Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] Brail TV. 0:08 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:10 warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma 0:12 sholli ala Muhammad Ali Muhammad. Kita 0:15 jumpa lagi hari ini, hari Rabu tanggal 0:18 24 Desember 0:20 2025 atau tanggal 4 Rajab 1447 Hijriah. 0:26 Baik. 0:29 Ee pada kesempatan ini kami mengundang 0:31 orang yang luar biasa ini ada Ustaz Iwan 0:34 Setiawan. Beliau adalah penulis buku 0:36 yang sangat bagus sekali. The Secret 0:39 Fadilah Al-Qur'an. Ini bagus sekali. New 0:40 color lagi bukunya nih. Ya, nanti Anda 0:43 bisa memperolehnya. The Secret of 0:44 Fadilah juga ada di sini Mas Feri Zaid 0:49 dulu namanya Ferry Johannes 0:52 Feri Christian Tobi. 0:53 Christian Tobi Katolik. Kemudian pada 0:56 tahun berapa? 0:58 2018. 0:59 2008 masuk Islam. Oke. Oke. Silakan e 1:03 simak. Ee nanti juga kami akan 1:05 membacakan nomor telepon masing-masing 1:07 dan ataukah Anda besok itu tanggal 25 1:11 Desember hari apa? 1:14 Yang menetapkan siapa nih? Hari Matea 1:15 kali ya. Itu adalah hari mualaf sedunia. 1:19 Besok tanggal 25 Desember ditetapkan ee 1:23 sebagai ahli mualaf sedunia. Eh, Bang 1:27 Algi bisa diputarkan eh YouTube-nya 1:30 yang di mana orang tokoh-tokoh 1:33 pada mengucapkan selamat atas hari malam 1:36 dunia. Ada Ustaz Soloh Mansur, ada Egi 1:39 juga ada. Silakan Mas diputar. 1:43 Selamat hari muamia 1:47 tanggal 25 Desember. 1:51 Perlu diketahui bahwa pada tanggal 25 1:54 Desember telah ditetapkan menjadi hari 1:57 mualaf dunia. 2:00 Energi mualaf untuk dakwah, energi 2:02 mualaf untuk mencerahkan, energi mualaf 2:05 untuk membangkitkan dakwah di seluruh 2:07 dunia. Ayo dengan hari mualaf tanggal 25 2:10 Desember kita mampu mendakwahkan 2:12 masyarakat menuju ketaatan kepada Allah 2:15 Subhanahu wa taala. 2:17 Saya Refli Harun mengucapkan 2:21 selamat hari mualaf sedunia yang jatuh 2:25 pada tanggal 25 Desember. 2:29 Donit. Wassalamualaikum warahmatullahi 2:32 wabarakatuh. 2:34 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 2:36 warahmatullahi wabarakatuh. 2:38 Selamat hari mualaf sedunia 25 Desember. 2:45 Mudah-mudahan hidayah yang telah Allah 2:47 berikan ee terus terjaga dan 2:51 mengantarkan 2:52 [musik] para mualaf ee meniti jalan 2:55 kebenaran hingga akhir nanti ketika 2:58 Allah menjemput dalam keadaan husnul 3:01 khatimah. Sekali lagi selamat hari 3:03 mualaf 25 Desember. Barakallah fulum. 3:06 Asalamualaikum warahmatullahi 3:07 wabarakatuh. 3:09 Masyaallah. Oke, itu hanya beberapa 3:11 tokoh masih banyak tokoh-tokoh lain lagi 3:13 yang juga mengucapkan ee selamat atas 3:16 Hari Mualaf Sedunia tanggal 25 Desember. 3:20 Nah, di sini kami hadirkan salah satu 3:21 mualapnya itu eh Feri Zaid dulu nanya 3:25 Johannas Christian Febi eh Tobi. 3:28 Asalamualaikum, Mas Feri. 3:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:32 wabarakatuh. 3:32 Usia berapa sekarang? 3:34 Usia 31. 3:35 Usia 31. 3:37 Dulu dari suku apa? 3:38 dari NTT. 3:40 NTT. 3:41 Iya. 3:41 E bagaimana ceritanya lu bisa tertarik 3:44 dengan Islam? Bisa diceritakan 3:47 tertarik dengan Islam ee masuk orangnya 3:52 ke Islam itu kan balik lagi ke hidayah. 3:54 Iya. Iya. 3:55 Nah, cuman setiap orang itu memiliki 3:58 perbedaan kan gitu. He 4:00 ada yang mencari 4:02 H 4:02 dan ada yang hidayah itu kan datang 4:04 sendiri. 4:04 Iya. Nah, memang pada saat itu banyak 4:08 beberapa tokoh atau mungkin oknum yang 4:11 menjelekkan pertama daripada ee 4:15 junjungan teman-teman muslim 4:17 yaitu Rasulullah sallallahu alaihi 4:18 wasallam. 4:19 Yang kedua adalah banyak juga ee di 4:22 antara mereka yang menertawakan saya 4:26 h 4:27 ketika saya pada saat itu sudah 4:29 melaksanakan sunat. 4:31 Siapa yang mentertawakan? 4:32 Dari teman-teman Kristen saya Katolik. 4:34 He. 4:34 Dari teman-teman Katolik saya memang 4:37 dulu itu saya sempat menjadi putra-putri 4:39 altar. 4:40 Hm. 4:40 Di sana. He. 4:42 Nah, hanya saja karena kan namanya ee di 4:45 tinggal di NTT itu kan dekat laut. 4:47 Iya. 4:48 Pastikan enggak jauh dari laut. 4:49 Iya. 4:50 Nah, memang pada waktu ee SMP saya lagi 4:53 bermain di laut dan memang kan kalau di 4:55 kampung sana itu kan kalau kita mandi 4:57 laut kan jarang kayak pakai busana atau 5:00 lain hal sebagainya. Nah, itu memang 5:01 mereka selalu mentertawakan. Hm. 5:04 Nah, dari situ mereka itu mentertawakan 5:08 bahwasanya kenapa kok lo umat apa agama 5:11 Katolik masa lo sunat? 5:13 Hm. 5:13 Kan Tuhan Yesus enggak mengajarkan 5:15 sunat. 5:15 Hm. Nah, yang kedua adalah 5:20 ketika menjelang Natal dan menjelang 5:23 Paskah 5:24 untuk kami ee kepada iman kami yang 5:28 terdahulu itu pasti diperintahkan untuk 5:31 adanya pengakuan dosa. 5:32 Hm. 5:33 Nah, dari situ saya mencari tahu 5:36 pertama dari perihal sunat, 5:38 yang kedua dari perihal pengampunan 5:40 dosa. 5:40 Hm. 5:42 Setelah itu 5:44 saya seiring saya mencari tahu tentang 5:46 kebenaran hal tersebut, ternyata mereka 5:50 lebih mendominan untuk penjelekan 5:52 daripada Rasulullah sallallahu alaihi 5:54 wasallam. 5:55 Ya, walaupun walaupun saya sendiri 5:57 enggak mengenal sosok beliau dan 5:58 walaupun saya enggak mengimani Islam 6:00 pada saat itu. 6:01 Hm. 6:02 Akan tetapi ya menurut pribadi saya itu 6:05 kurang etnis untuk menjelekkan Iya. 6:08 untuk menjelekkan daripada tokoh-tokoh 6:11 agama yang diyakini kan gitu. 6:14 Nah, setelah itu saya mencari tahu 6:17 apakah sunat ini ajaran Yesus atau bukan 6:20 ajaran Yesus. 6:21 Hm. 6:22 Atau saya melarang atau saya mengikuti 6:24 yang diperintahkan oleh Yesus. 6:26 He. 6:27 Nah, setelah itu ternyata ada perihal 6:31 sunat itu ada 6:32 di Injil. 6:33 Di Injil. 6:35 Karena apa? Setiap umat beragama 6:38 pastikan meyakini 6:40 bahwasanya kitab suci yang dipegang oleh 6:43 kaum beragama masing-masing itu sebagai 6:45 firman Tuhan. 6:46 Nah, kalau kita meyakini itu sebagai 6:49 firman Tuhan, otomatis kita pasti 6:52 mengikuti apa yang tercatat dalam firman 6:54 Tuhan tersebut atau kitab suci tersebut. 6:56 kan seperti itu. Nah, ketika saya 6:59 melihat dalam kitab suci atau Alkitab 7:02 menurut mereka ternyata ada contohnya di 7:05 dalam Yeszkiel 44 7:08 di sana dikatakan dengan tegas, "Barang 7:11 siapa yang tidak sunat kulit atau tidak 7:14 dihitan kulit dagingnya, maka dia tidak 7:17 wajib atau tidak diperbolehkan masuk 7:19 dalam rumah kudusku." 7:21 Hm. Lah berarti secara letterl 7:25 orang-orang yang enggak dipotong kulit 7:27 hitanya berarti kan dia enggak boleh 7:29 masuk ke gereja. He 7:30 kan itu menjadi sebuah pertanyaan 7:32 iya 7:32 untuk kami yang mengimani pada saat itu 7:35 di mana kami mengenai sebagai umat 7:37 Katolik. Nah yang kedua 7:41 untuk di Katolik 7:43 bahwasanya tentang pengampunan dosa atau 7:45 pengakuan dosa ternyata 7:49 apa ya enggak masuk akal gitu. 7:52 Karena saya membandingkan dengan salah 7:53 satu buku di mana buku tersebut dulu 7:55 adalah karangan Imam Al-Ghazali. 7:58 Hm. 7:59 Nama bukunya adalah Job. 8:00 Hm. 8:01 Perjalanan orang bijak. Nah, setelah 8:04 saya pelajari, saya membuat perbandingan 8:08 di Katolik. Jikalau dia ingin mengakui 8:11 dosanya, maka dia harus melalui 8:12 perantara Romo. 8:13 Hm. Tetapi di Islam dia ketika dia 8:17 memiliki dosa besar atau dia ingin 8:19 mengakui dosa atau kesalahannya, maka 8:21 cukuplah melakukan salat tobat nasuha. 8:24 H 8:24 di mana tentang aib atau 8:27 kesalahan-kesalahan dia yang terjadi di 8:28 masa lalu hanya dirinya dan Tuhan yang 8:30 mengetahui tersebut. 8:32 Tapi di umat Katolik enggak. H 8:33 Romo pun tahu. 8:34 H 8:35 kan akan menjadi pertanyaan bahwasanya 8:37 sesuci apa sih Romo tersebut 8:39 sehingga kita harus mengakui dosa-dosa 8:41 kita kepada dia? He. 8:42 Kenapa enggak langsung aja kepada Tuhan? 8:44 Iya 8:44 kan seperti itu. Nah, yang ketiga adalah 8:49 bahwasanya mereka menjelekkan tokoh 8:51 daripada umat muslim yaitu ee Rasulullah 8:55 sallallahu alaihi wasallam. Di mana 8:56 pertama 8:58 banyak framing atau fitnahan mereka 9:00 bahwasanya Rasulullah sallallahu alaihi 9:01 wasallam itu adalah berpoligami. He 9:04 kan gitu. 9:05 Yang kedua, 9:07 kenapa bangsa Arab yang dijadikan umat 9:11 apa ee nabi nabi terakhir? Kenapa bukan 9:14 dari bangsa lain? Kan seperti itu. 9:16 Nah, 9:17 sebenarnya hal-hal seperti ini yang 9:18 harus kita luruskan gitu. 9:20 H 9:21 Rasulullah itu datang untuk meluruskan 9:24 daripada syariat 9:26 daripada nabi-nabi sebelum datangnya 9:28 beliau. 9:30 Kenapa? Kalau mereka memfitnah atau 9:32 memframing bahwasanya nabi nabinya umat 9:34 muslim itu berpoligami, tetapi mereka 9:36 lupa Nabi Sulaiman mempunyai istri 9:39 berapa. 9:39 H 9:40 Nabi Daud memiliki istri berapa. Itu 9:42 mereka lupa. 9:43 Akan tetapi Rasulullah sallallahu alaihi 9:45 wasallam itu diutus untuk memperkecil 9:48 yang tadinya 100 gundik atau berapa 9:51 ratus gundik diperkecil sama Rasulullah. 9:52 Itu pun jika mampu 9:54 batasi 9:55 kan gitu. Nah, berarti Rasulullah ini 9:57 datang untuk membatasi membuat 9:59 batasan-batasan tentang poligami 10:01 tersebut. Bukan untuk memperbanyak dan 10:04 bukan untuk mengedepankan hawa nafsu 10:05 atau syahwat. 10:06 Iya. 10:07 Melainkan perintah Allah. Karena apa? Di 10:10 saat perang terdahulu banyak para janda 10:12 yang ditinggal suaminya. Nah, itulah 10:15 cara Rasulullah gimana agar mereka tuh 10:17 bisa selalu enggak bersedih hati dan 10:20 berkecil hati ketika ditinggalkan 10:21 suaminya. Mungkin itu, Ustaz. Dan yang 10:24 terakhir mungkin ya dari daripada saya, 10:27 kenapa nabi terakhir itu dari nabi ee 10:28 bangsa Arab? 10:30 Karena gini, orang Judaism itu memang 10:33 paling tidak suka ketika dipilihnya 10:35 seorang nabi di luar daripada kaum Bani 10:38 Israel, kan seperti itu. 10:40 Nah, akan tetapi yang namanya firman 10:44 Tuhan itu pasti ada nubuat-nubuat. 10:46 Yang pertama 10:49 dalam kitab Keluaran, janganlah menyebut 10:52 Allah-Allah lain di atas muka bumi ini. 10:54 Nah, Rasulullah enggak pernah menyebut 10:56 Allah-Allah lain. Yang kedua, janganlah 10:58 membuat patung. H. 10:59 Sedangkan Rasulullah menghancurkan tuh 11:01 berhala-berhala di bangsa Arab. 11:04 Nah, tetapi umat Katolik, umat Kristen 11:06 membuat patung Bunda Maria. Bukankah itu 11:07 yang bertentangan dengan ajaran daripada 11:10 Taurat Musa? Kan seperti itu. 11:12 Nah, jikalau kita lihat lebih mendalam, 11:17 umat yang dijanjikan 11:20 itu adalah umat muslim. Umat yang 11:22 dijanjikan surga itu adalah umat muslim. 11:24 Karena apa? 11:27 Isa Alaih Salam atau sosok Yesus 11:30 mengatakan dalam kitab Matius, 11:32 "Janganlah kamu mengira orang-orang yang 11:34 masuk dalam kerajaan Allah itu 11:35 orang-orang yang tidak mengikuti 11:36 perintahku." 11:39 Kan gitu. Orang-orang yang menentang 11:41 atau tidak mengikuti hukum Taah. 11:44 Nah, sedangkan Rasulullah itu juga 11:46 mengajarkan hal demikian kan gitu. 11:49 Bahkan Nabi Isa mengajarkan, 11:53 "Percuma mereka mengikuti perintahku, 11:55 tapi yang mereka ikuti adalah ajaran 11:57 manusia." Nah, Rasulullah datang, dia 12:00 mengatakan dengan tegas. Contohnya dalam 12:02 surah Fusilat, iya kan? 12:05 Bismillahirrahmanirrahim. 12:06 Innalladinazalimikumun. 12:15 Nah, berhatikan dengan jelas apa yang 12:18 beliau sampaikan sama halnya seperti 12:20 yang disampaikan dalam hukum taah. 12:22 Janganlah menyebut Allah-Allah lain lah. 12:24 Rasulullah datang untuk menyampaikan hal 12:26 tersebut. Makanya apa kata Rasulullah? 12:29 Jikalau kamu dengan tegas mengatakan 12:31 Tuhan kamu adalah Allah ya kan dan kamu 12:34 tidak mempersekutukan dia, maka 12:37 janganlah engkau bersedia atau berkeluk 12:39 kesah. Sesungguhnya Allah mendatangkan 12:41 malaikat untuk mengabarkan kepada kamu 12:44 bahwasanya Allah menyanyikan jannah 12:46 untuk kalian semua. Mungkin seperti itu, 12:48 Ustaz, 12:50 saya 12:50 masyaallah. 12:51 Itu tadi pengakuan dari Mas Feri Zaid 12:55 ya, dulu bernama Yohanes Christian Tobi. 12:59 Sekarang masuk Islam. Ee tahun berapa? 13:03 Di tahun 2018. 13:06 18. 13:07 Iya. Eh kami juga menghadirkan sini eh 13:12 Ustaz Iwan Setiawan. Beliau adalah 13:15 Sekjen dari Forum Arimatia. Arimatia 13:17 adalah advokasi, rehabilitasi, 13:21 imunisasi, akidah, 13:24 terpadu, efektif, dan aktual. Panjang 13:28 sekali ya artinya. Ee dan ee nanti kita 13:31 tanya ke Ustaz Iwan. Ustaz Iwan. 13:33 Asalamualaikum. Ahlan wasahlan dirasil. 13:35 Bisa lebih dekat mic-nya? 13:36 Siap. Hah. 13:38 Ee ee besok ditetapkan tanggal 25 13:41 Desember sebagai ahli mualaf sedunia. 13:44 Itu siapa yang menetapkan? 13:46 Itu inisiasi dari kita lembaga Forum 13:49 Arimatea 13:50 dan alhamdulillah beberapa 13:52 sejak kapan diterap 13:54 ee kegiatannya sejak 2018. 13:57 2018 13:57 ya. dari tahun ke tahun kita mengadakan 14:00 acara pas di tanggal merah tanggal 25 14:03 Desember 14:04 setiap tahun itu tentang kemualafan 14:06 ketika itu. Ee akhirnya di tahun 2021 14:10 kurang lebih. Nah, di situ baru kita 14:12 bilang, "Kenapa kita enggak tetapkan aja 14:13 jadi hari mualaf sedunia?" Karena tiap 14:15 tahun kita ngadain nih, 14:16 setiap 25 Desember kita ngadakan tentang 14:19 mualaf ya. Nah, baru kita tahun 2021 itu 14:23 di Makassar ketika itu. 14:25 Akhirnya toko-toko mulai kita minta 14:27 komen semua menyatakan selamat hari 14:31 mualaf sedunia tanggal 25 Desember. 14:33 Siapa saja tokoh yang diminta untuk 14:35 komentarnya mengenai 14:36 ada beberapa ustaz ya, ada Ustaz Fadlan 14:38 Garamata, Ustaz Ismailo, 14:41 Ustaz Munzir Situmorang almarhum ya ada 14:44 Ustaz 14:44 Yasallah Mansur dari Rasil. Ya, dari H 14:48 Ustaz Yasallah Mansur. 14:49 He. 14:50 Nah, masyaallah. Jadi tokoh-tokoh 14:52 nasional ada juga Bang Egi Sujana dan 14:54 Bang Refli Harum. Nah. 14:56 Nah, baru tahun ini itu yang kita 14:58 posting toko-tokoin. Makanya lagi 15:01 viral banget ya. 15:02 Viral kali ini. [tertawa] 15:03 Jadi memang lagi heboh lah di semua 15:06 platform ya. 15:07 Mau YouTube, Instagram, mau TikTok. Wah, 15:10 lagi ramai pokoknya. 15:11 Alasannya menetapkan tanggal 25 Desember 15:13 sebagai hari mualaf sedunia. dari 15:14 storinya saja. Ketika itu memang ada 15:16 seorang mahasiswa yang masuk Islam 15:18 pas di acara kegiatan kita. 15:20 Kenapa dia masuk Islam ketika itu? Dia 15:22 sebelumnya, setahun sebelumnya ikut 15:24 acaranya Zakir Naik. 15:25 He. 15:26 Nah, kita buat event ketika itu ada 15:30 sekitar dua pembicara mualaf dari 15:33 Arimatea saya dan satu pembicara 15:35 nonmuslim. He. 15:37 Mahasiswa dari Unhas ini. 15:38 He. 15:39 Saya tanya ketua antum enggak salah 15:41 orang 15:41 kenapa nonmuslim diajak ngisi acara? Dan 15:44 itu ketika itu di warung Abnormal ya. 15:47 Nah, 15:47 di mana itu? 15:48 Ee di Makassar, 15:49 Jalan Landak ketika itu kan. 15:51 Eah. Kenapa antum undang beliau? 15:55 Emang dia ee mau syahadat? 15:57 Enggak ada rencana sih. Dia bilang. He. 16:00 Mau syahadat enggak dia? 16:01 Hm. 16:02 Ya enggak tahu juga. Coba aja kita 16:03 natural aja. Dia bilang. Ya sudah 16:05 berjalanlah. 16:06 Dia pembicara di awal saya terakhir. He. 16:09 Nah, waktu di terakhir itu eh waktu dia 16:11 ngisi saya melihat setiap statement yang 16:14 dia keluarkan tentang Islam tidak ada 16:16 kebencian gitu loh. 16:17 Hm. 16:17 Malah dia kagum gitu loh dengan dia 16:20 bertemu Zakir Naik. 16:21 Padahal dia Kristen ya. 16:22 Kristen. Nah, dia di situ memuji tentang 16:24 Islam semua. 16:25 Saya kok enggak ada kebencian gitu kan. 16:28 Nah, waktu jatah saya ngisi di akhir 16:30 akhir sesi 16:31 saya balik. Saya tanya sama dia, "Mas, 16:34 saya mau tanya namanya Mas Ric." H. 16:36 Mas Ric. 16:37 Hm. 16:38 Antum berapa persen keyakinan tentang 16:40 kebenaran Islam 16:41 di hati antum? 16:42 Hm. 16:43 Langsung dia ambil mic. Saya yakin 100%. 16:46 Dia bilang, 16:47 "Hm." 16:47 "Wah, masyaallah. Berarti 16:49 enggak ada keraguan sama sekali." "Tidak 16:51 ada." 16:52 "Mahu syahadat." Hm. 16:53 Langsung dia, "Saya mau." Wah, langsung 16:56 saya takbir. Satu ruangan tu langsung 16:58 teriak semua. Allahu Akbar. 17:00 Banyak yang hijab. Berapa hadir ini 17:02 waktu itu yang datang? 17:02 100-an. 17:03 100. 17:03 100 ya. 17:04 Karena gak terlalu besar tempatnya kan. 17:06 100. 17:07 Sudah saya suruh semuanya silakan 17:09 dokumentasi maju semua akhwat-akhwat ini 17:12 yang bercadar tuh banyak maju semua. 17:14 Nah, sedangkan Rici masih di pojok itu 17:16 masih nangis dia gitu terharu gitu kan. 17:18 Nah, saya bilang Ustaz Jumsar sebagai 17:20 ketua Makassar 17:23 antum ee yang sadatin saya bilang karena 17:26 dia yang ngundang kan. He. 17:27 Nah, akhirnya sudah ee Mas Jumsar 17:29 akhirnya maju ke depan. Rici juga maju. 17:33 Dua-duanya nangis di depan. Jadi satu 17:35 ruangan itu nangis semua. Saya juga yang 17:37 shoting juga ikut nangis gitu loh. 17:38 Waduh, jadi momennya tuh masyaallah gitu 17:41 ketika itu kan. Nah, masuk Islamlah 17:43 ketika itu. Ricul kan kita evaluasi. Oh, 17:47 tadi berkesan sekali semua puas semua. 17:49 Wah, konsep acaranya itu ee dadakan tapi 17:54 natural gitu. Enggak dibuat-buat gitu. 17:57 Nah, sudah semua senang. Nah, di tahun 18:00 depannya kita buat lagi kan acara mualaf 18:02 lagi. Ee ee tahun ketiga kita buat lagi. 18:05 Akhirnya sudah dari situlah kita 18:07 tetapkan sudah kita buat sekarang plot 18:09 Hari Malaf Sedunia tanggal 25 Desember. 18:12 Nah, tapi gini Pak Krishna ada 18:14 muatan-muatan yang kita di situ akhirnya 18:16 mulai berpikir ya dari tahun ke tahun 18:19 ada terjadi pro kontra terus ya. Pro 18:22 kontra ada adik Armando mengeluarkan 18:24 statement gitu kan. Ini hal kedunguan. 18:26 He 18:26 ini ada sesuatu yang direncanakan yang 18:28 besar nanti suatu saat. Nah, jadi kita 18:30 lihat setiap komen kita pelajari ini 18:33 dari tahun ke tahun kita pelajari. Nah, 18:35 tahun ini cukup keras ee kontra pro 18:38 kontra di kaum muslimin sendiri gitu 18:40 kan. 18:40 Nah, tapi masyaallah kita di dalam 18:43 apologet Islam ini ada tokoh yang 18:44 fenomenal ya namanya Bang Zuma. Mungkin 18:47 tidak semua ee pemirsa Rasil kenal Bang 18:50 Zuma ya. ee beliau apologet Islam yang 18:53 memang bernarasi public speaking yang 18:56 bagus itu mencoba 18:59 meng-counter ya orang-orang yang menolak 19:02 untuk ditetapkan hari ini 25 Desember 19:05 sebagai hari mualaf. Kenapa enggak 19:06 tanggal yang lain? 19:07 Kenapa harus tanggal 25? 19:10 Nah, maka di situ kita satu frame 19:12 berpikir ee bahwasanya malah sangat 19:15 tepat kalau tanggal 25 Desember ini yang 19:18 ditentukan. 19:19 Kenapa? Satu-satunya agama di muka bumi 19:22 ya yang mengatakan Tuhan pencipta langit 19:26 dan bumi ini punya anak cuma Kristen. 19:29 Hm. 19:30 Dan ditetapkan 19:32 punya anak dan lahirnya pun tanggal 25 19:34 ditetapkan. 19:35 Ya. Ah saya minta tolong kalau bisa coba 19:39 Pak Krisna buka surat. 19:40 Heeh. Surat 19:42 Maryam. 19:44 E surat Maryam itu surat apa yang ini? 19:46 Almaidah. 19:46 Almaidah. 19:47 Ah Almaidah dulu juga boleh. ayat 72 19:52 itu ancaman dari 19:54 Almaidah 19:55 72 anfal nih 19:59 ya 20:00 Almaidah 20:01 Almaidah 20:03 surat kelima 20:05 ayat 72 20:14 ini ada yang komen-komen kan penanggalan 20:16 Kristen 20:18 ya supaya nanti Nanti dengar teman-teman 20:19 dengar yang di TikTok juga ya. Dengar 20:22 Almaida ya 20:23 72. 20:26 Kenapa pakai penanggalan Kristen? 20:28 Oh gini 20:29 Almaidah ayat 72.2. 20:32 Sungguh telah kafir orang-orang yang 20:34 berkata, "Sesungguhnya Allah itu ialah 20:37 Almasih putra Maryam." Padahal Almasih 20:40 sendiri berkata, "Wahai Bani Israel, 20:42 sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. 20:45 Sesungguhnya barang siapa 20:48 mempersutukan sesuatu dengan Allah, maka 20:50 sungguh Allah mengharamkan surga baginya 20:53 dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak 20:55 ada seorang penolong pun bagi 20:57 orang-orang yang zalim." Itu 20:59 ya jelas kan ancaman Allah. Tidak bisa 21:03 masuk surga orang yang mempersekutukan 21:05 Allah. Lihat lagi nanti di surat Maryam. 21:09 Surat Maryam surat ke-19 ayat 88. Itu 21:12 yang menjadi hujah ya kita 21:17 harus berdakwah di tanggal 25. Karena 21:19 satu-satunya agama tadi ya yang 21:22 mempertuhankan 21:23 manusia ya yang mengatakan Allah punya 21:26 anak. 21:28 Sudah dapat, Pak. 21:29 Surari ayat 21:30 88. 21:35 Nanti di situ bagaimana langit itu 21:37 runtuh, 21:39 bumi terbelah. 21:40 Ee Maryam ayat 88. 21:42 I 21:42 dan mereka berkata, "Allah yang maha 21:45 pengasih mempunyai anak. 21:48 Sungguh kamu telah membawa sesuatu yang 21:50 sangat mungkar." 21:52 Kemudian ayat ee 90-nya, hampir saja 21:55 langit pecah dan bumi terbelah dan 21:58 gunung-gunung runtuh karena ucapan itu. 22:00 Ayat 91-nya, "Karena mereka menganggap 22:02 Allah yang maha pengasih mempunyai 22:04 anak." 92nya. Dan tidak mungkin bagi 22:07 Allah yang maha pengasih mempunyai anak. 22:10 Oke. Jadi jelas ya dalilnya 22:14 Allah sangat murka sekali. Ada statement 22:16 seperti itu mengatakan Allah punya anak. 22:19 Maka karena tanggal 25 itu mereka 22:21 mengklaim itu hari lahirnya 22:24 ee Yesus sebagai putra dari Allah ya. 22:28 Nah, maka ini waktu yang sangat tepat 22:30 untuk kita menjelaskan kepada nonmuslim 22:33 bahwasanya Allah tidak beranak dan tidak 22:35 diperanakkan. Surah Al-Ikhlas ya 100 22:38 ayat eh surat 112. Silakan teman-teman 22:40 yang Kristen bisa mengecek ayat dalam 22:43 Quran 112 surah Al-Ikhlas cuma 4 ayat. 22:47 Nah, itu menjelaskan bagaimana Allah 22:49 tidak beranak dan tidak diperanakkan. 22:51 Jadi, sebuah kewajiban buat kita untuk 22:53 mendakwahkan kepada mereka. Memang bisa 22:56 jadi begini, Pak. Ada yang tidak setuju 22:58 dengan hari mualaf dunia tanggal 25 23:00 Desember. Tapi dengan berjalannya waktu 23:02 dan melihat dalil-dalil ya tentang 23:05 pentingnya kita mendakwahkan. Lihat umat 23:08 Islam selama ini tenang-tenang saja. 23:10 He 23:10 ya. Menganggap ini hal yang spele ya. 23:13 mereka merayakan agamanya, perayaan 23:16 kelahiran Tuhannya gitu kan. Nah, 23:18 silakan. Tapi lihat setiap bulan 23:21 Desember bencana di mana-mana. 23:23 He. 23:24 Dan bencananya tempat muslim lagi. 23:26 H. 23:26 Nah, itu kalau kita lihat 23:28 tanggal 26 Desember ya. 23:29 Nah, lihat kalau kita lihat hadis itu 23:31 kan e Allah menurunkan azab itu di 23:34 tempat orang beriman yang tidak mau 23:36 peduli 23:37 h 23:37 sama kemaksiatan kan. Nah, dari rumahnya 23:40 dia, dari tempat mereka dulu diturunkan 23:42 tuh azab. 23:43 Nah, kenapa mereka tidak mau peduli? 23:45 Nah, ini bukti kita mengajak kaum 23:47 muslimin harus peduli dakwah pada 23:50 mereka, dakwah pada orang-orang 23:52 nonmuslim. Jangan kalian pertuhankan 23:54 manusia. 23:55 Yang jelas dalilnya di Alkitab, di Bibel 23:58 itu banyak. Yesus itu sebagai utusan, 24:00 bukan sebagai Tuhan pencipta langit dan 24:02 bumi. Menciptakan nyamuk saja yang kecil 24:04 aja Yesus gak mampu ya. Apalagi 24:07 menciptakan langit dan bumi. Nah, gitu 24:10 loh. Coba mereka kan termakan dogma. 24:12 Tugas kita nih patahkan dogma-dogma 24:15 mereka. Sampaikan kebenaran Islam pada 24:17 mereka. He. 24:18 Di waktu kapan? Ya, dengan waktu yang 24:20 tepat ini. 24:21 Karena satu-satunya agama ya di muka 24:24 bumi yang mengatakan Allah punya anak 24:27 ya. Bahkan Allah itu adalah al ee 24:30 almasih itu adalah Allah itu sendiri. 24:33 itu cuma di dalam Kristen. 24:34 He. 24:35 Hindu, Buddha, Konghucu, enggak ada 24:36 kayak gitu. 24:37 He. 24:37 Nah, makanya ini tugas kita semua gitu, 24:39 Pak. Ken 24:40 Oke, kembali ke Mas Feri. Mas Feri baca 24:44 juga surat Maryam dan surat Almaidah. 24:46 Baca. 24:47 Hm. 24:49 Itu tadi ada yang tanya, "Mas Feri, kok 24:51 sebagai mualap baca Qurannya bagus? 24:52 Belajar dari mana?" Dia 24:54 belajar. Nah, 24:56 kita kan kalau masuk Islam 24:58 itu ee kita harus mengedepankan yang 25:01 wajib, mengbelakangkan yang sunah. 25:03 Nah, kewajiban ketika saya memilih Islam 25:07 sebagai agama yang benar, setidaknya kan 25:10 saya sudah ketemu Tuhan yang benar nih. 25:11 He. 25:12 Nah, kalau kita sudah ketemu Tuhan yang 25:13 benar, masa saya mau menjauh dari Tuhan 25:14 yang benar? 25:15 Seharusnya kita lebih mendekati 25:18 mendekati Tuhan 25:18 dengan cara 25:19 dengan cara diajarin dalam Al-Qur'an 25:22 surah Ali Imran ayat 31. 25:25 Allah Subhanahu wa taala berkata, "Qul 25:27 inumhibbunallah 25:30 yuhibkumullahfirakumunubakumfurahim." 25:34 Allah bilang, "Jika kamu mencintai aku 25:38 maka kamu wajib mengikuti apa yang telah 25:41 diajarkan oleh Rasulullah sallallahu 25:42 alaihi wasallam." Dengan cara apa? 25:44 Rasulullah mengajarkan kembali thab ilmi 25:46 fardatu al muslim. kewajiban Anda ketika 25:50 Anda memilih sebagai beragam Islam, maka 25:54 kewajiban Anda adalah menuntut ilmu itu, 25:57 Ustaz. 25:59 Masyaallah. 26:01 Oke. Ee Iwan dan Nawat masih di acara 26:05 Hijrah Hijrah Talk 26:07 di mana kami mengundang ee Mas Feri Jaid 26:12 juga Ustaz Iwan Setiawan. Beliau adalah 26:15 Sekjen Forum Himatea, Advokasi, 26:17 Rehabilitasi, Imunisasi, Akidah, 26:21 Terpadu, Efektif, dan Aktual. Oke, kita 26:25 mau tanya lagi. Asal kata Arimat nih 26:27 diambil dari mana? 26:29 Oke, Arimat sendiri itu ee diambil di 26:34 Bibel ada, tapi sebenarnya itu nama 26:36 sebuah tempat di Palestina sana ya. Dan 26:40 diambil di Bibel itu ada namanya tokoh 26:42 ya, Yusuf Arimatea. Yusuf itu tokoh yang 26:46 menurunkan Yesus dari tiang salib. He. 26:48 Ya, itu Yesus apa? Yusuf dari kota 26:51 Arimatea. Kalau kita Anton Medan 26:53 kan yang dipesalib bukan Yesus. 26:55 Iya. Kalau kita kan e versi kita kan 26:58 bukan Nabi Isa dong yang disalib. Tapi 27:00 kalau mereka mengatakan itu yang disalib 27:01 tuh 27:02 Yesus gitu kan. Nah, tokoh yang 27:04 menurunkan itu namanya Yusuf Arimatea. 27:07 Yusuf dari kota Arimatea. 27:09 Agamanya apa 27:10 ya? Pengikutnya Isa ketika itu. I 27:15 lalu dicari kepanjangannya ya. 27:17 Iya. Dijadikan kepanjangan tadi ya, 27:19 advokasi, rehabilitasi, imunisasi, 27:21 akidah, terpadu, efektif, dan aktual. 27:23 Nah, ini jadi lembaga dakwah ketika 27:26 berdiri tahun 2003. H 27:28 ya. Yang manakala ketika itu tokoh-tokoh 27:31 nasional berpikir nih banyak lembaga 27:34 yang muncul di Indonesia tapi sangat 27:37 jarang atau bahkan sedikit sekali yang 27:40 mau dakwah pada nonmuslim yang 27:42 terang-terangan dakwah pada nonmuslim 27:45 dan juga mencegah dari gerakan 27:48 pemurtadan gitu kan. Di tahun itu 27:50 akhirnya dibentuklah lembaga ini. 27:52 H 27:52 jadi kita punya tagline 27:54 sampaikan Islam cegah pemurtadan. 27:58 Bagaimana cara berdakwah kepada mereka? 28:01 Padahal Islam mengatakan tidak ada 28:02 paksaan di dalam Islam. 28:03 Iya. Lewat salah satu lewat dialog, Pak. 28:05 Lewat diskusi. Kita gak ada paksaan kan, 28:07 tapi kita mengajak diskusi lintas agama. 28:10 Kita buatlah event-event di 28:11 kampus-kampus ya, sewa gedung serbaguna 28:14 untuk mengadakan dialog offline 28:16 antara pendeta maupun ustaz. 28:19 Dan itu di tahun 2003 sampai 2009 itu 28:22 marak, Pak. di setiap kota kita ngadain 28:25 di Jogja rameai, di Solo ramai, di 28:27 Jakarta. 28:28 Dan yang paling bestseller ketika itu 28:30 adalah ee dialog debat mualaf vs 28:33 Murtadin, 28:34 Ustaz Nababan ketika itu. 28:36 Asbab dari nonton video itu Ustaz 28:39 Nababan bisa keliling empat benua itu. 28:41 [tertawa] 28:41 Iya. 28:42 Masyaallah. itu ditonton oleh orang 28:43 Indonesia di seluruh dunia kan 28:45 dari asbab video itu. Nah, sekarang 28:47 beliau cerita sudah 11 kali ke Amerika 28:49 kan 28:50 dari video itu. 28:51 Bagaimana bisa mengajak mereka untuk mau 28:53 berdiskusi? Oh, karena kita kedekatan ya 28:56 ee ee orang-orang awal dulu di Arimata 28:59 itu kan punya akses lah teman ee dekat 29:03 sama beberapa pendeta pastur ya. Ee 29:06 kalau pastur jarang yang mau ya diskusi 29:09 karena mereka kan harus ee izin lagi ke 29:11 atasnya lagi gitu kan. Tapi kalau para 29:13 pendeta ini punya otoritas sendiri. Nah, 29:16 mereka di gereja ee sendiri 29:18 mereka mau ketika diajak untuk dialog 29:20 lintas agama mau. 29:22 Nah, dan masyaallah dari video-video itu 29:25 banyak kesaksian-kesaksian di 29:26 tahun-tahun itu orang masuk Islam. 29:29 Kenapa? Karena terbuka ya orang kan jadi 29:32 berpikir punya akal itu kan berpikir 29:33 mana benar mana yang salah. Itu kan ada 29:36 perenungan-perenungan gitu. 29:38 Alhamdulillah lewat dialog itu banyak 29:39 orang masuk Islam termasuk saat ini di 29:41 TikTok ya hampir tiap malam tuh live 29:45 diskusi antara apologet Islam dan 29:48 apologate Kristen. Nah, di situ kan 29:50 setiap orang kan bisa melihat menilai 29:52 mana yang benar mana yang salah gitu 29:55 gitu Pak? 29:56 Oke. Ya. Baik. Ini ada yang menanyakan 29:58 bolehkah saya mendapatkan nomor telepon 30:00 masing-masing narasumber yaitu Feriz dan 30:04 masih ee Ustaz Iwan. Boleh ya? 30:06 Boleh. 30:06 Boleh. Siap. Oke, baik. Ini nomor 30:08 teleponnya Mas Feri Zaid nomornya 0855 30:13 kemudian 91 5762 30:18 0855 30:20 91 30:22 5762. 30:24 Beliau berasal dari NTT, masuk Islam 30:27 sejak tahun 2018. 30:30 Kemudian Ustaz Iwan Setiawan yang juga 30:34 menyusun buku yang bagus ini, The Secret 30:36 of Hadilah Al-Qur'an. 30:38 Beliau adalah Sekjen Forum Arimatea. 30:42 Nomornya adalah 0813. 30:46 Kemudian 34 30:49 41 30:50 55 38 0813 30:56 34 30:59 55. 31:01 Kami nanti akan menyebutkannya kembali. 31:06 Mas Feri setelah 31:07 Iya. 31:08 masuk Islam, lalu apa yang dilakukan 31:10 oleh Mas Feri? 31:12 Dilakukan He apa ya? 31:15 Ya, yang dilakukan pertama itu adalah 31:18 yaitu dia kita ngaji. 31:20 Hm. Ke siapa? 31:22 Belajar. 31:23 He. 31:24 Ya, namanya kita kan punya keterbatasan 31:27 dalam ini. 31:28 Cuman 31:30 ee apa ya? Makanya di setiap ribuan 31:33 hadis itu pasti diawali dengan innama 31:36 amalu binyat. 31:39 Semua yang dilakukan itu berawal dari 31:40 niat. Nah, niat kita masuk ke dalam 31:45 Islam itu untuk apa? H 31:49 kan gitu ya. Mungkin ada yang hanya 31:52 karena ini. Ini enggak bisa dipungkiri, 31:54 Ustaz ya. Ada juga yang masuk Islam 31:56 karena ini, ada juga yang masuk Kristen 31:58 karena itu kan memiliki 32:00 ee apa ya 32:02 niatnya masing-masing. 32:05 Akan tetapi jikalau saya ketika saya 32:09 memilih untuk masuk Islam, 32:11 maka kewajiban saya adalah untuk 32:14 menuntut ilmu. Walaupun keadaan saya 32:16 terbatas, tetapi ingat 32:19 kata Allah, "Barang siapa yang bertakwa 32:22 kepadaku, maka akan mendapatkan rezeki 32:25 dari arah yang enggak disangka-sangka." 32:27 Nah, sedangkan ilmu itu sendiri kan 32:29 adalah bentuk rezeki. 32:30 Hm. 32:31 Kan gitu. 32:32 He. 32:33 Nah, tinggal tergantung niat kita 32:34 jikalau kita bersungguh-sungguh. Karena 32:36 apa? Saya dulu dari sini kayak misalkan 32:39 nih ke pisangan lama itu jalan kaki. 32:41 He. 32:42 Dengerin ngaji kuping. Terus dari 32:44 Paseban tuh jalan lagi ke daerah Tebet 32:48 tuh kadang jalan kaki. 32:49 Jalan kaki dari Paset. Masyaallah. 32:51 Kuping ngaji kuping. Kenapa? 32:52 Saya itu pengin gitu loh. Pengin 32:54 bahwasanya saya mendengarkan tentang 32:56 cerita-cerita para sahabat, cerita 32:59 tentang Rasulullah. Terus cara saya agar 33:02 saya bisa se walaupun saya enggak pandai 33:05 dalam membaca Al-Qur'an gitu kan atau 33:07 Al-Hadis karena saya bukan pesantren 33:08 tapi setidaknya saya bisa memahami arti 33:11 daripada Al-Qur'an. 33:12 Insyaallah 33:12 itu sih. Nah, 33:14 balik lagi yang kedua, Ustaz 33:17 yang di mana ini mungkin untuk kita 33:20 semua ya. Karena saya juga kemarin 33:23 sempat melihat ada postingan dari 33:25 teman-teman Kristen juga ya mungkin yang 33:27 sekarang sedang diagungkan oleh mereka 33:29 namanya kan Elia Miron tuh. 33:30 Hm. 33:31 Iya kan? 33:31 H. 33:32 Bahnya kenapa kok Islam itu mengikuti 33:35 kami menetapkan hari mualaf pada tanggal 33:38 25 Desember? 33:39 Hm. 33:40 Kan gitu. 33:40 He. 33:41 Kenapa engok enggak tanggal yang lain 33:43 aja? 33:43 Hm. 33:44 Sedangkan tahun Masehi, kalender Masehi 33:46 itu adalah kalender umat Kristen. 33:48 H. Nah, itulah kesalahpahaman dia dalam 33:51 memaknai sejarah. 33:52 H 33:54 di tahun 1800 itu memakai kalender 33:57 Julian. 33:58 H. 33:58 Akan tetapi memang ada kepentingan 34:01 gereja dijadikanlah apa? Kalender 34:04 Gregorian. 34:05 H. 34:06 Di mana di sana kalender tersebut bukan 34:10 diciptakan oleh umat Kristen ataupun 34:12 bapak-bapak gereja. H. Akan tetapi 34:16 mereka hanya mengesahkan yaitu bapak 34:18 gereja yang bernama Paus Gregorius. 34:22 Itulah kesalahpahamannya dia dalam 34:23 memaknai hal sejarah. Yang kedua, entah 34:27 dia mau meninggalkan Kristen atau masih 34:29 tetap di Kristen atau dia mau menyembah 34:31 Tuhan lain siapapun itu terserah dia. 34:34 Kenapa? Allah mengatakan dalam Al-Qur'an 34:37 apa kata Allah dalam surah Fatir di ayat 34:39 ke-15? 34:40 Allah menyebutkan itu hanya ada dua 34:42 sebutan. Wahai orang-orang beriman dan 34:45 wahai manusia. 34:47 Nah, Allah mengatakan dalam surah Fatir 34:50 ayat ke-15, apa kata Allah? Allah 34:52 mengatakan, "Ya ayyuhanas antumul 34:55 fuqarallah walaniyul hamid." 34:59 Apa kata Allah? Allah mengatakan, "Wahai 35:01 manusia, terserah Allah mau nyembah gue 35:03 enggak apa-apa, lu mau enggak nyembah 35:05 gue enggak apa-apa, lu mau salat 35:06 silakan, enggak mau salat silakan. 35:08 Terserah kata Allah, kenapa? El yang 35:10 butuh gue, bukan gue yang butuh el." 35:12 Hm. 35:13 Walaupun lu enggak menyembah saya, kata 35:14 Allah, saya sudah maha terpuji. Wal 35:17 ganiul hamid, saya sudah maha terpuji 35:19 kok. Jadi terserah Anda. 35:21 Dan yang ketiga adalah ini kan banyak 35:23 problem atau pro kontrak antara hari 35:25 mualab. 35:26 H. Tetapi 35:28 walaupun kita memiliki pandangan berbeda 35:30 kan gitu, balik lagi kepada niat 35:32 masing-masing. 35:34 Jangankan kita, Imam Syafi'i dan gurunya 35:36 aja memiliki pandangan yang berbeda 35:38 tentang mencari rezeki. 35:39 Tetapi ingat kata Rasulullah sallallahu 35:41 alaihi wasallam dalam sebuah hadis 35:43 mengatakan, "Almukminun lil mukminin 35:45 kalbunyani yasduhu ba'duhu ba'da." 35:48 Walaupun kamu memiliki pandangan 35:50 berbeda, walaupun kamu memiliki cara 35:52 pola pikir yang berbeda, tetapi ingat, 35:54 kamu harus bersatu. Karena Islam akan 35:57 kuat ketika kamu saling bersatu, bukan 36:00 untuk saling menjatuhkan. Itulah bahkan 36:03 dalam surah Al-Hujurat di ayat ke berapa 36:04 aku lupa. Di sana dikatakan innamal 36:07 mukmin ee ikhwah. Umat muslim itu adalah 36:10 keluarga. Jadi jikalau kita memiliki 36:13 pandangan berbeda, maka kita juga harus 36:16 enggak bisa tuh mengecilkan satu dengan 36:19 yang lain, terus ee ini dengan yang 36:22 lain. Yang kedua tentang Eliamon tadi 36:25 kita balik lagi nih, Ustaz. 36:27 Perlu Eliamon ketahui walaupun kenapa 36:30 kita memakai kalender Masehi, karena 36:32 apa? Itu kalender standar internasional. 36:35 Contohnya kayak bahasa. He. 36:36 Dari segi bahasa, bahasa internasional, 36:39 standar internasional kita pakai adalah 36:40 bahasa Inggris. He. 36:41 Begitu juga dengan kalender. 36:42 He. 36:43 Kan seperti itu. Tetapi perlu digaris 36:46 bawahi. Walaupun kita mengikuti 36:48 kalender-kalender standar nasional, 36:51 tetapi kita ee ketika kita hari raya, 36:55 kita memakai kalender hijriah. 36:57 Hm. 36:57 Bukan pemakai kalender Masehi. 36:59 Iya. 36:59 Iya kan? Hari raya Idul Adhah, hari raya 37:03 Idul Fitri, kita memakai kalender 37:05 hijriah kok. 37:06 bukan memakai kalender masehi. Yang 37:09 ketiga adalah bahwasanya kenapa kok 37:12 ditetapkan hari mualaf itu tanggal 25? 37:15 Kan banyak teman-teman Kristen juga yang 37:17 komplain. 37:17 H 37:18 iya kan? Nah, balik lagi ke surah 37:20 Almaidah tadi di ayat ke-73-nya kita 37:23 baca. Laqad qofaralladzina qolu innallah 37:26 salisu salasa. Kan gitu. bahwasanya 37:30 telah kufur yang mengatakan Allah itu 37:32 salah satu daripada yang ketiga. 37:35 Dengan jelas nih Allah mengatakan dalam 37:36 Al-Qur'an bahkan langit seakan-akan mau 37:39 pecah ketika Allah dikatakan punya anak. 37:42 Kenapa enggak dipermasalahkan ketika lu 37:44 memakai nama Allah? H 37:45 kan tuh hanya umat Islam tuh. 37:47 Hm. 37:47 Kenapa ketika teman-teman muslim yang 37:49 baru saja membuat hari mualaf pada jatuh 37:52 pada tanggal 25 Desember mereka 37:54 permasalahkan? Padahal itu enggak enggak 37:57 sangat 37:58 enggak sangat identik dengan mereka. 38:00 Enggak bukan untuk menyinggung mereka. 38:02 Hanya penetapan tanggal kok. Yang sangat 38:05 problematika adalah ketika mereka 38:07 menggunakan nama Tuhan kami. Padahal 38:09 dengan jelas Allah sudah mengatakan 38:12 jangan sekali-kali ente mengatakan Allah 38:13 punya anak. Iya kan? Makanya apa? Dalam 38:17 surat Al-Ikhlas padahal sudah dikatakan 38:19 dengan jelas. Qul huwallahu ahad. Di 38:22 sana memakai huruf qf bukan huruf kaf. 38:24 H. 38:24 Nah. Berarti Allah menegaskan, 38:26 katakanlah Tuhan itu esa. Makanya dalam 38:29 segi Pancasila, hukum Pancasila 38:31 dikatakan Tuhan itu esa, bukan dua 38:33 apalagi tiga. 38:33 Hm. 38:34 Nah, itulah kalau mereka 38:36 mempermasalahkan hari mualaf jatuh pada 38:38 tanggal 25 apa Desember, kenapa kok kita 38:41 enggak permasalahkan mereka memakai nama 38:43 Tuhan? Kan 38:44 nama Tuhannya sebenarnya siapa? 38:45 Nama Tuhan mereka. Bahkan dari 38:47 teman-teman Kristen mereka sendiri ada 38:48 yang mengatakan Elohim, ada yang 38:51 mengatakan Theos, ada yang mengatakan 38:53 Yahwe. Itu kan dari mereka punya 38:55 pandangan. Tapi terserahlah mereka mau 38:57 memakai nama Tuhan siapapun. Yang 38:59 penting ente jangan pakai nama Allah. 39:01 Hm. 39:02 Kenapa? Quran sudah mengatakan Allah 39:03 enggak punya anak. 39:04 Tapi dia nyebutnya bukan Allah kan? 39:06 Allah. 39:06 Hm. 39:07 Kenapa? Itu pelafalan saja. Itu hanya 39:09 pemelintiran saja. pemelintiran 39:11 kata-kata untuk mengelabui atau 39:15 membungkus misi, visi misi mereka dengan 39:17 hal itu. Kan seperti itu. Kenapa itu 39:20 enggak dipermasalahkan? 39:22 Padahal Indonesia mayoritas Islam bukan 39:24 Kristen. 39:25 Itu lebih prinsip ya. 39:26 H 39:27 karena itu lebih fundamental untuk 39:29 menyinggung keimanan Kristen. Di Bali 39:31 nama yutuhannya diganti Sang Widi Yesus. 39:33 Sedangkan umat Hindu mengatakan Sangya 39:35 Widi enggak punya anak. 39:36 Kenapa itu enggak dipermasalahkan? 39:38 Mungkin seperti itu, Ustaz. 39:39 Oke. Masyaallah. 39:41 Saya baca meadu dari 39:44 Fani. Asalamualaikum ee Mas Feri dan Mas 39:47 Iwan. Masyaallah sangat bermanfaat 39:50 tausiahnya menjadi pecut buat kita 39:52 sebagai muslimah untuk jangan lalai 39:54 dalam beribadah dan istikamah. Terima 39:57 kasih ee Mbak Fani. Kemudian 40:03 dari Kukus 40:06 Jakarta Palmerah. Titip salam 40:09 buat di perkembangan. Oh, ya. Titip 40:12 salam 40:13 buat Feri dan Mas Iwan. Oke, ya. Oke. 40:18 Oh, ini acara bagus sekali. Boleh minta 40:20 nomor teleponnya. Baik, saya akan 40:21 bacakan kembali nomor HP narasumber kita 40:24 yaitu Mas Feri Zaid nomornya 0855 40:29 kemudian 91 40:31 kemudian 57 40:34 62. 40:36 Kemudian Ustaz Iwan Setiawan nomornya 40:38 0813 40:40 34 40:45 55 6 5538. 40:49 Mas Feri, saya mau tanya bagaimana 40:51 respon keluarga ketika Feri masuk Islam? 40:55 Oke, sebelum saya ini itu tadi 57-nya 40:58 ada dua 40:59 oh 5 41:00 08 41:02 55 41:02 maaf. He 5 91 41:05 91 57 41:07 57 lagi 41:08 57 lagi baru 62 41:09 oh maaf maaf maaf tolong diperbaiki 41:11 085591575762 41:15 siap 41:15 Feriza oke mohon diperbaiki ya oke 41:18 silakan apa respon keluarga ketika tahu 41:21 feri masuk Islam 41:22 respon keluarga ya mungkin teman-teman 41:26 saya sudah pernah melihat bahkan melihat 41:29 secara langsung gitu ya kayak misalkan 41:31 temannya Ustaz Iwan ni Bang Sincan 41:33 H 41:33 kan dan teman-teman sekitar saya ya 41:35 memang 41:37 bahkan kan Quran sendiri mengatakan 41:39 karena kan yang tadi saya bilang patokan 41:41 kita adalah kitab suci. 41:43 H. 41:44 Nah, Quran mengatakan apakah ketika 41:48 engkau sudah mengatakan beriman tapi 41:52 lalu Allah enggak menguji kamu? Kan gitu 41:54 dalam surah Al-Ankabut. Nah, 41:58 terkadang 42:00 Allah itu pengin melihat bagaimana 42:02 pembuktian 42:04 kita 42:06 bahwasanya kita benar-benar mencintai 42:08 Tuhan 42:10 dan salah satu bentuk cinta Tuhan itu 42:12 adalah sebuah ujian. 42:13 Hm. 42:13 Itu dalam Islam. Nah, memang pada saat 42:17 itu ee keluarga saya masih Katolik, 42:22 mama saya Katolik, oma saya Katolik, 42:25 adik-adik saya Katolik. 42:27 Akan tetapi memang pada saat itu 42:31 ee saya enggak bisa juga kan ketika 42:34 jikalau saya masih ee 42:37 mengkritik keimanan mereka kan akan 42:40 menjadi intoleran. 42:41 Hm. 42:42 Kan seperti itu, Ustaz. 42:44 Nah, dari situ saya mengambil sebuah 42:49 hikmah 42:50 bahwasanya dari perihal perjalanan 42:54 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam di 42:56 mana sampaikanlah sesuatu itu dengan bil 42:58 hikmah. 43:00 Nah, 43:01 karena berhubungan dengan keluarga 43:03 memang pada saat itu saya juga kayak 43:05 misalkan waktu saya mau salat magrib 43:06 saya enggak boleh di rumah. 43:09 Terus waktu saya mau makan puasa itu 43:13 nasinya diumpetin. Memang ada hal-hal 43:14 seperti itu. 43:16 Akan tetapi 43:18 ee yang perlu kita ketahui bahwasanya 43:21 enggak berarti ketika el masuk Islam 43:25 enggak mungkin namanya itu Allah 43:27 ngebiarin lu begitu aja. Apalagi dalam 43:29 lu keadaan kelaparan. 43:31 Nah, memang pada saat itu akhirnya saya 43:34 memutuskan untuk menjadi seorang 43:35 pemulung. 43:36 Hm. Mulung 43:37 sempat milih 43:38 di daerah mana? NTT apa di mana? 43:39 Di Jakarta, Pasan, Calembang. 43:42 Sempat dulu milihin botol dan lain 43:44 sebagainya. 43:46 Nah, setelah itu saya tetap makanya kan 43:49 saya pernah dengar satu nasihat 43:52 mengatakan seperti ini, "Ustaz, orang 43:54 Kristen itu enggak melihat bagaimana 43:57 kamu pandai melantunkan ayat suci 43:59 Al-Qur'an." 44:00 Hm. Orang Nasrani itu enggak melihat 44:03 bagaimana kamu hebat dalam membaca 44:06 Al-Qur'an. 44:07 H. 44:08 Tapi yang orang-orang Kristen atau 44:10 orang-orang nonmuslim lihat adalah 44:11 bagaimana kamu memperlakukan sesama 44:13 manusia. 44:14 Hmm. 44:15 Itu yang mereka lihat. Nah, dari situ 44:17 akhirnya saya coba menjalankan ee 44:20 seperti apa yang diajarkan oleh 44:21 Rasulullah. Sebagaimana Rasulullah itu 44:24 menyuapi orang Yahudi buta kan. 44:26 Iya. Masyaallah. ketika dimarahin 44:29 terus difitnah, dikata-katain. Tapi dia 44:31 masih memberikan itu dengan 44:33 lemah-lemembah. 44:34 Nah, akhirnya saya coba ya walaupun 44:36 memang susah untuk dijalankan tetapi 44:38 saya mencobanya untuk memperlakukan ke 44:40 keluarga saya. 44:43 Nah, saat itu memang sampai saya sendiri 44:45 pun dikatain sama almarhumah sepunya 44:50 nenek. 44:51 Dia bilang bahwasanya ini keluarga ya 44:53 gembel cuman lu doang nih. 44:55 Kan kayak gitu. Ini keluarga yang gembel 44:57 cuman lu doang. Mau sampai kapan mau 44:59 jadi gembel? 45:00 Nah, di situ saya sempat, Ustaz, saya 45:04 sempat bertanya kepada guru ngaji saya. 45:07 He. 45:10 Soalnya kan saya manggilnya Pak Pak Haji 45:12 kayak gitu kan. 45:12 He 45:13 Pak Haji masa saya dikatin gini gini 45:15 gini gini kan saya selalu cerita kepada 45:16 dia. 45:18 Lalu dia memberikan sebuah nasihat yang 45:20 sangat bijaksana 45:21 menurut saya. 45:22 Dia mengatakan kebahagiaan itu bukan 45:24 dari materi referir. 45:25 Hm. Oke. 45:27 Pak Haji dulu punya teman kaya-kaya nih, 45:29 tapi hidupnya enggak bahagia. 45:30 He. 45:31 Bahkan punya mobil apart, punya apaan 45:35 apa aja bisa di tapi enggak bahagia. Kan 45:37 apa? Contoh lihat 45:39 banyak para artis punya harta berlimpah 45:42 tapi cerai. Berarti enggak bahagia kan 45:44 F? Kebahagiaan itu bukan dari tolak ukur 45:47 materi 45:48 ataupun harta benda lainnya. Tetapi 45:50 kebahagiaan itu adalah ketika kamu 45:54 mempunyai nikmat dalam beribadah. Yang 45:56 kedua adalah ketika kamu mendapatkan 45:58 hidayah dari Tuhanmu. Karena apa? Imam 46:02 Al-Ghazali sendiri kan mengatakan 46:03 bahwasanya 46:05 salah satu bentuk cinta Tuhan adalah 46:08 ketika kamu mendapatkan hidayah. Sampai 46:10 Imam Al-Ghazali mengatakan, "Jikalau 46:13 hidayah itu dapat aku beli, maka akan 46:15 aku beli berkarung-karung dan akan aku 46:18 bagikan kepada orang-orang yang aku 46:19 cintai." Berarti salah satu bentuk cinta 46:21 Tuhan itu adalah hidayah. 46:23 Sampai guru saya bilang, 46:24 "Lu mau enggak lu jadi orang kaya, 46:26 bahkan lu jadi punya dunia nih, tapi lu 46:29 masih Kristen 46:31 enggak bakal mau." Kenapa? Quran 46:33 menegaskan, "Ya ayyuhalladzina amanu ala 46:37 tuq wun wa antum muslimun. 46:40 dipanggil lagi tuh orang-orang yang 46:42 beriman, bukan manusia, orang-orang yang 46:44 beriman. Janganlah sekali-kali kamu 46:47 meninggal melainkan dalam keadaan Islam. 46:49 Allah menegaskan F. Berarti yang harus 46:52 dibawa adalah iman, bukan harta. Apakah 46:55 ada orang meninggal bawa harta? Enggak 46:57 ada, Ustaz. Apakah ada orang meninggal 46:59 bawa duit? Enggak ada, Ustaz. Hanya 47:01 kuburan Kristen yang meninggal bawa 47:02 cincin. Tapi kan dia enggak pakai. 47:06 Nah, ternyata kebagian atau kenikmatan 47:09 yang Tuhan beri itu berikan itu adalah 47:12 iman. 47:14 Iman dan sehat. Terkadang orang jarang 47:16 menyadari hal itu, Ustaz. Contoh, 47:19 mungkin saya sebagai seorang pemulung, 47:21 tetapi apakah Allah meminta bayaran 47:23 ketika dia memberikan oksigen buat saya? 47:26 Enggak, Ustaz. 47:28 Bisa saja Allah kasih uang 1 M kepada 47:30 ente. Tapi uang apa? Ente punya tangan 47:32 satu enggak ada. Mau enggak? Enggak 47:33 mungkin mau. Kita jarang melihat. 47:35 Makanya apa? Rasulullah menegaskan 47:37 berkali-kali, "Pergilah ke kuburan biar 47:40 ente tuh ngelihat, ente ingat akan 47:42 kematian." Orang-orang yang cerdas 47:44 adalah orang-orang yang mengingat akan 47:46 kematian. 47:47 Di rumah sakit banyak tuh punya harta 47:50 berlimpah, oksigen aja dia harus bayar. 47:53 H. 47:55 Dan itulah menjadikan sebuah 47:56 pembelajaran. Bahkan ketika mama saya 47:58 sakit sendiri, dia harus membeli oksigen 48:00 tuh. Seminggu bisa tabung oksigen, 48:02 Ustaz. Padahal dia memiliki keluarga 48:05 yang sangat lumayan. Dia punya harta 48:07 sampai sekarang keluarga masih tetap 48:09 Katolik. 48:10 Meninggal. Meninggal dalam keadaan 48:11 Islam. Saya punya mama. 48:13 Jadi memang 48:15 walasil 48:15 masuk Islam tahun berapa? 48:17 2024, Ustaz. 48:19 Belum meninggal. 48:20 Iya 48:23 2024. Jadi memang wal hasil, Ustaz 48:27 karena saya kan suka paling ngasih 48:30 masukan doang. Mah. 48:32 di kita tuh walaupun karena kan di 48:35 ketika mama saya dirawat di rumah sakit 48:37 persahabatan sama rumah sakit Islam. He. 48:40 Saya kadang kadang mijitin, Ustaz. Saya 48:42 pijitin. Jadi kebetulan waktu itu saya 48:45 ngojek. Cuman kadang mama saya tuh 48:47 bilang, 48:49 "Lu kalau mau salat di luar ya." 48:50 Hm. 48:51 "Jangan di sini. Gua mau istirahat." Itu 48:53 waktu mama saya sakit. 48:55 Cuman ketika saya pijitin, terus saya 48:56 bilang, "Mah, tahu enggak Nabi nih ada 48:59 dia pulang pergi ke Makkah. 49:02 Orang ngeludahin. Diludahin sama orang, 49:04 cuy. Cuy. Tapi ketika dia sakit, mah, 49:08 Nabi yang cari orang yang pertama kali. 49:10 H 49:10 enggak tahunya Abu Jahal yang suruh. 49:12 Hm. 49:13 Nah, ketika Nabi cari orang itu nangis. 49:17 Ya Rasulullah, ane minta maaf karena oni 49:19 und sering ngeludahin muka inti. Dan 49:22 orang yang pertama kali menjenguk saya 49:24 sakit adalah engkau ya Rasulullah. Nah, 49:26 tapi apa mintanya Rasulullah? Yail ardu 49:30 wahidun finar. Ya Rabb, aku cuman minta 49:33 agar umatku tidak masuk dalam api 49:34 neraka. 49:36 Aku cuman minta itu kan permintaan 49:37 terakhir Rasulullah. Nah, dan itu ma 49:40 saya perlakukan kepada Mama. Mama sakit 49:42 nih, saya masih pijit. Kadang saya 49:45 selawatan. Saya enggak minta lebih, Mah. 49:47 Eri cuman minta semoga Allah berikan 49:49 hidayah kepada Mama. 49:52 Nah, itu 3 tahun saya ngalamin start. 49:54 Mama saya sakit ada dia punya sakit 49:57 jantung, he 49:58 paru, lambung, sama hervest. Heeh. 50:02 Itu selama 3 tahun. Anak mana ustaz yang 50:06 mau? Iya mohon maaf ya Ustaz ya. Yang 50:08 mau ketika mamanya berak lu cebokin. 50:10 He. 50:12 Ketika mamanya sakit lu harus beliin 50:13 obat jalan. Sedangkan saya posisi saya 50:15 dalam keadaan ngojek. 50:16 He 50:17 keadaan terbatas. Tapi balasan beliau 50:20 adalah lu kalau salat di luar. 50:22 Hm. 50:24 Pesat seharap manusiawi. Ustaz pasti 50:25 kita punya rasa sakit hati. 50:27 Heeh. 50:28 Tapi ya mau gimana? Itu kan orang tua 50:29 saya. Heeh. 50:30 Setidaknya ketika dia masih dunia, saya 50:32 masih punya tanggung jawab untuk 50:35 mengajak beliau masuk ke dalam Islam. 50:38 Nah, dari situ 50:41 saya ketika saya sempat putus asa ya, 50:44 Ustaz ya, sempat putus asa waktu di 50:47 rumah sakit Islam saya subuh-subuh salat 50:50 ke bawah kan dan kebetulan memang 50:51 tumben-tumbenan gitu ya. Saya punya mam 50:53 tu bilang, "Ri, lu enggak salat subuh 50:55 [tertawa] 50:56 waktu subuh kan." Nah, terus saya salat 50:58 ke bawah, Ustaz. subuh-subuh. 51:00 Nah, saya memang sempat putus asa gitu. 51:03 Ya Allah, 51:04 sampai kapan kayak gini? 51:05 Heeh. 51:06 Gu kasih tahu juga dia enggak masuk 51:07 Islam-masuk Islam juga nih sudah 51:09 bertahun-tahun. 51:10 Iya kan? Saya bukannya di ini malah 51:13 dikata-katain juga tetap diperlakukan 51:16 seperti itu juga. Nah, ternyata wal 51:18 hasil kebetulan di masjid itu ada 51:20 buku-buku sejarah tentang kisah-kisah 51:22 cerita asbabun nuzul turunnya Quran. 51:25 He 51:26 mungkin petunjuk dari Allah ya, Ustaz 51:28 ya. Saya baca itu buku dan ternyata itu 51:32 buku pertama menceritakan tentang 51:34 turunnya surat Wadduha. 51:37 Nah, di situ Rasulullah itu saya baca 51:41 itu Rasulullah itu dicengak lu 51:43 ditinggalin Tuhan lo? 51:44 Hm. 51:44 Emang enak loh Tuhan lu udah enggak 51:46 sayang lagi tuh sama lu. 51:47 Hm. 51:47 Buktinya lu minta enggak dikabulin 51:49 sekarang? 51:49 He. 51:50 Buktinya lu apa? Wahyu enggak 51:53 turun-turun. 51:54 Syukurin lu enggak disayang Tuhan lagi. 51:56 Kan seperti itu ceritanya. Nah, saya 51:58 membaca cerita tersebut. Akhirnya 52:00 Rasulullah itu nangis sampai seluruh 52:03 Madinah itu 52:05 awalnya tuh hitam gemerlap. 52:08 Setelah dari situ, 52:10 malaikat Jibril memberitahukan kepada 52:12 Rasulullah, "Ya Rasulullah, kenapa ente 52:14 nangis? 52:15 Emang benar Tuhan sudah enggak sayang 52:16 lagi sama gue?" H 52:18 kok wahyunya enggak turun-turun nih? 52:19 He. 52:20 Udah berapa lama nih? Saya takut Tuhan 52:23 itu benci sama saya kata Rasulullah kan. 52:25 Hm. Akhirnya malaikat Jibril. Nah, 52:28 ketika saya membaca turunnya surah apa? 52:31 Asbabun nuzulnya turunnya surah Adduha 52:33 dan itulah membuat saya semakin kuat. 52:37 Bahkan di sana dikatakan, "Katakanlah 52:38 Tuhanmu enggak pernah meninggalkan 52:40 kamu." Bahkan dalam surah Thaha 52:42 dikatakan wahua maakum wa inama kuntum. 52:45 Katakanlah Allah itu salah beserta kamu. 52:49 Dalam surat ee Albaqarah juga dikatakan 52:52 ala innasrullah qorib. Janganlah takut 52:57 bahwasanya Allah itu selalu berada di 52:59 samping kamu. 53:01 Nah, ketika saya membaca hal-hal seperti 53:04 demikian, Ustaz, walasil saya tetap 53:07 mengikuti, saya tetap sabar ee jaga mama 53:10 saya waktu sakit. 53:12 Ya, alhamdulillah tuh ketika pulang 53:15 karena kan paru itu kan kalau putus en 53:18 ee obat sekali Ustaz dia harus ulang 6 53:21 bulan. 53:21 Hm. 53:22 Harus ulang itu paru. Nah, memang wala 53:26 hasil ketika dia pulang dia enggak mau 53:28 minum obat. Pokoknya beli es krim 53:31 dibeliin. 53:32 Heeh. sama adik saya yang perempuan 53:34 dibeliin. 53:35 Nah, ketika dibeliin 53:38 sorenya dia nge-drop di sekitar jam .30 53:41 ya, Ustaz ya. 53:42 Hm. 53:42 Saya salat asar. Saya tanya saya salat 53:45 asar. Mama udah minum itu udah minum 53:48 obat. Udah minum obat. Saya tanya kan. 53:51 Terus kata dia, "Belum, kenapa enggak 53:53 minum obat?" Itu kan obat paru itu kan 53:55 paling bahaya. Kalau enggak kita enggak 53:58 minum, kita harus ngulang tuh selama 6 53:59 bulan. Heeh. 54:01 lagi malas minum obat maunya makan es 54:03 krim. Nah, 54:06 di situ ternyata saya ambil satu narasi. 54:10 Ternyata benar orang ketika semakin tua 54:12 itu akan kembali kepada anak-anak balita 54:15 kan gitu. 54:16 Tetapi ada juga hadis yang mengatakan 54:17 dari beberapa ijtihad ulama mengatakan, 54:21 "Tapi kalau orang yang berilmu, orang 54:23 yang berilmu, orang-orang alim, maka 54:25 Allah akan jaga tuh." 54:27 Heeh. Enggak bakalan namanya pikun. 54:29 Allah akan jaga ilmunya itu. 54:31 Nah, setelah dari situ, Ustaz, 54:35 saya tidur waktu itu habis magrib saya 54:38 ketiduran karena kecapekan. 54:40 Saya bermimpi 54:42 dan mungkin ya itu salah satu jawaban 54:44 Allah kepada saya kan gitu. Saya tidur, 54:47 saya bermimpi 54:49 bahwasanya 54:51 kalau mama lu ngucapin syahadat pada 54:54 saat ini, maka emak lo akan meninggal 54:56 nih pada saat ini. 54:56 Heeh. isyaratnya seperti itu. 54:58 He. 54:59 Nah, habis salat Isya tuh, habis salat 55:02 Isya jamjam kalau enggak salah ya, 55:06 dia punya 55:07 apa? Nafas udah kayak nyesek. 55:11 Nah, kebetulan saya langsung telepon 55:14 Rumah Sakit Islam pada saat itu karena 55:16 kita pasin BPJS nih, Ustaz, kita kan 55:18 mesti nunggu 55:19 persetujuan. 55:21 Udah gitu kita mesti bikin daftar online 55:23 dan lain sebagainya. 55:26 Nah, kebetulan enggak bisa, Ustaz, 55:29 dirujuk ke rumah sakit. Karena apa? 55:31 Sistem rumah sakit itu ketika kita ke 55:33 rumah sakit itu pasien BPJS-nya berapa 55:36 hari sudah harus pulang. 55:37 He. 55:37 Nanti berapa hari kemudian baru ke rumah 55:39 sakit lagi, rawat lagi. Nah, seperti 55:40 itu. 55:42 Nah, alhamdulillahnya 55:44 tiba-tiba berapa jam kemudian saya 55:46 ditelepon, 55:47 "Mas, gimana kondisi ibunya?" 55:49 H. 55:50 "Wah, saya enggak tahulah, Dok, karena 55:51 ibu saya juga udah seperti ini 55:53 kondisinya. Sudah nanti coba kami cek 55:55 ya, Mas. Ketika dokter itu datang, 55:59 ternyata dokter bilang, "Wah, ini enggak 56:01 bisa, Mas. Ini mesti buru-buru bawa ke 56:02 rumah sakit." 56:05 Nah, kita kan nyari ambulans, Ustaz. 56:07 He. 56:07 Nah, posisinya kita enggak berduit nih. 56:10 Bayar ambulans, berapa duit kan gitu. 56:11 Heeh. 56:12 Ketika saya cari ke rumah sakit Cipto 56:14 karena kan yang dekat rumah sakit Cipto, 56:16 saya nanya berapa, "Bang, kalau bayar 56:18 ambulan dan dia memberikan nominal, 56:21 segini, Mas, kalau ambulan kayak gini, 56:22 wah enggak bisa nih. Enggak enggak 56:23 enggak pas nih sama duitannya nih. Saya 56:25 cari lagi ke rumah sakit persahabatan di 56:27 sana penuh. Saya cari lagi ke rumah 56:29 sakit Islam penuh juga. 56:31 Ke puskesmas orangnya kagak ada. 56:35 Nah, walhasil Allah kasih jalan, Ustaz. 56:38 Heeh. 56:38 Kebetulan saya punya tetangga ada yang 56:41 sakit. 56:42 He 56:42 itu ambulans datang mau jemput dia. Nah, 56:44 ini orang udah jalan duluan ke rumah 56:46 sakit. [tertawa] 56:48 Saya panggil, 56:50 "Bang, mau jemput siapa?" Mau jemput ini 56:52 atas nama Ibu ini. Wah, orangnya udah 56:54 jalan. Oh, dari tadi apa baru, Mas? Dari 56:57 tadi. Ya udah, Mas. Makasih, Mak. Pak, 56:59 bisa enggak jemput ibu saya nih ke rumah 57:01 sakit? Emang ibunya kenapa ibu saya 57:03 dalam kondisi kayak gini? Oh, bisa, 57:05 Bang. bisa bawa sama dia ke rumah sakit 57:07 kita. 57:07 Enggak bayar. 57:08 Hah? 57:08 Enggak bayar. 57:09 Enggak bayar. Yang tadinya kita harus 57:11 bayar nih jadi enggak bayar. [tertawa] 57:14 Masyaallah. 57:15 Nah, ketika dalam perjalanan start dari 57:17 Pasan menuju rumah sakit Cipto itu kan 57:19 cuman jaraknya kan berapa meter enggak 57:21 jauh lah. 57:23 Saya saya pegang tangan mama saya 57:25 bilang, "Mah, mau enggak masuk Islam?" 57:32 namanya dia nafas dia punya nada 57:34 bicaranya tuh udah susah gitu kan. Saya 57:36 cuma mau enggak m masuk Islam. Kita kan 57:39 senang di dunia nih bareng-bareng 57:41 ramai-ramai kan. Masa kita di surga mau 57:43 sendiri-sendiri. H. 57:45 Tiba-tiba dia bilang, "Emang 57:46 sendiri-sendiri ya?" "Sendiri-sendiri, 57:48 Mah. Kalau dalam Islam, Mah, kecuali 57:51 Mama masuk Islam." Dia bilang kayak 57:53 gitu. "Mau enggak, Ma?" "Kalau mau nanti 57:54 Eri tuntunin sadar bahasa Indonesia juga 57:57 enggak apa-apa." 57:59 Nah, dari situ memang kebetulan dia udah 58:00 enggak bisa ngomong, 58:01 ngangguk-ngangguklah dia. 58:03 Saya bilang, "Kan, ikutin ya, Ma. Heh, 58:06 saya tuntun syahadat. Cuman dia enggak, 58:08 dia punya mulut terbuka tapi memang dia 58:11 punya suara tuh kayak berbisik gitu loh, 58:13 Ustaz. Kecil. Karena dia juga udah 58:16 mungkin udah enggak tahan, 58:17 sudah sakarat. 58:18 Iya, Ustaz. Ketika dia habis membuka 58:21 mulut saya selesai menuntun dia baca 58:23 sari meninggal. 58:24 Hm. Masyaallah. Masyaallah. 58:26 Langsung meninggal pas di rumah sakit 58:27 Cipto itu sekitar jam .00 subuh. 58:30 Hm. meninggal baru saya kabarin 58:33 ke keluarga gitu. 58:35 Menarik sekali ya ee ceritanya 58:38 Mas Feri ini. Dia orang NTT tapi 58:40 ngomongnya Betawi Paseban [tertawa] 58:44 karena lama di Paseban. 58:45 Heeh. L Betawi Pasebannya keluar banget 58:47 ya. Oke. Ini juga ada buku The Secret 58:51 Fadilah Al-Qur'an nih yang disusun oleh 58:53 Ustaz Iwan Setiawan. Berapa lama antum 58:56 nyusun buku ini? Ini color ya. Bagus 58:58 banget ini. Sekitar 2 bulan, Ustaz. 59:00 2 bulan. Isinya apa aja ini? The secret 59:03 eh 59:04 I 59:04 Fadilah Al-Qur'an. 59:05 Buku ini isinya semua tentang 59:07 hadis-hadis 59:09 yang membahas tentang Al-Qur'an. 59:10 Hm. 59:11 Atau ayat-ayat Quran yang berbicara 59:12 tentang Al-Qur'an. 59:14 Nah, yang banyak umat Islam gak tahu. 59:16 He. 59:17 Nah, awalnya saya tuh kan mengetik ada 59:19 saya ee istilahnya jadi relawan lah di 59:22 sebuah yayasan Al-Qur'an gitu ya, My 59:24 Huda namanya. 59:25 Ah, di situ saya diminta tolong dong 59:27 bantu ketik ini. Ada catatan kaki di 59:30 mushaf Quran itu catatan kaki semua 59:32 hadis-hadis tentang Al-Qur'an. 59:32 Bagus-bagus ya. 59:33 Bagus-bagus. Saya lihat w kok baru 59:36 dengar nih hadis tentang Quran, tentang 59:38 ini nih. 59:39 K saya catat semua sekitar 160-an hadis 59:41 kan. 59:42 Nah, saya bilang kalau saya buat buku 59:44 ini kayaknya enggak menarik kalau 59:46 tulisan gini. Nah, karena saya dulu 59:48 pernah pengalaman jurnalis ya di 59:50 Kementerian PU. Heeh. 59:51 Nah, dan saya dulu buat majalah kan 59:54 sampai 25 edi. Nah, di situ saya buat 59:57 seperti saya buat majalah yaitu dengan 59:59 full color seperti ini. 1:00:00 He. 1:00:01 Nah, jadi ini bisa disukailah sama 1:00:05 segala macam usia ya. Mau anak kecil, 1:00:07 orang dewasa, 1:00:08 full color ya. 1:00:09 Full color dan gak berat karena satu 1:00:11 halaman satu hadis, satu halaman satu 1:00:13 dalil tentang Al-Qur'an. Insyaallah 1:00:15 sangat menginspirasi. 1:00:17 Saya juga berpikir sayang kan kalau 1:00:19 misalnya hadis-hadis ini tidak dibaca 1:00:21 oleh umat Islam gitu loh. Gitu Pak 1:00:24 Krisna. Oke. Ini banyak menanyakan nomor 1:00:26 telepon 1:00:28 ee 1:00:29 Mas Feri Zaid ini. Silakan disiapkan 1:00:32 pulpen sama kertas. Saya akan bacakan 1:00:33 kembali nomor telepon dua narasumber 1:00:36 kita yaitu Ustaz Iwan Sula Setiawan. 1:00:39 Beliau ada Sekjen Forum Arimatea. 1:00:42 Kemudian ada Ferry Johanes, seorang 1:00:44 mualaf dengan namanya Feri Z. Kita mulai 1:00:48 dari Feri Z dulu ya. Nomornya 0855. 1:00:52 Kemudian 91 1:00:55 57 1:00:57 ini dua kali ya 62 08591 1:01:02 5762. 1:01:05 Kemudian Ustaz Iwan Setiawan 1:01:08 adalah 0813 1:01:11 34 1:01:15 kemudian 55 38. 1:01:20 Oke, selanjutnya ee Mas Ferizet, apa 1:01:24 cita-cita selanjutnya dalam berislam 1:01:25 ini? 1:01:27 Cita-cita 1:01:28 cita sekarang apa? Apa angan-angannya 1:01:31 setelah masuk Islam dan sudah bisa baca 1:01:33 Quran nih? Ini 1:01:34 kalau baca Quran belum bisa. 1:01:36 Oh, tadi bagus a itu metode menghafal 1:01:38 namanya [tertawa] 1:01:41 kan itu juga dilakukan para saf 1:01:44 [tertawa] 1:01:44 baca belum bisa. 1:01:45 Belum bisa 1:01:46 belum lancar? 1:01:47 Belum. Belum lancar. 1:01:48 Iqra. Iqra bisa. 1:01:49 Iqra bisa. 1:01:50 Cuman gini Ustaz, apa sih cita-cita? Kan 1:01:53 memang setiap orang itu setiap insan 1:01:55 pasti memiliki cita-cita. 1:01:58 Tapi kan itu tadi patokannya adalah 1:02:00 bagaimana kita mengikuti apa yang 1:02:02 diajarkan Islam. Nah, 1:02:06 pernah tuh 1:02:08 saya putus karena kan memang dari kecil 1:02:09 itu, Ustaz, saya punya cita-cita itu 1:02:12 jadi seorang tentara atau polisi. 1:02:15 Memang keluarga saya juga kebanyakan 1:02:17 angkatan. 1:02:18 H 1:02:19 cuman pas ketika saya sudah jadi gembel 1:02:21 udah hilang tuh cita-cita. [tertawa] 1:02:24 Saya jadi udah di udah jadi milihin 1:02:26 gelas ya kan ini enggak punya apa enggak 1:02:29 punya udah hilang cita-cita. Nah, tapi 1:02:33 ada yang membuat penyemangat. 1:02:35 Apa itu? 1:02:36 Kayak contoh satu sekarang. Sekarang 1:02:38 ini, Ustaz, saya enggak punya rumah. 1:02:40 Heh, 1:02:40 rumah kagak ada. 1:02:42 Tempat tinggal enggak ada. 1:02:42 Tinggal di mana? 1:02:43 Di rumah teman numpang. 1:02:45 Oh, 1:02:46 di rumah teman numpang. 1:02:47 Kegiatan sehari-hari apa? Ng 1:02:48 kegiatan sehari-hari ya di rumah-rumah 1:02:50 aja ya. 1:02:51 Oh, 1:02:51 di rumah. Paling kalau misalkan kayak 1:02:52 disuruh-suruh orang ya kita jalan. 1:02:55 Tapi enggak apa ya enggak membuat kita 1:02:57 putus asa gitu, Ustaz. 1:03:00 Masyaallah. 1:03:02 Nah, ada salah satu ulama besar habaib 1:03:09 dia bilang kayak gini. 1:03:11 Banyak banyak orang 1:03:15 mengatakan 1:03:17 memikirkan tentang masa depan, tapi 1:03:20 jarang orang memikirkan bekal apa yang 1:03:22 sudah Anda persiapkan. 1:03:25 Kan kayak gitu. 1:03:26 Itu daripada 1:03:28 saya pernah baca kisah daripada Abu 1:03:31 Bakar Assibli, murid daripada Syekh 1:03:34 Junaid Albagadi. 1:03:36 Nah, dia punya cerita kan kayak gitu. 1:03:38 Karena apa? Waktu itu, Ustaz, dia punya 1:03:41 cita-cita menjadi seorang gubernur 1:03:43 Persia. 1:03:45 Ketika dia terangkat menjadi seorang 1:03:46 gubernur Persia, cita-citanya tercapai. 1:03:50 Dia bersin, Pah. Ketika dia bersin, dia 1:03:54 punya baju kotor. He. 1:03:56 Diomelin lah sama orang-orang kantornya. 1:04:00 H 1:04:00 lu kalau baju jangan bersin lu jangan 1:04:03 meer di baju 1:04:04 itu baju dines. 1:04:06 Dari situ dia berpikir 1:04:08 cita-cita gue dulu jadi gubernur 1:04:09 sekarang sudah kecapekan kayak gini. 1:04:11 Baju aje baju aje nih annya harus harga 1:04:14 gimana perintah Tuhan. 1:04:18 Nah, dari situ ternyata dia keluar dari 1:04:20 kegubernuran dia. 1:04:21 Heeh. 1:04:23 Damanyi Syekh Junaid Albadi. 1:04:25 Dia keluar, dia berguru sama Syekh Junet 1:04:27 Albadi. Padahal dia punya cita-cita jadi 1:04:30 gubernur. 1:04:31 Nah, ketika dia belajar sama Syekh 1:04:33 Junaid Albad baru dia mengatakan tuh, 1:04:37 "Ternyata 1:04:39 cita-cita iku itu enggak enggak belum 1:04:41 tentu bisa tercapai. Dan yang pasti 1:04:43 tercapai adalah kematian." He. 1:04:46 Banyak orang selalu memikirkan tentang 1:04:48 masa depan, tapi jarang orang memikirkan 1:04:50 bekal apa yang sudah Anda persiapkan. 1:04:53 Karena apa? Cita-cita itu masih belum 1:04:56 bisa ditentukan. Tapi kematian itu sudah 1:05:00 pasti satu kepastian. Makanya 1:05:03 orang-orang yang mempersiapkan kematian 1:05:05 Allah panggil dengan jiwa-jiwa yang 1:05:06 tenang. 1:05:08 Itulah sampai dia mengutip dari 1:05:11 sebuah analogi. Ada ulama menafsirkan 1:05:13 tentang itu. Dia mengutip dari dia e 1:05:16 memberikan narasi dari analogi. Ustaz, 1:05:19 jikalau sebuah masjid menyampaikan 1:05:22 bahwasanya nanti sore akan mati lampu, 1:05:25 maka kita akan menyiapkan barang-barang 1:05:27 yang akan kita butuhkan di kala lampu 1:05:30 akan dipadamkan. 1:05:32 Kan gitu. 1:05:34 Pasti kita akan mempersiapkan. Contoh 1:05:36 kayak Lili. 1:05:38 kayak lampu-lampu cas. Nah, pasti kita 1:05:41 akan mempersiapkan barang-barang ketika 1:05:43 lampu padat. 1:05:44 Hm. 1:05:46 Bagaimana dengan kematian? 1:05:48 Sedangkan ini sifatnya pasti. 1:05:51 Enggak ada yang mustahil, enggak ada 1:05:52 manusia yang enggak mati. 1:05:53 Masyaallah. 1:05:54 Karena Allah mengatakan dengan jelas, 1:05:56 "Kullu nafsin jaikatul maut. Setiap yang 1:05:59 bernyawa pasti akan mati." Lantas bekal 1:06:01 apa yang sudah Anda persiapkan? 1:06:02 Masyaallah. Kalau kita sudah persiapkan, 1:06:04 maka Allah dengan panggilnya dengan jiwa 1:06:06 yang tenang. 1:06:12 Dia temar dia 1:06:14 bisa. [tertawa] Oke. Baik, terima kasih 1:06:17 Mas Feri. Terakhir ini ya, Mas eh Ustaz 1:06:20 Iwan ee Setiawan dalam rangka hari 1:06:24 mualaf besok tanggal 25 Desember, apa 1:06:26 kegiatan yang akan dilakukan? 1:06:27 Alhamdulillah besok kita mengadakan 1:06:29 acara ya hari istimewa untuk mualaf di 1:06:33 Tangerang. 1:06:34 Tangerang 1:06:34 di Masjid Al-Ittihad. 1:06:35 Mas Incan lagi dengar nih Mas Incan? 1:06:37 Iya, lagi dengar juga. Heeh. Besok jam 1:06:40 09.00 pagi di Tangerang 1:06:42 bersama satu mualaf juga namanya Ko Aziz 1:06:45 Lu. 1:06:45 He. 1:06:46 Yang satu dokter Karisa. 1:06:47 Heeh. 1:06:48 Dokter Gigi Karisa. Nah, kami bertiga. 1:06:50 Du-duanya pernah dihasil. 1:06:51 Pernah dua-dua. Iya. 1:06:53 Ya, itulah besok insyaallah 1:06:54 di Tangerang. Ya. 1:06:55 Di Tangerangnya di mana? di Masjid 1:06:57 Al-Ittihad. 1:06:58 He. 1:06:58 Nah, itu satu. Yang yang kedua di 1:07:00 Makassar juga ngadain 1:07:02 besar juga di sana. Di sana Bang Zuma 1:07:05 ngadain di Makassar bersama teman-teman. 1:07:07 Di di Makassarnya di mana? 1:07:09 Ee di Panaikang. 1:07:10 He. 1:07:10 Masjidnya masjid apa? Di daerah 1:07:12 Panaikang gitu. 1:07:13 Hm. 1:07:14 Mudah-mudahan. Nah, doa teman-teman dari 1:07:17 tahun ke tahun semakin besar nih hari 1:07:18 mualaf sedunia. Bahkan tadi ada seorang 1:07:22 ibu dari Amerika namanya Bunda Mila. 1:07:25 Bahkan siap untuk tahun depan buat 1:07:28 besar-besaran juga di Amerika. Wuh. 1:07:31 Jadi kalau sudah di Amerika buat ke mana 1:07:33 aja nih di luar negeri? Agemanya sudah 1:07:35 ke mana yang ke luar negeri? 1:07:36 Ee kita sudah beberapa kali kontak Imam 1:07:38 Syamsi Ali ya. Beliau kan di New York 1:07:40 ya. 1:07:41 Ee tapi beliau belum 1:07:43 mengeluarkan statement ya. Kita 1:07:45 [tertawa] berharap kalau beliau 1:07:46 mengeluarkan statement. 1:07:48 Kalau di sana kan mungkin enggak enggak 1:07:49 lazim dengan nama mualaf ya. 1:07:51 Di sana convert to Islam gitu kan. Nah, 1:07:54 jadi convert to Islam day, e hari mualaf 1:07:58 sedunia lah. 1:07:58 Hah. 1:07:59 Mudah-mudahanlah kalau kedepannya 1:08:02 semakin banyak tokoh yang menyuarakan 1:08:04 ini semakin semakin besar. 1:08:06 Itu harapan kami. 1:08:08 Baik, terima kasih ee Ustaz Iwan 1:08:10 Setiawan juga Mas Feri atas kehadirannya 1:08:13 dirahasil ya. Mudah-mudahan siaran ini 1:08:15 bermanfaat. Tadi kita ngomongin soal 1:08:18 hari mualaf sedunia besok tanggal 25 1:08:20 Desember. 1:08:21 Jangan lupa buku ya. Oh, jangan lupa 1:08:22 beli bukunya. Nih, bukunya harus dijual 1:08:24 ya. Hubungin aja. 1:08:25 Ee, Mas Feri tadi di eh Mas Feri, Mas 1:08:28 Iwan. Ustaz Iwan nomornya 1:08:30 08134 1:08:33 41538. 1:08:36 Kalau ee Mas Feri ada 0855915757 1:08:42 62. Terima kasih sekali lagi 1:08:44 eh Mas Feri dan Ustaz Iwan Setiawan dari 1:08:48 Arimatea, Sekjen Forum Arimatea. Terima 1:08:52 kasih. Mudah-mudahan siaran ini 1:08:53 bermanfaat. Saya Muhammad Krishna Ondi 1:08:54 Saputra kemudian juga Algi mohon pamit. 1:08:57 Wabillahi taufik walhidayah. 1:08:58 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:08:59 wabarakatuh.