Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:11 Bismillahirrahmanirrahim. 0:13 Assalamualaikum warahmatullahi 0:14 wabarakatuh, Ikhwan Akhwat 0:15 rahimakumullah. Alhamdulillah 0:17 wasyukurillah. Kita dapat bersama-sama 0:21 di acara Jendela Sekolah untuk hari ini. 0:24 Yang mudah-mudahan bahasannya 0:26 mempersuasi kita semua dan memotivasi 0:29 kita semua 0:30 menjadi orang terdekat dari buah hati 0:33 kita. Tahu banyak soal sekolah, keren 0:36 banget ya. Baik, tidak lupa salam 0:37 selawat kita lantunkan untuk junjungan 0:39 umat, kekasih kita Muhammad Rasulullah 0:42 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 0:44 kita mendapatkan syafaat beliau dan 0:46 dipertemukan dengan beliau di saat yang 0:49 sangat kita rindukan di yaumil akhir. 0:52 Ini sekolah 0:54 sekarang kalau enggak salah 0:56 eee 0:57 baru masuk lagi nih ya. 0:59 Semangat baru 1:00 eee tahun ajaran baru dan 1:03 bahasan kita kali ini persisnya 1:07 eee kalau sekolah ramah anak itu tentang 1:10 apa saja ya. Nanti deh kita tanyakan 1:12 pada narasumber kita yang hadir. Ada Ibu 1:16 Entin sebagai kepala sekolah 1:19 di Sekolah Dasar Silaturahim. Ya. 1:25 Kasih salam sama pendengar. 1:27 Iya, terima kasih Bu Nuning. 1:29 Assalamualaikum, selamat pagi Bapak Ibu 1:33 pendengar Hasil hari ini. 1:35 Terima kasih atas kesempatannya Bu 1:37 Nuning. Alhamdulillah. Yang jelas, 1:39 Ikhwan Akhwat 1:41 Bu Entin ini akan bicara banyak soal 1:44 mengenali lingkungan sekolah, keren 1:46 banget. Dan 1:48 narasumber kita yang satunya lagi adalah 1:50 Pak Yuda. Beliau adalah Waka Kesiswaan. 1:57 Eee ya betul. Eee Kesiswaan SD Sekolah 2:00 Terpadu Salman Al Farisi School. Mhm. 2:02 Eh, selamat pagi semuanya para 2:05 pemirsa. 2:06 Alhamdulillah senang sekali bisa 2:08 kembali ke sini bertemu dengan Bu Nuning 2:11 tentunya. 2:11 [tertawa] 2:11 Iya, mempersuasi yang dengar agar 2:15 tahu banyak soal bagaimana di sekolah 2:18 itu. Nanti yang dibahas kalau enggak 2:19 salah kalau Mbak enggak enak banget 2:21 manggil Ibu ya anak kecil [tertawa] eh 2:23 anak kecil. 2:24 Masih sih. Masih yang ger banget eh Ibu 2:27 Entin tentang masa pengenalan lingkungan 2:30 sekolah. Kalau Mas Yuda, Pak Yuda bahas 2:32 tentang apa nih? 2:33 Tentang AMD, kegiatan di awal tahun 2:35 untuk kelas 2 sampai 6. 2:38 Begitu. Jadi kegiatan di awal tahun, 2:41 keren banget. Nah, 2:43 Ikhwan Akhwat bagaimana caranya kita 2:47 tahu 2:48 anak-anak ngerti banget soal sekolah dan 2:51 paham banget tentang apa yang akan 2:53 diperoleh di eh tahun 2:56 ajaran baru untuk kelas 2 sampai kelas 6 2:59 ya. Betul. 3:00 Eh, 3:01 saya akan bertanya dulu ke Bu Entin. 3:04 Iya. 3:05 Tujuan utama dari kegiatan masa 3:07 pengenalan sekolah sendiri itu apa sih? 3:11 Iya, tentunya Bu Nuning eh untuk di 3:14 awal-awal siswa masuk itu kita ada 3:16 kegiatan MPLS yang memang MPLS itu 3:18 sebagai sarana kegiatan awal ya eh agar 3:22 anak-anak itu bisa beradaptasi terlebih 3:24 dahulu eh dengan lingkungan baru 3:27 tentunya. Jadi sesuai dengan transisi 3:29 PAUD ke SD Bu Nuning karena ini khusus 3:31 kelas 1 ya MPLS itu. Jadi anak-anak yang 3:34 tadinya mungkin dengan suasana belajar 3:37 di TK atau di PAUD ini eh naik jenjang 3:40 mereka jadi Kakak SD ya kalau kita 3:42 bilangnya. Sudah di SD itu eh harus 3:44 dipersiapkan. Memang di masa-masa 1 3:46 pekan sampai 2 pekan pertama itu adalah 3:49 masa-masa mereka mengenal dulu teman dan 3:51 gurunya, mengenal lingkungan sekolahnya 3:55 agar nanti tujuannya ke depannya mereka 3:57 dapat belajar lebih nyaman 3:59 dan juga menyenangkan ya berada di 4:02 lingkungan baru yang memang mereka temui 4:05 seperti itu. Jadi bagaimana anak-anak 4:07 ini merasakan nyamannya, enaknya berada 4:10 di lingkungan baru dengan teman-teman 4:13 baru itu didesainnya seperti apa ya? 4:15 Iya. Memang tantangan untuk kami 4:18 bagaimana menerima anak-anak didik baru 4:21 supaya mereka ke SD Silaturahim itu 4:24 senang itu ya Bu Nuning. Jadi di awal 4:26 itu guru-guru memang kita buat sesuatu 4:29 yang happy. Jadi menyambut mereka itu 4:31 dengan sesuatu yang beda. Kayak misalnya 4:35 waktu hari pertama itu kita semua guru 4:39 belum menampilkan wajah di depan 4:40 anak-anak baru ya. Jadi pakai topeng 4:43 semua Bu Nuning. Sengaja tuh. Sengaja. 4:46 Biar surprise. 4:47 Biar surprise enggak lihat tuh 4:48 wajah-wajah aslinya ya. Jadi semua guru 4:51 menggunakan topeng dengan topeng 4:53 karakter yang memang anak-anak 4:55 sering lihat gitu ya familiar kayak 4:58 misalnya topeng hewan 5:01 gitu yang lucu-lucu Bu Nuning. Dan ada 5:03 juga kita lima maskot yang ditampilkan. 5:06 Jadi 5:07 lima maskot ini guru-guru selain pakai 5:08 topeng menggunakan juga kostum. He eh. 5:12 Nah. Jadi lima maskot ini yang nantinya 5:15 selama dua pekan pertama akan menjadi 5:18 apa ya 5:19 program pembiasaan juga karena lima 5:21 maskot ini mencirikan program 5:24 SD Silaturahim yang mengenai empat lima 5:27 pilar karakter yaitu Sidi. 5:30 Karakter pertama namanya Sidi. Itu 5:32 mencirikan karakter Sidik atau jujur. He 5:35 eh. Yang kedua itu ada maskotnya Ami. 5:38 Tentang karakter amanah. He eh. 5:41 Yang ketiga ada Tala. Tala itu karakter 5:44 Tablig. Iya. Yang keempat itu ada 5:47 Fatonah, namanya Fanny, Fanny karakter 5:50 Fatonah dan yang kelima itu Syaja, jadi 5:53 mewakili karakter Syaja'ah atau berani. 5:56 Gitu, Bu Nuning. Ini benar-benar sudah 5:59 dipikirkan, bukan hanya 6:02 menyenangkan bagi anak-anak, tapi juga 6:04 keren banget sih, ya. 6:06 Bayangkan kalau putra-putri kita yang 6:08 masih bocil banget, baru masuk sekolah, 6:11 kemudian diperkenalkan dengan hal-hal 6:13 semacam ini, tentu merupakan hal baru 6:17 banget bagi mereka. Terus selama MPLS 6:20 ini, Ibu Entin, 6:23 kan pasti ada guru dong yang 6:25 mendampingi. Nah, itu kegiatan 6:27 [berdehem] 6:27 dilakukan apa saja? Iya. Guru-guru itu 6:30 pastinya menjadi pendukung utama, ya, 6:33 mendampingi di segala kegiatan, Bu 6:36 Nuning. Khususnya memang kegiatan 6:38 pembiasaan yang memang kita lakukan di 6:40 awal-awal siswa masuk. Jadi, 6:43 semua semua kelas itu kita didampingi 6:45 oleh dua guru utama, Bu Nuning. Ada wali 6:48 kelas dan juga guru kelas. Nah, fungsi 6:50 dari dua guru utama ini yang nantinya 6:53 menjadi apa membantu anak-anak dalam 6:56 program pembiasaan sehari-hari, Bu 6:58 Nuning. Jadi, memang jadi orang tua 7:00 utamanya lah, ya, di sekolah gitu. Gitu. 7:04 Dan juga memang kita tidak bisa sendiri, 7:07 ya, Bu Nuning. Tentunya guru dengan dua 7:11 guru ini tetap dibantu oleh guru-guru 7:13 lain, ya, seperti guru mata pelajaran 7:15 lain yang memang nanti menjadi tim 7:17 pendukung di kegiatan MPLS ini. Iya. 7:20 Jadi, ikhwan akhwat, enggak bisa tuh 7:23 satu guru, dua guru, karena anak-anak 7:25 ini baru dan 7:27 mendapatkan sesuatu yang baru juga, itu 7:30 sesuatu juga. Tapi sebelum kita 7:32 lanjutkan, saya ingin bertanya nih 7:34 kepada Pak Yuda sebagai Waka Kesiswaan. 7:39 Iya, betul. 7:40 Tadi AMD itu singkatan dari achievement 7:43 motivation Day Day Iya Nah Ini Kenapa 7:48 sih penting dilakukan gitu? 7:51 Iya 7:52 AMD ini kenapa penting dilakukan karena 7:55 AMD adalah salah satu program ya yang 7:58 dilaksanakan 8:00 Di awal tahun setelah mereka libur 8:02 panjang, 8:03 nah ini untuk ee kelas 2 sampai 6 8:07 Ee kenapa penting karena ini untuk 8:09 membangun Bangun kembali Semangat 8:11 belajar mereka 8:13 Motivasi belajar mereka setelah lama 8:16 libur panjang kan 8:18 Ee kita perlu merestart ulanglah 8:19 semangat belajar Mereka dengan kegiatan 8:22 AMD tadi seperti itu 8:24 [berdehem] 8:25 Kalau di 8:27 Sampaikan oleh Ibu Entin tadi terkait 8:29 dengan 5 maskot kostum Iya betul Itu kan 8:33 sesuatu yang ee aku juga baru dengar nih 8:36 misalnya seperti itu, nah untuk ee AMD 8:39 ini sendiri 8:41 Tema yang diangkat apa tuh? Untuk tema 8:44 ee tahun ini yaitu 8:47 Starsis ya yang artinya 8:49 Ee 8:51 Semangat baru 8:52 Semangat baru untuk melangkah bersama di 8:54 di SD Silaturahim Islamic School 8:57 Seperti itu Jadi starsis Betul temanya 9:01 ya, 9:02 semangat baru Untuk Untuk melangkah 9:05 bersama di SD Silaturahim Islamic School 9:08 Oke melangkah bersama ya 9:10 Terus Ehm ini kan pasti dikonsep 9:13 sedemikian rupa dikemas sedemikian rupa 9:16 Ee bisa memotivasi 9:18 siswa yang masih mungil-mungil jiwanya 9:21 ini 9:21 Betul he eh Nah itu Bagaimana Konsepnya? 9:24 Iya 9:25 Untuk ee konsep AMD ini tentunya 9:28 guru-guru kita menyusun dengan 9:30 sedemikian rupa ya He eh Bagaimana 9:33 kegiatan AMD ini bisa lebih menarik 9:35 Lebih inspiratif tentunya dan lebih 9:38 asyik seperti itu 9:40 di dalamnya kita adakan games-games 9:43 kolaboratif tentunya 9:45 eee dan juga video-video motivasi he em 9:49 em supaya mereka bisa kembali lagi 9:51 semangat untuk belajar dan juga 9:54 apa ya enggak boring gitu dengan 9:56 kegiatan awal tahun itu awal tahun kita 9:58 sudah insya Allah bikin anak-anak itu 10:00 have fun gitu loh have fun gitu have fun 10:03 yang [berdehem] memunculkan semangat 10:05 untuk bisa melewati hari-hari di 10:09 eee sekolah iya di kelas yang baru ini 10:11 betul iya sampai pada titik mereka semua 10:14 berprestasi 10:14 iya wih keren banget ya 10:16 ikhwan akhwat kalau Anda ingin bertanya 10:19 silakan saja karena ini live Anda bisa 10:22 telepon ya kalau lewat WA juga oke tapi 10:26 karena ini live dari studio Anda bisa 10:28 telepon bertanya kepada Ibu Entin atau 10:31 Pak Yuda apapun yang ingin diketahui 10:33 terkait dengan aktivitas yang 10:36 diselenggarakan oleh sekolah Insan 10:39 Mandiri Cibubur baik kita jeda sejenak 10:43 nanti kita lanjutkan kembali obrolan 10:45 kali ini 13:36 [musik] 13:53 [musik] 13:56 Terima kasih masih bersama Radio 13:58 Silaturahim di acara Jendela Sekolah 14:02 yang 14:03 menghadirkan SD Silaturahim ya, Yayasan 14:06 Pendidikan Silaturahim 14:08 di Jati Karya. 14:10 Nah, kalau bicara lagi terkait dengan 14:14 bagaimana masa pengenalan lingkungan 14:17 sekolah ataupun 14:19 juga yang dibahas oleh Pak Yuda, Bu 14:22 Entin 14:23 kalau orang tua nih, sebagai orang tua 14:25 kan kita ingin banget mendukung ya 14:27 bagaimana anak-anak kita di sekolahnya 14:29 yang baru ini. Nah, bagaimana bisa 14:32 mendukung kegiatan agar MPLS ini bisa 14:35 berjalan dengan lancar sebagai orang 14:36 tua? Iya. 14:38 Memang dukungan orang tua itu menjadi 14:40 hal utama Bu Nuning pastinya, apalagi 14:42 mengantarkan anak-anak yang memang baru 14:44 memulai masa [berdehem] sekolahnya di 14:46 SD. Jadi eh kami sangat eh meminta 14:51 support sekali ya dari orang tua dalam 14:53 memotivasi anak-anak juga di rumah agar 14:56 mereka siap untuk eh 14:58 ke sekolah Bu Nuning. He em. Eh di 15:00 awal-awal itu sebelum anak-anak masuk 15:02 kami ada kegiatan orientasi dulu ke 15:04 orang tua. Jadi kami sosialisasi 15:07 kegiatan dan program sekolah eh agar 15:09 nantinya orang tua punya gambaran ya apa 15:12 saja yang nantinya akan dilakukan 15:14 anak-anak di sekolah dan juga dukungan 15:16 seperti apa yang orang tua dapat berikan 15:18 gitu. Kemudian kami juga ada kegiatan 15:21 open day khusus bagi orang tua eh untuk 15:24 mendengarkan pemaparan tentang program 15:27 sekolah yang memang baru kemarin ya Pak 15:29 Yuda, 2 pekan kemarin kami 15:32 laksanakan untuk kegiatan open day orang 15:34 tua ini memang tujuannya agar nanti 15:37 terbangun sinergi antara sekolah dan 15:40 juga orang tua ya agar nanti dalam 15:42 pendampingan tumbuh kembang anak-anak 15:44 kita sejalan Bu Nuning antara sekolah 15:47 dan orang tua bisa kompak dalam mendidik 15:49 anak-anak gitu Jadi apapun yang sekolah 15:52 berikan didukung oleh ayah bunda di 15:55 rumah sehingga akan lebih keren 15:58 terwujudnya ya, nah 16:00 terkait dengan nilai-nilai ini karakter 16:04 yang ingin agar itu digenggam erat oleh 16:07 siswa-siswa kita ini 16:10 emmm 16:11 kira-kira seperti apakah 16:14 biar kita punya bayangan nih wow kalau 16:16 anakku sekolah di sana mendapatkan MPLS 16:21 di awal itu akan seperti apakah gerangan 16:24 tambahan 16:25 iya 16:26 sesuai memang core value sekolah kami 16:29 yaitu mengambil karakter Rasulullah emmm 16:33 yang tadi sudah kami sampaikan Bu Nuning 16:35 bahwa ada 5 maskot itu, nah itu 16:37 sebenarnya karakter yang ingin kami 16:40 emmm 16:40 bentuk juga ke anak ya Bu Nuning ya 16:43 seperti sidik anak-anak ya kita 16:46 berharapnya anak-anak bisa menjadi 16:47 pribadi yang jujur ke depannya Bu Nuning 16:51 menjadi 16:52 apa 16:53 anak-anak yang memang selalu berbicara 16:55 apa adanya gitu ya menyampaikan yang 16:58 memang sebenarnya kemudian yang kedua 17:01 karakternya yaitu amanah bagaimana 17:03 anak-anak nanti semoga ya menjadi 17:06 anak-anak generasi yang amanah 17:08 kemudian yang ketiga tala tabligh ya 17:12 tadi karakternya tala supaya anak-anak 17:14 itu bisa menyampaikan ya menyampaikan 17:17 kebenaran tentunya. Yang keempat, eh, 17:20 karakter yang ingin kami, eh, ada ya 17:23 pada anak-anak yaitu fatonah, yaitu 17:25 cerdas. Mudah-mudahan sih anak-anak bisa 17:27 menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, 17:30 eh, kemudian yang kelima karakter 17:33 syaja'ah atau berani. Eh, semoga 17:36 anak-anak juga bisa tumbuh menjadi 17:37 anak-anak yang pemberani, percaya diri, 17:40 eh, sesuai dengan potensi mereka. Jadi 17:43 bukan anak-anak yang, eh, pemalu gitu 17:45 ya, anak-anak yang memang yakin bahwa 17:47 mereka tuh bisa gitu ya, sesuai dengan 17:49 apa yang passion yang ingin mereka 17:51 dapatkan nanti ke depannya. 17:53 Kemudian karakter tambahan yang pastinya 17:56 eh, menjadi anak-anak yang selalu 17:56 semangat dalam belajar, Bu Nuning, dan 17:58 juga mandiri. Itu beberapa karakter yang 18:01 memang kami harapkan, ya, mudah-mudahan 18:03 kami juga sebagai, eh, pihak sekolah 18:06 bisa membantu, eh, dalam pembentukan 18:09 karakter itu. Tentunya dengan dukungan 18:11 orang tua juga di rumah. Jadi yang di 18:13 rumah pun, Ayah Bunda, itu bagaimana 18:17 jujur kita warnai dalam keseharian kita 18:21 di rumah, kemudian juga amanah, dan 18:24 kalau yang tabligh tadi talak tuh kalau 18:26 bahasa bahasa lainnya 18:28 ada kaitannya dengan 18:29 suami istri apa? Cerai ya? 18:31 [tertawa] 18:31 Talak ya. Kan talak. 18:33 Oke, itu nama karakter lain. 18:35 terus fatonah, dia cerdas, dan tentu 18:38 dengan berakhlak tadi ya. Iya, eh, jadi 18:41 ikhwan akhwat, itu yang ditanamkan di 18:43 sekolah, kita perkuat di rumah. Sebelum 18:46 dilanjutkan dengan Ibu Entin, saya ke 18:50 Pak Yuda terkait dengan apa yang 18:53 dilaksanakan dengan AMD ini. 18:56 Kalau tadi 18:58 konsepnya biar memotivasi siswa untuk 19:02 mencapai prestasi di tahun ajaran yang 19:05 sekarang ini. 19:06 Keterlibatan siswa sendiri untuk hal-hal 19:09 semacam ini, untuk eh, apa ya 19:14 guru sebagai fasilitator ya betul sebab 19:17 kalau kita yang di rumah dengar 19:19 kita juga sebagai orang tua mau nih 19:20 melakukan hal yang kurang lebih seperti 19:22 apakah gerangan 19:24 baik ee untuk kegiatan AMD ini tentunya 19:27 ee guru ada ee guru tentunya hadir 19:31 sebagai fasilitator sebagai pembimbing 19:34 di kegiatan tersebut kemudian anak ee 19:37 aktif ya anak ee ikut terlibat aktif di 19:40 dalam kegiatan kegiatan tersebut itu ya 19:44 baik di dalam kegiatan berkelompok 19:46 ataupun individu seperti games misalkan 19:49 ee menonton video misalkan kayak gitu 19:53 atau dengan bekerja sama dengan 19:54 kegiatan-kegiatan lainnya 19:56 seperti itu 19:57 iya jadi ada sarana-sarana yang bisa 20:00 kita manfaatkan ya oke kalau terkait 20:04 dengan 20:06 membangun kebersamaan yang tadi juga 20:08 sudah sedikit dibahas agar semangat 20:12 siswa untuk belajar itu juga kompak 20:15 banget itu ada hal-hal tertentu kah 20:19 ee iya jadi AMD ini juga sebagai wadah 20:23 ya sebagai wadah untuk saling mengenal 20:27 tentunya 20:28 juga AMD ini juga tempat interaksi 20:32 antara kelas tinggi sampai antara kelas 20:35 bawah maksudnya sampai kelas tinggi 20:37 kelas 2 3 4 5 6 itu menjadi apa ya ee 20:41 wadah untuk interaksi ya Bun Din ya 20:44 berkolaborasi juga supaya saling 20:45 mengenal dan situ diharapkan sih 20:48 hubungannya ee baik ya antara 20:52 kelas 2 sampai kelas 6 itu gitu 20:55 bayangkan ikhwan akhwat kalau ada 20:58 kekompakan kebersamaan dan saling 21:01 apa ya peduli antara kelas yang masih 21:04 paling kecil kelas 2 dan yang tertinggi 21:07 kelas 6 itu kita yang mengamati, 21:09 melihat, mendengar, menyaksikan pasti 21:12 ada kebanggaan tersendiri. 21:13 Betul. 21:13 Baik, tadi sudah saya tawarkan kalau ada 21:16 yang mau bertanya terkait dengan apakah 21:19 itu MPLS terkait dengan masa pengam 21:23 pengenalan ya, ee lingkungan sekolah dan 21:26 juga 21:27 ini ada pertanyaan dari 21:31 tidak disebutkan namanya ini, kalau SD 21:34 mendapatkan apa yang barusan kami dengar 21:36 untuk yang masuk SMP lulusan SD itu 21:40 adakah ee hari-hari di awal pelajaran 21:45 di SMP ini hal-hal yang juga menarik 21:48 seperti ini? Mohon penjelasannya. Iya. 21:52 Izin menjawab, ee mungkin maksudnya 21:55 ketika anak-anak baru masuk SMP apakah 21:57 mungkin ada kegiatan serupa ya? 21:59 Biasanya ada, jadi kegiatan MPLS ini 22:01 memang bukan hanya berlaku di jenjang SD 22:04 saja ya. Jadi masa peralihan dari SD ke 22:06 SMP pun itu ada kegiatan MPLS-nya 22:09 sebagai tadi wadah perkenalan dulu. 22:11 Anak-anak mesti kenal dulu dengan 22:13 lingkungan barunya, dengan ee guru-guru 22:16 barunya, kemudian dengan teman-teman 22:18 barunya, ee itu ada Bu Nuning. Jadi 22:21 memang bukan hanya untuk di jenjang 22:22 dasar saja. Karena kan masuk SMP 22:25 temannya bukan teman yang kemarin, sudah 22:27 lain ganti meskipun masih di sekolah 22:29 yang ee sama ya. Oke. 22:33 Kalau menurut ee Pak Yuda sendiri? 22:37 Iya, sama ee apa namanya 22:39 sudah pasti ada ya Bu Nuning ya, ee 22:41 kegiatan AMD ini atau ataupun MPLS di 22:45 SMP juga karena ya mereka bertemu dengan 22:49 teman baru 22:50 suasana belajar baru, guru baru, 22:54 tentunya di awal kita harus ee apa 22:57 memperkenalkan terlebih dahulu seperti 22:59 itu lewat ya kegiatan MPLS tadi ataupun 23:03 kegiatan IMD, seperti itu. 23:06 Baik, ini ada yang bertanya. Mohon izin 23:08 bertanya, tapi ini sudah terlambat, ya. 23:12 Kalau boleh tahu, sebab ada anak saya 23:15 yang sekarang masih di TKB. TKB itu 23:18 TK yang sudah mau lulus, ya? Iya, mau ke 23:20 SD. 23:21 Aha, agar kalau tahun depan, karena 23:24 rumahnya juga enggak terlalu jauh dari 23:28 eh, Cibubur. 23:30 Alamat persisnya? Oh, tadi sudah disebut 23:32 belum, ya? 23:33 Silakan, emm, Bapak siapa nih? Baik. 23:37 Enggak ada namanya, 0811 sekian. 23:39 Alamatnya itu ada di Jalan Kalimanggis 23:44 nomor 99, 23:46 Jatikarya, Jaka, Jatikarya, Jatisampurna 23:51 di 23:52 Bekasi. 23:53 Bukan planet lain, sih. 23:56 Jadi, nanti nomor teleponnya mungkin 23:57 bisa diberikan, ya, kalau misalnya 24:01 memang, eh, tertarik untuk menjadi 24:03 bagian dari 24:05 SD Silaturahim. 24:08 Ini pertanyaan berikutnya. 24:10 Kalau seandainya 24:13 mana tadi? Hilang. Iya, loh. 24:17 Ini dari Ibu Intan. 24:19 Menarik sekali, andai kata semua sekolah 24:22 memberikan 24:24 pengenalan 24:26 terhadap lingkungan sekolah, tentu 24:28 anak-anak di mana pun sekolah akan 24:31 menjadi jauh lebih akrab dan peduli. 24:35 Yang saya ingin tanyakan, di sekolah 24:37 seperti ini, Mbak Nuning, apakah ada 24:40 juga kantin di dalam atau anak-anak 24:42 jajan di luar? Heeh. 24:45 Silakan. 24:46 Boleh, ya? Di SD Silaturahim, kebetulan 24:49 kami ada, eh, menyediakan kantin, kantin 24:51 sekolah. Namun, untuk anak-anak, eh, 24:54 kalau ingin membawa bekal dari rumah, 24:56 dipersilakan. Tapi memang kita tidak 24:57 mengizinkan jajan ke luar area sekolah 25:01 gitu ya, supaya lebih terpantau juga ya 25:03 untuk segi makanannya, apa saja yang 25:05 mereka konsumsi. 25:06 dimakan, dikonsumsi gitu ya. Jadi, 25:09 jangan khawatir karena di sekolah 25:11 disediain kantin. 25:13 Dan kalau mau bawa bekal dari rumah 25:16 boleh, tapi biasanya ibu-ibu enggak 25:17 sempet sih. 25:18 [tertawa] 25:20 Oke, Pak Yuda terkait dengan kemungkinan 25:23 bahwa metode pemberian AMD ini penting 25:28 juga dilakukan 25:30 oleh sekolah-sekolah lain, itu ada 25:32 gambaran seperti apa? Karena yang dengar 25:34 kan pasti bukan hanya dari 25:37 SD Silaturahim kan. 25:40 Sepenting apa sih sebetulnya AMD ini 25:42 bagi anak-anak kita? Iya, tadi sudah 25:44 saya jelaskan ya, AMD ini untuk 25:47 memotivasi kembali ya. He em. Eee yang 25:50 mana mereka sudah libur panjang. 25:52 Eee sudah tidak bertemu dengan gurunya 25:55 juga lama. 25:56 Sama teman-temannya juga lama. 25:58 Tentunya dunia belajar mereka mungkin 26:01 berubah berubah juga gitu, karena 26:02 kebiasaan-kebiasaan di sekolah mungkin 26:05 eee dengan libur yang sangat panjang itu 26:07 sudah mulai lupa mungkin ya gitu ya. 26:10 Nah, di kegiatan AMD ini eee tadi juga 26:13 kita sudah jelaskan, kita menyusun 26:15 kegiatan AMD ini 26:17 semenarik mungkin gitu. Tujuannya apa? 26:20 Tujuannya supaya anak-anak itu termoti 26:24 termotivasi kembali untuk semangat 26:25 belajar. Di dalamnya ada apa sih AMD 26:28 itu? Itu ada kegiatan men menonton video 26:31 motivasi, kemudian juga kita kasih 26:33 games-games edukasi seperti itu. Ya, 26:37 perlahanlah supaya anak-anak bisa 26:40 bangkit lagi gitu untuk mau belajar 26:42 seperti itu. Ini kan hal baru ya untuk 26:45 anak-anak. Pernah enggak ngadepin 26:48 kesulitan yang muncul atas niat baiknya 26:51 untuk membuat kebersamaan di antara 26:52 mereka. Ada saja ya Buntin ya. 26:54 [tertawa] 26:54 Pengin dengar nih jadinya. 26:56 ada saja gitu kesulitan-kesulitan ya. 26:58 Kadang eh apa namanya 27:02 namanya juga anak yang baru sudah libur 27:04 gitu kan. Ya 27:06 semangatnya ya kita jadi tantangan 27:07 tersendiri gitu. Eh 27:10 kita harus apa ya harus betul he eh. 27:14 Semangatnya kadang ada anak yang baru 27:16 sekolah juga mereka mukanya sudah aduh 27:17 lemas sudah gimana nih tantangannya gitu 27:19 kan coba si anak ini eh mau lagi nih 27:22 gitu kan. Ya kita perlahanlah ajak 27:24 mereka. 27:25 Gitu. 27:26 [tertawa] 27:26 Jadi tetap bertahap ya. 27:27 Tetap bertahap. 27:28 bete gitu 27:29 Berarti ya ada saja yang diomelin Ada 27:31 saja yang begitu memang. 27:33 Buntin pernah juga ngalamin proses yang 27:35 membuat kita harus eh eh gitu kan ya 27:38 sebagai orang dewasa menghadapi 27:40 bocah-bocah kecil ini. Gimana? Pasti ada 27:44 Bu Nuning ya namanya anak-anak gitu 27:46 peralihan dari masa liburan yang panjang 27:49 balik kembali ke sekolah itu membangun 27:52 motivasi tentunya tidak mudah gitu. 27:55 Pastinya orang tua di rumah juga 27:57 kewalahan juga ya Bu Nuning hari pertama 28:00 eh habis libur panjang itu menghadapi eh 28:03 apa nanti rutinitas sekolah kembali itu 28:06 pastinya butuh tantangan juga ya. Guru 28:08 pun sama di kelas adalah anak yang nanti 28:11 bad mood, bosan, Bu kapan pulangnya Bu 28:14 kapan pulang itu ada saja. 28:17 Cuma ya memang tadi Pak Yuda sudah 28:18 sampaikan tantangan guru bagaimana 28:21 mengemas kegiatan yang menyenangkan ya 28:24 tadi kita banyak eh teknik games mungkin 28:27 ada ice breaking juga terus memang saya 28:30 tambahkan kita ada kegiatan yang di 28:33 awal-awal tuh anak-anak membuat 28:34 kesepakatan kelas bagaimana 28:37 dulu tuh. Ada jadi eh alih-alih kita 28:39 menyebut peraturan ini kita ganti ke 28:42 kesepakatan kelas supaya anak-anak tahu 28:44 itu sudah menjadi kesepakatan mau tidak 28:47 mau 28:48 mengusulkan dan setuju gitu ya. mau 28:50 enggak mau harus dipatuhi ya Bu Nuning 28:52 ya, supaya mereka tahu oh ini 28:54 oh ini tadinya sudah aku sepakati nih 28:56 sama temanku, berarti aku enggak bisa 28:57 melanggar nih gitu. Jadi selain itu juga 29:00 ada resolusi ya untuk 1 tahun ke depan, 29:03 biasanya anak-anak tuh diminta 29:05 harapannya selama 1 tahun ke depan tuh 29:07 apa, kamu ingin menjadi apa, kamu ingin 29:10 apa yang perlu diperbaiki ke depannya 29:13 itu ada Bu Nuning, jadi supaya mereka 29:16 tuh bisa lebih semangat ya nantinya 29:17 mungkin aku ingin 29:19 ke depannya lebih semangat belajar atau 29:21 apa tuh anak-anak ditulis Bu Nuning, 29:23 jadi kita ada 29:24 semacam pohon 29:26 [tertawa] 29:27 semacam apa pohon harapan lah ya kita di 29:29 kelas tuh anak-anak nempelin tuh 29:31 harapannya selama 1 tahun tuh pengin apa 29:33 sih yang diraih gitu. 29:35 Kalau di sekolah diajarkan, ditanyakan 29:38 dan diajak bersepakat di rumah juga bisa 29:40 nih Ikhwan Akhwat ya, misalnya 29:43 kesepakatan tertentu terkait dengan 29:45 makan, terkait dengan kebersihan, 29:48 pernah enggak anak-anak sekecil apapun 29:50 umurnya, pokoknya kalau habis makan 29:53 bukan cuman cuci tangan tapi cuci 29:55 piring. 29:56 [tertawa] 29:56 Kelihatannya sepele ya, tapi kalau itu 29:58 jadi kesepakatan tentu lain lagi. Ini 30:00 ada yang bertanya nih, terkait dengan 30:03 topeng 30:05 karakter tadi boleh dong dikasih 30:07 gambaran, siapa tahu kita di rumah juga 30:09 bisa iseng. 30:10 [tertawa] 30:11 Pak Yuda, silakan. 30:12 Ya tentunya saya salah satu jadi topeng 30:14 waktu itu Maskotnya juga Pak Yuda. 30:17 Jadi maskot, saya tuh jadi maskot si 30:20 Fanny ya. 30:21 Fatona waktu itu saya topengnya Panda. 30:24 Seperti itu. Saya juga kemarin. Ya iya 30:26 Bu Nuning juga 30:27 Saya jadi maskot juga kebetulan 30:30 karena kita apa kemarin saya tuh jadi 30:33 Tala, Tabligh kita ibaratkan bebek sih 30:36 kemarin, jadi pakai kostum bebek Bu 30:39 Nuning, bukan Bukan topeng ya pakai 30:40 kostum malah. 30:42 panda beneran, baju panda gitu. 30:45 Mukanya ditutup muka panda. 30:47 Bajunya pakai 30:48 Pakai kostum panda. 30:49 Panda juga sama, panda juga. Iya, sayang 30:51 enggak dibawa. Coba dibawa bisa 30:52 ditunjukin. 30:53 [tertawa] 30:54 Kalau Ibu Entin 30:55 pakai apa? Kemarin kostum bebek. 30:57 Kostum bebek, gitu. [berdehem] 30:59 juga bebek. Terus di 31:01 ini, apa tuh? 31:02 bebek, kepalanya kepala bebek jadi 31:03 benar. Ada kuping yang 31:06 apa? Ada. Pakai ada kakinya pakai 31:08 kaki-kaki bebek tuh. 31:11 Jadi kemarin dipanggilnya Ibu Bebek sih 31:12 sama anak-anak. 31:13 [tertawa] 31:14 Jadi eh 31:16 ikhwan akhwat, hari ini narasumber kami 31:18 adalah Bu Bebek dan Pak Pak Panda. 31:21 [tertawa] 31:22 Pak Panda. 31:23 itu sebetulnya kalau disingkat BB sama 31:24 PP ya. 31:25 [tertawa] 31:25 Pak Panda kan PP. 31:27 Iya. Bu 31:28 Bu Bebek eh itu terus ngomongnya pakai 31:31 eh suara-suara bebek juga enggak? Iya, 31:33 kita pakai suara-suara. Suara-suaranya 31:35 ya. Lucu-lucu ya, Pak. Gitu, dibarengin 31:37 biar anak-anak tuh seru ya, enggak pakai 31:39 suara asli. Asli sih kemarin saya kayak 31:41 bebek [tertawa] aja gitu. Kayak suara 31:42 bebek, ada kwek-kweknya Bu Entin. 31:46 Iya, kalau em 31:49 hal-hal yang semacam ini baru bagi 31:51 mereka, ini menyemangati dan juga 31:53 sekaligus lebih bergairah ya. 31:57 Dan dari proses penggunaan 32:02 bebek dan panda tadi itu, ada hal lucu 32:05 mungkin yang terjadi pada anak-anak 32:08 gimana misalnya? Iya, mereka kaget ya. 32:11 Mereka kaget gitu kan pada saat kita 32:13 dipanggil satu-satu dengan kostum eh 32:16 sendiri-sendiri. 32:18 Tentunya mereka Enggak lihat wajah asli. 32:20 wajah asli gitu kan, siapa nih siapa nih 32:22 gitu. 32:23 [tertawa] 32:24 Histeris lah, mereka histeris. 32:27 Oke, coba ada satu anak yang dibawa biar 32:29 ceritain. Keren banget ya. Oke, em 32:33 terkait dengan 32:35 agenda yang dilakukan oleh SD 32:37 Silaturahim ini 32:39 sebagai kepala sekolah nih, tentu ada 32:41 harapan-harapan tertentu, ada juga eh 32:45 apa namanya 32:46 proses-proses yang ingin terlaksana 32:49 dengan mudah pada saat eh 32:51 ajaran baru bagi siswa-siswa ini, 32:54 kira-kira seperti apa tuh? 32:57 Ya, kami berharap anak-anak bisa 32:58 beradaptasi dengan baik dengan 33:00 lingkungan baru, kemudian tumbuh 33:03 semangat belajarnya karena memang eh 33:05 bentuk adaptasi di awal ini menjadi 33:07 salah satu pondasi yang sangat penting 33:09 yang menunjang untuk semangat belajar ke 33:11 depannya Bu Nuning. Jadi, bagaimana tadi 33:13 kami mengemas supaya di awal tuh ada 33:15 kesan menyenangkan supaya ke depannya ya 33:17 anak-anak juga terus happy, enjoy 33:20 belajar di sekolah, bisa eh beradaptasi 33:23 dengan baik dengan orang-orang baru yang 33:25 mereka temui dan juga lingkungan sekolah 33:27 tentunya. Dan mudah-mudahan eh sesuai 33:29 dengan tadi karakter yang kami harapkan 33:31 ya anak-anak ke depannya bisa tumbuh 33:33 menjadi anak-anak yang akhlaknya baik, 33:36 semangat belajar, kemudian cerdas, juga 33:39 eh menjadi pribadi yang tentunya 33:41 membanggakan kedua orang tuanya ya 33:43 sesuai dengan target orang tua mungkin 33:45 eh ada tersendirilah Bu Nuning ingin 33:48 anaknya seperti apa seperti apa gitu. 33:51 Oke, ini ada pertanyaan. Anak SD sudah 33:55 gila gadget, apa yang harus kami lakukan 33:59 sebagai ayah ibu, sebagai orang tua? Ini 34:03 apakah juga di bahas di acara penerimaan 34:08 siswa untuk pengenalan sekolah ini? 34:10 Karena kami juga ingin niru nih biar 34:13 mereka enggak 34:14 addict dengan yang namanya gadget. 34:17 Seperti apa kah mungkin eh Pak Yuda? Ya. 34:21 Kalau dari kami eh untuk-untuk apa 34:25 namanya tadi 34:26 pengenalan gadget ya? 34:28 Kalau gadget sih kita enggak ada ini ya, 34:30 Bu, apa namanya anak-anak hanya dilarang 34:32 saja, dilarang membawa gadget ke 34:34 sekolah, gitu. 34:35 Tapi kadang dari sekolah juga kita 34:37 memberikan nasehat kepada anak-anak 34:40 supaya main gadget-nya itu di rumah 34:42 mungkin ada jadwal tersendiri gitu. Iya, 34:45 dibatasi. Kadang kita juga suka bertanya 34:48 kepada orang tua dan memberikan saran 34:50 kepada orang tua 34:51 untuk bisa diberikan jadwal, gitu. Di 34:54 hari weekend, itupun di hari weekend 34:57 hanya beberapa jam saja. Seperti itu. 34:59 Mungkin izin menambahkan, mungkin bisa 35:02 [berdehem] diberikan alternatif kegiatan 35:04 yang memang 35:05 bisa mengganti yang tadinya mereka adikt 35:08 sekali ya. 35:09 Kayak misalnya sehari 2 jam gitu main 35:11 gadget, mungkin bisa perlahan dikurangi. 35:13 Memang kalau langsung 35:16 di 35:17 cut pasti agak susah Bu Nuning gitu. 35:18 Karena itu sudah menjadi kebiasaan ya. 35:20 Kalau saran kami sih mungkin lebih 35:22 dikurangilah sedikit-sedikit yang 35:24 tadinya 2 jam, oke misalnya 1 jam 35:26 setengah dulu. Tapi perlu ada kegiatan 35:28 alternatif pengganti. Harus ada 35:31 aktivitas yang lain biar mereka enggak 35:33 bete. Betul. Soalnya dari pengalaman 35:35 Ibu-ibu, Bapak-bapak sih kerja ya. Tapi 35:38 yang ngadepin anak-anak di rumah kan 35:39 Ibu-ibu, itu adalah betapa sulitnya 35:42 memisahkan mereka dengan benda ajaib 5 * 35:45 10 cm itu. 35:47 [tertawa] 35:47 Kalau enggak dikasih, banyak hal yang 35:50 bisa terjadi ya. Ada tips tertentu 35:52 enggak Pak Yuda? 35:53 Tips tertentu. 35:55 Eee tips Biar enggak adikt gitu. Iya, ya 35:56 itu tadi Selain kegiatan lain, gitu. 36:00 Kegiatan kalau dari saya mungkin tips 36:02 lainnya itu tadi ya, kegiatan-kegiatan 36:04 saja gitu, tambah kegiatannya. Atau 36:06 mungkin bisa diikutin les gitu ya, buat 36:09 daripada dia main HP gitu mending dia 36:11 ikut les ekskul misalkan berenang, itu 36:15 kan lebih asyik juga itu. Sepak bola, 36:17 mungkin seperti itu. 36:19 Yang [berdehem] jelas 36:21 tidak nganggur. Kalau nganggur pasti 36:22 kepingin lagi pegang 36:25 si gadget tadi itu. 36:28 Tunggu sebentar, siapa tahu ada lagi 36:29 yang bertanya 36:32 terkait dengan 36:34 jendela sekolah kita hari ini. Aduh, 36:36 Mbak Nuning keren banget bahasannya. 36:39 Coba 36:41 tahun lalu sudah dengar ya, anakku 36:43 sekarang baru masuk naik kelas 2 nih. 36:46 Wah, terlambat. 36:48 Tapi enggak ada kata terlambat ya. Iya, 36:50 maksudnya itu bisa bisa diharapkan untuk 36:53 yang kita dengar saat sekarang ini 36:56 dipraktekin juga di rumah. 36:58 Terus terkait dengan harapan Ibu Entin 37:01 tadi kan jelas banget ya, kalau pesan 37:03 yang akan disampaikan Pak Yuda 37:06 kalau anak-anak ini sudah ngikutin 37:07 kegiatan AMD 37:10 apa yang harus mereka genggam erat 37:12 setelah itu? 37:13 Harapan saya sih dengan kegiatan ini 37:15 anak-anak bisa kembali termotivasi ya, 37:19 karena tujuan AMD sendiri kan untuk 37:20 membangkitkan semangat kembali. 37:23 Harapannya ya itu tadi supaya 37:25 semangatnya, motivasi belajarnya kembali 37:27 tumbuh Ehm. dan bisa belajar kembali 37:30 dengan nyaman dan juga menjadi pribadi 37:34 yang tumbuh dan juga berprestasi, 37:36 seperti itu. 37:38 Baik. Ada beberapa WA yang menyatakan 37:41 RASIL 37:43 keren banget menjadi radio yang bisa 37:45 jadi panutan. 37:47 Terima kasih banyak. 37:49 Dan 37:50 terkait dengan kegiatan yang MPLS 37:54 lakukan ini itu setiap hari sampai 37:58 dengan berapa lama? 38:00 Kita 2 pekan pertama. 2 minggu pertama. 38:02 2 minggu pertama. 38:03 Habis itu belajar biasa. 38:04 Iya. Dengan bekal yang tadi itu. 38:07 Iya, karena memang ini pondasinya nih, 38:08 Bu Nuning. 38:09 Bukan cuman kenal teman, tapi kenal guru 38:12 karakter masing-masing juga tahu gitu. 38:15 Kalau ditanya siapa yang paling ceria 38:18 dan cerewet di kelas gitu ketahuan juga. 38:20 Bisa ketahuan ya. Bisa ketahuan. 38:21 Bisa ketahuan 38:23 [tertawa] 38:23 Dan biasanya akankah diberikan tugas 38:26 yang justru lebih ribet bagi mereka yang 38:28 cerewet dan ini tadi. 38:31 Kita biasanya ada sering memberikan 38:33 peran ya ke anak-anak. Jadi di kelas itu 38:37 biasanya kita ada yang namanya 38:40 eh 38:41 anak-anak yang kita pilih nih biasanya 38:43 sebagai tim pendukung guru ya. Misalnya 38:45 ada yang tadi agak cerewet atau apa itu 38:47 bisa jadi asistennya guru tuh. 38:50 Mengingatkan teman-temannya. 38:52 justru kecerewetannya atau 38:53 [berdehem] 38:54 keributannya untuk pegang 38:55 Iya. Betul, Bu. 38:57 Betul, Bu. Alih-alih kita menyalahkan eh 38:59 kamu jangan cerewet lebih baik mereka 39:01 diberikan peran. 39:03 Betul loh ikhwan akhwat. Jadi di rumah 39:05 juga kalau terlalu gimana mendingan 39:07 dikasih peran tertentu ya karena peran 39:11 itu menyemangati 39:12 anak-anak merasa bermanfaat dari peran 39:15 yang diberikan itu. 39:18 Bahkan 39:19 kalau ada yang pernah cerita waktu itu 39:23 kebiasaan untuk ngebahin tempat tidur 39:25 sendiri kalau enggak salah dari asrama 39:26 deh yang cerita eh waktu itu. Itu 39:29 membuat di rumah bebenah kasurnya 39:32 sendiri bukan yang lain. 39:34 Kan di asrama ya baru anak laki-laki ya 39:36 yang asrama kita ya. 39:38 Nah 39:38 jadi memberi kepercayaan untuk mampu 39:41 melakukan sesuatu ternyata 39:44 positif banget ya. Aha. 39:47 Kita masih ada waktu nih kalau 39:49 pertanyaannya terkait dengan AMD 39:53 kegiatan ini penting diadakan di 39:56 pembelajaran awal mungkin enggak sih 39:59 kalau misalnya tidak hanya 40:02 kelas 40:03 satu tapi dimulai lagi nanti kelas empat 40:06 atau setelah berapa tahun karena kan 40:09 pembiasaan itu kan perlu pengulangan. 40:12 Bagaimana? 40:14 Iya jadi kalau untuk pembiasaan memang 40:16 kita jadi program utama sekolah ya, Pak 40:18 Yuda. Jadi ee bukan hanya tadi di awal 40:21 tahun saja karena program pembiasaan itu 40:23 akan terus-menerus kontinu, Bu Nuning. 40:26 Selama sekolah tentunya gitu. Ya memang 40:29 yang dengan adanya pembiasaan itu modal 40:31 untuk ee anak-anak jadi siap belajar 40:34 gitu, termotivasi. 40:36 Mereka jadi apa ee pribadi yang memang 40:39 mandiri, itu kan dari pembiasaan juga di 40:41 awal. 40:43 Iya. Mohon bertanya sama Bu Nuning. 40:46 Apakah 40:47 di sekolah dengan pembelajaran seperti 40:50 itu sudah dilakukan sejak lama dan 40:53 bagaimana hasilnya setelah anak-anak 40:57 mendapatkan MPLS 41:00 atau AMD ini? 41:02 Silakan. 41:04 Ee program MPLS ini kan memang setiap 41:06 tahun, Bu Nuning. Jadi setiap ada siswa 41:09 baru itu pasti kita akan mengadakan 41:11 kayak tadi memang menjadi program 41:13 transisi ya anak-anak yang ee beralih 41:16 dari masa PAUD ke SD gitu. Ee dan itu 41:20 memang sudah berjalan lama, Bu Nuning 41:22 tentunya setiap tahun. Jadi menjadi 41:24 program rutin sekolah gitu dan selain 41:27 kelas 1 tadi untuk kelas 2 sampai 6-nya 41:29 memang sudah ada program AMD itu tadi 41:31 untuk memunculkan ee semangat belajar 41:34 anak-anak ya, memotivasi mereka kembali 41:37 ee setelah mereka libur lama, 41:40 me-recharge kembali lah energi mereka, 41:42 ee motivasi mereka ke depannya. Seperti 41:45 itu. 41:46 Terkait dengan ini nih, tadi aku dengar 41:48 pohon harapan. Itu buahnya seperti apa 41:51 kalau [tertawa] sudah tumbuh? Bagaimana 41:52 Pak Yuda membuat, membayangkan, 41:55 membentuk pohon harapan ini bagi 41:57 kelas-kelas dengan AMD yang diberikan? 42:00 Iya. 42:01 Ee pohon harapan ini anak-anak 42:03 menuliskan harapan dia selama 1 tahun ke 42:06 depan itu dia mau ngapain ini. Dalam 42:09 buku sendiri. Iya, betul. Jadi dia sudah 42:11 punya target, ya. Targetnya itu nanti 42:14 dia akan tempelkan di pohon harapan tadi 42:16 itu. Misalkan aku tahun ini ingin 42:19 menambah hafalanku, misalkan. Tahun ini 42:22 aku ingin ee selesaikan juz 30, 42:26 misalkan. Itu sih contoh-contoh harapan 42:28 yang mereka tulis ee yang nanti mereka 42:30 tempelkan di pohon itu. 42:32 Pohon harapan itu, ya. Dan itu ada ee 42:34 check and recheck-nya enggak? Harapanmu 42:36 mana dia apa waktu itu? Nah, sudah 42:39 misalnya waktu itu nulis kelas 2, terus 42:41 ini sudah kelas 4, misalnya. 42:43 Iya. Itu ada check and recheck-nya, ya? 42:45 Ada. Setiap wali kelas yang baru, dia 42:47 menanyakan lagi tuh, gitu kan, harapan 42:49 kamu iya, sudah sampai di mana itu sudah 42:51 pasti kita tanyakan kembali. 42:53 Jadi, 42:54 kalau di rumah dibikin pohon harapan 42:56 boleh juga tuh, ya. Boleh. Boleh. Iya, 42:58 jadi ikhwan akhwat di rumah kita bikin 43:00 pohon harapan bagi anak-anak sehingga 43:03 cita-cita, tujuan, dan kerinduan mereka 43:06 kita tahu bukan cuman satu, mungkin 43:08 beberapa, mana yang bisa kita bantu, 43:11 mana yang harus mereka perjuangkan 43:12 sendiri, iya kan? Dan itu semua kalau 43:16 perlu check and recheck sudah sampai di 43:18 mana nih, keren banget. 43:20 Kita masih punya waktu lumayan, ini ada 43:23 tunggu sebentar, Pak Toto 43:26 yang ada Pak Toto Ardi bertanya, oh 43:29 bukan bertanya, hanya mengatakan, "Wow, 43:32 keren banget ini kalau dibuat tolok ukur 43:35 bagi semua 43:36 anak-anak yang sekolah. Sayang, anak 43:40 saya paling kecil saja sudah mahasiswa." 43:42 [tertawa] 43:43 Ya, ee cucu nanti, ya. Mhm. 43:46 Oke, terus yang ngasih jempol juga 43:48 lumayan, terima kasih banyak Pak Zedi, 43:52 Ibu Tita, 43:54 dan 43:57 ada yang enggak kasih nama. Kalau nomor 43:58 doang tuh kita enggak bisa ngecek, ya. 44:00 Baik, untuk kar kajian kita hari ini 44:04 terkait dengan MPLS dan AMD. 44:07 Kalau memang kegiatan selama melakukan 44:11 MPLS itu enggak ada yang ini ya, apa? 44:15 Enggak ada yang 44:16 bolos atau sengaja 44:18 tidak hadir gitu, enggak? Paling izin 44:21 sakit 44:21 Sakit 44:22 lain ya 44:23 Ada acara keluarga begitu. Intinya 44:25 memang izin ini ya 44:27 memang ada keterangan begitu. 44:28 Heeh, betul. Enggak ada sih yang 44:30 tiba-tiba bolos begitu. 44:32 Alhamdulillah. Itu kan PR bagi guru ya. 44:35 Kalau ada siswa yang eh kurang tertarik 44:38 dengan apa yang kita berikan, terus 44:40 entah dengan alasan dan eh bagaimana 44:43 mereka 44:45 mundur atau back off gitu dari hal-hal 44:48 semacam itu, tapi enggak ya. 44:49 Alhamdulillah. Karena memang butuh kerja 44:51 sama juga dengan orang tua Bu Nuning. 44:53 Tadi dalam motivasi, mungkin menambahkan 44:56 tadi karena eh 44:57 anak-anak kan bikin pohon harapan. Aha. 44:59 Ada satu lagi nih Bu Nuning yang memang 45:01 menjadi pendukung. Yaitu Ketika open 45:03 day, orang tua itu menulis parents hope. 45:06 Jadi eh orang tua yang memberikan 45:08 harapan untuk anak-anaknya. Jadi isinya 45:11 sih lebih banyak doa ya. Heeh. Bagaimana 45:13 mengawali pembelaja- apa kegiatan mereka 45:16 di sekolah nih di tahun-tahun pertama 45:18 itu, orang tua mengiringi dengan doa 45:20 yang memang ditulis di tiap kelas itu di 45:23 display Bu Nuning, jadi anaknya bisa 45:25 baca. 45:26 Oh, doa orang tuaku ini ternyata. Heeh. 45:29 Kemarin saya sempat eh baca juga 45:31 beberapa ya harapan orang tua, ada yang 45:33 ingin semoga anak saya bisa tambah 45:36 hafalannya, semoga anak saya bisa jadi 45:38 anak yang mandiri, itu masya Allah gitu 45:42 Bu Nuning. Pasti mengharukan. 45:44 Pelupuk mata kita panas ya, karena kalau 45:46 kita membaca tentang harapan itu kan eh 45:49 from the bottom, ya. Pasti dari eh 45:52 keinginan, kerinduan orang tua dan itu 45:54 masing-masing lain-lain ya. Lain-lain. 45:57 Iya, memang eh 45:59 kami sih berharapnya kenapa ada parents 46:01 hope ini ya, doa orang tua itu menjadi 46:03 pengiring mereka siap untuk sekolah gitu 46:06 loh. 46:08 Pak Yuda mungkin enggak doa-doa-doa ini 46:10 dikumpulin, dicetak menjadi satu buku 46:12 kecil 46:14 yang kemudian nanti eh bisa kita bagikan 46:17 eh karena kan dari sekian siswa orang 46:20 tuanya pasti doanya meskipun ada yang 46:22 mirip tapi bunyinya, narasinya kan pasti 46:25 beda-beda. 46:26 Bisa tuh. Bisa dicetak. Ide itu ide ya. 46:29 Terima kasih [tertawa] idenya. Terus 46:30 saya kira 46:31 Bukan bisa Iya kita dukung. 46:32 bisa bermanfaat bukan cuman buat 46:35 sekarang tapi buat yang 46:37 Betul. 46:37 lain-lain. Heeh. Dan kalau pohon harapan 46:42 itu nanti juga jadi sesuatu itu 46:45 menjadi support yang luar biasa loh bagi 46:48 bocah. 46:50 Ternyata waktu di kelas 6 nih, "Ih, gue 46:52 dulu tuh waktu kelas 2 46:54 punya punya pohon harapan itu yang aku 46:57 sertakan kan ber bertambah setiap saat 47:00 kan setahun [berdehem] sekali atau apa 47:01 gitu. 47:03 Menyenangkan sekali antara eh 47:06 apa namanya Parent's Hope. Kalau ikhwan 47:09 akhwat di rumah punya enggak harapan 47:12 itu? Nah, itu bagus juga ya ditulis 47:14 terus ditempel di dinding. Dinding kamar 47:17 mungkin. 47:18 anaknya. Dinding kamar anaknya. Pintu 47:20 masuk tapi dari bagian dalam gitu dan 47:23 kalau dibuatnya 47:25 dengan 47:27 penampilan yang indah, menarik pasti 47:29 bagi si bocah juga eh eh 47:31 keren banget. 47:32 Oke, di penghujung ini mungkin bisa 47:34 ditambahkan bagaimana menyemangati bukan 47:36 cuma buat anak-anak, buat ayah bundanya 47:39 tapi untuk siapapun yang mendengar yang 47:41 belum jadi ayah bunda pun ya. 47:43 Terkait dengan betapa pentingnya 47:45 anak-anak mengenal lingkungan bukan 47:47 hanya di sekolah tentunya di manapun 47:49 juga. Silakan. 47:51 Iya eh 47:53 pemirsa mungkin ya eh ayah bunda kita 47:55 selaku orang tua pastinya ingin 47:57 anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang 47:59 semangat, anak yang selalu yang apa 48:02 berprestasi gitu ya. 48:05 Penting sekali 48:07 dukungan dari orang tua, bukan hanya 48:09 pihak sekolah saja karena sekolah tanpa 48:11 adanya dukungan orang tua itu 48:13 ya tidak bisa maksimal gitu ya. Jadi 48:17 kami sih berharapnya kita sama-sama 48:19 antara orang tua dan sekolah itu bisa 48:21 saling berkolaborasi, 48:23 saling bersinergi membangun komunikasi 48:25 yang efektif tentunya dalam mendukung 48:27 tumbuh kembang anak-anak kita supaya apa 48:30 yang menjadi program sekolah bisa orang 48:33 tua bantu juga di rumah begitu pun 48:35 harapan orang tua bisa kita juga bantu 48:37 di sekolah tentunya harus jalan 48:39 beriringan dan jangan lupa juga kita 48:43 menjadi orang tua dan juga sekolah yang 48:45 membahagiakan untuk anak-anak kita 48:47 supaya anak-anak juga tumbuh menjadi 48:48 pribadi yang bahagia, percaya diri dan 48:51 juga bisa berprestasi. Tidak terbebani. 48:54 Tidak terbebani. 48:55 kan tuntutan atau harapan kita jadi 48:57 beban bagi mereka. 48:59 Betul. 49:00 Luar biasa 49:02 Pak Yuda. 49:04 Baik, kalau dari saya [berdehem] mungkin 49:07 menambahkan sedikit juga dari Bu Entin. 49:10 Ehe. Ya betul tadi kata Bu Entin 49:12 tentunya kita untuk membangun anak ini 49:15 tidak mudah ya Bu Entin kalau hanya dari 49:19 satu pihak 49:20 dari sekolah saja atau dari rumah saja 49:23 tentunya 49:24 ini akan berjalan kurang efektif seperti 49:26 itu. 49:28 Kita yang sudah 49:30 apa namanya sudah ketika program yang di 49:32 sekolah hanya dijalankan di sekolah saja 49:34 tidak di rumah 49:36 kalau menurut saya sih itu sama saja 49:38 gitu kan. Maka dari itu tadi Bu Entin 49:40 sudah bilang perlunya kerja sama antara 49:44 sekolah dan orang tua orang tua untuk 49:47 membangun anak ya agar lebih eh, tumbuh 49:51 lagi, lebih percaya diri lagi dan 49:52 tentunya lebih eh, berprestasi seperti 49:55 itu. 49:56 Terkait dengan open day tadi. Iya, 49:58 betul. Karena pentingnya ikhwan akhwat, 50:01 apa yang direncanakan sekolah, 50:02 dilaksanakan di sekolah juga kita 50:04 ketahui sehingga di rumah apapun yang 50:06 kita lakukan senada, sewarna meskipun 50:10 enggak persis banget karena suasana 50:11 rumah sama sekolah pasti berbeda ya. 50:15 Baiklah, untuk Anda yang ingin mencatat 50:17 sekali lagi alamat SD Silaturahim itu 50:20 ada di 50:22 Jalan Kalimanggis nomor 99 Jatikarya 50:25 Jatisampurna di Bekasi. Nomor teleponnya 50:27 berapa Ibu Kepala Sekolah? 50:32 Untuk nomor sekolah ada di 0812 50:36 He em. 50:37 08128693 50:41 0395. 50:44 Oke, jadi kalau mau dicatat sekali lagi 50:46 0812 50:49 86930395. 50:55 Ini nomor telepon sekolah SD 50:57 Silaturahim. Baik Ibu Entin sebagai 51:00 Kepala Sekolah, terima kasih sekali. 51:03 Masih muda sekali sudah memimpin begitu 51:06 banyak jiwa-jiwa mungil, masya Allah. 51:09 Juga untuk Pak Yuda, terima kasih untuk 51:11 kehadirannya. Mudah-mudahan sukses 51:13 dengan AMD-nya. Amin. Sukses dengan em, 51:17 MPLS-nya 51:19 sehingga 51:20 kalau tadi ada parent 51:23 hope, ini juga ada teacher's hope 51:27 dan anak-anak lewat em, 51:30 pohon 51:32 harapan harapannya juga menjadi jauh 51:34 lebih bersemangat. Sekali lagi terima 51:36 kasih untuk kehadirannya. Billahi taufiq 51:38 wal hidayah, wassalamualaikum 51:39 warahmatullahi wabarakatuh. 51:41 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:51 Ya.