Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirrahmanirrahim. 0:01 Asalamualaikum warahmatullahi 0:02 wabarakatuh. Allahumma sholli ala 0:04 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:06 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:08 lagi hari ini hari Rabu tanggal 20 0:11 Rabiul Awal 1448 Hijriah atau tanggal 2 0:15 September 0:17 2026. Kita jumpa lagi dalam acara Hijah 0:21 Hijrah Talk ya. Ee kami mengendirkan 0:26 seseorang bukan dari Indonesia tapi dari 0:28 Kamboja. Tapi dia sudah bisa bahasa 0:31 Indonesia. Bukan saja bahasa Indonesia, 0:32 dia bisa juga bahasa Malaysia, 0:36 bahasa Arab, bahasa Melayu, bahasa 0:38 Champa, dan bahasa Kemer. 0:41 Oke. Agama mayoritas di Kamboja adalah 0:44 Buddha, khususnya Buddha Terafada. 0:48 Buddhisme teravada juga memiliki 0:50 kedudukan khusus sebagai agama negara 0:52 Kamboja. Karena Buddhisme sudah menjadi 0:55 bagian dari sejarah dan kebudayaan 0:57 Kamboja selama lebih dari 1000 tahun. 0:59 Ada beberapa faktor utama pengaruh 1:02 pengaruh kerajaan-kerajaan kuno 1:04 dan budatera Fada menjadi sangat kuat 1:08 sejak sekitar abad ke-13. 1:12 Oke, sekira kalau Islam ee Islam di 1:16 Kamboja juga menarik nih. Islam masuk ke 1:18 kawasan Kamboja bukan melalui 1:20 penaklukan, melainkan terutama melalui 1:23 perdagangan dan migrasi masyarakat 1:25 muslim khususnya orang Cam. Orang Cam 1:29 berasal dari kawasan kerajaan Campa di 1:31 wilayah Vietnam sekarang. Ketika Campa 1:34 mengalami kemunduran, sebagian 1:36 masyarakat Campa berpindah ke Kamboja 1:38 dan memertahan agama Islam. Ya, kami 1:41 menghadirkan 1:42 seorang warga Kamboja namanya Adib bin 1:46 Ghazali. Usianya baru 34 tahun. Lahirnya 1:50 di Kamboja tanggal 13 April 1992. 1:54 Asalamualaikum, Ustaz Adib. 1:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:58 wabarakatuh. 1:59 Selamat datang di Rasil. 2:01 Selamat datang. 2:01 Tadi makan siang pakai apa? 2:04 Ee 2:05 apa? Rendang ya? Rendang ya. Ada enggak 2:08 persamaan ee masakan Indonesia dengan 2:10 masakan Kamboja? Ada persamaannya? 2:13 Ee belum ada persamaan tapi rasanya 2:15 kurang lebih lah. Iya. Kalau bahasa ada 2:19 persamaan terutama di Campa dengan 2:23 bahasa Indonesia ada persamaan enggak? 2:24 Kalau bahasa campa persamaan banyak 2:28 antaranya [berdehem] lah maksudnya tidak 2:29 begitu banyak. 2:30 Ada ya kayak satu satu 2:32 satu hasa. 2:34 Hasa. Kalau dua [tertawa] 2:37 dua dua-dua. 2:39 Oke. Jadi e tapi Adib bin ee Ghazali ini 2:43 dari lahir memang sudah sudah Islam ya. 2:46 Iya. Ya. Alhamdulillah sudah Islam. 2:48 Hm. Bagaimana 2:51 ee kehidupan Islam dan bagaimana 2:53 menghidupkan Islam di tengah-tengah 2:55 mayoritas 2:57 Buddha di sana? Ya, bagaimana? 2:59 Eh, alhamdulillah tidak menjadi apa-apa 3:02 masalah sebab kerajaan di sana. memberi 3:04 kelonggaran 3:06 ya boleh tidak diperangi Islam 3:08 tidak dimusuhiilah 3:09 tidak dimusuhi 3:10 bebas untuk kita 3:12 ee beribadah kepada Allahlah menjaharkan 3:16 syiar Allah tidak ada masalah 3:18 he 3:18 hari raya puasa atau berbagai 3:22 ibadah-ibadah dalam Islam tidak dilarang 3:24 katanya restoran-restoran yang halal 3:26 agak sulit di sana betul 3:28 ya memang agak sulit agak sulit sebab ee 3:32 yalah penduduk 3:34 ee yang beragama Islam sedikit se 3:37 sedikit. Sedikit sekali ya. Berapa 3:39 persen ya cuman ya? 3:40 Kurang lebih kita katakan 10% ke bawah 3:43 lah. 3:43 10% sampai 10. Mungkin sebahagian catat 3:47 hanya 4%. 3:49 Oh. 3:49 Sebab kalau dari dikira satu e 16 juta 3:53 penduduk yang menganut agama Islam tidak 3:56 sampai 1 juta. 3:58 Heeh. Heeh. 3:59 Macam itulah. Bagaimana ee 4:03 Ustaz Adib bin Ghazal ini apa juga 4:05 berdakwah ke saudara di Buddha? 4:10 Ya, alhamdulillah ee saya pernah terjun 4:12 untuk dakwah kepada 4:14 yang bukan Islam Buddha terutamanya 4:16 nonmuslim. 4:17 Heeh. Bagaimana caranya? 4:21 Ee caranya kita dakwah dari rumah ke 4:24 rumah. Tapi 4:27 ee nak cerita tentang sebabnya itu sebab 4:31 jadi 4:32 tercetus keinginan untuk berdakwah 4:35 kepada nonmuslim itu. 4:38 Sebab kita melihat pergerakan at-tans 4:42 h 4:43 apa nih Kristian ini Kristianisasi ini 4:47 sangat 4:47 kristenisasi ya. Iya. Sangat 4:50 masif, 4:50 sangat semangat, sangat-sangat aktif. 4:53 Hm. Mereka itu. 4:54 Iya. Dan sedangkan dari kita 4:58 tidak ada. 4:59 Hmm. 5:00 Mereka bergerak 5:02 di setiap tempat, setiap kota, setiap 5:04 banda, setiap pelosok mana-mana pun 5:06 mereka masuk 5:07 dengan cara apa memberi buku-buku 5:09 selbaran gitu. 5:10 Dan kemudian mereka dakwah menggunakan 5:13 harta ditawarkan siapa ni? anaknya 5:16 disekolahkan gratis dan berbagai cara 5:18 sebab mereka memiliki wasilah. 5:19 Kira-kira berhasil enggak dengan cara 5:21 itu? Banyak berhasil ya. 5:23 Berhasil banyak berhasil. Bahkan 5:24 [berdehem] gereja-gereja mereka lebih 5:25 banyak daripada kuil. 5:27 Hmm. 5:29 Gereja itu bertumbuh cepat sekali. 5:32 Berarti tantangan sekali ya. 5:34 Bagi 5:35 Ustaz Adib bin Ghazali ini untuk 5:38 berdakwah di sana. Ya, 5:39 saya pernah ee masuk di kampung yang 5:43 mayoritas 5:44 yang yang saya dah islamkan mereka. 5:47 Kemudian mereka tahu saya selalu ke 5:50 situ. Mereka datang 5:52 orang Kristian ini. 5:53 Oh, enggak mau kalah dia 5:54 ya. Dia tampal-tempal paste apa stiker 5:58 itu stiker 6:00 untuk 6:02 Yesuslah untuk menarik 6:04 untuk menarik orang-orang Buddha itu ke 6:06 sana Balik. H 6:09 apa yang ee pertama didakwahkan kalau 6:14 dakwah kepada mereka mengajak 6:17 tauhid dulu apa gimana? 6:18 Ya memang tauhid. Tetapi sebelum kita 6:21 memulakan dakwah kepada mereka, soalan 6:25 yang sering saya saya tanya adalah 6:28 agak-agak kita hidup di dunia ini ada 6:32 tujuan atau tidak? 6:33 Hm. H 6:34 tanya dialah menurut kamu 6:37 kamu hidup nih ada tujuan ke tidak? 6:39 Heeh. 6:41 Itu soalannya. Selalu mereka mengatakan 6:45 enggak ada jawaban. Ada yang kata ada 6:46 tujuan, ada yang kata-kata tujuan. Jadi 6:50 kita pun ee tanya soalan lagi 6:55 apa yang tidak ada tujuan di di muka 6:58 bumi ini. Contoh kita ada polpen kita 7:02 keluarkan agak-agak di diciptakan polpen 7:06 ini ada tujuannya enggak? Ada maksudnya 7:08 tidak? 7:10 Pen ini 7:11 setiap apapun ada tujuannya. 7:12 Apun pasti ada tujuannya diciptakan 7:15 tujuan. Jadi sekarang ini kamu ini 7:18 diciptakan 7:20 atau kamu sendiri yang menciptakan diri 7:23 kamu sendiri 7:25 atau kamu tiba-tiba 7:28 muncul macam tu. He 7:30 kan kita jadi kesoalan ke situ. 7:33 Jadi mereka tidak ada jawaban. 7:37 Heeh. Oke. 7:38 Paling-paling mereka mengatakan ee yang 7:41 menciptakan saya adalah ibu bapak saya. 7:44 Oh gitu ya. Ya, itu adalah biasa. 7:47 Mereka mengatakan yang menciptakan saya 7:50 ibu bapak saya. 7:51 He. 7:52 Jadi kalau mereka bagi tahu seperti itu, 7:54 kita tanya, 7:55 "He 7:55 kalau ibu bapak yang menciptakan kamu, 7:59 mungkinkah mungkinkah ibu bapak mau kamu 8:02 jadi tidak ganteng ini?" 8:05 Heeh. 8:05 "Atau kulitnya seperti ini 8:07 atau 8:09 jadi susah seperti ini?" Kalau ibu bapak 8:12 guru yang menciptakan kamu, tentu akan 8:15 bagus dia susunikan yang terbaik. 8:17 Iya. Diberi yang terbaik. Jadi 8:20 jawaban-jawaban mereka itu kita boleh 8:22 bantah semua. 8:23 Heeh. 8:24 Itu awal sekali untuk kita memulakan 8:27 tentang 8:28 Heeh. 8:28 tentang ee kita mau cerita tentang 8:31 mereka kalau menyebut Tuhan apa? 8:33 Tuhan. 8:34 Tuhan mereka apa? 8:35 Ee breah. 8:36 Breah. H. 8:36 Bahasa breah. 8:38 Tuhan. Konsep dia mengenai pria atau 8:39 Tuhan apa? 8:41 Mereka sebenarnya 8:44 selama saya memperhatikan mereka 8:48 sebenarnya mereka tidak memiliki apapun. 8:50 Hanya ikut-ikutan nenek moyang saja. 8:53 Hm. 8:54 Sebab tatkala kita bertanya kepada 8:57 mereka tentang Tuhan yang mereka buat 8:59 sendiri itu 9:02 yang di patung itu, mereka mengaku bahwa 9:05 itu bukan 9:07 bukan Tuhan. Saya tanya 9:10 kapan waktunya patung itu di jadi Tuhan? 9:15 Kan waktu di paha semua tu kan masih di 9:17 masih naik, masih boleh 9:19 langkahi, masih boleh macam-macam kan. 9:22 Kapannya ini tiba-tiba dia menjadi 9:26 Tuhan yang di disembah itu. Dia bagi 9:29 tahulah setelah selesai dibawa ke kue 9:32 dan dibaca apa semua akhirnya dia jadi 9:35 Tuhan. 9:36 Kalau motor mereka pohon-pohon alam 9:39 semua siapa menciptakan dia pernah 9:41 terpikir enggak? 9:43 Itu kita tanya mereka tidak pernah 9:44 terpikir itu. 9:46 Oh 9:47 iya mereka sebab sebab mereka kosong. 9:50 Kosong. Betul. tidak memiliki ajaran 9:52 mereka sendiri. 9:54 Hm. 9:55 Jadi, setelah kita tanya tentang 9:58 kehidupan kamu, sebenarnya ada tujuan 10:00 atau tidak? Ada yang kata ada tuju, ada 10:04 yang kata tak tahu. [tertawa] 10:07 H 10:07 kan? Jadi kita pun coba alihkan. 10:11 Maksudnya sebenarnya kita juga ada 10:12 tujuan, takkan 10:14 pen pun ada tujuan, handphone pun ada 10:17 tujuan, semua ada tujuan. Kamu secantik 10:20 ini tidak memiliki tujuan. 10:23 Hm. 10:23 Tak mungkin. 10:25 Hm. 10:26 Pasti ada tujuan diciptakan kamu itu. 10:29 Oke, Iwan Danawat. Kami masih bersama 10:33 Ustaz Adib bin Ghazali. Usianya baru 34 10:37 tahun. Lahirnya di Kamboja 13 April 10:41 tahun 92. Memang beliau nih orang 10:44 Kamboja ya, warga Kamboja. Beliau 10:46 berdakwah di sana dan Islam tuh sangat 10:49 minoritas di sana. Bahkan tidak sampai 10:52 10%. 10:55 Yang 10:56 Ustaz Adib hadapi. Anak-anak muda, 10:59 anak-anak atau orang tua yang tadi 11:02 mempertanyakan itu? Segala rupa itu 11:04 ee kita kepada orang tua dulu. 11:06 Orang tua? 11:07 Iya. Orang tua. Sebab 11:08 anak-anak mereka yang masih kecil-kecil 11:11 baru kita didik terus. Kita ajari salat, 11:14 kita ajari al-Fatihah, semua, semua 11:17 video-video ada semua. 11:18 Tapi bagaimana mereka koperatif enggak? 11:20 Apa apa defensif. Wah, mau Islam masuk 11:24 lalu defensif atau bagaimana reaksi 11:26 mereka setelah? 11:28 Maksudnya setelah kita dakwah kasih tahu 11:31 semua. 11:33 Jadi kita bertanya teruslah, kita buka 11:37 minda di orang. 11:39 Jadi 11:41 kita tanya lagi, "Percaya ada Tuhan" 11:43 kata tak? 11:43 Hm. 11:46 Pasti pasti mereka meyakini ada Tuhan 11:49 itu secara fitrah, secara akal, secara 11:52 hisi dan maknawi semua itu 11:55 h 11:55 langsung langsung mereka bilang ada 11:59 Tuhan. 11:59 H. H. 12:00 Jadi kita bertanya sebenarnya 12:03 kalau kamu meyakini ada Tuhan itu kamu 12:06 tahu tak ciri-ciri Tuhan tuh seperti 12:08 apa? Agak-agaklah. 12:10 Heeh. 12:11 Menurut kamu sendiri ini dia punya 12:14 ciri-ciri Tuhan tuh seperti apa? 12:16 Heeh. Bisa mereka jawab [tertawa] 12:19 enggak? 12:19 Bisaak bisa jawab. 12:20 Enggak bisa. 12:22 Terus kita bertanya kepada [mendengus] 12:26 apa nih? Patung. Kita bukan menghina, 12:29 kita bukan 12:31 mengatakan kenapa ya buat sendiri sama 12:33 tidak. Kita hanya buka buka bagi mereka 12:36 berpikir saja. 12:38 Jadi ee saya tanyalah patung yang yang 12:43 kamu sembah semua ini kamu yakin dia 12:45 Tuhan? Tidak. 12:47 Dia tidak yakin. 12:48 Tidak yakin. Dia tahu itu adalah manusia 12:51 juga. dia 12:52 tapi dianggap orang suci, orang saleh. 12:55 Heeh. 12:56 Jadi 12:57 ee macam mana? Jadi mentuhankan. Jadi 13:01 benda ini jadi Tuhan. 13:03 Tapi semua ini kita boleh bantaas senang 13:07 saja. 13:08 Hm. 13:09 Contohlah saya bagi contoh satu. Kalau 13:11 mereka mengatakan Buddha itu siapa nama 13:13 dia? Buddha itu apa? 13:14 Sidarta. 13:15 Si si apa? 13:16 Sidarta. 13:16 Iya. Si Darta itu kalau mereka anggap 13:21 si Darta itu Tuhan, 13:24 kenapa ustaz paling senang kenapa boleh 13:27 mati? 13:28 Hm. 13:29 Itu sudah fatal, sudah habis, sudah 13:31 hujah. 13:33 Atau kita tanya yang yang Buddha itu si 13:35 Darta itu 13:38 dia berbuat baik mengajak orang ber kan 13:41 dia kan sejarahnya kan mengajak orang 13:44 untuk berbuat baik juga kan. Dia ingin 13:46 apa? 13:48 Dia ingin ketenangan, dia, dia percaya 13:50 juga tentang surga neraka kan. Dia 13:52 pengin masuk surga juga. 13:54 Heeh. 13:54 Kenapa? Kalau dia Tuhan tapi pengin 13:57 masuk surga. Seharusnya kan kalau dia 14:00 Tuhan dia yang ada surga. Iya. Dia 14:02 pemiliknya bukan dia yang mengharapkan 14:04 surga. 14:05 Hm. 14:06 Jadi soalan-soalan seperti itu adalah 14:09 mereka tidak boleh jawab. Nah, bagaimana 14:13 Ustaz Adib bin Ghazal ini menghadapi 14:16 orang-orang itu yang sudah Kristen dulu 14:18 masuk? Di Kristen juga pun ada konsep 14:21 Tuhan. Bagaimana itu? 14:22 Ee ada juga dari orang Buddha, orang 14:24 Buddha yang masuk Kristian kemudian 14:27 dengar kita 14:29 mereka langsung mengatakan Kristian 14:31 tidak masuk akal 14:33 akidahnya. Kenapa? Kan ada konsep Yesus 14:36 itu penembus dosa. 14:38 Iya. Jadi seakan-akan kamu buatlah 14:41 sejahat apapun sudah ditanggung sama 14:43 Nabi Isa. 14:44 Hm. 14:44 Sama Yesus. 14:45 H. 14:46 Jadi mereka mengatakan agama kalau 14:48 diterapkan seperti itu semua buat jahat. 14:52 Hmm. Entah sudah ditebus gitu. 14:54 Iya. Sudah ditebus. Tidak merasa 14:56 bersalah. salah Yesus sudah tebus 15:00 dari satu sit. Tapi dalam Islam kita 15:03 bagi tahu itu belum kita berbicara 15:05 tentang syariat Islam yang begitu indah 15:08 dari 15:08 itu baru tauhidnya aja. 15:09 Iya. Baru kita berbicara tentang fitrah. 15:11 Kamu kalau sakit 15:13 ee hati kamu lari ke mana? 15:15 Hm. 15:16 Lari ke kuil atau mencari kuasa yang 15:20 yang besar yang dapat membantu kamu? 15:22 Semua bilang pasti cari kuasa. Tapi dia 15:26 tidak tahu. Tahunya di atas maha kuasa 15:29 begitu. 15:30 Hm. 15:31 Bukan di kuil bukan. Atau paling-paling 15:33 dia panggil mak ayah lah. Mak ayah 15:35 bantulah aku yang sudah mati. 15:37 Tapi dia enggak ada kesan jelek terhadap 15:40 Islam ya. Misalnya dia menganggap 15:42 teroris atau apa enggak ada kesan jelek. 15:44 Oh ee di kampuja sebab sudah di apa nih 15:49 di diresmikan oleh kerajaan di sana kan. 15:52 Jadi tidak ada apa masalah. Yang penting 15:54 kita jangan menghina menghina agama 15:57 mereka seperti mengatakan apa? Sembah 15:59 patung ini, masuk neraka semua 16:02 itu bahayalah. 16:03 Heeh. He. 16:04 Jadi kita mempromosi 16:07 agama kita. Saya tidak perlu menghinakan 16:09 agama orang lain. 16:10 Sudah berapa banyak berkat ee dakwahnya 16:14 Ustaz Adib bin Ghazali ini yang lalu 16:19 Allah kasih dayah termasuk Islam? 16:21 Saya tidak catat, tapi mungkin sampai 16:24 ribuan lah. 16:25 Oh, sampai ribuan. Masuk itu satu 16:27 kampung. 16:27 Bukan satu kampung. Kampung beda-beda. 16:30 Hmm. 16:31 Di sini 50, di sana 100, di sini 20, di 16:35 sini. Jadi kita keliling waktu itu. 16:39 Jadi, Ustaz Adib ketika masuk ke sebuah 16:42 kampung, si kampung itu memang belum 16:44 muslim ya? Belum, 16:45 belum, belum, belum. kita kita 16:48 kita tengok keadaan lihat-lihak 16:54 jadi apa buka jalan bagi kita masuk. 16:58 Bagaimana pendekatannya? Siapa yang 17:00 pertama ditemui di sana? Apa misalnya 17:02 kalau di Indonesia ada RT RW gitu apa 17:05 siapa yang ditemui? Kita ketemu ustaz 17:08 yang di situ. Ustaz kita 17:10 bukan maksudnya ada ustaz-ustaz yang 17:12 kenal kawasan situ. Ustaz 17:13 versi dia gitu. 17:15 Bukan bukan. Yang pertama kita cari 17:17 ustaz yang tinggal di dekat-dekat 17:19 kawasan itu untuk dicari tahu 17:22 oke 17:22 keadaan penduduk di situ. 17:25 Lalu dikumpulkan dulu gitu. 17:27 Kita kadang-kadang tidak kumpul. Kita 17:30 gerak ke rumah yang mesti Oh, enggak ada 17:32 orang ada orang. 17:34 Asalamualaikum. 17:36 Asalamualaikum. Asalamualaikum. Suai di 17:39 sana. Suedai. Sesai ya. 17:41 H. Suedai. 17:42 Terus diterima. 17:43 Kemudian kita bagi tahu boleh kita 17:45 berbicara tentang agama sedikit. Kalau 17:48 mereka kata oke, kita duduk seimbang 17:50 [berdehem] bicara. 17:51 Kalau mereka k sibuk kita 17:54 teruskan lagi seperti itu. 17:56 Heeh. 17:58 Tapi mereka ramah-ramah ya, enggak ada 18:00 yang defensif atau galak gitu. Pak. 18:04 Ee setakat ini belum ada lagi. 18:07 Oh, 18:08 belum ada lagi. Kita maksudnya yang 18:12 kita takut tuh anjingnya. [tertawa] 18:14 Di setiap rumah ada anjing. 18:16 Setiap rumah ada anjing. 18:18 Gimana menghadapi anjing tuh? 18:20 Itu kena karena ada dua orang atau tiga 18:23 orang sendiri. Saya enggak agak enggak 18:24 berani. [tertawa] 18:28 Setiap rumah ada anjing baru mau. 18:31 [tertawa] Aduh. 18:33 Oke. Masyaallah, Iwan dan Nawat. Kami 18:35 masih berbinjang-binjang dengan Ustaz 18:37 Adib bin Ghazali. Usianya 34 tahun. 18:41 Beliau ini adalah warga Kamboja 18:44 yang berdakwah 18:46 di sana. 18:48 Luar biasa tadi kita dengar. Silakan 18:50 yang mau bertanya kami tunggu di 18:51 0811999720. 18:57 Boleh lewat telepon atau bicara langsung 19:00 enggak ustaz Adib. kami tunggu ya. Mm 19:05 Ustaz Habib, e, Ustaz Adib masyaallah 19:07 luar biasa ee usaha antum dalam 19:11 berdakwah. Ee 19:13 mm Ustaz Adib, setelah mereka masuk 19:16 Islam, lalu bagaimana apakah mereka 19:18 menjalankan salat dan puasa? 19:21 Ee setelah mereka bersyahadah, 19:25 kita tetap 19:27 mengajari mereka untuk salat. 19:29 Heeh. 19:30 Kita tidak cuma syahadah tinggal, 19:32 syahadah tinggal tidak. Tetapi sekarang 19:36 ini kita kekurangan ustaz untuk 19:38 membimbing mereka yang sudah 19:40 bersyahadah. 19:41 Jadi di sana hanya ada dua saja, 19:44 Ustaz Asy'ari dengan Ustaz Ramli yang 19:46 masih 19:47 seminggu ini di sini, minggu ini di 19:49 sini. 19:49 Oh, Ustaz Ramli orang Kamboja juga. 19:51 I orang Kamboja, orang tempatan di sana. 19:53 Kalau kita berdakwah ke mereka 19:55 menggunakan bahasa apa? Dia membahasa 19:57 kmair di kawasan yang sebab mereka tidak 20:00 paham bahasa Campa. Orang Khmer tidak 20:03 paham bahasa Campa. 20:04 Oke. 20:05 Iya. Paham bahasa 20:06 apa perbedaan ee bahasa kemer dengan 20:09 Champa? 20:10 Contohnya 20:11 contoh-contoh ya misalnya [tertawa] 20:13 apa? Selamat siang sama selamat sore 20:14 apa? 20:16 Ee 20:18 bahasa kemar 20:20 sama Arun Susday. Selamat pagi lah. 20:22 Oh selamat pagi ya. Tapi kalau bahasa 20:24 cam 20:25 sepertinya tidak ada. [tertawa] Selamat 20:27 pagi. 20:27 Enggak ada bahasanya. Salam saya campai. 20:30 Asalamualaikum. Sebam kan dia lebih ke 20:32 Islam kan. He 20:35 atau Arun Susday 20:38 ee retra itu selamat malam itulah. 20:41 He heeh. 20:42 Su day. Sesday itu macam 20:44 assalamualaikum. Hello gitu. 20:46 Oh hell mereka ya. itu bahasa kemarin. 20:50 Gimana suasana media sosial di sana? 20:55 Apakah galak-galak seperti Indonesia? 20:56 [tertawa] 20:57 Apakah 20:58 saya saya kurang ee kurang follow up 21:02 ikuti. Jadi jarang tahu apa. 21:04 Kalau TVTV ada, TV Muslim ada? 21:07 TV Muslim 21:10 sepertinya tidak ada. yang ada itu TV 21:12 yang yang channel-channel YouTube atau 21:15 Facebook. 21:17 Kalau channel yang masuk ke TV umum. 21:20 Hm. 21:20 Sepertinya belum ada sepertinya. 21:23 Hm. Mall ada mall. 21:25 Mall. 21:26 Hah? Banyak 21:28 mall dua saja. 21:29 Cuma dua ya? 21:30 E apa? E Aon Mall ya? Aon Mall apa 21:33 itu? Di di kota apa? 21:34 Di kota Penumpen. 21:36 Di kota Penompen. 21:37 Itu saja. Selain itu tidak ada. 21:39 Selain kota itu tidak ada. Presidennya 21:41 siapa sekarang? Ya, 21:43 sekarang Honmanit. 21:45 Honmanight 21:45 ya. Anak kepada 21:47 presiden yang dulu Hai. 21:49 Oke. Bagaimana dia sikap dia terhadap 21:51 Islam? 21:52 Alhamdulillah masih mewarisi ayahnya, 21:55 bapaknya. 21:57 Jadi sangat peduli terhadap 21:59 walaupun dia sendiri bukan muslim ya. 22:01 Bukan 22:01 tapi dia toleran ya. 22:03 Iya. Toleran. 22:04 Sangat sokonglah. Sokong. 22:07 Tidak ada halangan. Alhamdulillah. Heeh. 22:09 Sekarang ini di Kamboja setiap 22:12 setiap bulan puasa itu ee kerajaan ee 22:16 Kamboja itu bagi satu hari untuk berbuka 22:19 puasa 22:20 di kerajaan 22:22 ee di Iya. Di sebuah tempatnya maksudnya 22:24 diundang imam-imam kalau di sini apa ya? 22:28 Macam ustaz lah. 22:29 Heeh. 22:30 Setiap kampung satu-satu untuk 22:32 undanganlah untuk undangan kerajaan 22:34 untuk buka puasa puasa setiap tahun. 22:36 Bagaimana suasana salat Jumat di sana? 22:38 Apakah ramai masjid-masjidnya? 22:40 Ya, alhamdulillah di masjid-masjid 22:42 ramai. Alhamdulillah. 22:44 Ee mereka bermazhab apa di sana? 22:46 Rata-rata 22:47 di sana rata-rata bermazhab Syafi'i. 22:49 Syafi'i ya. 22:50 Oke, silakan yang mau bertanya. Ee ini 22:54 ada Ibu 22:56 Zubaidah. Nurhaida. 22:59 Hm. 23:00 Asalamualaikum, 23:02 Ustaz Adnan. Eh, Adnan 23:05 Adib. Ustaz Adib e Ibu Nur di Bekasi 23:09 lagi menyimak siaran ini. Alhamdulillah 23:11 saya senang sekali setiap acara. Semoga 23:13 istikamah terus Ustaz Adib. Hm. 23:20 Iya. Dia hanya support aja nih. Saya 23:22 sedang mendengarkan 23:26 Ustaz Adib ee apakah Ustaz ee juga 23:30 mengundang ustaz-ustaz Indonesia untuk 23:31 berdakwah di sana? 23:33 Ee setakat ini belum ada. He. 23:35 Sebab kita tidak ada, tidak ada kenalan. 23:38 Oh, bahasa juga berpengaruh juga ya. 23:39 Iya, bahasa berpengaruh juga. 23:41 Harus belajar bahasa ini dulu, Campa 23:44 dulu ya. 23:45 Tapi kalau mau buat training atau daurah 23:49 untuk ustaz-ustaz di sana itu kami juga 23:52 sangat memerlukan. 23:54 Silakan ustaz-ustaz yang mau berdakwah 23:56 di kampung. Para dai, para doa yang 23:59 ingin terjun lapangan di sana untuk 24:01 menyaksikan di sana boleh insyaallah 24:04 kita bawa ke kampung-kampung dan 24:06 berdakwah di sana. Insyaallah. 24:07 Tapi enggak mau relatif aman ya kotanya. 24:10 Enggak ada 24:11 enggak ada gontok-gontokan antara 24:12 kelompok. Enggak ada ya? 24:14 Enggak ada. Alhamdulillah. 24:15 Alhamdulillah. Tenang. 24:17 Ee 24:19 Ustaz Adib kok bisa 24:22 bahasa Arab? 24:23 Bahasa Kamboja, bahasa Melayu, bahasa 24:25 Campa, bahasa Kemer. Dari mana 24:27 belajarnya? 24:29 Saya dulu pernah ee mondok pesantren di 24:32 Indonesia dulu di tahun 2007 24:35 di 24:36 di Kediri. 24:37 Oh, di Kediri. 24:38 Ya, pernah di sini di Jakarta ini 2 24:41 bulan juga. Pondok Gede. 24:42 Di Pondok Gede. Oh, di pesantren apa 24:45 itu? 24:46 Saya sudah lupa [tertawa] 24:49 kayaknya apa ya? Minhajur Rasyidin atau 24:52 apa gitu 24:53 sudah. Nah, lupa. Nah, setelah itu di 24:56 Kediri sana 24:58 3 tahun. 24:59 Oke, kita 25:00 setelah itu baru ke Malaysia. 25:01 Ingin membayar ee suka jadi khatib Jumat 25:04 di sana kan? 25:05 Macam mana 25:05 suka menjadi khotb-khatib Jumat di Kab? 25:09 Kalau di alhamdulillah. 25:11 Oke. [tertawa] E sekarang ceritanya kita 25:12 nih lagi di Kamboja nih. 25:15 Heeh. ee Ustaz Adib berceramah dengan 25:19 bahasa Kamboja dengan bahasa Campa. 25:22 Coba silakan 25:23 bahasa Campa. 25:24 Ceritanya nih nih di depan nih 25:25 orang-orang Campa ini. [tertawa] 25:28 Kita ingin dengar gimana cara dakwahnya. 25:33 Aduh gimana ya contoh berapa menit saat 25:38 gitu ya? 25:38 Iya ber 25:41 bahasa Campa ya? 25:42 Bahasa campa yang yang Iya pengantarnya 25:43 aja gimana tuh? 25:46 Asalamualaikum warahmatullahi 25:48 wabarakatuh. 25:50 tuntunan kong hormat 25:54 maka perlu syukur Allah subhanahu wa 25:57 taala Allah subhanahu wa taalaah 26:05 e semiang salat jumat pak hari ini itu 26:09 contohnya untuk hari jumat seperti itu. 26:11 Hm. Contoh awalnya mukadimah [tertawa] 26:15 [terkesiap] 26:16 mereka-mereka yang baru masuk Islam apa 26:18 yang paling mereka sukai tentang Islam? 26:21 Wudunya apa? Salat atau apa? Kalau dari 26:24 sisi paling mereka suka kita berbicara 26:28 tentang ee kalau perempuan dari hijab 26:32 lah. 26:32 Sebab mereka tidak pernah tahu dan 26:34 mereka anggap itu biasa saja kan. Heeh. 26:37 Jadi bila kita mengatakan sebenarnya 26:39 dalam Islam itu menganggap perempuan 26:42 wanita itu sangat-sangat bernilai 26:45 melebihi berlian. 26:46 Heeh. 26:47 Kita bagi contohlah. Kalau kamu ada 26:49 emas, ada berlian, kamu letak biar di 26:53 depan pintu ya atau kamu kumpul masuk 26:55 dalam, kamu simpan betul-betul. 26:58 Heeh. 26:59 Jadi Islam sebenarnya seperti itu. 27:01 Menghormat para wanita, bukan menghalang 27:05 kebebasan. 27:06 Hm. 27:09 Oke, dari 27:12 Bapak Budi. 27:14 Ustaz Adif, apakah buku-buku Islam di 27:17 sana mudah didapat dalam bahasa campai? 27:20 Oh, sangat tidak mudah. Maksudnya 27:22 jaranglah. Jarang. Sebab 27:25 mm 27:27 tulisan translate ke bahasa kemer agak 27:30 susah. Tapi alhamdulillah sekarang itu 27:33 tugas saya. Hm. 27:34 Saya sudah terjemah ee delapan buku. 27:38 Heeh. 27:38 Dan saya terjemah khotbah Jumat ke 27:41 bahasa. He. 27:43 Ada 100 judul. 27:45 Oh dah. 27:46 Insyaallah kalau ada rezeki atau 27:47 tuan-tuan puan-puan yang ingin sponsor 27:50 untuk cetak saya [tertawa] cetak dan 27:52 insyaallah saya azam cetak dan diedarkan 27:55 setiap masjid satu tahun dua naskah. 27:57 Saya sudah buat 1000 muka surat kurang 27:59 lebih. 28:00 Oh 28:01 1000 lembar kurang lebih. Oke. 28:03 Tema-temanya apa yang ditulis oleh Ustaz 28:05 Tadi? 28:05 Tema temanya adalah ee satu tentang 28:08 rukun iman. 28:09 Heeh. 28:10 Rukun Islam keseluruhannya. 28:12 He. 28:13 Kemudian tentang ee 28:16 maksudnya setiap musim tuh ada kalau di 28:19 bulan puasa lima khotbah itu khusus 28:22 puasa. Haji. Bulan haji. Haji bulan 28:25 mengikuti 28:27 apa ini? 28:28 Musimnya apa? Musimnya apa? 28:31 Iya betul. Selain itu ada 28:32 tambahan-tambahan lain lagi. 28:34 Hm. 28:35 Tapi secara umumnya adalah beriman 28:37 kepada Allah. Rukun iman itu contoh 28:39 beriman kepada Allah ada berapa khotbah? 28:41 Hm. 28:42 Malaikat berapa khotbah beriman seperti 28:45 itu? 28:46 Hm. 28:47 Itu saya buat hampir 2 tahun baru 28:49 selesai. 28:51 H. 28:51 Sekarang tinggal cetak. E kalau ada 28:56 siapa yang ingin ingin ikut saham 28:59 akhirat ini dipersilakan. 29:01 Oke. Iya. 29:03 Dari Bapak Agus, apakah biaya hidup di 29:08 Kamboja mahal atau tidak? Apakah ada 29:11 orang Indonesia yang bekerja di sana? 29:13 Ee biaya hidup di sana sangat mahal. 29:15 Oh, mahal ya? Bukan murah? 29:16 Iya. Makanan-makanan sangat mahal. Sebab 29:18 di sana guna dolar. 29:21 Oh, 29:22 duit duit asli di sana real. 29:25 Tapi kebanyakan guna dolar. 29:27 Dolar Amerika. 29:28 Iya. 29:28 Oh, gitu ya. 29:29 Maksudnya dua-dua ini berlaku dia sama. 29:33 Hm. 29:33 Kalau bayar di pasaran guna dolar itu 29:35 biasanya 29:36 makan pokoknya apa? Nasi. 29:37 Iya. Nasi 29:38 sana minyak bensin 29:41 berapa? 1 liter. 29:42 Ee 1 lit 29:44 eh 29:47 4 e 1 lit 1 dolar lebih. 29:50 Berarti berapa itu? 29:53 Hampir R 20.000 sini. 29:55 H 29:56 eh R.000 ya. 29:57 Iya sekitar segitu. 29:59 Eh 30:00 kurang lebih RM4 lebihlah kalau 30:02 Malaysia. 30:03 Heeh. Oke. 30:04 Sangat sangat. Nah ini sangat mahal. 30:08 Oh mahal juga ya. 30:09 Iya. 30:11 Dan bahan-bahan asas semua impor dari 30:15 luar 30:17 jadi mahal. 30:19 minyak masak ke apa ke berus gigi 30:22 maksudnya sab 30:25 luar tidak ada produk dalam enggak ada 30:28 produk dalam bahkan lebih mahal daripada 30:30 yang 30:31 yang luar 30:33 jadi Indonesia masih lebih baik ya 30:35 oh Indonesia sangat murah ya Allah 30:37 [tertawa] sangat murah betul sangat 30:40 murah saya masuk Indomart atau Alfamat 30:43 atau tengok beda hampir separuh harga 30:46 contoh sempo ya 30:47 heh heeh SO itu contoh di sini ee 30:52 apa nih? Sansale lah. Sansale 30:55 R2.000 di sana 40. 30:58 Oh 30:58 bedanya separuh harga. 31:01 Lalu mata pencaraan di sana apa? Menj 31:04 pegawai. 31:05 Susah susah mata pencarian sana susah 31:07 ada. 31:07 Tapi enggak banyak pengangguran kan? 31:09 Tidak juga 31:10 tapi mereka bekerja. Bekerjanya sebagai 31:12 apa? Rata-rata 31:13 ikut kawasankawasan 31:15 sawah padi. Sawah padi yang ikut 31:17 kebun-kebun 31:19 yang ikut karet-karet seperti itu. 31:21 Oh bertani gitu ya. 31:22 Bertani ada yang 31:24 kerajaan-kerajaan ada yang jadi ustaz. 31:26 Jadi 31:27 ada yang e pegawai di kantor-kantor gitu 31:29 enggak? Ada. 31:31 Ada tapi orang Islam sangat sedikitlah. 31:34 Oh sedikit ya. 31:35 Tidak begitu. 31:36 Kalau hargo mobil mahal enggak di sana? 31:39 mahal sebab dia punya pajak dia itu dua 31:42 kali lipat. 31:43 Oh, 31:44 contoh impor dari sana 10.000 dolar 31:47 mungkin jadi 30 sampai sana. 31:49 Jadi kalau orang yang punya mobil orang 31:51 kaya di sana ya? 31:52 Iya, orang kaya. Orang kaya apalagi 31:53 kalau belinya baru. 31:55 Oh, 31:57 masyaallah. Orang Islam yang kaya ada 32:00 juga di sana? 32:01 Ada. Ada. 32:02 Hm. 32:03 Sedikit. 32:03 Sedikitlah. 32:04 Mungkin kita tidak tahu. Mungkin banyak 32:06 tapi tidak menunjuk. kita itu tapi yang 32:09 setahu saya tidak begitu banyaklah. He. 32:11 Kalau koran masih ada di sana, masih 32:12 terbit. Sudah enggak ada lagi koran. 32:14 Koran ada 32:15 koran itu apa? 32:17 Surat kabar. 32:18 Surat kabar. Heeh. 32:19 Sepertinya tidak ada. 32:20 Enggak ada. Jadi semua medianya 32:22 semua sudah. Iya sudah 32:23 online semuanya ya. 32:25 Sana ee enggak ada orang baca kan. 32:28 Oh. 32:29 Dan maksudnya masyarakat di sana kurang 32:32 sangat membaca. Sangat-sangat kurang 32:35 baca. 32:37 Masyaallah. 32:37 Sebab kalau kita melihat sejarah Kamboja 32:39 kan terlalu banyak perang. Perang asik 32:42 perang perang perang. Jadi 32:44 jadi apa nih? 32:48 H 32:48 apa ini untuk pendidikan itu jadi agak 32:52 agak slow sedikit tapi semangat belajar 32:54 tu 32:55 memang banyak. 32:57 Oke. Dari Bapak Saprina apakah di kamu 32:59 ada keselan sepak bolanya? 33:01 Gimana? 33:02 Ada sana ada keselasan sepak bolanya 33:04 tidak katanya? 33:06 Adaah ada 33:08 Ulam page namanya 33:10 nama lapangan sepak bola. 33:13 Apa yang paling disukai oleh ee 33:15 masyarakat Kamboja? Apakah olahraga apa 33:18 hiburan? Apa yang paling disukain 33:19 rata-rata 33:20 dari olahraga ya? 33:22 Olahraga paling olahraga apa? 33:25 Bola tampar ada. 33:27 Oh bola tampar ya? 33:28 Iya bola tampar itu paling paling murah 33:30 asam ya. Iya. Tampak atau main seperti 33:33 takro tapi bukan takro yang ada bulu apa 33:38 saya tak tahu apa di sini apa namanya 33:40 yang 33:41 yang ada pukulannya 33:42 yang ada bulu ayamnya itu pasok e 33:45 saya tak tahu apa di sini nama 33:46 bulu tangkis bukan 33:48 seperti bulu tangkis tapi main pakai 33:50 kaki. 33:51 Oh mainnya pakai kaki. [tertawa] 33:52 Saya tak tahu itu Thailand ada di sini 33:55 apa namanya tidak tahu. Oke. 34:01 Ee ini ada ee siapa nih, 34:05 Ustaz? Perubahan terbesar apa yang 34:07 paling kelihatan dari warga Kamboja 34:09 setelah mereka jadi mualaf? 34:12 Perubahan. 34:12 Heeh. 34:13 Perubahan terbesar kalau dari 34:15 kalau dari perempuan ya mereka berusaha 34:18 untuk berjilbab itu saja. 34:19 Kalau yang laki-laki 34:21 laki kita 34:23 pakai gamis enggak? 34:25 Ini kekurangan kita. 34:26 Heeh. di sana kan ee maksudnya kita 34:31 kalau ada rezeki kita bagi hadiah 34:33 merekalah untuk [berdehem] pakai ini. 34:35 Heeh. 34:36 Jadi sekarang ini kita juga memerlukan 34:40 bantuan untuk sgu hati hadiah untuk 34:43 mereka yang masuk Islam. Kalau perempuan 34:45 kita bagi baju muslimah, bagi tudung, 34:48 bagi 34:50 maksudnya 34:51 h 34:51 mukena pelaratan apa salat itu kalau 34:55 lelaki kita bagi sarungkup ya baju 34:57 melayu baju maksud itulah 35:01 kita kekurangan itu juga untuk bagi 35:02 hadiah. H 35:04 kalau misalnya salat Jumat itu bagaimana 35:06 jamaknya? 35:07 Ee mereka untuk mereka yang baru ini ya. 35:09 Heeh. mereka yang baru ini kita 35:13 ee sebab berjauh-jauhan kan mereka dari 35:17 kelompok Islam itu agak hijau. Jadi 35:19 kadang-kadang memang ada yang datang 35:21 sebab sekarang ini kita belum 35:24 betul-betul menerap mengajari semua. 35:28 Heeh. 35:29 Kita hanya boleh bagi tahu mereka Islam 35:32 itu indah. Syahadah. kita berusaha untuk 35:35 salat belum kita bayangkanlah mereka 35:40 Buddha 50 tahun tiba-tiba mau 35:44 satu hari hari itu juga suruh ke masjid 35:46 ke ini kan 35:48 kita ber biaya ikut aluran dulu apa apa 35:53 harus dululah ikut masjid 35:54 jadi kalau salat Jumat enggak sampai 35:55 luber keluar masjid sampai apa jemahnya 35:58 biasa enggak terlalu banyak ya 36:00 hm 36:02 ikut kampunglah ikut 36:03 Oke. 36:05 Ee 36:07 dari Bapak Joko, Ustaz Tadi mau tanya, 36:10 kalau berangkat haji dari Kamboja mahal 36:13 enggak dan susah tidak? 36:15 Untuk warga Kamboja atau untuk warga di 36:18 sini? 36:18 Warga Kamboja. 36:19 Warga Kamboja sangat senang. Tidak ada 36:21 antri, ada duit berangkat. 36:23 Oh, bisa. Tahun itu juga berangkat. Ada 36:25 duit bisa langsung berangkat. Perlu 36:26 daftar kuota banyak. 36:28 Oh, [tertawa] 36:29 gitu. 36:30 Iya. Ya, 36:31 Kak. Kalau dari luar ya kena 36:35 emang ada juga orang dari luar mak sana 36:38 kena ada orang dalam bantu bualah jadi 36:41 seperti jadi 36:42 memanfaatkan gitu ya 36:43 di sana maksudnya kayak orang di sana. 36:45 Oh, 36:46 maksudnya contohlah dikatakan saya dulu 36:48 sebenarnya lahir di Kamboja, tapi saya 36:51 datang di Indonesia sudah lama. 36:54 Jadi warga negara di sini sekarang saya 36:56 mau ke sana untuk buat apa KTP apa tuh 36:59 ada orang bantu buat boleh pergilah K. 37:01 Heeh. 37:03 Kalau untuk biayanya saya kurang pasti 37:05 mungkin 7.000 dolar. 37:07 7.000 ya. 37:08 5 ke 7.000 saya tak pasti. 37:10 Heeh. 37:12 Hmm. 37:14 Asalam Ustaz Adi. Bagaimana kebersihan 37:16 di Kamboja? Apakah bersih kotanya atau 37:19 kotor? [tertawa] 37:22 Itu tidak boleh dijawab. Tak boleh. 37:25 Kalau secara umumnya bersih, 37:26 alhamdulillah. Ya 37:27 bersih. 37:28 Tidak begitu kotorlah. Alhamdulillah. 37:31 H. 37:33 Ee 37:35 Ustaz Abib boleh tahu apa makanan apa 37:38 yang paling terkenal dari Kamboja? 37:41 Apakah 37:42 halal juga 37:45 makanan terkenal di sana? Ya, 37:47 apa itu? 37:49 Selalunya maksudnya di sana tidak 37:52 terkenal tapi di kita perkenalkan di 37:54 sana orang panggil kalau ada tetamu dari 37:57 Malaysia atau dari Indonesia selalu kita 38:00 buatkan disebut kolang pnum. 38:03 Apa itu? Semacam rendang atau apa? Bukan 38:05 dia, dia daging. Daging 38:08 daging dibakar 38:09 lembu. Tapi dia 38:11 macam mana nak kata [tertawa] 38:14 dia susah anak-anak nak cerita 38:17 deskripsinya 38:18 deskripsi. [tertawa] 38:20 Oke, 38:22 Iwan dan akhwat. Kami masih 38:24 berbincang-bincang dengan Ustaz Adib bin 38:26 Ghazali usianya 34 tahun. Beliau adalah 38:30 warga Kamboja. Lahirnya 13 April tahun 38:32 92. ini datang ke Indonesia tujuannya 38:36 apa, Pak? Ustaz Adib, 38:38 saya 38:40 asal sekali datang ke Indonesia ini saya 38:44 saya tidak ada tujuan apa-apa sebab 38:45 waktu itu saya scroll Facebook, saya 38:49 melihat ada iklan daurah. Syekh 38:53 syekh 38:54 syekh dari dari Saudi daurah di Kampung 38:57 Al-Maghfirah. 38:58 Hm. 38:59 Daurah e sama ee kitab Mufatta Imam 39:03 Malik. Oh, 39:04 jadi saya tertarik sebas itu saya sudah 39:07 tidak datang Indonesia semenjak 15 tahun 39:11 lalu. He. 39:12 Jadi saya pikir saya datanglah itu terus 39:15 beli tiket 39:15 gimana melihat ada perubahan enggak di 39:16 Indonesia? 39:17 Ya banyak perubahanlah 39:19 dengan 2007 dulu [tertawa] 39:23 tentunya. 39:24 Dan lagipun waktu itu kita masih muda, 39:27 tidak begitu paham tempat ini di mana 39:30 diak ngerti. 39:33 dari kampung kan. 39:34 Oke, silakan yang mau bertanya atau 39:37 memberi komentar silakan kami tunggu di 39:39 081119997 39:44 20. 39:47 Ustaz Adib eh. 39:49 Oh, iya. Bagaimana khamer di sana? 39:52 Apakah juga meraja rela di nompen atau 39:55 di mana? 39:56 Arak. 39:56 Hah? Arak. 39:57 Arak ya? 39:57 Arak ya? 39:58 Hammer. 39:59 Hammer. 39:59 Arak kan? 40:00 Iya. Iya. Oh, minuman arak di sana 40:03 sangat 40:06 melebihi air kosong kita. 40:08 Oh, melebihi air mineral ya. Air mineral 40:11 setiap tempat 40:13 setiap warung ada 40:14 setiap tempat kampung perdalaman miskin 40:18 seperti apapun ada minuman arak 40:20 ar mereknya macam-macam tuh ya. 40:21 Macam-macam bebas 40:23 alkohol ya. 40:24 Alkohol ini di sana. Oh ya Allah. 40:28 Tapi laku. 40:29 Oh, sangat laku. 40:30 Sangat digemari. 40:31 Sangat-sangat. 40:31 Sering ketemu enggak dengan orang mabuk 40:34 di jalan gitu? 40:35 Oh, banyak. Banyak sangat di sana. 40:37 Mereka tergeletak gitu mabuk ya. 40:39 Mereka mabuk di situ dulu biasanya 40:43 tidak jalan. Tapi untuk masalah arak 40:45 khabar ini w sangat apa? 40:48 Meraja lela ya bahasanya ya. 40:50 Begitu mereka dijelaskan mengenai Islam 40:53 dan bahwa minuman arak itu haram. 40:56 Bagaimana reaksi mereka? 40:58 Ya, sebahagian besar mereka mengatakan, 41:01 "Macam mana kita nak masuk Islam? Kami 41:03 masih mabuk [tertawa] sebagian." 41:06 Apa jawabannya? 41:07 Kita tidak peduli. Kita enggak apa-apa 41:09 mabuk aja. Yang penting syahadah dulu. 41:11 [tertawa] 41:12 Yang penting lailahaillallah muhammad 41:14 Rasulullah dulu masuk surga. Mau? Mau. 41:17 Ya sudah. Syahadah [tertawa] dulu. 41:20 Mabuk sih. Ya. 41:20 Iya. sama Nabi pun para sahabat juga 41:24 banyak sebelum diturunkan ayat 41:26 kan pengharaman arak pun tiga kali tiga 41:29 kali itu. 41:30 Heeh. 41:30 Bukan terus haram itu. 41:33 Jadi itu tidak dimasalahkan. 41:36 Tidak pakai kerudung atau apa kita yang 41:39 penting mau syahadah dulu. Saya aja dulu 41:41 tuh. Alhamdulillah. Dan syahadah dia itu 41:45 mereka niat seperti apa kita tidak 41:47 peduli. 41:47 H 41:48 ada yang mengatakan mungkin dia mau 41:50 bantuan, zakat atau mau dapat tak tepi 41:54 dulu. Kita tidak tahu hati iti apa isi 41:57 hati. Isi 41:58 yang penting mereka mau syahadah, 42:00 mau duduk dengar kita ceramah itu sudah 42:03 sebuah 42:05 anugerah yang luar biasa. Sudah 42:08 Ustaz Alif itu apa namanya? Mm. 42:13 Araknya itu atau minum keras itu sejenis 42:16 bir atau whisky? 42:17 Iya, bir. Bir, 42:18 bir. 42:18 He. 42:19 Heeh. 42:19 Betul-betul memabukkan. 42:21 Bir itu produk dari Kapoinja sendiri 42:23 atau produk dari luar? 42:24 Produk sendiri. Kebanyakan sendiri. 42:25 Sendiri. 42:27 Kilang arak banyak di sana. 42:28 Oh, 42:29 kalau rokok gimana? 42:30 Iya. 42:31 Rokok 42:31 ya sama juga rokok 42:33 sama juga 42:33 di sana 42:35 maksudnya bebas seperti itu. Tidak boleh 42:38 dicegah. 42:40 termasuk ganja. 42:42 Mm ganja itu apa ya? Yang narkoba itu 42:45 ya? 42:45 Apa? 42:46 Narkoba. Narkoba. 42:46 Narkoba. 42:47 Iya. Sangat banyak di sana. Sekarang 42:49 kita 42:50 saya pernah buat daurah 42:52 untuk menyadarkan sybab, pemuda-pemuda 42:55 tentang bahaya ini. Saya pernah buat 42:58 saya kumpul semua remaja-remaja untuk 43:01 menyadari mereka agar berjaga-jaga dari 43:04 hal-hal seperti itu. 43:06 Hmm. 43:08 dari pembuat nasi goreng. Nasi goreng. 43:12 Ee oh saya Aulia ingin bertanya kepada 43:16 Ustaz Adib. M sejauh ini betah tinggal 43:20 di Indonesia apa perbedaan dengan di 43:21 Kamboja? Terus semangat ya dalam 43:23 berdakwah Ustaz Adib. Apa perbedaan 43:26 Indonesia dengan Kamboja? 43:29 Perbedaan 43:31 dari sisi apa ya? [tertawa] 43:34 Soalan 43:34 dari segi kehidupan sosial ya misalnya 43:36 kehidupan sosial 43:38 kalau di sini alhamdulillah sebab 43:40 lingkungan kan lingkungan Islamik kan 43:43 jadi lebih bebas mau salat di mana-mana 43:46 tempat masjid 43:47 h 43:48 ada kan di sana hanya kampung sendiri 43:51 atau berdekatan kalau kita keluar memang 43:54 susahlah cari makanan halal 43:57 atau masjid kecuali kita tuju itu tempat 44:00 Islam juga. 44:01 Hmm. H 44:02 kalau tujuh tempat umum memang 44:06 apa nih susahlah soalan tadi kata betah 44:10 ke tidak kan [berdehem] 44:12 kalau soalan tuh betahlah duduk sini 44:15 makannya alhamdulillah selera semua 44:19 makanan 44:20 ketimbang Malaysia 44:21 ya 44:21 ketimbang Malaysia 44:22 ya ketimbang Malaysia saya Malaysia 14 44:24 tahun pun tidak ada makanan yang membuat 44:27 saya itu rindu [tertawa] 44:30 Indonesia apa 44:30 Indonesia Indonesia makanan dirindu kan 44:32 apa 44:32 ayam penyek bakso bebek [tertawa] 44:37 hampir semua rindu di sini 44:38 masyaallah 44:39 tapi Malaysia 44:41 kurang paling-paling 44:43 apa ini roti canai 44:45 ada rencana untuk tinggal Indonesia lama 44:49 insyaallah 44:49 waduh [tertawa] 44:50 jangan ditinggalin kamja nanti kasihan 44:52 enggak ada yang dwa di sana oke ini ada 44:55 yang n tanya nomor telepon ee Ustaz Adib 44:59 silakan disiapkan PAN Sama kertas Saya 45:01 akan bacakan nomornya. Tapi nomornya 45:03 nomor Kamboja ini. 45:04 Iya, nomor Kamboja. ee + 8 45:07 55 45:10 81 45:12 kemudian 766 45:14 317 45:17 + 8 55 81 45:23 7 45:25 66 45:28 3 45:30 1 7 45:33 nah Nah, 45:34 ee Ustaz Adib katanya di sana ada ee 45:38 masjid ee sirkal. Betul enggak? Di mana 45:40 itu? Di tengah-tengah bandar Penempen. 45:45 Itu siapa yang bangun? Orang Islam di 45:47 sini 45:47 ee dari Arab. 45:49 Oh, 45:50 ada yang dari Oman, ada dari tak pasti 45:53 tapi semuanya. 45:54 Tapi besar masjidnya. 45:56 Iya. 45:56 Menampung jemaah berapa? Banyak tuh. 45:58 Saya kurang kurang pastilah. Tapi tak 46:01 begitu besar sangat. 46:03 Hm. 46:04 Waktu salat Jumat full itu. 46:07 Oh, full 46:08 untuk orangorang Islam yang kerja di 46:11 bandar penumpen. 46:13 Oh, gitu ya. Hmm. 46:16 Masjid Asyirkal namanya. 46:18 Asyirkal. 46:19 Heeh. Itu masjid di belakang itu yang 46:22 Oh, yang dijadi jadi background di kalau 46:25 Anda lihat YouTube 46:26 ini di belakang backgroundnya adalah 46:28 Masjid Aar Circle. Bagus sekali 46:30 masjidnya ya. Masyaallah. 46:34 Hm. Terus ee Ustaz Adi e semangat dalam 46:38 berdakwah. 46:40 Selalu semangat ya, Ustaz ya. 46:41 Insyaallah. Insyaallah. 46:43 Oke, Ustaz. Ini minta Ustaz membacakan 46:46 Al-Qur'an. Silakan. Surat apa yang 46:48 dibaca ya Ustaz? 46:50 Adib bin Ghazali. 46:55 Eh, Ustaz dari Kamboja akan bacakan 46:57 Al-Qur'an untuk kita. Silakan. Surah 46:59 Fusilat ya. Fussilat. 47:04 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 47:10 Innalladzina 47:12 qalu rabbunallahu tsummastaqamu 47:18 tummaqamu 47:21 tatanazzalu alaihimul malaikatu 47:26 alla takhafu wala tahzanu 47:31 wa absyiru bil jannatillati 47:35 kuntum 47:36 tu'adun. 47:39 Nahnu auliyaukum 47:44 hayatid dunya wafil akhirah 47:49 wakum fiha maa tastahi 47:54 anfusukum 47:56 waakum fiha maa tadda'un 48:01 nuzulam 48:03 min ghaofurir rahim. 48:08 Waman ahsanu qulam 48:11 mimman 48:12 da'a 48:14 ilallahi waila shiha 48:19 waqala innani 48:22 minal muslimin. 48:28 Cukup. 48:29 Masyaallah. Sadaqallahulazim. 48:31 Masyaallah. 48:33 Baik, Ustaz Adib. ee kita seperti 48:35 dibatasi oleh waktu. Barangkali terakhir 48:37 ee doa untuk kita semua. Silakan, Ustaz 48:40 Adim. 48:42 Insyaallah kita tutupi majelis kita 48:44 dengan berdoa kepada Allah Subhanahu wa 48:46 taala. Bismillahirrahmanirrahim. 48:48 Alhamdulillahirabbil alamin. 48:50 Wasallallahu ala nabina Muhammad 48:52 waa alihi wasbihi ajmain. Allahumma inna 48:55 nasaluka ilman nafahq 48:58 thib wa amalan mutaqabbala. 49:00 Allahummaf'na bima 49:03 waimna ma yanfauna wazidna ilma amala. 49:07 Allahumarzuqna rizqan hasanan halalan 49:10 thyiban mubarokan fih. Allahumma inna 49:13 nasukal huda wat tuq walfa walina. 49:17 Rabbana atina fid dunya hasanah wafil 49:20 akhirati hasanat waqinazabanar. 49:23 Wasallallahu ala nabina Muhammad waa 49:26 alihi wasahbihi. Walhamdulillahiabbil 49:28 alamin. 49:29 Oke. Alhamdulillah. Terima kasih 49:33 Ustaz Adib bin Ghazali. 49:36 [berdehem] Ini kami bacakan lagi nomor 49:38 telepon dari Ustaz Adib bin Ghazali ya. 49:41 Silakan dicatat nomornya + 8 49:46 55 kemudian 81 49:50 kemudian 766 49:53 317 49:55 + 855 49:57 81 49:59 766 50:01 315. 50:03 Terima kasih. Kalau bahasa Kambojanya 50:05 apa? 50:07 Iya. Aun. [tertawa] 50:09 Terima kasih atas 50:10 kalau bahasa campanya un tepun. 50:13 Kun tepun. 50:14 Iya. Unun. [tertawa] 50:16 Terima k ya. E Ustaz Adif 50:20 senang sekali 50:21 bisa kedatangan Ustaz Adif di Rasil nih. 50:24 Oke. Saya Muhammad Krishna. Kemudian 50:27 Ustaz Iwan ini nih. Ustaz Iwan Setiawan 50:30 ya dari Arima Arimate ya. Ee atas apa 50:34 referensinya. Terima kasih Ustaz Iwan. 50:38 Kemudian Neza, kemudian ini teman-teman 50:40 dari PKL siapa namanya? 50:43 Rafa 50:45 sama Firja dan tentu saja Ustaz Algi 50:49 Fahrzi. Mohon pamit. Wabillahi taufik 50:51 walhidayah. Wasalamualaikum 50:52 warahmatullahi wabarakatuh. 50:53 Waalaikumsalam.