Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Brazil TV. 0:14 [Musik] 0:15 [Tepuk tangan] 0:21 [Musik] 0:29 Asalamualaikum warahmatullahi 0:30 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:33 rahimakumullah. Syukur alhamdulillah 0:35 kita bisa berada di acara jendela 0:39 sekolah untuk kali ini yang akan 0:45 mengambil topik ya, meraih prestasi 0:48 melalui kompetisi. Masyaallah. Tidak 0:51 lupa salam selawat kita lantunkan untuk 0:53 junjungan umat kekasih kita Muhammad 0:56 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 0:58 beserta keluarga dan kerabatnya. Semoga 1:01 kelak kita dipertemukan dengan beliau di 1:03 saat yang sangat kita rindukan di yaumil 1:06 akhir. Ikhwan akhwat, jendela sekolah 1:10 nanti kita jadikan dua bagian. Yang 1:13 pertama bicara soal pramuka terkait 1:17 dengan prestasi melalui kompetisi juga 1:19 tentu dan yang satunya nanti dalam ee 1:24 ranah sains ya. Dan untuk pramuka ini 1:29 ada siapa sajakah gerangan yang hadir? 1:31 Yang jelas adalah ee pembimbing yang 1:35 luar biasa. Pak Widi. Asalamualaikum. 1:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:38 wabarakatuh. Bruning. 1:40 Kemudian ada Isa. 1:45 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:46 wabarakatuh. Aha. Kemudian ada juga 1:49 Fabio. 1:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:53 wabarakatuh. Dan yang terakhir ada Omar 1:55 juga di sini. Waalaikumsalam 1:57 warahmatullahi wabarakatuh. 2:00 Inilah sosok-sosok yang punya catatan 2:04 peran di dalam ranah pramuka. Kalau 2:09 bicara 2:10 soal tim yang siap untuk mengikuti 2:13 perlombaan yang kemarin itu, Pak Widi, 2:15 gimana ceritanya tuh? Nah, kebetulan kan 2:18 ee kami memang sebelumnya mengikuti 2:20 lomba pramuka di apa namanya? Boperta. 2:23 Heh. Nah, melihat dari situ ternyata kan 2:27 anak-anak ini memiliki kemampuan, tetapi 2:31 sekali lagi kita lebih milih anak-anak 2:33 yang memiliki kemauan. Jadi ada dua ya, 2:37 kemampuan dan keman. Nah, ketika anak 2:39 memiliki kemampuan tetapi kemauannya 2:41 kurang itu akan sedikit ee menghambat 2:45 atau ada kendala ketika kita 2:46 mempersiapkan. Tapi ketika anak ini 2:48 kemauannya kuat walaupun kemampuannya 2:51 belum siap dengan beririnya waktu ber 2:53 waktu insyaallah pasti di hari Hnya 2:55 mereka akan siap untuk bertanding. Jadi 2:58 di awal itu kita pastikan yang pertama 3:01 kita sampaikan bahwa perlombaan yang 3:02 nanti kita ikuti ini eventnya besar 3:06 karena diikuti se Jawa Barat, DKI 3:08 Jakarta dan Banten Open. Iya. Bukan ECEC 3:11 lah ya. Iya. bukan-cek lagi. Nah, di 3:14 situ saya selaku pembina saya harus 3:17 memilih apa namanya mempersiapkan sampai 3:19 dengan di hari H itu mereka sudah siap 3:22 penampilan 100%. Jadi ketika seleksi 3:25 beberapa orang terpilih maka dimulailah 3:27 kita untuk melakukan latihan sampai 3:29 dengan waktu pertandingan tersebut. 3:32 Persiapannya luar biasa ya. Persiapannya 3:34 insyaallah. Terus ada enggak hal-hal 3:36 atau spesial momen yang terjadi pada 3:39 saat latihan dimulai sampai dengan ke 3:42 perlombaan akan dilakukan? Itu spes 3:45 banyak kendala tuh pasti ada karena 3:47 latihan ini kan kita hampir setiap hari 3:49 kita latihan. Bahkan H- ee 6 itu kita 3:55 latihan itu sore dan malam. Heeh. Kita 3:58 latihan tu ya. yang alham 6 di mana 4:00 memang kita akan mengejar bagaimana anak 4:03 ini selain mereka tampilnya bisa 4:05 memberikan terbaik, mental mereka 4:06 terbentuk. Karena itu pengalaman pertama 4:09 dan kami pilih seluruhnya siswa kelas 7. 4:12 Ini depan saya ada Fabio. Heeh. Fabio 4:14 ini adalah salah satu siswa yang pertama 4:16 adalah dia harus menghafalkan tiga 4:19 gerakan temannya. Temannya punya gerak 4:22 dia yang hafalin. Teman karena ada 4:23 Hakan, ada Fatih, dan ada Dian. Oke. 4:26 Jadi, salah satu kemampuan Fabio ini 4:29 adalah dia bisa mengganti ee ketika tiga 4:32 anak ini tidak bisa. Di mana ketika H 4:36 -1 Dian sakit. Oke, akhirnya Fabio 4:40 diminta untuk menggantikan dan luar 4:42 biasanya dalam latihan 10 menit dia bisa 4:45 menguasai gerakan formasi variasi yang 4:48 dari Dian menggantikan. Itu yang 4:50 pertama. Luar biasa. yang kemarin 4:52 sebenarnya Buing dari SD salah satu 4:54 siswa yang tidak suka pramuka. 4:57 Apa gerangan dari nanti mungkin bisa 4:59 ditanyakan kepada Fabio. Iya. Yang 5:01 kedua, Isa sebagai penjuru ini kan 5:04 mengalami mungkin pressure, tekanan 5:07 ketika di mana harus ada kegiatan, 5:09 laporan dan lain-lain kegiatan. Tetapi 5:11 dengan seirnya waktu, alhamdulillah 5:13 semua tim kami itu bisa melaksanakan 5:16 perlombaan dengan baik dan 5:17 alhamdulillahnya kita kemarin bisa 5:19 membawa dua piala. Alhamdulillah dijang 5:21 tersebut. Oke. Itu karena adanya kemauan 5:24 dan juga kemampuan. Kemampuan. Baik, 5:27 sebelum kita lanjutkan bertanya ke Fabio 5:29 nih. Kenapa sih kemudian jadi suka? 5:33 Ee ya saya jadi suka tuh baru-baru ini. 5:37 Lihat kamera dong. Oh, boleh. 5:40 Iya. Ya, saya suka baru-baru ini. Saya 5:43 kenapa bisa suka? Karena saya ngelihat 5:46 kalau ternyata pramua tuh bisa kali ya 5:49 kita coba. Pas ternyata saya coba 5:52 ternyata juga lumayan seru. Saya juga 5:53 dapat prestasi juga dapat sertifikat 5:56 gitu. Saya juga niat sini tuh mau apa ya 5:59 mau ngepush pramuka gitulah. Jadi saya 6:01 mau jebet pramu rakit gitu. Saya juga 6:05 mau ngepush pramuka begitu. Oke. Terus 6:08 tantangannya ketika mengikuti kompetisi 6:10 ini apa nih? 6:12 Tantangannya itu ya itu saya 6:14 menggantikan tiga orang. Saya contohnya 6:17 saya tuh hari ini hafalin gerakannya si 6:20 Dean. Besoknya saya ngfalin gerakan 6:22 Fatih. Besok lagi saya ngfalin 6:24 gerakannya Hakon. Itu saya juga lumayan 6:26 pusing menurut saya. Saya susah juga 6:28 pusing tapi sukses. Iya sukses juga 6:30 bisa. Baik pertanyaan yang sama nih. 6:33 Kenapa kok Omar suka bidang ini? 6:37 Ee mungkin awalnya saya juga tidak 6:39 tertarik dengan pramuka sama seperti 6:41 halnya Fabio. Tapi mungkin yang membuat 6:43 saya tertarik dan suka itu mungkin yang 6:47 faktor utama pelatihnya. Pelatihnya 6:49 awalnya saya mungkin masuk ee kelas 7 6:52 ini masih kurang suka, tapi begitu masuk 6:54 kelas 8 dikarenakan ee pelatihnya itu 6:57 apa bahasanya itu disiplin. Saya 6:59 lama-lama jadi oh belajar mencintai 7:01 proses jadi suka gitu lama-lama sekarang 7:03 gitu. Iya. Iya. 7:06 Jadi ternyata sosok 7:09 yang melatih punya peran ya. Iya punya. 7:13 Baik. Terus kalau misalnya terkait 7:15 dengan kompetisi nih tujuannya apa? Ikut 7:18 target berikutnya habis itu apa? Ee 7:21 kalau untuk tujuan pribadi dari saya 7:24 mungkin ee biasa saya ingin ee mengejar 7:27 prestasi gitu untuk mengikuti kompetisi 7:29 tersebut. Kalau untuk tujuannya mungkin 7:32 eh karena basis yang lomba saya ikuti 7:34 itu adalah eh Olimpiade pengetahuan umum 7:37 yang di mana terkait dengan mata 7:39 pelajaran IPS atau mungkin saya akan 7:41 melanjutkan ke jenjang Olimpiade IPS 7:43 ataupun OSN selanjutnya. Wow, keren 7:45 banget. Mudah-mudahan semuanya bisa 7:47 terwujud dengan izin Allah. Ke Isa nih 7:50 sekarang nih. Kalau ikut kompetisi itu 7:53 pelajaran apa yang didapat? pelajaran 7:55 yang didapat adalah ee pertama ee kita 7:59 jadi memiliki ee ee pengalaman ee kita 8:04 sudah ikut lomba dan sepanjang latihan 8:08 kita juga mendapat ee 8:10 pengalaman-pengalaman salah kita harus 8:12 toleransi ke dia. Kalau misalnya 8:15 misalnya ada orang eh misalnya ada yang 8:18 salah ya kita toleransi terus kita juga 8:21 biar kompak gimana jadi harus 8:24 ngobrol-ngobrol solid gitu lebih bijak 8:27 jadi ya dengan ikut ini. Terus yang 8:29 sudah diberikan lingkungan sekolah untuk 8:32 kalian nih e termasuk ee Isa juga itu 8:34 dukungannya apa? dukungannya. Dukungan 8:37 dari kakak kelas diajarin, diberi 8:39 motivasi, terus dukungan dari guru 8:42 difasilitasin ee mobilnya, makanan di 8:47 fasilitasin juga. Terus banyak lagi guru 8:50 juga memberi memberi ee pendapat ee 8:54 motivasi-motivasi juga. 8:56 Jadi, ikhwan akhwat, itulah tiga sosok 8:59 di bidang atau ranah pramuka yang sudah 9:03 kita dengar ee alasan penjelasannya 9:07 terkait dengan kompetisi yang ada, 9:10 terkait dengan bagaimana meraih prestasi 9:13 melalui kompetisi ini. Kembali ke Pak 9:16 Widi, kalau sudah bisa bawa piala tuh 9:20 perasaannya kayak apa ya? Iya. Justru 9:22 kalau perasaan ini mungkin lebih 9:24 tepatnya dijakan kepada anak-anak ya 9:26 karena anak-anak kan nanti ditanya juga 9:28 cuman pelatihnya kayak apa nih gitu. 9:30 Kalau pras yang pastikan ada rasa 9:32 bangga. Rasa bangga itu di mana yang 9:35 kami apa namanya ee yang kami bawa ini 9:38 adalah bukan hanya kelas 7 berlomba 9:40 tetapi hanya kolaborasi Bu Nuning. Ee 9:43 artinya begini kelas 7 yang berlomba 9:45 tapi yang membantu di belakang itu kakak 9:47 kelasnya. Jadi k kita ketika kita lomba 9:50 apa namanya LKBT tongkat atau baris 9:52 berbaris tongkat itu tongkat itu yang 9:54 membantu menyiapkan itu kakak kelas 9. 9:56 Masyaallah gitu. Bahkan di awal basic 9:59 yang dilatih itu bukan oleh saya. Basic 10:02 itu adalah di mana dilatih oleh siswa 10:04 kelas 9 itu namanya Rafa Aril. Jadi ee 10:08 karena dia sebagai dewan penggalang atau 10:11 ketua umum di Gerakan Pramuka di 10:13 pangkalan kami, He. Dia merasa 10:15 bertanggung jawab untuk memberikan ilmu 10:17 yang sudah dia dapat. Nah, tugas saya 10:20 hanya mematangkan dan membentuk variasi 10:22 formasi. Tetapi kembali lagi ini kerja 10:25 keras kita bersama di dalam satu sekolah 10:28 dan di mana di akhir itu bahkan sebelum 10:30 kita lomba hari besoknya guru itu 10:32 semuanya kumpul di lapangan melihat 10:34 mereka latihan dan memberikan motivasi 10:37 agar besok bisa memberikan yang terbaik 10:39 untuk sekolah. Kompak banget jadi ya 10:41 rasanya ya bukan dalam kegiatan 10:42 aktivitasnya saja tapi dalam perasaannya 10:45 juga. ee sedikit mungkin tambahan untuk 10:50 mempersuasi yang di luar sana untuk ikut 10:53 pramuka gitu ya. Ee mungkin untuk yang 10:56 di luar sana mungkin pramuka ini kan 10:57 salah satu kegiatan mungkin yang 10:59 membosankan mungkin di inian. Tapi 11:01 ketika teman-teman mulai mengikuti, 11:03 teman-teman taj tujuannya mengetahui 11:06 untuk berkompetisi, meraih prestasi, dan 11:09 teman-teman akan mengalami yang namanya 11:11 pengalaman ketika teman-teman bisa 11:13 bertanding di tingkat yang lebih tinggi 11:16 itu kita pertama bisa menjaring 11:17 silaturahim dengan sekolah yang lain. 11:20 Bahkan yang paling luar biasa bisa 11:21 berbagi ilmu, bertukar ribut dengan 11:23 sekolah lain. Jadi apapun pilihannya 11:26 nikmati prosesnya insyaallah prestasi 11:28 akan mengikuti. Amin. Allahumma amin. 11:30 Nah, terkait dengan perasaan nih setelah 11:32 bawa ee apa meraih prestasi coba dari 11:36 Omar dulu kemudian nanti ee bisa juga ke 11:42 satu lagi Fabio, satu lagi Isa. Oke, 11:44 satu-satu. ee mungkin perasaan saya ee 11:49 setelah mendapat prestasi prestasi 11:51 tersebut justru pasti senang ee dan juga 11:55 ee terbayarkan gitu apa kerja keras yang 11:58 selama ini saya lakukan untuk mendapat 12:00 prestasi tersebut. Ee dan juga mungkin 12:03 ee saat pengumuman itu ada rasa 12:06 dakdikduk apakah dapat atau tidak gitu 12:09 mungkin dan pressure yang dialami cukup 12:11 juga. Jangan, jangan dijadikan sebagai 12:14 pressure, tapi saya jadikan sebagai 12:17 tantangan. Meskipun tetap aja pressure 12:19 ada, tapi apa? Respon perasaan jadi 12:22 tantangan. Oke. Bagaimana dengan 12:26 pegang mikrofonnya, Fabio? 12:29 Perasaan saya setelah mendapat prestasi 12:31 sih saya cukup senang karena kerja keras 12:34 yang saya sudah kerjakan dan 12:36 latihan-latihan 12:38 yang berhari-hari sore malam saya cukup 12:41 senang ke sana membawa prestasi juga dan 12:44 itu juga pengalaman pertama saya dalam 12:46 lomba pruka dan jadi saya cukup 12:49 gembiralah cukup puas alhamdulillah 12:52 padahal pengganti ya yang mendadak 12:53 dipilih gitu ya oke sekarang dari Isa ee 12:58 perasaan saya juga ee sangat senang 13:00 karena bisa mendapatkan prestasi juga. 13:03 Bukan prestasi saja juga dapat 13:05 pengalaman juga. Ee dan ya akhirnya juga 13:11 ee e akhir juga latihan-latihan yang 13:15 bisa dibilang cukup sulit bisa 13:17 terbayarkan dengan piala yang lumayan. 13:20 Alhamdulillah. Alhamdulillah. If I 13:22 Akhwat, sahabat-sahabat yang ada bersama 13:26 Radio Silaturahim, tentu bukan hanya ee 13:29 anak-anak, orang tua juga ya. 13:30 Mudah-mudahan ini semua mempersuasi. 13:32 Kita jeda sejenak sebelum kita akan 13:34 hadirkan dari sisi sains untuk bahasan 13:39 meraih prestasi melalui kompetisi. Tetap 13:43 bersama jendela sekolah. 13:54 Brazil TV. 14:01 [Musik] 14:02 [Tepuk tangan] 14:07 [Musik] 14:15 Masih bersama Radio Silaturahim di acara 14:18 Jendela Sekolah. Dan kalau tadi kita 14:21 bicara soal pramuka, sekarang soal sains 14:25 dari meraih prestasi melalui kompetisi. 14:30 Yang hadir di sini ee Ibu pembimbingnya, 14:34 Ibu Ringga silakan perkenalkan diri. 14:37 Oke. Bismillahirrahmanirrahim. 14:39 Asalamualaikum warahmatullahi 14:41 wabarakatuh. Perkenalkan nama saya 14:44 Ringga Malia ee di Yayasan Silaturahim 14:48 YPSC eh menempati unit SMP, Guru Mata 14:52 pelajaran ee Ilmu Pengetahuan Alam. Oke. 14:56 Kemudian siswa yang hadir adalah Fatih. 14:59 Silakan perkenalkan diri. Asalamualaikum 15:02 warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya 15:05 Ahmad Fatiah Segaf. Saya di sini sebagai 15:09 siswa SMP IT Insan Mandiri Cibubur. 15:12 Kelas berapa tuh? Kelas 7. Kelas 7. E 15:15 kemudian Hadi. 15:18 Asalamualaikum warahmatullahi 15:19 wabarakatuh. Perkenalkan nama saya 15:22 Muhammad Hadi, siswa kelas 7 dari Insan 15:25 Mandiri Cibubur. Iya. Inilah siswa yang 15:30 ada di ranah sains ya dalam prestasi 15:34 dikaitkan dengan topik bahasan kita 15:37 meraih prestasi melalui kompetisi. Ibu 15:41 Ringga 15:42 ngomong-ngomong bagaimana membentuk tim 15:45 yang siap untuk mengikuti perlombaan 15:48 kemarin itu. Masyaallah. Kalau ditanya 15:51 nih Bu ya ee memang kita enggak bisa 15:55 melupakan proses memang ya. proses itu 15:58 enggak instan. Kayak kemarin ada cerita 16:02 momen spesialnya nih. Untuk kali ini kan 16:04 saya menggantikan guru yang sebelumnya 16:07 gitu ya. Saya juga baru bergabung ee 16:10 belum 1 tahun. He. Mengenal anak itu 16:13 membutuhkan waktu. 16:16 Namun di suatu momen kepala sekolah 16:19 tiba-tiba yuk kita ikut lomba gitu kan. 16:23 Allahu Akbar gitu kan. agak 16:26 sedikit bagusnya dari kemarin kami 16:28 mengikuti Olimpiade Sains itu kemarin 16:30 ada empat tahap Bu. Tahap pertama itu 16:33 asesmen awal kemudian berlanjut kepada 16:36 ee babak penyisihan selanjutnya masuk 16:39 tahap semifinal dan baru final. Nah ee 16:43 dalam proses kemarin Olimpiade yang 16:45 kemarin terutama yang KSNR itu empat 16:48 tahap itu diseleksi mereka semua kami 16:51 ikutkan h semua siswa 86 jumlahnya. itu 16:55 diikutkan. Kemudian secara alami ada 16:58 seleksi aja gitu. Begitu masuk tahap 17:01 semifinal mereka baru mulai di ee 17:04 diarahkan apa ada pelatihan khusus dari 17:08 kami dari gurunya untuk mengikuti ee 17:12 drilling gitu. persiapan ee mm mengikuti 17:15 Olimpiade. Alhamdulillah memang karena 17:18 anaknya ee apa ya bakatnya sudah ada. 17:22 He. Dan kan sebelum babak penyisihan 17:25 masuk sebelum semifinal ada babak 17:26 penyisihan. Itu pun saya tanya dulu ini 17:29 kamu mau ikut enggak? H itu yang paling 17:31 utama. Enggak Bu. Ada yang mengatakan 17:33 tidak? Enggak. Ada yang berani 17:35 mengatakan saya enggak mau, Bu. Ada yang 17:37 ya siap Bu. Siapnya juga masih yang 17:39 ragu-ragu. Tapi ada yang ya Bu. Wah, 17:42 dari situ sudah kelihatan ya tiga 17:44 kategori. Tiga kategori. Walaupun ee 17:46 wali kelasnya, kepala sekolah, "Enggak 17:48 apa-apa, Bu. Kita ikutin terus aja." 17:50 Enggak. Harus tanya dulu anaknya mau apa 17:53 enggak. Ketika akhirnya anaknya mau ee 17:57 lanjut. Ketika tidak saya ganti. Yang 17:59 mungkin tadinya kemampuannya di bawah 18:01 temannya yang saya tanya naik level. 18:04 Ketika ikut diajak lagi pelatihan pagi 18:07 ya, jam 0.00. Mereka masuk jam 08.00, 18:10 jam . Sudah suruh datang. 18:12 karena 1 jam untuk latihan. Iya, 1 jam 18:13 untuk latihan sebelum kita opening dan 18:15 segala macam merekanya datang. Tapi ada 18:18 juga yang tidak datang gitu kan. Dan di 18:20 sini saya sudah bisa lihat, oh ini anak 18:22 punya bakat, dia juga punya minat. He. 18:25 Jadi antara kemauan dan kemampuan itu 18:27 ya. Iya. Jadi walaupun misalnya enggak 18:28 apa-apa, Bu. Bisa kayaknya enggak bisa. 18:31 Kita harus tanya dulu nih anak mau 18:32 enggak. Jadi enggak jauh-jauh dari bakat 18:34 dan minas. Alhamdulillah, Bu. Yang 18:37 sangat luar biasanya saya sangat-sangat 18:39 salut sekali. Ee yang lulus banyaknya 18:42 kelas 7. Hm. Padahal mereka kan saya 18:45 tanya ini sudah pernah enggak ikut gitu 18:47 ya baru gitu kelas 7 yang cukup mewakili 18:50 seimbang dengan kelas 9. Padahal kan 18:52 kelas 9 jelas lebih banyak ini ya ee 18:54 dapat materi gitu. Tapi kelas 7 18:56 baru-baru dan salah satunya dua anak 18:58 ini. Dan pada akhirnya sampai memasuki 19:01 tahap Fatih he itu lolos. Alhamdulillah. 19:06 Dan dia mendapat peringkat merit, Bu. 19:08 Jadi di bawah bronzer. He. Dari 86 yang 19:12 tadi disebutkan itu berapa akhirnya yang 19:14 bisa 19:16 masuk masuk ke dalam final ya. Untuk ee 19:19 tahap semifinal itu 10. Ee untuk tahap 19:23 final sampai mendapat penghargaan merit 19:26 itu satu. Kemarin yang kami mengikuti 19:29 ini yang KSNR ya, Bu ya. Yang empat 19:31 tahap. Belum lagi yang internasional 19:33 pengurus sains ya itu yang ee gabungan 19:36 soal ee apa ee berbahasa Inggris dengan 19:39 bahasa Indonesia itu dari 86 yang lolos 19:43 itu 18-an. Eh, iya ya lumayanlah untuk 19:49 yang kemarin tuh pi apa ininya sampai 19:53 membikin poster itu lucu saking banyak. 19:56 Nah, ini gimana nih? Kita pakai nama aja 19:58 kalau kayak gitu namanya aja ee yang 20:00 juara ee Olimpiade yang dapat emasnya 20:02 saja yang pakai foto. Ada cerita lucunya 20:04 di situ. Iya. Jadi 18 untuk yang 20:07 internasional, 10 untuk yang I satu yang 20:10 untuk e kemarin yang KSNR. Jadi ada yang 20:12 tingkat nasional, ada yang tingkat 20:14 internasional kemarin. Kayak gitu, Bu. 20:16 Oke. Terus di dalam prosesnya nih, momen 20:20 apa aja sih yang 20:22 terjadi ee dari awal latihan sampai ee 20:26 titik akhir? 20:29 Yang saya selalu ee dari sudut pandang 20:32 saya, Bu, ke anak-anak saya selalu 20:34 bilangnya begini, "Kita coba latihan itu 20:37 satu ee satu atau beberapa soal ya." He. 20:40 Jadi, momennya tidak ingin pribadi saya 20:42 tidak ingin memaksa. Kemudian saya 20:44 sering bertanya dulu, "Nih, kalian oke 20:46 enggak mau belajar sekarang?" Iya, Bu. 20:48 Enggak apa-apa ya belajar sekarang? Iya. 20:50 Padahal kan kadang ada yang pagi, ada 20:53 yang waktu sore hari ya. Ya, Nak, ya. 20:55 Sore hari itu kan sudah belajar segala 20:57 macam. Masih siap enggak belajar? Masih, 20:59 Bu. Semangatnya luar biasa. Jadi, memang 21:01 ditanyain dulu, tanyakan dulu 21:02 kesiapannya mau enggak? Kalau enggak 21:04 mau, enggak apa-apa kita tunda, enggak 21:06 usah belajar. Tapi kan kita sudah 21:08 tinggal beberapa hari lagi, Bu, gitu 21:10 kan. memang dari merekanya yang mau. 21:11 Jadi itu momen-momen spesial dari saya. 21:14 Ee sampai pada akhirnya mengikuti ya 21:17 Fatih salah satunya mengikuti sendiri, 21:21 pergi sendiri ibarat di antar saya itu 21:24 saya bilhat sabar ya, sabar ya. Dan yang 21:27 paling utama saya selalu bilang begini, 21:28 "Ibu tahu kamu punya minat, Ibu tahu 21:30 kamu punya bakat. Tapi satu hal yang 21:32 paling utama, be humble ya." Saya bilang 21:35 gitu. Karena kan otomatis dia menjadi 21:37 superstar sendiri dibanding teman 86 21:40 orang kemudian satu yang mewakili wah 21:43 udah jadi rockstar beneran saya selalu 21:46 bilang terutama ke teman-temannya be 21:48 humble gitu be humble jangan sombong ada 21:52 merasa sedikit sedikit meras wi saya 21:54 yang pintar nih di sini nih ah udah itu 21:57 kepleset itu aja sama yang ya mungkin 22:01 yang 10 kemarin yang sebelum masuk ke 22:03 final itu juga bisa enggak sikapnya 22:06 biasa aja gitu. Jangankan kadang-kadang 22:09 temannya memberikan motivasi ya, Bu. 22:12 Motivasinya gini, cie anak olimpiade. 22:16 Ah, ya kan yang kayak gitu kan tanpa 22:18 sadar gitu temannya kayak diberiin batu 22:21 di sini tambahan. Nah, saya bilang bisa 22:23 enggak biasa aja bisa enggak? Jangan 22:25 jadi beban jangan biasa aja temannya 22:27 ngomong begitu tuh memotivasi tapi Bu 22:29 saya takut salah. He. I enggak apa-apa 22:31 saya. 22:33 Iya. Itu namanya kita napak bumi humble 22:36 itu di situ. Dan ternyata berhasil ya 22:39 tentu lebih superstar lagi. Ada fotonya 22:41 yang dipampang sendiri ya. Foto 22:44 gantengnya itu lebih humble. Saya bilang 22:46 gitu. Saya enggak dibawa ya. Enggak bisa 22:48 kamera 22:51 ya kayak gitu Bu. Oke sebelum 22:54 melanjutkan pertanyaan lagi saya coba 22:56 dulu ke Fatih deh. Sejak kapan sih? suka 23:00 sama ee sains dengan IPA apa dari kecil 23:05 apa baru-baru gitu. Eh, jadi ee saya 23:10 kalau misalnya suka dari IPA tuh udah 23:12 suka dari SD ya. Ee itu kalau kenapa 23:17 saya menyukai IPA dari SD? 23:21 Karena sebetulnya saya memang suka sama 23:23 pelajaran IPA ini gitu. Karena 23:27 ee yang masuk ke dalam IPA kan juga ee 23:31 ada biologi, ada kimia, ada fisika. 23:36 Nah, kalau kalau untuk saya, saya lebih 23:39 suka biologi daripada dua yang lain. 23:42 Soalnya itu bisa ee kita bisa misalnya 23:46 mengobservasi alam atau lebih tahu 23:49 tentang diri kita sendiri 23:52 gitu. Itu aja sih kalau dari saya. Iya. 23:56 Terus rasa yang muncul saat mau ikut 23:59 kompetisi seperti apa? 24:02 Eh, pertama ya pasti tegang soalnya kan 24:05 pressure-nya kan tinggi gitu. Banyak 24:08 yang kayak kita tadi benar kata buringga 24:11 kayak banyak yang wih wiih anak 24:13 olimpiade nih gitu. Habis itu ya saya 24:16 dalam hati kita harus selalu rendah hati 24:19 ya. He he. Jadi kita enggak boleh 24:21 sombong. Kalau sombong malah nanti 24:23 hasilnya enggak maksimal soalnya 24:26 Allahnya bisa aja enggak rida gitu. 24:28 Habis 24:30 itu ee kalau saya juga 24:34 ee senanglah bisa mendapat kesempatan 24:38 untuk 24:38 mengikuti lomba olimpiade seperti itu. 24:42 Ketika muncul ee di telinga ciecie cie 24:45 anak Olimpiade itu bagaimana mengubah 24:48 situasi perasaan aduh beban menjadi oh 24:52 berarti aku mewakili sekolah berarti itu 24:54 gimana perlu ngobrol dengan ayah ibu 24:56 atau mungkin gimana? Kalau saya sih ee 25:00 orangnya enggak sampai ngobrol. Soalnya 25:02 kan kita kan di sini kan jarang bertemu 25:04 ayah dan ibu ya. Heh. Jadinya tuh kayak 25:07 kita tuh harus lebih bisa ee percaya 25:11 diri lah. Jadi tapi percaya dirinya 25:13 dalam tidak sombong gitu. Jadi kita 25:16 harus 25:17 merasa aku doang nih yang apa yang 25:20 mewakili sekolah. Jadi kita tuh harus 25:23 lebih semangat, lebih giat belajar, tapi 25:26 kita enggak boleh sombong gitu. Dan rasa 25:29 yakinnya berapa persen tuh? Aku pasti 25:31 bisa gitu. Rasa yakin. Kalau saya sih 25:33 rasa yakinnya waktu masuk final 25:35 sendirian ya. Saya jujur enggak 100% 25:39 yakin. 25:41 Soalnya ee apa ya? Rasanya tuh kalau 25:44 enggak punya kalau enggak ada teman di 25:46 samping saya tuh rasanya kayak berbeda 25:48 dari sebelum-sebelumnya. Soalnya kan 25:50 sebelum waktu waktu semifinal enggak 25:52 sendirian. Iya. Saya berempat sama saya, 25:55 Fatih, Hadi. Ada lagi dua namanya Husni 25:58 sama Bagas. Habis itu lah waktu selesai 26:01 dari situ diumumin yang masuk final 26:04 cuman saya doang. Itu kaitannya dengan 26:07 rasa syukur pada Allah. Ee gimana tuh 26:09 pada saat hah gue gitu? 26:12 rasa syukurnya ya senanglah mungkin dari 26:16 dari doa-doa dan dukungan-dukungan dari 26:18 guru dan orang tua. Habis itu ya 26:21 pokoknya jadi lebih bersyukurlah bisa 26:24 kayak enggak nyangka lah kok bisa sampai 26:26 sini gitu. Alhamdulillah ya. Sekarang 26:30 kita beralih ke yang satunya nih. Hai 26:32 Hadi gimana caranya belajar IPA gitu 26:37 dari dulu-dulunya? 26:40 Mm kalau dari saya sih kalau belajar IPA 26:43 itu bisa banyak caranya. Salah satunya 26:46 dengan misalnya games atau dengan 26:49 menonton film atau dengan metode-metode 26:52 lain yang bisa masuk ke diri kita. Diri 26:55 kita tuh maunya apa? Mau baca buku atau 26:59 nonton film kita lebih masuk atau dengan 27:02 game. Sebenarnya caranya tuh banyak. 27:05 Jadi mau pilih yang mana pun itu bisa 27:08 memunculkan motivasi ya. Iya. Dan di 27:10 antara buku, film sama game persentase 27:14 paling banyaknya yang mana? Dari film 27:17 karena bisa lebih masuk ke kota. Oke, 27:19 untuk ee mempersuasi teman-teman di luar 27:22 sana juga ya, bahwa nonton film itu 27:25 kalau memang filmnya enggak yang yang 27:28 itu pasti akan memberikan ee mempersuasi 27:31 kita mendapatkan semangat-semangat baru. 27:34 Terus ee kalau cara belajarnya seperti 27:38 itu dan mendapatkan banyak hal 27:40 keuntungan seperti yang tadi Hadi 27:42 bilang, ngomong-ngomong terus tertarik 27:44 ikut kompetisinya itu gimana ceritanya? 27:48 Jadi kan Hadi tahu, oh Hadi suka IPA. 27:53 Oh, boleh deh ikut kompetisi. Kayaknya 27:56 ada bakat nih di IPA. Terus 27:58 alhamdulillah masuk ke babak penyisihan. 28:02 Setelah masuk ke babak penyisihan lebih 28:04 rajin lagi belajar. Alhamdulillah masuk 28:06 ke semifinal. Dari semifinal sudah 28:10 belajar 28:11 belajar ee Allah yang pilih. Ternyata 28:14 enggak lolos. Tapi tetap jangan merasa 28:17 ya sedih, enggak lolos. Tetap harus 28:19 belajar, tetap harus giat belajar. 28:24 Terus ketika di dalam kompetisi ini 28:28 termasuk yang masuk itu kayak ee kan 28:31 banyak yang disisihkan sebelumnya kan. 28:34 Kalau tadi 28:36 emm 28:38 Fatiel ah enggak enggak boleh sombong 28:40 bisa ikut masuk itu juga muncul enggak 28:43 di awal-awal? 28:45 Pas masuk ke babak penyisihan mulai 28:47 muncul. Tapi astagfirullah jangan jangan 28:50 sombong. Oh istigfar ya. Keren banget 28:53 dengan istigfar itu. Lantas 28:56 keangkuhan dan kesombongan gue dong gue 28:58 gitu hilang ya. 29:01 Oke. Jadi emm pelajaran yang didapat nih 29:07 ketika berkompetisi itu apa yang Hadi 29:09 peroleh? 29:10 pelajaran yang ad dapat tuh bisa lebih 29:13 mendalami pelajaran-pelajaran eh lebih 29:15 mendalami IPA yang pastinya. Terus yang 29:18 kedua jadi lebih bisa rendah hati gitu 29:23 karena di kompetisi itu masih banyak 29:25 yang belajar berjam-jam sampai malam 29:28 lewat jam 10. Ada yang belajar. Tapi 29:32 tetap harus rendah hati ya meskipun udah 29:34 lewat ke kompetisi semifinal tetap harus 29:37 berendah hati. 29:40 Terus ketiga harus lebih rajin belajar, 29:42 lebih giat belajarnya. Karena udah masuk 29:45 ke semifinal itu harus udah lebih rajin 29:48 belajar karena soal-soalnya pastinya 29:50 lebih susah daripada babak penyisihan 29:53 dan termasuk tanggung jawab ya. Iya, 29:56 tanggung jawab sudah masuk mesti tambah 29:57 pintar dong gitu. 30:00 Oke. Jadi kalau bicara soal kompetisi 30:04 dan segala macam yang sudah dilakukan 30:09 pelajaran yang didapat juga itu 30:13 ngomong-ngomong gimana tuh ceritanya 30:15 ketika 30:17 ee bisa lolos, bisa masuk tadi sudah ada 30:20 gambarannya gitu 30:22 ya. Ada enggak peran ayah bunda di dalam 30:26 proses ini? 30:28 Ayah Bunda ada Bunda. Bundang memberi 30:32 semangat. Iya. Memberi semangat memberi 30:34 doa. Bunda selalu bilang terus didoain. 30:37 Terus Bunda juga kalau misalnya lagi 30:40 pulang kan itu masih lama kan lombanya. 30:42 Bunda juga tetap ngajarin, tetap 30:44 semangatin, doain. 30:48 Jadi support tuh tinggi banget ya. Heeh. 30:51 Sementara 30:53 kalau em dukungan dari ayah bunda gimana 30:58 untuk Fatih? Eh, kok Fatih? Siapa 31:00 namanya? Lupa lagi. Fatih, betul ya? 31:02 Heh. Ee kalau untuk saya ee ada juga 31:06 dukungan dari orang tua, tapi kalau saya 31:09 dari ee dua-duanya tuh saling mendukung, 31:13 e selalu ngedoain, selalu bilang, "Fatih 31:16 yang semangat ya belajarnya." Kalau 31:18 misalnya kalau ee ada 31:22 kayak hambatan atau yang misalnya kayak 31:25 tadi itu kayak ngejelek-jelekin atau 31:28 enggak kayak ee bikin kita 31:31 grogi, ingat apa? Ingat Abi sama Mama 31:35 aja gitu. 31:37 Dan mudah-mudahan ya ikhwan akhwat, dua 31:40 sosok ini juga mempersuasi kita dan 31:44 putra putra kita untuk mampu 31:47 berkompetisi bukan hanya di luar tapi 31:49 dengan perasaannya sendiri juga. Dan 31:53 kita enggak tahu nih apa yang anak-anak 31:55 rasakan ketika lolos kemudian ayah ibu 31:58 gimana rasanya. hadiah ya buat ayah 32:01 bunda. Ini hadiah dari 32:04 Fatih. Adi juga begitu karena enggak 32:06 mampu ya. Oke, kita kembali 32:09 ke Ibu Guru yang sedang berada 32:13 bersama-sama kita ini yang 32:18 merupakan dampak positif bagi anak-anak 32:21 dengan ikut kompetisi ini nih. Kira-kira 32:23 bisa digambarkan. Mereka kan ibarat 32:26 kayak ikan ya, Bu di kolam IMC. kamera 32:28 dong. Jadi ngomongnya sama yang lamp 32:31 kolam kolam IMC 86 orang ya mereka ikan 32:36 di dalam situ. Dampak positifnya yang 32:38 jelas mereka coba ee berenang di kolam 32:41 yang lain gitu. ee kolom yang lain 32:44 dengan rupa-rupa, dengan persiapan yang 32:47 orang-orang yang lebih-lebih dan mungkin 32:49 juga ee ya kalau kaitannya dengan ee 32:53 persiapan orang juga mungkin tidak tidak 32:54 kalah kalah siap mereka dengan mereka 32:57 mencoba lompat ke lokam yang lain, 33:00 bersaing dengan ikan yang lain, mungkin 33:02 ikan-ikan yang lebih tampak besar gitu. 33:04 Itu juga sudah suatu ee proses buat ee 33:08 kami gitu. Tujuan dari saya sempat ragu 33:11 Bu sebenarnya tadinya sempat mundur gitu 33:13 ketika kepala sekolah kam semester ini, 33:16 Bu. Semester ini terutama kelas 7 dan 33:18 kelas 9 itu materinya belum terlalu 33:20 banyak loh gitu. Jadi kan terlalu riskan 33:24 gimana kalau semester 2 saja kalau ada 33:26 nanti enggak apa-apa Bu kita coba kita 33:28 melatih mental mereka. Oh iya juga ya. 33:31 Kolamnya harus di luasin mereka. Jangan 33:35 merasa pintar di kolam IMC aja. Suruh 33:37 kolam-kolam yang lain gitu. Suruh 33:39 berenang di yang lain. Terus ya 33:41 bismillah gitu ya. Terus juga memang 33:43 anaknya punya minat, punya bakat juga 33:45 jelas support orang tuanya. Apalagi yang 33:48 mereka datang mengantar ee kemudian juga 33:51 ee ikut tegangnya bareng-bareng gitu. 33:55 Halo Mama Ira. Kita tegangnya bareng ya. 33:58 Tegangnya bareng-bareng itu tuh mem 34:00 kerasa banget gitu. Oh, ini inilah yang 34:03 membuat mungkin 34:05 ee ya bibitnya sudah ada kita sebagai ee 34:10 media tanamnya ee itulah hasilnya gitu. 34:14 Iya. Sehingga ya kompetisi ini 34:16 pentingnya adalah memang saya bilang 34:18 sekali terutama kepada dua anak ini dan 34:20 beberapa teman-temannya ingat ya bukan 34:23 buat menangnya tapi pengalamannya. 34:26 Pengalamannya itu yang paling utama itu 34:29 yang mahal. Gimana kamu mengatasi rasa 34:32 grogi, rasa cie-cie, rasa merasa iya 34:36 dong saya anak olimpiade. Tapi kemudian 34:38 langsung hate astagfirullah dan 34:41 bagaimana juga aduh sendiri ya enggak 34:43 ada teman yang yang lain kok banyak kok 34:46 saya doang gitu dan seterusnya dan 34:48 seterusnya. Apa yang ee sangat-sangat 34:50 berbeda itulah pengalamannya. 34:53 Jadi ya next ini juga dalam on 34:56 programnya nih Bu mereka seharusnya 34:59 setiap minggu berlatih satu soal 1 jam 35:02 atau beberapa soal beberapa jam untuk 35:04 persiapan ee berikutnya gitu. Jika ada 35:07 kompetensi sains berikutnya atau 35:09 olimpiade sains berikutnya ya sudah 35:11 harus mulai dari sekarang karena ini 35:13 baru pertama kali ini merupakan ee 35:16 sebuah PR panjang ya. Terus 35:19 ngomong-ngomong nih, paradigma sains itu 35:21 susah, gimana tuh cara mematahkannya? 35:26 Saya sih simpelnya kalau di kelas saya 35:28 ini berdasarkan bas on experience aja 35:30 gitu ya. Kalau di kelas tanya sama 35:32 mereka, saya bukan orang yang ee saya 35:35 orangnya serius ya kan, Nak? Ya gitu. 35:37 Serius banget. Tapi selalu saya sampai 35:39 di satu titik biasanya saya bilang 35:41 begini, "Kenapa kalian jahat sama diri 35:43 kalian sendiri sih?" gitu. Kenapa sih 35:46 kalian selalu bilang enggak bisa? Belum 35:48 juga mulai susah. Yang terjadi otak 35:52 kalian itu sudah mengirimkan pesan ke 35:54 seluruh tubuh, ini sulit, ini enggak 35:56 bisa. You what you think? Iya, gitu. 35:59 Akibatnya apa? Kepalamu cekot-cekot, 36:02 ininya langsung pusing, yang langsung, 36:04 "Bu, aduh, sakit perut, Bu." Pengin ke 36:05 belakang. Atau bahkan ya tidur begitu. 36:08 Mengapa kamu ee menyiksa dirimu sendiri 36:12 gitu padahal potensimu begitu besar? 36:14 Biasanya sih selalu itu itu yang 36:15 berulang ee ee saya pribadi di kelas 36:19 sains menjadi sulit biasanya karena ini 36:22 ada ketidaksamaan antara hitung hitung 36:25 menghitung dengan kontennya, 36:28 konsepnya. Padahal ketika kamu sudah 36:31 menguasai konsepnya, hitung-hitungan 36:33 seperti apapun tidak jadi masalah. Saya 36:36 pun jurusan saya pribadi, Bu, biologi Bu 36:39 yang di mana orang selalu bilang itu 36:40 adalah hafalan, tentang hafalan padahal 36:43 tidak. Ada hitungan juga di situ. Dan 36:46 yang paling utama sains itu adalah 36:48 bagaimana kamu menemukan benang merah 36:50 dari sekian banyak cerita yang ada. He. 36:53 Kemudian nanti dan yang enaknya dari 36:55 sains real faktanya kadang-kadang kita 36:57 temukan. Iya. Lagi membahas tentang kok 37:01 enggak ngerti pelajaran ini. Ya kamu nih 37:03 udah enggak suka. Kamu bilang ini susah. 37:05 Ini sulit otakmu ngirim ke badanmu, 37:08 akhirnya berat rasanya mau mengerjakan 37:10 apapun. Penting banget ternyata. Penting 37:12 banget. Jadi dari awal ayo nak bisa ee 37:16 ini mungkin sulit tapi bisa kita coba. 37:19 Ah itu aja seringnya paling. Oke. Sama 37:22 kalau sudah bisa apa Fatih kita selalu 37:25 bilang apa, Fadi? Be humble, sit down, 37:28 be humble itu ya. Oke, masih akan 37:30 bertanya pada Hadi nih. Suka pelajaran 37:33 sains. Punya tipsnya enggak? Siapa tahu 37:35 yang dengerin terus yang enggak suka 37:37 juga termasuk I de sains. Nah, kalau 37:40 Hadi bisa berikan tipsnya. Keren kan? 37:44 Jadi tipsnya itu pertama kalau masuk ke 37:47 IPA kita harus punya niat belajar IPA. 37:51 Kita harus punya niat dulu pertama. 37:53 Terus selanjutnya kalau misalnya baca 37:56 buku, ah bosan pusing baca buku mulu. 38:00 Nah, ubah cara belajar misalnya dengan 38:03 menonton film atau dengan games-games 38:07 atau yang lainnya. Jadi caranya tuh 38:10 bukan baca buku doang, lihat artikel dan 38:13 lain-lain. Jadi itu caranya banyak. He. 38:17 Jadi jangan berpaku pada satu hal aja 38:19 ya. Apalagi kalau sukanya nonton. Tapi 38:22 yang ditonton harus yang memberikan 38:24 tambahan. Iya. Sains tadi itu 38:29 ada lagi enggak kira-kira? 38:33 Udah sih, udah tipsnya pokoknya itu 38:35 sukai, sukai, dan sukai ya. Oke. Heeh. 38:38 Sementara Fatih sendiri kalau mau ikut 38:40 kompetisi nih apa tipsnya? Tipsnya 38:43 pertama kita harus kerja keras ya. 38:46 Soalnya kalau misalnya pengin 38:47 mendapatkan kesempatan dalam ngikut 38:49 kompetisi, pertama kita harus kerja 38:52 keras dalam 38:53 belajar, dalam ee apa ya? membaca lebih 38:58 giat belajar, lebih sering melihat itu 39:01 tadi kata Hadi melihat e video-video 39:05 bermain games tentang sacience dan 39:08 lain-lain. Habis itu yang kedua kita 39:10 harus mendapatkan kesempatan misalnya 39:12 dari pihak sekolah seperti aku kemarin, 39:15 aku mendapatkan kesempatan untuk bisa 39:17 ikut ke babak penyisihan dari awal dan 39:20 alhamdulillah aku bisa sampai bisa 39:23 sampai final. Habis itu kita jika sudah 39:27 mendapatkan kesempatan, kita sudah 39:29 lomba, kita harus kita berarti 39:31 mendapatkan tanggung jawab karena telah 39:34 ee diberi amanah lah istilahnya begitu 39:37 dari sekolah untuk kita bisa mengikuti 39:39 lomba-lomba di luar. Jadi, kita harus 39:42 lebih kerja keras, lebih tanggung jawab, 39:45 lebih 39:47 ee lebih apa ya, 39:51 lebih giatlah dalam belajar gitu. 39:54 Habis itu jika kita misalnya kayak aku 39:56 kemarin, aku sudah sampai final, 39:59 alhamdulillahnya dapat penghargaan itu 40:02 kita enggak boleh sombong, kita harus 40:04 rendah hati, kita harus terus ee seperti 40:08 kata Buringga, be humble terus. Kita 40:11 harus ee bisa menjaga dirilah. 40:15 Dan ee yang berapa tuh ee kita harus ada 40:19 lagi kita harus meminta dukungan dan 40:22 minta doa kepada orang tua, guru-guru 40:25 dan orang-orang lain lah 40:27 istilahnya. Dari dari situ kita bisa 40:31 dari minta dukungan dan doa kita bisa 40:34 menjadi orang pribadi yang lebih baik 40:36 dan lebih sukses dalam mengikuti 40:38 lomba-lomba tersebut. Keren. Jadi 40:40 percaya diri itu harus dibarengin dengan 40:42 humble. Percaya diri doang enggak dengan 40:45 humble. 40:47 Oke, menarik sekali. Nah, e Ibu Ringga 40:50 kita sudah di penghujung. Adakah sesuatu 40:52 yang bisa disampaikan mempersuasi 40:55 siapapun yang dengar untuk Come on, 40:58 go? Satu sih yang pasti jika memang ee 41:01 sudah ada punya minat ee bakat enggak 41:04 apa-apa deh kalau belum tidak terlalu 41:06 minat gitu. Wah, kayaknya saya suka. 41:09 Yang paling utama latihan ya kan di 41:12 mana-mana ya. He latihan soal punya di 41:14 buku-buku soal. Hadi itu salah satu anak 41:16 yang dia tidak perlu kita minta dia 41:19 punya buku lainnya. He Fatih juga 41:22 misalnya Fatih tolong ini kamu cari 41:24 begini juga sama. Jadi memang ee minat 41:26 terutama ya gitu. Kemudian berikutnya 41:29 kalau mau ikut kompetisi yang selain 41:31 drilling, selain latihan, berikutnya 41:33 adalah istirahat yang cukup. H istirahat 41:36 yang cukup. Jadi kalau besok kita sudah 41:38 pergi jam . Kamu tolong tidur jam 09.00 41:41 tidur lebih cepat. STD ya, sikap tahu 41:43 diri. Iya. Nah, pokoknya maksudnya 41:45 karena gini, percuma kamu belajar sampai 41:47 jam 12.00 malam, kita besok lomba atau 41:49 apapun akan mempengaruhi kemampuan ee 41:53 apa otak dan stamina. Jadi percuma. Jadi 41:55 kalau justru besok sudah mau lomba, yang 41:58 yang perlu kamu lakukan adalah makan 41:59 yang enak, istirahat yang cukup. Bangun 42:02 lebih cepat boleh untuk tahajud apa 42:04 segala macam, tapi istirahat yang cukup. 42:07 Ya, alhamdulillah. Mungkin itu juga yang 42:09 Fatih itu enaknya anaknya bisa diarahin 42:11 gitu ya, Bu. Hadi juga masyaallah nih 42:13 anak-anak yang kemarin itu sangat ee 42:16 kelas 9-nya juga kayak Cikal, kayak emm 42:20 satu lagi tuh Bian. Mungkin Ibu familiar 42:22 dengan Bian juga sama. Istirahat ya 42:24 enggak ada itu yang namanya ee tidur jam 42:27 10 jam 10. Bu, tidak lebih cepat. Saya 42:29 enggak tahu real-nya benar tidur apa 42:31 tidak. Cuman pokoknya tolong saya bilang 42:33 tidur lebih cepat sehingga kamu lebih 42:35 siap. apapun yang terjadi otaknya lebih 42:37 siap gitu. Dan berikutnya, mm 42:41 intinya ee jangan pernah merasa takut. 42:45 Kalau sudah mengatakan saya takut, saya 42:48 enggak bisa, saya itu berarti jahat ke 42:51 diri sendiri aja begitu. Kamu menutup 42:54 segala potensi yang ada. Karena secara 42:57 alami otak kita sudah akan mengirimkan 42:59 pesan gitu ke seluruh tubuh, wah enggak 43:01 bisa nih. Wah, sulit nih. Gitu. Padahal 43:05 ee kemampuannya pasti ada, Bu. Yang ada 43:08 ee udah duluan. Ah, enggak bisa. 43:10 Akibatnya yang repotnya nih anak-anak 43:13 biasanya kalau dia udah pusing, dia kan 43:15 otaknya bekerja ya. Tanda bahwa otak 43:17 bekerja itu adalah kamu merasa pusing, 43:19 jantungmu deg-degan, kamu merasa 43:21 seketika aduh aduh gitu kan. Tapi yang 43:25 bagusnya adalah habis itu lanjutkan 43:27 terus tanya gitu. Nah, repotnya 43:30 anak-anak kadang-kadang nih udah ah 43:32 banting banting pensil gangguin temannya 43:36 gitu kan. Karena dia merasa sudah ah 43:38 cukup di situ aja. Saya selalu bilang 43:40 yang terjadi kamu jahat ke dirimu 43:42 sendiri. Kamu zalim loh kalau kayak gitu 43:44 sama dirimu sendiri. Padahal sebentar 43:46 lagi kamu mau nyampai. Saya bilang mau 43:49 momen gitu mau. Yes, saya dapat. 43:52 Nah, jadi kalau sudah tampil di rasa 43:54 pusingnya apanya, saya suka bilang, 43:56 "Tanya sana ke Fatih. Mungkin kalau 43:58 bahasa teman bisa lebih enak. Kalau 44:01 enggak mau tanya ke ibu, tanya dulu ke 44:02 teman." Karena tanya ke guru kan 44:04 kadang-kadang teman-temannya juga 44:05 cie-ciie gitu. Ya Allah, anak-anak luar 44:08 biasa lucu gitu. Terus kalau enggak mau 44:11 tanya ke teman, boleh tanya ke ibu 44:13 langsung. He. Ee dan setidaknya mau 44:16 upaya dulu masih pusing kita coba terus 44:18 lagi. Itu tanda otakmu berpikir. Saya 44:20 bilang kalau juga masih yang paling 44:23 menyenangkan nanti akhirnya oh iya Bu. 44:26 Nah kan saya bilang bisa kan bisa. Kalau 44:31 bayangan rencana ke depan terkait dengan 44:33 apa yang sudah dilakukan sekarang dan 44:35 prestasi yang ada ini bisa 44:38 di berikan gambaran juga enggak? Karena 44:41 terus terang saja ee Bu hal semacam ini 44:45 akan menjadi semangat pemicu ya untuk 44:49 langkah ke depannya. 44:51 Yang pasti memang ee terbukti dari saya 44:55 ee yang kelas 7 ini sudah jelas nih saya 44:59 sudah mulai mendata sebenarnya. He. 45:01 Semenjak semester kemarin sudah mulai 45:03 mendata. Ee karena memang tim Olimpiade 45:05 sains itu tidak bisa ee semua kan 45:09 seperti itu ya Bu. ini sudah terdata. 45:11 Bahkan ketika sudah 1 tahun pembelajaran 45:13 mereka juga sudah dibagi rapot semester 45:14 kemarin itu sudah terdata. Oh, ini nih 45:17 anaknya kelihatan banget minatnya. 45:19 Bakat malah justru saya tidak ada 45:21 anak-anak yang berbakat tapi dia tidak 45:23 mau. Dia sudah mengatakan tidak mau 45:25 meskipun itu bagus buringga tidak 45:27 jangan. Jadi antara minat dan bakat 45:29 saling saya justru mencari yang 45:31 minatnya. Kalau dia minat dia pasti mau 45:34 akan lebih ee biasanya lebih mau bekerja 45:36 keras Bu. Menunda kesenangannya dulu 45:39 gitu. bahwa dia mau dulu dikasih 45:41 pelatihan apa segala macam. Yang pasti 45:43 eh 1 minggu itu sejam 2 jam itu waktu 45:48 yang paling efektif untuk belajar 45:51 drilling soal untuk ee penguatan ee 45:54 soal-soal olimpiade kan agak beda ya Bu 45:55 Nun ya agak berbeda dan apa 46:00 ee seminggu itu sudah ada struktur gitu 46:03 ini direncanakan kalau 46:06 dari ee dari sekolah bilangnya gini em 46:10 untuk matematik mungkin kita pakai ee ee 46:12 bantuan dari luar. Tapi kalau IPA sejauh 46:16 ini memang masih ee saya yang coba 46:18 pegang dan ini mau digalakkan lagi ya. 46:23 Insyaallah. Insyaallah. Losing 46:25 statement. Losing 46:26 statement-nya IPA itu asik. Udah itu 46:29 aja. IPA itu asik sebenarnya. Asik. 46:32 I-nya lima. Asik. 46:35 Oke, ee terima kasih sekali Bu Ringga 46:38 dan untuk acara kita pada jendela 46:43 sekolah kali ini dengan topik meraih 46:46 prestasi melalui kompetisi. Tadi di awal 46:49 sudah 46:50 menghadirkan em Widi bersama Isa, Fabio, 46:55 dan juga Omar di Ranah Pramuka. Dan yang 46:59 baru saja kita simak itu sains bersama 47:03 Ibu Ringga. 47:04 dengan menghadirkan juga Fatih Hadi. 47:07 Mudah-mudahan semua yang hadir hari ini 47:09 mempersuasi kita yang mendengar dan 47:11 menyimak untuk em bisa melangkah 47:15 sebagaimana juga yang mereka lakukan. 47:18 Sekali lagi terima kasih untuk semuanya. 47:20 Mudah-mudahan Insan Mandiri Cibubur 47:23 semakin sukses membina tunas-tunas 47:25 bangsa 47:26 menjadi bagian dari harapan Indonesia 47:30 menjadi lebih bercahaya. Billahi taufik 47:32 wal hidayah. Wasalamualaikum 47:33 warahmatullahi wabarakatuh.