Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:16 [musik] 0:25 Bismillahirrahmanirrahim. 0:26 Asalamualaikum warahmatullahi 0:27 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin 0:30 wabihi nastain waa umidun waddin wasatu 0:33 wasalamu ala sayyidina Muhammad waa 0:36 alihi wasbihi ajma rbi zidni ilma 0:39 Allahum bamtani waimni mafuni warzu 0:43 ilman yangfon dipancarkan dari jalan 0:45 masjid silaturahim nomor 36 kalimanggis 0:48 Cibubur Bekasi radio silaturahim dan 0:50 rasil TV untuk Islam yang satu ikhwan 0:53 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 0:54 taala pendengar dan juga pemirsa di mana 0:56 pun saja Anda berada semoga Semoga kabar 0:59 Anda di pagi menuju siang hari ini dalam 1:01 keadaan sehat walafiat. Kami menyapa 1:03 Anda di mana pun saja Anda berada. Saya 1:05 Angga Aminudin ditemani oleh Algi di 1:09 operator. Ada juga Ondi di kameraman 1:12 yang bertugas di acara yang rutin setiap 1:17 hari Selasa kami tampilkan yaitu kajian 1:20 ekonomi Islam. untuk edisi ya hari ini, 1:23 Selasa, hari yang ke 16. 16 atau 17 ni 1:29 17. 1:30 Hari yang ke-17 di bulan Juni 1:34 2025. Hari yang ke-21 di bulan Zulhijah. 1:36 Kami hadir kajian ekonomi Islam bersama 1:39 narasumber kita yang alhamdulillah sudah 1:41 hadir di studio, Ustaz Ihwan Basri. 1:45 Asalamualaikum warahmatullahi 1:46 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:49 wabarakatuh. 1:50 Apa kabarnya, Pak Ustaz? Alhamdulillah 1:52 sehat walafiat pagi hari. 1:53 Sehat, Pak Ustaz. Ya, 1:54 alhamdulillah. 1:55 Perjalanan lancar, Pak Ustaz. [tertawa] 1:57 Lancar, normal. 1:58 Soalnya kalau daerah Cibubur ini 2:01 dramanya selalu ada aja di jalan tuh. 2:03 Benar. [tertawa] 2:04 Truk terguling lah gitu ya. Yang 2:06 tabrakanlah. Wah, kalau udah macet 2:07 pusing tuh, Pak Ustaz. 2:08 Patah asnya. 2:10 Patah asnya gitu ya. Hmm. Kalau yang di 2:13 mobil ini kalau sambil dengelin Rasil 2:15 insyaallah enggak bet saat gitu. 2:16 Iya, insyaallah. semacet apapun yang dia 2:19 ya karena enggak dengerin ini nih 2:21 apalagi tadi dengerin berita tuh 2:23 dengerin berita sekarang setelah berita 2:24 lanjut kita ke kajian ekonomi Islam 2:26 karena yang disorot oleh ekonomi Islam 2:29 untuk edisi hari ini, ikhwan akhwat, Pak 2:32 Ustaz mencoba ingin mengingatkan kita 2:35 semua gitu ya. Makanya di sini nanti 2:37 kita akan dalami sebenarnya bagaimana 2:39 kaum muslimin ini konsisten dalam 2:42 menerapkan ekonomi Islam. Nah, karena 2:45 melihat di akhir zaman ini 2:48 ee masalah 2:51 begitu banyak gitu. Kaitannya dengan 2:52 ekonomi saja gitu ya yang dihadapi oleh 2:56 umat, yang dihadapi oleh masyarakat gitu 2:58 ya. Ketidakadilan itu makin besar, 3:02 ketimbangan apalagi makin menganga gitu 3:05 ya. Lalu penerapan ekoni Islam ini 3:07 bagaimana? Sudah terasa apa belum? Ini 3:09 jadi pertanyaan banyak orang sebenarnya 3:10 gitu ya. Ini kok begini gitu ya. belum 3:14 lagi sistem ekonomi sekulernya yang 3:16 terus gitu ya mendominasi. Nah, ini 3:19 masalah-masalah yang ee di malam di pagi 3:22 menuju siang hari ini kita coba akan ee 3:25 telusuri gitu ya. Sebenarnya bagaimana 3:27 tuntutan agar kaum muslim ini konsisten 3:30 menerapkan ekonomi Islam. Tentu saja 3:32 kami juga nanti mengundang Anda, Iwan 3:33 Ahmad untuk bergabung. Silakan sampaikan 3:35 pertanyaan komentarnya ke nomor WhatsApp 3:37 hasil di 0811999720. 3:42 Baik, Pak Ustaz Ikhwan, bagaimana 3:44 sebenarnya kita memulai perbincangan 3:46 kita mengenai 3:49 ekonomi Islam yang 3:52 muslim ini dituntut untuk konsisten gitu 3:55 ya. Apalagi kita melihat perekonomian 3:57 global ee saat ini gitu ya, update-nya 3:59 juga seperti apa. 4:01 Monggo Pak Ustaz. [berdehem] 4:02 Terima kasih Pak Sangga. Asalamualaikum 4:05 warahmatullahi wabarakatuh. 4:07 Alhamdulillahiabbil alamin wa usolli wa 4:10 usallim shatan wa tasliman yaliqoni 4:15 bimaqomi amirilya wal mursalin nabiina 4:18 Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi 4:21 ajmain. Amma ba'du. Para pemirsa Rasil 4:24 TV dan para pendengar radio silaturahim 4:27 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 4:29 Alhamdulillah pada pagi hari ini kita 4:33 dan Masangga dan teman-teman di Rasil 4:36 bisa melaksanakan siaran live ekonomi 4:38 syariah atau ekonomi Islam yang minggu 4:41 lalu atau 2 minggu yang lalu juga kita 4:44 off ya karena banyak tugas luar kota 4:47 yang selalu harinya itu ya Selasa karena 4:51 kebanyakan kita itu kalau keluar kota 4:53 itu mulainya kalau enggak Senin ya 4:57 Selasa dan akhirnya terganggu. gula 5:00 acara kita itu. Alhamdulillah pada pagi 5:02 hari ini semua tugas sudah kita 5:05 selesaikan. 5:06 Kita bertemu dengan ee para pemirsa 5:11 dan para pendengar Radio Silaturahim. 5:14 Nah, sebagai tema yang seperti sudah 5:17 disampaikan oleh Mas Angga tadi ya, 5:20 adalah suatu hal yang disesalkan bahwa 5:24 ee konsistensi 5:27 kaum muslimin 5:29 atau konsistensi ee umat dalam rangka 5:33 menerapkan ekonomi syariah atau ekonomi 5:35 Islam ini apa? Fluktuatif ya istilahnya 5:39 fluktuatif. bahkan sudah tidak banyak 5:43 kedengaran gitu ya. 5:45 Ya. Baik di dalam 5:48 apa namanya? Baik di dalam kajian 5:50 akademik maupun ee 5:54 aplikasi di dalam keuangan ya. 5:58 Tapi saya lihat di 3 minggu terakhir ini 6:03 ada hal yang sebetulnya itu salah satu 6:06 ciri daripada ekonomi Islam yang 6:07 kemudian apa yang kemudian ee mencuat 6:11 begitu hebat yaitu goror. 6:16 Goror ini terjadi pada Haji Furoda. H 6:19 [tertawa] 6:20 kasus 6:20 Haji Furoda. 6:21 Haji yang enggak tanggung-tanggung 6:22 biayanya berapa itu. 6:24 Fantastik ya. Berapun seandainya bisa 6:29 memberangkatkan orang haji dengan metode 6:31 furoda ini, jemaah akan membayar mungkin 6:35 1 M juga akan dibayar asal ini. 6:38 Tapi ironinya malah ada gor itu ironya 6:41 sekali. 6:41 Iya. Jadi mungkin ada oknum yang 6:43 semangat untuk mendapatkan cuan 6:45 ee kemudian ini itu lakukan ini lakukan 6:47 itu. Tapi sebetulnya dalam hatinya 6:49 enggak percaya bahwa ini akan bisa. Tapi 6:52 karena ingin cuan, he 6:54 ingin dapat uang yang banyak, akhirnya 6:56 segala macam dicari sehingga penggemar 6:59 Haji Furodah itu banyak yang kemudian 7:01 akhirnya ketipu. 7:02 Iya. 7:02 Nah, ketipu di sini adalah gorora. 7:04 Artinya orang yang menyelenggarakan 7:06 quroda enggak bisa memberikan tidak bisa 7:10 delivery good istilahnya mendelivery 7:12 barang itu kepada orang. Padahal orang 7:13 sudah bayar. 7:14 Iya. Iya. 7:15 Astagfirullah. Dan itu terjadi pada 7:18 ibadah yang paling sakral 7:20 dari rukun Islam. Masyaallah. 7:22 Nah, ini itu pencuat ya 3 minggu 7:24 terakhir kemarin. 7:27 Itu lah sebetulnya itu adalah salah satu 7:29 yang dihindari oleh ekonomi Islam bahwa 7:32 di dalam ekonomi Islam itu garamun. 7:34 Haramun haram sama persis dengan riba. 7:38 Iya, itu. Nah, 7:43 tetapi ini adalah suatu hal yang ee 7:45 suatu berita yang tidak mengenakkan bagi 7:47 kita, 7:48 terutama pelenggara dan terutama 7:49 bagaimana ekonomi Islam ini kita 7:51 aktifkan, terapkan, tetapi ternyata gor 7:55 yang fakis seperti itu, itu terjadi 7:58 justru di penyelenggaraan haji 8:02 yang merupakan salah satu rukun Islam 8:06 yang lima. Masyaallah ya. Nah, ini para 8:09 pendengar sekalian. Tapi itu bukan 8:11 menjadi pemicu ee untuk kita sampaikan 8:15 konsistensi 8:16 penerapan ekonomi syariah pada sesi ini. 8:19 Enggak ya. Sebetulnya itu hanya 8:22 sampingan aja yang kebetulan ya. Tetapi 8:24 itu suatu hal yang harus kita sampaikan 8:26 juga bahwa salah satu fitur daripada 8:29 ekonomi Islam adalah tidak ada gor ya. 8:34 Tidak ada goror ya. Tidak ada riba. no 8:37 gor, no riba, no speculation ya, 8:41 no kimar ya gitu. Tidak ada judi dan 8:44 lain sebagainya ya. Nah, tetapi yang 8:47 kita mau sampaikan di sini adalah 8:50 sebetulnya ee kita melihat posisi kita 8:53 ini pada periode sejarah ya. 8:56 Kalau kita lihat posisi kita pada saat 8:58 sekarang ini pada periode sejarah ini 9:00 kita berada di ujung berada di akhiruz 9:03 zaman ya. akhir zaman tandanya adalah 9:06 diutus Nabi Muhammad sallallahu alaihi 9:07 wasallam sebagai rasul sebagai khatamul 9:10 anbiya wal mursalin penutup segala nabi 9:12 dan rasul dan tidak ada rasul dan nabi 9:15 sesudah beliau ya. Nah, ini menanyakan 9:19 bahwa akhir nyaman. Tapi jarak kita 9:21 dengan beliau kan sudah lebih dari 140 9:26 46 tahun ya 1 seteng abad sudah. maka 9:31 itu makin akhir makin ke akhir. Dan yang 9:33 kita melototin, yang kita ee lihat 9:37 adalah bagaimana ketidakadilan 9:41 ini begitu hebatnya ditimpakan kepada 9:44 kemanusiaan atau betapa hebatnya 9:46 kemanusiaan ini menerima atau merasakan 9:49 ketidakadilan. Tapi dalam bidang 9:51 ekonomi, bidang lain sama dalam bidang 9:54 politik, kekuasaan dan lain sebagainya 9:56 sama menderitanya. Tapi oleh karena kita 9:58 ini fokusnya pada ekonomi, maka kita 10:01 hanya menyorut bagaimana ketidakadilan 10:03 begitu jelek menimpa kemanusiaan sampai 10:06 dengan hari ini. Mula-mula kita lihat 10:08 misalnya 10:10 sistem ekonomi yang sekarang ee berlaku 10:14 ya sesudah sosialisme ini hilang n 10:19 digantingi dengan kapitalisme yang tidak 10:21 punya musuh ya. 10:24 kapitalisme merasa menang ya sehingga 10:28 kapitalisme itu menjadi sistem ekonomi 10:30 yang 10:32 menggejala di seluruh dunia ya seperti 10:34 itu. 10:35 Tidak ada pojok bumi, tidak ada sebuah 10:39 negara pun di dunia ini yang tidak 10:40 mengenal dan karena dia menang maka 10:44 panglima komandan kapitalisme majam 10:47 Amerika itu jumawah ya. 10:50 Cuma dan ee bukan hanya mendakwahkan itu 10:54 harus diikuti oleh seluruh dunia, tapi 10:57 seperti dipaksakan ya dipaksakan kepada 11:00 setiap negara harus mengikuti ya karena 11:04 telah terbukti bahwa dia menang dalam 11:06 perang dingin melawan ee sosialisme. Ya, 11:10 argumennya begitu. He. 11:12 Nah, ketika dunia ini kemudian di kuasai 11:16 oleh kapitalisme, apakah kemudian 11:19 kemudian ekonomi dunia baik-baik saja? 11:22 Dan apakah sebagian besar daripada 11:25 penduduk bumi ini ee telah dapat 11:27 memenuhi kebutuhan pokoknya, maka tiga 11:29 kali sehari terpenuhi kebutuhan sandang, 11:33 pangan, papan, dan seterusnya 11:35 setelah mereka memeluk kapitalisme. 11:38 Ternyata tidak. He 11:40 justru semakin menderita. Kalau kita 11:43 lihat justru di Afrika itu semua hampir 11:46 semua kecuali beberapa negara yang 11:48 Afrika Utara ee tidak termasuk Maruko, 11:51 kemudian Afrika Selatan yang lainnya itu 11:54 semuanya 11:55 under develop 11:56 ya mayoritasnya 11:58 miskin sekali. Tetapi apakah mereka itu 12:01 memang ee miskin karena tidak berdaya 12:05 atau memang dibuat nah atau disain ya. 12:09 Ternyata kemiskinan yang menimpa Afrika 12:14 itu adalah kondisi yang didesain, 12:17 yang diplan, yang direncanakan oleh 12:20 kapitalis ya. Setiap negara sebut saja 12:23 negara tentang apa namanya 12:26 misalnya, 12:27 Pantai Gading. 12:28 Pantai Gading ya. Dulu itu penghasil 12:31 cokelat terbesar di dunia. 12:34 Sekarang enggak tahu ke berapa gitu ya. 12:36 Kemudian Kungu, kemudian dan lain 12:38 sebagainya. Sebut saja itu Gana. Ee 12:42 kemudian sekarang ada pemimpin muda itu 12:44 siapa? Saya lupa itu. 12:46 Heeh. 12:46 Yang lagi populer di Afrika itu 12:49 Etiopia presiden. Bukan. 12:51 Bukan ya. I 12:52 tror apa terareo 12:55 e terore itu 12:57 itu e itu populer dan ketika kita 13:01 melihat ini semakin kita tahu bahwa 13:07 kemiskinan yang terjadi di benua Afrika 13:10 itu perpetuated ya memang diabadikan 13:14 dibuat terus-menerus seperti itu sampai 13:17 muncul pemimpin yang tahu bahwa itu 13:19 adalah 13:20 didesain. Iya. 13:21 Iya. Dan bergulak. Setelah bergulak 13:24 akhirnya ee konflik dengan Perancis, 13:28 konflik dengan penjajah yang sebelumnya 13:30 terjadi. 13:31 Intinya adalah negara-negara itu baru 13:33 sadar, "W selama ini kita ternyata di 13:37 sedot semua sumber daya kita." 13:39 Iya. 13:40 Dikeksploitasi semua sumber daya kita. 13:42 Mau tambang, mau minyak, mau kebun, mau 13:45 pertanian dan diambil semuanya. Makanya 13:48 kita tetap menjadi miskin. Nah, ini ini 13:50 baru sadar. Nah, kapitalisme 13:54 lewat negara, lewat pemerintah, penjajah 13:58 akan mengabadikan kondisi seperti itu 14:01 kalau dia kalau dia bisa. Ya, namun 14:04 karena kondisi tidak selalu begitu 14:06 makanya akhirnya beberapa negara itu 14:08 punya pemimpin muda yang tahu bahwa 14:11 negaranya itu hanya menjadi bahan bakar 14:14 ee penyedia bahan bakar kepada 14:16 negara-negara barat ya. Termasuk kita 14:18 Indonesia. ya termasuk kita Indonesia 14:21 kan kita sadar bahwa ee kita ini punya 14:26 sumber daya misalkan 14:29 ee kelapa sawit dan tambang-tambang dan 14:32 lain sebagainya. Tapi maunya kan kita 14:35 ini diatur oleh mereka 14:36 ya. kita enggak boleh hilirisasi 14:40 ya, tidak boleh mengolah sendiri. 14:43 Dianjurkan supaya menjual mentah-mentah 14:46 kepada mereka. 14:47 Nanti mereka membeli menjual kepada kita 14:50 harga yang 1000 kali lebih mahal 14:52 daripada kita menjual kepada mereka. 14:54 Nah, seperti itu. Jadi, ini adalah ee 14:57 kapitalisme yang ingin menguasai dunia 14:59 dan ingin menjadikan dunia seperti itu 15:01 dalam kendalinya. Nah, sekarang terbukti 15:05 bahwa masyarakat yang paling miskin di 15:08 Afrika pun sudah tahu bahwa kemiskinan 15:11 kondisi yang seperti ini adalah desain. 15:14 Didesain oleh mereka dan direncanakan 15:16 oleh mereka mau kita harus ee apa 15:19 namanya memberontak dalam pengertian 15:21 mengubah keadaan seperti ini. 15:23 H 15:24 itu jadi mengad memiliki perlawanan ya. 15:29 Artinya yang negara-negara tadi yang 15:30 kita sebutkan itu atau negara-negara 15:32 yang ada di Afrika pada umumnya sudah 15:35 ingin mengolah sendiri hasil bumi, hasil 15:38 tambang, hasil pertanian dan lain 15:40 sebagainya. Kemudian menjualnya kepada 15:43 negara mana pun juga secara bebas 15:45 berdasarkan ee apa namanya berdasarkan 15:49 komersial yang menguntungkan ya. Nah, 15:52 kalau yang sekarang kan gak yang 15:53 sekarang itu i harus jual ini kepada 15:58 kami ya gitu aja dan terserah kami akan 16:00 mentukkan harganya ya. Nah, kan gak bisa 16:03 begitu kayak Amerika itu yang sekarang 16:05 apalagi pada zaman Tram ini sekarang 16:07 lucu sekali ya 16:10 karena ingin mendikti semua sesuai 16:12 dengan keinginan dia. Maka sekarang 16:16 berhenti perdagangan dengan Amerika 16:18 antara Cina Amerika Indonesia dan 16:19 Amerika sudah mulai guyah dan hampir 16:22 semua mitra dagang dengan Amerika itu 16:26 mengalami keguyahan yang luar biasa. 16:28 H 16:28 karena apa namanya? sikap yang begitu 16:31 apa namanya begitu keras ya ya yang 16:34 menunjukkan betapa ponah sombongnya 16:37 kapitalisme itu ini ya. Nah, begitu juga 16:41 kalau kita lihat dari sisi perusahaan 16:43 ya. Perusahaan sekarang ini kompetisinya 16:47 dengan satu dengan lain ini 16:48 cakar-cakarannya terang-terangan ya. 16:51 Cakar-cakar apabila ada sebuah 16:54 perusahaan yang merger dengan perusahaan 16:58 yang lain itu bahasanya kan kalau 17:00 dilihat oleh orang awam oh perusahaan A 17:03 akan gabung dengan B merger istilahnya 17:07 atau dalam bahasa akuisisi lah gitu 17:09 seolah-olah tidak terjadi apa-apa itu 17:11 hal yang biasa padahal pada tingkat 17:13 pimpinan pada tingkat pemilik ini perang 17:18 perang enggak mungkin ada perusahaan 17:20 yang yang normal begitu saja mau major 17:24 kecuali kalau dia tidak dalam ancaman. 17:28 Iya. 17:28 Ya, kalau di Indonesia banyak gitu ya. 17:31 Itu seperti Indomi dulu kan ada SuperM 17:33 juga itu kalau kita lihat sejarahnya itu 17:35 terjadi begitu. 17:37 Iya. Ya. Kemudian di apa namanya ini 17:40 juga sekarang ada Tokopedia mau ini apa 17:44 ee di merur atau sebelumnya itu dengan 17:46 segala macam kan ee menunjukkan ada 17:50 merger akuisisi antara satu perusahaan 17:52 dengan perusahaan yang lain yang di mata 17:55 awam itu seperti hal-hal yang biasa. He. 17:57 Tapi sebetulnya kalau pada tingkat 18:00 apa? Level pimpinan 18:03 pada tingkat korporat itu kompetisi. 18:06 Heeh. 18:07 Ya. Persaingan ya. Adanya seorang 18:11 direktur utama dari perusahaan tiba-tiba 18:13 diganti terutama di BUMN itu menunjukkan 18:15 bahwa ada suatu yang 18:17 bergejola ya. Walaupun 18:20 itu dibahasakan oleh corporate 18:23 sekretaris bahasanya lunak-lunak gitu. 18:25 Iya. Ya, kayak misalkan ada sebuah 18:28 perusahaan mobil yang mau bangkrut ya. 18:32 Ee kantornya di luar negeri sudah tutup 18:35 nih. Ini di sini belum tutup. Nah, yang 18:37 yang punya mobil gitu kan keter gimana 18:41 mobil saya itu ya. Tapi perusahaan kan 18:43 memberikan bahasa yang yang halus 18:46 seolah-olah jangan khawatir dah itu 18:48 dibikin gitu lama-kelamaan benar-benar 18:51 tutup itunya 18:52 apa namanya tutup perusahaannya. tapi ee 18:55 sudah tidak ada lagi ya. Jadi ini banyak 18:58 sekali apa namanya cara membahasakan 19:01 halus tetapi sebetulnya terjadi hal-hal 19:04 yang sangat luar biasa di atas ya ini 19:08 dan itu sekarang luar biasa kalau kita 19:11 lihat misalkan contoh ya persaingan 19:14 antara 19:16 ee ee buing dengan air bas 19:21 ya 19:22 buing ini kan terlalu nafsu untuk 19:26 mendapatkan untung dan ee menjual cepat 19:30 dan banyak sehingga aspek keamanannya 19:33 kan tidak di sentuh dengan baik sehingga 19:37 timbul kecelakaan-kecelakaan. Yang 19:39 terakhir ini kecelanahan Air India itu 19:41 ya itu sudah menjadi apa namanya menjadi 19:44 titik kulminasi sehingga orang tidak mau 19:48 perusahaan-perusahaan aviasi enggak mau 19:50 banyak sekali yang top-top itu enggak 19:53 mau beli lagi 19:54 pindah ke 19:55 air bas Cina yang yang 19:58 apa namanya memesan lebih dari 500 pesat 20:01 buing enggak mau bahkan diantar ketika 20:03 sudah diantar ke negaranya disuruh balik 20:04 lagi. Iya. Sudah tidak begitu peduli 20:08 dengan ini perusahaan itu. Jadi bisa 20:10 saja dalam beberapa tahun ke depan dia 20:12 mati sebagaimana hilangnya ee McDonald 20:16 Douglas gitu ya. General Dynamic dulu 20:19 itu nama-nama yang keren. Tahun-an, -an 20:23 kita mengenal general dinamik karena 20:25 membuat F16 sekarang diambil oleh 20:28 Lockheit. Kemudian general apa namanya? 20:31 McDonald's Douglas membuat F15 20:34 yang kita mau beli 20:36 itu sekarang diambil alih oleh Boeing 20:38 dan seterusnya dan Boing sendiri begitu 20:40 dah. Jadi ini sebetulnya adalah suatu 20:42 apa namanya ee kompetisi yang sangat 20:45 sengit antara hidup dan mati dan itu 20:49 merupakan isi daripada kapitalisme yang 20:52 intinya di dalamnya adalah persaingan 20:55 yang tidak sehat. Ya, persaingan tidak 20:58 sehat. Nah, bagaimana kita melihat 20:59 kondisi seperti ini ya dalam pengertian 21:01 dalam kacamata Islam ya? Karena tidak 21:05 mungkin ada sebuah ee apa namanya? 21:08 industri kemudian ada industri yang 21:12 berorientasi kepada nilai-nilai Islam 21:14 atau nilai syariah, tapi di dalamnya itu 21:17 tetap ada kompetisi. 21:19 Makanya di dalam ee 21:23 apa namanya? Di dalam 21:25 aturan bukan diatur ya. Artinya begini, 21:27 kompetisi itu selalu ada walaupun itu 21:30 ekonomi Islam atau ekonomi non Islam ada 21:33 selalu ada. 21:34 Ada di dalam Al-Qur'an itu kan 21:35 fastabiquul khairat ya berlomba-lombalah 21:38 mencari kebaikan. Nah, kompetensi ketika 21:41 dalam ekonomi Islam tidak 21:42 berhati-berhenti. Tetapi kompetisi di 21:45 sini adalah kompetisi untuk berbuat 21:47 baik, memberikan yang terbaik kepada 21:48 orang, memberikan yang apa namanya yang 21:51 paling baik kepada customer dengan tidak 21:54 meninggalkan nilai-nilai Islam. Kalau 21:57 kalau kita lihat hanya dalam sistem 21:59 kapitalis atau konvensional itu terbaik 22:03 dalam memberikan delivery atau 22:06 memberikan pelayanan kepada customer, 22:08 tapi nilai-nilainya enggak ada ya. 22:10 Nilai-nilainya itu tidak ada para ee 22:12 tidak ada nilai-nilai Islam ya. Yang 22:14 penting bagaimana Anda bisa melakukan 22:16 ini dengan cara tidak apa namanya apa 22:20 namanya tidak menyakiti orang lain 22:22 secara langsung itu oke gak masalah 22:24 gitu. Tapi dalam Islam itu memang diatur 22:26 ya bahwa fastabil khaurat artinya 22:29 berlumba-lumba dalam kebaikan itu mulai 22:31 dari tata cara, bagaimana cara bergaul 22:34 dan lain sebagainya. Ini ada akhlaknya, 22:37 ada adab-adabnya yang semuanya itu ee 22:40 menjunjung tinggi nilai Islam. Karena 22:42 itu maka di dalam ekonomi Islam itu ya 22:44 belum kita bisa bayangkan bagaimana 22:46 sebuah kompetisi yang sehat tetapi 22:49 islami begitu ya. He 22:51 ini. Nah, apa namanya itu salah satu 22:56 dimensinya. Dimensi yang lain adalah 22:59 ada perang ya. 23:00 Hm. 23:01 Ada perang. Nah, perang ini 23:05 sepertinya kalau menurut saya itu 23:06 merupakan salah satu mata rantai dari ee 23:10 nubuwat yang di ee nubuatkan oleh Nabi 23:14 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 23:15 Seperti misalnya kita akan memerangi 23:18 Yahudi ya 23:19 sedemikian [mendengus] 23:20 rupa sehingga 23:22 pohon pun, batu pun kalau ada orang 23:25 Yahudi bersembunyi di belakangnya dia 23:27 akan berbicara kepada kaum muslimin, 23:29 "Wahai muslim, di belakangku ada Yahudi. 23:32 Bunuhlah ya illa kecuali pohon Yahudi, 23:36 pohon Gorgot itu ya." Nah, itu. Nah, 23:40 terang ini antara sekarang Iran dengan 23:43 Israel kan saya lihat bahwa itu adalah 23:45 salah satu silsilah 23:47 h 23:47 daripada nubuwat ini gitu ya. Mungkin 23:50 mukadimahnya ya nanti setelah ini atau 23:54 kapan the next itu akan terjadi seperti 23:57 itu tadi terjadi batu-batu yang bicara 24:01 di belakangku ada Muslim ada Yahudi ya 24:04 seperti itu. Tapi mungkin ini masih 24:05 mukadimahnya. Nah, tapi yang kita lihat 24:07 di sini bukan itunya sebenarnya 24:09 bagaimana dampak e yang ee dilihat dari 24:13 sistem ekonomi Islam. Apakah ini suatu 24:16 peluang ataukah sebuah ancaman? Ya, 24:19 kalau kita 24:19 peperangan ya. 24:20 Jadi peperangan yang terjadi sekarang 24:22 apakah peluang atau ancaman bagi ekonomi 24:23 Islam? 24:24 Iya. Dilihat itu dilihat dari itu 24:26 tantangan misalnya 24:27 Heeh. Heeh. bagaimana kita bisa 24:29 mengembangkan atau konsisten tetap 24:31 menerapkan nilai-nilai ekonomi Islam di 24:32 saat seperti ini. 24:33 I pada saat sekarang ini boleh dikatakan 24:36 hampir enggak ada pemimpin-pemimpin Arab 24:38 ya yang setahu saya 24:40 bicara tentang ekonomi Islam. 24:42 Enggak ada, Ustaz. 24:42 Mari kita kembali kepada ekus Islam. 24:44 Enggak. Enggak ada. 24:46 Ya. Tap makanya sudah tidak dipikir 24:50 lagi. Misalkan 24:51 pada waktu Presiden 24:54 apa? ee Trump ke Saudi beberapa waktu 24:57 yang lalu kan 24:58 janjiin Saudi kepada Amerika investasi 25:00 se triliun dolar ya. 25:02 Iya. 25:03 Nah, sekian triliun dolar itu apakah 25:05 tidak mengandung tidak ada keterangan 25:08 ya. 25:08 Apakah tidak mengandung riba, apakah 25:11 tidak mengandung gor? Padahal secara 25:13 secara pribadi trama itu bisnisnya itu 25:16 kotor banget. 25:18 Wah, antara maksiat dengan mungkar itu. 25:20 Antara maksiat dengan mungkar lah. 25:22 Itu loh. Bagaimana pemimpin muslim 25:25 menjanjikan investasi di Amerika 25:28 nilainya triliunan dolar. 25:31 Kemudian tidak pernah bicara ini apakah 25:33 untuk ekonomi Islam atau ya. 25:35 Jadi enggak mungkin itu walaupun kita 25:37 husnudan sekalipun 25:39 tidak ada hubungannya dengan ee 25:42 penerapan ekonomi Islam. 25:44 Jika hal itu dikesampingkan, 25:47 bisa kita bayangkan misalkan gini 25:50 1 miliar dolar enggak gede-gede 1 M 1 25:53 miliar dolar ekalen dengan Rp16 triliun 25:56 misalnya 25:57 itu diinvestasikan ke Amerika itu aja 26:00 salah letak ini sudah salah tempat 26:02 karena apa? Karena di situ pasti ada 26:04 goruror, pasti ada riba, pasti ada 26:07 zalim, pasti ada berkaitan dengan 26:10 minuman keras dan lain sebagainya. 26:12 Ya. Jadi ketika kita menghadapi Yahudi 26:16 yang begitu kuat, kemudian kita sendiri 26:20 ee tidak sekuat mereka dalam hal 26:22 senjata, maka secara maknawiah kita 26:24 lemah. 26:25 Hm. 26:26 Karena diri kita mengandung 26:28 kotoran-kotoran yang itu akan membuat 26:30 kita terhijab dari mendapatkan 26:34 pertolongan dari Allah. Ya. 26:35 Iya. Untuk kita bisa mendapatkan 26:37 pertolongan dari Allah melawan Yahudi, 26:38 maka diri kita harus bersih. 26:41 Dan bersih itu adalah dengan ekonomi 26:42 Islam ya. Makanannya bagaimana, 26:45 minumannya bagaimana, jual belinya 26:47 bagaimana, muamalan bagaimana. Ini 26:49 apabila kita kesampingkan 26:52 kemudian kita lakukan bisnis sebagaimana 26:57 normal apa adanya, maka pasti akan masuk 27:00 ke dalam ee riba. 27:03 Iya. pasti akan masuk ke dalam gor, 27:05 pasti akan masuk ke dalam spekulasi atau 27:08 judi dan lain sebagainya. 27:10 Gak mungkin. 27:12 Nah, jika ini terjadi maka faanna 27:16 yustajab itu dalam hadis dikatakan 27:18 bagaimana doanya kan dikabulkan oleh 27:20 Allah kalau makanannya adalah haram, 27:24 minumannya adalah haram, pakaiannya 27:26 adalah haram, semua yang dimakan haram. 27:29 Faana yustajabuahu kan gak mungkin. 27:32 Maka di sini penting ya pentingnya kita 27:35 konsisten menerapkan ekonomi Islam di 27:37 saat genting-genting seperti ini. Karena 27:40 dengan cara seperti ini membuat barisan 27:43 kaum muslimin itu lebih bersih. Kalau 27:46 kita terapan ekonomi syariah, barisan 27:47 kita menjadi lebih bersih 27:48 karena kita diadakan 27:50 ee riba, kita diadakan goror, kitaadakan 27:53 dulem, kita diadakan ee kimar dan lain 27:56 sebagainya, judi dan lain sebagainya. 27:58 Nah, kita hilangkan faktor-faktor itu, 28:00 maka barisan kaum muslimin menjadi lebih 28:02 bersih di mata Allah Subhanahu wa taala 28:04 sehingga kita lebih gampang me 28:06 mengalahkan musuh. Ya, ingat ya di dalam 28:11 peperangan menghadapi orang-orang musuh 28:13 Allah Subhanahu wa taala, orang-orang 28:15 kafir itu bukan jumlah 28:19 bukan hanya jumlah juga bukan bukan juga 28:24 ee uddah atau persiapan dan lain 28:26 sebagainya. alusista kalau kita sekarang 28:27 kenal ya. Tetapi Al-Qur'an mengatakan ya 28:32 kam min fi'atin qolilatin wabat fiatan 28:36 katsiratan ya biidnillah. 28:39 Nah, seperti itu yang harus kita ee 28:43 ikuti. Jadi kita jangan bangga dengan 28:45 jumlah banyak tetapi dosanya banyak. 28:49 Tapi kita ini harus ee membersihkan diri 28:52 kita. Salah satu cara membersihkannya 28:54 adalah dengan menerapkan ekonomi Islam. 28:57 Ya, karena itu akan bisa membersihkan 28:59 kita dari hal-hal yang dilarang oleh 29:02 Allah Subhanahu wa taala. Riba, bor, 29:05 qimar, maisir, judi, dan lain 29:07 sebagainya. Ya, dengan demikian kekuatan 29:10 maknawiahnya menjadi kuat ya. Jadi dan 29:13 setelah itu kita berhak untuk mendapat 29:15 pertolongan ya. Kalau bergelimang dengan 29:17 mungkar, dengan maksiat ya 29:19 yustajabulahu. Nah, ini kita sedih ya 29:22 sampai dengan detik ini sampai dengan 29:23 pada masa sekarang kita belum sadar 29:25 terhadap hal itu. 29:26 H 29:27 dan bahkan para pemimpin-pemimpin Islam 29:30 itu juga sepertinya tidak sadar ya. 29:33 Tidak sadar. 29:34 Tidak sadar. Belum merasa perlu ini 29:35 dibersihkan. 29:37 Ulama-ulama ee di sana karena ditekan 29:39 oleh penguasa enggak bisa ngomong. 29:41 Hm. 29:41 Enggak bisa ngomong. Iya. I 29:43 berarti Pak Ustaz dalam hal ekonomi 29:46 Islam ini ya kita bicara konsistensinya 29:48 secara ee bagaimana dunia Islam melihat 29:53 ekonomi Islam. Kalau dari penjelasan 29:54 tadi negara-negara muslim ini bagaimana 29:58 gitu mendorong ekonomi Islam itu? 30:01 Kalau dari sisi akademis banyak. Kalau 30:04 akademis banyak kita di Indonesia enggak 30:06 kekurangan ya. I 30:07 hampir perguruan tinggi, hampir semua 30:09 perguruan tinggi negeri, 30:10 kemudian Islam itu ada ini apa ee 30:14 ekonomi Islam atau ekonomi syariat di 30:16 sini ee mau akuntansinya dan lain 30:19 sebagainya ada semuanya. 30:21 Tapi masalahnya adalah mereka ini kan 30:23 bukan pengambil kebijakan ya. bukan 30:26 mengambil kebijakan dan bukan mempunyai 30:29 tidak memiliki otoritas untuk 30:31 menggerakkan yang punya otoritas yang 30:33 punya kekuasaan formal 30:35 ya menteri misalnya, gubernur misalnya 30:38 ee bupati misalnya, Walikota misalnya, 30:41 Presiden ya anggota DPR dan lain 30:43 sebagainya. Mereka-mereka ini yang yang 30:46 harus menggerakkan. Tetapi apa namanya 30:50 ee jangan hanya ini di apa ya digoreng 30:54 ketika pemilu gitu ya. Tetapi begitu 30:57 selesai pemilu 30:58 lupa gitu ya. 31:00 Janjinya banyak itu janjinya ya. Pada 31:03 waktu beberapa minggu lalu saya baca 31:06 berita ya, mantan Wapres Pak Maruf itu 31:09 cerita ada hak utang yang belum dipenuhi 31:12 yaitu ekonomi syariah untuk dikembangkan 31:14 oleh pemerintahan 31:16 ya gitu ya. 31:17 Itu merasa berhutang itu. 31:18 Iya merasa pemerintah ini berhutang gitu 31:20 ya. 31:21 Karena pada waktu kompanye itu ada 31:23 semuanya pada debat juga begitu ya. 31:25 Tetapi begitu ini berlaku sudah sudah 31:29 selesai sudah menang ee lain lagi ya. 31:33 Nah, begitu juga di negara-negara lain. 31:36 Nah, saya khawatirkan nih sebagai 31:38 seorang muslim adalah 31:40 kita ini terlalu banyak dosa di ekonomi 31:43 ya. Dosa ekonomi terlalu banyak. Dosa 31:46 ekonomi ya dosa riba, dosa goruror, dosa 31:49 judi dan lain sebagainya. Muamalah kita 31:51 enggak benar. He. 31:53 Tapi posisi kita itu menghadapi musuh 31:55 yang sangat tangguh. 31:56 Nah, itu 31:57 musuh yang paling tangguh sekarang kita 31:59 ya. Al-Qur'an juga di dalam surat 32:01 Al-Fath itu mengatakan, "Tuqotilunahum a 32:05 yuslimun." 32:06 Kamu perangi mereka atau 32:08 mereka menyerah kepada kamu? Ya. 32:11 Dan itu 32:12 ada juga yqotiluna faytalun. [tertawa] 32:15 Iya. Jadi ketika fatek itu diturunkan 32:18 sebagian apa namanya? Sebagian musuh 32:21 ketakwa apa namanya? Dikuasai Khaibar 32:25 dikuasai itu Yahudi terakhir diusir dari 32:27 Madinah. Eh dari iya dari Madinah dari 32:29 luar kota Madinah gitu ya. 32:31 Kemudian suku-suku Arab yang tadinya itu 32:36 memusuhi Islam takluk semuanya gitu kan. 32:39 Sampai beliau Rasulullah sallallahu 32:41 alaihi wasallam 32:41 wafat itu seluruh ee jajar Arab semuanya 32:44 taluk sama beliau gitu kan. Nah, tapi 32:48 sekarang kan bukan begitu. Sekarang kita 32:50 musuh kayak Israel satu musuh. Tapi 32:53 sebenarnya Israel itu kumpulan dari 32:54 semua kekuatan ya. 32:55 Iya. 32:56 I di seluruh dunia dengan yang paling 32:57 canggih. 32:58 He. 32:59 Nah, kita menghadapi kekuatan yang 33:00 seperti itu kemudian ee diri kita enggak 33:03 bersih, 33:04 muamalah kita kotor, 33:06 larangan oleh Allah Subhanahu wa taala 33:07 kita lakukan setiap hari. 33:09 Nah, enggak bisa kita melawan itu. 33:11 Karena kemenangan Islam itu bukan karena 33:14 kekuatan alut sista. Iya. 33:16 Tapi karena pertolongan Allah. He ya. 33:19 Karena kemurahan Allah ya. Karena 33:22 kemurahan Allah. Nah, kemurahan Allah 33:25 itu hanya bisa kita raih manakala kita 33:27 ini berhak untuk menerima. 33:30 Kita ini berhak untuk menerima apabila 33:31 kita bersih. Iya. Nah, kita bersih. Nah, 33:35 terlalu besar dosa kita lakukan yaitu 33:38 riba. Di mana dalam Al-Qur'an itu Allah 33:41 mengatakan, "Fa'danu biarbim minallahi 33:44 wa rasulih." 33:45 Ya. Apabila sudah turun ayat tentang 33:47 larangan riba ini, kamu masih makan 33:49 riba, faanu biarbi minallah. Umumkanlah, 33:54 permaklumkanlah perang dari Allah dan 33:56 rasul-Nya. 33:57 H. 33:57 Ancaman ya ancaman kepada pemakan riba 34:00 seperti ini. Tidak ada ancaman bagi 34:03 pemakan daging babi, pemakan darah, ee 34:07 hal-hal yang diharamkan. Dalam bentuk 34:09 seperti ini hanya dengan riba Allah 34:11 mengancam 34:12 perang kepada [berdehem] orang yang 34:14 tidak berhenti makan riba. Ya, 34:16 jadi sangat besar dosanya. Dan karena 34:18 itu jika kemudian dunia Islam dikuasai 34:22 oleh kapitalis yang identik dengan riba, 34:25 bisa dibayangkan bagaimana negara 34:27 kekuatan tempur ini akan bisa 34:29 mengalahkan kekuatan yang tangguh. 34:30 Iya. 34:31 Sementara dia tidak berhak menerima 34:33 rahmat Allah. 34:33 H 34:34 pertolongan Allah akan turun. Gitu. 34:38 Maka ini harus kita sadari ya para 34:40 pemirsa. Pernah konsistensi ee kita 34:44 menerapkan ekonomi Islam itu jangan 34:45 luntur. 34:46 Justru pada saat sekarang ini harus kita 34:49 gencarkan habis-habisan. Iya. 34:51 Nah, salah satu 34:53 ciri konsistensi itu kan teguh 34:55 pendirian, Ustaz. Tidak berubah-rubah. 34:57 Iya. 34:58 Terus ucapan dengan perilaku itu 35:00 selaras. 35:00 I. 35:01 Nah, kaitan dengan ekonomi Islam ini 35:02 tadi kalau akademisi mungkin dia punya 35:04 teori doang. 35:05 Praktiknya enggak ada. Kalau 35:06 pimpinan-pimpinan mungkin enggak teguh 35:08 pendirian karena diancam sedikit 35:09 langsung belok. [tertawa] 35:12 [terkesiap] 35:13 Jadi ini [berdehem] harus kita ini kita 35:17 buat apa namanya kayak begini sesuai 35:21 dengan kemampuan, sesuai dengan kondisi. 35:23 Kalau misalkan saya kan gak enggak punya 35:25 jabatan apa-apa ya kan. Yang saya punya 35:28 adalah bahwa saya 35:29 ee sarjana ekonomi Islam. Saya belajar 35:32 ekonomi Islam di Pakistan. He. 35:34 Kemudian saya mengajar ekonomi Islam, 35:37 berdakwah ekonomi Islam sebatas sebatas 35:40 itu. Orang mau terima saya atau tidak 35:42 itu kan saya enggak punya kuasa. 35:44 Misalnya saya sudah bilang larangan riba 35:46 haramnya riba-riba identik dengan apa 35:48 bunga bang misalnya lah orang lembah ya 35:51 saya kan enggak bisa maksa dia. Kalau 35:53 saya paksa kan tangkap polis saya 35:54 ada kekuasaan. [tertawa] 35:56 Jadi yang punya seperti itu siapa? Kan 35:58 otoritas. Iya. 35:59 Iya. Yang punya wewenang. 36:00 Heeh. Nah, makanya kita kita ini sudah 36:03 punya sebetulnya bahan-bahan yang untuk 36:06 ee melindungi kita. Misalkan fatwa apa 36:09 itu fatwa Majelis Ulama ya, Komisi Fatwa 36:12 Komisi 36:13 ee Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia 36:16 tahun 2004. 36:18 Fatwa nomor satu tentang haramnya 36:20 Bungabang itu ada ya. Nah, ini kita 36:23 sampaikan pada jemaah sekalian pada apa 36:25 itu pendengar hasil dan ee pendengar 36:28 ataupun pemirsa Rasil TV atau siapapun 36:32 yang mendengar ini itu kalau masih 36:34 ragu-ragu terhadap haramnya Bengabang 36:36 udah baca aja fatwa itu nomor satu bukan 36:39 dari saya aja mengambil dari situ. 36:41 H berarti kalau kaitannya sama pihak 36:44 berwenang itu 36:46 kita mengapasikan 36:48 hukum ekonomi syariah. 36:50 Iya, betul sekali. Iya. Iya. 36:52 Jadi kalau skopnya skop pribadi kan 36:55 terbatas. Saya hanya bisa menganjurkan. 36:57 Kepada jemaah saya kalau ceramah di 36:58 masjid A, masjid B dan seterusnya. Saya 37:01 sosialisikan fatwa tang haramnya bunga 37:03 itu ee dibantah ya lihat aja fatwa nomor 37:05 1 tahun 2004 dari MUI itu aja. Ee masih 37:10 ngotot ya silakan kita enggak enggak 37:12 bisa maksa ya 37:13 gitu loh. Tapi kalau umpamanya presiden 37:16 kan bisa I 37:18 iya 37:18 memberikan aturan. Iya. Bahwa kepada 37:22 kaum muslimin 37:24 diharuskan ya ee menggunakan bank 37:28 syariah ya supaya kita tidak kotor. 37:30 Kalau kita masih 37:32 separuh-separuh, kita punya rekening di 37:34 bank konfen kita punya 37:36 ya karena kita masih yakin bahwa 37:37 bungabang itu bukan riba. Nah, itu itu 37:40 adalah suatu penghalang yang membuat 37:42 kotorannya diri kita dan membuat 37:44 terhalangnya 37:45 ee pertolongan Allah turun kepada umat 37:48 ini. Itu 37:49 Heeh. Mungkin yang baru bisa kita lihat 37:52 tuh yang langsung dipraktikkan oleh 37:54 pemerintah adalah judi kali ya. 37:56 Penanganan judi ya. 37:57 Iya. Judi itu formal sebelah rumah saya 38:00 aja ada orang tukang judi. Kita 38:02 kita enggak bisa rubah itu kan. Dan kita 38:04 misalkan walaupun dilarang judi itu ya 38:06 ada orang yang kalau saya tuh ke masjid 38:10 ada orang main kartu ya main togel atau 38:12 apa gitu ya 38:13 kita bilang Pak ini waktunya hm 38:16 bukannya kita disenyumin malah marah 38:19 marah itu 38:20 akhirnya kan gak ada kekuatan yang 38:22 melindungi kita ya sudah sampai pada 38:24 tinggal seperti itu bahwa kemungkaran 38:26 itu meraja lelah 38:27 kemaksiatan meraja lela sampai 38:30 diingatkan pun orang yang mengingatkan 38:32 itu mungkin malah berisiko tinggi 38:34 diancam malah 38:34 diancam ya dan tidak ada perlindungan 38:36 baik dari polisi, 38:38 dari TNI, dari mana-mana enggak ada ya. 38:41 Baik. 38:41 Iya. 38:42 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 38:44 subhanahu wa taala, saat ini Anda sedang 38:46 menyimak siaran live kajian ekonomi 38:49 Islam. Kita mengangkat topik tuntutan 38:53 agar kaum muslimin konsisten menerapkan 38:56 ekonomi Islam. Sudah ada Pak Ahmad di 38:59 Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 39:01 wabarakatuh. Terima kasih, Pak Ustaz 39:03 menyimak siaran di pagi hari ini. 39:05 Begituun dari 081831901. 39:09 Sekian. Asalamualaikum warahmatullahi 39:10 wabarakatuh. Menyimak Pak Ustaz. Terima 39:12 kasih. Lalu juga ini ada Butati. 39:15 Asalamualaikum. Terima kasih Pak Ustaz 39:17 kajiannya di pagi hari ini. Ada sahabat 39:21 Oh, sahabat apa ini ya? [tertawa] 39:23 Begituan Ibu Ani. Ibu Ani Cudaifah. 39:26 Asalamualaikum warahmatullah. 39:27 Alhamdulillah hadir menyimak ekonomi 39:29 Islam dari Pak Ustaz. Semoga Pak Ustaz 39:32 sehat selalu, Ustaz, dan dalam lindungan 39:33 Allah Subhanahu wa taala. 39:35 Sementara itu, Pak 39:38 Ansori juga ini ya menyampaikan, 39:41 alhamdulillah hari Selasa Kajian Ekonomi 39:43 Islam kembali hadir. Ini baru kasih 39:46 atensi-atensi nih, Pak Ustaz ya. 39:48 Sementara itu Pak Herman juga. 39:50 Asalamualaikum warahmatullahi 39:51 wabarakatuh. 39:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:53 wabarakatuh. Pak Ustaz, 39:55 mohon izin. Apakah perusahaan ini 40:00 statusnya bagaimana menurut Pak Ustaz? 40:05 Perusahaan apa? 40:06 Perusahaan New York Stock Exchange. 40:11 Oh, itu 40:11 apa nih, Ustaz? 40:12 Iya, ini 40:14 pasar saham. 40:15 Karena ini masuk, Pak Ustaz, di 40:17 beranda-beranda media sosial kita. Oh, 40:20 pasar saham ya? W sampai ngirim 40:21 gambarannya nih, Pak Ustaz. 40:22 Iya. New York Stock Esting itu salah 40:25 satu pasar saham terbesar dan tertua di 40:28 dunia ya. 40:29 Dan itu lambang kapitalis. 40:32 Lambang kapitalis. 40:33 Lambang 40:34 pasar saham itu lambang kapitalis. 40:36 Karena di dalam sosialisme sebenarnya 40:38 enggak ada ya. 40:39 Nah, tapi semua negara Islam punya punya 40:43 ini punya pasar saham. Kita punya 40:46 Jakarta Islamic Index ya, ada Jakarta 40:49 stock exchange ya. stok 40:51 dan tiap-tiap tiap negara punya di 40:53 Pakistan ada karaksi stok exchange ya, 40:55 lahor juga ada ee di Saudi juga ada. 40:59 Jadi kalau masalah itu apa namanya pasar 41:03 saham itu kan sebetulnya yang dijual itu 41:05 saham-saham umumnya. Nah, juga 41:08 kadang-kadang ee surat berharga seperti 41:12 obligasi. 41:13 Iya, seperti itulah ya. Nah, kalau 41:17 sahamnya ini kalau di New York itu semua 41:20 masuk, mau bir, mau senjata, mau buing, 41:23 mau ada semuanya. 41:25 Kalau dalam pandangan kita yang haram, 41:26 yang halal pun ada lah gitu ya. 41:28 Saham-saham minuman keras, saham-saham 41:30 judi ada semua di sana ya. 41:33 Karena mereka menghalalkan itu 41:34 membolehkan. Jadi dia daftar list di 41:36 sana termasuk di kita kalau enggak salah 41:37 ada itu Telkom atau beberapa perusahaan 41:40 kita. Dan tujuannya kita list di suatu 41:44 pasar saham itu kan untuk raing fund, 41:46 untuk meningkatkan dana. Untuk 41:48 mendapatkan dana dengan dana itu kita 41:50 pakai untuk ekspansi perusahaan itu gitu 41:53 ceritanya. Nah, ya kalau di New York 41:57 Stock Ex itu segala macam dijual artinya 42:00 emiten yang di sana itu ada yang 42:02 syariah, ada yang enggak ya. 42:04 Publik publik kalau mau masuk ke area 42:06 saham itu bebas ya. I 42:07 bisa lah. Makanya pasar [berdehem] saham 42:10 itu disebut representasi daripada pasar 42:13 bersaing sempurna. 42:15 He. 42:15 Karena semua orang bisa. 42:17 Hm. 42:18 Kita juga bisa beli saham 42:20 satu harganya saham itu R5.000 misalnya 42:23 beli satu bisa. [tertawa] 42:24 Bisa. 42:25 Walau kita yakin bahwa nanti akan naik 42:28 menjadi Rp10.000 ya kita beli 100 42:30 tinggal dikalikan 42:32 ee R5.000 ya. Jadi Rp500.000. He 42:35 iya gitulah gitu. 42:37 Makanya ini tadi promonya sampai masuk 42:38 ke beranda-beran seseorang [tertawa] 42:40 bisa jadi kayaknya IGC saya juga ada 42:42 nih. 42:43 Iya 42:44 penawaran itu sampai masuk itu dengan 42:45 mudah itu secara sistem sebetulnya. 42:47 Iya 42:48 ya sekarang karena ada media ada kayak 42:50 gitu ada komputer ya itu boleh dianti 42:52 tidak bisa dikontrol. 42:53 Iya iya. 42:54 Nah saya itu ini pengalaman sendiri saya 42:58 baru dari Medan itu saya pulang kemarin 43:00 itu hari Kamis ya. Hari Kamis saya 43:02 pulang. Hm. 43:04 Nah, malamnya itu malam Kamis ya saya 43:06 diajak teman-teman yang di Medan itu 43:09 makan durian tapi bukan Ujok. 43:11 Bukan Ucok. Nah, si Bolang satu lagi. 43:13 Si Bolang. 43:15 Begitu lagi makan datanglah anak 43:19 eh seragamnya itu DBS. 43:21 Hm. 43:21 DBS itu 43:23 development 43:23 Development Bank of Singapura ya. 43:25 We Singapura. Heeh. 43:27 Narin kartu kredit. 43:29 Heeh. 43:29 Lah kebetulan teman-teman semuanya dari 43:31 bank. 43:32 Iya. 43:32 Iya. 43:33 mengenai e nawarin bank Singapura pula 43:35 ya 43:36 dengan berapi-api 43:37 prospek lah. 43:38 Iya diprospek [tertawa] 43:39 saya bilang, "Pak, Tes ini bangkir, Pak. 43:41 Ini di sini di bangkir semua. Enggak 43:43 saya sebutkan nama banknya, tapi bangkir 43:45 semua. 43:46 Jadi enggak usah nawarin kepada kami 43:48 masalah itu, 43:49 masalah kartu kredit. Bayangkan Bank 43:51 Singapura. 43:52 Iya. Iya ya. 43:53 Nawarin ke kita di negeri kita 43:56 malam-malam lagi. 43:57 Malam-malam lagi. Masyaallah. 44:00 Ada seperti itu. 44:01 Iya. Iya. 44:03 Apalagi dengan metode dari internet yang 44:06 tidak terbatas bisa masuk ke mana-mana. 44:09 Ya, cuman di sinilah kita perlu perlu 44:11 pengetahuan bahwa stock exting itu 44:16 apalagi di negara barat, di Amerika itu 44:20 sudah pasti didominasi oleh yang emiten 44:24 konvensional yang tidak halal. 44:26 Hm. 44:27 Banyak sekali. 44:28 Sebenarnya kalau mau dibalikkan jadi 44:30 otokritik nih, Pak Ustaz ya. Kenapa 44:31 enggak ada sales ekonomi syariah yang 44:33 kayak gitu? 44:33 Nah, itu dia [tertawa] 44:35 yang dia sampai turun langsung gitu ya. 44:37 Door to door. Saya juga kaget kemarin. 44:40 Masyaallah. Singapura ya 44:42 malam hari datang ke kita 44:44 di tempat yang ramai ini. Berarti mereka 44:45 itu pikir bahwa di sini ada tempat 44:47 berkumpulnya semua orang berduit. Karena 44:50 orang-orang yang 44:51 masuk apa itu durian bolang atau durian 44:54 si Ucok enggak orang sembarangan itu 44:56 kan. 44:57 Butuhnya aja ada presiden, ada menteri 44:59 iya iya. 45:01 Itu 45:02 selanjutnya ada Pak Andi di Celeduk. 45:03 Asalamualaikum warahmatullahi 45:05 wabarakatuh. 45:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 45:06 wabarakatuh. 45:07 Pak Ustaz terima kasih banyak atas 45:08 tausia ekonomi Islamnya. Bagi saya 45:10 sangat bermanfaat Pak Ustaz dan acara 45:12 ini penting. Terima kasih, Pak Ustaz dan 45:15 juga staf radio Silaturahim. Oh, atensi 45:17 saja nih dari Pak Andi ya. 45:19 Makasih, Pak Andi. 45:21 Bu Hani Suryani di Sukabumi juga. 45:22 Asalamualaikum warahmatullahi 45:23 wabarakatuh. 45:24 Waalaikumsalam. 45:24 Terima kasih, Pak Ustaz. Saya selalu 45:26 menyimak. Semoga saya juga istikamah 45:29 dalam menjalankan ekonomi Islam. Yang 45:31 paling sederhana nih, Pak Ustaz, bagi 45:33 masyarakat itu istikamah menjalankan 45:35 nilai-nilai ekonomi Islam itu apa, Pak 45:37 Ustaz? Nih paling sederhana buat ibu-ibu 45:38 di rumah gitu. Buat kita nih 45:40 yang mereka [berdehem] yang terkait 45:41 dengan finansial keuangan ee 45:43 lembaga-lembaga keuangan ya. Tapi 45:45 kalau sekarang kan sudah ada 45:46 pinjol-pinjol itu masuk ee itu itu juga 45:49 banyak korban. Nah, itu perlu ya bahwa 45:52 pinjol-pinjual pada umumnya adalah ee 45:54 tidak tidak syariah. Kebanyakan yang 45:56 yang ya ada tapi yang syariah tidak 45:58 seperti itu gitu loh. 46:00 Makanya menawarkan pembiayaan dalam 46:02 bentuk uang cash itu dengan bunga ya dan 46:05 itu pasti mengandung riba. Nah, makanya 46:08 penting juga walaupun ibu rumah tangga 46:10 ini karena selama mereka pakai HP mereka 46:12 akan dapat pesan-pesan ya, promo-promo 46:15 dari lembaga keuangan resmi atau tidak 46:19 dan kita harus tahu apakah itu syariah 46:21 atau bukan. Ya, intinya adalah ee dalam 46:25 hal kita konsistensi penerapan ekonomi 46:27 syariah atau ekonomi Islam itu pertama 46:31 dalam transaksi. 46:31 Hm. 46:32 Ya, transaksi jual beli kita ya. Jual 46:35 beli diatur, jual beli ada rukunnya, ada 46:39 syaratnya dan itu harus kita lakukan. 46:41 Kita penuhi syarat dan rukun ya. 46:43 Yang kedua adalah cara ya cara. Jadi 46:46 misalkan gini, kita sudah menjual yang 46:49 kita dagangkan itu ayam. 46:51 Heeh. 46:51 Ya, ayam kita sembelih sendiri 46:53 ya sudah enggak ada masalah. 46:55 Halal. Kita tahu cara nyembelih yang 46:56 baik ya 46:58 gitu kan. Terus kita ee 47:03 waktu kita buka toko kita operasi itu 47:06 azan zuhur misalnya 47:08 kita sedang asiknya transaksi makin 47:10 banyak azan tapi makin banyak yang 47:13 datang beli 47:14 akhirnya los kita enggak dapat sudah 47:17 sampai komat kita juga masih melayani 47:19 itu. Akhirnya kita kehilangan ee 47:21 kesempatan salat berjamaah. Heeh. 47:23 Ini saja tidak berarti bahwa 47:26 transaksinya itu batal atau itu sahih 47:29 atau sah gitu ya. 47:30 Tapi apa ada yang kita langgar yaitu 47:33 kita tidak melaksanakan salat berjamaah 47:36 sebagaimana firman Allah ya dalam surat 47:39 aljumuah itu. Faid qudiratus fantasyiru 47:42 ya id nudia ya ayyuhalladzina amanu id 47:46 nudya ya lalati minumil jumah. He. 47:50 Walaupun ini disebutkan ee salat Jumat, 47:52 tapi salat apa saja yang lima waktu itu, 47:54 He. 47:55 Kita transaksi enggak kita tinggalkan 47:57 ketika azan dikumandangkan. Itu tidak 48:01 ada berkahnya di mata Allah Subhanahu wa 48:02 taala. 48:03 Iya. 48:04 Walaupun kita dapat uang banyak pada 48:06 saat itu. 48:07 H. 48:07 Ya. Misalnya juga kita mempromo ini 48:11 menjual tapi pakai musik ya. 48:13 He 48:14 musiknya ya enggak tahu kalau 48:16 musik-musik yang saya dengar tu enggak 48:17 ada yang benar. H 48:18 musik cengeng ee segala macam 48:21 lagu-lagunya yang tidak ya 48:23 ya bukan berarti bahwa punya Um Rahmat 48:26 itu bagus enggak tapi musik yang di ee 48:29 campurkan pada waktu kita apa itu 48:32 namanya ee membuka perdagangan kita itu 48:34 mengurangi berkah. 48:35 Hm. 48:36 Iya mengurangi berkah dan alangkah 48:38 banyak seperti itu. 48:39 Iya. 48:40 Diengsi itu hampir setiap toko ini sudah 48:42 buka sudah ada musiknya. 48:43 Macam-majam Jumat lewat aja. 48:45 Jumat lewat. 48:48 Hm. 48:48 Dekat Alfatah. [tertawa] 48:52 [terkesiap] 48:52 Iya. Luar biasa. 48:53 Jadi seperti ini kelihatannya bagi kita 48:56 itu biasa aja kan. 48:57 He. 48:58 Tapi bagi orang yang ngerti akan 48:59 mengurangi ee berkah. 49:02 Iya. 49:03 Dan kalau berkah itu tidak ee makin 49:05 makin tipis itu makin enggak ada, maka 49:09 kita dapat rezeki itu gampang sekali 49:11 hilangnya. 49:12 H 49:13 banyak kelihatannya tapi enggak 49:14 bermanfaat bagi kita. Ya. Ya. Tapi kalau 49:17 ee rezeki itu kita peroleh dengan 49:19 halalan thayyibah, maka rezeki itu akan 49:22 ada berkahnya dan kita merasa ada banyak 49:24 gunanya harta itu kepada kita gitu loh 49:26 ya. Nah, sekarang banyak orang yang 49:29 mengeluh padahal banyak sekali hartanya 49:32 merasa enggak cukup karena apa? Enggak 49:33 ada berkahnya. H 49:35 gitu. 49:36 Itu jadi kita itu menerapkan ekonomi 49:38 Islam itu adalah ada kata-kata berkah. 49:42 Nah, berkah ini hanya bisa kita raih 49:45 apabila kita melakukan transaksi itu 49:47 benar secara syariah. Kemudian adab-adab 49:50 kita berdagang, bertransaksi itu kita 49:53 apa namanya? Kita tepati, kita lazimi. 49:55 Kayak misalkan ee ada azan kita tutup 49:58 ya. 49:59 Kalau enggak tutup ya kalau ada petugas 50:01 yang perempuan shift lah gitu pada waktu 50:03 itu ya. Karena perempuan tidak wajib 50:05 salat Jumat atau tidak salat tidak wajib 50:08 salat e berjamaah di masjid ya. Nanti 50:10 kalau sudah selesai salat ganti lagi ya 50:13 seperti itu. Kemudian janganlah pakai 50:16 musik ya. Kalau pakai ayat Al-Qur'an 50:18 ceramah Pak Zainuddin MZ tu enak 50:21 didengar itu ya. 50:22 Ya. Cerama-cerama ustaz itu ya bagus ya. 50:26 Kemudian misalkan ee apa itu jangan 50:30 banyak janji ya. 50:32 Iya. 50:33 Iya. Jangan banyak janji. Kalau kita 50:34 banyak janji itu kita banyak yang tidak 50:36 kita tunaikan janji-janji. Terus banyak 50:39 kita ngomong ketika berdagang juga gitu. 50:41 Seringki kita ngomong dalam berdagang 50:44 seringki kita bumbui dengan bahan-bahan 50:46 bohong yang berlebihan sehingga itu 50:49 mengurangi ee keberkahan rezeki kita. 50:53 Nah, itu tadi saya kira. Nah, ini semua 50:55 bisa kita laksanakan ya. 50:57 Itu kalau kita sebagai individu yang 50:59 terlibat transaksi ya. Kalau di kantor 51:01 kan lain lagi ya. Heeh. 51:03 Kantor jam berapa kita harus sampai di 51:06 kantor itu harus kita tepati. 51:08 Iya. 51:08 Jam 0.30, jam 0. Harus kita tepati. 51:11 [berdehem] Iya. Karena itu menjadi 51:14 komitmen, 51:15 iltizam. Iya. Apabila kita mengurangi 51:18 maka 51:19 apa namanya? Allah tahu mana yang kita 51:21 enggak laksanakan daripada janji yang 51:23 kita harus laksanakan dan itu juga akan 51:25 mengurangi keberkahan dan lain 51:27 sebagainya. 51:29 Itu 51:30 baik. Ini Pak Herman mengirimkan 51:32 pertanyaannya lagi nih, Pak Ustaz. 51:34 Masangga maaf mohon diulang jawabannya 51:37 sedikit saja karena tadi mati lampu jadi 51:40 radionya mati pas Ustaz menjawab. 51:42 [tertawa] 51:43 Yang trading saham itu nih, Pak Ustaz. 51:45 Oh, itu yang New York Stock Exchange. 51:47 Yang New York Stock Exchange sampai 51:49 investment amount-nya. Jadi kalau ingin 51:51 tidak menyalahi syariah, bagaimana? 51:53 Iya. Jadi [berdehem] 51:55 New York Stock Ex itu mirip dengan 51:57 Jakarta stock exting. hampir enggak 51:59 enggak ada beda. Perbedaannya hanyalah 52:02 kalau New York stok stok exing itu di 52:04 New York sana. Sedangkan kalau Jakarta 52:06 stok exing itu itu di Jakarta lokasinya. 52:10 Tapi oleh karena sekarang ini 52:11 menggunakan internet ya, jadi bisa saja 52:15 ee pusatnya itu di New York tapi ee apa 52:18 jualannya ke sini. 52:19 I 52:20 dan itu lewat online enggak masalah. 52:22 Cuman kalau kita bermain saham terutama 52:24 dalam hal ini adalah saham yang ada di 52:26 Amerika Serikat. Nah, itu kita harus 52:28 cari mana yang yang direkomendasikan 52:32 secara syariah. Saya juga tidak tahu ya 52:34 apa namanya ee di Amerika itu setahu 52:38 saya sudah ada Islamic index ya. Itu 52:41 indeks. Tapi saya enggak tahu saham apa 52:43 aja di dalamnya ya. Ya, saham apa aja di 52:46 dalamnya ya. Karena saya tidak masuk ke 52:49 situ ya. ya yang saya dengar dan saya 52:51 banyak diskusi dengan teman-teman yang 52:54 yang sudah punya pengalaman di pasar 52:56 modal itu ya ada di di Amerika itu sudah 53:01 ada namanya ee saham-saham yang syariah 53:04 gitu ya tapi rinciannya saya tidak tahu 53:07 ya. Nah jika itu sudah ada listnya 53:10 misalnya ya kayak Dowjon ya Dowjon 53:13 Islamic Indeks itu juga ada ya itu juga 53:15 di Amerika ya. Nah, itu nanti ee kita 53:18 lihat informasinya, datanya apakah ada 53:21 emiten-emit yang ee Islamic emit ya ee 53:25 emiten-emitan syariah, 53:26 perusahaan-perusahaan yang dikategorikan 53:27 sebagai perusahaan yang ee syariah. 53:30 Bukan berarti bahwa dia itu pemilihnya 53:32 orang Arab. Enggak lah. Kayak misalnya 53:34 kan Pepsi Cola itu kalau dia listed di 53:37 Dowon atau di New York Stock Exchange 53:39 kan tetap menjadi Islam syariah itu 53:41 karena dia minuman halal. Enggak ada 53:43 enggak ada unsur haramnya. Pepsiola, 53:46 Coca-Cola misalnya e yang seperti itu 53:49 ya, minuman ringan yang tidak mengandung 53:52 alkohol itu di mana-mana ee halal dan ee 53:56 sahamnya masuk di bursa. Saham apabila 53:58 itu dijual misalnya itu mungkin masuk 54:00 dalam kategori Islamic index ya dan itu 54:03 bisa kita jual eh kita beli [berdehem] e 54:05 enggak masalah kita beli saham di situ 54:07 enggak masalah. Jadi pesan saya cuman 54:09 hati-hati aja karena mungkin satu ada 54:12 yang syariah, dua ada yang syariah tapi 54:14 pejibun yang tidak syariah itu. 54:16 Jadi kita harus harus berhati-hati kita 54:19 cari informasinya mana ada yang 54:21 dikategorikan sebagai ee Islamic index 54:26 dan mana yang bukan. Nah, kalau itu 54:27 masuk dalam Islamic Indeks 54:29 kita dengan tenang kita akan beli ya 54:32 gitu. 54:33 Saya kira itu. 54:35 Baik, Pak Ustaz, ini sebagai pertanyaan 54:38 terakhir, Pak Ustaz, ya. Kira-kira pesan 54:41 dari Pak Ustaz, ya. Pesan dari Pak Ustaz 54:44 bagaimana kepada ee masyarakat gitu ya, 54:47 kita dalam menerapkan supaya bisa 54:49 konsistensi gitu ya, terlibat dalam 54:52 ekonomi Islam di periode sekarang ini, 54:55 Pak Ustaz. 54:55 Iya. [berdehem] 54:57 ee para pemirsa Rasil TV dan para 55:00 pendengar radio silaturahim yang 55:01 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Ee 55:05 jadi yang saya sampaikan di sini 55:07 mula-mula saya itu melihat kita ini pada 55:10 periode akhir zaman 55:12 ya. periode kita ini akhir zaman sudah 55:14 paling akhir dan di dalam akhir zaman 55:17 itu akan ada suatu peristiwa di mana 55:20 kita bertempur dengan orang Yahudi ya 55:24 orang Yahudi sedemikian rupa sehingga 55:27 apa namanya ee pohon dan batu itu kalau 55:32 di belakangnya ada Yahudi maka dia akan 55:35 bicara berkata kepada kaum muslimin, 55:37 "Wahai muslim di belakangku ada Yahudi 55:40 faqtul bunuhlah dia. 55:42 sampai pada seperti itu. Nah, sekarang 55:45 kita sudah melihat ee silsilahnya sudah 55:49 perang antara Iran dengan Israel ya. 55:53 Nah, saya tidak katakan bahwa ini adalah 55:55 nubuwat Nabi, tapi saya pikir ini 55:57 mukadimah lah ya. Peristiwa yang 55:59 sebenarnya sampai batu berkata itu nanti 56:01 kapan? Wallahuam bisawab. Tapi ini saya 56:03 anggap ini adalah suatu hal yang yang 56:05 menuju ke arah ke sana. Nah, intinya 56:08 adalah pada saat kita melawan musuh ya 56:12 itu kita jangan membanggakan alur sista 56:15 yang kita miliki, kekuatan senjata yang 56:18 kita miliki, jumlah yang kita miliki. 56:20 Enggak ya jangan ya. Al-Qur'an 56:22 mengatakan apa namanya? Wum hunin 56:27 id ajabatkum katukum falam tungunium 56:31 wqat alikum marhubatumirin 56:35 ya. 56:36 Dan pada hari Khunain, pada perang 56:38 Khunanen itu jumlah kamu banyak ya. Tapi 56:41 jumlah yang banyak itu tidak bermanfaat 56:44 sedikit pun bagi kamu. Karena pada waktu 56:46 itu kita kalah. Serangan pertama kalah 56:49 kita kocar-kacir. 56:50 Iya. Nah, ini Al-Qur'an peringatkan 56:54 jumlah kita miliar lebih melawan 56:58 Israel yang sebelahnya enggak sampai 10 57:00 juta. Iya. 57:01 Tapi dia adalah lambang kekuatan. Maka 57:04 menghadapi seperti itu ada hal yang 57:07 harus kita perhitungkan selain daripada 57:10 persiapan-persiapan ee fisik ya, yaitu 57:14 kita membersihkan diri kita agar supaya 57:19 kita ini berhak untuk menerima 57:21 kemenangan dari Allah Subhanahu wa 57:22 taala. 57:23 Karena kemenangan itu bukan karena kita. 57:26 Kemenangan dalam perang itu karena 57:28 kemurahan dari Allah Subhanahu wa taala. 57:30 Nah, karena itu yang kita inginkan 57:31 adalah bagaimana kita ini berhak untuk 57:33 menerima kemenangan. 57:34 Caranya di antaranya adalah kita 57:37 konsisten dengan menerapkan ekonomi 57:39 Islam. Artinya apa? Kita membersihkan 57:42 diri kita secara individu, secara sosial 57:45 dari satu riba, dua goror, tiga judi, 57:49 spekulasi, qimar, dan lain sebagainya 57:52 dilarang oleh Islam yang merupakan dosa 57:54 besar. Iya. 57:56 Nah, selama kita ini dikuasai oleh 57:58 kapitalisme, 58:00 maka riba akan meraja lela, goror akan 58:06 mendominasi, 58:07 judi dan lain sebagainya akan ada di 58:09 sekeliling kita tanpa kita bisa ee apa? 58:13 menghilangkan, menghapuskan, 58:15 enggak berdaya kita. Nah, selama seperti 58:17 ini mustahil 58:20 pertolongan Allah itu datang turun alias 58:22 bahwa kita akan sulit mengalahkan musuh 58:24 kita. 58:24 Hm. Ya, karena itu marilah kepada 58:27 siapapun yang punya otoritas, yang punya 58:31 kekuasaan luas atau sempit ya mari kita 58:36 kembali kepada anjuran Islam jika kalau 58:39 kita ini seorang muslim untuk menerapkan 58:41 ekonomi syariah, ekonomi Islam dengan 58:44 menghindari hal-hal yang tidak diridai 58:46 oleh Allah subhanahu wa taala dan 58:47 merupakan dosa besar yang tidak boleh 58:49 kita lakukan yaitu ee riba, goror 58:54 spekulasi, judi, dan lain sebagainya. 58:57 Ini kita hilangkan dari pergaulan kita, 59:01 dari transaksi kita. Sehingga transaksi 59:03 kita ini bersih, benar-benar bersih. Dan 59:05 ketika transaksi bersih, sah ya secara 59:09 syariah, maka akan turun apa namanya? 59:12 Berkah dari Allah Subhanahu wa taala. 59:14 Kita akan berhak untuk mendapatkan 59:16 pertolongan dari Allah Subhanahu wa 59:17 taala. Dan dengan pertolongan Allah, 59:19 kita dengan mudah akan mengalahkan musuh 59:21 kita. Saya kira itu ya. 59:23 Baik. [tertawa] 59:24 Itu pertanyaan terakhir, Pak Ustaz ya 59:26 yang bisa kita jelaskan, bisa kita 59:27 jawab. Kalau penutup ada, Pak Ustaz 59:28 singkat 59:29 ya. [tertawa] 59:31 Kita apa namanya? Mengharapkan sekali. 59:34 tap mengharapkan sekali kepada pengarat 59:35 sekalian 59:36 ee walaupun kita tidak didukung oleh 59:39 sistem 59:41 atau aparatur pemerintah enggak kita 59:43 enggak mengharapkan itu. Tapi kita 59:44 sendiri ya inisiatif mari kita hindari 59:47 hal-hal yang 59:48 menyebabkan kemurkaan Allah, menyebabkan 59:51 ee doa kita tidak diijabah oleh Allah 59:54 Subhanahu wa taala. Ya, jangan merasa 59:57 kita ini sudah berdoa berkali-kali 59:59 enggak diijabah oleh Allah. Padahal kita 1:00:01 sendiri enggak berhak untuk diijabah ya. 1:00:03 karena ada faktor penghalang. 1:00:05 Nah, faktor penghalang itu tadi intinya 1:00:07 ada di penerapan ekonomi Islam ya. 1:00:11 Iya. Yang kajian kita karena konteksnya 1:00:14 ekonomi Islam. Jadi yang kita sebut yang 1:00:16 dalam konteks ekonomi Islam yang lainnya 1:00:18 kan seperti zina dan lain sebagainya itu 1:00:20 bukan dalam ekonomi Islam itu juga harus 1:00:22 kita hilangkan ya. Tapi dalam konteks 1:00:25 kita adalah bermuamalah dengan benar itu 1:00:27 akan mendatangkan ee keberkahan. 1:00:30 bermuamalah yang batil akan mendatangkan 1:00:33 kemurkaan Allah Subhanahu wa taala. Dan 1:00:35 ketika kemurkaan Allah itu muncul ya 1:00:38 enggak mungkin kita dapat berkah gitu 1:00:40 ya. 1:00:42 I demikianlah ikhwan akhwat yang 1:00:45 dirahmati Allah subhanahu wa taala 1:00:47 kajian ekonomi Islam edisi hari ini 1:00:50 bersama guru kita Ustaz Ikhwan Basri. 1:00:53 Semoga apa yang disampaikan oleh beliau 1:00:54 bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih 1:00:56 banyak atas kebersamaan Anda Ikwan Ah. 1:00:58 Mohon maaf atas segala kesalahan kata. 1:01:00 Kami undur diri. Billahi taufik wal 1:01:02 hidayah. Subhanakallahumma wabihamdika 1:01:03 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 1:01:06 wa atubu ilaik. Asalamualaikum 1:01:08 warahmatullahi wabarakatuh. Ikut