Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail 0:17 [Musik] 0:40 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:42 warahmatullahi wabarakatuh. 0:44 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 0:46 wasalamu ala sayyidina Muhammad waa 0:49 alihi wasbihi ajmain. Rbi zidni ilma 0:52 allahumfani bima alamtani waimni 0:54 mafzuqni ilman yangfi. Dipancarkan dari 0:57 jalan masjid silaturahim nomor 36 1:00 Kalimangis Cibubur Bekasi, radio 1:01 silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 1:04 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 1:06 Allah subhanahu wa taala. Pendengar dan 1:09 pemirsa di mana pun saja Anda berada 1:11 yang dapat mengakses siaran kami. Apa 1:14 kabar Anda di pagi menuju siang hari 1:16 ini? Semoga dalam keadaan sehat walafiat 1:19 selalu. Ikhwan akhwat yang saat ini 1:21 dalam keadaan sakit, semoga Allah segera 1:24 mengangkat penyakitnya, segera 1:26 disembuhkan dan tetap semangat ikhwan 1:28 akhwat dan ditemani dengan siaran-siaran 1:31 rasil yang semoga selalu bermanfaat. 1:34 Senang sekali di hari ini ikhwan akhwat. 1:36 Saya Angga Aminuddin ditemani oleh Algi 1:39 di meja operator. Ada Ondi di kameraman 1:42 dapat kembali menyapa Anda di mana pun 1:44 saja Anda berada. Kami hadir dalam acara 1:47 kajian ekonomi Islam edisi hari Selasa, 1:51 29 1:53 Oktober 1:55 2024. Kajian ekonomi Islam. 1:57 Alhamdulillah, Ikhwan Akhwat bisa 1:59 kembali siaran live bersama narasumber 2:02 kita yang alhamdulillah beliau telah 2:04 hadir di studio dari Dewan Syariah 2:07 Nasional Indonesia, Ustaz Ikhwan Basri. 2:10 Asalamualaikum warahmatullahi 2:12 wabarakatuh, Pak Ustaz. Waalaikumsalam 2:13 warahmatullahi wabarakatuh. Apa 2:15 kabarnya, Pak Ustaz? Alhamdulillah. 2:18 Alhamdulillah. Sudah berapa pekan nih, 2:20 Pak Ustaz? Ya, baru keluar suaranya. 2:23 Baru keluar suaranya. Alhamdulillah kita 2:25 bisa siaran live lagi di bulan Oktober 2:28 karena minggu depan sudah November nih 2:30 Pak. Dan ikhwan akhwat kajian ekonomi 2:33 Islam kali ini kami akan mengangkat 2:36 topik mengenai harapan baru dari rezim 2:40 baru. Bagaimana ekonomi Islam ke depan. 2:45 Kita tahu bahwa pemerintahan baru ee 2:48 Presiden Prabowo sudah mengawali 2:51 kegiatannya gitu ya, kabinet-kabinetnya 2:53 dan menteri-menterinya. Bahkan kemarin 2:55 sudah pulang habis digembleng katanya, 2:57 Pak Ustaz diretreat gitu ya. Diretreat, 3:01 digembleng alam militer kalau lihat dari 3:03 seragam-seragamnya ya. E di sini kita 3:07 melihat ee dari pemerintahan baru ini 3:10 ketika dikaitkan dengan ekonomi Islam. 3:15 sebenarnya apa yang bisa kita lihat. 3:18 Nah, itu karena kata ekonomi Islam 3:22 sepertinya hampir dalam beberapa hari 3:25 ini belum di belum diangkat gitu ya, 3:28 bahkan belum disebut gitu ya oleh 3:30 pemerintahan yang baru, oleh rezim yang 3:32 baru ini. Di tengah-tengah bagaimana 3:35 perekonomian ini ee sekarang banyak 3:38 ketidakpan lalu juga perubahan yang 3:40 sangat cepat juga. 3:44 menempatkan ee ekonomi Islam di posisi 3:47 yang memang ee belum belum bisa gitu ya 3:51 tampil di tengah-tengah ee 3:53 global. Dan ini akan menjadi bahasan 3:56 kita. Harapan Pak Ustaz dan juga harapan 3:58 kita semua ke depan seperti apa. Mari 4:00 kita simak. 4:02 Terima kasih, Mas 4:04 Angga. Asalamualaikum warahmatullahi 4:07 wabarakatuh. 4:09 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 4:12 wasalamu ala asrofil iyaai wal mursalin 4:15 nabiina Muhammadin wa ala alihi wa 4:19 ashabihi ajmain. Amma ba'du. Para 4:23 pemirsa Rasil TV dan para pendengar 4:25 radio silaturahim yang dirahmati Allah 4:28 subhanahu wa taala di mana pun Anda 4:31 berada. 4:32 Kami dari ee studio Rasil TV dan Radio 4:38 Silaturahim 4:41 mengucapkan doa semoga saudara-saudara 4:44 semuanya dapat terus diberikan oleh 4:47 Allah Subhanahu wa taala kesehatan, 4:48 kenikmatan kesehatan, kenikmatan 4:52 kesempatan sehingga dapat menyimak 4:55 siaran kita di pagi hari ini. Dan ini 4:58 siaran yang yang ketig yang apa ya? Yang 5:02 kedua apa kedua ya? Karena kita di 5:05 tengah tengah ini ee tidak ada siaran 5:09 langsung. Kemarin kita ee ada yang kena 5:12 flu termasuk saya jadi tidak keluar 5:15 suaranya. Karena itu kita off beberapa 5:18 kali ee kalau enggak salah di ee di awal 5:21 Oktober kita live dan di akhir Oktober 5:23 ini alhamdulillah kita live. 5:26 Dan topik yang dibawakan oleh Mas Angga 5:28 ini adalah sebetulnya topik yang 5:33 pembukaan dalam pengertian karena kita 5:37 ee apa namanya? Pemerintahan baru kita 5:39 baru terbentuk dan baru diresmikan pada 5:42 tanggal 20 Oktober yang lalu dan ini 5:46 merupakan 5:47 suatu kontinuitas atau kelanjutan 5:51 daripada pemerintah sebelumnya. Tetapi 5:53 yang kita sorot di sini adalah apakah di 5:57 dalam rezim baru pemerintahan yang baru 6:00 ini ee spek daripada ekonomi Islam itu 6:05 sama dengan yang sebelumnya atau lebih 6:09 baik daripada sebelumnya atau 6:13 naudubillah minzalik lebih buruk 6:15 daripada sebelumnya. Nah, ini banyak 6:18 yang bertanya-tanya di musala kita, di 6:23 teman-teman kita ngobrol kolega kita 6:26 mengenai 6:27 bagaimana perkembangan ekonomi Islam 6:30 atau keuangan syariah di masa yang akan 6:32 datang setelah Indonesia memiliki 6:35 pemerintahan baru. Ya, jadi kalau Mas 6:39 Angangga cerita belum ada sih kayaknya 6:41 ee bisik-bisik gitu tentang bagaimana 6:44 ekonomi Islam di pemerintah sekarang ini 6:46 belum ada. Karena itu maka kita mencoba 6:49 ya mencoba menerka-nerka bagaimana 6:53 kira-kira ee perkembangan yang akan 6:55 datang. Tetapi itu semuanya akan bisa 6:58 memberikan sedikit clue ya apabila kita 7:02 melihat ee geopolitik misalnya 7:04 geopolitik yang sekarang ini dunia ini 7:08 menghadapi ketidakpastian yang sangat 7:10 besar. perang di Eropa terutama Ukraina 7:13 dengan Rusia ini kelihatannya belum ada 7:16 titik temu dan malah ada kemungkinan 7:19 eskalasi itu menjurus kepada ee ee 7:23 peperangan yang lebih luas di Eropa, di 7:25 Eropa Barat ya. Ini jadi kalau itu 7:27 terjadi maka ee apa namanya? Perang 7:31 Dunia Kedua itu sudah terjadi. Kemudian 7:34 juga di Timur Tengah, Israel, di 7:37 Palestina dan Iran dan negara-negara 7:41 negara Arab pada umumnya yang sekarang 7:44 memang belum tersulut ya. Tapi siapa 7:49 tahu tidak ada yang bisa memastikan 7:51 bahwa peristiwa kejadian di Timur Tengah 7:54 perang antara Israel dengan Iran 7:55 sekarang Israel dengan Lebanon kemudian 7:58 Hamas dengan Israel ini akan akan lebih 8:01 lagi akan lebih luas ee sehingga 8:03 menyeret hampir seluruh negara nanti. 8:06 Ya, kita tidak tahu. Apabila itu terjadi 8:09 maka front perang ini mungkin paling 8:12 tidak ada dua, yaitu di Eropa, kemudian 8:16 di Timur di Timur Tengah dan tidak kalah 8:18 gentingnya juga adalah di China yaitu 8:21 antara Tiongkok dengan ee Taiwan dan 8:25 juga La Cina Selatan negara-negara 8:27 sebagai negara Asia Tenggara itu. Jadi 8:30 melihat seperti ini ee tidak mungkin 8:32 kita ee ee bisa mengatakan bahwa 8:35 kejadian-kejadian yang sebelah ada di ee 8:40 apa namanya di rantau kita ataupun di 8:44 Eropa dan di Timur Tengah ini enggak 8:45 berpengaruh terhadap bagaimana cara kita 8:48 memandang prospek ekonomi Islam. Ya, itu 8:51 pasti berpengaruh ya. 8:53 Kalau itu terjadi, maka fokus dan 8:55 perhatan seluruh dunia termasuk dunia 8:58 Islam itu pasti kepada pertahanan diri 9:01 masing-masing. Dan mungkin 9:03 mereka akan melupakan sebagian perhatian 9:07 mereka itu kepada ekonomi Islam. ya. 9:09 Padahal menurut kita bahwa ekonomi Islam 9:11 ini kalau kita terapkan akan menambah 9:13 imunitas bangsa dan kaum muslimin. 9:16 Sedangkan kalau kita itu mengabaikan 9:18 ekonomi Islam dan keuangan syariah akan 9:21 melemahkan imunitas kita. Karena di 9:24 dalam ekonomi Islam itu adalah how to 9:28 eliminate eh interest rate from the 9:31 economy ya. Bagaimana menghilangkan 9:33 bunga dari ekonomi, bagaimana 9:35 menghilangkan riba dari ekonomi. Karena 9:38 riba adalah salah satu dosa besar yang 9:40 harus kita hilangkan dari perekonoman 9:42 kita. Nah, selama kita tidak 9:46 sungguh-sungguh, selama kaum muslimin 9:48 tidak sungguh-sungguh dalam rangka 9:49 menghilangkan riba dari kehidupan 9:51 mereka, maka imunitasnya akan lemah. Ya, 9:56 imunitasnya akan lemah dan gampang 9:57 dikuasai. Karena pada saat yang sama 10:00 mereka berbuat dosa besar sehingga itu 10:02 menghalang-halangi rahmat Allah, 10:04 pertolongan Allah kepada kaum muslimin. 10:06 Ya, maka salah satu cara bagaimana kita 10:09 membuat imunitas kaum muslimin ini kuat 10:12 adalah menghilangkan riba. Nah, aneh 10:15 kalau umpamanya kita ini ee mempunyai 10:18 pemerintahan baru kemudian tidak punya 10:20 visi bagaimana menghilangkan riba dari 10:22 ekonomi ee it is very bad ya. 10:26 sangat sangat buruk jadinya karena ee 10:30 harusnya kita itu selalu mewanti-wanti 10:33 agar supaya kita ini bersih dalam 10:35 ekonomi. Terutama kaum muslimin yang 90% 10:39 menyusun penduduk Indonesia ini harus 10:42 sadar bahwa dosa besar yang kita lakukan 10:45 setiap hari dalam dunia ekonomi adalah 10:48 mempraktikkan riba dan tidak ada cara 10:51 atau strategi atau kebijakan yang dibuat 10:54 oleh mereka. untuk bagaimana 10:56 menghindarkan diri dari kehidupan ribawi 10:58 itu. Nah, ini sebetulnya sangat ee kita 11:02 sanksi kita sesalkan ya. Jadi apabila 11:07 sudah perang terjadi benar-benar terjadi 11:09 peperangan, maka fokusnya itu tidak lagi 11:10 masalah beginian. Beginian maksudnya 11:13 adalah masalah bagaimana menilangan 11:14 riba. Itu mungkin sudah enggak terpikir 11:16 lagi. Kita akan terpikir bagaimana 11:18 mempertahankan diri kita supaya kita 11:20 selamat dari peperangan yang kita tidak 11:23 tahu bagaimana nanti kejadiannya. Ya. 11:25 Jadi geopolitik ini ee sangat 11:28 mempengaruhi ee terutama adalah rezim 11:31 bagaimana melihat ekonomi Islam. Tapi 11:34 bagi kita sebagai seorang muslim yang 11:37 harus bermuamalah secara muamalah 11:41 islamiah yang di dalam muamalah islamiah 11:43 itu kita harus menghindarkan diri dari 11:45 riba, maka kewajiban ini tetap akan 11:48 melekat dalam diri kita. dan tidak 11:51 pernah ada excuse, tidak ada kata maaf 11:54 ya kita secara individu ataupun secara 11:57 berjamaah tetap diwajibkan untuk 11:59 menghindarkan diri dari riba. Ya, itu 12:02 karena riba itu dosa besar yang harus 12:05 kita hindari. Dosa besar tapi di bidang 12:07 ekonomi gitu. Iya. Dosa besar bidang 12:10 ekonomi. Di bidang ekonomi dan keuangan. 12:13 Dan sekarang ini sulit untuk bagaimana 12:15 kaum muslimin menghindarkan diri dari 12:16 riba. Nah, itu makanya ee teman-teman 12:19 juga bertanya-tanya ya, bagaimana dengan 12:22 harapan baru terhadap rezim baru 12:25 dikaitkan dengan bagaimana pengembangan 12:27 ekonomi Islam dalam konteks nasional ya. 12:30 Karena bagaimanapun juga ekonomi Islam 12:33 atau keuangan Islam atau keuangan 12:35 syariah itu merupakan bagian tak 12:38 terpisahkan daripada keuangan nasional. 12:42 He ya. Sesuai dengan undang-undang ee 12:45 apa namanya? Bank 12:46 syariah nomor 8 tahun 12:50 2001 eh kebalik nomor 21 tahun 2008 ya. 12:55 Nah, itu kemudian terus diperbaiki 12:57 diperbaiki sampai sekarang itu 12:58 menunjukkan kepada kita 13:00 semakin teguh bahwa keuangan syariah 13:04 bagian tak terbesakkan dari daripada 13:06 keamanan nasional. Ee karena ini 13:09 sifatnya nasional, maka sangat 13:10 bergantung kepada bagaimana rezim ini ee 13:14 mempunyai visi untuk mengembangkan 13:16 ekonomi 13:17 Islam. Baik dari segi kelembagaan, 13:21 keuangan dan lain sebagainya. Apakah itu 13:23 dari ultra mikro, mikro, menengah dan 13:27 lain sebagainya. ini ini harus memulai 13:30 ee harus memiliki rezim ini harus 13:32 memiliki pandangan gitu supaya kita bisa 13:35 ee berharap lebih dalam arti kata begini 13:38 selama 10 tahun terakhir pemerintahan 13:40 Jokowi itu ee share market share 13:45 daripada keuangan syariah itu tumbuh 13:47 cuman kira-kira 2% poin sekian 2, sekian 13:50 pers. He. Ja, di awalnya beliau waktu 13:53 tahun 2014 ya itu 13:56 5% sekarang 7 koma berapa gitu ya. 5% 10 14:02 tahun berarti satu periode 5 tahun 14:04 tumbuh cuma 1%. 14:07 Minim ya, Ustaz ya. Nah, itu. Nah, 14:10 seperti ini boleh dikatakan ya tidak 14:13 optimal ya. meskipun kita menyebutkan 14:17 dalam pengertian itu lembaga keuangan 14:19 bukan dalam industri yang lain misalkan 14:21 misalkan sektor industri halal peran 14:24 mereka dalam menggerakkan ekonomi 14:26 syariah bahkan sebagian daripada 14:29 tokoh-tokoh ekonomi Islam di Indonesia 14:31 termasuk wakil presiden dulu bagaim ee 14:35 berharap bahwa Indonesia ini menjadi hub 14:38 ya menjadi terminal menjadi hub daripada 14:42 kegiatan ekonomi Islam bukan hanya di 14:44 perbankan atau keuangan 14:45 tapi di seluruh industri termasuk 14:47 industri halal ya tapi itu angan-angan 14:52 terbukti sampai sekarang itu belum ada 14:56 realisasinya. Nah itu pada konteks di 14:59 mana yang bicara yaitu wakil presiden. I 15:01 sekarang bagaimana ee presidennya 15:05 memiliki ee apa namanya visi terhadap 15:08 ekonomi Islam. Terus bagaimana integrasi 15:11 antara ekonomi Islam dengan 15:13 negara-negara Islam. kita sebetulnya 15:15 sudah punya banyak ya banyak hal yang 15:17 bisa kita e dagangkan antara satu negara 15:21 muslim dengan negara muslim yang lain. 15:23 Bis apa namanya ee gain ee bis trade itu 15:27 dasar kita berdagang sudah banyak ya 15:29 misalnya ya kalau kita butuh minyak ya 15:32 negara Timur Tengah. Hm. Kalau kita 15:35 butuh roket bisa Turki, bisa Iran, bisa 15:40 Pakistan ya negara-negara itu bikin 15:42 alista yang Iya. ya mulai dari menengah 15:45 sampai roket sampai apa itu sat tempur 15:48 juga. Nah, ini kalau kita integrasikan 15:50 bahwa kalau kita ee ingin memenuhi 15:53 kebutuhan kita yang dipenuhi oleh 15:56 negara-negara muslim sendiri itu sudah 15:57 banyak yang bisa kita lakukan. Tidak 15:59 lagi sekarang kita harus beli sat tempur 16:02 ke Amerika dan lain sebagainya. Bisa itu 16:04 negara-negara Islam sendiri sudah 16:05 memproduksi. He. Iya. Itu bisnisnya 16:08 sudah luas ya. Tapi itu belum ya belum. 16:11 Yang sekarang ini ada itu baru ya. 16:15 kopi, kopi Aceh misalnya, kopi Lampung 16:19 misalnya, ya gitu-gitu doang apa sawit 16:21 ya yang juga tidak terlalu besar ya toh. 16:25 Iya. Jadi ada maung, Ustaz, ada maung. 16:29 Nah, maung 16:30 ini sebagai simbol dari rezim baru bahwa 16:33 simbol kita nasionalisasi dalam segala 16:36 hal ya itu penting ya. Itu juga iya 16:39 bagus. Tapi masalahnya untuk konteks 16:41 perdagangan antara negara-negara muslim 16:43 ini kita bisa melakukan trading dengan 16:45 mereka itu dengan komunitas yang kita 16:47 itu memiliki keunggulan advantag ee apa 16:50 keunggulan komparatif atau keunggulan 16:52 absolut dan lain sebagainya bisa ya 16:55 teori-teori perdagangan seperti itulah 16:57 artinya ee kalau kita punya keunggulan 17:00 di dalam menumbuhkan kopi, teh, karet, 17:03 dan lain sebagainya, kita bisa jual 17:04 kepada mereka. Kalau kita bisa membuat 17:07 mobil sendiri, kita bisa jual kepada 17:09 mereka. Kita butuh minyak dari mereka. 17:11 Jadi ee semua kebutuhan ini kita penuhi 17:13 di dalam intra ee muslim trading, 17:16 negara-negara Islam yang ee menjadi 17:19 mitra dagang kita gitu loh. Sehingga 17:21 kita enggak takut dengan ancaman Amerika 17:24 kayak catnya apa itu namanya? Cats ya. 17:28 Ya. Kalau kita beli sisa dari negara 17:30 lain, Amerika ngasih sanksi gitu ya. Itu 17:33 itu bisa kita kurangi sebetulnya. Nah. 17:35 Yang menjadi pertanyaan adalah apakah 17:37 ada visi daripada rezimnya sekarang 17:40 terhadap hal itu semuanya? Ee kita masih 17:42 gelap ya, kita belum bisa jawab ya. 17:45 Karena teman-teman kita yang pakar-pakar 17:47 ekonomi, syariah, akademis dan lain 17:49 sebagainya juga belum ada yang 17:51 istilahnya diminta memberikan apa gitu 17:54 belum ada. 17:55 Jadi kita belum masih gelap untuk 17:56 menjawab itu. Tapi harapan kita itu 17:59 tentunya adalah bahwa di rezim sekarang 18:02 ini mari kita kembangkan sehingga ee 18:05 share market share kita ini menjadi 18:07 lebih baik. Kalau 10 tahun cuma 2% kalau 18:10 bisa ini misalnya kalau rezim ini cuma 5 18:12 tahun misalnya kita berharap bisa lebih 18:15 daripada 5% meningkat ya bisa jadi 15% 18:20 mereka daripada ekonomi saya itu luar 18:23 biasa sangat-sangat luar biasa. Iya. 18:26 Nah, menurut Pak Ustaz, apakah ada 18:28 kemungkinan Pak Ustaz bahwa ekonomi 18:30 Islam ini akan mendapatkan perhatian 18:33 lebih e more 18:36 attention? Bahkan perhatian itu sama 18:38 gitu sama yang konvensional gitu, sama 18:40 pemerintah yang baru nih. Iya. Ya, kalau 18:42 lihat dari susunan ee bidang ekonomi ya, 18:45 misalnya industri ekonomi kan ini 18:48 berkaitan dengan ee misalnya bank 18:50 sentral, OJK, kemudian Menteri Keuangan, 18:53 kemudian INku industri ini kan berkaitan 18:58 ini sepertinya belum ada perubahan yang 19:01 belum ada perubahannya ini kayak 19:02 kelanjutan dari sebelumnya ya. Dan kita 19:06 paham seperti itu karena kita 19:08 pemerintahan sekarang ini 19:10 sepertinya ingin menjaga hubungan baik 19:14 dengan Barat. I oh dengan barat ya kayak 19:17 Sri Mulyani dipertahankan ini kan lebih 19:19 lebih untuk mempertahankan supaya Bank 19:21 Dunia M dan lain sebagainya percaya pada 19:23 Indonesia. Nah itu iya karena media 19:25 didikan daripada mereka. Betul ya. 19:27 Sehingga apa yang dikerjakan oleh 19:28 Menteri Keuang sekarang ini bisa 19:31 diprediksi he dengan lebih akurat. oleh 19:36 Bank Dunia, oleh IMF, oleh Amerika dan 19:38 sebagainya. Kan mereka tahu siapa dia 19:40 itu kan. Seandainya ini diganti lah ini 19:44 mungkin orang tidak tahu ini bisa 19:46 connect enggak? Ini kan nah ini kalau 19:48 mau dipertandingkan connect masih 19:50 connect ini. Iya. Still masih biasa aja 19:53 gitu tim-timnya yang di bidang-bidang 19:55 seperti itu ya. He. Ee termasuk ada 19:58 Dewan Ekonomi Nasional gitu ya. itu juga 20:00 dipertankan karena orang ini dipercaya 20:03 oleh kayak misalkan China dewan ekonomi 20:06 ini ya. Cina sangat percaya pada orang 20:09 ini dan ini dipertahankan. Jadi kalau 20:12 untuk konvensional sih menurut saya 20:14 tidak ada perubahan yang signifikan tapi 20:17 yang jelas itu dilanjutkan. Tapi yang 20:19 menjadi persoalan adalah bagaimana visi 20:22 daripada rezim yang sekarang ini 20:24 terhadap ekonomi Islam itu kita masih 20:26 meraba-raba jawabannya belum ada. H itu 20:29 mungkin para pendengar atau para pemirsa 20:31 juga ini jawaban yang bisa saya berikan 20:34 karena hingga sekarang saya belum tahu. 20:36 Tapi kalau dilihat dari faktor-faktor 20:40 ekonomi Islamnya sendiri yang membuat ee 20:43 rezim ini atau pemerintah itu lebih 20:45 perhatian gitu. Oh, dari ekonomi Islam 20:47 ini ada faktor ini nih mungkin bisa I ya 20:50 dari sisi politik itu seperti bargaining 20:52 point ya. Bargaining point i bargaining 20:54 point. Jadi kelompok ini ada nyata di 20:58 dalam negara kita ini ada kelompok yang 21:01 menginginkan ee apa keuangan berbasis 21:05 syariah itu ada dan makin meluas. Tidak 21:09 saja kaum muslimin sendiri. Iya bahkan 21:12 orang-orang nonmuslim juga banyak yang 21:14 menginginkan ini dikembangkan lebih baik 21:16 lagi. Karena ini tidak hanya melayani 21:19 kepentingan kaum muslimin, tetapi 21:21 kepentingan mereka. Hampir semua agama 21:23 samawi mengharamkan riba dan mereka 21:26 mendapatkan itu di lembaga keuangan 21:27 syariah. Mereka tertarik. Nah, ini 21:30 sebenarnya faktual kan. Saya juga ketemu 21:31 dengan mereka-mereka seperti ini. Begitu 21:34 juga ee pemodal-pemodal dari 21:37 international MNC Multinational 21:39 Corporation di bidang keuangan. Ada 21:42 kemarin itu baru kita dengar ada namanya 21:45 perubahan BTPN menjadi bank sembi. 21:49 Iya kan? Iya. Jadi PTPN itu sudah enggak 21:51 ada lagi nama diganti dengan semisi. H 21:55 sumitomo 21:56 Mitsui kelompok itulah. Kemudian Bu 22:00 Kopin sudah tidak ada lagi namanya 22:02 menjadi Kumen Bank H yang itu Korea 100% 22:06 namanya gitu ya. yaitu jadi kalau 22:09 dilihat seperti ini artinya 22:10 pemodal-pemodal multinasional dari luar 22:13 negeri itu masih tertarik kepada di 22:15 Indonesia tetapi ber apa ini 22:18 berkepentingan untuk juga membesarkan 22:21 syariah karena melihat itu suatu ceruk 22:24 suatu lahan bisnis yang menguntungkan i 22:27 makanya mereka tetap akan mendorong itu. 22:30 Nah, tetapi masalahnya adalah yang 22:32 ditanyakan tadi kan e pemerintah dalam 22:34 hal ini bagaimana ee punya kira-kira 22:37 sektor apa, faktor apa yang membuat 22:39 mereka itu akan menaruh perhatian dan 22:42 merawat atau menumbuh kembangkan 22:44 keuangan syariah di Indonesia. Itu 22:46 banyak faktornya. Kalau dilihat dari 22:48 sisi kalau pandangan Pak Prabowo itu kan 22:51 beliau itu yang saya lihat adalah beliau 22:54 itu maunya ee produk dalam negeri 22:58 menguasai I ya mau di perkebunan, mau di 23:02 apa itu pertambangan, mau apa itu 23:05 dibesarkan dalam negeri. Yang kedua 23:07 adalah 23:09 ee poverty eradication ini selalu 23:12 ngomongnya begitu di mana-man baik itu 23:14 di dalam negeri maupun di luar negeri. 23:16 Negara kami ini masih memiliki problem 23:19 stunting ya. He. Kekurangan gizi, 23:22 kekurangan nutrisi. Tidak seperti negara 23:24 barat yang tidak mikirkan lagi masalah 23:26 itu. Kami masih memikirkan sekian puluh 23:28 juta daripada rakyat kami seperti itu. 23:31 Jadi kalau dilihat dari sini adalah 23:33 sangat memperhatikan ee overth 23:36 eradication yaitu pengentasan 23:38 kemiskinan. Nanti kita belum lihat apa 23:42 namanya peta narot mapnya kayak apa, 23:44 tapi sudah sudah menjadi ee salah satu 23:47 keinginan yang kuat dari beliau ini 23:50 gitu. Tapi memang belum pernah kita 23:52 dengar bagaimana ee ee apa pembesaran 23:57 pengembangan ee keuangan itu belum 24:00 pernah saya dengar gitu. Iya. Tapi kalau 24:01 dilihat dari situ, jadi ee pengangkatan 24:05 kemiskinan, eradication, pengantasan 24:08 kemiskinan ini tidak bisa jauh-jauh 24:11 diisahkan dari peran daripada keuangan 24:13 syariah. Siapa yang bisa ee menafikan 24:16 peran zakat di dalam poverty elevation? 24:20 Enggak ada. Itu zakat itu sangat penting 24:22 sekali. Iya. Iya. Dan ini akan menjadi 24:26 bagi saya ee lembaga zakat ini kalau di 24:30 di apa ya diseriusi itu dengan segala 24:35 macam kebijakan yang memudahkan zakat 24:37 ini diakses dilaksanakan dengan 24:40 transparansi dan profesional itu masalah 24:43 stunting, masalah poverty, elevation dan 24:46 lain sebagainya itu enggak terlalu berat 24:48 menjadi tanggung jawab pemerintah. ee 24:50 kaum muslimin punya peranan yang sangat 24:52 besar ya. Ini besar sekali itu ada apa 24:57 namanya ada pilarnya itu zakatnya. Nah, 25:00 ini ee mudah-mudahan saja kalau sekarang 25:03 ee timnya mau dibentuk itu ini fokusnya 25:07 kepada zakat. Kalau menurut saya kalau 25:09 zakat ini masih belum diseriusi gitu ya 25:13 karena potensinya kan besar sekali. 25:15 Dulu pernah banyak sekali survei dari 25:19 Dobata, dari macam-macam lembaga itu kan 25:22 potensinya sekitar 25:23 200 apa itu 220 triliun per tahun ya. 25:29 Per tahun 220 triliun. Nah, sekarang itu 25:31 realisasinya kan belum sampai 10 25:32 triliun. Iya. Jadi belum sampai 1%. 25:35 Bayangkan. Nah, andai kata saja untuk 25:38 periode 5 tahun ke depan ini bisa ee 25:41 kita mengumpulkan zakat itu 50 bukan 25:45 bukan 5% terlalu tinggi. 20% dari apa 25:49 namanya ceruknya itu dari potensinya itu 25:54 sudah luar biasa e bisa e 60 triliun itu 25:57 luar biasa. He. Nah, ini harus ada 26:00 peningkatan. Jangan sampai misalnya kan 26:02 tahun 2024 ini dicapai sekian kemudian 26:05 2005 turun. He. 2006 turun lagi. Ya, itu 26:09 enggak benar ya. Yang benar harus satu 26:10 ada peningkatan. Itu baru satu zakat ya. 26:14 Kemudian nanti wakaf. ini sudah banyak 26:16 sekali ee apa namanya produk-produk 26:20 keuangan yang menggalakkan orang ber 26:23 wakaf tunai, berwakaf uang dan 26:27 macam-macam itu ee apa namanya 26:30 model-modelnya itu perbangan syarah 26:32 sudah sebagian melakukan hal itu. ini 26:34 juga berpotensi sangat besar ya sehingga 26:37 kita bisa apa namanya dari hal yang kita 26:41 lakukan di sini wakaf ini itu persoalan 26:44 tentang biaya pendidikan wajib misalnya 26:47 bagi kaum muslim itu sangat sangat bisa 26:49 untuk membantu pemerintah kalau 26:51 seandainya tidak diintegrasikan kepada 26:53 pemerintah kalau berjalan 26:54 sendiri-sendiri kayak Muhammadiyah gitu 26:56 ya kan itu sudah banyak sekali ya dan 26:59 itu secara langsung dan tidak langsung 27:01 membantu meringankan beban-beban 27:03 pemerintah gitu. H ini jadi yang kita 27:07 belum tahu ya visinya kayak apa, timnya 27:10 kayak apa, kemudian keisakan strateginya 27:13 kayak apa untuk meningkatkan keuangan 27:15 syariah di masa yang akan datang. Tapi 27:17 kita bisa memberikan apa namanya 27:20 clue-nya kalau beliau Pak Presiden ini 27:24 mau ee menghilangkan kemiskinan, 27:27 poverty, 27:28 eradication, malnutrisi, stunting dan 27:31 lain sebagainya, maka di dalam ekonomi 27:34 Islam itu ada zakat dan itu sangat 27:36 sangat bisa untuk membantu pemerintah. 27:38 Itu 27:40 gitu ya, Ustaz ya. Iya. Kita juga perlu 27:42 melihat bagaimana catatan perjalanan ee 27:45 ekonomi syariah di 2014 sampai 2024. 27:50 Berarti yang pemerintahan sebelumnya tuh 27:53 yang 10 tahun sebelumnya. Karena begini, 27:55 Pak Ustaz. Ee memang sempat isu ee 27:59 menjadi trending isu ya ekonomi syariah 28:01 ini di di kampanye Pilpres waktu itu. 28:05 Yang kedua, yang kedua gitu ya. Bahkan 28:07 sempat jadi perhatian nih para pakar 28:09 ekonomi syariah nih apa ke depannya. 28:12 Cuman dalam ee langkah-langkah di awal 28:14 ini kita belum lihat ee lebih lebih ini 28:19 begini Pak Ustaz ketika master plan di 28:22 2014 hingga 2024 dengan menekankan 28:27 Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan 28:30 Syariah atau next ya KNKS ee Komite 28:34 Nasional ya. Iya, KNKS ee juga itu kan 28:38 ada komentar bahwa ya Prabowo akan 28:42 melanjutkan itu. Semoga hanya akan 28:44 melanjutkan itu gitu. Hanya akan 28:46 melanjutkan itu. Tapi dilihat dari 28:48 perjalanan rezim Jokowi kemarin 28:51 perkembangan ekonomi syariah itu 28:52 bagaimana Pak Ustaz? Jadi waktu periode 28:56 kedua itu kampanyenya masif kalau saya 28:58 nilai ya. Iya. Terutama karena beliau 29:00 mengandang Wapers ya itu Kiai Maruf yang 29:03 pada waktu itu kan ketua Majelis Ulama 29:05 Indonesia juga ketua Dewan Syariah 29:06 Nasional yang paham benar tentang 29:09 ekonomi syariah di Indonesia ya. Nah, 29:12 karena itu maka dalam keampnya banyak 29:14 sekali menyentuh ya menyinggung dan lain 29:16 sebagainya tentang pentingnya 29:18 pengembangan ekonomi syariah di 29:20 Indonesia. Bahkan juga ada banyak 29:22 seperti yang disebutkan tadi Masangga 29:23 ya, KNKS itu juga ee mempunyai 29:27 istilahnya lembaga ini sudah jelas 29:30 muncul. Tetapi masalahnya adalah karena 29:33 ini sifatnya politik. Jadi ketika 29:36 dikampanyekan itu memberikan harapan 29:38 besar kepada kita. Tapi sesudah tidak 29:42 ada kampanye. Sesudah kampanye, sesudah 29:44 jadi presiden, wakil presiden. Nah, itu 29:47 tidak segaung, tidak se apa ya? Ya, 29:50 tidak sekeras daripada seperti yang 29:52 dikampanyekan itu. Iya. I janji. Dan ya 29:55 akhirnya kan kita lihat selama periode 29:57 yang kedua Pak Jokowi itu ya 29:59 begitu-begitu saja begitu saja. Begitu 30:01 saja dari share market share ya. Kemarin 30:03 saya hadir di OJK pertemuan OJK di Aceh 30:06 itu ya share-nya itu cuman 7 sekian saya 30:09 lupanya berapa itu pasnya itu 7 sekian. 30:12 Jadi ee cuma naik ee 2, sekian persen 30:15 selama 10 tahun. ee padahal itu sudah 30:18 menggunakan jarak-jarak yang memberikan 30:21 jarak-jaragon ekonomi Islam atau keangan 30:23 syariah dan apa namanya melibatkan 30:26 langsung e individu di Majelis Ulama ee 30:29 Indonesia gitu ya, orang yang paling 30:31 top. Nah, nah makanya di sini memang 30:33 saya tidak tahu ee di mana letak 30:37 mesinnya itu kok enggak berjalan gitu 30:39 ya. Karena saya juga bukan anggotanya 30:41 ya. Kalau kita di Dewa ini kan hanya 30:43 menerbitkan fatwa ya, mendukung dalam 30:46 sifat dalam hal menerbitkan fatwa untuk 30:49 dijadikan pedoman operasional produk dan 30:52 pelayanan lembaga keuangan syariah. He 30:55 tidak. Dan itu pasti diimplementasikan 30:57 oleh lembaga keuangan syariah ya. Tetapi 30:59 bagaimana mengembangkan ini ya kita 31:02 sekedar bisa membantu. Nah, harusnya ada 31:05 kebijakan yang memang kayak di Malaysia 31:07 sifatnya itu mandatory. Tapi di master 31:10 plan itu kan selain OJK, BSI, Dewan 31:15 Syariah juga OJK juga punya root 31:17 map-nya. Itu ada saya dikasih bukunya. 31:20 Iya iya iya iya. Jadi sepertinya ini OJK 31:23 itu sudah punya roadmap ke depan ya. He. 31:25 Tapi UJK sendiri kan tidak bisa berjalan 31:28 ya karena ini harus menggandeng semua. 31:31 Saya merasa merasa bahwa kaya 31:33 Muhammadiyah itu bisa berbuat lebih 31:36 banyak ya. Kita misalnya ada pariwisata 31:40 syariah ya. Salah satu komponen daripada 31:43 industri keuangan syariah itu ee Islamic 31:45 Tourism ya. Islamic Tourism ke apa? 31:47 Pariwisata Syariah. Iya. Iya. Nah, 31:49 sekarang yang mendirikan hotel syariah 31:51 siapa? Ya nanti kan tetap Hilton, e 31:55 Merkur tetap itu kan yang punya kan. 31:58 Tapi kalau Muhammadiyah bikin sendiri, 32:00 bikin hotel Muhammad sendiri. Nah, 32:02 apartemen sendiri itu lebih lebih enak 32:05 itu memanage-nya karena dia yang miliki. 32:08 Heeh. Iya. Nah, itu jadi apa namanya ee 32:13 OJK, kebijakan OJK dan lembaga-lembaga 32:17 resmi negara ini sepertinya ya kalau 32:20 menurut saya kita bandingkan dengan 32:21 negeri jiran kita itu he ee tidak masih 32:25 melempem lah gitu. Iya. Kurang kurang 32:28 ini Malaysia yang dengan sistem 32:30 mandatori tadi itu itu yang paling 32:32 membedakan apa di sini? Iya. Contohnya 32:35 begini ya. 32:36 Misalkan dulu ini dulu dulu sekali 32:38 sebelum tahun 2000. Heeh. Waktu saya 32:41 masih di sana misalnya pemerintah 32:43 Malaysia mau bikin lapangan terbang baru 32:46 Subang ya kan Subang namanya ya lapang 32:48 terbang. Iya itu sekian persen harus 32:51 menggunakan ee mekanisme syariah. H ya 32:54 dibilang 50% misalnya nilainya berapa 32:56 triliun? Nilai berapa bilun pada waktu 32:59 katan 10 bilun. Heeh. Nah, 50% itu 33:02 enggak sampai 50% 40 saya lupa berapa 33:05 itu sudah tinggi banget. Nah, kita kan 33:07 enggak ada intervensi seperti itu kan 33:10 diserahkan kamu bikin aja sendiri sukuk 33:12 syariah kayak yang di Cimanggis itu. 33:15 Cimanggis itu. Terus Cimanggis mana ini? 33:17 Cimanggis ee Cibitung ya. Itu kalau 33:20 enggak salah dulu kan 1 triliun yang 33:21 syariannya dari total ee budgetnya itu 33:24 lah. Tapi enggak tahu jalan apa enggak 33:26 ya. Silakan aja. Silakan aja berjalan 33:28 sendiri. 33:30 Lah bukan seperti Malaysia, presidennya 33:32 atau perdana menterinya dulu Pak 33:33 Mahathir ngomongnya begitu. Itu dari 33:36 satu proyek bukan berarti hanya itu aja 33:39 gitu. Semua itu saya itu merah saya 33:43 pernah ke sana tahun 2008 H undangan 33:46 dari ee Kementerian Keuangan apa namanya 33:49 Bank Negara Malaysia. He. Nah, itu ada 33:52 laporan pada waktu itu ya market share 33:54 daripada pasar modal itu sudah 60%. Nah, 33:57 kita kan gak sampai masih 5% segitu 34:00 kurang lebih sama dengan yang perbangan 34:02 saya. Tapi ketika saya datang ke bukan 34:06 di kota Kuala Lumpurnya, ke Kuala Pila, 34:08 ke ke tempat-tempat hutan ya mereka 34:12 sebutnya kebun getah, kebun karet. 34:15 Karet. Iya. Saya ke sana masuk. Nah, 34:17 orang-orang yang ada di kebun karet itu 34:20 H orang-orang awam banget ya. Mainannya 34:24 pasar 34:25 modal. Keren enggak itu? 34:28 pasar modal syariah bukan pasar pasar 34:30 modal umum. Iya. Saya ngelihat sendiri 34:33 hebat ini orang. Jadi bagaimana 34:35 pemerintah Malaysia itu bisa 34:36 mensosialisasikan pasar modal syariahnya 34:38 sampai di tengah hutan. Hm. Sampai di 34:41 kebun karet itu, Pak. Nah, orang itu 34:44 orang awam mainnya itu saham saham 34:46 syariah maksudnya. Lah kita kan main 34:50 saham itu hanya di ibu kota aja itu 34:51 barang mewah kalau enggak mungkin sampai 34:52 kampung gitu kan. Nah, bagaimana 34:56 misalkan saham syariah itu bisa di 34:59 dijual di mana-mana sampai di 35:01 kampung-kampung lah. H sampai di Maluku 35:03 sana sampai di NTP, NTB, NTT sana. Kita 35:07 kan belum itu belum ya. Jadi 35:09 penetrasinya sangat sangat sempit ya. 35:12 Masih sangat bersifat kuota begitu 35:15 akademik tadi government will ya. Iya. 35:19 Nah, ini ya kita berharap kepada timnya 35:22 nanti kalau dibentuk atau tim yang lama 35:24 ini Mas e aktif tinggal dikasih apa 35:27 namanya kewenangan baru lagi ya. 35:29 Mudah-mudahan bisa lebih baik. Nah, ini 35:31 ada ada beberapa pengamat yang 35:35 menganalisa nih Pak Ustaz ya. Saya kutip 35:36 dari beberapa media. sepertinya ee 35:39 Presiden Prabowo ini akan lebih 35:41 menggunakan 35:42 pendekatan efektifnya dalam organisasi 35:45 dan juga bilateralnya khusus untuk 35:48 ekonomi syariah. Oh, 35:51 gitu. Jadi kalau itu berarti 35:53 Muhammadiyah gitu ya, NU Muhammadiyah 35:55 gitu. Iya. NU Muhammadiyah. Belum lagi 35:57 pendekatan beliau dengan beberapa negara 35:58 seperti Turki, lalu juga Uni Emirat 36:01 gitu, Yordania juga gitu ya. Nah, ini 36:03 dipandang dipandang oleh beberapa 36:05 pengamat gitu ya. itu akan dimanfaatkan 36:08 hubungan internasional ini untuk 36:11 pengembangan salah satunya adalah 36:13 ekonomi syariah juga. Kalau itu di di 36:16 dire diefektifkan atau dinyatakan, 36:19 diaplikasikan dalam pernyataan itu lebih 36:21 daripada yang sekarang. H karena visinya 36:24 seperti itu yang sebelumnya enggak ada. 36:26 He ya hanya beliau karena beliau punya 36:28 hubungan baik dengan Yordan ya. Iya. 36:30 Apalagi Yordania Turki itu bagus sekali 36:32 ya. 36:33 United Arab Emirat dan Saudi. Ini nih 36:36 potensi besar sekali kalau itu 36:38 dikembangkan dalam rangka kerja sama 36:39 intra ekonomi Islam di kalangan negeri 36:42 muslim itu bagus banget ya. Iya. Itu 36:45 mudah-mudahan begitu. Kemudian dengan 36:47 Muhammadiyah atau ormas di ini 36:49 diaktifkan, digalakkan, dikuatkan ya itu 36:52 sudah harusnya seperti itu. Saya melihat 36:55 orang asing saja melihat Muhammadiyah 36:58 itu asetnya luar biasa. He orang 37:00 Muhammadiyah PB Muhammadiyah tiap hari 37:01 ada tamu dari luar negeri. Kalau enggak 37:05 tamu kita diminta PP Muhammadiyah 37:07 diminta untuk datang ke mana itu tiap 37:09 hari rata-rata sampai teman-teman kita 37:11 yang di pimpinan pusat itu sibuknya 37:14 bukan main ya belum tugas nasional kayak 37:17 Pak Mukti ini jadi menteri ya ya 37:20 sebelumnya sudah sangat sibuk jadi orang 37:22 asing itu melihat potensi Muhammadiyah 37:23 itu dalam pendidikan dalam segala hal 37:26 itu besar sekali saya pernah diundang 37:29 oleh Rektor Universitas Muhammadiyah 37:32 Surakarta he pada waktu itu Profesor 37:35 Bambang STI Haji H ya sudah lama ini 37:38 sudah sebelum pandemi ya juga di situ 37:41 UMS itu kan saya enggak menduga ternyata 37:45 mahasiswanya itu banyak sekali dari 37:48 asing h ya dari yang saya datangi e dari 37:52 Libya, dari Filipin, dari Thailand. Iya. 37:55 Thailand banyak sekali ya. Dan masjidnya 37:58 itu ada tiga ya. salah itu masjidnya itu 38:01 masjid internasional h yang 38:04 diperuntukkan untuk mahasiswa dari asing 38:05 itu dan khatibnya harus berbahasa 38:07 Inggris atau berbahasa kebetulan saya 38:09 diminta jadi khatib juga 38:11 jadi kita melihat bahwa asing aja 38:14 melihat Muhammadiyah begitu besar 38:16 terutama bagaimana negara-negara muslim 38:18 melihat Muhammadiyah Muhammadiyah itu 38:21 bisa memberikan kontribusi dalam 38:23 pendidikan tinggi dalam segala ilmu 38:26 mulai dari kedokteran, teknik dan lain 38:28 sebagainya. mereka sangat butuh ya hal 38:30 itu dan itu sangat murah kalau kita 38:32 dapatkan di Indonesia gitu ya. Jadi 38:35 kalau itu nanti visinya adalah 38:37 menguatkan ee ormas Islam yang berkejim 38:41 dalam bidang seperti ini dan memberikan 38:43 akses yang lebih besar sehingga 38:45 kontribusi apa namanya ee ormas syariah 38:48 itu begitu bisa ditingkatkan ee membuat 38:52 kerja pemerintah itu menjadi lebih 38:54 ringan ya. 38:55 Nah, terus Pak Ustaz apa sebenarnya 38:57 harapan terbaik bagi umat Islam dan 38:59 pemerintah ini dalam rangka membersihkan 39:03 perekonomian tadi dari dosa besar 39:05 ekonomi itu dari riba tuh. Iya. Itu 39:08 memang dasar bahwa kita itu kepengin ya 39:13 berangan-angan ekonomi Islam ini justru 39:16 menjadi ekonomi yang berlaku di negara. 39:19 Karena ekonomi Islam ini menghindarkan 39:22 dirinya dari dosa besar. He. Jika 39:25 ekonomi konvensional itu justru dasarnya 39:28 adalah ribawi, dasarnya adalah riba, dan 39:32 dasarnya adalah memakah hak orang lain 39:34 dengan tidak benar, maka ekonomi Islam 39:36 itu adalah melarang pihak-pihak siapapun 39:40 juga mengambil hak orang lain untuk 39:43 dibawa ke dalam dirinya sendiri. Enggak 39:45 boleh ya, kecuali dengan akad yang 39:47 benar. He. Nah, selama misalnya ekonomi 39:51 konvensional itu seperti ini berkembang, 39:53 selama itu ee eksploitasi manusia oleh 39:57 manusia yang lain pasti akan terjadi 39:59 dengan dalam bentuk masing ini saja 40:01 sekarang ini saya 40:05 itu apa itu namanya? Ada tokoh yang saya 40:08 kagumi dan saya baca bukunya, saya lihat 40:12 videonya itu mantan Menteri Keuangan 40:15 Yunani ya, profesor ekonomi yang maajar 40:18 di Amerika dan sebagainya. Namanya 40:20 siapa? Dia menulis buku. Saya punya 40:23 bukunya itu Technofodalism. 40:26 Hm. Kill 40:30 capitalism. Iya. Yang yang membunuh 40:32 kapitalism itu siapa? 40:34 Techno feudalism ya. Ya itu istilah dia 40:39 yang saya pikir yang untuk sementara 40:41 kita pakai karena istilahnya itu benar 40:43 ya. Jadi kalau dilihat itu ee apa 40:47 namanya perubahan sistem ekonomi manusia 40:49 ini dalam sejarahnya kan macam-macam. 40:51 Heeh. Mulai dari 40:53 merkantalisme, kemudian feudalisme atau 40:56 feudalisme ke merkantalisme, kemudian 40:59 kapitalisme yang masih apa itu ala 41:03 pokoknya kapitalisme awal ya. Kemudian 41:05 sosialisme kapitalisme sekarang. Nah, 41:08 sebetulnya kapitalisme itu sudah enggak 41:11 sama dengan yang dulu. H dalam masa 2 41:14 200 tahun mulai dari revolusi industri 41:17 sampai sekarang itu ee terjadi mutan 41:21 mutasi dalam sel itu mutasi kapitalis 41:24 itu wajahnya sudah tidak sama. Kalau 41:27 dulu punya pabrik kemudian ee 41:30 mengeksploitasi buru gitu kan dalam 41:32 pandangan Marsis gitu ya. Nah sekarang 41:34 ini 41:35 pabriknya itu apa nam dikuasai oleh 41:38 orang satu. Hm. Dan semua jadi budak. 41:41 Muda kayak misalkan dia contohkan itu 41:43 adalah Microsoft misalnya, Amazon 41:46 misalnya, Tesla misalnya. Ini bentuk 41:49 perbudakan mirip dengan feudal dan 41:52 perusahaannya sangat besar. Iya, sangat 41:53 besar. Iya. Itu jadi ee beda dengan 41:56 kapitalisme yang 200 tahun terakhir itu. 42:00 Makanya disebut tekno feedodalism itu 42:02 kanis itu itu dan ini ber sudah bukan 42:05 new lagi tapi tekno sudah disentuh 42:08 karena siapa yang mau teknologi? 42:10 dia bisa menguasai manusia dan 42:13 kekuasaannya jauh lebih besar daripada 42:14 negara. Sekarang batas-batasnya itu di 42:17 semua diserbu ada lagi batas lagi ini 42:20 kalau dulu kapitalisme masih bisa 42:21 dibatasi sekarang enggak bisa. Yang bisa 42:24 batasi satelit ya satelitnya. Iya kan 42:27 itu enggak bisa. Iya kalah itu. Sekarang 42:31 misalkan Apple dilarang pemerintah Apple 42:34 versi berapa tuh diharamkan di sini 42:37 karena Apple enggak menunjukkan di 42:38 tingkat baik. 42:39 untuk membikin pabrik di sini. Tapi 42:42 orang yang sudah kesengsung Apple yang 42:44 akan dengan segala cara berusaha 42:46 berusaha untuk memperoleh entah 42:48 bagaimana ya nanti akan timbulnya 42:50 orang-orang yang sudah biasa bikin impor 42:54 ilegal segala akan bersatu i bisa saja. 42:57 Iya betul ya itu kan tidak sulit untuk 42:59 dilakukan orang Indonesia. Jadi ee 43:03 melihat perkembangan seperti ini maka 43:06 dominasi ribawi itu bukannya menjadi 43:09 kecil. He semakin jadi menjadi. Karena 43:13 itu ya kita harus menyadarkan kepada 43:15 siapapun termasuk kepada pemerintah 43:17 bahwa dosa besar yang nomor satu dalam 43:21 bidang ekonomi ya riba. H dan kita ini 43:24 ingin mengembangkan sebuah perekonomian 43:25 tanpa riba. Dan sebetulnya kalau kita 43:28 terapkan riba, larangan riba itu itu 43:32 napas dan nyawa daripada kapitalisme 43:35 akan mati ya. He. Karena riba itulah 43:39 minyaknya misalnya bahan bak eh bahan 43:42 bakar BBM-nya. Begitu kita tidak pakai 43:46 ya mati gitu loh. Iya. Maksudnya harus 43:49 listrik. Kalau mesin listrik enggak 43:51 pakai BBM kan. Iya. Iya. Iya. Ganti 43:53 mesinnya gitu. Jadi ini ee memang harus 43:57 kita ee sarankan dakwahkan secara 44:00 ideologis ya secara agama juga bisa 44:04 karena ini memang larangan agama. Tapi 44:06 kalau larangan agama itu berbahaya bagi 44:08 pemeluknya kalau dilaksanakan maka kita 44:11 ingin mendapatkan sebuah sistem ekonomi 44:13 atau kita kembangkan sebuah sistem 44:15 ekonomi yang di mana di dalamnya itu 44:18 enggak ada riba dan itu jalan selamat 44:20 kita. Iya. Baik, Pak Ustaz. Kita akan 44:22 jeda dulu, Pak Ustaz. Ya, ikhwan dan 44:24 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 44:26 taala. Kami akan jeda dulu dan kembali 44:29 di sesi kedua. Di sesi kedua nanti kami 44:31 akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang 44:33 sudah masuk mengenai topik yang dibahas. 44:35 Untuk itu, sampaikan pertanyaan dan 44:38 komentar Anda ke nomor WhatsApp Rasil di 44:44 0811999720. Kami akan segera kembali. 44:47 [Musik] 44:54 Brazil 45:03 [Musik] 45:15 [Musik] 45:26 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 45:28 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 45:30 Subhanahu wa taala, terima kasih masih 45:32 bersama kami dalam kajian ekonomi Islam 45:35 bersama narasumber kita Ustaz Ikhwan 45:38 Basri. Harapan baru dari rezim yang baru 45:43 tentang ekonomi 45:45 Islam. Kita di sesi kedua ini akan 45:48 menjawab beberapa pertanyaan yang sudah 45:50 masuk. Pak Ustaz, kita akan ke 45:51 pertanyaan dari Ibu Ani terlebih dahulu, 45:54 Pak Ustaz. 45:55 Asalamualaikum warahmatullahi 45:56 wabarakatuh. Waalaikumsalam 45:58 warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih 46:00 banyak Pak Ustaz kajiannya di kesempatan 46:02 kali ini. Namun pertanyaan di luar tema, 46:06 Pak Ustaz, mohon sarannya. Saya berniat 46:10 untuk menyimpan uang di bank untuk 46:15 keamanan. Kalau sekarang lebih baik 46:18 apakah bentuk tabungan, deposito atau di 46:21 mana dan banknya bank apa. Terima kasih, 46:23 Pak Ustaz. 46:24 Wah, ini enggak bisa menunjuk bank ini 46:27 ya. Enggak bisa menunjuk bank karena 46:31 menjaga menjaga ketidakperpihakan kita 46:35 kepada salah satu lembaga keuangan. Tapi 46:39 intinya yang pertama adalah ibu bisa 46:41 menyimpannya di bank syariah. E 46:44 maksudnya bank syariah itu mana saja ya. 46:47 maksudnya ke mana saja dan untuk 46:50 mendapatkan kepercayaan di antara yang 46:52 ada misalnya bank syariah itu kan ada 46:53 muamalat ada BSI ada Bank Mega Syariah 46:57 ada BJA Syariah, Victoria Syariah, Kuken 47:01 Bank Syariah dan lain sebagainya banyak 47:03 banget ya kalau kita di Jakarta ini itu 47:06 ee minta apa namanya ee datang atau kita 47:10 bertanya pada masing-masing sampai kita 47:13 itu yakin bahwa ini lebih aman, ini 47:15 lebih profesional dan lain sebagainya. 47:17 Kalau dari sisi produk sama saja ya. 47:20 Jadi produknya itu sama saja tabungan 47:22 itu pasti nanti akan ada dua akad. Nah, 47:26 akadnya wadiah atau akadnya mudarabah 47:28 gitu ya. Itu kalau dari sisi bank ya. 47:32 Begitu juga di pus itu di bank itu juga 47:34 tidak sama antara satu dengan yang lain 47:36 ya. Jadi kita bisa langsung ee datang 47:41 atau di situ biasanya kita malah kalau 47:44 ee apa namanya? Kalau dipusito itu 47:45 biasanya didatangi. Kalau kita mau 47:48 enggak mau datang ke banknya kita 47:50 telepon 47:51 baktas yang datang. Nah, di situ kita 47:53 akan dijelaskan panjang lebar tentang 47:55 itu. Nah, sekarang ini petugas-petugas 47:58 bangsa sarah itu ee proaktif ya. Jadi 48:01 mereka itu akan sigap, akan siap itu 48:04 kapan saja jam kerja itu datang ke rumah 48:06 Ibu kalau misalkan butuh penjelasan yang 48:09 lebih baik. Ya, itu yang bisa saya ee 48:12 lakukan menggunakan jawaban saya 48:14 sendiri. Tapi kalau bukan di bank, nanti 48:16 bisa di ee pasar modal. Nah, kalau pasar 48:20 modal juga begitu. Itu bahkan lebih apa 48:23 ya lebih canggih dari sisi teknologi itu 48:27 bisa menggunakan HP aja. Tapi kalau 48:29 seandainya Ibu juga kurang s dengan 48:32 pasar modal bisa minta datang ee 48:34 diceramahi atau diberikan penjelasan 48:36 yang sangat ee yang sangat bagus 48:40 sehingga ibu itu bisa puas dengan 48:42 jawaban mereka itu ada ya itu ya bisa 48:47 juga di koperasi syariah yang ada di 48:49 sekitar kita. Tapi koperasi syariah ini 48:52 ee Ibu mungkin akan apa namanya harus 48:56 banyak harus banyak apa ya komunikasi 48:59 karena tidak semua koperasi syariah itu 49:01 baik ya performanya baik ada beberapa 49:03 yang baik itu bahkan kalau menurut saya 49:06 dari sisi return itu bisa lebih baik 49:09 daripada bank iya tapi enggak semua 49:12 kalau koperasinya yang baik n 49:13 koperasinya yang baik koperasi ini kalau 49:15 enggak baik itu hilang kita punya ya dan 49:18 bisa juga dengan ee kalau Kalau di pasar 49:20 modal termasuk pasar keuangan itu bisa 49:22 sukuk ya, sukuk ya. Tapi itu yang belum 49:27 terbiasa warga kita ini. Warga kita 49:30 masih hanya biasanya itu bank ya. Nah, 49:33 itu jaw jawaban saya ya. Nah, intinya 49:36 adalah selama kita itu 49:39 menitipkan mendepositikan uang kita di 49:41 bank syariah, maka itu sudah sesuai 49:43 dengan syariah. Ya. Ya, itu saya 49:46 jawabannya begitu. Karena bank syariah 49:48 itu didikan sesuai dengan kepentingan 49:50 syariah, sesuai dengan prinsip syariah. 49:52 Dan itu ada fatwanya dari Dewan Syariah 49:54 Nasional di mana semua produk dan 49:56 pelayanan bank syariah itu ee harus 49:58 sesuai dengan fatwa yang dikeluarkan 50:00 oleh Dewan Syariah yang kemudian dipandu 50:03 oleh dewan pengawas syariahnya di 50:05 masing-masing bank. Itu makanya apapun 50:07 produk dari bank syariah itu sudah 50:09 sesuai dengan syariah. Itu aja. Iya. 50:12 Jadi mana saja dari bank syariah atau 50:15 lembagaan syariah silakan. 50:17 ee tapi antara mereka itu ada semacam 50:20 musabaqah ya kompetisi gitu ya. Ya, 50:23 dalam hal ini mungkin returnnya lebih 50:26 tinggi sebelah atau lebih rendah dari 50:28 sebelah itu saya tidak tahu tetapi bisa 50:31 dicek ya ditanyakan langsung bahkan kita 50:34 bisa nikulah misalnya kalau kita sebagai 50:36 mudarib ya sebagai mal gitu. Oke, itu 50:40 jawaban saya Masang. Baik, kita ke peran 50:42 selanjutnya ini ada Pak Abdullah di 50:44 Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 50:47 wabarakatuh. Waalaikumsalam 50:48 warahmatullahi wabarakatuh. Pak Ustaz, 50:50 menurut 50:51 saya ekonomi Islam masih menjadi 50:54 perhatian untuk rezim yang baru, tapi 50:57 bukan skala 50:59 prioritas. Karena pemerintah siapapun, 51:02 kiblat dan juga pegangan bukunya masih 51:05 sama, 51:07 yaitu tidak kepada Islam. Terima kasih. 51:12 Mungkin Barat. Iya, betul. E 51:15 kesimpulannya nanti betul Pak Abdullah 51:16 ya, bahwa gak mungkin ee pemerintah itu 51:20 serta-merta tiba-tiba begitu saja 51:24 membuang buku lama menjadi buku baru. 51:26 Enggak bisa itu. Kita juga sebagai 51:29 manusia itu mengalami evolusi 51:30 perubahannya pelan-pelan. ee gak mungkin 51:33 sederatis itu hatta seandainya terjadi 51:36 misalnya kudeta itu enggak bisa 51:38 dipaksain dan kita sudah melihat 51:40 kejadian itu di Pakistan yaitu ketika 51:43 terjadi kudita oleh Presiden Jul Haq 51:46 oleh Jenderal Yaul Haq atas pemerintahan 51:48 Zulfikal Ari butuh ya tahun 51:52 777ah 51:54 itu ee tema sentral daripada 51:57 pemerintahan presiden dialak adalah 51:59 islamisasi h dalam segala hal iya ya i 52:03 tapi tidak bisa ya banyak apa namanya 52:07 resistensi ya perlawanan dari orang ee 52:11 Islam sendiri terhadap kebijakan itu 52:13 karena dinilai itu hanya sebagai apa ya 52:16 sebagai gimik saja ya sebetulnya dia 52:18 sendiri enggak tahu Islam itu apa gitu 52:20 loh itu. Jadi akhirnya sampai meninggal 52:24 beliau gugur jatuh dari pesawat Hercules 52:28 tahun 52:29 198 ya itu ee tidak tidak terealisasi. 52:34 He. Ee makanya sekarang Pakistan itu 52:36 juga menjadi ya istilahnya omongan orang 52:39 dengan tidak baik karena dia menggunakan 52:42 istilah Islamic Republic of Pakistan 52:44 tapi tidak pernah beres dalam masalah 52:46 ini gitu ya. Iya. Itu. Nah itu jadi 52:49 perubahan itu mesti pelan-pelan. Jadi 52:50 tidak mungkin rezim yang baru ini 52:52 tiba-tiba kitab sucinya yang lama 52:54 dibuang lalu dia ganti kitab suci yang 52:57 baru. Sudah enggak mungkin, Pak. Ya, 52:59 tapi bahwa ada perhatian saya rasa itu 53:02 ya kalaupun belum ada pernyataan resmi 53:04 ya. Tetapi itu ee saya sangat berharap 53:07 bahwa yang sekarang ini akan 53:09 memberhentikan lebih karena saya melihat 53:12 tujuannya itu salah satu yang paling 53:13 pokok itu Pak Prabowo adalah poverty 53:16 eradication ya. He. Dan eradication 53:19 seperti yang katakan tadi itu di ekonomi 53:22 Islam banyak sekali ya. Iya. Banyak 53:24 sekali yang mendukung ke arah itu. Di 53:27 antaranya adalah institusi zakat. Iya. 53:29 Iya. Ini zakat saja itu apabila kita 53:31 aktifkan dengan baik, kita aplikasikan 53:34 dengan profesional, subhanallah itu akan 53:38 banyak membantu kepada ee rezim ini 53:40 dalam hal poverty eradication. I itu 53:44 masangnya. Selanjutnya ada Bu Najma di 53:47 Samarinda. Asalamualaikum warahmatullahi 53:49 wabarakatuh. Waalaikumsalam 53:50 warahmatullahi wabarakatuh. 53:52 Pak Ustaz, bagaimana menurut Pak Ustaz? 53:55 Kita sebagai umat Islam dengan jumlah 53:57 yang banyak di negeri ini, kenapa tidak 53:58 membentuk sendiri bank syariah? 54:02 L maksudnya gimana membentuk sendiri? Ya 54:04 karena umat Islam enggak bikin bank 54:05 syariah mungkin gitu kali. Iya. Ee sulit 54:09 ya. Kita mungkin punya modal, tetapi 54:12 kita enggak punya visi. Kita enggak 54:15 punya modal, punya visi kebanyakan 54:16 begitu. Sedangkan bank itu kan harus 54:19 punya modal triliunan ya. Ya. Jadi 54:21 kumpulan seluruh orang muslim dari 54:23 Kalimantan Timur ya enggak mungkin 54:25 tercapai segitu ya kan. Dan ee rumit 54:29 lah. Dulu kita kan membikin bank 54:30 muamalah itu begitu. 54:32 Pak Harto itu pemegang saham kan kaum 54:35 muslimin jemah haji pada tahun itu 91 54:39 apa ya itu diminta kontribusi satu 54:42 lembar saham satu lembar saham mungkin 54:43 Rp10.000 R000 atau berapa? Makanya 54:46 pembangami itu umat Islam sebenarnya. 54:48 Islam ya. Tapi sekarang setelah berjalan 54:51 dikuasai oleh orang luar he oleh IDB, 54:55 oleh Kuwait dan lain sebagainya. 54:57 Sehingga saham umat Islam yang dulunya 54:59 mayoritas itu menjadi minoritas. Heeh. 55:02 Jadi memang harus belajar banyak. Jadi 55:04 tidak gampang seperti itu. Makanya perlu 55:07 ee ya sebenarnya perlu ee menggandeng 55:10 tadi itu seperti mengaktifkan 55:13 Muhammadiyah untuk ee bisa lebih lebih 55:18 optimal lagi pemberdayaannya sehingga 55:21 meringankan pekerjaan pemerintah dalam 55:24 hal poverty oradation. Ya. Hm. 55:29 Sudah cukup ya. Baik, terakhir Pak Ustaz 55:32 ya. Ini ada Pak Amdi di Batam. 55:35 Asalamualaikum warahmatullahi 55:36 wabarakatuh. Waalaikumsalam 55:37 warahmatullahi wabarakatuh. Menyimak, 55:38 "Pak Ustaz, saya sekarang kapok 55:41 menyimpan uang di bank." Mungkin kasus 55:44 yang menimpa saya hanya gara-gara 55:46 aplikasi. Jadi, saya kena tipu R10 juta. 55:50 Sudah lewat pihak berwenang, termasuk 55:52 banknya juga bahkan ke kepolisian. Tapi 55:56 uang itu tidak kembali. Padahal untuk 55:59 biaya anak-anak mondok ini pengalaman 56:01 pahit saja, Pak Ustaz. Terima kasih. Ya, 56:04 terima kasih ya. Ya, memang ada mungkin 56:06 lebih aware bagaimana nih, Pak Ustaz? Ee 56:09 tidak berarti bahwa uang disimpan di 56:12 bank itu kemudian selamat dalam arti 56:14 kata selamat dari maling h ya. Sekarang 56:18 menggunakan teknologi aplikasi dan lain 56:20 sebagainya itu ee rentan terhadap ee 56:24 orang luar akan bisa membaca. H. Makanya 56:27 sering kita dianjurkan kalau kita 56:29 nyimpan uang di bank ee security-nya 56:32 harus 56:33 berlapis-lapis. Misalnya kita ganti pin 56:36 pin dan lain sebagainya. Terus kita 56:38 tidak harus menjawab atau atau meladeni 56:43 dan tiba-tiba nama apa namanya ee ada 56:45 nomor asing yang masuk ke kita. Iya. 56:48 Mereka mempunyai banyak model-model 56:51 penawaran. Iya. Penawaran yang ujungnya 56:53 itu ingin merampok uang kita. itu kalau 56:55 dulu zaman sebelum ada komputer ini 56:58 begitu kita taruh uang di bank ya ada 57:00 catatannya gitu enggak akan 57:02 hilang-hilang iya enggak pakai pin 57:04 segala macam e cuman ini kan 57:08 perkembangan zaman ya jadi pengalaman 57:10 seperti itu saya juga mengalami saya 57:13 juga mengalami walaupun enggak sebanyak 57:14 beliau dan ada saudara saya juga yang 57:17 mengalami jauh lebih buruk ya sampai 100 57:20 juta lebih ini baru 2 minggu lalu ya itu 57:23 karena itu jadi ee aplikasi juga 57:25 aplikasi e teman sejawat saya tiba-tiba 57:29 ngirim pakai aplikasi itu orangnya 57:30 sendiri tidak merusak dan dan di-hack 57:33 itu HP-nya itu juga banyak itu ya jadi 57:37 berhati-hati juga kita ekstra hati-hati 57:39 nah untuk supaya kita keamanannya itu 57:42 selalu terjaga ya kita selalu terhubung 57:44 dengan ee bank itu. Oh ada itu agar 57:47 supaya selamat ya. 57:51 Oke. Saya kira itu siapa? Baik. Itu 57:53 jawaban terakhir dan juga 57:55 pendengar-pendengar ada Pak Budi, ada Bu 57:57 Yuli Lestari menyimak terima kasih 57:59 bahasannya Pak Ustaz dan sebagai penutup 58:01 dari seluruh bahasan kita apa Pak Ustaz? 58:03 Terima kasih Pak Sangga. Jadi para 58:05 pemirsa Arasil TV dan para pendengar 58:07 radi silaturahim yang dirahmati Allah 58:09 subhanahu wa taala. ee ini kita 58:13 memberikan apa namanya kesan atau 58:16 harapan kita terhadap rezim baru di 58:18 negeri kita ini ee dalam hal bagaimana 58:22 perhatan mereka terhadap pengembangan 58:24 ekonomi syariah. Oleh karena ekonomi 58:27 syaria itu didasarkan pada ee 58:30 penghindaran diri dari dosa besar di 58:32 dalam ekonomi yaitu riba, maka 58:35 seharusnya kaum muslimin ini secara 58:37 individu, secara berjamaah atau secara 58:39 apapun menghindarkan diri dari riba. 58:42 Karena itu adalah kewajiban agama. Nah, 58:45 sebelum ada ekonomi yang bisa memberikan 58:49 pelayanan menyeluruh terhadap konsep 58:51 tanpa riba ini, maka kita selalu 58:55 mendapatkan kewajiban dari agama kita 58:58 agar supaya kita ini hidup bebas dari 59:01 riba sebisa mungkin. Jadi itu bukan 59:03 kewajiban pemerintah, bukan kewajiban 59:05 siapa-siapa, tapi kewajiban 59:08 individu. Karena kita hidup di alam di 59:11 mana riba itu meraja lila dan sulit 59:14 sekali bagi kita untuk menghindarkan. 59:15 Oleh karena itu, sebisa mungkin kita 59:17 pahami riba dan kita kita jalankan hidup 59:21 ini semaksimal mungkin tanpa riba. Dan 59:26 perlindungan yang terakhir dari hal itu 59:28 adalah kita bergabung dengan lembaga 59:30 keuangan syariah yang sedang 59:32 dikembangkan oleh pemerintah dari zaman 59:34 Pak Harto sampai kepada zaman Pak 59:37 Prabowo sekarang ya. Dan itu kita 59:40 harapkan mudah-mudahan pemerintahan baru 59:42 ini punya perhatian paling tidak sama 59:46 atau lebih ya lebih daripada yang 59:48 kemarin. Kalau 10 tahun kemarin itu 59:49 naiknya kita cuma du poin sekian persen 59:53 maka itu kita berharap ee market share 59:56 daripada kaum sara di zaman 5 tahun ke 59:58 depan ini lebih meningkat lagi. Kalau 1:00:01 bisa ya sampai 15% lah gitu. 1:00:04 Mudah-mudahan harapan seperti itu dan 1:00:07 juga apa namanya ee komitmen dari 1:00:11 ormas-ormas Islam yang sudah mempunyai 1:00:15 pengalaman begitu luas dalam bidang 1:00:16 ekonomi dan lain sebagainya juga bisa 1:00:18 memberikan kontribusi kepada pemerintah 1:00:20 sehingga program pemerintah 1:00:23 untuk eredication itu menjadi lebih 1:00:26 ringan dengan bantuan daripada ee ormas 1:00:30 ormas Islam ini ya, terutama 1:00:32 Muhammadiyah itu ya. Nah, hubungan 1:00:35 antara pemerintah dengan Muhammadiyah 1:00:37 dalam segala hal termasuk dalam hal 1:00:39 men-develop mengembangkan ekonomi 1:00:41 syariah di Indonesia saya kira bisa 1:00:43 lebih baik lagi. Atau dengan dengan 1:00:45 lembaga mana pun juga yang intinya 1:00:47 adalah kita bisa ee berharap supaya 1:00:51 periode 5 tahun ke depan ini posisi 1:00:54 ekonomi Islam ini menjadi lebih baik 1:00:56 daripada sebelumnya. Saya kira itu Mas. 1:00:58 Baik. Demikianlah ikhwan akhwat yang 1:01:00 dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 1:01:02 Kajian ekonomi Islam kita edisi hari 1:01:05 ini. Semoga apa yang disampaikan oleh 1:01:07 Ustaz Ihan Basri bermanfaat bagi kita 1:01:10 semua. Terima kasih banyak atas 1:01:11 kebersamaan Anda. Kami undur diri. 1:01:13 Billahi taufik wal hidayah. 1:01:15 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:01:17 alla ilaha illa anta astagfiruka wa 1:01:19 atubu ilaik. Asalamualaikum 1:01:21 warahmatullahi wabarakatuh.