Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Brail TV. 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:16 warahmatullahi wabarakatuh. 0:18 Waalaikumsalam. Allahumma sholli ala 0:20 sayyidina Muhammad wa ali sayyidina 0:22 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:24 lagi hari ini hari Kamis tanggal 1 Mei 0:27 2025 atau tanggal 2 Zulqadah 1446 0:31 Hijriah. Kita jumpa lagi dalam acara 0:33 Hijrah Talk seperti biasa bersama Bang 0:37 Habib. Bang Aib kita tahu dia adalah 0:39 seorang master trainer BNSP juga tenaga 0:43 ahli di pemerintahan yang kali ini 0:46 beliau mengundang seorang ibu yang 0:49 sangat potensial membawa 0:53 hasil 0:55 kebunnya yaitu berupa talas. Talas tuh 0:58 kita tahu beratnya paling berapa 1 kilo. 1:00 Ini beras beratnya 3 kg sampai 7 kg. 1:06 Luar biasa. Bisa dibuat ice krim e 1:10 mustafa, kemudian pergedel, getuk, 1:13 gulai, kroket, dan 1:16 lain-lain. Habib dapat-dapatan aja nih. 1:20 Masyaallah. Ee nanti kami akan kasihlah 1:23 nomor teleponnya Bang Habib ya. Ini 1:24 sudah diekspor ke Turki, ke Saudi karena 1:27 keren banget ini produknya. Talasnya mah 1:30 Talas Pratama. 1:32 Talas Pratama kita panggilkan ini Bang 1:36 Habib Husein. Beliau seorang master 1:39 trainer BNSP dan juga tenaga ahli 1:42 pemerintahan yang mengundang Ibu 1:45 AKBP Purnawirawan Syahrani. Sahriani. 1:49 Sahriani. 1:52 Sahriani. Masyaallah. Asalamualaikum 1:54 Habib. Waalaikumsalam warahmatullahi 1:55 wabarakatuh. Ibu Sahirani juga e Kang 1:59 Ondi dan Algi. Oke, silakan Bang Habib 2:03 dikasih pengantar apa yang bisa 2:04 disampaikan nih. Oke. Asalamualaikum 2:07 warahmatullahi wabarakatuh. 2:09 Waalaikumsalam warahmatullna dan para 2:11 pendengar yang saya cintai dan hormati 2:14 serta banggakan. Alhamdulillah hari ini 2:17 kita kedatangan tamu yang cukup spesial 2:21 ya. Jadi di 2:23 tengah situasi global yang ee saat ini 2:27 ya perdagangan yang panas antara China 2:30 dan Amerika dan tarif dagang luar biasa 2:34 gitu ya. Lalu perkembangan AI yang 2:38 begitu 2:40 ee luar biasa ya kecerdasan buatan 2:43 bahkan ee pengangguran di mana-mana Pak 2:45 Krishna. Genz 10 juta lebih menganggur 2:48 ya tahun 2024. Lalu ee di kelaparan 2:54 global ya, kelaparan global, 2:56 pengangguran bahkan di negara-negara 2:58 maju sekarang juga terjadi resesi gitu 3:00 ya. Terjadi 3:02 resesi. Nah, di tengah itu ada satu 3:05 alternatif ya di mana kita mengangkat 3:08 kearifan lokal ya. Ada tumbuhan asli 3:11 Indonesia yaitu Talas gitu ya. Dan saya 3:14 tertarik sekali ee dengan 3:18 tumbuhan-tumbuhan Indonesia ini gitu ya. 3:20 Karena tumbuhnya di tanah yang khas ya, 3:26 subtropis, subtropis. Kalau di Arab 3:28 mungkin ring gitu ya, di negara Eropa 3:30 dingin satu e musim gitu. Kita ada 3:34 beberapa namanya ee perpaduan gitu ya. E 3:37 ee dan panas enggak terlalu panas, 3:39 dingin enggak terlalu dingin gitu ya. 3:41 Ada hujannya. Jadi benar-benar kalau 3:43 kata orang Arab ini tanah surga 3:45 Indonesia ini gitu ya. Nah, 3:48 tumbuh-tumbuhan yang bagus, yang sehat 3:52 gitu ya, kenapa kita makan produk-produk 3:55 import gitu ya, produk-produk import, 3:57 produk-produk yang ee sekarang banyak 4:00 terbukti ee kurang sehat gitu ya, 4:03 misalnya ee glukosanya tinggi gitu ya, 4:06 ee misalnya padi sebagian ee beras-beras 4:09 yang ee impor dan lain-lain itu nah 4:12 banyak tepung juga diteliti sekarang ee 4:16 banyak implikasi ketubuh tubuh gitu ya. 4:17 Apalagi gula luar biasa ee bahayanya 4:20 gula gitu ya. Nah, bagaimana kita 4:24 pertama meningkatkan ee ekonomi umat 4:28 gitu ya, ekonomi pendengar nih gimana 4:30 sih cara alternatif kita nanam 4:34 tumbuh-tumbuhan lokal gitu ya. kebutuhan 4:36 lokal yang gampang diternakkan di rumah 4:39 ee gampang di ya budidayakan di rumah, 4:42 gampang ditanam segala macam bisa 4:44 menambah nilai ekonomi. Yang kedua, 4:47 bagaimana e kita menjaga keluarga dengan 4:49 makanan sehat, Pak Krisna gitu ya. Saya 4:52 sekarang sudah mengurangi gula mungkin 4:54 7080% gula ya dengan produk-produk 4:57 alternatif seperti Stevia dan lain-lain 4:58 ya. Ya misalnya itu buat tubuh kita juga 5:01 gitu ya. gimana gula itu pengaruh ke 5:05 macam-macam, Pak Krisna gitu ya. Dan 5:08 minyak juga ya, kolesterol segala macam. 5:10 Jadi bagaimana tubuh kita sehat, ekonomi 5:13 kita kuat, kita siapin generasi yang 5:16 kuat gitu sesuai sama ajaran Al-Qur'an. 5:19 Mungkin ee hari ini 5:21 ee saya ngundang ee sahabat saya Bu Ani. 5:25 Beliau itu kerja di pemerintahan ya 5:28 sebagai ee propam ya propam ya 5:32 sebelumnya ya di kepolisian. Lalu beliau 5:35 ini punya hobi ya punya hobi memang dari 5:38 dulu bertanam bertanam. 5:41 Nah, jadi iseng-iseng berhadiah beliau 5:45 ini setelah bertanam ternyata tanamannya 5:47 kok bagus hasilnya di kurasilah, 5:51 dikembangin, dikembangin eh bisa apa 5:53 diperkenalkan di negara lain gitu dan 5:56 lain-lain. Jadi kita mau tahu nih gimana 5:58 sih mungkin ada pendengar yang sambil 6:01 bekerja pengin bertanam, ada yang orang 6:04 kan pensiun nih persiapan Pak Krishna 6:06 tiba-tiba penciun. Begitu penciun punya 6:08 uang banyak, bingung. Akhirnya ketipu 6:10 sana, ketipu sini. Ini banyak nih 6:11 fenomenanya, Pak Krisna. Saya Pak lihat 6:14 tiba-tiba dapat uang besar akhirnya 6:16 investasi sana, investasi sini dan semua 6:18 enggak mauen. Nah, banyak yang ee karena 6:21 enggak ada knowledge-nya di bidang itu 6:24 akhirnya hilang gitu. Itu nah misalnya 6:28 pendengar nih bekerja, cobalah dari 6:30 sekarang alternatif usaha yang berbasis 6:34 pangan gitu ya. Karena selain ini buat 6:36 memperkuat ekonomi, ini juga buat 6:40 menyehatkan keluarga kita gitu ya, buat 6:43 memperkuat ketahanan pangan juga 6:45 nasional gitu. Jadi ya mudah-mudahan 6:48 jadi salah satu alternatif gitu ya. Itu 6:50 mungkin ee bisa lanjut nanti ngobrol 6:53 sama Bu Ani. Kita lanjutkan. Silakan 6:55 Ustaz. Halo. Asalamualaikum Bu Ani. 6:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 7:00 wabarakatuh. Sy Sahriani. Sahriani. 7:04 Sahriani. 7:07 Bagaimana ceritanya Ibu sampai menemukan 7:09 talas yang begitu besar sekali sehingga 7:14 bisa dibuat apa namanya tuh? Es krim 7:17 mustafa. Tah kemudian pergedel getuk 7:20 gulai dan banyak sekali. Tadi ini di 7:22 bawah keras ini kalau Anda lihat di 7:24 YouTube banyak sekali ini ya 7:25 varian-varian yang bisa dibuatnya. 7:27 Silakan Ibu bisa dijelaskan bagaimana 7:29 menemukan tales sebegitu gede banget 7:31 ini. 3 kg sampai 7 kg. Siap beratnya. 7:35 Siap. Terima kasih. 7:37 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 7:39 warahmatullahi 7:41 wabarakatuh. Alhamdulillah wabihi 7:44 nastain ala umur dinadin wa ala alihi 7:47 wasahbihi ajmain. Amma baad. Ee yang 7:50 saya hormati Habib ee beserta tim dari 7:55 Radio Silaturahim. Saya terima kasih 7:59 dengan kesempatan yang diberikan pagi 8:01 ini dan puji syukur atas keadat dan ee 8:05 kemudahan Allah sampai bisa hadir dan 8:07 bersama-sama di tengah-tengah ee tim 8:10 Radio Silaturahim. ee saya adalah ee 8:14 semula tidak mempunyai latar belakang 8:16 latar belakang petani. Namun saya 8:19 mempunyai hobi yaitu bertanam, bercocok 8:22 tanam. Kemudian ee di kepolisian itu 8:25 kami mempunyai kesempatan mendapat 8:28 latihan keterampilan 4 tahun sebelum 8:30 pensiun. Nah, di saat itu kami 8:33 dikenalkan dengan pertanian perkotaan. 8:35 Kemudian diberi contoh-contoh. Saya 8:38 berpikir bahwa sebagai seorang ee 8:42 masyarakat, wanita, muslimah, dan ibu 8:45 rumah tangga kelak saya tentu harus juga 8:48 bagaimana mengolah agar ee ee prospek 8:52 ekonomi dalam rumah tangga itu tidak 8:54 hanya bersumber dari gaji saya. Karena 8:56 tentu penghasilan saya sudah sangat 8:58 berkurang seperti itu. Dengan saya 9:01 belajar di pertanian, saya akhirnya 9:03 mendapat suatu motivasi bahwa insyaallah 9:05 ini adalah potensi lain yang Allah 9:07 berikan. Bukan saja sebagai seorang 9:09 polisi, saya tentu bisa sebagai seorang 9:11 petani juga jika saya mau belajar. 9:13 Alhamdulillah saya belajar dari beberapa 9:16 sumber yaitu Bapak Abah Tatang yang di 9:19 mana beliau diabadikan namanya menjadi 9:21 Talas. Nama Talas tersebut. Talas kenapa 9:24 saya ee pilih? Karena saya pernah 9:26 belajar tentang kedokteran Islam di mana 9:28 di situ juga dijelaskan bahwa barometer 9:32 pencernaan barometer kesehatan manusia 9:33 adalah yang di pencernaan dan talas dari 9:36 mulai daun, batang hingga umbi itu 9:38 adalah semuanya bermanfaat bagi 9:41 pencernaan manusia. Siap. Karena serat 9:43 dan glikemik rendah. Kalau daunnya bisa 9:45 untuk apa itu? Daun dipakai untuk masak 9:47 buntil. bisa e itu batangnya bisa sayur 9:51 lompong seperti yang saya buat pagi ini. 9:54 Kemudian kalau umbinya bisa berbagai 9:57 varian makanan. Jadi ee kenapa harus 10:00 talas? Karena menurut saya ee seorang 10:02 petani ketika dia memilih talas berarti 10:05 seumur hidup dia cuman satu kali beli 10:07 bibit. Oh. Selanjutnya akan tumbuh e 10:11 anakan, bibit anakan yang 2 bulan ke 10:13 depan sudah mulai bisa dipanen. Berarti 10:16 dengan seperti itu dia akan bisa 10:18 mempunyai cadangan lagi yang lain. Ibu 10:20 ada jual bibitnya enggak? Bisa. Kami 10:22 kami mulai dari pendampingan ketika ee 10:25 ada saudara kita yang ingin menjadi 10:27 petani, berarti kita dengan sendirinya 10:29 ketika menggulirkan ee bibit di situ 10:31 kita juga akan apa namanya? serta-merta 10:34 juga melakukan apa ya pendampingan 10:36 sampai dengan hasilnya. Seperti hari ini 10:39 kita persiapan panen untuk dikirim ke 10:42 Bekasi sebesar sebanyak 200 kilo 200 10:45 kilo berapa pohon itu ee kalau pohon itu 10:48 tergantung Bapak izin bisa yang 3 kilo, 10:51 2 kilo. Tapi kalau kami cara 10:53 menyortirnya 2 kilo 1 karung, 3 kilo 1 10:56 karung begitu. Jadi sampai dengan 200 10:58 kilo. Panennya berapa lama untuk bisa 11:00 panen? ee usia tanam itu dari ee sampai 11:04 7 bulan. 7 bulan 7 sampai 8 bulan dan 11:07 lebih bagus memang 8 bulan seperti itu. 11:09 Perawatannya bagaimana? Perawatannya 11:11 sederhana. Ee pertama tentu setelah 11:13 menyiapkan lubang tanam, lubang tanam 11:16 hanya membutuhkan 40* 40 cm itu bisa ee 11:21 kita gunakan untuk menanam satu umbi ee 11:24 anakan itu di usia 2 bulan kita sudah 11:27 satu kali minimal atau dua kali sudah 11:30 memberi pupuk organik yaitu kohe. H. 11:33 Kemudian berjalan waktu kita berikan 11:35 lagi di usia 5 bulan. Pada saat usia 5 11:37 bulan itu kita sudah bisaemahkan atau 11:40 menanam anakan di antara jarak tanam 11:42 tadi 1 m. Saya jarak tanam paling paling 11:45 dekat adalah 1 m. 1* 1. Ini talas apa 11:48 namanya? namanya Talas Pratama yaitu 11:50 berasal nama berasal dari nama Pak Prana 11:53 Pak Tatang Bu Maria yaitu beliau adalah 11:56 peneliti LIPI yang apa sudah usianya 11:59 cukup lama menghibrid ee Pak Talaster 12:02 Ponenser akhirnya menjadi karena ee ini 12:05 adalah sebenarnya talas semir dikawinkan 12:08 dengan talas Thailand seperti itu. Tapi 12:10 di di mana pun di Indonesia bisa 12:12 dikembangkan. Jadi gini talas itu kenapa 12:16 sih mesti talas gitu? Kenapa mesti 12:17 talas? Iya. Siap. Apa khasiat ee selain 12:20 apa ekonomis dan kesehatannya terutama 12:22 kesehatan dulu kenapa orang mesti makan 12:24 talas sebagai alternatif gitu? Iya. 12:27 Siap. Satu adalah dia rendah kemiknya 12:30 sehingga ee dia mengandung protein, 12:32 mineral ee karbo. Tetapi semuanya aman. 12:35 Apalagi yang makan adalah usia-usia 12:38 lansia karena lembut sekali untuk 12:40 pencernaan seperti itu dan sangat 12:42 mengenyangkan buat mengganti nasi ya. 12:45 Iya. Jadi aman untuk orang yang 12:47 menderita diabet dan sebagainya. Jadi 12:49 misalkan juga ee di usia lansia tuh 12:51 kadang sulit untuk ee maaf mengeluarkan 12:55 ee buang air secara rutin. Nah, itu bisa 12:57 disiasati dengan makan sayur lompong 13:00 talas, 13:01 sayur ee buntil talas seperti itu. Dan 13:04 makan umbi talas sebagai pengganti nasi. 13:06 Jadi ketika menghidangkan kita cukup 13:09 dengan bahan baku talas tadi mulai dari 13:11 daun menjadi buntil kemudian batang 13:15 menjadi sayur lompong terus umbinya bisa 13:17 jadi pengganti nasi menjadi mustofa 13:19 talas menjadi perkedel menjadi kroket 13:21 dan sebagainya sehingga ee dengan satu 13:24 bahan tadi kita tidak harus e harus 13:26 menghadirkan bahan lainnya untuk menjadi 13:30 ee bahan makan kita seperti itu. Oh jadi 13:31 bahan dasarnya talas. I talas itu bisa 13:33 kita olah jadi musta. Ibu bikin buntil 13:35 juga enggak? Di tempat Ibu bikin buntil. 13:36 Kalau dari komunitas kami bikin jadi 13:38 tinggal PO izin. Siap silakan. Keren. 13:42 Keren. Oke. Ini nomor telepon Habib ya. 13:45 Bang Habib Master Trainer 13:48 Bnspol adalah tenaga ahli di pemerintah. 13:51 Nomornya silakan dicatat 13:54 0823 kemudian 13:57 10.000213. 0823 10.000 14:02 213. Nomor teleponnya Ibu boleh siap di 14:06 0812 21 kemudian 6 14:10 99772 14:12 0812 14:14 216 14:16 99772. Ibu Sahriani. Ibu Sahriani. Kita 14:21 gali lagi Talas nih ya. Talas. Gali 14:23 lagi. Galali gali lagi. Ini Talas ini 14:25 saya masih belum dapat ee poinnya nih 14:28 Bu. Kenapa talas gitu ya? Jadi kan 14:30 banyak nih alternatif sekarang ee ada 14:32 macam-macam alternatif pangan ya. Kenapa 14:34 Ibu memilih talas itu tiba-tiba ada 14:37 tumbuhan bernama talas ibu pilih gitu 14:40 kan banyak nih alternatif iya ee herbal 14:42 sekarang sebagai pengganti nasi kan 14:44 sekarang mengklaim mereka tuh 14:46 masing-masing bagus beliik rendah rendah 14:50 iya sorgum segala macam rendah glukosa 14:52 segala macam. Nah ini kenapa nih ada apa 14:55 dengan talas gitu judulnya. Siap. Tadi 14:58 ada penjelasan saya pertama adalah 15:00 karena saya sudah pernah belajar tentang 15:01 kedokteran Islam Tibun Nabawi sehingga 15:04 saya tahu bahwa dari metode alamiah dari 15:06 Tibun Nabawi itu menjelaskan bahwa 15:09 herbal-herbal yang ada di Al-Qur'an ee 15:11 tanaman-tanaman yang ada di sekitar kita 15:13 adalah sebenarnya solusi buat kehidupan 15:14 manusia. Dan ee talas itu ee sangat 15:18 bermanfaat bagi pencerahan manusia. Dan 15:21 untuk talas yang saya ee ambil adalah 15:24 pratama dan talas beneng karena sangat 15:27 prospektif. Kenapa? Satu lubang kami 15:29 menanam di 40 cent 40 cent itu bisa 15:33 menghasilkan sampai dengan 7 kilo. Lalu 15:36 tadi kalau kita taras beneng bisa sampai 15:38 30 40 kilo. Berarti kan itu sangat 15:41 menjadi solusi untuk ekonominya. 15:43 Ekonomis karena murah jadinya. Jika kita 15:46 bikin musto talas e berbahan baku talas 15:49 dengan kita bikin dengan berbahan baku 15:51 kentang kan beda sekali harga bahan baku 15:54 itu misalkan kita jadi solusi ekonomi. 15:57 Tapi dengan talas tadi saya tidak perlu 15:59 harus tambah lagi bahwa saya harus e 16:02 lauk apa, lauk apa, tapi saya bikin dari 16:04 talas itu saya bikin mustofanya, 16:06 perkedelnya itu bisa saya jadikan ee 16:09 juga bagian daripada ee lauknya daripada 16:12 makanan pokok tadi adalah ee talas 16:15 kukusnya seperti itu, Habib. Jadi ee 16:17 dengan talas itu e bisa kita mendapatkan 16:20 kebutuhan sayur, kemudian kebutuhan ee 16:23 lauk pauk dan kebutuhan snack. Misalkan 16:26 saya bikin es krim, itu juga bisa jadi 16:29 ee apa namanya? Makanan penutup seperti 16:31 itu. Artinya satu talas untuk semua 16:33 gitu. Lebih gampang ngolahnya maksud 16:35 begitu. Nah, sekarang kalau orang yang 16:37 enggak bisa masak misalnya kita ada kita 16:39 ada solusi. Nah, inilah yang mungkin 16:41 kalau misalkan ee diizinkan untuk 16:44 menginformasikan lebih jauh, kami kan 16:46 sudah mempunyai frozen, frozen food 16:49 talas ini ee tinggal dirobek plastiknya, 16:53 dikukus sudah jadi bahan. 16:55 Oke. Solusi bagi yang tidak terlalu 16:58 paham mungkin. Iya. Ini bedanya sama 17:00 Tales Bogor apa sih? Ee ini tadi 17:02 potensial jadi besar sekali. Selain itu 17:04 lembut dan harum. Hmm. Makanya bisa 17:07 dibikin es krim. Bisa dibikin es krim. 17:09 Mak kembangin sendiri. Dia tahu 17:11 kualitasnya di apa namanya? Hibrid juga 17:13 tanamannya. Dia tahu akhirnya keluarlah 17:16 ini alah super lah ibaratnya gitu yang 17:19 memang buat ee kesehatan dan lain-lain. 17:22 Nah, mau tahu Bu ekonomi? Iya. Berapa 17:25 sih modalnya kira-kira? Kalau mau nih 17:27 misalnya gini, pengusaha ya, enggak usah 17:29 pengusaha lah kelasnya. ee rumah tangga 17:32 dia punya tanah kecil lah di belakang 17:34 rumah misalnya ada tanah berapa meter ya 17:36 misalnya kali ya ya misalnya 16 m 20 m 17:39 gitu ya ada tanah itu bisa jadi apa tuh 17:42 tanah itu buat buat keluarga itu minimal 17:44 buat buat subsidi subsidi makanannya dia 17:47 lah misalnya ganti nasi misalnya beli 17:50 nasi ee berapa nih se seminggu 5 liter 17:54 tiba-tiba seliter aja sisanya talas gitu 17:57 misalnya gimana tuh berapa modalnya Iya. 18:00 Jadi 18:01 ee betul. Jadi satu lubang itu satu umbi 18:05 ee bibit. Harga bibitnya paling mahal 18:08 kalau mungkin lokasi dan sebagainya bisa 18:11 R500. R.500? Iya. 2.500. 2.500 satu umbi 18:16 satu bibit. Ukuran berapa itu? Ee dia di 18:19 meternya segenggam lah. Iya. Itu sudah 18:22 siap tanam. I. Nah, pada saat menanam 18:25 jarak tadi misalkan kita taruh 20 ada di 18:29 halaman artinya kita punya 20 pohon. He. 18:32 Nah, jika tadi saya sampaikan di lubang 18:35 tanam 30 atau 40 cm kalent bisa 18:39 menghasilkan 7 kilo berarti ada 7 * 20. 18:44 Hm. Kalau jarak tanam 1 m 1 m itu 18:46 tanahnya mesti subur. Ketinggian berapa 18:49 atau bebas? Tidak semua bisa. Oh, ini 18:53 bebas di tempat mana aja. Mana aja. Yang 18:55 penting adalah dia tetap mendapat 18:57 matahari. Oh, iya. Seperti itu langsung 18:59 apa? Langsung bisa tidak? Langsung bisa. 19:02 Oke. Iya. Yang seperti talas kan di saya 19:04 inisiator pondok talas inspiratif di 19:06 mana yang saya kembangkan di lahan 19:08 tersebut ini adalah bukan lahan saya 19:10 pribadi tapi ada tanah mangkrak di 19:13 sekitar rumah saya. Saya izin kepada 19:15 pemiliknya untuk merawat. Alhamdulillah 19:17 diberikan kesempatannya sehingga saya 19:20 tanam garis luar adalah sente dan talas 19:23 beneng. Talas beneng itu yaitu besar dan 19:26 kuning. Dia bisa mencapai 60 kilo 19:29 batangnya tapi usia 3 tahun. Kalau di 19:32 bawah itu kita ambil itu bisa 10 20 kilo 19:35 1 tahun kah. Nah, talos pratama yang 19:38 saya bawa putih umbinya itu dia adalah 19:41 di bawah ke dalam maksudnya dia di bawah 19:43 tanah ee umbinya yang tadi mencapai 7 19:46 kilo. Jadi kalau saya saya tanam di 19:49 garis luarnya itu talas bendengas talas 19:51 cente. Dalamnya adalah talas ee pratama 19:54 1, 2, dan 3. Seperti itu nih. Jadi Bu 19:57 Ani ya tanya sedikit ya. Jadi ee secara 20:01 ekonomi misalnya gini, saya butuh modal 20:03 berapa untuk awal? minimal ya ee 20:06 pendengar punya gambaran modal-gambaran 20:08 ya. Butuh modal berapa terus berapa lama 20:11 sampai ngasilin dan itu kira-kira e 20:13 penghasilan kalau Ibu hitung secara Ibu 20:16 pakar talas nih saya saya sebut ya pakar 20:18 talas Indonesia lah salah satunya. Nah, 20:21 Ibu bisa sebutin nilai ekonomisnya 20:24 sekitar segini sebulan. Oh, berarti 1 20:27 bulan sudah BP gitu atau enggak ee oh 20:30 ini bulan pertama aja sebelum bulan 20:32 pertama 2 minggu nih sudah ngasilin gitu 20:35 ya. Gimana Bu ee perhitungan 20:37 sederhananya secara awam lah misalnya 20:39 pendengarnya ee ibu rumah tangga gitu 20:42 yang kita dengar sekarang. Iya. Baik 20:43 terima kasih. Misal kita ee memiliki 20:47 dana ee dengan luas lahan yang terbatas. 20:50 Misalkan ee tadi saya katakan bahwa 20:52 jarak tanam 1 * 1, berarti kita misalkan 20:56 100 m kita punya 100 pohon ee kita 20:59 membutuhkan pembibitan ee 2.500 atau 21:03 2.000* 100 itu besarannya sudah bisa 21:06 dihitung ya. Berarti berapa? Sekitar 21:07 R5ut. Iya. Iya. Dua ee du R00.000 ya 21:11 karena kan 100. Iya. Kalau ee 1.000 baru 21:15 baru R2 juta. Oke. I. Terus kemudian 21:18 kalau 400 kalau ee kemudian ee kita ee 21:24 apa menambahkan ee pupuk dalam ee 21:26 perawatannya yaitu mulai dari usia 21:30 ee menjelang tanam kemudian 1 bulan, 21:33 kemudian ee 3 bulan kemudian juga di 21:36 enam sampai menjelang ee menjelang panen 21:39 itu 1 bulan. He ee karena kita akan 21:43 menambahkan yaitu di mana kita juga 21:45 membutuhkan ee perawatan terhadap hama 21:48 yaitu kita menggunakan ee cairan ee dari 21:51 tembakau sebagai juga pupuk nabatinya 21:54 untuk menghindari tadi gangguan ulat dan 21:56 sebagainya. Nah, misalkan 100 pohon tadi 22:00 dikalah ee sederhananya 2.000 berarti 22:02 kan sudah ee Rp200.000 ya. Ee kemudian 22:04 pupuknya kalau misalkan kemasannya 22:06 Rp15.000 Berarti ee satu jarak ee 100 m 22:11 tadi membutuhkan minimal 4 sampai 5 22:14 kemasan. Berarti kan sampai Rp75.000 22:17 seperti itu. Itu salah satu kali ee 22:19 penggunaan. Karena kan kita semakin 22:21 sering kita memberi pupuk yang sifatnya 22:23 kalsiumnya bagus itu nanti umbinya juga 22:26 pembesarannya bagus seperti itu. Nah, 22:28 kemudian nanti ee pada saat di usia yang 22:34 rawan tadi bahwa kita harus pakai dengan 22:36 ee untuk ee pencega hama dan sebagainya 22:39 itu memang kita juga ee memberikan 22:41 berarti kan ada cost lagi di situ. 22:43 Karena 22:44 satu ee apa kemasan pupuk tadi untuk 22:48 antihamannya itu sekitar Rp200.000. Ee 22:52 itu untuk ee dipakai selama masa tanam 22:56 gitu. Jadi insyaallah ee ketika saya ee 23:01 mendapatkan hasil panen dengan 7 kilo 23:03 atau rendah-rendahnya 3 kilo itu saya 23:05 sudah bisa bikin frozen food berapa 23:07 kemasan? Itu tadi misalnya anggap 23:09 Rp500.000 ya. Iya. Tadi modal awal ya 23:12 segitu ya R00.000 cukup itu bisa untuk 23:14 tadi 100 m untuk 100 m ya. Ya kan lahan 23:17 di Jakarta atau Jabo Tabek enggak 23:18 banyak-banyaklah 100 m Rp500.000 bisa 23:21 menghasilkan berapa lama? Sebulan betul. 23:23 Oh, tidak. Karena tan tidak karena kan 23:25 ee masa tanamnya 7 bulan minimal. Oh, 7 23:28 bulan. Iya. Tapi di usia 2 bulan pertama 23:30 sudah bisa panen anakan kita bisa jual. 23:33 Jadi 2 bulan pertama sudah bisa 23:34 menikmati hasilnya. Ee panen anakan 23:37 anakan itu bawa bibit baru yang muncul 23:39 dari Oh, jadi bibit baru ditanam lagi? 23:42 Bisa ditanam di lokasi yang berbeda. Oh, 23:44 baik baik baik. Kita jual bibit seperti 23:46 itu. Baikbaik. Jadi siapin waktu 67 23:48 bulan lah ya buat buat ini. Nanti 23:50 setelah 67 bulan dia berbuahnya panennya 23:53 setiap berapa minggu sekali atau berapa 23:55 bulan? Memang tujuh panennya tujuh 23:56 minimal 7 bulan. Kemudian nanti kalau 23:59 sudah kami ee di usia 2 bulan atau 3 24:02 bulan kita sudah tanam lagi di lokasi 24:04 yang berbeda kan berarti sudah ada ee 24:07 calon ee apa hasil panen yang atalas 24:10 yang siap panen juga di Nah. Setelah 6 24:12 bulan tuh hasilnya berapa kalau dengan 24:13 modal yang tadi? Kalau misalkan taruhlah 24:16 3 kil ee kalau dijual biasa ee dengan 24:20 harga umum itu minimal Rp10.000. H 24:23 berarti kan kalau 3 * 10 kali tadi 100 24:27 seperti itu dapatnya. Jadi sekitar 24:28 berapa tuh? Iya berarti bisa bisa ee Rp3 24:32 juta ya. Oh berarti sekitar hasilnya 24:34 sekitar 6 kali lipat dari invest. Iya 24:37 karena kan Iya. Tapi itu ketika jual 24:40 umbi. Kalau kita jual olahan talas 24:43 menjadi keripik talas, menjadi mustfa 24:45 talas. Itu kan fren food talas seperti 24:49 itu kan. Satu jual kemasannya Rp8.000 24:52 misalkan berarti ee kalau dua kemasan 24:55 kita jual R15.000 seperti itu. Jadi ada 24:57 nilai ekonomi yang bisa 10 kali lipat 24:59 lebih ya dari investasinya. Iya. Ni ada 25:02 yang tanya nih. Asalamualaikum Ibu Shah. 25:06 Sah 25:08 Shari Ibu Ani ya. Itu bagaimana setelah 25:10 dicabut penempatan daripada Tales itu 25:14 dan ke mana pemasarannya? Oh iya makasih 25:17 pertanyaannya. ee kami kalau bibit dari 25:20 kami tentu kami berkewajiban untuk juga 25:22 melakukan pendampingan mulai dari ee 25:25 sebelum tanam ee persiapan lubang sampai 25:28 dengan ee perawatan bahkan panen-panen 25:31 itu kami punya pasarnya. Jadi ketika 25:35 seperti ee besok ini ada pengiriman ke e 25:39 Bekasi dan Bandung. Artinya ee kita 25:42 begitu mengizinkan ee pihak lain untuk 25:47 juga belajar menanam, artinya kita juga 25:50 sampai dengan ee pendampingan dan ee 25:52 solusi pasarnya. Komunitas ya artinya. 25:54 Iya. Jadi menjadi satu komunitas. 25:56 Demikian nanam bareng, jual bareng gitu 25:58 ya intinya gitu. Mana yang penempatannya 26:00 di mana? Bisa ada basinya enggak? Ada 26:03 layunya enggak? Oh, jadi dia masa ee 26:06 setelah panen itu dia ee cuman bisa 26:09 sampai 3 minggu di luar keadaan su suhu 26:13 ruang. Kalau froz eh kalau di frozen 26:15 saya bisa 8 bulan seperti ini. Oh iya. 26:18 Makanya kita mengambil langkah ke 26:20 depannya adalah jangan hanya menjual 26:23 umbi atau kita bikin tepung. Nah, ini 26:25 yang saya lagi apa namanya? mendapatkan 26:28 persiapan pendampingan dari ee dinasinas 26:32 pertanian bahwa saya berharap dibina 26:35 untuk mendapatkan mesin pengolahan 26:37 lainnya seperti pembuatan tepung dan 26:39 sebagainya. Bisa enggak, Bu Ani? Gini, 26:40 kan siap masyarakat Indonesia nih dua 26:43 nih yang paling tiga lah sebetulnya yang 26:45 paling sering dikonsumsi. Nasi, tepung, 26:48 sama gula. Iya. Siap. Ini juga penyebab 26:50 penyakit terbesar salah satunya ya, 26:53 diabetes segala macam gitu ya. Betul. 26:56 Nah, bisa enggak tiga jenis ini tuh 26:59 dimulai digantikan oleh talas atau 27:01 alternatifnya bagaimana tuh? Ee apa 27:04 mungkin kita mix campur atau bagaimana? 27:07 Itu bisa enggak secara konsep atau 27:10 implementasi Ibu pernah nyoba enggak 27:12 tiga produk itu digantikan dengan Talas 27:14 Bu? Iya. Ee saya pernah kedatangan tamu 27:17 ee ee dari Jawa Timur berarti kan 27:21 lidahnya orang Jawa. Heeh. Kemudian di 27:24 hari itu kebetulan saya sedang 27:26 menyiapkan untuk di makan di rumah 27:28 adalah talas kukus, sayur lodeh, 27:31 kemudian ee mustofa talas dan perkedel 27:34 talas. Tapi tamu saya tidak tahu kalau 27:36 saya tidak menyediakan nasi. H ee begitu 27:38 saya sajikan beliau nyicipi enam potong 27:41 talas karena kan menurut beliau kok saya 27:43 makan cuman pakai talas begitu enggak 27:46 ada nasinya. Terus saya bilang, "Maaf ee 27:49 Ustaz ini kebetulan hari ini kami 27:51 makannya talas. Jadi ee mudah-mudahan 27:54 berkenan untuk mencicipi nanti kalau 27:56 memang ini kita makan di luar karena kan 27:58 makannya di rumah kami. Ketika saya 28:01 menghidangkan, beliau nyicipi seperti 28:03 yang ada di hidangan itu. Alhamdulillah 28:05 beliau mengatakan, "Loh saya kok sudah 28:06 kenyang sekali ya?" Ya itu tadi karena 28:08 dia rendah glikemik. Jadi dia rendah 28:11 gluten, jadi dia cepat mengenyangkan. 28:14 Jadi untuk lansia ini penting sekali 28:16 menurut saya. Makanya kenapa tidak 28:17 menanam di halaman sendiri dengan asumsi 28:20 40 cent 40 cent? Artinya kan satu pot 28:23 lah itu bisa menghasilkan 3 sampai 5 28:26 kilo seperti itu. E kalau tepung berarti 28:28 Ibu juga sudah coba sudah berhasil. Eh 28:29 ee kita belum mengolah sampai banyak 28:31 tapi kalau bikin sendiri baru baru untuk 28:34 skala rumah. Rumah iya tapi kita enggak 28:36 bawa contohnya sebagai alternatif sudah 28:39 bisa sebetulnya ya kalau join 28:40 komunitasnya. Oke. Mandi. Betul. Cuma 28:43 kalau yang apa kayak gula manis-manis 28:45 itu memang belum ada ya. Kalau kayak 28:47 modelnya gantiin gula kan kayak stevia 28:49 daunnya talas tuh belum bisa ada rasa 28:51 manis atau apa belum? Oh bukan. Jadi 28:53 kalau mengurangi rasa manisnya ee 28:57 menggantikan jadi tubuh kita kan juga 28:59 tetap membutuhkan ee ee gula. Tetapi 29:03 tubuh itu dengan mengolah bahan baku ee 29:07 apa maksudnya ee pangan dari talas tadi 29:10 tetap akan kuat ee tetap akan ee 29:14 mempunyai energi tenaga karena apa? 29:17 karena dia juga mengandung gula alamiah 29:19 seperti itu. Jadi insyaallah ee seperti 29:22 kalau misalkan kita goreng goreng talas 29:24 tadi kita juga ada goreng talas itu kita 29:26 tidak kasih apa-apa cuman kasih ee 29:28 setelah sudah tinggal dimasukkan ke 29:31 wajan kita kasih garam sedikit tapi 29:33 rasanya tetap ada manisnya seperti itu. 29:37 Iya. Jadi insyaallah iya alamiah. 29:39 Alamah. 29:40 Oke Iwan dan kami masih 29:42 berbincang-bincang dalam hijrah talk 29:45 bersama Bang Habib. Bang Habib pagi ini 29:49 mengundang tamu yang luar biasa ya. 29:52 Ibu Shahriani, Ibu Ani ya. Siap. Yang 29:56 menanam talas begitu besar. Talas 29:59 namanya talas pratama. beratnya bisa 30:02 sampai 3 kg sampai 3 sampai 7 kg bisa 30:07 dibuat ee es krim, musafa, kemudian 30:11 pergedel, getuk, e gulai, kroket, 30:15 macam-macam ya. Frozen food. Frozen 30:17 foodas. Aduh sayang kita lagi puasa jadi 30:20 enggak bisa nyicipin nih. 30:22 Padahal banyak banget nih makanan nih. 30:24 Hm. Bisa dibawa ya nanti buat buka 30:26 puasa. 30:28 Oke, Bib. KK ini perlu di dikembangkan 30:31 ya, Bebe. Iya. Saya tertarik sekali 30:33 karena ini jadi super food ya, Bu ya. 30:35 Siap. Ada penelitiannya enggak, Bu? An, 30:37 ada ee kami ee nanti ee share ke he. Ee 30:42 apa ya? Karena begini sebenarnya kan ini 30:44 adalah hasil yang dihibrid oleh peneliti 30:46 LIPI. Artinya memang sudah diakui 30:49 nasional. Iya. Siap. Jadi kami sebagai 30:52 petani saja yang mengembangkan kembali, 30:54 tapi karena kami sampai di hilirnya 30:57 dengan membuat alternatif makanan 31:00 sehingga akhirnya ee menjadi info bagi 31:04 ee rekan-rekan petani yang lain. Makanya 31:06 sangat prospektif karena bisa jadi tadi 31:09 solusi ekonomi keluarga. Betul. Betul. 31:11 Jadi mungkin Pak Krisna begini ee nanti 31:13 pendengar kalau ada yang mau ee 31:16 berkunjung ke kebun belia silakan 31:18 silakan nanti janjian kapan gitu kita 31:20 kumpulin satu waktu kita sekalian visit 31:23 lihat kebun di keranggan kan ya di 31:25 keranggan Riau lihat kebun bukan kebun 31:27 pribadi tapi tanah yang kami rawat tanah 31:30 umat tapi ibu yang diizinkan merawat 31:33 luar biasa ada berapa pohon itu di sana 31:35 1 hektar Pak 1 hektarnya luar biasa 31:38 doanya kebayang itu kalau panen itu siap 31:41 pasti banyak sekali ya. Luar biasa. H. 31:44 Oke, ini ada yang nanya nomor teleponnya 31:46 Habib. Saya akan bacakan nomor telepon 31:48 Habib. Beliau adalah master trainer BNSP 31:52 dan juga tenaga ahli di pemerintahan 31:54 nomornya 31:55 08 31:57 23 sudah. Kemudian 10.000 kemudian 213. 32:02 Kalau nelon telepon Ibu Ani adalah 32:05 0812 32:07 216 32:10 9972 0812 32:13 kemudian 216 32:15 99 32:18 772. Ada yang tanya Ibu Ani, talas itu 32:21 ada berapa macam sih? Siap. Kalau talas 32:24 sendiri adalah ee varietasnya sampai 32:26 ratusan. Tapi yang saya kembangkan di 32:29 Pondok Talas Inspiratif ada tiga jenis. 32:31 He. Yaitu talasente. Saya pakai untuk 32:33 landscape. Jadi ketika ada ee apa tok 32:37 apa kantor-kantor atau perumahan 32:39 membutuhkan landscape bisa bibitnya dari 32:42 kami karena tidak mahal juga di rumah. 32:44 Lap itu gimana Bu? Lebar gitu. Ee jadi 32:46 misalkan untuk bangunan perumahan kan 32:49 membutuhkan ee taman-taman indah di 32:51 sudut perumahan itu kalau ada talas satu 32:54 yang kokoh kan indah. Nah itu ee kalau 32:56 sudah sudah besar bisa di atas R150.000. 32:59 Oh. Jadi punya nilai estetika juga ya. 33:01 Oh, tanaman hias. Iya, jadi tanaman 33:03 hias. Tapi sebenarnya umbinya di negara 33:05 lain dimakan tapi usia 3 tahun gitu. 33:08 Kemudian talas beneng besar dan kuning 33:11 yaitu dia juga dikembangkan menjadi 33:14 minuman serbuk talas beneng. Oh, yang 33:15 saya pernah nyobain susu. Siap. Talas 33:17 beneng. Talas Beneng. Enak susu yang 33:20 beliau ekspor ke Turki kalau enggak 33:21 salah waktu itu. Eh, kita bawa ke kurasi 33:24 dia kemudian dibawa ke Turki. Iya. Tapi 33:26 apa kelebihan susu itu? Ee tadi bagus 33:29 sekali untuk gangguan sendi, gangguan 33:32 sakit di tulang. Oh, jadi eus bisa kalau 33:35 Iya, betul. Jadi ee talas Jepang yang 33:38 dikatakan salah satu talas terbaik untuk 33:41 pergangguan sendi sebenarnya semua talas 33:43 mengandung itu zat-zat tersebut. Jadi 33:46 kalau misalkan mau dimakan secara rutin, 33:48 insyaallah bisa solusi bagi lansia untuk 33:51 ee untuk sendi-sendinya. Itu kalau 33:52 dikembangin bagus sekali tuh. Kalau 33:54 skalanya nasional gitu ya, susu 33:57 pengganti susu sapi gitu. Siap. Dan dan 34:00 umbi talas beneng menjadi mitalas 34:02 beneng. Kami sudah jual. Ini sehat Bu? 34:04 Iya sangat sehat karena no msg, no 34:06 pemanis, no pengawet. Jadi ee permintaan 34:10 dari dari Saudi adalah ee bahwa buat 34:14 dengan kemasan yang sederhana, artinya 34:16 ekonomis seperti Indomie dan sebagainya. 34:19 Ini tengah kami arah ke sana. Mohon 34:21 doanya semua. Amin. Tadi bukan pribadi 34:23 kami tetapi ee rekan-rekan dari 34:25 komunitas kami yang sudah sampai mampu 34:27 memproduksi. Nah, kami yang suom sehat 34:29 itu berarti tiap hari boleh makan 34:31 Indomie. Itu bisa karena kan dia setiap 34:34 hari minum makan Indomie sehat boleh 34:36 minum dan sangat menyangkan. 34:38 Mengenyangkan karena satu porsi itu 34:40 sangat mengenyangkan. Indomie sehat. 34:42 Iya. Siap. Alhamdulillah. Ada nanya 34:43 berapa harga 1 kilonya? Oh iya, kalau 34:46 Talas Pratama itu 1 kilonya kalau dibeli 34:49 oleh user. Artinya cuman 1 kilo sampai 34:52 10 20 kilo itu ee paling mahal Rp10.000. 34:55 R.000. Oke, kita terima telepon dulu. 34:57 Halo, asalamualaikum. E, Kang Algi ada 35:00 yang teleponnya. Halo, 35:02 asalamualaikum dengan siapa nih? Halo. 35:05 Ya, asalamualaikum. Halo. Ini betul kan? 35:08 Ee halo dengan siapa ini? Maaf. Halo. 35:10 Halo. I ya. Dengan siapa ini? Maaf. 35:16 sama Umi enggak? Ini benar kan? Ee Radio 35:19 Rasil ya? Iya betul betul. Ada yang mau 35:21 ditanya soal talas? 35:24 Oh enggak. Masalahnya kemarin kan Umi 35:25 ada grup di Rasil tuh tapi sekarang ini 35:30 ee apa HP rusak kemarin tuh. Jadi ee 35:33 aplikasi rasilnya hilang. Oke. Oke. I 35:36 caranya bagaimana? Kalau misalnya 35:38 nelepon pakai ini bisa ya. Kalau 35:39 misalnya pakai taksin hasil gitu ya. 35:42 Bis. Oke. Baik. Kita lagi bicara talas 35:44 ini Bu. Saya pikir mau mau tanya talas. 35:46 Oke. Ya sudah. Maaf ya. Itu aja kok. 35:50 Makasih. Maaf ya. Oke. Terima kasih 35:54 Bu. Itu bisa dibahas. Oke. Saya mau dong 35:57 lihat kebun talasnya di mana bisa 35:59 didapat tuh. Oh iya. Ee jadi sebenarnya 36:03 talas pratama yang kami kembangkan itu 36:06 ada di komunitas besarnya di Sumedang di 36:09 Bandung. Kami di Bekasi. He. Jadi ee 36:12 silakan kalau misalkan ingin memperoleh 36:15 baik bibit maupun umbi bisa kontak kami 36:18 dengan nomor tadi. Ee adapun harga nanti 36:21 kami share. Terus kemanfaatan yang yang 36:24 paling utama di situ dia ada protein, 36:26 karbon, dan mineral. Tetapi ee secara 36:29 klinis itu bisa kita share nanti dari 36:32 hasil lab yang ada dari UNPAT dan 36:34 sebagainya. Oke, pertanyaan dari Bapak 36:36 Ahmad Yusuf. Asalamuala Ibu Ani dan Bang 36:39 Habib. Menarik sekali nih tamunya Bang 36:41 Habib. Topiknya tentang talas pratama. 36:44 Apa talas pratama bisa ditanam secara 36:46 tumpang sari di antara pohon cengki? 36:49 Lokasi di daerah pegunungan. Lahannya 36:51 mempunyai kemiringan sekitar 20 derajat. 36:53 Terima kasih, Bang Habib dari ee Yusuf. 36:58 Silakan jawab. Iya, terima kasih. Ee 37:00 jadi sebenarnya talas ini adalah tanaman 37:03 Indonesia. Jadi di tanah mana pun bisa. 37:06 Ee jadi yang kami kembangkan tadi ada 37:09 tiga varian. Terserah Bapak mau memilih 37:11 yang mana. Ee untuk talas pratama itu 37:14 usia panen 7 bulan. Kalau talas ee 37:17 beneng itu usia panen mulai dari 1 37:20 tahun. Kenapa? Karena umbinya dia 37:23 batang. Umbi batang. Tapi teman-teman 37:26 kami di Jawa Timur itu mengembangkan di 37:28 daun. Jadi menjadi herbal dan pengganti 37:31 tembakau. Ya. Talas Beneng sudah menjadi 37:33 rokok. Penganti tembakau itu seperti 37:34 gimana aromanya? Tidak dengan tembakau, 37:37 tapi no nikotin 100% nonikotin. Nah, 37:41 betul. Jadi itu dipakai dengan ee 37:45 kemasan seperti ini. Ee paling murah, 37:47 paling mahal Rp2.000 berasap seperti 37:50 ini. Asap kan buat paru-paru agak itu 37:52 juga ya, ada dampaknya. Ada. Iya. Tapi 37:55 kalau yang kami ee ketahui dari 37:58 rekan-rekan kami ini diekspor ke 38:02 Australia karena perokok wanitanya lebih 38:04 tinggi di Australia. sehingga mereka 38:06 membutuhkan yang non nikotin. Jadi 38:08 mengurangi rokok mungkin ya dari rokok 38:11 yang kandungannya racun-racun di ini 38:14 nikotin ini menjadi noik pelan-pelan 38:16 kali buat buat enggak pakai tembakau 38:18 enggak ada sama sekali jadi 38:20 iya daun talas dikeringkan nanti 38:23 aromanya seperti tembakau warnanya juga 38:26 indah gold seperti tembakau itu bisa 38:29 kami ajarkan kalau barangkali 38:30 rekan-rekan ada yang Iya jadi itu bisa 38:33 dieksporangi perokok Pak Krisna sih 38:36 berhenti proses 38:37 proses berhenti untuk berhenti dengan 38:40 rokok palas. Ibu Ani, saya mau tanya 38:42 apakah bisa ditanam di pot? Oh, bisa. 38:44 Pasih besar kali ya kan. Jadi 38:47 diasumsikan ee besarnya pot itu 40* 40 38:50 minimal supaya karung juga bisa semakin 38:54 Jadi kalau yang namanya talas pratama 38:57 itu kan dia adalah ee umbi akar. Artinya 39:01 besarnya di akar di bawah tanah. Kalau 39:04 ee talas beneng itu adalah umbi batang. 39:06 He. Jadi dia besarnya umbinya di batang 39:09 ke atas. Nah, kalau umbi umbi akar 39:12 adanya ke dalam tanah itu ee jadi harus 39:16 diperkirakan besaran yang kita inginkan. 39:18 Kalau kita besarnya ingin 5 kilo, 39:20 berarti pot kita lebih besar. Gimana 39:22 cara kita nentuin? Saya mau talas beneng 39:25 atau talas yang lain? Apa bisa dicampur 39:26 aja? Saya cobalah semuanya, semua jenis. 39:28 Iya. Jarak tanam yang penting. Iya, 39:31 jarak tanam. Kalau talas masih disiram 39:33 tiap hari ya, Bu? Tidak, tidak terus 39:34 tiap hari. Tapi pada saat penanaman awal 39:37 itu memang ee dua hari sekali. Oh iya. 39:40 Tapi alhamdulillah dengan curah hujan 39:43 pun bisa. Maksudnya tidak harus dengan 39:46 ya kalau di kami ee di tanah yang kami 39:50 rawat itu kebetulan kami pakai tadi 39:52 sumur-sumur air tapi tidak selalu kami 39:55 siram karena kan di Bogor keranggan 39:57 sering hujan. Oke seperti itu. Oke. Luar 40:00 biasa. Buan saya ingin tanya mana kadar 40:02 gudanya lebih rendah? Tales, singkong, 40:05 ubi. Mana yang lebih rendah kadar 40:07 gulanya? Siap. Ee izin kalau dari sisi 40:11 klinis saya tidak bisa menjawab secara 40:13 tepat tentunya ya. Tapi 40:15 dari apa yang kita rasakan ketika kita 40:18 makan sangat mengenyangkan dengan talas. 40:21 Berarti kan dapat kalori, dapat protein, 40:24 dapat karbo, dapat ee dan dia rendah 40:27 glikemik. Artinya dia tidak berubah 40:29 menjadi ee gula dalam darah seperti itu 40:31 ya. segera serta-merta seperti kalau 40:34 kita makan pisang atau nasi kan beda. 40:37 Hmm. Ibu sendiri sudah berhenti makan 40:39 nasi. Ee sudah jarang. Oh iya jarang. 40:42 Jadi mungkin berapa hari sekali baru 40:44 makan nasi gitu? Lebih. Iya. Lebih 40:45 sering dengan tadi penggantinya nasi. 40:47 Talas kukus rasakan apa setelah tidak 40:49 makan nasi? Tas kukus. Iya. 40:50 Alhamdulillah ee sering suka dikatakan 40:52 60 tahun sudah 50. Mohon maaf ya saya 40:55 sudah hampir 60 tahun. Siap. Usia bisa 40:58 lebih muda. Terlihat lebih segar kali 41:01 ya. Iya. Walau alam yang menilai. Kalau 41:04 bagi saya, saya tetap bisa energik. Ada 41:07 lab. Pernah lab apa kesehatan apa sehat? 41:09 Iya, maksudnya lebih sehat ya. Siap. 41:11 Maksudnya saya tetap beraktivitas 41:14 seperti biasa tanpa tanpa Oh, saya cuman 41:17 makan talas tidak lemah, tidak tetap. 41:20 Kalau gorengan Bu bisa enggak di 41:22 alternatif talas nih kan buat apa 41:25 menghindari penyakit-penyakit kolesterol 41:28 kayak jantung dan lain-lain gitu. Betul. 41:30 Iya, betul. Selain penyakit yang 41:32 disebabkan karena gula yang karena 41:34 minyak ini kita bisa gantikan dengan 41:35 talas juga berarti ya. Siap. Ee jadi 41:37 sebenarnya ee cara masaknya yang salah. 41:41 Kalau minyak itu dimasak berulang kali 41:43 ya menjadi racun ya kan. Tapi kalau 41:46 misalkan saya lebih suka pakai minyak 41:48 kelapa. Oh kalau minyak kelapa kan 41:50 sampai dengan habis saya tinggal 41:52 masukkan ke sambal sedikit tadi ee 41:55 minyak yang sisa itu saya bikin 41:57 penyedapnya sambal saya. Tapi enak ini. 42:00 Enak karena kan minyak minyak kelapa. He 42:02 bukan minyak sawit ya. Oh minyak kelapa 42:05 memang minyak kelapa kelapa biasa. Iya 42:08 artinya tales ini dengan minyak digoreng 42:11 dengan minyak kelapa itu rasanya lebih 42:12 akan lebih enak. Iya. Jadi kan kita 42:15 bikin ee makanan seperti Mustofaatalas 42:18 kemudian kita pakai untuk misalkan bikin 42:21 kroket dan getuk atau bikin e perkedel 42:25 itu kan ee digoreng tentunya. atau tadi 42:28 yang seperti digoreng lalu dimakan 42:30 dengan ee apa saus dan apa tadi 42:33 mayonaise itu kan enak juga. Alternatif 42:35 iya alternatif. Jadi iya makanan cemilan 42:38 keluarga sore hari insyaallah getuk 42:41 goreng bisa. Siap. Ibu Ani saya mau 42:44 tanya kalau untuk es krim itu gulanya 42:46 dari mana? Apa-apa pakai sirup juga atau 42:49 ada warna lain? Ee saya hanya 42:51 menggunakan ee coklat batang yang saya 42:54 cairkan dikasih minyak Vio atau minyak 42:58 ee apa? Minyak kelapa. Jadi enggak perlu 43:00 menggunakan sirup enggak? Ya tidak 43:02 pernah pakai sirup. Es krim enggak pakai 43:04 sirup. Tapi manisnya dari cokelat. Ee 43:07 kan ada ee kita pakai susu cair kan 43:11 sudah manis. Susu cair. Susu ini 43:13 kayakter itu ya. Susu cair. Iya. Susu 43:15 cair. Ee full cream kah? Tapi saya pakai 43:17 yang cokelat. Kemudian ee ditambah tadi 43:20 dengan coklat batang. H ee seperti itu. 43:23 Jadi kalau memang kurang manis ee saran 43:26 saya diperkuat tadi dengan ee apa 43:30 tambahan 43:31 cokelatnya dan susu susunya. Jadi kita 43:34 enggak pakai gula. Saya enggak pakai 43:35 gula. Iya. Jadi seperti ini kan. Luar 43:38 biasa. Kalau misalnya kita ngadain 43:41 pelatihan di sini mungkin memungkinkan 43:42 ya, Ibu ya. Oh, masyaallah. Silakan. 43:44 Jadi pendengar ini bisa diedukasi cara 43:47 praktis gimana sih? Kalau di ruangan 43:49 gitu bisa di itu ya buat pelatihan harus 43:54 apa di luar mesti outdoor gitu. Iya. 43:55 Enggak. Kalau kalau mau dikerjakan di 43:57 kebun yang saya ee olah silakan karena 44:00 kan bisa lihat oh dari tanam seperti 44:02 apa, kemudian kalau panen seperti apa. 44:05 Nah, ini yang sebenarnya saya juga ingin 44:06 informasikan bahwa ee kenapa sih ee 44:10 Talas banyak yang merasa itu gatal? Kan 44:12 cara penanganan dia tidak tahu. He ee 44:15 keliru cara menanganinya. Jadi cara 44:17 penanganannya pertama kita harus 44:19 menyiapkan dua alat yang berbeda. Satu 44:22 alat pisau digunakan untuk membersihkan 44:25 yang kotor seperti kayak ee apa namanya? 44:28 Dia punya ee akar dan sebagainya seperti 44:32 itu. Nanti setelah dibersihkan kita 44:35 pakai lagi tangan dengan tangan yang 44:36 bersih, alat yang bersih lagi untuk 44:38 membersihkan bagian umbi yang sudah 44:41 tidak ada kulitnya. Iya. Iya. Jadi kita 44:43 potong baru kita frozenkan atau tidak 44:45 bakalan gatal. Tapi jangan dicuci. 44:49 Jangan dicuci. Iya. Justru tangan dan 44:51 alatnya karena asam oksalatnya keluar, 44:53 lendirnya keluar. Itu yang membuat 44:55 gatal. Oh. Jadi kalau hujan gimana? Ee 44:58 kalau hujan kan dikerjakan di rumah toh, 45:01 Pak. Hujan kan basah. Biar diteriskan 45:04 aja ee si umbinya. Nanti kalau kita mau 45:07 mau mengerjakan untuk diolah menjadi 45:09 makanan yaitu kita kupas tangan kita 45:11 bersih, alat kita bersih, baru kita 45:14 potong-potong seperti itu. Jadi tidak 45:16 dicuci, tidak. Iya. I seperti itu. Oke. 45:19 Iya. 45:21 Ini banyak yang nama nanya nomor 45:23 teleponnya Bang Habib nih sama Bang sama 45:25 Bu Ani. Nomor telepon Bang Habib adalah 45:27 0823 45:29 kemudian 10.000 213 nomor telepon Bu Ani 45:34 Talas. Talas pertama 45:36 0812 kemudian 45:39 21 6 kemudian 99 772 45:45 0812 2 16 45:52 9972 masih dalam hijrah talk di mana 45:55 kami habib ini mengundang ee Bu Ani yang 45:59 petani talas talasnya besar 46:04 berat volumenya tuh 3 kg sampai 7 kg 46:08 ditanam yang mudah dan bisa dibuat untuk 46:12 es krim mustafa, kemudian tal ee apa 46:16 pergedel getuk, gulai kroket sama apa 46:19 tadi yang buat bungkus fren fruit fren 46:23 food sama yang apa tadi? Buntilah hah 46:27 bisa buat buntil juga ya. Oke. 46:30 Ada counternya enggak di sini? ada yang 46:33 bisa dilihat melayani PO karena kami 46:35 belum punya tenaga kerja. He. Nah, jadi 46:38 kita tuh dapat inspirasi dari Bu Ani 46:40 bahwa memulai usaha itu tidak harus dari 46:43 sejak muda, Pak Krisna. H gitu ya. Tidak 46:46 harus milenial tetapi ee udah usia 46:51 lanjut juga KBAN ini luar biasa gitu ya. 46:54 Milenial versus mungkin kolonial ya. 46:56 Jadi dapat uang pensiun sama uang tales 46:58 ya. Iya. Usia Iya. usia bukan usia 47:02 produktif tetapi semangatnya itu 47:04 semangat muda dan menghasilkan gitu ya. 47:07 Beliau nih inspirasi buat orang-orang 47:10 yang sudah tua udah pensiun aja ngurus 47:13 MC sekarang istilahnya ngomong cucu udah 47:16 seolah-olah kalau udah usia 60 udah 47:18 enggak usah produktif lah enggak usah 47:19 gitu ya. Nah, beliau membuktikan bahwa 47:22 yuk kita usaha enggak harus dari muda 47:25 loh gitu ya. Mau pensiun kita usaha 47:28 produktif bisa menghasilkan dan ini 47:31 menurut saya satu amal jariah juga Pak 47:32 Krisna. Oh iya. Oh kenapa? Karena 47:35 tanaman pohon itu ketika besar dia bisa 47:37 menghasilkan orang apa? Menghasilkan 47:40 tanaman. Iya menghasil keindahan. dia 47:43 bisa memberi manfaat buat orang, 47:45 kesehatan, ekonomi, dan lain-lain. 47:47 Apalagi ibu ngajarin ke orang lagi, 47:48 orangnya ngajarin lagi. Itu amal jariah 47:50 yang enggak terputus ketika orang 47:52 meninggal gitu. Luar biasa ini. E kita 47:55 dapat inspirasi dari praktisi talas 47:58 Indonesia gitu ya, Bu Ani. Mudah-mudahan 48:00 bisa jadi. Nah, sekarang Bu, ada enggak 48:03 kisah-kisah mungkin Ibu ngebina orang 48:05 itu dan benar-benar dari nol sekarang 48:08 sudah menghasilkan gitu ya. Nah, mungkin 48:10 bisa sharing-sharing nih biar pendengar 48:13 ada semangat gitu ya. Coba dulu gitu ya. 48:15 Iya. Ee terima kasih. Ee di dekat Radio 48:19 Rasil ada yang namanya ee PT Wis yaitu 48:24 Kalimanggis. Wilayah Kalimanggis itu 48:26 bidaan saya Poktan. Poktan itu tadi 48:29 tadinya mengatakan begini, "Bisa, Bu, 48:31 ditanam di sini?" Itu pertanyaannya. 48:32 Terus keduanya, "Wah, lama juga ya 8 48:36 bulan." Terus gimana dong nanti siapa 48:38 yang beli? Dan sekarang beliau sudah 48:40 buktikan pada saat 4 bulan pertama 48:43 beliau sudah saya panen umbi ee 48:45 anakannya sudah beli, sudah bisa 48:48 terjual. Sekarang di di panen yang 48:51 sekarang kita sudah bisa masuk ke ee 48:54 kuliner di Bekasi dan Bandung. Artinya 48:56 kan ee dari yang tidak tahu kalau beliau 49:00 sudah mau mengikuti SOP yang sudah kami 49:03 ee arahkan. Alhamdulillah sampai dengan 49:05 produk hilirnya ya hari ini adalah umbi 49:08 talas dari Poktan binaan kami seperti 49:10 itu. Jadi dari nol beliau tidak tahu 49:12 bahkan di Kalimanggis ini yang menanam 49:15 ee varian ini belum ada. Jadi 49:17 alhamdulillah kami tanam yang ungu juga 49:20 ada T Pratama 3. Jadi ee hanya menurut 49:24 mereka indah mereka selfie-selfie. Tapi 49:27 sebenarnya manfaat lain yang tersembunyi 49:29 tadi setelah menjadi produk ekonomi kan 49:32 mereka baru ng bahwa wah enak sekali dan 49:36 jarang orang tidak ketagihan makan talas 49:39 karena talasnya harum pulen seperti itu. 49:42 Jarang orang tidak ketagihan makan talas 49:44 jarang. Mantap 49:46 mantap orang sedang puasa ini. Iya Bang 49:50 Abe bisa aja nyari tamunya katanya. Oh 49:52 iya, Bang Abi pergolen luas 49:55 dia. Oke. E ini ada yang nanya nomor 49:58 telepon Ibu Ani nomornya 50:00 0812 kemudian 50:03 216 kemudian 50:06 99772 0812 50:11 2169972. Ini kalau mau buat website ya 50:14 bisa juga ke Bang Habib nih. Beliau 50:15 adalah master trainer dari BNSP. BNSP 50:18 itu kebanyakan apa sih? Badan Nasional. 50:20 Sertifikas Badan Nasional Sertifikasi 50:22 Profesi. Oh, sertifikasi Profesi. Beliau 50:25 juga tenaga ahli di pemerintahan. Ini 50:27 nomornya Bang Habib. 50:29 0823 50:31 10.213. 0823. Kemudian 50:38 10.000213. Ee Buani, apakah ada orang 50:42 yang 50:43 alergi terhadap tales? Ee sepengatan 50:47 saya ketika sudah diolah jadi makanan 50:49 insyaallah tidak. Karena iya saya belum 50:52 pernah menemukan karena ee dia tidak ada 50:57 ee gatal atau apa ya tadi cara 50:59 penanganan yang benar. Kalau sudah 51:01 kemasan frozen food kan tinggal di 51:04 plastiknya di ee gunting kukus. Sudah. 51:07 He. Jadi sangat mudah kalau sudah jadi 51:09 frozen food. Asalam Bu Hani. Bu Ani 51:12 apakah kalau tiap hari makan ini tidak 51:14 bosan? E iya. Alhamdulillah. Jadi tadi 51:18 seperti saya sampaikan kalau kita ee 51:22 jadikan talas kukus sebagai pengganti 51:24 nasi, insyaallah tadi kan bahan-bahan 51:27 lainnya bahan dari batang, daun dan 51:29 sebagainya kan kita sudah bikin olahan 51:31 lainnya. Insyaallah tidak tidak akan 51:35 bosan dikarenakan kita bisa gandengkan 51:38 dengan mustofaatalas sayur lodeh. Terus 51:41 kita bikin sayur gule atau rendang kita 51:44 kombinasikan dengan perkedel talas kan 51:48 ee variatif tetap variatif. akan 51:50 kita ee share nanti bagaimana caranya 51:53 mensiasati panganan menu rumah tangga 51:56 sehingga ee dari bahan-bahan tadi bisa 52:00 menjadi solusi ekonomisnya dapat, 52:03 sehatnya dapat. Oh, ini ada yang tanya 52:04 Mustafa Talas itu apa sih? Itu camilan 52:07 ya, keripik-keripik pedas-pedes gitu ya? 52:08 Bukan ini jadi ee kayak keripik ee kayak 52:11 kentang talas bisa buat camilan juga ya? 52:14 Iya. Jadi ini masakan Betawi ya? ee 52:17 Mustfa Jawa. Mustofa itu potongan talas 52:21 yang lembut kemudian dibikin sambal 52:24 goreng. Oh iya ini seperti ini. Sambal 52:27 goreng talas. Ada yang tanya Mustafa 52:29 apaan sih? Iya Bu Darma minta fotonya Bu 52:32 Ani nanti di oh saya kira Mustofanya 52:35 ini. Oh Mustofanya ini ada di meja. Bang 52:38 Habib, kita sudah dibatasi oleh waktu 52:41 nih. Ada terakhir yang mau disampaikan 52:42 oleh Bang Habib kita ini. Oke. Jadi ee 52:46 terima kasih Bu Ani. Hari ini kita dapat 52:49 inspirasi ee banyak sekali. Yang pertama 52:52 bagaimana hidup sehat dengan produk 52:55 alternatif ya, produk Indonesia asli. 52:58 Yang kedua, bagaimana mempersiapkan 53:02 ekonomi yang berbasis keumatan gitu ya. 53:05 Jadi, bagaimana kita sejak dini 53:08 mempersiapkan ee ekonomi buat alternatif 53:11 dan kita enggak selamanya bekerja gitu 53:13 ya. kita juga perlu menyiapkan diri 53:17 untuk masa depan kita dan masa depan 53:20 anak-anak kita dengan pertanian ini. Ini 53:23 luar biasa dampaknya, luar biasa 53:25 manfaatnya. Dan bukan cuman dampak ee di 53:30 dunia, tetapi ini bermanfaat buat orang 53:32 lain dan jariah juga buat kita. Jadi 53:36 kapan lagi ee kita bermanfaat buat 53:39 banyak orang, bagaimana kita 53:41 memanfaatkan ee tanah-tanah yang kosong 53:44 di lahan kita. Kita bisa juga berdaya 53:48 buat masyarakat gitu ya. Nama kita 53:51 dikenang karena legisi kita, karena 53:53 peninggalan kita gitu ya. Karena 53:55 peninggalan kita, karena manfaat kita 53:57 buat orang lain. Mari hidup bersama-sama 54:01 memberikan manfaat buat orang lain gitu 54:03 ya. sehingga kita bisa dikenang oleh 54:05 anak cucu kita gitu ya. Itu mungkin ee 54:08 Pak Krishna mudah-mudahan ilmu yang kita 54:11 dapatkan hari ini bisa kita mulai 54:14 praktikkan dan bisa bermanfaat buat 54:16 sekeliling kita gitu ya. Karena 54:17 sebaik-baik orang adalah orang yang 54:19 bermanfaat untuk orang lain. Masyaallah. 54:23 Ada yang mau main ke tempatnya Mbak Ani 54:25 ya? Main aja ke keranggan ya. Nomor 54:26 telepon buani adalah 54:28 0812 kemudian 216 kemudian 54:32 9972 772. Kalau nomor teleponnya Bang 54:36 Habib ada 54:37 0823 54:40 10.000213. Terima kasih Bu Ani, Bang 54:42 Habib. Terima kasih. Terima kasih Pak Kr 54:44 nanti hadirkan lagi tamu-tamu yang 54:46 keren-keren ya. 54:48 Mudah-mudahan pelatihan ini. Oke. Amin. 54:50 Amin. Amin. Oke. Baik. Saya Muhammad 54:52 Krishna Ondi Saputra dan Algi mohon 54:54 pamit. Wabillahi taufik walhidayah. 54:55 Wasalamualaikum warahmatullahi 54:56 wabarakatuh. Waalaikumsalam.