Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Brail TV.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Alhamdulillah kita
- berjumpa lagi hari ini, hari Kamis
- tanggal 12 Muharam
- 1446 Hijriah atau tanggal 18 Juli 2024.
- Seperti biasa di minggu ketiga Kamis
- yaitu kita akan bicara soal bincang
- mualaf. Eh, mualaf bincang wakaf kok
- jadi mualaf ya. Karena baru kemarin
- dengarin Nisa Isa sama foto ee bagus
- sekali ya.
- Sekarang wakaf. Kita bicara wakaf di
- sini. Alhamdulillah Ustaz Isa banyak
- acara jadi lupa-lupa. Allahu Akbar.
- Ada Pak Pak Safri Lubis dan insyaallah
- nanti sebentar lagi akan ada Ustaz Husin
- Nalatas. Kita akan mengambil tema
- optimalisasi wakaf. Potensi wakaf sangat
- besar. Seperti contoh ee Universitas
- Alazhar di Mesir itu juga hasil dari
- wakaf. Oke. Asalamualaikum, Pak Safril,
- Ustaz. Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh, Mas Krna. Jadi ini potensi
- wakaf itu sangat besar ya, Pak Safril
- ya. Luar biasa besar artinya di
- Indonesia apa di mana? Indonesia itu
- adanya di mana itu?
- Nah, dasar perhitungan wakaf itu kan
- begini artinya potensi ekonomi artinya
- ee jumlah penduduk Indonesia yang muslim
- kemudian yang dihitung mampu berwakaf
- berpenghasilan lah ya berpenghasilan
- yang cukup. He. Kemudian kalau bersedia
- berwakaf, ikhlas berwakaf akan terhimpun
- ee jumlah yang sangat besar. Fantastis
- ya rumahnya jumlahnya. Jadi kalau
- menurut BWI data dari Badan Wakaf
- Indonesia itu per tahun itu bisa
- terhimpun seharusnya 180 triliun.
- Sekarang ini baru berapa persen yang
- terhimpun? Sekarang masih sangat sedikit
- ya. Kemudian beberapa waktu yang lalu
- wakil presiden juga menyatakan wakaf
- seharusnya yang bisa terhimpun itu
- sampai 2.300 triliun.
- Kalau itu
- terhimpun, tentu akan banyak sekali
- manfaat menanggulangi berbagai masalah
- di negeri ini, terutama
- kemiskinan, kebutuhan untuk
- pendidikan, rumah sakit dan sebagainya.
- Tetapi Mas
- Krishna, landasan utama bisa
- terealisasinya wakaf
- ini adalah tumbuh dari kesadaran. He.
- Kesadaran itu diiringi dengan komitmen
- untuk berwakaf. Dari mana kesadaran itu
- tumbuh? Adalah dari pengetahuan tentang
- wakaf itu sendiri. H. Ya, di Al-Qur'an
- sudah dijelaskan sekali tentang wakaf.
- Mungkin Ustaz Isa bisa mengutip
- bagaimana Allah menjelaskan dalam
- Al-Qur'an tentang wakaf ini. Iya. Iya.
- Iya. Masyaallah. Iya. Maksudnya dari
- potensi itu kalau dimanfaatkan enggak
- ada lagi umat Islam yang diremehin oleh
- orang yang benci sama Islam. Ya, Pak
- Sabrila. Iya. Ee haibah atau kewibawaan
- umat Islam pasti lebih tinggi. Jadi, kan
- kita lihat saudara-saudara kita saat ini
- di Palestina dibombardir, digempur
- karena mereka meremehkan umat Islam
- melihat umat Islam ini terpecah belah
- enggak bersatu. Kesannya miskin gitu ya.
- Kesannya miskin. Iya. Karena kitanya
- sendiri enggak mau berkorban. Artinya
- enggak mau mengorbankan. Bahkan jangan
- hanya harta, perasaan kita untuk bersatu
- aja kita enggak mau. Nah, wakaf ini bisa
- jadi sebenarnya ee bukti cinta kita sama
- Allah Subhanahu wa taala. Apa yang kita
- sedekahkan bukti bahwa kecintaan kita
- tuh bukan terhadap dunia yang kita
- miliki. Kita rela mengorbankan,
- mengeluarkan sebagian harta kita buat
- Allah Subhanahu wa taala. Karena kita
- yakin bahwa semuanya adalah milik Allah,
- maka kita kembalikan ke Allah Subhanahu
- wa taala. Saat kita melakukan hal
- itu, ee cinta kita sudah terbukti.
- Ibarat kalau kata anak zaman sekarang
- Pak Sabril, cinta tambah pembuktian
- hanyalah gombalan belaka. Baik. Betul.
- Betul sekali. Kita ngaku cinta sama
- Allah, tapi kita enggak membuktikan
- cinta kita sama Allah, kan. Makanya
- wakaf ini bukti cinta kita sama Allah.
- Kalau kita sudah membuktikan cinta kita
- sama Allah, otomatis Allah mencintai
- kita. Dan kalau udah kita dapat cintanya
- Allah, udah enggak ada yang perlu kita
- khawatirkan di dunia ini. Saking Allah
- penginnya kita buktiin cinta kita, Allah
- mengiming-imingi dengan banyak sekali
- ayat bagi orang yang menginfakkan
- hartanya karena Allah subhanahu wa
- taala. Allah Subhanahu wa taala
- berfirman dalam surat Ali Imran. Lan
- tanalul birro hatta tunfiqu mimma
- tuhibbun. Kamu enggak akan mendapatkan
- kebaikan sampai engkau menginfakkan apa
- yang engkau cintai. Sebagian bahkan
- sebagi apa yangau cintai. Iya. Min dari
- sebagian yang kamu cintai. Bukan
- sebagian yang sisa ya atau sebagian yang
- tidak kita gunakan. Enggak sebagian dari
- yang kita cintai
- kepada Allah subhanahu wa taala.
- Menginfakkan. Artinya Allah tuh pengin
- ngelihat tuh bukti cinta kita. Di surat
- Ali Imran berapa ya? Surah Al Imran ayat
- 92. Nah, di surat Albaqarah Allah
- ngiming-ngimingin kita buat apa namanya
- istilahnya buat ngajak kita buat ee
- memotivasi diri kita supaya kita enggak
- lupa dengan hal ini. Allah Subhanahu wa
- taala berfirman surah Albaqarah ayat
- 261. Allah Subhanahu wa taala berfirman,
- "Masalulladzina yunfiquuna amwalahum."
- Permisalan orang-orang yang menginfakkan
- hartanya fisabilillah di jalan Allah
- Subhanahu wa taala.
- habbah permisalannya seperti sebuah
- biji. Dari biji tersebut akan tumbuh tu
- buah
- cabanglibul habah. Dari masing-masing
- cabang akan tumbuh 100 biji seperti biji
- di awal yang ia tanam. Wallahu yudifu
- lim yasya. Masih ditambahin Allah itu
- akan melipat gandakan serterah Allah
- subhanahu wa taala. bebas sesuai
- kehendak dan kemurahan atau
- kedermawanannya Allah Subhanahu wa
- taala. 700 itu gambaran aja buat kita
- bahwa Allah tuh enggak hitung-hitungan
- dalam membalas apa yang kita infakkan
- karena Allah. Syaratnya karena Allah dan
- karena kecintaan kita sama Allah dan
- penuh dengan keikhlasan kita sama Allah.
- Wallahu wasiun alim. Dan Allah
- pengetahuannya maha luas. Artinya
- walaupun infak kita enggak diketahui
- sama manusia, enggak dilihat sama orang,
- enggak diposting di Facebook atau enggak
- diposting di sosial media, enggak
- diketahuin tetangga atau enggak dibuat
- dengan konten kita sedekah diam-diam.
- Allah maha tahu dan Allah pasti balas.
- Allah tidak keliru. Allah enggak bakal
- keliru. Bahkan dikatakan sedekah
- asodqatus sir
- tutfi sedekah secara
- diam-diam atau sir itu diam-diam akan
- mematikan murka Allah subhanahu wa
- taala. Artinya ketika kita berdosa
- meredam murka Allah. Meredam murka Allah
- maka kita bersedekah secara diam-diam
- akan menunda atau menghapuskan bahkan
- azab Allah Subhanahu wa taala datang
- kepada kita. Ee dikatakan lagi sedekah
- secara diam-diam itu
- ee posisinya atau derajatnya 70 kali
- lipat dibandingkan sedekah
- terang-terangan. Bukannya enggak boleh
- sedekah terang-terangan boleh. Asal kita
- bisa jaga hati dan dengan niat agar
- orang lain meniru kita boleh banget
- sedekah secara terang-terangan. Tapi ee
- orang-orang saleh kita tuh punya
- kebiasaan dia sedekah terang-terangan
- buat dakwah, tapi sedekah diam-diamnya
- jauh lebih banyak karena tulus sama
- Allah Subhanahu wa taala, ngarepin
- keridaan Allah Subhanahu wa taala.
- Begitu. Ee kalau kata Pak Syafril tadi,
- potensi yang besar ini dimanfaatkan sama
- umat, enggak akan lagi tuh kita
- diremehin sama orang yang benci sama
- Islam. Enggak akan lagi kita malu-malu
- untuk menampilkan
- identitas-identitas Islam di muka umum.
- Sekarang kan kita kalau mau pakai saru,
- pakai koko, pakai apa dianggap orang
- marginal. Iya orang marginal. Ini orang
- nora banget. Enggak enggak akan kalau
- kita punya potensi besar dan kita
- manfaatkan kita enggak akan malu lagi
- dengan keislaman yang kita punya.
- Begitu. Makanya saya Iya, Mas Ia, kalau
- kita jalan di Mas Krisna di Kuala Lumpur
- misalnya itu orang pakai gamis,
- masyarakat setempat itu sangat umum gitu
- ya. Dan kalau saya lihat data memang di
- Malaysia kegiatan wakaf ini di sana ada
- satu namanya klinik wakaf Annur ya waktu
- didirikan tahun 98 terus berkembang yang
- sampai tahun 2018 saja sudah melayani
- pasien sampai 1,7 1,7 juta orang itu
- Malaysia yang negara kalau dibanding
- dengan populasi muslim di
- Indonesia mereka hanya kurang lebih
- sering sekali ya. Nah, jadi intinya Mas
- Krishna adalah yang kita ingin ajak pada
- terutama pendengar Rasil, pemirsa Rasil
- TV, mari kita tumbuhkan kesadaran
- membangun pemahaman tentang wakaf,
- kemudian berkomitmen untuk berwakaf dan
- ini akan tumbuh menjadi besar.
- Dengan wakaf ini, insyaallah segala
- permasalahan umat terutama di Indonesia
- dapat terselesaikan. Kita perlu paham
- misalnya bahwa kekayaan Alazar yang
- berasal dari wakaf bahkan melebihi
- kekayaan dari negeri Mesir sendiri ya.
- beberapa perguruan tinggi besar di
- Amerika itu sudah mengadopsi menerapkan
- konsep wakaf karena itu dianggap yang
- terbaik saat ini ya. Nah, jadi
- seyogyanya pendengar hasil mari kita ber
- ee komitmen untuk membangun bagaimana
- pengembangan rasil ini bisa tumbuh
- kemudian
- berkembang sehingga dengan melalui wakaf
- inilah kita selesaikan berbagai masalah.
- di negeri ini sebagai pengantar dan
- mendorong kita ee supaya memahami wakaf
- ini. Kurang lebih seperti itu, Mas
- Krisna.
- Masyaallah. Masyaallah. Ya, tapi Pak
- Sapril kalau em bicara wakaf tuh
- kadang-kadang ee orang baru sadar wakaf
- kalau dia sudah tua aja. Padahal padahal
- rezekinya kadang-kadang datangnya muda.
- Cuman dia belum kepikiran tuh mau wakaf.
- Eh, iya. Tapi Mas, Mas Isan, ada
- beberapa keluarga pendengar Rasil ya.
- Salah satu pendengar Rasil Setia Ibu
- Umir Rasna. Beliau usianya sudah sangat
- lanjut 80 tahun sekian. Mudah-mudahan
- dalam keadaan sehat walafiat. Amin. Amin
- ya rabbal. Keluarganya beliau ajak,
- anaknya diajak berwakaf, anak yang kedua
- berwakaf, yang ketiga berwakaf. Nah,
- kalau keluarga-keluarga muslim di
- Indonesia mampu membangun yang seperti
- ini, ini insyaallah wakaf. akan berperan
- menanggulangi berbagai masalah. Kita
- melihat contoh saja nih. Iya. Walaupun
- sumber permasalahan keuangan itu adalah
- kesalahan yang dipilih. Misalnya bermain
- judi online atau terperangkap dengan
- pinjaman online berupa riba yang sangat
- mahal sampai bahkan nauzubillah minzalik
- ada yang murend diri.
- segianya ketersediaan wakaf ini melalui
- ee kepesertaan dari sebagian besar umat
- akan menyelesaikan masalah ini. Tidak
- ada lagi yang seperti ini. Yang miskin,
- yang meminta-minta insyaallah akan
- tertanggulangi. Yang tidak bisa sekolah
- Heeh. karena tidak mampu membiayai
- sekolahnya akan
- tertanggulangi yang sakit menjadi parah
- karena tidak ada pelayanan medis yang
- ee mampu memberi apa namanya memberikan
- pelayanan medis akan tertanggulang. Tapi
- sekarang orang lebih percaya untuk spend
- money-nya sebenarnya di asuransi ya
- dibandingkan wakaf. Apa bisa enggak sih
- wakaf ini jadi
- alternatif dari asuransi yang
- kehalalannya masih diper pertanyakan?
- Baik, Ustaz, kita tahu wakaf sekali
- wakif itu mewakafkan hartanya, maka
- harus dipastikan tidak berkurang
- selamanya. Oh, kalau dia bentuknya barak
- kan pasti nilai ekonomisnya berkurang.
- Tapi kalau misalnya tanah di berwakaf
- tanah kalau diolah dengan benar bisa
- menilainya malah tinggi akan bertambah
- tinggi. Kalau barang, kalau barang
- misalnya sepeda motor atau gini yang di
- depan kita ambulans ya, ambulans wakaf.
- Ambulans sepanjang kita pakai
- terus-menerus ada umur pakainya akan
- berakhir kan katakanlah 5 tahun, 7
- tahun. Tetapi pada dasarnya ada nilai
- depresiasi yang harus dipersiapkan
- sehingga pada saat ambulans itu sudah
- uzur, tidak bisa lagi dipakai dengan
- dana depresiasi itu kita bisa membeli
- ambulans yang baru. Seyoganya seperti
- itu. Begitu manajemen wakaf itu supaya
- terus-menerus harus hadir. Harus
- terus-menerus hadir. Ajib. Oke. Dengan
- nilai itu apakah bisa menggantikan
- asuransi? Nah, asuransi adalah
- gotong-royong yang
- sifatnya satu sama lain membantu. He.
- Tetapi yang menempatkan asuransi dan
- tidak terjadi klaim. Misalnya kalau ada
- asuransi mobil tidak ada kecelakaan
- mobilnya, maka uangnya dianggap hilang.
- Hm. Katakanlah kita meng sekarang ini
- pemerintah mau menerapkan wajib asuransi
- misalnya. Iya.
- kita menutup asuransi katakanlah 1 tahun
- R juta untuk kenderaan kita misalnya ya
- atau jangan terlalu besar 20 juta untuk
- kenderaan kita. Maka apabila kita tidak
- ada klaim maka habis saja uang segitu.
- Hm. Iya benar.
- Yang premi asuransi yang kita bayar
- habis dalam konteks
- wakaf. Dana wakaf yang kita sebut yang
- dari wakif itu, itu harus dipelihara
- oleh lembaga wakaf. harus tetap ada dan
- jumlahnya harus bertambah. Contoh
- sederhana
- adalah di ee Muhammadiyah misalnya,
- wakaf yang dihimpun mereka bangun rumah
- sakit sekolah, maka sekolah, perguruan
- tinggi dan sebagainya, maka dana wakaf
- yang diinvestasikan ke dalam bentuk
- apakah rumah sakit dan sebagainya akan
- memberi hasil. hasilnya ini yang dipakai
- untuk digunakan untuk kepentingan lain.
- Masisa induknya sendiri tidak boleh
- berkurang. Nah, jadi intinya
- adalah kalau seorang hamba Allah
- berwakaf, nilai wakafnya akan
- terpelihara selamanya. Ya, belum lagi
- catatan dari Allah yang tadi digambarkan
- satu butir tumbuh tujuh tangkai.
- Masing-masing tangka ada 100.
- Perhitungan matematis manusia. Kita akan
- berlomba-lomba memanfaatkan mencari rida
- Allah itu belum lagi ditambah dengan
- Allah akan memberi tambahan
- sekehendaknya Allah gitu kan. Nah,
- jadi apa yang perlu kita bangun
- adalah pemahaman dari umat wakaf ini
- sangat dibutuhkan. Iya. Iya. Ya. Bisa
- memecahkan banyak. Sangat dibutuhkan.
- terlepas dari bagaimana ganjaran
- pahalanya tadi, Ustaz. Iya. Ustaz sudah
- bacakan surah Albaqarah itu ya. Iya.
- Tetapi pemanfaatannya secara real akan
- menyelesaikan berbagai problematika
- umah. Iya. Bahkan masalah perceraian
- saat ini banyaknya karena ekonomi.
- Banyak sekali yang kaitannya karena
- ekonomi. Ekonomi. Nah, apakah uang wakaf
- boleh digunakan sebagai expens? Tidak
- boleh. H. Tetapi digunakan sebagai
- investasi.
- Misalnya dana yang terhimpun di Rasil
- walaupun belum terlalu besar, kita
- gunakan misalnya untuk niat membangun
- rumah sakit. Pada saat manfaat dari
- rumah sakit itu berdiri, keuntungannya
- itu boleh dipakai untuk kepentingan
- operasional. Oke. Kalau kepentingan
- operasional hanya boleh 10% dari
- untungnya. Oh. Dari nilai wakaf mis
- tidak boleh diambil. Oke, ya. Kalau
- seorang wakif berwakaf misalnya Rp1
- juta, kita tidak boleh ambil Rp1 pun
- dari situ. Oke. Tapi kalau ini
- dihimpun kemudian bisa digunakan
- membangun satu
- infrastruktur, infrastruktur itu
- dioperasikan dan membawa manfaat, maka
- dari manfaatnya itu boleh diambil 10%
- saja. Iya. Yang 90% digunakan untuk
- kepentingan manfaat lainnya. Hm.
- pendidikan menanggulangi duava rumah
- sakit dan seterusnya
- oke jadi wakaf tidak boleh kita ambil
- Rupiah pun hasil pemanfaatannya boleh
- diambil berapa banyak 10% H itu boleh
- digunakan menopang kegiatan wakaf
- sisanya digunakan untuk manfaat yang
- lain namanya wukuf alaihi ajib
- jadi apa yang kita harapkan Mas Krishna
- adalah mari kita dorong. Apakah
- pengembangan wakaf ini bisa hanya dari
- Rasil? Tidak cukup. Heeh. Saya kasih
- contoh Ibu
- Miras. Beliau mengedukasi anak-anaknya
- berwakaf. Seandainya anak-anak putra
- beliau mengedukasi sahabat-sahabatnya di
- kantor untuk juga berwakaf, maka program
- bergulirnya wakaf komunitas ini akan
- semakin cepat.
- Jadi kepada pendengar pemirsa yang sudah
- menjadi
- wakif,
- gulirkanlah manfaat dari wakaf ini dari
- perspektif yang digambarkan Allah dan
- dari perhitungan yang kita bisa gunakan
- secara real ee dalam
- kehidupan. Dakwahkan jugalah ini.
- Edukasilah sahabat-sahabat pendengar ya,
- saudara-saudara teman. Apakah berwakaf
- harus besar? Ya, kita berharap wakaf
- dari pendengar rasil ini, karena
- pendengar rasil juga banyak ya, namanya
- menjadi crowd
- funding, dana wakaf yang terhimpun dari
- jumlah pendengar yang sangat banyak.
- Oke. Walaupun hanya 250.000 per orang
- akan menjadi sumber yang bermanfaat.
- Pertanyaan kan begini, Ustaz Isa, apakah
- Ustaz Isa, mampukah Ustaz Isa berwakaf
- 250.000 satu kali seumur hidup? Rasanya
- jawabannya sebagian besar itu menyatakan
- mampu. Hm. Ya, saya pernah sekedar
- random saja cek apakah Anda mampu
- mengeluarkan uang
- 250 untuk kegiatan sosial. Saya tidak
- sebut wakaf. Mampu? Bersedia? bersedia
- apalagi untuk wakaf yang itu akan kita
- bawa saat kita menghadap Allah. Nah,
- jadi pada dasarnya pendengar Rasil akan
- mampu untuk
- berwakaf sepanjang sudah ada pemahaman
- tentang wakaf ini dan penggunaannya juga
- jelas. Nazir dalam hal ini lembaga wakaf
- silaturahim wajib menjaga dana-dana
- wakaf yang sudah masuk itu untuk
- peruntukan sesuai dengan apa yang
- diikrarkan oleh wakif. I kalau wakif
- mengikrarkan oh ini untuk masjid maka
- kita akan gunakan nanti untuk membangun
- masjid di kompleks salah satunya adalah
- di kompleks rumah sakit ee apa namanya?
- Userizal Memorial Hospital. Kalau
- digunakan untuk rumah sakitnya, karena
- ini manfaat kalau rumah sakit adalah
- setiap orang sakit yang diberi pelayanan
- oleh rumah sakit ini, maka si wakif itu
- ikut memperoleh manfaat pahala
- insyaallah dari Allah. Masyaallah.
- Insyaallah. Jadi pemahamannya Mas
- Krisna. Nah, kalau misalnya orang wakaf
- uang gitu, Mas PR. Iya. Wakaf uang tapi
- enggak disebutkan untuk apanya kata itu
- apakah pengelola boleh
- menggunakannya? Menggunakan tidak boleh.
- Ketentuannya sekali itu kita sebut,
- "Oke, pendengar
- pemirsa silakan Anda berkomitmen kepada
- Allah untuk berwakaf. Kemudian uang
- wakaf Anda itu Anda transfer ke
- rekening wakaf. Iya. Silaturahim.
- Rekening lembaga wakaf silaturahim. He.
- Maka yang masuk ke situ menjadi wakaf.
- H. Artinya bebas wakaf. Bebas untuk
- digunakan untuk kepentingan untuk apa?
- Sepanjang itu terkait dengan wakaf. Oke.
- Tapi kalau spesifik dinyatakan saya
- berwakaf R250.000 misalnya untuk
- membangun masjid harus kita gunakan
- bangun masjid. Masjid. Oke. Begitu juga
- saya berwakaf untuk ikut membangun rumah
- sakit. kita gunakan untuk bangun rumah
- sakit. Ada semacam MU-nya gitu atau apa?
- Karena Badan Wakaf Indonesia itu
- mensyaratkan harus ada pernyataan
- tertulis, maka kita buatkan konfirmasi.
- Mas Krishna nama saya misalnya Safril,
- saya mau berwakaf untuk ini jumlahnya
- sekian. Maka itu dibuat
- pernyataannya cara yang paling praktis
- untuk broep ini cukup menghubungi nomor
- telepon yang ada. Nanti kita akan kirim
- dokumen-dokumennya pakai WA. Dengan
- demikian bisa dalam waktu singkat
- berwakaf. Begitu Masisa, Mas. Siap.
- Siap. Siap. Em eh karena pernah kejadian
- Pak Sapril, seorang wakaf untuk tanah
- kepada satu
- pesantren. Kemudian tanahnya itu yang
- sama Bu Wakif bilang, "Ini tolong
- jadikan masjid pesantren." Misal ya.
- Tapi mungkin karena permasalahan
- pesantrennya ee tanah tersebut tidak
- jadikan masjid, tidak sama pesantren.
- Itu berarti bagaimana statusinya? Ya,
- kalau menurut ketentuan
- perundang-undangan. Heeh. Ya. Apabila
- seorang wakif menyerahkan tanah h kepada
- nazir, katakanlah tanahnya misalnya 1000
- m, iya. Saya mewakafkan tanah
- ini untuk dibangunkan masjid di atasnya,
- maka harus bangun masjid. Tetapi
- ternyata sudah sekian lama belum
- terkumpul uang untuk membangun masjid.
- Maka kalau ketentuan dari BWI harus
- minta izin dari BWI Badan Wakaf
- Indonesia
- mengkonversikannya digunakan misalnya
- untuk membangun kelas pesantren. Iya.
- Boleh. Iya.
- Bolehkah digunakan untuk membangun
- ruko? Sepanjang niatnya adalah hasil
- dari ruko itu nanti untuk menopang
- kegiatan pendidikan. Heeh. Dan telah
- disetuju oleh Badan Wakaf Indonesia
- boleh dilakukan. Iya. Iya. Iya. Karena
- banyak begitu soalnya banyak orang punya
- tanah, dia bingung bayar pajak mulu ini
- tanah kan tiap tahun bingung mau
- gunainnya udah wakafin aja deh. Nah,
- sementara yang
- diwakafkan terhadap tanahnya tersebut
- enggak punya dana untuk membangun
- ataupun
- merawat. Jadi, akhirnya jadinya aset
- wakaf terbengkalai.
- Jadi pendengar pemirsa sekalian,
- beberapa pendengar rasil sudah berniat
- untuk mewakafkan beberapa lahan termasuk
- di Garut ada yang cukup besar ya sekitar
- lebih dari 2.000 m kemudian ada di
- Bekasi kemudian ada di beberapa tempat.
- Kita masih belum
- memutuskan untuk menerimanya Ustaz Isa.
- Karena kalau misalnya diminta untuk
- membangun masjid, kita harus bikin
- perhitungan dulu. Layakkah di situ
- dibangun masjid? Kadang-kadang
- berdekatan dengan itu sudah ada masjid
- gitu ya. Contoh lagi di puncak minta
- dibangunkan pesantren diserahkan rencana
- menyerahkan tanah untuk wakaf seluas
- 2000 m. Ternyata kita cek di desa yang
- sama saja sudah ada pesantren. Nah, yang
- seperti ini yang perlu ee evaluasi yang
- lebih baik agar nantinya lahan atau
- tanah yang diwakafkan itu memberi hasil
- guna yang baik. Itu yang saya kira perlu
- ee dipahami oleh calon wakif.
- Kemudian saya juga dalam kesempatan ini
- mengajak pendengar
- hasil, mari kita bergotong royong di
- jalan yang Allah ridai. Seperti yang
- tadi digambarkan di dalam surah ee Ali
- Imran. Ali Imran 91 ya ayat 92. 92.
- bahwa itu belum akan tiba pada satu
- kebajikan. Ternyata kebajikan ini lebih
- tinggi nilainya dari kebaikan ya, Ustaz.
- Kebajikan itu
- sebelum seorang hamba Allah itu
- mewakafkan atau mensedekahkan
- sebagian dari harta yang dicintai.
- Karena itu, mari pendengar sekalian,
- pemirsa berwakaflah.
- Nah, kalau di silaturahim sudah ada
- lembaga wakafnya. Tapi kalau pendengar
- mau mewakafkan tempat lain yang dia
- yakini, silakan, tidak masalah. Tetapi
- berwakaflah semata-mata dengan ikhlas
- karena mencari rida
- Allah. Insyaallah wakaf itu akan dalam
- kehidupan sehari-hari saja akan membawa
- banyak kebajikan.
- seorang pendengar rasil ya. Ee beliau
- lagi sakit ini ya. Beliau lagi
- sakit. Mudah-mudahan cepat cepat pulih
- ya. Amin. Amin.
- Ee beliau dari jualan minyak
- wangi.
- [Musik]
- Ibu namanya Ibu saya apa ya?
- Ibu tinggal di Bekasi di Bantar Gebang.
- itu Asmiati. Ibu Asmiati ya, Bu. Mas Ibu
- Asmiati. Beliau laki sakit kemarin.
- Semoga Allah karunia kesembuhan. Amin.
- Amin.
- Berwakaf dalam jumlah yang lumayan Rp1
- juta. Suatu ketika cerita begitu
- berwakaf jualan minyak wanginya pada
- saat itu habis
- ya waktu beliau ikut pengajian.
- Artinya Allah kasih ganjaran itu bukan
- saja di akhirat, tetapi di dunia juga
- dimudahkan Allah. Masyaallah. Tetapi
- tentu tidak bisa berniat, "Aku mau
- berwakaf supaya perdaganganku lancar
- atau laris." Ya, oke. Walaupun ikutannya
- tentu saja kalau berniat aku berwakaf
- karena Allah, kemudian Allah lancarkan
- usahanya, tentu itu adalah kasih sayang
- Allah. Ya. Jadi pendengar
- pemirsa
- ee bangunlah komitmen niat
- sekurang-kurangnya untuk berwakaf.
- Caranya Mas Krishna bisa menghubungi
- kita ya tidak sulit. Oke. Ini sudah ada
- yang nanya nomor Pak Safril yang mau
- tanya lebih lanjut ya. Silakan hubungi
- Pak Spril dicatat ya nomornya
- 0816 sudah. Kemudian
- 855 sudah. Kemudian
- 488
- 0816. Kemudian 8 558.
- Masyaallah. Insyaallah. Ini saya pernah
- ada yang datang ke saya begini, Pak. Ee
- nanya gitu, "Isa punya cita-cita
- enggak?" Sebenarnya kata dia, "Banyak
- sih cita-cita. Kamu ada cita-cita enggak
- untuk akhirat? Eh, ya pastilah. Kamu ada
- cita-cita enggak ninggalin sesuatu gitu
- ketika kamu meninggal? Ya, pasti dong.
- Nah, ini saya ada program dia menawarkan
- asuransi wakaf. Jadi, kita menabung
- dengan dia ee kalau enggak salah sejuta
- apa 2 juta per bulan gitu. satu lembaga
- ini, lembaga ini ketika tabungan itu ee
- sudah penuh kita misalnya R miliar gitu,
- maka itu akan diwakafkan ke lembaga yang
- kita pilih sebagai lembaga yang kita
- percaya gitu. I berarti ada haltenya
- dang yang di sini mampir dulu di sini.
- Iya, ada haltenya. Tapi kalau misalnya
- kita meninggal maka jumlah R miliar itu
- langsung terpenuhi langsung dikeluarkan
- langsung dikeluarkan. Nah, itu gimana
- tuh? Iya. Artinya sepanjang
- lembaga asuransi syariah ini terdaftar
- di BWI dan BWI menyetujuinya, maka boleh
- kita ikut. Ajib. Karena semua kegiatan
- yang terkait dengan wakaf di mana wakaf
- itu berupa wakaf tunai atau biasa
- disebut dengan wakaf barang bergerak
- berupa uang tunai, emas dan sebagainya,
- maka harus lebih dulu terdaftar di Badan
- Wakaf Indonesia. Heeh. Jadi kalau
- lembaga itu sudah terdaftar di
- BWI dan itu
- disosialisasikan, diizinkan oleh BWI,
- maka itu kita boleh ikut. Tentu saja itu
- menjadi satu niatan, Ustazah. Artinya
- oke kita cicil sebulan ee katakanlah
- R500.000 atau R juta dan pada waktunya
- nanti kita akan bisa berwakaf jumlahnya
- R miliar. Tentu ini satu perencanaan
- yang baik juga ya. Iya. Iya. Iya. Betul.
- Walaupun nanti uang kita baru terkumpul
- R00 juta, tapi ada gambling-gambling ya
- R00 juta. Tetapi nanti kalau kita
- meninggal dicukupkan oleh asuransi. Nah,
- masalah asuransi ini sendiri kan para
- ulama pun masih berbeda pendapat. Nanti
- suatu waktu kita bisa tanya sama Ustaz
- Dusin. Tapi dalam aspek hukumnya i
- apabila telah terdaftar di BWI dan BWI
- beri izin maka boleh kita benar. Iya.
- Tapi begini ya. Tapi kalau sebenarnya
- target kita punya aset wakaf sekian
- sekian sekian itu insyaallah bakal
- terwujud kalau kita
- ketika hartanya sedikit udah kita
- keluarkan gitu Pak Sabril ya kan kalau
- kata kita dinasihatin man lam yasykur
- qolil lam yasykur katsir gitu Om
- Krishna. Barang siapa yang belum
- bersyukur terhadap hal yang sedikit dia
- enggak bisa bersyukur terhadap hal yang
- baik. Ya, banyak orang yang bilang,
- "Nantilah kalau saya sudah kaya, saya
- mau jadi orang yang dermawan." Loh,
- sejak kamu hartanya terbatas, maksudnya
- hartanya sedikit, kamu belajar jadi
- orang dermawan sehingga nanti kalau
- hartanya banyak, kamu lebih mudah untuk
- menjadi orang yang dermawan. Kalau
- sekarang nih, kita enggak bisa jadi
- orang dermawan, nanti waktu Allah bukain
- rezeki kita, kita belum tentu bisa ya.
- Iya. Iya. mengambil pelajaran
- dari eh di Pakistan ada namanya Hamdad
- Foundation itu lembaga wakaf didirikan
- tahun
- 1946. Sama artinya dengan niat yang
- ikhlas dari pendirinya, kemudian
- partisipasi yang aktif dari ee muslim di
- Pakistan. Mereka dengan cepat bahkan
- bisa membuat satu membangun satu kota H
- di tanah seluas 350 hektar dekat itu
- wakaf semua tuh dari wakaf semua wakaf
- semua wakaf semua itu di Jerman bukan di
- Pakistan di Pak Oh di Pakistan iya
- kemudian di Mesir kita pernah dengar al
- ee Attahiyah ya sala
- atiah itu
- membangun mulanya hanya membangun satu
- kegiatan usaha
- Tetapi mereka menjadikan pemegang saham.
- Salah satu pemegang sahamnya itu disebut
- dengan mitra ke-10 itu Allah. H. Dan
- ternyata berlipat ganda wakaf yang masuk
- ini akhirnya 100% itu pemegang sahamnya
- adalah Allah. wakaf inilah berkembang
- terus sehingga mereka di satu kampung
- dimulai mendirikan memperbaiki ekonomi
- di kampung itu sampai mendirikan
- perguruan tinggi yang sangat besar di
- sana ya. Jadi pendengar pemirsa
- sekalian, mari kita
- bangun pemahanam wakaf ini
- bersama-sama ya. beberapa komunitas
- sudah mulai menggulirkan wakaf ini.
- Salah satu di
- komunitas
- ee olahraga apa namanya? Senam Ling
- Tingkung. Ling Tingkung di Rasil juga
- beberapa peserta ee apa namanya? Senam
- ini sudah mulai berwakaf dan kalau
- mereka berwakaf mulai dengan suami
- istri. Kemudian ada lagi yang mengajak
- anaknya ikut berwakaf. Ya,
- kalau cara yang sangat baik ini kita
- gulirkan terus, insyaallah program wakaf
- bukan hanya dirasil ya, tetapi di negara
- ini akan mencapai tingkat yang yang
- optimal dan manfaatnya akan dirasakan
- oleh ee banyak masyarakat. Kalau di
- Malaysia bahkan pasien-pasien yang
- berobat di klinik wakaf Annur itu bahkan
- juga tidak kurang banyak adalah warga
- nonmuslim tetap dilayani tanpa harus
- pembayaran membayar gitu ya. Nah, jadi
- keindahan wakaf
- ini perlu kita tumbuhkan bersama-sama
- Risa. Iya. Oke. Bukan hanya perorangan
- saja. Betul. Betul. Kadang tanya Pak
- Safril, apakah kalau untuk ee wakaf
- rumah itu surat-suratnya harus diketahui
- anak
- beranaknya? Karena rumah itu menjadi
- merupakan bagian dari harta waris, harus
- lebih dulu diketahui oleh ahli warisnya
- ya kalau mau diwakafkan. Dan ada juga
- ketentuan hanya boleh diwakafkan harta
- itu sebesar 30 sepertiganya saja.
- Jadi kalau seorang calon wakif mempunyai
- harta mau diwakafkan, maka wakafkanlah
- sepertiganya saja.
- Kecuali seluruh ahli waris menyetujui
- bahwa seluruh harta yang akan diwakafkan
- itu sepenuhnya diwakafkan. Hm. Begitu.
- Masyaallah.
- Jadi ee kembali saya tekankan Mas
- Krishna menjawab pertanyaan dari
- pendengar tadi. Surat menyuratnya harus
- lengkap dan harus ada izin tertulis dari
- para ahli waris. Seluruh ahli waris.
- Berarti enggak enggak simpel juga dong
- ya. Agak-agak repot juga ya untuk karena
- wakaf ini harus bersih Mas Krishna.
- Bersih
- dari satu kejadian yang akan menimbulkan
- konflik. He. Kalau di dalam satu
- keluarga ada satu yang tidak setuju ya,
- tetapi dipaksakan secara hukum satu
- waktu dia bisa menuntut bahwa hak
- warisnya itu tidak terpenuhi. Nah, kita
- tidak ingin itu
- terjadi. Suatu waktu ada wakib datang
- kemari bawa emas, anaknya meninggal. H.
- Saya bilang, "Apakah hak waris daripada
- ahli waris ini sudah dikeluarkan?"
- "Belum. Silakan bawa kembali emasnya.
- Keluarkan dolarisnya. baru sisanya boleh
- diwakkan. Insyaallah dengan itu akan
- lebih bersih.
- Sebetulnya tidak rumit, Mas Krisna.
- Intinya adalah apakah itu barang tidak
- bergerak, tanah, rumah, dan sebagainya
- harus lebih dulu memperoleh kesepakatan
- keluarga baru diwakafkan.
- Ya, dengan demikian jangan sampai
- keinginan berwakaf sebagian anggota
- keluarga menumbuhkan konflik di dalam
- keluarga itu gitu. H ya. Itu sebabnya
- harus lebih dulu disetuju bersama
- seluruh anggota keluarga. Kurang lebih
- seperti itu.
- Oke. Ee Pak Sapril, bagaimana dengan
- wakaf kebun? Apakah dari hasilnya atau
- tanah? Nah, ini menarik sekali ya, Mas
- Krishna.
- dua-duanya bisa diwakafkan. H ada yang
- misalnya wakafnya begini, hasil kelapa
- dari kebun saya ini saya wakafkan. Maka
- setiap kali ada hasilnya itu masuk
- menjadi wakaf yang bersangkutan. Tetapi
- ada lagi namanya wakaf ahli. Wakaf ahli
- itu begini. saya punya kebun punya kebun
- kelapa misalnya atau kebun punya kebun
- sawit maka saya wakafkan kebun sawit
- saya seluas 10 hektar ini. Tetapi saya
- minta sebagian dari hasilnya tetap
- dibayarkan kepada saya karena itu sumber
- kehidupan kami.
- Boleh. Jadi dia sudah berwakaf tapi
- tidak serta-merta karena hartanya
- kebunnya diwakafkan. dia tidak punya
- penghasilan lagi. Dia bisa tetap
- memperoleh penghasilan dari harta atau
- kebun yang diwakafkan. Itu namanya
- seperti itu adalah wakaf ahli. Oke.
- Secara hukum bisa dipenuhi. Baik.
- Selanjutnya Ibu Hajah Saidaah.
- Asalamualaikum Pak Safril. Saya mau
- bertanya apa bedanya antara wakaf sama
- infak sukran? Oke. Sederhananya begini
- Ibu. Kalau ibu berwakaf, maka harta
- wakaf ibu itu akan abadi selamanya
- sampai ibu menghadap Allah. H. Kalau ibu
- berinfak, maka infak itu akan
- dimanfaatkan. Ya. Dan begitu nilai infak
- itu habis, sebegitulah ukuran dari
- manfaat infak ee ibu itu seperti itu.
- Kalau wakaf dia akan selamanya. Kalau
- infak atau sedekah hanya hanya dihitung
- berdasarkan apa yang digunakan pada saat
- itu. He. Apakah begitu disedekahkan
- habis selesai? Tentu saja masalah pahala
- ini Allah ngatur ya. He. Tapi begitu
- disedekahkan maka nilai sedekah habis se
- peruntukannya Allah kasih pahalanya.
- Tapi untuk wakaf selama harta wakaf itu
- masih ada, maka pahalanya insyaallah
- akan mengalir terus. Kurang lebih
- seperti itu. Oke. Kemudian dari Reni
- Jaya. Asalamualaikum Pak Safril. Mohon
- pencerahannya. Saya punya tanah di
- Madiun Maus Pati yang akan wakafkan di
- masjid yang ada di kampung. Ternyata
- suratnya belum sertifikat jadi ditolak.
- Bagaimana menurut pendapat Pak Safril
- dari Ibu Yuti Direnijaya Pondok Petir?
- Bu Yuti, apa yang dilakukan oleh
- panitia e yang akan
- menerima wakaf Ibu? Sudah benar,
- Ibu. Nazir yang akan menerima wakaf Ibu
- dalam hal ini harus memastikan
- surat-menyuratnya lengkap. Karena untuk
- tanah, Ibu, itu proses penyerahannya
- dilakukan di Kantor Urusan agama, maka
- Kantor Urusan Agama akan
- meminta
- keterangan hak tentang tanah itu
- termasuk persetujuan dari ahli waris,
- Ibu. Kalau itu belum terpenuhi, saran
- saya begini, Ibu. Silakan musyawarahkan
- dengan keluarga, terutama para ahli
- waris ya, anak-anak Ibu seluruhnya
- setuju. Kemudian Ibu urus surat
- keterangan hak milik dari tanah itu ya.
- SHM sertifikat hak milik harus ada.
- Kalaupun belum ada, tetapi kalau di desa
- misalnya itu berdasarkan girik yang
- sudah diakui kemudian dilegalisir oleh
- camat. Kalau kantor urusan agama mau
- menerima itu sebagai bukti kepemilikan,
- maka Ibu bisa wakafkan itu. Jadi, Kantor
- Urusan agama itu harus memastikan
- surat-menyurat tentang benda terutama
- harta benda tidak bergerak ini yang akan
- Ibu wakafkan sudah betul-betul ee
- lengkap begitu. Eh, Pak Sapril,
- asalamualaikum. Saya ingin bertanya,
- kalau kami mewakafkan kendaraan di mana
- kendaraan itu ada kerusakan, apakah
- diperbaiki dulu oleh pihak nazir atau
- bagaimana itu?
- Ee yang bertanya apakah Bapak atau Ibu?
- Niat Bapak dan Ibu mewakafkan kendaraan
- tentu dengan pertimbangan azas manfaat
- ya. Suatu waktu pernah ada yang
- bertanya, "Saya punya Harley Davidson
- yang sudah tua gitu. saya mewakafkan ke
- lembaga wakaf silaturahim. Saya jawab,
- "Kalau itu Bapak wakafkan, kita enggak
- bisa
- manfaatkan. Bisakah Bapak jual itu
- kemudian uangnya Bapak wakafkan?" Akan
- lebih afdal, ya. Jadi kalau kita tidak
- bisa manfaatkan maka manfaat keberadaan
- dari harta benda wakaf itu sendiri tidak
- sempurna, Mas Krishna. Apalagi
- diserahkan kenderaan atau mobil yang
- dalam keadaan rusak gitu ya. Supaya
- Abdul silakan perbaiki kemudian teliti
- bisakah ini dimanfaatkan. Jadi dia
- memperbaiki wakifnya. Seharusnya
- wakifnya memperbaiki jangan menyerahkan
- harta benda yang masih dalam keadaan
- rusak atau cacat. Karena itu akan
- menjadi beban dari ee nazir ya. Dan saya
- kira nazir juga akan berpikir kalau kita
- terima kemudian kita perbaiki bisa kita
- manfaatkan apa
- enggak secara khusus boleh nanti
- teleponan lagi kita, Pak. Kita membahas
- hal ini. Ajib-ajib. Insyaallah.
- Masyaallah. Seperti itu. Seru ya. Tapi
- sebenarnya kalau wakaf ke silaturahim
- ini sekarang fokusnya ke rumah sakit
- dulu aja. Sementara ini kita gunakan
- untuk rumah sakit atau masjid? Kalau ada
- masjid kita gunakan untuk membangun
- masjid yang di rumah sakit. Mak. Kalau
- wakafnya tuh terhadap sesuatu yang bakal
- habis itu gimana, Pak? Oke. Misalnya
- wakaf makanan gitu ya. Iya. Kalau wakaf
- makanan ada gitu wakaf makanan. Nah, ini
- masih lagi dicari. Setahu saya ya kalau
- wakaf makanan itu jatuhnya dia menjadi
- sedekah saja. Nah, karena itu bukan
- sesuatu yang bertahan lama dan bisa
- dimanfaatkan secara ee untuk peruntukan
- lebih luas. Berarti syarat bertahan itu
- berapa lama? Minimal karena semua kan
- enggak ada yang bertahan pasti. Iya.
- Artinya kan ada umurnya wakaf ada dua
- jenis. Harta benda w harta benda
- bergerak. Iya. Dan harta benda tidak
- bergerak. Oke. Kalau tidak bergerak itu
- tanah, rumah dan seterusnya. Harta benda
- bergerak termasuklah uang, emas dan
- sebagainya ya. Nah, ini lebih di yang
- ada nilai
- peruntukannya untuk pemanfaatan yang
- lebih luas. H kalau itu makanan tentu
- kita tidak bisa manfaatkan kecuali
- mungkin begini ya. Oke ini saya ada
- makanan yang sangat banyak untuk dijual.
- Nanti uang dari penjualan itu menjadi
- harta wakaf
- boleh. Tetapi kalau makanan itu misalnya
- Mas Aisya dibawain ee satu ekor kambing
- sudah dimasak ya kemudian untuk
- disantap. Kalau itu untuk kita makan
- terus menjadi wakaf tidak bisa. Oke.
- Tapi kalau ini tolong jualkan ini
- berapapun harganya nilai dari har
- penjualan ini saya wakafkan maka dia
- menjadi wakaf tunai. Hajib haji.
- Masyaallah. Oke, ini pertanyaan berikut
- masih ada ini. Asalamualaikum Pak
- Safril. Kalau wakaf
- sebaiknya antar atas namanya kepala
- keluarga atau pribadi ya, Pak? Misalnya
- mau wakaf untuk masjid atau pesantren,
- bagaimana ini? Baik. Kalau wakaf itu
- adalah wakaf tunai, maka yang
- berwakaflah yang menjadi wakifnya. Kalau
- Mas Krishna yang mau berwakaf, Mas atas
- nama Mas Krishna, kalau keluarga
- misalnya mau mewakafkan sebidang tanah
- atau sebidang kebun tanahnya, maka salah
- seorang dari ee keluarga itu yang
- menjadi wakif. He. Ya, sepengetahuan
- saya wakafnya itu kalau beramai-ramai
- artinya ee harus diwakili oleh satu
- orang.
- Oke. E, Mas Krishna, Mas Isa. Pendengar
- Rasil itu paling sedikit ya dalam satu
- survei. Walaupun pernah ada satu survei
- beberapa tahun lalu mencapai jutaan,
- tapi rata-rata itu sekitar R50.000-an
- ya. Iya. yang belum masih harus
- dikonfirmasi. Terdiri juga dari para
- pemirsa streaming. Iya. Ya. Kalau ini
- kita ambil 10%-nya saja buat wakaf. 10%
- 75.000 orang. 75.000 orang wakaf.
- Kemudian berwakaf hanya 250.000 saja.
- Maka dana wakaf ini menjadi sangat
- besar. Pertanyaannya begini kepada
- pendengar. Apakah Anda mendengar di
- radio atau melalui streaming?
- Pertanyaan, bisakah mampukah Bapak Ibu
- berwakaf 200.000 seumur hidup satu kali
- saja? Ustaz, masyaallah. Alhamdulillah
- selesai hadir. Nah, pendengar pemirsa
- Ustaz Husein ada di sini. Kita juga
- dengar arahan dari beliau tentang wakaf
- ini ya. Asalamualaikum, Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillah. Ustaz Husein
- nih pertanya ee Ustaz Husein ee posisi
- wakaf di dalam Islam seperti apa? Ustaz
- Husein?
- Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi
- rabbil alamin.
- Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali
- Muhammad. Asalamualaika ya Rasulullah.
- Wasalam ala ahli baitik thyibin
- wasahabatikal guril
- mayamin. Wasalamu alaina waa ibadillahi
- shihin. Wasalamualaikum ayyuhal ikhwatul
- mukminun wal akhwatul
- mukminat
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Bagaimana kedudukan
- wakaf wakaf dalam Islam? Dalam
- Islam. Kita semua tahu
- bahwa kata wakaf itu sendiri tidak
- dikenal pada
- apa? Pada masa Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wa alihi wasallam.
- Begitu juga pada masa
- sahabatnya. Tapi yang populer pada saat
- itu kata
- alhabsu di mana Sayidina
- Umar dia menahan sebahagian dari
- hartanya di jalan Allah Subhanahu wa
- taala.
- hasilnya yang dipergunakan untuk
- kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan kaum
- muslimin baik kalangan fuqara wal
- masakin atau untuk membiayai
- mereka-mereka yang berjuang di jalan
- Allah Subhanahu wa
- taala. Jadi kata alhabsu di sini
- maksudnya habas yahbisu yang menahan.
- Hm.
- Oleh karena itu, alhassu juga dalam
- bahasa Arab berarti tahanan. Hm. Artinya
- menahan. Nah, katakan harta tertentu di
- jalan Allah Subhanahu wa taala hartanya
- tetap menghasilkanlah hasilnya itu yang
- dikeluarkan di jalan Allah.
- Kepemilikannya dengan
- sendirinya menjadi milik Allah Subhanahu
- wa
- taala. Wakaf semacam ini amat
- dibutuhkan. Amat dibutuhkan.
- untuk kaum
- muslimin untuk mendanai berbagai macam
- perjuangan di jalan Allah Subhanahu wa
- taala. Begitu juga untuk memenuhi
- kebutuhan alfuqara wal
- masakin.
- Karena untuk membiayai sebagai contoh
- lembaga pendidikan, apakah selamanya
- harus bergantung kepada infak yang
- dikeluarkan oleh mereka-mereka yang
- lu. Ahar yang telah berusia lebih dari
- 1000
- tahun dihidupkan bukan dari bantuan yang
- dikeluarkan oleh para donatur setiap
- saat, tapi Al-Azhar dihidupkan oleh
- harta-harta wakaf yang diwakafkan ya
- untuk membiayai
- Al-Azhar. Dan
- subhanallah kekayaan Al-Azhar ini
- betul-betul kekayaan yang amat
- fantastik.
- di mana kekayaan Alazhar
- itu melebihi kekayaan negara Mesir. Iya,
- pemerintahan Mesir selama 1000 tahun
- bukan hanya orang-orang yang mampu yang
- berasal dari Mesir, dari berbagai macam
- negara, mereka mewakafkan untuk
- membiayai
- pendidikan pendidikan di
- Alazhar. Beasiswa yang diberikan oleh
- Al-Azhar saat ini lebih besar
- dibandingkan dengan beasiswa yang
- diberikan oleh pemerintah Saudi Arabia
- atau Emirat Arab. Padahal mereka
- merupakan negara kaya. Mesir merupakan
- negara miskin.
- Kita enggak mengatakan miskinlah. Negara
- yang termasuk sederhana berkembang.
- Berkembang.
- Tapi jumlah pelajar yang datang dari
- berbagai macam penjuru
- dunia yang dibiayai oleh Alzhar.
- Kemudian juga Al-Azhar bukan hanya
- membiayai orang-orang yang datang dari
- berbagai macam penjuru dunia, bahkan
- pelajar-pelajar dari Mesir mereka
- belajar tanpa mengeluarkan speser
- pembiayaan.
- Sekolah Alazari itu sekolah yang
- free. Nah, untuk mereka menerima
- beasiswa di samping mereka menerima
- tempat tinggal untuk mereka, kebutuhan
- sango mereka ya, mereka juga tidak harus
- mengeluarkan speser pun biaya.
- Padahal kekayaan negeri kita Indonesia
- lebih besar dibandingkan kekayaan negara
- seperti
- Mesir. Kita memiliki minyak, memiliki
- hasil-hasil tambang.
- Mesir dihidupkan dari hasil pendapatan
- terusan
- Swes,
- pertanian, kemudian
- industri
- juga dari pemasukan-pemasukan ya yang
- kalau kita lihat amat sederhana
- dibandingkan pendapatan negeri kita ini
- dari berbagai macam sumber kekayaan
- alam.
- Nah, kita lihat bagaimana ya dengan
- berkembangnya lembaga wakaf di Mesir. Di
- samping wakaf Al-Azhar, ada lagi wakaf
- yang lain. Wakaf-wakaf yang disediakan
- untuk membiayai lembaga pendidikan yang
- bermacam-macam. Sampai saat ini Al-Azhar
- bebas dari ketergantungan pada
- pemerintah. Malah pemerintah berusaha
- untuk mengendalikan keuangan Alzhar
- supaya jangan berdiri sendiri.
- supaya jangan dipergunakan untuk
- melakukan perlawanan terhadap pemerintah
- sampai mereka mengangkat Syaikhul Azhar
- sederajat dengan
- presiden. Jadi kalau kita perhatikan
- bagaimana wakaf ini
- merupakan pilar yang
- menopang perekonomian Islam atau salah
- satu pilar yang menopang perekonomian
- Islam di mana dengan kekayaan wakaf ini
- bisa mendanai perjuangan, membebaskan
- orang-orang yang berjuang di jalan
- Allah. Begitu juga para ulama yang
- berdakwah dari ketergantungan kepada
- majelis-majelis di mana mereka mengajar.
- Begitu pula ketergantungan kepada
- pemerintah. Kita tidak pernah melihat di
- Mesir ada khatib yang menyampaikan
- khotbahnya menerima imbalan ya dari
- masjid atau dari masyarakat, tapi
- imbalannya langsung dari lembaga wakaf
- yang membiayai masjid-masjid tersebut.
- Ada jamiyah syariah yang bekerja, Ustaz
- Krisna, dalam pembangun masjid. Ya,
- lembaga Jamiah Syariah merupakan jamiyah
- yang amat kaya. Masjid-masjid dibiayai
- oleh mereka dari mulai pembangunannya
- sampai
- kebutuhan-kebutuhan orang-orang yang
- mengajar di
- sana. Jadi kalau kita perhatikan
- kekayaan waaf ini merupakan kekayaan
- yang betul-betul apa?
- amat betul-betul membantu dalam
- mendukung menopang perjuangan hingga
- tidak menjadikan umat Islam sebagai
- pengemis.
- Kita saksikan sebagai
- contoh Alhabib Idrus bin Salim Alufri,
- pendiri Maahad Alkhairat di
- Palu. Beliau ya berhasil
- mendirikan cabang-cabang alkhairat.
- dari mulai di Sulawesi
- Tengah, Sulawesi Utara, begitu juga di
- Irian, di Ambon, di mana-mana tempat
- pembangunan sekolah yang megah. Saya
- datang ke Ternate menyaksikan bagaimana
- Maahad Alkhairat yang merupakan cabang
- dari pusat di Palu, maahad yang luar
- biasa
- betul-betul. Dari mana kira-kira
- Alkhirat menghidupkan semuanya? Dari
- wakaf yang dipersembahkan.
- oleh
- umat. Jadi bukan hanya membangun masjid,
- membangun sekolah, tapi dipersiapkan
- dana yang menopang dan menunjang masjid
- dan sekolah tersebut agar tidak
- meninggalkan kesan bahwa masjid ini
- dalam pembangunan harus
- kerincing-kerincing. Seperti budaya yang
- kita saksikan di tanah air kita.
- Ulama-ulama juga bergantung kepada apa?
- Kepada pemberian orang-orang yang
- belajar. Padahal tidak semuanya mereka
- mampu. Tapi kalau ulamanya dibiayai
- kebutuhannya dari dana perjuangan ini
- akan menjaga kehormatan mereka dan
- menunjukkan Islam yang begitu kaya dan
- mulia. Oleh karena
- itu, wakaf ini merupakan satu
- keharusan. merupakan satu keharusan.
- keharusan di mana ini merupakan salah
- satu
- pilar yang betul-betul menopang
- perekonomian umat Islam. Dan subhanallah
- wakaf ini bukan hanya terbatas pada umat
- Islam, Mas Krishna. Walaupun dengan nama
- lain Vatikan sebuah negara kecil, sebuah
- negara kecil penduduki jumlahnya berapa
- kira-kira? 1 juta lagi. Enggak sampai R
- juta, hanya ribuan.
- Negara kecil berada di jantung negara
- Italia. Itu Vatikan merupakan
- perwakilan-perwakilan dunia terdapat di
- Pakistan. Ada duta-duta ya bukan hanya
- untuk Itali tapi duta besar mancanegara
- yang terdapat di Vatikan.
- Vatikan yang merupakan negara
- kecil tapi anggaran belanjanya Mas
- Krishna mungkin terbesar di dunia.
- Anggaran belanjanya itu luar biasa untuk
- mendanai misionaris mereka,
- gereja-gereja
- mereka. Bahkan di Eropa, negara Barat
- kalau orang menginfakkan dananya ke
- Vatikan bebas dari pengawasan pajak.
- Jadi yang membuat Vatikan menjadi besar,
- pendakwah mereka bisa berdakwah sampai
- ke pelosok-pelosok membangun
- airport-airport darurat di tengah-tengah
- hutan karena mereka mendapatkan dukungan
- dana dan para pendakwah tersebut tidak
- berpikir untuk menarik keuntungan dari
- orang-orang yang diajar. H iya mereka
- berdakwah dengan tenang. Transportasi
- disediakan untuk mereka, sedangkan
- keluarga mereka dijamin. Setelah sekian
- lama terjadi rolling, mereka kembali,
- mereka merasakan keluarga mereka
- mendapatkan
- perhatian dari lembaga yang mendanai
- mereka.
- Jadi kalau kita lihat Pak Syafil, kita
- sebetulnya yang
- betul-betulnya dari mulai masa Nabi-nabi
- memberikan contoh yang baik agar kita
- melakukan amal jariah yang bermanfaat
- untuk kita semua. Demi perkembangan umat
- kita demikian pula ekonomi sebagai salah
- satu penunjangnya, ternyata kita kalah
- dengan apa? Orang-orang di luar Islam.
- Ketika saya menyaksikan Pak
- Syafil, pelecehan yang diucapkan oleh
- Gilbert, salah seorang pendeta yang
- mengatakan kalau umat Islam mengeluarkan
- zakatnya cuma 2,5% kalau kita 10%. Itu
- sebetulnya kita wajib atau seharusnya
- kita mendengarkan hal ini bukan sebagai
- pelecehan buat kita, sebagai cemeti.
- Iya. Kita umat Islam yang kaya ini
- kikir, kikir yang luar biasa. Tapi kalau
- untuk berfoya-foya, bermewah-mewahan,
- orang Indonesia termasuk yang paling
- apa? Yang paling luar biasa. Acara
- perkawinan puluhan miliar, acara ulang
- tahun. Bahkan orang-orang jemah kita
- yang pergi haji ke tanah suci, Pak
- Syafril, itu kalau belanja tidak
- tanggung-tanggung. Oleh karena itu,
- kebanyakan Pramuniaga dan tokoh-tokoh di
- Saudi Arabia kalau orang Indonesia
- belanja disambut oleh mereka. Karena
- kalau mereka berbelanja tidak pernah
- berhitung untuk esok baru berhenti
- belanja kalau kantong atau tas mereka
- sudah kosong baru iktikaf di masjid.
- Kalau tidak berkeliling untuk
- berbelanja. Walaupun barang di Indonesia
- ada tapi hobi berbelanja luar biasa.
- Tapi kalau hobi berinfak kurang ya
- padahal untuk kebaikan dia. Kalau
- belanja belum tentu akan meringankan
- hisabnya bisa-bisa menjadi beban yang
- berat. Nauzubillah. Jadi kalau kita
- perhatikan Pak Syafril, kita ini
- sebetulnya tertinggal. menjadi negara
- tertinggal dalam bidang ee sosial, dalam
- bidang ekonomi, dalam bidang politik,
- dalam bidang pendidikan, dalam seluruh
- aspek kehidupan yang utama ini yang
- strategis kita
- tertinggal. Baik dalam bidang ekonomi,
- dalam bidang politik, kita sebetulnya
- merupakan
- alat. Pada saat kampanye umat Islam
- dipergunakan, selesai kampanye, mereka
- masuk kota kalau perlu dibuang ke
- keranjang. Dalam bidang ekonomi juga
- demikian.
- Kita lebih suka ribut di antara kita
- berselisih menghabiskan waktu untuk
- bertentangan, tidak serius dalam
- melakukan perbaikan, pendidikan,
- pembangunan, dan kepedulian terhadap
- agama kita. Ini yang kita rasakan, Pak
- Syafil. Jadi kesimpulannya wakaf ini
- merupakan salah satu pilar penunjang
- perjuangan Islam, pembangunan umat,
- pendidikan dan lain sebagainya.
- Wallahuam. Insyaallah. Insyaallah.
- Baikah saya
- mencermati himbauan dari Ustaz Din
- pendengar pemirsa sekalian. Mari kita
- buat pertanyaan terhadap diri sendiri
- dulu sekarang. Iya. Ya.
- Mampukah mampukah kita berwakaf
- Rp100.000 sekali saja sumur hidup
- harusnya mampu sekali saja sumur hidup.
- Sehari sumber hidup. Pendengar hasil itu
- kira-kira paling sedikit R50.000 orang.
- Iya. Kalau 10%-nya 75.000 orang ya
- berwakaf
- ya berwakaf 100.000 saja seumur hidup
- satu kali saja i akan terhimpun dana 7
- kurang lebih juta. Bagaimana dengan 200?
- Silakan tanya mampukah saya berwakaf
- 200? Iya saya lebih dari itu. Karena
- Allah kok yang kasih rezeki. Betul.
- Bisakah kita
- membangun pemahaman, membangun kesadaran
- ini? Seperti yang digambarkan Ustaz
- Husin, harta wakaf yang yang kita
- serahkan ini akan kita gunakan untuk
- kemaslahatan umat. Karena itu para
- pendengar
- pemirsa, mudah-mudahan dengan pertemuan
- himbauan wakaf pada hari ini, insyaallah
- kita akan tiba pada satu komitmen untuk
- berwakaf. Amin. Semata-mata karena
- Allah. Dan kita tentu mengharap rida
- Allah yang gambarannya tadi sudah
- digambarkan oleh Ustaz Isya ya 700 kali
- plus-plas. Iya. Iya. Nah, mudah-mudahan
- dengan himbauan ini tumbuh kesadaran.
- Mari kita bangun negeri ini. Kita bangun
- ee segala yang dibutuhkan terutama
- pendidikan, dakwah dan sebagainya
- melalui wakaf. Dengan
- demikian, umat Islam di Indonesia tidak
- lagi umat yang disepelekan, tetapi kita
- juga bisa menjawab pertanyaan Allah,
- apakah engkau sudah berwakaf? Kurang
- lebih begitu, Ustaz. Kalau tidak maka
- bacalah surah almunafiqun ayat 10, ya.
- bahwa yang diinginkan oleh seseorang
- yang meninggal yang sudah meninggal itu
- hanya kembali ke dunia sekedar ya Allah
- aku ingin bersedekah ingin berwakaf
- sebagai kurang lebih pengantar sambutan
- dari Ustaz Rusin seperti itu. Bisa
- ditambahkan kalau ada yang minta nomor
- rekening bagaimana maksudnya kalau di
- sini kan harus bertemu dulu tidak usah
- silakan ditransfer nanti dokumentasinya
- kita akan selesaikan pakai WA saja. Oke.
- Baik. Sudah azan zuhur ini sedikit belum
- hampir azan menit lag. Nah, kebetulan ee
- sebetulnya umat Islam di Indonesia ini
- rajin berwakaf. Iya. Cuma wakafnya di
- tempat yang salah. Mereka mewakafkan
- harta mereka di pabrik rokok.
- Iya. Sekarang berapa kira-kira harga
- rokok? Satu bukus berapa? Wah, di atas
- R.000.000.000.
- R4.000. Kalau jumlah perokok di negeri
- kita berapa, Pak Syafiak?
- tidak kurang dari 10% dari
- penduduk. Jadi bisa soalnya di negeri
- kita jumlah perokok ini semakin hari
- semakin meningkat. Di Cina jumlah
- perokok menurun dari yang terbesar
- sekarang menjadi yang terkecil.
- Indonesia jumlah perokok semakin
- meningkat. Bahkan seorang ayah bangga
- kalau anak bayinya diberikan rokok.
- Nauzubillah minzalik. Nah, dari mulai
- kecil diberikan minuman lagi. Punya
- kebanggaan yang luar biasa. Nah, kalau
- seandainya jumlah perokok di negeri kita
- katakan dari 200 berapa penduduk
- Indonesia ini? 70 juta orang. Hah? 70
- juta orang. 270 juta ada enggak di sini?
- Rokok Indonesia 72 juta orang. 72 juta
- perokok di Indonesia kalau dikalikan
- 30.000 berapa? Berapa? Sekitar 70 juta
- orang perokok berdasarkan data. Kali
- 30.000 berapa? Cukup sudah 7 kali du
- kasih R.000 aja. 2 triliun lebih. Hah?
- Du jauh du kuadri. Coba itu berapa
- kira-kira? Itu 21 dikalikan 30 hari.
- Enggak ada libur kan? Enggak ada hari
- Minggu rokok berjing rokok. Berapa kira
- hari? Kalau itu R
- juta kemudian dikalikan R.000 R30.000
- maka itu sama dengan ee 2,1 triliun kali
- 30 berapa sudah? Kalau dikali 30 maka
- dia akan menjadi 63 triliun. Itu kalau
- setiap orang hanya merokok satu bungkus.
- He. Betul gak? Betul gak? Iya. Antum
- bisa bayangkan coba dikalikan sebulan,
- dikalikan setahun. Kalau umat Islam
- dalam berwakaf
- ini mereka bukan mewakafkan pabrik
- rokok. Mereka wakafkan untuk pembangun
- rumah sakit, pembangunan sekolah. Umat
- Islam bisa free sekolah tanpa
- mengeluarkan biaya. Katakan bulan ini
- untuk pendidikan, bulan berikutnya untuk
- ee apa? kesehatan,
- pembangunan-pembangunannya kan tanpa
- membutuhkan anggaran belajar negara,
- kita mampu untuk apa? membangun
- lembaga-lembaga pendidikan, kesehatan,
- memberikan bantuan kepada mereka-mereka
- yang sakit. Tapi sayang, sungguh sayang,
- kita salah tempat dalam berwakaf. Belum
- lagi kesehatan kita, belum lagi
- kezaliman yang kita lakukan. Kezaliman
- orang yang merokok terhadap orang yang
- tidak merokok itu kan besar sekali. Iya.
- Orang masih mencari-cari alasan. Apalagi
- para ulama masih membenarkan menghalkan
- rokok. Karena apa? Karena mereka terima
- sumbangan dana mereka, pesantren mereka,
- sekolah mereka dari rokok. Nauzubillah.
- Terutama sekali ulamanya. Begitu
- diberikan bantuan, mereka bertasbih
- bukan lagi kepada Allah Subhanahu wa
- taala, tapi tasbih mereka untuk
- mengusaha rokok.
- Baik, Ustaz. Ini yang kita sayangkan
- betul-betul. Ya. Jadi pendengar sekalian
- dari himbauan Ustaz Husin kembali kita
- bertanya kepada diri kita
- sendiri bisakah saya berwakaf? Maka
- realisasikanlah ke rekening duanya 4
- kali
- 3307. Duanya 4 kali
- 300307 Lembaga Wakaf Silaturahim LWS ini
- sudah menjadi sudah hampir masuk zuhur.
- Sudah zuhur sudah masuk. Kita tutup aja
- dengan doa kafaratul majelis. Baik,
- gimana? Terima kasih Ustaz Husin, Pak
- Safril, Ustaz Ia, Onutra dan Algi ee di
- acara bincang wakaf mudah-mudahan
- berkenan ya. Insyaallah langsung
- mengambil tindakan. Saya Muhammad Krisna
- dan AGI juga mohon pamit. Wabillahi
- taufay. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarikumsalam.