Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 Brail Bismillahirrahmanirrahim. 0:32 Asalamualaikum warahmatullahi 0:34 wabarakatuh. 0:36 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:38 nastain waa umurid dunya waddin wasalatu 0:41 wasalam ala asrofil iyaai wal mursalin 0:44 waa alihi wasohbihi ajmain. Ashadu alla 0:48 ilahaillallah wa ashadu anna muhammadan 0:50 abduhu wa rasuluh. Allahumma sholli 0:52 wasallim wabarik ala nabina Muhammadin 0:55 waa alihi wasohbihi ajmain. 0:59 Qallahu taala fil Quranil karim. 1:01 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:04 Innallaha wa malaikatahu yusuna alan 1:07 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shu alaihi 1:11 wasallimu taslima. Sadaqallahulim. 1:13 Alhamdulillahiabbil alamin. Dipanjangkan 1:15 dari [berdehem] jalan Masjid Silaturahim 1:17 nomor 36 Cibubur Bekasi. Inilah radio 1:21 silaturahim dan Rasel TV untuk Islam 1:23 yang satu. Ikhwan akhwat yang dimuliakan 1:26 Allah subhanahu wa taala, bagaimana 1:28 kabar Anda di hari Jumat pagi ini? 1:30 Semoga selalu dalam keadaan sehat. 1:33 walafiat. Senang sekali saya Fauzi 1:36 Ridwanul Haq ditemani oleh Ondi Saputra 1:39 di kameraman dan juga Agung G Fahrur 1:42 Rozi di operator dan ditemani juga oleh 1:45 Bapak Dodit dari DKM Masjid Silaturahim 1:49 dapat kembali menemani ikhwan akhwat 1:51 dalam program Hikmah Pagi Kajian 1:53 Keluarga Islami edisi Jumat 22 Rabiul 1:57 Awal 1448 2:00 Hijriah dan juga bertepatan dengan 2:02 tanggal tanggal 4 September 2:06 2026 bersama guru kita almukaram Ustaz 2:10 Agus Darwaji. Alhamdulillah beliau sudah 2:12 hadir bersama kita. Kita sapa guru kita 2:14 terlebih dahulu. Asalamualaikum 2:15 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 2:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:18 wabarakatuh. Bang Abu Bilal. 2:19 Sehat, Ustaz? 2:20 Alhamdulillah 2:22 mudah-mudahan kita dalam rahmat dan 2:25 ridanya Allah selalu ya. Amin. Allahuma 2:27 amin. Ustaz, Jumat yang lalu. Ustaz dari 2:31 safar dari Malaysia. Ustaz. 2:32 Oh iya betul. 2:34 Heeh. 2:35 2 hari aja Sabtu dan Ahad ya. He. 2:38 Ada kegiatan apa, Ustaz? 2:39 Di sana kita berkumpul bersama 2:42 rekan-rekan 2:44 ee penggerak 2:46 masjid sebagai gerakan pemberdayaan 2:49 umat. 2:50 He. Masjid sebagai pusat. 2:52 Iya. Kita berusaha mengembalikan masjid 2:55 yang biasanya cuma sekedar untuk tempat 2:58 salat saja. ini lebih fungsional seperti 3:02 yang dicontohkan oleh Nabi sallallahu 3:04 alaihi wasallam ya kan masjid sebagai 3:06 pengembangan ekonomi, pengembangan 3:09 pendidikan dan sebagainya. 3:11 Alhamdulillah. 3:12 Nah, ini perlu kita contoh patut kita 3:15 contohin ya, Ustaz di masjid-masjid di 3:17 lingkungan kita, Ustaz. 3:18 Iya. 3:19 Baik, Ikhwan Ahmad. Ee dan semoga kajian 3:22 hikmah pagi ini dapat menemani ikhwan 3:25 akhwat di segala aktivitas di hari 3:27 Jumat. 3:28 [berdehem] 3:29 Ee bagi ikhwan akhwat yang di rumah 3:32 masih bersama keluarganya semoga dapat 3:34 membimbing putra-putrinya 3:37 dengan ilmu yang akan disampaikan oleh 3:38 Ustaz Agus ini. Dan bagi ikhwan Ahmad 3:40 yang sudah pergi mencari maisah untuk 3:44 keluarganya semoga Allah mudahkan dalam 3:46 mencari maisahnya. Insyaallah pada 3:51 Jumat yang lalu Ustaz Agus sudah 3:53 memberikan ilmu kepada kita tentang 3:55 manajemen marah untuk keluarga. 3:59 Semoga dapat kita amalkan dan insyaallah 4:01 pada Jumat kali ini Ustaz Agus akan 4:03 memberikan ilmu kepada kita tentang 4:07 berkah kesalehan orang tua kepada 4:10 keturunan. Nah, insyaallah ini sangat 4:13 penting kesalehan orang tua kepada 4:15 keturunan. Apa saja yang perlu kita 4:18 pahami dan kita sampaikan kepada anak 4:21 dan kalau keturunan berarti banyak ini 4:24 keturunan yang kita miliki insyaallah. 4:26 Namun sebelumnya bagi ikhwan akhwat yang 4:28 ingin berpartisipasi dapat mengirimkan 4:31 pertanyaan Anda di nomor WhatsApp Rasil 4:33 0811999 4:37 720. Dan bagi Anda yang ingin 4:39 berinteraksi langsung dengan ustaz dapat 4:42 menghubungi di 0218451512. 4:47 Sebelum Ustaz Agus memberikan ilmu 4:49 kepada kita, kita berdoa kepada Allah 4:51 terlebih dahulu. 4:52 Bismillahirrahmanirrahim. 5:02 amri wahlul uqdatan lisani yafqohu 5:04 qauli. Allahumma inna nasaluka ilman 5:07 nafian thiban waalan mutaqalan. Rabbana 5:10 zidna ilman warzuqna fahman. Allahumma 5:13 faqihna fiddin waimna takwil. 5:17 Baik ikhwan mari kita dengarkan ilmu 5:19 yang akan disampaikan oleh Ustaz Agus 5:21 tentang berkah kesalehan orang tua 5:23 kepada keturunannya. Tafadul Ustaz 5:26 ya. Bismillahirrahmanirrahim. 5:27 Asalamualaikum 5:29 warahmatullahi wabarakatuh. 5:31 Waalaikumsalam warahiabbil 5:33 alamin. 5:35 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 5:38 nabiy Muhammadin wa ala alihi wa 5:42 ashabihi waman tabiahum ila 5:45 yaumilqiamah. 5:47 Masyaallahu kan wama lam yasya lam yakun 5:51 la haula wala quwwata illa billahil 5:55 aliyil adzim. Amma ba'du. Qallahu taala 5:58 fil kitabihil karim. 6:00 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 6:09 unuhatanibah 6:17 wajziannahum 6:18 ajrohum biahsani mau y'malun. 6:24 Sadaqallahuladzim. Amma ba'du. Ikhwan 6:27 dan akhwat rahimakumullah. 6:29 Syukur pada Allah di pekan ketiga bulan 6:33 Rabiul Aal 1448 Hijriah bertepatan 6:38 dengan hari ini tanggal 4 ya September 6:43 2026 6:45 kita dapat berjumpa kembali 6:48 untuk sama-sama 6:51 menyimak 6:52 apa yang Al-Qur'an dan Al-Hadis 6:54 sampaikan agar menjadi pedoman hidup 6:57 kita sekalian. 6:59 Selain kita banyak bersyukur pada Allah, 7:02 berzikir, mengagungkan asmanya, kita tak 7:05 lupa memperbanyak berselawat atas Nabi. 7:08 I 7:09 utamanya di hari Jumat. Ya, disunahkan 7:14 kita di hari Jumat itu ee banyak 7:17 memperbanyak selawat Nabi. Allahumma 7:19 sholli wasallim wabarik ala nabina 7:22 Muhammadin wa ala alihi ajmain. 7:27 Ikhwan sekalian, syukur pada Allah kita 7:31 meluncur 7:32 dengan kajian bagaimana 7:36 membangun keluarga. 7:39 pekan lalu kita b tentang manajemen 7:41 marah ya. Iya. 7:42 Manajemen marah ini penting bukan cuma 7:45 buat yang mendengar, 7:47 yang ngomong pun 7:48 he 7:49 kami sendiri sangat penting karena marah 7:53 itu bisa datang kapan saja. Nah, 7:55 sekarang kita melangkah lebih lanjut 7:58 yaitu orang yang marahnya bisa 8:00 terkendali. 8:02 Orang yang saleh. 8:04 Orang yang saleh itu dimulai dengan 8:07 kesalehan pribadi. 8:10 Para ulama mengatakan 8:13 orang yang saleh itu ciri-cirinya 8:18 yang dimulai dari diri sendiri adalah 8:22 makin berkurangnya keburukan-keburukan 8:25 dari dalam dirinya. Kata sha 8:30 maknanya adalah kebaikan yang berproses 8:34 menyempurna, shaburan, [mendengus] 8:42 maka kalau kita 8:45 ee menggunakan 8:47 cara berpikir orang yang saleh, 8:50 dia berusaha untuk mengurangi 8:51 keburukannya dalam hal emosi, marahnya 8:54 dikurangi, dikurangi, dikurangi, Ya. 8:58 Jadi, makin saleh seseorang 9:01 dia makin mampu mengendalikan dirinya 9:03 tidak marah. Atau sebaliknya bahwa 9:07 cara kita meningkatkan kesalehan kita 9:10 adalah mengurangi marah kita. Ya, kamu 9:13 mau mau mau jadi saleh enggak? Mau. 9:17 Caranya gimana? Kurangi kemarahan kamu. 9:22 Termasuk anak-anak kita. Anak-anak kita 9:24 kalau masih banyak yang belum 9:28 beralih 9:30 atau berpindah dari sering marah-marah, 9:35 itu bukan anak yang saleh. 9:38 Anak saleh adalah anak yang meskipun dia 9:40 marah, dia mampu mengendalikan dirinya. 9:42 Jadi bukan marah tidak boleh. Dorongan 9:44 marah itu ada di dalam diri kita. Tetapi 9:48 kemampuan untuk mengendalikan marah itu 9:50 adalah bagian dari akhlak yang saleh. 9:54 Ya, maka tadi kami baca satu ayat dari 9:59 surah An-Nahl ya ayat 97. 10:03 Man amila shihan. 10:05 Barang siapa yang beramal saleh dan 10:08 menjadi saleh karena amalnya ya. Jadi 10:11 saleh itu selalunya 10:14 dilekatkan dengan amal perbuatan. 10:17 Artinya saleh itu tidak berhenti. Dia 10:20 aktif 10:22 bertindak, 10:24 berbuat, bekerja dan berubah. Itu saleh. 10:30 Barang siapa yang 10:33 melaksanakan amal saleh, yang berusaha 10:36 untuk saleh 10:38 dari golongan lelaki dan perempuan min 10:41 zakarin au unsa 10:44 wahua mukminun. dan dia beriman kepada 10:48 Allah. Jadi saleh itu diawali dengan 10:51 keimanan. [berdehem] 10:54 Keimanan selesai dia tidak ada sedikit 10:57 pun keraguan terhadap Allah, terhadap 10:59 kitab-kitabnya. 11:01 Ya, enam rukun iman itu sudah selesai 11:05 dia kepada para nabinya sampai kepada 11:10 qada qadarnya Allah dan kepada hari 11:13 kiamat. Tidak ada keraguan itu orang 11:15 yang saleh diawali dengan keimanan yang 11:19 sudah duduk, keimanan yang sudah 11:22 standar. Kemudian ditambah dengan amal 11:26 kebaikan kesalehan yang merupakan 11:30 wujud dari keimanannya. Nah, apa kata 11:33 Allah dari dalam surah An-Nahl ayat 11:36 ke-97 itu? 11:39 Maka kami akan memberikan fala 11:43 nuhyiyannahu hayatan thayibah. 11:45 Masyaallah. Janji Allah nih. 11:50 Ada kalimat itu atau kata itu 11:54 dalam bahasa Arab kalimat itu adalah 11:57 kata. Kalau kalimat sentence 12:00 kalam ya di situ falanahu 12:07 masyaallah diawali dengan huruf taukid 12:12 diakhiri dengan taukid juga. 12:15 Fala nuhyannahu 12:17 ada berapa huruf tapi itu 12:19 dua 12:20 ada dua lam dan nun. Apa maknanya 12:23 sungguh-sungguh? Itu janji Allah. 12:26 Janji Allah 12:29 ya. Janji Allah bagi orang yang beriman 12:32 dan berbuat amal baik, kesalehan, maka 12:36 akan diberi oleh Allah hayatan 12:38 thayyibah. Para ulama mengatakan hayatan 12:40 thayyibah ini kehidupan yang baik, yang 12:45 mulia thayibah. 12:48 Ada halal 12:50 tapi belum tentu thayib. Kalau thayib 12:52 sudah tentu halal. 12:55 Jadi diberikan oleh Allah kehidupan yang 12:58 terbaik dunia dan akhirat tuh. 12:59 Masyaallah ya. Ini tidak berlaku cuma 13:03 untuk perorangan saja, tetapi juga 13:05 ketika orang yang saleh tadi laki atau 13:07 perempuan apalagi kalau dia bersatu laki 13:10 dan perempuan jadi suami istri membangun 13:12 keluarga. Allahuabbi. Maka keluarga itu 13:15 keluarga yang saleh. Dijanjikan oleh 13:18 Allah kehidupan yang mulia. Ya. Apa kata 13:22 Allah selanjutnya? Walanziannahum 13:26 ajrahum biahsani maa kanu ya'malun. Ini 13:30 yang dicari-cari, yang ditunggu-tunggu. 13:31 Apa itu? Dan diberikan 13:35 oleh Allah 13:37 ya apa itu? Balasan 13:43 atas kebaikan mereka 13:47 lebih baik daripada 13:50 yang mereka perbuat. Ya, misalnya 13:52 begini. Abu Abu Bilal nih, Bang Fauzi. 13:55 Iya. 13:57 Dia pagi ini sedekah Rp100.000 masukin 13:59 di kotak infak. 14:03 Itu di dunia dikasih oleh Allah 14:05 kehidupan yang baik. Nanti di akhirat 14:08 berlipat-lipat. Ini Allah yang punya. 14:10 Jadi Allah kalau sudah sayang sama 14:13 hamb-Nya, 14:14 dibuka 14:16 anugerah, karunia nikmatnya itu tanpa 14:20 batas. tanpa batas ya. Nah, sekarang 14:24 hari ini pagi ini kita akan bicara 14:27 pengaruh kesalehan atau berkahnya 14:30 kesalahan orang tua bagi keturunan ya. 14:34 Semua orang ingin mendapatkan kebaikan 14:36 bagi keturunannya. Ya. Jadi, ikhwat 14:39 sekalian, 14:42 para nabi 14:44 itu mencontohkan 14:46 dalam hidup itu tidak cuma mengupayakan 14:49 kebaikan hidup, kesejahteraan dan 14:52 kemuliaan hidup 14:54 di generasinya saja, tapi 14:59 ya juga visioner ke depan bagaimana 15:03 generasinya 15:04 menurunkan generasi-generasi penurusnya 15:07 yang kualitasnya minimalnya ee 15:10 minimalnya sama baiknya dan berusaha 15:13 untuk memperbaikinya 15:15 melebihi yang ada sekarang. Itulah visi 15:19 para nabi. Contohnya para nabi Ibrahim 15:22 lah. Nabi Ibrahim ya. Nabi Ibrahim kan 15:25 bapak para nabi yang 15:29 dari beliau hadir banyak nabi 15:31 setelahnya. Nabi Ibrahim punya keinginan 15:34 anak-anaknya adalah anak-anak yang saleh 15:37 menegakkan salat. 15:39 Rbi habli minas shihin wamin dzurriyati. 15:44 Ya kan rbana wattaqobal dua ya. Rbi 15:49 muqimati 15:53 muqimati wamatibanaqobal 15:57 dua. Ya Allah jadikanlah aku 16:00 orang yang menegakkan salat. Begitu juga 16:03 keturunanku zuriah. Duriah ini 16:06 keturunan. Ada batasnya enggak? 16:07 Keturunan tidak ada batasnya. Keturunan 16:10 tidak ada batasnya. 16:12 Kalau anak masih ada batasnya, yaitu 16:15 satu generasi sesudah dia yang 16:18 dilahirkan oleh perempuan yang 16:20 dinikahinya dengan sah. Ya, di bawah itu 16:24 apa generasi berikutnya? Cucu, bawah itu 16:27 cicit dan seterusnya. Ya. Nah, ikhwan 16:31 dan a sekalian, Nabi Ibrahim 16:33 mencontohkan visi ke depan seorang 16:35 pemimpin keluarga menjadikan 16:38 keturunannya. 16:40 ya supaya apa? Supaya saleh. Nah, pagi 16:44 ini kita akan bicara tentang kesalehan 16:49 itu memberkahi 16:51 keluarga dan keturunan. Ya. Baik. 16:56 Saya ingin minta Abu Bilal membacakan 17:00 surah Al-Kahfi ayat yang ke-82. Silakan. 17:07 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 17:16 Wa ammal jidaru fakana ligulamaini 17:20 yatimaini fil madinati waana tahtahu 17:25 kanzulahuma 17:27 waana abuhuma shihah. 17:31 arbuka ayablugha 17:36 asuddahuma waastakhrija 17:39 kanzahuma 17:41 rahmatamik 17:44 wama fa'altuhu anzalika 17:48 tawilu maa lam tasti alaihi shro. 17:54 Adapun dinding rumah itu adalah milik 17:57 dua anak yatim di kota itu. Di bawahnya 18:01 tersimpan harta milik mereka. Tersimpan 18:04 harta milik mereka, harta milik mereka 18:07 berdua. Sedangkan ayah mereka adalah 18:10 orang yang saleh. Maka Tuhanmu 18:12 menghendaki agar keduanya mencapai usia 18:16 dewasa dan mengeluarkan simpanannya itu 18:20 sebagai rahmat dari Tuhanmu. Aku tidak 18:23 melakukan berdasarkan kemauanku sendiri. 18:26 Itulah makna sesuatu yang engkau tidak 18:29 mampu bersabar terhadapnya. 18:32 Sodqahim. Ikhwan sekalian, ini 18:35 sebenarnya 18:38 dilatar belakangi oleh kisah Nabi Khidir 18:43 ya yang mengajari Nabi Musa tentang 18:46 makna kehidupan. 18:50 Nabi Musa pernah merasa dirinya tuh 18:54 paling berilmu, paling 18:57 alim di zamannya. 19:00 Kemudian ditegur oleh Allah dengan cara, 19:03 "Coba deh kamu belajar dulu ya 19:07 sama seorang hambaku ya. Ketemuannya pun 19:11 aneh ketemuan dengan Nabi Kidri tapi 19:13 kita tidak bahas di sini. 19:16 Singkatnya ada satu kontrak belajar, 19:18 learning contrak. 19:19 Kontrak belajar. 19:20 Jadi kontrak belajar itu di mana-mana 19:22 diperlukan ya. Ini koridor belajarmu. 19:25 Kalau kamu ikuti koridor ini, kita 19:28 terus. Kalau enggak, ya sudah ya. Jadi, 19:31 Musa itu diberi syarat 19:34 enggak boleh mempertanyakan perilaku 19:37 gurunya ya. 19:39 Dan perilaku gurunya itu menurut Musa eh 19:42 menurut Nabi Musa agak nyeleneh, bahkan 19:45 kayak orang gila, ya kan? 19:47 Tapi enggak boleh dipertanyakan apalagi 19:49 kamu protes. Enggak boleh nanya aja 19:51 enggak boleh. Nah, kalau nanya kamu 19:53 berarti enggak sabar, kan? 19:55 Iya, 19:56 betul. Nabi Musa salah satu ujian 19:58 terbesarnya adalah sudah capek-capek 20:01 jalan dari satu pelabuhan ke pelabuhan 20:05 lain, terombang-ambing ombak segala 20:07 macam ya, capek, belum ketemu restoran 20:11 segala macam. 20:13 sama Nabi Kidir. Ayo kita 20:17 membangun rumah ini. Ada ada di balik di 20:20 balik dinding itu. Dindingnya sudah 20:22 mulai meroboh nih. Apa ee rumah sudah 20:27 rumah usang ya, rumah tua ya. Kemudian 20:30 Nabi Khidir mengajak Musa untuk 20:32 membangun rumah itu. Lu lagi capek-capek 20:34 enggak ada seor apa dua anak yatim. 20:38 Ternyata ada dua anak yatim di balik 20:40 dinding itu, di balik rumah itu yang 20:43 masyaallah kalau tidak dijaga, hmm kalau 20:47 tidak dijaga, 20:48 maka keduanya akan terancam. Karena apa? 20:51 Orang tuanya 20:53 menyimpan harta di situ. 20:55 Nah, hebatnya ini yang disebut dengan 20:57 kesalahan orang tua itu Allah menjaga 21:01 orang tua semasa hidup sampai anaknya. 21:06 Orang itu sudah meninggal. Ini yatima 21:07 yatimaini kan? 21:08 Oh iya 21:09 yatimaini di sini tidak ada bapak, tidak 21:11 ada ibu. 21:13 Dua orang anak gulamain. Gulamain itu 21:16 sebenarnya anak yang masih 21:18 hampir dewa hampir remaja antara 10 21:21 sampai 12 tahun lah gula main yang tidak 21:24 mampu bangun rumah. Betul tidak? 21:26 Iya. Nah, yang hebat berkahnya orang tua 21:29 ee disebutkan di sini 21:32 wakana abuhuma 21:34 shihan. 21:36 Ayah dari mereka berdua itu orang yang 21:38 saleh. 21:41 Sampai begitu Allah mencintai orang 21:44 tuanya yang sudah ninggal menjaga mereka 21:47 bahkan mengutus dua nabi. Coba dua nabi. 21:52 Hebat ya orang yang saleh itu. Ini orang 21:54 biasa sebenarnya. Tapi ada dua nabi yang 21:57 disuruh sama Allah, digerakkan sama 21:59 Allah untuk memuliakan kedua anak yang 22:03 ditinggalkan mereka itu. Ya Allah, 22:06 mulia betul ya. 22:09 Subhanallah. 22:12 Dua nabi ini. Nabinya nabi besar lagi. 22:14 Nabi Musa nabi besar kan? 22:15 Iya. 22:16 Kalau Nabi Musa itu nabi besar, gurunya 22:19 Nabi Khidir berarti nabi yang lebih 22:21 besar berarti ya. 22:22 Lebih besar. 22:24 Tapi nabi kita tidak termasuk nabi yang 22:27 ee 22:29 disebut 22:31 ul azmi ya. Tidak disebut ul azmi. Nah, 22:35 begini. Berkahnya orang saleh 22:39 sampai-sampai anak-anaknya itu dijaga 22:42 sama Allah dengan caranya Allah yang 22:44 sangat ajaib. 22:46 Keajaibannya bisa kita temukan tadi di 22:48 kisahnya Nabi Khidir dan Nabi Musa. Ya 22:50 Allah. Dua, dua. Bahkan itu dua nabi 22:55 yang hebat. 22:57 Bahkan mereka 22:59 dipaksa oleh Allah untuk berlapar-lapar, 23:03 bersusah-susah bangun rumah untuk kedua 23:06 anak yatim itu. Ya Allah, kurang hebat 23:09 apanya orang tuanya yang Sarah itu? Ya, 23:11 jadi percayalah bahwasanya Allah itu 23:14 menjanjikan orang yang saleh, 23:17 kemuliaan, 23:19 keberkahan buat keturunannya, anak-anak, 23:23 cucu-cucunya, cicitnya dan seterusnya di 23:25 bawah. 23:26 Ya. Nah, sekarang 23:29 saya ingin Bang Abu Bilal membuka surah 23:33 Azur ya. Surat-sur ayat yang ke 21 ee 23:39 surah ke-52 ya. Surah ke-52 23:43 ayat yang ke-21. 23:48 Atur 23:49 atur ayat surah 52 ya ayat ke-21ubillah. 23:56 ir 24:00 walladzina amanu wataba dzurriyatuhum 24:05 biimanin alhaqna bihim dzurriyatahum 24:10 wama 24:11 alatnaahum 24:14 min amalihim 24:16 minaiumriim 24:22 bimaa kasaba rahin 24:25 Orang-orang yang beriman dan anak 24:27 cucunya mengikuti mereka dalam keimanan, 24:30 kami akan mengumpulkan anak cucunya itu 24:34 dengan mereka di dalam surga. Kami tidak 24:37 akan mengurangi sedikit pun pahala amal 24:39 kebaikan mereka setiap orang terkait 24:42 dengan apa yang dikerjakannya. 24:44 Sadaqallahulazim. Sadaqallahulazim. 24:48 Masyaallah. Ini adalah 24:50 informasi yang sangat berharga. 24:54 bahwa kelak di akhirat orang-orang yang 24:57 saleh 24:59 dikumpulkan dengan anak-anak, cucu-cucu 25:02 keturunan mereka yang saleh-saleh juga. 25:04 Yang saleh-saleh juga ya. ini ee jadi 25:07 ada dua dimensi ayat ini. 25:11 Walladzina amanu 25:13 wattabaathum dzurriyatuhum biimanin. 25:17 Ya, jadi orang-orang yang beriman 25:23 dan diikuti keimanan mereka oleh 25:28 cucu-cucu keturunan mereka. 25:31 Alhaqna bihim 25:36 durriyatahum w alasnahum min amalihim 25:40 minai. 25:42 Kami satukan mereka, 25:45 kami hubungkan anak cucu keturunan 25:47 mereka itu dengan mereka. 25:50 Ya. Dan tidak dikurangi sedikit pun dari 25:54 amal pahala mereka. 25:59 Dan setiap manusia terikat dari apa yang 26:01 dikerjakannya para ikwan sekalian. Tiap 26:05 kita itu tergantung ke kebaik kebaikan 26:08 yang kita perbuat. Nah, ini disebut di 26:11 sini keberkahan 26:14 orang yang saleh itu salah satunya 26:17 keturunannya itu mengikut dia 26:18 kesalehannya. 26:21 ya 26:22 keturunannya mengikut dia dalam hal 26:26 kebaikan, dalam hal keimanan. Tapi ada 26:28 yang membantah, "Ustaz, gimana tuh kalau 26:30 kalau Nabi 26:33 Luth dan Nabi Nuh 26:37 keturunannya kan enggak ada yang 26:38 ngikuti." Iya, itu pengecualian supaya 26:41 apa? Menjadi pelajaran. 26:45 Menjadi pelajaran untuk orang-orang 26:47 beriman 26:49 ya. Nah, tetapi bahwa orang-orang saleh 26:52 pada umumnya manusia 26:56 akan diikuti oleh anak-anak keturunan 26:58 mereka. Jadi, misalnya nih, 27:04 moyangnya itu kiai. Wah, ini moyangnya 27:06 kiai. 27:09 Maka anak keturunannya, cucu cicit 27:11 keturunannya itu juga terimbas. Wah, 27:15 Mbah saya tuh kiai. Maka saya enggak 27:18 enggak bolehlah 27:21 untuk bertentangan dengan 27:24 marwah kiainya Mbah saya. 27:28 Ya, ini salah satu berkah. 27:30 Nah, Ikhwan sekalian, 27:33 orang-orang yang saleh itu 27:37 oleh Imam Al-Qurtubi ketika beliau ya 27:42 menafsirkan surah yang kita baca tadi 27:45 pada surah Al-Kahfi ayat yang ke-82 27:49 mengatakan orang yang saleh itu 27:53 dipelihara oleh Allah, diikuti oleh ee 27:55 anak cucu keturunannya itu bahkan sampai 27:58 tujuh turunan. terpeliharanya. 28:03 Maka kalau ada istilah ee warisan tujuh 28:06 turunan itu bukan duit harusnya yang 28:08 kita cari tetapi 28:10 kesalehan. 28:13 Karena apa? 28:15 Kalau kita berusaha untuk mengumpulkan 28:18 kekayaan yang tidak habis tujuh turunan, 28:22 bukan kebaikan yang didapat. 28:26 Tanda tanya tuh kalau wah mengumpulkan 28:30 harta kekayaan sampai begitu 28:33 banyak ya enggak akan habis dimakan 28:36 tujuh turunan. Wah itu dari mana 28:39 hartanya? Apalagi zaman susah seperti 28:41 ini ya. Apalagi statusnya cuma, mohon 28:44 maaf orang-orang yang susah sudah 28:47 diperkirakan 28:50 gajinya. Wah gaji kamu UMR. Kok kamu 28:52 punya kekayaan yang bisa di 28:56 nikmati tujuh turunan kalau bukan dari 28:59 yang tidak benar gimana ya. Jadi ik 29:02 sekalian istilah 29:05 ee tujuh turunan ini baiknya dari dalam 29:07 hal kebaikan, kesalehan 29:11 ya. Nah, 29:14 bagaimana kita sebenarnya [berdehem] 29:18 orang-orang yang ber yang saleh itu 29:24 diberkahi hidupnya anak-anak 29:27 keturunannya? Bagaimana sih caranya? 29:30 Ah, ternyata ini ada spilnya 29:33 ya, 29:34 bahwa 29:39 ada satu kisah Harisah bin An'man 29:42 radhiallahu anhu datang kepada 29:43 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 29:44 saat dia sedang berbincang-bincang 29:46 dengan seseorang. Jadi, Nabi lagi 29:48 ngomong-ngomong 29:49 sama orang. Dia duduk tidak mengucapkan 29:52 salam. 29:53 Jibril berkata, berbisik kepada Nabi, 29:55 "Orang ini kalau dia mengucapkan salam, 29:58 tentu kami akan membalas salamnya." 30:01 Ah, jadi orang yang 30:04 salamnya itu dijawab oleh malaikat itu 30:06 pasti orang spesial. 30:08 Tapi dia duduk diam aja karena tawadu 30:11 sama Nabi ya. Tidak ingin mengganggu 30:13 Nabi berbicara dengan orang lagi. 30:16 Khusyuk Nabi bicara sama orang. Nah, 30:18 sahabat kita nih, Haris bin Nu'man diam. 30:22 Nabi bertanya kepada Jibril, "Engkau 30:24 tahu enggak orang ini? Kamu kenal enggak 30:26 Jibril?" Jibril jawab, "Ya, 30:29 saya sangat tahu. Dia orang yang 30:32 termasuk dalam 80 orang yang teguh dan 30:35 bersabar pada perang Hunain. 30:38 Rezeki mereka dan rezeki anak-anak 30:40 mereka atas surga beratas berada di ee 30:45 berada di surga." Jadi, masyaallah 30:49 orang-orang yang teguh di dalam perang 30:52 Hunain dan mereka teruji ya kesalehannya 30:57 itu dicatat oleh para malaikat. Harta 31:00 mereka tujuh turunan di surga bukan di 31:04 dunia. 31:07 Perang perang Hunain ini termasuk perang 31:09 yang dahsyat 31:11 ya, yang menguji 31:15 orang beriman sehingga ada sebagian yang 31:17 teruji 31:19 mundur dari perang. 31:23 Nah, jadi orang yang saleh itu karena 31:27 dia serahkan hidupnya untuk Allah 31:31 berperang di jalan Allah, keluarganya 31:34 dijaga oleh Allah. 31:36 ini sudah sudah ee apa namanya 31:41 hak prerogatifnya Allah ya memilih orang 31:45 sehingga anak-anak keturunan itu dijaga. 31:47 Masyaallah. 31:49 Dan orang-orang ini enggak enggak enggak 31:51 butuh popularitas 31:54 bahkan mereka menjauhi popularitas. 31:58 Ini orang-orang yang dikayakan oleh 32:00 Allah di dunia dan di akhirat. 32:03 Maka masyaallah ikhwan sekalian, marilah 32:05 kita berusaha menjadi orang tua yang 32:06 saleh supaya apa? Anak-anak kita pun 32:09 tidak ada yang kemiskinan, 32:11 tidak ada yang terperangkap kepada 32:14 kemiskinan. Selalu ada jawaban untuk 32:17 kesulitan hidup mereka dalam mal 32:18 ekonomi. 32:20 Jadi jangan takut anak kita tidak makan, 32:22 anak kita terlantar. Tidak. Selama orang 32:25 tuanya saleh. Ya, jangan justru 32:28 sebaliknya orang tua lupa untuk 32:31 membangun kesalehan 32:33 tetapi 32:37 intensif, serius hidupnya. Cuma mencari 32:40 dunia akhirnya apa? Masyaallah dicabut 32:43 rasa syukur, rasa cukup qanaah dari 32:47 hatinya menjadi hati yang tidak pernah 32:50 cukup. Ya, akhirnya seperti kata surah 32:52 at-Takasur, alhakumut 32:55 takatur hatta zurtumul maqobir. 32:59 Berlomba-lomba 33:01 mencari dunia, 33:04 menumpuk-numpuk terus 33:08 sudah punya sekian ratus juta masih 33:10 kurang. Jadi miliar 33:14 hartanya miliar masih kurang. Wah, 33:16 miliar itu 33:19 belum seberapa ya kan. 33:23 Hartanya penginnya triliun. Ada enggak 33:25 orang pribadi yang har punya harta 33:27 sampai triliunan? 33:29 Ada rupanya 33:31 ya. Tetapi orang saleh tidak 33:33 terpengaruh. Itu harta yang paling 33:36 penting adalah dititipkan pada Allah. 33:40 Ada satu kisah lain. 33:42 Said bin Musayyib berkata, "Sewaktu 33:47 salat aku teringat anakku, 33:49 maka aku tambahkan salatku." 33:53 Karena telah diriwayatkan bahwa Allah 33:55 menjaga orang saleh berikut tujuh 33:57 turunannya. 34:00 Demikianlah yang Allah tunjukkan seperti 34:03 dalam surah Al-A'raf ayat 196. Silakan 34:09 Bang Fi buka surah Al-A'raf ayat 196 34:13 ya. 34:15 Ayat yang eh surah yang keet7 ya A'raf 34:18 196. Monggo. 34:21 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 34:26 196 dan 97 Ustaz. 34:28 Iya. Ah, boleh. 34:31 Inna waliyiyallahulladzi 34:34 nazzal kitaba wahua yatawallas shihin. 34:40 Sesungguhnya pelindungku adalah Allah 34:43 yang telah menurunkan kitab Al-Qur'an. 34:46 Dia melindungi orang-orang saleh. 34:49 Walladina taduna minunihi 34:53 la yastatiuna 34:55 nasrum wala anfusahum yansurun. 35:01 Berhala-berhala yang kamu seru selain 35:04 Allah tidaklah sanggup menolongmu. 35:06 Bahkan tidak dapat menolong diri 35:08 sendiri. Sodqallahim. 35:09 Sadaqallahim. Ikhwan sekalian, ini ayat 35:12 bisa diwiridkan sebagai zikir 35:14 karena berupa doa 35:17 ya. Berupa doa. Ini doanya orang yang 35:20 saleh yang menyerahkan urusan dirinya, 35:24 keluarganya, keturunannya kepada Allah. 35:27 Inna waliyallahu 35:30 nazzal kitab. 35:33 Sesungguhnya 35:35 waliku, penolongku, pembelaku, 35:38 penyantunku 35:40 adalah Allah. 35:45 Dialah yang menurunkan kitab, Alkitab. 35:51 Dan kemudian wahua yatawallal 35:55 wahu yatawal shihun. 35:59 Dan Allahlah 36:01 tempat orang-orang yang saleh itu 36:05 berwala. 36:07 Jadi Allah itu 36:09 ee 36:11 melindungi 36:12 melindungi menolong ya 36:16 orang-orang yang saleh. Nah, di sini 36:18 jelas ya namanya shihin. Maaf bukan 36:22 shihun tapi shihin. Wahua yatawalas 36:25 shihin. 36:27 Allah itu menolong orang-orang yang 36:30 saleh. Maka itu masyaallah. 36:34 Jadi ini ceritanya 36:38 punya anak apakah sedang sekolah, 36:43 sedang mondok di kejauhan, 36:47 sedang safar 36:49 dalam pekerjaan. 36:53 Said bin Musayib tadi nambah salat. 36:58 Jadi misalnya 37:00 kita ingat anak kita lagi di kejauhan 37:04 supaya Allah jaga dia dan nanti kalau 37:08 dia punya keturunan dijaga nambah salat. 37:10 Nambah salat orang-orang saleh begitu 37:13 ya. 37:16 Tentu tidak pada waktu-waktu yang 37:18 diharamkan. 37:20 Ya, contoh bakda asar ya. 37:21 Iya. 37:22 Itu enggak boleh salat. 37:23 Sudah enggak ada salat lagi bakda asar 37:25 sampai magrib. 37:27 Tapi bakda zuhur, 37:29 bakda magrib, bakda isya, apalagi bakda 37:32 isya panjang enggak? 37:33 Panjang 37:34 panjang. 37:34 Dia tambahkan salat. Habis salat bakda 37:37 isya dua rakaat. Aku ingat anaknya 37:39 pengin salat. 37:41 Ya Allah izinkan aku salat ya musoli. 37:45 Salatan mutlak misalnya untuk 37:49 Allah jaga anakku. Allahu Akbar. ini ada 37:54 kebaikan-kebaikan di situ. Boleh enggak? 37:56 Boleh nambah salat, salat mutlak boleh. 38:00 Apalagi didoakan untuk anak kita. 38:03 Misalnya seorang ayah 38:06 lagi 38:08 di rumah ingat anaknya lagi perjalanan 38:12 udah salat dulu dua rakaat. 38:15 Ibu-ibu yang rindu kepada anak dan agak 38:18 khawatir anaknya sedang dalam perjalanan 38:20 atau apa 38:23 ya. Masyaallah. 38:26 Apalagi kalau ingat anak-anak itu 38:29 nantinya punya keturunan, punya 38:32 keluarga, kita doakan. 38:34 Dan doa kita tidak putus-putus. Seperti 38:37 Allah sebutkan dalam surah 38:40 Al-Furqan ayat 74. Ya Rabbana hablana 38:45 min azwajina wurriyatina 38:49 [mendengus] 38:50 qurr taun waja'alna lil muttaqina imam. 38:55 Jadi doanya bukan cuma untuk 38:58 anak-anaknya tetapi juga zuriah, cucu, 39:01 cicit dan seterusnya sampai tujuh 39:03 turunan. Masyaallah. Ya. Jadi, ikhwan 39:05 sekalian, 39:07 marilah kita membangun kesalehan seperti 39:10 yang dicontohkan oleh orang-orang saleh 39:12 dari golongan para nabi maupun 39:15 manusia-manusia yang saleh. Nah, 39:19 orang yang saleh berkahnya kesalahan itu 39:22 juga berimbas pada proses pendidikan 39:27 tarbiah atau pembangunan karakter. Orang 39:29 saleh itu 39:33 anak-anaknya dengar 39:37 apa yang diucapkan. Sekarang kan salah 39:39 satu yang dikeluhkan banyak orang tua 39:40 adalah, "Ustaz, gimana ya anak saya 39:42 enggak mau dengar ucapan saya? 39:45 Sering saya dengar begitu, Ustaz. Gimana 39:47 caranya supaya anak saya dengar nasihat 39:50 saya, ucapan saya gimana? 39:52 Itu banyak sekali." 39:54 Nah, orang yang saleh sama Allah dikasih 39:57 karamah. 39:59 Orang yang saleh ucapannya itu 40:02 didengar karena masuk ke dalam hati 40:04 anak. 40:05 Karena apa? Dia sendiri memang menjaga 40:08 kesalehannya. Coba. Ayo, Nak, kita salat 40:11 yuk. Kalau bisa salat jangan datang 40:15 ketika qat. 40:18 Kalau sudah kelihat kedengaran azan, ayo 40:21 jalan. Jangan nunggu komat baru datang. 40:23 Kamu pasti terlambat. 40:25 Anak yang diberi nasihat oleh orang tua 40:27 seperti itu. Orang tua yang saleh ya. 40:29 Lihat orang tuanya sudah jalan nih ke 40:31 masjid sudah azan. Allahu akbar. Allahu 40:33 akbar. Orang tua sudah jalan, dia sudah 40:35 punya wudu itu anak akan masyaallah 40:38 ayahku. Orang yang kata-kata dan 40:42 perbuatannya satu, tidak ada perbedaan. 40:47 Jadi dalam hati anak-anak tidak ada 40:49 ngomong omong-omong omelan-omelan gini. 40:52 Wah omdok nih bapakku 40:55 dia nyuruh 40:57 kita ke masjid anak-anaknya. Dia sendiri 40:59 masih asik lagi ngoprek mobilnya ya kan? 41:04 Iya. 41:05 Nah ini kesalehan itu memang membuat 41:08 seorang ayah atau seorang ibu mampu 41:12 untuk mengedepankan Allah 41:15 ya. 41:17 Betapa pun sibuknya dia. Ini hebatnya 41:20 berkahnya kesalehan. 41:22 Sehingga anaknya melihat, "Oh, ya ibuku 41:24 bagaimanapun, bagaimanapun 41:27 repotnya lagi masak, ada azan berhenti." 41:30 Ibuku lihat tuh matikan apa namanya? 41:33 Kompor. 41:34 Kompor. Ibu cuci tangan dan bersuci 41:38 langsung menghadap Allah. Ini lihat 41:41 bundanya sendiri. Masyaallah. 41:45 Perempuan yang salehat 41:47 apa ya tanda-tandanya? 41:51 Nah, perempuan yang salat itu ada 41:52 tandanya tiga. 41:55 Ayo, Bang Fauzi pernah kita bahas ya? 41:58 Iya. 41:59 Apa itu yang tiga ini? 42:04 Yang tiga ini pertama murka sama Allah. 42:07 Yang lekuk-lekuk tubuhnya kelihatan ya. 42:12 yang masih memperlihatkan bagian-bagian 42:15 yang haram diperlihatkan ya auratnya ya 42:19 itu taat yang pertama itu yang pertama. 42:24 Yang kedua, 42:26 yang orang perempuan salehah itu yang 42:30 menyejukkan pandangan mata suaminya. 42:33 Senang suaminya ngelihat dia karena 42:35 suaminya saleh. Senang lihat. Jadi, 42:38 masyaallah kalau ada seorang perempuan, 42:40 seorang istri yang suami salehnya itu 42:43 sudah enggak senang lagi melihat dia 42:44 karena ke kelakuannya yang jauh dari 42:48 rida suami. Ah, ini ini tanda-tanda 42:53 dia bukan perempuan yang salehah. 42:55 Suaminya malas ngelihat istrinya malas. 42:58 Kenapa? Ya Allah, Ustaz bukan dia enggak 43:01 cantik. cantik. Cuma 43:04 mata saya tidak sedap melihat dia. 43:10 Dicabut rasa nikmat, rasa sayang, rasa 43:13 rindu dari hati suami. Karena apa? 43:15 Memang perbuatan istrinya 43:17 yang jauh dari rida Allah. 43:21 Dan yang terakhir 43:24 ee perilaku seorang perempuan yang 43:26 salehah adalah menjaga kesuciannya. 43:30 Ketika suaminya pergi dari rumah, dia 43:32 tidak memasukkan siapapun laki-laki ke 43:35 dalam rumahnya. Ya, itu sudah tiga. Nah, 43:40 ini kalau tiga ciri kesalahan ini ada 43:43 pada seorang perempuan, selamatlah 43:45 perempuan itu. Ya, 43:49 dan selamatlah anak-anaknya, terutama 43:52 anak-anak perempuannya. Jadi kalau 43:54 misalnya 43:56 seorang istri mempertontonkan 43:58 ketidaktaatan, dia 44:01 membantah suaminya di depan anak-anak 44:03 perempuannya, itu contoh yang buruk 44:08 ya. Presiden yang buruk katanya ya. 44:11 [mendengus] 44:12 Sama suaminya membantah 44:15 suaranya lebih keras dari suaminya. Ah, 44:17 ini di hadapan anak perempuannya itu 44:19 adalah satu keburukan ya yang 44:22 dicontohnya, yang potensial dicontohnya. 44:25 Maka para ibu sekalian, ayo untuk apa 44:28 sih kita hidup kecuali mendapatkan rida 44:30 Allah dan rida Allah itu ada pada 44:33 ridanya suami 44:34 suami. Ya, 44:36 demikian ikhwan sekalian. Marilah 44:38 sama-sama kita berusaha. Nah, oh iya ada 44:41 yang mengingatkan saya, "Ustaz, gimana? 44:43 Jangan perempuan melulu yang di 44:46 yang diccer supaya jadi salehat. 44:50 Laki-laki gimana? Sama laki-laki bahkan 44:52 lebih dahsyat. 44:54 Laki-laki kesalehannya itu 44:57 bertingkat-tingkat. 44:59 Salah satu tanda kesalahan laki-laki 45:01 adalah melindungi kehormatan 45:04 perempuan-perempuan 45:05 di sekitarnya. Siapa itu? Ibunya, 45:09 saudara perempuannya, 45:12 istrinya. 45:14 anak-anak perempuannya dan juga kalau 45:17 dia punya ponakan perempuan itu termasuk 45:20 bagian dari kewajibannya paling tidak 45:23 mengingatkan ya. Jadi laki-laki yang 45:25 saleh itu 45:27 tuntutannya 45:30 kriterianya lebih 45:32 lebih besar daripada perempuan salehah 45:35 ya. Karena laki-laki punya tanggung 45:38 jawab yang besar ya. Maka siapa yang 45:42 paling wajib untuk menjadi pribadi yang 45:44 saleh dalam keluarga? Pertama harus 45:46 dijawab laki-laki, kepala keluarga, sang 45:48 suami, sang ayah. Baru yang kedua sang 45:52 istri, sang ibu. Ya, 45:56 demikian. Jadi kalau kata para ulama 46:00 ini, [berdehem] saya sampaikan ee bahwa 46:04 suami istri 46:06 yang saling membantu di antara keduanya 46:12 untuk mengasuh anak dengan kesalehan. 46:15 Kata para ulama, si anak akan tumbuh 46:17 dengan ketaatan dan tunduk kepada Allah 46:19 Subhanahu wa taala. 46:22 Ini yang di 46:24 sampaikan di dalam surah Al Imran ayat 46:27 ke-34. 46:28 Duryatan ba'duha min ba'din wallahu 46:32 samiun alim. Keturunan yang satu 46:38 diikuti pada keturunan yang lain. Ya. 46:41 Jadi suami istri itu membuahkan 46:44 keturunan, keturunan lagi dibangun di 46:48 atas kesalehan. Demikian ikhwan 46:50 sekalian. 46:52 Semoga Allah Subhanahu wa taala 46:54 menolong kita menjadi pribadi-pribadi 46:56 yang saleh dan salehah [mendengus] 46:59 menjadi contoh dan keberkahan buat 47:02 keturunan kita. Amin. Allahumma amin. 47:05 Asalamualaikum warahmatullahi 47:06 [mendengus] wabarakatuh. 47:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:08 wabarakatuh. Alhamdulillahirabbil 47:09 alamin. Jazakumullahiran kasiharun 47:10 ustaz. Semoga bermanfaat untuk ikhwan 47:12 akhwat. Nah, ternyata warisan untuk 47:16 keturunan keluarga sampai tujuh turunan 47:19 itu bukan harta ternyata kesalehan. 47:22 Semoga ikhwanat kita semua dapat berikan 47:25 warisan berupa kesalehan kepada 47:27 keturunan kita. Baik, demikian ikwan 47:30 awat tetap di radio silaturahim. Kami 47:33 akan segera kembali. 50:15 Alhamdulillahirabbil alamin. Terima 50:16 kasih Ikhwan Awat masih bersama Radio 50:19 Silaturahim. Saat ini Anda sedang 50:21 menyaksikan siaran live Hikmah Pagi 50:25 kajian keluarga Islami bersama Ustaz 50:27 Ahmad Saleh, Ustaz Afwan, Ustaz Agus 50:29 tentang 50:32 keberkahan kesalehan orang tua kepada 50:35 keturunannya. 50:37 [berdehem] 50:38 Dari tadi kita bahas Ustaz. Dari tadi 50:40 kita bahas saleh, Ustaz. Jadi ingat 50:42 Ustaz Saleh Saleh ya. Iya. 50:45 Eh, baik awat. Kita lanjutkan kembali 50:48 sesi kedua tanya jawab. E ada Ibu Aniha 50:52 Hani Hudaifah. Alhamdulillah menyimak. 50:55 Kemudian Bapak Arwin juga menyimak. 50:59 Kemudian ada Ibu Yuli Lestari. Ustaz, 51:04 terima kasih Ustaz. ilmu dan tausiahnya 51:08 banyak ilmu yang saya dapatkan. Semoga 51:11 bermanfaat untuk saya di dunia sampai 51:14 akhirat, Ustaz. 51:14 Amin. Allahum amin. 51:15 Doakan saya semoga saya bisa menjadi 51:19 seperti yang tadi ustaz sampaikan, 51:22 menjadi wanita yang salehah. 51:26 H 51:28 lanjut ustaz. Ada 51:33 pertanyaan dari Bapak Renaldi. 51:36 Asalamualaikum warahmatullahi 51:37 wabarakatuh. 51:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:38 wabarakatuh. 51:39 Mungkin ini yang nanya istrinya. Ustaz 51:41 boleh. 51:41 Ustaz mau tanya Ustaz saya pernah 51:44 mendengar kajian kalau istri yang kurang 51:48 taat sama suaminya tidak akan 51:51 mendapatkan anak-anak yang saleh dan 51:54 salehah, Ustaz. Itu apakah benar 51:56 demikian, Ustaz? Terima kasih. 51:58 Jazakumullah kir dari Jonggol. 52:00 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 52:02 shalli ala Muhammad wa ba'du. 52:06 Ada benarnya dan juga ada yang harus 52:09 dijelaskan pernyataan bahwa seorang 52:13 istri yang durhaka tidak akan 52:16 mendapatkan anak yang saleh. 52:21 Saya belum pernah mendapatkan se sebatas 52:25 yang saya ketahui, Pak. Karena ilmu saya 52:28 sangat terbatas, 52:30 belum pernah ada dalil di Quran maupun 52:32 di sunah ya, 52:34 bahwa seorang perempuan yang durhaka itu 52:38 pasti 52:40 tidak mendapatkan anak yang saleh. 52:44 Tidak ada kepastian seperti itu. Memang 52:45 ada di dalam surah at-Tahrim ya itu 52:49 disebutkan 52:50 ee 52:53 dua perempuan 52:56 istri para nabi. 52:58 Nabi Nuh dan Nabi Luth. 53:02 Durhaka dua-duanya ya. 53:07 Tetapi tidak ee memang ada 53:12 hubungannya kedurhakaan istri dengan 53:15 kedurhakaan anaknya Nabi Nuh. Ya. 53:20 Nah, tapi tidak serta-mata seperti itu. 53:23 Ada istri ya, ada istri yang durhaka 53:26 tetapi anaknya masih terselamatkan 53:29 dan memang istri yang durhaka ini memang 53:31 berbahaya. Memang harus saya sampaikan, 53:33 Pak. 53:35 Tapi bukan dalam arti secara biologis 53:37 istri yang durhaka kemudian menurunkan 53:39 anak-anak yang durhaka. Tidak. Lebih 53:41 kepada pengasuhan. 53:43 Lebih kepada pengasuhan. 53:46 Bayangkan 53:47 [mendengus] 53:49 anak itu lahir dengan fitrah yang suci 53:55 dan sangat dipengaruhi oleh bagaimana 53:57 cara pengasuhan 54:00 kedua orang tuanya, 54:02 apakah ayah ataukah ibu. 54:04 Kalau kedua-duanya saleh dan salehah, 54:08 insyaallah anak jadi saleh. Itu pun 54:11 tidak tidak pasti. 54:14 Karena banyak kita dapati ayahnya ustaz, 54:16 ibunya ustazah. Hm. Ayahnya ustaz, 54:20 ibunya ustazah. 54:21 Anaknya yang durhaka ada enggak? Ada. 54:25 Ada kejadian. itu ujian bagi kedua orang 54:27 tuanya yang saleh salehah. Itu tetap ada 54:32 kemungkinan seperti itu. Maka itu 54:35 pentingnya kita suami istri ini 54:39 teamwork-nya bagus, kerja samamanya 54:42 bagus, kedua-duanya saling menguatkan 54:45 dalam keimanan dan ketakwaan serta 54:46 kesalahan pada Allah. Bukan 54:49 terjadi yang sebaliknya. Si ayah kencang 54:53 supaya anaknya salat, si istri 54:56 kendor ya, tidak menguatkan 55:00 pendidikan yang sedang dilaksanakan oleh 55:02 ayahnya atau oleh suaminya. Ini terjadi. 55:06 Maka itu mungkin tidak berlebihan kalau 55:09 kajian yang ee didengar oleh Pak Renaldi 55:12 tadi ya. Tapi saya tidak mengatakan 55:14 kepastian 100% seperti itu saya menolak 55:17 juga. 55:19 Karena ada suami-suami yang masih saleh 55:22 ya 55:25 itu bisa menyelamatkan anaknya. 55:29 Bahkan ada kisah itu dua orang suami 55:32 istri rusak dua-duanya. Ini di Amerika 55:34 banyak terjadi 55:36 suaminya alkoholik, 55:39 suka 55:42 KDRT, kekerasan ya main pukul kepada 55:46 istrinya di depan mata anaknya. 55:50 Si istri begitu juga alkoholik. 55:53 Dua-duanya akhirnya 55:56 over alkohol. Ya, 55:59 si anak terselamatkan. 56:01 Dia kemudian diasuh dengan baik melalui 56:04 pengasuhan yang baik menjadi orang. 56:07 Dan di dalam di dalam dirinya 56:11 itu ada satu komitmen dia tidak akan 56:13 menyentuh alkohol karena kelihatan bahwa 56:16 kedua orang tuanya mati karena kecanduan 56:20 atau alkoholik. 56:23 ini terjadi. 56:25 Jadi tergantung kepada bagaimana kita 56:29 pengasuhan dan mungkin di atas-atasnya 56:32 ada orang tua yang saleh. Karena ini 56:36 tadi Nabi Ibrahim aja berdoa 56:41 supaya 56:43 anak-anak keturunannya saleh-saleh. Tapi 56:45 ada enggak yang 56:48 menyimpang? Ada. 56:51 Coba Bani Israil itu keturunan Nabi 56:53 siapa? 56:55 Nabi Ibrahim. Bani Israil dari siapa? 56:57 Nabi Yakub. 56:59 Itu keturunannya Nabi Ibrahim. Bani 57:01 Israil itu 57:04 jalurnya dari ibunda Sarah turunlah Nabi 57:07 Yakub. Kalau ibunda Hajar turunlah Nabi 57:11 Ismail. 57:12 Ismail. 57:13 Tapi dari ibunda Sarah turun Nabi Yakub. 57:16 Turun lagi Bani Israil yang kerjanya 57:18 sampai sekarang merusak. dunia itu 57:21 keturunan siapa? Nabi Ibrahim. 57:23 Apakah kemudian kita menyalahkan ee 57:26 orang tua, kakek moyangnya? Tidak juga 57:28 ya. Maka itu masyaallah 57:31 kesalehan ini memang ee satu privilege 57:35 ya dari Allah buat orang-orang yang 57:37 saleh. Tetapi hendaknya tidak berhenti. 57:41 Oh, orang nenek moyangku ee kiai kok 57:45 pasti aku jadi kiai. Enggak bisa begitu. 57:47 Bisa enggak anak anak kiai dijamin jadi 57:51 kiai? Gak. W kita lihat sekarang pada 57:53 kasus satu ormas besar yang sedang 57:55 berlangsung ya. E 57:58 anak-anak kiai malah Mbah Lelo. Betul 58:00 enggak? 58:01 Iya. 58:01 Betul. 58:02 Mohon maaf saya nanti diprotes orang 58:04 kalau lama-lama ngomong ini ya. 58:05 Iya. 58:06 Karena tidak semua 58:09 yang berlaku di dunia ini ya ada 58:13 kepastian kepastian semuanya terpulang 58:16 pada upaya kita, kerja keras kita 58:19 membangun keluarga. Ya, demikian ee 58:22 wallahuam bisa. Demikian Bapak Renali, 58:26 semoga dapat menjawab. Berikutnya 58:27 pertanyaan kedua dari Ibu Nurjanah binti 58:31 Madi Singapura. Ustaz, asalamualaikum 58:34 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 58:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:37 wabarakatuh. 58:37 Semoga Ustaz selalu sehat. Alham Ustaz 58:40 izin bertanya, Ustaz. Ee saya merupakan 58:44 salah satu saya merupakan nenek yang 58:48 selalu memaksakan cucu saya untuk 58:52 insyaallah menjadi orang saleh dalam hal 58:54 mengaji. Kemudian saya itu selalu 58:57 mengajarkan cucu saya mengaji dan 58:59 mempelajari ilmu agama 59:03 sebisa saya. Nah, kalau yang saya 59:08 lakukan ini adalah pemaksaan untuk demi 59:11 mendapatkan kesalehan bagi cucu saya, 59:14 benar atau sil sebaiknya seperti apa, 59:16 Ustaz? 59:18 Ya, bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 59:19 shalli ala Muhammad wa ala ali w ba'du. 59:22 Ibu Nurjana, terima kasih pagi ini Ibu 59:25 sudah mendengarkan kajian kita ya. 59:27 Iya, alhamdulillah. 59:28 Ee saya kira masih di 59:32 Australia, Bu. Rupanya sudah kembali ke 59:33 Singapura ya. Alhamdulillah. 59:37 Kita tempoh hari sempat ingin ketemu Bu 59:39 Nurjana ya di Singapura. Beliau sudah 59:42 nunggu-nunggu di pelabuhan cuma ada satu 59:45 halangan akhirnya enggak bisa ketemu 59:47 juga ya. Karena beliau orang yang sibuk 59:50 juga dibatasi waktu. Rupanya waktunya 59:54 yang kami arrange ee tidak memungkinkan 59:58 dan Allah belum mengizinkan ketemu ya 1:00:00 Ibu Nurjanah ya. 1:00:02 Ee 1:00:04 sebagai nenek itu satu kebaikan, Bu. 1:00:08 Sangat 1:00:10 ingin cucu-cucunya jadi saleh-saleh. Itu 1:00:14 suatu kebaikan. 1:00:16 Nah, sekarang ada kata pemaksaan ini ya 1:00:20 kan? 1:00:20 Iya. 1:00:22 Sebatas mana pemaksaan? 1:00:26 Kalau di dalam hadis 1:00:29 kita temukan perintah Nabi muru aum 1:00:32 bisah. 1:00:35 Perintahkanlah anakmu untuk salat ketika 1:00:37 mereka berumur berapa? 1:00:38 7 tahun. 1:00:39 7 tahun. 1:00:42 Dan kalau sudah berumur 10 tahun dia 1:00:44 tidak mau salat, kamu boleh memukulnya 1:00:47 kata Nabi sallallahu alaihi wasallam. 1:00:49 Tapi supaya tidak terjadi pemukulan 1:00:51 gitu, berarti dalam 7 ee 7 sampai 10 1:00:55 tahun, 3 tahun itu intensif ditanamkan 1:00:59 nilai-nilai 1:01:00 tentang salat, 1:01:03 nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. 1:01:06 Ya, jadi di situ ada pesan supaya 1:01:09 pengasuhan dan pendidikannya intensif. 1:01:12 Jangan setengah hati, harus dengan 1:01:16 program yang betul. Karena 1:01:19 kita memahami ada yang disebut dengan 1:01:23 critical period dalam perkembangan anak 1:01:27 atau masa-masa kritis. 1:01:30 Kalau masa kritis itu terlewati anak 1:01:32 tidak menguasai satu 1:01:36 ee kompetensi atau satu keterampilan, 1:01:40 maka agak sulit untuk ditutup pada 1:01:42 masa-masa berikutnya. Contoh belajar 1:01:44 bicara, Bu. 1:01:48 Belajar bicara ini harus distimulasi, 1:01:50 harus betul-betul sama keluarga di 1:01:52 sekitar anak itu 1:01:55 menstimulasi, merangsang untuk bicara. 1:01:57 Karena banyak kejadian 1:01:59 anak 1:02:01 terlambat 1:02:04 belajar bicara atau speech delay. 1:02:07 Akhirnya apa? 1:02:10 kemampuan verbalnya, kemampuan bicaranya 1:02:13 itu terlambat. Nah, ini disebut dengan 1:02:16 critical period. Dalam hal salat, 1:02:18 pendidikan salat, pendidikan spiritual, 1:02:20 mendikan ada terkait juga kewajiban 1:02:25 mengajarkan anak. Ada terkait juga 1:02:29 kewajiban mengajarkan anak apa? Pertama, 1:02:32 membaca Al-Qur'an. 1:02:35 Karena salat itu pakai bahasa Arab dan 1:02:39 di dalam salat ada satu kewajiban rukun 1:02:42 salat yaitu membaca surah alfatihah. 1:02:46 Sampai sekarang 1:02:49 tahsin al-Fatihah itu masih banyak 1:02:51 diminati orang karena banyak baca 1:02:53 al-Fatihahnya belum betul. Betul enggak? 1:02:56 Betul. 1:02:56 Iya. 1:02:59 itu baru al-Fatihah, belum surat yang 1:03:01 lain. Maka itu kewajibannya orang tua di 1:03:05 usia 7 sampai 10 tahun mengajarkan 1:03:08 salat, memastikan anak-anaknya bisa baca 1:03:11 Quran di usia itu ya. Dan kemudian 1:03:14 kedisiplinan 1:03:17 satu paket itu 1:03:19 fikih salat. 1:03:23 Jadi salat itu adalah fikihnya. 1:03:25 Ada syarat sah salat adalah menutup a 1:03:27 aurat. Berarti belajar aurat dong. Iya. 1:03:30 Kalau belajar aurat berarti belajar apa? 1:03:32 Thaharah. Belajar thaharah berarti 1:03:34 belajar perbedaan laki-laki dan 1:03:35 perempuan. 1:03:37 Itu satu paket. Jadi masyaallah Islam 1:03:40 itu 1:03:41 agama yang syumul, yang lengkap, yang 1:03:44 sempurna. Pelajarannya pun pelajaran 1:03:46 yang sempurna. 1:03:49 Ya, di situ ada fikih salat, ada adab 1:03:52 salat, ada akhlak salat. 1:03:55 Ya, masyaallah. Dan ada pelajaran tajwid 1:04:00 membaca Al-Qur'an. 1:04:02 Ya, demikian Bu Nur Janah. Jadi 1:04:05 pemaksaan ini mesti hati-hati Bu ya. 1:04:10 Pemaksaan akan jadi pemaksaan. Kalau 1:04:12 makin tua, makin tua itu jadi 1:04:13 dipaksakan. Tapi kalau masih awal-awal 1:04:16 anak usia 5 tahun sudah di dikenalkan 1:04:18 salat, diajari baca baca surah 1:04:21 Al-Fatihah, itu lebih mudah, lebih 1:04:24 lembut, lebih fleksibel, lebih 1:04:27 ee mudah untuk dibentuk ya. 1:04:30 Ya, mudah-mudahan kita semuanya 1:04:33 terhindar dari kata memaksa anak untuk 1:04:37 belajar sesuatu ya. Namun 1:04:40 menggantikannya dengan apa? Nasihat. 1:04:43 inspirasi, motivasi, dan yang tidak 1:04:46 kalah penting adalah keteladanan. Ya, 1:04:49 kita meneladankan anak salat pada 1:04:51 waktunya membaca Quran di waktu-waktu 1:04:56 yang terbaik bakda subuh dan bakda 1:04:59 magrib itu anak sudah ngelihat kan? 1:05:01 Iya. 1:05:01 Dengan melihat gitu. Karena anak belajar 1:05:04 itu lebih mudah dengan melihat 1:05:06 contohnya. Demikian Bu Nurjana. 1:05:09 Wallahuam bissawab. 1:05:10 Wallahuam bisawab. Demikian Bu Nurjana 1:05:12 semoga dapat menjawab. M baik Ustaz 1:05:15 sebagai penutup dan doa untuk kita semua 1:05:19 supaya kita bisa menjadi orang yang 1:05:21 saleh dan bisa menjadi teladan bagi cucu 1:05:24 kita Ustaz. 1:05:25 Iya. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:05:27 Bismillahirrahmanirrahim. 1:05:28 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 1:05:31 sholli wasallim wabarik ala nabiina 1:05:32 Muhammadin wa ala alihi wahabihi ajmain. 1:05:36 Allahumfir lil mukminina wal mukminat. 1:05:38 Amin. 1:05:39 Wal muslimina wal muslimat alahya minhum 1:05:43 amwat. Innaka samiun qorib mujibudq 1:05:46 hajat. Rbana innana samna munadi yunadi 1:05:51 lil imani anamuikum 1:05:53 faamna 1:05:55 rbanafirlanaubana 1:06:01 maal abrbana waina maana rasulika wzina 1:06:06 yaumalqiamah inaka 1:06:09 Allahnaqimahtinbanaqalbana 1:06:22 Am 1:06:23 allahum hablana 1:06:26 min azwajina 1:06:29 wqina 1:06:31 im Allahbana hablana minihin Allahumma 1:06:35 rabbana hablana minihin allahum rabbana 1:06:39 hablana minihin 1:06:41 allahum ain alaikrikaukrika 1:06:49 akar 1:06:53 maal abr ya aziz ya garabbal alamin 1:06:56 wasallahu ala muhammad wa 1:06:58 alhamdulillahiabbil alamin ikhwan 1:07:01 sekalian marilah kita tak henti-hentinya 1:07:04 berdoa di tempat kesempatan ya 1:07:08 amin 1:07:08 dan juga menambah ibadah-ibadah kita 1:07:10 terutama ibadah salat 1:07:12 dengan harapan Ya Allah menjadikan kita 1:07:16 orang yang saleh dan juga menolong 1:07:19 keturunan kita pun mewarisi kesalehan 1:07:22 itu ya keselan dari para nabi dan 1:07:25 orang-orang saleh. 1:07:27 Terima kasih. Asalamualaikum 1:07:28 warahmatullahi wabarakatuh. 1:07:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:31 wabarakatuh. Jazakumullah khairan k 1:07:32 ustaz. Demikian ikhwanawat semoga kita 1:07:35 dapat menjadi orang tua yang saleh dan 1:07:38 memberikan keteladanan kepada keturunan 1:07:41 kita. Saya Fauziul haqq mengucapkan 1:07:45 mohon maaf atas segala khilaf. Kita 1:07:47 tutup dengan subhanakallahumma 1:07:49 wabihamdika 1:07:50 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 1:07:53 wa atubu ilaik. Asalamualaikum 1:07:55 warahmatullahi wabarakatuh.