Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 sangat kita harapkan. Kalau Nawal 0:02 sendiri apa tantangan terberatnya? 0:06 Eh, paling cuma grogi dikit aja. Tapi 0:10 grogi juga. Iya. Enggak ada yang lain 0:13 ya? Enggak. Yang lain santai aja gitu 0:17 tampilnya santai karena enggak apa-apa. 0:20 Kalah menang juga enggak apa-apa. E jadi 0:22 patokan atau pedoman bahwa menang dan 0:25 kalah bukan sesuatu yang harus 0:27 dirindukan banget bikin groginya 0:29 berkurang gitu ya. Iya. Keren banget. 0:32 Nah, kalau tadi sudah ada kolaborasi 0:36 antara orang tua dan pengajar di sekolah 0:39 terkait dengan minat dan passion 0:41 anak-anak itu ee sebagai pembimbing nih 0:45 harapan yang paling tinggi itu apa sih 0:48 terhadap kaitannya ini? Harapan saya 0:51 mungkin sebagai guru, sebagai pembimbing 0:53 juga untuk anak-anak yang sudah 0:55 berprestasi ini ee tetap rendah hati, 0:59 tetap rendah hati juga mungkin bisa 1:01 menginspirasi teman-temannya yang lain. 1:03 He juga bisa memotivasi teman-temannya 1:05 yang lain juga tetap semangat dan jangan 1:08 menyerah begitu. Ini bukan akhir aja 1:12 nih. Iya. Dari segala rendah hati itu 1:14 bukan rendah diri kan ya? Ee bukan 1:16 bukan. Iya iya iya iya. Jangan 1:19 sombonglah gitu. Itu adalah bagian yang 1:22 mudah-mudahan tetap digenggam erat ya. 1:25 Sekarang baru juara tiga kan. I kalau 1:27 sampai juara satu terus sombong, "Boh, 1:29 no way." Enggak boleh ya gitu kan. Oke. 1:32 Nah, kalau tadi kan harapan Pak Guru. 1:36 Kalau harapan dari kalian berdua 1:38 kira-kira terhadap pertunjukan atau 1:41 lomba yang diikuti ini apa? Ee semoga 1:43 makin banyak yang suka pantau Mim. 1:47 Semakin banyak yang suka pantomin. Iya. 1:50 Sementara bagi Naval dan bisa tampil di 1:53 acara sekolah atau di luar sekolah lebih 1:57 sering tampil itu jadi kerinduan ya. 1:59 Keren ya. Asik. Berarti groginya hilang 2:01 dong kalau udah senang tampil. I kan 2:04 enggak grogi lagi sekarang mah. Sekarang 2:06 kan enggak di enggak enggak lomba. 2:08 Enggak sedang lomba. kayaknya yang 2:10 dengar yang menyaksikannya lewat YouTube 2:13 kita ini pengin tahu deh. Coba dong 2:15 seolah-olah sedang tampil gitu. Boleh. 2:18 Coba satu dari siapa dulu nih? Boleh. 2:20 Dari Nawal. Nawal dulu. Oke. Makan. 2:23 Lihat ke kamera tengah ya. Heeh. 2:34 Hmm. Itu peragaan makan pas makan. 2:39 Ada yang lainnya? Ee nafal. Oke. 2:48 Narik apa dorong tuh? Itu narik. Narik. 2:51 Heeh. Oh gini ya. Bukan gini ya. Itu 2:54 ikhwan akhwat contoh daripada apa yang 2:57 anak-anak ini lakukan dalam lomba. 3:00 Mudah-mudahan doa semuanya next time ada 3:03 kesempatan untuk ikut lomba lagi. Bukan 3:06 hanya pantomim tapi apapun itu mereka 3:10 mendapatkan kemudahan dan angka tiganya 3:13 ditinggal ya. Iya. Jadi dua kemudian 3:15 jadi satu ya. Keren banget. Oke. Satu 3:18 banget. Nah, boleh dong pesan buat 3:21 teman-teman yang lagi dengerin mungkin 3:23 atau yang lagi 3:24 nonton terkait dengan kalau kita punya 3:27 passion, punya minat terhadap sesuatu 3:29 tuh harusnya kita ngapain coba? Ee tetap 3:32 semangat ee apapun yang didapatkan he 3:38 ee enggak boleh menyerah. Jangan 3:41 menyerah ya. Jangan menyerah. Nova. 3:45 Kalau dari saya PD aja sih, Bu. PD. Iya. 3:49 PD apaan sih? PD kayak percaya diri aja, 3:53 Bu. Oh, singkatan dari percaya diri. 3:55 Jadi itulah ikhwan akhwat kalau 3:58 anak-anak kita juga berkesempatan untuk 4:01 memperoleh giliran. Mudah-mudahan ya 4:04 seperti halnya Noval dan Nawal juga 4:06 semangat jangan pernah lelah. Sementara 4:09 Pak Yuda sendiri pesannya kira-kira 4:11 pesannya buat teman-teman mungkin yang 4:14 sudah berprestasi tadi pesannya tetap 4:16 rendah hati, jangan sombong, tetap 4:17 semangat. Untuk yang belum berprestasi 4:20 mungkin bisa mencoba di 4:22 kesempatan-kesempatan yang lainnya. 4:23 Enggak mesti pantomim sebenarnya. Ee 4:26 banyak apa 4:28 namanya juga gitu ee futsal, menyanyi, 4:33 menari, bahkan dai gitu bisa mencoba di 4:36 ee situ gitu. Tidak di pantomim, bisa 4:38 mencoba di lomba-lomba yang lainnya. 4:40 Tetap semangat terus gali potensimu 4:43 gitu. Gali potensi. Iya, betul. Tidak 4:45 satuun di antara kita yang enggak punya 4:48 potensi kelebihan di dalam hal ee 4:50 terkait dengan passion tadi ya. Cuman 4:53 masalahnya adalah harus dicari tahu mau 4:55 yang mana nih. Betul. Oke, ini sesi 4:58 pertama ikhwan akhwat terkait dengan 5:00 bagaimana strategi menggali minat dan 5:03 bakat siswa di SD 5:06 Silaturahim yang ada di Jalan 5:08 Silaturahim nomor 76 Jati Karya. 5:13 Kita akan lanjutkan nanti di sesi yang 5:15 kedua yang akan menghadirkan Ibu 5:19 Reva 5:20 dan Delisa ya. Baik, kita jedah sejenak 5:24 nanti kami kembali ke ruang 5:27 [Musik] 5:28 [Tepuk tangan] 5:39 Anda. Terima kasih. Masih bersama Radio 5:43 Silaturahim dengan acara Jendela 5:46 Sekolah. 5:48 sekolah yang sungguh luar biasa karena 5:50 fokus dengan pengembangan karakter, 5:52 spiritualitas, dan juga prestasi bagi 5:56 siswa-siswinya. Nah, kalau tadi di 5:59 bagian pertama kita sudah simak 6:01 bagaimana strategi menggali minat dan 6:03 bakat siswa di SD silaturahim bersama 6:07 Pak Yuda dan Nawal serta Naval yang 6:10 hadir berikut ini Ibu Reva. Bu Refa 6:14 perkenalkan diri dong. Guru apa nih? Eh, 6:18 halo semuanya, saya Buva, guru kelas 3 6:20 ngajar Kwah Nabawiyah. 6:24 Kemudian siswi yang hadir adalah coba 6:30 sudah dipakai belum itunya? Sudah. Clip 6:32 on-nya sudah. Oke. Siapa namanya? Kelas 6:35 berapa? Nama saya Delisaf Rahman. Saya 6:39 kelas 5 Fatonah. Kelas 5. Iya. 6:42 Oke. Nah, ikhwan akhwat terkait dengan 6:47 kehadiran Delisa dan juga Ibu Reva, ke 6:51 Ibu Reva nih, bagaimana mengamati bakat 6:55 siswanya di bidang khusus kayaknya seni 6:59 kria. Iya, seni kria ya. Itu gimana? Ee 7:03 pertama-tama sih melalui pengamatan pada 7:05 saat pembelajaran. He. Setelah itu 7:07 keterlibatan mereka dalam melakukan ee 7:11 kreativitas dan juga respon mereka pada 7:14 saat mengumpulkan tugas-tugas prakarya 7:18 itu awalnya. Iya. Nah, Delisa ini kan 7:21 kemudian ikut lomba deh kalau enggak 7:22 salah. Lomba apa, Say? Ee lomba kri. 7:26 Kria. Nah, untuk mengikuti lomba kria 7:29 ini emm juara berapa? Juara satu tuh. 7:33 Apalagi juara satu. gimana caranya 7:35 membimbing dan menyemangati sehingga 7:38 bisa menempati juara pertama? Ee ee saya 7:42 fokus pada teknik dasar. Pertama-tama 7:44 kita diskusi dulu tentang apa konsep apa 7:47 yang akan kita pakai pada saat ee 7:49 perlombaan sampai akhirnya karena 7:51 temanya permainan tradisional, kita 7:54 memilih untuk membuat ee congklak ee 7:57 dari bahan alam lalu bikin gitu. Iya, 8:01 dari bahan alam. Eh, conkl apa tuh bahan 8:04 alamnya? Eh, kita pakai triplek dan 8:06 batok kelapa. Heeh. Lalu dibuat seperti 8:11 gambar 8:13 ayam. Nanti ada jumlah batok kelapanya 8:16 sesuai dengan congklaknya yaitu 7 77 dan 8:20 satu. Heeh. Lalu dilapisi triplek 8:23 bawahnya ee ada bambu juga yang jadi 8:25 penyanggah untuk ee menaruh batu 8:28 kelapanya itu. Hm. Saya enggak dibawa. 8:31 Iya. Coba di bawah bisa ditunjukin ini 8:32 loh kayak gini loh gitu. Kebetulan 8:35 ukurannya lumayan besar sekitar 1 m. 8:38 Jadi semer kan cuman segini. Iya masih 8:40 bisa. Oke. Tapi ee itu adalah bagian 8:44 yang memang tidak bisa kita tunjukkan, 8:46 ikhwan akhwat ya. Sementara 8:49 di seni kria ini itu peran pentingnya di 8:52 dalam pendidikan karakter seperti apa? 8:54 gerangan ee peran pentingnya yang 8:57 pertama itu melatih ee ketekunan, ee 9:00 kesabaran dan juga kepekaan terhadap 9:03 estetika. Untuk karakter siswanya, anak 9:06 jadi lebih teliti dan juga bertanggung 9:09 jawab dalam mengerjakan sesuatu karena 9:11 proses pengerjaannya begitu lama, jadi 9:15 tanggung jawab dan ketekunan itu perlu 9:17 banget untuk melakukan pekerjaan seni 9:20 kerja. Bayangkan ikhwan akhwat, ini 9:23 perlu 9:24 ketekunan di samping menghadapi 9:26 ketegangan ya tentu saja karena hal baru 9:28 yang dilakukan. Nah, semangat itu kan 9:31 naik turun ya. Heeh. gimana caranya 9:33 menjaga agar semangat siswa 9:36 tetap tidak naik turun untuk menghadapi 9:38 ini. pertama memberikan apresiasi sama 9:42 mereka ee dalam mengerjakan sesuatu 9:46 semuanya di apresiasi atau usaha yang 9:48 mereka lakukan dan juga memberikan 9:51 suasana kelas yang nyaman dan menarik 9:54 sehingga mereka merasa nyaman dalam 9:58 pembelajaran dan merasa ee percaya 10:02 dirinya juga tumbuh dan selalu 10:04 mengikutkan mereka dalam kegiatan di 10:07 luar sekolah. Contohnya perlombaan. 10:10 Ternyata satu di antaranya kepedulian 10:13 itu ya yang membuat siswa semangatnya 10:15 tetap ada. Nah, sekarang mau tanya sama 10:18 Delisa 10:19 nih. Kalau tertarik sama kria, padahal 10:23 yang lain banyak, itu dipengaruhi apa 10:26 sih? 10:27 Mm, aku suka membuat suatu barang dari 10:31 barang bekas gitu. rasanya menyenangkan 10:33 bisa berkreasi dan melihat hasilnya. 10:38 Barang bekas tuh ya. Apalagi kalau 10:39 barang baru kali ya. Wis keren banget. 10:42 Terus bisa jadi juara pertama itu ee 10:46 senangnya kayak apa tuh? Ya senang 10:49 banget. Aku bangga sama diri aku 10:51 sendiri. Aku juga enggak nyangka bisa 10:54 dapat juara satu tapi jadi lebih 10:56 semangat lagi buat belajar lebih baik 10:59 lagi. 11:00 Apa kata ayah ibu? terkait dengan 11:03 ini 11:05 katanya ee bangga bisa ee aku bisa dapat 11:10 juara satu. Hmm. Jadi, ayah ibu juga 11:15 senang banget karena bisa jadi juara 11:18 satu ini. Karya yang dibuat itu tadi kan 11:23 batok kelapa ya di dengan papan apa? 11:27 Triplek. Triplek. Heeh. Heeh. Itu kan 11:29 perlu ngiris segala macam ya. Iya, bisa 11:31 tuh anak-anak. Ee kebetulan diajarin 11:33 dulu kan ada anyam, kita ngajarin 11:36 bagaimana cara menganyam dari step satu 11:38 sampai akhirnya dia bisa full menganyam. 11:41 Ee mungkin kalau bagian-bagian yang 11:43 membolongi ee bambu itu dibantu dibantu. 11:46 Heeh. Ya, karena ee agak riskan juga ya 11:50 kalau seandainya dengan benda yang tajam 11:53 misalnya kayak gitu ya. 11:55 Kalau boleh tahu nih, Delisa, di dalam 11:57 proses perkriaan ini di sekolah kan 12:00 dapat bantuan dari guru ya. Nah, yang 12:03 dukungan lain didapat dari mana? 12:06 Ee 12:08 dari rumah ayah, ibu, dari orang tua, 12:12 teman-teman juga. Terus sama guru-guru 12:16 yang lain juga sama Bu Refa. 12:20 Jadi enggak sendirian cuman sama Bu Guru 12:23 doang ya. Kalau support dari teman-teman 12:25 ada ada ya mereka selalu nyemangatin aku 12:29 yang awal aku kayak enggak percaya aku 12:32 bisa ngikutin lomba kerya ini. Tapi 12:34 karena adanya dukungan mereka aku jadi 12:36 percaya kalau aku bisa ngikutin lomba 12:38 kerya ini. 12:40 Keren banget. Terus ada rencana 12:44 mengembangkan perkriaan ini atau ini aja 12:48 di sekarang entar-entar enggak tahu apa 12:50 gitu. Gimana ya? 12:55 ya ee 12:58 pengin ya ini aja saat ini belum 13:00 kepikiran mungkin 13:03 saat ini belum kepikiran itu dulu ya 13:05 kria dulu gitu ya nah kalau 13:08 cita-cita terkait dengan seni nih ini 13:10 kan kriia ini seni ya kira-kira kebayang 13:13 enggak sih nanti kalau aku sudah dewasa, 13:15 aku sudah betul-betul ee matang, aku 13:18 pengin kalau di dunia seni tuh mau 13:20 ngapain gitu? Udah kepikiran belum? 13:23 Ee belum sih belum. Oke, nanti bertumbuh 13:26 sejalan dengan berjalannya waktu ya. 13:30 Oke, Delisa sudah juara pertama. 13:33 Mudah-mudahan ini juga bukan hanya 13:35 menyenangkan keluarga danisa sendiri, 13:38 tapi juga membawa nama sekolah. 13:40 Sementara ee kalau kita 13:44 tanyakan pada Pak Yuda, Pak Yuda kalau 13:47 bicara ininya dipegang. Kalau enggak 13:49 tadi enggak kedengaran kan? 13:52 harapan terhadap keseluruhan ee apapun 13:55 itu ee seni yang dipilih atau lomba yang 13:58 dipilih di samping tentu untuk menjadi 14:01 juara ya. Ada enggak di samping itu? 14:04 Mungkin terkait dengan karakter, terkait 14:06 dengan ee pengembangan pribadi. Iya. ee 14:10 untuk harapan saya kepada kepada 14:13 anak-anak untuk keseluruhan untuk 14:15 keseluruhannya mungkin apa namanya 14:19 ee bakat yang mereka sekarang ini ee 14:22 bisa bisa dijadikan inspirasi untuk 14:24 mereka ke depannya gitu. Kalau sudah 14:27 dewasa dia dia mau jadi apa? Dia sudah 14:28 punya bekal nih dari bawah begitu. Dan 14:32 itu tadi harapannya ya tetap rendah hati 14:35 sih kalau dari saya gitu. Iya karena itu 14:38 penting ya. penting penting banget. 14:39 Penting sekali dari siswa yang ada yang 14:42 selama ini ee Pak Yuda bimbing I itu 14:47 paskah apa yang sebetulnya jadi minat 14:49 mereka dengan kemampuan mereka atau 14:53 masih perlu pengarahan pengalihan karena 14:56 seperti tadi kan temannya suka berenang 14:57 ikut berenang padahal sebetulnya dia 14:59 punya kelebihan di bidang yang lain itu 15:02 ee terbaca juga. Iya betul terbaca juga 15:04 itu. Dan itu berapa persen? Ee berapa 15:07 persen ya? 15:09 dari misalnya 40 anak, berapa sih yang 15:11 ikut? Ee untuk lomba apa nih? Bukan 15:13 lomba dalam kaitannya dengan 15:15 pengembangan. Oh, yang ikut itu hampir 15:16 semuanya ikut gitu. Jadi setiap anak itu 15:19 dia mengikuti ee apa namanya? Ee ex 15:23 school. He gitu. Ee hampir ya 90% lah 15:27 cocok dengan apa yang mereka minati. 15:29 Berarti itu suksesnya guru mencari tahu 15:31 dan mengarahkan mereka ke mana. Iya. Itu 15:34 kalau dari kelas 3 sih bisa terbaca dari 15:36 kelas 3 ke kelas 6. H kalau kelas 12 itu 15:38 tadi tuh masih bisa ee ikut sama 15:41 temannya, diajak temannya begitu. Kalau 15:44 masih kelas 1, kelas 2, kalau udah kelas 15:46 3 nih ee kayak ee Noval tadi itu ikut 15:50 renang itu udah dari kelas 3 juga 15:53 renang. Sekarang kelas kelas 4 renang, 15:56 kelas 5 renang lagi gitu. Tapi dia juga 15:59 punya potensi di lain di futsal gitu dia 16:02 ikut juga itu dikembangkan juga gitu. 16:06 Tahunya kalau dia di samping renang suka 16:08 atau mampu di tempat lain digali atau 16:10 memang minat dia sendiri? Ee pertama 16:13 dari miniat dia sendiri sih. Dari minat 16:15 dia sendiri juga. Terus kita sebagai 16:17 guru ee digali bersama pelatihnya itu 16:21 ditambahkan saja. Ditambahkan. Iya. Bu 16:23 Refa gimana terkait dengan minat 16:25 anak-anak dan selama perjalanan 16:27 membimbing mereka yang pas banget dengan 16:30 minat mereka yang ternyata skill-nya 16:32 memang juga ada di situ. Bagaimana? Eh, 16:34 kalau saya melihat dari e TRK e record 16:38 sebelumnya misalkan kayak Delisa memang 16:40 sebelumnya sudah pernah mengikuti lomba 16:42 seni krie juga. Jadi ee karena sudah 16:45 tahu bagaimana situasinya, jadi kita 16:48 tinggal mengarahkan ee baiknya bagaimana 16:50 konsep yang dibuat akan seperti apa gitu 16:54 biar jauh lebih tertata. 16:58 Kalau bicara soal seni bukan cuman kri 17:00 tentu. Berapa banyak yang diberikan ee 17:03 oleh para pembimbing di sekolah? Terus 17:06 berapa banyak siswa yang kemudian juga 17:08 benar-benar passion-nya ada di situ, 17:10 minatnya ada di situ? Hampir semuanya 17:12 karena kita mengirimkan ee lomba tidak 17:15 hanya seni kriia, ada pantomim, puisi, 17:18 lalu juga ada ee sajak. Jadi tergantung 17:23 ee anaknya. Kita tahu nih anak ini 17:25 memang ahli dalam bidang ini. Jadi kita 17:27 tinggal menekuni anaknya itu dengan ee 17:30 beberapa guru pelatih yang memang sesuai 17:33 dengan ee apa yang bakal diajarin. Iya. 17:38 Jadi ini adalah suatu kalau mau dibilang 17:42 jasa sih enggak juga ya, tapi karena 17:44 kepedulian dan ee perhatian yang luar 17:46 biasa terhadap kemampuan siswalah, maka 17:50 muncul ee peningkatan daripada semua itu 17:54 yang kemudian memenangkan di lomba. 17:56 Ngomong-ngomong lomba pernah ikut semua 17:58 dalam artian beberapa bagian tadi itu 17:59 kan ini ee kria, terus ada juga pantomim 18:03 yang lainnya lomba-lomba yang pernah 18:04 diikuti ee ada ada ee lomba azan dari 18:10 PI-nya lomba azan, praktik salat, 18:13 kemudian juga menari, kemudian juga ada 18:16 tadi pantomim, terus juga ada calistung, 18:19 matematika, sains. itu kita ikut gitu 18:23 dan meraih ee alhamdulillah sih tahun 18:26 ini kita meraih dari pantomim sama kria 18:30 aja sama satu lagi ya satu lagi dari ee 18:34 PAI-nya yaitu pidato. Alhamdulillah kita 18:36 juara satu gitu. Oh iya iya betul. 18:39 Insyaallah tanggal tanggal tanggal 28 18:41 nanti ada ee kita akan lomba di kota 18:44 untuk yang pilda Cil ini. Oho oh. Jadi 18:47 akan ada lomba di kota di akhir bulan 18:49 ini. Iya. Betul. Ee temanya, temanya 18:52 yaitu banyak sih temanya. Ada mencintai 18:56 Rasulullah, menghormati orang tua, 18:58 menghormati guru, saling menolong. Itu 19:01 untuk tema-temanya keren banget. 19:04 Emm, Delisa yang terakhir nih 19:07 pertanyaannya. Harapan Delisa terhadap 19:09 apa yang dilakukan sekarang. Kemudian 19:11 juga ee 19:13 terhadap apa ya teman-teman yang juga 19:16 memilih yang lain bukan kria gitu 19:19 seperti apa? 19:22 Ya, semoga yang belum juara nanti kalau 19:27 lama lagi juara. Semoga semangat gitu 19:30 ya. Oke, 19:33 Ibu Reva. 19:37 Emm, semoga semakin banyak wadah dan 19:40 fasilitas untuk anak, anak bisa 19:42 mengunjukkan bakatnya ee dan lebih ee 19:47 banyak mengikuti kegiatan di luar 19:48 sekolah sih, Bu. Karena ini sangat 19:50 menarik ya, Ikhwan Akhwat, kegiatan di 19:52 luar sekolah yang diikuti oleh 19:55 siswa-siswi kita yang mendapatkan 19:58 pendampingan, pelatihan, dan bukan hanya 20:01 bangga sekolah, tapi orang tua pun juga 20:04 akan merasakan yang luar biasa. Jadi, 20:07 ikhwan akhwat, strategi menggali minat 20:10 dan bakat siswa tentu juga bukan hanya 20:12 di sekolah, kita di rumah sebagai ayah 20:15 bunda juga perlu nih melakukan apaagi ya 20:19 yang menjadi bagian daripada bakat 20:22 anak-anak kita yang kemudian bisa kita 20:25 kembangkan. Tapi terima kasih sekali 20:27 karena 20:29 silaturahim SD dan SMP SMA semuanya juga 20:34 melakukan hal yang sama. Baik, untuk 20:36 closing statement masing-masing eh guru 20:39 silakan. Kita sudah di penghujung nih. 20:44 Dari saya dulu. Iya, boleh. Enggak 20:45 enggak rebutan kok. Dari Bu Reva dulu 20:48 mungkin. Oh, boleh. Ee kami mau minta 20:51 doanya sih, Bu, karena ee di bulan depan 20:54 kami akan mengikuti lomba lagi untuk 20:57 mewakili kota Bekasi. He. Ee dalam seni 21:01 kria dan juga pantomim. Jadi ee kami 21:03 minta doanya sama teman-teman semua, 21:05 sama Ibu juga agar ee kami bisa membawa 21:09 pulang piala dalam perlombaan. Amin. 21:12 Jadi dua yang akan segera dilakukan di 21:15 Bekasi ya. Aha itu 21:19 pantomim dengan juga snikri ada tiga. 21:22 Satu lagi pilda Cil. Oh iya tadi barusan 21:24 dibilang pilda cil. Oke. Dari saya 21:28 mungkin menambahkan dari Bu Reva aja. 21:29 Betul. Kita mendoanya, mohon doanya 21:32 kepada para penonton untuk supaya 21:36 mendoakan ee anak-anak kita nih dari SD 21:39 Silaturahim yang akan mewakili kecamatan 21:41 Kecamatan Jati Sampurna untuk lomba di 21:43 tingkat kota. He. Baik itu seni kria, 21:46 pantomim, dan satu lagi juga pilda Cil. 21:49 Untuk waktu terdekat mungkin ini Pilda 21:51 Cil ya ee yang insyaallah akan ee 21:54 berlangsung di tanggal 28 nanti. 28 Mei. 21:57 Betul. supaya nanti lolos di kota 21:59 mungkin bisa di tingkat provinsi. 22:01 Soalnya tahun kemarin alhamdulillah kita 22:03 tembut tembus ee tingkat provinsi di 22:06 Bandung. Tapi alhamdulillah sih mungkin 22:08 belum rezeki gitu. Nah, tahun ini semoga 22:11 mohon doanya sekali lagi supaya bisa 22:13 tembus di tingkat provinsi. Amin. 22:16 Allahuma amin. Jadi, ikhwan akhwat, mari 22:18 kita doakan bersama-sama 22:21 bagaimana 22:23 Sekolah Insan Mandiri Cibubur ini meraih 22:28 beberapa hal yang memang kita rindukan 22:30 bersama dari buah hati kita, dari 22:33 siswa-siswi yang mengikuti 22:35 kegiatan-kegiatan di luar sekolah yang 22:38 bukan hanya akan mengharumkan nama 22:40 sekolah, membuat bangga ayah dan bunda, 22:43 tapi sekaligus juga membuat kita merasa 22:47 Betapa beruntungnya memiliki anak-anak 22:49 yang bersemangat. Jadi, terima kasih 22:51 sekali lagi bukan hanya kepada ee Ibu 22:54 Reva dan juga Pak Yuda, tapi juga kepada 22:58 ee anak-anak kita tadi yang sebelum sesi 23:01 ini. Bukan hanya Delisa tetapi juga 23:05 kepada Nawal dan Nava. Sekali lagi 23:08 terima kasih untuk kehadirannya. Sukses 23:10 semuanya. Kita doakan lagi agar ee 23:12 perjalanan ke depan jauh lebih 23:14 dimudahkan Allah. 23:16 Billahi wal hiidah. Wasalamualaikum 23:18 warahmatullah wabarakatuh.