Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:12 Bismillahirrahmanirrahim. 0:14 Asalamualaikum warahmatullahi 0:16 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 0:17 rahimakumullah. 0:19 Syukur alhamdulillah kita dipertemukan 0:21 kembali di acara jendela sekolah pagi 0:25 hari ini yang mudah-mudahan akan 0:27 mempersuasi kita semua untuk tahu lebih 0:30 banyak bagaimana menjadi pembimbing 0:34 anak-anak buah hati kita, anak-anak yang 0:37 sangat kita cintai untuk bisa membuat 0:41 Indonesia semakin bercahaya. Nah, tidak 0:44 lupa tentu saja salam selawat kita 0:46 lantunkan untuk junjungan umat kekasih 0:49 kita Muhammad Rasulullah sallallahu 0:51 alaihi wasallam. Semoga kelak kita 0:53 dipertemukan dengan beliau di saat yang 0:56 sangat kita rindukan di yaumil akhir. 0:59 Sebelum kami menyapa yang hadir pada 1:03 acara jendela sekolah kali ini, 1:06 bahasannya keren banget nih. Pentingnya 1:08 membantu mewujudkan cita-cita anak sejak 1:12 dini. Kenapa sih? Ya, karena kalau siswa 1:16 mampu mewujudkan cita-citanya 1:19 berdasarkan minat dan juga ee bakatnya 1:23 sejak dini tentu 1:26 membuat mereka lebih mantap ya. 1:29 Sementara dengan adanya topik yang kita 1:32 pilih sekarang ini, bagaimana mewujudkan 1:35 cita-cita anak tadi, serta kita yang 1:38 dengar nih sebagai masyarakat umum juga 1:41 ee ada wawasan tentang bagaimana program 1:45 ini bisa membantu siswa di dalam 1:49 menentukan cita-cita mereka sekaligus 1:51 juga menerapkan konsep yang sama di 1:54 dalam lingkungan pendidikan. Karena 1:56 masih banyak sekali mahasiswa di negeri 2:00 tercinta Indonesia ini yang bilangnya 2:03 salah jurusan. Ooh. Nah, untuk kegiatan 2:08 kali ini mewujudkan cita-cita sejak dini 2:11 yang sudah hadir adalah kepala sekolah 2:14 SMA IT 2:16 Insan Mandiri Cibubur dan juga guru BK. 2:20 Boleh siapa pendengar? 2:23 Iya. Asalamualaikum warahmatullahi 2:25 wabarakatuh. 2:27 Waalaikumsalam. 2:28 Selamat pagi. Mudah-mudahan ee 2:31 senantiasa para pemirsa di mana pun 2:35 berada radio Silaturahim dan juga Rasil 2:38 TV. Mudah-mudahan Allah berkahi, Allah 2:40 berikan kesehatan semuanya. Amin ya 2:43 rabbal alamin. 2:44 Iya. Asalamualaikum Bapak Manarul Ihsan. 2:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:49 wabarakatuh. 2:50 Lengkapnya si SS MPD GR ya. Enggak boleh 2:53 kurang dong, ya. Kemudian guru BK kita 2:56 silakan. 2:57 Asalamualaikum warahmatullahi 2:58 wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Dwika 3:01 Sukmadewi. Ee saya guru BK bimbingan dan 3:04 konseling di SMA Insan Mandiri Cipur. 3:07 Iya. Ibu Dwika Sukma Dewi, MPd. Kemudian 3:12 siswa yang hadir coba perkenalkan diri. 3:15 Kameranya kayaknya di sana deh. 3:18 Ee asalamualaikum warahmatullahi 3:19 wabarakatuh. 3:21 Perkenalkan nama saya Muhammad Rizki 3:23 Hardafan, siswa kelas 12 dari SMA ITAN 3:26 Mandiri Cibubur. 3:28 Iya. Em ini yang akan ada di sesi 3:33 pertama ya ee sahabat-sahabat kita semua 3:36 di rumah dan di mana pun yang bisa 3:38 menyimak. Baik, kita mulai saja dengan 3:43 bisa enggak sih dijelasin betapa 3:45 pentingnya mewujudkan anak-anak ini 3:48 sejak dini? Iya. 3:50 Baik. Ee Mbak Nuning dan pemirsa yang 3:53 dirahmati Allah semuanya. 3:57 Kenapa penting begitu ya? 3:59 He 4:01 ee mewujudkan cita-cita itu sejak dini. 4:04 Karena 4:07 dari data yang ada yaitu sekitar 87% 4:14 mahasiswa 4:15 He. 4:16 Itu mengaku salah jurusan. 4:19 ini menurut ahli educational 4:22 psychologist 4:24 dari IDF integrity Development 4:27 Flexibility. He artinya dari data 4:31 tersebut 4:33 ini sungguh ee miris begitu di tengah 4:37 banyaknya 4:39 kampus begitu ya, banyaknya mahasiswa 4:43 yang berkuliah ee di Indonesia tapi 4:47 ternyata 4:47 salah jurusan. 4:48 Banyak yang salah jurusan. Ini yang saya 4:51 sedih begitu. dan ee sekolah 4:55 harus memberikan solusi terhadap ee 4:58 masalah seperti ini. Nah, 5:02 kemudian kenapa kok bisa salah jurusan? 5:07 Nah, di antaranya yang pertama 5:10 itu biasanya mengikuti teman. Teman mau 5:13 e 5:14 a begitu ya, mau jadi dokter. Ah, saya 5:16 juga ah ikutan teman mau jadi 5:20 apa? Pisnis. ekonomi dan sebagainya 5:23 ikutan ke sana. Teman mau jadi hukum 5:25 ikutan ke sana. [mendengus] Akhirnya 5:29 terjadilah yang namanya ikut-ikutan. Ya, 5:33 begitu. Kemudian yang kedua, 5:36 terlalu ee banyak menerima saran 5:40 biasanya 5:42 dari temannya, dari ee orang terdekat 5:47 ataupun 5:48 ee keluarganya begitu. Nah, seharusnya 5:54 siswa tersebut dia punya punya sikap 5:58 sendiri dalam menentukan sesuai dengan 6:00 ee minat bakatnya. Kemudian ada alasan 6:03 lain yang ketiga karena penawaran 6:06 beasiswa begitu ya. Beasiswanya misalnya 6:09 di jurusan ee kedokteran, ya sudahlah 6:11 saya ikut beasiswa aja begitu yang 6:14 penting saya kuliah begitu. Ada juga 6:16 yang seperti itu padahal tidak dari 6:17 minat bakatnya 6:19 begitu. Nah, ada juga seperti itu. Dan 6:21 yang terakhir karena alasan orang tua 6:24 ikut orang tuanya misalnya TNI ya, 6:26 anaknya juga 6:28 ee apa namanya? TNI, orang tuanya pengin 6:30 anaknya jadi guru, kemudian ya anaknya 6:33 jadi guru [tertawa] gitu ya. Nah, itu 6:37 jadi alasan-alasan kenapa tadi 87% 6:41 mahasiswa salah jurusan dan ini ee 6:43 sangat miris begitu ya. sangat sedih 6:46 kita melihatnya ee di Indonesia begitu 6:49 banyak dan dampaknya tentu ee banyak 6:52 begitu dari hal misalnya pekerjaan 6:56 anak tersebut jadi terbebani 6:58 pekerjaannya tidak enjoy begitu tidak 7:02 apa namanya 7:04 dia mengalami hambat kesulitan 7:07 dan tantangan yang begitu besar karena 7:09 dia tidak tidak merasa ee itu minat 7:12 bakatnya begitu enggak di ngerjain itu. 7:15 ya. Waduh. [tertawa] 7:17 I betul 7:18 ikhwan akhwat itu baru ee bagian kenapa 7:21 kok anak-anak salah jurusan. 7:23 Terus IMC sendiri punya program apa nih 7:26 kira-kira untuk mewujudkan cita-cita 7:29 bagi anak-anak kita ini? 7:31 Baik, di IMC sendiri dalam satu 7:36 ee program di dalam program ini terdiri 7:39 dari berbagai ee 7:42 sub-sub program namanya desain 7:43 cita-cita. 7:45 ini dari mulai anak mengetahui apa yang 7:49 menjadi minat bakatnya, kemudian dari 7:53 diketahui minat bakatnya anak kemudian 7:55 membuat sebuah road map. 7:57 He 7:57 begitu ya, peta. ketika dia sudah tahu 8:01 mau jadi dokter misalnya ya, maka ee 8:05 anak tersebut membuat sebuah target 8:08 begitu selama dia 3 tahun di sekolah itu 8:11 akan ngapain aja tentunya akan dibantu 8:13 oleh Bapak Ibu guru untuk menjadi ee apa 8:16 namanya coaching ya kalau di sekolah itu 8:18 namanya coaching Bapak Ibu guru. 8:20 kemudian sudah membuat roadmap selama 3 8:23 tahun mereka akan ditemukan oleh ahlinya 8:27 begitu oleh pakarnya namanya programnya 8:30 namanya master class begitu. 8:33 Kemudian setelah mereka ditemukan oleh 8:35 pakarnya 8:37 kemudian mereka magang. Magang ini yaitu 8:40 kegiatan atau aktivitas yang 8:43 menggambarkan dia nanti ee apa namanya? 8:47 Berdasarkan profesinya. misalnya dia 8:49 memilih arsitek, maka dia belajar dengan 8:52 seorang arsitek selama beberapa hari. 8:55 Begitu. Seorang ee dokter dia belajar di 8:57 ee tempat di mana ee dia belajar 9:00 berkaitan dengan kedokteran seperti itu. 9:04 Jadi [berdehem] 9:06 ee DCC ini sangat banyak begitu 9:08 turunan-turunan programnya hingga nanti 9:11 anak-anak pada akhirnya berkontribusi 9:13 untuk masyarakat. Itu yang kami 9:15 harapkan. Jadi dari tujuan akhirnya dari 9:19 program DCC ini mereka mengabdi untuk 9:21 masyarakat seperti itu. 9:23 Iya. Jadi memang ya ee program DCC ini 9:28 desain cita-cita di SMA Insan Mandiri 9:32 itu memang harus membuat anak-anak 9:36 merasa sangat tertarik dan betul-betul 9:38 sepenuh hati mengikutinya. Karena 9:41 alasannya itu tadi, biar enggak salah 9:44 pilih jurusan, biar enggak hanya karena 9:47 ikut-ikutan dan segala macam. Sebelum 9:50 kita lanjutkan lagi, ini yang hadir tadi 9:53 siapa namanya? 9:55 Ee Davan. 9:56 Davan. Kalau Daavan ini terkait dengan 9:59 pelaksanaan program yang DCC tadi yang 10:02 dapat dari sekolah, penjelasannya 10:04 seperti apa? 10:06 Ee ya 10:06 kameranya di sana, sayang. 10:09 Ee kalau saya sih ee tadi setuju sama 10:12 yang disampaikan Pak Arul. Mungkin lebih 10:14 ke sudut pandang siswa ya. 10:15 He. 10:16 Kalau saya awalnya mungkin ee karena 10:18 saya kelas 12, saya mikirnya kayak em 10:21 penting nih ada program ee desain 10:23 cita-cita ini. Karena kalau kita 10:26 ngelihat banyak anak-anak yang ee seusia 10:28 saya di SMA itu masih kadang bingung mau 10:31 kuliah di mana, mau ngambil jurusan apa. 10:34 Bahkan itu sampai nanti dianya lulus 10:36 dari kelas 12. Nah, itu bisa bahaya 10:38 banget kan kalau nanti dia enggak 10:40 bahagia di kerjaannya. Malah nanti ee 10:44 bisa ngebuat dia jadi malas dan lain 10:47 sebagainya gitu kan Bu ya. Nah, ee terus 10:49 juga saya juga ngelihat ada kalau 10:50 sekarang tuh di saya kan hitungannya 10:52 Genzi ya. 10:53 Iya. 10:53 Kalau di sosmet gitu. Jadi selain tadi 10:55 yang e Pak Al sampaikan, ada fenomena 10:58 yang ramai juga di sosial media itu 11:00 kayak bikin ee anak-anak sosi saya itu 11:03 FOMO sebutannya. Jadi kayak misal rameai 11:06 konten tentang jadi dokter itu gini gini 11:09 gini enak. Jadi dokter tuh ada ee banyak 11:12 banget yang didapat. Jadi orang banyak 11:14 yang ikut-ikutan tahunya ternyata banyak 11:16 juga yang salah jurusan gara-gara e 11:18 ikut-ikutan konten di sosial media gitu. 11:20 Makanya saya pas pertama kali ngelihat 11:22 program DCC ini ee pertama respon saya 11:26 wah keren nih karena ee kita bisa 11:29 ngerancang sendiri programnya dan 11:31 kebetulan kan kalau di Insan Mandiri ini 11:32 programnya berkelanjutan ya Pak ya 11:34 dari kelas 10 ya dari kelas 10 kelas 11 11:37 kelas 12 kebudan saya dapatnya di kelas 11:38 12 gitu kan ee karena menurut saya 11:41 awalnya kan saya ee enggak kepengin jadi 11:44 dokter ya ini kalau secara pribadi itu 11:46 saya ngikut dokter karena teman saya 11:48 waktu itu mau jadi dokter juga katanya 11:49 Heeh. 11:50 Saya mikir, "Ya udahlah ikut-ikutan aja 11:52 karena kalau enggak bareng teman 11:53 kayaknya enggak seru nih entar 11:54 belajarnya." Saya dari IPS lintas ke IPA 11:56 waktu itu ternyata enggak cocok enggak 12:00 cocok di IPanya. Dan jadinya saya 12:02 mikirnya, "Wah, kayaknya ini salah nih 12:03 dari jurusan di SMA aja kan." Terus saya 12:06 mikir karena udah nanggung di sini, udah 12:08 deh dilanjutin aja. Jadi ee saya 12:10 belajarnya lebih giat lagi, lebih benar 12:13 lagi biar nantinya enggak salah jurusan 12:16 gitu. Makanya pas kemarin di DCC saya 12:17 ngeyakinin lagi kan. E jadi fungsinya 12:19 juga buat ngeyakinin nih kita yakin 12:21 enggak mau ngambil jurusan yang mau 12:23 dituju ini? Kebetulan saya penginnya 12:24 waktu itu e jadi dokter karena ee ngikut 12:27 teman juga sama ada dari orang tua juga 12:29 gitu. Permintaan dari orang tua buat 12:30 jadi dokter. Jadi kalau dari saya sih ee 12:33 di CC ee membantu banget sih buat 12:36 anak-anak SMA yang emang ee pengin 12:40 nerusin dari SMA mau ke mana gitu kan. 12:43 Karena kalau misalnya bingung kasihan 12:45 dianya juga gitu. Iya. Untuk yang dengar 12:49 di rumah atau di mana pun siaran dari ee 12:53 jendela sekolah ini bisa disimak. 12:55 Pentingnya paham mau ke mana itu luar 12:58 biasa. Tadi Pak Arul bicara soal ee 13:01 master class bisa enggak kasih gambaran 13:04 kalau misalnya ya bisa. Ee jadi ee 13:08 pengalamannya ya. Heeh. 13:11 DC itu kan dia terdiri dari berbagai 13:14 program gitu ya, Bu. Ada 13:15 tahap-tahapannya dari pertama kita 13:18 ee dikelompokkan dari ya diaching gitu 13:21 sama coach-nya lalu nanti ada mengamati 13:24 dan lain sebagainya. Nanti sampai di 13:26 tahap yaitu namanya master class di mana 13:29 kita kedatangan ee seorang ahli di 13:32 profesinya. Kalau misalnya dokter, waktu 13:33 itu kita kedatangan salah satu dokter 13:37 dari lembaga 13:39 Mercy gitu ee namanya dokter Naina. Ee 13:42 dia datang, beliau beliau datang untuk 13:44 menyampaikan kayak gimana sih nanti jadi 13:46 dokter? Apa saja yang perlu disiapkan, 13:49 materi apa aja yang nanti bakal 13:50 dipelajari dan kuliahnya tuh berapa 13:52 lama. Jadi ee selain buat ngasih 13:55 informasi-informasi tambahan juga buat 13:56 ngeyakinin nih biar kayak oh berarti 13:59 nanti saya pas jadi dokter kira-kira 14:00 kuliahnya segini berapa tahun? 14:03 Terus juga belajarnya gimana, kuat 14:04 enggak ya? Siap enggak ya? Sebagai 14:06 pertimbangan juga mungkin ya buat 14:07 anak-anaknya. Kalau mau nyantai kayaknya 14:10 enggak bisa nih jadi dokter gitu kan. 14:11 Kalau misalnya mau serius, oh bisa nih 14:13 jadi dokter gitu sih. Kalau yang master 14:15 class dan banyak sih waktu itu yang saya 14:17 pelajari sama dokter Naina itu. 14:20 Iya gambaran bahwa memahami lebih lanjut 14:24 tentang bagaimana maunya kita dan juga 14:27 apa yang sebaiknya kita pertimbangkan 14:29 itu memang penting banget ya. Eh, saya 14:32 ingin sekali ke Ibu Dwika Sukma Dewi, 14:35 M.Pd. terkait dengan kenapa sih anak 14:38 harus ikutin program ini? Sepenting apa 14:42 sebetulnya? Oke, yang pertama sebentar 14:45 [berdehem] 14:47 mungkin tambahan ee dari penjelasannya 14:50 Pak Arul tadi sebetulnya ee tidak hanya 14:53 siswa kami yang di coaching Bu Nuning. 14:56 Jadi memang orang tua pun kita coaching. 14:58 Jadi guru-guru di IMC itu semuanya 15:01 sebelumnya sudah diraining ya, Pak ya 15:04 untuk menjadi coaching. Ee jadi nanti 15:08 anak-anak itu kan dibagi menjadi 15:10 kelompok-kelompok di mana nanti 15:11 coach-nya itu juga 15:13 sama meng-coaching orang tua mereka. 15:15 Jadi apa tujuannya? Supaya sejalan. Jadi 15:18 supaya anak dan orang tua nantinya 15:20 sejalan. Anaknya mau jadi apa, orang 15:22 tuanya tahu seperti itu. Dan kenapa 15:25 pentingnya anak-anak ikut ini? Terlebih 15:27 saya menekankan di kelas 10 karena apa? 15:30 Biasanya anak-anak yang bersekolah di 15:32 SMA itu ee tidak terlalu fokus dengan 15:36 bimbingan karir. Ini bicara tentang BK 15:39 ya, Ibu. Karena BK itu kan ada empat 15:41 pilar. He. 15:42 Ada bimbingan karir, bimbingan pribadi, 15:44 bimbingan sosial, dan bimbingan belajar. 15:46 Di mana biasanya anak-anak di SMA itu 15:50 bimbingan karirnya itu tidak [berdehem] 15:52 terlalu fokus. 15:53 Iya. Nah, jadi mereka ee lebih ke 15:56 persoalan tentang sosialnya, tentang 15:59 pribadinya, tentang belajarnya. Nah, di 16:01 IMC ini insyaallah nanti karirnya itu 16:03 juga kita apa ya fokuskan karena 16:06 betul-betul kita pikirkan dari mereka 16:08 itu kelas 10 seperti itu. Jadi, DCC ini 16:11 kan juga ee dimulai dari kelas 10 ya. 16:13 Jadi dari awal betul-betul ee siswa itu 16:17 kami ajak untuk ngobrol, diskusi terkait 16:19 minatnya, terkait karirnya seperti itu. 16:22 Bedanya SMA dan SMK sebenarnya kan ee 16:25 terlihat sangat jelas ya, Bu. Maksudnya 16:27 kalau SMK lebih fokusnya memang setelah 16:29 ini mereka akan bekerja seperti itu. 16:32 Nah, kalau SMA ini memang tidak langsung 16:34 bekerja tapi kan mereka ee apa ya 16:38 memilih kuliah, memilih ee PTN, PTS yang 16:42 sesuai dengan minatnya yang nantinya 16:43 akan berpengaruh terhadap karirnya di 16:45 masa depan. Jadi menurut saya sangat 16:48 penting DCC ini 16:50 keren banget ya ee ikhwan akhwat kalau 16:53 untuk karir ada bimbingannya. Kemudian 16:56 untuk sosial juga bahkan pribadinya juga 16:59 dan belajar pun itu juga mendapatkan ee 17:03 dengan DCC ya apa tadi istilahnya desain 17:06 cita-cita ini 17:07 desain cita 17:08 mudah-mudahan sih ee sekolah-sekolah 17:10 lain juga mengaplikasikan hal yang sama 17:13 karena 17:14 ee ini merupakan kegiatan yang sungguh 17:17 sangat luar biasa. terakhir ke siswa 17:20 kita sekali lagi kalau ee pengalamannya 17:24 di dalam 17:26 proses DCC ini sendiri yang bisa membuat 17:29 teman-teman lain juga merasa wis kalau 17:32 gitu bukan hal yang sulit misalnya bisa 17:34 kasih gambaran 17:37 maksudnya gimana 17:38 dengan ikut ini keuntunganmu kan banyak 17:41 banget e agar teman-teman yang aduh 17:43 malas deh misalnya gitu tuh jadi 17:45 terpersuasi gitu ya. 17:49 Ee sebenarnya sama ya, karena kita 17:52 sama-sama Genzi gitu kan, sama-sama ee 17:55 anak-anak remaja pasti mikirnya awalnya, 17:57 "Ah, mending di rumah, mending ini, 17:59 mending itu, enggak usah ini, enggak 18:00 usah itu." 18:01 Kayak tadi misalnya kedokteran, aduh 18:03 enggak tahunya enggak deh. Itu tuh tuh 18:05 kan kalau enggak mantap bingung juga kan 18:07 akhirnya. 18:08 Iya. Jadi sebenarnya eh salah satu 18:09 benefitnya kan DC-nya bisa biar ee 18:12 memantapkan ya eh siswa untuk 18:15 benar-benar yakin sama tujuannya di ee 18:18 setelah nanti lulus dari SMA gitu kan. 18:21 Terus juga kalau kita mikirnya ini cuman 18:25 kayak ah nanti cuma dengerin ini, 18:27 dengarin ini. Sebenarnya kan dari setiap 18:29 penyampaian-penyampaian kayak 18:30 masterclass gitu ternyata kita bisa 18:32 tercerahkan gitu. Oh, jadi selama ini 18:34 gua salah nih belajarnya. Harus belajar 18:37 yang ini, ternyata gua harus belajar 18:39 yang ini, gitu. Jadi kayaknya kalau 18:42 alasan buat enggak ikut atau ee nolak 18:46 program DCC kayaknya itu rugi ya. Karena 18:48 kita enggak tahu kalau misalnya kita 18:50 enggak nyiapin dari sebelum-sebelumnya 18:52 mungkin nanti kita bisa aja tertinggal 18:54 sama orang-orang yang emang sudah ee 18:56 nyiapin gitu kan. Karena kalau di 18:57 luar-luar sana ada beberapa teman-teman 18:59 saya juga yang dia nyiapin tapi personal 19:01 sama orang tuanya gitu. Tapi kan ada 19:03 juga orang tua yang ee biasanya sibuk 19:05 enggak sempat buat nyiapin karir anaknya 19:07 dan lain sebagainya. Nah, di situlah 19:09 peran sekolah kayaknya dibutuhkan buat 19:11 ee bisa memberikan bekal biar nanti si 19:14 anak ini setelah lulus dari SMA ee 19:18 enggak luntang-lantung, enggak gimana, 19:19 tapi dia tahu mau ngapain gitu. Karena 19:21 peran sekolah kan juga ee untuk 19:23 menyiapkan anaknya gitu kan, terutama 19:26 inset mandiri juga 19:27 untuk menyiapkan generasi emas nantinya 19:30 gitu. 19:31 Iya. keren banget generasi emas 19:34 mudah-mudahan ya dan 19:37 masih banyak sebetulnya yang bisa kita 19:39 dengar dari siswa-siswa karena 19:41 rencananya yang akan hadir itu ada tiga 19:43 ya ada Ulul, ada Ardafan dan juga Zaid 19:47 baru satu. Sementara kalau 19:52 apa namanya pertanyaan yang ingin 19:55 didengar oleh ingin disampaikan oleh 19:58 yang mendengar itu terkait dengan 20:02 harapan 20:04 sekolah terhadap anak-anak yang enggak 20:06 salah jurusan ini. Mungkin sebelum kita 20:09 lanjut nanti setelah jeda 20:12 baik. 20:12 Silakan. 20:13 Baik. ee Mbak Nuning. Jadi ee harapan 20:17 dari 20:18 seluruh 20:20 anak-anak ya Indonesia dan juga ee orang 20:23 tua 20:25 ini ya kita mengajak begitu untuk ayo 20:30 sama-sama begitu ayo sama-sama 20:33 kita 20:35 wujudkan generasi ee emas di Indonesia. 20:38 kita lebih 20:42 peduli lagi begitu dengan masa depan ee 20:45 anak-anak ke depan. Karena 20:49 tadi ketika memang kita siapkan dari 20:52 awal insyaallah 20:55 apa yang ee anak-anak cita-citakan itu 20:59 akan mudah untuk tergapai. He. 21:01 Tapi sebaliknya kalau kita tidak siapkan 21:04 ee dari awal, maka 21:08 yang terjadi adalah sebaliknya. Begitu. 21:11 Ada yang salah jurusan, ada yang ee 21:15 akhirnya apa terhambat karirnya dan 21:18 lain-lain. Itu yang kita tidak harapkan. 21:21 Soalnya saya juga punya pengalaman ada 21:23 seorang dokter yang akhirnya menjadi 21:25 ketua PRSSNI. 21:27 Oke, 21:28 itu radio meskipun praktik juga tapi 21:31 mungkin bukan passion-nya tapi dia 21:33 sukses. Oke. Nah, jadi ikhwan akhwat 21:36 siapapun apapun jurusan yang sudah 21:38 terlanjur diambil enggak apa-apa juga 21:41 dan passionnya di tempat yang lain pun 21:43 masih tetap bisa dilaksanakan kalau 21:45 sudah terlanjur ya kan. Baik, untuk Ibu 21:47 Dwika sebelum nanti kita lanjutkan 21:49 dengan anak-anak yang lain mungkin ee 21:52 terkait dengan 21:54 apa namanya ya yang membuat program di 21:58 CC ini betul-betul menjadi kebanggaan 22:01 mungkin atau menjadi harapan tinggi dari 22:03 sekolah seperti apa? 22:06 Ee iya harapan dari sekolah tentu saja 22:09 ee kita menginginkan siswa-siswa kita 22:12 tidak lagi merasa bingung. 22:15 siswa kita paham mengenai diri mereka, 22:18 kenal mereka. 22:20 Karena setiap pribadi itu unik. Jadi 22:22 memang tidak bisa menyamakan dengan yang 22:25 lainnya. Jadi satu siswa juga karena 22:28 coaching itu tadi kan satu-satu gitu ya. 22:30 Jadi ee kita juga mendalami lebih kenal 22:33 siswa kita. 22:35 Ee mereka paham minat, bakat, dan 22:37 passion mereka. Itu dulu untuk di kelas 22:39 10. 22:40 Setelah itu nanti di kelas 11 mereka 22:42 mulai mengenal apa ee setelah mengenali 22:45 diri mereka, mereka kenal ee apa namanya 22:48 karir-karir ke depan seperti apa, 22:50 bagaimana cara menggapainya, bagaimana 22:52 cara-caranya itu nanti akan berlanjut. 22:54 Makanya ee untuk program ini saya rasa 22:56 ini sangat penting dan semoga juga akan 23:00 terus ada di sekolah kami karena itu 23:03 tadi betapa pentingnya program ini untuk 23:06 anak-anak. Apalagi orang tua pun 23:09 mendapatkan kucing. Ini keren banget. 23:12 Oke. Eh, Ikhwan Akhwat, di acara jendela 23:16 sekolah ini kita bikin dua sesi. Jadi, 23:18 kita jedas sejenak. Nanti kami akan 23:20 hadirkan lagi siswa yang juga akan bisa 23:23 memberikan gambaran pada kita terkait 23:26 dengan betapa kerennya yang namanya 23:28 desain cita-cita. Kami kembali sesudah 23:31 jeda berikut. 23:40 [musik] 23:43 Brail TV 24:05 masih bersama jendela sekolah di Radio 24:07 Silaturahim 24:09 dan kita akan lanjut kembali di acara 24:13 pada jendela sekolah kali ini dengan 24:16 pentingnya membantu mewujudkan cita-cita 24:19 anak sejak dini. Nah, hadir ke ruangan 24:24 kita kali ini. Kalau tadi ada Daavan, 24:26 sekarang coba diperkenalkan diri kalian. 24:30 Dari saya? 24:30 Iya. 24:32 Eh, asalamualaikum warahmatullahi 24:33 wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Hasan 24:36 Ulul Albab dari kelas 12. Saya 24:39 bercita-cita ingin menjadi seorang 24:40 arsitek. Oke, yang sebelahnya. 24:44 Baik. Eh, asalamualaikum warahmatullahi 24:46 wabarakatuh. Perkenalkan nama saya 24:50 Muhammad Enditra Zidane. Saya ingin jadi 24:53 TNI. Wow. Oke, satu-satu ya jawab dari 24:57 pertanyaan ini. Dengan adanya desain 24:59 cita-cita, apa yang menarik bagi ee 25:03 Ulul? 25:04 Eh, dari desain cita-cita 25:07 sangat membantu untuk saya menggapai 25:08 cita-cita saya. Jadi saya lebih e 25:11 prepare lagi apa sih yang harus 25:13 dibutuhkan, apa yang harus dimatangkan 25:15 untuk menjadi seorang arsitek. Dari 25:18 desain cita-cita juga banyak sekali 25:20 pembelajaran yang saya dapatkan. Nah, 25:22 saya jadi lebih tahu lebih matang apa 25:24 sih yang harus diperlukan untuk menjadi 25:25 seorang arsitek. Contoh dari 25:27 ee apa yang akan dibutuhkan untuk 25:29 menjadi seorang arsitek. 25:31 He. 25:31 Dan apa yang akan saya manfaatkan, apa 25:35 yang akan saya lakukan untuk masyarakat 25:36 menjadi seorang arsitek. Mungkin itu 25:39 aja. 25:40 yang dilakukan kepada masyarakat sebagai 25:43 arsitek. Nah, kalau itu dikaitkan dengan 25:46 ee ini kan passion ya. Oh, 25:49 si arsitek menjadi arsitek ini 25:51 bentuk pengabdian kepada masyarakatnya 25:53 seperti apa tuh? 25:54 Oh, kalau kemarin saya pengabdian kepada 25:56 masyarakat saya tanya-tanya ternyata di 25:58 masalah masyarakat tuh satu yaitu 26:00 tentang jarangnya olahraga kesehatan. 26:03 Nah, mungkin kalau sebagai profesi saya 26:06 kan enggak enggak nyambung ya karena 26:07 segi kesehatan. Jadi saya lebih memilih 26:10 membuat karya moral yang saya desain 26:12 sedikian rupa yang ada quotes-nya juga 26:15 terus saya aplikasikan di masyarakat. 26:17 Jadi saya membuat karya moral tersebut 26:20 saya aplikasikan di tembok-tembok 26:21 masyarakat yang semoga bisa 26:23 menginspirasi masyarakat supaya lebih 26:25 suka berolahraga. 26:27 Iya. Jadi dikait-kaitkan ya. Oke. 26:30 Sementara sekarang ke Zidan. 26:33 Pertanyaannya sama deh ceritanya 26:36 bagaimana menariknya program ini bagi 26:38 Zidan? 26:40 Ee baik buat saya sebenarnya ini program 26:45 ee menarik banget ya, terutama untuk 26:47 anak muda nih. Karena sebelumnya sebelum 26:50 saya tahu dengan program ini, belajar 26:53 dengan program ini, saya masih bingung 26:55 nih ee habis SMA mau ke mana ya. 26:57 Hm. Setelah itu, setelah tahu program 27:01 ini, dengan ngikutin program ini, saya 27:03 jadi tahu nih kalau saya tuh mau jadi 27:05 TNI loh. Saya tuh jadi tahu juga ee TNI 27:10 itu begini, terus cara masuknya gimana, 27:13 apa aja dan 27:16 T itu lumayan menarik menurut saya. 27:19 Dan kalau sama karena kalian termasuk 27:22 juga eh Zidan eh termasuk juga Zidan dan 27:26 yang lain-lain untuk melaksanakan 27:29 pengabdian kepada masyarakat sesuai 27:31 dengan passion. Bagaimana tuh bentuknya? 27:34 Kalau untuk kemarin saya kan nanya untuk 27:37 ee kepada warga ya ee 27:41 T itu ee 27:44 tugasnya kurang lebih 27:46 mengayomi masyarakat. melindungi negara 27:49 ya 27:50 di dalam maupun di luar. Karena ee 27:55 pertahanan negara tuh ada di TNI, di 27:59 tentaranya 28:00 garis depanlah pokoknya ya. 28:01 Iya betul. 28:04 Kalau di dalam negara itu ada polisi, 28:06 TNI di luarnya gitu. Jadi yang siap 28:09 perang gitulah. Oke, Daavan belum cerita 28:12 nih terkait dengan eh pelaksanaan 28:15 pengabdian kepada masyarakat sesuai 28:17 dengan passion-nya. Bagaimana bentuknya 28:19 seperti apa? 28:23 Ee paling gampang sih sebenarnya karena 28:25 ketika kemarin kita nanya-nanya sama 28:28 masyarakat di wilayah sekitar ternyata 28:30 banyak banget yang mengeluhkan ee 28:31 tentang kesehatan kebersihan di 28:34 wilayah-wilayah tersebut gitu. He. 28:36 Dan kita waktu itu memilih kayak apa ya 28:38 yang paling ee bisa kita lakukan karena 28:41 memang kan kita bukan siswa kedokteran 28:43 ya, bukan yang itu kita siswa biasa. 28:46 Jadi kita pikir mungkin kita akan ee 28:48 membuat ee [mendengus] cek kesehatan 28:52 gratis waktu itu. 28:53 Cek kesehatan gratis di dalamnya ada cek 28:55 gula darah, cek tensi, dan juga ee cek 28:58 berat badan gitu. Nah, terbukti 29:00 alhamdulillah ee ramai yang datang juga 29:03 dari lingkungan masyarakat dan itu yang 29:06 mengambil darahnya untuk cek gula darah 29:08 tuh dari kita-kita juga yang sudah 29:11 dilatih juga sama ee waktu kelas 29:16 kedokteran 29:17 waktu selama pembelajaran di DCC itu sih 29:20 di program 29:21 nama kegiatan waktu itu adalah IM Care 29:24 ya. IM Care ya. 29:24 Iya. He. 29:25 Ee di dalamnya pertama kita ada senam 29:27 bersama, lalu cek kesehatan, ada juga 29:30 yang ee bidang otomotif itu ada bengkel 29:34 untuk 29:34 jadi masing-masing mendapatkan sesuai 29:37 dengan passion tadi itu. 29:38 Benar dan yang Zaid juga dia ee jadi 29:40 protokol keamanan ya. 29:42 Iya. Oke. Terus dengan kegiatan ini 29:46 bagaimana kira-kira tanggapan dari 29:48 teman-teman sebaya kah atau kalau ayah 29:51 ibu ee bisa jadi positif banget ya, 29:55 tetapi dengan tanggapan dari guru-guru 29:58 lainkah mungkin atau teman-teman sebaya 30:01 kah mungkin terkait dengan kegiatan ini 30:04 enggak apa-apa nanti dilanjutkan dengan 30:06 jawaban yang sama. 30:08 Iya. Em 30:11 tanggapan dari orang tua pasti positif 30:12 ya 30:13 dan juga ee mendukung gitu dan dari 30:15 teman-teman juga. Kebetulan saya ee 30:18 mengikuti kegiatan di luar dan ketika 30:20 kita sharing nih cerita tentang kegiatan 30:22 ini ternyata banyak juga respon yang wih 30:25 keren gitu kayak 30:26 ee ternyata sekolah sekolah lu ee bisa 30:30 gini kan biasanya kalau yang mereka ada 30:31 magang dan sebagainya itu di SMK gitu 30:33 ya. He. 30:34 Tapi dia bisa bilang ee ternyata sekolah 30:36 kalian ini e bagus juga program kayak 30:38 gini. Kayaknya gua butuh deh 30:40 program-program kay gini. Dan ternyata 30:41 makanya saya tadi bisa menyimpulkan 30:43 banyak juga ternyata anak-anak seusia 30:44 saya yang kayaknya masih bingung mau 30:47 kuliah di mana, mau ngapain dan butuh 30:50 nih program DCC ini. Rata-rata sih 30:52 bilangnya ee pengin ya pengin ngerasain 30:56 lah ee praktik langsung seperti itu 30:58 gitu. 30:59 Yang jelas bisa jelasin juga ya 31:01 bagaimana hikmah yang didapat selama ini 31:03 aja. Baru berapa lama ngikutin ini? 31:05 Ee programnya kurang lebih 1 bulan ya? 1 31:07 bulan. 31:08 Iya. He. Kira-kira semakin mantap di 31:11 bagian mananya nih? 31:12 Kalau saya sih makin mantap jadi dokter. 31:15 Oke, berarti terpersuasi banget ya. Oke, 31:18 sekarang bagaimana dengan ee 31:21 LUL Ulul? 31:23 Oh, iya. Saya 31:24 ee 31:24 pertanyaan sama. 31:25 Pertanyaan sama. 31:27 Jadi saya di-support penuh oleh sekolah 31:29 kan. Saya awalnya desain ee karya 31:31 moralnya itu kayak amburadul gitulah ya. 31:33 Terus ada dari yayasan itu komen untuk 31:36 buatnya lebih simpel dan lebih ee ada 31:39 maknanya lah di dalamnya. Nah, jadi saya 31:41 desain lagi ulang dan di situ ternyata 31:44 sekolah menyediakan fasilitas kayak 31:46 catas itu difasilitasi semua. Nah, 31:50 alhamdulillah juga ada teman-teman yang 31:51 mau bantu untuk aplikasikan di tembok 31:53 sekolah. Mungkin itu saja. 31:55 Iya. Em 31:59 tuh kan lupa namanya. Ya ampun Zidan. 32:02 Bagaimana dengan Zidan? 32:04 Ee tanggapan dari orang tua saya 32:08 mendukung Bu. Jadi kebetulan karena 32:10 orang tua saya juga ada di militer ya. 32:13 He he. 32:14 Ee dengan tahu adanya program ini tuh 32:16 kayak 32:17 cocok banget gue. 32:18 Iya. Jadi semakin mantap nih anaknya mau 32:20 ke mana. 32:21 He he. 32:21 Jadi karena dari awal masuk SMA juga 32:25 diarahin juga kan buat 32:27 masuk Taruna atau Akmil. 32:29 Jadi ya 32:32 enggak terlalu asing gitu sama program 32:35 kayak gini. Jadi justru program kayak 32:37 gini saya tunggu banget. Pengin banget 32:39 malah. 32:41 dan alhamdulillah sudah dapat 32:43 dan ini sangat membekali bagaimana 32:46 langkah ke depan sesuai dengan passion 32:48 dan yang dicita-citakan. 32:51 Nanti kita akan ada di sesi akhir untuk 32:54 ee Pak Guru dan Ibu Guru. Tapi closing 32:58 statement dari kalian masing-masing 32:59 boleh juga tuh dari siapa dulu nih. 33:03 Silakan Zidan juga enggak apa-apa. 33:05 Ee 33:08 ee buat para 33:11 ee calon perwira di luar sana, 33:13 latihannya dikerasin, belajarnya 33:16 dimantapin. Terwujud enggak terwujud 33:18 tetap bersujud. Terima kasih. 33:20 Keren banget. Terwujudkah tidak 33:22 terwujudkah? Tetap 33:23 bersujud. 33:24 Bersujud. Luar biasa. Ulul. Gimana? Ee 33:28 apapun profesi kalian, apapun yang 33:30 kalian cita-citakan, niatkanlah 33:33 [berdehem] profesi kalian karena Allah 33:35 Subhanahu wa taala dan bisa bermanfaat 33:37 untuk orang banyak. 33:39 Iya. 33:41 Ayo, Zidan. eh 33:42 closing statement karena nanti yang 33:44 terakhir sesinya kan Pak Guru sama Bu 33:45 Guru [tertawa] 33:47 ya. ee buat ayah bunda di luar sana yang 33:51 ee memiliki putra-putri yang memang 33:56 bingung ee masih mencari jati diri, 33:59 pengin jadi apa, pengin ee nantinya 34:03 ketika sudah lulus dari SMA mau gimana, 34:06 pasti perlu ee program DCC ini dan 34:09 pastinya 34:10 jangan sampai salah dalam memilih 34:13 lembaga pendidikan untuk ee nanti 34:16 melanjutkan di perkuliahan sana. Karena 34:19 memang jurusan yang tepat. Ketika 34:22 anaknya nanti dia senang, insyaallah 34:25 sampai kerja juga akan senang dan enggak 34:27 akan ee salah gitu. 34:30 Iya, Ikhwan Akhwat, kita sudah dengar 34:33 dari putra-putri kita, dari siswa-siswa 34:36 dari Insan Mandiri Cibubur terkait 34:40 dengan pentingnya mewujudkan cita-cita 34:43 di masa depan dengan mengenalinya dari 34:45 sekarang. Kembali kita jeda sejenak. 34:49 Kita akan kembali menghadirkan Bapak dan 34:51 Ibu guru terkait dengan bahasan kali 34:53 ini. Betapa pentingnya membantu 34:56 mewujudkan cita-cita anak sejak dini. 34:59 Kami kembali sesudah jeda berikut. 35:13 Berasil TV. 35:26 [musik] 35:32 Terima kasih masih tetap bersama Radio 35:34 Silaturahim di Jendela Sekolah yang 35:37 menghadirkan Insan Mandiri Cibubur ini 35:40 dalam bahasan pentingnya membantu 35:43 mewujudkan 35:44 cita-cita Cita Anak Sejak Dini 35:46 menghadirkan Bapak Arul dan juga Ibu 35:50 Dwika Sukma kembali ke ruang kita karena 35:54 ini bagian terakhir dari sesi jendela 35:59 sekolah kali ini. Kalau didengar, 36:03 disimak dari apa yang sejak tadi 36:06 ditampilkan, 36:07 tentu banyak sekali harapan bukan cuma 36:11 dari kita yang dengar ya. Kalau harapan 36:13 dari sekolah sendiri, Pak Arul, seperti 36:16 apa dengan program ini? 36:18 Iya, mudah-mudahan dengan ee program 36:22 yang ada di SMA ini tidak hanya ada di 36:26 SMA ITAN Mandiri, 36:28 tapi juga bisa tersebarlaskan 36:32 he 36:32 ke berbagai ee penjuru sekolah-sekolah 36:35 yang ada di Indonesia 36:36 yang mendengarkan 36:38 dan tahu bahwa ini keren banget. Jadi 36:41 bisa nularin gitu ya. 36:43 Betul, [tertawa] betul, betul. 36:44 Oke. 36:45 Iya. 36:47 Sementara kalau terkait dengan hal-hal 36:52 yang tadi kita juga sudah dengar, 36:54 bagaimana anak-anak merasa terbantukan 36:56 sekali dengan adanya desain cita-cita 37:00 ini. 37:01 Emm, 37:03 Pak Arul berharap enggak salah jurusan 37:06 itu berapa persen? Kalau tadi 87% ya. 37:10 [tertawa] 37:10 yang salah jurusan 37:11 se-Indonesia ya. 37:12 Heeh. Se-Indonesia. 37:14 Iya. 37:15 Iya. Dekat. Jadi ee saya berharap 37:20 mudah-mudahan kalau ee seluruh sekolah 37:25 ee di Indonesia itu peduli, 37:28 begitupun juga orang tua 37:30 itu juga bersinergi, artinya peduli juga 37:33 dan anak-anaknya juga ee semakin 37:36 bersemangat dalam menuju apa yang 37:39 dicita-citakan. 37:40 Mudah-mudahan ya generasi emas itu akan 37:43 betul-betul ee terjadi 37:46 nanti di 2045. 37:48 Begitu harapannya. 37:50 Keren banget. 37:51 Tapi sebelum ke Ibu Dwika ini di 37:54 sebelahku nih ada rumah nih. 37:57 Iya 37:57 kayaknya apa sebabnya ada di sini? Kan 38:00 perlu penjelasan dong ya. Mungkin 38:03 bisa bantu 38:04 bisa 38:06 lihat kamera sambil lihatin sini. Oke, 38:08 ini adalah karya salah satu karya saya 38:10 yang saya buat tahun kemarin saat 38:12 kegiatan desain cita-cita. Nah, ini saya 38:15 tema buat temanya itu miniatur asrama 38:18 beton di Kfa Rasyidin, asrama sekolah 38:21 kami. 38:23 Nah, ini hanya dengan mukan bahan kardus 38:27 dan triplek. Iya, dengan triplek. Nah, 38:30 sisnya tinggal kekreativitasan 38:32 sendiri. Nah, ini saya buat kurang lebih 38:35 tiga orang kalau enggak salah. 38:37 yang awalnya saya hanya menggambar terus 38:39 yang lain ikut bantu [musik] 38:40 motong-motong 38:42 danya pasang-pasang dan saya tinggal 38:45 finishing yaitu ngecat sama lebih ke 38:48 penyempurnaanlah seperti itu. 38:52 Keren banget ya imajinasinya sudah bisa 38:54 terwujud lewat ginian nih. Padahal masih 38:56 baru SMA aja belum lepas ya. Enggak. Ee 38:59 ini karena desain cita-cita yang sudah 39:02 menunjukkan bahwa 39:04 kalau passion tuh akan jauh lebih 39:07 gampang gitu. Ini berapa lama 39:10 memprosesnya? 39:11 Oh iya ee mungkin kurang lebih 2 minggu 39:14 ya. 2 minggu kurang lebih. 39:16 Enggak tidur tuh. 39:17 Eh tidur [tertawa] tetap tidur 39:19 ya. Kan susah loh aku ngelihatnya aja. 39:20 Ya ampun. 39:22 Iya mungkin kalau awal saya memang 39:23 kesusahan Bu. Jadi kayak buat ukurannya 39:26 tuh bingung entar kalau takutnya kalau 39:27 ketinggian kan gak sama kayak AC-nya 39:30 gitu beda. Jadi saya e awalnya mau pakai 39:33 skala cuma kalau pakai skala kan lama 39:36 diitungnya takutnya saya jadi saya milih 39:38 yang kelihatannya kayak sama lah hampir 39:40 sama gitu sama aslinya. He 39:42 ini ayah ibu sudah lihat? 39:44 Udah. 39:45 Terus apa mereka 39:46 ya bangga gitu kayak oh ternyata buat G 39:49 bukan hanya arsitek ya ternyata anak SMA 39:51 pun masih bisa gitu. Jadi tergantung 39:54 dengan kekreativitasan muridnya sendiri 39:56 sih mungkin itu. 39:57 Jadi dukungannya 200% 40:00 1000% 40:01 1000% [tertawa] lebih banyak lagi ya. 40:03 Oke. Jadi, ikhwan akhwat, biar 40:06 bagaimanapun juga buah hati kita, 40:08 anak-anak kita pasti punya passion 40:10 sendiri yang kadang-kadang tidak 40:12 dikenali karena memang ya perjalanan 40:16 langkah hari demi harinya tidak mewujud 40:19 ke situ. Jadi seperti yang tadi Pak Arul 40:21 bilang, mudah-mudahan sekolah lain pun 40:22 atau orang tua lain pun yang peduli pada 40:27 bagaimana cita-cita anak kita itu akan 40:31 bisa lebih mudah terwujud. Sekarang 40:34 kembali ke e Ibu Dwiika dengan apa yang 40:38 sudah kita bicarakan ini terkait dengan 40:41 harapan guru BK cuy kan lebih gimana 40:44 gitu 40:45 ya. 40:45 Iya. Eh harapannya salah satunya tadi 40:48 semoga ini menginspirasi banyak sekolah 40:50 di luar sana. He. 40:52 Harapan yang kedua adalah ee anak-anak 40:55 kami siswa siswa IMC merasakan betul 40:59 manfaat dari program ini. Jadi sebulan 41:01 kita DCC itu tidak hanya berlalu dan 41:04 sia-sia tetapi 41:06 ee memiliki kenangan, manfaat yang bisa 41:09 mereka rasakan sendiri gitu. Karena 41:12 untuk murid-muridku di MC ee jadilah ee 41:16 kamu tidak harus menjadi yang terbaik, 41:18 tetapi jadilah yang terbaik ee menurut 41:21 versimu masing-masing. 41:23 Iya, jadi yang terbaik menurut versi 41:26 masing-masing, tapi dengan bimbingan 41:28 jadi lebih baik ya. Oke, dan kita sudah 41:31 di penghujung. Eh, bisa closing 41:33 statement dari Ibu Dwika, dari Pak Arul, 41:36 dan juga dari Ulul. Silakan satu-satu. 41:44 Oke. Baik. ee mungkin dari saya terlebih 41:48 dahulu dalam 41:51 surah Al-Isra ayat ee 84 41:55 itu berbunyi ee katakanlah 41:59 Nabi Muhammad setiap orang yang berbuat 42:02 sesuai dengan pembawaannya masing-masing 42:05 maka Tuhanmu lebih mengetahui 42:09 siapa yang lebih benar jalannya. 42:13 Nah, artinya 42:17 sekolah terutama SMA IT Insan Mandiri 42:21 insyaallah 42:23 menyiapkan anak-anak 42:26 betul-betul sesuai dengan passion-nya. 42:29 kita dekatkan dengan pakarnya, 42:32 kita ajarkan untuk bagaimana praktiknya 42:36 hingga tujuan akhirnya adalah bagaimana 42:39 bisa mengabdi kepada sesama manusia, 42:43 kepada masyarakat dan benfaat untuk 42:46 umat, bermanfaat untuk orang lain, 42:50 yaitu menjadi sebaik-baiknya ee manusia. 42:53 Insyaallah. 42:54 Jadi ee para hadirin 42:57 yang ingin tahu, ingin lihat bagaimana 43:04 ee hasil praktik begitu ya anak-anak, 43:07 kemudian bagaimana program desain 43:10 cita-cita itu diimplementasikan. 43:13 Boleh ee berkunjung ke sekolah kami 43:17 langsung yang ada di Jalan Masjid 43:19 Silaturahim. 43:23 Kemudian kalau melalui website bisa 43:26 kunjungi website kami 43:27 www.insanmandiri.sch.id. 43:33 Begitu. 43:35 Kalau ingin e kontak dengan tim kami 43:38 boleh dengan Pak Jo nomornya yaitu 0812 43:46 2709 43:49 2907. 43:53 Iya. 43:54 Iya, Ibu Dwika. 43:56 Iya. 43:57 Closing statement biarpun cuman 43:59 satu baris. [tertawa] 44:01 Siap. ee untuk ee seluruh siswa-siswa di 44:05 luar sana dan juga untuk murid-murid 44:07 kami di MC, 44:09 kamu kalian memiliki kekuatan 44:13 untuk mengubah hidup kalian 44:15 masing-masing. Jadi, gunakanlah kekuatan 44:17 itu untuk mencapai segala impian-impian 44:20 kalian di masa depan. Cukup dari saya. 44:24 Terima kasih sekali. Jadi sekali lagi 44:27 ikhwan akhwat di mana pun berada, 44:31 mudah-mudahan 44:32 dengan adanya desain cita-cita bukan 44:35 cuma di Sekolah Insan Mandiri tentu saja 44:37 diharapkannya itu anak-anak tidak lagi 44:40 kebingungan di dalam menentukan 44:42 cita-citanya karena ee dukungan yang 44:45 tepat sudah diperoleh baik dari sekolah 44:47 ataupun dari rumah atau ya di mana saja. 44:51 Dan saya ulang sekali lagi, kalau Anda 44:54 ingin tahu lebih banyak, silakan 44:56 kunjungi www.insanmandiri.sch.id 45:01 atau telepon ke Pak Jo ya di 081270907. 45:09 Mudah-mudahan enggak salah ya. Iya. 45:12 dan alamat dari Sekolah Insan Mandiri 45:16 Cibubur. Kalau yang biasa dengar acara 45:19 jendela sekolah pasti masih tahu, yaitu 45:21 di Jalan Masjid Silaturahim. Baik, 45:24 sekali lagi terima kasih untuk Pak Arul, 45:26 untuk Ibu Dwika, dan juga untuk em Ulul, 45:32 Dafan, serta Zaid ya. Billahi taufik wal 45:36 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullah 45:38 wabarakatuh.