Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 [musik] 0:15 [musik] 0:24 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:26 warahmatullahi wabarakatuh. 0:28 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:30 nastain waa umur dunya waddin wasalatu 0:33 wasalamu ala sayyidina Muhammad waa 0:36 alihi wasbihi ajmain. Rabbi zidni ilma 0:39 allahumf bima alamtani waimni mafani 0:43 warzuqni ilman yangfi. Dipancarkan dari 0:45 jalan masjid silaturahim nomor 36 0:48 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi, radio 0:51 silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 0:52 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 0:55 Allah Subhanahu wa taala. Apa kabar Anda 0:58 di pagi menuju siang hari ini? Di mana 1:02 pun saja Anda berada yang dapat 1:04 mendengarkan siaran kami. Semoga Anda 1:07 dalam keadaan sehat walafiat. Yang 1:09 berada di rumah semoga selalu stay tune 1:13 mendengarkan siaran-siaran Rasil maupun 1:15 Anda yang sedang dalam perjalanan semoga 1:17 di jalannya ini selalu dilindungi oleh 1:21 Allah subhanahu wa taala. Senang sekali 1:23 saya Angga Aminudin di hari ini ikhwan 1:25 akhwat ditemani oleh Ondi, ada juga Algi 1:28 di operator hadir kembali dalam acara 1:32 kajian ekonomi Islam bersama narasumber 1:35 kita dari Dewan Syariah Nasional 1:37 Indonesia Majelis Alam Indonesia, Ustaz 1:40 Ikhwan Basri yang alhamdulillah beliau 1:42 telah hadir di studio. Asalamualaikum 1:44 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:47 wabarakatuh. 1:47 Apa kabarnya, Ustaz? Alhamdulillah sehat 1:50 walafiat. Sudah enak badan, suara juga 1:53 sudah enak badan. 1:56 Minggu lalu masih batuk-batuk ya, Ustaz 1:57 ya? 1:57 Iya, masih batuk-batuk. 1:59 Iya. Sekarang malah saya nih agak 2:00 serak-serak dikit nih. 2:03 Insyaallah sehat ya. 2:04 Insyaallah sehat. Soalnya sudah dikasih 2:06 ini air hangat nih, Pak Ustaz sama Mang 2:08 Din sebelum siaran. Ikhwan akhwat, kita 2:12 akan menyoroti perang tarif. Nah, 2:14 [mendengus] ini kan beritanya memang e 2:18 terus-menerus makin e panas gitu ya, 2:21 makin panas mengenai perang tarif ini. 2:24 Bahkan ada analisa yang melihat bahwa 2:27 perang tarif memicu perang dunia. Wah, 2:29 ini udah disebut-sebut perang dunia 2:31 gitu, Pak Ustaz ya. Perang tarif ini 2:33 bahkan berefek ke semua konflik yang 2:36 terjadi di dunia ini. Dari mulai konflik 2:38 ee Ukraina, Rusia, lalu juga konflik 2:41 yang terus-menerus genocide terjadi di 2:44 Palestina. 2:46 Dan kita melihat bagaimana di Indonesia 2:48 sendiri ini makin menguji sebenarnya 2:51 ketangguhan e pimpinan negeri ini gitu 2:54 ya. bagaimana cara merespon Presiden 2:57 Donald Trump yang belum genap 100 hari 2:59 gitu ya ketika mengeluarkan kebijakan 3:02 untuk ee perang tarif dengan 3:05 mitra-mitranya. Terbaru saya update, Pak 3:07 Ustaz ya, Cina ternyata 3:11 istilahnya apa ya, gayung bersambut itu 3:13 gitu ya. Tantangan tuh di diterima terus 3:15 gitu, mau kasih berapap pun gitu ya. 3:18 Siap [tertawa] 3:18 sampai mereka siap gitu. Sampai akhirnya 3:21 Amerika melakukan negosiasi dengan 3:23 mitra-mitra Cina. 3:24 Cina ngancam. Wah, ada negosya apa nih? 3:26 Wah, ini kalau kita lihat pertarungan 3:28 dari pemberitaan dan juga polemik yang 3:31 terjadi memang seru ee Ikhwan Ahwat 3:33 mengenai perang tarif ini. Bagaimana 3:35 pandangan ekonomi Islam dan juga 3:36 bagaimana ee kita bisa memahami ini ee 3:40 dari uraian kajian di pagi hari ini yang 3:43 akan disampaikan oleh Ustaz Yohan Basri. 3:45 Untuk itu, Anda pun kami ajak untuk 3:47 bergabung. Silakan sampaikan pertanyaan 3:50 ataupun komentar ke nomor WhatsApp Rasil 3:52 di 0811999720. 3:57 Baik, Pak Ustaz, bagaimana kita 3:59 mengawali topik kita perang tarif memicu 4:01 perang dunia. 4:03 Bismillahirrahmanirrahim. [berdehem] 4:04 Asalamualaikum warahmatullahi 4:06 wabarakatuh. 4:07 Alhamdulillahiabbil alamin wa usolli wa 4:11 usallim shatan wa tasliman yaliqoni 4:14 bimaqomi amirilya wal mursalin nabiina 4:18 Muhammadin wa ala alihi wa [berdehem] 4:20 ashabihi ajmain. Amma ba'du eh para 4:23 pemirsa Rasil TV dan para pendengar 4:26 radio silaturahim yang dirahmati Allah 4:28 subhanahu wa taala. Alhamdulillah pada 4:31 hari ini saya dan Mas Wasangga bisa 4:34 bersua secara online, secara fisik 4:38 sebetulnya ee dan secara live karena 4:42 beberapa mingguah yang lalu itu kita 4:44 off. Minggu yang lalu itu yang tanggal 4:47 berapa itu? Yang minggu ee Selasa yang 4:49 lalu ya. Ini saya belum bisa ikut live 4:54 karena ee masih agak batu-bat ya. 4:57 Sisa-sisa daripada lebaran. 5:00 Jadi, alhamdulillah pada pagi hari ini 5:03 insyaallah kita sudah enak suaranya 5:05 didengar para pendengar yang lain dan 5:07 juga para pemirsa. Nah, sebetulnya 5:10 kepengin sekali saya itu ee minggu lalu 5:12 kita sudah bisa siaran langsung dan kita 5:15 membedah persoalan tarif ini karena 5:19 walaupun bagaimana ini mempengaruhi ee 5:23 kehidupan kita sehari-hari bukan hanya 5:25 dalam ee level negara bahkan level 5:29 individual pun berpengaruh ya. 5:32 Oleh karena itu banyak sekali kemudian 5:34 pertanyaan yang diajukan tentang ini 5:38 supaya dibahas kembali karena sebetulnya 5:40 kita membahas tarif itu sudah lama sudah 5:41 berkali-kaliah gitu. Teori tarif dalam 5:44 perdengahan internasional retaliersen 5:47 dan lain sebagainya kita sudah bahas ya 5:49 belum lama ini ee kita juga sudah bahas 5:52 masalah itu. Tetapi yang yang sampai 5:54 sekarang adalah bahwa perang tarif ini 5:57 bukan perang biasa. Artinya kalau kita 6:01 pelajari kasus-kasus sebelumnya ini ee 6:04 mudah sekali kita ee apa namanya negara 6:06 yang perang tarif itu rekonsiliasi ber 6:10 apa namanya bersatu kembali 6:12 setelah kedua belah pihak melalui 6:14 menterinya menteri perdagangannya atau 6:16 menteri luar negerinya duduk bersama 6:18 selesai masalah itu. Tapi ini tidak ini 6:22 lain daripada yang lain. Bahkan sebagian 6:24 atau terus termasuk saya sendiri melihat 6:26 bahwa perang tarif yang diilakukan 6:30 atau yang dikobarkan oleh Pak Trump ini 6:34 yang belum genap 100 hari dari ee 6:37 kekuasaannya di Gedung Putih ini adalah 6:41 ee test water lah istilahnya. ee ee 6:45 istilahnya tes water artinya 6:48 dia bikin tes. Nah, bagaimana reaksinya 6:51 ya dari orang-orang atau pihak-pihak 6:54 yang keberatan terhadap tarif ini. Nah, 6:57 dia akan melihat itu nanti. Dan juga 7:00 tidak hanya murni ekonomi atau 7:02 perdagangan internasional, ini ada 7:03 hubungannya dengan geopolitik militer 7:07 dan lain sebagainya. Karena ada 7:08 hubungannya dengan perang di Ukraina, 7:11 ada hubungannya dengan perang di Gaza, 7:13 di Israel, ada hubungannya dengan Iran 7:15 dan lain sebagainya termasuk di Asia 7:17 Tenggara. Ya, karena itu maka sebetulnya 7:21 ee perang tarif yang dikubarkan oleh Pak 7:24 Tram ini ini hanyalah sebagian kecil 7:27 dari ee tes water yang dia lakukan dan 7:31 dia akan melihat bagaimana reaksi dan 7:33 dia akan mengambil kesimpulan. Iya. Tapi 7:35 kita tidak melihat itu secara mendalam 7:37 karena kita tidak di sana sebetulnya. 7:40 Ya, kita ingin menjawab beberapa 7:42 pertanyaan yang dari para pemirsa eh 7:44 dari para jemaah yang yang intinya itu 7:47 kayak begini. Ee 7:52 minta dijelasin lagi tentang perang 7:54 tarif ini secara jernih ya. He. 7:56 Dan tidak memihaknya karena analis yang 8:00 mana pun juga itu ada yang pro ini pro 8:04 itu sehingga analisanya itu tidak 8:06 imparsial ya. Nah, kita mencoba untuk 8:09 melihat ideisi yang lebih jernih ya dari 8:13 sisi bagaimana tarif itu terjadi ya. 8:18 Satu hal yang ee ada beberapa dimensi 8:21 yang perlu kita lihat dalam hal ini ya. 8:24 yang pertama ya adalah ee rerata ya laju 8:30 tarif yang dikobarkan oleh Pak Tram ini 8:32 ya itu enggak main-main ya kalau 8:35 terhadap Cina 100% lebih ya terhadap 8:38 negara-negara yang defisit Amerika 8:41 defisit perdagangannya kecil macam 8:44 Indonesia dia kecil ya 8:46 tapi kalau defisit negaranya itu besar 8:48 sekali kepada Cina, kepada Mexico, 8:51 kepada Vietnam, kepada Jerman. He 8:54 kepada 8:56 ee apa itu Jepang ya. Ini tarifnya 9:01 gila-gilaan. Nah, nah tarif yang sebesar 9:04 100% ini sebetulnya tidak wajar dan ee 9:09 seperti lelucon ya. He 9:11 seperti lelucon karena dalam sejarahnya 9:15 hampir tidak ditemukan bagaimana 9:17 ritalisi atau balasan tarif yang 9:19 diberikan oleh negara yang melakukan 9:21 perdagangan itu begitu tinggi dan enggak 9:23 masuk akal. Sebab kalau umpamanya tarif 9:26 itu sampai 100% maka boleh dikatakan 9:30 basis berdagang itu nol ya. Tidak ada 9:34 lagi gunanya kita berdagang dengan 9:35 negara itu karena enggak ada untungnya. 9:38 Baik negara AT negara B yang melakukan 9:41 retaliasi ya. Karena tidak ada untung 9:44 yang bisa didapatkan. Maka satu-satunya 9:47 jalan adalah kita tidak berdagang dengan 9:49 negara ini. Kita mengalihkan ekspor kita 9:52 kepada negara yang lain. Ya, seperti 9:55 Cina sebenarnya begitu ya. Karena enggak 9:58 mungkin bagi kedua belah pihak itu 10:00 melakukan dagang. Oleh karena itu, maka 10:03 tarif yang lebih daripada 100% ini 10:06 sebetulnya lelucon ya. Tidak dimaksudkan 10:08 itu ini untuk untuk dilanjutkan 10:11 perdagangan melainkan 10:14 dia kepingin agar supaya ketika 10:15 diumumkan tarif 100% lebih ini negara 10:18 yang bersangkutan itu datang 10:21 ya minta-minta dikasihi gitu kan. Tolong 10:23 dong jangan di ini jangan ditarif segitu 10:27 segitu gede 10:28 kita bisa mati ini. E Trump itu maunya 10:31 begitu sebetulnya ingin supaya negara 10:34 ini bersujud kepada dia. 10:35 Iya. 10:36 Tapi kan ada yang enggak mau itu kalau 10:39 Indonesia datang itu rekonsalisasi dan 10:41 lain sebagainya. Tapi kalau Cina kan 10:43 enggak mau. Enggak. Enggak. Ya. Dan 10:46 terjadilah taring yang balas-membalas. 10:49 He. Cina akhirnya menaikkan 100% lebih 10:52 dan begitu juga akhirnya ee Amerika 10:54 begitu menaikkan lagi dan lagi dan lagi 10:57 dan akhirnya ya kacau ya kacau. Nah, 11:02 karena apa? Kacau karena kemudian basis 11:05 perdagangan itu enggak ada dan akhirnya 11:06 tidak terjadi pertukaran barang dengan 11:09 barang di mana barang itu di dibutuhkan 11:13 oleh kedua belah pihak. 11:14 H 11:14 ya. Bukan berarti bahwa Cina tidak butuh 11:16 Amerika. Butuh sebetulnya. 11:18 Ya. Nah, ini harus kita sadari bahwa 11:22 tujuan-tujuan tarif yang kita bahas di 11:24 dalam ilmu ee perdagangan internasional 11:28 ekonomik international economic atau 11:30 international treat ini itu semuanya 11:34 semua tidak ada satuun ee profesor 11:36 ekonomi yang menentang ee apa namanya ee 11:41 perdagangan internasional. Karena 11:42 perdagangan internasional ini kalau 11:44 dilakukan maka akan bisa meningkatkan 11:47 kemakmuran semua negara yang bermitra. 11:51 Artinya begini, negara yang melakukan 11:53 perdagangan internasional dengan negara 11:55 mana pun juga maka efeknya adalah 11:58 ekonomi masing-masing ini akan terangkat 12:00 ya. kemakmuran masing-masing ini akan 12:02 terangkat sehingga kesejahteraan 12:05 material itu akan terjadi, akan dapat 12:07 diwujudkan melalui perdagangan ini. Dan 12:10 itu bisa di dilihat seandainya negara 12:13 tidak melakukan perdagangan 12:14 internasional dengan negara yang 12:16 melakukan perdagangan interal berbeda 12:18 sekali ya. Berbeda kemakmurannya berbeda 12:21 macam-macam semuanya berbeda ya. negara 12:23 yang melakukan perdagangan internasional 12:25 akan bisa ee melakukan konsumsi beyond 12:29 ya yang mereka bisa e lakukan artinya 12:32 bisa membeli barang-barang yang tidak 12:35 diproduksi di situ ya. Kalau kita 12:37 terlalu banyak yang tidak diproduksi di 12:38 sini ya. 12:39 Ya, misalnya apel ya, apel merah, apel 12:43 hijau. Kebanyakan adalah dari impor. 12:46 Sebab produk apel Indonesia itu hanya 12:49 berasal dari Malang. He. 12:51 Dan Malang itu bagaimanapun hebatnya 12:54 menanam apel enggak akan bisa 12:56 mengenyangkan seluruh penduduk Indonesia 12:58 terhadap apel. Ya, makanya pintu terbuka 13:01 kepada semua negara yang bisa mengekspor 13:04 apel ke Indonesia. Mau Jepang, mau Cina, 13:07 mau Australia, mau New Zealand, mau 13:09 Amerika, mau Argentina, semuanya 13:10 terbuka. Dan kita akhirnya bisa 13:13 menikmati apel dari Amerika, bisa 13:15 menikmati apel dari Cina atau Fuji atau 13:18 bisa menikmati apel dari Afrika Selatan, 13:20 dari Australia dan lain sebagainya ya. 13:24 Tersedia setiap saat dengan harga yang 13:26 terjangkau. Nah, ini salah satu daripada 13:30 ee manfaat perdagangan yang diperoleh ee 13:34 negara yang melakukan perdagangan 13:35 internasional. Nah, semangat yang 13:37 dilakukan oleh Pak Trum ini kan berbeda 13:39 dari tekbook ya. Saya sendiri bingung 13:42 sebetulnya bagaimana seorang presiden 13:46 yang sebelum dia jadi presiden di 13:47 Amerika, Amerika Serikat sebagai negara 13:50 pembela ya, 13:52 panglima utama, pembela perdagakan 13:55 bebas. Ada Apek kalau dengan Indonesia 13:58 ini Apek ya, Asia Pacific treat itu ya, 14:01 Apek ya. Kemudian ada NAFTA, Amerika 14:04 Utara. Nah, ini semuanya adalah 14:06 panglimanya Amerika dan Apek ataupun 14:09 NAFTA dan lain sebagainya. Ini 14:10 sebetulnya adalah bentuk daripada 14:13 perdagangan internasional yang bebas ya, 14:16 yang bebas dalam arti kata bahwa ee 14:20 semua yang terlibat di dalam keanggotaan 14:23 apek atau NAFTA ingin supaya tarif itu 14:25 enggak ada. 14:27 Dengan adanya tarif itu enggak ada atau 14:29 minimal, maka arus barang dan jasa itu 14:32 akan bisa masuk ke anggota anggota 14:35 NAFTA, anggota apek itu dengan baik 14:37 sehingga masing-masing negara itu bisa 14:39 terangkat ekonominya. Ya, itu. Tapi apa 14:42 yang dilakukan ini bertentangan 180 14:44 derajat dengan tektbook itu. Nah, yang 14:47 saya heran adalah kenapa ahli-ahli 14:51 ekonomi Amerika yang mendapat hadir 14:52 Nobel tidak menulis, 14:55 tidak membikin podcast yang menunjukkan 14:58 bahwa perang Tarif yang dikomandani oleh 15:01 Pak Tram ini berbahaya bagi mereka 15:03 sendiri. Kenapa enggak ada yang bilang 15:05 begitu? Ya, coba kita lihat dari ee ahli 15:09 ekonomi yang mendapat hadiah Nobel 2024, 15:12 2023 15:14 sampai 2001 lah misalnya yang masih e 15:18 mereka-mereka ini pendobrak dan pembela 15:20 utama perdagangan bebas ya. Tetapi saya 15:23 enggak lihat tulisannya atau makalahnya 15:26 atau jurnalnya atau apa. Mungkin saya 15:27 tidak tahu bagaimana tapi setiap hari 15:30 saya membros itu enggak ada. 15:33 Saya ingin mendengarkan opini mereka. 15:35 [berdehem] Ya. Ya. Yang saya lihat itu 15:38 cuman Pak Prof. Dr. Richard Wolf. 15:41 H. 15:42 Kemudian apa ini Syekh nih eh Jefri. 15:47 Jefri Sek yang menjadi penasihat 15:50 danantara ya. Itu yang paling banyak ya. 15:54 Nah, yang lain-lain tuh saya enggak 15:55 begitu lihat ya. Ini paling vokal ya. 15:58 Oleh karena itu, maka saya juga 16:00 bertanya-tanya termasuk pengarang buku 16:02 yang terkenal International Trade itu 16:04 namanya 16:06 Malteades Sakoliit. H 16:09 itu bukunya saya menjadi eh textbook 16:12 saya ketika saya belajar International 16:15 Trade and Finance, tapi juga enggak 16:17 enggak ada opini dia terhadap ee 16:20 bagaimana reaksi dia terhadap pernyataan 16:22 Trump ini. Ya, 16:24 aneh sekali. termasuk bagaimana anggota 16:27 kongres Amerika sendiri 16:28 i 16:29 yang tidak blak-blakan menentang Trump. 16:31 Seolah-olah Trump ini kereta api yang 16:34 tidak bisa dihentikan ya gitu ya. Jadi 16:38 apa namanya ee wacana tentang bagaimana 16:42 secara ilmiah ini ditentang lewat 16:44 akademi itu kurang rasanya kurang kurang 16:47 banyak ya walaupun Amerika adalah 16:50 produsen 16:52 hadiah Nobel di bidang ekonomi tiap 16:55 tahun mereka dapat ya termasuk 16:57 kedokteran termasuk fisika dan lain 17:00 sebagainya tapi ee sayang sekali tidak 17:03 banyak ya ee tulisan atau opini ataupun 17:06 podcast lah misalnya nya itu yang yang 17:08 kita dengarkan tentang bagaimana reaksi 17:11 mereka terhadap ee perang tarif yang 17:14 dikomandani oleh Pak Tram ini yang 17:16 bertentangan 180 derajat dengan 17:18 tekbooknya 17:19 itu ya. Jadi ee ini sangat parah ya 17:23 parah sekali tidak ada contoh 17:25 di sejarah bagaimana tarif seperti ini 17:29 terjadi. 17:30 Yang kedua adalah bahwa 17:32 Trump adalah salah satu presiden Amerika 17:34 yang paling kaya. Konon katanya dia 17:38 kekayaannya itu setara dengan 400 miliar 17:42 dolar. 17:43 H 17:45 tinggi tinggi banget itu. 17:46 Tinggi 17:47 ya. Jadi enggak butuh gaji sebagai 17:48 presiden Amerika. Nah lah begitu juga 17:53 penasihatnya Elon Mas ini terkaya di 17:55 dunia. Jumlah kayanya enggak enggak 17:57 terhitung lagi. 17:58 I. Nah, dua-dua ini mungkin di balik itu 18:01 juga ada mestinya Bos Apel, Bos ee 18:05 teknologi tinggi Amerika, Boeing, 18:08 kemudian 18:10 logit, ya. Enggak mungkin diam ya, pasti 18:14 di belakang ini gitu ya. Nah, ada 18:17 sebagian analis yang mengatakan bahwa 18:20 ini adalah oligarki, oligarki tapi 18:23 kaya-kaya 18:24 h 18:24 yang ingin mengubah mengubah dunia 18:26 menurut mereka. Dan karena mereka 18:29 melihat modal modal kekayaan begitu 18:31 besar dikiranya gampang. Mereka akan 18:34 gampang e membuat kebijakan yang sesuai 18:37 dengan keinginan mereka tetapi 18:39 bertentangan dengan sebagian besar 18:41 keinginan masyarakat dunia. 18:43 Bukan hanya Amerika, dunia. Nah, 18:46 ternyata apa yang mereka lakukan ini 18:48 yang sudah di terjemahkan dalam 18:51 kebijakan Trump ini bertentangan dengan 18:55 general interest ya. 18:57 kepentingan umum dari rakyat Amerika 18:59 sendiri, rakyat Kanada, rakyat Meksiko, 19:02 rakyat Cina, termasuk kita rakyat 19:04 Indonesia. Ya, karena itu maka kemudian 19:06 terjadi penolakan ya karena ini ee 19:10 mereka mulai sadar bahwa ini adalah di 19:12 balik ini adalah ada rencana yang sangat 19:14 besar yang di yang dimotori oleh 19:18 orang-orang kaya Amerika. 19:20 itu makanya dia menganggap gampanglah 19:23 kita itu mengatur-ngatur karena 19:25 ee apa namanya modal mereka itu luar 19:28 biasa ya. Tapi ternyata tidak semudah 19:31 itu. Dan baru satu langkah saja mereka 19:34 sudah kena batunya bukan main ini. 19:36 Hm. 19:36 Tidak bisa melanjutkan kepada segmen 19:39 berikutnya. 19:40 Iya. Iya. Ya. Jadi kalau kita lihat 19:42 bahwa tarif itu kalau [berdehem][batuk] 19:44 kita lihat dari filosofinya 19:46 kenapa tarif perdagangan itu muncul 19:48 adalah untuk melindungi industri dalam 19:50 negeri. He. 19:51 Nah, Trump juga membaca data bahwa dalam 19:55 hal perdagangan internasional Amerika 19:59 itu babak belur. Kalau dibilang babak 20:01 belur ya. 20:02 Heeh. 20:02 Dengan mitra dagang yang paling dekat 20:05 semuanya defisit. Contoh misalnya 20:07 Heeh. 20:08 Jepang ya. Jepang itu kalau dari 23 2024 20:13 ini berkurang ininya defisitnya. He. 20:17 Ee defisit Amerika terhadap Jepang 20:18 berkurangnya dari 70 miliar menjadi 60 20:20 sekian gitu ya. Tapi yang 20:22 sebelum-sebelumnya misalnya 2019, 2001, 20:26 1996 dan itu bisa ratusan miliar 20:31 itu dulunya paling besar divisinya 20:33 dengan Jepang. 20:34 Iya. 20:34 sebelum Cina menjadi seperti sekarang 20:36 ini. Nah, sekarang defisit yang paling 20:39 besar itu sebenarnya dengan Cina. Bisa 1 20:41 tahun bisa eh 1 bulan aja bisa 1 tahun 20:44 bisa ini ratusan e miliar dolar ya. 20:47 Sekarang ini 2024 kemarin itu 100 20:50 berapa? 123 miliar kalau enggak salah. 20:52 Pokoknya ratusan ya. Dengan Vietnam saja 20:55 103 miliar. H 20:58 Vietnam dengan Indonesia kecil. Iya 21:01 sekecil ya. Enggak sampai mungkin kalau 21:03 dihitung setahun itu bisa kira-kira ee 21:08 10 15 miliar ya dapat ya 21:10 dengan Amerika saja. Ee belum lagi 21:13 dengan Kanada, belum lagi dengan Jerman, 21:15 belum dengan Finlandia, Irlandia, dengan 21:18 Meksiko dan lain sebagainya. Jadi kalau 21:20 di tootal defisit Amerika perdagangannya 21:24 saja itu nyaris 1 triliun dolar itu 21:29 900 sekian gitu ya. Nah, ini malu kan 21:32 ya? 21:33 Heeh. 21:33 Saya balik sama Presiden, masuk sih saya 21:36 mewarisi negara yang paling superp di 21:38 dunia. 21:39 Masuk perdagangan kita ini defisit ya. 21:43 Defisitnya enggak main-main ya. 21:44 Triliunan triliun dolar 21:47 ee dolar Amerika per tahun ini enggak 21:50 bisa diterima. Karena itu maka ketika 21:52 masuk ee ee gedung putih langsung jeder 21:56 bikin ee perang tarif sekian sekian 21:59 sekian. Ya, sebetulnya normalnya kalau 22:02 kita melakukan ee apa namanya apa 22:05 namanya kita ini mengalami defisit 22:07 dengan negara lain, kita itu adabnya, 22:10 aturannya atau ya commonsennya itu kita 22:13 itu ee reaksinya dengan Menteri 22:16 Perdagangan dulu. 22:17 Hm. 22:17 Ya, Marti Perdagangan menyatakan 22:19 begini-begini atau berkunjung ke negara 22:20 yang bersangkutan membicarakan kok 22:22 perdagangan kita begini. 22:24 Iya. 22:24 Bisa enggak kita kurangi? Ya gitu ya. 22:27 Bisa enggak kita atur bagaimana supaya 22:29 tidak terlalu besar? H 22:30 ya pakai itu. Tapi sekarang kan gak 22:32 langsung tunjuk hidung Trump tunjuk 22:35 Cina, tunjuk Jepang, tunjuk Jerman. 22:38 Presidennya aja ke mana itu? Ke gedung 22:41 putih diejek-ejek enggak dihormati 22:43 sebagai presiden. Lailahaillallah. Ya, 22:45 jadi ini aturan sudah enggak ada lagi ya 22:48 gitu loh 22:49 ya. adabnya harusnya seperti itu. 22:53 Berdialog dulu dengan menteri 22:55 perdagangan masing-masing membicarakan 22:56 langkah bagaimana kita memberikan solusi 22:59 terhadap masalah ini. Gitu kan yang ada 23:02 sebelum-sebelum ini. 23:04 Tapi Trump tidak begitu tidak ambil 23:05 pusing ya. Siapa yang dihadapi ya. 23:08 Nah, ini membuat satu sesi lagi etika 23:11 [berdehem] internasional ini dilanggar 23:14 habis-habisan ya. dilanggar 23:17 habis-habisan dan tidak menghormati 23:18 bangsa lain seperti itu. Maka bangsa 23:20 kayak Cina ya meringkung 23:23 ya. Apalagi bahasa yang dipakai itu 23:25 betul-betul bahasa istilahnya dalam 23:27 bahasa bahasa preman. 23:29 Iya. 23:29 Bahasa kampungan ya. Seburuk-buruk 23:31 bahasa dalam konteks ee internasional 23:34 yang harusnya kita harus mendukung atau 23:37 menghormati adab-adab negara lain. Nah, 23:40 kalau enggak begitu ya sudah. Jadi 23:42 dimensi yang seperti ini menimbulkan 23:44 kedengaran lebih cepat. He. 23:46 Nah, jadi akhirnya apa? Akhirnya 23:49 keinginan Trump yang super cepat ingin 23:52 agar supaya semua negara yang ee yang 23:55 melakukan perdagangan kepada dia dan 23:57 Amerika mendapat defisit ingin dibalik 1 24:02 hari semalam maunya maunya begitu ya. 24:06 Ini enggak ada ceritanya. Tapi yang saya 24:08 juga heran, tidak ada satuun 24:11 ee profesor atau akademisi yang mencoba 24:14 untuk menjelaskan bahwa ini keliru. Dan 24:17 saya juga heran kenapa 24:19 penasakan ekonomi Trump ini berpikir 24:21 begitu. Kan tidak ada dalam konteks 24:24 teksbooknya itu enggak ada. 24:26 Apakah mereka belajar di Mars apa di 24:28 bulan ya enggak tahu kita ya. Karena 24:31 tekbook itu enggak mendukung satu pun 24:32 enggak ada ya. Jadi kita jadi ee makanya 24:36 disebut oleh sebagian orang ini idiot. 24:39 Ideot dalam pengertian bahwa apa yang 24:41 dilakukannya bertengkan dengan common 24:43 sense 24:43 he 24:44 dengan general interest dengan 24:46 kemaslahatan umum dan lain sebagainya 24:49 ya. Jadi ee intinya adalah bahwa eh 24:53 Trump ingin make Amerika apa? 24:56 Great again. 24:56 Great again. I 24:58 itu keinginannya. Tapi caranya tidak 25:01 tepat. 25:03 Ya, kita minum dulu ya. 25:04 Iya. Iya. 25:06 Dari kebijakan itu Pak Ustaz ya, kenapa 25:09 ya tadi Amerika Serikat itu begitu 25:10 ngotot menaikkan tarif jika kemungkinan 25:14 besar justru rakyatnya itu dirugikan 25:18 gitu. 25:18 Terus kita juga lihat sebenarnya 25:20 bersangkutan dengan negara yang 25:22 menaikkan tarif ini untung ruginya itu 25:25 bagaimana tuh Pak Ustaz? Apakah akan 25:26 lebih makur atau bagaimana? 25:28 Sebetulnya dari semenjak pernyataan 25:31 pertama orang yang sudah pernah belajar 25:35 international trade ya tahu bahwa 25:39 apa yang diinginkan Trump itu enggak 25:40 akan terwujud. 25:41 He 25:42 enggak akan terwujud ya. Make Amerika 25:46 great again itu kalau sebagai orang 25:50 nasional Amerika itu bagus. Apa itu 25:52 namanya? Ee sambuyoan itu bagus 25:55 menimbulkan semangat. Tapi how to do, 25:58 bagaimana dia melakukannya itu? 26:00 How 26:01 ya, hownya itu kan enggak semua orang 26:03 bisa. 26:04 He 26:04 ya. Caranya pelan-pelan enggak bisa. 26:06 Misalnya kalau ingin sekarang Amerika 26:08 mau bikin ee pusat apa pembuatan 26:11 semikonduktor di Amerika. 26:13 Hm. semi konduktor itu sebetulnya kan ee 26:18 ke keunggulan mereka di situ, tapi dia 26:21 hanya keunggulannya itu desain. H 26:23 kayak misalnya apel ya, Apple bikin ee 26:27 Jeep sendiri tapi yang mengerjakannya 26:29 bukan dia. Intel itu raja Jeep dari dulu 26:33 ya. Ya, 26:33 di Amerika Serikat kita tahu inside, 26:36 Intel Inside kan dulu kan kalau kita 26:38 beli komputer itu laptop Intel Inside HP 26:41 aja yang menggunakan chipnya Intel ya 26:44 Intel Inside begitu saking terkenalnya. 26:47 Tapi kan yang mengerjakan bukan Amerika 26:50 yang mengerjakan yang di Taiwan itu TMS 26:53 ya. 26:53 Hm. Taiwan semikonduktor ya, manufaktor. 26:59 Nah, itu itu yang membikin tapi yang 27:01 mendesain dia ya. Karena itu kenapa di 27:05 dibikin e pembuatannya di Taiwan? Karena 27:07 Taiwanlah yang punya supply chain untuk 27:09 membuat ee semikonduktor atau cip itu 27:12 dari S sampai Z sampai jadi gitu dengan 27:15 harga yang murah banget gitu. Kalau itu 27:17 dipindahkan ke Amerika sekarang itu 27:20 modalnya sangat besar dan tidak bisa 27:22 dilakukan oleh ee pekerja Amerika karena 27:25 pekerja Amerika belum dilatih untuk 27:27 melakukan itu. Ya. Nah, ini enggak 27:29 disadari oleh Pak Trump itu sehingga 27:31 berkali-kali usaha dulu kan waktu yang 27:33 Trump pertama juga pernah gitu kan apa 27:36 itu namanya ee peletakan batu pertama 27:39 bikin pabrik cip ya sampai sekarang 27:41 enggak ada enggak enggak wujud karena 27:43 apa? Karena ee TMSC atau ee penghasil 27:47 cip di luar Amerika itu tahu bahwa tidak 27:51 segampang itu ya. Walaupun modal ada 27:53 tapi itu akan bikin hal yang mahal ya. 27:56 Intinya seperti itu ya. Jadi tidak 27:58 gampang. Nah, kalau mau itu bertahap 28:01 bertahap gak bisa secepat itu. Nah, ini 28:04 enggak disadari. Karena itu maka make 28:06 America Great again itu simbol secara 28:09 politik itu nyaman, enak didengar. Dan 28:11 kita sebagai misalnya orang Amerika yang 28:13 nasionalis senang tetapi tidak bisa 28:16 dilakukan dalam sekejap ya semua orang 28:18 mengatakan demikian dan pada akirnya 28:20 seperti itu. Untuk sementara ini 28:23 bagaimanapun juga membikin semikonduktor 28:25 atau HP walaupun itu merek Amerika 28:28 tetapi akan lebih efisien kalau itu 28:33 dilakukan di Cina, dilakukan di Vietnam, 28:36 dilakukan di India, mungkin Malaysia. 28:40 Kalau Indonesia belum ke arah itu ya. 28:42 Ya, itu ya. 28:44 H 28:44 makanya ee apa namanya? Orang skeptis, 28:48 orang yang tahu ilmu tentang teknologi, 28:51 tentang how to manufaktur sesuatu itu ee 28:55 tahu bagaimana membuatnya itu skeptis. 28:58 Bukan hanya se enggak masuk akal apa itu 29:01 apa namanya Pak Trum itu ya. 29:04 Ya, enggak mungkin ya ee bisa membalik 29:08 seperti itu dalam sekejap. enggak 29:09 mungkin ya. Nah, ini dibahas juga di 29:13 dalam ee apa namanya ee perdagangan 29:16 internasional. Semua negara punya 29:18 keahlian yang tidak sama. Contoh 29:20 misalnya kita bisa membuat onde-de kan 29:25 kue 29:25 kue-unde itu orang barat bingung gimana 29:29 caranya. He 29:30 ya dengan rasanya yang enak ditutup 29:33 dengan toping dari 29:35 bingung ya. Tapi orang Indonesia dengan 29:37 merem aja bisa gitu ya. Iya. Begitu juga 29:40 orang apa namanya orang Amerika bikin 29:43 roket ya dengan marem bisa orang 29:44 Indonesia enggak bisa. Nah, ini 29:46 skill-skill ini tidak sama. Maka itu 29:48 perlu waktu untuk yang waktu yang lama 29:51 sekali untuk membuat skill ee dari 29:54 sumber daya manusianya bisa menguasai 29:56 hidup gitu. L 29:57 berapa tahun [berdehem] diperlukan oleh 29:59 Amerika untuk bisa membuat undi-undi 30:02 yang sama dengan undi-undi Indonesia. 30:04 Begitu juga sebaliknya. berapa lama yang 30:06 dipak dipakai yang perlu yang waktu 30:08 diperlukan oleh sumber daya Indonesia 30:10 untuk bisa membikin roket. Nah, itu 30:12 bikin buing kayak gitu lama ya. Nah, 30:16 gitu loh. Jadi ini yang tidak disadari 30:18 tapi ini yang di dibicarakan 30:21 di dalam ee kitab-kitab atau buku-buku 30:25 tentang perdagangan internasional. H. 30:26 He. 30:27 Oleh karena itu, maka suatu negara akan 30:29 menspesialisasikan bidang tertentu. 30:32 He. 30:32 Ya. Dan membiarkan bidang lain enggak 30:35 dikuasai ya. Kita fokus kepada spesies 30:38 ya, kepada rempah-rempah. Karena sumber 30:42 daya alam kita mendukung ke arah itu. 30:44 Iya. 30:44 Ya. Belanda datang ke sini untuk beli 30:46 pala. He. 30:47 Di Belandanya enggak ada. Mau 30:49 bagaimanapun juga tetap kita ungguli di 30:51 situ gitu loh. 30:52 Nah, rempah-rempah ini yang membuat 30:53 Indonesia terkenal dari zaman dulu ya. 30:55 yang tidak bisa dicopy oleh negara lain. 30:59 I makanya orang spesialisasi dalam 31:01 bidang itu ya. Nah, Belanda spesialis 31:05 dalam kemajuan teknik ya, manufaktur, 31:09 teknik macam-macam lah gitu yang kita 31:11 bisa impor dari dia. Nah, dengan cara 31:13 seperti ini maka perdagangan itu ada 31:14 basisnya 31:15 ya. Ya, kita impor ke Belanda, 31:18 rempah-rempah, Belanda ekspor ke sini 31:21 mesin-mesin dan lain sebagainya sehingga 31:23 kita bisa meningkatkan kesejahteraan, 31:25 ketemakmuran. Nah, ini yang oleh Pak 31:28 Trum ini mungkin karena dia enggak 31:29 pernah sekolah ya diip begitu saja ya. 31:33 Dikip begitu saja, 31:33 diskip begitu saja. Akhirnya bingung 31:35 semua orang. 31:36 Iya. Jadi tujuannya akan tercapai karena 31:40 dia tidak tahu bagaimana harus 31:42 mengimplementasikan dan semua profesor 31:45 juga menentang ini semua karena tidak 31:48 tidak masuk akal gitu. 31:49 Hm. Jadi dengan menaikkan tarif itu 31:52 sebenarnya kalau ada pertanyaan 31:54 ee sebuah negara supaya bisa suasembada 31:58 dalam segala hal terus tidak lagi 32:00 membutuhkan peran negara lain sebenarnya 32:02 sulit ya Pak Ustaz ya. 32:03 Ya sulit ya. Itu mungkin yang mau 32:05 dicapai dia kan 32:06 yang mau dicapai Amerika 32:07 make American again itu artinya Amerika 32:10 sembah-sembah dia dalam segala hal itu 32:12 biji sebetulnya ya mohon maaf ini 32:15 menunjukkan bahwa [berdehem] 32:17 beliau enggak paham tidak ada negara 32:20 yang betapaap pun hebatnya [berdehem] 32:22 swasembada dalam segala hal mau dia 32:25 Amerika mau Cina Cina sekarang pun 32:27 enggak suas sembada dia bikin apa-apa 32:29 impornya kan dari sini besi dari 32:31 Indonesia batuara dari Indonesia, bahan 32:34 baku, kelapa, sawit dan lain sebagainya 32:36 di dari Indonesia. 32:38 Heeh. 32:38 Tidak bisa tumbuh di sana. Tumbuh tapi 32:40 enggak sehebat tumbuh di sini karena itu 32:43 tumbuhan tropis. Ya. Ya. 32:44 Heeh. 32:45 E tapi dia mengimpor bahan baku kemudian 32:50 manufaktur di sana dijual ke Indonesia 32:54 lah. Sama dengan yang ditujukan di apa 32:57 itu YouTube yang ee tas-tas yang 32:59 mahal-mahal itu ya. Iya. 33:01 W kan harganya 30.000 000 dolar. Kalau 33:03 di Amerika, di Eropa, ternyata orang 33:05 Cina sendiri yang memproduksi itu ini 33:08 berapa 33:09 untuk membatasi ini? Termasuk bahan 33:12 baku, termasuk sumber daya manusia buru 33:14 dan lain sebagainya kurang lebih 1$.000 33:16 dolar. 33:19 Dijual di Italia atau di Prancis 30.000. 33:23 Masyaallah. Hanya karena ada brand saja, 33:26 ada logo saja ya. Jadi ee sebetulnya 33:31 yang yang bisa membuat siapa? Cina ya. 33:34 Tapi Cina kan mengambil bahan bakunya. 33:36 Mungkin kulitnya dari India atau dari 33:38 Pakistan atau dari Australia enggak 33:40 masalah. 33:41 Tapi mereka bikin 33:44 yang cantik sekali sesuai dengan standar 33:46 lah gitu. 33:47 Kemudian dia bikin tinggal jahit saja ya 33:49 desainnya mungkin dari sana ya. Jadi 33:51 makanya di sini ee kalau kita ngikutin 33:54 perdagangan internasional semua orang 33:56 itu semua negara yang terlibat itu 33:58 untung. Heeh. 33:59 Ya. Sepatu naike misalnya itu dari mana? 34:02 Naike dari Amerika ya. 34:03 Heeh. 34:03 Ya. Dibuat di Tangerang misalnya. 34:06 Penduduk Tangerang dapat upah dari 34:08 pabrik yang dia kerja di situ. He. 34:10 Ya. Walaupun sebetulnya tidak semuanya 34:13 dibuat di situ ya. Sulnya diambil dari 34:16 mana, ininya dari mana dan lain 34:17 sebagainya. Terus 34:19 takerangnya yang memproduksi bagian 34:21 apanya gitu loh. Nanti ngecapnya naik ke 34:23 ini siapa gitu. Nak, pokoknya banyak 34:26 negara, mungkin ada 30 negara yang 34:27 terlibat untuk membuat sepatu ini aja. 34:29 Tapi masing-masing ini mendapatkan ini, 34:33 mendapatkan apa? Pendapatan karena dia 34:36 melakukan kontribusi terhadap pembuatan 34:38 sepatu. Ya, begitu juga kan kayak kita 34:42 membuat mobil Toyota. Toyota itu 34:44 walaupun pabriknya di mana? Di Sunter 34:47 atau di di 34:50 Cikampek ya? 34:51 Ya, 34:52 Bekasi Timur ya. Tetapi enggak semuanya 34:54 di bawah sini. Mungkin ee besinya dari 34:57 Krakat Steel ya. He. 34:59 Tetapi ada beberapa hal yang diambil 35:01 dari Thailand, diambil dari Jepang itu 35:03 sendiri, diambil dari Cina. Saya juga 35:06 tidak tahu berapa persen yang penting 35:08 enggak 100% itu buatan sini ya. 35:10 He. 35:10 Jadi masing-masing negara yang 35:12 kontribusi terhadap pembuatan Toyota ini 35:15 akan mendapatkan keuntungan. Ya, dalam 35:17 pengertian dia mendapatkan bagian dari 35:20 ee cost yang yang dipakai untuk membuat 35:23 itu dan itu akhirnya berguna bagi negara 35:26 yang bersangkutan. Nah, sekarang kalau 35:27 ini di dihilangkan maunya semuanya di 35:31 Amerika 35:32 berkahnya enggak ada. [tertawa] Kalau 35:34 dalam bahasa kita itu berkahnya enggak 35:35 ada 35:36 ya diambil sendiri dan itu tidak mungkin 35:39 ya 35:40 perkakas untuk membuat pabrik itu enggak 35:43 mungkin Amerika buat sendiri ya bisa 35:45 diambil dari Cina kebanyakan. termasuk 35:47 dari Spanyol, termasuk dari Jerman dan 35:49 lain sebagainya. Kemudian bahan baku 35:52 yang enggak sehebat Amerika apapun ya ya 35:54 besinya enggak dari Amerika semuanya ya. 35:57 Platinum e apa itu namanya pen apa yang 36:00 logam-logamnya itu ya semondukturnya 36:03 juga enggak enggak enggak diambil dari 36:05 semuanya dari dari Amerika enggak 36:07 mungkin ya. Dan kalaupun itu terjadi 36:09 mungkin enggak terjual. 36:11 Nah, sangat mahal jadinya ya. Sangat 36:13 mahal ya. Karena itu maka sebagai 36:17 hal-hal yang lumrah kita ketahui adalah 36:19 bahwa tarif yang dipajang atau dinaikkan 36:23 oleh suatu negara itu tujuannya antum 36:25 melindungi industri sendiri 36:27 dan itu enggak mahal-mahal kecuali ee 36:29 tidak akan mahal-mahal tidak 36:30 tinggi-tinggi seperti sekarang itu. Yang 36:33 penting basis daripada perdagangan 36:35 internasional ini masih jalan walaupun 36:36 ada tarif 36:37 ataupun dipakai untuk apa namanya ee ya 36:41 memang untuk melindungi ee industri 36:43 dalam negeri tetapi juga tujuannya itu 36:45 tidak mematikan perdagangan gitu loh. 36:47 Karena ini tujuannya mematikan ya 36:49 bagaimana 100% tarif kalau misalkan 36:52 sepeda motor dari Indonesia diekspor ke 36:54 Amerika harganya ini 1$.000 dolar 36:56 misalnya dengan tarif 100% ya kan jadi 36:59 2.000 siapa yang mau beli? 37:03 Di Amerika juga enggak ada yang mau beli 37:04 ya. Loh, kemarin 100 eh 1000 kok 37:06 sekarang jadi 2.000. Gimana itu? Padahal 37:09 sama persis gitu. 37:10 Akhirnya nunggu ah jangan beli sekarang. 37:13 Akhirnya apa? Basis perdagangan itu 37:16 runtuh 37:17 karena tarik. 37:18 Karena tarik. 37:19 Iya. Nah, lalu bagaimana, Pak Ustaz? 37:22 Ekonomi Islam melihat secara umum 37:24 perdagangan internasional dan perannya 37:27 adalah meningkatkan kemakmuran ekonomi? 37:31 Oh, itu. Jadi kalau dalam pandangan 37:34 ekonomi Islam itu sebetulnya kita lihat 37:36 sejarah dulu ya. 37:39 [berdehem] Karena ini lebih baik kita 37:41 melihat sejarah ee sebelum kita menjawab 37:44 itu. Sejarahnya itu ada di dalam surah 37:48 Quraisy ya. 37:50 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 37:52 liilafi Quraisy ilfihim 37:56 rikhlatasita wasif 37:59 ila akri ayah 38:01 ada seorang 38:03 penulis saya profesor dari Prancis ya 38:06 menulis tentang kebiasaan orang Arab ini 38:08 dalam buku yang berjudul 38:11 Ilaf 38:13 judulnya Ilaf orang Perancis bahasanya 38:15 bukunya bahasanya juga bahasa Prancis 38:18 jadi beliau ini 38:21 meneliti 38:22 arti daripada Ilaf 38:25 dan bagaimana itu memberikan jejak 38:28 kepada kita untuk mengetahui perdagangan 38:31 internasional yang dilakukan oleh zaman 38:34 pra Islam sampai setelah Islam. 38:37 H 38:37 ya cukup satu kata ilf ya. Ilaf itu 38:42 artinya kebiasaan sebenarnya dalam 38:44 bahasa Arab arti kebiasaan tapi ilfihim 38:47 yaitu kebiasaan orang Quraisy itu apa? 38:49 Rhlatasita. 38:51 Iya. 38:52 perjalanan perdagangan sita pada musim 38:56 panas eh musim dingin wasaif dan musim 38:59 panas ya dalam setahun terjadi dua kali 39:02 perdagangan ee yang dilakukan oleh orang 39:06 Arab untuk memenuhi kemakmuran mereka h 39:10 yaitu rikhla asyita wasif yaitu 39:13 perjalanan dagang pada musim dingin dan 39:15 musim panas. Kalau musim dingin ini ke 39:17 Yaman, musim panas ke Palestina, ke apa 39:21 itu ya? Saya Palestina ya. 39:23 Ya, ke Syam. 39:27 Nah, setelah diteliti 39:29 ada juga beberapa yang saya baca dalam 39:31 buku apa ini ya ee 39:35 apa namanya tentang Kapitalis Islam ya. 39:39 Kapitalisme Islam itu yang dulu kita 39:40 pernah siaran ya. Iya. Iya. itu 39:42 diceritakan bahwa memang tidak ada 39:45 catatan dari Romawi atau Yunani tentang 39:48 bagaimana orang ini berd orang Arab itu 39:50 berdagang. Yang ada itu adalah catatan 39:53 orang Yunani atau Romawi terhadap Mesir. 39:55 Kalau itu banyak sekali sumbernya. 39:57 Baik dari ee sejarah rodotus dan lain 39:59 sebagainya itu mencatat. Tapi kalau 40:01 untuk yang Arab sendiri itu amat jarang 40:05 sumber-sumber yang mengatakan demikian. 40:07 Nah, Al-Qur'an memberikan penjelasan 40:10 dalam surat Quraisy itu bahwa 40:12 orang-orang Arab ini sebetulnya bisa 40:16 bertahan hidup karena melakukan apa yang 40:19 kita sebut sekarang ini international 40:22 treat, H 40:23 yaitu perdagangan internasional. tanpa 40:26 perdagangan internasional yang dilakukan 40:27 oleh orang Arab. Katanya mustahil 40:30 suku-suku Arab, bangsa Arab ini bisa 40:32 bertahan karena 40:36 kerasnya iklim yang dia miliki tidak 40:39 mampu memberikan semua kebutuhan mereka. 40:42 Hm. 40:43 Misalnya tekstil mereka enggak bisa 40:45 tekstil enggak bisa ee apa namanya 40:49 industri loga metalurgi untuk bikin 40:51 senjata, pedang, panah dan sebagainya 40:54 itu kebanyakan bahan bakunya kan diambil 40:58 dari luar ya. Dan itu bisa dilakukan 41:01 dengan menggunakan 41:03 wasib tadi. 41:04 He. 41:05 Jadi intinya 41:07 bahwa perdagangan internasional dalam 41:09 Islam itu sudah terjadi dari dulu bahkan 41:12 sebelum Islam. Ya, itu ini diperjelas 41:17 lagi oleh bukunya 41:20 ee Syekh 41:22 ee saya lupa ee Abu Zarah Muhammad Abu 41:26 Zarah dalam buku kecil yang berjudul 41:29 Muhammad Abar 41:30 Ariba. Dia beliau menulis tentang riba 41:33 kecil Qutaibah ya. ee Syekh Abu Zahro 41:35 ini. Nah, saya sudah baca dan itu 41:39 di dalam keterangannya menjelaskan bahwa 41:43 bagaimana orang Arab bisa bertahan hidup 41:44 ya padahal hidup di padang pasir. 41:46 Heeh. 41:48 Inna apa itu disebabkan karena apa 41:51 namanya? Karena mereka melakukan 41:52 perdagangan internasional dan 41:54 perdagangan internasional itu 41:55 melilakukan antar negara jaraknya 2000 41:58 km. H 41:59 juga Makkah itu ke Syam ya sampai 42:02 Palestina itu kalau dihitung ya 2000-an 42:04 kilometer. Begitu juga ke Yaman Son 42:07 misalnya 42:08 sana 42:09 I sana misalnya itu itu ribuan kilometer 42:12 juga. Nah itu semuanya mereka lakukan 42:14 dalam rangka untuk bertahan hidup ya. 42:16 Jadi ada contoh ada contoh. Maka di sini 42:18 bisa kita simpulkan [berdehem] bahwa 42:21 dengan adanya perdagangan internasional 42:23 yang lancar 42:25 maka semua orang dari zaman dulu sampai 42:28 sekarang itu bisa bertahan hidup. Ya lah 42:32 ini perdagangan internasional oleh Pak 42:33 Trump dikasih pajak yang begitu tinggi. 42:36 Dikasih tarif 100% lebih. 42:39 Heeh. 42:39 Enggak masuk di akal. Ikut siapa dia 42:42 ini? Enggak ada sunahnya itu. [tertawa] 42:44 Enggak ada sunahnya. Enggak ada contoh, 42:46 maksudnya 42:48 enggak ada contohnya di masa lalu. Nah, 42:50 karena itu maka kalau saya lihat dari 42:52 opini ekonomi Islam ya, sesungguhnya 42:56 kita ini hidupnya berdagang. 42:59 Maka dalam salah suatu salah satu hadis 43:01 dikatakan bahwa Allah memberikan rezeki 43:05 9/10. 43:06 Heeh. 43:06 Dengan perdagangan. 43:07 Dengan perdagangan. 43:08 Iya. Nah, di sini perdagangan bisa 43:10 perdagangan lokal, 43:12 bisa perdagangan internasional. 43:13 [berdehem] 43:14 I. Tapi contoh dalam seara internasional 43:18 karena bangsa Arab itu tidak punya 43:21 industri tekstil. 43:22 Hm. 43:23 Dan seterusnya semuanya impor dari 43:25 India. India dari Cina misalnya, 43:27 kemudian dari Rumawi, dari Mesir, dari 43:30 negara-negara Mediterania pada waktu 43:32 itu. Nah, akhirnya Arab setelah Islam 43:35 datang, perdagangan internasional jadi 43:38 lebih hebat lagi, volumenya lebih banyak 43:41 lagi. Maka kemudian kemajuan yang 43:43 disebabkan karena perdagangan 43:45 internasional itu membuat daulah 43:47 islamiah, baik itu misalkan ee yang ada 43:51 di Damaskus maupun di Baghdad. He 43:53 itu menjadi kekhilafan yang paling kaya 43:57 di dunia ya. Menghalalkan Eropa, 44:00 menghalalkan Mesir ya, 44:02 mengalahkan India dan lain sebagainya 44:03 itu dalam waktu kurang dari 100 tahun 44:05 ya. Ya, Umayyah, Abbasiyah, kemudian 44:08 yang di Mesir, kemudian yang di Andalus 44:11 semuanya itu adalah ee terjadi atau 44:15 memberikan dampak ekonomi yang sangat 44:17 besar kepada kemakmuran lewat 44:20 perdagangan internasional gitu. 44:22 Hm. Makanya ee saya sendiri ya me 44:26 menentang kalau perdagangan 44:29 internasional itu ditaripi, 44:31 bukan ditari yang enggak masuk akal ya. 44:34 Tarif-tariplah untuk melindungi industri 44:36 di dalam negeri. Tapi tarif itu 44:39 sayugianya harus tetap bisa membuat 44:42 pertukaran barang dan jasa tetap lancar 44:46 gitu. 44:47 Baik, Iwan Ahot, kami mengundang Anda 44:49 untuk bergabung. Silakan sampaikan 44:51 pertanyaan ataupun komentarnya ke nomor 44:52 WhatsApp Rasil di 0811999720. 44:58 Kami akan kembali. Tetaplah bersama 45:00 kami. 45:06 [musik] 45:16 [musik] 45:27 Radio Silot Terrahim dan Rasil TV untuk 45:29 Islam 1. Ihwan Afhwad yang dirahmati 45:31 Allah subhanahu wa taala. Terima kasih 45:32 masih bersama kami dalam kajian ekonomi 45:35 Islam. Kita mengat topik mengenai 45:38 perang tarif 45:41 yang memicu 45:43 perang dunia menurut ekonomi Islam. Kita 45:46 melihat perkembangannya juga ini 45:48 bagaimana ikhwan akhwat menyampaikan 45:50 pertanyaannya. 45:53 Kita ke Pak Iskandar ya, Pak Ustaz ya. 45:55 Asalamualaikum warahmatullahi 45:56 wabarakatuh. 45:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 45:59 wabarakatuh. 45:59 Izin bertanya, Pak Ustaz. Ini tentang 46:03 merek atau brand sebuah produk kosmetik 46:07 yang sedang ramai beberapa waktu lalu 46:11 karena menggunakan produk Cina dengan 46:15 harga Rp2.000, R.000, tapi kemudian 46:19 dikasih brand lalu dijual ke konsumen 46:23 dengan harga sampai Rp600.000. 46:27 Seandainya benar hal ini, bagaimana 46:29 menurut ekonomi Islam, Pak Ustaz? Mohon 46:32 pencerahan. 46:33 Terima kasih, Pakar atas ee pertanyaan 46:37 dan sharing-nya dalam acara kita. 46:41 [berdehem] 46:41 Ee jadi ini kalau saya formulasikan 46:46 persoalannya adalah brand kosmetik 46:49 made in China 46:51 satu pis harganya Rp2.000. He. 46:54 Orang ini impor dari Cina. 46:56 Iya. Iya. 46:57 Terus ngasih ngebrand sendiri. 46:58 Dia bikin brand sendiri. Brand sendiri. 47:00 Dijual 47:01 terus dijual kepada orang lain harganya 47:04 R.000. 47:05 R00. Wah. Ya, ini jadi persoalannya di 47:08 sini boleh enggak kita mematu harga 47:10 segitu? 47:11 Ini kayaknya skinc skincare-an gitu, 47:13 Ustaz. [tertawa] 47:14 Jadi ini orang yang mengimpor itu sudah 47:18 berusaha ya, tidak usahanya kalau untuk 47:20 berdagang ya. 47:22 Karena itu dia berhak untuk mematu 47:24 harga. Gak mungkin dia itu impor dari 47:26 Jina R.000, dia jual juga R.000. Enggak 47:28 mungkin. 47:29 Itu namanya ee enggak bisa berdagang ya. 47:33 Jadi karena di dalam Islam ini tidak ada 47:35 ukuran, seberapa persen seharusnya saya 47:37 ngambil untung daripada jualan saya. 47:40 Saya tahu persis ini harga pokoknya atau 47:42 cost of production-nya itu 47:44 R000 Rp2.000 per bisnis. 47:47 Nah, tapi kan saya ada usaha lain. 47:49 Pertama usaha saya adalah menge-brand. 47:52 Iya. 47:52 Ya, 47:53 tadi di masih kosong enggak ada brandnya 47:55 kan. 47:55 Jadi kita bikin brand kita brand. 47:58 Nah, kita kasih logo kita. He. 48:00 Kemudian kita kemasan kita lah itu ada 48:02 ongkosnya kan 48:03 ya. Katakanlah mungkin saat ee Rp2.000 48:05 juga misalnya per bisnis ya. 48:07 Jadi total yang dia keluarkan dari usaha 48:11 itu sebenarnya 4.000 48:12 ya 48:13 atau katakan kita kita ekstremkan 10.000 48:16 misalnya. 48:17 He. 48:17 Jadi dia ada usaha injeksi modal ke 48:20 dalam ee barang ini sebanyak Rp8.000 48:24 per bis ya. 48:25 Ya. Dia cost produksinya itu adalah 48:28 Rp10.000 ya. Panteskah saya mengbrand 48:32 ini dengan menjual sampai Rp600.000? 48:34 Memang di dalam syarah enggak ada enggak 48:36 ada ketentuan tuh berapa? 100% kah? 48:38 Kalaupun 100% kan paling Rp20.000. 48:41 Iya. 48:41 200% 48:43 R30.000. 48:44 R.000 48:44 lah. Kalau 600% ya 48:46 R.000 48:47 ini 48:48 H 48:48 ya diatur tanya kepada diri sendiri. H 48:53 saya berbuat ee zalim kepada pembeli 48:56 saya atau tidak? Ya, itu karena memang 48:59 tidak ada aturan berapa ini. Tapi kalau 49:02 hargaan samp.000 49:05 lah itu luar biasa. Itu berapa persen 49:07 itu ya? 49:08 H 49:08 ribu-ribu persen itu ya. Ya, karena itu 49:11 maka 49:13 kita kembalikan kepada ee apa namanya? 49:17 kepada hati nurani dia. Yang kedua ya 49:21 ini 49:22 orang yang menjual dengan cara seperti 49:24 itu berpikir bahwa dia monopoli. 49:27 Hm. 49:27 Artinya dia melihat bahwa pasar ini 49:29 enggak ada yang produksi yang sama gitu 49:30 loh. 49:31 Iya. 49:31 Ya, maka dia semaunya mematu harga. 49:35 Tapi kalau pasar ini bentuknya tidak 49:38 monopolis 49:40 misalnya semi apa namanya bukan 49:43 oligopoli ee 49:46 tidak sempurna ya tidak persaingan tidak 49:49 sempurna misalnya maka dia akan ada 49:51 lawan ada lawan lah kalau lawannya cuma 49:53 menjual Rp20.000 Ibu. 49:55 Heeh. He. 49:55 Ya, dia telah salah meletakkan harga 49:59 sehingga konsumen itu akan menjadi kapok 50:01 dan tidak mau berbelanja kepada dia lagi 50:04 karena barang sama ditawarkan oleh 50:06 kompetitor yang lain itu Rp20.000. Ya. 50:09 Dan jadi ini orang tidak begitu ngerti 50:12 berdagang ya. Karena menurut yang dulu 50:15 saya saya baca dalam kitab Ihya 50:18 Ulmuddin, Imam Ghazali itu mengatakan 50:20 bahwa 50:22 se se ya dia mengatakan bahwa memang 50:26 Islam tidak mematok harga berapa bagi 50:28 penjual untuk menjual barangnya, tapi 50:31 sebaiknya penjual itu tidak terlalu jauh 50:34 menjual barangnya dari harga pokoknya. 50:37 Ya, tidak terlalu jauh bahasanya begitu. 50:40 tidak terlalu jauh dari harga pokoknya 50:42 atau harga cost of production-nya. 50:45 Karena apa? Karena apabila dia melakukan 50:48 hal ini, menjual barangnya tidak terlalu 50:50 jauh dari ongkos produksinya, 50:52 katurat muamalatuhu, maka dia akan 50:54 banyak pelanggannya. Dengan ada banyak 50:57 pelanggan, maka terjadilah turnover yang 50:59 banyak, terjadi transaksi yang 51:01 terus-menerus dalam volume yang lebih 51:04 banyak sehingga [berdehem] keuntungannya 51:05 banyak walaupun dia tidak terlalu tinggi 51:07 mengambil harga. Nah, ini sebetulnya 51:10 inilah dagangan yang dilakukan oleh Cina 51:12 ya. 51:12 Iya. 51:13 Kita lihat bahwa mobil Cina ya 51:15 tampilannya lebih baik daripada mobil 51:16 yang ada tapi harganya lebih murah. 51:18 Harganya lebih murah. 51:19 Semua begitu. HP lebih murah daripada 51:22 negeri mana pun yang memproduksi. 51:24 Iya kan? 51:25 Sampai sekarang begitu. Nah, yang 51:27 melakukan nasihat daripada perdagangan 51:29 menurut Imam Ghazali ya Cina ya. 51:32 Bukannya kita malah ya kita malah 51:33 inginya setinggi-tinggi harganya. Begitu 51:36 kita beli, akhirnya orang kakok dan 51:38 enggak akan ada mau beli lagi. Iya. Iya. 51:41 Iya. 51:41 Selanjutnya, Pak Ustaz dari hamba Allah 51:43 di Kalimantan. Asalamualaikum 51:45 warahmatullahi wabarakatuh. 51:46 Waalaikumsalam warahmatullahi. 51:47 Terima kasih atas uraiannya, Pak Ustaz. 51:50 Melihat kebijakan Donald Trump, apakah 51:53 ini sebagai 51:55 pertanda akan runtuhnya ekonomi Amerika? 52:00 Ataukah ini dampak dari perang Ukraina 52:04 yang merugikan Amerika juga gagalnya 52:07 Israel untuk menguasai Gaza Palestina. 52:12 Kalau situasi sekarang ini apakah ee 52:15 menyebabkan keruntuhan orang e Amerika, 52:18 negara Amerika atau imperium Amerika ini 52:21 banyak yang mengatakan demikian. 52:22 Misalnya saja kita lihat ee pendapat 52:26 Profesor 52:27 Richard Wolf. 52:28 Hm. itu banyak di YouTube itu ya. Ya, 52:31 beliau ini adalah ahli ekonomi Amerika 52:34 meskipun cara berpikirnya itu Marsis ya. 52:37 Jadi diberskan di Columbia University 52:39 Pak kalau enggak salah Harvard at saya 52:40 enggak tahu. Tapi sudah tua dia 70 tahun 52:43 dan saking gemesnya terhadap Trump ini, 52:47 dia tiap hari bikin podcast. 52:48 Oh, gitu ya. Sekarang zaman podcast. 52:51 Nah, dia semuanya itu hampir setiap 52:53 judulnya itu berakhirlah ke imperium 52:56 Amerika. hancurlah Amerika segala macam 52:57 begitu modelnya bicara di situ ya. 52:59 Iya. Jadi kalau yang mengatakan bukan 53:01 saya orang Amerika sendirian profesor 53:02 ekonomi Amerika termasuk eh Profesor 53:05 Jefri Syah itu juga gitu dengan catatan 53:08 dengan cara Amerika menaikkan tarif 100% 53:11 dan ee ngebully membully semua partner 53:16 dagangnya seluruh dunia sekarang anti 53:18 Amerika ya. 53:19 Heeh. 53:20 Tidak mau lagi pakai dolar. Kalau 53:21 sebisa-bisanya sudah enggak mau pakai 53:23 dolar. Enggak mau impor dari Amerika. 53:25 enggak mau ke Amerika. Orang asing aja 53:27 sekarang harus ke Amerika gitu kan. 53:29 Nah, ini tanda-tanda yang secara visi 53:32 kita lihat bahwa Amerika menuju ke 53:34 runtuhan. Mau atau tidak mau, sadar atau 53:37 tidak sadar 53:38 karena orang lagi tidak peduli dengan 53:40 Amerika apalagi Cina. Enggak peduli. I 53:42 don't care. I don't care. Begitu 53:44 jawabannya gitu aja. 53:45 He. Saya tidak peduli dengan Amerika. 53:47 Bahkan Cina sudah 5.000 tahun ada di 53:49 muka bumi ini. Amerika Amerika baru 53:51 berapa tahun 53:52 ya enggak mungkin Cina hilang ya kan? 53:55 Iya seperti itu. Jadi ee ee tanda-tanda 53:59 keruntuhannya itu sudah mulai kelihatan 54:02 jelas ya. Ee bisa dilihat dari 54:05 macam-macam ya. Bukan hanya di orang 54:07 Ukraina, [berdehem] Israel, Palestina 54:09 dan lain sebagainya. Ekonomi dalam 54:10 negeri saja sudah belpotan itu ya. Ee 54:15 saya kira itu benar ya [berdehem] dan 54:17 saya tidak apa punya opini sendiri tapi 54:20 saya hanya mengikuti opini yang sudah 54:21 ada. Paling tidak ada dua profesor 54:24 Amerika yang mengatakan banyak lagi 54:27 bukan hanya dia banyak lagi ya 54:29 itu Profesor Rizard Wolf itu sangat 54:31 semangat. Saya senang dengan beliau 54:33 karena usianya sudah 70 tahun udah sudah 54:36 kakek-kakek tapi semangatnya sekali 54:38 memberikan pencerahan kepada mahasiswa 54:40 ya. Kemudian Profesor Jefri Isak ini 54:43 juga sudah tua, 54:44 Jef sudah 70 tahun tapi semangat sekali 54:47 ya terhadap ee bagaimana memberikan 54:50 kesadaran kepada dunia. Walaupun dia 54:52 sendiri seorang Yahudi. 54:53 H 54:54 ya dia Yahudi Mju dia bilang gitu. 54:56 Tapi saya benci dengan Netanyaho 54:59 dan lain sebagainya. Oke. 55:00 Tapi di sini yang katanya ahli-ahli 55:03 ekonomi alumni Amerika malah enggak ada 55:05 yang bersuara, Ustaz. Ya. 55:06 Enggak bersuara. [tertawa] Enggak 55:07 bersuara. Saya nyari-nyari nih. Kalau 55:09 bisa ditolong dikasih linknya gitu. 55:10 Tolong dikasih linknya. [tertawa] 55:13 Terakhir, Pak Ustaz ini dari Pak 55:15 Abdullah di Depok. Asalamualaikum 55:17 warahmatullahi wabarakatuh. 55:18 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:19 wabarakatuh. 55:19 Pak Ustaz tadi disinggung apakah 55:22 kenaikan tarif dan juga kebijakan Donald 55:24 Trump ini merasa PD karena Amerika masih 55:29 menguasai mata uang dunia dolar? Apakah 55:32 benar? 55:33 Iya. [berdehem] 55:35 yang saya tahu ee 55:38 Trump itu PD sekali. Bukan hanya PD, 55:41 kepdann ya. 55:42 Kepdean. 55:43 Iya. Karena beliau itu kan 55:45 background-nya pengusaha. H 55:46 iya. 55:47 Pengusaha bukan ekonomi ya. Ya. 55:49 Pengusaha itu bukan ekonom. Iya. 55:51 Bukan ekonomi. 55:52 Iya. Tapi perilaku pengusaha itu bisa 55:55 dijelaskan oleh ekonom. 55:57 Iya. 55:57 I 55:58 gitu ya. 55:58 Kenapa dia menjadi kaya? orang itu 56:01 menjadi kaya misalnya bisa dijelaskan 56:03 oleh ilmu ekonomi ya. 56:05 Tapi seorang ekonom tidak selalu menjadi 56:07 pengusaha. Tidak ya. 56:08 Iya iya iya. 56:09 Nah, jadi ee PD sekali sangat PD ya. 56:14 Trump itu PD sekali kepedian ya. Ee 56:19 kalau di kepedian atau terlalu PD 56:22 terhadap Amerika itu misalnya faktornya 56:25 karena Amerika masih punya dolar. Dolar 56:27 sekarang sudah terancam banget ya. ya 56:30 terancam sekali. Jadi salah satu hal 56:34 yang sangat ee faktor yang sangat besar 56:38 terhadap ee kenapa dolar itu diburu di 56:41 seluruh dunia ini sebetulnya bisa 56:42 dijelaskan secara singkat begini. 56:45 Walaupun Amerika itu defisit dagang 56:48 dengan hampir semua negara, 56:51 defisit sampai hampir 1 triliun setiap 56:53 tahun. Lalu kemudian anggarannya pun dia 56:56 defisit federal anggarannya ribuan 56:59 triliun defisit ya untuk belanja ee 57:03 papanan pesawat angkatan bersenjata 57:06 Amerika udar dan lain sebagainya itu 57:07 semuanya def minus lah gitu Amerika. 57:10 Tapi kenapa dolar itu kuat ya? Ya, 57:13 karena dolar itu dijadikan reserve atau 57:16 cadangan oleh semua negara di dunia. 57:19 H 57:19 termasuk kita mencadangkan 57:22 reserve itu dalam bentuk dolar ya. 57:24 Nah, 57:26 walaupun Amerika defisit ee gampang 57:29 ditutup dengan utang lagi. 57:31 Heeh. itu yang kemarin 2024 itu belum 57:33 dibayar untuk 202 sudah ngutang lagi. 57:36 He. 57:36 Cara ngutangnya adalah dia menerbitkan 57:39 ee trisy bill ya surat utang dari negara 57:43 namanya trisy bill itu kalau jangka 57:45 pendek trisy note itu jangka menengah 57:48 trisy bond itu kalau jangka panjang. He. 57:50 Nah, ini semuanya diminati di mana oleh 57:53 Cina, oleh apa? Jepang, oleh Jerman, 57:56 oleh semua termasuk kita. 57:58 He 57:58 ya. Karena semua surat utang yang 58:00 dikeluarkan oleh Amerika diburu. 58:03 Walaupun Amerika sendiri utangnya begitu 58:05 menggunung ya. 58:06 Iya. Iya. 58:06 Karena dolar Amerika [berdehem] stabil 58:08 dan ini yangat stabil. Jadi saling apa? 58:11 Reciprokal, saling menguatkan itu dia 58:15 mengeluarkan utang tapi utangnya diburu 58:16 semua orang di dunia. 58:18 Akibatnya apa? Dolar semakin kuat. Nah, 58:20 caranya kemarin Cina itu kan menjual 58:22 dolar 58:23 menjual utang ya utang Amerika yang 58:25 tidak dibayar oleh Amerika kepada dijual 58:28 pakai diskon segala itu [tertawa] 58:31 menyempelikan ya 58:33 itu merendahkan dan itu adalah cara 58:35 bagaimana ee Cina sudah enggak butuh 58:37 lagi. 58:38 Nah, kenapa Cina itu membeli dolar atau 58:40 Jepang? 58:41 Karena mereka itu surplus dagang. 58:44 Misalnya setahun Amerika surplus dagang 58:46 500 miliar dolar. Mau dikemain uang ini? 58:49 Iya. 58:50 Kalau ditaruh di Tiongkok ya jadi 58:52 gimana? Maka dia dia buat apa? Bell and 58:56 road. 58:56 Iya toh. Yang bikin jalan kereta 58:58 termasuk di Indonesia, di e di mana? Di 59:00 Pakistan, di Afrika. 59:02 Oh iya itu proyek bor itu ya itu 59:04 itu pelampiasannya. 59:06 Iya. Nah Jepang pelampiasanya beli 59:09 dolar, beli utang Amerika itu tadi. 59:11 Sehingga yang membeli utang Amerika yang 59:12 paling besar dulu adalah 59:14 Jepang. Sekarang Cina ya. Nah, sekarang 59:16 hubungan enggak baik, maka Cina akan 59:18 jual diskon. 59:20 Itu jadi karena dia kelebihan reserve, 59:23 kelebihan surplus dagang, maka cara 59:25 pengalami biasanya adalah bagaimana 59:27 menginvestasikan hasil dagang ini yang 59:30 menguntungkan ya. Memberikan pinjam 59:32 kepada orang apa negara lain 59:34 termasuk kepada Indonesia. Itu 59:36 itu. 59:37 Baik, menarik Pak Ustaz. Itu terakhir 59:40 pertanyaan paling bisa kita jawab, Pak 59:41 Ustaz. 59:42 Karena keterbatasan waktu sebagai 59:44 penutup, Pak Ustaz, dari seluruh bahasan 59:45 kita, apa yang diingatkan ke pendengar? 59:47 I, terima kasih, Mas Angga. Para pemirsa 59:50 Rasil TV dan para pendengar Radius 59:51 Silaturahim yang dirahmati Allah 59:53 subhanahu wa taala. 59:55 Ee alhamdulillah pada siang hari ini 59:58 kita bisa siaran live dan pada kali ini 1:00:02 kita menceritakan ee kembali tentang 1:00:04 kisrunya keosnya e perang tarif antara 1:00:08 Amerika dengan dunia termasuk dengan 1:00:10 Indonesia. Bukan karena kita ingin 1:00:13 mendalami analisa yang sudah ada. 1:00:15 Enggak. Kita kita karena mendapatkan 1:00:17 banyak sekali pertanyaan yang perlu saya 1:00:19 sampaikan sehingga cara memberikan 1:00:22 jawaban saya ini sederhana. Sederhana 1:00:24 sekali. Mudah-mudahan para pemirsa itu 1:00:26 paham. Ya, saya tidak memberikan istilah 1:00:28 yang canggi-canggi kepada pemirsa dan 1:00:31 juga para pendengar. Intinya adalah 1:00:33 bagaimana pandangan ekonomi Islam 1:00:36 terhadap persoalan ini dalam keadaan 1:00:38 memandangnya itu secara jernih, secara 1:00:41 tidak memihak sehingga kita bisa dapat 1:00:43 gambaran yang utuh tentang ini ya. yang 1:00:47 poinnya yang pertama adalah bahwa ee 1:00:50 tarif yang dikomandani oleh Amerika, 1:00:53 oleh Trump ini kalau menurut saya adalah 1:00:56 suatu bidak ya yang dilepas ke depan 1:00:59 atau tes water tress, water test untuk 1:01:02 melihat bagaimana reaksi negara lain. 1:01:04 Kenapa bisa kita katakan demikian? 1:01:07 Karena tarifnya enggak masuk akal. Nah, 1:01:08 Trump sendiri juga sadar bahwa itu 1:01:09 enggak mungkin gitu ya. Karena tarif 1:01:11 100% itu bisa mematikan perdagangan. ya 1:01:14 ingin bagaimana reaksi negara-negara 1:01:16 kayak Jepang, kayak Cina, Jerman dan 1:01:18 lain sebagainya. Dan nanti negara-negara 1:01:20 ini akan minta negosiasi dan di situlah 1:01:22 mereka akan bersujud. Nah, banyak negara 1:01:25 yang bersujud di pantatnya Pak Trump ini 1:01:27 kecuali Cina. Nah, Cina tidak mau begitu 1:01:30 maka ini akhirnya makin tegang dengan 1:01:32 Cina. Nah, sebetulnya boleh dikatakan 1:01:35 hanya dengan Cina saja ini Amerika akan 1:01:36 bermain. Tapi di banyak front Amerika 1:01:39 itu sudah kalah, teknologi dan lain 1:01:42 sebagainya sudah kalah. termasuk dalam 1:01:43 militer juga ee ee sudah sempoyongan 1:01:46 Amerika itu melawan Cina. Tapi dia tidak 1:01:48 mau tunduk begitu saja, maka dia cari 1:01:50 macam-macam ya. Nah, isu yang pertama 1:01:52 dipakai itu ini Trump apa itu tarif ini 1:01:54 ya. I 1:01:55 yang kedua adalah akhirnya menimbulkan 1:01:58 banyak kekacauan di bidang perdagangan 1:02:00 termasuk di Indonesia dan itu ee 1:02:03 [berdehem] apa namanya ee menghambat 1:02:06 sekali perdagangan internasional yang 1:02:09 hampir saja mematikan atau mempos 1:02:12 memberhentikan dagang ini karena masalah 1:02:15 itu ya sehingga akhirnya ter meminta 1:02:19 ulang ya sampai 60 hari atau 90 hari 1:02:22 supaya ada perubahan yang lain. 1:02:25 Nah, ini adalah ee kesadaran dia bahwa 1:02:28 apa yang dilakukan itu salah dan 1:02:30 direspon oleh dunia secara buruk ya, 1:02:33 sehingga apa yang dilakukan itu akan 1:02:35 berhasil. He. 1:02:36 Yang ketiga adalah bahwa kita sebagai 1:02:38 orang yang melihat ekonomi eh dari sisi 1:02:41 pandang ekonomi setelah bagaimana 1:02:42 melihat masalah ini. Ee kita tadi 1:02:44 ceritakan bahwa perdagangan 1:02:46 internasional itu dari dulu sudah ada 1:02:48 dan itu dikatakan oleh Allah Subhanahu 1:02:50 wa taala dalam surat Quraisy. Dan 1:02:52 seperti itulah seharusnya orang ini 1:02:53 melakukan kehidupan. Karena tanpa 1:02:56 perdagangan dengan negara lain tidak 1:02:58 semua orang bisa memenuhi kebutuhannya. 1:03:01 Maka dengan cara berdagang baik itu 1:03:03 lokal maupun internasional itu 1:03:05 dianjurkan oleh Alqur oleh oleh Islam 1:03:07 ya. Dan kemudian juga Rasulullah 1:03:09 sallallahu alaihi wasallam menyatakan 1:03:11 dalam hadis dikatakan bahwa Allah 1:03:12 memberikan rezeki kepada manusia itu 1:03:15 9/10-nya 1:03:17 lewat berdagang 1:03:19 tijarah. Jadi 1 per10-nya selain 1:03:21 daripada itu [tertawa] 1:03:23 iya iya 1:03:23 satu per10-nya itu menjadi berbagai 1:03:24 negeri swasta gitu ya jadi karyawan gitu 1:03:28 ya 1:03:28 dan lain sebagainya. Nah, mudah-mudahan 1:03:31 apa yang saya sampaikan ini bermanfaat. 1:03:32 Mudah-mudahan kita bertemu pada minggu 1:03:35 yang ada yang akan datang. Ya, saya 1:03:38 tutup. Wabillahi taufik walhidayah. 1:03:39 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:03:40 wabarakatuh. 1:03:42 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 1:03:44 Allah subhanahu wa taala, kajian ekonomi 1:03:46 Islam edisi hari ini bersama guru kita 1:03:49 Ustaz Ikhwan Basri. Semoga apa yang 1:03:51 beliau sampaikan bermanfaat bagi kita 1:03:53 semua. Terima kasih banyak atas 1:03:55 kebersamaan Anda. Mohon maaf atas segala 1:03:57 kesalahan kata. Kami undur diri. Billahi 1:04:00 taufik wal hidayah. Subhanakallahumma 1:04:01 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:04:05 astagfiruka waubu ilaik. Asalamualaikum 1:04:07 warahmatullahi wabarakatuh.