Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:15 Asalamualaikum warahmatullahi 0:16 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:19 rahimakumullah. 0:20 Syukur alhamdulillah di pagi yang cerah 0:24 berlimpah berkah ini kita dapat 0:27 bersama-sama di acara jendela sekolah 0:30 yang mudah-mudahan hari ini bahasannya 0:34 juga mempersuasi kita semua. Kebetulan 0:38 hari ini adalah hari yang sangat-sangat 0:42 berarti bagi sosok ibu. Karena ibu tidak 0:47 pernah lelah dan menyerah di dalam 0:50 memberikan kasih sayang kepada buah 0:53 hatinya, kepada keluarga sehingga kita 0:56 semua bisa menghadapi apapun perjalanan 0:59 hidup kita sekarang ini. Dan itu semua 1:02 karena dorongan Ibu. Nah, terkait dengan 1:05 hari Ibu, Ikhwan Akhwat, hari ini 1:09 topiknya Peran Ibu dalam Mendidik Ananda 1:13 tercinta menghadirkan narasumber dari 1:18 Radio Silaturahim ini dengan sekolah 1:23 yang setiap kali hadir di jendela 1:26 sekolah. Mari kita simak beliau 1:31 memperkenalkan dirinya. Silakan. 1:35 Suaranya sudah masuk ya? 1:36 Sudah dong. 1:37 Sudah ya. Alhamdulillah ya. 1:38 Asalamualaikum warahmatullahi 1:40 wabarakatuh. 1:41 Waalaikumsalam. Lihat kamera. 1:44 Asalamualaikum warahmatullahi 1:44 wabarakatuh. Perkenalkan saya Zulfikih 1:47 Hikmah, ibu dari ee empat putra dan 1:52 putri. Dua putra. Yang pertama Muhammad 1:54 Jibril Akbar, sekarang sekolah di kelas 1:56 9 di Insan Mandiri Cibubur. Kemudian ada 1:59 Aisyah Fatimah Khadijah itu alumni dari 2:02 SD Silaturahim. Tapi sekarang sekolahnya 2:05 karena waktu itu belum ada boardingnya 2:07 jadi keluar dari YPSJ. 2:09 Ee kemudian ada Mikail Abdul Malik di 2:11 kelas 7 dan ayah Aminah Hainul Mardiyah 2:14 di kelas 2 di silaturahim juga. 2:16 Masyaallah. 2:18 titipkan buah hati ke sekolah yang 2:21 memang 2:22 penuh dengan harapan ya. Kemudian satu 2:25 lagi 2:27 asalamualaikum warahmatullahi 2:28 wabarakatuh. 2:29 Waalaikumsalam. 2:30 Saya Faradila Paputungan ee punya tiga 2:34 orang putra. Yang pertama Fatan Almaisan 2:38 Zafar Lamaira. Sekarang adalah santri di 2:42 Insan Mandiri Cibubur kelas 9. Kemudian 2:45 yang kedua, Kiar Ahza Elfati Maira eh 2:48 siswa kelas 6 SD silaturahim. Kemudian 2:52 yang terakhir ee masih TK di 4 tahun. 2:56 Iya. Ini dua sosok di sisi yang pertama 2:58 nih, Ikhwan Akhwat. Nanti akan hadir 3:01 lagi dua ibunda yang punya peran luar 3:06 biasa bagi kehidupan putra-putri di 3:09 keluarga. terkait dengan peringatan hari 3:13 Ibu. 3:14 Kalau misalnya 3:17 ada yang ingin sekali tahu bagaimana 3:21 Ibu Zulfik Hikmah 3:24 membesarkan putra-putrinya yang sebagian 3:27 besar memang dititipkan di ee 3:30 silaturahim di PSD. Heeh. 3:32 Ibundanya Jibril, kemudian ibundanya ee 3:37 Aminah ya, dan yang satu lagi tadi 3:39 Mikail. 3:39 Mikail. 3:41 Kesulitan paling berat, paling besar itu 3:45 mulai dari mereka hadir sampai sekarang 3:47 tentu panjang ceritanya ya. Apa 3:49 kira-kira yang bisa mempersuasi 3:51 kita-kita yang dengar? 3:53 Ee apa ya kebersamaan bersama anak-anak, 3:56 kesulitan membesarkan. 3:58 Sebelumnya paling sulitnya kayaknya 4:00 sebelum sekolah ya, karena full dengan 4:02 orang tua gitu. ketika sudah mulai 4:05 sekolah apalagi alhamdulillah ketemu 4:06 sama YPSJ silaturahim SD silaturahim itu 4:10 mulai berkurang terutama dari sebenarnya 4:13 dari sebelumnya dari TK juga ya dari TK 4:15 terus apa masuk SD silaturahim itu 4:18 sangat berkurang kesulitannya karena 4:19 dibantu dengan guru-guru dengan tim itu 4:22 udah nyaman banget anak pulang udah 4:25 sejalan dengan parenting di rumah 4:27 jadinya 4:28 mereka ee lebih hormat sama orang tua 4:31 gitu, lebih nyaman jadinya nya ini 4:33 kesulitannya itu sebelum sekolahnya 4:35 sebelum usia-usia sebelum sekolah. Iya 4:38 betul karena masih jadi betul-betul 4:40 madrasahnya untuk anak-anak itu 4:43 dan enggak ada kurikulumnya kan harus 4:45 bikin sendiri gitu. Itu yang sulitnya. 4:48 Ngomong-ngomong punya kesibukan 4:50 lain sebagai ibu rumah tangga 4:52 enggak? Alhamdulillah. Karena memang ee 4:54 Allah berikan rezeki Jibril, Aisyah, 4:58 Mikail itu cuma beda setahun 5:01 setahun setengah. Jadi full fokus di 5:04 membesarkan dan merawat anak-anak. 5:06 Jadi membagi waktunya karena enggak 5:09 kerja di luar itu beda dengan ibu-ibu 5:12 rumah tangga yang karir ya. 5:14 Iya. Heeh. karena saya full ya, jadinya 5:17 ee mengawasi anak-anak aja gitu dan bagi 5:20 waktu kerjaan rumah sebisa-bisanya aja 5:22 dipegang. Kalau enggak bisa ya udah 5:23 entar dulu yang penting anak-anak dulu 5:26 gitu. Alhamdulillah support sistem dari 5:28 suami juga 5:29 ee mendukung ee diberikan asisten juga 5:33 terus kemudian juga suami juga enggak 5:34 terlalu menekan untuk rumah beres rapi, 5:37 anak-anak harus sudah cakep gitu. Yang 5:39 penting anak-anak dulu gitu. Jadi ya 5:40 udah kita fokuskan ke anak-anak dulu. 5:44 fokus kepada buah hati 5:47 sampai dengan mereka masuk sekolah. Di 5:49 sekolah pun 5:50 tetap menjadi pendamping kapanpun 5:53 diperlukan. Ya, 5:54 betul. Tentu saja. Heeh. 5:55 Sekarang dengan ee kondisi yang seperti 5:59 sekarang ini, anak-anak sekarang kan 6:02 beda dengan zaman kita waktu masih 6:04 anak-anak ya. 6:05 Iya. 6:06 Boleh tahu tantangan terberatnya ber ee 6:10 apa bersaing dengan ini nih? Eh, 6:12 handphone. Iya, betul. Iya. Saingan 6:15 beratnya sekarang memang di media ya, di 6:17 handphone terutama dengan game ya. Ee 6:20 yaitu ee kalau waktu kakak-kakaknya dulu 6:24 sempat bikin peraturan sih, berapa jam 6:27 untuk main dan sebagainya. 6:29 Kalau sekarang di Amina karena tiganya 6:31 ini sudah diboarding 6:33 jadi agak agak 6:36 berasa banget ini anak tunggal 6:39 tinggal satu gitu. Saya ingatannya 6:41 memang betul, Bu. Harus kreatif banget 6:43 cari aktivitas. Kalau enggak nganggur 6:45 dikit langsung 6:47 megang lagi gitu. Jadi ee memang 6:50 dibolehin paling diawasin gitu. Jadi 6:54 enggak di enggak boleh sama sekali 6:56 enggak juga tapi dibagilah waktunya 6:58 jangan sampai habis untuk handphone aja. 7:02 Aku rasa bunda di rumah juga merasakan 7:05 ya 7:06 paling berat kayaknya ya. Benda 7:08 berukuran 5* 10 cm nih kayaknya sudah 7:11 pegang peran banget. 7:12 Sementara untuk Bunda kita yang satunya 7:15 pertanyaannya sama terkait dengan 7:17 bagaimana menumbuh kembangkan buah hati 7:20 kita mulai dari baru lahir sampai di 7:24 sekolah. 7:25 Ee saya anaknya tiga laki-laki semua. 7:27 Kebetulan yang pertama dan kedua itu 7:30 jaraknya sama dengan Bunda Jibril ya, 7:32 berdekatan sekali gitu. Ee terus kalau 7:34 laki-laki kan biasanya suka berantem I 7:37 suka berantem gitu ya. Nah ee mungkin 7:40 kalau terjadi e berantem atau apa kita 7:43 harus bijak ya sebagai orang tua gitu. 7:46 tantangan yang tadi juga Ibu bilang 7:48 dengan media sosial, dengan gadget gitu. 7:51 Ee tantangan yang paling besar saya rasa 7:53 bagi semua ibu-ibu ya di era digital 7:56 saat ini. 7:57 Ee saya kalau saya pribadi me karena 8:01 yang pertama sudah diboarding jadi 8:02 PR-nya tinggal dua nih Bu ya. Dua-duanya 8:05 laki-laki. Laki-laki itu kan makhluk 8:06 visual katanya ya. Jadi dia suka dengan 8:09 gadget. 8:10 Saya lebih banyak ee kasih apa ya 8:13 kegiatan di luar. Jadi saya les, les les 8:16 e setiap hari ngaji setiap hari. 8:18 Anak-anak kalau udah capek paling pegang 8:20 sebentar tidur gitu. Jadi saya fokus ke 8:23 kegiatan di luar di luar rumah seperti 8:25 itu 8:27 sebagai aktivitas di luar gitu ya. 8:29 Iya mulai dari les ee ngaji gitu yang 8:32 harusnya 2 hari seminggu dua kali saya 8:36 full seminggu lima kali. [tertawa] 8:39 Jadi saya fokusnya di situ dibikin sibuk 8:41 anaknya 8:42 seperti itu Bu. Jadi kalau dikaitkan 8:45 dengan ibu rumah tangga pure 100% itu 8:51 lebih beruntung ya untuk orang yang 8:53 kerja kan beban di rumah sama. 8:55 Oh iya. Saya ibu rumah tangga dan ee 8:57 pekerjaan sampingan saya ada sebagai 9:00 agensi properti 9:01 gitu. Jadi memang ee itu harus manajemen 9:06 timing ya, manajemen waktu ya. Tentu 9:08 prioritas pertama saya adalah anak-anak. 9:10 Kalau anak-anak sudah berangkat sekolah, 9:12 ee di situlah saya follow up klien, 9:15 kemudian listing-listing mulai di situ. 9:17 Kalau anak sudah tidur kemudian 9:19 ikhwan akhwat perjuangannya lebih berat 9:21 dong ya karena tanggung jawab keluar ke 9:23 tempat ee di mana kita bekerja dan juga 9:25 di rumah. 9:26 Terus ngomong-ngomong em momen spesial 9:29 yang 9:30 ketika bersama anak-anak ada enggak yang 9:32 bisa diceritain? 9:34 Mm saya 9:35 kalau saya sih momen spesial dengan 9:37 anak-anak itu enggak yang ribet ya 9:39 sederhana aja. He 9:40 seperti saat ini kalau anak yang sebelum 9:42 saya pulang ke rumah berkumpul itu saya 9:44 merasa itu adalah momen yang spesial. K 9:46 merasa kayak utuh gitu. 9:48 Itu aja sih ee kita makan bersama 9:50 lengkap gitu. Itu udah 9:53 ee sesuatu yang menurut saya spesial 9:54 karena saya menyadari betul bahwa 9:56 anak-anak di rumah itu enggak lama gitu 9:58 seperti itu. Bentar lagi dia sudah 10:00 dewasa kemudian dia akan merantau 10:02 mungkin ke luar negeri atau ke luar kota 10:04 gitu. Jadi saya ee benar-benar 10:06 menghargai dan merasa bahwa utuh bersama 10:09 yang sulungnya pulang ke rumah itu udah 10:11 spesial banget buat saya. 10:13 Masyaallah. Jadi ikhwan akhwat yang 10:15 nanti pasti juga akan ditinggalkan 10:17 anak-anak karena mereka sudah akan 10:19 berumah tangga sendiri sekarang berasa. 10:21 Sementara Ibu gimana terkait dengan 10:23 Iya? setuju banget. Kalau dulu kayaknya 10:26 menit per jam, per menit per jam tuh 10:29 lama banget masih kecil-kecil gitu. Tapi 10:31 begitu mereka udah masuk boarding itu 10:34 udah ih tahu-tahu mereka udah gede ya 10:37 gitu dan udah meninggalkan kita di rumah 10:40 sendirian gitu. Itu jadi momen momen 10:43 mereka pulang itu makan bareng, kumpul 10:45 bareng, salat bareng, berjamaah sama 10:48 mereka itu udah 10:49 enak banget gitu. Itu berasa yang 10:51 Heeh. 10:53 kebersamaan sama anak-anak itu 10:54 menyenangkan sekali. 10:56 Jadi, 10:56 jadi lebih dihargai setelah 10:57 diboardingkan. 10:58 Iya, benar. [tertawa] 10:59 Nah, terkait dengan memboardingkan ini 11:01 antara rindu dan 11:04 ee apa namanya? 11:06 Bahagia. 11:07 Bahagia itu bercampur ya. Kangen sih 11:09 kangen, tapi anak-anak di sana jauh 11:11 lebih ter 11:12 terdidiklah, terlatihinnya, mandirinya. 11:15 Betul. Heeh. 11:17 Jadi dengan rela hatilah kita mau 11:19 melepaskan boardingnya gitu ya. Karena 11:21 anak-anak pulang terlihat bedanya 11:24 disiplinnya, sayang ke kitanya, 11:26 hormatnya, mandirinya itu lebih 11:28 terlihat. 11:28 Iya. Masih pulang tuh ya. Nanti kalau 11:30 sudah di luar kota, di luar negeri 11:31 enggak pulang-pulang jaraknya jauh. 11:33 Paling bertahun-tahun lebaran. 11:34 Syukur-syukur ya lebaran sekali pulang. 11:38 Nah, terkait dengan ee 22 Desember yang 11:43 merupakan 11:44 hari ibu. Enggak ada ibu yang enggak 11:46 cinta sama anaknya. Benar. 11:48 Seberapa berat pun beban yang harus 11:51 dijalanin, ibu pasti mencintai 11:53 anak-anaknya. 11:55 Pesan apa nih? Pesan cinta seperti apa 11:57 yang akan disampaikan kepada ikhwan 11:59 akhwat ee yang sedang menyimak ee 12:02 kebersamaan kita ada nanti masing-masing 12:04 pasti memberikan dong. Iya. 12:07 S cintanya buat para ibu ya tadi ya 12:10 kalau walaupun belum sampai ditinggalkan 12:12 betul-betul ya 12:14 apalagi batasnya juga masih dunia 12:15 insyaallah masih sekota, masih satu 12:17 kelurahan, satu kecamatan gitu. Jadi ee 12:21 nikmatilah momen-momen sama anak. Ee ibu 12:25 itu spesial, ibu itu disayangin sama 12:28 Allah. Makanya ada makhluknya Allah yang 12:31 Allah titipkan lewat tubuhnya itu 12:33 berbahagialah gitu para ibu. Dan jangan 12:35 lupa untuk belajar terus gitu. Karena 12:38 jadi ibu itu ilmunya harus banyak banget 12:41 gitu. 12:42 Iya dong. Kan surga di bawah telapak 12:44 kaki 12:44 nah itu. Iya kita diistimewakan dengan 12:46 bawa jadi jalur surganya buat anak-anak 12:49 gitu. Jadi berbahagialah dan belajar 12:50 terus gitu. 12:52 Oke Ibu 12:55 apa kalimat penyampaiannya Bunda 12:57 Fatihah? Ee pesan saya untuk seluruh 13:00 ibu-ibu, buat ibu saya, buat saya, dan 13:03 buat seluruh perempuan yang bergelar 13:05 ibu. Selamat hari Ibu. Ee enggak perlu 13:08 sempurna untuk menjadi seorang ibu. 13:11 Cukup ee punya cinta yang besar seperti 13:13 itu. 13:14 Jadi, lima huruf itu luar biasa. C I N T 13:17 A. 13:18 Itu yang harus digenggam erat ibu di 13:20 mana pun berada dalam kondisi seperti 13:23 apapun. 13:24 Tapi ada satu pertanyaan sebelum nanti 13:26 kita ganti scene dengan kawan kita yang 13:29 lain sampai dengan titik ini 13:32 peran si ayah kumaha teh? 13:35 Oh ee peran ayah tentu sangat penting ya 13:38 untuk menjaga anak-anak. Termasuk untuk 13:40 hari ibu sendiri tuh peran ayah itu 13:42 sangat penting gitu. Karena ayah juga 13:44 kan berasal dari ibu juga gitu ya. Jadi 13:46 dia menghormati bagaimana ayah 13:48 menghormati ibunya itu dilihat sama 13:50 anak-anak untuk menghormati 13:52 ee ibunya gitu karena ee mereka melihat 13:55 contoh dan ayah ini juga alhamdulillah 13:58 yang ngasih support banget sih kalau 14:00 suamiku ya 14:01 ngasih support banget support sistem lah 14:03 ngasih asisten ngasih mendampingi juga 14:07 untuk pendidikan anak-anak liburan 14:08 bareng dan sebagainya itu ee itu 14:11 perannya sangat penting sih kalau di apa 14:14 ibu itu jadi madrasah maka ayah Ayah kan 14:16 kepala sekolahnya ya. 14:17 Jadi yang menentukan garis besar haluan 14:19 negara 14:20 untuk keluarga ini bagaimana itu kan 14:22 ayah gitu. 14:23 Tapi sangat mendukung ya kegiatan 14:25 anak-anak. 14:25 Alhamdulillah mendukung. 14:27 Bunda Fatan 14:28 ee sama alhamdulillah punya suami yang 14:30 punya ee cukup support ya dalam 14:34 anak-anak. Ee pesan saya untuk ayah-ayah 14:37 ayah-ayah di luar sana. 14:39 Em katanya kalau ibu bahagia pasti 14:43 anak-anaknya juga bahagia gitu. Karena 14:45 kalau ibu kan ada madrasah gitu, jadi 14:47 mungkin buat happy ibunya dulu kali ya. 14:50 Biar anak-anaknya juga ee bisa 14:52 menularkan kebahagiaan buat buat 14:54 anak-anak dan seisi rumah gitu seperti 14:57 saya. 14:58 Jadi wahai para ayah, bahagiakan ibu 15:01 agar anak-anak juga bahagia gitu ya. 15:04 Iya betul. [tertawa] 15:05 Adakah 15:07 kaitannya dengan 22 Desember yang sangat 15:09 istimewa? Eh hari ayah enggak ada ya? 15:11 Ada. Ada. 15:11 Ada. Ada. Kemarin ada November ya? 15:14 November ber 15:15 sengaja bertanya bukan berarti enggak 15:16 tahu. 15:16 Belum hafal [tertawa] 15:18 tapi baik 15:19 sebelum perpulangan kemarin itu hari 15:20 ayah gitu. Jadi mereka juga bikin 15:23 bikin surat gitu di boarding school ya 15:26 di Mandiri itu mereka bikin surat bikin 15:28 puisi. 15:29 Itu 15:30 melted banget sih dapat tulisan dari 15:32 mereka 15:33 dapat hadiah. Kalau di Insan Madiri itu 15:36 hari ibu tuh ee dilatih ya anak-anak 15:38 untuk menghargai orang tuanya. Kita 2 15:40 tahun lalu tuh kita dapat bunga ya. 15:42 Iya benar. dapat bunga mawar dari 15:44 anaknya. Walaupun artifisial tapi 15:47 [tertawa] 15:47 dalam banget ya artinya. 15:49 Heeh. Jadi mereka dibiasakan gitu ya 15:52 untuk menghormati Ibu. 15:54 Kalau Bunda Fatan dapat bunga apa? 15:57 Sama kita anaknya sama-sama di Insan 15:59 Mandiri. 15:59 Insan Mandiri sekelas ya? Sekelas ya? 16:01 Sekelas ya [tertawa] gitu ya. 16:02 Sekelas sekelas. 16:03 Siapa tahu di antara bunga mawar yang 16:04 merah ada melati satu gitu. [tertawa] 16:08 Artificial. Terima kasih sekali untuk 16:10 kebersamaannya di jendela sekolah kali 16:13 ini. Mudah-mudahan 16:15 sebagai ibunda yang memegang begitu 16:19 banyak kendali terhadap apa-apa yang 16:22 diberikan, diterima oleh anak-anak kita. 16:25 Semoga kita harapkan sih buah hati kita 16:29 tumbuh besar apalagi kalau dititipkan di 16:33 tempat yang akan membina jiwanya menjadi 16:36 sosok yang luar biasa. Insyaallah ya. 16:39 Oke, kita jeda sejenak. Kita dengarkan 16:42 satu lagu. Lagu yang begitu berarti bagi 16:45 sosok seorang wanita. Silakan, Mas Algi, 16:49 ya. 17:03 [musik] 17:05 Terima kasih. masih bersama Rasil untuk 17:08 Islam yang satu di acara jendela sekolah 17:12 di hari Ibu, hari yang luar biasa ini. 17:16 Sekali lagi kalau tadi di awal kita 17:19 sudah ngobrol bersama dengan Bunda 17:22 Jibril dan Bunda Fatan, untuk sesi yang 17:26 kedua ini juga hadir sosok ibu yang akan 17:32 memberikan gambaran yang mempersuasi 17:36 kita semua juga terkait dengan 17:38 perjalanannya mendampingi buah hati. 17:42 Diperkenalkan dulu silakan dengan ibunda 17:45 siapa nih? 17:47 Ee asalamualaikum warahmatullahi 17:48 wabarakatuh. Perkenalkan saya dengan Evi 17:52 Puspitarini. 17:53 Saya ibu dari tiga orang putra dan 17:56 putri. Yang pertama adalah Ardi 17:59 Previanto kelas 10 di IMC. 18:02 Yang kedua Rivia Putri Sungkai kelas 4 18:05 di SD SIS. Yang ketiga Rafan Kusuma 18:09 Jayanegara kelas 1 di SD SIS. 18:13 Tiga di tempat yang sama. 18:16 Iya, 18:16 maksudnya dititipkan di sekolah yang 18:18 sama. Masyaallah. 18:21 Oke, sebelum ke pertanyaan kayaknya yang 18:24 di sebelah nih biasa kenal tapi kayaknya 18:26 perlu memperkenalkan diri juga deh. 18:29 Iya, Bunda Nuning. 18:30 Dekatin dikit itunya. 18:33 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 18:35 warahmatullahi wabarakatuh. 18:37 Waalaikumsalam. 18:39 Ya, ayah bunda tercinta pendengar setia 18:42 Rasil dan Rasil TV. Perkenalkan saya 18:44 dengan Triwah Yuni atau dipanggil dengan 18:47 Yuni. Anak saya ada tiga. Kalau ada 18:51 sebenarnya semuanya ada enam. E 18:53 keguguran tiga kali. Jadi yang ada 18:55 alhamdulillah ee Hanifah Salsabilah 18:58 kelas 9 SMP alumni SD silaturahim juga. 19:02 Yang kedua, Amira Lasira, kelas 3 SD 19:06 Silaturahim dan juga Muhammad Faiz 19:09 Zahir. Eh, ulang tahunnya hampir mirip 19:11 dengan Rasil malam 9 tanggal 9 2019 19:17 ya. Iya. 19:18 Ee jadi di SD silaturahim juga 19:22 yang kebetulan saya juga kerja di 19:24 Yayasan Silaturahim dari tahun 2013 19:28 sebelum SD Silaturahim berdiri. 19:30 [tertawa] 19:31 Iya. Jadi dari dua sosok ibunda ini, 19:35 Ikhwan Akhwat, sebetulnya pengin tanya 19:38 juga sih hal-hal yang lain, tapi kalau 19:41 dari yang awal tadi tantangan terberat 19:44 ketika membesarkan mereka bagian apa 19:47 nih, Mbak? 19:49 Kalau bagi saya tantangannya adalah 19:52 membuat mereka menjadi disiplin. Itu 19:56 lumayan 19:57 susah. 19:58 Lumayan 19:59 lumayan susah. Apalagi meskipun jarak 20:02 antara yang pertama dan yang kedua itu 20:04 kan lumayan jauh tapi ee masih suka 20:08 berantem. Nah, seperti itu ya. Terus ee 20:12 selain itu juga kadang-kadang harus agak 20:17 ee jadi orang tua saya kadang-kadang 20:19 menerapkan agak agak keras sama anak ya. 20:21 He. 20:22 Ee contohnya misalkan kalau enggak salat 20:25 nanti ini nih ee 20:27 ada punishmentnya. 20:28 Iya. Ada. Kadang-kadang saya seperti 20:30 itu, 20:31 gitu. Jadi tantangannya adalah membuat 20:34 mereka itu sadar ini adalah kewajiban 20:37 yang yang harus dilakukan. Jangan hanya 20:39 menuntut hak saja seb ini sebagai anak 20:42 misalkan ibu belikan mainan ini. Nah, 20:45 enggak boleh. Tapi harus ini dulu ya 20:47 salatnya. Harus pas dengar azan langsung 20:49 salat misalnya seperti itu. 20:51 Seperti itu. 20:52 Jadi bergaining position-nya ya terkait 20:55 dengan mau ini harus ini. Itu penting 20:57 banget karena mereka belum tentu tahu 21:01 persis yang wajib yang tidak boleh 21:03 ditinggalkan tuh apa kan ya namanya 21:04 bocah gitu ya. 21:05 Iya. Iya benar seperti itu. 21:07 Mbak Yuni. Gimana tantangan terberatnya? 21:10 He 21:10 ee terutama disiplin ya tadi tentang ee 21:14 salat, kemudian belajar, tantangan 21:17 gadget ya karena anak saya enggak 21:18 boarding jadi gadget itu ee berhenti 21:22 kalau pas sekolah gitu. Kalau yang kecil 21:24 memang saya belum pegangin HP. Jadi 21:26 mereka boleh pegang gadget kalau sudah 21:29 selesai salat dan belajar. Jadi memang 21:31 harus ada aturan-aturan di rumah gitu. 21:34 Ee kemudian kalau yang nomor satu itu 21:36 biasanya setelah salat Isya gitu ya. 21:39 kadang-kadang lihat-lihat gitu ya. Jadi 21:41 tantangan terbesarnya saat ini ya gadget 21:44 aja sih untuk mendisiplinkan lebih agar 21:48 membagi waktu. 21:49 Iya. Jadi ikhwan akhwat enggak di 21:51 mana-mana deh ya. Bahkan yang kerja di 21:54 kantor pun kadang-kadang tuh banyak 21:56 diselentik tahu enggak diselentik. 21:59 Disentil. disentil gara-gara ee abai 22:02 terhadap ini dan itu, gara-gara benda 22:04 yang satu tadi itu. Terus ee 22:07 ngomong-ngomong kan ibu-ibu tuh kan 22:10 semuanya hampir meskipun ada bedinde di 22:12 rumah pasti masak. Kira-kira bisa 22:15 diceritain Mbak Yuni masakan apa nih 22:17 yang paling jadi favorit anak gitu? 22:19 Jadi e ini hal yang unik ya. Ee gurunya 22:23 anak-anakku di SD silaturahim tuh sampai 22:25 heran, Bu Yuni kok e anak-anaknya tuh 22:28 kok doyan ketan ya? Padahal 22:29 kadang-kadang kami aja yang orang dewasa 22:31 masih kurang suka. Karena aku 22:33 membiasakan ee kadang ini makanan Jawa 22:35 dan juga orang Jepang juga suka ketan. 22:38 Nah, jadi saya kadang-kadang 22:39 membandingkan dengan masakan luar negeri 22:41 maksudnya sebenarnya ketan biasa gitu. 22:43 Ketan dikasih kadang keju atau yang 22:45 parutan kelapa kalau enggak ada keju. 22:47 Nah, setiap bekal itu saya biasakan 22:50 masakan-masakan tradisional. He. 22:52 Terus kemudian ee ciri khas Ngawi. Saya 22:55 kan Ngawi ya, Pak Krna kalau panggil 22:56 saya Yunga Yuni Ngawi. Jadi [tertawa] 22:59 saya sering masak sambal tumpang. Jadi 23:01 Hanifah itu sampai ee apa teman-temannya 23:04 heran, "Oh, kamu doyan makanan-makanan 23:06 kayak gitu." Karena saya biasakan di 23:08 rumah itu masak-masakan tradisional food 23:11 ya, selain juga makanan yang modern 23:13 gitu. Jadi, biar tidak melupakan gitu 23:16 sejarah dari mana asal-usulnya. Nah, 23:18 contohnya garam asem itu sudah dikenal 23:21 oleh anak-anak saya. 23:22 Aku enggak tahu dari mana tuh. 23:24 Eh, [tertawa] Garang Asem. Dari Jawa 23:26 Timur khasnya beda-beda. Kalau yang Solo 23:28 agak manis, kalau Jawa Timur dia pedas 23:30 asin gitu ya, gurih. Ee jadi masakan 23:34 favorit kalau yang anak pertama karena 23:37 kami kas Jawa Timur sukanya pedas, gurih 23:40 tadi sambal tumpang sama ee apa? garang 23:44 asem. Kemudian kalau yang Fax sama Amira 23:47 masih standar sih sayur bayam gitu, 23:50 sukanya sayur sop. 23:52 Ee jadi sebelum bekerja memang saya 23:54 sudah nyiapin untuk masakan buat 23:56 anak-anak. 23:57 Jadi dari mana kita berasal itu pasti 24:00 punya peran. Jadi enggak salah dong 24:01 kalau aku suka gudek ya. [tertawa] 24:03 Sementara untuk e Bunda Ardi, masakan 24:05 tertentu apa yang jadi ee ciri khas 24:08 anak-anak bakal ingat sama Bunda sampai 24:11 kapanpun gara-gara masakannya gitu? 24:14 Kalau anak-anak saya suka itu tumis 24:18 kangkung, Bu. Enggak aneh-aneh sih tumis 24:20 kangkung. Ee kebetulan kan masaknya juga 24:22 cepat. Jadi kalau misalkan ada tukang 24:24 sayur bahkan kadang yang kecil itu 24:27 kadang nyegat tukang sayur, "Bu, beli 24:29 ini beliin kangkung gitu kan." Jadi 24:31 masak juga 5 menit sudah selesai. 24:33 Terus sama ikan bakar. Karena seringnya 24:36 kalau kita lagi kumpul tuh biasanya kan 24:37 bakar ikan ramei-rame gitu. Jadi mereka 24:40 tuh suka banget kalau misalkan kita 24:42 masakin ikan bakar kadang satu anak itu 24:45 bisa habis ikan yang ukuran ee 12 kilo 24:48 itu satu anak. N 24:50 Masyaallah keren banget. 24:52 Mereka sukanya itu, Bu. Kalau ee jadi 24:55 kalau pas terutama kan kalau itu 24:57 biasanya pas lagi ramai-ramai lagi 24:59 kumpul semuanya. mana itu yang jadi 25:01 favoritnya mereka tuh itu. Nah, 25:04 yang selain itu saya masakannya juga 25:06 enggak banyak varias enggak terlalu 25:08 banyak pintar masak juga 25:11 gitu. 25:11 Yang penting dapur nyala, 25:13 makanan jadi, apapun itu ya. Heeh. Iya. 25:16 Seperti itu. 25:17 Oke. Begitu 25:19 memilih sekolah itu pasti ada 25:21 alasan-alasan tertentu ya. 25:24 Memilih insan mandiri Cibubur, sudah 25:26 gitu enggak cuman satu lagi kan. itu ee 25:29 dengan pertimbangan apa awalnya? 25:31 Ee awalnya saya saya kan juga melakukan 25:34 survei dulu juga ya pas waktu nyari 25:37 sekolah dari SD itu. 25:39 Itu pertimbangannya adalah ee suasana 25:41 sekolah itu terasa nyaman dan ee seperti 25:46 di rumah, merasa di rumah gitu ya. 25:49 Suasana lingkungan di SDCIS itu. 25:51 Terus selain itu guru-gurunya kalau saya 25:54 lihat juga sopan terus sabar gitu ya. 25:57 Karena menghadapi anak-anak itu kan 25:59 tidak tidak mudah. Apalagi anak-anak 26:02 usia-usia yang peralihan dari TK ke SD 26:05 itu ya itu kan sangat aktif gitu. Terus 26:08 ada playground-nya juga jadi mereka 26:10 masih bisa main gitu. Itu untuk yang 26:13 dari SD. Kalau dari yang ee IMC-nya 26:16 sendiri itu pertamanya ngelihat SD dulu 26:19 terus baru ketahun oh ternyata ada IMC 26:23 gitu. Iya ada lanjutannya. Tadinya saya 26:25 enggak tahu tadinya itu ternyata ada IMC 26:28 kan plangnya juga enggak terlalu besar 26:30 ya meskipun sering lewat [tertawa] 26:32 enggak terlalu kelihatan tadinya. 26:34 Terus kemudian saya datang terus saya 26:36 lihat ee asramanya juga saya ee ngobrol 26:40 juga ke sekolah. Nah, kenalnya juga 26:43 teleponan dengan Bu Yuni juga seperti 26:45 itu. Jadi ee harapan saya, saya 26:48 menitipkan anak-anak kami di sekolah dan 26:51 yayasan ee YPS ini adalah agar anak-anak 26:56 kami lebih ee disiplin terutik 27:02 pelajaran umum maupun pelajaran agamanya 27:04 mereka dapat 27:06 dan 27:07 ee mereka menjadi ee lebih mandiri. 27:11 seperti itu. 27:12 Tapi di rumah kan enggak sendiri. Ada 27:15 keputusan juga yang harus oleh ee 27:18 kakanda tercinta. Perannya terkait 27:20 dengan memilih sekolah gimana si Abang 27:22 T? 27:24 Karena kebetulan suami saya kerjanya di 27:26 luar kota, lebih banyaklah saya yang di 27:28 rumah, Ibu. Jadi 27:30 pasrah bongkokan 27:32 ya. Pas dia datang pasti saya ajak 27:34 survei. Terus kemudian cari juga lewat 27:37 internet, info-info dari internet juga. 27:39 Terus akhirnya Bu kan ya udah di sini 27:41 aja ini ee tempatnya aman nih buat kita 27:45 nitipin anak-anak seperti itu, Bu. 27:48 Jadi meskipun enggak pasrah bongkokan, 27:51 tapi karena memang yang lebih dekat 27:52 dengan kondisi lokasi adalah ibundanya, 27:56 ya sudah 27:57 Bunda yang cari ya gitu. I [tertawa] 27:59 oke. Sementara untuk ee Bunda Faik dan 28:02 Amira dengar-dengar nih kalau cari 28:05 sekolah sudah pasti dong ya. ya karena 28:07 ee ibunda juga di situ. Sementara ada 28:11 info nih, katanya sering mengadakan 28:14 perlombaan yang event-nya di SD kita 28:18 juga SMP dan juga ada SMA. 28:22 Iya. 28:22 Itu ceritanya gimana tuh? 28:24 Ya, baik Bunda. Berawal dari ee 28:27 sebenarnya kalau basic sih akuntansi ya. 28:30 Kemudian kalau berawal dari pengalaman 28:31 dulu waktu kuliah itu sering ngadain 28:33 event ya dulu. US terakhir saya ngadain 28:35 Solo Syariah Expo. Nah, jadi ee karena 28:38 ini kita kemas eventnya di sekolah jadi 28:40 perlombaan. Ee kalau di SD silaturahim 28:44 untuk karena target marketnya itu adalah 28:46 anak-anak TK saya ngadain itu ee ee apa 28:51 namanya? Ada namanya namanya kitfest. 28:53 Lomba antar anak TK 4 kecamatan. He. 28:58 Ee 29:00 itu pesertanya hampir 700 kita tolak 100 29:03 karena kalau 700 itu apa? Parkir ya 29:07 nanti bisa sampai plasa Cibubur nanti 29:09 parkirnya. Akhirnya kita terima ee 29:11 peserta lombanya saat itu 600. Kemudian 29:15 2024 2025 itu terus berjalan. Nah, 29:18 selain itu juga berlanjut selain 29:21 kegiatan Kidfest lomba antara nang TK eh 29:24 kami juga mengada mengadakan kerja sama 29:27 namanya Fun Activity. Jadi anak-anak TK 29:30 sekitar kita undang untuk bermain di 29:32 playground kita 29:33 termasuk dari ee TKTK sekitar ya di 29:36 Citra Grand dan sebagainya. Kemudian 29:38 untuk di SMP IT, SMP IT Insan Mandiri 29:41 Cibubur, kita biasanya mengadakan 29:43 beberapa kali event. Ee kalau perlombaan 29:46 itu masuknya di Insan Mandiri Festival. 29:49 Insyaallah nih mulai bulan Februari kita 29:51 ngadain lomba renang ee yang pesertanya 29:54 sudah confirm kurang lebih 200. Jadi ee 29:58 nanti akan kita share. Ee jadi kalau 30:00 sebelum ngadain lomba itu tentunya ee 30:04 untuk di-share ke e sosial media itu 30:06 kurang lebih 2 bulan sebelumnya. Nah, 30:09 itu Insan Mandiri Festival yang paling 30:11 ramai ya. Waktu itu kita ngadain lomba 30:13 panahan juga itu di 2023. Setiap tahun 30:16 kita ngadain insyaallah untuk yang di 30:18 2025-2026 nih Insan Mandiri Festivalnya 30:22 lomba renang dan panahan. Untuk info 30:25 detailnya insyaallah menyusul. 30:27 Iya. Dan saat ini Bunda Nuning kita 30:30 sedang ngadain namanya kegiatan Quran 30:32 Senin Scam. Nah, Quran Senin Scam ini 30:35 beberapa siswa dari SD luar dari 30:39 Tabek. Iya, ada yang dari Serang, ada 30:41 yang dari Bandung dan sebagainya banyak 30:43 ya. Nah, itu ee belajar menjadi santri. 30:47 Nah, ini sedang berlangsung dari dari 30:49 hari Ahad sampai dengan besok 3 hari 2 30:52 malam. Eh, ada juga yang dia itu sudah 30:55 tiga kali ikut kegiatan ini Quran Sence 30:58 Cam karena kegiatannya seru gitu. He. 31:01 Nah, selain kita ee tadi Insan Mandiri 31:05 Festival, QSC itu juga kita mengadakan 31:09 namanya kegiatan ee parenting dan 31:13 program Sahabat IMC. Nah, kita ngadain 31:17 ee besok nih rencananya kita ngadain ee 31:20 parenting di SD Altihad Legenda Wisata. 31:23 Kebetulan saya juga PJ-nya. He. 31:25 Nah, ee bagi ayah bunda yang punya 31:27 sekolah atau mau merekomendasikan 31:30 mengundang kami untuk acara parenting ee 31:33 bisa nanti menghubungi di nomor PPDB 31:35 sekolah ataupun yang mau mendaftarkan di 31:39 SD silaturahim ini kuotanya tinggal 10 31:41 lagi. Jadi tahun depan ada 75 kuota 31:45 untuk SD yang daftar itu sudah 65 ee 31:48 tiga kelas. Insyaallah 1 ABC sudah dapat 31:52 tiga kelas kurang 10 anak lagi. Nah, 31:55 untuk yang Insan Mandiri Cibubur kita 31:57 juga open beasiswa SMP, SMA hanya lima 32:02 anak saja untuk boarding school. Nanti 32:05 untuk nomornya akan di-share oleh Bunda 32:08 Nuning. 32:09 Iya. Di penghujung acara kita ya. 32:12 Ngomong-ngomong kalau untuk 32:16 Bunda Ardi, anak yang pernah ikut 32:20 festival-festival kayak gini, apa yang 32:21 barusan diceritain punya gambaran 32:24 enggak? 32:27 Emm kalau untuk festival di sekolah ee 32:32 kayaknya anak saya belum pernah ikut ya. 32:33 Belum matematika ya? 32:35 Oh, Matem. 32:35 Oh, Ardi. Iya, pernah. Sor sor malah 32:38 lupa. 32:38 Biasalah saking banyaknya yang penting 32:41 ya. Oke. 32:43 Iya. Anak saya pernah ikut lomba 32:46 matematika waktu itu ee di yang SMA ya, 32:51 Bu ya? yang waktu itu masih SMP dia SMP 32:54 kelas 3 32:55 waktu itu pernah ikut sekali dia. Dan 32:59 sebenarnya dengan lomba-lomba itu memang 33:01 bagi anak kalau saya lihat dia jadi 33:03 semangat bersaing dengan teman-temannya 33:07 yang tadinya mungkin kalau ee di sekolah 33:10 mungkin nilai kan biasa ya bagi mereka 33:13 tapi bersaing dengan orang lain banyak 33:15 orang itu membuat dia lebih antusias 33:18 sebenarnya dan ee kalau akhirnya dia 33:22 suka ikut-ikut nyari-nyari sendiri ikut 33:25 kayak olimpiade-olimpiade 33:27 seperti itu. itu kan ada ya yang di luar 33:30 jadinya dia liburan dia isi dengan 33:32 ikut-ikut lomba seperti itu Bu. 33:34 Jadi kalau di sekolah ada dia ikut. Nah 33:37 selain itu misalkan dia lihat di luar 33:39 juga ada dia jadi ikut juga pengin ikut 33:41 lagi gitu. Jadi membuat dia ee apa ya 33:47 lebih 33:48 semangat ya dan termotivasi untuk 33:51 belajar 33:52 gitu seperti itu. Kira 33:54 iya. Jadi, ikhwan akhwat, apa yang 33:58 barusan kita dengar pasti terbandingkan 34:02 juga dengan bagaimana kita membesarkan 34:04 buah hati kita ya. Em, Mbak Yuni, Mbak 34:07 Yuni kan sibuk nih. Berat enggak tuh 34:10 rasanya yang di rumah begini, yang di 34:12 kantor eh di sekolah begini, gimana bagi 34:15 waktunya? 34:15 Iya. Jadi, kalau saya pernah juga 34:17 diwawancara sama anak saya dapat tugas 34:20 ee di dari sekolah gimana? Mungkin 34:23 momennya hari ibu juga. Kalau saya tiga 34:26 tiga kata kunci, 3 M. Pertama menjaga 34:31 waktu. Menjaga waktu kan banyak ya, 34:33 menjaga ya salatnya, menjaga segala 34:36 macamnya. Yang kedua menjaga ee 34:38 prioritas. Jadi kan saat kita di rumah 34:41 ya kita fokus ngurusin anak kita gitu. 34:45 Enggak enggak pegangin HP gitu. Lepas 34:47 dulu itu semua pekerjaan. Jadi ee 34:50 mendingan kalau saya di sekolah ya, 34:52 karena saya kerjanya di sekolahan ee 34:54 tuntaskan semuanya di sekolah. Saya 34:56 enggak pernah nih dari saya bekerja dari 34:59 tahun 2009 dulu di Bintaro. 35:01 Ee itu pokoknya kalau pekerjaan di 35:03 sekolah sudah saya selesaikan di kantor 35:05 di sekolah. Kemudian yang ketiga, M yang 35:08 ketiga adalah menjaga kesehatan gitu. 35:11 karena ee ibu yang sehat tentunya akan 35:16 ee menular gitu ya untuk ee kesehatan 35:19 anak-anaknya juga. Karena saya sudah 35:20 pernah merasakan sakit gitu ya dirawat. 35:23 Wah, itu udah kacau tuh rumah [tertawa] 35:26 gitu. Jadi kuncinya 3 M tadi ee biar 35:30 seimbang antara ya saya juga masih 35:33 belajar ya, masih belajar tentunya juga 35:35 masih banyak tantangan PR gitu tadi 35:38 menjaga waktu, menjaga prioritas dan 35:40 menjaga kesehatan. 35:42 Jadi ternyata yang menular bukan 35:44 penyakit ya, kesehatan pun juga menular. 35:47 Maksudnya terpengaruh dan saling 35:49 mempengaruhi. 35:51 Ya, bukan hal yang mudah ya ikhwan 35:53 akhwat untuk membesarkan buah hati kita 35:56 dan tumbuh kembang mereka sesuai dengan 35:58 apa yang kita harapkan. Banyak sekali 36:00 salam yang ada di WA nih, Mbak Yuni. 36:03 Meskipun pertanyaannya tidaklah ee ada, 36:07 tapi senang banget menyimak. Minta dong 36:10 lagu tadi. Halo Algi. Lagu tadi ternyata 36:13 banyak yang suka. Kemudian ada Ibu 36:16 Darma, ada Ibu Nurul, kemudian ada Ibu 36:19 Ati, Ibu Yus, dan emm 36:24 ada yang tanpa nama juga di sini. Terima 36:26 kasih sudah bersama-sama jendela sekolah 36:30 dari Radio Silaturahim. 36:34 Kalau pertanyaan berikutnya 36:39 tentang pesan cinta nih ya, Ibu Bunda 36:42 Ardi. Pesan kok pesan cinta ya, tapi 36:45 karena memang enggak ada ibu yang enggak 36:47 punya cinta kan bisa disampaikan terkait 36:50 dengan hari ibu ini. 36:54 Ee sebelumnya pas menjadi anak mungkin 36:57 saya tidak terlalu paham kenapa harus 37:01 ibu gitu. yang pertama ya setelah 37:03 menjadi ibu baru saya paham ternyata 37:06 menjadi ibu itu sungguh perjuangan yang 37:09 luar biasa gitu. Jadi saya berharap dan 37:15 jadi terharu. 37:17 Enggak apa-apa nangis boleh kok. 37:18 [tertawa] 37:21 Jadi saya berharap saya masih bisa 37:24 membahagiakan ibu saya 37:27 dan saya berharap 37:34 ibu saya tetap sehat 37:38 dan semoga anak-anak saya pun juga nanti 37:41 bisa menghargai saya 37:45 sebagai seorang ibu mungkin saya enggak 37:47 bisa menjadi ibu yang sempurna. 37:50 Tapi saya berusaha 37:53 berusaha 37:55 memberikan yang terbaik semampu saya. 37:59 Mungkin 38:01 ee mungkin itu aja ya. Bunda. Saya jadi 38:05 terharu kalau ingat tentang 38:09 Bunda mana yang tidak terharu ketika 38:13 positif hasilnya sukses kita juga pasti 38:16 nangis. Dan begitu juga seandainya ada 38:20 hal-hal yang masih menjadi damba dan 38:24 harapan kita tapi belum terwujud, ikhwan 38:26 akhwat di rumah pasti juga berlimpah 38:30 doa-doa 38:32 untuk buah hati kita. Mbak Yuni, gimana 38:35 terkait dengan pesan cinta untuk 38:39 bunda-bunda di luar sana? 38:41 Iya, untuk seluruh pendengar hasil dan 38:43 Rasil TV, Happy Mother's Day. Selamat 38:46 Hari Ibu. Semoga kita ee selalu menjadi 38:50 ibu yang sehat, ibu yang kuat, ibu yang 38:54 selalu dirindukan anak-anaknya. He. 38:57 Dan juga ee sabar ya karena ingin 39:01 menjadi ee madrasah untuk anak-anaknya 39:05 itu butuh kesabaran yang luar biasa. 39:08 Nah, karena saya anak tunggal yang baru 39:11 saja juga 1000 hari yang lalu ditinggal 39:14 ibu saya. Heeh. 39:16 Semoga ee emak saya saya manggilnya emak 39:19 husnul khatimah. 39:22 Itu aja, Bunda. Nun 39:26 aku juga pengin nangis nih jadinya. Tapi 39:28 begitulah ya ikhwan akhwat, terutama 39:31 para bunda. Ini ada WA dari seorang 39:34 ayah. 39:36 Selamat hari ibu. Wahai para ibu. 39:40 Rasanya para pria seperti aku, ayah 39:44 seperti aku beruntung sekali 39:47 mendapatkan dirimu membesarkan 39:50 anak-anakku. Alhamdulillah 39:53 ya. Memang tanpa seorang ibu enggak ada 39:57 anak ya kan di rumah. 40:00 kita sebetulnya masih cukup punya banyak 40:03 waktu nih. Kalau misalnya saja 40:07 ada sesuatu yang 40:10 ingin disampaikan untuk sekolah Bunda 40:12 Ardi terkait dengan ee apa saja karena 40:17 kan anak-anak di sana bisa jadi ee 40:21 sesempurna apapun ada hal yang masih 40:24 dirindukan. Pasti kalau di luar sana 40:27 bikin dong yang perempuan gitu kan. kan 40:29 adanya kan baru boarding school-nya 40:31 hanya untuk pria. Ada sesuatu yang 40:33 mungkin bisa jadi tambahan Mbak Yuni? 40:37 Kalau ee iya seperti yang Bunda Nuning 40:39 sampaikan tadi, saya kan mencari sekolah 40:43 ee harus kita merasa 40:47 aman ee menitipkan anak itu harus aman 40:50 gitu ya. Jadi makanya anak saya 40:52 tiga-tiganya sekolah di sini karena saya 40:54 merasa ee bisa mendapatkan itu di sini. 40:57 Cuman karena dikit lagi kan yang ee yang 41:00 cewek itu kelas 4, dikit lagi udah mau 41:03 lulus SD. Nah, itu jadi wah sekolah di 41:06 mana ini ya? Jadi mikir gitu 41:08 siapa tahu di Insan Mandiri juga nanti 41:10 2 tahun lagi siapa tahu ya 41:11 ada gitu ya. 41:12 Iya penginnya sih seperti itu. Jadi biar 41:15 biar tenang kita dan ee kalau kita 41:19 tenang kan juga menitipkan anak-anak di 41:21 sekolah tenang. Saya pun juga sambil 41:23 saya masih kerja pun juga lebih lebih 41:26 tenang juga dalam bekerja. Mungkin 41:29 seperti itu. 41:31 Terus Ibu Darma bilang, "Fotoin dong, 41:34 nanti dikirim." Eh, bisa kok ya. Tadi 41:36 kan kita foto ya. Maksudnya dikirim di 41:39 ee anunya Rasil, media sosialnya Rasil. 41:42 Iya, insyaallah nanti ya, Bu Darma ya. 41:45 Kemudian ini ada yang bertanya, em 41:49 ibu-ibu yang hadir di sini yang sudah 41:51 membesarkan anak dan menitipkannya di 41:55 Sekolah Insan Mandiri Cibubur 41:59 itu kalau misalnya 42:01 jauh yang boarding memang cuman pria 42:04 doang ya, Mbak Nuning. Coba. Eh, 42:06 kayaknya betul ya. Kalau jauh gimana 42:08 dong? Rumahnya jauh maksudnya yang 42:10 wanita. 42:10 Iya. Jadi kalau Insan Mandiri Cibubur 42:12 saat ini yang SMP, SMA khusus ikhwan 42:16 laki-laki itu boarding school atau 42:18 menginap. Kemudian kalau yang full day 42:21 school ee ini baru tahun pertama 42:24 2005-2006. 42:27 Nah, mohon doanya tahun depan juga ini 42:29 sudah banyak yang daftar kuotanya 42:30 tinggal delan lagi untuk yang full day 42:32 putri karena kita hanya buka satu kelas 42:35 yang sudah daftar itu 12 13 tinggal 42:38 tujuh lagi. Ee jadi kalau yang putri 42:41 memang belum ada untuk yang menginap. 42:43 Nah, jangan khawatir untuk yang full day 42:46 putri SMP itu status akreditasinya sudah 42:49 A 42:50 ikut induk yang ee insan mandiri yang 42:53 boarding school. Jadi, alhamdulillah ee 42:55 secara dapodik, nasional dan juga ee 42:59 secara kedinasan akreditasi ee itu sudah 43:02 A. 43:04 Iya. Informasi yang sangat menarik itu 43:07 emm 43:09 pendaftaran yang tinggal berapa orang 43:11 tadi sisanya? 43:12 Kalau yang full day putri ee tinggal 43:14 tujuh lagi. 43:15 SD silaturahim tinggal 10 lagi dari 75 43:19 sudah 65 yang daftar. He 43:21 ee kemudian kalau yang ee SMP dan SMA 43:25 tinggal satu kelas, satu kelas lagi. 43:27 Jadi alhamdulillah sudah 20 lebih yang 43:29 daftar untuk SMP, SMA yang boarding 43:32 school. 43:32 Batas terakhirnya, 43:34 batas terakhir sampai kuota terpenuhi. 43:36 Misalnya ee 43:39 Allah memberikan ee mengirimkan 43:41 calon-calon murid nih di Desember atau 43:43 Januari sudah penuh, ee Januari kita 43:46 tutup. Dan tadi kan mengenai jarak ee 43:50 ini siswa full day yang terjauh itu dari 43:53 ee Sumarekon Bekasi. Jadi pulang pergi 43:56 ee berangkatnya jam . Karena kita kan 44:00 masuk 0.30 pulang jam 0.30. Jadi masih 44:02 terkejar kalau memang ee rumahnya ee 44:06 sekitaran Bekasi gitu. Bunda Nuning 44:08 Depok juga masih terkejar. Kalau yang 44:11 ee Jakarta Timur juga ada. Jakarta 44:13 Timur. Kemudian yang dekat Taman Mini 44:15 itu ada yang siswa Pulde ke SMP itu 44:17 Insan Mandiri yang putri. 44:20 Iya. Jadi jangan terlalu cemas ya karena 44:24 ada bagian-bagian yang bisa em membantu 44:27 kita. 44:29 Sementara kita masih punya banyak waktu 44:31 nih sebetulnya ya kalau ada yang mau 44:35 ditambahkan 44:36 terkait dengan ini hari ibu loh. 44:39 Iya. 44:39 Bisa jadi ibu-ibu di luar sana juga 44:42 perlu dipersuasi. 44:44 untuk mungkin 44:45 apa gitu 44:46 tambahan yang tadi kesan-kesan ya apa 44:48 spesial momen kalau saya itu kalau 44:51 sedang nyuapin anak jadi yang nomor ee 44:55 yang kelas 1 SD dan kelas 3 SD itu masih 44:58 pengin disuapin ee yang gede itu juga 45:01 pengin gitu padahal sudah kelas 3 SMP 45:03 aku mau dong tapi enggak yang sampai 45:06 gitu ya paling sekali dua kali suapan 45:09 sudah terus yang kedua kalau sedang 45:11 ujian kan Mbak barengan. Kebetulan 45:14 kemarin nih barengan kelas 9, 3 dan 1 45:17 ini barengan ujiannya. 45:19 Ee saya lagi ngajarin MNR matematika 45:22 ceritanya ya. Nah, yang satu setiap anak 45:25 beda-beda ee apa untuk favorit mapelnya 45:31 apa gitu ya. Heeh. 45:32 Jadi yang kelas 1 FA itu suka 45:34 matematika, yang satunya lagi sukanya 45:37 bahasa Inggris yang kelas 3. Jadi saat 45:39 saya ngajarin MNR matematika 45:42 ee jadi yang kelas satunya itu langsung 45:44 ee nyaut gitu. Jadi di kamar tuh ramai 45:47 saut-sautan pelajaran matematika itu 45:49 yang spesial momen banget nih gitu. Dan 45:52 ee mungkin saya kebayang ya 10 tahun 45:55 lagi, 15 tahun lagi mereka sudah kuliah, 45:58 udah kerja, udah mungkin sudah menikah 46:00 gitu ya. ee udah enggak seramai ini lagi 46:03 nih, gitu. Jadi saya nikmatin aja. 46:06 Terus nanti yang kakaknya saya masih 46:08 bingung nih pelajaran fisika yang 46:11 hitung-hitungan ya, IPA. 46:12 He. 46:13 Nah, nyamper ke kamar sama jadi ee mana 46:17 dulu nih gitu yang mau diajarin. 46:19 Akhirnya ya udah yang kelas 1 dulu 46:21 karena dia udah mudah capek, ngantuk. 46:23 Jadi kelas satunya yang udah saya ajarin 46:25 baru kelas 3 dan yang nanti kakaknya 46:28 seperti itu. Iya. Jadi, ikhwan akhwat 46:33 terkait dengan Insan Mandiri Cibubur ini 46:35 tadi ee program full days untuk wanita 46:39 tinggal sisa 46:41 untuk tujuh. Kalau yang SD silaturahim 46:45 tahun ajaran depan tinggal sisa 10 lagi 46:47 karena yang daftar sudah 65. 46:50 Untuk SMPIT, SMA IT Insan Mandiri 46:53 Cibubur tinggal satu kelas, satu kelas 46:55 lagi. Alhamdulillah yang daftar sudah 46:57 sekitar 25 masing-masing unit. Batas 47:00 terakhirnya. 47:01 Batas terakhir Januari 47:03 berarti bulan depan. 47:04 Iya. Dan beda untuk yang daftar di bulan 47:07 Desember ini dengan yang di Januari itu 47:10 beda uang pangkalnya. 47:12 Ee sangat ngaruh ya gitu untuk 47:14 promo-promonya. 47:16 Soal waktu nih ya. Jadi ya. 47:19 Baik ikhwan akhwat. Kalau tertarik untuk 47:21 menitipkan buah hati, alamat persisnya 47:23 di Jalan Masjid Silaturahim nomor 76, 47:27 Kalimanggis Jati Karya Jati Sampurna. 47:31 Ada di planet lain ya, Bekasi. [tertawa] 47:35 Sementara kalau mendaftar meskipun masih 47:39 ee bukan masih ya, tapi tinggal ya 47:40 Januari terakhir ya, itu silakan hubungi 47:44 kalau telepon sekolah tuh 02122853157. 47:51 Sekali lagi 02122853157. 47:57 Untuk contact person-nya di sini 08225 48:06 899 48:08 2414. 48:10 Sekali lagi 08 48:14 228 48:17 9924. 48:20 Ya, ini alamat yang tadi sudah 48:24 disebutkan. Kalau jauh sih pasti harus 48:26 dicatat. Kalau yang di sini tahu ya. 48:28 [tertawa] 48:29 Di Jalan Masjid Silaturahim nomor 76, 48:31 Kalimanggis, Jati Karya Jati Sampurna di 48:35 Kota Bekasi. Kita sudah di penghujung. 48:39 Kayaknya perlu lagi di tambahan kalimat 48:42 penuh cinta untuk Bunda-bunda bagi ee 48:46 Ibu Yuni ataupun juga Bunda Bakri. 48:48 Silakan. 48:50 Benar. 48:52 Jangan rebutan. Enggak. 48:56 Iya. Jadi ee saya ulangi lagi untuk 48:59 menjadi ee ibu dan Mbak anak itu 49:03 insyaallah mudah ya. Yang pertama ee 49:07 menjadi ibu yang dirindukan. 49:09 Yang kedua ee menyayangi anak-anak 49:13 dengan tulus. 49:15 Yang ketiga ee selalu ee apa ya menjaga 49:20 waktu atau memberikan waktu yang lebih 49:24 untuk anak-anak. 49:26 Iya. Satu lagi 49:29 em 49:31 kayaknya sudah lengkap ya. 49:35 Ee saya berpesan pada semua ibu-ibu 49:40 yang baik yang 49:43 anaknya anak apa ya, anaknya masih kecil 49:47 atau udah udah besar tetap bagaimanapun 49:52 kadang-kadang kita memperlakukan mereka 49:54 masih seperti anak-anak. Karena 49:57 sebenarnya saya sendiri usia saya sudah 50:00 tidak muda lagi, tapi ibu saya 50:01 kadang-kadang nganggap saya seperti anak 50:03 kecil gitunya itu. 50:05 Jadi kadang-kadang, Ibu, ini aku tuh 50:08 udah udah umurnya udah enggak kecil lagi 50:10 gitu, tapi perlakuannya masih kayak 50:11 anak-anak. [tertawa] 50:12 Cuman ya itu begitu saya merasakan punya 50:16 anak, anak saya sudah SMA itu kan udah 50:18 besar tapi ya saya nganggap dia 50:21 oh mik-nya enggak di atas. 50:24 ya ee saya merasa ya karena meskipun 50:28 badannya besar karena dia anak saya jadi 50:30 masih kadang-kadang perlakuannya masih 50:33 seperti anak-anak gitu dan ee saya 50:37 berharap juga saya bisa mencurahkan 50:41 lebih banyak ee perhatian ke anak-anak 50:45 saya dan semoga juga ibu-ibu semua di 50:49 yang di ee yang semuanya ada di sini ini 50:53 ataupun yang di mana pun berada tetap 50:57 hutang makanlah ee kasih sayang di 51:00 keluarga karena kita enggak tahu sampai 51:05 kapan kita masih bersama dengan mereka 51:09 karena kita enggak tahu dan enggak 51:10 mungkin enggak berasa tiba-tiba bukan 51:13 tiba-tiba ya ternyata anak saya sudah 51:15 gede anak saya sudah kuliah dan waktunya 51:17 pergi. Nah waktu itu kan enggak bisa 51:20 diputar kembali. 51:22 Iya. 51:23 Jadi kita harus memanfaatkan 51:25 sebaik-baiknya waktu mumpung masih 51:27 bersama dengan anak-anak kita. 51:31 Insyaallah. Jadi ikhwan akhwat, mari 51:34 kita menjadi ibu yang dirindukan 51:36 anak-anak kita. Satu di antaranya 51:39 meskipun mereka sudah gede suapin. 51:41 Biarpun cuman sesuap ya. [tertawa] 51:43 Baik, terima kasih sekali untuk Bunda 51:47 Evi Puspitarini, kemudian juga Bunda Tri 51:50 Wahyuni dan yang tadi sebelumnya hadir 51:53 Bunda Zulfikhi Hikmah dan 51:57 Bunda Faradila Paputungan. Ya, terima 52:00 kasih sekali lagi untuk kehadirannya. 52:03 Yang jelas seorang ibu tidak akan pernah 52:05 lelah memberikan kasih sayangnya dengan 52:09 sepenuh hati, sepenuh jiwa untuk 52:11 keluarga tercinta. 52:14 Dan kita atau anak-anak kita kelak juga 52:17 bisa menghadapi betapa besarnya 52:19 kesulitan seperti apapun di dunia ini 52:22 karena semua dorongan dari sosok seorang 52:24 ibu. Ya, semoga Allah mendekap erat dan 52:28 malaikat menjaga ketat para ibu-ibu 52:32 di luar sana, di mana pun yang masih 52:36 bisa berada bersama dengan 52:37 putra-putrinya. 52:39 Mudah-mudahan 52:41 sekali lagi Allah mendekap erat dan 52:44 malaikat menjaga ketat sebagaimana 52:46 ibu-ibu melakukan hal yang sama untuk 52:49 buah hatinya. Billahi taufik wal 52:51 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullah 52:53 wabarakatuh.