Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:14 Assalamualaikum warahmatullahi 0:16 wabarakatuh ikhwan akhwat 0:17 rahimakumullah. 0:19 Syukur alhamdulillah kita berada 0:21 bersama-sama kembali di acara Jendela 0:24 Sekolah Insan Mandiri Cibubur yang 0:27 mudah-mudahan kehadiran kali ini 0:31 mempersuasi kita semua terkait bagaimana 0:33 dengan pendidikan anak-anak kita. 0:36 Dan untuk hari ini 0:39 bahasannya yang tadi di off air di 0:43 bicarakan adalah terkait dengan masa 0:45 pengenalan lingkungan Ma'had. Dan yang 0:49 hadir di sini ada Ustaz Abdul Qadir 0:52 Assegaf LC 0:54 dan nanti di sesi berikutnya ada Ustaz 0:56 Hafidin SAG MA dan ada dua siswa yang 1:00 juga hadir di sini untuk bahasan terkait 1:03 dengan Ma'had Khulafaur Rasyidin ini. 1:06 Assalamualaikum warahmatullahi 1:07 wabarakatuh Ustaz. 1:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10 wabarakatuh Ibu. 1:12 Alhamdulillah sehat Ibu. 1:14 Jadi emm kepada Ustaz Abdul Qadir 1:17 Assegaf LC ini perlu pengen tahu banget 1:21 emm di Ma'had posisinya ngapain gitu. 1:25 [tertawa] 1:26 Siap Bu. 1:27 Emm Kameranya di sana. Oke. 1:30 Assalamualaikum warahmatullahi 1:31 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:33 warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih 1:34 Ibu Kuning ya. 1:36 Emm yang pagi hari ini semangat sekali 1:40 menyambut kita di 1:42 Radio Silaturahim. 1:44 Emm apa perkenalkan dulu nama saya Abdul 1:47 Qadir bin Abdullah Assegaf LC. 1:50 Saya 1:52 sekarang menjabat sebagai 1:55 mudir 1:56 atau kepala asrama, kepala asrama 1:59 Ma'had Khulafaur Rasyidin 2:02 eh IMC 2:04 yang baru 2:05 eh baru 3 bulan insya Allah 2:09 merapat di 2:11 Ma'had Khulafaur Rasyidin ini 2:13 eh 2:15 saya 2:17 eh lulusan Darul Habib 2:20 pondok pesantren di Sukabumi 2:22 eh 2:24 selama 10 tahun di tahun 2004 sampai 2:27 tahun 2014 kemudian melanjutkan 2:30 eh sekolah ke 2:33 Universitas Al-Ahqaf di Yaman 2:36 dari 2000 2014 sampai 2019 kemudian saya 2:41 berkhidmat kembali di Ma'had di tempat 2:44 saya dulu belajar 2:47 sampai saya mengambil sekarang sedang 2:50 mengambil master di Malaysia di 2:52 Universitas Zainal Abidin 2:55 eh di Terengganu 2:58 dan kemudian alhamdulillah diberikan 3:00 amanah untuk memegang eh murid-murid 3:03 SMPIT SMA Insan Mandiri di 3:08 divisi Ma'had 3:10 kurang lebih seperti itu 3:12 Keren banget ya ikhwan akhwat. Sementara 3:14 program yang ada di Ma'had sendiri apa 3:17 aja sih? 3:18 Kita punya program yang udah lama dan 3:22 inti yaitu yang pertama ada tahsin 3:25 tahsin itu adalah eh penguatan atau 3:29 pembenaran dalam pembacaan Alquran 3:32 nah jadi kita ambil dari tahsin atau 3:34 itqan jadi eh membaca Alquran bukan 3:37 hanya kita mengenali huruf tapi juga 3:39 membaca dengan bertajwid itu makna dari 3:43 tahsin kemudian setelah masuk dari fase 3:45 tahsin kita masuk juga ke fase tahfidz 3:49 yaitu menghafal Alquran dengan jenjang 3:51 yang berbeda melihat dari 3:53 kelas-kelasnya. 3:54 Kemudian ada yang namanya tamyiz. Tamyiz 3:57 ini metode memahami Alquran 4:00 dengan cara parodi, bernyanyi yang 4:03 membuat anak itu tertarik untuk membaca 4:05 Alquran. 4:07 Kemudian 4:08 ada yang terakhir yaitu bukan yang 4:10 terakhir ya, di antara 4:12 project-nya juga itu ini kalau tiga ini 4:15 memang project yang ada di Ma'had. He 4:17 em. Nah, yang keempat eee Project Based 4:21 on Quran. Ini biasanya eee diajarkan 4:24 atau diterapkan di sekolah. Apa itu 4:27 Project Based on Quran? Yaitu secara 4:30 gampangnya 4:31 eee kita 4:33 menja mencari jalan keluar dari masalah 4:36 yang anak-anak hadapi 4:38 dengan merujuk ke Alquran. 4:41 Merujuk Alquran, mencari jawabannya, mau 4:43 itu skala akademisi atau urusan pribadi, 4:48 gimana caranya anak-anak itu mendapatkan 4:51 jawaban dari Alquran. Karena kita tahu 4:53 Alquran ini 4:54 eee ma faratna fil fil Quran syai. 4:57 Eee yang intinya adalah tidak ada 5:00 satupun eee yang tersisa yang telah 5:03 dibahas di dalam Alquran. 5:05 Jadi 5:06 kurang lebih itu program-program 5:08 yang ada di Ma'had dan sekolah eee IMC 5:12 ini. Dan yang 5:14 apa namanya eee program yang baru He em. 5:18 Sebenarnya sih barunya dari segi lamanya 5:20 kali. Eee programnya itu program MPLM 5:23 yang tadi Ibu sudah sebutin yaitu eee 5:26 masa pengenalan 5:28 eee lingkungan Ma'had 5:30 ya selama 40 hari. 5:32 Seperti itu paling. 5:34 Jadi ada tiga T tadi ya, tahsin, tahfidz 5:39 sama tamyiz. Dan Based on Quran. Iya. 5:42 Oke, kalau ke dua siswa yang ada di sini 5:46 coba perkenalkan diri masing-masing 5:47 dong. 5:47 Ya, silakan. 5:50 Baik, bismillahirrahmanirrahim. 5:51 Assalamualaikum warahmatullahi 5:53 wabarakatuh. 5:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 5:55 Eh, perkenalkan nama saya Mikala 5:57 Pramadita Hafiz. Saya berasal dari kelas 6:00 10 di SMAIT Insan Mandiri Cibubur. Oke, 6:04 satu lagi Azam ya namanya ya. Coba. 6:07 Bismillahirrahmanirrahim. 6:08 Assalamualaikum warahmatullahi 6:09 wabarakatuh. Waalaikumsalam 6:12 Perkenalkan nama saya Sultan Khairul 6:13 Azam Pekaya. Saya berasal dari kelas 7 6:17 SMPIT Insan Mandiri Cibubur. Kelas 7 dan 6:20 10 nih ikhwan-ikhwan. Pertanyaan ke Azam 6:23 dulu deh. Apa yang dirasain ketika 6:27 pertama kali masuk ke lingkungan ma'had 6:29 ini? Terus gimana juga caranya bisa 6:31 ngelewatin program-program yang ada di 6:33 sana? 6:34 Eh, jadi hal yang pertama kali saya 6:36 rasakan pas masuk ke dalam ma'had ini, 6:39 Ehem. saya merasa sangat senang dan 6:42 bersemangat juga. Karena saya merasa 6:45 bahwa di ma'had ini 6:46 saya bakal ngalamin 6:48 pengalaman-pengalaman yang menurut saya 6:50 seru gitu. Ehem. Kemudian bakal ada juga 6:54 program-program yang menarik. 6:57 Kemudian eh, untuk 7:00 cara melewati saya saya cara saya 7:03 melewati program 40 hari itu, 7:05 eh, sebenarnya sih saya oke-oke aja ya 7:08 sama 7:09 programnya. 7:11 Saya juga senang karena bisa mendapatkan 7:14 banyak sekali teman. Kemudian di dalam 7:16 program itu banyak sekali 7:18 aktivitas-aktivitas 7:20 yang seru. 7:21 Yang menarik untuk saya. 7:23 Akhirnya saya makin betah untuk tinggal 7:26 di ma'had Khulafaur Rasyidin itu. 7:29 Prosesnya berapa hari tadi? Prosesnya 40 7:31 hari. 7:31 40 hari. 40 hari enggak ketemu ayah, 7:33 enggak ketemu ibu. Enggak apa-apa tuh? 7:35 Enggak apa-apa. Yakin? 7:36 Iya, yakin karena Keren banget. Eh, 7:39 sementara untuk Mikala sendiri kan 7:42 pernah ikut sebelumnya kan untuk MPLW 7:46 dibanding dengan yang sekarang ini, 7:48 perbedaannya apa tuh? 7:50 Kalau perbedaan yang terlihat secara 7:52 signifikan tuh pertama dari durasinya. 7:54 Kalau dulu saya tuh waktu kelas 9 7:57 MPLM itu hanya berdurasi sekitar 3 8:00 sampai 4 hari. Sekarang 40 hari ya. 8:03 Sekarang jadi 40 hari. Dan terlihat juga 8:06 dari sisi pembentukan karakter ya, 8:08 karena kalau MPLM tahun lalu itu dia 8:11 lebih ke 8:12 hanya pengenalan gitu, pengenalan 8:14 lingkungan ma'had, program-programnya 8:16 dan lain-lain. Tapi kalau sekarang kita 8:17 juga dididik untuk ee 8:21 memperbaiki karakter kita, moral, akhlak 8:23 dan lain-lain. Serta kedisiplinan yang 8:25 paling utama. 8:27 Jadi 8:28 kalau diperluas lagi program 40 hari 8:32 yang sekarang dibandingkan dengan tahun 8:34 sebelumnya itu apa yang di 8:37 ee 8:38 raih atau didapatkan? 8:40 Ee 8:42 kalau untuk poin utamanya tentang 8:44 kedisiplinan sih. 8:47 Jadi lebih disiplin gara-gara di penjara 8:50 40 hari ya salah. 8:51 [tertawa] 8:52 Dalam didikan yang sungguh sangat luar 8:54 biasa sekali. 8:56 Terus kesan terhadap ee MPLM 40 hari ini 9:01 bagi Mikala seperti apa kesannya dulu 9:05 ya. 9:05 Kalau tuh kalau kalau kesan sih 9:08 alhamdulillah saya sangat senang dan 9:10 juga bersyukur dapat menjalani program 9:12 MPLM 40 hari ini ya, karena 9:15 ee pertama dari sisi ibadah ya saya juga 9:18 jadi lebih teratur lebih disiplin lagi 9:22 dan lebih rajinlah ya. 9:25 Lebih rajin, lebih disiplin. Itu kan ee 9:28 apa namanya 9:30 kesan dan yang didapat. Terus kalau 9:34 terkait dengan harapan 9:36 ee gimana yang bisa kamu peroleh? 9:39 Kameranya di sana sayang. Oh iya. Kalau 9:41 untuk harapan saya 9:43 pada program ini semoga 9:45 eh ke depannya bisa jadi lebih baik lagi 9:48 dan 9:49 eh 9:50 banyak hal-hal menarik gitu di MPLM MPLM 9:53 pada tahun-tahun berikutnya. 9:56 Jadi 9:57 penginnya persisnya kalau ada lagi, kan 9:59 masih masih di sini kan tahun depan 10:01 juga? 10:01 di sini. He em. Harapan tertentunya 10:03 terkait MPLM ini untuk next program? 10:07 Harapan tertentu? 10:08 Ehm 10:10 durasinya kurang. Nah, [berdehem] kalau 10:12 bisa 2 bulan gitu ya. 10:13 [tertawa] 10:14 2 bulan kan berarti 60 hari ya lumayan. 10:17 Oke, sekarang kembali ke Azam deh. 10:21 Selama mengikuti 40 hari 10:24 apa nih yang berubah dari eh Azam? 10:27 Banyak banget dong yang berubah. 10:28 Iya, diceritain dong kan pengin dengar 10:30 orang. Pertama dari sisi ibadah. He em 10:32 he em. Iya kan, saya dari sisi ibadah 10:34 itu memang eh banyak sekali yang berubah 10:37 seperti 10:39 saya sekarang lebih sering salat malam. 10:41 He em he em. Kemudian salat sunahnya 10:44 lebih sering dijalankan. 10:47 Enggak bolong-bolong gitu. Iya, tidak 10:48 bolong-bolong. Kemudian terakhir eh 10:51 sekarang saya sudah 10:53 eh lebih 10:54 apa ya, salat berjamaah gitu. 10:57 Bersama. 10:58 Sadar diri bahwa lebih bagus salat 11:00 jamaah dibanding salat sendiri gitu ya. 11:02 Terutama salat wajib He em he em. memang 11:03 bagusnya kalau berjamaah. He em he em. 11:06 Terus kira-kira ada enggak respon ayah 11:09 bunda selama Azam mengikuti ini? 11:13 Respon? He em he em. Tentu saja ada 11:14 dong. Seperti apa gerangan? Seperti 11:18 respon bangga terhadap saya karena sudah 11:21 eh 11:22 berhasil 11:24 eh 11:26 mengubah pola hidup dari yang buruk 11:29 menjadi yang baik gitu. 11:31 Eh jadi ada kebanggaan tersendiri ya. 11:34 tersendiri juga sebenarnya. 11:35 Insya Allah. 11:36 Emm, sementara Ustaz Abdul Qadir Assegaf 11:41 LC sebagai pembina dari dua siswa ini, 11:45 emm, 11:45 dari sudut pandang Anda sendiri 11:47 kira-kira seperti apa kemajuan yang 11:50 memang mereka alami? 11:52 Eee, oke. 11:54 Kalau langsung spesifik dua ini ya. 11:56 Heeh, dua ini dulu. 11:58 Eee, untuk Azam dulu ya. Untuk Azam, 12:01 jadi kelihatannya memang Azam ini bisa 12:04 dibilang anak yang dekat sekali kepada 12:07 orang, kedua orang tua gitu. Ya, kalau 12:09 bahasa ininya manjalah. 12:11 [tertawa] 12:12 Sangat dekatnya. 12:13 Berarti berat tuh ya 40 hari enggak 12:15 ditengokin. 12:16 [tertawa] 12:16 Tapi memang kelihatan dari mukanya sih 12:19 ada rasa sedih, tapi dia coba untuk, apa 12:22 namanya, eee, 12:24 hadapin gitu. Dan dia juga jarang juga 12:26 untuk ngelapor-ngelapor ke 12:28 musyrif, ke ustaz gitu kan. Dan kalau 12:32 Azam memang untuk ukuran bangun malam 12:35 dan yang lain, keduanya sih memang 12:37 alhamdulillah gampang dibangunin. Kita 12:39 kan memang eee, jam eee, 03.30 itu kita 12:43 briefing dengan musyrif-musyrif. 12:45 Kemudian eee, jam 04.00 kita bangunin 12:48 anak-anak, itu enggak perlu susah-susah. 12:51 Cukup dengan suara aja, ayo bangun 12:54 bangun bangun, mereka sudah 12:55 alhamdulillah sudah bisa. Sudah sudah 12:57 langsung beranjak dari kamar tidurnya 13:00 gitu. Eee, 13:01 enggak enggak ada kesulitan, kesulitan 13:04 yang sangat gitu. Itu kalau Azam dan 13:05 juga kalau Mikaela mungkin lebih karena 13:08 dia sudah Kelas 10 ya. 13:11 Eee, kelas 10 dan juga dia, apa namanya, 13:14 beliau ini sudah pernah di SMP kan, di 13:17 kelas, kelas 9. Tentu adaptasinya lebih 13:20 mudah. Hanya durasi tadi aja, durasinya 13:23 karena agak panjang sedikit ya itu 13:26 menjadi apa ya, problem eee, buat 13:28 anak-anaklah bagaimana orang tuanya 13:31 yang banyak ee 13:34 memberikan teks, "Ustaz, gimana kalau 13:37 anak saya saya mau bawa pulang? Mereka 13:39 kangen dan lain sebagainya." Oh, ada ya? 13:41 Oh, banyak sekali, Bu. Banyak sekali 13:43 mereka kangen, pengin ketemu. Dan kita 13:46 berusaha sekuat tenaga yang memastikan 13:49 mereka itu bahwa anaknya sekarang lagi 13:51 mencapai apa namanya ee hasil yang 13:55 maksimal lah, seperti itu. 13:58 Kalau 40 harinya ee kalau saya bisa 14:01 ambil dari ayat Alquran di dalam ee 14:05 salah satu ayat yaitu surat Al-A'raf 14:08 disebutkan "Wa wa'adna Musa salatsina 14:10 lailataw atmamnaha bi'asrin fatamma 14:12 miqatu rabbihi arba'ina laila." 14:16 Ketika Nabiullah Musa ingin bertemu 14:18 dengan Allah subhanahu wa taala 14:20 maka Allah memberikan syarat pertemuan 14:23 tersebut Nabi Musa itu lebih fokus 14:26 beribadat itu selama 40 hari. Mungkin 14:29 banyak ee apa namanya kegiatan-kegiatan 14:32 Islamik yang berbasis durasi 40 hari 14:35 bisa mengambil dari ayat ini. Jadi, ya 14:38 kita mengambil dari Alquran, iqtida bil 14:41 Alquran. Nah, kenapa 40 hari? Ya, karena 14:44 Nabi Musa pun ketika ingin bertemu sama 14:46 Allah 14:47 ee dikasih syarat 40 hari, seperti itu. 14:50 Tapi kalau nanti ada perubahan, itu kan 14:53 yang namanya evaluasi bisa bisa apa 14:56 namanya kita kita terima saja, enggak 14:59 enggak enggak apa namanya, enggak kaku 15:01 lah, seperti itu, Bu. 15:03 Kalau 15:04 dibandingkan dengan kan banyak 15:06 pesertanya, enggak cuma dua ini, kan. 15:08 betul. Adakah kesulitan tertentu yang 15:09 dihadapi oleh pembimbing? Masyaallah, 15:12 ini yang paling pertanyaan yang paling 15:15 Yang paling harus dijawab kali ya. 15:17 Betul. 15:18 Alhamdulillah, untuk kita yang pasti 15:22 punya tim. ya Bu ya. Kita punya tim yang 15:24 solid, ada Ustaz Hafidin, ada 15:27 ustaz-ustaz yang lain yang mereka itu 15:30 memang sudah memiliki pengalaman yang 15:34 masya Allah, 15:35 karena mereka bukan apa namanya, baru 15:39 pertama masuk IMC, sebelum-sebelumnya 15:41 mereka sudah pernah mengajar di berbagai 15:44 sekolahan. Mereka punya pengalaman yang 15:47 solid menghadapi anak-anak yang kita 15:49 katakan tantrum lah. Itu banyak sekali 15:52 yang 15:54 beberapa nama yang memang 15:57 di awal-awal itu nangis, mereka biasanya 16:00 makannya itu makanan 16:02 Disuapin, eh salah. 16:03 [tertawa] 16:03 Makanan GoFood, he eh, jadi makannya itu 16:06 kalau enggak mi ini, mi itu, wah, masya 16:09 Allah, tabarakallah. Seminggu itu ada 16:11 satu ustaz yang memang dia itu 16:13 benar-benar kerja seminggu. 16:16 Ustaz Abdullah itu seminggu benar-benar 16:18 bisa-bisaan buat gimana caranya, 16:21 alhamdulillah anak ini betah. 16:23 Dan 16:24 kita bisa apresiasikan kepada 16:26 musyrif-musyrif. Enggak ada satu pun 16:28 anak yang berhenti di masa MPLM, 16:31 alhamdulillah. Ya, dan seterusnya. Jadi 16:33 itu kan membuktikan bahwasanya 16:36 jerih payah dari musyrif 16:38 itu membuahkan hasil. 16:40 Ya, jadi ada beberapa anak-anak yang 16:43 memang bisa dibilang sangat-sangat 16:46 kita kesulitan untuk menghadapinya. Tapi 16:48 ya itu tadi, karena anak-anak jadi masih 16:50 dalam apa koridor yang wajar. 16:54 Cerewet apapun mereka masih bocah gitu 16:57 ya. 16:57 Iya, betul. Masih alhamdulillah kita 16:59 masih bisa lah untuk ngarahinnya gitu. 17:03 Dan jumlahnya paling ada cuman di antara 17:05 itu jumlahnya lebih ke tiga empat orang 17:08 aja, Bu. Sisanya itu alhamdulillah 17:10 mereka mau ngikutin. 17:12 Yang parah banget ya, empat orang lah, 17:14 empat orang. 17:16 Ya. 17:17 Kebanyakan dari kelas 7. Ya 17:19 teman-temannya Azam semua. 17:20 [tertawa] 17:21 Kebanyakan. 17:22 Karena mereka ya baru kan. He em. Baru. 17:25 Iya, kalau 3 hari dibanding 40 hari 17:28 bedanya jauh banget. 17:29 Oh betul, betul. 17:30 anak-anak beda banget, bagi yang 17:33 membimbing pun juga sama. Betul sekali, 17:36 40 hari iya. 40 hari musyrifnya juga 17:39 enggak kemana-mana, pembimbingnya juga 17:41 enggak kemana-mana. Ya di situ aja udah. 17:44 Ya oke, harapan terkait dengan posisi di 17:48 situ. 17:51 Seperti apakah gerangan? Eee kalau 17:53 harapan saya ya insya Allah kita 17:56 berharap bisa membangun karakter 17:59 manusia. Pertama yang memiliki keilmuan. 18:03 Eee sains dan juga tapi berlandaskan 18:06 pada Alquran dan sunah. 18:08 Berlandaskan tentang Islamic, jadi 18:10 bagaimana dia seorang pembisnis tapi 18:12 yang Islamic. 18:14 Bukan Islamic tapi yang berbisnis, bukan 18:16 berbisnis. 18:16 Jangan dibalik-balik gitu. 18:18 tapi dia boleh dia menjadi seorang 18:21 influencer tapi yang Islamic, menjadi 18:23 seorang pembisnis yang Islamic, menjadi 18:25 seorang arsitek yang 18:28 yang didasari dengan Islamic, bukan 18:30 kebalikannya, bukan mencari agama. Tapi. 18:34 Eee mengambil kesempatan dalam eee 18:37 berdagang agama seperti itu. Sebenarnya 18:39 sih lebih ke situ sih, jadi anak-anak 18:41 itu bebas dia mencari. Eee cita-citanya, 18:44 tapi. Dasar. Dasar. Eee keilmuannya atau 18:48 dasar eee pengetahuannya itu mereka 18:51 sudah tahu tentang akidah. Tentang 18:53 syariat dan juga tentang. Al ihsan. 18:56 Tentang kedekatan diri kepada Allah 18:58 subhanahu wa taala. Harapan kita. 19:00 Sebagai eee asatizah, sebagai mudir, 19:03 musyrif. Gimana anak-anak ini memiliki 19:05 karakter nabawi. 19:08 Seperti itu. 19:09 Jadi terkait dengan bagaimana membuat 19:12 anak-anak yang kita sayangi ini mandiri, 19:15 kemudian juga em memiliki kebersamaan di 19:20 antara mereka, itu sudah terasa banget 19:23 ya kalau 40 hari di kalau 19:25 kurang dari itu waktunya. 19:27 Iya betul, alhamdulillah tuh kelihatan 19:30 lah hasilnya. Walaupun tetap kita terus 19:32 harus ada pengawalan. Ehem. 19:35 Ini bukan akhir dari apa namanya 19:38 pencapaian. 19:39 [tertawa] 19:40 Masih ada lembar-lembar berikut, 19:42 langkah-langkah berikut yang harus 19:44 ditempuh. Betul sekali. 19:45 Baik tadi di awal Ikhwan Akhwat saya 19:47 bilang ada lagi ee Ustaz Hafidin S.Ag., 19:52 M.A. yang juga akan hadir. 19:54 Iya. Nanti kita jeda sejenak, sebelumnya 19:56 saya ingin informasikan bahwa SMAIT 19:59 Insan Mandiri Cibubur yang merupakan 20:02 boarding school ini itu ada beasiswa 20:05 loh. Ya. Jadi program beasiswa ini untuk 20:09 tahun 2026, 2027 terbatas kuotanya cuma 20:14 10. Nah untuk itu ee silakan kalau mau 20:18 mendaftar program unggulan di ee PPDB 20:23 SMA Insan Mandiri Cibubur ini di 20:26 antaranya adalah project based on Quran 20:29 seperti yang tadi disampaikan oleh Ustaz 20:32 Abdul Qadir dan juga 20:34 desain cita-cita, ada juga tahfiz Quran 20:37 dan Quran camp, kemudian English as 20:40 second language dan bimbingan belajar 20:43 persiapan masuk ke perguruan tinggi 20:46 negeri. Ekskul pilihannya juga banyak 20:49 lumayan. 20:50 Kalau enggak salah ada sekitar 16 ya. 20:53 Iya. Baik nanti kita lanjutkan kembali 20:55 informasi pendaftaran di ujung acara ini 20:57 akan kami sampaikan, sementara kita jeda 20:59 sejenak menunggu kehadiran 21:02 Ustaz Hafidin S.Ag., M.A. 21:07 [musik] 21:15 [musik] 21:20 Terima kasih masih bersama Radio 21:22 Silaturahim untuk Islam yang satu di 21:25 acara Jendela Sekolah yang sedang 21:27 membahas terkait dengan 21:30 Ma'had Khulafaur Rasyidin. 21:33 Nah, seperti yang tadi saya bilang ada 21:36 satu lagi pembimbing yang hadir ke ruang 21:38 kita yaitu Ustaz Hafidin S.Ag. 21:43 Tolong perkenalkan diri dong. 21:45 Sebagai apakah gerangan di Ma'had? 21:48 Baik, terima kasih atas waktunya Bu 21:49 Nuning. Assalamualaikum warahmatullahi 21:52 wabarakatuh. Waalaikumsalam 21:54 warahmatullahi wabarakatuh. Eh, 21:55 perkenalkan eh nama saya Muhammad 21:57 Hafidin. Eh, saya di Ma'had sebagai 22:00 wakil mudir Ma'had Khulafaur Rasyidin. 22:04 Insyaallah eh di tahun ini 22:06 eh ada 22:08 ada kegiatan-kegiatan [berdehem] 22:09 yang tadi sudah dijelaskan dari awal 22:12 oleh Ustaz Abdul Qadir. 22:13 Ada program-program unggulan yaitu ada 22:16 tahsin, tahfid, kemudian ada tamyiz dan 22:19 ada project based on Quran. 22:22 Nah, kalau based on Quran itu 22:23 diaplikasikannya di sekolah. Eh, namun 22:26 di tahun ini ada sedikit berbeda, ada 22:28 hal yang baru yaitu MPLM 40 hari itu 22:31 tadi. 22:32 Bu Nuning. 22:34 Heeh. Nah, untuk MPLM 40 hari ini eh 22:37 tentunya ada rundown kegiatannya. 22:40 Eh, yang sangat-sangat eh mungkin eh 22:44 bagi anak-anak mungkin akan kaget dengan 22:46 nanti adanya kegiatan-kegiatan namun itu 22:49 akan berdampak besar untuk perubahan 22:51 anak-anak. 22:53 Nah, kegiatannya apa saja? Kegiatannya 22:56 yaitu 22:57 eh ada yang namanya 10 hari pertama, 10 23:01 hari kedua, 10 hari ketiga, dan 10 hari 23:04 keempat. Nah, 10 hari pertamanya apa? 23:07 Yaitu tentang 23:09 kebersihan. Jadi, 10 hari full anak-anak 23:12 di hari pertama ini 23:14 eh full kegiatannya kebersihan, Bu. 23:17 Jadi, ba'da subuh, setelah anak-anak 23:20 salat subuh, kemudian anak-anak baca 23:22 zikir, kemudian dilanjutkan dengan 23:24 tadarus Alquran, 23:26 itu kemudian anak-anak langsung 23:28 memegang sapu masing-masing, menyebar ke 23:31 tempat masing-masing yang sudah 23:32 ditentukan, 23:34 itu langsung bersih-bersih. 23:36 Seperti itu. 23:39 Itu 23:40 di eh 23:42 10 hari pertama. Betul, 10 hari pertama. 23:45 Terus yang keduanya ngapain? 23:46 Oke, eh untuk 10 hari kedua, itu ada 23:49 yang namanya kedisiplinan kegiatannya. 23:52 Nah, di kedisiplinan ini tentunya 23:54 anak-anak ini dipersiapkan supaya 23:56 disiplin waktu yang paling pertama. Baik 23:59 dari waktu salat, kemudian waktu tidur. 24:03 Jadi, tidurnya enggak boleh begadang, 24:05 itu sudah kami siapkan juga semuanya. 24:07 Dan eh saat pemberangkatan sekolah. 24:10 Nah, khususnya eh sebelum anak-anak 24:13 bangun tidur itu, kita semuanya tadi 24:15 yang sudah disampaikan bahwa ada 24:17 briefing subuh, eh para asatidnya 24:19 sebelum membangunkan, 24:21 itu anak-anak bisa diajak tahajud. Nah, 24:24 di 10 hari kedua itu fokus untuk 24:27 disiplin dari bangun tidur, kemudian 24:32 berangkat ke sekolah, 24:33 kemudian eh tidur malam, dan tepat waktu 24:37 dalam melaksanakan ibadah salat. Nah, 24:40 itu anak-anak harus didisiplinkan waktu 24:43 selama 10 hari. Artinya, 10 hari pertama 24:46 selesai, itu kita enggak menghilangkan 24:48 10 hari pertama. Iya. Artinya, dia 24:50 lanjutkan. 10 hari kebersihan selesai, 24:53 lanjut 10 hari kedua yaitu terkait 24:55 kedisiplinan. Nanti 10 hari kedua 24:57 selesai, kebersihan selesai, disiplin 25:00 selesai, dilanjutkan di bab ubudiyah 25:03 atau bagian ibadah-ibadah di mahad. Nah, 25:06 itu terus berlanjut sampai 40 hari. 25:11 Diakhiri dengan 10 hari terakhirnya? 10 25:13 hari ketiganya yaitu tentang ubudiyah 25:15 tadi. Kemudian ubudiyah ee terkait 25:18 tentang 25:19 ee dasar-dasar anak dalam ibadah, 25:22 tentunya di wudu, kemudian salat, 25:25 kemudian di bab-bab fikihnya kita itu 25:27 semuanya dijelaskan di 10 hari ketiga. 25:30 Nah, di akhirnya itu ee 10 hari keempat 25:33 yaitu ada kemandirian. 25:35 Nah, kemandirian ini mengulang kembali 25:39 dari 10 hari pertama, 10 hari kedua, dan 25:42 10 hari ketiga itu diulang kembali agar 25:44 anak ini 25:46 apa namanya tertanam dalam dirinya yaitu 25:49 terbangun karakter yang bagus. Dia bisa 25:52 bersih-bersih, 25:53 dia bisa mencuci piring sendiri yang 25:55 tadinya di rumah belum tentu nih kalau 25:57 makan masih diambilkan 26:00 ya sama mbaknya yang di rumah. Kalau 26:02 misalnya di kamarnya belum bisa 26:03 beres-beres, kita ajarin. 26:06 Ada namanya 5R untuk membersihkan dan 26:08 merapikan kamarnya anak-anak sendiri. 26:11 Nah, itu anak-anak insyaallah sekarang 26:13 sudah bisa semuanya. Tinggal bagaimana 26:15 cara membudayakan 26:17 dan anak-anak itu istikamah dalam 26:20 melaksanakan kebersihan, kedisiplinan, 26:23 ibadah, dan kemandirian itu. Oke. 26:27 Bicara soal menerapkan empat di dalam 40 26:31 hari ini 10 hari 10 hari, tantangan yang 26:33 paling berat di bagian mana? Apakah 26:35 disiplin, apakah bagian kemandirian, 26:37 atau di bagian kebersihan 26:40 bagi pembimbing? Baik. 26:43 Ee kami jawab tantangan yang paling 26:45 berat itu ee sebenarnya di istikamahnya, 26:48 Bu. Oke. Gitu. Jadi, kita kalau membuat 26:51 program itu ee apalagi ini programnya 26:54 ini namanya membangun karakter. Jadi 26:56 kita enggak meninggalkan setelah 40 hari 26:58 ini selesai sudah, enggak. Tapi 27:01 alhamdulillah sampai sekarang, walaupun 27:03 toh sudah lewat 40 hari, tapi program 27:06 kita masih berjalan sampai sekarang. Nah 27:08 ini gimana caranya kita harus, kalau 27:11 memang kita sudah lelah, ayo gimana 27:15 caranya ini ini istikamah bagaimana ini 27:17 supaya berkelanjutan terus, konsisten. 27:20 Nah itu beratnya di situ. Maka 27:22 ee kita harus bersama-sama baik dari 27:25 musyrif, baik dari anak-anaknya itu kita 27:28 harus ayo kita sama-sama, karena ini 27:30 programnya bagus, programnya baik, kita 27:33 mesti jaga, kita mesti jalankan 27:36 bersama-sama agar anak-anak ini nanti 27:39 keluar dari Insan Mandiri Cibubur 27:41 menjadi pribadi-pribadi dan mempunyai 27:44 karakter yang bagus. Punya 27:45 bersih-bersih, bisa nyapu, bisa 27:47 membersihkan kamarnya itu sudah keren 27:50 lho, Bu. Iya, laki-laki lagi. 27:52 Iya, laki-laki ya kan. 27:54 Kemudian disiplin dalam ibadahnya, 27:57 disiplin dalam pemberangkatan ke 27:58 sekolah, kemudian ibadahnya sudah bisa 28:01 dasar-dasarnya secara ilmu diamalkan. 28:04 Nah itu yang akan ee menanamkan dalam 28:08 diri anak-anak. 28:10 Oke. Sekarang mau nanya sama Azam nih. 28:13 Terkait dengan program yang tadi barusan 28:15 kita dengar, soal em 28:18 apa namanya 28:20 kebersihan 28:21 yang ada di tempat di Mahad ini, itu 28:26 gimana? 28:28 Seberapa 28:29 kontribusinya untuk bisa menjaga 28:31 kebersihan, terus itu merupakan hal yang 28:34 susah apa enggak? Kan di rumah enggak 28:35 pernah ngapa-ngapain tahu gitu. Terus di 28:37 situ punya ee kewajiban-kewajiban 28:39 hal-hal tertentu terkait dengan 28:41 kebersihan itu di area Mahad, gimana 28:45 menurut Azam? 28:47 Jadi kan 28:48 eee di Ma'had 28:51 itu 28:52 ada program Ehem. iya kan programnya itu 28:56 piket sesuai area masing-masing 28:59 nah 29:00 jadi kita itu eee setiap pagi sebelum 29:04 berangkat sekolah kita selalu 29:06 melaksanakan program itu 29:08 yaitu kita piket sesuai area 29:10 masing-masing areanya itu 29:12 bermacam-macam Ehem. 29:14 eee kalau di angkatan saya kelas 7 ini 29:18 kamar 1 29:20 itu 29:21 ada di bersih-bersih di mushola terus 29:24 kamar 2 29:26 bersih-bersih di halaman 29:28 kamar 3 membersihkan eee merapikan 29:31 sandal terus kamar 4 membersihkan di 29:33 depan kantor gitu 29:35 Jadi masing-masing dengan tugas 29:36 masing-masing. 29:37 pernah ditukar-tukar gitu. eee 29:40 per minggu nanti ditukar ganti-ganti 29:43 jadi ada kayak 29:45 eee iya sistem tukarnya gitu Iya iya. 29:48 Sementara untuk Mikala sendiri 29:51 ya sama sih soal kebersihan ini itu 29:53 gimana respon 29:55 eee Mikala terhadap 29:57 proses terkait dengan 4 yang tadi 30:00 disebutkan oleh eee Ustad 30:04 Muhammad 30:05 Khafidin itu menurut Mikala sendiri 30:09 seperti apa terkait dengan eee menjaga 30:11 kebersihan di Ma'had? 30:14 Oke kalau untuk kebersihan ya 30:16 alhamdulillah eee 30:19 10 hari pertama ini tentunya sangat 30:21 membantu saya ya seperti yang tadi sudah 30:23 Azam sebutkan eee kami itu setiap pagi 30:26 sebelum berangkat sekolah dibagi-bagi 30:28 kalau di angkatan saya tuh 30:30 biasanya kamar 5 tugasnya untuk eee 30:33 contoh merapikan sandal Ehem. kamar 6 30:36 tugasnya membuang sampah dan kamar 7 30:39 tugasnya menyapu halaman halaman kantor 30:41 dan lain-lain. 30:43 Nah, tentunya dari kegiatan-kegiatan ini 30:45 jika dilakukan secara terus-menerus dan 30:47 istikamah akan 30:49 eee 30:50 akan membuat hal itu sebagai kebiasaan 30:52 gitu ya. He em. Jadi, eee 30:54 kebiasaan-kebiasaan itu pun tentunya 30:56 akan terbawa sampai ke rumah ketika 30:58 sedang perpualangan atau apa. 31:00 Jadi, contoh yang biasanya 31:03 saat bangun tidur spreinya itu harus 31:06 eee dirapikan oleh orang tuanya eee 31:08 karena ada program 5R tentunya ya yang 31:11 paling utama. Karena ada program 5R, 31:13 jadi santri itu bisa eee membersihkan 31:15 kasurnya sendiri. Lalu, kalau untuk di 31:18 dapur setelah makan membersihkan 31:20 piringnya sendiri. Lalu, eee 31:23 membersihkan kamar sendiri dan 31:25 lain-lain. 31:27 Jadi, kasur enggak jadi berantakan ya. 31:29 Iya, betul. Semua baik spreinya, 31:32 selimutnya diberesin. 31:34 Kembali ke Ustaz eee Muhammad Khafidin 31:38 terkait dengan 5R tadi kayaknya pengin 31:40 tahu jelas persisnya deh. Baik. 31:44 Baik, Mbak Nunung untuk 5R itu eee 31:46 singkatan R-nya itu ringkas, He em. 31:49 rawat, rajin, rapi, dan 31:54 rajin. Bersih. 31:55 Bersih. Nah, resik, ringkas, rapi, rajin 31:58 sama rawat. Nah, ini anak-anak ini 32:01 khususnya untuk di Mahad, anak-anak ini 32:04 selalu membersihkan dan merapikan 32:06 kamarnya. Itu namanya disebut 5R. Dan 5R 32:09 ini semua baik eee dari santrinya maupun 32:13 ustaznya harus bisa secara personal. 32:15 Jadi, kita bisanya perorangan, jadi 32:17 enggak berkelompok, enggak berkamar, 32:19 tapi anaknya harus bisa. Misal, satu 32:21 kamar ini ada delapan orang, 32:23 ada satu anak yang eee 32:27 notabenenya kasurnya ini 32:29 masih bergelombang, artinya 32:31 apa namanya spreinya itu masih 32:32 gelombang. Jadi, spreinya itu enggak 32:34 mulus gitu. Nah, itu kita langsung 32:36 datengin, ini coba kamu rapikan. Kita 32:39 langsung dampingin di sampingnya supaya 32:41 one by one gitu. [berdehem] 32:43 Nah, ya enggak semuanya mulus Bu, tapi 32:45 ada aja setiap kamar ada yang satu, ada 32:48 yang dua dan itu kita terus dampingin 32:51 supaya tadi untuk menumbuhkan karakter 32:54 yang budaya resik atau 5R itu bagus. 32:58 Itu. Nah, tentunya 5R ini juga ada 33:01 penilaian. 33:02 Oh ya? 33:03 Ya, jadi setiap lantai tingkatan lantai 33:05 kita di sini ada lantai satu kelas 7 dan 33:07 kelas 10, lantai duanya ada kelas 8 dan 33:10 kelas 11, kelas lantai tiganya itu ada 33:12 kelas 9 dan kelas 12. Itu setiap pagi 33:16 dan sore ada anak yang bertanggung jawab 33:19 untuk melihat kamarnya. Jadi dinilai, 33:22 kamar ini nilainya sekian, kamar ini 33:25 nilainya sekian. Terus nanti setiap 33:27 sebulan sekali sebelum perpualangan itu 33:30 kita umumkan. 33:31 Jadi kamar terbersih 33:34 itu kita umumkan. 33:36 Ada pialanya, pialanya bergilir tuh. 33:39 Oh, jadi itu nanti untuk minggu 33:41 berikutnya atau Bulan-bulan berikutnya. 33:44 si piala itu pindah ke yang paling 33:45 bersih lagi. 33:46 Betul sekali. He em, he em. Nah, kalau 33:48 ada yang kamar paling eh belum bisa atau 33:51 artinya masih pendampingan khusus, nah 33:53 itu nanti yang mendampingi itu adalah 33:55 kamar yang mendapatkan 33:57 kamar terbersih gitu. 34:00 Iya, iya. Kalau menghadapi disiplin 34:02 lebih gampang dibanding kebersihan ya? 34:04 Kalau untuk iya, kalau tadi kalau kalau 34:06 kedisiplinan ya tadi sama sebenarnya 34:08 sama ya. 34:09 Eh untuk disiplin itu ya kita tinggal 34:11 cek. Eh sebenarnya ini kebersihan ini 34:13 Bu, ini runtutannya anak setelah halaqah 34:17 supaya tidak ada yang istirahat, enggak 34:20 ada yang santai-santai. Jadi anak itu 34:22 punya kegiatan. 34:23 Kegiatannya yaitu bersih-bersih, 34:25 kemudian dia langsung mandi setelah 34:26 bersih-bersih biar badannya juga bersih, 34:29 dia langsung langsung 34:30 kemudian langsung berangkat sekolah. 34:32 Jadi, meruntutkan kebersihan dan 34:34 kedisiplinan itu sama-sama langsung satu 34:37 frekuensi untuk jalan ke sekolah. Jadi, 34:39 disiplinnya sudah mulai berjalan kalau 34:42 kebersihannya berjalan juga. Jadi, 34:44 saling mengkait satu sama lain, ya. 34:47 Sampai pada ke 34:50 eh 34:51 resik itu bersih, ya. Iya. 34:53 Bahasa Jawa di sini. 34:54 [tertawa] 34:55 Oke. 34:56 Kembali ke Azam nih, dari proses 35:00 mengalami, mengikuti program dari Ma'had 35:04 ini, kira-kira 35:07 apa yang kemudian menjadi bekal ke 35:09 depan? 35:12 Jadi, sosok seperti apakah aku kelak 35:14 karena mengikuti ini, misalnya gitu. 35:17 Eh 35:19 kalau untuk ke depan sih, 35:21 insyaallah 35:23 sebagai 35:25 eh 35:26 bekal 35:27 untuk di akhirat juga, eh Amin. Kemudian 35:31 juga untuk di dunia, untuk sebagai 35:34 seorang yang mandiri. 35:37 Kemudian eh orang yang 35:40 sudah bisa 35:42 menjalankan 35:43 semuanya sendiri, sudah bisa mengambil 35:45 keputusan, kemudian disiplin, karena 35:49 memang kan dunia kerja itu butuh orang 35:52 yang disiplin juga kan. He em. Disiplin, 35:54 kemudian juga 35:57 bisa menjaga kebersihan. 35:59 Kebersihan 36:00 eh adalah salah satu faktor utama juga 36:04 dalam kesehatan, segala macam juga kan. 36:06 Iya. 36:08 Kemudian ibadah juga 36:10 menjadi pedoman hidup 36:12 eh di selama di dunia. 36:14 Iya, jadi kalau sebelumnya dengar azan, 36:17 ya sudah entar dulu. Sekarang sebelum 36:18 azan sudah siap-siap gitu, ya. 36:20 He em? Ya, sebelum azan sudah. 36:22 Karena bagian dari 36:24 hasil mengikuti 36:26 Ma'had ini. Sementara untuk Mikala, 36:30 tentu dampak positifnya juga luar biasa 36:33 banget ya. 36:34 Bagaimana menurut Mikala sesudah 36:37 mengikuti bukan yang cuma 3 hari ya, 36:39 yang 40 hari ini? 36:41 Menjadi Mikala yang seperti apakah 36:42 gerangan sekarang? 36:44 Alhamdulillah setelah mengikuti 36:46 program MPLM ini, saya bisa menjadi 36:48 pribadi yang lebih baik tentunya. 36:50 Dan yang kedua itu 36:52 poin paling utama menurut saya adalah 36:53 bisa menyeimbangkan antara duniawi dan 36:56 juga agamanya. Masya Allah, masih SMA 36:59 sudah berpikir terkait dengan itu. Yang 37:01 lainnya? Kegiatan positif 37:04 dari MPLM ini yang keren banget aku bisa 37:07 mengikutinya seperti apa? 37:10 Kalau yang menurut saya keren banget ya 37:13 apa ya contohnya 37:17 seperti 37:19 program 37:20 5R tentunya ya itu kata saya 37:24 keren ya setiap hari siswa 37:25 dipaksa dipaksa untuk 37:28 membersihkan 37:30 area-area kamarnya nah itu 37:33 tentunya akan menjadi kebiasaan dan yang 37:35 kedua 37:37 menurut saya tuh 37:39 kalau untuk MPLM untuk MPLM 40 hari ini 37:42 yang 37:43 poin utamanya adalah kedisiplinan ya 37:46 dan juga keistiqomahan nah itu sangat 37:48 dilatih sekali ya apa kayak 37:51 bagaimana cara kita untuk 37:55 bisa mengikuti selain mengikuti arus 37:58 juga 37:59 harus bisa menyesuaikan ya 38:01 dengan teman-teman lah kayak gitu ya 38:03 karena 38:04 satu dan lain itu berbeda nih tapi kita 38:06 dari dari situ menemukan satu kesatuan 38:09 nah 38:10 ya 38:11 dan hal itu 38:13 tentunya sangat diuji berkaitan dengan 38:14 disiplin kayak contohnya 38:18 ada satu teman nih dia tuh Eee, 38:20 dibangunin lah nah itu bagaimana caranya 38:22 teman-teman lain itu harus Saling 38:24 dukung. 38:24 Saling mendukung, ya. 38:26 Cara ngebanguninnya gimana, terus Eee, 38:30 dan juga Eee, cara eee, mengajaknya lah, 38:33 mengajak dia kepada jalan yang lebih 38:35 baik. 38:36 Insyaallah ya, 38:38 eee, ikhwan akhwat yang jelas semua 38:41 kegiatan di Mahad 40 hari ini itu 38:44 membentuk karakter anak-anak, 38:48 kemandirian mereka, kebersamaan para 38:50 santri dan lain sebagainya. Kembali ke 38:53 Bapak Muhammad Khafidin. 38:55 Ngomong-ngomong 38:57 ada enggak sih respon dari orang tua 38:59 terhadap program yang 40 hari eee, untuk 39:04 apa tadi kita nyebutnya MPLM ini? 39:09 Ada ada banget, Bu. Banyak eee, 39:12 kejadian-kejadian maksudnya untuk eee, 39:13 di orang tua ini. Karena di MPLM 40 hari 39:16 ini tidak ada penjengukan tidak ada 39:19 pengiriman 39:21 makanan. 39:23 Jadi tidak ada perpulangan 39:26 yang biasanya kita 2 minggu sekali itu 39:28 ada penjengukan, kemudian sebulan sekali 39:31 itu ada setiap seminggu sekali atau 2 39:32 minggu sekali itu ada orang tua yang 39:34 mengirim makanan. Nah, kita di 40 hari 39:37 ini benar-benar 39:39 tidak ada sama sekali. Pasrah bongkokan 39:42 sama sekolah gitu ya. [tertawa] 39:44 Ya, pokoknya hanya lillah-lillah tadi 39:45 itu. Jadi anak-anak benar enggak 39:47 dijenguk, orang tua juga waduh jadwal 39:51 penelponan yang paling ini. Berasa 39:53 banget 39:53 Iya, betul. Jadi anak-anak yang tadinya 39:55 baru lulus dari SD, kemudian langsung 39:58 ditaruh di pesantren, orang tuanya juga 40:00 harus siap, anaknya juga harus siap itu 40:03 enggak menelpon. Kita menelpon itu kasih 40:05 jadwal seminggu sekali, Bu. Berapa 40:07 menit? 40:08 Satu anaknya 40:11 eee, 3 menit ya? 40:14 Satu anaknya itu 3 menit, iya video 40:16 call. 40:16 [tertawa] 40:17 Dan itu kita eee, list dulu, jadi orang 40:20 tua yang mau nelpon besok pertama jam 40:22 pertama misalnya Azam, keduanya misalnya 40:25 Daru, ketiganya Arjuna, nanti tuh 40:27 gantian. Jadi anaknya sudah mengantri. 40:30 Itu. 40:31 Itu di minggu pertama, minggu kedua itu 40:33 anaknya enggak mau nelpon sama orang 40:35 tuanya. Malahan. Malahan, tapi orang 40:37 tuanya yang di rumah itu nge-WA kita, 40:39 "Ustaz, saya pengen nelpon anak saya." 40:41 gitu. Tapi anaknya ternyata memang sudah 40:43 betah. 40:44 Sudah bisa sosialisasi dan adaptasi sama 40:46 yang lainnya, itu lebih duluan betah 40:49 anaknya ini. Karena orang tuanya juga 40:51 mungkin "Saya pengen lihat anak saya 40:53 juga dong." itu ya wajar sekali lah. 40:55 Tapi tadi 40:57 anak itu benar-benar 40:59 kita didik dengan tadi, tidak ada 41:01 penjengukan, tidak ada perpulangan, 40 41:04 hari setelah itu baru anak-anak bisa 41:06 pulang dan dibawakan sama orang tuanya. 41:09 Dan 41:10 saat perpulangan 40 hari itu kita enggak 41:12 hanya serahkan saja. 41:14 Tapi kita serahkan report atau hasil 41:17 daripada anak-anak selama 40 hari itu 41:20 sudah bisa apa saja, sudah apa yang 41:22 dilakukan, sudah apa gitu, itu semuanya 41:24 kita sampaikan. 41:26 Dan respon orang tua alhamdulillah 41:27 semuanya positif. Malah ada dari 41:30 beberapa kelas 7 orang tuanya dan kelas 41:33 10 itu 41:34 "Ustaz, tambah lagi dong 41:36 2 bulan." katanya begitu. "Oh, 41:38 boleh-boleh saya bilang gitu." 41:40 Ada yang pengen kayaknya kurang nih 41:43 Ustaz, harus 2 bulan gitu. 41:45 Iya, enggak apa-apa. Mungkin anaknya 41:47 sudah siap, orang tuanya juga sudah 41:48 siap. Berarti next program ya, enggak 40 41:51 hari doang gitu ya. 41:51 Iya, betul. Insya Allah lah. Aha. 41:54 Ngomong-ngomong setelah program ini 41:56 anak-anak ada yang punya kesempatan 41:58 untuk perpulangan? 42:00 Sekarang sudah kembali seperti semula 42:02 untuk penjengukan di 2 minggu sekali, 42:05 kemudian perpulangan di sebulan sekali. 42:08 Itu sudah seperti semula, tapi eh 42:11 tentukan eh 42:13 yang sudah ada juga. Jadi enggak boleh 42:14 los ketika pulang, datangnya jam berapa, 42:17 itu kita enggak boleh los. Untuk GoFood 42:19 juga sama. 42:21 GoFood kita ada jadwalnya hanya di hari 42:23 Senin dan Kamis itu bagi anak-anak yang 42:26 berpuasa. Jadi eh GoFood-nya itu untuk 42:29 buka puasa mereka, begitu. 42:31 Oke. 42:32 Sekarang terkait dengan udah selesai dan 42:35 pulang ke rumah ya? Iya, betul. 42:38 Maksudnya bisa kepulangan gitu. Menurut 42:40 orang tua Azam apa komentar mereka? "Wih 42:43 gila anak gue sekarang keren banget gitu 42:45 atau gimana?" 42:46 [tertawa] 42:47 Kalau komentar sih pastinya 42:49 eh yang dilontarkan pertama 42:50 komentar-komentar positif dong, iya kan? 42:53 Eh tentang 42:55 wah, misalnya ya, "Wah, sekarang makin 42:58 rajin salat, makin rajin baca Quran, 43:01 terus sekarang makin mandiri juga. He 43:04 em, he em. Sekarang kalau habis Makan 43:06 cuci piring sendiri. 43:08 Terus kalau pagi-pagi apa bersihin 43:12 bersihin tanaman, cabut rumput-rumput 43:14 liar gitu kan. He em, he em. Terus siram 43:16 tanaman juga gitu. Jadi yang dipraktekin 43:19 pas di Mahad ini misalnya soal 43:21 bersih-bersih atau soal ngurusin tanaman 43:23 itu juga di rumah dikerjain? 43:26 dikerjain. Dan ayah ibu bilang beruntung 43:29 banget tuh ada program 40 hari Mahad ya 43:31 enggak sih? Iya, benar. Ini ada satu 43:32 testimoni Bu Nunung dari story-nya orang 43:36 tua saat anaknya sudah pulang satu hari, 43:38 bisa dibaca. Oh, boleh. 43:39 Waktu itu kami screenshot. He em, he em. 43:43 Oke, di sini yang bilang anak pesantren 43:46 kalau pulang ke rumah nanti balik lagi 43:48 ke setelan awal, males, males salat, 43:52 males ngaji, ternyata alhamdulillah 43:55 Kakak Danis di rumah bangun tepat pagi, 43:58 salat tahajud, salat subuh tepat waktu, 44:01 lanjut mengaji. Wow, melalui kegiatan 44:04 selama 40 hari di pesantren, sudah 44:07 terbentuk kebiasaan baik. Syukron Ustad, 44:11 terima kasih IMC. Nah, ini satu diantara 44:14 sekian banyak respon dari ayah bunda, 44:17 orang tua siswa ya. 44:19 Boleh ada lagi kalau mau. Iya, kan aku 44:21 enggak tahu, dicariin. 44:23 Jadi ada 44:23 Sambil nyari, menurut Heeh. Eee, Mikala 44:27 sendiri 44:29 persis ketika pulang, apa respon ayah 44:31 bunda? 44:32 Kalau respon sih sebenarnya enggak 44:34 terlalu banyak ya, karena emang mungkin 44:36 udah 44:37 tahu juga kayak gimana di sini tuh ya. 44:39 Tapi kalau untuk respon positif tentunya 44:42 ada, kayak 44:44 tahajud enggak usah dibangunin, kayak 44:46 udah bisa bangun sendiri, ada alarm 44:47 otomatisnya lah. 44:48 Heeh. Terus kalau untuk ibadah, salat 44:51 lima waktu juga enggak bolong-bolong dan 44:53 tentunya enggak perlu diingetin. 44:55 Eee, subuh juga saya ke masjid dan 44:57 lain-lain. 44:59 Terus kalau dari segi 45:01 akhlak, akhlak juga tentunya eee, saya 45:04 bisa jadi lebih 45:06 eee, 45:07 menerapkan nilai-nilai adab yang 45:10 diajarkan ya di Insan Mandiri di rumah 45:12 tuh bisa diterapkan. Dan itu juga 45:15 tentunya bisa sangat berguna ya, baik 45:16 itu di 45:18 lingkungan, lingkup keluarga, masyarakat 45:20 dan lain-lain, adab itu sangat berguna. 45:24 Jadi yang jelas sangat-sangat membuat 45:27 ayah dan bunda merasa bersyukur banget 45:29 dengan program ini. Dan tahu enggak, ada 45:33 kiriman dari salah satu eee, bunda 45:37 anak-anak. "Habis makan langsung cuci 45:39 piring, cuy." Sampai dikirim fotonya 45:42 sang anak cuci piring. Jadi memang luar 45:44 biasa sekali eee, ikhwan akhwat, program 45:47 Ma'had Khulafaurrasyidin di Insan 45:50 Mandiri Cibubur ini. Saya ingin tanya 45:53 banyak, tapi waktunya sudah hampir di 45:55 penghujung, udah tinggal sedikit sekali. 45:57 Baik, kembali ke 46:00 eee, Bapak Muhammad Khafidin untuk 46:02 closing statement atau pesan-pesan 46:04 tertentu atau apapun terkait dengan buah 46:07 hati kita yang kalau ada 46:11 kesempatan 46:13 di Ma'had bagi yang tidak nih yang tapi 46:15 yang mendengarkan kira-kira 46:17 apa yang bisa dilakukan biar anak-anak 46:20 seperti halnya anak-anak yang ikut 40 46:23 hari pencucian jiwa ini. Masya Allah. 46:27 Baik, eh sebelum kita tutup eh mungkin 46:29 saya bisa menyampaikan untuk Ayah Bunda 46:31 semuanya pendengar Rasil, pendengar 46:33 setia Rasil Radio Silaturahim. 46:36 Eh bagi yang punya anak baik dan 46:39 putra-putrinya eh silakan untuk bisa 46:42 survei terlebih dahulu. Nanti setelah 46:45 survei nanti bisa kita ngobrol eh supaya 46:48 anaknya bisa disekolahkan di sekolah 46:50 kami. Dan di sini sekolah kami ada full 46:53 day untuk putri, untuk eh boarding-nya 46:56 yaitu SMP dan SMA, untuk full day-nya 46:59 yang SMP yaitu hanya putri saja masih 47:01 putri. 47:03 Dan eh di sekolah kami di sini tentunya 47:05 menggunakan eh gentle disiplin atau 47:08 disiplin positif. Jadi disiplin positif 47:10 itu eh untuk menerapkan kesadaran diri 47:14 anak masing-masing supaya untuk 47:17 kegiatan-kegiatan yang diikutkan itu 47:20 bukan karena keterpaksaan tapi timbul 47:22 dari kesadaran anak-anak masing-masing 47:25 sehingga kegiatannya nanti berjalan 47:27 dengan lancar, tidak secara terpaksa, 47:30 ilmunya masuknya secara alami, tidak 47:33 secara dipaksa juga. Akhirnya insya 47:35 Allah akan menjadi karakter yang 47:39 terbangun yang baik. Seperti itu. 47:42 Sudah? Cukup mungkin dari saya. 47:44 Alhamdulillah. Jadi ikhwan akhwat kalau 47:49 apa yang di persembahkan di Jendela 47:52 Sekolah kali ini bisa mempersuasi kita 47:54 semua alhamdulillah. Informasi mengenai 47:56 SMPIT nih untuk Insan Mandiri Cibubur 48:00 yang sekali lagi ee sekarang sudah 48:03 campur ya, enggak cuman pria doang tapi 48:06 ada juga wanitanya a ha dengan program 48:10 unggulan project based on Quran, ada 48:13 juga tahfiz Quran dan Quran Camp, 48:16 kemudian 48:17 English as a second language dan 48:20 multiple intelligence research serta 48:23 muslimah vibes. Untuk informasi 48:26 pendaftaran mungkin diperlukan untuk 48:29 sudah siap ballpoint belum? 48:31 di 0822 48:34 58992414. 48:39 Sekali lagi untuk informasi dan 48:41 pendaftaran silakan hubungi 48:42 082258992414. 48:49 Sekali lagi terima kasih untuk 48:53 Bapak Muhammad Khafidin S.Ag dan juga 48:55 tadi Ustaz Abdul Qadir Assegaf Lc ya, 48:59 mudah-mudahan juga 49:00 ee akan betah 49:03 berada bersama dengan anak-anak kita. 49:05 Juga untuk Mikala dan Azam, terima kasih 49:07 untuk kehadirannya. 49:09 Mudah-mudahan kita semua sebagaimana 49:11 yang diharapkan akan menjadi sosok-sosok 49:13 yang bisa melangkah lebih ringan menuju 49:16 ridhonya Allah subhanahu wa taala. 49:19 Billahi taufik wal hidayah, 49:20 wassalamualaikum warahmatullahi 49:22 wabarakatuh. Waalaikumsalam.