimanan keyakinan 13:44 karena kekayaan kita bukan lagi dihitung 13:47 dengan apa dengan angka kekayaan kita 13:49 bersama Allah subhanahu wa taala alladzi 13:56 biadihi Oleh karena itu Imam Jafar 13:58 ditanya Berapa kira-kira luasnya 14:01 besarnya kekayaan Allah dijawab innama 14:04 khainu 14:06 quahu Kun 14:08 Fayakun Kalau Bang ada waktu Buka waktu 14:11 tutup belum lagi prosesnya 14:14 berbelit-belit tapi kalau Allah 14:16 subhanahu wa taala kita bisa berhubungan 14:19 dengan Allah memohon padanya siang malam 14:22 bahkan di tengah-tengah malam di saat 14:24 orang dalam keadaan tidur Allah 14:26 La maka yang berhubungan dengan Allah 14:29 yang Maha kaya tidak akan pernah miskin 14:30 sama sekali walaupun di kantongnya tidak 14:33 ada uang di rekeningnya tidak terdapat 14:35 katakan 14:37 saldo Tapi saldonya berada di sisi allah 14:40 subhanahu wa taala dengan Zakat yang 14:43 dikeluarkan dengan syarat mengharapkan 14:45 Rida Allah subhanahu wa taala jadi zakat 14:49 ini sebetulnya membawa kebaikan 14:52 keberkahan bagi kita semua tapi sayang 14:55 banyak orang yang kikir untuk dirinya 14:59 sendiri enggan untuk Berbagi bersama 15:01 saudaranya dan tidak merasakan rasa 15:03 persaudaraan di antara 15:06 mereka nah seperti tadi yang disebutkan 15:09 oleh ah Isa bahwa zakat ini sebetulnya 15:11 merupakan solusi yang paling efektif 15:14 untuk memberantas 15:17 kemiskinan J apa yang dikeluarkan oleh 15:20 orang-orang yang beriman dengan tujuan 15:22 zakat ini merupakan solusi yang paling 15:26 efektif dalam memerangi kiskinan 15:30 Kenapa karena kita tahu bahwasanya orang 15:34 yang beriman tanpa melihat latar 15:37 belakang suku bangsa ataupun warna kulit 15:40 mereka maupun status mereka Allah sudah 15:43 tetapkan kalau mereka beriman atau 15:46 masyarakat yang beriman Wal mminun 15:49 walminatum a orang yang 15:52 beriman pria maupun wanita sebagian 15:55 mereka menjadi wali sebagian yang lain 15:58 kira-ira kira mungkin enggak seorang 15:59 ayah sebagai wali atau saudara sebagai 16:02 wali akan membiarkan anaknya atau 16:05 saudaranya hidup dalam kemiskinan 16:06 kelaparan sedangkan dia kaya raya penuh 16:08 dengan kelebihan mustahil kan J kalau 16:12 konsep wilayah wunat baum 16:23 Aak kalau Konsep ini kita amalkan kita 16:26 terapkan mungkin enggak ada orang miskin 16:29 di tengah-tengah kita ada orang susah 16:31 ada orang sakit membutuhkan pengobatan 16:33 tidak mampu berobat ada orang 16:35 membutuhkan biaya sekolah tidak mampu 16:37 untuk membayar karena apa Karena di 16:40 tengah-tengah masyarakat Islam ada 16:42 orang-orang yang beriman yang memang 16:44 merasa bahwa dia dengan kekayaannya 16:47 menjadi wali mereka yang membutuhkan 16:49 yang berilmu menjadi wali orang-orang 16:50 yang membutuhkan pendidikan yang kuat 16:52 menjadi wali yang lemah Diat Konsep ini 16:55 dijalankan 16:57 niscaya problema kemiskinan dengan mudah 17:00 kita singkirkan berganti dengan baldatun 17:03 thyibatun warabbun gur dan akan kembali 17:07 seperti yang Allah janjikan kuntum kir 17:09 umatin ukhrijat linasuruna Bil Maruf 17:12 watanhauna 17:15 munkarah tapi pada saat ini konsep zakat 17:19 tidak dilaksanakan sebagaimana 17:22 mestinya padahal Ketika sahabat-sahabat 17:26 Nabi 17:27 bertanya orang yang mengaku sebagai 17:29 pengikut Salaf ya atau pengikut sunah 17:32 rasul kita dengarkan Bagaimana 17:33 pertanyaan Salaf dari sahabat nabi 17:36 kepada 17:38 Allah Mereka bertanya padamu apa yang 17:41 mereka mesti infakkan Ini pertanyaan 17:43 dari sahabat dari orang-orang yang 17:46 dianggap sebagai Salaf kepada 17:48 Allah melalui Rasulullah 17:53 kanil katakan cukupkan dulu diri kamu 17:56 kebutuhan keluargamu ada kelebihan kamu 18:00 berkewajiban untuk berkontribusi untuk 18:03 melindungi 18:04 menaungi mereka mereka yang lemah yang 18:07 berada dalam lingkungan 18:11 kamu kalalika 18:14 yubayinahuakumul ayat 18:16 laakumakar Fid Dun Wal akhir demikianlah 18:20 Allah Jelaskan ayat-ayatnya bagi kalian 18:22 Agar kalian merenung dalam kehidupan 18:25 dunia maupun kehidupan akhirat 18:27 dihubungkan antara dunia kita sama 18:29 akhirat tapi kalau hanya sebatas 18:31 kehidupan dunia berat enggak orang 18:33 ngeluarin duitnya Mas Ana 18:36 aja Ana kan ngumpulin duit kan buat masa 18:41 depan Berapa 18:43 lama 30 tahun 50 tahun duit kamu nih 18:47 bisa hidup ribuan tahun kamu simpan 18:50 begitu kamu mati Kamu tidak akan bawa 18:51 harta 18:53 kamu jadi Allah bukan mengatakan 2,5% 5% 18:56 10% tapi afu artinya Maa Wada hajatikum 19:02 yang melebihi kebutuhan 19:04 kalian dengan sendirinya kebutuhan 19:06 setiap orang 19:07 berbeda-beda yang pendapatannya 19:11 besar kebutuhannya sedikit maka 19:13 kewajibannya lebih besar tapi kalau 19:16 pendapatannya besar kebutuhannya 19:18 pas-pasan karena anaknya banyak yang 19:20 ditanggung banyak Dia tidak punya 19:22 kewajiban berinfak karena dia berinfak 19:24 kepada apa yang di bawahnya dulu 19:27 kemudian 19:28 ada orang yang gajinya tidak terlalu 19:30 besar gaji cuma Rp5 juta kebutuhan cuma 19:33 R juta dia wajib berinfak ada yang punya 19:36 25 juta kebutuhannya bahkan lebih dari 19:38 itu belum wajib untuk 19:41 berinfak jadi ikhwan akhwat yang 19:43 dirahmati Allah sebetulnya persoalan 19:45 umat baik berhadapan dengan problema 19:49 kemiskinan juga berbagai macam tantangan 19:53 dan kebutuhan yang dihadapi umat di 19:55 tengah-tengah arena kehidupan ini kalau 19:57 orang yang beriman pria wanita siap 20:00 untuk menjadi wali saudara mereka yang 20:04 beriman maka semua problema yang 20:07 dihadapi umat akan 20:10 terselesaikan Oleh karena itu kita lihat 20:12 pada masa nabi kita Muhammad Sallallahu 20:14 Alaihi Wi 20:16 wasallam Bagaimana dari masyarakat yang 20:19 betul-betul minus miskin dan susah bisa 20:22 menjadi masyarakat yang 20:24 sejahtera masyarakat yang sejahtera dan 20:28 Bagaimana orang-orang yang diberikan 20:29 kelebihan tidak sayang-sayang 20:30 mengeluarkan hartanya untuk membebaskan 20:33 saudara mereka yang muslim yang 20:35 berstatus 20:37 budak Abu Bakar membebaskan Bilal Dani 20:40 bukan hanya Abu Bakar Sekian banyak 20:42 sahabat di saat mereka memiliki apa 20:44 harta mereka bebaskan orang-orang yang 20:47 yang tertawan sebagai seorang budak 20:55 famalq Allah Terangkan bahwasanya ada 20:58 rintangan yang menjadi rintangan yang 20:59 menghalangi kita untuk menuju Allah 21:01 menuju keridan di anara rintangan 21:03 tersebut apa yang kita musti lintasi 21:07 kita ingin melintasinya berbagi dengan 21:10 melepaskan orang yang berstatus budak 21:12 atau membantu orang-orang yang 21:13 membutuhkan kebutuhan 21:15 pangan kalau kita di Indonesia 21:17 Alhamdulillah tanah kita subur ladang 21:20 usaha begitu luas sedangkan pada masa 21:23 nabi ladang yang bisa ditanami hanya 21:26 sedikit mereka ber 21:28 peragangan itu pun dilakukan selama 6 21:31 bulan sekali ke habasyah 6 bulan juga 21:35 menuju Syam arti kondisi yang amat 21:37 memprihatinkan tapi mereka tidak 21:39 sayang-sayang untuk menginfakkan harta 21:43 mereka oleh karena itu kita lihat 21:46 orang-orang yang berhutang terbebas dari 21:48 hutang 21:50 mereka orang-orang yang tidak memiliki 21:52 rumah pertama mereka naungi di rumah 21:54 mereka seperti kaum Muhajir yang ber 21:58 rumah kaum Ansar begitu ada harta kaum 22:01 Ansar berlapang dada siap untuk 22:04 memberikan harta rampasan bagi kaum 22:06 Muhajirin agar mereka bisa memiliki 22:08 rumah-rumah mereka bahkan sampai 22:11 sebagian dari mereka mengatakan saya 22:12 akan Ceraikan sebagian istri saya biar 22:15 menikah dengan kamu tapi kaum Muhajir 22:17 mengatakan tidak harta-harta kamu 22:19 istri-istri kamu kalau kamu ingin 22:21 membantu saya berikan saya pinjaman 22:23 untuk berdagang begitu saya mendapatkan 22:25 keuntungan Saya akan kembalikan kepada 22:27 kamu dan Quran mengajarkan kepada orang 22:30 yang beriman kalau ada hamba-hamba 22:32 sahaya kalian yang mau berusaha dan 22:35 menebus dirinya dengan jalan usaha ya 22:38 Allah perintahkan apa untuk membantu 22:42 mereka mengadakan perjanjian pembebasan 22:45 dia melalui cicilan yang dibayar 22:48 kemudian kalau kita punya harta dan 22:49 zakat zakatnya kita berikan untuk 22:52 merekainaabtagal Kitab mimma malakat 22:55 aanuhum fatibuhum 23:04 kalau ada hamba-hamba saya kalian yang 23:06 mau mengadakan mukatabah kesepakatan 23:08 pembebasan dengan bayaran yang diberikan 23:11 dari hasil kerjanya bikin kesepakatan 23:13 bersama mereka kemudian berikan mereka 23:16 dari harta Allah yang Allah titipkan 23:18 pada kalian itu zakat zakat harta Allah 23:20 bukan 23:21 harta Kayi Allah yang 23:25 dikeluarkan nah keluarkan yang melebihi 23:29 kebutuhan kita kita keluarkan 23:33 sebahagiannya kalau ada beberapa orang 23:36 yang 23:36 butuh ada orang yang butuh katakan kita 23:40 keluarkan 10% enggak cukup untuk 23:42 kebutuhan mereka tidak ada orang yang 23:44 bisa membantu kecuali hanya kamu maka 23:46 yang kita berikan buat mereka yang 23:48 mencukupi kebutuhan mereka walaupun 23:50 sampai 30 40% seperti yang diriwayatkan 23:53 oleh Imam 23:56 Ali 24:00 Allah wajibkan pada harta Si Kaya kadar 24:03 yang Allah wajibkan itu yang menutupi 24:06 kebutuhan orang-orang fakir mereka Wan 24:11 yajuaakirun Walan ya illa Bim faum dan 24:16 tidak akan 24:17 fakir hingga orang mengalami kelaparan 24:20 atau tidak berpakaian kecuali disebabkan 24:22 perbuatan orang-orang kaya mereka jadi 24:25 Allah jadikan Wal Mukminun Wal mukminat 24:27 ba'uhum 24:29 Aul ini masuk dari ucapan rasulnya yang 24:33 dipetik dari ayat tadi 24:38 ahadukum tidak beriman seorang dari 24:40 kalian sampai dia mencintai bagi 24:41 saudaranya apa yang dicintai bagi 24:43 dirinya Masa dia kenyang dia tidur 24:46 bersenang-senang anak-anaknya juga 24:48 berpakaian baik berpendidikan baik 24:50 sedangkan saudara mereka makan sulit 24:52 berpakaian juga dalam keadaan kondisi 24:55 yang mengenaskan tidak mampu mbiaya 24:57 sekolah di man Mana Iman Kamu betul gak 25:00 J yang perlu disadarkan dibangkitkan 25:03 kesadaran di hati kita orang yang 25:05 beriman bahwa yang diberikan kekayaan 25:08 menjadi wali yang miskin yang kuat 25:10 menjadi wali yang lemah yang berilmu 25:13 menjadi wali orang-orang yang bodoh itu 25:15 keharusan yang kita lakukan oleh karena 25:18 itu kita lihat ketika Allah subhanahu wa 25:21 taala mengharamkan 25:23 riba mahalkan jual beli lalu orang 25:26 bertanya bagaimana mereka mereka yang 25:28 tidak mampu berdagang berjual beli kita 25:30 lihat Allah subhanahu wa taala berfirman 25:34 allinauniba ayat berapa ini 25:37 ayat 2 n 275 25:42 275 ayat 275 Albaqarah alladina 25:47 yaakuluniba La yaquumun illa Kama 25:56 yaquumadzi 26:18 uahha Bagaimana solusi ya Rab bagi 26:20 mereka-mereka yang tidak mampu Berniaga 26:23 yang tidak memiliki modal 26:26 ininaanih 26:28 waq 26:30 waak lahum 26:32 ajruhumbihim w khaufun alaiim w Hum 26:38 yahz jadi Allah Terangkan pada ayat 275 26:41 dan 26:42 seterusnya orang-orang yang 26:45 usahanya ya melakukan usaha ribawi 26:48 meminjamkan dengan mengharapkan 26:51 keuntungan bertambah waktu bunganya pun 26:54 berlipat yang dikenal dengan riba nasiah 26:57 ini riba yang diperangi oleh 27:02 al-qur'an orang-orang yang hidupnya dari 27:05 usaha semacam 27:07 ini mereka di saat mereka bangun mirip 27:10 dengan orang yang kesurupan 27:12 setan artinya apa mereka bukan 27:16 orang-orang yang sadar ya yang Arif yang 27:20 tahu tujuan mereka yang bisa menikmati 27:22 arti kehidupan dalam arti yang 27:24 sebenarnya Tapi 27:26 hidupnya bagaikan ikan yang mabuk 27:29 bagaikan orang yang kesurupan setan 27:32 saksikan yang terpikir dalam benak 27:34 mereka hanya harta mereka menghitung 27:36 jumlah harta mereka yang tumbuh di saat 27:38 mengalami apa 27:40 kemerosotan mereka bisa mengalami 27:42 pukulan hingga membuat terkadang jantung 27:45 mereka mengalami kerusakan karena mereka 27:48 bermain dalam apa dalam kehidupan dunia 27:53 yang hanya sekedar mengharapkan 27:56 mendapatkan kepingan-kepingan dunia 27:58 tidak berarti jiwanya tidak terhubung 28:00 dengan Allah subhanahu wa 28:02 taala alladina yaakulun riba La yaakumun 28:06 illa Kama yaquumulladzi 28:08 yatakabbatuit minalika biannahum qu 28:11 Innamal bau ML riba alasan mereka mereka 28:15 mengatakan bahwasanya apa jual beli juga 28:17 sama dengan riba kalau uang saya saya 28:20 putar berapa keuntungana jadi kalau saya 28:23 pinjamkan pada kamu saya juga mau 28:26 keuntungan 28:28 kalau 28:29 seandainya yang meminjam katakan dia 28:33 berusaha dia mendapatkan keuntungan dia 28:35 mengatakan saya ingin berbagi dengan 28:37 kamu Saya dapat keuntungan Alhamdulillah 28:39 R juta Saya ingin bagi kamu 10 juta 28:42 sebagai ungkapan syukur saya pada Allah 28:44 dan juga pada kebaikan kamu kamu enggak 28:46 minta bunga sama saya ya tapi sekarang 28:49 saya dalam keadaan beruntung kalau dalam 28:52 keadaan tidak beruntung dia berusaha 28:56 dalam hal ini dia kembalikan apa yang 28:58 bisa 28:59 dikembalikan dari apa dari pinjaman 29:02 tersebut seandainya yang meminjam dalam 29:05 kondisi sempit Allah bilang w 29:11 ustinu kalau dia dalam keadaan sulit 29:13 tangguhkan sampai dia mudah tanpa 29:15 mengharapkan Bua 29:19 wairakumuntumamuni Kalau saudara kalian 29:21 lemah tidak mampu kalau kalian 29:24 sedekahkan itu akan lebih baik Allah 29:26 akan gantikan lebih dari 700 kali lipat 29:30 ini adab yang Allah ajarkan di antara 29:32 yang kaya yang mampu dengan orang yang 29:35 butuh jadi Allah subhanahu wa taala 29:38 bantah 29:39 mereka ketika mereka mengatakan dalika 29:42 biannahum qu Inal bau ML riba jual beli 29:45 sama dengan riba berbeda waahallallahul 29:48 ba wamar riba Allah halalkan jual beli 29:51 haramkan riba kalau jual beli itu 29:53 merupakan transaksi yang saling 29:55 menguntungkan bukan hanya satu pihak 29:57 yang yang diuntungkan dua belah pihak 29:59 diuntungkan anq tabadul dari 30:02 tukar-menukar tersebut Tapi kalau riba 30:06 kita pinjamkan harta kita pada seseorang 30:08 tumbuh pada harta orang lain pada 30:10 keringatnya pada darahnya pada usahanya 30:12 sedangkan kita hanya mau terima 30:14 keuntungan dia 30:15 beresiko Mengalami berbagai macam 30:18 kesulitan apalagi ya dia diharuskan 30:22 untuk 30:23 membayar bunga berdasarkan pertumbuhan 30:26 waktu 30:32 Allah haramkan Allah halalkan jual beli 30:35 yang menunjukkan transaksi yang adil di 30:39 antara second party dan first party 30:41 pihak pertama dan pihak kedua saya jual 30:44 barang Saya butuh barang tersebut saya 30:47 diuntungkan yang menjual juga menerima 30:49 imbalan dari hasil penjualanerseb 30:56 sskan buinas apa yang kalian keluarkan 30:59 dari riba untuk tumbuh pada harta orang 31:01 lain sama dengan benalu yang melekat 31:04 pada sebuah pohon dia bukan tumbuh 31:06 langsung dengan menyerap sari-sari 31:08 makanan tapi dia menghisap sari-sari 31:11 makanan yang dihasilkan oleh pohon pohon 31:14 tersebut butuh untuk menghidupkan baik 31:16 dahannya daunnya rantingnya diserap oleh 31:19 benalu begitu hancur si benalu akan 31:21 pindah ke tempat 31:23 lain Nah di sini kita lihat Bagaimana 31:25 Allah subhanahu wa taala mengajarkan 31:29 ah Allah 31:32 meng Siapa yang datang nasihat dari 31:34 Tuhannya 31:36 kepadah dia 31:39 berhenti maka yang lalu dimaafkan 31:42 Allah Siapa yang kembali 31:46 melakukan maka mereka akan hidup dalam 31:49 azab api neraka kekal untuk 31:53 selama-lamanya Allah akan menghancurkan 31:56 riba 31:58 tidak akan memberkahi tidak akan 31:59 melimpahkan rahmatnya Allah akan 32:01 hancurkan 32:02 riba sedangkan sedekah Allah akan 32:05 tumbuhkan Nah sedekat ini bukan hanya 32:08 menumbuhkan harta yang miskin bukan 32:11 hanya memberikan solusi buat mereka tapi 32:14 yang bersedekah hartanya akan 32:15 ditumbuhkan dikembangkan arti 32:18 menguntungkan gak yang bersedekah Allah 32:20 janji untuk menguntungkan dan 32:22 melipatgandakan hingga 700 kali lipat 32:25 sedangkan yang menerima sedekah mendapat 32:27 solusi dari problema kebutuhan 32:30 mereka wallahu la yuhibbu kafarinim 32:34 Allah paling tidak menyukai setiap orang 32:36 yang ingkar lagi bergelimangan 32:40 dosa Lalu solusinya Bagaimana bagi orang 32:44 yang enggak punya modal mau usaha betul 32:47 gak dia enggak punya modal mau 32:50 usaha kalau yang punya modal Enggak ada 32:52 masalah apa-apa sekarang berhadapan 32:55 dengan orang yang tidak punya modal 32:57 yang lemah kalau dia maeminjam di bank 33:00 enggak punya agunan engak ada jaminan 33:03 Hatta Bank Islam pun tidak akan 33:05 memberikan pinjaman kepada seorang yang 33:06 gak punya jaminan 33:08 betulak jadi jaminan itu yang 33:11 mengizinkan dia untuk menerima pinjaman 33:13 berarti pinjaman hanya diberikan bagi 33:15 orang mampu bagi orang miskin nah 33:18 bagaimana 33:21 seandainya dari lembaga keuangan kita 33:24 yang bekerja secara apa secara kerja 33:28 sama saling menguntungkan membiayai 33:30 investasi keuntungan dibagi berdasarkan 33:33 hasil baik dalam bidang pertanian bidang 33:35 properti 33:37 ya dengan bagi hasil Kemudian dari bagi 33:42 hasil sebelum dibagi dipotong zakatnya 33:44 katakan 10% 20% nah 20% 10% ini dibagi 33:47 itu siapa di samping untuk membantu 33:49 orang-orang yang susah membantu juga 33:51 orang yang membutuhkan modal diberikan 33:55 kepadanya pinjaman 33:57 dari zakat kalau kamu nanti usaha kamu 34:00 lancar balikkan kalau memang dia tidak 34:02 mampu untuk membayar 34:04 dibebaskan tapi dari zakat hingga orang 34:07 tidak merasa dirugikan pahamak jadi 34:10 kalau kita punya lembaga 34:12 keuangan ada yang sifatnya bisnis ya 34:15 yang menjadi penghubung di antara apa 34:17 orang yang memiliki uang dan orang-orang 34:20 yang memiliki skill mengontrol juga 34:23 usaha mereka dari keuntungan disiapkan 34:25 untuk zakat maka kan Islam akan punya 34:28 solusi untuk membantu mereka-mereka yang 34:30 membutuhkan kebutuhan baik untuk usaha 34:33 maupun untuk kebutuhan yang mereka 34:36 butuhkan dalam mendidik anak mereka tapi 34:39 Sayang Sungguh Sayang umat Islam hanya 34:42 membatasi zakat mereka 34:43 2,5% 2eng kira-kira mungkin engak kalau 34:47 pada zaman rasul dengan 2,5% bisa 34:49 membebaskan orang yang berhutang 34:51 menutupi kebutuhan orang yang fakir yang 34:53 miskin untuk perjuangan di jalan Allah 34:56 untuk membantu para Bu Araf mungkin gak 34:59 Enggak mungkin kalau dengan 35:02 2,5% sedangkan yang terjadi pada masa 35:04 Rasul zakat dikumpulkan setelah 35:06 dibagikan masih 35:08 berlebihan sampai datang ke hadapan 35:10 Rasul mereka bawa kelebihan zakat 35:12 tersebut Rasulullah mengatakan kami 35:14 tidak mengirim kalian sebagai pemungut 35:15 pajak tapi sebagai orang yang membagikan 35:18 zakat dari yang kaya dibagi bilang ya 35:21 Rasulullah ini sudah kelebihan dari apa 35:22 yang telah kami bagikan jadi saham fuq 35:26 masakin yang bekerja orang-orang yang 35:28 mualaf yang berhutang semua bisa 35:30 ditutupi mungkin enggak dengan 35:34 2,5% 35:36 berarti saluran zakat yang disebutkan 35:38 dalam al-qur'an itu 35:40 sia-sia si siasia sia-sia tapi yang 35:44 terjadi ternyata yang Allah Sebutkan 35:47 delapan Saluran ini Ternyata semua 35:51 tercukupi oleh karena itu bagaimana kita 35:54 sekarang berhadapan dengan problema yang 35:56 kita hadapi kebutuhan umat yang 35:59 bermacam-macam yang tidak mungkin 36:02 ditutupi dari apa dari usaha mereka ada 36:06 yang tidak mampu berusaha Kenapa kita 36:08 umat tidak berpikir untuk apa memberikan 36:12 solusi dari kelebihan harta yang Allah 36:14 berikan pada kita dikelola oleh lembaga 36:16 zakat yang jujur adil bukan yang 36:18 bersifat sektarian kemudian membantu 36:21 untuk memecahkan problema umat yang 36:23 heran di Australia di Swedia di 36:27 negara-negara yang kita lihat hidup 36:29 sejahtera mereka memungut pajak dari 36:32 rakyatnya kemudian memberikan jaminan 36:34 hidup buat orang-orang yang jompo yang 36:36 tua yang belum punya pekerjaan bahkan 36:39 wanita yang 36:40 menyusui diberikan cuti ya dari mulai 36:45 masa melahirkan sampai menyusui anaknya 36:47 Bahkan waktu hamil langsung diberikan 36:49 cuti gajinya tetap diberikan masa 36:51 menyusui juga demi anak-anaknya 36:54 diberikan gaji pada masa meny just 36:56 karena dia merawat anak bangsa di masa 36:58 akan 36:59 datang tapi kita umat Islam yang 37:02 dikatakan sebagai sebaik-baiknya umat 37:04 Nabi yang diutus sebagai rahmatan lil 37:06 alamin lalu kondisi umatnya sebagian 37:09 besar dalam keadaan yang tidak 37:11 berkecukupan yang hidupnya susah miskin 37:15 bahkan terkebakang tidak berpendidikan 37:18 apa ini tidak menggambarkan menerangkan 37:21 kepada kita bahwa kita belum menerapkan 37:23 Islam terutama dengan konsep zakat Oleh 37:27 karena itu solusi yang Allah berikan 37:29 dalam menghadapi problema ini Allah 37:31 sebutkan innalladina amanu wailus shihat 37:33 sungguh orang yang beriman dan 37:35 mengerjakan amal saleh dimulai dengan 37:37 iman dan amal saleh lalu secara khusus 37:40 waqamusah mereka mendirikan salat hingga 37:43 Hati selalu terhubung dengan Allah wa 37:46 zakah dan mereka juga mengeluarkan zakat 37:49 mereka lahum ajruhumbihim bagi mereka 37:51 Allah sediakan ganjaran mereka di sisi 37:53 Tuhan mereka belum lagi dalam kehidupan 37:55 dunia W khaufun alaihim wum yahzanun dan 37:59 mereka tidak akan mengalami ketakutan 38:01 dan Kesedihan mereka melintasi kehidupan 38:03 dunia kemudian akhirat bebas dari 38:05 ketakutan kesedihan ini janji yang amat 38:07 Indah tidak nah orang yang selalu ingat 38:10 Allah ingat hari akhirat hatinya 38:12 terhubung melalui salat ketika 38:14 mendengarkan janji Allah mereka enggak 38:16 sayang untuk berinfak tapi yang hanya 38:19 hidup untuk dunia itu yang berat kalau 38:21 mau keluar uangnya seperti jantungnya 38:24 mau keluar dari kerongkongannya tapi 38:26 kalau yang beriman kepada Allah dan hari 38:28 akhir tahu sebentar lagi hak mengelola 38:31 hartanya akan diakhiri pindah kepada 38:34 ahli warisnya Masa dia hanya berpikir 38:36 untuk mereka tidak berpikir untuk 38:38 akhiratnya yang kelak akan dimasuki 38:40 kekal dan abadi untuk selama-lamanya 38:43 jadi zakat ini sebetulnya merupakan 38:45 solusi yang amat indah dalam memerangi 38:49 kemiskinan dan berbagai macam persoalan 38:52 yang dihadapi umat dalam kebutuhan dana 38:54 mereka dalam bidang pendidikan kan dalam 38:57 bidang kesehatan tapi sayang kita belum 39:00 memahami hal ini dan Dalil utamanya Wal 39:03 Mukminun Wal mukminat ba'duhum Auli 39:08 ba'dinuruna Bil Maruf wanhail munkar 39:12 wimun wunakah 39:15 wunallahasul Lalu Allah Terangkan 39:18 ulaikaarhamuhumullah Innallaha Aziz 39:20 Hakim merekalah orang yang akan 39:22 dirahmati Allah dan Allah maha perkasa 39:25 lagi maha bijaks 39:27 sana 39:30 wallahuam Nah berkaitan dengan shodqatul 39:36 Fitri hal yang amat indah ya dari 39:40 tuntunan Islam ini Islam 39:43 betul-betul selalu memberikan solusi 39:45 pada setiap event-event kehidupan baik 39:49 secara umumup maupun dalam event 39:52 tertentu sebagai contoh orang berpuasa 39:55 di bulan Ramadan kita saksikan Bagaimana 39:58 Nabi merangsang dan mendorong 40:01 orang-orang yang beriman yang diberikan 40:03 kelebihan untuk memberikan bantuan bagi 40:06 orang-orang miskin agar dapat berbuka 40:09 puasa dengan penuh kenikmatan mereka 40:11 menikmati berbuka puasa bersama keluarga 40:13 mereka mereka juga mengajak orang-orang 40:16 fakir miskin untuk dapat menikmati 40:18 berbuka puasa dalam suasana yang indah 40:21 dan rasul menyebutkan bahwa Siapa yang 40:24 memberikan buka puasa bagi orang yang 40:26 berpuasa sama dengan melepaskan budak 40:29 dan Allah akan ampuni satu dosanya dari 40:33 dosa 40:34 besarnya di samping melepaskan budak 40:37 Allah akan ampuni dosanya bayangkan amal 40:41 yang sepeleeh tapi menghasilkan hasil 40:44 yang begitu 40:46 indah lalu Rasulullah Sallallahu alaihi 40:49 wasallam pada saat akan memasuki hari 40:51 raya Idul 40:52 Fitri menetapkan satu ketetapan ini 40:56 merupakan bahagian dari zakat secara 40:58 umum tapi untuk event tertentu bagi 41:01 mereka-mereka yang akan memasuki hari 41:03 raya memiliki 41:05 kelebihan dari kebutuhan hari rayanya 41:08 hendaknya mereka peduli terhadap saudara 41:10 mereka yang fakir dan miskin agar bisa 41:13 menyenangkan mereka pada saat hari raya 41:16 sebagaimana orang-orang kaya menikmati 41:19 kesenangan maka lahirlah yang dinamakan 41:21 shodqatul Fitri shodqah yang dikeluarkan 41:26 untuk event Idul Fitri agar orang-orang 41:30 fakir dan miskin ikut serta dalam 41:32 kenikmatan kesenangan bersama-sama yang 41:36 kaya jadi khusus sedekah ini dikhususkan 41:40 untuk apa membantu fakir miskin agar 41:43 bisa menikmati suasana gembira hari raya 41:46 pada saat Idul Fitri berarti hanya 41:49 diambil dari yang kaya diberikan kepada 41:52 yang miskin jangan salah kaprah diambil 41:56 dari semua orang sampai ada seorang 41:58 janda Punya anak banyak dia diingatkan 42:02 bahwa kalau dia enggak mengeluarkan 42:03 sodqatul Fitri puasanya Enggak bakal 42:06 diterima akhirnya dia hitung zakat yang 42:08 mesti dikeluarkan anak 7 Kal 3,5 liter 42:12 tambah dia berapa coba 8 kan 8 * 3 24 Ya 42:17 tambah 12/2 Lit Kal 8 4 Lit berarti 28 42:20 yang mesti 42:21 dikeluarkan dia paksakan dirinya untuk 42:25 mengeluarkan 42:27 padahal beratnya luar biasa tahu-tahu 42:30 dia terima 10 liter Dari 42:33 masjid yang diterima lebih sedikit 42:36 dibandingkan apa yang lalu kita bertanya 42:39 Ke mana perginya sodqatul 42:41 Fitri Ke mana perginya shodqatul Fitri 42:45 kalau seandainya pengeluaran yang mereka 42:48 keluarkan lebih besar daripada apa yang 42:50 mereka terima ke mana kelebihannya 42:53 pergiadahal kita tahu dalam konsep zakat 43:00 itu diambil dari yang kaya diberikan 43:03 untuk orang-orang yang miskin jadi 43:04 seodqatul Fitri itu seodqah yang diambil 43:07 dari yang kaya yang mampu ya yang 43:09 mencukupi kebutuhan hari rayanya ada 43:12 kelebihan diperintahkan untuk berbagi 43:14 dengan mereka-mereka yang membutuhkan 43:17 nah berapa yang mesti dikeluarkan kalau 43:20 pada masa nabi kita Muhammad Sallallahu 43:22 Alaihi Wi wasallam setiap sahabat 43:25 mengeluarkan apa yang mereka makan pada 43:27 hari 43:28 raya Sampai dalam riwayat disebutkan 43:31 dari sayidina Umar fakana Minna 43:34 yukrijuan Min Tamrin ada yang 43:37 mengeluarkan satu shok kurma tergantung 43:39 jenis kurma yang dimakan kalau dia 43:41 makannya Ajua keluar Ajua makan Ambar 43:43 keluar Ambar makan mabrum keluar mabrum 43:46 makan Barni keluar Madri makan Sagi 43:49 keluar Sagi tergantung jenis korma yang 43:52 dimakan jangan makan a Ajwa atau Abar 43:55 keluarnya Barni yang murah Selisih 43:58 harganya kan jauh yang satu 100 riyal at 44:00 75 Rial yang satu cuma 8 10 riyal jadi 44:03 di antara kita ada yang mengeluarkan 44:05 satu SH ya dari kurma ada lagi yang 44:08 yukhriju Shan Min apa Min burrin dari 44:12 gandum ap lagi yang mengeluarkan satu SH 44:14 Min Akid susu kering susu yang 44:17 dikeringkan karena itu makanan dia kan 44:20 kondisi pada saat itu susah luar 44:22 biasa jadi setiap orang mengeluarkan 44:24 yang biasa dia makan nah pada zaman Nabi 44:27 orang enggak bikin ketupat betul gak 44:30 enggak bikin sayur opor enggak bikin 44:33 juga sambal godok betul gak Oleh karena 44:36 itu dikeluarkannya pada malam Idul Fitri 44:39 dikeluarkan malam Idul Fitri karena 44:41 enggak repot repot masak enggak 44:43 repot-repot ini kalau sekarang datang 44:45 lebaran kalau lebaran Cina bandeng 44:48 besar-besar harganya murah datang 44:50 lebaran umat Islam harga kelapa yang 44:53 biasanya Cuma 500 berubah jadi 5.000 44:57 cabai yang tadi r.000 berubah jadi 45:00 r.000 daging-dagingnya juga meningkat 45:02 mahal beban mereka kan berat yang kayak 45:05 makan daging macam-macam ya makan 45:08 ketupat tertawa-tawa bersama anak 45:10 keluarganya pakaian mereka baru yang 45:13 miskin cuma terima 10 liter beras dibagi 45:16 di antara keluarganya Akhirnya pagi-pagi 45:18 cuma makan kuaci 45:21 beras ada gak Oleh karena itu yang 45:24 diberikan untuk miskin bukan makanan 45:27 biasa makanan hari raya 45:31 se dengan sendirinya kita keluarkan ya 45:35 katakan jumlah keluarga kita 10 orang 45:38 kita keluarkan sodqatfi 10 orang kita 45:41 keluarkan katakan untuk kebutuhan 45:43 berasnya untuk kebutuhan juga dagingnya 45:46 daging engak cukup bumbunya betul gak 45:49 jadi kalau kita punya 10 orang kita bagi 45:51 paket katakan kita keluarkan satu ini 45:55 bagi yang mampu ya ada beras Ada daging 45:59 ada uang buat beli 46:01 bumbu hingga satu keluarga bisa apa 46:04 kalau Keluarganya banyak anggotanya kita 46:06 berikan untuk keluarga lebih besar lagi 46:08 pai dua paket tiga paket buat mereka 46:10 kalau yang mampu hanya mengeluarkan 46:12 katakan lima paket keluarkan lima paket 46:14 kan kalau dihitung berasnya ya sama 46:17 dagingnya sama apa sama juga uangnya itu 46:21 untuk apa untuk 10 keluarga sudah apa 46:23 sudah mencukupi bahkan lebih J kita 46:26 harus keluarkan beras itu merupakan 46:27 sunah rasul Sama dong kayak mereka 46:30 azahiriun bukan lihat maqasid Syariah 46:33 Islamiah maksud dari syariat islam tapi 46:35 melihat zakat secara lettererle pada 46:38 saat itu kalau gitu keluarin 46:40 kurma betul gak kalau pada zaman dulu 46:44 orang makan kurma ya cukup buat mereka 46:47 atau orang bisa bikin roti malam lebaran 46:49 sudah kebahagiaan kalau sekarang beda 46:52 masuk rumah Fulan ada opor ada Kambing 46:55 ada ayam sedangkan orang miskin di 46:57 rumahnya Enggak ada apa-apa bahkan saya 46:59 ingat di kampung kampung kita 47:01 silaturahim dulu orang-orang di Kampung 47:03 cuma bikin dodol kalau lebaran bikin do 47:06 dodol di 47:07 kampung Nah sekarang situasi telah 47:10 terjadi perubahan karena bercampur 47:13 dengan masyarakat dari kota di mana-mana 47:14 tempat jangan kita biarkan sebagian 47:18 orang sama anak-anak kecil menyaksikan 47:20 di rumah tetangganya makan yang melimpah 47:23 di rumahnya Enggak ada makan apa-apa 47:24 jadiul Fitri sodqah yang khusus diambil 47:28 dari yang kaya diberikan kepada yang 47:30 miskin untuk membuat mereka ikut serta 47:33 berbahagia pada hari raya dan membuat 47:36 mereka Bahagia tidak cukup hanya dengan 47:38 makanan biasa tapi dengan makanan yang 47:41 biasa dimakan untuk hari lebaran paling 47:43 enggak yang miskin di rumahnya itu ada 47:46 opor ayam sama-sambal godok sama ketupat 47:50 ararti paling enggak ini kan dapat betul 47:52 gak jangan di rumah kita ada opor ada 47:55 semur ada lagi marak kambingnya ada 47:58 satenya ada ininya sedangkan di rumah 48:00 orang miskin enggak ada apa-apa sama 48:02 sekali jadi yang dikeluarkan itu adalah 48:05 makanan hari raya jangan secara Harfi 48:09 kita pahami sodqatul Fitri Tapi 48:11 disesuaikan dengan situasi kondisi yang 48:13 dihadapi umat sesuai dengan maksud dari 48:15 shodqatul Fitri ini yang dinamakan 48:17 maqasid asariat Islamiah tujuan dari 48:20 syariat 48:24 islamm agama hukum itu berkisar diputar 48:28 ilatnya nah Ilat pemberian sodekah ini 48:30 kan tujuannya apa untuk membahagiakan 48:33 orang 48:33 miskin kita bisa bahagia tiap hari makan 48:36 daging Orang 48:38 miskin jadi pada hari itu biar di 48:40 kampung orang merasakan betul-betul 48:43 kebahagiaan kenikmatan menikmati suasana 48:45 hari Lebaran nah ini yang dilakukan nabi 48:48 kita bersama para sahabat nabi kita 48:50 mudah-mudahan umat juga tersadar bahwa 48:54 zakat ini dari kaya dikembalikan kepada 48:56 yang miskin bukan untuk setiap orang ini 48:59 meringankan tujuan kaum muslimin Nah 49:02 sebagai penutup saya kebetulan naik 49:04 taksi bersama seorang sopir taksi di 49:08 malam 49:10 Lebaran saya pada saat tersebut ingin 49:12 beli sesuatu buat anak tahu-tahu saya 49:14 dengar suir taksi mengatakan Ustaz 49:16 bagaimana saya nih saya jangankan buat 49:19 Lebaran besok buat sodqatul Fitri atau 49:23 zakat fitrah Ya saya belum mampu puasa 49:26 ditolak dong kalau 49:28 gitu saya belum bisa mengumpulkan ya 49:30 saya narik ini buat bayar shodqatul 49:32 Fitri kalau Lebaran saya pikir gampang 49:35 yang penting puasanya diterima dalam 49:36 keluarga yang penting 49:38 puasanyaim saya bilang ya akhi ini 49:41 sodqah bukan wajib untuk kamu ini 49:43 sedekah wajib untuk orang yang mampu 49:45 demi membantu kamu dan anak-anak kamu 49:47 bahagia di hariul Fitri J kesalahan 49:50 paham yang luar biasa ini ada kesan yang 49:53 fakir yang miskin maksain diri 49:55 untukodqatul Fitri padahal tujuannya 49:58 untuk membantu mereka meringankan beban 50:00 mereka 50:01 semuanya tapi sayang fikih kita masih 50:06 memahami shodqatul Fitri Dalam makna 50:08 yang betul-betul naif tidak sesuai 50:10 dengan maqasid asyariah alislamiah 50:14 padahal Rasulullah ing asrium fiidikum 50:17 buat mereka ikut serta bersama kalian 50:19 dalam hari raya kalian jangan ada lagi 50:22 yang bermuka asam yang bersedih yang 50:24 berduka apalagi kalau kita bisa bayar 50:26 hutang orang-orang yang berhutang jadi 50:28 mudah-mudahan melalui zakat ini yang 50:31 Allah ajarkan dalam al-qur'an dengan 50:32 janji-janji yang begitu indah dengan 50:34 makna yang mensucikan dan menumbuhkan 50:36 ini akan merangsang kita semua untuk 50:39 berlomba-lomba dalam kebajikan yang akan 50:42 membawa kita menuju kemuliaan dunia dan 50:44 akhirat 50:45 wallahuam 50:47 Hamzah bismillahirrahmanirahim 50:49 alhamdulillahbil alamin Allahumma Shi 50:52 wasallim wabarika sayidina Muhammadin 50:55 sayidina 50:57 Muhammad alhamdulillah 50:59 wasyukurillah panjang lebar gamblang 51:03 jelas penjelasan mengenai ee zakat ini 51:09 yang 51:10 merupakan kewajiban yang Allah subhanahu 51:13 wa taala wajibkan kepada kita tiada lain 51:17 adalah 51:19 ee 51:21 keuntungannya kebaikannya itu akan 51:24 kembali kepada diri kita 51:25 sendiri dan ini adalah merupakan bukti 51:29 dari keimanan 51:31 kita bukti dari kesungguhan 51:35 kita Apakah kita benar-benar beriman 51:37 kepada Allah subhanahu wa taala atau 51:41 hanya itu hanya ucapan yang kita ucapkan 51:45 lifp service hanya casing hanya untuk 51:51 penampilan tapi zakat ini adalah sebenar 51:55 nya merupakan sesuatu yang akan 51:58 membuktikan keimanan 52:02 kita ayat yang 52:05 begitu menyentuh tadi di disebutkan 52:09 dibacakan oleh Ustaz Husein Bagaimana 52:12 Allah subhanahu wa taala 52:15 menggambarkan kondisi kaum mukminin ini 52:18 di dalam persaudaraan mereka almukminuna 52:22 Wal mukminatu ba'duhum Auliya ba'd 52:26 orang mukmin baik yang laki-laki maupun 52:29 perempuan sebagian mereka itu sebagai 52:31 pelindung bagi sebagian yang lain 52:34 pelindung artinya melindungi yang kuat 52:38 melindungi yang lemah yang 52:41 pintar memberikan ilmunya kepada yang 52:45 yang bodoh yang kuat melindungi yang 52:48 lemah begitu juga yang kaya melindungi 52:51 yang yang miskin dengan hartanya nah ini 52:55 ya 52:56 direalisasikan dengan zakat 52:59 ini dibuktikan dengan 53:02 zakat dan sebenarnya zakat 53:05 ini ya ini Bagian terkecil dari 53:09 infak kalau kita seperti yang juga 53:12 pernah saya Gambarkan 53:15 ya zakat ini secara kategori atau 53:19 kategori wise 53:20 ya bukan secara dalam arti harfiah 53:24 bagaimana zakat ini sebenarnya adalah 53:27 akan menumbuhkan harta kita dan juga 53:29 sekaligus dia akan membersihkan hati 53:32 kita ee harta kita dari segi apa E 53:36 kategorinya ini adalah kategori terkecil 53:38 dari infak kita kalau dalam satu 53:41 himpunan himpunan terbesar adalah zakat 53:45 himpunan yang lebih kecil lagi adalah 53:47 sedekah jadi sedekah termasuk infak 53:50 himpunan yang lebih kecil lagi adalah 53:53 zakat ya dia ya adalah sesuatu bagian 53:56 yang terkecil ini adalah artinya yang 53:59 paling 54:00 rendah yang paling rendah artin seorang 54:03 kalau sudah mengeluarkan zakatnya itu 54:05 sebenarnya dia baru baru mengeluarkan 54:08 suatu kewajiban yang batasnya terendah 54:11 arti alhaddul 54:13 Adna baru dia lakukan 54:16 itu ada orang kalau sudah melakukan 54:19 zakat Udah kayaknya udah udah udah 54:20 mulakkan zakatnya sudahah segala-galanya 54:23 dia artinya sudah selesai Enggak itu itu 54:27 baru 54:27 Al hadul Adna yang baru dia lakukan 54:30 kalau dia mau lakukan yang lebih ya dia 54:34 lakukan dengan e mengeluarkan lagi e 54:38 infak-infak yang lain yang merupakan 54:40 e sedekah tatawu namanya sedekah sunah 54:45 banyak orang setelah sudah keluarkan 54:46 zakatnya Pak ternyata banyak orang yang 54:48 lebih jangan dibilang Oh harta zakat 54:50 Saya sudah keluar semua habis padahal 54:52 dia masih memiliki harta yang banyak ya 54:55 di sanalah kita memerlu meningkatkan 54:57 Jadi bukan hanya kita beriman pembuktian 55:00 Iman pada batas terendah tadi alhaddul 55:03 Adna yang walaupun ini adalah merupakan 55:07 suatu hal yang baik sudah mensucikan 55:09 membersihkan ee harta kita tapi kita ee 55:13 diminta untuk 55:15 ee melakukan memberikan infak infak 55:19 infak yang lainnya infak-infak yang 55:20 sunah tadi ya seperti halnya juga dalam 55:25 kewajiban-kewajiban yang lain ada 55:27 alhaddul Adna ada batasan terendah ada 55:30 batasan batasan yang tinggi misalnya 55:34 dalam salat ya batasan minimalnya adalah 55:37 kita melasanakan salat Li waktu salat 55:40 yang wajib tapi Allah tidak 55:44 e harapkan kita hanya melaksanakan ini 55:47 tapi kita ya diharapkan melaksanakan 55:51 salat-salat nafilah Ya seperti yang 55:54 Allah Subhan taala Sebutkan ya kita 55:57 salat-sat tahajud misalnya 56:04 wiliahajakuk Mahmuda ya di waktu malam 56:08 hendaklah kalian itu melakukan salat 56:10 tahajud nafilatanaka ini Sebagai ibarah 56:14 tambahan jadi Allah menghendaki kita 56:16 jangan hanya dipas-pasan G kalau kalau 56:20 eh ibarat seorang berdagang kita baru 56:23 impas ini ya memang kita enggak Rugi ya 56:27 ketika mengalami kerugian kalau hanya 56:30 baru yang melaksanakan batas minimal 56:32 puasa juga seperti itu puasa yang wajib 56:35 hanya Ramadan Ya sat bulan itu ini kalau 56:39 kita laksanakan berarti kita sudah sudah 56:41 melaksanakan kewajiban melaksanakan 56:44 sesuatu ee yang diwajibkan oleh Allah 56:46 pada batasan yang terendah Ya begitu 56:49 juga dalam ee hal-hal yang lain nah ini 56:52 di dalam zakat ini ya kalau kita sudah 56:56 mengeluarkan 56:57 ya zakat tersebut itu adalah berarti 57:01 kita sudah yang pertama melaksanakan 57:05 kewajiban Minimal kita sudah kita 57:07 laksanakan kemudian juga karena zakat 57:10 juga berarti dia itu membersihkan harta 57:13 harta kita berarti harta kita sudah 57:15 bersih karena Allah 57:20 perintahkantiabtum infakkanlah dari e 57:23 yang terbaik ya dari yang baik dari dari 57:27 penghasilan kalian jadi setelah kita 57:30 keluarkan itu Ya kita infak jadi harta 57:33 kita ini menjadi menjadi baik dan itu e 57:36 zakatnya itu sebagai modal dasarnya tadi 57:39 ya Nah inilah dengan dengan zakat ini 57:43 juga jangan 57:45 diartikan salah yaitu dengan selalu 57:48 zakat itu 2,5% seperti yang dibutkan 57:51 tadi oleh Ustaz Hin Bagaimana apakah 57:53 cukup dengan 2,5% per yang kita harus 57:56 pahami di zaman rasul itu enggak bukan 57:58 hanya 2,5% itu adalah untuk harta yang 58:01 disimpan yang 58:03 ditimbun ya setelah berlalu waktu 1 58:07 tahun ya maka itu yang harus di 58:11 dikeluarkan 2,5% itu apakah itu uang 58:14 apakah itu emas Apakah itu tanah apakah 58:17 itu ee bangunan ya kalau tidak di di 58:22 dimanfaatkan dia menjadi suatu timbunan 58:24 saja harus di dikeluarkan zakatnya 2,5% 58:28 tapi kalau usaha misalnya bangunannya 58:30 jadi jadi usaha kontrakan atau disewakan 58:33 nah yang dikeluarkan nanti dari harta 58:36 sewanya bukan 2,5% itu 10% nantinya 58:39 setelah e kost-cosnya listrik dan 58:42 sebagainya misalnya sudah dikeluarkan 58:43 maintenance sudah dikeluarkan 58:45 E atau tanah ya Misalnya tanah kalau 58:49 tanah nganggur saja se itu itu harus 58:51 dikeluarkan tapi kalau ditanamin Nah itu 58:53 dari hasil pert ya itu ya bukan 58:57 2,5% tapi itu itu 10% atau 5% Nah itu 59:02 ada ada kategori-kategorinya ya Nah 59:04 inilah yang harus dipahami ya bukan 59:07 dengan dipahami hanya terk dari dari 59:11 riwayat hadis karena Rasulullah 59:12 menerangkan e sesuai dengan masa yang 59:15 ada pada waktu itu juga seperti 59:18 membatasi hanya pada makanan pokok atau 59:22 membatasi misalnya zakat Fitrah Tadi 59:25 hanya dengan Makan apa Makanan pokok 59:28 tadi ya seperti beras ya nah kalau dulu 59:31 makanan pokok yang langsung bisa diolah 59:34 ya seperti itu kalau sekarang Ya dikasih 59:36 beras saja fakir Misin dia enggak bisa 59:40 ya mengolahnya kalau dia enggak ada 59:42 minyaknya untuk masak enggak ada gasnya 59:44 enggak ada uang untuk beli gas seperti 59:46 itu oleh karena itu juga ya di samping 59:50 tadi secara individu kalau orang mau 59:52 mengeluarkan dia hendaknya mengeluar 59:54 akan diperhatikan apa yang 59:55 dikeluarkannya itu bukan hanya ya 59:59 Ee beras seperti itu tapi juga bagaimana 1:00:02 kelengkapan agar supaya beras ini 1:00:05 menjadi makanan ee yang bisa dimakan 1:00:08 kemudian juga ditambah dengan lauknya 1:00:10 dan sebagainya ini kalau pribadi nah ini 1:00:14 juga perlu diketahui oleh para panitia 1:00:17 sekarang kan di masjid-masjid juga ada 1:00:19 ada panitia masih saja ributkan Apa 1:00:22 boleh orang ya ee zakat fitrah pakai 1:00:25 beras Apa boleh pakai uang seperti itu 1:00:28 masih hal itu yang di yang di yang 1:00:30 dipikirkan padahal ya Ee dengan uang 1:00:34 kemanfaatannya lebih lebih fleksibel 1:00:37 daripada beras dan dia terima saja apa 1:00:41 yang dizakatkan dari dari ee orang yang 1:00:44 berzakat Fitrah Apakah itu beras dengan 1:00:47 tentunya dengan memperhitungkan dari 1:00:49 beras tersebut bukan hanya ya untuk 1:00:52 dijadikan makan di hari raya ya tapi 1:00:54 juga bisa buat ee dengan biaya untuk 1:00:59 bisa beli lauk dan sebagainya nah 1:01:01 panitia 1:01:03 ee penerimaan zakat di masjid harus 1:01:06 mengatur mengelola dijadikan paket-paket 1:01:08 seperti yang tadi Ustaz Hin Sebutkan 1:01:11 jadi dari hasil yang dikelkumpulkan itu 1:01:13 dijadikan paket untuk keluarga ini dia 1:01:15 harus dia bisa kira-kira ya untuk 1:01:19 ee mendapatkan suatu paket yang membuat 1:01:23 dia senang nanti dia 1:01:25 di Yaumil ID tadi ini juga penting 1:01:28 bagaimana panitia zakat fitrah itu harus 1:01:30 mengerti maqasid syariah yang diambil 1:01:34 dari al-quranul Karim yang tadi sudah 1:01:36 diterangkan Jadi bukan hanya e ribut 1:01:39 dengan karena penjelasan-penjelasan 1:01:42 fikhiah karena ya penjelasan fikih itu 1:01:46 terkadang sudah dijelaskan itu 1000 1:01:49 tahun yang lalu kondisinya berbeda 1:01:51 dengan sekarang ya hendaknya kalau kalau 1:01:54 melihat suatu hukum itu kita ngacu boleh 1:01:57 kita baca ya penjelasan fikih dari para 1:02:00 ulama terdahulu tapi Lihat referensi 1:02:04 utamanya dari al-quranul Karim maqasid 1:02:07 syariahnya dari al-qur'anul Karim 1:02:09 tujuannya dari di mana ee di apa 1:02:12 ee kewajiban mengeluarkan zakat tersebut 1:02:16 ya jangan seperti tadi juga seperti 1:02:19 orang begitu ketakutannya karena takut 1:02:21 enggak diterima zakatnya karena ya Ada 1:02:25 riwayat hadis yang mengatakan bahwa 1:02:27 zakatul Fitri itu dikeluarkan dari 1:02:30 setiap anggota keluarga sampai orang 1:02:32 yang baru lahir ya seorang keluarga ini 1:02:35 misal ada anak yang baru lahir sebelum 1:02:37 ee apa ee bulan Syawal itu dia wajib 1:02:41 mengeluarkan zakat fitrahnya sampai yang 1:02:44 dia tanggung itu dari pembantunya yang 1:02:47 di rumah dia harus hitung tuh dia harus 1:02:48 keluarkan zakatnya Iya ini bagi orang 1:02:52 kaya ini harus kita kembalikan ke kaidah 1:02:56 zakat di dalam e apa di di dalam 1:03:00 al-quranul Karim dan juga sebenarnya di 1:03:02 dalam hadis juga Rasulullah Terangkan ya 1:03:05 zakat 1:03:08 ituq zakat diambil dari orang kaya 1:03:11 diberikan kepada orang yang miskin di 1:03:14 daerah 1:03:15 tersebut ini kaidah ini harus di ituu 1:03:17 jangan dengan satu Hadis kemudian Ustaz 1:03:20 e menakut-nakuti setiap masyarakat anya 1:03:24 kalian enggak bakal diterima puasa 1:03:27 kalian akan terkantung-kantung bainama 1:03:29 Wal ARD ya seb lama sebelum belum di 1:03:32 dikeluarkan zakat fitrah Iya ini bagi 1:03:35 orang yang kaya orang yang mampu seperti 1:03:37 itu jadi ee harus di di apa dijelaskan 1:03:42 secara utuh syariat ini jangan 1:03:44 sepotongspotong akhirnya membuat 1:03:46 masyarakat bingung yang susah makin 1:03:48 susah yang senang akhirnya makin senang 1:03:51 ya ini saja mungkin yang sebagai apa 1:03:54 tambahan mudah-mudahan 1:03:56 ee ee Allah subhanahu wa taala 1:04:00 memberikan pemahaman kepada kita dari 1:04:02 apa yang Allah subhanahu wa taala 1:04:04 Terangkan di dalam kitabnya dan juga 1:04:06 memberikan Taufik kepada kita untuk 1:04:08 dapat 1:04:09 melaksanakannya wallahuam jazakumullah 1:04:11 kir Ustaz Hin Ustaz Hamzah atas 1:04:13 penjabarannya mudah-mudahan ini bisa 1:04:15 setidaknya memotivasi kita ikhwan akhwat 1:04:17 untuk memperhatikan harta kita sekali 1:04:20 lagi jangan sampai ada hak orang lain 1:04:23 yang dapat daripada harta kita bersihkan 1:04:27 bersihkan harta kita dari zakat agar 1:04:29 rezeki yang Allah subhanahu wa taala 1:04:31 telah siapkan untuk kita 1:04:34 berikutnya mengalir deras buat kita 1:04:36 Insyaallah ikhw akwat yang dirahmati 1:04:38 Allah subhanahu wa taala Mari sama-sama 1:04:40 kita tutup dengan baca doa kafaratul 1:04:42 majelis subhanakallah 1:04:47 wihamuag ya alhamdulillah kita tadi 1:04:49 sudah mendengar penjelasan mengenai 1:04:51 zakat sebagai solusi memerangi Kemis 1:04:54 Terima kasih Hin Ust hamz Az is baik 1:04:58 kita akan jumpa lagi waktu saya Muhamad 1:05:01 krna dan Anis mohon pamit 1:05:05 wabillahaufikah wasalamualikum 1:05:07 warahmatullahi wabarakatuh 1:05:14 Waalaikumsalam