Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:12 [musik] 0:17 [musik] 0:25 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:26 warahmatullahi wabarakatuh. 0:28 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 0:30 wassalamu ala sayyidina Muhammad wa ala 0:33 alihi wasohbihi ajmain. Rabbi zidni ilma 0:36 Allahumfani bima alamtani waimni ma 0:39 yangfani warzuqni ilman yangfafuni. 0:41 Dipancarkan dari jalan masjid 0:42 silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 0:44 Cibubur, Bekasi, radio silaturahim dan 0:46 Rasil TV untuk Islam yang satu. Ikhwan 0:48 akhwat pendengar radio silaturahim di 0:50 mana pun saja Anda berada, apa kabar 0:52 Anda di pagi menuju siang hari ini? 0:55 Semoga kabar Anda selalu dalam keadaan 0:57 sehat. Alfiat yang saat ini sedang 1:00 terbaring sakit. Mudah-mudahan segera 1:03 disembuhkan oleh Allah Subhanahu wa 1:05 taala. Dalam kondisi apapun, ikhwan 1:07 akhwat, tetap terus mendengarkan 1:09 siaran-siaran Rasil. Semoga 1:11 siaran-siarannya mencerahkan dan senang 1:14 sekali di kesempatan kali ini saya Angga 1:16 Aminudin ditemani oleh Algi Nimeja 1:19 Operator. Ada juga Ondi di kameramen 1:21 kembali hadir dalam acara kajian ekonomi 1:25 Islam edisi hari Selasa. Kita sudah 1:28 memasuki hari yang keenam di bulan 1:30 Januari 2026. 1:34 Dan alhamdulillah untuk kajian ekonomi 1:37 Islam edisi hari ini kita siaran live 1:39 bersama narasumber kita yang sudah hadir 1:42 di studio, Ustaz Ihwan Basri. 1:45 Asalamualaikum warahmatullahi 1:46 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:48 wabarakatuh. 1:49 Bagaimana kabarnya? Sehat, Ustaz? 1:50 Alhamdulillah sehat walafiat. 1:52 Alhamdulillah sehat. 1:54 2026 ini dunia sudah gempar ya, Ustaz 1:55 ya? [tertawa] 1:57 Lebih gempar lagi itu kelihatan 1:59 lebih gempar lagi gitu ya. ee sorotan 2:02 masyarakat ketika ee melihat tingkah 2:06 laku atau polanya ee Presiden Amerika ya 2:09 Donald Trump ya, Ustaz ya yang 2:11 sepertinya ee banyak pengamat melihat 2:13 wah 2026 ini sudah dimulai seperti ini 2:16 nih. Kira-kira apakah akan lebih baik 2:19 dari 2025 atau justru meneruskan tren 2:22 negatif ekonomi global di 2026 ini gitu 2:26 ya. Ee seperti kita tahu Ikhwan Akhwat 2:29 ee konflik Amerika dengan banyak negara 2:32 ya, Pak Ustaz ya. Dengan banyak negara. 2:34 Yang terbaru ini adalah dengan negara 2:36 yang disebut ee memiliki cadangan ee 2:40 minyak terbesar di dunia dan lebih lebih 2:43 banyak daripada Arab Saudi. Venezuela, 2:46 presidennya ditangkap, Pak Ustaz. 2:48 Digerebek istilahnya gitu ya. Ee 2:50 perkembangan politik di global juga 2:51 banyak sekali negara-negara yang ee 2:53 mengecam tindakan Amerika Serikat. Tentu 2:56 saja negara-negara tetangga Venezuela 2:58 juga banyak yang berkomentar. Presiden 3:00 Chile bilang 3:02 ee kemarin eh sekarang Presiden 3:03 Venezuela, besok bisa juga 3:05 presiden-presiden yang lain kata di 3:06 negara-negara ini yang mereka menentang 3:08 ee kebijakan-kebijakan Amerika Serikat. 3:10 Pasti pasti ada kaitannya dengan ekonomi 3:13 pasti, Pak Ustaz ya. 3:14 Pasti 3:14 pasti sekali. Makanya ekonoms menyorot 3:17 hal itu. Yang adem-ayam di sini, Pak 3:19 Ustaz. 3:20 [tertawa] 3:20 Bahkan pemerintah ini berita terakhir 3:22 saya tanya di baca baca di Indonesia ee 3:25 tidak akan berdampak terhadap ekonomi 3:27 Indonesia. Sudah sangat PD Indonesia 3:29 sudah komennya seperti itu ya. Apakah 3:31 seperti itu? Nanti kita akan bicarakan 3:34 ikhwan akhwat karena ini juga yang 3:36 menjadi perbincangan ee banyak orang di 3:40 pengajian gitu ya, di masjid-masjid 3:42 karena melihat hal ini juga gitu. 3:44 Ketika dilihat 2025 dianggap puncak 3:47 kerumitan. Lalu di 2026 ternyata ee 3:51 ketidakpasian itu malah makin makin 3:55 terlihat gitu ya tanda-tandanya. 3:57 Bagaimana sebenarnya menatap 2026 dengan 4:01 pandangan ekonomi Islam. Kita lihat eh 4:04 konflik eh Israel Palestina, bricks, 4:07 pergeseran industri otomotif dari Eropa 4:09 ke Cina. Belum lagi konflik perdagangan 4:11 yang sepertinya tidak akan usai ini ya 4:14 tarif perang tarif antara Cina dan juga 4:17 ee Amerika. Dan ini yang akan kita ee 4:19 angkat ikhwan akhwat. Sebagian karena 4:21 sebagian besar pengawat menilai era 4:24 ketidakpien 4:26 2026 itu sepertinya akan seperti apa dan 4:30 ekonomi Islam memandangnya bagaimana. 4:32 Analisa dari usaha di Ohan Basri nanti 4:34 kita akan simak. Selain itu, kami juga 4:35 mengundang Anda untuk bergabung. Silakan 4:38 sampaikan komentar ataupun pertanyaannya 4:40 ke nomor WhatsApp Rasil di 0811999720. 4:46 Baik, Pak Ustaz. 4:48 Bagaimana Pak Ustaz memulai kajian kita 4:50 di pagi hari ini melihat yang terjadi di 4:53 2025 dan memandang tahun 2026 dari sudut 4:56 ekonomi Islam. Tafadul Ustaz. 4:57 Terima kasih Masang. Asalamualaikum 5:00 warahmatullahi wabarakatuh. 5:02 Alhamdulillahiabbil alamin. Wa usolli wa 5:05 usallim shatan wa tasliman 5:08 yaliqoni bimaqomi amirilya wal mursalin 5:12 nabiyina Muhammadin wa ala alihi wasahi 5:15 ajmain. Amma ba'du. 5:17 Para pemirsa Rasil TV dan para pendengar 5:21 Radio Silaturahim 5:23 rahimakumullah. 5:25 Yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa 5:26 taala. 5:28 Alhamdulillah pada hari ini minggu awal, 5:31 minggu pertama tahun 2026 Masehi, 5:36 kita hadir secara live dan mengakhiri 5:39 tahun 2026 yang lalu juga kita hadir 5:42 secara live. Jadi 5:45 pada waktu kita 5:48 mencoba untuk bagaimana menyimpulkan 5:51 kejadian di tahun 2005 pada minggu lalu 5:54 itu ada harapan bahwa kompleksitas 5:58 kemudian kerumitan 6:00 konflik yang sebetulnya sudah dianggap 6:04 sebagai puncak pada tahun 2025 itu ee 6:09 ini kita dikait-kaitkan dengan peristiwa 6:12 yang menurut Menurut saya dan juga para 6:14 banyak pengamat ya, bahwa peristiwa ini 6:17 lebih tinggi intensitasnya, 6:20 lebih berbahaya 6:23 dan lebih memberikan ancaman 6:27 kepada global dibandingkan apa yang 6:30 terjadi pada 6:32 2025. Jadi awal tahun ini minggu pertama 6:36 hari kedua, ketiga dari tahun 2026 6:39 diawali dengan penggerebekan presiden 6:43 yang sah suatu negara 6:46 oleh Amerika Serikat. Ya, jadi secara 6:49 secara hukum internasional, adab-adab 6:52 internasional semuanya ini dilanggar dan 6:55 ini mengakibatkan 6:58 bahwa memasuki awal tahun 2026 ini 7:01 bukannya kita ini turun dari tensi, 7:03 justru kita itu merangka atau pindah 7:06 dari tensi, puncak tensi tahun 2025 7:09 kepada puncak yang lebih tinggi. Jadi 7:12 kalau di awal tahun ini sudah puncaknya, 7:15 maka bisa dimengerti oleh sebagian orang 7:19 bahwa ini akan membawa kita kepada 7:21 puncak yang jauh lebih tinggi, lebih 7:23 konflik, lebih tensi dan lain sebagainya 7:26 dan lebih tidak pasti lagi. Dan mungkin 7:28 untuk memberikan solusi atau 7:31 menyelesaikan persoalan ini menjadi 7:33 tidak pasti ya, jauh dari kepastian. 7:37 Sehingga pesimisme 7:39 bagi orang-orang yang mengikuti 7:43 informasi internasional, 7:45 mengupdate informasi yang terkini itu 7:48 akan menimbulkan pesimisme tingkat 7:51 tinggi ya. Resmi ekstrem malah ya. 7:56 Ya. Jadi kita berakhir apa namanya? 7:59 Berharap awalnya itu mudah-mudahan itu 8:00 ada tensi yang turun. Eh, malah di awal 8:03 tahun ini baru beberapa hari sudah ada 8:07 peristiwa yang membingungkan, menekan 8:10 kepada kita dari berbagai sudut sehingga 8:13 kita berasumsi atau beranggapan bahwa 8:16 2026 mungkin menjadi lebih ekstrem ee 8:21 menjadi ekstremnya itu tidak pastinya 8:23 itu lebih tinggi sangat tidak sangat 8:26 tidak bisa dipastikan jauh daripada 8:29 harapan ini orang-orang seperti itu. 8:32 Nah, tapi ee 8:34 kita ikuti saja peristiwa-peristiwa ini 8:38 ee seperti apa yang terjadi karena ini 8:41 kehendak Allah Subhanahu wa taala ya. 8:43 Tetapi yang saya perhatikan adalah 8:46 hampir semua para ustaz ataupun ya 8:50 intelektual kita kaum muslimin baik di 8:53 sini ataupun di luar itu selalu apa nam 8:57 mengikuti update kejadian ini karena 9:01 kita ini berada di ujung sejarah 9:04 kemanusiaan jadi akhir zaman. Karena itu 9:07 maka peristiwa-peristiwa yang besar ini 9:09 tentu dikait-kaitkan dengan bagaimana 9:12 kita berhadapan dengan ee musuh-musuh 9:15 Islam di akhir zaman dan itu tanda-tanda 9:19 ke arah sana makin jelas. Ya, itu dari 9:22 satu sisi atau dari sisi ilmu akhir 9:25 zaman itu selalu mengupdate kejadian. 9:29 Tapi kalau kita di sini kita ini 9:31 melihatnya dari sudut dari sudut ee 9:34 ekonomi Islam, bagaimana itu [mendengus] 9:38 dihubungkan dengan peluang ekonomi Islam 9:41 dalam hal memberikan kesejahteraan 9:43 kepada masyarakat, baik itu masyarakat 9:45 muslim atau masyarakat umum. Makanya di 9:48 sini ada beberapa kemungkinan ya 9:53 ee 9:54 jadi berbekal dengan apa yang terjadi 9:58 pada tahun 2025. 10:01 Maka bagaimana kita melihat peluang 10:04 ekonomi Islam di tahun 2026 10:09 itu atau bagaimana kita melihat ee 10:12 peristiwa-peristiwa yang mungkin terjadi 10:14 berbekal dengan data yang ada di tahun 10:16 2005. untuk melihat bagaimana ekonomi 10:19 Islam itu mempunyai peluang di tahun 10:23 yang sekarang ini masuk kita masuki 10:25 yaitu 202. Nah, ini para pemirsa makin 10:28 banyak yang penasaran sebetulnya ya 10:31 karena seperti yang kita katakan tadi 10:34 bahwa ee kaum muslimin para ulamanya ini 10:38 mengikuti update 10:41 detail sekali terhadap kejadian semua. 10:43 Nah, misalnya perang antara Rusia dengan 10:46 Ukraina ya. 10:47 itu itu apa namanya? Ada kaitannya 10:51 dengan bagaimana nasib kaum muslimin di 10:53 masa yang akan datang. Begitu juga 10:55 perang antara Cina dengan Amerika, 10:57 perang dagang maksudnya itu akan apa nam 11:00 memberikan tanda-tanda bagaimana posisi 11:04 umat Islam dan juga agama kita ini 11:10 di sepanjang akhir tahun ini. Juga makin 11:14 banyaknya 11:16 orang-orang nonmuslim 11:19 yang masuk Islam. Ini fenomena yang luar 11:22 biasa ya. di Eropa, di Amerika, di India 11:25 sendiri yang ekstremis Hindu itu 11:28 sekarang memperoleh peluang yang besar 11:30 untuk apa namanya menekan kaum minoritas 11:34 itu justru terjadi apa namanya ee 11:39 mualaf. orang-orang yang masuk Islam 11:41 dari kalangan Hindu itu jumlahnya lebih 11:44 tinggi daripada sebelum peristiwa ini 11:47 terjadi atau sebelum ee apa namanya 11:50 ekstrem Hindu menguasai ee parlemen dan 11:53 kekuasaan di India. Jadi laju orang 11:57 masuk Islam tinggi sekali termasuk juga 11:59 di Jepang dan Korea Selatan ya yang mana 12:04 negara-negara ini dianggap sebagai 12:05 negara yang maju menurut eh Western 12:09 Civilization 12:11 dan itu menjadi apa sanjungan dari 12:15 berbagai kelompok terutama Barat. Tapi 12:19 kita lihat tren kaum atau bangsa ini 12:22 masuk Islam hari-hari ini luar biasa ya 12:25 dan lain sebagainya ya. Jadi itu adalah 12:28 suatu variabel yang memberikan data 12:31 kepada kita tentang bagaimana warnanya 12:34 di masa yang akan datang terutama 2026. 12:38 Ada yang bertanya kepada saya, "Ustaz, 12:40 bagaimana melihat kondisi tahun 2020 12:44 dari sisi pandangan ekonomi Islam yaitu? 12:47 Kalau dari sisi peluang bahwa ekonomi 12:49 Islam ini akan berkembang 12:53 itu dikaitkan dengan ee masuknya 12:58 orang-orang nonmuslim ke dalam Islam 13:02 begitu banyak. Karena ketika mereka itu 13:04 masuk Islam, mereka ingin ee mengikuti 13:08 syariat sepenuhnya. Salah satu yang 13:11 mereka kemudian hindari 13:14 adalah misalnya konsumsi alkohol ya, 13:18 minum-minuman keras. J akan terjadi 13:21 penurunan konsumsi 13:24 ee minuman beralkohol di negara-negara 13:27 yang sebagai produsen atau sebagai 13:30 konsumerkonsumen 13:31 utama daripada minum-minuman keras ya. 13:34 dan terjadi sekarang meskipun belum 13:37 signifikan ya, tapi itu sudah mulai 13:39 terjadi. Kemudian ee yang kedua adalah 13:43 mereka kemudian seolah-olah ee merasa 13:47 bahwa kehidupan ekonomi yang selama ini 13:50 mereka ikuti itu ee menjijikkan ya. 13:55 Jadi mereka sebelumnya itu sudah biasa 13:57 makan riba, berjudi, 14:00 ee jual beli barang haram dan lain 14:03 sebagainya. 14:04 Dan itu merupakan pendapatan mereka 14:06 sehari-hari, penopang kehidupan mereka. 14:09 Bahkan pendapatan utama daripada 14:11 kehidupan mereka itu dari sisi ekonomi 14:13 ya, minuman keras, barang-barang non 14:16 halal, obat-obatan, narkoba dan lain 14:19 sebagainya, judi dan lain sebagainya itu 14:22 adalah ee apa namanya? nyawa mereka. Dan 14:26 setelah mereka itu masuk Islam, ini 14:29 semua kegiatan yang sifatnya itu 14:31 komersial sebetulnya dalam konteks 14:32 Barat. itu berhenti ya dihentikan ini 14:36 pengaruhnya langsung. Jadi ee orang yang 14:40 tadinya biasa datang ke bar misalkan ee 14:44 kemudian minum-minum di bar eh sekarang 14:46 setelah masuk Islam ya gak dan ini 14:49 jumlahnya makin hari makin banyak 14:51 sehingga apa namanya ee konsumsi 14:56 terhadap barang-barang yang diharamkan 14:57 oleh Islam itu otomatically berkurang. 15:01 tapi trennya 15:03 bertambah ya, trennya meninggi ya. 15:06 Kemudian yang ketiga adalah orang ini 15:10 atau dunia atau peradaban sekarang dari 15:13 sisi ekonomi ini kan netral terhadap 15:16 nilai ya. Artinya apa? Artinya kegiatan 15:19 ekonomi ini tidak ada sangkutpa dengan 15:22 kehidupan rohani ya. misalnya ee yang 15:27 diinginkan dari sebuah fenomena ekonomi 15:31 yang berbasis filosofi Barat adalah 15:33 pertumbuhan peningkatan pendapatan itu 15:36 saja. 15:38 Selama pendapatan per kapita itu 15:40 meningkat, don't worry. Jangan ee jangan 15:44 takut, jangan apanya, jangan cemas. 15:46 Karena itulah ekonomi, ya. Maka dengan 15:48 adanya seperti itu 15:51 tidak memberikan ruang kepada sisi yang 15:55 lain. Pendapatan per kapita naik ya 15:59 sampai sekarang mungkin Eropa hampir 16:01 rata-rata itu sudah di atas 80.000 16:04 dolar per tahun ya. Kita kan sampai 16:08 5.000 jadi jomplang banget. Mereka 10 16:10 kali lipat lebih tinggi daripada 16:13 pendapatan kita. Tapi yang terjadi apa? 16:16 Terjadi kekosongan rohani yang parah 16:18 sekali. Dan kekosongan rohani ini 16:21 ditunjukkan dengan jiwa. Penyakit jiwa 16:24 sebetulnya misalnya ketidaknyamanan 16:26 jiwa, ketidakamanan 16:29 rohani, rasa tidak aman itu hilang dari 16:32 jiwa kita. Sehingga mereka itu 16:34 pelampasannya kepada minum-minuman 16:36 keras, kepada narkob dan lain 16:38 sebagainya. Nah, yang paling aneh adalah 16:42 dengan kekosongan rohani yang begitu 16:43 parah. Bukannya mereka tidak ke gereja 16:46 ya, gereja kosong 16:49 sekarang malah banyak dijual. Iya kan? 16:52 Nah, hari Natal kemarin ada cerita di 16:55 mana-mana tidak ada jemaah yang datang 16:58 ke gereja signifikan. H 17:01 ya istilahnya kalau masjid ini salat 17:02 subuh ya dua baris doang ya. [mendengus] 17:05 Yang yang kayak hari Jumat itu enggak 17:08 ada. Nah, ini menunjukkan betapa 17:11 kekosongan rohani yang apa namanya yang 17:15 menghantui sedang dirasakan oleh 17:17 masyarakat Barat ini bukannya gereja 17:20 sebagai solusi tetapi gereja di justru 17:24 ditinggalkan. 17:25 Sebaliknya mereka mencari referensi 17:28 sumber-sumber tentang Islam setiap hari. 17:31 Sehingga teman-teman kita yang ada di 17:32 Eropa, ada di Amerika itu tiap hari 17:35 sibuk banget ya memberikan pencerahan 17:36 kepada orang-orang yang berminat tentang 17:39 Islam dan akhirnya ada yang ee masuk 17:42 Islam. Mereka sangat sibuk ya. Bukan 17:44 hanya di Amerika, di Eropa, di Jepang 17:47 juga demikian. Di juga termasuk di apa 17:50 namanya ee Korea Selatan ya seperti itu 17:54 ya. Nah, jika ini kita 17:59 amati, maka 18:01 permintaan penjelasan atau permintaan 18:04 terhadap penjelasan ekonomi Islam yang 18:08 benar itu tinggi jadinya. Karena mereka 18:11 begitu mereka itu masuk Islam mereka 18:13 enggak mau riba, enggak mau bungah. Tapi 18:15 bukan bukan setelah Islam saja, bahkan 18:17 sebelum Islam sekalipun mereka itu sudah 18:21 ee bertanya apa sih apa namanya riba, 18:26 bagaimana sebuah perekonomian tanpa 18:27 riba, tanpa bunga ini bagaimana 18:29 dimungkinkan? Mereka sudah bertanya 18:32 tanya begitu karena menurut mereka 18:35 tidak mungkin sebuah perekonomian tanpa 18:38 bunga 18:39 ya. Bagaimana bekerja bank itu? 18:41 bagaimana ee urat di ekonomi akan 18:45 bergerak beraktivitas jika tidak ada 18:47 bunga, tidak ada pinjaman kepada 18:49 konsumen, kepada semua orang yang ingin 18:51 membutuhkan investasi tanpa bunga. 18:55 Mereka itu enggak enggak enggak ngah 18:56 enggak enggak kebayang bagaimana. Nah, 18:58 ini kemudian mereka tanya-tanya termasuk 19:01 kepada ee ustaz-ustaz yang 19:03 background-nya sebetulnya tidak dari 19:05 ekonomi tapi dari syariah atau dari apa 19:08 akidah atau dari apa namanya dakwah gitu 19:10 ya secara umum. Tapi mereka sekarang 19:12 dituntut untuk tahu ee karena ada 19:15 beberapa pertanyaan dari orang-orang ini 19:17 tentang sebuah perekonomian tanpa bunga. 19:20 Bagi mereka itu enggak masuk akal ya. 19:22 Nah, di sinilah kita melihat bagaimana 19:25 peluang ee di saat kita menghadapi ee 19:29 tantangan yang mungkin terbesar dalam 19:31 sejarah modern kita, tetapi ada peluang 19:34 bahwa ekonomi Islam itu sedang 19:37 dicari-cari, sedang dibutuhkan ya karena 19:41 apa yang mereka ikuti kepada ekonomi 19:44 yang sekarang ada menyerumuskan kepada 19:47 ee ketidakpastian, 19:50 kepada kemiskinan. kepada apa de 19:53 bleeding eh resources eh apa namanya 19:58 pengerukan sumber daya alam tanpa batas 20:00 sehingga mengancam eksistensi manusia 20:02 itu sendiri. Adanya perubahan iklim 20:04 semuanya ini adalah terjadi karena 20:06 manusia terlalu ee beraktivitas tinggi 20:10 di dalam 20:12 apa? menambang alam, menambang 20:14 tambang-tambang sumber daya alam 20:15 sedemikian rupa sehingga menimbulkan 20:17 ketidakseimbangan ekologi. Dan yang kita 20:20 rasakan sekarang terjadi seperti ini, 20:21 banjir ee kemudian topan dan lain 20:25 sebagainya, curah hujan yang terlalu 20:27 tinggi atau curah hujan yang tidak 20:29 tinggi di satu tempat yang lain. 20:31 Kemudian kekurangan air dan lain 20:33 sebagainya. Nah, ini semua adalah 20:35 tantangan yang sekarang ini orang sudah 20:37 sadar bahwa ini semuanya 20:40 disebabkan oleh manusia. Nah, mereka 20:44 melihat ingin melihat bagaimana apakah 20:46 ada sebuah sistem perekonomian atau 20:49 sebuah sistem ekonomi yang ramah 20:51 terhadap ee apa namanya? pengerukan 20:55 sumber daya alam. Ada sumber daya alam 20:57 tetap dikeruk tetapi dalam batas yang 20:59 normal, dalam batas yang seimbang. Kalau 21:01 sekarang seperti ini ya kita bisa 21:03 bayangkan lah dalam 50 tahun yang akan 21:05 datang mungkin bumi ini sudah enggak 21:06 enggak karu-karuan gitu ya. 21:08 Musim tidak jelas kapan akan terjadi. 21:10 Hujan tidak bisa diukur, kemar tidak 21:12 bisa dibayangkan, digambarkan bagaimana 21:15 lamanya dan lain sebagainya. Nah, mereka 21:18 juga mencari-cari apakah ada sebuah 21:20 filosofi ekonomi di mana ini semuanya 21:23 bisa dierim. Satu-satunya jalan terhadap 21:27 persoalan ini ya cuman ekonomi Islam ya. 21:30 Karena hanya ekonomi Islam itulah yang 21:32 akan memberikan moderasi pertengahan ya, 21:35 tidak terlalu sana, tidak terlalu ke 21:37 sini dan bahkan sekarang ini mulai 21:41 orang-orang yang punya pikiran sosialis 21:44 dalam pengertian Marxis, 21:46 ekonom yang menggali-gali pemikiran Marx 21:50 dalam kitabnya Das Capital, The Capital 21:54 dan dalam banyak buku yang lain, 21:56 buku-bukuar Mark mereka sekarang 21:58 menggali menggali Dalam arti apa? Ingin 22:01 mencari-cari jawaban. Apakah di dalam 22:03 pemikiran-pemikiran [mendengus] Karmak 22:05 itu ada jawaban terhadap persoalan ini. 22:07 Nah, mereka mulai melihat apa yang 22:10 dikatakan oleh Karmak benar. 22:13 Apa sekali lagi karma benar dalam hal 22:16 ini. Ini 22:19 yang menjawab karma ini benar. Ee apa 22:23 namanya kut-kut ya kutipan-kutipan 22:25 seperti itu banyak sekarang ya di 22:26 mana-mana. Artinya orang ini mencoba 22:29 untuk mencari sumber bahwa apa yang 22:32 dikatakan oleh Karmak tentang 22:33 kapitalisme terjadi sekarang. Ya, jadi 22:35 menurut Karmak salah satu ininya, salah 22:38 satu lini cara berpikirnya adalah bahwa 22:40 di dalam sistem kapitalis yang ada pada 22:43 zaman Karmak itu dan sampai sekarang kan 22:44 gak ada perubahan ya, 22:46 itu mengandung self destruction, 22:48 mengandung ee apa namanya ee unsur-unsur 22:53 yang menghancurkan dirinya sendiri ya. 22:56 Dan itu terjadi cycle-nya itu terjadi 22:58 terus-menerus. Makanya krisis yang 23:01 terjadi di Barat yang pada intinya 23:03 adalah sebuah krisis kapitalisme itu 23:05 sendiri itu selalu terjadi 23:07 berulang-ulang. Berulang-ulang ya. Ini 23:10 menunjukkan bahwa di dalam elemen 23:12 kapitalisme ada kontradiksi ya. Ada 23:16 kontradiksi. Cara berpikir mesis memang 23:19 begitu. Selalu mulai satu tesis mesti 23:22 ada antitesisnya dan antitesis dan tesis 23:25 ini akan terus berjuang 23:28 akhirnya menimbulkan tesis baru kan 23:30 begitu. Jadi apa yang dikatakan oleh 23:34 Karmak di dalam bukunya yang sekarang 23:35 dipelajari lagi dengan lebih serius oleh 23:38 para ahli ekonomi atau sosiologi itu 23:41 menunjukkan bahwa ee hal yang terjadi 23:45 pada masa sekarang ini tidak bisa 23:47 diselesaikan dengan kacamata kapitalisme 23:51 tapi dengan metode lain. Nah, salah satu 23:54 clue-nya adalah itu tadi bahwa di dalam 23:57 kapitalisme ada elemen yang saling 24:00 menghancurkan satu sama lain dan itu 24:03 akan membuat kapitalisme ini bisa collab 24:05 ya pada akhirnya begitu. Dan masa 24:07 sekarang ini kalau mereka katakan ee 24:12 kehidupan kapitalisme is number. Baik. 24:15 Kehidupan kapitalisme yang sekarang ada 24:18 bisa dihitung dengan hari, bisa dihitung 24:20 dengan jari. kapan akan akan runtuh sama 24:23 sekali tanda-tanda kasana sudah ada. 24:25 Walaupun sekarang ini misalkan Amerika 24:28 justru mencaplok atau me ee menguasai 24:32 Venezuela dengan segala sumber daya yang 24:35 seperti Mas Angga tadi katakan ya, 24:37 tetapi tidak menunjukkan bahwa ee 24:40 kapitalisme itu tetap berjalan menuju 24:44 kehancuran. Ya, itu itu jadi peluangnya 24:48 besar sekali. Jika orang sekarang ee 24:50 ingin menggali-gali aspirasi dari 24:53 ekonomi yang lain, kiri misalnya 24:56 sosialisme dengan segala variannya, maka 24:58 peluang ekonomi Islam untuk menjadi 25:01 pilihan bagi orang-orang yang punya akal 25:04 ya orang-orang yang menggunakan akalnya 25:07 pasti akan ketemu dalam ekonomi Islam. 25:09 Karena hanya dengan ekonomi Islam lah 25:11 semua konsep itu akan bisa ee konsepnya 25:16 akan sesuai dengan fitur manusia. Tidak 25:18 akan memberikan begitu kuat kepada 25:21 kekuasaan apa namanya elit politik atau 25:26 oligarki yang berhubungan dengan 25:27 kekuasaan. Tidak akan ada lagi eh 25:31 natural depletion, pengerukan sumber 25:33 daya tanpa batas, tanpa aturan. hanya 25:37 karena mereka menguasai segala teknologi 25:39 dan lain sebagainya yang mengakibatkan 25:41 bumi ini menjadi tidak seimbang lagi dan 25:44 itu tidak mungkin ada kecuali daripada 25:46 sistem ekonomi Islam. Jadi tapi jalannya 25:49 kesannya itu belum belum sampai kepada 25:51 situ. Hanya beberapa orang yang sudah ee 25:55 sadar masalah ini dari orang Barat 25:57 banyak ya intelektualnya sudah banyak 25:59 tetapi belum cukup untuk membikin 26:01 momentum agar supaya peluang ekonomi 26:04 Islam ini ee semakin besar di saat yang 26:06 s ee di masa yang akan datang atau di 26:08 tahun 2026. Tapi jalan ke arah sana 26:11 trennya itu banyak ya. Sekarang saya 26:14 lihat sudah saya lihat banyak orang ee 26:17 mencari-cari yang lain ee aspirasi dari 26:20 kiri, tetapi makin banyak yang menggali 26:23 pemikiran-pemikiran dari para filosuf 26:26 muslim ya, Imam Ghazali misalnya, Ibnu 26:29 Khaldun misalnya itu itu sudah marak di 26:32 mana-mana kajian-kajian tentang 26:34 pemikirannya. Bahkan sampai ada yang 26:36 mengatakan bahwa seandainya hidup 26:39 pemikiran ee mereka-mereka hidup pada 26:41 zaman sekarang, kita bisa memberikan 26:43 begitu banyak penjelasan dan keterangan 26:46 akan kekeliruan daripada sistem yang 26:49 kita pakai. Ya, Al-Ghazali yang terkenal 26:52 sebagai sufi oleh kaum muslimin sendiri 26:54 ya terkenal ahli ibadah, ahli zuhud. 26:57 Tetapi tulisan-tulisan beliau tentang 27:00 harta, tentang kegiatan ekonomi 27:04 itu sekarang dinilai memiliki jawaban 27:07 terhadap yang terjadi pada masa sekarang 27:09 ini. Masud apalagi Ibnu Khaldun ya itu 27:12 beberapa tahun yang lalu yang punya 27:14 Facebook itu Max siapa namanya? 27:16 Hm. 27:17 Itu kan mengajarkan kepada ee 27:19 memberitahukan kepada seluruh khalayak 27:22 pecinta Facebook agar baca buku. Apa 27:24 bukunya? The Mukodima. 27:26 [tertawa] 27:28 Iya kan sudah lupa itu 27:30 2012 dulu. 27:32 Jadi dia dia ingin kepada mengingin agar 27:36 supaya para fannya itu membaca buku. Apa 27:41 bukunya? Mukadimah yang ditulis Ibnu 27:44 Khaldun 27:45 yang itu ditutul pada tahun 1400 27:47 kira-kira sudah 600 tahun yang lalu. 27:49 Iya. dan relevansinya terhadap kehidupan 27:51 sekarang terutama dalam bidang ekonomi, 27:54 politik, gopolitik dan lain sebag 27:56 sosiologi sangat dibutuhkan untuk 28:00 memberikan sumbangsi kepada penyelisian 28:03 konflik multidimensional yang pada saat 28:05 sekarang ini enggak ada jalan keluar 28:07 buntu sama sekali. Itu 28:11 ya jawabannya tadi begitu. Kalau dilihat 28:13 dari sisi ekonomi Islam. 28:15 Ekonomi Islam ya. Terus apakah Ustaz 28:18 melihat bahwa tadi ya potensi konflik 28:21 nih di tahun ini itu semata-mata 28:24 persoalan ekonomi atau ada aspek lain? 28:27 Bahkan banyak aspek lain, Pak Ustaz 28:30 kira-kira yang menjadi variabel kuat 28:32 bahkan ee lebih kuat dari aspek ekonomi. 28:35 Memang multidimensional. Kajian seperti 28:38 ini enggak mungkin kita lihat dari satu 28:40 aspek ya. 28:41 Seperti modelnya Ibnu Khaldun yang saya 28:43 pelajari dari guru saya Umar Sapra 28:45 bahwa pendekatan Ibnu Khaldun terhadap 28:48 fenomena 28:50 adalah multidisiplin 28:52 ya, multidisiplinal 28:55 eh approach ya istilahnya begitu. 28:58 pendekatan multidisiplin. 29:00 Jadi, multidisiplin itu ee suatu 29:03 persoalan atau fenomena mungkin bisa 29:06 kita kategorikan sebagai fenomena 29:08 ekonomi 29:10 ya. Tetapi itu tidak cukup untuk 29:14 menyelesaikan masalah ya. Karena ada 29:16 aspek yang lain, aspek politik misalnya, 29:19 aspek apa namanya geografi, aset aspek 29:23 budaya dan lain sebagainya. Ini semuanya 29:26 ada. Jadi tidak ee 29:29 menutup kemungkinan mungkin bukan begitu 29:31 bahasanya ya, bukan tidak menutup 29:33 kemungkinan dalam bahasa Ibnu Khalun itu 29:36 semua fenomena sosial ini harus kita 29:38 lakukan pendekatannya, penyelesaiannya, 29:40 solusinya dengan menggunakan 29:42 multiisiplin 29:44 ya. Mulai dari sisi agamanya, dari sisi 29:46 mualamalahnya, dari sisi geografinya, 29:50 politik, perdagangan, dan lain 29:52 sebagainya semuanya harus kita pakai. 29:54 tidak boleh kita menggunakan salah satu 29:57 ee masalah, salah satu aspek kayak 30:00 misalkan ee penggerebekan Amerika kepada 30:04 Venezuela, Venezuela misalnya, 30:06 enggak bisa kita lihat dari sisi ekonomi 30:08 ya bahwa motivasi utama Amerika adalah 30:11 untuk menguasai sumber minyak yang tidak 30:14 akan kering-kering sampai bertahun-tahun 30:16 misalnya cadangan minyak yang begitu 30:18 besar itu itu salah satunya. Tapi ee ada 30:22 motif yang motif lain yang tidak 30:25 disampaikan ya di kita apa namanya ada 30:29 motif lain yang tidak diberitahukan gitu 30:31 loh. Nah, tapi itu semua mengandung ee 30:35 pendekatan apa namanya ee pendekatan 30:39 semuanya itu mengandung aspek yang lain 30:40 gitu. Bukan hanya masalah ekonomi gitu. 30:42 Jadi ada banyak masalah yang ee yang 30:46 mengikuti ya konflik misalnya ee 30:49 Palestina dan apa namanya Palestina dan 30:52 ee Israel misalnya 30:53 Israel 30:54 bagi orang Barat itu mungkin sebagian ya 30:57 enggak mengatakan semuanya sebagian 30:59 mengatakan enggak ada hubungnya dengan 31:00 agama sama sekali ya. 31:02 H 31:02 ya ada pengamat atau profesor dari Cina 31:05 mengatakan bahwa konflik itu enggak ada 31:08 hubungannya dengan apa namanya dengan 31:11 agama. Walaupun orang Palestina dalam 31:14 menentang Israel berdasarkan agama, 31:16 tapi mereka tidak mengatakan demikian. 31:18 Kenapa? Ya, soalnya niatnya Netanyahu 31:22 itu untuk membangun apa namanya? Terusan 31:25 ya dari Israel sekarang masuk ke bawah 31:30 ee Gaza sampai ke Laut Merah ya. Dan di 31:33 Gaza itu ada cadangan minyak yang 31:35 semulanya ya mungkin sampai dengan 31:36 Venezuela misalkan kalau gitu. 31:39 Terus buktinya apa? ketika Israel 31:41 melakukan serangan itu ee bahwa itu 31:44 bukan agama. Buktinya adalah ketika di 31:48 di ini dinyatakan oleh Perdana Menteri 31:50 Israel itu niatnya itu itu Rusia Cina 31:54 juga diam di PBB tidak dia tidak apa 31:58 namanya bukan apa ya tidak menentang ya 32:01 tidak memfeto tapi dia diam abstin 32:04 yang menunjukkan bahwa mereka itu 32:05 berkepentingan ya seperti itu. Nah, jadi 32:10 ee tidak mungkin tidak semua kalau 32:13 menggunakan pendekatan Ibnul Khaldun itu 32:16 multidisiplin dan itu aspek agama 32:19 terutama kita kaum muslim tidak bisa 32:21 kita tinggalkan sama sekali ya. 32:23 Bahwa misalkan bahwa sebagai bangsa 32:26 Palestina harus merdeka, harus berdiri 32:28 sendiri dan harus menguasai wilayahnya 32:30 itu harga mati. Sebagaimana kita NKRI 32:32 sama begitu ya harga mati. berapap pun 32:35 nyawa harus ditaruh untuk membebaskan 32:38 ini ya enggak ada masalah gitu karena 32:40 ini harga mati kecuali kalau kita 32:42 semuanya sudah enggak ada satuun orang 32:44 yang dalam membela ini semuanya mati ya 32:46 baru itu mungkin kita tidak tahu 32:48 nasibnya bagaimana tapi selama bukan 32:50 seperti itu kita akan 32:53 membela mati-matian ya meskipun ya 32:56 orang-orang lain itu tidak mengatakan 32:58 sebagai pentuk agama tetapi bagi kita 33:00 itu tetap menjadi ee apa motivasi agama 33:03 adalah sangat penting H 33:04 ya. Apalagi memang kalau kita lihat 33:07 dilihat dari apa namanya sumber-sumber 33:10 hadis tentang akhir zaman bahwa kita 33:12 akan berperang dengan Yahudi ini 33:14 menunjukkan dengan jelas bahwa inilah 33:17 saatnya kaum muslimin itu berperang 33:20 dengan Yahudi. Karena Rasulullah sendiri 33:22 mengatakan demikian ya. Dan ini motivasi 33:25 yang ya tidak bisa tidak ya ini murni 33:28 agama, 33:29 murni penyelamatan akidah kita. Karena 33:31 kalau kita sudah diperintahkan oleh Nabi 33:34 bahwa di akhir zaman nanti posisinya 33:35 seperti itu, maka kaum muslimin harus 33:37 beraktor, beraktik seperti itu. Jangan 33:40 ee justru ee berakting melawan ee kaum 33:44 muslimin sendiri, mendukung Israel. Jadi 33:47 tidak mungkin seperti itu ya. Ya, yang 33:50 benar adalah kita ee membela Islam 33:52 karena di akhir zaman nanti akan ini 33:55 akan ee melawan Yahudi seperti itu. 33:58 Nah, 33:59 nah Yahudi sekarang pada umumnya kalau 34:01 kita cek ya tanda-tanda kaum muslimin 34:04 ini ke arah yang seperti mereka harapkan 34:09 penduduk New York itu kebanyakan orang 34:10 Yahudi ya. E bukan begitu bahasanya. 34:14 Orang Yahudi yang paling banyak bermukim 34:16 di New York. 34:17 Iya. Nah, sekarang mayornya, 34:20 walikotanya 34:21 Islam. 34:21 Islam dan dia muslim dalam pengertian 34:23 dia ngerti tanggung jawab seorang muslim 34:25 ya, 34:25 antiionis lagi. 34:27 Iya. Bagaimana orang Amerika sendiri 34:29 melihat seperti itu? Ada yang mengatakan 34:33 ee walikota yang muslim sekarang ini 34:35 mewakili 34:37 apa namanya? Kiri kiri Amerika. Artinya 34:41 sekarang ini kalau Amerika kita lihat 34:43 dari ee apa? Bandul jam itu bandul jam 34:47 ke kanan ya kanan oligarki kemudian 34:52 orang-orang kaya di bawah Trump ini 34:54 yang membela pengusaha-pengusaha itu 34:56 semuanya mereka dibela 34:58 he 34:58 sekarang ada kekuatan yang akan membuat 35:00 pandu pendulum itu belok ke kiri dengan 35:03 pimpinan ee mayor atau walikota muslim 35:06 di New York itu. Dan orang Yahudi 35:08 sekalipun banyak sekali mendukung. 35:10 Heeh. Nah, jadi mereka melihatnya bukan 35:12 dari sisi agama, tapi dari sisi 35:15 pendulumnya itu supaya balik ke kiri. 35:17 Iya. 35:18 Iya. Karena banyak program Presiden 35:21 Trump ini sama sekali tidak 35:23 menyejahterakan masyarakat ya, 35:26 meninggalkan rakyat dan 100% kayaknya 35:29 sumber daya politik Amerika dipakai 35:31 untuk mendukung oligarki. 35:33 Jadi kelihatan yang anti Trump itu 35:34 didukung sekarang. 35:35 Iya. orang-orang Yahudi saya saya pikir 35:38 ini muslim misalnya eh ternyata ini 35:40 orang Yahudi. 35:41 Tapi dia mulai menerima kenyataan 35:44 seperti itu lah. Mungkin logikanya 35:47 adalah daripada kita menyerang atau 35:49 mengikuti Trama yang makin hari tidak 35:51 populer, mending kita ini kita ikuti 35:54 yang sekarang ini yang risikonya kecil 35:57 sekali ya. Enggak mungkin ada holokus 35:59 dan lain sebagainya. Tidak dimungkinkan 36:01 berdasarkan pembahan mereka. Karena itu 36:04 justru di New York itu orang-orang 36:06 Yahudi mendukung walikotek yang sekarang 36:08 ini. Nah, kalau dilihat dari situ ya, 36:11 maka peluang ekonomi Islam bukan hanya 36:15 di Amerika saja, di mana-mana sudah 36:17 mulai ee apa namanya ee terbuka gitu 36:20 loh. Terbuka karena ketika mereka 36:23 melihat Islam ekonominya kelihatan beda 36:26 ya. Dan kalau mereka 36:30 melihat kepada kitab Yahudi sendiri, apa 36:33 yang ada di dalam apa elemen-elemen 36:36 ekonomi Islam itu sebetulnya sebagian 36:37 besar mendukung. I misalnya istilah 36:40 halal gitu kan, 36:41 mereka punya istilah apa sih namanya? 36:43 Qur ya. Qur namanya itu. 36:46 Iya. 36:47 Qusar itu ya istilah kita mungkin 36:50 makanan halal, tapi itu milik Yahudi. 36:53 Walaupun enggak 100% sama, tapi biasanya 36:55 dulu-dulu ketika kaum muslimin di 36:58 Amerika kesulitan untuk mencari makanan 37:00 yang halal, biasanya mereka ke Quser itu 37:04 toko-toko yang orang Yahudi untuk 37:06 mencari yang lebih baik daripada yang 37:07 ada di umum, gitu ya. Jadi dari sini 37:11 kita melihat bahwa secara ideologi 37:13 ekonomi Islam ini ee seiring dengan apa 37:18 masuknya orang-orang nonmuslim ke dalam 37:20 Islam makin dicari penjelasannya. Karena 37:23 bagi mereka itu suatu hal yang aneh 37:25 bahwa di zaman seperti sekarang ini masa 37:28 bunga itu haram, masa intersi itu haram, 37:31 mau riba itu haram dan lain sebagainya 37:32 itu aneh. Dan bahwa setelah mereka tahu 37:35 ternyata ee dalam pandangan Islam 37:39 semuanya itu harus bersih, semuanya 37:42 harus suci. Bukan hanya suci dari 37:44 kotoran najis, tetapi suci dari hal-hal 37:47 yang diharamkan oleh syariat termasuk 37:49 yang diharamkan dalam bidang ekonomi. 37:52 Nah, ini menarik ini Masang ya. 37:54 Ee mulai banyak yang 37:56 berdiskusi, sharing pendapat tentang 37:58 itu. 37:58 Iya. 38:00 Nah, di di balik semua kerumitan itu 38:03 apalagi disinggung sampai ke kapitalisme 38:06 yang makin terlihat rentan gitu, Pak 38:08 Ustaz ya. Kira-kira di 2026 ini peluang 38:14 keruntuhan dolar gitu ya, orang ngelihat 38:16 kan kapan riba dan bunga ataupun 38:19 spekulasi ini berakhir gimana itu? Ada 38:22 Pak Ustaz. 38:23 Nah, iya. 38:23 He 38:24 mereka juga sudah mengarah ke sana. 38:26 Heeh. ee saya banyak baca jurnal ini ya. 38:29 Heeh. 38:31 Jadi ee pemikiran Imam Al-Ghazali 38:34 tentang harta sendiri itu sudah mulai di 38:39 dicari-cari ya sudah mulai dicari-cari 38:42 dan itu sepertinya memberikan jawaban 38:46 untuk masa sekarang kita ini ya. He. 38:48 Jadi misalkan orang tidak pernah puas 38:51 dengan apa yang dia capai ya mereka 38:54 merasakan begitu ya di Barat itu 38:57 walaupun kita itu gajinya setahun 38:59 katakanlah 100.000 dolar misalkan nah ya 39:04 atau bulanannya kita sudah 12.000 dan 39:07 lain sebagainya itu mereka itu merasa 39:10 kurang ya. Karena apa? Karena mereka itu 39:14 ditekan dari sana dari sini misalnya 39:16 tekan karena pajak, tekan harus bayar 39:19 angsuran mobil, angsuran rumah ditekan 39:22 karena ada insuransi ini dan lain 39:24 sebagainya. 39:25 Semua net income akhirnya net income, 39:28 net pendapatan yang bersih yang mereka 39:29 terima tik homepay-nya itu kecil 39:32 jadinya. Dan itu kemudian membuat mereka 39:35 enggak cukup meskipun mereka itu tidak 39:38 menganggur. 39:39 Jadi kasusnya kan begitu. Orang 39:40 menganggur tapi enggak bisa beli rumah 39:42 karena apa? Karena enggak cukup. Mereka 39:44 itu hanya mendapatkan gaji apa namanya 39:47 untuk hidup nyambung nyawa saja. Kalau 39:50 istilah dalam istilahnya karmak itu 39:52 namanya subsisten ya. Mereka mendapat 39:55 gaji hanya untuk nyambung hidup, 39:56 nyambung nyawa tok ya. Tidak lebih 39:58 daripada itu ya. segala surplus nilai 40:01 yang diperoleh dari produksi semua 40:04 mengalir kepada ee entrepreneur 40:07 kepada yang punya kapital ya. 40:10 Ya. Jadi di sini kita kelihatan sekarang 40:13 ya banyak tokoh saya enggak mau sebutkan 40:16 namanya tapi saya juga baca bukunya. 40:19 Jadi semakin hari di Amerika itu semakin 40:23 benar apa yang diprediksi oleh karma ya. 40:27 bahwa salah satunya di antaranya adalah 40:29 bahwa surplus volume nilai surupus 40:32 daripada produksi itu mengalir 100% 40:36 kepada entrepreneur atau kepada pemilik 40:40 modal, pemilik perusahaan. 40:43 Kemudian gaj karyawan-karyawan mereka 40:44 gaji itu mereka gaji tinggi secara 40:46 nominal ya. 40:47 Tetapi itu pun gak cukup untuk kehidupan 40:50 mereka. Lah banyak kasus di Amerika 40:52 orang punya mobil tapi enggak punya 40:54 rumah. Akhirnya mereka itu bukannya 40:56 pulang ke rumah setelah kerja, mereka 40:58 tinggal di mobil, tidurnya mobil. 41:00 Nanti kalau mandi ke pandan umum, Nak 41:03 masih mendingan kita ya, masih mendingan 41:06 Indonesia. Makanya banyak turis-turis 41:08 itu yang mencoba datang ke Indonesia itu 41:11 enak hidup di Indonesia ini bisa apa 41:14 saja ya, bisa beli ini, beli itu, dan 41:16 masih lagi ya karena harga-negara 41:19 menurut mereka itu murah ya dibandingkan 41:21 dengan mereka di negaranya sendiri. Nah, 41:24 di sini ya paling tidak hal-hal yang 41:27 menjadi penyakit utama di dalam 41:29 kapitalis umpamanya seperti bunga yang 41:32 di mata karma orang-orang sosialis itu 41:34 sebagai ee apa namanya? me menyedot 41:38 darah dari tubuh kita ya, darah dari 41:41 orang-orang karyawan atau buru atau 41:44 berjuis eh atau apa namanya? Bukan 41:47 berjuis, kalau berjuis kan kapital ee 41:50 namanya kaum buru ya. ya, Bong Buru 41:53 disedot darahnya dan diambil oleh ee 41:56 orang-orang Borjuis. Itu terjadi di 41:58 depan mata sekarang ya. Maka banyak 42:00 sekarang ini yang akhirnya 42:02 menggali-ngali lagi itu karya-karya 42:04 karma ya untuk melihat bagaimana 42:07 sosialis ini menuju kepada kehancuran 42:09 ya. Kemudian spekulasi ya. Spekulasi ada 42:12 di Wall Street ya, ada di pasar modal 42:15 itu lama kapitalis. Jika umpamanya Wall 42:18 Street itu jatuh ya jatuh kapitalis, 42:20 makanya banyak orang yang berpikir ini 42:23 dolar seperti dikatakan masang enggak 42:25 dolar sudah banyak ditinggalkan orang 42:28 ya orang sudah menggunakan mata uang 42:31 sendiri yuan atau euro yang itu bukan 42:34 dolar tapi dominasi dolar kok masih kuat 42:38 dan tidak ada tanda-tanda bahwa Wall 42:40 Street akan jatuh. Jadi ini semuanya 42:43 seperti ilusi ya. Heeh. 42:44 Seperti ilusi nanti mungkin jatuhnya 42:47 kata pengamat itu apabila terus 42:49 berlanjut train ini jatuh begitu saja. 42:51 Nah, kan banyak contoh 42:53 sebelum-sebelumnya ini bagaimana itu 42:55 jatuh meskipun kemudian bangkit kembali 42:57 tapi mungkin kejatuhan pada yang 42:59 sekarang ini sulit untuk bangkit karena 43:02 satu faktornya adalah Amerika 43:05 memperbanyak musuh ya. Heeh. 43:07 Sekarang Eropa 43:10 yang dulu mitra mitra dagang Amerika 43:13 sekarang menjadi musuh secara 43:15 perdagangan karena menaikkan tarif yang 43:17 luar biasa Amerika terhadap 43:19 barang-barang Eropa. Kanada sendiri yang 43:21 bukan tetangga Amerika itu enggak mau 43:24 lagi dengan Amerika. Meksiko. Jadi 43:27 Amerika kalau kita tanya temannya siapa, 43:29 hampir enggak ada sekarang. 43:30 Heeh. 43:30 Enggak ada. Kecuali Israel aja. Iya. Iya 43:33 kan? Jadi hampir enggak ada. Nah, 43:36 kondisi seperti ini ee dolarisasi 43:41 ee meninggal ee fenomena meninggalkan 43:44 dolar Amerika dan ee mengambil mata uang 43:48 lain seperti Yuan kemudian trouble Rusia 43:51 atau euro makin banyak menunjukkan bahwa 43:54 berbisnis atau berhubungan kerja sama 43:57 secara ekonomi, komersial dan lain dan 43:59 lain sebagainya kepada Amerika dengan 44:01 Amerika itu adalah berbahaya ya daripada 44:04 berbahaya ke depan mending sekarang kita 44:05 ambil alih ee untuk kita alihkan 44:08 semuanya bukan kepada Amerika. Nah, itu. 44:11 Nah, kalau ini sudah terjadi maka 44:13 saatnya akan datang, momentum akan 44:15 datang di mana dolar ataupun spekulasi 44:18 Amerika, Wall Street dan lain sebagainya 44:21 akan jatuh dan tidak ada bangun lagi. 44:24 Ya, seperti itu. 44:26 Ini keyakinan orang-orang yang 44:27 menggunakan teropong marsisme terhadap 44:31 ee fenomena di Amerika. 44:34 Baik, ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 44:36 subhanahu wa taala. Saat ini Anda sedang 44:38 menyimak siaran langsung siaran live 44:40 kajian ekonomi Islam menatap ekonomi 44:44 2026 dengan pandangan ekonomi Islam. 44:47 Kami mengundang Anda untuk bergabung. 44:49 Silakan sampaikan pertanyaan ataupun 44:50 komentar ke nomor WhatsApp Rasil di 44:53 0811999720. 44:57 Pak Ustaz kita jeda dulu ya. 44:59 Oke, 44:59 di sesi kedua kami akan kembali. 45:01 Tetaplah bersama kami ikhwan dan akhwat. 45:09 [musik] 45:11 Brazil 45:15 [musik] 45:22 [musik] 45:34 [musik] 45:43 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 45:45 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 45:47 dirahmati Allah subhanahu wa taala, 45:48 terima kasih masih bersama kami dalam 45:50 kajian ekonomi Islam bersama narasumber 45:53 kita dari Dewan Syariah Nasional Majelis 45:55 Ulama Indonesia, Ustaz Ihwan Basri. Kita 45:59 menatap ekonomi 2006 dalam pandangan 46:02 ekonomi Islam. Saya ingin menyapa Pak 46:05 Saian Rohili di Pulau Gebang. 46:07 Alhamdulillah menyimak siaran di pagi 46:09 hari ini. Terima kasih banyak Pak Ustaz 46:11 atas ilmunya. Begituun Ibu Ani Hudaifah. 46:15 Bismillah. Hadir ekonomi Islam menyimak 46:19 pendengar setia pencerahan ekonomi di 46:21 radio. Pak Ustaz dan Punjung Dakwah 46:23 Rasil semoga selalu sehat. Begituun ada 46:27 Pak Budi ini. Terima kasih Pak Ustaz 46:30 menyimak selalu kajiannya di pagi hari 46:33 ini. Sementara itu ada Ibu Fani. 46:36 Asalamualaikum warahmatullahi 46:37 wabarakatuh. 46:38 Waalaikumsalam. Tak usah tadi dikatakan 46:40 ke depannya pesimis bahkan ekstrem 46:45 tingkat tinggi. Saya sebagai seorang ibu 46:48 yang masih muda jadi overthinking nih 46:51 Pak Ustaz. Overthinking akan masa depan 46:54 anak-anak kami ini. Bagaimana Pak Ustaz 46:57 kita menatap masa depan ini? Syukron. 46:59 Makasih, Bu. Ibu Fani. 47:02 Ibu Fani. Ya, jadi kan reaksi daripada 47:06 jemaah yang melihat tren mereka ini 47:09 mengikuti update politik segala macam di 47:12 dunia, di media massa, di televisi dan 47:15 lain sebagainya. Akibatnya karena 47:17 terlalu fokus kepada hal itu, 47:20 dia enggak ada pembanding. 47:22 Ya, akhirnya menimbulkan overthinking, 47:24 akhirnya menimbulkan kecemasan 47:26 yang yang tinggi tensinya gitu kan. 47:30 Eh, terus bagaimana ini kita menyikapi 47:33 apa yang mereka prediksi, apa yang 47:35 mereka sampaikan dan lain sebagainya kan 47:37 bentuknya belum pasti ya. Masa depan 47:40 tidak ada yang tahu sebenarnya kayak apa 47:43 ya tidak ada ilmunya itu dari Allah 47:45 Subhanahu wa taala. 47:46 H 47:46 dan kita itu tidak boleh apa namanya ee 47:50 terlalu sedih terhadap apa yang belum 47:52 pasti terjadi. 47:54 Ada dalam Al-Qur'an itu kan banyak 47:55 sekali wala tagzan ya. 47:58 Iya. Jangan ee bersedih. Bahkan la 48:01 takzan itu jadi judul buku. 48:03 Iya. 48:04 Jadi tidak boleh kita itu bersedih 48:06 terhadap sesuatu yang sudah lampau dan 48:09 takut terhadap suatu yang akan datang 48:11 yang belum terjadi. Nah, itu pentingnya 48:13 iman. Tawakal kepada Allah Subhanahu wa 48:15 taala. 48:16 Kita memang tidak tahu bagaimana AI 48:19 misalnya akan menguasai kita. Sekarang 48:21 aja sudah kelihatan kan. 48:22 Iya. 48:22 Ya, banyak sekali pekerjaan diel oleh AI 48:25 ya. He. 48:26 Dulu-dulu kita masuk tol itu semua 48:29 pintunya ada orangnya. 48:30 Heeh. 48:31 Ya kan bayar. Sekarang tidak ada 48:34 ya. Siang malam enggak ada. Nah, kalau 48:36 dihitung aja berapa jumlah orang yang 48:39 bekerja di gerbang tol itu dulu 10 tahun 48:42 yang lalu ya jumlahnya berapa? Dan 48:45 mereka harus kehilangan pekerjaan karena 48:47 sekarang diganti oleh komputer. 48:49 Iya. Dan itu banyak sekali bukannya di 48:51 Lantol, di mana-mana di ee di setiap ee 48:55 apa namanya perusahaan apalagi 48:57 perusahaan itu sektor ril kayak bikin 49:00 mobil, bikin macam-macam perangkat gitu 49:03 ya. Itu pasti akan banyak ee posisi 49:06 manusia digantikan oleh robot ya. 49:08 Dan ke depannya akan seperti itu. Bahkan 49:10 mungkin teksi ini suatu saat enggak 49:12 pakai mesin, enggak pakai driver. 49:14 Iya. di remote control aja sehingga 49:17 ibu-ibu, nenek-nenek yang ee order teksi 49:20 ee enggak akan apa-apa karena enggak ada 49:23 enggak ada ininya sudah dipakai robus 49:26 semuanya. 49:27 Nah, kalau kita melihat seperti ini 49:28 mungkin sedih kita bagaimana anak-anak 49:31 saya ini menghadapi masa seperti itu ya. 49:34 Allah memberikan rezeki kepada hambanya 49:36 di luar kemampuan kita berpikir ya. 49:39 Innallah yarzu yasya bighir hisab ya. 49:42 Jadi Allah Subhanahu wa taala itu 49:43 memberi rezeki pada hambnya tanpa 49:46 menurut perhitungan kita ya. Ya. 49:49 Perhitungan Allah Subhanahu wa taala. 49:50 Rezeki itu Allah sendiri yang mengatakan 49:51 bahwa innallaha razzaq. Sesungguhnya 49:54 Allah itu adalah maha pemberi rezeki. 49:57 Jadi rezeki itu aslinya dari Allah 49:59 Subhanahu wa taala bukan karena usaha 50:01 kita. Karena itu yang terbaik adalah 50:05 menjalin hukum hubungan yang baik dengan 50:07 Allah Subhanahu wa taala. Yang kita 50:09 persiapkan adalah anak-anak kita, kita 50:11 didik supaya hubungan mereka, hubungan 50:14 anak-anak ini dengan Allah Subhanahu wa 50:16 taala terus tidak putus. Selama tidak 50:19 putus, maka rezeki itu akan di mengalir 50:22 kepada mereka. Allah janji seperti itu 50:24 ya. He. 50:24 Jadi ee kita juga persiapkan kira-kira 50:28 apa kompetensi atau apa namanya ya 50:32 kompetensi yang kita pakai untuk anak 50:34 kita nanti kita ajari bagaimana 50:36 menghadapi 10 tahun yang akan datang 50:38 kita juga usaha ke arah sana. Tetapi itu 50:41 adalah ikhtiar saja. Hakikatnya Allah 50:43 Subhanallah, Allah Subhanahu wa taala 50:45 yang memberikan rezeki. Jadi kita harus 50:47 padukan antara ee usaha ikhtiar untuk 50:50 mencapai suatu kompetensi tertentu yang 50:53 kita yakini akan memberikan ee peluang 50:56 kepada kita untuk mencari rezeki. Dan 50:58 pada saat yang sama iman kita kepada 51:01 Allah bahwa Allah Subhanahu yang memberi 51:04 rezeki kepada kita terus harus kita 51:06 gelorakan di dalam hati. 51:09 Sehingga ini nanti akan ee mengikis ya 51:13 meniadakan kecemasan ya. Innama asqui 51:19 wni kata Nabi Yakub di dalam surat 51:22 Yusuf, "Sesungguhnya aku hanyalah 51:25 mengeluhkan segala perkara yang menimpa 51:27 diriku sendiri kepada Allah Subhanahu wa 51:29 taala ya. tidak mengeluh kepada orang 51:31 lain. Jadi kita persiapkan mental 51:33 anak-anak ini untuk terhubungan dengan 51:36 Allah kapan saja dengan salat 5 waktu ee 51:39 berjamaah kalau bisa di masjid dan 51:42 selama itu mereka melakukannya 51:45 insyaallah kita enggak khawatir karena 51:47 Allah yang yatawallaz Allah yang akan 51:49 mengatur rezeki bagi mereka. Itu 51:51 keimanan kita. Saya kira itu jawabannya. 51:54 He. 51:54 Baik. Selanjutnya ini ada hamba Allah di 51:57 Kalimantan PAN. Asalamualaikum 51:59 warahmatullahi wabarakatuh. 52:00 Waalaikumsalam warahmatullah. 52:01 Izin komentar mengenai Presiden 52:03 Venezuela yang ditangkap, Pak Ustaz. 52:07 Lantaran menurut saya Nicholas Maduro 52:10 sangat vulgar membela Palestina. Makanya 52:13 Donald Trump dan Netanyahu kerja sama 52:15 untuk membungkam semua mulut atas 52:20 kebiadaban Zionis terhadap warga 52:22 Palestina. Nah, dua orang ini tetap akan 52:25 menjadi biang kerok di 2026 sepertinya. 52:28 Bagaimana menurut Pak Ustaz? 52:29 Iya. [tertawa] 52:31 Iya seperti itu. Selama kedua orang ini 52:33 masih hidup dan masih diberikan 52:36 kekuasaan oleh Allah Subhanahu wa taala, 52:38 maka lewat kekuasaan yang dipakai itu 52:40 pasti dipakai semaksimal mungkin untuk 52:42 membungkam h 52:43 untuk menangkap atau menyerang mereka 52:46 yang menentang dua orang ini. Itu pasti. 52:49 Ee tapi ini ilusi dalam apa dalam magic 52:54 misalnya ilusi seolah-olah dia menang. 52:56 Ini menunjukkan betapa dekatnya kita 52:58 kepada kemenangan. Ya. Jadi kepada 53:01 mereka pejuang-pejuang muslim ini ee 53:04 jangan jangan melihat sesuatu yang 53:07 membuat mereka itu kuat. Enggak. Ini 53:10 nampaknya begitu. Tetapi ini kalau 53:12 menurut kita mudah-mudahan kejadian ini 53:15 secepatnya membangkitkan kesadaran semua 53:18 pemimpin Islam. Nah, 53:20 agar supaya mereka tahu ngambil 53:24 tanggung jawab untuk menyelamatkan umat 53:26 ini. Mudah-mudahan demikian ya. Sehingga 53:30 tidak lama lagi apa yang ee usaha-usaha 53:34 daripada mereka ini untuk membungkam 53:36 Palestina atau membungkam kaum muslimin 53:38 itu akan sia-sia dan kaum muslimin te 53:40 tetap menuju kepada kemenangan di Baitul 53:43 Muqaddas. Ya. 53:44 He 53:45 itu sementara itu Eyang Sri juga 53:48 menyampaikan WhatsApp-nya. 53:49 Asalamualaikum warahmatullahi 53:50 wabarakatuh. Semoga kru Rasil dan juga 53:52 Pak Kiai selalu Allah lindungi. 53:54 Amin. 53:55 Menyimak selalu tausiahnya di pagi hari 53:58 ini. Itu melihat Trump memang tukang 54:00 rampok negara-negara lain, Pak Ustaz. 54:02 Jadi dunianya tidak akan damai. 54:04 [tertawa] Itu komentarnya 54:06 iya 54:06 Donald Trump. Nah, Pak Ustaz tadi juga 54:09 kita ee ingin nganalisanya juga Pak 54:12 Ustaz ya. Khusus untuk Indonesia nih, 54:14 Pak Ustaz. Tadi kan belum disinggung ya. 54:16 Khusus untuk Indonesia. Apakah Ustaz 54:18 melihat akan ada penyegaran-penyegaran 54:21 aktivitas ekonomi ataupun keuangan 54:23 syariah nih, Pak Ustaz di tahun ini? 54:25 Iya. Ee kalau penyegaran-penyegaran 54:28 refreshmen misalnya itu terjadi, saya 54:31 kira mungkin akan terjadi dalam 54:33 pengertian makin banyak ee stakeholder, 54:37 ulama, ustaz misalnya intelektual, 54:40 akademisi ee dan pengusaha-pengusaha 54:44 untuk makin mempelajari ekonomi Islam. 54:46 He 54:47 gejalanya ini sudah sangat banyak ya. E 54:49 makin hari ya makin banyak orang itu 54:52 lebih mementingkan yang halal daripada 54:54 banyak. 54:56 Ada yang sampai rela ee keluar dari 54:58 perusahaan yang memberikan gaji tinggi 55:00 kepada dia, tapi dia ragu ini apa halal 55:04 apa tidak. 55:06 Daripada bingung 55:07 kemudian dia tidak mendapatkan jawaban 55:09 yang meyakinkan dia keluar. Saya punya 55:12 teman begitu juga. Iya. 55:13 H 55:14 sudah e menurut saya ada jobnya sudah 55:17 bagus ya tapi ragu terhadap tempat dia 55:20 bekerja. He. 55:21 Jadi akhirnya mending ada jualan herbal 55:25 atau apalah yang dia yakin bahwa itu 55:26 benar. Artinya begini ya, gejala orang 55:29 mengkritisi diri sendiri terhadap apa 55:32 yang selama ini dia miliki. Gaji 55:34 misalnya, upah misalnya, itu selalu 55:38 sekarang-sekarang ini masyarakat dapat 55:40 mengkitrisi mengkritisi, apakah sudah 55:43 benar ini? Apakah saya bekerja di tempat 55:45 yang benar sehingga gaji yang saya 55:47 peroleh ini halal? itu menggejala. Nah, 55:52 sikap kritis ini merupakan hasil 55:55 daripada pencerahan dari diri sendiri. 55:58 mungkin lihat pengajian ustaz ee dia 56:00 menge-fan 56:02 ya mengefan kepada ustaz tertentu yang 56:04 ustaz ini cenderung cerita tentang 56:07 syariah misalnya 56:08 bank syariah atau lembaga keuangan 56:10 syariah dan membuat apa mereka ini ter 56:14 ya tercerahkan dengan ee apa 56:16 manasakan-masakat ustaz ini dan akhirnya 56:18 mereka mengkritisi terhadap apa yang 56:20 mereka selama ini miliki ya mulai dari 56:23 gaji, mulai dari upah dan lain 56:25 sebagainya. ini banyak ini menunjukkan 56:27 bahwa ini bergerak ya ini bergerak dan 56:30 semakin hari semakin banyak ya dan bukan 56:33 hanya itu, bukan hanya levelnya level 56:36 guru, level karyawan, tapi ada 56:38 pengusaha-pengusaha yang mengubah 56:40 h 56:41 yang mengubah 56:42 apa namanya objek usahanya yang tadinya 56:47 mereka tenang-tenang saja ya bikin 56:50 hotel, penginapan 56:53 yang penting lakulah ada yang nginap ya 56:55 mungkin di dalam penginapannya itu 56:57 terjadilah apa yang terjadi yang di luar 56:59 kontrol dia. 57:00 Selama ini mereka biarkan begitu. 57:03 Ternyata sekarang mereka memikirkan oh 57:05 tidak begitu. Saya ini kan pendapatan 57:08 saya 57:09 dari usaha penginapan ini. Jika saya 57:12 membolehkan semua orang masuk dan 57:14 melakukan nauzubillah misalnya perzinan 57:17 dan lain sebagainya, berarti saya 57:19 membolehkan mereka berhubungan di sini 57:22 dan berarti apa sewa yang saya terima 57:25 gak 100% halal mungkin haram semua. Ada 57:28 yang begitu 57:29 ya. Dan akhirnya apa? akhirnya diubah 57:33 itunya hanya menerima yang yang tidak 57:37 melanggar syariah ya. Misalnya kalau 57:40 laki-laki perempuan ya kalau enggak ada 57:43 ee surat nikahnya ya enggak mau dia 57:45 terima dia enggak mau ya kan dan lain 57:47 sebagainya. Jadi kalau menurut saya ee 57:50 hal-hal seperti ini makin hari makin 57:53 makin banyak ya dan skalanya makin 57:57 membesar. Kenapa [berdehem] ini terjadi? 57:59 Karena orang sudah mulai mengkritisi 58:01 terhadap dirinya sendiri setelah orang 58:03 itu mendapat pencaraan dari ustaz atau 58:06 dari mana? Dari belajar kepada orang 58:09 lain. Ya. Nah, sekarang ini akses kepada 58:11 sumber apa namanya? Sumber-sumber ilmu 58:14 itu bisa diakses kapan aja, lewat HP, 58:17 lewat channel, lewat website dan lain 58:20 sebagainya yang bisa diakses 24 jam. 58:22 Nah, ini bentuknya akhirnya jadi seperti 58:25 ini ya. Mudah-mudahan ini bisa ditangkap 58:28 oleh para ulama ya, para ustaz sehingga 58:31 mereka-mereka yang bingung ini 58:33 mendapatkan bimbingan yang benar 58:35 sehingga mereka diarahkan kepada 58:37 aktivitas yang dalam tanda petiknya 58:41 halalan thayibah. H 58:42 iya. 58:43 Jadi tidak hanya tetapi kalau bisa sih 58:46 banyak dan halal ya. Tapi kalau enggak 58:48 bisa ya yang penting halal dulu gitu ya. 58:51 Masalah banyak atau berkah itu nanti 58:52 yang kedua. Tapi yang sekarang ini ya 58:54 posisinya adalah bagaimana kita 58:57 mendapatkan itu dari yang halal. Nah, 58:59 ini trennya banyak ya trennya. Ee makin 59:02 hari makin kelihatan ini di luar 59:05 daripada kayak misalnya lembaga keuangan 59:08 syariah dan lain sebagainya atau bank 59:10 syariat dan lain sebagainya. Ini murni 59:12 individual 59:13 tapi jumlahnya banyak. Nah, untuk level 59:15 yang kelembagaan ee kelembagaan dan kita 59:19 sudah apa namanya [berdehem] sudah 59:22 melakukan integrasi yang sedang berjalan 59:25 ya. Jadi kayak misalnya [berdehem] kan 59:27 ada lembaga apa namanya Lazis ya, ada 59:31 Bazis atau kita punya Basnas di pusat 59:33 itu 59:34 kemudian ada wakaf dan wakaf sekarang 59:37 ini dikembangkan dengan lebih luas yang 59:40 dulu kita wakaf itu melihatnya gedung 59:42 ataupun tanah gitu ya. Sekarang wakaf 59:45 itu luar biasa penyebarannya. 59:47 Wakaf kepada simpanan hasil simpanan di 59:51 bank mudorabah misalnya diwakafkan. 59:55 Nah, ini sudah berlaku. Kemudian wakaf 59:57 tunai, wakaf untuk ee kesejahteraan 1:00:00 santri dan lain sebagainya cukup luas 1:00:02 ya. Jadi ini lewat bukan dari lembaganya 1:00:05 tapi ee sumber lain seperti wakaf itu 1:00:07 sudah banyak sekali. pemberdayaan fakir 1:00:10 miskin 1:00:11 ee pemberdayaan lewat UMKM juga ee saya 1:00:15 enggak tahu datanya, tapi saya sebagai 1:00:17 orang yang berkecimbung di situ selalu 1:00:19 melihat makin hari makin bagus gitu ya. 1:00:22 Iya. 1:00:22 Iya. 1:00:24 Baik, itulah pertanyaan-pertanyaan yang 1:00:26 bisa kita jawab, Pak Ustaz. Kita sudah 1:00:28 dibatasi waktu. Sebagai penutup, Pak 1:00:30 Ustaz, bisakah ee tadi Ustaz jelaskan 1:00:32 bahwa meskipun tahun 2026 ini dianggap 1:00:35 lebih buram, ekonomi Islam, apakah ada 1:00:39 peluang memberikan kontribusi kepada 1:00:41 masyarakat? 1:00:41 Iya, menurut saya solusinya ekonomi 1:00:44 Islam. 1:00:45 Hm. He. 1:00:45 Jadi bagaimanapun buramnya dunia ini 1:00:49 karena konflik antara mereka-mereka yang 1:00:52 berkuasa dengan negara-negara yang 1:00:55 dikuasai, tetapi sebetulnya Islam itulah 1:00:58 jalan utamanya. Siapa yang akan 1:01:00 memberikan kontrol kepada oligarki 1:01:03 internasional macam Trump, macam ya 1:01:06 orang-orang kaya-kaya super kaya itu 1:01:08 dari mengeruk sumber daya tanpa batas 1:01:11 ya. Dan apakah mereka itu manusia yang 1:01:14 memang tamak, super tamak, tidak ada 1:01:17 belas kasihan kepada manusia yang lain, 1:01:19 maka hanya dengan pendekatan Islam itu 1:01:22 akan bisa. 1:01:23 Saya berikan contoh misalnya Elon Mas 1:01:25 ya, Elon Mas itu sekarang 1:01:28 agak mendengar ya, mendengar telinganya 1:01:31 dari orang-orang lain tentang Islam 1:01:34 ya. Jika umpamanya ada saja orang yang 1:01:37 berhasil menjinakkan ini anak ini 1:01:40 orangnya [berdehem] 1:01:41 pengaruhnya kan luar biasa itu ya. 1:01:42 Iya. 1:01:43 Ya. Jadi di sini dakwah secara umum itu 1:01:45 tap harus digenjot, tetap harus 1:01:48 digalakkan sehingga tokoh-tokoh yang 1:01:50 potensial yang mereka ini ee mengikuti 1:01:54 arus oligarki dunia internasional ini 1:01:57 bisa sadar dan akhirnya dia ee sadar dan 1:02:00 akhirnya dia mengarahkan kemampuannya 1:02:02 itu untuk kemaslakatan um. Jika 1 2 3 1:02:05 misalnya dari tokoh-tokoh internasional 1:02:06 tadi itu berhasil dijinakkan, not 1:02:09 necessary they are becoming muslim, 1:02:11 tidak harus mereka menjadi muslim. 1:02:12 Enggak. Sadar saja tentang ada suatu 1:02:15 konsep yang lebih baik daripada 1:02:17 kapitalis. Nah, mereka sadar akhirnya 1:02:19 mengarahkan sumber dayanya bukan untuk 1:02:21 merusak alam, tapi untuk kemaslahatkan 1:02:24 manusia. Dan alhamdulillah kalau dia 1:02:26 suatu saat menjadi seorang muslim, ya. 1:02:28 Jadi ini peluangnya sangat besar karena 1:02:30 kita memberikan konsep yang itu 1:02:33 konsepnya itu tawazun seimbang antara 1:02:37 kebutuhan manusia yang mereka katakan 1:02:39 tidak terbatas dengan bagaimana memanage 1:02:42 sumber daya yang kita miliki di dunia 1:02:44 ini secara terbatas meskipun itu untuk 1:02:48 semua manusia. H 1:02:49 sumber daya yang kita apa namanya yang 1:02:52 kita miliki, kita keruk, kita manfaatkan 1:02:55 bukan semata-mata untuk memenuhi 1:02:57 kebutuhan kita sendiri, tetapi memenuhi 1:02:59 kebutuhan seluruh manusia. Hanya konsep 1:03:01 Islam inilah yang bisa memberikan 1:03:03 solusi. Kalau orang dibimbing dengan ee 1:03:07 apa namanya? keinginan yang tadi 1:03:10 terbatas, maka maka alam semesta ini pun 1:03:14 tidak kuat untuk memenuhi kebutuhan dia. 1:03:17 Nah, kalau itu dan konsep seperti ini 1:03:19 kapitalis seperti itu, 1:03:20 tapi itu akan membawa ketidakseimbangan 1:03:23 dunia yang akhirnya menjadi madarat bagi 1:03:26 semua orang. Maka konsep Islam yang 1:03:28 ditawarkan adalah bahwa tawazun yaitu 1:03:31 keseimbangan antara keinginan yang ada 1:03:34 dalam diri kita dengan sumber daya yang 1:03:37 terbatas. kita olah bersama, kita 1:03:40 sama-sama manfaatkan bersama untuk 1:03:42 kepentingan semua orang. Nah, hanya 1:03:44 dengan konsep ini maka kita akan kembali 1:03:45 kepada kenormalan, 1:03:48 kewarasan. Ya, 1:03:49 kalau tidak ya tidak waras. Sebagian 1:03:52 orang yang kecil yang sedikit tadi tapi 1:03:54 menguasai dunia tapi mengibatkan 1:03:56 kesengsaraan bagi seluruh rakyat di 1:03:58 dunia. Nah, itu peluangnya di situ ya. 1:04:02 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 1:04:04 ee segera ya jangan terlalu lama kita 1:04:07 dibiarkan dalam keadaan seperti ini. 1:04:10 Allah turunkan rahmatnya kepada hamb-Nya 1:04:11 sehingga bumi yang panas menjadi dingin 1:04:14 kembali, keadilan yang hilang menjadi 1:04:17 datang kembali dan rahmat Allah yang 1:04:19 sekarang ini ee belum di atau tidak 1:04:22 diberikan kepada hamba-hamba yang mereka 1:04:26 itu menguasai dunia, Allah limpahkan 1:04:28 kepada mereka semuanya sehingga semuanya 1:04:31 mendapatkan apa yang mereka harus 1:04:33 dapatkan secara adil. Saya kira itu Mas 1:04:35 Angangga ya. 1:04:36 Amin. Baik, Pak Ustaz. Terima kasih 1:04:38 banyak atas kajiannya di kesempatan kali 1:04:40 ini, Ikhwan Akhwat. Demikianlah kajian 1:04:43 ekonomi Islam bersama guru kita Ustaz 1:04:45 Ikhwan Basri edisi hari ini. Semoga apa 1:04:48 yang beliau sampaikan bermanfaat bagi 1:04:50 kita semua. Terima kasih banyak atas 1:04:51 kebersamaan Anda. Kami undur diri. Mohon 1:04:54 maaf atas segala kesalahan kata. Billahi 1:04:56 taufik wal hidayah. Subhanakallahumma 1:04:58 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:05:00 astagfiruka waubu ilaik. Asalamualaikum 1:05:03 warahmatullahi wabarakatuh.