Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:15 Asalamualaikum warahmatullah 0:17 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:18 rahimakumullah. 0:20 Alhamdulillah kita bisa bersama-sama 0:23 kembali di acara jendela sekolah yang 0:29 hadir ke ruang kita semuanya untuk 0:32 mempersuasi, membuat kita tahu lebih 0:35 banyak tentang bagaimana buah hati kita, 0:38 putra-putri tercinta kita mendapatkan 0:42 bekal. Dan untuk hari ini 0:47 yang hadir istimewa karena sekolah libur 0:50 deh kalau enggak salah ya Bapak Oni 0:53 Kelana. Nanti kita sapa beliau tapi kita 0:58 mudah-mudahan 1:01 menyampaikan salam selawat kepada 1:05 junjungan kita yang sangat kita kasihi. 1:08 Mudah-mudahan kelak kita dipertemukan 1:09 beliau di saat yang sangat kita rindukan 1:12 di yaumil akhir. Nah, ikhwan akhwat, 1:15 jendela sekolah menghadirkan 1:18 Bapak Oni Kelana yang sudah ada di sini. 1:20 Asalamualaikum warahmatullahi 1:21 wabarakatuh. 1:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:24 wabarakatuh. Mbak ini 1:26 makin ramping. 1:29 Alhamdulillah ya. Yang penting ee 1:31 hadirnya hari ini akan membuat kita 1:34 semua tahu lebih banyak. Karena Sekolah 1:36 Insan Mandiri Cibubur yang merupakan 1:38 boarding school itu banyak yang nanya, 1:42 "Mana nih yang perempuan kapan dan 1:43 sebagainya." Mari kita simak apakah 1:46 obrolan kita ini juga menjawab itu atau 1:48 tidak. Ya, Pak Oni. Sebetulnya visi misi 1:52 sekolah tuh pengin tahu banget persisnya 1:54 lagi deh. 1:56 Iya. ee 1:58 kalau dalam sebuah perjalanan 2:01 he 2:02 visi misi sekolah itu adalah tujuan 2:07 dan juga dari tujuan itu kita punya 2:11 metode ataupun cara bagaimana mencapai 2:14 tujuan itu. Nah, di dalam ee hari ini 2:18 topik kita adalah bagaimana kiat-kiat 2:21 memilih 2:22 ee sekolah boarding ya, Mbak ya. 2:25 Jadi 2:27 ee setiap orang yang akan mencari 2:31 sekolah boarding 2:33 ini sekarang sedang mudah-mudahan bukan 2:36 hanya tren Mbak Nuning. 2:38 He. 2:39 Ee keluarga-keluarga yang di dalam 2:43 anggota keluarganya di usia sekolah ada 2:45 yang boarding itu ee ini sekarang sedang 2:49 menjadi tren keluarga muslim di 2:50 Indonesia gitu. ee mirip pesantren dong 2:53 ya sebetulnya. Iya. Ada satu kebanggaan 2:57 selain juga ee 3:01 keinginan untuk bagaimana menjaga ee 3:04 anak-anak sebagai generasi muda yang 3:07 nanti akan menggantikan kita itu 3:10 memiliki bukan hanya 3:12 ee jadi anak yang pintar, tapi juga 3:14 saleh dan salehah. sehingga nanti di 3:18 masanya mereka akan menjadi ee generasi 3:21 penerus bangsa yang bukan hanya 3:24 kemampuan teknologinya, kemampuan 3:28 pengetahuannya, tapi kemampuan keimanan 3:31 dan ketakwaannya serta tanggung jawabnya 3:34 ini bisa menjadi tauladan. Nah, 3:38 kalau kita bertanya tentang visi dan 3:40 misi sekolah, maka pada saat kita 3:44 bertanya bagaimana visi dan misi sekolah 3:48 itu 3:51 di sana ada memberikan satu kontribusi 3:54 he 3:54 yang mengembangkan 3:56 kemampuan, minat dan bakatnya, 3:59 menghargai fitrahnya. 4:02 di sekolah kami visi visinya adalah ee 4:06 sekolah yang menghargai fitrah 4:09 ee manusia sebagai karunia dari Allah 4:13 Subhanahu wa taala dan mengembangkannya 4:16 menjadi sesuatu ee kompetensi sesuai 4:20 dengan minat dan bakatnya. H. 4:22 Nah, ee di sini ada bahasa fitrah. 4:26 Fitrah ilahiyah artinya 4:29 bagaimana mengembangkan kemampuan 4:32 anak-anak ini. Menemukan ee satu fitrah 4:37 belajarnya. Kemudian ee dia punya 4:41 kemampuan juga di dalam ee 4:47 bakatnya ya sampai nanti ini masuk dalam 4:50 satu kurikulum. Kurikulum itu memantik 4:54 yang minat bakat ini menjadi satu 4:56 kompetensi yang di masa yang akan datang 4:59 masuk ke rumah akademis ini bisa menjadi 5:01 satu profesi. Heeh. He. 5:03 Jadi, pastikan karena ini sekolah 5:05 boarding, maka ada keseimbangan antara 5:09 ee akademis dan juga ee pendidikan 5:13 berbasis keislamannya. 5:16 Itu dari sisi visinya. Kemudian 5:19 vis 5:20 misinya maka ee sekolah itu bagaimana 5:26 dia untuk pendidikannya. Kan kalau yang 5:28 di sekolah Insan Mandiri kan kami punya 5:31 empat pilar. Heh. 5:33 Pilar yang pertama itu tahsin. 5:37 Pilar yang kedua itu ee tarjim 5:40 Al-Qur'an. Terjemahan Al-Qur'an dengan 5:42 metode tamyiz. 5:43 Kalau tahsin kami dengan metode Utsmani. 5:46 Kalau tadi [berdehem] tarjimnya belajar 5:49 menerjemahkan dengan metode tamyiz. 5:51 Kemudian setelah itu tahfiz Al-Qur'an 5:54 dengan metode yadain. Nah, ini 5:56 ketiga-tiganya 5:58 menjadi satu ranah di boardingnya. He 6:02 ya menjadi fokus di boardingnya 6:04 mengembangkan tiga hal tersebut. 6:07 Harapannya anak itu nanti dia menghafal 6:11 Al-Qur'an tahu artinya dan pastinya 6:15 tahsinnya itu sudah benar. Jadi ilmu 6:18 tajwidnya, makhrajnya itu sudah benar. 6:21 Nah, itu yang terkait dengan pilar ee 6:24 yang 6:26 di asrama ataupun di boardingnya. 6:28 Sementara di sekolah itu kami 6:30 menggunakan pilar namanya project based 6:32 on Al-Qur'an. Project based on Al-Qur'an 6:35 ini 6:37 anak-anak belajar untuk menyelesaikan 6:40 permasalahan yang ada sesuai dengan 6:43 usianya. Nanti dipilih masalah anak-anak 6:46 sekarang kan banyak berita hawk, 6:49 bullying, 6:50 kemudian termasuk rokok. 6:53 Ee kalau sekarang rokoknya sudah lebih 6:55 keren pakai vap gitu ya. 6:57 Iya. Tapi beberapa waktu lalu ee di 7:00 beberapa tempat ya kita ketahui di 7:02 wilayah Serang itu juga ee sudah mulai 7:06 ada termasuk produksi ee untuk ee 7:11 apa namanya narkotika cair 7:13 yang itu dimasukkan salah satunya di 7:16 ee apa vap itu. 7:18 Iya. Iya. 7:18 Nah, itu jadi ee itu problem-problem 7:22 yang dihadapi dengan menggunakan project 7:25 based on Al-Qur'an. lihat di 7:26 Al-Qur'annya seperti apa. Kemudian mata 7:29 pelajaran-mata pelajaran apa yang 7:32 kompetensi dasarnya itu mempelajari itu. 7:34 Nah, itu diintegrasikan, dibuat satu 7:36 project. Nah, itu juga termasuk dari 7:39 visi sekolah ee maaf misi sekolah. Jadi, 7:42 tadi ada [berdehem] ee project based on 7:45 Al-Qur'an. Kemudian dari bagaimana anak 7:48 itu belajar, kami ada multiple 7:50 intelligence research karena ini 7:51 dikembangkan oleh kita tahu bersama 7:54 almarhum Pak Munifatif yang konsen bahwa 7:58 ee kecerdasan itu bukan hanya 7:59 angka-angka, tapi lihatlah bahwa setiap 8:02 anak kita itu bintang dan mereka bisa 8:05 dengan kecerdasannya. Kemudian karena 8:08 ini sekolah boarding, maka kami juga ada 8:11 sekolah ramah anak. He. 8:13 Bagaimana anak-anak ini harus merasa 8:16 nyaman dan menyenangkan. Kalau sekarang 8:19 Pak ee Menteri kita ya, Menteri 8:22 Pendidikan Dasar dan ee Menengah Pak ee 8:26 Profesor ee Abdul Mati itu yang dengan 8:29 dearning-nya 8:31 ada 8:32 joyful, kemudian ada meaningful yang 8:36 seperti itu yang full, Mbak gitu ya. 8:38 Jadi ee pembelajaran itu harus joyful, 8:42 harus menyenangkan 8:44 gitu. Nah, maka bagaimana karena sekolah 8:50 boarding itu ada dua tempat, sekolah dan 8:53 asrama. Bagaimana boarding-nya itu juga 8:56 bisa menyenangkan sehingga anak-anak di 8:58 sekolah juga menyenangkan. Nah, itu ee 9:00 ramah sekolah ramah anak. Kemudian ada 9:03 misi kami juga ee sekolahnya orang tua. 9:06 Heeh. ya. Nah, ini kita harus bangun 9:08 paradigma bersama antara orang tua dan 9:12 juga dengan sekolah dan juga boarding. 9:15 Ee ya masih ada sih, saya tidak 9:18 mengatakan ya, orang tua yang masih 9:21 belum bisa bekerja sama sepenuhnya. 9:25 He. 9:26 Dalam artian kan memang mungkin ee 9:29 sekarang cara untuk berbelanja mudah 9:32 sekali. anaknya minta apa langsung kirim 9:35 pakai GoFood kah dan [tertawa] lain 9:37 sebagainya. Padahal 9:38 ee harus diajarkan pada anak-anak kita 9:41 yang namanya di sekolah di boarding itu 9:44 lembaga proses. Kita sedang menyiapkan 9:47 mereka. Nah, ini ee kami juga menghimbau 9:50 kepada orang tua yang ee 9:55 menyekolahkan anaknya di sekolah 9:56 boarding agar juga bisa memahami bahwa 10:00 ini adalah lembaga proses kita 10:02 menyiapkan generasi penerus bangsa. Nah, 10:05 itu seputar visi misi bagaimana mencari 10:08 sekolah boarding antara kesesuaian 10:11 ilmu-ilmu yang berkaitan dengan ee 10:14 keislaman 10:15 dan juga akademis. 10:16 Iya. Luar biasa sekali. Jadi setiap 10:20 anak adalah bintang. Itu sesuatu yang 10:24 digaris bawahi ya di Insan Mandiri 10:26 Cibubur. Karena ini memang sekolah yang 10:29 ramah anak luar biasa sekali. Kemudian 10:31 terkait dengan kurikulum kan sering 10:34 sekali kita masih dengar merdeka. Metode 10:37 pembelajarannya juga seperti apa? 10:38 Mungkin Pak Oni bisa gambarkan. 10:40 Iya. ee kalau kurikulum itu 10:44 terbagi menjadi tiga bagian. Yang 10:47 pertama adalah ee ranahnya dari 10:51 pemerintah pusat, 10:53 kemudian yang kedua adalah pemerintah 10:55 daerah, yang ketiga adalah ee muatan 10:58 lokal. 10:58 He. 10:59 Yang menjadi ciri khas daripada sekolah 11:02 itu sendiri. 11:03 Iya. ee seperti kita ketahui salah satu 11:07 indikator bahwa anak itu menguasai 11:11 ee 11:13 kurikulum terkait mata pelajaran yang 11:16 memang ini menjadi ranahnya pusat. 11:19 Biasanya [berdehem] 11:20 sebelum sekarang itu kan ada ujian 11:22 nasional. Nah, yang diujian nasionalkan 11:25 itu yang memang ranahnya pusat. Kalau 11:27 yang ranahnya daerah, biasanya di tiap 11:29 daerah mereka punya ee kurikulum yang 11:33 wajib diikuti oleh seluruh ee peserta 11:36 didik yang ada di daerah itu. Contoh 11:38 kita berada di Jawa Barat, kita belajar 11:40 bahasa Sunda. 11:41 Iya. 11:42 Suka tidak suka 11:43 harus bisa. 11:44 Iya. [tertawa] Walaupun mungkin ee kita 11:46 dari suku yang bukan Sunda pada saat 11:49 anak itu berada di sekolah karena ini 11:51 menjadi kurikulum ranahnya daerah ya. 11:53 Nah, itu menjadi muatan daerah ya. kita 11:56 belajar bahasa Sunda. 11:58 Iya. 11:58 Adapun kurikulum muatan lokal inilah 12:01 yang sebetulnya di dalam kurikulum yang 12:04 saat sekarang berlaku, kurikulum merdeka 12:07 itu diberikan kebebasan untuk ada 12:10 diferensiasi kurikulum. 12:12 Hm. He. 12:12 Nah, yang berdiferensiasi itu selain 12:15 cara di dalam mengajar juga 12:17 muatan-muatan lokal ini. ada yang 12:20 sekolah ee berbasis kepada misalnya ee 12:23 tahfiz isolah 12:27 berbasis kepada projek 12:30 ini ee ada seperti kalau di 12:34 ee sekolah kami di SMP IT dan SMA IT 12:38 Insan Mandiri di Cibubur itu salah 12:40 satunya adalah pembelajaran berbasis ee 12:44 pembelajaran abad 21st 12:47 Century Academy 21 CA A di mana di dalam 12:51 pendekatan pembelajarannya anak-anak 12:54 harus mampu untuk berkolaborasi, 12:57 anak-anak harus punya kemampuan 12:58 komunikasi, 13:00 anak-anak harus ee belajar berpikir 13:02 kritis, dan anak-anak harus juga punya 13:06 kemampuan kreatif prener. Nah, itu 13:10 menjadi mata pelajaran yang diampu oleh 13:13 guru-guru yang terpilih dan mereka sudah 13:16 mendapatkan satu ee pelatihan ee sebagai 13:20 bentuk daripada inilah diferensiasinya. 13:24 Kemudian kalau yang terkait dengan 13:26 kegiatan-kegiatan ataupun ee kurikulum 13:28 berbasis ee keislaman ee karena kami 13:32 juga menginginkan anak-anak ini bisa 13:34 membaca Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an. 13:37 kami punya cam. 13:39 Jadi cam yang pertama itu namanya ee 13:44 Quran CAM. Selama kurang lebih 35 hari 13:48 anak itu tidak belajar pembelajaran lain 13:51 kecuali mereka hanya kem untuk 13:54 berinteraksi dengan Al-Qur'an. Nah, di 13:56 awal-awal nanti tetap ee akan diseleksi 13:59 secara tahsin. Kemudian dari tahsin itu 14:02 pada saat ee tahsin mereka diuji nanti 14:05 mana yang akan tetap melanjutkan 14:07 tahsinnya atau ada yang sudah masuk ke 14:10 ee tahfiznya seperti itu. Nah, itu ee 14:14 kurikulum yang ee khusus untuk di 14:17 tingkat asrama atau boardingnya. Nah, 14:20 yang satu lagi karena kita juga ingin 14:22 anak-anak ini ee bisa mengartikan 14:27 atau menerjemahkan Al-Qur'an, maka kita 14:30 kem 14:31 Heeh. 14:31 metode tamyiznya itu tadi. 14:33 Tamyiz, ya. 14:34 Jadi, mereka tidak belajar yang lain, 14:37 tapi mereka belajar metode tamyiz. Jadi 14:40 mempelajari tata bahasa ee Arab mereka 14:43 mengetahui mana huruf, mana fi'il ya ee 14:47 mana 14:50 ee isim. Nah, mereka belajar kemudian 14:53 bis dibuka ayat suci Al-Qur'annya itu 14:56 dibuka salah satu ayat mereka bisa 14:58 membedakan itu. Nah, itu yang khasnya 15:03 seperti itu, Mbak Nuni. 15:05 Jadi memang berbeda ya ini 15:07 hitung-hitung. Jadi seperti pesantren 15:10 modern seperti yang Mbak Yuni katakan. 15:13 Kemudian dari semua apa yang tadi 15:16 dibahas pengajarnya siapa aja atau 15:18 bagaimana? 15:19 Iya. ee kalau 15:24 setiap awal tahun ataupun setiap 15:27 semester itu he 15:28 kami selalu mengadakan ee pelatihan 15:32 internal 15:35 baik itu untuk guru yang baru ataupun 15:37 guru yang lama. Kalau untuk guru yang 15:40 lama ataupun guru yang sudah terlebih 15:42 dahulu ini bentuknya adalah refreshing. 15:44 He. 15:44 Ayo ee ingat ya, kita punya ee visi 15:48 seperti ini, misi seperti ini, kemudian 15:50 ee punya ee apa namanya? punya frame di 15:54 dalam pengajar pengajaran itu harus 15:56 seperti ini, seperti ini, seperti ini. 15:58 Itu untuk yang lama dan untuk yang baru. 16:01 Karena kita tidak tahu latar belakang 16:03 mereka itu seperti apa, maka mereka 16:07 harus mengikuti. Karena sudah komitmen 16:10 mau ee kita sama-sama 16:14 membangun ya ataupun sama-sama kita ee 16:17 berwasilah di sekolah Insan Mandiri ini 16:20 ya, mereka harus mengikuti itu. 16:22 Bagaimana caranya untuk punya paradigma 16:26 yang sama tentang sekolahnya manusia, 16:28 konsep seperti apa, 16:30 paradigma yang sama dalam penyusunan 16:32 rencana pembelajaran, paradigma yang 16:35 sama dalam ee manajemen kelasnya, 16:38 paradigma yang sama di dalam membuat ee 16:42 asesmen ee asesmen ee pendidikannya. 16:46 Nah, seperti itu, Mbak. Jadi kita ee 16:49 melakukan apa yang disebut dengan ee 16:52 bahasanya adalah penguatan ataupun 16:54 training untuk yang baru. ee selain 16:57 daripada proses-proses pembelajaran, 16:59 kami juga punya tim-tim khusus untuk 17:02 yang dari guru-guru terpilih 17:05 yang mereka hanya orang-orang tertentu 17:07 yang bisa ee mengajarkan seperti tadi 17:10 misalnya yang menggunakan misi 17:12 pembelajaran berbasis abad 21 century 17:15 academy itu tidak semua guru. 17:16 Iya. 17:17 Heeh. seperti itu. Jadi dalam hal 17:20 pemilihan-pemilihan 17:22 ee guru-guru dari mulai proses seleksi 17:26 dan di sekolah kami 17:30 termasuk yang dipertanyakan 17:32 khususnya untuk guru laki-laki itu 17:35 adalah ee komitmen mereka dengan rokok. 17:40 Wow. 17:41 Iya. Jadi kita dalam hal rekrut itu kita 17:46 langsung bertanyanya kalau 17:47 nomor satu itu ya 17:49 sehari berapa kali ya merokok? 17:51 H 17:52 karena dengan ee guru itu merokok itu 17:55 sudah menurunkan grade untuk bisa kita 17:56 terima. 17:58 Komitmen kami seperti itu. 18:01 Tapi bukan tidak sama sekali masih 18:03 belum. Ya, [tertawa] 18:04 kami akan memprioritaskan jika ada dua 18:07 guru. Yang pertama memang dia memilih 18:09 tidak merokok dan alasannya apa dengan 18:11 guru yang merokok maka kami akan pilih 18:13 karena prioritasnya itu. Mengapa ini 18:16 komitmen kita bersama termasuk komitmen 18:18 daripada ee yayasan? Ee kita tahu Pak 18:23 Iksan itu sangat konsentr ee sangat 18:26 konsen ee sekali terhadap kesehatan 18:30 termasuk guru-guru yang ee mungkin maaf 18:33 berat badannya tidak ideal itu disuruh 18:36 kamu olahraga ya, kamu olahraga ya. 18:38 Wah. Heeh. 18:39 Nah, itu itu salah satu ee komitmen 18:42 kami. 18:42 Jadi, soal pengajar yang sama sekali 18:45 bebas dari asap atau kalau toh ee masih 18:50 melakukannya di meskipun kadar 18:54 istilahnya kualifikasinya 18:56 lebih baik daripada yang tidak ee belum 18:59 tentu juga dipertimbangkan untuk pilih 19:01 dia gitu ya. Iya. 19:02 Kalau 19:03 ya karena memang konsernya di situ. 19:06 Terus kalau 19:08 emm 19:10 sekolah ini dengan program seperti yang 19:12 tadi dibutkan 19:14 dan kita dengar ikhwan akhwat, fasilitas 19:18 yang ditawarkan dari sekolah ini 19:20 kira-kira apa saja? 19:23 Sekolah boarding itu ee untuk asrama 19:28 harus menjadi rumah kedua. 19:30 Hm. Maka yang namanya rumah itu kan 19:35 identik dengan rasa nyaman, rasa aman. 19:38 Iya. 19:39 Ya, walaupun ee tetap dengan ada 19:42 kegiatan-kegiatan terpimpin ya. Seperti 19:45 kami mengingatkan untuk anak-anak tetap 19:47 melaksanakan salat berjamaah, kemudian 19:50 membangunkan mereka untuk salat malam, 19:52 mengingatkan mereka untuk 19:54 ee berpuasa ee Senin, Kamis. kemudian 19:59 mengingatkan mereka untuk melundri 20:02 pakaiannya gitu. 20:04 Itu penting 20:06 mengingatkan pada mereka mengingat 20:08 barang-barangnya membatasi mana. Pada 20:11 saat mereka check in masuk itu 20:14 barang-barangnya itu diperiksa. Jadi 20:16 kalau ada model maaf ya ee miie dan lain 20:20 sebagainya itu dikembalikan. [tertawa] 20:23 Iya. Iya. Kalau yang memang dikembalikan 20:25 dalam artian misalnya masih ada orang 20:27 tuanya masih diantar, orang tuanya masih 20:30 di situ, kami kembalikan kepada orang 20:31 tuanya. Tapi kalau sudah terlanjur di 20:33 bawah kami sita. 20:36 pembatasan penggunaan ee gadget itu 20:41 bukan berarti tidak, tapi ada masa 20:43 mereka harus ee karena kan mereka adalah 20:46 Genzi, mereka generasi 20:50 generasi apa namanya digital yang 20:53 di mana pun mereka berada e mereka masuk 20:55 ke situ. Nah, sehingga 20:57 fasilitas-fasilitas itu harus ya 21:00 menyenangkan. 21:02 Ruangan anak-anak sekarang ruangannya 21:04 maunya berac [tertawa] 21:06 ya, berac. Kemudian kamar mandi juga ee 21:09 secara rasionya itu juga harus memenuhi 21:13 tempat tidurnya gitu. Ee lemarinya, 21:17 kemudian ee ini apa namanya? seperti 21:23 ee ruang ini taman-taman itu loh. 21:27 He 21:27 kalau Mbak Nuning berada di 21:31 asrama kami itu serasa bukan seperti di 21:35 Bekasi, Mbak. Heeh. Karena alhamdulillah 21:38 penghijauan kemudian nyaman. Kalau sudah 21:42 di asrama itu ya kadang-kadang ee 21:46 anak-anak saking nyamannya 21:48 betah enggak pengin [tertawa] pulang. 21:50 Jadi itu kalau dari sisi fasilitas kalau 21:53 secara 21:55 ee fasilitas yang sifatnya umum seperti 21:57 laboratorium itu ya memang wajib. 22:00 Kemudian 22:01 ee bagaimana fasilitas laundrinya, 22:04 kemudian untuk pentry ataupun tempat 22:06 makannya ya. Kami juga ada fasilitas 22:09 olahraga, basket, futsal, kolam renang, 22:12 kemudian untuk ee bola voli. Bahkan kami 22:16 punya sudut anak-anak yang nge-gymak 22:20 SMA itu kan sudah mulai tuh dengan 22:22 dengan nge-zynya, senang dengan apa 22:26 namanya? Melatih otot gitu loh, Mbak. 22:28 Heeh. Ee mungkin itu juga kita rasakan 22:32 pada saat kita seusia mereka. Belum lagi 22:34 kita juga bekerja sama dengan ee pihak 22:38 ketiga ee terkait dengan misalnya ada 22:41 anak-anak yang memang suka dengan ee 22:45 sepak bola. Kami kerja sama dengan ee 22:48 salah satunya adalah Bintang Keranggan 22:50 yang di mana anak-anak sepak bola itu 22:52 seminggu tiga kali mereka mengikuti itu. 22:55 Jadi difasilitasi ya untuk yang suka 22:57 dengan sepak bola. Iya. Sepak bola 22:59 panahan. kami juga bekerja sama dengan 23:02 ee pelatih-pelatih ataupun instruktur 23:04 dari luar gitu untuk apa di kita juga 23:08 ada boxing, Pak. 23:10 Heeh. 23:10 Wow. 23:11 Ada boxing. Iya. [tertawa] 23:12 Ya, ada anak-anak itu yang memang 23:14 energinya banyak gitu ya. Fun cooking 23:17 jangan salah, Mbak. 23:19 Dan itu favorit banget. 23:20 Oh, favorit banget. [tertawa] 23:21 Jangan kira anak laki-laki itu masak. 23:24 Iya. 23:25 Fun cooking. Ee kemudian kalau yang apa? 23:29 English Club. Science Club Club itu juga 23:31 ada. 23:32 Jadi ee bagaimana caranya fasilitas dan 23:37 juga aktivitas ya ee seperti 23:39 ekstrakurikuler itu yang semakin ee 23:43 banyak peminatnya ya kita adakan seperti 23:46 itu, Mbak. 23:47 Dengan program yang luar biasa tadi itu 23:52 anak-anak kan dari keluarga yang beragam 23:54 ya. 23:54 Iya. 23:55 Sesuatu tidak selalu seperti yang kita 23:57 harapkan. 23:59 ada 24:01 cara tertentu untuk mengawasi mereka 24:03 enggak? 24:04 Iya. Ee selain daripada 24:07 kita juga membuat program ya, program 24:11 itu disosialisasikan 24:14 kemudian juga dilatihkan 24:16 ee dengan teman-teman di Mahad ya, 24:20 ustaz-ustaz atau disebutnya dengan 24:21 musrif. Mereka itu belajar tentang 24:25 bagaimana teknik coaching. Kami 24:28 mengundang psikolog, kemudian ee ada 24:34 pelatihan berkala sesi 1, sesi dua, sesi 24:37 3 itu ee teman-teman musrif itu harus 24:41 bisa belajar coaching. 24:43 H. Jadi kita bisa lihat anak ini 24:47 perlu dicoaching, perlu dimentoring, 24:51 perlu perlu dikonseling, atau perlu 24:53 diireecting. 24:54 Hm. 24:55 Nah, itu kemampuan [berdehem] daripada 24:58 ee guru dan juga ee musrif itu untuk 25:00 menemukan itu. Oh, saat sekarang nih kok 25:03 anaknya kayak kayak ee bingung dan lain 25:05 sebagainya. Oh, ini harus directing dulu 25:07 yang masuk nih. Oh, ini harus 25:09 diconseling nih. Kan ada anak yang dia 25:13 pengetahuannya baik, 25:15 tapi secara 25:17 ee misalnya ee adabnya kurang. 25:21 Iya. 25:21 Nah, ini perlu konseling. 25:24 Ada juga yang adabnya baik ya, tapi ee 25:29 pengetahuannya kurang. Maka itu perlu 25:31 dimentorin. 25:32 Iya. 25:33 Ada sudah baik semua. Tapi 25:35 maka itu harus dicoaching. 25:38 Bagaimana kamu mencapai kondisi 25:40 terbaiknya? Nah, itu ee salah satu hal 25:43 untuk 25:45 baik guru, wali kelas, kemudian ee 25:48 musrif atau ustaz wali asrama itu dia 25:52 bisa memberikan secara personal selain 25:54 dengan ada sentuhan yang sifatnya 25:56 klasikal. Nah, personal juga itu 25:58 dilakukan. Nah, kemudian ee di usia SMP 26:04 dan SMA itu ee secara psikologis mereka 26:08 ingin diakui 26:10 ee dengan kelompok besar. Biasanya SMP 26:13 lebih besar. 26:14 Heeh. 26:14 Maka kalau di istilah psikologi itu ada 26:17 yang namanya ngeklik. Klik. Saya tuh 26:19 ngekliknya sama dia. Klik itu ee 26:21 jumlahnya tiga. Tiga. Iya. [tertawa] 3 26:23 sampai li orang. Nah, kita perhatikan 26:26 itu ee mana di antara mereka. Kemudian 26:28 misalnya ini ada 20 orang, 26:33 teman-teman itu harus juga belajar 26:35 tentang 26:37 mana di antara mereka yang menjadi good 26:40 boy, ada yang menjadi trouble maker, dan 26:43 ada follower. Iya. 26:45 Iya. Maka tugas kita adalah itu kan 26:49 secara apa namanya? 26:53 secara rasionya biasanya 10% itu trouble 26:58 maker, 20% itu adalah agent of chain, 27:03 kemudian yang 70% itu follower. Tugas 27:05 kita tuh mencari yang 20% itu di 27:08 anak-anak tersebut dan bagaimana 27:11 menginisiasi mereka terus sampai dengan 27:14 yang 70% itu menjadi good boy semua. 27:18 Oke. 27:18 Maka yang 10% insyaallah akan ikut. 27:21 Tapi kalau kebalikannya yang 10% itu 27:25 yang menguasai 70%, nah ini jadi 27:27 masalah. 27:29 Nah, itu hal-hal seperti itu itu 27:31 dilatihkan. Kemudian 27:33 karena yang namanya lingkungan ee 27:36 belajar itu harus kondusif 27:39 dan anak-anak itu tadi Mbak Nuning 27:41 sampaikan itu dari latar belakang yang 27:43 berbeda. Kadang-kadang 27:45 orang tua juga kecolongan di depan orang 27:47 tua itu tutur katanya baik. banget. Tapi 27:51 sebetulnya tapi ternyata pada saat dia 27:53 tidak bersama orang tuanya itu bisa ada 27:56 sesuatu yang unexpected gitu loh, Pak. 27:58 He. 27:59 Nah, maka salah satunya adalah ee selain 28:04 ya kita menyampaikan, kita mengajarkan 28:07 juga kita melakukan satu ee kalau di di 28:13 tempat kami namanya ada Liga Mahad. Liga 28:16 Mahad itu di awal-awal mereka itu baru 28:19 masuk, mereka dibentuk menjadi tim-tim. 28:22 Mereka ada beberapa mata lomba yang 28:25 diikuti, tapi anggota timnya itu campur 28:28 dari siswa yang baru dengan siswa yang 28:31 lama. 28:32 Oke. 28:32 Itu dicampur itu 28:34 dan nanti masing-masing ada ee wali 28:37 asrama ya, masing-masing kelompok itu 28:39 didampingi wali asrama. itu salah 28:41 satunya untuk ee menghilangkan gap itu. 28:45 Jadi liga mahad itu khusus itu banget 28:47 untuk 28:48 jadi kalau itu ada masa orientasi di 28:51 sekolah, ada masa orientasi di asrama. 28:54 Nah, salah satunya adalah mereka ada 28:56 lomba Liga Mahad yang anggotanya itu 28:59 bercampur. Tujuannya untuk saling 29:00 mengingatkan, saling mengenal gitu untuk 29:03 menghindari ee apa ee apa apa ee bully 29:07 baik yang sifatnya verbal ataupun ee 29:10 sifatnya nonverbal 29:13 itu. 29:14 Iya. Ini adalah bagian yang emm sangat 29:20 gimana ya aku bilang menyentuh banget. 29:22 Nah, ikhwan akhwat terkait dengan apa 29:24 yang sedang kita simak ini boleh kok 29:26 bertanya ya karena kebetulan ini 29:28 langsung bisa WA atau bisa juga telepon 29:32 kalau ada yang ingin diketahui kalau WA 29:34 ke 0811999720 29:40 kalau telepon ke 021845 29:45 1512. 29:46 Kita lanjut lagi eh Pak Oni Kelana 29:49 terkait dengan apa yang barusan kita 29:51 bahas dengan segala macam pengawasan dan 29:55 ee Liga Mahad tadi itu kalau evaluasi 30:00 prosesnya seperti apa terkait dengan apa 30:02 yang sudah diberikan dan yang sudah kita 30:05 ee usahakan untuk dicapai. Iya. Ee kami 30:11 melibatkan siswa dan orang tua di awal 30:14 mereka masuk itu 30:16 ee mereka membuat target. 30:19 Targetnya namanya My Big Dream gitu ya. 30:23 Oke. 30:23 Iya. Jadi kalau nanti anak-anak itu ee 30:26 dia masih tahsin itu ee target dia mau 30:30 seperti apa dia tuliskan kita ada ada 30:32 formnya. ee mereka menuliskan kemudian 30:35 mereka mendiskusikan dengan orang tua. 30:37 Setelah itu mereka tandaatangani dan ada 30:39 tanda tangan orang tuanya. 30:41 Heeh. 30:42 Bahkan Heeh. Itu 30:43 big dream ini tercatat. 30:45 Iya. Iya. Harus tercatat. 30:47 Nanti dari evaluasi ketahuan ya baru 30:49 sekian persen nih harus apa dan 30:51 bagaimana gitu ya. 30:52 Bagaimana kita bisa menilai kalau ee 30:54 tidak ada data awal kemudian ee pada 30:57 saat proses seperti apa 30:58 gitu. Jadi ee 31:01 nanti ada yang namanya SLVC. SLVC itu 31:05 student eh lead parents conference. 31:08 Hm. 31:08 Jadi siswanya yang akan menceritakan 31:11 ayah, bunda. Jadi siswa itu membuat ee 31:16 presentasi di depan orang tuanya yang ee 31:21 menyampaikan pencapaian baik itu di 31:24 kegiatan di mahad ya ataupun juga 31:27 kegiatan di sekolah. Iya. 31:29 Nah, itu ee biasanya kita lakukan dalam 31:32 satu semester itu ya minimalnya satu 31:34 kali, tapi maksimalnya bisa dua kali. 31:36 Jadi di 31:39 ee biasanya kalau di sekolah itu ada 31:42 ulangan tengah semester ya, ujian tengah 31:44 semester. 31:45 Nah, se pada saat membagikan hasil 31:48 ujiannya itu juga anak juga akan 31:50 mempresentasikan 3 bulan pertama nih ya 31:54 saya ee 31:55 begini begini begini. Coba lihat awalnya 31:57 begini, ininya begini. Loh, kok masih 31:59 jauh ya? Nah, maka di situ ee orang tua 32:02 memberikan penguatan. Ingat ya, kamu 32:05 pencapaiannya harus sampai sini. Kalau 32:08 enggak sampai seperti ini, berarti ada 32:10 apa nih? Kamu masih kebanyakan 32:11 main-main. 32:12 Nah, itu punya kesempatan sampai dengan 32:15 akhir semester. Masih kurang lebih 2 32:16 sampai 3 bulan lagi untuk anak 32:18 memperbaiki diri. 32:19 Iya. Jadi antara guru, pendidik, anak 32:23 dan juga orang tua itu kolaborasinya 32:26 luar biasa ya untuk ee mendapatkan 32:30 pencapaian seperti yang tadi kita 32:31 dampakkan. 32:31 Itu kalau di sekolah umum mungkin 32:33 komunikasi tiga arah. Kalau di kami 32:36 empat arah. [berdehem] 32:37 Hm. 32:38 Ada anaknya, ada gurunya, ada orang 32:41 tuanya, dan ada musrifnya. 32:42 Nah, musrif ini tambahan yang ada di 32:45 sekolah. 32:45 Iya. Karena kan memang ee pada saat ini 32:48 yang yang salah satu pentingnya pada 32:50 saat kita memilih sekolah boarding itu 32:53 ya programnya itu ini menjadi salah satu 32:55 pertimbangan gitu gitu Mbak Nun. 32:59 Evaluasi penting banget apalagi kalau 33:02 anak-anak diminta untuk menyampaikan tuh 33:04 berarti mereka semua bisa bicara dong 33:05 ya. Enggak semua anak bisa berbicara 33:08 untuk orang banyak loh. Maksudnya untuk 33:10 ayah, ibu, guru, musrif dan mungkin juga 33:13 itu kalau pas lagi memberikan laporan 33:15 seperti itu ada siapa aja di depannya? 33:17 Ee itu ada unsur dari sekolah biasanya 33:20 guru. Jadi mereka itu nanti 33:23 ada waktu kurang lebih 1 minggu ada 33:27 mentornya masing-masing. 33:29 Hm. 33:30 Ada yang mentornya itu guru, ada yang 33:31 mentornya itu musrif. 33:32 Musrif. Heeh. Jadi ee nanti ee sudah ada 33:36 template-nya yang mau disampaikan. 33:38 Silakan ini loh target kamu mereka isi 33:41 sendiri template itu. Setelah itu 33:43 dari template tersebut mereka buat 33:45 menjadi ee slide-slide presentasi. 33:49 Keren. Masih sekolah di SMP, SMA itu 33:51 dua-duanya. 33:52 Iya. Iya. Heeh. 33:53 Bahkan ee 33:56 banyak orang tua itu yang begitu 33:59 selesai anaknya keluar dari kelas 34:01 menyampaikan presentasi itu, ada saya 34:04 lihat seorang ibu tuh sampai meluk tiga 34:06 kali 34:07 enggak diduga gitu ya. ngobrol sebentar, 34:09 peluk lagi. Terus pada saat kami 34:12 menanyakan kenapa ee saya enggak duga ya 34:15 anak saya bisa seperti ini. Ada juga 34:18 anak yang mungkin terkenal pendiam, 34:20 tiba-tiba orang tuanya diundang dan 34:22 anaknya menyampaikan seperti itu. Bisa 34:24 ya anak saya seperti [tertawa] itu? Nah, 34:27 itulah sekolah, itulah lembaga. 34:30 Pendidikan adalah proses lembaganya 34:33 sekolah. Sekolah berasrama adalah 34:35 pilihan. Maka di situlah nanti 34:39 pendidikan ke depan harusnya apa yang 34:41 disampaikan oleh Pak Munif itu namanya 34:44 istilahnya IPSatif. IPSatif itu menilai 34:47 seseorang bukan dengan orang lain, tapi 34:50 dari kondisi sebelumnya setelah 34:52 mendapatkan stimulasi hasilnya seperti 34:55 apa. 34:55 Artinya penilaian berkelanjutan tapi 34:58 yang dinilai adalah hari ee yang lalu 35:02 dia seperti apa, hari ini bagaimana, 35:04 yang akan datang bagaimana. Bukankah itu 35:07 konsepnya dari Rasulullah? 35:09 Iya. di mana hari ini kita harus lebih 35:12 baik daripada kemarin 35:13 dan hari esok 35:14 harus lebih baik dari hari ini. 35:16 Hari ini 35:17 kan begitu. 35:18 Betul. 35:18 Tapi saya tidak bisa bersaing dengan 35:21 Mbak Nunik. Begitu Mbak Nunik enggak 35:23 bisa juga bersaing dengan saya. 35:25 Masing-masing punya ini. 35:26 Itulah konsep sebetulnya kita 35:28 memperbaiki diri terus-menerus 35:31 terusmenerus 35:32 dalam mencapai kesuksesan. 35:34 Karena orang yang sukses kita bicara 35:36 tentang ee teori motivasi kesuksesan ya. 35:39 Kebetulan salah satu pekerjaan saya 35:42 harus memberikan motivasi gitu, Mbak. 35:44 Orang yang sukses itu orang sukses punya 35:47 dua core. 35:48 He. 35:49 Atau dua faktor. Faktor pertama adalah 35:52 kesempatan. 35:53 Faktor kedua adalah kesiapan. 35:57 Pertanyaannya, 35:58 mana di antara dua faktor itu yang bisa 36:00 kita kendalikan? 36:03 Apakah kesempatan? 36:05 Kita enggak bisa mengendalikan 36:06 kesempatan, Mbak Nuning. 36:07 Tapi kesiapan bisa di 36:09 kesempatan itu sifatnya eksternal. 36:11 Iya. 36:12 Tapi kalau kesiapan 36:14 internal. 36:16 Sayangnya tidak semua orang tahu kapan 36:19 kesempatan itu ada. 36:20 He 36:21 artinya apa? Setiap saat harus 36:24 siap. 36:25 Siap. Baru kesempatan itu bertemu dengan 36:29 kesiapan. terjadilah momentum kesuksesan 36:31 apapun itu. 36:33 Nah, indikator bahwa Anda itu siap apa? 36:37 Yaitu tadi bahwa hari ini harus lebih 36:40 baik dari kemarin dan hari besok lebih 36:42 baik dari hari ini. 36:44 Apa yang kurang dari ajaran agama kita? 36:47 Tapi kita yang terkadang 36:49 implementasinya yang enggak benar. 36:51 Bahkan [tertawa] 36:53 sekarang kalau kita lakukan, kita lihat 36:57 dari bangsa-bangsa lain yang melakukan 36:59 itu salah satunya secara konsisten 37:02 secara budaya adalah bangsa Jepang. 37:04 Heeh. 37:04 Dengan ikigainya, dengan keisennya. 37:08 Keizen itu apa sih? Bahasa mudahnya 37:12 perbaikan terus-menerus walaupun hanya 37:13 1%. 37:16 Bahasa bahasa gampangnya begitu. 37:17 Iya. Jadi ee ini yang terus-menerus ya 37:22 kita semua juga belajar termasuk saya 37:24 juga Mbak Nuning 37:25 sampai akhir hayat ya belajar terus kita 37:27 ya 37:28 belajar terus tujuannya adalah bagaimana 37:30 kita mengikuti Rasulullah dengan 37:32 ajaran-ajaran yang disampaikan. Nah ini 37:34 yang kita sampaikan kepada anak-anak 37:37 kita di sekolah. 37:39 Tadi Pak Oni sebutkan begitu banyak ee 37:42 di luar pelajaran di sekolah tentang 37:47 olahraga ada kemudian juga apa panahan 37:52 berenang itu schol selain itu apa aja 37:55 tuh? 37:56 Jadi ex schol itu dibagi menjadi ee 38:02 dua bagian ya dua bagian. 38:05 Ada yang fisik ada nonfisik. nanti non 38:08 fisik lagi dibagi lagi menjadi ee dua 38:12 bagian lagi. Ada yang sifatnya berbasis 38:14 akademis, ada yang non akademis. 38:17 Kalau yang ee akademis itu seperti 38:21 science club, kemudian English club itu 38:24 ada. Kemudian kalau yang ee lainnya 38:28 seperti yang terkait dengan hobi itu ada 38:33 fun cooking, kemudian ada juga ee 38:38 broadcast 38:39 broadcast 38:40 broadcasting 38:41 ee dan di depan saya juga ada ee 38:45 pengajar public speaking namanya ee Mbak 38:48 Nuning. 38:49 Karena mendengar informasi dari ee Pak 38:52 Oni tadi bahwa anak-anak bisa 38:54 menyampaikan sesuatu di depan yang bikin 38:57 orang tuanya sendiri bingung itu 39:00 pastilah kalau enggak ada bagian 39:02 daripada informasi yang mereka terima 39:05 agak sulit juga ya. 39:07 Iya. itu 39:08 kemudian ee 39:10 ada kalau yang olahraga dari mulai 39:14 panahan kemudian futsal ada sepak bola, 39:17 ada renang, ada basket. 39:21 Ya, itulah Mbak 39:22 itu. 39:23 Oke. Itu pelajaran, pendidikan dan 39:26 segala macam yang luar biasa banget nih, 39:29 Ikhwan Akhwat. Terus terkait dengan 39:31 kesehatan, apa nih yang bisa kita ee 39:34 sampaikan di sekolah kita? Iya. Kalau 39:38 kami punya Satgas, Satgas kesehatan. 39:42 Jadi, Satgas itu dibentuk pada saat 39:44 mulai pandemi dan seterusnya sampai saat 39:47 sekarang. 39:47 He. 39:48 Tugas Satgas itu adalah memastikan 39:50 karena kan ee anak-anak sebelum keluar 39:52 daripada ee mahad atau asrama pagi hari 39:55 itu mereka akan melaksanakan apel. Apel 39:59 saat sekarang ya, saat sekarang itu 40:01 pukul 0.20 mereka harus sudah apel. pada 40:05 saat apel itulah ee sebetulnya bukan 40:08 pada saat apel dari mulai sejak 40:10 anak-anak dibangunkan untuk salat 40:12 berjamaah ee subuh itu sudah ketahuan 40:16 ada yang sakit dan lain sebagainya. Nah, 40:18 ee semua yang sakit seperti itu 40:20 dikomunikasikan di ee satgas kesehatan 40:23 yang berisi ee ada satgas di tiap unit. 40:29 Hm. He. 40:29 Jadi di misalnya di SMA itu ada tim 40:32 Satgasnya, Nordinatornya di SMP juga. 40:35 Kemudian di sana ada kepala sekolah, ada 40:37 dokter, ada perawat, ada musrif. 40:40 Hm. 40:41 Jadi begitu ee di sana dimasukkan yang 40:44 sakit ini gejalanya ini, ini, ini, ini, 40:46 nanti langsung direspon. Oke, nanti jam 40:48 itu pelayanan luar biasa banget tuh. 40:50 Iya. Klinik ee kami ada klinik. Klinik 40:53 kami ada seorang dokter dan seorang ee 40:57 perawat ya. He. 40:58 Ee klinik kami bisa dikatakan kalau buka 41:02 kliniknya memang jam kerja, tapi 41:04 pelayanan kliniknya 24 jam. Namanya di 41:08 Mahatiba-tiba yang demam tinggi dan 41:10 sebagainya. 41:12 Itu BYPON. Kalau memang 41:14 ee di bypone itu tidak bisa ee baru 41:18 langsung dibawa ke dokternya atau 41:20 dokternya yang datang. Kami pernah 41:22 mengalami satu anak yang hipotermia. 41:26 He. 41:26 Jadi dia berpuasa sunah itu tidak sahur. 41:31 Kemudian ini siswa SMA kelas 12. Pada 41:34 saat ee setelah salat Asar ada choice 41:37 activity ee apa namanya? Kegiatan 41:40 pilihan anak ini ikut futsal 41:43 padahal enggak sahur dan dia puasa. 41:45 Iya. Nah, kemudian pada saat berbuka 41:47 puasa dia minum dingin. 41:50 Heeh. He. 41:52 Se selesai salat magrib, 41:56 dia menggigil 41:58 dan seterusnya. Karena sudah ditangani 42:01 kemudian di pertolongan pertama tidak 42:02 bisa langsung kami ke rumah sakit. 42:05 Alhamdulillah kita enggak terlalu jauh 42:06 ya. 42:07 Di sini ada rumah sakit Permata, ada 42:10 rumah sakit mitra keluarga gitu ya, 42:12 ada rumah sakit Melia dekat semua 42:14 langsung. Setelah itu baru kami hubungi 42:16 anggota keluarganya. Jadi kami melakukan 42:21 yang terbaik insyaallah untuk ee 42:24 kesehatan. 42:25 Jadi pelayanan kesehatannya pun itu 42:28 enggak ecek-ecek istilahnya karena ya 42:31 menjadi tanggung jawab sekolah sih ya. 42:33 Biar bagaimanapun juga ya. 42:34 Iya. Dalam artian kami tidak ee tidak 42:37 bekerja sama dengan satu klinik atau 42:38 apa. 42:39 He 42:40 tapi kami memang ada dokter dan perawat. 42:42 Baru ketika memang memerlukan tindakan 42:45 lain baru keluar. ya. He 42:47 seperti itu. 42:48 Oke. Dari apa yang kita bahas itu sangat 42:52 mempersuasi banget bahwa boarding school 42:55 atau pesantren modern ini sesuatu yang 42:59 membuat aman banget ya nitipin anak-anak 43:02 ke sana gitu. Oke. Ee Pak Ani boleh kita 43:05 langsung ke pertanyaan yang sudah 43:06 dikirim? 43:07 Boleh. Silakan. 43:07 Oke. Ini dari Ibu Nani. Asalamualaikum. 43:12 Mohon nimbrung nih pertanyaan di pagi 43:16 ini. Apakah akan ada program di bulan 43:21 puasa? Jazakullah. [tertawa] 43:24 Bentar lagi ya puasa ya. 43:26 Ee kalau saat sekarang malah hari ini 43:30 kami ada pembukaan untuk ee Quranic 43:34 Science Camps. 43:36 Nah, hari ini pembukaannya. 43:38 Hari ini. Iya. Hari ini kalau saya tidak 43:40 salah beberapa waktu sudah dibahas anak 43:43 sekarang di spill-spill ya. [tertawa] 43:45 Heeh. Dihasil ya. [berdehem] 43:46 Hari ini ada 34 peserta ee yang 43:50 mengikuti kegiatan Quranic Science 43:52 Camps. Jadi mereka 3 hari dari tanggal 43:55 23, 24. 43:59 Mbak Nuning. 44:00 Heeh. kami mengadakan kegiatan anak-anak 44:02 yang ee mereka mau belajar kalau nanti 44:06 mau boarding tuh seperti apa sih gitu. 44:09 Jadi kami memanfaatkan mereka bagi rapot 44:12 dan sebelum mereka liburan kami ambil 3 44:14 hari. 44:15 Hm. 44:15 Gitu. Ini kan untuk memberikan 44:17 pengalaman dan data peserta ada yang 44:20 tahun lalu ikut, setahun ini ikut lagi. 44:23 Saking tertarik dan menariknya tuh ya. 44:26 He 44:27 ee sementara kalau di bulan Ramadan kan 44:29 ee siswa juga masih ada. Kami tidak 44:32 tidak mengadakan kegiatan itu karena 44:36 kami berfokus ya itu adalah bulan yang 44:39 penuh berkah, bulan yang ee kita harus 44:42 semakin banyak berinteraksi dengan 44:44 Al-Qur'an. Jadi di bulan Ramadan kurang 44:47 lebih kan ada 3 minggu ya siswa bersama 44:49 kami ya. Kami fokus ee kegiatannya 44:52 adalah dengan siswa itu Mbak. Kalau yang 44:56 ee apa ya namanya? Trial atau apa ya? 44:59 Kami bukanya biasanya di bulan Desember 45:02 setiap tahun. 45:04 Iya. 45:05 Iya. Kebayang sih seperti apakah gerakan 45:09 ee gerangan kesibukan dan aktivitas ee 45:13 anak-anak kita di sana. Ini ada yang 45:17 ngomong-ngomong soal My Big Dream. Apa 45:20 yang bisa diceritakan Mbak Nuning 45:22 tentang 45:24 dream yang paling big kemudian sampai di 45:28 mana pencapaiannya ketika itu harus 45:30 evaluasi? Tolong Pak Oni. Wah duh ada 45:33 yang pengin punya gambaran juga ya. He 45:37 karena kita punya pilar itu tadi empat. 45:39 Iya 45:40 ya. Jadi ee 45:44 terutama tentang bagaimana pencapaian 45:47 tahsin, 45:49 bagaimana pencapaian tahfiz. 45:51 Tahfiz. 45:51 Iya. 45:52 Lebih ke sana. 45:53 Heeh. He 45:54 he. Ee itu yang menjadi target utama 45:58 pada saat ee mereka berada di ee mahad. 46:02 Jadi itu pencapaiannya. 46:03 Nah, termasuk di dalamnya ibadah 46:07 gitu. 46:08 Iya. I. 46:08 Jadi ada akidah, ada ibadah. Nah, 46:12 kemudian ee baru pencapaian-pencapaian 46:15 yang tadi. Nah, ibadahnya itu misalnya 46:17 ee dia mau seperti apa dalam salat 46:20 wajibnya kayak gimana, kemudian salat 46:22 sunahnya seperti apa, puasanya kayak 46:25 gimana. Biarkan mereka 46:28 punya punya sesuatu yang mereka niatkan 46:32 sendiri. He 46:33 Nah, kita akan lihat, oh ternyata 46:35 kemampuanmu sebetulnya lebih lebih dari 46:37 itu. 46:38 Dari itu. Heeh. 46:39 He. Nah, biasanya salah satu ee ini 46:42 adalah capaiannya kalau mereka masih 46:45 tahsin mereka itu menghafal surat-surat 46:48 pilihan, Mbak. Kayak surah Almul, 46:51 kemudian surat Alwiah. 46:52 Dan itu merdeka mereka bebas menghafal 46:54 yang mana. 46:54 Iya. yang penting ee berapa berapa surat 46:58 yang mereka hafalkan tercapai tidak 47:01 dimasukkan di dalam 47:03 trim-nya itu. 47:04 Nah, ada lagi yang ee anak kami ini ada 47:08 yang sudah setorannya sampai 30 juz. 47:12 Nah, sekarang dreamnya adalah bagaimana 47:14 dari 30 juz itu mutkinnya. Heem. 47:17 Heeh. 47:19 Kan kalau setoran dia menghafal kemudian 47:21 di di murajaah setelah itu disetorkan 47:25 kepada musrifnya. Nah, setelah 47:27 disetorkan itu dia kembali lagi untuk 47:29 bagaimana mutkinnya dia hafal. 47:33 Keren banget 47:34 ikhwan akhwat. Kalau kita big dream-nya 47:36 apa? Punya anak yang hafal Quran pasti 47:39 itu semua ya. Oke. Ini ada dari tidak 47:43 ada namanya tentang follower yang 20% 47:47 keren banget. 47:48 itu kalau menangani trouble maker yang 47:51 muncul 47:52 kira-kira 47:54 seperti apa ya? Soalnya di lingkungan 47:57 kami trouble maker itu banyak banget. 48:00 Biasanya seperti apa anak-anak yang jadi 48:02 trouble maker? 48:05 Ee ini 48:08 memang harus kita ee punya kemampuan 48:12 dalam hal mengobservasi. He 48:14 anak-anak yang 20% itu biasanya 48:19 dia bukan hanya 48:23 ee tepat waktu. 48:25 Sebetulnya kalau bicara tepat waktu kita 48:27 nih harusnya sudah tertinggal ya. Yang 48:30 keren itu 48:32 mempersiapkan diri sebelum waktu. 48:34 Iya. 48:34 Itu kalau tepat waktu tuh ya sudah 48:37 biasalah harusnya. 48:38 Memang wajibnya tepat waktu. Yang keren 48:41 itu sebelum waktu. Jadi ee jika di dalam 48:44 20 anak itu ada 20% 48:47 he 48:47 berarti kurang lebih ada empat anak yang 48:51 dia itu bisa ngajak teman-temannya. 48:53 He. 48:54 Dia itu bisa menjadi 48:56 dia bisa jadi ejen perubahan. Eh, jangan 48:58 gini, eh jangan ribut. 49:00 Kemudian kalau kalau semua anak itu 49:03 sudah relatif baik, dia bisa jadi varian 49:05 positif 49:07 gitu. 49:08 Iya. Sebagai contoh 49:11 ee tidak menutup kemungkinan di pola 49:14 asuh yang berbeda setiap anak itu. Maka 49:18 pada saat mereka berinteraksi menjadi 49:19 satu kamar 49:21 ya itu ada yang ee apa bully secara 49:25 verbal dan namanya anak laki-laki 49:29 salah satu jika jika dari sisi 49:33 ee logikanya sudah tidak ketemu ee 49:37 mereka akan adu fisik. 49:39 Tapi alhamdulillah sih kami belum pernah 49:41 sampai seperti itu. Artinya begitu 49:44 mereka ribut seperti itu, ada 49:47 teman-teman yang melerai dan anak itu 49:49 bilang, "Ustaz, biar kami saja, Ustaz, 49:52 yang menyelesaikan." Nah, itu yang yang 49:55 kita bisa lihat itulah anak-anak yang 49:59 good boy ataupun agent of change itu. 50:02 Nah, anak-anak seperti itu biasanya dia 50:05 sudah ada dekat kita, 50:07 tapi kadang kita kurang peka. bahwa ada 50:09 dia untuk ee mengajak dia. Kenapa? 50:13 Karena salah satu pola asuh di dalam ee 50:18 interaksi anak-anak usia SMP, SMA salah 50:21 satunya adalah tutor sebaya dengan teman 50:24 sebaya. 50:25 He. 50:26 Mungkin kita punya gap dalam hal 50:29 komunikasi. Nah, mereka punya cara 50:30 seperti itu. Nah, ini yang ee memang 50:34 kita harus melakukan observasi, 50:36 pendekatan, memberikan penghargaan 50:39 sehingga yang 20% ini mampu mempengaruhi 50:42 yang 70% sehingga yang 10% ee dalam 50:47 tanda kutip ee relatif potensi trouble 50:50 maker pun mereka mengikuti itu. 50:52 Jadi ketularan istilahnya ya. 50:54 Iya. Karena kan ee sifat dasar manusia 50:57 itu akan mengikuti kelompok terbanyak. 51:00 Iya, 51:01 itu 51:02 oke. Sekarang waktunya ternyata terbatas 51:06 banget ya bahasannya. masih pengin 51:08 banyak yang ditanya tapi sudah hanya 51:10 kurang beberapa menit lagi. He 51:13 yang jelas lagi mudah-mudahan ya ee Pak 51:17 Oni Ihsan yang hadir bersama-sama kita 51:21 di acara 51:23 jendela sekolah ini akan merangkum 51:27 bahasan kita terkait dengan em apa 51:32 istilahnya 51:32 bagaimana memilih ya 51:33 kiat memilih ee sekolah boarding. Ee 51:36 oke. Jadi ee ayah bunda yang akan 51:40 mencari sekolah boarding itu perlu 51:43 menjadi perhatian ayah bunda untuk ee 51:47 mungkin ayah bunda juga sekarang sudah 51:49 zamannya online ya. He 51:50 silakan ayah bunda itu ee mencari ya ee 51:55 secara online seperti apa. Kemudian ee 51:59 ayah bunda juga bisa bertanya pada ee 52:03 mungkin yang dianggap tahu, dianggap 52:05 mengerti terkait dengan sekolah 52:08 boarding. kunjungi secara langsung, ajak 52:11 anaknya, kemudian ee wawancara dengan 52:15 orang-orang di sekitarnya, baik itu yang 52:17 sebagai pengajar, sekurity, bahkan 52:19 mungkin kalau ketemu di sana ada 52:21 anaknya, tanyakan langsung dan ee 52:24 penting juga untuk melihat testimoni. 52:27 Jadi ee dengan ee apa namanya? dengan ee 52:32 saran-saran tadi ini bisa ee sebagai 52:36 salah satu langkah-langkah mencari 52:38 sekolah yang baik. Termasuk boleh juga 52:41 menjadi pertimbangan itu akreditasi gitu 52:43 ya. Kemudian ee lulusannya ke mana itu 52:46 bisa juga menjadi bahan pertimbangan dan 52:49 ee tanyakan seberapa sering sekolah itu 52:52 mengadakan pelatihan untuk gurunya dan 52:55 juga parenting buat orang tuanya. 52:59 itu Mbak 53:00 keren banget informasi yang bisa kita 53:02 genggam erat untuk buah hati kita kelak 53:04 kalau mau ee cari sekolah boarding 53:07 seperti itu. 53:09 Pak Wani terima kasih banyak untuk 53:11 kebersamaan kita. Yang jelas setiap anak 53:15 adalah bintang dan belajar itu harus 53:18 menyenangkan. Kemudian juga sekolahnya 53:21 juga harus ramah anak dan kita sudah 53:22 dengar semua tadi. Sekali lagi terima 53:24 kasih. Mudah-mudahan mempersuasi kita 53:27 semua juga untuk mempersiapkan diri 53:29 karena lagi-lagi persiapan lebih keren 53:31 daripada 53:33 ee apa pelaksanaan ya. 53:35 Iya. 53:36 Terima kasih. Billahi taufik wal 53:38 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullah 53:40 wabarakatuh. Waalaikum