Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan
- akhwat rahimakumullah. Syukur
- alhamdulillah hari ini kita dapat
- bersama-sama kembali di acara jendela
- sekolah dari SMPIT SMA IT Insan Mandiri
- Cibubur yang hari ini
- menghadirkan bahasan terkait dengan hari
- santri dan juga ee ada tur nanti ya di
- bagian pertama ini ada Pak Oni.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh, Mbak Ning dan juga seluruh
- pemirsa Radi Rasil dan
- ee TV Streaming Rasil
- dan ada
- juga Ardafan ya. Iya. Coba kasih salam
- sama pendengar kita. Asalamualaikum
- warahmatullahi
- wabarakatuh. Eh, nama saya Muhammad
- Rizki Ardafan, siswa dari SMAP Insan
- Mandiri.
- Dan hari ini Pak Oni terkait dengan hari
- santri yang akan kita
- bahas. Mohon maaf ada gangguan pita
- suara. Sebetulnya persisnya hari santri
- itu bagi banyak orang belum ngerti kapan
- sih.
- Iya. Kalau
- ee perayaan hari santrinya tanggal 22
- Oktober di setiap tahunnya.
- Nah,
- ee awal sejarahnya ini dimulai pada saat
- ee K. H. Hasyim Asyhari
- itu ee beliau memberikan sebuah fatwa ee
- bahwa membela bangsa dan negara itu
- sebagian dari iman. Hibul wat minal
- iman. He. Jadi ini adalah bentuk
- daripada perjuangan santri yang
- mana pada saat Indonesia merdeka tahun
- 1945 itu masih ada keinginan
- penjajah datang ke Indonesia. Nah, di
- tanggal 22 Oktober itulah dari
- serangkaian kegiatan sejak 20 Oktober
- kalau saya tidak salah itu ee di sana K.
- Haji K. H. Hasyim Asy'ari itu melakukan
- sebuah semangat. Ada satu ee
- kegiatan ee muktamar yang menghasilkan
- satu resolusi ee jihad dari ee Syekh K.
- K. H. Hasyim Asy'ari itu bahwa santri
- harus
- membela bangsa dan negaranya dari ee
- keinginan Belanda ya yang waktu itu
- melalui
- nikahnya mereka ee bonceng sama sekutu.
- Nah, di sini memanggil santri untuk bisa
- berjihad membela negaranya itu, Mbak.
- Masyaallah. Jadi latar belakangnya luar
- biasa sekali. Enggak terbayang ya,
- Ikhwan Akhwat.
- Kalau terkait dengan kemerdekaan kita
- bisa lebih ditambahkan enggak, Pak Wani?
- Bagaimana sejarah hari santri ini yang
- bisa bikin Indonesia jadi merdeka? Apa
- saja sebetulnya yang sudah mereka
- dedikasikan terhadap negeri ini? Iya. ee
- kita ketahui banyak sekali ee para
- santri kemudian
- para
- ee ulama yang
- mereka
- mempertaruhkan jiwa raganya untuk ee
- membela
- negara ini.
- Artinya mereka berkorban untuk tetap
- tegaknya kemerdekaan di bumi ini melalui
- perjuangan. Ee kita
- ketahui ada dari Cirebon itu Kiai Abbas
- beserta ee semua santrinya yang
- mendukung perjuangan tersebut. Kemudian
- dari Ciamis, dari berbagai ee pelosok
- negeri ini, mereka datang untuk membela
- negara ini untuk tetap tegak. Karena
- pada saat setelah Indonesia merdeka di
- 17 Agustus 1945,
- he pemerintah Belanda tidak rela untuk
- itu dan merencanakan agresinya. Heeh.
- Nah, sampai dengan ee agresi Belanda
- yang pertama di tahun 1947 itu tidak
- terlepas dari semangat santri yang
- digelorakan oleh K. H. Hazim Asyhari
- sampai dengan ada tokoh pemuda Bung Tomo
- saat itu menggelorakan seperti itu. Itu
- ee semua tidak kelihatan ya di sana
- salah satu segmen daripada santri-santri
- itu dalam ee membela negaranya. Jadi ee
- bukan hanya dari sisi fisik, tapi mereka
- itu mempertahankan bagaimana akidah,
- bagaimana ee Islam itu harus tetap
- berada di muka bumi ini wabil khusus di
- ee negara Indonesia. Kalau kita tidak
- merdeka dan terus saja dirongrong, kalau
- kita tidak mempertahankan negara ini,
- mungkin kehidupan beragama kita saat
- sekarang kita ee bisa beribadah dengan
- tenang, kita bisa berzikir dengan
- tenang, kita bisa ngaji dengan tenang.
- mungkin belum seperti ini. Kita bisa
- lihat bagaimana saat sekarang
- saudara-saudara kita yang ada di
- Palestina
- ya. Bagaimana ee saya melihat salah satu
- kiriman video anak mungkin seusia 3
- tahun yang dia terus bergetar, dia terus
- bergetar terus itu di di salah satu
- rumah sakit sampai akhirnya di peluk
- oleh ee seorang dokter
- yang traumatik yang dialaminya karena
- dia sedang tidur kemudian begitu
- bangun keluarganya sudah tidak ada.
- Astagfirullah. Iya.
- Itulah kemerdekaan. Kita harus
- mensyukuri di ee hari santri ini ee kita
- harus bahwa alhamdulillah dengan
- kemerdekaan ini kita bisa terus
- melakukan semua termasuk bagaimana kita
- beribadah dengan tenang.
- itu Mbak Ning. Jadi betapa jejak yang
- ditinggalkan dari para perjuangan santri
- di masa lalu sampai sekarang.
- Mudah-mudahan dengan adanya hari santri
- yang bisa jadi merupakan ee titik lanjut
- dari perjuangan ke depan. Sekarang
- terkait dengan
- kegiatan di hari santri di Mahad Insan
- Mandiri Cibubur, mungkin Ardafan bisa
- ceritakan. Iya, sebelum Ardafan. Heh.
- Ee karena kita kan memang sekolahnya
- sekolah boarding. Iya. Ardafan adalah
- salah satu siswa kami yang juga
- mendapatkan ee amanah beserta
- teman-temannya menjadi mudabir. H ya.
- Jadi di tahun 2023
- ini ada ee satu tagline ya ataupun ee
- moto daripada peringatan Hari Santri itu
- ee motonya adalah Jihad Santri Jayakan
- Negeri. Jihad santri jayakan negeri.
- Artinya ee sekarang mungkin kita
- tidak berjuang secara fisik seperti pada
- saat ee bersama dengan K. K. H. Hasyim
- Asy'ari dan juga santri-santri yang
- lain. Tapi bagaimana kita harus mengisi
- dan mempertahankan ee kemerdekaan itu
- dengan kemampuan intelektualitas yang
- mampu
- untuk
- menangani
- persoalan-persoalan baik itu persoalan
- terkait dengan dekadensi moral ataupun
- degradasi moral tentang ee juga
- kecanduan-kecanduan pornografi,
- kecanduan-kecanduan game online yang itu
- melemahkan generasi kita termasuk di
- dalamnya akhir akhirnya melemahkan
- keimanan
- bahkan untuk
- memenuhi panggilan Allah Subhanahu wa
- taala
- saja ini sudah mulai direduksi dengan
- itu. Maka di sekolah kami, kami
- melakukan ee serangkaian kegiatan yang
- nanti akan dijelaskan oleh Ardafan yang
- salah satu tujuannya adalah kita tetap
- jaga ee melalui ee institusi kita yaitu
- di sekolah SMPIT, SMAIT, Insan Mandiri
- di Cipubur. Keren banget. Jadi coba
- Ardafan jelaskan kegiatannya di Hari
- Istimewa itu apa saja?
- I. Baik. Ee kalau untuk kegiatan kami ee
- terbagi menjadi dua kegiatan. He. Ada
- kegiatan ee disebutnya pra hari santri
- dan juga malam puncaknya hari santri.
- Jadi kalau untuk peranya harianti ini
- kita membuat serangkaian lomba-lomba
- yang di dalamnya ini terkandung
- nilai-nilai ee ada nilai agama,
- nilai-nilai santrinya juga dan juga
- nilai-nilai kebersamaan. Nah, kalau
- lombanya itu kita memodifikasi dari
- lomba-lomba modern dan digabungkan
- dengan unsur-unsur santri. Kayak salah
- satu lombanya tuh ada futsal, tapi kita
- menggunakan sarung.
- Ohoh. Enggak nyungsep tuh. Ya enggak itu
- jadi ee ketika dia bermain dia ee tetap
- menjaga aurat dengan menggunakan sarung
- dan juga ciri khas santri itu kan
- biasanya sarung ya Bu ya. Iya. Terus
- juga kita ada lomba tarik sarung. Jadi
- bukan tarik tambang. Sarung yang
- dijadikan satu kayak tambang gitu. Lalu
- nanti ee ditarik.
- Ada juga kita lomba pola air. Nah, pola
- airnya ini kita buat lebih berbeda biar
- lebih berat kita menggunakan gamis. Jadi
- ketika nyebur ke air itu kita pakai
- gamis. Oh, jadi enggak sarung lagi ya?
- Engak sarung lagi pakai gamis. Nah, itu
- tadi kalau untuk lomba-lomba fisiknya.
- Terus ada juga ee voli balon. Nah, ini
- salah satu lomba yang kemarin saat kita
- mainkan ternyata paling seru. He. Jadi
- menggunakan balon. balon. Terus juga
- media permainannya itu menggunakan
- sarung, Bu. Jadi, dia itu seperti di ee
- dilemparnya menggunakan sarung. Itu
- mendapatkan respon yang baik juga dari
- seluruh santri dan ee terbukti
- bahwasanya menumbuhkan nilai-nilai
- kebersamaan mereka. Nah, kita juga
- mengadakan lomba-lomba yang lainnya tuh
- seperti lomba azan dan juga lomba cerdas
- cermat santri. Jadi untuk pra Hari
- Santria itu kita mengadakan berbagai
- macam kegiatan lomba-lomba. Nah, untuk
- kegiatan malam puncaknya insyaallah akan
- diadakan hari ini tanggal 23 Oktober di
- mana kita akan mengundang narasumber
- dari luar yang nantinya akan
- menyampaikan materi-materi terkait hari
- santri gitu, terkait
- ee ee santri untuk masyarakat dan lain
- sebagainya. Nah, itu nanti akan
- disiarkan live juga di official
- Instagram Maahad Khulafa Rasyidin gitu,
- Bu. Jadi, puncaknya malam ini live ya
- lewat Instagram.
- Dan di antara pertandingan-pertandingan
- tadi menarik ya. Bayangin kalau
- ngelempar bola volingnya enggak pakai
- tangan, pakai sarung. Itu terbang ke
- mana itu bola?
- Bisa Anda bayangkan ya ee ikhwan akhwat.
- Begitu juga
- dengan kalau futsalnya sarungan nyungsep
- enggak? Tapi keren banget pasti itu
- semua perlu dengan percobaan ya. Nah,
- ada yang nyus memang di awal-awal enggak
- ada. Karena emang kita itu semacam sudah
- tradisi setiap kali perhatian belajarnya
- juga pakai itu pakai sarung dan dia
- lebih hard lah karena kan kalau langsung
- celana tuh kalau istilah dalam futsal e
- bolanya kolong lewat kolong gitu. Nah,
- karena kita menggunakan sarung jadi
- enggak ada kolongnya langsung tahan
- sarung. Iya. Iya.
- Terus emm di antara lomba-lomba yang ada
- itu semuanya sudah selesai karena hari
- ini puncaknya ya nanti malam itu
- kegiatan persisnya apa untuk puncaknya?
- Heeh. Ya. Jadi insyaallah kita akan
- memulai dengan kegiatan ee selawat
- bersama dimulai dari jam .00 lalu nanti
- magrib kita salat berjamaah bersama
- dilanjut dengan kajian bersama dengan
- Habib Husein. Hm. Ee setelah itu nanti
- kita salat Isya terakhir pas ada ee
- setelah bakda isya insyaallah kita akan
- kegiatan langsung bersama narasumber
- dari luar dan ini surprise narasumbernya
- enggak boleh disebutin yaak.
- Oke. Iya, kayaknya enggak cuman itu
- doang deh yang namanya aktivitas
- kegiatan di hari santri ini. Mungkin Pak
- Oni bisa jelaskan. Katanya ada tur nih,
- asik banget mau ke mana, ngapain, dan
- berapa lama. Ee yuk kita dengar. Iya. Ee
- alhamdulillah tadi pagi kami
- melaksanakan upacara. He ee dalam
- upacara ini ee kita spesial kalau
- biasanya guru siswa hanya pakai putih
- biru, putih abu-abu. Hari ini kami
- berkoko dan pakai sarung semua. Semua.
- Oh, pria aja. Tapi ya ee ibu gurunya ya
- pakai gamis. He iya. Ee
- kami ee melaksanakan kegiatan tersebut.
- Kemudian yang biasanya
- jadi ee pembina upacara, biasanya kepala
- sekolah atau guru ee hari ini Ustaz Arif
- sebagai mudir Mahad yang menjadi ee
- pembina upacaranya. Nah,
- ee dalam
- rangka juga
- menguatkan anak-anak kita ee khususnya
- di SMP, kami akan mengadakan kegiatan
- Wali Songo Tour.
- Wow. Wow. Wali Sangetur ini ee yang akan
- kami berangkatkan siswa kelas 8
- kelas 2 SMP. ee mereka akan berangkat
- insyaallah besok pada subuh ee pertama
- kali mengunjungi kota Cirebon di sana ke
- Syekh Sarif Hidayatullah atau Sunan
- Gunung Jati. Kemudian selepas dari
- Cirebon mereka langsung ke Surabaya
- nanti ke ee Masjid Sunan Ampel dan
- begitu
- seterusnya sampai dengan hari kelima itu
- mereka berada di Semarang. baru dari
- Semarang kembali ke Jakarta. Jadi total
- perjalanan kurang lebih 5 hari. Ee Mbak
- Nuning dan para pemirsa. Kegiatan ini
- tentunya ee ditujukan untuk
- bagaimana santri kita dia mampu
- menghargai, mampu menghormati, mampu
- menghayati
- bahwa bentuk daripada
- ee ibadah kita sampai saat sekarang,
- bentuk daripada kita melaksanakan
- kegiatan keislaman kita itu tidak lepas
- daripada peranan Wali Songo.
- Nah, mereka mesti memahami ini. Mengapa?
- Kalau kita lihat dari pembelajaran abad
- 21 itu ada tiga rumpun. He rumpun yang
- pertama adalah karakter
- building. Bagaimana membangun karakter
- building
- sehingga ee anak-anak kita memiliki apa
- yang disebut value karakter atau
- karakter sikap. He dia harus
- jujur, dia harus ee punya
- kepedulian, dia harus
- ee juga amanah tentunya. Nah, ini dari
- suri tauladannya Rasulullah. Bagaimana
- caranya mereka bisa ee jujur, amanah,
- fatonah, tablig, dan sajaah. He, sajaah
- ini penting. Sajaah ini adalah sebuah
- keberanian. Keberanian untuk melelihara
- kejujuran, keberanian untuk menerima
- amanah karena Allah. Keberanian untuk ee
- dia punya kemampuan mengajarkan.
- Nah,
- ee kemudian anak-anak kita juga mesti
- punya apa yang disebut dengan perform
- karakter. Oke. Karena jujur saja enggak
- cukup, amanah saja enggak cukup, fatonah
- saja enggak cukup kalau itu tidak bisa
- diaplikasikan dalam kehidupan
- sehari-hari. Alhamdulillah saya termasuk
- yang insyaallah setiap hari mengikuti
- Rasil ini. He Mbak Nuning di mana pagi
- ini juga ee ada sesuatu yang menarik ya
- yang disampaikan oleh Habib Husein,
- Habib Hamzah, kemudian Pak Syafril
- tentang bagaimana pengaruh pemimpin
- kepada pemimpin kepada yang dipimpinnya
- dalam menciptakan ee pekerjaan ataupun
- menciptakan satu organisasi yang kuat.
- Nah, ee kita juga perlu apa yang disebut
- dengan ee tadi ada value karakter, ada
- perform karakter. Seseorang itu harus
- punya komitmen, dia harus bisa
- bertanggung jawab, kemudian dia pantang
- menyerah. Itu penting. Nah, itu yang
- terkait dengan karakter. Kemudian di
- rumpun yang kedua dari pembelajaran abad
- 21 itu adalah ee bagaimana anak-anak
- kita itu punya skill.
- Apakah itu collaborative skill?
- Kolaborative skill itu adalah kemampuan
- berkolaborasi di dalamnya adalah
- pembelajaran leadership.
- Kemudian adaun ee kemampuan
- berkomunikasi atau
- communication. Nah, salah satu yang ee
- mesti kita kembangkan adalah kemampuan
- untuk public speaking, Pak. He.
- Alhamdulillah anak-anak kami
- pembelajaran public speaking-nya ini ee
- saat sekarang
- narasumbernya itu dari Rasil. Iya.
- Mereka setiap hari Sabtu mengikuti ee
- ekstrakurikuler public speaking. Kalau
- enggak salah Kang Rijal yang ngajarin
- ya. He he. Kemudian eh ada lagi critical
- thinking, kemampuan berpikir kritis.
- Critical thinking ini yang pertama
- adalah kemampuan bertanya.
- Nah, tidak tidak semua anak kita pada
- saat diberikan si silakan siapa yang mau
- bertanya itu semua angkat tangan. Iya.
- Nah, keterampilan
- ini keterampilan bertanya ini perlu
- untuk diajarkan. Alhamdulillah di
- sekolah kami ajarkan. Kemudian critical
- thinking itu juga kemampuan problem
- solving. Anak-anak tahu problemnya apa?
- problem itu penyebabnya apa, kemudian
- dampaknya bagaimana, akar masalahnya
- seperti apa, setelah itu solvingnya
- harus kayak gimana. Nah, itu yang
- critical thinking. Kemudian ada yang
- creative trainer, creative thinking.
- Nah, di sekolah kami kebetulan kemarin
- anak-anak ee melakukan satu kegiatan ee
- di SD kami di SD silaturahim ada
- kegiatan. Nah, anak-anak yang tergabung
- dalam ee creative trainer mereka punya
- kegiatan cooking class. Hm. Mereka
- jualan di sana, Mbak Mbak Nun dan para
- pemirsa. Akhirnya alhamdulillah ee dapat
- keuntungan yang keuntungannya itu juga
- akan disumbangkan untuk ee safe
- Palestina. I masyaallah. Nah, kemudian
- ee ada juga rumpun yang berikutnya
- namanya literasi. Literasi itu bukan
- hanya literasi angka, bukan hanya
- literasi baca ataupun literasi bahasa,
- ada juga literasi digital, ada literasi
- keuangan, ada literasi sains, dan ada
- literasi budaya. Nah, literasi budaya
- ini kami tarik menjadi satu kegiatan
- yang bermanfaat untuk anak-anak, yaitu
- Wali Songo Tour. Tujuannya itu tadi
- mereka harus punya kemampuan menghargai,
- menghayati, kemudian mempelajari apa
- yang dilakukan oleh ee Wali Songo di
- dalam menyebarkan agam ajaran agama
- Islam di tanah Jawa. Mereka harus paham
- sejarah karena dengan sejarah banyak
- hikmah yang bisa kita ambil dalam ee
- aplikasi kehidupan kita seperti itu,
- Mbak. Keren banget. Jadi ya dengan
- adanya ee aktivitas yang mem budalkan
- itu apa ya memberangkatkan ke Wali Songo
- karena merupakan literasi budaya yang
- juga harus dipahami banget oleh ee
- generasi muda kita bagaimana perjuangan
- Wali Songo untuk ee agama Islam
- di saat dulu sampai dengan sekarang yang
- bisa kita ikut Ikuti itu ngomong-ngomong
- 5 hari berangkat besok berarti sampai
- balik lagi Sabtu ya. Sabtu dini hari.
- Sabtu. Sabtu dini hari. Dini hari. Iya.
- Semua ikut atau hanya? Hanya kelas 8.
- Hanya kelas 8. Jadi program kami untuk
- kelas 7 berbeda, kelas 8 berbeda, kelas
- 9 berbeda. Jadi kalau yang kelas 7 itu
- mereka sedang fokus bagaimana
- berinteraksi dengan Al-Qur'an. Saat saat
- sekarang mereka sedang Quran Cam.
- Berarti camp hanya berinteraksi dengan
- Al-Qur'an selama 35 hari. Tidak ada yang
- lain kecuali dengan Al-Qur'an. Iya.
- Karena
- ee kenapa harus di kelas 7? Yang pertama
- adalah membiasakan Al-Qur'an itu harus
- dekat dengan dirinya. He. Dengan semakin
- dekat dengan dirinya, maka ee Al-Qur'an
- ini baik itu membacanya, baik itu ee
- menghafalnya, baik itu menerjemahkan
- harus menjadi satu budaya bagi kita
- semua. Nah, itu melalui
- pembiasaan-pembiasaan itu. Nah, itu.
- Nah, baru yang kelas 8 ini mereka ada
- Wali Sangotour. Nanti untuk yang kelas 9
- ee mereka akan ada oting class. Mungkin
- kita ke BNN ya salah satunya supaya
- mereka tahu bahwa ee sampai saat sampai
- kapanp selalu ada upaya yang ee untuk
- bagaimana caranya generasi muda kita itu
- rusak, hancur berantakan. Bagaimana
- bentuk daripada narkotika abad 21. Nah,
- kita ee akan belajar salah satunya di
- sana. Nah, nanti kalau untuk ee
- kakak-kakak kelasnya akan ee berbeda
- lagi. Ee kami ada program untuk ee umrah
- ya. He. Untuk umrah ini untuk kelas
- tinggi berarti kelas 12. Kemudian juga
- siswa kelas 9 ini. Dan untuk yang kelas
- 11 itu mereka akan tur Asia. Wow. Iya.
- seperti itu. Kalau yang kelas 10 kembali
- karena masih awal, jadi harus
- berinteraksi dulu dengan Al-Qur'an.
- Mudah-mudahan outing classnya yang
- terkait dengan bagaimana mengenali
- dengan baik apa yang namanya zat adiktif
- yang sangat harus kita hindari. Bukan
- cuman untuk kelas itu, tapi semua dapat
- ya. Karena biar bagaimanapun juga kita
- akan genggam teguh narkoba no prestasi.
- Yes. Yes. Oke. Oke. Padahal pengin tahu
- banyak juga nih terkait dengan turisongo
- ini.
- Em karena tadi dipilih sebagai wisata
- religi ya. Ee iya. Ee kebetulan ini kan
- juga didampingi oleh Ustaz Heri,
- kemudian Kak Musa dari Silaturahim
- Travel, dan salah satu
- ee literasi yang nanti akan ee diberikan
- kepada anak-anak itu adalah ee bukunya
- Ustaz Heri tentang Nusantara berkisah.
- He. Karena di dalam buku tersebut itu
- mengupas ee banyak sejarah Wali Songo.
- Iya. termasuk kerajaan-kerajaan yang ee
- berinteraksi dengan
- kesultanan-kesultanan baik di Demak
- ataupun juga kesultanan di Cirebon. Nah,
- itu ada ee buku pegangannya lah. Paling
- tidak referensi buknya adalah ee buku
- Nusantara berkisahnya Ustaz Heri. Karena
- di situlah Wali Songo diceritakan
- banyak. Iya. Dan mereka anak-anak ini
- langsung ee pada saat mereka nanti tur
- di satu tempat seperti itu ada ada
- kajian-kajian dan kajian-kajian itu
- langsung dipimpin oleh Ustaz Heri. Bisa
- dibayangkan Mbak ee Nuning betapa ee
- kontennya itu akan ee betul-betul daging
- semua kalau kata anak sekarang begitu
- gitu. Keren banget. Banyak hal lain yang
- ingin kita ketahui terkait dengan Wali
- Songo ee jalan-jalan ke Wali Songonya
- ini. Tapi kayaknya kita keren banget
- kalau tunggu Kak Musa ya. Iya. I belum
- siap atau sudah ada di luar nih? E belum
- tahu ya. Oke, bagaimana kalau kita jeda
- dulu sejenak kami kembali sesudah jeda
- berikut.
- [Musik]
- sebuah kerja sama yang membuat
- satu ketaatan yang menjadi nomor
- Saling mengajak dan mengingatkan satu
- jalan
- Tuhan dan pembahasan bermacam-macam
- menjadi
- satu. Bersama
- Rasil jadikan Islam yang satu.
- [Musik]
- dengan cara
- mendonasikan mampu membuat ilmu yang
- mengalir menjadi lebih bermanfaat.
- [Musik]
- [Musik]
- Terima kasih masih tetap bersama Rasil
- untuk Islam yang satu di acara Jendela
- Sekolah yang kali ini tengah bahas hari
- santri dan tur ke Waliongo sudah hadir
- tambahan narasumber kita yaitu ee Kak
- Musa Alkafi. Beliau adalah pembimbing
- turongo nanti. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam Nuning. Sehat Nun?
- Alhamdulillah. Terus ada satu lagi kalau
- enggak salah Omar Arrazan. Yang mana
- nih? Saya Bu Nuning. Siswa dari kelas.
- Lihat kamera dong. Lihat kamera. Senyum
- dulu. nya Mas. Oh, yang itu. Dadah
- dadah, Mar. Dadah, Mar. Hai para
- pendengar asli dari seluruh penjuru
- dunia. Wis,
- ya. Dua tambahan narasumber kita kali
- ini akan memberi penjelasan jauh lebih
- ee luas lagi terkait dengan
- turpilih ini. Sebetulnya kan ada
- tujuannya ya. Kak Musa bisa kasih tahu
- enggak persisnya tujuan turisongo ini?
- Kenapa juga kok yang dipilih Wali Songo?
- Kan tempat lain banyak. Iya benar.
- Kenapa yang dipilih Wali Songo? Karena
- ke Turki budget kita kurang, Mbak
- Nuning. Oh, gitu. Jadi ter Wali Songo
- ini ee miniatur umrah, Mbak Nuning.
- Miniatur umrah. Kenapa disebut miniatur
- umrah? Karena perjalanannya panjang kan
- Wali Songo nih perjalanannya kalau mau
- dapat sampai 9 wali ya itu paling enggak
- di atas 3 hari, 4 hari, 5 hari. Karena
- kita mulai dari titik sini sampai nanti
- di ujungnya di Jawa Timur. Jadi
- perjalanannya panjang, perjalanan
- spiritual dan ee banyak tempat-tempat
- yang ketika kita berdoa di sana karena
- ambience mungkin dan jadi sehingga
- menjadikan doa kita menjadi lebih
- khusyuk. Iya. Karena ee di beberapa
- tempat tuh memang ambien-nya enak banget
- buat beribadah mani. Khusyuk tempatnya
- mendukung sekelilingnya orang-orang
- beribadah gitu. Nah, kenapa akhirnya
- Insan Mandiri mengadakan Tur Wali Songo?
- He. Kita tuh pengin ngasih tahu sama e
- adik-adik kita, sama anak-anak kita
- bahwa dulu tuh Islam masuk ke Indonesia
- tuh seperti ini loh, gitu. Makanya nanti
- bersama Ustaz Heri Nurdi yang memang ee
- beliau pakar di bidang itu nanti jadi
- anak-anak bisa melihat langsung dari
- lokasinya. Oh, ternyata Islam tuh
- masuknya seperti ini. Oh, ternyata Islam
- tuh dulu enggak semonoton itu. Memang
- fleksibel. Ada wali yang memasukkan
- Islam melalui alat musik. ee ada yang
- ada yang ketika berdakwah makan-makan
- dulu sehingga perut kenyang ee
- disampaikan kebaikan lebih gampang
- diterimanya. Dan ada banyak cara-cara
- wali yang lain he ee ketika mengajarkan
- Islam, nah itu kita pelajari langsung
- dari tempatnya. Di samping itu, kita
- juga kita juga berziarah nantinya kita
- doakan para waliullah langsung dari
- tempat sana, langsung dari sana kita
- kirimkan alfatihah, kemudian kita
- jelaskan ee biografi hidupnya,
- perjalanan hidupnya. karena menjelaskan
- ee perjalanan beliau, perjalanan beliau
- dari dalam kelas sama menjelaskan
- perjalanan beliau langsung dari depan
- makamnya itu akan terus beda gitu. Jadi
- harapannya ketika nanti perjalanan itu
- sudah dimulai, anak-anak bisa lebih
- membayangkan oh ternyata begini loh
- perjalanan hidup para wali. Di samping
- itu karena safarnya juga panjang, kita
- juga mau ada selain Wali Songo, ada
- banyak tempat-tempat lain juga yang
- bersejarah. baik sejarah secara nasional
- maupun sejarah Islam yang nantinya akan
- kita langsung jelaskan di sana bersama
- Ustaz Heri Nurdi. Jadi betul-betul di
- TKP ya, betul-betul di TKP di tempat di
- mana ee bukan sekedar imajinasi kita
- yang mendengar ceritanya dari
- kisah-kisah di balik ee buku yang tadi
- disampaikan ya. Tapi ngomong-ngomong
- apakah untuk berangkat ke sana anak-anak
- juga sudah dibekali dulu dengan
- sejarahnya sehingga di sana enggak gagap
- gitu. Mungkin Umar bisa berikan
- informasi kira-kira sudah sejauh apa nih
- kalian yang mau berangkat ke sana
- terkait dengan ee sejarah daripada Wali
- Songo ini. Lihat kamera sayang.
- untuk bekal kami ya. Ada tentang untuk
- sejarah-sejarah Wali Songo itu ada
- tentang makna Wali Songo itu apa
- nama-nama walinya terusnya mereka tuh
- berdakwah tuh di mana aja gitu Bu. He.
- Nah, Wali Songo ini tuh maknanya tuh
- artinya tuh sembilan wali yang berdakwah
- ke berbagai wilayah di Indonesia. Nah,
- pusat dakwahnya Wali Songo ini tuh ada
- di Jawa, Bu. Di Jawa. Ada yang ke Aceh
- juga, ada yang ke tempat-tempat lain.
- Tapi untuk apa? Wali Songo ini tuh
- pertama kali tuh masuk ke Aceh menyebar,
- menyebar menyebar dakwahnya sampai ke
- seluruh wilayah di Indonesia gitu.
- Awalnya dari Jawa, Aceh. Dari Aceh, Aceh
- menyebar sampai ke pusatnya tuh di Jawa,
- pusat dakwah mereka.
- Jadi sudah ada nih ya tahu sedikit
- banyak terkait dengan Wali Songo ini
- untuk nanti kemudian menjelajah di
- tempat di mana ee Wali Songo itu yang
- akan dikunjungi dalam tur besok gitu ya.
- Kemudian Kak Musa ada pertanyaan lagi
- setelah kegiatan turisongo ini kira-kira
- para siswa seberapa jauh lebih lengkap
- lagi bisa mengikuti jejak Walisongo?
- Harapannya sejauh mungkin. harapannya
- ee banyak yang mereka serap, Mbak
- Nuning. Banyak yang mereka serap ee dari
- perjalanan hidup oleh Songo sehingga
- ketika mereka pulang mereka tahu
- ternyata perjuangan dulu menyebarkan
- Islam seperti apa. Tertamlah giriroh di
- para ee benak siswa. Oh, kayaknya memang
- ini tugas dakwah untuk semua gitu. Dan
- mereka sudah tahu ee role-role modelnya,
- sudah tahu role modelnya, sudah melihat
- langsung. Sehingga harapannya memang
- nanti itu dia siswa tahu kehidupannya.
- siswa tahu perjuangannya sehingga siswa
- terinspirasi untuk mengikuti
- perjuangannya gitu Mbak Nuni. Dan selain
- Wali Songo juga kita nanti mau ee
- anak-anak kita nih melihat kearifan
- lokal karena di sepanjang perjalanan kan
- tuh Pulau Jawa ada banyak karifan lokal
- yang nanti mereka temui. Baik kearifan
- lokal ee kulinernya nanti kita ajak
- makan makanan kuliner-kuliner lokal,
- kearifan lokal mungkin ee budayanya,
- kesehariannya gitu. termasuk hal-hal
- unik di sepanjang perjalanan kayak di
- Sunan Muria tuh kan ada ojek di sana. He
- tahu di Sunan Muria tuh kalau mau jadi
- tukang ojek di sana butuh uang sekitar
- 100 sampai Rp150 juta untuk untuk jadi
- tukang ojek. Heeh. Karena ee tukang
- ojeknya terbatas kan tuh setiap orang
- yang ke atas naik ojek. Jadi kan memang
- ee demand-nya tuh tinggi banget sehingga
- penghasilan tukang ojeknya juga besar.
- Oke. Sekali naik mungkin Rp15.000. R000
- mungkin 10 dulu Rp10.000 sekarang
- mungkin sudah Rp15.000 atau Rp20.000.
- Jadi dalam 1 bulan tuh mungkin ee tukang
- ojeknya nih punya penghasilan sekitar 12
- sampai 15 juta. H. Nah, cuma untuk
- menjaga keseimbangan dibatasin tuh
- jumlah yang boleh jadi tukang ojek di
- situ berapa banyak. Persyaratannya beda
- ya. Persyaratannya beda. Jadi oke di
- sini yang jadi tukang ojek cuma ada 150
- misalkan slotnya. Slotnya sudah penuh.
- Jadi kalau kita mau jadi tukang ojek
- kita harus beli slot kepada yang sudah
- ngojek. Jadi mereka dia dia enggak bisa
- ngojek lagi selnya digantiin ke kita.
- Nah, itu harganya sekitar 100 sampai
- Rp150 juta. Nah, kan informasi-informasi
- unik seperti itu tuh enggak enggak
- enggak ada di semua tempat. Bahkan
- kayaknya cuma ada di sedikit tempat
- gitu. Nah, anak-anak tuh jadi terbuka
- paradigmanya. Termasuk hal-hal lain
- seperti itu. Nanti ada, oh ternyata di
- Kudus, cuma di Kudus loh ada karfan
- lokal seperti ini. Oh, ternyata cuma ada
- di Semarang. Semarang seperti ini, di
- Gersik seperti ini. Nah, hal-hal seperti
- hal-hal seperti itu yang harapannya
- nanti ditemukan oleh e anak-anak kita.
- Iya. Dan waktu kita sudah sangat
- terbatas nih di ujung ada pertanyaan
- dari Ibu Darma di Bekasi. Alhamdulillah
- saya menyimak insyaallah ya. Kapan dong
- buat pendengar hasil?
- Kapan dong buat pendengar hasil? Kapan
- ya?
- Ee mudah-mudahan dalam mudah-mudahan n
- sekarang kan sudah mulai akhir tahun,
- mudah-mudahan tahun depan insyaallah
- start travel akan bikin. Karena untuk
- pendengar hasil sama untuk anak sekolah
- tuh perlu dibedakan Iwan dan Ahwat.
- Kalau anak sekolah tuh kita bisa naik
- bus dari mulai sini sampai akhir. Cuma
- kalau untuk pendengar kita enggak tega
- karena pendengar hasil kan secara usia
- jauh lebih senior dibandingkan siswa.
- Secara stamina juga sepertinya di bawah
- siswa. Jadi harus dibikin perjalanan
- yang lebih ploper, perjalanan yang tidak
- terlalu menguras fisik. Jadi biasanya
- memang kita ngadain Wali Songo tuh
- dibagi part-part. Ada Park Jawa Barat,
- Park Jawa Tengah, Parta Jawa Timur
- sehingga ee berangkatnya pun bahkan naik
- pesawat kalau di Jawa Tengah dan Jawa
- Timur sehingga ee energinya masih bisa
- ee cukup untuk dialokasikan ke aktivitas
- aktivitas lain selama turu. Kalau anak
- siswa kita percaya energinya banyak,
- kita naik bus dari sini sampai nanti
- pulang lagi di sini tuh naik bus. Jadi
- ada beberapa malam bahkan yang tidurnya
- tuh di bus kayak hari pertama tuh dari
- Cirebon ke Surabaya itu sampai
- Surabayanya mungkin dini hari jadi kita
- enggak buka kamar. Nah, kalau seandainya
- pendengar hasil kan enggak enggak enggak
- tega kitanya enggak sampai hati gitu.
- Makanya ee dibedakan perjalanannya.
- Insyaallah tahun depan Bu Darma.
- Insyaallah tahun depan dan yang
- lain-lain mungkin bisa ditanyakan
- ke kalau turnya yang tadi disebutkan.
- Saya kebetulan belum pegang nomor
- telepon ya, jadi enggak bisa berbagi ya.
- Tapi terkait dengan bahasan dari jendela
- sekolah SMP IT, SMA IT Insan Mandiri
- Cibubur mudah-mudahan mempersuasi kita
- semua untuk menitipkan anak-anak kita di
- sana ya. Pak Oni ada yang mau
- ditambahkan sebelum kita closing
- statement?
- Iya. Di
- [Musik]
- kehidupan kita
- itu akan mencapai mulia pada saat kita
- bermanfaat bagi orang lain. Sebagaimana
- Rasulullah itu di dalam hadisnya
- Muhammad mengatakan khairunas anfauhum
- linas. Sebaik-baik manusia itu
- bermanfaat bagi orang lain. Ee saya
- beberapa kali juga ke ee tempat beberapa
- wali itu kita melihat
- bahwa ee rentang kehidupan para wali itu
- kan antara 1600 sampai 1700 di
- tahun-tahun itu. tapi sampai saat ini
- mampu menghidupi orang-orang sekitar,
- masyarakat sekitar,
- bahkan ee daerah sekitar. Artinya
- walaupun ini sudah jauh masa
- kehidupannya, tapi tetap masih mampu
- menghidupi masyarakat yang berada di
- sekitar ee area pemakaman. Nah,
- pertanyaannya bagaimana nanti kita akan
- hidup? Apakah kita masih tetap
- bermanfaat bagi orang lain? Nah, maka
- kita harus senantiasa untuk belajar.
- Kita bisa belajar dari manaun dan kita
- membiasakan diri memanfaatkan waktu kita
- dengan hal-hal yang positif, dengan
- hal-hal yang ee menambah pengetahuan
- kita. sehingga yang keluar dari diri
- kita adalah sesuatu yang bernilai. Amin.
- Baik itu bernilai tentang sikap-sikap
- yang seperti apa ataupun mungkin orang
- melihat dari ee kinerja kita, tanggung
- jawab kita, ee berkomitmen dari apa yang
- kita ucapkan itu sesuai dengan perbuatan
- kita. Maka inilah yang ee kita harus
- lakukan di mana pun kita berada.
- Bagaimana caranya kita berusaha menjadi
- contoh yang baik, jadi uswatun hasanah
- sebagaimana kita mengikuti suri
- tauladannya Rasulullah. Amin. Allahum
- amin. Jadi untuk Daafa dan juga Omar
- mudah-mudahan siap ya ke Sunan Gunung
- Jati Cirebon subuh-subuh besok lanjut
- lagi ke Sunan Ampel Surabaya. Terus
- lanjut lagi ke Semarang. Semarangnya di
- masjid apa nih tadi? Kayaknya enggak
- disebutin deh sama Mbah Semarang tuh
- terakhir Mbak Nuni. Iya. Jadi dari Sunan
- Nampel masuk ke Gresik dulu, masih ke
- Kudus, masih ke Iya. Tuban terakhir
- nanti di Semarang. Mudah-mudahan itu
- semua akan mempertajam dan memperkuat em
- pembelajaran dan pemahaman kita terkait
- dengan bagaimana agama ini sampai ke
- tangan kita ya. Apalagi dengan tiga
- rumpun pembelajaran yang tadi ee Pak Oni
- sebutkan. Oke, sekali lagi sudah di
- ujung. Coba silakan ee untuk Kak Musa
- memberikan closing statement juga
- sebelum kita akhiri.
- Ee sejarah kita luar biasa, perjuangan
- Wali Songo juga luar biasa dan banyak
- banget pelajaran yang bisa kita ambil
- hewan dan akhwat. Jadi untuk hewan dan
- akwat jangan lupa baca buku Nusantara
- Berkisah atau buku tentang Wali Songo
- lainnya. Kita kita temukan harta karun
- yang bisa kita pelajari untuk bekal masa
- depan kita. Amin. Allahumma amin. Terima
- kasih sekali lagi Pak Oni, Kak Musa,
- kemudian juga Dafa dan Omar untuk
- kehadirannya. Mudah-mudahan jendela
- sekolah 2 minggu yang akan datang tetap
- hadir dengan
- informasi-informasi yang lain yang dapat
- kami sampaikan. Dan mudah-mudahan bukan
- hanya dari jendela sekolah saja, tapi
- kita semua yang dengarkan rasil ini juga
- mampu meningkatkan critical thinking
- kita. Kemudian juga problem solving dan
- creative thinking ya. Baik, sekali lagi
- terima kasih. Billahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.