Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 Brazil 0:26 [musik] 0:28 Bismillahirrahmanirrahim. 0:30 Asalamualaikum warahmatullahi 0:31 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 0:33 rahimakumullah. Alhamdulillah 0:35 wasyukurillah hari ini kita dipertemukan 0:37 kembali di radio silaturahim 0:41 dan di acara jendela sekolah yang 0:45 mudah-mudahan mempersuasi kita semua 0:48 sebagai ayah bunda ataupun juga sebagai 0:50 pendidik ya. Tidak lupa salam selawat 0:52 kita lantunkan untuk junjungan umat 0:54 kekasih kita Muhammad Rasulullah 0:56 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 0:59 kita mendapatkan syafaat beliau dan 1:01 dipertemukan dengan beliau di saat yang 1:04 sangat kita rindukan di yaumil akhir. 1:07 Ikhwan akhwat di dalam perjalanan 1:11 putra-putri kita, anak-anak kita bahwa 1:14 memperkuat kemampuan kemudian 1:18 mempersiapkan langkah untuk ke depan ke 1:21 destinasi yang kita rindukan adalah 1:23 sesuatu yang benar-benar merupakan 1:26 bagian dari kerinduan kita ya. Nah, tadi 1:29 waktu di off air bahasannya kurang lebih 1:32 itu dan sudah hadir narasumber kita dari 1:39 SMA 1:40 IT Insan Mandiri 1:43 yaitu Bapak Widiandoko 1:47 Kasiarnodi Putro, ST, M.Pd. 1:51 Hangatnya dipanggil Pak Wiko yang sudah 1:54 hadir di sini. Asalamualaikum 1:55 warahmatullahi wabarakatuh. 1:57 Waalaikumsalam, Ibu Ning. Terima kasih. 2:00 Alhamdulillah sehat, Ibu. 2:02 Terus yang ada di sampingnya adalah Ibu 2:05 Neni Riana, SPD. JR ya nih mewakili 2:10 program apa nih kalau dari sekolah? 2:12 Cita. 2:12 Cita-cita. Baik. Dan hari ini ikhwan 2:17 akhwat, Save Your Future with SMA IT 2:20 Insan Mandiri Cibubur adalah topik 2:23 bahasan kita. Memasuki jenjang SMA, 2:28 perjalanan akademik anak-anak semakin 2:31 menantang. tidak hanya dituntut untuk 2:34 memahami pembelajaran di sekolah, siswa 2:37 juga perlu untuk mempersiapkan diri 2:40 menghadapi berbagai asesmen dan juga 2:45 seleksi menuju perguruan tinggi, kan. 2:48 Nah, karena itu persiapan tidak 2:50 seharusnya dimulai ketika ujian sudah di 2:52 depan mata, tetapi anak perlu dibekali 2:56 secara bertahap, secara terarah dan 2:59 sesuai dengan kebutuhannya. Terus gimana 3:02 dong? Bagaimana sekolah mempersiapkan 3:05 siswa-siswa kita menghadapi persiapan 3:07 seleksi masuk perguruan tinggi? Hmm, 3:10 inilah bahasan kita kali ini. Ee kita 3:13 akan simak dengan telinga jiwa, sepenuh 3:15 hati, sepenuh rasa bagaimana penjelasan 3:18 program enrichment class dari eh Bapak 3:22 Wiko yang kebetulan kepala sekolah ya. 3:24 Pantesan jarang kelihatan [tertawa] 3:25 sibuk. 3:27 Sebetulnya ee Pak Bo, apa sih yang 3:30 melatar belakangi sekolah kok 3:33 menghadirkan program ini enrichment 3:35 class untuk siswa? 3:37 Oke, terima kasih Ibu Ning. Ee jadi 3:40 sebenarnya mengapa kita membuat program 3:43 enrichment class untuk siswa? He. 3:46 Jadi, kami ingin mempersiapkan anak-anak 3:49 SMA untuk lebih siap dan lebih mengenal 3:52 model-model soal tes masuk di perguruan 3:56 tinggi seperti itu. Namun bukan itu saja 3:59 ee target kami bukan hanya perguruan 4:02 tinggi negeri, namun kami juga target 4:03 kami adalah ee lembaga lembaga 4:07 pemerintah ataupun lembaga-lembaga ee 4:09 kedinasan pemerintah itu sudah kita 4:12 persiapkan sejak awal ee terkait ingin 4:16 mereka arahnya ke mana. Seperti itu, Ibu 4:19 Ning. Jadi memang ee terkadang anak-anak 4:22 ini 4:24 mereka ingin masuk di sekolah kedinasan 4:27 ataupun di ee PTN. Nah, ini dua hal yang 4:32 berbeda ee jalurnya ya seperti itu. Maka 4:35 dari itu kita menghadirkan program 4:38 enrichment class untuk siswa dan ini 4:41 dimulai dari kelas 10 seperti itu 4:45 program ini. Jadi bukan hanya kelas 12 4:47 saja tapi ini kelas 10, 4:49 11 dan 12. di mana nanti tujuannya ini 4:52 adalah anak-anak benar-benar siap dan 4:54 matang baik secara kognitif maupun ee 4:59 emosional dalam menghadapi ujian masuk 5:01 seperti itu, Ibu Ning. 5:03 Jadi persiapan yang betul-betul akan 5:06 sangat membantu kebutuhan putra-putri 5:08 kita, ya. Terus bagaimana program ini 5:11 bisa membantu siswa mempersiapkan diri 5:14 untuk menghadapi TKA ya sekaligus juga 5:17 tadi disebutkan bagaimana untuk 5:19 kedinasan atau perguruan tinggi negeri 5:22 atau mempersiapkan strategi untuk SNBT. 5:27 Baik, terima kasih. Ee untuk menghadapi 5:30 strategi siswa-siswa ini memang kita 5:32 perlu mengenalkan terlebih dahulu 5:34 model-model soal SNBT, model-model soal 5:38 TKA, model-model soal kedinasan yang 5:41 mana ketiga model soal ini sama sekali 5:45 berbeda dengan apa yang dipelajari 5:48 sehari-hari. seperti itu. Yang mana kita 5:50 tahu untuk tka ini memang lebih banyak 5:53 soal untuk ee soal-soal pembelajaran 5:56 sehari-hari seperti itu, Bu Ning. Kalau 5:59 TKA, kalau untuk SNBT 6:01 untuk per tahun kemarin, tahun ajaran 6:04 tahun lalu ini ee dia tidak ada lagi 6:08 pembedaan kelas, yaitu tidak ada lagi 6:10 IPA, tidak ada lagi IPS. Semua siswa 6:13 mengerjakan soal yang sama, yaitu ini 6:17 soal-soal terapan. Ibu Ning. Nah, 6:19 soal-soal terapan ini tidak ada di 6:21 pembelajaran sehari-hari mereka para 6:23 siswa gitu. Maka dari itu nih kita 6:25 persiapkan di enreement yang mana nanti 6:28 tujuannya adalah mereka sudah tidak 6:31 kaget lagi ketika menghadapi jenis model 6:34 seperti ini. Ah, terkait kedinasan pun 6:38 kita tahu ya kedinasan ini soalnya 6:39 berbeda-beda tergantung ee sekolah 6:41 kedinasan mana nanti yang akan dituju 6:44 oleh siswa. Apakah siswa ini ingin ke 6:47 Stan ataukah ke AKMIL, Akpol dan 6:49 sebagainya. Nah, itu pun di kami ini ada 6:53 [berdehem] pemetaan terlebih dahulu 6:55 terhadap siswa-siswa yang mana mereka 6:58 ingin masuk untuk tujuan dari arah hidup 7:01 mereka seperti itu. Jadi memang yang 7:05 mana mereka ingin fokus nantinya untuk 7:07 ee ikut di sekolah kedinasan pastinya 7:10 kita persiapkan untuk tes kedinasan 7:13 seperti itu, Ibu Ning. He j mengikuti 7:17 untuk di jalur ee perguruan tinggi 7:20 negeri ini kita persiapkan yang pertama 7:22 pasti prestasi dulu. Jalur prestasi yang 7:25 kita persiapkan. prestasi ini nanti juga 7:27 selain enrichement ada juga program 7:29 tahfiz seperti itu. Lalu yang kedua kita 7:32 siapkan juga untuk program ee tes 7:35 tertulisnya seperti itu. Jadi harapannya 7:37 ini ee program ini harapan kami dan 7:42 alhamdulillah ini akan menjadi 7:43 sangat-sangat membantu siswa dalam 7:45 menghadapi persiapan ee TKA, SNBT 7:49 ataupun soal-soal kedinasan seperti itu, 7:51 Ibu Ning. He enrichment class luar biasa 7:55 sekali. 7:56 Ee tapi ngomong-ngomong mata pelajaran 7:58 apa aja sih yang ada di situ? 7:59 Oke, mata pelajarannya ini kita ada 8:02 matematika wajib seperti itu ya. Ini mat 8:05 wajib nih untuk soal IPA dan IPS ini 8:07 sama seperti itu. 8:09 Lalu nanti ada juga beberapa mapel 8:11 pilihan. Apel pilihan ini karena saat 8:14 ini sudah kelas 12 mereka sudah 8:17 penjurusan IPA IPS dan mereka harus 8:19 memilih dua mata pilihan pelajaran yang 8:22 akan diujikan, 8:24 difokuskan seperti itu. Nah, ini yang 8:26 kita ee ajarkan atau kita persiapkan ini 8:29 untuk IPA ada di fisika, kimia, biologi, 8:33 dan matematika pilihan seperti itu. 8:36 Untuk yang di IPS pun ada mata-mata 8:37 pelajaran IPS pun yang kita nanti 8:40 persiapkan untuk anak-anak untuk seperti 8:43 itu. Dan untuk kedinasan ini memang 8:45 sedikit berbeda. Untuk kedinasan ini 8:47 sudah kita siapkan nanti tes-tes seperti 8:49 kewarganegaraan ataupun tes numeriknya 8:52 seperti itu. Itu di program management 8:54 semua kita ee persiapkan anak-anak untuk 8:57 mengarah ke sana. Ibu Ning. 8:59 Iya. Jadi kebayang ya ikhwan akhwat 9:02 sementara kalau perbedaannya 9:06 ee antara enreement kelas ini dengan 9:09 mata pelajaran kalau yang tadi 9:11 disebutkan atau dengan yang lain seperti 9:13 apa tuh? Oke. Kalau di kelas memang dia 9:16 ini kan based on textbook ya, sudah ada 9:18 bab-babnya misalnya untuk matematika 9:20 wajib, ada bab ee trigonometri, 9:24 eksponen, logaritma seperti itu. Namun 9:27 pada kenyataannya nanti ee ketika mereka 9:31 memasuki ee dunia kampus, tes dunia 9:34 kampus, tes perguruan tinggi negeri, dan 9:37 tes kedinasan, 9:38 ee lebih banyak soal-soal yang 9:41 diterapkan adalah soal-soal matematika 9:43 terapan, terapan kehidupan sehari-hari 9:45 seperti itu. Nah, jadi di sini ee kita 9:49 mencoba mengenalkan soal-soal tadi dan 9:52 nanti di enrichement ini 9:55 he 9:55 ee dia ini lebih bisa siap Bapak Ibu 9:59 nih. Jadi perbedaannya itu kalau di 10:01 kelas yang biasa, kelas reguler ya 10:03 itu based on books seperti itu. Kalau di 10:06 enrichement kita sudah fokus tujuan mana 10:08 yang akan dicapai oleh siswa. 10:10 Apakah dia kedinasan ataukah ke 10:12 perguruan tinggi negeri seperti itu. 10:14 Heeh. Itu bedanya jadinya. 10:16 bisa membedakan 10:19 bagaimana kerinduan atau keinginan 10:21 anak-anak itu kemudian memetahkan 10:22 kemampuan mereka itu juga jadi bagian 10:25 yang diperjuangkan ya. 10:26 Betul. Ya, betul sekali Bu Ning. Jadi ee 10:28 memang di kita ini ee pertama kita akan 10:32 mengarahkan ee profesi apa anak ini 10:34 nanti ke depannya seperti itu. Lalu 10:36 kedua kami juga ada tes ee psikotes 10:40 nanti untuk anak ini ee dalam 10:43 pembelajaran nanti anak ini akan lebih 10:45 condong ke arah mana. Seperti itu pun 10:48 kita juga ada koordinasi dengan orang 10:51 tua seperti itu. Apakah orang tua ini 10:54 sudah mempunyai rencana-rencana atau 10:57 mempunyai harapan-harapan terkait ee 10:59 putranya yang bersekolah di sini? Itu 11:02 pun nanti kita akan coba berkoordinasi 11:04 dengan orang tua. Nah, di sini pun ee 11:07 fungsi sekolah ini kita harus pastinya 11:09 harus memetakan Ibu Ning. Jadi seperti 11:11 itu ya. Jadi memang ee tidak semua anak 11:14 ini sama, tapi yang pasti kita 11:17 ee tekankan di SMA Insan Mandiri ee 11:22 semua anak itu adalah bintang seperti 11:24 itu. Jadi tugas kami di sini adalah kami 11:27 mencari potensi dan kekuatan tiap anak 11:31 seperti itu, Ibu Ning. Jadi ee ini 11:34 memang tugas yang tidak mudah untuk 11:35 kami. Ini tantangan berat, tantangan 11:37 besar buat kami ya. ee di mana kami 11:39 harus mencari potensi dan kemampuan anak 11:42 itu yang berbeda-beda. Dan maka dari itu 11:45 pun kami tidak pernah memaksa anak, tapi 11:48 ee kami memfasilitasi dan mengarahkan 11:52 anak. Seperti itu, Bu Ning di dalam 11:54 kegiatan ini. 11:55 Keren banget ya, Ikhwan Akhwat. Karena 11:57 kalau kita tahu kemampuan anak kita itu 12:00 pengarahannya juga akan jadi jauh lebih 12:03 tepat. Sementara selain kemampuan 12:06 akademik ini, enreement class juga bantu 12:10 siswa-siswa kita untuk membangun sesuatu 12:13 yang di luar ilmu tapi kepercayaan diri 12:15 atau mungkin juga kesiapan mental 12:18 menghadapi ujian gitu. 12:19 Betul sekali, Ibu. Jadi ee tentunya 12:22 kalau kita mempunyai persiapan yang 12:24 lebih matang ya, Ibu ya, ini akan 12:27 membuat kita lebih percaya diri dalam 12:28 menghadapi ee tes-tes yang akan 12:31 dilakukan seperti itu. Apalagi juga 12:33 nanti ee kesiapan kita pun siswa ini 12:36 dengan program enrichment karena mereka 12:38 terbiasa sudah mengerjakan program yang 12:41 kita berikan di mana standar-standar 12:44 soalnya ini sudah sesuai dengan apa yang 12:46 akan mereka ujikan. Heeh. 12:47 Itu tentunya nanti akan jadi masalah 12:49 untuk mereka ke depannya seperti itu 12:51 dalam ee menyelesaikan soal-soal tadi. 12:53 Itu Bu Ning. 12:55 Dan sejauh ini selama ee perjalanan 12:58 bagaimana enreichement class ini 13:00 berlangsung, kira-kira sudah terlihatkah 13:03 perkembangan pada anak-anak yang ee di 13:06 dalam 13:07 lingkaran ini? 13:08 I baik. Ee alhamdulillah ee anak-anak 13:11 sudah banyak mengalami peningkatan dalam 13:14 hal ee tadi ya tes-tes yang tadi 13:17 semenjak ada enrichement ini yang mana 13:20 ee kemarin pun sudah ada tryout dari 13:23 suatu lembaga bimbel. Nah, itu pun ee 13:26 terlihat sudah peningkatan nilainya yang 13:28 kita nilai cukup signifikan Ibu Ning. 13:31 Berarti alhamdulillah ini kerja keras 13:32 anak-anak juga. Jadi dengan program ini 13:35 pun nanti karena mereka sudah mengetahui 13:37 model soalnya seperti apa dan mereka pun 13:39 tidak tidak kaget pasti Bunding ya dan 13:42 karena mereka sudah biasa belajar dan 13:44 biasa menyelesaikan soal-soal tipe yang 13:47 apa yang mereka sudah biasa kerjakan 13:49 sehari-hari seperti itu. Buning. 13:53 Keren banget ya. Sekali lagi ee ikhwan 13:55 akhwat, ayah bunda di rumah, kalau 13:57 mendengar ini pasti eow betapa bantuan, 14:02 dukungan dari sekolah untuk membuat 14:04 anak-anak memilih ee sesuatu yang sesuai 14:07 dengan minat dan kemampuannya luar biasa 14:10 sekali. Tapi sebetulnya apa yang 14:12 dimaksud dengan desain cita-cita nih ada 14:15 istilah yang juga kita dengar ya yang 14:18 melatar belakangi sekolah bikin program 14:22 ini itu ee untuk para siswa 14:27 itu kira-kira apa ya? 14:28 Oke. Ee jadi sebenarnya kita punya 14:32 program desain chatscat juga nih Ibu nih 14:34 yang di SMA Insan Mandiri ya. Selain 14:36 program ee enrichement class, ee apa sih 14:39 yang dimaksud dengan desain cita-cita 14:41 ini? yaitu di mana ee siswa itu mereka 14:44 membuat ee perencanaan terkait ee ingin 14:49 menjadi apa mereka nanti perjalanannya, 14:51 roadmap-nya seperti apa. Itu mereka 14:53 membuat dari ee kelas 10 itu seperti 14:57 itu, Bu Ning. Jadi ee kami benar-benar 15:00 ee mengawal guru-guru di sini mengawal 15:02 dan mengarahkan anak-anak ee terkait ee 15:06 program desain cita-cita ini. Karena 15:09 beberapa 15:10 kasus Ibu Ning ya seperti ee banyak anak 15:14 yang merasa ketika sudah kuliah di 15:16 jurusan 3 atau jurusan 4 mereka merasa 15:18 oh ternyata salah jurusan seperti itu. 15:20 [tertawa] Jadi ada latar belakang 15:22 seperti itu. Jadi mereka kadang-kadang 15:23 ketika penjurusan ini ikut dengan 15:26 temannya seperti itu nanya ee temannya 15:28 jurusan apa? dia belum tahu arahnya mau 15:30 ke mana. Ee dia ikut-ikutan dan 15:33 setelah-setelah mereka menjalani dunia 15:35 kampus ternyata tidak sesuai dengan 15:37 ekspektasi mereka. Ternyata ee 15:39 passion-nya siswa itu bukan di situ. 15:42 Nah, kita ini ingin meng meng apa ya? 15:46 mengurangi, mereduksi kejadian 15:48 kasus-kasus seperti ini dengan salah 15:49 satunya dengan program desain cita-cita 15:52 ini. Jadi, anak-anak itu benar-benar 15:54 sudah tahu gambaran dan arah serta e 15:57 planning ke depannya apa saja yang akan 15:59 dilakukan untuk mereka mencapai 16:02 cita-cita yang mereka tujukan. Seperti 16:04 itu, Bu Ning. 16:06 Iya. Kebayang ya ikhwan akhwat kalau ini 16:09 adalah 16:10 satu apa ya lingkaran yang luar biasa 16:13 bagi anak-anak kita untuk tahu mau ke 16:16 mana dan melangkah apa. Nah ee saya ke 16:19 Ibu Neni Riana pengin tahu deh rangkaian 16:23 desain cita-cita yang dilaksanakan di 16:26 sekolah itu yang sudah berlaku sekarang 16:28 ini seperti apa? 16:29 Baik, terima kasih Ibu Ning untuk 16:31 pertanyaannya. Jadi mungkin tadi sudah 16:33 dijelaskan panjang dan lebar oleh Pak 16:35 Wiko ya, Ibu, terkait apa sih itu ee 16:38 desain cita-cita. Jadi, desain cita-cita 16:41 ini memang adalah sebagai rangkaian 16:44 anak-anak tuh merangkai mendesain 16:46 cita-cita mereka dan dipersiapkan dari 16:48 kelas 10 sampai dengan kelas 12 seperti 16:51 itu. Nah, adapun yang disampaikan oleh 16:53 Pak Wiko tentang enrichment, nah itu 16:56 sebenarnya adalah bagian dari rangkaian 16:58 cita-cita itu sendiri, Muning. Jadi 17:00 kalau boleh saya jelaskan dari awal 17:02 adalah di mana siswa pertama kali 17:04 menjadi siswa baru di SMA IT Insan 17:06 Mandiri Cibubur, mereka itu akan kita 17:09 kenalkan dahulu apa sih itu desain 17:11 cita-cita? Mengapa perlu, sepenting apa 17:15 dalam kehidupan kita nanti. Seperti itu. 17:18 Nah, biasanya anak-anak kelas 10 ini Bu 17:20 Ning kalau ee baru masuk kalau kita 17:22 tanya nanti cita-cita mau jadi apa? 17:24 Terus pengin ke mana? kuliah di mana, 17:26 melanjutkan ke mana, pasti jawabannya 17:29 enggak tahu, belum tahu, tanya orang 17:32 tua. Masih seperti itu. Tetapi nanti 17:35 kita di awal kita akan membuka mindset 17:37 dulu daripada anak-anak saleh ini. Jadi, 17:40 yuk Kak, kita akan telisik dulu kita 17:43 guru membantu seperti itu. Yang pertama 17:46 ee kita membuka mindset mereka dulu 17:47 tentang desain cita-cita. Kemudian 17:49 selanjutnya kita ada rangkaian tes Ibu 17:51 Ning. Jadi kita ada tes MIR multiple 17:54 intelligent research dan juga tes DIISC. 17:57 Di mana tes MIR ini yang pertama untuk 18:00 menentukan ee mengetahui potensi apa. 18:03 Tadi kan sudah disampaikan Pak Wiko juga 18:05 ya bahwa anak-anak ini jangan sampai 18:07 salah jurusan seperti itu. Nah, maka 18:09 potensi mereka itu ada di mana? Bakat 18:11 dan minatnya seperti apa? Nah, nanti 18:14 dari Tesmir ini pun nanti akan juga 18:16 merujuk Ibu Ning ee kira-kira mereka ini 18:20 nanti cocoknya untuk ee jurusannya apa 18:23 saja seperti itu juga ada. Kemudian tes 18:26 DIISC ini adalah karakteristik daripada 18:28 mereka. Berarti seperti apa sih saya? 18:31 Berarti kalau nanti saya ambil jurusan 18:33 ini, saya harus seperti apa langkahnya, 18:35 apa yang harus saya lakukan kira-kira 18:37 ini nanti cocok enggak dengan saya? 18:38 Seperti itu. Nah, setelah itu mereka 18:40 membuat roadmap. Buing. Jadi, oke 18:43 berarti saya akan menentukan pilihan 18:46 saya akan menjadi profesi ini. Kemudian 18:48 nanti saya akan masuk ke universitas 18:51 ini. Kemudian saya akan ee 18:55 apa aja yang akan saya lakukan untuk 18:58 nanti setelah SMA saya bisa masuk ke PTN 19:01 yang ataupun perguruan tinggi yang akan 19:03 saya capai. Nah, nanti dibantu juga oleh 19:06 coach 19:07 Ibu Ning. Jadi kalau di sekolahan lain 19:09 mungkin ada ee Bapak Ibu guru wali, 19:12 kalau di kami namanya coach gitu. Jadi 19:14 kami akan meng-coaching setiap siswa. 19:16 Jadi kalau di SMA IT Insan Mandiri di 19:18 Cibubur, tugas dari seorang guru itu 19:22 tidak hanya mengajar dan mendidik, 19:23 tetapi kami juga sekaligus menjadi guru 19:26 BK mereka. He. 19:27 Jadi beban ini tidak kita serahkan hanya 19:29 kepada guru BK Buing, tapi kita setiap 19:32 guru kita menjadi coach dari beberapa 19:34 siswa seperti itu. Nah, kemudian setelah 19:37 dari sini yang kita coach tidak cuman 19:39 siswanya Bu Ning, tapi juga orang tua. 19:42 Karena kadang ada pilihan anak tidak 19:45 sesuai, belum sinkron dengan pilihan 19:48 orang tua. Maka di sinilah kami hadir. 19:51 Kemudian kami memberitahu tentang 19:53 seperti ini. Ananda. Anandanya juga 19:55 menyampaikan nanti ada yang namanya 19:57 SLPC. Siswa itu menyampaikan Ibu Ning 20:01 bahwa mereka pengin jadi apa, 20:03 roadmap-nya mereka seperti apa, itu 20:05 menyampaikan langsung ke orang tua. Nah, 20:07 nanti di sana orang tua akan bisa 20:09 menanyakan secara langsung berarti 20:10 persiapannya seperti apa. Kamu nanti 20:12 harus bagaimana di kelas 10, 11, dan 12. 20:15 Di mana roadmap ini, Ibu Ning, ini harus 20:19 ee mereka lakukan. Jadi, sebagai apa ya? 20:22 eh desainnya mereka. Jadi kelas 10 saya 20:26 mau ngapain aja, kelas 11 mau ngapain 20:27 aja, kelas 12 mau ngapain aja. Nah, maka 20:30 dari itu adalah hadirlah program 20:32 enreachment tadi ini untuk membantu. 20:34 Jadi apa yang sudah mereka desain itu 20:38 tetap ada koridornya. Jadi itu sebagai 20:41 pengukur Ibu Ning. Kalau saya ingin 20:44 seperti ini, oh kalau saya ingin masuk 20:45 jurusan teknik misalkan di ITB, maka 20:48 saya harus nilainya sekian. 20:50 Rata-rata rapot saya harus sekian. Nah, 20:52 nanti ini sebagai pengukur enrichment 20:54 ini saya sudah mencapai belum? Kalau 20:57 belum apa yang harus saya lakukan lagi? 20:58 Seperti itu. Nah, itu rangkaian awal 21:00 dulu. Terus kemudian kita juga ada yang 21:02 namanya maestro class. 21:04 Misalkan ingin menjadi dokter, maka di 21:07 kami di tahun 2 tahun ini Ibu Ning itu 21:10 sudah melakukan yang namanya maestro 21:11 class dan program magang. Jadi, maestro 21:14 class ini kita menghadirkan tenaga ahli 21:16 datang ke sekolah. Jadi misalkan ada 21:18 sekian profesi anak-anak pengin jadi 21:20 dokter, guru, ee terus kemudian 21:24 engineering seperti itu. Kita hadirkan 21:26 tokoh-tokohnya sesuai dengan profesi 21:29 yang memang dicita-citakan oleh Ananda. 21:31 Nah, mereka bisa bertanya 21:32 sebanyak-banyaknya di situ. Kira-kira 21:34 apa aja sih yang harus dilakukan? Terus 21:36 kerjaannya ngapain aja? Seperti itu. Itu 21:38 di Maestro Class. Kemudian ada program 21:41 magang atau observasi. Nah, di sini 21:43 setelah anak-anak mengetahui bahwa oh 21:46 seperti ini ternyata profesi yang akan 21:48 saya minati, mereka langsung terjun ke 21:50 lapangan Bu Neng. 21:51 Gitu. Jadi kalau yang kedokteran ke 21:53 rumah sakit, ahli gizi ada yang ke 21:56 puskesmas engineering ada yang kemarin 21:58 kita bekerja sama dengan Telkom, 22:00 kemudian untuk HI kita kemarin ada ke 22:02 kementerian ee seperti itu. Jadi mereka 22:05 ngalamin apa yang oh ternyata nanti 22:07 begini seperti itu. Nah dari situ jadi 22:10 pengalaman mereka kemudian barulah 22:14 nanti mereka menyampaikan itu kepada 22:15 orang tua mereka bahwa kesiapan mereka 22:17 seperti ini dan nanti akan 22:19 dipertanggungjawabkan oleh mereka 22:20 sendiri. kami Bapak Ibu guru benar-benar 22:23 menjadi coach, menghantarkan mereka, 22:25 memfasilitasi mereka. Kemudian apa yang 22:28 menjadi kendala kita berusaha untuk ee 22:31 bersama-sama mencari solusi bersama 22:33 seperti itu. Dan tak luput ini harus 22:35 perlu dukungan dan sinergisitas dari 22:37 orang tua juga Bu Ning seperti itu. 22:39 Iya. Jadi, ikhwan Akhwat, betapa 22:41 pentingnya dukungan orang tua atas 22:44 kebutuhan kerinduan anak-anak kita di ee 22:50 apa ya di disatukan. Kemudian juga 22:54 bagaimana anak-anak jadi mengenal diri 22:57 sendiri ya lewat acara ini. Karena kalau 23:00 siswa bikin rencana kemudian ada RAM 23:02 mat-nya seperti yang tadi dibilang dan 23:04 itu mulai dari kelas 10, 11, 12 luar 23:07 biasa banget. Tapi ngomong-ngomong di 23:08 program ini ee tadi kan disebutkan ada 23:11 coaching tertentu dari tokoh-tokoh yang 23:13 memang ee ada di si maestro kelas itu. 23:16 Emm 23:18 yang dilakukan guru bersama dengan siswa 23:20 terkait dengan ini. 23:21 Heeh. Jadi nanti ee 23:24 narasumber atau tenaga ahli ini akan 23:27 menyampaikan terlebih dahulu. Buning, 23:28 ternyata saya dulu untuk mencapai di 23:31 titik ini yang saya lakukan betul yang 23:34 saya lakukan adalah seperti ini, seperti 23:35 ini. Itu sebagai gambaran 23:37 kepada siswa dan kami guru berarti nanti 23:39 akan memotivasi mereka. Kemudian juga 23:42 ditanamkan kepada siswa. Biasanya ni 23:43 siswa bertanya Bu Ning 23:44 he 23:45 ee kerjaannya ngapain aja? Seberat apa? 23:48 Nah, gitu. Nah, jadi ini penting sekali. 23:51 iya betul gitu sesuai dengan profesinya 23:54 masing-masing Bu Ning seperti itu. Nah, 23:56 jadi mereka boleh bertanya sedetail 23:58 mungkin kepada ee narasumber ataupun 24:01 ahli ini. Nah, ini akan sangat membantu 24:03 mereka untuk mereka ini lebih jelas lagi 24:07 dan lebih terukur untuk berarti saya 24:09 harus bertindak seperti apa. Karena dari 24:11 kelas 10 enggak bisa kita hanya 24:13 main-main aja. Saya tanamkan itu ke 24:14 anak-anak bahwa enggak bisa ya, Kak. 24:16 Kalian serius di kelas 12 aja, kelas 11 24:19 dan kelas 10-nya main-main tidak bisa. 24:21 Kenapa? 24:22 karena ada sudah ada banyak gambaran, 24:25 banyak informasi literasi yang sudah 24:27 mereka dapatkan Bu Ning seperti itu. 24:30 Jadi ini membuat pacuan mereka, lecutan 24:32 mereka untuk berarti harus benar-benar 24:34 serius dari kelas 10 seperti itu. 24:38 Menghadirkan narasumber melalui maestro 24:41 kelas ini ee pasti dirindukan oleh semua 24:45 anak bahkan juga semua ayah bunda ya 24:47 karena akan sangat membantu sekali. Nah, 24:50 ee sebetulnya apa sih yang ingin 24:52 ditanamkan sekolah lebih detail lagi 24:54 kepada anak-anak terkait dengan program 24:56 ini? Dengan program ini kita ingin 24:58 mengharapkan bahwa anak-anak ini mereka 25:01 ini tahu 25:03 sejauh mana mereka ini dalam belajar, 25:06 kemudian mau ke mana arahnya, terus 25:10 kemudian mereka tahu seberapa ee 25:15 hambatan, tantangan yang harus nanti 25:18 mereka lalui untuk melalui proses yang 25:20 mereka akan ee tempuh nanti Ibu Ning. 25:23 Seperti itu. Jadi mereka tidak 25:27 menggampangkan ya gitu dari awal gitu. 25:31 Jadi ada gambaran secara pasti, ada 25:34 pengalaman-pengalaman yang dibagikan 25:36 oleh maestro-maestro kita ini seperti 25:39 itu sesuai dengan profesi mereka yang 25:42 akan mereka ee inginkan nanti. 25:44 Jadi observasi profesinya ini 25:47 betul-betul jadi bagian yang 25:49 terpenting 25:50 penting di dalam proses ini ya. karena 25:52 mereka mendapatkan pengalaman 25:55 dan juga kalau profesinya ini harus bla 25:58 bla bla bla bla bla itu tahu banget. 25:59 Iya. Karena kan nanti juga ada di magang 26:01 itu mereka lebih detail lagi. Jadi 26:03 mereka itu ada dalam 5 hari 26:05 Ibu Ning itu tuh mereka kurang lebih ya 26:07 mereka ada di satu tempat yang akan 26:10 mereka nanti menjadi profesi itu. 26:13 Iya. Mereka jadi tahu, oh kendalanya di 26:14 sini yang dilakukan ini, maka harus 26:17 seperti ini. Jadi ini bisa memantapkan 26:19 siswa dan juga orang tua, Bu Neng. 26:22 Mantap 26:22 gitu. 26:23 Jadi, ikhwan akhwat, kalau anak-anak 26:26 sudah tahu kerinduannya apa dan mereka 26:29 sudah belajar, kita yang merindukan anak 26:31 kita jadi pilot padahal mereka maunya 26:33 jadi dokter dan setelah observasi tadi 26:35 memang ke situ kita yang harus ngalah ya 26:37 [tertawa] orang tua gitu ya. Heeh. Oke, 26:40 jadi dengan kegiatan observasi profesi 26:44 ini, Ikhwan Akhwat, insyaallah akan 26:46 lebih memudahkan langkah anak-anak kita. 26:48 Kembali ke Pak Wiko nih. Kalau ee 26:51 didesain cita-cita Pak Wiko di tahun 26:54 ajaran baru kan terintegrasi juga dengan 26:57 ee program itu ya, project based on 26:59 Quran juga kan. Ada juga literasi Baitul 27:03 Maqdis. Kemudian akhirnya tentu saja 27:06 kalau enggak salah ada expo eksibisian 27:08 segala ya. Nah, kira-kira 27:10 boleh tahu dong produk seperti apa sih 27:12 kira-kira yang akan dibikin oleh 27:14 anak-anak? Tadi aku lihat gambar sih eh 27:16 apa tadi? [tertawa] 27:19 Iya. Iya. Oke. Ya, untuk tahun ini 27:22 memang kami juga sudah terintegrasi ya 27:26 untuk program desain cita-cita ini 27:28 terintegrasi dengan projek based on 27:31 Quran seperti itu, literasi Baitul 27:33 Maqdis dan nanti ee di mana pada akhir 27:37 step di semester ini mereka akan mencoba 27:41 ee membuat expo terkait produk apa yang 27:45 sudah dibuat oleh mereka. M walau untuk 27:48 produknya memang ee jadi nanti 27:50 sebelumnya sudah dijelaskan oleh Bu 27:51 Riana di desain cita-cita ini mereka 27:54 merencanakan ingin menjadi apa seperti 27:57 itu. 27:57 Nah, 27:58 di projjectnya yang bas Quran mereka 28:02 akan membuat project yang bersinggungan 28:05 dengan apa yang mereka cita-citakan 28:08 seperti itu, Bu Ning. Jadi misalnya 28:10 seperti ini. Nanti kita akan untuk ee 28:13 based on Quran kita akan ada membuat 28:16 project ee membuat ee karya board 28:19 interaktif. 28:20 Hm. 28:21 Heeh. Seperti itu board interaktif. Nah, 28:23 di sini kita akan ee memetakan tadi 28:27 anak-anak tadi yang misalkan mereka 28:30 ingin menjadi seorang ee engineer atau 28:34 di bidang IT, berarti mereka nanti akan 28:37 bergerak ee di bidang yang akan mereka 28:40 pilih seperti itu. Bahkan pun nanti ada 28:43 yang ee anak ini menyukai bidang desain 28:48 seperti itu. Jadi, anak ini akan 28:50 mendesain produk akhirnya seperti apa. 28:52 Jadi intinya 28:54 selain tadi desain cat cipta ini 28:56 buuning, 28:57 mereka akan membuat sebuah startup 28:59 kelompok, sebuah perusahaan mini 29:01 perusahaan kecil itu nanti di mana di 29:03 dalamnya ini banyak ee profesi-profesi 29:06 dari beragam siswa, santri yang sudah 29:08 mereka inginkan seperti itu. Ee untuk 29:14 fokusnya ke mana kita? untuk fokusnya 29:16 mungkin di bidang ee teknologi dan 29:19 robotika seperti itu, Buning. Jadi nanti 29:22 untuk produknya ini memang lebih 29:23 mengarah ke bidang ee teknologi dan ke 29:26 robotik seperti itu untuk 29:29 produk-produknya. E mungkin nanti jika 29:33 waktunya memungkinkan, nanti di akhir 29:35 segmen kita akan coba ee kasih gambaran 29:39 bahwa ee produk desain seperti apa. Ee 29:43 kita akan simulasikan sebentar mungkin 29:44 Bu Ning. 29:45 Iya. Jadi, Ikhwan Akhwat kita bakal 29:46 lihat nih kira-kira apa yang sudah di 29:49 gambarkan dan ya seperti apa nanti ya. 29:53 Dan sebelum ke 29:56 Bu Riana lagi, kayaknya yang tadi kita 30:00 tunggu sudah datang deh. 30:01 Iya. 30:02 Yaitu salah satu dari sosok yang memang 30:05 sudah kita nantikan yaitu Bapak 30:10 Sanggra Patra Buana. 30:13 Akrab dengan Mister Angga. S-nya hilang 30:16 ya kan Sangra jadi Angga. yang di dalam 30:20 data yang aku terima tadi itu beliau 30:23 adalah em hadir dengan mewakili program 30:27 English as a second language. Boleh 30:31 pinjamkan mikrofonnya. 30:35 Oke. Asalamualaikum warahmatullahi 30:37 wabarakatuh. 30:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 30:40 wabarakatuh. 30:41 Ada kegiatan yang enggak bisa ditinggal 30:43 ya. Oke. Terus tadi kan saya bilang ada 30:47 English as a second language. Itu 30:50 diterapkan di sekolah Insan Mandiri 30:53 Cibubur. Kira-kira bisa digambarkan 30:55 enggak sih? 30:57 Baik. Ee bismillah. saya coba jelaskan 31:00 terkait dengan ee apa itu ISL diterap 31:04 dan kenapa diterapkan di 31:06 SMA IT Insan Mandiri Cibubur. Jadi ISL 31:09 itu adalah salah satu wadah kemudian 31:12 juga program habituation kemudian 31:14 program pembiasaan anak-anak untuk 31:17 berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris 31:19 di lingkungan sekolah. Heeh. 31:21 Nah, ini pun juga salah satu program 31:23 yang memberikan kesempatan kepada siswa 31:26 untuk berpraktik menggunakan bahasa 31:29 Inggris selain daripada belajar teori 31:31 yang sudah dilakukan di dalam kelas. 31:33 Karena ee esensi daripada pendidikan itu 31:36 selain mereka belajar kognitif juga 31:38 mereka harus mengimplementasikan dan 31:40 mempelajari keterampilan. Nah, 31:42 keterampilan inilah yang ISL bangun agar 31:45 supaya anak-anak bisa mendapatkan 31:47 kesempatan menggunakan bahasa Inggris ee 31:51 di lingkungan sekolah. Kemudian juga ee 31:53 meningkatkan kepercayaan diri di ee 31:57 ketika anak-anak memberikan ee persepsi 31:59 atau pendapat menggunakan bahasa 32:00 Inggris. Jadi, bisa dibilang ISLHD di 32:03 sini adalah memberikan kesempatan kepada 32:06 siswa untuk berlatih ee berkomunikasi 32:10 menggunakan bahasa Inggris. 32:12 Jadi kesehariannya kalau bisa pakai itu 32:14 gitu ya, bahasa Inggris. 32:15 Iya betul. Kesehariannya memang ee 32:17 anak-anak diwajibkan menggunakan bahasa 32:19 Inggris. Terus pembiasaannya agar 32:22 siswa-siswa kita ini berbahasa Inggris 32:26 di kegiatan sehari-hari di sekolah 32:28 kira-kira seperti apa tuh? Di pembiasaan 32:31 anak-anak eh di sekolah kita sudah buat 32:34 program yang pertama ada Daily English 32:38 Communication di mana anak-anak satu 32:40 hari itu sudah diplot menggunakan bahasa 32:43 Inggris ketika berkomunikasi dengan 32:45 temannya, berkomunikasi dengan guru, 32:48 ketika berkomunikasi dengan guru BK. 32:50 Bahkan ketika ada siswa yang masuk ke 32:51 ruang guru, mereka harus menyampaikan ee 32:54 keinginannya menggunakan bahasa Inggris. 32:56 ke ruang kepala sekolah pun juga kita 32:58 sudah mulai harus menggunakan bahasa 33:00 Inggris. Dan untuk pembiasan programnya 33:03 sendiri ISL itu ada beberapa aktivitas. 33:07 Salah satunya eh contohnya misalnya 33:09 seperti eh conversation club, kemudian 33:12 juga ada storyting, kemudian juga 33:15 English public speaking. Jadi aktivitas 33:17 itu memang benar-benar mendorong siswa 33:19 untuk terus berbicara, terus berbicara. 33:22 tidak lagi berbicara tentang teori ee 33:24 kebahasaan atau grammer lagi, tetapi 33:27 anak-anak benar-benar 33:28 berbicara tentang bagaimana bisa 33:30 mengimplementasikan teori-teori yang 33:32 sudah didapatkan di dalam kelas dan bisa 33:34 dipraktikkan di ee lingkup ISL. 33:38 Jadi meskipun ada pelajaran bahasa 33:40 Inggris seperti normalnya di kelas-kelas 33:43 di sekolah-sekolah lain ee 33:46 dengan adanya menggunakan bahasa Inggris 33:49 di dalam kegiatan-kegiatan di sekolah 33:52 luar biasa banget ya. Terus bagaimana 33:54 sekolah menciptakan lingkungan yang tadi 33:59 kan sudah disampaikan bagaimana 34:00 menyampaikannya baik di pada guru atau 34:03 teman menggunakan bahasa Inggris tanpa 34:05 takut salah itu mudah enggak sih bagi 34:09 sekolah? 34:10 Ee dibilang mudah juga pasti butuh 34:15 proses. Dibilang susah pun juga pasti 34:17 selama kita konsisten dengan prosesnya 34:18 insyaallah anak-anak akan terbiasa. 34:20 Namun memang kita menerapkan menanamkan 34:23 eh konsep eh a mistake is part of the 34:27 learning. Jadi kesalahan itu adalah 34:29 salah satu proses pembelajaran yang 34:31 memang harus anak-anak lalui pada proses 34:34 akademik di sekolah. Jadi kita 34:36 memberikan ee apa namanya? Motivasi 34:38 kepada siswa untuk belajar berbicara 34:42 tanpa takut salah, tanpa ada 34:44 keragu-raguan, tanpa takut salah gramar, 34:47 pronunciation dan lain sebagainya. itu 34:49 salah satu upaya sekolah juga itu 34:50 memberikan bagaimana pembiasaan ini 34:52 dapat terjadi di sekolah. 34:55 Jadi sambil belajar grammar dan 34:58 pronunciation sambil ngomong gitu ya. 35:00 Oke 35:02 bayangkan ikhwan akhwat mistake is part 35:05 of learning. Jadi jangan takut bikin 35:06 salah. Begitu juga kita di rumah ya. 35:09 Ngomong-ngomong untuk membuat program 35:12 ini bisa membantu siswa-siswa kita 35:16 dengan kemampuan bahasa Inggris yang 35:17 beda banget. Mungkin ada yang nilainya 35:20 B, C, atau mungkin lebih rendah dari 35:23 itu. Kira-kira gimana? 35:25 Baik. Eh, kami juga sebetulnya menyadari 35:29 bahwa kecerdasan siswa itu ee siswa 35:32 memiliki kecerdasan yang berbeda. 35:34 Starting point-nya pun juga berbeda. Ada 35:37 yang siswa yang mulai dari basic, ada 35:39 yang sudah memahami bahasa Inggris, ada 35:40 juga sudah sudah mulai memahami dan juga 35:44 sudah bisa berbicara. Nah, untuk 35:47 memberikan kesempatan kepada siswa agar 35:49 tidak terjadi timpang tindih materi, 35:51 maka kami yang pertama yang kita lakukan 35:53 adalah diagnostic test, kemudian juga 35:56 placement test. Setelah hasil observasi 35:58 dilakukan selesai, kemudian barulah kita 36:01 klasifikasikan sesuai dengan levelnya 36:03 masing-masing. Sehingga nanti tidak ada 36:05 lagi mengatakan bahwa oh ini lebih jago, 36:07 ini lebih hebat, ini lebih baik daripada 36:09 saya. tapi mereka fokus pada levelnya 36:11 masing-masing. Jadi kita memberikan 36:13 materi sesuai dengan levelnya yang siswa 36:16 miliki ee sesuai dengan kemampuannya. 36:19 Begitu, Ibu. 36:20 Iya. Kemampuan berbicara di dalam bahasa 36:23 Inggris emang akan bikin anak-anak makin 36:26 percaya diri, ya. Terus emm apa saja 36:30 yang dikembangkan lagi melalui program 36:32 ee bahasa Inggris di sekolah ini? 36:36 Eh, se dalam aspek keterampilan bahasa, 36:41 ada tiga aspek memang yang harus 36:43 dikuasai oleh ee peserta didik. Ada 36:46 aspek listening, ada speaking, kemudian 36:48 juga ada writing, kemudian ada eh 36:51 reading. Nah, namun memang yang paling 36:54 menarik dalam bahasa ini adalah 36:56 keterampilan berbicara. Keterampilan 36:58 berbicara itu salah satu keterampilan 37:00 yang paling fundamental yang memiliki 37:02 nilai jual yang cukup baik 37:04 untuk ee anak-anak kemudian nanti 37:07 menghadapi tantangan secara global. 37:10 Nah, 37:11 kami berpikir bahwa speaking ini nanti 37:14 akan mendominasi skill-skill yang tiga 37:16 tadi, Bu. I 37:17 skill writing, kemudian skill reading, 37:20 dan skill 37:21 eh listening. 37:22 Karena ee itu otomatis akan terjadi ee 37:26 perkembangan baik itu secara pengetahuan 37:29 ataupun juga keterampilan seiring 37:31 sejalannya ketika proses pembelajaran 37:33 speaking itu dilaksanakan. 37:35 Ketika ini sudah berlangsung dan 37:38 anak-anak sudah mulai melakukannya 37:40 menggunakan bahasa Inggris itu perubahan 37:43 apa sih yang e biasanya terlihat pada 37:45 mereka? 37:46 Baik. Ee perubahan yang signifikan 37:50 terjadi itu adalah dari yang sebelumnya 37:54 anak-anak malu bertanya menggunakan 37:57 bahasa Inggris, 37:58 malu menjawab menggunakan bahasa 38:00 Inggris, malu merespon menggunakan 38:02 bahasa Inggris. Itu secara signifikan 38:04 terjadi pada anak-anak. Anak-anak sudah 38:06 mulai berani bertanya menggunakan bahasa 38:09 Inggris. Berani menyapa ketika ee 38:11 berpapasan dengan saya dan guru-guru 38:14 yang lain menggunakan bahasa Inggris. 38:15 He. 38:15 Kemudian juga berani bertanya tentang 38:17 kabar dan lain sebagainya menggunakan 38:18 bahasa ini. Itu salah satu indikator 38:20 bahwa ee siswa telah mengalami ee 38:23 peningkatan dalam aspek ee kepercayaan 38:27 diri. 38:27 Selain itu pun juga terlihat nanti itu 38:29 pun juga kita punya alat ukur juga ee 38:32 setiap pekannya anak-anak itu ee akan 38:35 melakukan ee praktik berbicara dari 38:39 durasi 1 sampai 60 detik. Jadi kita 38:42 memang membuat rekapitulasi terkait 38:44 dengan progres ee siswa peserta didik 38:46 dari ee mingguan kemudian juga bulanan. 38:51 Oke, kita kayaknya sudah di penghujung 38:55 waktu 5 menit masih kita punya tapi 38:57 tentu akan bisa kita sampaikan apa yang 39:01 perlu didengar nih oleh ee orang tua 39:04 juga. Masih ee Pak Angga eh panggilnya 39:08 Mister ya. [tertawa] 39:10 Em pesannya kepada orang tua yang 39:13 mencari SMA dan ingin anak-anak memiliki 39:17 kemampuan berbahasa Inggris yang 39:20 tentunya itu diperlukan banget untuk 39:22 masa depan. Kira-kira seperti apa? 39:25 Ee 39:26 untuk para orang tua yang sedang mencari 39:29 sekolah tentunya ee kredibilitas sekolah 39:33 pun juga pasti harus dipikirkan. He. 39:36 Namun tetapi harus perlu digaris bawahi 39:39 ee tidak hanya fokus pada nilai-nilai 39:40 akademik yang didapatkan di 39:42 sekolah-sekolah tertentu, namun juga 39:44 harus dipikirkan ketika ayah bunda 39:46 mencari sebuah sekolah untuk 39:48 ananda-ananda, perlu juga dipikirkan 39:51 bagaimana sekolah bisa membentuk 39:52 karakteristik, kemudian bagaimana 39:54 sekolah bisa mempersiapkan anak-anak 39:56 kita untuk kemudian nanti dapat 39:59 menghadapi pada tantangan-tantangan baik 40:01 dalam skala nasional ataupun juga skala 40:04 global. Karena itu hal yang fundamental. 40:06 Bahasa Inggris adalah salah satu ee 40:09 aspek yang bisa mendorong dan bahkan 40:12 men-support personal karir baik pada 40:14 aspek akademik ataupun juga perjalanan 40:17 akademik ataupun juga dalam aspek ee 40:20 profisiensi atau profesi atau ke 40:22 profesional. Misalnya ketika anak lulus 40:26 dari sekolah, kemudian dari perkuliahan, 40:28 kemudian menjadi seorang profesional, 40:31 itu pun kemampuan berbicara bahasa 40:33 Inggris itu pun juga dibutuhkan sekali 40:35 untuk ee menjalin relasi dan lain 40:37 sebagainya. Maka dari itu ee perlu 40:39 dipikirkan bahwa selain daripada 40:41 nilai-nilai akademik di sekolah, para 40:43 ayah bunda pun juga harus memikirkan 40:45 bagaimana anak-anak dipersiapkan ee 40:47 untuk menghadapi tantangan secara 40:49 global. 40:51 Iya. Ke Ibu Riana sebelum nanti ke Pak 40:55 Wiko, emm bagaimana sih perubahan pada 41:00 anak-anak yang terlihat ketika mereka 41:03 sudah mengikuti desain cita-cita? 41:06 Baik, terima kasih Ibu Ning. Jadi untuk 41:08 perubahannya ini sangat-sangat terlihat 41:11 karena dari awal mereka masuk kita 41:13 selalu menanyakan, "Kak, mau ke mana 41:17 nanti? Mau jadi apa?" 41:19 dengan jawaban mereka yang rata-rata 41:21 belum tahu. 41:23 Saya masih bingung seperti itu. Tapi 41:26 begitu mereka mengikuti dengan rangkaian 41:29 desain cita-cita dengan para coach, 41:33 mereka sudah 41:36 memiliki arah gitu. mereka sudah punya 41:39 keyakinan, mereka sudah bisa bahkan 41:42 memastikan kepada orang tua bahwa saya 41:46 akan ke mana, saya akan menjadi apa, dan 41:51 saya berani bertanggung jawab untuk 41:52 setiap tindakan yang saya lakukan. itu 41:54 sangat terlihat ee di anak-anak dan 41:58 bahkan buing tidak hanya keyakinan yang 42:01 mereka miliki, tetapi mereka juga punya 42:04 langkah-langkah pasti yang dilakukan 42:07 yaitu bagian dari rangkaian desain 42:09 cita-cita adalah tadi dikuatkan dengan 42:12 adanya enrichment dan juga adanya 42:14 program ESL seperti itu. Karena kami 42:16 ingin membentuk siswa-siswa kita ini ee 42:19 tidak hanya di akademis maupun ee tapi 42:22 juga di olahraga. 42:24 di ee non akademis. Kemudian 42:27 keterampilan yang mereka miliki. Seperti 42:30 yang dikatakan Pak Wiko tadi bahwa SMA 42:32 IT Insan Mandiri ini fokus bahwa semua 42:35 anak itu adalah bintang. bintang dengan 42:38 potensi mereka masing-masing. Jadi, 42:41 apapun yang akan ee diraih oleh 42:44 anak-anak kita sesuai dengan potensinya, 42:46 insyaallah kami Bapak Ibu guru akan 42:49 senantiasa mendampingi, mengarahkan, 42:52 memfasilitasi, dan bahkan kami akan 42:54 hadir di saat ada kendala dan tantangan 42:56 yang terjadi seperti itu, Bu. 42:58 Masyaallah. Jadi kita orang tua nih, 43:02 ikhwan akhwat perlu sekali 43:03 mempertimbangkan 43:05 program desain cita-cita ini ya ketika 43:09 memilih sekolah untuk anak-anak kita. 43:11 Betul. Oke, kita sudah di pengujung 43:13 sekali lagi ke Pak Wiko nih. Kira-kira 43:16 mohon dong closing ideanya untuk e 43:19 bahasan kita kali ini. 43:21 Baik ee ayah bunda semua, mm 43:26 tentunya kita tidak ingin anak-anak kita 43:32 ee salah dalam ee memilih arah dan 43:36 tujuan ee yang mana ee di dalam program 43:42 SMA IT Insan Mandiri Cibubur ee yaitu 43:46 desain program cita-cita. He 43:48 ini kami benar-benar 43:51 mengarahkan dan membimbing ee 43:53 putra-putri anak-anak itu untuk dapat ee 43:58 menuju apa yang dicita-citakan seperti 44:01 itu. kami coba mengarahkan supaya tidak 44:04 terjadi ee kesalahan ataupun ee 44:09 ya ataupun misalnya ee pilihan-pilihan 44:13 yang kurang tepat ataupun anak-anak 44:15 ternyata baru mengetahui pilihan itu 44:17 setelah mereka memasuki di dunia 44:19 ee kampus seperti itu, Buni. Jadi telat 44:22 kita menghindari hal semacam itu. Jadi 44:25 ee desain cerita ini memang ee kita 44:28 mengarahkan potensi anak juga 44:31 kita me men-support anak dan pun kita 44:36 akan selalu berkoordinasi dengan ee 44:39 orang tua. Namun tidak lupa tadi Buning 44:41 yang tadi saya bilang ya jika ada segmen 44:44 satu segmen atau satu waktu ee kita coba 44:46 menampilkan produk ataupun ee project 44:51 apa sih nanti yang akan dibuat oleh 44:53 anak-anak gitu. 44:53 Iya. di projek bas Quran, projek ee 44:56 Baitul Maqdis. 44:58 Ee oke mungkin ee di sini bisa dilihat 45:02 ya, Bapak Ibu. 45:03 Coba ditunjukin, didekatin ke kamera 45:05 gitu. 45:07 Silakan. 45:08 Iya. Jadi mungkin ee kami akan lebih 45:11 anak-anak ini nanti akan berubah 45:13 bergerak di bidang STEM seperti ya, Ayah 45:16 Bunda 45:17 ee untuk projek-projeknya ya. Salah satu 45:19 projject aplikasi Tamstaming ini adalah 45:21 di bidang ee robotik seperti itu. Jadi 45:25 nanti tapi kami ingin membuat kegiatan 45:29 yang menyenangkan untuk anak-anak 45:31 seperti itu. Jadi mereka belajar tapi 45:34 mereka juga merasa fun dalam belajar 45:36 seperti itu. Jadi ee kami akan mencoba 45:40 membuat simulasi ataupun projek-projek 45:43 yang dapat bermanfaat untuk anak-anak 45:46 dan juga untuk masyarakat seperti itu. 45:49 Nah, ini salah satu contohnya ya ee 45:52 Bu Ening. Jadi di sini ada beberapa 45:55 robotik nanti akan dibuat oleh anak-anak 45:57 seperti ini. Nah, robotik ini nanti 46:00 mereka akan bisa mengontrol robotik ini 46:02 ataupun dapat bergerak secara otomatis 46:05 menggunakan device seperti itu. Nah, di 46:08 sini ada bentuk bangunan rumah. 46:10 Heh. 46:11 Nah, ini pun ee salah satu projek yang 46:14 dibikin oleh ee anak-anak seperti itu di 46:17 program desain cita-cita seperti itu. Ee 46:21 mungkin bisa diambil yang sana Bu Yana 46:23 ya yang ada pipanya. K ee ada 46:27 e sekedar info ya Bu Ning. Jadi ada 46:30 anak-anak yang kemarin memang ingin jadi 46:31 arsitek. 46:33 Nah, jadi ini mungkin mini maket ya. 46:36 Heeh. Miniatur dan alhamdulillah Buning 46:38 Ananda Ulul itu yang bikin miniatur ee 46:42 ada askai dan juga asrama kita yang ini 46:45 yang baru. Nah, itu sekarang sudah 46:47 keterima Bu Ning di arsitek juga di Iya. 46:51 Di universitas negeri di Surabaya. 46:53 Alhamdulillah itu. Alhamdulillah. Dan 46:55 itu melalui jalur prestasi juga gitu. 46:58 Iya. Iya. I. 46:59 Alhamdulillah. 47:00 Jadi sekali lagi itu dia yang kira-kira 47:03 nanti kita punya gambaran ya, anak masih 47:05 di sekolah sudah mencoba membuat abcd 47:08 yang seperti kita lihat ini yang 47:11 mendukung di mana sebetulnya mereka 47:13 ingin melangkah ya. Luar biasa sekali 47:15 sayang. Sekali lagi kita dibatasi oleh 47:18 waktu. Jadi save your future yang jadi 47:23 bahasan kita hari ini mudah-mudahan 47:25 mempersuasi kita semua yang mendengar di 47:28 rumah. Terima kasih sekali lagi untuk 47:30 Pak Wiko, Mbak Neni Riana dan juga 47:33 eh Mister Angga. Eh salah ya bukan Angga 47:36 ya. [tertawa] 47:38 Baik ikhwan akhwat. Jendela sekolah akan 47:41 hadir kembali ke ruang dengar kita dan 47:44 itu juga bisa Anda simak di YouTube 47:47 Rasil TV kita. di 2 minggu yang akan 47:50 datang. Sekali lagi terima kasih. 47:52 Billahi taufik wal hidayah. 47:53 Wasalamualaikum warahmatullahi 47:55 wabarakatuh.