Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:49 [Tepuk tangan] 0:55 [Musik] 1:01 Bismillahirrahmanirrahim. 1:03 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 1:05 rahimakumullah. 1:08 Syukur alhamdulillah kita berada 1:10 bersama-sama di jendela sekolah yang 1:12 hadir ke ruangan Anda untuk tahu banyak 1:17 bagaimanakah buah hati kita mendapatkan 1:21 bekal. Dan tentu saja di jendela sekolah 1:25 ini banyak sekali yang dihadirkan ke 1:27 ruangan kita. 1:29 hari ini termasuk yang bisa jadi nanti 1:32 akan mempersuasi karena biar 1:35 bagaimanapun juga buah hati atau anak 1:39 adalah sesuatu yang sangat penting di 1:42 dalam kehidupan kita menjadi apa mereka, 1:45 siapa mereka yang pasti jadi kerinduan 1:48 kita bersama adalah mereka sukses dunia 1:51 akhirat lahir batin. Dan tentu tidak 1:56 lupa salam selawat kita lantunkan kepada 1:58 junjungan umat kekasih kita Muhammad 2:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 2:04 Semoga kelak kita dipertemukan di 2:07 saat-saat yang sangat kita rindukan di 2:09 yaumil akhir. Amin. Dan untuk hari ini, 2:14 Ikhwan Akhwat, 2:16 topik jendela sekolah kita adalah kisah 2:19 santri yang sudah mengikuti lomba. 2:24 Adakah kerinduan di hati kita bahwa 2:26 anak-anak kita yang adalah santri kita 2:28 juga menang dalam lomba? Bukan hanya 2:31 lomba yang dilombakan beneran, tapi 2:34 lomba dalam tanda petik yang lainnya 2:37 pasti ya. Dan em nanti dengan siapa 2:41 gerangan saya akan sapa satu-satu yang 2:44 hadir di sini. Tapi terlebih dahulu yang 2:46 mendampingi adalah Pak Deri Maulana AMD. 2:50 Beliau ini luar biasa sekali karena ee 2:54 sebelum mentari terbit itu sudah sampai 2:56 ke sekolah. Bayang enggak sih? Sementara 3:00 cahaya mentari yang sepanjang hari 3:03 menyinari itu belum lagi 3:07 digantikan oleh ee suasana senja malam 3:11 baru beliau akan pulang. Jadi guru yang 3:14 berjuang di saat sekolah, sekolah belum 3:17 mulai di mana matahari belum terbit 3:20 sudah berangkat dan pulang 3:24 sebelum matahari tenggelam. Beliau 3:27 adalah Pak Deri. Kita sapa yuk. 3:29 Asalamualaikum warahmatullahi 3:30 wabarakatuh. 3:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:33 wabarakatuh. 3:33 Jadi tadi jam 5.00 dari rumah. dari I. 3:37 Oke. Ngomong-ngomong terkait dengan 3:40 topik kita hari ini, bagaimana santri 3:43 yang sudah mengikuti lomba itu kan pasti 3:46 perlu juga dengan perjuangan ini dan itu 3:49 dan segala macamnya. Tapi ikhwan akhwat 3:50 di rumah pasti pengin tahu juga kan 3:52 siapa aja sih yang datang ke sini. 3:54 Selain Pak Deri Maulana tadi ada 3:59 Nabih. Yang mana nih Nabih? 4:01 Iya. 4:03 Lihatnya ke kamera dong. 4:07 Nabi kalau boleh ee tahu persisnya itu 4:11 kelahiran tahun berapa ya? 4:13 2008. 4:14 Berapa tahun tuh? 4:16 14 tahun. 4:17 Baru 14. 4:19 Oke. 4:20 14 tahun. 4:22 Punya hobi apa? 4:23 Fotografi. 4:25 Hobinya fotografi. Berarti jangan-jangan 4:27 yang dimenangin terkait dengan fotografi 4:29 ya dalam lombanya ya. 4:31 hobi fotografi. 4:33 Dan 4:35 kalau sekolah di Insan Mandiri berarti 4:38 sudah 14 eh berapa tahun? 4:41 Sudah 3 tahun. 4:42 3 tahun. 14 tahun umur benerannya ya. 4:45 Nah, 4:47 nanti akan ditanya terkait dengan 4:49 bagaimana proses pembelajaran di Insan 4:51 Mandiri yang membuat ee 4:54 namanya susah amat sih. 4:57 Nama lengkapnya tadi siapa? 4:58 Takribirdin Abik Fayz. 4:59 Tuh kan panjang banget. Nabih ya. Oke. 5:02 Tapi ee tolong berikan mikrofonnya ke 5:05 kawan di sebelahnya 5:07 yang lebih mungil ini. Siapa namanya? 5:09 Raka. 5:10 Raka. Enggak Raka doang pasti dong. 5:12 Heeh. Baraka. 5:13 Siapa? 5:13 Baraka. 5:14 Baraka. Umur berapa sekarang? 5:16 Sekarang umur 12. 5:18 12? 5:18 Iya. 5:19 Dan 5:21 di sekolah mandiri berarti sudah berapa 5:24 tahun tuh? 5:24 Baru 1 tahun. 5:25 Setahun ya? Setahun sudah bisa mengikuti 5:28 lomba. itu gimana caranya bimbing? Keren 5:30 banget ya, enggak? Oke, sebelum kita 5:33 lanjutkan kembali yang ingin kita 5:36 ketahui dari Raka dalam lomba apa 5:39 kemarin itu ee mengikuti lomba apa terus 5:44 menangnya di lomba apa bisa diceritain 5:46 enggak? 5:48 Enggak usah malu kali kan itu sebuah 5:50 pencapaian. 5:57 Lombanya lomba nyanyi. Eh, salah. 5:58 Lombanya lomba catur. 6:00 Nah, lomba catur. Ee sudah yang ke 6:04 berapa dapat juara? 6:06 Satu. 6:07 Baru pertama kali ikut lomba sudah dapat 6:09 juara? 6:10 Ee tiga kali ikut lomba. 6:12 Tiga kali ikut lomba dapat juaranya di 6:14 yang ke 6:15 eh ketiga. 6:16 Yang ketiga juara ke 6:18 satu. 6:18 Juara kesatu itu rasanya gimana? 6:21 Senang. 6:21 Senangnya kayak apa? 6:23 Gembira. 6:24 gembiranya kayak apa? Lompat-lompat 6:25 enggak? 6:27 Enggak. Bersyukur ya sama Allah ya. 6:29 Terus ee juara satu setelah ikut yang 6:32 ketiga itu udah keren banget ya. Dalam 6:35 artian baru tiga kali sudah dapat juara 6:38 satu kok enggak juara tiga dulu, enggak 6:40 juara dua dulu. Itu perjuangannya cukup 6:42 ketat enggak di rumah belajarnya? Yang 6:46 buat sparing partnernya siapa? Kalau di 6:48 rumah 6:49 siapa ya? 6:51 Atau belajar sendiri? 6:53 Sendiri. sendiri lawan sendiri gitu. 6:55 Jadi main dua orang gitu 6:57 mainnya online. 6:58 Oh, karena dengan online tadi itu ya dan 7:01 di situ dilatih terus. Oke. Kalau itu 7:04 kan di sekolah lomba catur yang kemarin 7:06 ini. Kalau yang di luar sekolah pernah 7:09 ikut juga? 7:11 Pernah. 7:12 Di kampung atau di 7:14 tempat lain? 7:16 Tempat lain. 7:17 Menang enggak? 7:18 Menang. 7:18 Menang juga. 7:19 Juara ke 7:20 satu. Wih, keren. Juara kesatu sama 7:23 juara kesatu juga dari yang di luar itu 7:28 berapa kali lomba baru dapat juara satu? 7:31 Tiga. 7:31 Tiga juga. Jadi tiga di sekolah juara 7:34 satu, tiga di luar juara satu gitu. 7:38 Tiga di luar sekolah maksudnya. 7:39 Iya, tiga luar sekolah. 7:40 Berarti ee ini baru 12 tahun ya? Kalau 7:45 15 tahun kira-kira nanti jangan-jangan 7:47 baru pertama ikut lomba sudah juara. 7:50 Kita coba ya. Itu kan semuanya usaha. 7:53 Kalau ada yang nanya nih, entar gantian 7:56 ke kawan yang satunya lagi. Heeh. 8:00 Kalau dia di lomba ketiga baru menang. 8:05 Kalau 8:07 tuh kan susah banget sih namanya 8:09 Nabi. Nabih. 8:11 Nabi aja, Bu. 8:12 Nabih. 8:13 Iya. 8:13 Di ke berapa 8:15 saya? 8:15 Heeh. 8:16 Saya lomba ya. Heeh. 8:18 Lomba fotografi sebenarnya sering ikut 8:20 aja sih, Bu. 8:21 Ikut lomba belum tentu menang, enggak 8:23 masalah. Ikut lagi yang penting 8:24 berpengalaman. 8:25 Karena pengalaman tuh ya melatih ee apa 8:29 yang ada di pikiran kita. 8:31 He 8:32 iya. M dan ya 8:34 keberanian 8:35 hasilnya cukup banyak 8:36 ya. Alhamdulillah sih intinya berusaha 8:40 aja untuk menjadi yang terbaik. 8:41 Berusaha. Oke. 8:42 Intinya istikamah latihan aja. 8:44 Istikamah latihan ya. itu di sekolah ee 8:47 lomba di luar juga pernah ikut 8:48 di luar pernah di sekolah pernah 8:50 dan kedua-duanya prosesnya gimana 8:52 ceritain deh 8:52 kalau di luar itu mungkin karena banyak 8:55 fotografer yang profesional 8:57 He 8:57 ya mungkin ini baru pertama kalinya saya 9:00 ngikutin lomba cuman ya diusahain aja 9:03 yang terbaik kalau yang sekolah 9:04 alhamdulillah pernah juara 9:07 juara ke 9:08 kesatu pernah kedua per 9:10 satu kedua pernah perah 9:12 itu 9:14 gimana orang rumah mendengar informasi 9:16 ini 9:17 ya. Alhamdulillah sih bangga karena ee 9:20 saya di Insan Mandiri ini sebelumnya tuh 9:23 belum pernah ee tahu bakat saya ya di 9:26 Insan Mandiri ini saya tahu bakat-bakat 9:28 saya ee apa namanya terbongkarnya. 9:31 Iya terbongkarnya bakat-bakat saya 9:33 hobi-hobi ini itu kelas 7. Kelas 7 saya 9:37 punya hobi ini. Oh saya ternyata 9:38 passionnya di sini, bakat saya di sini. 9:40 Itu saya bersyukur banget sih. 9:42 Alhamdulillah gitu. 9:44 Jadi memang 9:46 sekolah ternyata memberikan 9:50 dampak yang luar biasa terhadap 9:53 kemampuan siswanya. Ya, coba aku ke Pak 9:58 Deri dulu 10:00 membimbing anak-anak kemudian membuat 10:03 mereka memiliki semangat antusias untuk 10:07 mencapai apa yang menjadi passion mereka 10:10 itu prosesnya seperti apa di sekolah? 10:13 Ya, prosesnya memang ee sangat panjang 10:16 ya, Bunda. Karena apa? karena ee kita 10:19 juga butuh pendekatan diri dulu secara 10:21 personal ya, terus kita menggali juga 10:23 kemampuan siswanya. 10:25 Tahapan awalnya memang dari ee observasi 10:28 pertama ya ketika siswa mendaftar itu 10:31 sudah ee kita observasi melalui 10:34 MIR ya, multiple intelligent research. 10:37 Jadi kita tahu bakat, oh ternyata 10:38 bakatnya ini dalam desain. Oh, ternyata 10:41 bakatnya ini dalam fotografi. Oh, 10:43 bakatnya ini ternyata di olahraga 10:46 seperti itu. 10:47 Dan itu dilakukan pada saat anak-anak 10:49 baru masuk. 10:50 Iya. Dan itu saat kita dilakukan pada 10:52 saat anak-anak baru masuk dan pada saat 10:54 observasi pertama sih 10:56 itu. Jadi kita sudah mempetakan ya. Jadi 10:58 kita bisa tahu, oh ternyata ee 11:01 passionnya anak-anak ini nih, kita harus 11:03 ee mengasah 11:05 dan mematik lagi. 11:06 Barangkali ada yang ee di luar dari 11:09 kemampuan itu. Seperti itu, Bunda. 11:13 Dan dari hasil 11:15 apa? eksplorasi dari hasil pendalaman 11:20 terkait dengan pasien anak-anak ini itu 11:23 kalau dilihat secara sambil lalu 11:25 sebagian besar ke arah mana dari siswa 11:27 yang ada? 11:29 Ee 11:31 kebanyakan dari mereka memang ee 11:35 dapat apa terdapat di passion-nya di 11:39 passionnya itu di bidang psikomotor ya. 11:41 He 11:42 kebanyakan seperti itu. Jadi memang ee 11:45 kita asah kemampuan mereka ya. Ada yang 11:48 diasahnya di bidang nyanyi ya, melukis 11:51 seperti itu atau fotografi kayak Nabik 11:53 tadi. 11:54 Terus bahkan Nabik juga pernah ikut ee 11:57 lomba video ya, video di Insan Mandiri, 12:01 video profil gitu kan. 12:03 Alhamdulillahnya ya ee kita juara se se 12:07 Insan Mandiri ya. 12:09 Nah, itu Nabik adalah salah satu 12:11 contohnya ee 12:14 salah satu contoh siswa-siswa yang ikut 12:16 ee berkontribusi ya di sekolah seperti 12:18 itu. Memang kita butuh butuh proses juga 12:21 ya ee enggak enggak enggak sekali dua 12:24 kali tapi juga berproses secara mendalam 12:28 ya. kita latih anaknya, kita asah 12:31 anaknya, kita berikan projek-projek dari 12:34 yang mudah sampai yang tersulit seperti 12:36 itu. 12:37 Dan dalam menjalankan proses itu 12:39 anak-anak semuanya bergairah ya. Karena 12:42 ya memang kan ada waktunya mereka juga 12:45 ee apa namanya ya ee bermalas-malasan 12:48 seperti itu. Tapi kita juga harus tahu 12:50 ee ketika mereka dalam posisi itu kita 12:54 harus bertindak seperti apa seperti itu. 12:57 Multiple intelligent research ini memang 13:01 jadi pegang peran utama untuk 13:03 mengarahkan anak-anak ke manaun mereka 13:06 kemudian nanti akan melangkah. Ya. 13:08 Iya betul. Dan itu em ngomong-ngomong 13:11 Anda enggak sendirian kan 13:13 maksudnya di guru ada beberapa ada 13:15 timnya ada beberapa teman-teman yang 13:16 lain. Iya. 13:18 Memang ada timnya ada tim khusus untuk 13:20 Mirnya. Jadi kita tahu kita petakan dan 13:23 ada hasilnya ada sertifikatnya juga. 13:25 He. 13:26 Dan kita melihat dari hasilnya itu, oh 13:28 ternyata anak ini bakatnya di sini nih, 13:30 passion-nya di sini. Oh, cara gaya 13:32 belajarnya di sini. Kayak gitu. hal 13:35 temuan tersebut kemudian di ee 13:38 komunikasikan juga enggak dengan orang 13:39 tua di rumah 13:41 biar dapat dukungan gitu. 13:43 ketika akan lomba itu kita memang share 13:47 gitu kan ada perlombaan ini ananda ikut 13:49 di sini 13:50 terus minta doanya ayah bunda untuk 13:53 ananda seperti itu. 13:55 He 13:55 seperti tidak lama kemarin kita ikut 13:58 lomba juga di sekolah lain ya dan 14:01 alhamdulillah ee ee dukungan dari orang 14:05 tua sangat penuh sekali untuk ee untuk 14:07 sekolah ya. 14:08 Iya. Seperti Nabi cerita tadi, "Enggak 14:10 sangka loh ternyata aku ada di sini 14:12 passionnya." Nah, banyak juga anak-anak 14:15 lain yang baru setelah bersama-sama Mir 14:17 ini mereka temukan, "Oh, ternyata 14:19 passion aku di sini" gitu. 14:21 Iya, betul ya. Banyak juga anak-anak 14:23 yang lain bahkan, "Oh, Pak, ternyata 14:26 saya jago dilukis nih, Pak." Gitu kan. 14:29 Padahal sebelumnya memang dia hanya 14:32 iseng-iseng, cuman ketika di kita 14:35 arahkan ternyata diasah ee lukisannya 14:39 alhamdulillah bagus juga seperti itu. 14:41 Jadi dapat bimbingan pendampingan ya 14:44 sehingga apa yang jadi passion-nya tadi 14:46 bisa 14:47 ee terwujud menjadi karya-karya yang 14:50 membuat yang bersangkutan menjadi 14:52 semakin mantap melangkah. 14:53 Iya, betul. Benar. 14:55 Luar biasa banget. Jadi ee kita enggak 14:58 tahu ya, ikhwan akhwat, apakah buah hati 15:01 kita dengan kecenderungan-kecenderungan 15:03 yang sudah kita tahu selama ada di rumah 15:06 besar bersama kita itu merupakan 15:08 passion-nya atau bisa jadi ada hal lain 15:11 lagi yang masih tersembunyi yang kita 15:13 juga enggak tahu. Bisa jadi hal-hal 15:16 semacam ini akan menambah ee wawasan dan 15:20 pemahaman kita. Kalau boleh tahu emm 15:24 bagaimana 15:26 kami orang-orang di rumah yang enggak 15:31 tahu banyak soal Mir ini bisa ngerti 15:33 kira-kira anak ini mau ke mana dan 15:35 ngapain. Silakan. 15:37 Ee iya memang ee dari hasil Meet ini 15:40 memang ada sertifikatnya yang nanti akan 15:45 diberikan nanti akan dijelaskan juga 15:47 oleh ee wali kelas atau oleh guru ee 15:50 konseling seperti itu kepada orang tua 15:53 ya ketika pembagian rapot biasanya di 15:56 semester-semester awal seperti itu. Nah, 15:58 ini juga ee 16:01 hasil-hasil MIR ini bisa juga di 16:06 diterus di diteruskan atau bisa juga 16:09 diasah lagi bakat-bakat yang mungkin 16:12 masih terpendam gitu. Karena setiap 16:15 setiap anak itu bakatnya berbeda ya. Dan 16:18 setiap anak itu punya karakteristik, 16:21 punya cita-cita, dan punya passionnya 16:24 masing-masing. 16:26 Sehingga ee di setiap jenjang itu memang 16:30 harus diasah terus ya. Kalau misalkan ee 16:34 anak tersebut ee passionnya 16:37 berubah-berubah, nah itu kita harus 16:39 mengasahnya seperti itu. Nah, mir ini 16:41 adalah ee salah satu cara untuk supaya 16:46 kita tahu bakat dan kemampuan anak baik 16:49 dari 16:51 baik dari ee segi kognitifnya ataupun ee 16:56 psikomotornya ya. Gaya belajarnya siswa 16:59 juga penting ketika ee siswa itu berada 17:04 di sekolah atau siswa itu berada di 17:07 asrama agar guru-gurunya juga klop nih 17:10 antara media pembelajaran 17:13 mengajar dengan ee gaya belajar mereka 17:17 seperti itu. Nah, ini MIR ini memang di 17:21 di apa ya? di dimulai pada saat 17:24 observasi seperti itu. Nah, juga bisa 17:26 juga terus dilakukan ee jikalau misalkan 17:31 ayah bundanya ingin mengetahui mir 17:34 lanjutan. Nah, ini bisa juga dilanjutkan 17:36 seperti itu. Karena apa? Karena setiap 17:39 tahunnya ini ya bakat anak itu akan 17:43 berkembang ya. Yang tadinya dia hanya 17:46 bakatnya renang. Oh, ternyata punya 17:48 bakat yang lainnya seni musik. Oh, 17:50 ternyata punya bakat yang lainnya lagi 17:53 fotografi. Karena kenapa? Karena kita 17:56 juga di Insan Mandiri Cibubur khususnya 17:58 di SMP IT Insan Mari Cibubur ini ada 18:02 kurang lebih ada ee 13 ee 18:06 ekstrakurikuler ya. Salah satunya 18:08 fotografi, catur, terus ee seni musik 18:12 ya, terus karate, terus taekondo ya, 18:16 coding ya, desain grafis, terus fan 18:20 cooking dan sebagainya. Nah, ini juga 18:22 bisa mengasah ee siswa-siswanya untuk 18:27 untuk ee mengetahui nih bakatnya. Oh, 18:30 ternyata bakat saya ini ee bukan hanya 18:33 di bidang fotografi aja nih. Saya juga 18:35 bisa loh bisa desain grafisnya. Nah, itu 18:38 bisa diasanya dari school-nya itu 18:40 seperti itu. Nah, ee bisa enggak sih 18:43 esol-nya ini berubah-berubah? Bisa 18:46 banget kalau misalkan ee per semesternya 18:50 ingin dirubah misalkan ah saya mau coba 18:53 bakat di bidang fotografi. Nah, itu bisa 18:56 gitu. Ah, saya mau ganti ah bulan depan 19:00 atau apa semester depan untuk di eh pan 19:05 cooking-nya atau gaya masak-memasak 19:08 seperti itu. Nah, itu bisa banget di 19:10 Insan Mandiri Cibubur. Karena apa? 19:11 Karena ini adalah untuk modal siswa 19:14 untuk mengetahui passionnya itu adanya 19:17 di mana seperti itu. 19:20 Menarik sekali. Yang jelas ikhwan 19:23 akhwat, peran kita sebagai orang 19:27 terdekat dengan anak-anak kita pada saat 19:29 mereka bersama juga akan sangat membantu 19:33 bagaimana passion mereka bisa terwujud. 19:35 Apalagi kalau sekolah sudah mencoba 19:37 membantu dengan mencarikan pilihannya 19:40 yang ee luar biasa tadi. Ngomong-ngomong 19:44 kalau saya bertanya ke Nabih nih, 19:48 ada informasi pemenang juga untuk 25 juz 19:52 nih. Gimana ceritanya? Ceritain dong 19:54 ee pengusahanya gitu ya, Bu. 19:56 Heeh. 19:57 Intinya kalau misalnya itu program Quran 20:00 Quran Cam ya kan di Insan Mandiri itu 20:02 ada yang namanya program Quran Cam. He 20:05 ee mungkin ya tujuannya itu untuk 20:08 memberantas buta Al-Qur'an. Maksudnya ee 20:12 mungkin ditargetkan keluar dari ee lulus 20:15 dari IMC 20:16 itu sudah mempunyai ee hafalan serta 20:18 bacaan yang insyaallah lebih baik lagi. 20:21 Nah, kalau misalnya ee perjuangan itu 20:24 yang pertama istikamah. karena ee semua 20:27 tuh enggak bakal ada yang ee hati itu 20:31 enggak bakal tergerak kalau misalnya 20:32 bukan dari diri kita sendiri. 20:36 Nah, misalnya ee kita tuh jangan bilang 20:41 susah menghafal Quran karena itu bisa 20:44 menjadi mindset kita untuk beneran 20:45 susah. Intinya kalau kita mindsetnya itu 20:47 sudah bilang susah itu beneran susah. 20:49 Kalau misalnya kita bilang gampang itu 20:50 beneran gampang. Tapi itu terbukti Bu. 20:54 Jadi mindset nomor satu ya. 20:56 Iya. Mindset nomor satu. 20:58 Percaya diri penuh dengan usaha 21:01 akan membawa kita pada 21:02 kesuksesan. 21:03 Kesuksesan insyaallah. 21:05 Jadi 21:06 mulai kapan itu hafal? 21:09 Ee waktu itu di Insan Mandiri nih 21:12 pertama kan ikut Quran Cam. He. 21:14 Ee yang kelas 8 21:16 itu alhamdulillah dapat 9 juz. 8 juz. 8 21:21 juz. Dapat 8 juz. Kemudian ee di kelas 9 21:25 ini dapat sekitar 21:29 15 21:30 atau 13 juz 21:32 dengan upaya yang biasa-biasa aja atau 21:35 optimal? 21:36 Alhamdulillah ya. Alhamdulillah optimal 21:39 lah. 21:39 Optimal ya. Kalau biasa-biasa aja 21:40 mungkin setengah ya yang didapat. 21:42 Intinya usaha tidak mengati hasil. Heeh. 21:45 Jadi waktu ikut Quran camp ini itu 21:48 peserta lainnya sama bersemangatnya 21:50 enggak dengan Nabil? ee yang Quran Came 21:53 pertama mungkin kan ya masih ada yang 21:56 belum tahu tujuan dan maksudnya ee Quran 21:59 Came tuh apa gitu. Misalnya di Quran 22:02 game nih, ah saya nih ee targetnya 22:04 segini aja lah. Udahlah saya 22:06 santai-santai aja. Mungkin tuh ya 22:08 mengaruh ke sayanya juga gitu. Nah, ee 22:13 di kala teman-teman yang kayak gitu tuh 22:15 saya malah berpikirlah kalau misalnya 22:18 teman-temannya kayak gitu terus saya 22:20 ngikutin kayak gitu kayak saya kapan 22:21 majunya gitu. 22:23 Jadi jadi pemicu juga ya. 22:25 Heh. 22:26 Iya. Kadang ee itu kayak godaan gitu. 22:31 Kalau aktif di organisasi di sekolah 22:35 yang seperti OSIS itu ikut juga? 22:37 Alhamdulillah saya ikut. 22:38 Sejak tahun ke berapa sekolah? dari 22:40 kelas 7 sampai kelas 9 saya ikut terus 22:43 dari OSIS. 22:44 He. Pegang apa di sana? 22:45 Saya multimedia. Multimedianya OSIS 22:49 Insan Mandiri. 22:50 Itu juga yang menjawab tadi ya 22:53 kerinduannya akan fotografer dan segala 22:55 macam ya. 22:56 Iya. Emang di situ sih ee benar-benar 23:01 saya suka 23:03 dari hal fotografi itu saya masuk ke 23:06 multimedia, bidang multimedia gitu. 23:09 Sekarang aktivitasnya di multimedia 23:11 ngapain aja 23:12 aktivitasnya? Ee yang paling penting itu 23:14 kan di era sekarang tuh ada yang namanya 23:18 dunia maya ya. Mungkin kalau misalnya 23:20 promosi sekolah lewat brosur yang 23:23 diprint itu mungkin ya 23:25 agak kurang ya. Karena kita masuk ke 23:28 dunia maya mungkin saya bikin postingan 23:30 Instagram terus saya masukin ke 23:32 Instagram OSIS 23:34 gitu. He he. 23:36 Terus saya bikin kegiatan video kegiatan 23:40 berkaitan dengan waktu itu ee pelantikan 23:43 OSIS OSIS angkatan saya gitu. 23:46 Jadi semuanya ada aplikasi yang bisa 23:49 dilakukan, mempermahir diri juga 23:52 sekaligus juga bermanfaat untuk 23:54 ee sosialisasi kegiatan-kegiatan di 23:57 sekolah ya. 23:58 Iya, benar. 23:59 Itu di OSIS. Kalau di luar OSIS ikutan 24:02 enggak? 24:02 Kalau di luar osis tuh contohnya gimana 24:04 tuh? Ya, enggak tahu di di luar OSIS ada 24:07 organisasi apa atau kegiatan 24:09 mungkin sampai sekarang belum ada ya 24:10 karena ya masih di OSIS aja saya 24:13 aktifnya. AK baru kelas berapa tadi? 24:16 Kelas 9. Kelas 9 masih cukup jauh ee 24:18 perjalanannya ke depan. Ee tolong 24:20 diberikan mikrofonnya ke Raka. 24:24 Ngomong-ngomong mulai dari umur berapa 24:26 gitu belajar main catur gitu. 24:29 Ee dari umur 6 tahun. 6 tahun tuh udah 24:33 memang udah suka dengan main catur. 24:34 Iya. 24:35 Terus di rumah ee lawan mainnya siapa 24:37 biasanya? 24:38 Ayah. 24:39 Ayah. He. 24:40 Di sekolah? 24:41 Di sekolah teman-teman. 24:44 Teman-teman ya. Oke. Kalau misalnya 24:46 ditantang siapa yang habis duluan ee 24:49 caturnya bisa menang enggak kira-kira? 24:52 Bisa sih kayaknya. 24:54 Raka cerita bisa kok kalau misalnya 24:57 nanti ada yang nantangin bukannya menang 24:59 duluan si raja masih di tempat ya. Tapi 25:01 yang habis duluan coba deh. Itu akan 25:04 membuat kita katanya nih akan semakin 25:06 mahir bermain dengan isi kepala kita. 25:09 Kalau yang namanya habis-habisan duluan 25:10 kayak gini kalau enggak eh 25:12 ngomong-ngomong ada kiatnya enggak sih 25:14 untuk bisa jadi keren banget masih kecil 25:17 banget. Ih sudah pintar main catur. Aku 25:18 dulu kenal juga belum. Gimana gimana 25:20 kiatnya? 25:21 Ee banyak latihan, tekun dan fokus. Saat 25:25 bertanding, bertanding, tenang dan 25:28 paling penting berdoa. 25:30 Berdoa dulu gitu ya. Enggak boleh 25:31 bertanding-bertanding doang entar pasti 25:33 menang gitu ya. Enggak ada ya. 25:34 Oke. Tekunnya itu kayak apa tuh? 25:37 Misalnya 25:39 lagi lagi latihan, lagi bermain dengan 25:43 siapa gitu. Terus tiba-tiba ada teman 25:46 datang. Gimana 25:49 temannya diladenin apa mainnya dikelarin 25:51 dulu? 25:51 Kelarin dulu. 25:52 Oh, kelarin dulu. Jadi sor ya entar dulu 25:54 ya. gue kelarin dulu gitu ya. Keren. 25:56 Keren. I. Kalau ada kiat tentu ada 25:59 keteguhan ya. Ee bagaimana dengan 26:02 kiat-kiat yang tiga tadi ya? Apa? 26:06 Banyak latihan. 26:07 Banyak latihan. 26:08 Tekun. 26:09 Tekun. 26:09 Fokus. 26:10 Fokus. Jadi apapun teman-teman adik-adik 26:14 kalau kita mau sukses tiga itu mestinya 26:16 dipakai 26:18 ya. I 26:19 latihan tergantung apa yang kita mau 26:20 latihannya ya itu terus begitu juga 26:23 dengan e fokus ini yang kadang-kadang 26:25 susah gimana caranya fokus diajarin 26:27 enggak sama Pak Guru 26:31 atau pandai sendiri tiba-tiba fokus aja 26:33 gitu sama ee apa caturnya 26:40 kan ada Pak Guru di sebelah tanya de 26:45 fokus ya 26:46 oke Pak Deri mungkin bisa bantu biar 26:47 anak-anak fokus gitu diapain? Biasanya 26:49 kita sebagai orang tua nih, dengar guru 26:51 ngajarin fokus ke anaknya pasti pengin 26:53 ngikut-ngikut juga. 26:55 Iya. Ee memang dari awal pembelajaran 26:59 harus ada brainstorming dulu ya, Bunda. 27:01 He. 27:01 Jadi harus memang harus ada di 27:03 brainstorming dulu. Nah, ini adalah 27:04 fungsinya untuk mereka ee fokus ya 27:09 walaupun mereka sedang ee misalkan 27:11 sedang latihan atau apa. Nah, kita harus 27:14 ada brainstorming dulu. 27:16 ini adalah fungsinya untuk memfokuskan 27:19 ee anak agar ee ketika kita berikan 27:22 sebuah materi atau ketika kita berikan 27:25 sebuah latihan, nah mereka akan serius 27:28 seperti itu, gitu. Jadi ada 27:30 tahap-tahapannya sih, Bunda, Bunda, ya. 27:33 Ada tahap-tahapannya, ada fokus ee 27:35 melatih fokus itu ya kita harus 27:37 masuk dulu ke dunia mereka ya. Masuk 27:40 dulu ke dunia mereka dan kita tarik 27:42 dunia mereka ke kita seperti itu. 27:44 Jadi begitu ya. tarik-tarikan ya. 27:46 Iya. 27:47 Maksudnya agar fokusnya enggak ee 27:50 enggak ke mana-mana, 27:50 ke mana-mana itu perlu dengan dukungan 27:53 yang seperti itu. Kalau boleh ke Nabi ee 27:57 mikrofonnya kiatnya sama dengan tiga 28:00 tadi itu atau mungkin ada sesuatu yang 28:01 lain 28:02 yang lomba fotografi tadi. 28:03 Heeh. Heeh. 28:04 Ee awalnya ya emang nyoba-nyoba aja. 28:08 Kalau fotografi mah asal foto gitu. 28:11 Cuman dilihat fotografi itu kan pasti 28:13 ada seninya ya dan tekniknya 28:15 ya. Ketnya sama sih intinya em 28:18 lihat-lihat di internet gimana sih 28:20 caranya itu masuknya ya ke usaha 28:23 sendirilah. Tekunnya tuh mungkin di sini 28:26 kan ada ee fasilitas ee kamera sama 28:31 studio ya. 28:32 Itu makanya di Insan Mandiri ini kenapa 28:34 ee bisa mengembangkan bakat karena ini 28:37 fasilitasnya alhamdulillah lengkap gitu 28:40 ya. Karena saya ikut esol tadi ya, 28:44 alhamdulillah tercapai ee bisalah 28:47 lebih mudah untuk mewujudkannya. 28:49 Iya, lebih mudah untuk mewujudkannya. 28:51 Kalau misalnya objek yang kita foto itu 28:57 pegang peranan enggak sih untuk hasilnya 28:59 jadi optimal atau semua objek apa aja 29:02 jadi bisa gitu? 29:02 Gimana? Gimana tuh 29:03 objeknya? 29:04 Objeknya sama aja tergantung juga. 29:06 Misalnya, 29:07 misalnya nih ada jangkrik, objeknya 29:09 jangkrik sedemikian rupa. Entah dia 29:11 ngapain-ngapain, apakah tidak kalah 29:13 menarik dengan misalnya yang jadi objek 29:15 bukan binatang, tapi apa gitu. Enggak 29:18 ada. 29:18 Semua tuh tergantung ee yang namanya tuh 29:21 foto story ya. 29:22 He. 29:23 Ee cerita dalam foto ya. Pokoknya semua 29:26 tuh harus e foto tuh harus bercerita, 29:28 ada storyting-nya ya. E ataupun itu 29:31 jangkrik, jangkriknya lagi ngapain ya. 29:33 usahakan kita tuh ada cerita di dari 29:36 foto itu gitu. 29:38 Saya enggak ada yang dibawa ya yang bisa 29:40 ditunjukin gitu ya 29:41 kayak apa hasil dari ee fotonya Nabih 29:45 terhadap 29:47 passion-nya sehingga kalau sementara ini 29:49 ke mana lebih banyak objeknya? 29:52 Saya tuh kadang suka hunting stight 29:54 foto. 29:55 He 29:55 ya. Stight foto ya ee ada kegiatan 30:00 sehari-hari kehidupan sekitar misalnya. 30:03 di pasar. Di pasar kan tentunya 30:05 berbelanja ya, ada transaksi jual beli. 30:08 He. 30:09 Nah, kita ee di broadcasting, di School 30:12 broadcasting ini di Insan Mandiri kita 30:14 belajar teknik-tekniknya fotografi nih, 30:17 kayak misalnya perspektif atau leading 30:19 lines dan lain-lain gitu, row of dan 30:23 lain-lain. 30:25 Jadi gambar bercerita itu menjadi bagian 30:28 daripada dasar pengambilan ya. 30:30 He 30:31 keren banget. Oke, kita ke Pak em Deri 30:34 lagi terkait dengan proses dari Mir ini 30:38 tadi. Ada enggak menemukan sesuatu yang 30:43 wow banget dari anak-anak karena 30:45 unpredictable dari passion mereka? 30:48 Misalnya waktu kayaknya anaknya seperti 30:50 ini banget tapi enggak sangka loh. Ooh, 30:53 ternyata passionnya ada di bagian ini 30:55 gitu. Ngalamin juga 30:57 ya? itu ngalamin banget sih. 30:59 Cerita dong biar kita jadi eow gimana 31:01 gitu. He 31:02 ya memang ee banyak banget yang tadinya 31:06 kita enggak enggak tahu atau ee enggak 31:09 sangka ternyata dia mampu seperti itu 31:12 ya. Contoh 31:13 ee contoh Baraka ini kan awalnya juga 31:16 kita enggak tahu Baraka ini ee 31:18 passion-nya dicatur ya. He 31:20 tapi ketika kita ee ee tahu historisnya, 31:25 tahu dari mirnya, oh ternyata fokusnya 31:27 di di keningan nih. Berarti passionnya 31:30 di di permainan yang permainan yang ini 31:34 butuh konsentrasi yang sangat tinggi 31:36 gitu. Termasuk juga Nabik juga ya memang 31:39 ee semua anak di Insan Mandiri Cibubur 31:42 ini ee ketika dimir banyak hal-hal yang 31:45 tidak kita duga sebelumnya gitu kan. ee 31:49 ada yang memang ada yang ee biasa aja, 31:53 tapi ketika kita latih suaranya bagus 31:56 gitu kan ee ee intonasinya bagus, 32:00 melukisnya bagus seperti itu. Jadi 32:02 banyak sekali Bunda 32:04 dan informasi yang dipunyai dari hasil 32:07 MIR ini ketika disampaikan ke orang tua, 32:10 mereka juga surprise atau 32:11 surprise 32:12 karena enggak duga juga ya. tidak 32:14 terduga karena kan ee MI ini tidak hanya 32:17 ee apa ya tidak hanya mencakup di 32:22 di apa di gaya belajar mereka gitu, tapi 32:25 juga mencakup di passion-nya mereka gitu 32:28 kan 32:28 ee kesehariannya mereka seperti itu. 32:31 Bahkan emosional mereka juga bisa 32:34 terungkap di di situ di Mir itu kayak 32:36 gitu. 32:37 Keren banget ya. Emosi terungkap itu 32:39 bukan hal yang mudah. 32:40 Iya. 32:41 Terus tadi fokus pada keheningan. 32:46 Ada fokus yang lain enggak selain 32:47 keheningan daripada ee hasil dari 32:50 penelitian atau percobaan kemir tadi 32:52 itu? 32:53 Ada ya ada ee ada siswa yang aktif 32:56 banget kalau ee kinestetik lah ya. 32:59 Heeh. 32:59 Siswa yang kinestetik yang di apa ketika 33:03 di MIR itu juga ee 33:06 banyak cerita banyak ee apa namanya? 33:10 banyak yang di luar dugaan ekspektasinya 33:14 seperti itu. Ada juga yang kinestetik 33:16 itu kayak gitu. Jadi banyak banyak siswa 33:19 yang beragam lah di sana diri 33:22 kayak gitu Bunda. 33:23 Keheningan, kinestetik. Kalau yang 33:25 auditory yang nyanyi tadi ya. 33:27 Iya. Auditory yang nyanyi, tulis fation 33:29 apa e visual juga ada. He 33:31 seperti itu. 33:33 Em fotografer visual termasuk 33:37 dan itu menjadi bagian yang apa ya kalau 33:41 boleh dibilang pegangan bagi anak-anak 33:43 bahwa I can do-nya itu mantap banget 33:46 kalau sesuai dengan passion mereka 33:49 masing-masing. 33:50 Betul. Dan sejauh ini dukungan dari 33:53 orang rumah terkait dengan informasi 33:55 yang diberikan sekolah pada pasien 33:58 anak-anak itu sangat ee responsif sekali 34:02 atau ada yang 34:04 sangat support? 34:05 Sangat support malahan. 34:06 Iya, sangat support. Sangat support 34:08 sekali ya. orang tua memang ee selalu 34:10 mendukung ee kegiatan-kegiatan yang ada 34:13 di sekolah seperti itu. 34:14 He. 34:15 Oke, sekarang kembali ke anak-anak kita 34:19 yang luar biasa ini. Kalau Nabi selain 34:24 dari apa yang sudah dikerjakan sekarang, 34:26 baik itu ee di medsos yang sedang aktif 34:31 kemudian fotografer, kira-kira kalau 34:33 boleh ditarik ke depan sana pengin jadi 34:35 apa nantinya 34:37 sebenarnya? Ee saya juga ada tertarikan 34:40 dengan desainer sih. 34:42 He 34:43 heeh. 34:47 Designer? 34:48 Iya. 34:48 Tapi belum dicoba? 34:50 Belum. 34:51 Heeh. Pengin nyoba enggak? 34:52 Insyaallah pastilah bisa nyoba. 34:54 Oke, kita coba lagi dan nanti itu kalau 34:57 misalnya tadi kan pertanyaannya adalah 35:00 dewasa nanti kira-kira akan kecebur di 35:02 bagian apa terkait dengan passionnya ini 35:05 selain dari fotografer? Kemudian 35:08 desainer, ada bayangan lain enggak? 35:12 Ya, sampai sekarang sih masih ngembangin 35:16 bakat aja lah. Ngembangin bakat. Kalau 35:18 masalah tujuan ke depan 35:20 ya kalau alhamdulillahji jadi yang apa 35:23 yang saya cita-citakan ya syukur banget 35:26 misalnya jadi desainer gitu. 35:28 Heh. 35:28 Atau jadi fotografer yang 35:31 profesional. 35:33 Fotografer, desainer jauh dari politik 35:34 nih ya. 35:35 Iya. 35:37 Oke, sekarang ke Raka deh. 35:40 Raka enggak mungkin cuman senang dengan 35:43 ee permainan catur doang kan. 35:46 Kebayang enggak yang lainnya lagi yang 35:48 kira-kira akan didalami? 35:51 E coding game. 35:52 Coding 35:53 game. 35:53 Game. Sekarang sudah mulai 35:55 belum? 35:56 Udah lama. 35:56 Udah lama juga? 35:57 Iya. 35:58 Terus apa lagi? 35:59 Ee apa ya? 36:01 Itu doang sih. 36:03 Coding game sama main catur. Enggak 36:05 pengin nyanyi? Enggak. 36:06 Oh, jadi jauh ya dari ee apa ee 36:10 dari soal auditori tadi ya? Soal 36:13 nyanyi-nyanyi ya. 36:14 Kalau melukis-lukis juga enggak? 36:16 Mm enggak 36:17 enggak enggak apa belum? Cari tahu lagi? 36:21 Iya belum ya. Jadi, terus kalau kembali 36:24 ke pertanyaan misalnya nih, sekarang kan 36:26 yang di masih jauh banget memang baru 36:27 kelas ee 7 kan, tapi kan orang kelas 36:31 berapa punya gambaran nanti aku kalau 36:34 sudah besar aku pengin jadi A atau B 36:37 atau apa gitu. Ada gambaran enggak 36:38 sekarang? 36:40 Belum. 36:40 Belum. Belum sama sekali 36:44 atau belum pernah bertanya pada diri 36:46 sendiri? 36:46 Belum. 36:48 Jadi PR-nya nanti kalau udah gede mau 36:50 jadi apa itu sebetulnya jadi PR kita 36:52 semua ya. Anak-anak kita yang masih 36:54 mulai dari bisa bicara 5 tahun pun 36:56 kadang-kadang kita ayah bunda tuh sudah 36:59 nanya entar gede mau jadi apa? Nah, ini 37:01 bisa jadi akan menggiring akan 37:04 menginspirasi 37:06 bagi anak-anak kita untuk kemudian 37:08 mengembangkan bakat yang sudah mereka 37:11 punya atau menggali bakat yang lain ya. 37:14 Oke. Kalau harapannya dari kegiatan 37:18 lomba-lomba ini terkait dengan apa yang 37:21 Raka bisa ee kerinduan Raka kira-kira 37:25 apa menang di lomba ini nanti bukannya 37:28 cuman antar kelas, antar sekolah, tapi 37:31 mungkin antar negara gitu. Haha. 37:34 Boleh dong. 37:36 Boleh. 37:37 Boleh. 37:38 Ya kan menang catur tingkat SMP gitu ya. 37:41 Tapi bukan cuman di sekolah doang, tapi 37:44 mungkin antar kota mungkin atau atau 37:46 yang lain juga ya. Oke, mudah-mudahan 37:48 tercapai. Didukung juga kan sama ayah 37:50 bunda? 37:51 Iya, didukung. 37:52 He. Entar ee cari lawan habis-habisan 37:54 duluan ya. 37:56 Oke, kembali ke ee Nabi. Kalau terkait 38:00 dengan 38:02 kemungkinan-kemungkinan yang bisa di 38:05 sekarang ini dilakukan untuk memperluas 38:08 bukan cuman passion atau hobi dan segala 38:11 macam, tapi juga dedikasi loyalitas 38:13 terhadap ee sekolah mungkin atau 38:16 terhadap apapun juga. Kira-kira mau 38:18 ngapain 38:19 dedikasinya? 38:20 Heeh. 38:21 Ya, 38:24 intinya 38:26 sekolah ini kan udah nyediain fasilitas 38:29 yang banyak nih, yang alhamdulillah 38:31 lengkap 38:32 ya. Kita manfaatin misalnya kita ee 38:36 belum tahu nih passion-nya apa, coba 38:38 kita cari, kita cari misalnya ikut esol 38:40 ini, eh alhamdulillah siapa tahu ketemu 38:42 gitu. He 38:43 ya gitulah. 38:44 Iya. Mudah-mudahan ya bersama 38:46 teman-teman ngobrol sana sini kemudian 38:49 kepancing juga untuk eh siapa tahu ada 38:52 yang mau jadi penulis ya kan. 38:53 Dan itu bisa menceritakan pengalaman 38:55 dari masing-masing teman-teman kita 38:58 dengan kesuksesannya atau dengan 39:00 perjuangannya, strugglenya untuk bisa 39:02 lolos di lomba-lomba kan keren banget 39:04 ya. Oke. Emm kita sudah di penghujung. 39:08 Sebelum kita ke Pak Deri ada harapan 39:13 tertentu enggak? buat sekolah. 39:15 Buat sekolah, buat diri sendiri atau 39:17 kalau boleh buat jendela sekolahnya 39:19 Rasil. 39:19 Oh, boleh. Kalau dari saya ee harapan 39:23 sekolah Ensan Mandiri ini semoga 39:25 fasilitasnya benar-benar semakin lengkap 39:28 karena ya memang 39:30 di sekolah Insan Mandiri ini bakat-bakat 39:32 memang bisa terkeluarkan, 39:35 bisa 39:36 bisa berkembang gitu. Terus harapan 39:39 lainnya ya itu saja sih. 39:43 Oke, kembali ke Raka. Raka punya harapan 39:45 apa? 39:47 Eh, 39:49 apa? 39:50 Whatever. Apapun 39:51 apa ya? 39:53 Mau juara. 39:54 Mau juara 39:56 di semua bidang kalau bisa ya. 39:58 Insyaallah. Oke. Dan ke Pak Deri. Pak 40:02 Deri terkait dengan apa yang sudah 40:04 dilakukan untuk anak-anak kita di Insan 40:06 Mandiri ini dengan pencapaian 40:09 pengertian, pemahaman tentang apa yang 40:12 merupakan 40:14 mereka itu kan sesuatu banget ya kita 40:16 bagi kita orang tua di rumah gitu. Ada 40:19 lagikah gerangan yang menjadi kerinduan 40:24 Pak Deri sebagai guru di sekolah terkait 40:27 dengan MIR ini sehingga ke depan 40:30 anak-anak betul-betul akan merasa gila 40:32 keren banget gara-gara ini maka aku bisa 40:34 jadi ini gitu. 40:36 Ee memang di sekolah juga ee ada program 40:40 khusus ya. He 40:41 ee tadi ya selain MIR juga ada program 40:45 yang ee bisa memantik passion-nya siswa 40:50 ya. 40:50 Salah satunya ee public speaking terus 40:54 ee apa namanya 40:57 eh 20% skill. 40:59 He. 41:00 Terus desain cita-cita. Nah, ini adalah 41:02 memang ee 41:05 yang 41:07 dibutuhkan siswa agar mereka tahu nih, 41:10 oh ternyata passion-nya di sini nih. Oh, 41:13 ternyata ee cita-cita saya ketahuan nih 41:17 dari hasil pembelajaran ee desain 41:19 cita-cita. Oh, ternyata abad 21 ini 41:22 harus seperti ini ya. He. 41:24 Sikapnya seperti ini. Ee kemampuan 41:26 pengalaman kitanya harus seperti ini, 41:29 seperti itu. Dan bagaimana gaya 41:31 berbicara kita nih? Oh, ternyata ee gaya 41:35 bicara dengan sesama itu seperti ini, 41:38 gaya bicara dengan orang dewasa itu 41:40 seperti ini, seperti itu. Dan banyak ee 41:43 program-program ee yang 41:48 di apa yang didapatkan oleh siswa ya ee 41:52 bukan hanya di dalam segi kognitifnya, 41:55 tapi juga dalam segi psikomotornya 41:58 seperti itu, Bunda. 42:00 Keren banget ya. Mudah-mudahan ee insan 42:03 mandiri menjadi ee memiliki memberikan 42:07 persuasi yang luar biasa pada 42:09 sekolah-sekolah lain atau guru-guru lain 42:11 yang menyimaknya sehingga 42:14 tanpa sengaja 42:16 mungkin juga dengan niat ya yang jelas 42:19 anak-anak menjadi lebih terarah menuju 42:22 ke destinasi yang sangat mereka rindukan 42:25 meskipun mungkin ketika di SD masih 42:27 belum kelihatan. 42:28 Insyaallah. Insyaallah 42:29 ada sesuatu yang mau ditambahkan mungkin 42:31 untuk orang-orang di rumah atau mungkin 42:33 untuk siapa saja yang mendengarkan acara 42:35 kita? 42:37 Ee untuk ayah bunda atau ee teman 42:41 seangkatannya Nabik atau teman 42:43 seangkatnya Raka. Kalau mau ingin 42:45 berkunjung ke Insan Mari Cibubur silakan 42:48 kami tunggu di SMP Insan Mer Cibubur 42:53 Jalan Silaturahim nomor 36 ya. Heeh. 42:56 Ee bisa atau di tepatnya di belakang 43:00 Plasa Cibubur ya atau ayah bunda juga 43:02 silakan berkunjung lihat kegiatan kami, 43:05 kegiatan apa saja yang sudah didapatkan 43:07 atau bisa bertanya-tanya kepada ee kami 43:10 tentang program-program di SMP IT Insan 43:14 Cibubur ataupun di Mahad Khulafa 43:16 Arusyidin SMP IT Insan Beri Cibubur. 43:21 Dan tentunya bukan cuman SMP-nya doang 43:23 kali ya. 43:24 Iya betul. Anak Insan Mandiri Cibubur 43:27 punya beberapa tingkatan 43:30 sekolah yang keseluruhannya membina, 43:33 menjadikan buah hati kita tunas bangsa 43:37 ini menjadi sosok-sosok yang luar biasa. 43:40 Insyaallah. Terima kasih sekali untuk 43:42 kebersamaan kita di jendela sekolah 43:45 untuk em Nabih dan juga Raka serta juga 43:49 untuk Pak Deri Maulana yang ee rajin 43:52 berangkat pagi pulang malam. 43:55 Baik, terima kasih sekali lagi. Billahi 43:57 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 43:59 wabarakatuh.