Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Bahkan saat kiamat Allah maha cuma
- berkaitan dengan perbuatan manusia.
- Perbuatan manusia itu yang menjadi
- pilihan dia diketahui oleh Allah
- Subhanahu wa taala tapi bukan ilmu Allah
- yang mengendalikan.
- Oleh karena itu, Syekh Muhammad Mutawali
- Sya'rawi mengatakan, "Ilmullah sabiqun
- la saiqun." ilmu Allah ini ya. Karena
- ilmu yang tidak dibatasi oleh dimensi
- waktu dan ruang dia dapat menyingkap apa
- yang bakal terjadi. Mengetahui dengan
- jelas apa-apa yang bakal terjadi. Oleh
- karena itu, dialog antara penghuni api
- neraka yang diceritakan oleh Al-Qur'an
- walaupun belum tiba saatnya. H betul
- gak? Tapi bukan berarti ilmu Allah yang
- menjerumuskan Firaun ke dalam neraka,
- yang menjerumuskan Abu Jahal ke neraka,
- yang memasukkan Salman ke dalam surga.
- Bukan. Paham gak?
- Kalau seandainya Mas Rizal lihat wajah
- di cermin
- tahu-tahu tampil di cermin dengan begitu
- indah, langsung kita mengatakan,
- "Jazakallah khair ayyuhal cermin. Terima
- kasih banyak kamu yang membuat wajah
- saya menjadi
- tampan." Cermin hanya menampilkan apa
- adanya. Salah satu orang yang wajahnya
- bolong-bolong dan hitam melihat cermin
- marah sama
- cermin. "Ini gara-gara kamu wajah saya
- menjadi buruk." Cermin hanya menyingkap
- apa adanya. Cuma cermin yang dibuat
- manusia itu hanya menyingkap apa yang di
- hadapan dia. Tapi kalau ilmu Allah
- cermin yang dapat menyingkap seluruh
- peristiwa yang lampau, yang kini maupun
- yang akan datang. Nah,
- kira-kira cermin ini mempengaruhi
- perbuatan kita gak? Tidak. Hanya
- menyingkap apa adanya. Jadi, ilmu Allah
- meliputi segala sesuatu. Tetapi bukan
- berarti ilmu Allah yang menggiring
- mengendalikan perbuatan manusia. Jadi
- bedakan antara ilmu Allah dan takdirnya.
- Takdir buah dari ilmu. Dan takdir ini
- seperti yang kita jelaskan tadi, ada
- yang kembali kepada norma-norma alamiah
- yang begitu seimbang. Ada yang kembali
- kepada norma-norma syariat. Yang pertama
- takdir takwin. Yang kedua takdir tasy
- tasyri itu sebagaimana yang diterangkan
- oleh Al-Qur'an.
- Nah, sekarang
- kita setelah menjelaskan tadi dengan
- jelas yang mudah-mudahan dapat dipahami.
- Kita ingin memahami dapatkah takdir
- Allah
- berubah? Dapatkah takdir Allah beru
- berubah? Allah Subhanahu wa taala yang
- maha pengasih lagi maha
- penyayang berjanji untuk apa? Mengampuni
- dosanya orang-orang yang bertaubat.
- memohon ampun padanya. Kita semua tahu
- bahwa dosa itu mendatangkan
- kegelapan. Maksiat menimbulkan bala.
- Betul gak? Dosa ini ada yang menyobek
- penjagaan Allah
- Taala. Nah, pada saat manusia melakukan
- pelanggaran terkena getah dari
- pelanggaran dia, berarti
- apa? Berarti akibat dari apa? Dari
- pelanggaran dia terkena apa?
- terkena getah
- akibat karena dia apa? Tidak
- menyesuaikan dirinya dengan ketentuan
- Allah
- Taala. Nah, pada saat dia berada pada
- kondisi yang
- mengenaskan akibat dosa dan
- perbuatannya,
- kira-kira ya hukum-hukum yang
- memenjarakan dirinya dalam kesempitan,
- kesusahan bisa berubah gak? Bisa. dengan
- tobat
- dengan kembali pada Allah dengan memohon
- ampun kondisi yang tadinya dalam keadaan
- tenggelam dalam kegelapan kesempitan
- teru merenggang berubah dengan rahmat
- Allah oleh karena itu Allah bilang uduni
- astajib aku mohon padaku aku akan
- kabulkan permintaan kalian waidza
- saalaka ibadi anni fainni
- qorib maka nabi mengatakan la
- yaruddulq ill tidak Akan ada yang dapat
- merubah ketentuan Allah kecuali hanya
- doa. H tidak ada yang dapat merubah
- ketentuan Allah kecuali do doa.
- Doa.
- Contohnya api hukumnya membakar dan
- panas. Betul
- gak? Ketika Nabi Ibrahim dilontarkan ke
- dalam api, seharusnya bagaimana? Ini api
- panas membakar, takdir Allah.
- Ketika Nabi Ibrahim dilemparkan ke dalam
- api, seharusnya kalau takdir tersebut
- tidak berubah, kebakar gakbakar. Tapi
- Allah katakan pada api khusus buat
- Ibrahim, ya naru kuni bardan wasalaman
- ala Ibrahim. Wahai api khusus buat
- Ibrahim, dingin. Berubahlah menjadi
- dingin dan membawa keselamatan. Kayu
- terbakar, api menyala, orang merasakan
- panas, yang tidak merasakan cuma
- Ibrahim. Kenapa? Karena Allah
- perintahkan api yang tadinya panas
- membakar dengan takdir Allah berubah
- dengan kehendak Allah memberikan
- keselamatan buat Ibrahim. Jadi perubahan
- takdir karena all
- Nabi Yunus ketika dilontarkan ke dalam
- lautan ditelan oleh ikan berdasarkan
- hukum yang mengatur tubuh manusia. Ya.
- Demikian pula kebutuhan akan oksigennya
- melalui pernapasan. Dia tidak mungkin
- bisa bernapas dalam perut ikan maupun
- dalam lautan.
- Artinya seharusnya apa? Mati. Mati. Tapi
- Allah selamatkan dan perintahkan ikan
- untuk menyelamatkan
- dirinya. Subhanaka inni minimin. Ketika
- dia memanggil Allah la ilahailla an
- subhanaka inni kuntu minadimin. Allah
- selamatkan dirinya. Allah ubah
- takdirnya.
- Karena takdir dari Allah, Allah maha
- kuasa untuk mengubah apa yang Allah
- kehendaki. Maka dalam
- surat dalam surat apa? Dalam surat
- Ra'adat Allah berfirman, "Yamhullahu ma
- yasya
- wait." Allah subhanahu wa taala
- menghapuskan apa-apa yang Allah
- kehendaki dan
- menetapkan. Allah di saat menetapkan
- sesuatu tidak terikat oleh hukum
- tersebut. Artinya Allah tidak berdaya.
- Enggak. Kalau manusia membuat sesuatu
- terikat dengan apa yang dibuat. Karena
- sebetulnya hukum bukan dia yang
- membuat. Manusia menetapkan katakan
- mobil menggunakan apa? Bensin. Bensin.
- Di tengah jalan yang memproduksi mobil
- ini mau diganti sama air bisa enggak?
- Enggak bisa. Enggak bisa walaupun dia
- yang buat. Tapi kalau Allah maha kuasa
- dia mengetapkan sesuatu api membakar dan
- panas Allah kuasa mengatakan kuni bardan
- wasalaman ala Ibrahim.
- Jadi yamhullahuasya wbit waahu umul
- kitab ini merupakan ayat berapa? Ayat 39
- surat Rad. Dia menghapuskan apa yang
- dikehendaki dan
- menetapkan dan di sisinya ilmul kitab.
- Artinya apa? Kita bedakan antara
- perubahan takdir dengan ilmu Allah.
- Indahu ilmul kitab. Ya. Catatan dari
- segala sesuatu terdapat dalam Lauh
- Mahfuz. Itu berkaitan dengan ilmu Allah.
- Ilmu Allah sempurna, tidak perlu
- penyempurnaan dan tidak akan mengalami
- perubahan. Bukan kayak ilmu kita
- sekarang ditetapkan berdasarkan tetapan
- katakan dalam bidang medis ya dalam
- rujukan buku yang menjadi rujukan buat
- kalangan internis atau kalangan jantung,
- kalangan kata ahli ginjal itu bisa dari
- waktu ke waktu berubah mengalami
- penyempurnaan. Kalau ilmu Allah tidak.
- Karena Allah maha sempur maha tahu. Oleh
- karena itu waahu ilmul kitab. Di sisi
- Allah terdapat ilmul kitab yang mencatat
- segala
- sesuatu dan tidak akan ada perubahan.
- Tapi kalau takdir hukum yang ditetapkan
- oleh Allah Taala, hukum ini tidak apa
- memenjarakan Allah. Hukum ini terikat
- pada Allah. Oleh karena itu doa manusia
- yang mengalami kesempitan, yang
- mengalami kesusahan atau badai di tengah
- lautan, badai yang mengamuk dengan doa
- Allah perintahkan untuk kembali tenang.
- Sebagaimana taufan pada masa Nabi Nuh,
- Allah perintahkan hujan berhenti dan
- Allah perintahkan bumi untuk menelan air
- kembali dan Nuh berada dalam
- keselamatan. Maka penting
- berdoa. Doa ini yang akan membantu usaha
- kita, menyempurnakan usaha kita,
- memberkahi usaha kita. Dan doa ini yang
- akan menyelamatkan kita dari bencana dan
- azab.
- Oleh karena itu, orang yang banyak
- beristigfar, banyak
- bertaubat, banyak meminta kepada Allah,
- orang yang paling berbahagia, dia
- berusaha dan berdoa sempurna betul-betul
- antara usaha manusia dan bantuan Allah.
- Maka kita memulai pekerjaan kita dengan
- bismillahirrahmanirrahim, dengan nama
- Allah yang maha pemurah lagi maha
- penyayang. Berarti kita bekerja dengan
- usaha kita diiringi dengan rahmat Allah.
- Apa yang kurang?
- Jadi jelas sekali bahwasanya takdir
- Allah bisa
- berubah. Doa sedekah, amal saleh yang
- tadinya hampir mengalami bahaya. Ya
- Allah selamatkan. Allah selamatkan
- karena amal saleh yang
- dilakukan. Yang tadinya rezekinya
- sempit, dia berdoa pada Allah Taala,
- Allah Subhanahu wa taala lapangkan. Yang
- tadinya sakit-sakitan, dokter mengatakan
- enggak ada harapan, dia berdoa, Allah
- sembuhkan penyakitnya. Jangankan
- menyembuhkan, menghidupkan yang mati
- Allah
- kuasa. Jadi harapan dalam hidup kita
- besar apa tidak besar? Jadi doa kuasa
- mengubah takdir Allah bukan mengubah
- ilmu Allah. Ilmu Allah Subhanahu wa
- taala ilmu yang sempurna. Mengetahui
- yang lalu, yang kini, maupun yang akan
- datang. Nah, sering terjadi kerancuan.
- Sebahagian
- ustaz, sebahagian kiai tidak mampu
- membedakan antara arti takdir dan
- ilmu. Takdir buah dari ilmu Allah.
- Hukum-hukum yang berasal dari ilmu yang
- sempurna. Tetapi Allah tidak dipenjara
- oleh takdir yang dibuat. Allah kuasa
- mengubah takdirnya. Nabi Ayub yang
- sakitnya begitu p disembuhkan dengan air
- yang memancar dari kakinya.
- Sayidah Maryam dengan izin Allah
- Subhanahu wa taala ya tidak sama sekali
- tunduk tidak mengikuti takdir yang
- berlaku mendapatkan anak tanpa seorang
- suami Sayidah Hawa tanpa seorang ibu
- begitu pula Adam alaihialatu
- wasalam. Jadi jangan pernah kita
- membatasi kekuasaan
- Allah. Jangan kita batasi kekuasaan
- Allah dengan takdir yang ditetapkan
- Allah Taala. Allah kuasa merubah
- takdirnya. Oleh karena itu, para
- sahabat, para nabi mereka berjuang
- walaupun dengan usaha terbatas, tapi
- tangan mereka menadah ke langit hingga
- bala bantuan dan rahmat datang dari sisi
- Allah. Jadi ingat jangan berputus asa.
- Mohon pada Allah hukum-hukum dan takdir
- ini bukan hukum-hukum yang mati. Tapi
- Allah bilang, "Yamhullahu ma yasya
- wausbit."
- Allah menghapuskan apa yang Allah
- kehendaki dan menetapkan waah ilmul
- kitab. Tapi di sisi Allah semua ilmul
- kitab catatan dari seluruh makhluknya
- bahkan sebelum Allah menciptakan
- mereka. Tapi ingat jangan ilmu Allah ya
- kita pahami mengendalikan perbuatan kita
- yang kelak kita akan pertanggungjawabkan
- di hadapan
- Allah. Ini pilihan kita. Maka maksiat
- kita jangan dinisbatkan pada Allah. Ini
- dosa besar. Nah, Allah terangkan
- berkaitan dengan ilmunya pada ayat
- 59 surah apa? Surah Al-An'am 59.
- Waahu mafatihul ghaib la yalamuha
- illahu. Dan di sisi Allah, kepunyaan
- Allah hanya ada pada Allah rak kunci
- yang menyingkap rahasia-rahasia gaib.
- Semua di tangan all Allah. Nabi juga
- tidak mengetahui yang gaib.
- Diberitahukan oleh Allah. Naam. Tapi
- yang mengetahui yang gaib siapa?
- Allah. Kemudian tidak ada yang
- mengetahuinya kecuali hanya Allah.
- ma fil barri wal bahri dia mengetahui
- apa yang terdapat di daratan maupun di
- lautan
- tasquatin illa yamuha dan tidak ada satu
- helai daun baik di Indonesia di benua
- Asia Afrika semua diketahui oleh Allah
- wbin w
- yisin wbin w yisin wq
- [Musik]
- Tidak ada satu helai daun yang jatuh
- kecuali diketahui oleh Allah. Kemudian
- tidak ada satu biji-bijian yang terdapat
- dalam perut bumi. Begitu pula yang basah
- ataupun yang kering. Kecuali semua
- tercatat fi kitabim mubin. Dalam kitab
- yang mencatat dan menjelaskan segala
- sesuatu. Itu namanya ilmul kitab.
- Ini ilmu ilmu Allah sempurna tidak
- berubah. Tapi takdir Allah yang
- merupakan hukum-hukum dan aturannya ya
- di mana kita hidup terikat dengan hukum
- tersebut ini yang
- berubah. Oleh karena itu, satu orang di
- Inggris dibawa ke rumah sakit dalam
- kondisi yang betul-betul lemah. Sewaktu
- diperiksa hasil pemeriksaannya, ternyata
- fungsi hatinya amat minim pada batas
- yang
- kritis. Akhirnya dokter
- mengatakan menurut perhitungan kami
- tinggal beberapa hari
- aja. Lebih baik dibawa ke rumah. Di
- rumah enggak ada yang merawat karena dia
- orang mampu minta dirawat di rumah
- sakit. Kebetulan dia seorang muslim
- diletakkan
- Al-Qur'an di mana?
- di telinganya untuk mendampingi dia pada
- saat-saat akhir. Bacaan ayat-ayat Quran.
- Subhanallah. Keluarga bolak-balik
- mondar-mandir. Ramalan dokter bahwa ini
- orang akan mati tinggal beberapa hari
- tidak
- berlaku. T suster melihat indikasi
- kondisi apa fisik pasien ini kok
- membaik. He. Detak jantungnya meningkat
- dengan baik. Kemudian juga apa namanya?
- Hasil pemeriksaan darahnya juga
- membaik.
- Tahu-tahu kejutan datang pada mereka.
- Mereka kumpulkan para dokter. Ternyata
- fungsi hatinya yang tadinya kritis.
- Hatinya sudah melemah mulai membesar
- sedikit demi sedikit dan pulih dalam
- keadaan sehat. Itu keajaiban hati
- manusia ini walaupun sudah dipotong
- separuh dia bisa berkembang lagi. Allah.
- Saya kenal seorang dokter spesialis
- jantung.
- Dia merawat seorang pasien
- nonmuslim. Waktu diperiksa dari mulai
- denyut jantungnya, irama menggunakan
- alat-alat bantu. Semua sudah dalam
- kondisi lemah. Akhirnya dia mengatakan,
- "Panggil keluarga kalian, lebih baik
- kalian
- berdoa." Akhirnya keluarganya berkumpul
- bergandengan tangan. Ya, dia seorang
- Katolik bersama-sama mendoakan
- dia. Mendoakan sama-sama
- nih orang dalam keadaan terjepit
- biasanya dipanggil siapa? Allah kan.
- Berdoa
- bersama-sama
- tahu-tahu si dokter enggak lama kemudian
- dipanggil. Kondisi pasien meningkat
- dengan baik.
- kadar yang tadinya abnormal ya, denyut
- jantungnya ya,
- iramanya semua kembali normal. Dan si
- dokter cerita sama saya, "Sampai
- sekarang ini orang masih bolak-balik ke
- saya dalam keadaan
- sehat." Jadi, jangan pernah kita
- berputus asa dari rahmat Allah.
- ya ibadina
- asihmatillah
- inallahafun inahu gfurahim. Wahai
- hamba-hambaku yang telah melampaui
- batas, jangan putus asa dari rahmat
- Allah. Allah berjanji untuk mengampuni
- seluruh dosa termasuk efek-efeknya
- dihilangkan. Dia maha pengampun lagi
- maha
- penyayang. Tuhan kita yang maha
- pengasih, yang maha penyayang, yang maha
- suci, tiada sekutu baginya. Kapan kita
- ingin meminta, tinggal kita mengetuk
- pintunya siang malam terbuka. Coba Mas
- Rizal minta sama
- manusia. Sekali disambut dua kali asem
- mukanya tiga kali marah-marah sama kita.
- Kalau kita
- datang waktu istirahat dia, dia marah
- sama kita. Kalau
- Allah waidza sa'alaka ibadi anni fainni
- qorib. Jadi
- kesimpulannya takdir Allah subhanahu wa
- taala adalah hukum-hukum yang ditetapkan
- oleh Allah. Baik yang namanya takdir
- takwini, norma-norma alamiah atau takdir
- tasyri'i. Ya, contohnya apa? Takdir
- tasyrii. Allah tetapkan bahwasanya babi
- itu haram buat kita. Tapi pada saat kita
- mengalami apa?
- Allah bolehkan buat kita untuk memakan
- babi demi keselamatan kita. Itu rahmat
- dari all. Arti Allah menetapkan hukum
- itu bukan untuk kepentingan Allah. Untuk
- kepentingan kita. Cuma manusia ini
- enggak sadar.
- Jadi takdir Allah Subhanahu wa taala
- dapat berubah. Tapi yang berubah bukan
- kita. Yang berubah yang merubah api dari
- panas menjadi sejuk, membakar, berubah
- membawa keselamatan. Itu yang menetapkan
- Allah. Oleh karena itu, mulai sekarang
- mari kita semuanya menadahkan tangan
- kita pada Allah. Kita berusaha tapi
- angkat tangan kita. Apa yang tidak mampu
- kita capai, apa yang tidak mampu
- diberikan manusia, Allah Subhanahu wa
- taala maha kuasa untuk memberikan segala
- sesuatu. Siapa yang menduga bahwa Gus
- Dur bisa jadi presiden? Padahal
- kesehatan tidak mendukung dirinya. Betul
- gak? Betul. Allah punya apa? Punya
- pelajaran buat kita bahwa kita tidak
- maha kuasa, tidak menentukan segala
- sesuatu. Banyak hal-hal yang kita anggap
- mustahil
- terjadi, yang kita anggap pasti gagal.
- Karena semua bukan kembali pada apa?
- Pada kita yang menetapkan hukum dan
- aturan. Perbuatan kita ini kalau baik,
- penuh ketaatan pada Allah, akan membawa
- kebaikan yang lebih indah. Tapi di saat
- kita melakukan pelanggaran atau bersikap
- sombong, akan terjadi apa-apa yang tidak
- kita duga sebelumnya. Nah, mengingat
- waktu sudah pukul 2725. Insyaallah kita
- lanjutkan kembali sesi tanya jawabnya di
- masa akan datang insyaallah. Jadi ini
- sesi ketiga dari usaha manusia dan
- takdir Allah dengan subtema dapatkah
- takdir Allah berubah? Jawabannya naam.
- Takdir Allah yang ditetapkan Allah,
- Allah kuasa untuk
- merubahnya. Dan doa merupakan jalan
- untuk mohon pada Allah mengubah
- takdir-takdir yang berat buat kita.
- Oleh karena itu, kemajuan bangsa kita
- dengan kita berusaha bertakwa, berdoa,
- insyaallah dari kemunduran kita akan
- mengalami kemajuan. Maka kita ajak para
- pemimpin di atas, wakil rakyat, aparat
- TNI, polisi, semua Anda bakal dipanggil
- ke hadapan Allah. Begitu pula para
- ulamanya. Mari kita bekerja sama untuk
- kebaikan bangsa kita. Subhanakallahumma
- wabihamdik astagfiruka wa atubu ilaik
- walu minkum. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla
- ilaha.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Ya, demikianlah ikhwan
- akhwat yang dirahmati Allah, renungan di
- bawah naungan Al-Qur'an untuk edisi pagi
- hari ini. Semoga kita semua dapat
- memetik pelajaran dari kajian yang
- disampaikan oleh Ustaz Husein Alatas di
- kesempatan ini dan beliau masih
- menjelaskan tema besarnya mengenai usaha
- manusia dan takdir Allah. Dan subtema
- tadi yang dibahas yaitu dapatkah takdir
- Allah diubah? Insyaallah cukup jelas
- yawat mengenai takdir yang disampaikan
- oleh Ustaz Husin Altas tadi dijelaskan
- bagaimana takdir takwin kemudian takdir
- tasyri juga dijelaskan takdir mubrom dan
- juga takdir mualaq ikhwan akhwat
- subhanallah dan ikhwan akhwat akhirnya
- saya undur diri Rizal haq bersama
- teman-teman yang bertugas di Rasil
- Cibubur ada Bang kemudian Bang Hafid dan
- Bang Agus juga teman-teman yang di
- daerah ya yang merilai acara ini.
- di Batam, kemudian juga di Sukabumi,
- Semarang, Banyuwangi, dan insyaallah
- segera mengudara juga di Palembang.
- Ikhwan akhwat. Subhanakallahumma
- wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta
- astagfiruka wa atubu ilaik. Billahi
- taufik wal hidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- [Musik]
- เฮ
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- Rasil
- TV untuk Islam.
- yang satu
- [Musik]
- [Musik]