Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 Brail [musik] 0:02 TV. 0:09 Bismillahirrahmanirrahim. 0:11 Asalamualaikum warahmatullahi 0:12 wabarakatuh. 0:13 Waalaikumsalam. 0:14 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:16 wa ali sayyidina Muhammad. Alhamdulillah 0:18 kita berjumpa lagi hari ini, hari Rabu 0:22 tanggal 15 Rajab 1446 Hijriah atau 0:25 tanggal 15 Januari 2025. Seperti biasa 0:29 kalau hari Rabu pukul .00 siang kita 0:32 akan menghadirkan sebuah acara hijrah 0:35 hijrah talk ya. Kami menghadirkan 0:38 seorang pria 0:41 ee lahirnya 16 Mei tahun 0:45 1946. Tolong dibayangkan 0:48 16 Mei tahun 1946 0:52 ya. 0:53 Lahirnya di ee lahir di mana? Jakarta 0:56 apa di mana nih? 0:58 Pokoknya dulu SD-nya di Tanjung Pinang, 1:00 Riau. SMP-nya di Jakarta di SMP 17 1:03 Karang Anyar. SMP-nya SMP 2 di Gajah 1:06 Mada. Kemudian kuliah di UI di Fakultas 1:09 Ekonomi. Pernah juga di PPM, MBA, MM di 1:14 sana juga pernah ke UI lagi ambil MBA. 1:18 Kemudian ee pernah di Amerika, pernah di 1:21 Fakultas Hukum Pancasila, 1:23 dan pernah bekerja sebagai penyiar di ee 1:28 apa itu 1:29 Voice of Indonesia di RRI, kemudian 1:32 Suara Amerika, BBC London, NHK Jepang. 1:36 Pernah juga di Australia sama Ebet 1:38 Kadarusman sama Bang Noem ya di sana di 1:40 ABCAN di QTV, 1:44 di Metor TV ya. Jadi sekarang usianya 1:47 sudah 78 1:49 tahun. Asalamualaikum Om Bob Iskandar. 1:52 Waalaikumsalam Krishna. Ini untuk 1:55 pendengar. Iya untuk pendengar Delta 1:58 dulu ya. Masih Delta masih menyanyikan 2:00 lagu-lagu Wis. Masih ingat tentu dengan 2:02 Bob Iskandar? Masih ingat cara siaran di 2:05 Delta gimana? 2:06 Hai there. Hello there. The beat goes 2:09 on. I am Bob Iskandar. 2:12 [tertawa] 2:13 Om Bob kan suka menyapa-nyapa orang 2:16 dalam berbagai macam profesi, mau ada di 2:18 nelayan, polisi, dokter, tentara. Gimana 2:21 tu nyapanya? Gimana nyapanya tuh? 2:24 Ya itu ini pengalaman lalu ya. 2:26 Iya. Gimana itu? 2:27 Jadi memang mereka itu memang hobi 2:30 sekali ya dengar musik-musik. Waktu itu 2:31 kan 2:32 waktu di Delta ya, Ster 2:34 saya kan membawakan lagu-lagu oldest. 2:37 He. 2:37 Old songs. 2:38 Heeh. Nah, itu sangat sekali menyentuh 2:41 mereka dan mereka demen banget, doyan 2:43 banget, suka banget. 2:45 I 2:45 I like to hear your voice, Bob and all 2:49 the songs you give up to us. Saya 2:52 bilang, "Oke, tinggal you name it, 2:54 sebutkan aja." Ah, gitu. 2:55 He. 2:56 Jadi kadang-kadang saya, Kris, 2:57 He, 2:58 sebelum muter itu saya minta sama si 3:01 operatornya, 3:02 "Heh, 3:03 coba aku janji dulu." 3:04 Hm. 3:05 Just one paragraf gitu. satu poin terus 3:09 baru nyambung nyanyinya gitu. Jadi dia 3:11 bilang, "Hai Bob, your voice is damn 3:15 good." [tertawa] 3:19 Lagu apa biasanya yang suka Bob Umyikan? 3:22 Kris eh saya tuh dari dulu 3:24 h 3:24 dari mulai SMP tuh saya memang sedang 3:27 berbahasa asing ya. 3:28 Heeh. 3:29 Saya I don't feel apa? I don't I feel 3:32 confidence. Hm. 3:34 Saya datang ke e kedutaan-kedutaan 3:38 laboratori-lori bahasa saya ngomong 3:40 Inggris dan saya start singing itu lagu 3:42 Around the World. 3:43 H. 3:44 Itu lagu tuh 3:45 gimana lagunya? Nyanyikan 3:47 sedikit-sedikit. Nyanyikan sedikit 3:48 lagunya. 3:49 Iya. 3:50 Ya. Ini saya coba ya. Mudah-mudahan 3:51 suaranya masih ini ya. Around the world 3:56 I search for you. I travel on when God 4:01 to give a wonderful. 4:11 smob 4:14 Iskandar dulu adalah penyar Delta pernah 4:17 juga di NHK pernah di 4:20 di Amerika di apa di Voice of America 4:23 di Amerika saya kan saya ngambil doktor 4:25 di sana 4:26 di Princeton University di New Jersey 4:28 New York 4:30 jadi ada semacam e extra time. 4:34 Jadi saya diminta waktu itu kenal 4:37 seperti mungkin Bung Kris ingat ya Helmi 4:40 Yohanes duluan ya 4:42 itu ketemu dia. Dia termasuk salah satu 4:44 key person di sana 4:45 sama orang-orang buleh. 4:47 Dia tanya, "Bob, 4:48 would you like to come to my studio?" 4:50 And then what for? Oke, let's see. Let's 4:53 talk. Saya ngomong. Terus saya di sana 4:56 ditawarin saya suruh bicara dites suara 5:01 bahasa dan sebagainya nyanyi juga. 5:05 Akhirnya bilang, "Oke, welcome. Kita 5:07 ngomong g oke ada ada Abdul Hanan saya 5:11 enggak tahu se 5:12 pojar senior yang dulu dari RRI itu 5:14 i 5:15 jadi all welcoming me that." Akhirnya di 5:19 situ saya mulai start. E setelah itu 5:23 meningkat dari stasiun news broadcasting 5:28 seperti This is the Voice of America 5:30 Broadcasting from Washington DC. Tet 5:32 tet. 5:35 Saya diajak untuk nyiar berita. 5:37 Hm. 5:38 Itu surprise banget. 5:39 H 5:40 orang-orang RRI di Jakarta di how can 5:43 you you act like that? Saya bilang 5:46 enggak tahu. Ini mungkin karena 5:48 perthanan ya Kris. As I told you that I 5:51 like to make friends from all parts of 5:54 the world. ya siapa saja enggak peduli 5:57 dari mana mereka berasa, kulitnya apa, 6:01 agamanya apa, dan sebagainya. We are 6:04 friends. We are the world. seperti lagu 6:08 We are the world 6:10 [tertawa] 6:11 seperti itu. Oke, 6:14 silakan barangkali Anda 6:17 masih mengenali suaranya Om Bob Iskandar 6:19 Delta Dulus, silakan memberikan WA atau 6:23 reaksi kepada Om Bob. Om Bob ini 6:27 menguasai beberapa bahasa. Ada Jerman, 6:29 Belanda, Korea, Cina, Spanish bisa 6:33 ya, terutama bahasa Inggris lah ya. He 6:36 kalau yang lain kalau tanggung enggak 6:39 ikut enak juga ya. 6:40 He. 6:40 Tapi saya coba waktu itu berkomunikasi 6:43 dengan kalau bahasa Belanda itu karena 6:45 turunan ya 6:46 dari orang tua kan dulu biasa juga 6:48 ngomong Holland Spray ya. 6:50 Oh kant ya kan ya 6:54 dan Jerman juga hampir samah ya. He. 6:58 Terus kalau eh bahasa Spanyol ya 7:07 vol 7:10 ya. Terima kasih apa kabar dan 7:12 sebagainya. 7:14 Kalau Rusia 7:20 [tertawa] 7:21 spasiba spasiba thank you very much. 7:26 Oke, masih bersama Bob Iskandar di dalam 7:32 acara hijrah talk kan. Karena beliau kan 7:36 dulu suka nyanyi duka di kafe, suka jadi 7:38 MC, suka jadi pembicara. Tato sekarang 7:41 nih tiap malam ngerjainnya teman-teman 7:44 dikirimin WA apakah sudah salat tahajud? 7:47 Ya rajin ya Om Bob ya ngirim ke 7:49 teman-teman mengingatkan apakah sudah 7:52 salat tahajud. Kenapa Om Bab? 7:54 Iya. Saya kalau saya sekarang ini terus 7:56 terang sedang mendalami 7:59 h 7:59 Islam. 8:01 Saya belajar 8:02 H 8:04 banyak teman ustaz yang ngajarin. 8:06 Hm. 8:07 Mereka senang sekali karena mereka 8:10 bilang kalau Om Bob, Pak Bob, Haji Bob 8:17 Quran dan sebagainya, 8:19 apalagi dia bisa berceramah, itu akan 8:21 baik sekali. Heeh. 8:23 Karena dasarnya itu memang tukang 8:25 ngomong ya, tukang bicara. 8:26 Oh, iya. 8:27 Cuma masalahnya dilengkapi dengan 8:31 bahasa Arab gitu ya, Quran, ceramah 8:34 tentang agama itu saya tertarik sekali. 8:37 He. 8:38 Tertarik sekali, Kris. Terus terang saya 8:41 enggak pernah ketinggalan insyaallah ya. 8:43 He. 8:43 Kalau Jumat tetap kalau salat lima waktu 8:47 paling kalau dari rumah itu karena di 8:49 kompleks pakai sepeda ke masjid. He 8:52 bisa ikut subuh ya. He. 8:54 Masjidnya di belakang sangril ya. Iya. I 8:57 lohor sampai 8:59 misalnya sampai magrib dan isya gitu. 9:01 Kadang-kadang saya enggak di situ aja 9:03 kalau enggak ada tugas lain gitu. 9:05 Ngobrol nanti habis salat cerita tentang 9:07 macam-macam. And banyak anak-anak remaja 9:10 masjid tuh selalu berkumpul dan ingin 9:14 tahu manggil saya kebanyakan ombok pak 9:17 de pak macam-macamlah [tertawa] Pak Alin 9:19 dan sebagainya. bagaimana pengalaman 9:21 saya di negara-negara di luar 9:24 ya, 9:25 terutama dengan para teman-teman yang 9:28 dari muslim gitu. 9:30 Saya bilang menarik sekali. 9:32 Saya banyak berkunjung ke beberapa 9:34 masjid di dunia yang 9:36 he 9:37 terkenal itu ya. Jadi I feel very happy 9:41 ya karena saya pikir 9:42 satu kesempatan yang tidak mudah untuk 9:45 dilakukan oleh banyak orang begitu. 9:48 Dan umb ini sudah mengun mengunjungi 118 9:53 negara. Biasanya kalau ke sana itu apa? 9:56 Tugas tugas atau karena motoring aja 10:00 kalau ke luar negeri? 10:01 H 10:02 ya kalau ke luar negeri itu ee mostly 10:06 tugas ya. 10:06 Hm. 10:08 Tugas ee dari pendidikan ya. Terus juga 10:12 ada bisnis juga campur juga dengan 10:15 pelesir juga gitu. Jadi kadang-kadang 10:18 kita business andur 10:20 jadi bisnis dan ya pelesiranlah 10:23 jalan-jalan gitu. Tapi I make use of 10:26 that ya walaupun pelesiran saya pengin 10:29 tahu tentang culture 10:31 h 10:31 tentang kuliner 10:33 dan sebagainya adat istiadat orang itu. 10:36 Sehingga saya ini ee alhamdulillah kiris 10:39 kalau kalau berbicara dengan orang-orang 10:41 asing terutama orang kulit putih ya 10:44 orang Eropa 10:46 itu walaupun mereka dari Jerman, 10:48 Prancis, Belanda dan sebagain saya bisa 10:50 kenalin logatnya. 10:51 Hm. He. 10:52 Jadi begitu mereka, "Hai, Bo. 10:54 How are you?" 10:56 Berarti dari mana? 10:57 Fine. Saya bilang, "I think you are from 11:00 German." Ya, [tertawa] dia heran, 11:02 "How do you know that? Your action itu 11:04 saya hafal." 11:05 Itali, Spanyol itu saya hafal. 11:08 Hm. 11:09 Orang Arab juga itu orang Arab India, 11:11 Pakistan hafal itu. 11:13 Hm. Kalau India, Pakistan, Bangladesh 11:15 itu satu tipe itu 11:17 satu tipe good morning something like 11:20 that. Ya, jadi actionnya itu 11:22 hampir-hampir sama. 11:23 He 11:23 karena mungkin satu rus ya. Satu rus 11:26 kalau jadi seperti itu. 11:28 He. 11:29 I'm very happy that I can I can make 11:32 friends with all friends, many friends 11:34 [tertawa] all over the world. 11:38 I don't care. I don't feel ashame. 11:41 Saya tak I'm Indonesian. 11:45 I like to make my country worldwide. 11:49 Dikenal oleh seluruh dunia. Tidak hanya 11:52 Bali saja. 11:53 H 11:53 tapi here I am Bob. Membawa juga nama 11:57 Indonesia juga. Ke mana aja ketemu. Oh, 12:00 so you are from Indonesia. Yes. 12:05 Someting lah kan gitu. Dari sekian 12:07 banyak negara yang membab kunjungi, ada 12:10 118 negara, negara mana yang paling 12:13 berkesan? 12:15 Yang berkesan itu dalam arti apa ya, 12:17 Kis? Kalau misalkan 12:20 keindahan 12:22 ee people ya seperti saya seperti di 12:27 Rusia saya suka 12:29 apa? 12:29 Di Inggris juga suka ya di samping 12:31 Amerika ya. 12:32 Di Amerika karena saya lama dan juga 12:35 berkali-kali ke sana. 12:37 Tapi saya senang kalau lihat orangnya 12:39 tuh baik gitu, appreciate ya, 12:41 menghargai gitu. 12:43 Saya kan paling enggak suka kalau 12:45 misalkan ada orang mengunderestimate 12:48 orang-orang Indonesia atau orang-orang 12:50 berkulit Asia lah gitu. 12:52 Saya lawon. 12:53 Heeh. 12:53 Saya counter Kris ya. 12:55 Bagaimana counternya? 12:56 Caranya begini. Kalau misalkan how dare 12:59 you? Karena apa? Kadang-kadang mereka 13:01 enggak tahu kalau saya bisa berbahasa 13:03 asing juga ya kan? Hm. 13:04 Jadi kalau orang bicara bahasa apa 13:08 namanya? Ee katakanlah bahasa Belanda 13:10 atau Jerman, Italy gitu ya. Karena 13:13 bahasa Itali sama ee semuanya lain. He. 13:16 Itu walaupun tidak full ya, tapi kalau 13:20 dia ngomongin tentang jelekin 13:21 orang-orang katakanlah Asia gitu 13:24 terutama ya. Apalagi yang menyakut 13:27 Indonesia. Wah saya [tertawa] 13:29 dia terus kaget. H 13:31 sampai dia bilang, "I'm so sorry, Bob. 13:34 I'm so sorry. [tertawa] Forgive me." 13:36 Nah, itu [berdehem] k salah satu 13:39 advantage kita kalau kita ee bisa 13:42 menguasai bahasa. 13:43 Jadi mungkin karena juga tidak tahu 13:45 banyak tentang Indonesia ya. 13:46 Iya, gitu. Jadi, 13:50 mereka hati-hatilah. Jadi mereka tuh 13:52 be careful. Ada ada Pak Bob Teris Bob 13:55 over [tertawa] 13:58 ya. Seperti itulah pengalaman ini 14:01 ini cerita pengalaman. 14:02 Oke juga sekarang ngajar e hubungan 14:05 internasional ya. Ngjangan hubungan 14:07 internasional di mana itu 14:09 itu satu ee subjek yang saya 14:12 sangat-sangat nikmatin atau sangat ee 14:15 apa sangat senangin gitu Kris karena di 14:19 situ luas ya. 14:21 banyak ee banyak hal yang bisa 14:23 dibicarakan ya hubungan internasional 14:26 mengenai politik, mengenai ee ekonomi, 14:29 perdagangan dan sebagainya. Everything 14:31 [berdehem] 14:32 you can discuss this. So I think eh you 14:35 got to know about the world by knowing 14:38 ya untuk dalam e dengan mengetahui itu 14:40 tadi 14:42 apa namanya ee ee subjek di hubungan 14:45 internasional itu ya kan. Dan itu 14:48 sekarang kan juga ee apa ya semakin tren 14:52 gitu hubungan internasional termasuk 14:54 misalnya untuk Indonesia sendiri 14:57 bagaimana sepertinya meluaskan 15:01 mengekspos Indonesia ke luar negeri. 15:03 Seperti saya lihat sekarang presiden 15:05 kita sekarang Prabowo itu 15:07 karena beliau tuh memang bahasa 15:08 Inggrisnya bagus ya. 15:09 He. 15:10 Dan bahasa-bahasa lain juga dia eer 15:12 sekali gitu. 15:14 Wah, itu saya presit sekali gitu supaya 15:16 orang enggak meremehkan. 15:18 He. 15:19 Saya waktu G20 juga pernah terlibat di 15:21 Bali waktu itu 15:23 terlibat membantu pemerintah ya, 15:26 Departemen luar negeri, sekit sekitar 15:28 negara dan sebagainya. Untuk itu bertemu 15:32 dengan pemimpin-pemimpin dunia gitu. 15:34 [tertawa] 15:35 Sayangnya waktu itu tidak ketemu dengan 15:38 e Alexander Putin ya. Putin tidak 15:40 [tertawa] datang. 15:41 Enggak sempat ketemu ya. enggak datang. 15:46 Oke, ini ada mengaskan. 15:49 Halo, selamat datang Om Bob diasil. Wah, 15:52 surprise juga nih Om Bob ada di Rasil. 15:54 Senang suaranya enak Om Bob. Om Bob 15:58 siaran lagi dong di radio umum karena 16:01 kami kangen dengan suaranya Om Bob. 16:02 Waduh. 16:04 Dari siapa nih? Neti. 16:06 Iya, terima kasih ya. Saya kan suara 16:10 bisa maintain ini karena saya dekat sama 16:11 Krishna. 16:12 [tertawa] 16:14 Krna itu teman baik saya seperti 16:15 saudara-saudara. 16:17 Ohyaallah. 16:17 Dan saya suka inspir terus 16:20 wherever I am. Ya. Yang satu halnya Kris 16:23 kalau kita suara tuh karena kita kan 16:26 umur bertambah. 16:26 He. 16:27 Tapi saya juga maintain supaya suara itu 16:31 kalau bisa tidak tahu beda ya. Tapi 16:34 kalau tahu beda mungkin karena 16:36 lidahnya tangnya sudah agak lain. Tapi I 16:39 try to do my best 16:41 untuk bisa masih bisa menyampaikan 16:44 sesuatu dengan enak dan 16:45 oke 16:47 Iwan Anawat masih bersama Bob Iskaner 16:51 mantan announcer di beberapa radio di 16:54 antaranya di Delta pernah juga di NHK 16:57 kemudian di RRI juga ya Voest of 17:00 Indonesia 17:01 ke di Australia juga pernah pernah 17:04 ketemu Bang Noim yang tentu dekat ya 17:05 sama Bang Noim sama 17:08 waktu di Jakarta STG ya kita ketemu ya 17:10 karena beliau juga waktu itu 17:12 ya Kris tahu sendiri kan 17:14 beliau juga incorporate dengan Delta kan 17:17 di Australia ee tidak terlalu sering ee 17:20 tapi pernah ya dua tiga kali 17:22 kalau Kang Ebet almarhum 17:24 ee tidak sempat untuk ngomong-ngomong 17:27 tapi dengan almarhum Ebet Kadarusman 17:29 mungkin Kris tahu. 17:30 Ah itu pernah itu 17:32 itu termasuk ke 17:33 lucu 17:34 suhu juga ya teman kita itu Kris. Iya, 17:37 [tertawa] 17:38 Kang Ebet. Masyaallah. Silakan yang mau 17:42 kirim WA di sini ada Bob Iskandar. Kami 17:46 tunggu di 0811999 17:50 720. 17:53 Ini ada yang tanya Om Bob, apa perbedaan 17:55 siaran di NHK dengan siaran di Voice of 17:59 America? Bedanya apa? 18:01 Apa? Beda siaran di NHK Jepang dengan e 18:05 ketika siaran di Amerika bukan NHK 18:11 dengan 18:12 dengan ketika di Jepang ketika di 18:14 Amerika bedanya 18:15 Jepang itu waktu itu saya tetap ya di 18:17 diberi kesempatan untuk apa ya untuk 18:20 entertainment ya he 18:22 tapi saya juga diberi kesempatan untuk 18:25 apple to Apple compare ya 18:26 maksudnya misal Jepang dengan ASEAN 18:30 bagaimana misalkan dia NHK kan milik 18:33 Jepang, milik pemerintah. Jadi selalu 18:36 ingin supaya Jepang itu expose ya. 18:38 He. 18:39 Ee supaya ee lebih ini dengan ASEAN 18:41 gitu. H. 18:42 Jadi saya rasa ya waktu ditanya ee 18:45 bagaimana ee Bob tentang ee 18:49 negara-negara ASEAN saya rasa saya 18:51 hampir seluruh negara Asia itu sudah 18:52 saya kunjungin. 18:53 He. 18:53 Ya kan artinya di sampai Indonesia ya 18:56 sembilan negara sudah saya kunjungin 18:57 semua 18:58 dan saya paling tidak mempelajari 19:00 h 19:01 adat ini istiadat mereka 19:04 how they make friends gitu ya. Jadi itu 19:07 moralnya sama aja ya warna kulit juga 19:10 enggak jauh-jauh beda lah ya. He. 19:12 Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, 19:15 Filipin, Cambodia, Laos, Myanmar, sama 19:18 saja ya. Jadi cuma ee bahasa Inggris 19:23 saja yang menjadi patokan kita. 19:24 Mereka punya bahasa sendiri 19:26 ya. Kalau seperti Thailand itu dia 19:28 kuasai ee Myanmar, [berdehem] 19:31 Laos, Cambodia itu dalam rangkuman dia. 19:34 He. 19:34 Artinya pengaruh dia. Vietnam terpisah, 19:39 Filipina terpisah, Malaysia dengan 19:42 Brunei Darussalam dan Singapura. 19:43 H. 19:44 Nah, Indonesia terpisah gitu. Nah, itu 19:46 seperti itu. 19:47 Nah, itu mereka ingin tahu supaya 19:50 mungkin dalam konteks eh bisnis 19:52 purposes ya, 19:54 Jepang itu sangat mendomini. Tapi terus 19:56 merasa ya itu tersaingi dengan Korea 20:00 sekarang lebih kelihatannya lebih lebih 20:04 berkembang maju sekarang. 20:06 Kalau negara-negara Timur Tengah yang 20:08 pernah um Bob Iskandar kunjungin apa 20:10 aja? 20:11 Kalau Timur Tengah itu saya 20:14 ee lebih 20:16 banyak ke Iran ya. Iran, Yaman ya. 20:19 He. 20:20 Oman. 20:21 Hm. 20:22 Seperti kalau yang lain seperti Irak. 20:25 Irak pernah sebelum di diserbu oleh 20:29 Amerika. He. 20:31 Dan setelah itu dia juga pernah ya terus 20:34 ke Jordan ya 20:36 e Syria yang sekarang enggak keruan 20:39 negerinya gitu ya. 20:40 He. 20:41 Dan juga ke Turki. 20:43 Hm. 20:43 E Turki ini kan Kris tahu sendiri kan 20:46 dia tuh antara NATO and NATO ya. 20:49 Pengin jadi NATO 20:51 belum-belum kesampean terus ya. 20:53 [tertawa] Tapi negerinya terletak di 20:55 lokasi 20:56 Eropa gitu. 20:57 Di sana campur ya. Terus jadi seperti 21:01 Erdogan saya sudah pernah ketemu dengan 21:02 presiden itu. 21:03 He 21:04 ya. Orangnya memang beranilah. 21:07 Ee saya pikir ini orang tapi ee maju 21:11 juga itu Turki. Saya bilang Turki maju 21:13 juga itu. Saya lihat banyak 21:15 peninggalan-peninggalan kuno ya, 21:18 objek-objek wisata bagus-bagus Istanbul 21:21 ya itu atau di angkara tapi lebih banyak 21:24 orang ke Istanbul ya. 21:25 Heeh. 21:26 Istanbul 21:28 dari Istanbul 21:32 itu lagu tetet teet. Ah itu Istanbul 21:36 terkenal. Oke, 21:39 nih ada yang tanya, "Ombo, pernah ke 21:41 Uzbekistan?" 21:43 Tidak? 21:43 Uzbekistan 21:44 pernah ke sana. 21:46 Uzbekistan itu ya tidak ini ya, Kis 21:50 tidak tidak berlama-lama 21:52 sepintas saja. Karena kebetulan duta 21:54 besar Uzbekistan itu di sini saya kenal 21:56 baik dan memang ee apa namanya? 22:01 Cultur-nya bagus sekali ya. Itu kan 22:03 kalau yang namanya negara-negara yang 22:05 pakai tan itu sempalan Rusia semuanya 22:09 Uzbekistan, Turkistan 22:11 ya itu rata-rata banyak muslim ya. 22:14 Banyak muslim, 22:15 banyak muslim ya. 22:16 Dan banyak peninggalan sejarah di sana 22:18 ya. 22:18 Apa? 22:19 Banyak peninggalan sejarah ya. 22:20 Iya banyak sekali ya. Jadi ee 22:24 dan ini juga ya seperti Kazakhstan ya ee 22:29 itu mereka gini Gres mereka banyak juga 22:33 yang turunan seperti Persia ya seperti 22:35 Iran tuh Persia. He. 22:38 Iran itu enggak mau kalau dibilang 22:41 you are an Arab. 22:42 Hm. 22:44 No, I am Persian. Gitu. 22:46 Oh. 22:46 Bahasanya lain. 22:48 Bahasanya lain dengan bahasa Arab saya. 22:52 lima kali ke Iran sudah kata heran saya 22:55 ke Kom ke mana itu muter-muter itu 22:59 peninggalan-penggilan R apa Riz Fah Levi 23:02 dulu ya 23:03 terus 23:05 ee kiai-kiainya sekarang sudah berkuasa 23:07 itu ee beda ya sekarang saya pernah ke 23:11 masjid Tehran he 23:13 masjid besar bisa salat di saf pertama 23:17 kedua 23:18 jadi saya suka gitu Dan bicaranya kan 23:21 lain, Kris 23:23 bicara. Kalau saudara bahasa Iran kalau 23:27 bilang terima kasih kalau Arab itu kan 23:29 syukron ya. 23:31 Sana mamnun. 23:32 H 23:32 mamnun. 23:33 Mamnun 23:34 ya itu thank you. 23:35 Heeh. 23:36 Jadi mau ajak sekali saya 23:38 ee kunjungi di Iran itu. [berdehem] 23:41 Alhamdulillah. 23:41 Iya. Om Mob sudah haji kan ya? 23:44 Alhamdulillah saya sudah haji tahun 23:46 tahun berapa Om Bob? 23:47 89 Gris. Jadi 23:50 saya waktu itu ya alhamdulillah ada 23:53 kemudahan ya. He 23:55 Aedun saya gak pernah terpikir 23:57 sebelumnya tapi mungkin ini sudah 24:00 jalannya ya berangkat. Jadi terus saya 24:03 banyak mendapatkan kemudahan ya 24:07 walaupun setelah itu 1 tahun setelah itu 24:10 ada peristiwa Mina kan terkena 24:11 terowongan Mina. He. 24:13 Alhamdulillah waktu itu saya 89 saya 24:16 aman-aman saja. 24:18 Dan dulu 24:20 karena saya dulu sebagai kloternya itu 24:23 kloter yang banyak orangnya itu 400 24:26 lebih. 24:26 He. 24:27 Saya ditugaskan sebagai wakil ketua 24:30 kloter. 24:30 He. 24:31 Ketua kloternya saya lupa namanya Pak 24:32 Haji siapa dari Depataan Agama waktu 24:34 itu. Waktu beliau kurang sehat. Saya 24:37 jadi wah repot juga keris. Tapi 24:39 alhamdulillah saya ikutin aja 24:41 macam-macam pengalaman. Waduh, 24:44 ada 400 orang, 430 kalau enggak salah. 24:49 Ee luar biasa sampai kepada terakhir mau 24:52 pulang itu ngurusin barang-barang 24:54 bawaannya. Kebetulan hampir separuhnya 24:56 tuh kan nenek-nenek, kakek-kakek ya 24:58 waktu [tertawa] itu. Jadi segala beli 25:01 ini, kelontongan ini dan semua. Waduh, 25:03 macam-macam. Dia bilang ee saya perlu 25:06 Pak Haji Oto ee ee saya perlu bawa ini 25:10 semua saya enggak mau ditinggal. Ya, ya 25:12 sudah bawa semua [tertawa] 25:13 ya. Kita usahakan bisa terbawa semua 25:15 akhirnya. Ya, 25:16 alhamdulillah Kris 25:18 banyak pengalaman. 25:19 Tapi satu hal ya di Masjidil Haram itu 25:22 saya harus hati-hati dan ini pengalaman 25:24 yang saya tidak akan lupakan itu kita 25:27 bicaranya juga harus hati-hati, Kris. 25:29 Enggak boleh sembarangan awal 25:31 suzon-suzon itu sombong-sombong atau 25:33 bicara-bicara gede gitu ya. Saya pernah 25:37 sekali pakai sendal 25:39 pergi ke Masjid Alharam. He. 25:42 Terus ee dari tempat pengidapan enggak 25:44 jauhlah kira-kira 25:46 100 m lah. L 25:48 dekat ya. 25:49 Terus taruh sendal, salat dan 25:52 sebagainya. Pulang sendalnya enggak 25:54 ketemu, hilang. 25:56 Terus ada teman haji ya orang Arab itu 25:59 menawarkan you can use mine gitu loh. 26:02 Atau ini saya dengan tidak sengaja 26:05 terlempar, "Ah, enggak apa-apa, it's ok, 26:07 I'm fine gitu." 26:09 Pakai ciaka gitu. Saya ketusup 26:12 itu kerikil tuh. 26:14 Oh 26:14 3 hari saya tidak bisa bangun. 26:17 Oh ini di hotel aja. 26:18 Iya 3 hari 3 malam. Jadi pengalaman jadi 26:21 saya ingat terus wah ini memang saya 26:24 tidak boleh ngomong sembarangan begitu 26:26 kira-kira itu. [tertawa] 26:28 Dan itu kiris saya ingat betul kiris itu 26:32 saya ingat betul. 26:33 Maka itu kalau kita pergi haji itu harus 26:35 kita siap ya semuanya lah harus juga 26:39 minta maaflah ya sama saudara-saudara 26:42 semua yang kita tinggalkan gitu karena 26:44 banyak juga pengalaman bukan apa-apa ya 26:47 teman pergi pergi Mas Bob saya pamit ya 26:52 saya sudah punya feeling nih dia karena 26:54 dia sakit 26:56 akhirnya enggak sampean ketemu lagi gitu 26:59 sana meninggal saya sedih banget sudah 27:01 he 27:02 tapi ya Sudah. Tapi ya itulah pengalaman 27:06 naik ngaji itu membuat saya tuh apa itu 27:09 bangga. [tertawa] 27:11 Saya kalau tanya 27:12 tahun '9 ya. 27:13 Iya. 27:14 Oke. Om Bob juga dekat sama duta besar 27:17 Palestina waktu itu ya. 27:18 Duta besar 27:19 Palestina. 27:20 Palestina 27:21 ya. 27:21 Dekat juga ya. 27:22 Ee 27:24 duta besar Palestina yang paling saya 27:27 dekat itu 27:29 Ribi Wa Ri Award ya. Heeh. 27:32 Kalau yang lain saya kenal tapi tidak s 27:35 kalau dengan Rib Awat itu 27:37 sampai datang ke 27:38 itu sampai 45 tahun saya dekat sekali. 27:40 He. 27:41 Sampai dia cerita pengalaman dia dengan 27:44 Yaser Arafat dan sebagainya 27:46 tentang kalau bicara Palestina ini dia 27:48 paling ini paling giat, paling apa? 27:52 Semangat, 27:53 paling hangatlah, 27:54 paling semangat begitu. 27:56 Dan saya pergi ke mana-mana diajak sama 27:59 dia gitu. 28:01 Pernah ke Mesir pernah diajak tapi saya 28:04 rasa itu kawan baik saya juga enggak 28:07 tahu sudah hilang kontaknya. 28:10 Saya dengar katanya masih suka ada di 28:12 Indonesia tapi juga tahu 28:14 rib awal. Tapi setelah itu beberapa duta 28:16 besar 4 l duta besar pengganti itu saya 28:19 kenal semua sampai yang sekarang juga 28:21 tapi tidak seakrab itu ya. Jadi 28:25 saya kalau lihat perjuangan Palestina 28:27 itu ee 28:30 sangat prihatin ya. Saya 28:33 saya kalau ditanya orang-orang asing 28:36 terutama yang nonmuslim ya. 28:37 Heeh. 28:38 Saya bilang ya 28:41 pertama saya rasa melihat kejadian yang 28:45 renjuh hati saya. Don't you feel 28:46 thatapnya tuionis ya. 28:48 Kill 28:49 people so many 28:51 ya. Saya masuk anak-anak. 28:54 ya perempuan yang kalau orang Malaysia 28:58 tak berdaya, tak ada daya, 29:02 lemah ya. He. 29:03 Nah, itu dan saya 29:06 juga banyak teman waktu saya sekolah di 29:08 Amerika itu 29:10 punya teman murid studen tawan yang 29:13 aslinya orang Israel ada juga dan waktu 29:16 itu ya sudah lama ya tidak segencar 29:20 terakhir-terakhir ini. Ini kan 20 15 29:23 tahun terakhir itu gencar sampai 29:25 sekarang 29:26 saya prihatin Kristan 29:29 apa yang terjadi di sana gitu. 29:33 memang tidak imbanglah ya. Maka itu saya 29:36 pernah waktu diajak oleh Ibu Retto ya 29:41 untuk bicara tentang Palestina. Ibu Ro 29:43 yang mantan menteri luar negeri ya. 29:45 He. 29:46 Beliau tuh sangat ini juga ya Indonesia 29:48 ya. Tapi ya memang tidak mudah ya Kris 29:52 ya. Bagaimana caranya itu 29:55 panjang-panjang kalau bercerita tentang 29:57 itu. 29:59 Kira-kira seperti itu. 30:00 Ini prihatin mang mendalam ya untuk Gaza 30:02 ya. Prihatin yang mendalam ya. 30:04 Iya. 30:04 Hm. Om Bob juga pernah diwawancara oleh 30:07 TV China ya. China TV pernah diwawancara 30:10 itu tentang apa diwawancara 30:12 ya TV channel waktu itu sama Peter Gonta 30:14 ya? 30:15 He. Oh Peter Gonta 30:16 beliau masih ada ya senior. 30:18 Heeh. 30:19 Sebenarnya umurnya enggak tahu jauh-jauh 30:20 gitu ya. 30:22 Dulu pernah 30:24 itu banyak ceritanya saya kenal sama ada 30:27 orang Inggris saya lupa sudah almarhum 30:29 diajak ngomong kenal sama Peter Konta 30:31 kenalnya sudah lama ya 30:34 terus Bob 30:36 would you like to join QTV gitu 30:40 waktu itu QTV itu general managernya 30:43 India saya lupa ya 30:45 h 30:45 Kupalin atau siapa namanya saya lupa. 30:48 Saya bilang, "Boleh dites." 30:50 Akhirnya sudah dikasih kesempatan. Nah, 30:54 itu saya membawakan 30:56 ee apa namanya? Satu acara yang seperti 30:59 yang sekarang Kris lakukan judulnya Be 31:03 My Guest. Jadi, My Guest. 31:05 Jadi, ya jadilah tamu saya. 31:07 Jadi, saya interview Duta Besar, 31:10 macam-macamlah gitu ya. 31:13 Ya, cuma karena coverage siarannya itu 31:15 saya enggak tahu secara teknis tidak 31:17 begitu meluas banyak ya. Ya, berkembang 31:21 terus. Saya I've been doing that mungkin 31:24 4 tahun ya, 45 tahun. 31:26 Setelah itu selesai terus siap-siap join 31:29 Delta waktu itu. [tertawa] 31:30 Oke, ini ada yang tanya nih. Minta nomor 31:33 teleponnya Om Bob boleh enggak? Boleh 31:35 ya. 31:35 Hah? 31:36 Minta nomor teleponnya Om Bob boleh. 31:38 Apanya? 31:38 Ada pendengar yang minta nomor 31:39 teleponnya Om Bob. Boleh ya? 31:41 Ee telepon saya ya. 31:41 Iya. Boleh ya? Ini nomornya 0813 31:46 0813 31:48 82 31:49 8292 31:51 0808. 31:53 Oke. 0813 31:55 82 31:57 kemudian 92 08 32:01 08 32:03 gitu. H 32:06 ee 32:09 Om Bob ee apa pendapat Om Bob mengenai 32:13 kebakaran di le? 32:16 Hah? 32:17 Terjadinya kebakaran di le pendapat Om 32:19 Bob gimana? 32:20 Kebakaran di Amerika? 32:22 L. Iya. 32:24 Secara 32:27 khusus mungkin saya tidak terlalu ini 32:29 ya. Karena itu, karena saya juga 32:32 kutip-kutip dari berita-berita. 32:36 Cuma yang menjadi heran di Kesia menjadi 32:39 heran. Believe itak 32:42 h 32:43 teman-teman yang orang asing yang di 32:45 luar Amerika juga suka tanya saya. 32:47 Saya bilang, dia tanya saya, saya mana 32:50 tahu secara detail. Ditanya orang 32:52 Amerika lah gitu. 32:53 H 32:55 karena orang tanya where the fire comes 32:58 from? He. 32:59 Dari mana apinya itu datang? 33:00 Heeh. 33:01 Apakah karena kayak kita kan kalau 33:02 kebakaran kan ada 33:04 certing listrik dan sebagainya. 33:07 Yang mau telepon nanti ini pendengar 33:09 yang mau telepon nanti ya setelah 33:11 selesai siaran. Heeh. Gimana gimana 33:13 terusnya tadi? 33:14 Jadi ee 33:17 ya [erangan] 33:19 kebakarannya memang meluas ya. 33:22 Teman-teman saya di Amerika cerita 33:25 it's unbelievable Bob gitu ya. Enggak 33:28 pernah kita duga seperti ini gitu. 33:31 Banyak yang hancur dan luas airnya aja 33:33 yang terbakar tuh luas sekali. 33:36 Saya bisa membayangkan saja karena dulu 33:39 saya kalau seperti California, Los 33:41 Angeles itu tidak terlalu lama ya. 33:43 Saya banyakan mostly stay di New York 33:46 dan Washington ya sekitar situ. Jadi 33:49 saya pikir ini 33:52 dogers mungkin 33:54 ini suatu ini juga barangkali 33:57 untuk 33:58 ee Amerika untuk tidak bersikap sombong 34:01 gitu ya. [tertawa] 34:04 mungkin orang kalau dengar dia I mean 34:07 that eh you have to realize that when 34:13 this happen you got to know from where 34:17 and what is all about ya kenapa. 34:20 Nah, itu itu kan banyak orang bilang ee 34:24 kebakarannya luas. H 34:26 menghancurkan banyak rumah dan 34:28 sebagainya. 34:29 Sama seluas Gaza 34:30 menghabiskan dana apa biaya yang besar, 34:32 kerugian 34:34 dan ee tidak ada atau kurang 34:37 responsatasi 34:42 itu ya. Saya bilang saya tidak tahu. 34:44 Tentu mereka juga tahu caranya ya. We 34:47 never know di sana. 34:49 Kita cuma tergantung media-media aja ya. 34:52 Media kan tahu sendiri Kris kalau kalau 34:55 yang begini-gini kalau yang ramai udah 34:56 diekpose terus. 34:57 H 34:58 supaya menarik kan di medsotmes media 35:00 sosial tuh. Wah e tapi we have to be ini 35:05 juga ya harus melihatnya dari dari 35:08 berbagai sisi gitu supaya jangan sampai 35:10 salah orang menduga oh ini karena you 35:12 sentimen dengan Amerika terus you ee ya 35:15 kan nanti bisa enggak enak gitu 35:18 yang fair aja. menyikapi ya. 35:20 [tertawa] 35:22 Iya, BF. Ini ada yang tanya lagi nomor 35:23 teleponnya. Ngoblong tadi saya belum 35:25 sempat nyatat ini ya. Saya bacakan lagi 35:27 nomor telepon dari Om Bob Iskandar 35:30 adalah 0813 35:35 kemudian 35:36 82 35:38 kemudian 92 35:41 kemudian 0808 35:43 0813 35:45 82 35:47 92 08 35:50 08 Beliau adalah 35:52 Iya betul 35:54 mantan penyiar-penyiar top di beberapa 35:58 radio ya termasuk di radio Delta FM 36:00 ketika masih 36:03 menyuarakan lagu-lagu old. Kemudian 36:05 pernah di NHK, pernah di BBC London, 36:08 pernah di suara Amerika 36:11 dan di mana-mana. Di kayu manis juga 36:13 pernah ya. 36:14 Sebagai apa? 36:14 Di kayu manis. Pernah penar kan? Pernah 36:16 siaran di kayu manis juga pernah kan? 36:17 Iya. 36:18 Iya. 36:19 Kenapa Kris? 36:19 Ya tahun berapa itu ya? Di kayu manis 36:22 tahun berapa itu? 36:23 Merit. 36:24 Heeh. Bukan kayu manis. 36:25 Oh kayu. Oh sor [tertawa] 36:28 radio kayu manis. 36:29 Heeh. 36:30 Ya, itu 36:33 kalau tidak salah setelah dari Deltaus. 36:36 Oh, 36:36 setelah dari jadi di Delta itu kan kalau 36:39 tidak salah saya tuh join itu 907 36:45 apa 98 ya. 36:46 He. 36:47 Sampai terakhir 2006 36:49 sampai dari mulai di Menteng itu 36:51 Heeh. di jalan apa namanya itu saya lupa 36:53 ya. 36:54 Jalan Borobudur 36:55 ya. Borobudur sampai ke ee yang di Jalan 36:59 Tamrin itu loh. 37:00 He. 37:01 Jadi gedung apa itu saya lupa. 37:03 Oh di Jatuh Pelasa 37:04 kita sampai tahun 2006. Jadi lebih 37:06 kurang 37:07 8 tahun lah kira-kira 37:08 di Jalan Sudiram bukan Jalan Tabrin. Oke 37:10 yang mau telepon ee nanti sebentar lagi 37:12 boleh kita sudah aja obrol-obrolan kita 37:14 ada terakhir yang mau disampaikan 37:16 terutama untuk Insan Radio Bob ini juga 37:19 anggota PWI juga ya Indonesia. Iya. Jadi 37:22 ee 37:22 sebagai apa di PWI? 37:24 Saya di PWI itu Kris ee sudah lama 37:27 karena memang dasarnya ee apa ya ee 37:32 ee sebagai wartawan ya. 37:34 He. 37:35 Jadi saya dari mulai 37:38 I think I spent about more than 30 years 37:42 sebagai pengurus di PWI pusat ya. Hm. 37:45 Tapi ee mostly incarr di ban bidang luar 37:48 negeri. 37:48 He. 37:49 Inar dengan kerja sama dengan 37:51 jurnalis-jurnalis di seluruh dunia. He 37:54 ya, terutama di ASEAN ya, yang dikenal 37:58 dengan Konfederasi 38:00 Wartawan ASEAN. 38:01 Heeh. 38:02 ASEAN Journalist Association ya, 38:04 Konfederasian 38:06 dan juga dari Eropa dan seluruh dunia. 38:09 Jadi itu yang saya mungkin karena saya 38:11 dianggap [menghela napas][terkesiap] 38:13 menguasai bahasa asing gitu. Jadi 38:16 komunikasi juga ke mana-mana keab ya 38:18 repotan kunjungan termasuk banyak 38:20 kunjungan juga ke luar negeri dari 38:22 kontekstual itu apa 38:25 ee hubungan dengan jurnalisme itu dengan 38:28 para wartawan lah gitu. H. Oke. 38:30 Nah, saya sudah selesai terakhir itu ya, 38:33 tapi masih suka ee ya berteman ya, suka 38:37 ditanya-tanya terus. Ken saya dulu di 38:40 dalam kegiatan di PWI itu pusat ada 38:43 salah satu kegiatan yang namanya Hari 38:46 Pers Nasional, Nasional Pres 38:48 itu Februari ee setiap tahun ya. 38:52 Dan itu apa namanya ee saya kebanyakan 38:55 yang incart gitu. 38:56 Kalau mau diangkat boleh diangkat boleh. 39:00 Jadi ya seperti itu, Kris. Halo. 39:04 Halo. 39:06 Oh, dimatiin. 39:07 Iya. 39:08 Oke. Ee ini ada yang tanya dari Bu 39:11 Maskur. Saya ingat umb waktu siaran di 39:13 kayu manis kalau pagi-pagi mengucapkan 39:16 selamat ulang tahun dari Ibu Masyur. 39:19 Iya. E ingat ya, Ombok waktu siaran di 39:22 kayu manis. Beliau pernah dengar 39:25 ya? 39:27 Ya, e mungkin aja ya karena waktu itu 39:30 juga 39:31 ee Radio Kalimadanis kan dulu sebelumnya 39:33 terkenal ya. 39:34 Iya. 39:35 Terus masih ingat enggak dulu ada 39:36 lagunya gimana lagunya? 39:37 Ustaz besar di situ ya? 39:39 Qosim Nurseha. Ustaz Qosim Nurseha. 39:41 Qosim Nurseha ya. 39:42 Iya. Heeh. 39:43 Ya, itu saya juga kenal dan dulu juga 39:45 saya suka dengar itu 39:47 itu ceramahnya beliau itu bagus sekali. 39:50 Nak gak tahu setelah itu karena mungkin 39:53 board of director dari Delta itu kan 39:55 juga memiliki radio kayu badis. 39:58 Heeh. Heeh. 39:59 Mengambil over gitu ya. 40:00 Iya. Iya. Iya. 40:00 Heeh. Terus saya diminta 40:02 di Cend itu ya 40:03 join begitu. [tertawa] 40:05 Dan seperti biasa ya saya siaran lagi. 40:10 Oke. 40:11 Dan itu mungkin ee banyak juga 40:14 pendengarnya. Banyak sekali. Tris. Oke. 40:16 Enggak tahu waktu itu ya mungkin. 40:20 Terima kasih Rasil sudah mengobati 40:22 kangen saya sama Om Bob. E minta nomor 40:25 teleponnya dong. Kan tadi sudah dibacain 40:27 Om Bob Iskandar nomor teleponnya 0813 40:30 kemudian 82 40:33 82 kan 40:34 82 92 40:35 8292 0808 40:38 I betul sekali. 0813. 40:41 Kemudian 82 9208. 40:45 E tolong fotoin kami dong. Ada ini di 40:48 sini ada teman-teman yang lagi PKLIN ada 40:50 Aziz, ada Fatir, ada Arya ya 40:55 bisa difotoin di situ ya. Tapi ya 40:58 nanti-nanti aja deh pokoknya yang 40:59 gambarnya seperti ini untuk 41:00 kenang-kenangan Om Bob. 41:02 Om Bob terima kasih ya sudah 41:05 bincang-bincang di Radio Rasil. 41:08 Mudah-mudahan 41:10 kapan-kapan bisa ngomong-ngomong lagi 41:12 ya. 41:12 Ya, terima kasih Kris ee ee atas 41:15 kesempatan ini ya. Saya sangat 41:18 menghargai 41:19 ada nasihat untuk para brokaster Rasil, 41:21 para penyiar hasil ada nasihat enggak? 41:24 Iya. 41:24 Ee nasihat tolong nasihatin 41:27 ya. saya ee terkesan sekali ya ee saat 41:31 ini 41:33 terutama bertemu dengan rekan saya, 41:35 sahabat saya, saudara saya Bung Krishna 41:37 Purwana ini ee seorang yang ee cukup 41:41 sangat dikenal di tanah air ya. 41:44 [tertawa] 41:44 [terkesiap] 41:45 Ee orangnya friendly sekali, smart ya 41:49 dan saya merasa semacam inspire, 41:53 tergugah kembali ya. Heeh. 41:55 Diajak ngomong begini secara otomatis 41:57 tadi kanus saya cerita mengalir aja 42:00 begitu ya. Nah memang seperti itu apa 42:05 adanya saya. 42:06 Oke 42:06 ya. Seperti itu juga saya sampaikan apa 42:10 adanya dan saya harapkan rasil ini yang 42:14 oleh Kes singkatan dari Radio 42:17 Silaturahmi terakhir 42:18 benar-benar menjadi jerminan silaturahmi 42:21 antara kita umat Islam. He 42:24 di Indonesia terutama 42:27 diga juga 42:28 juga di negara-negara lain di Asia 42:30 Tenggara, 42:31 Asia Pasifik, Asia Selatan, dan di 42:34 seluruh dunia. 42:35 Oke, 42:35 itu obsesi saya. 42:36 Mau salam untuk Bang Noyim enggak? Bang 42:38 Noim lagi dengar nih. 42:39 Bang Noim Hayat mau salam enggak? 42:42 Noim Hayat. 42:42 Nah, salam 42:43 ya untuk Bung Naim Hayat. 42:45 Asalamualaikum. 42:47 Where are you now? [tertawa] 42:49 I hope that 42:51 you still remember me right? I am Bob. 42:53 Bob Iskandar. We have been met 42:57 before 42:59 but it's long time that we never met 43:01 again. How's everything? Are you in 43:04 Jakarta now or still in Australia? 43:08 I would like to meet you sometimes, 43:11 Bung Hayat. Ya, we can chat again with 43:14 Krishna. We can have copy copy also. 43:17 Oke. [tertawa] 43:19 Oke. 43:20 Oke. 43:20 See you again. 43:22 Baik. Eh, 43:23 terima kasih. 43:24 Terima kasih. Salam dari Bang Noim Hayat 43:26 untuk Bob Iskandar. 43:27 Yes. 43:28 Oke, terima kasih Om Bob sudah hadiri 43:29 Rasil sudah 43:32 menceritakan pengalaman-pengalamannya 43:34 yang menarik ya dari berbagai negara. 43:36 Mudah-mudahan Om Bob sehat ya. 43:39 Ya, terima kasih Kris ya. Kita sama-sama 43:41 sehatlah ya. Amin. Amin. 43:42 menjalani sisa-sisa kehidupan dari Kris. 43:45 Oke. 43:46 You are in much be. 43:48 Masih ada kesempatan lebih banyak. 43:49 Oke. Sekali lagi terima kasih untuk Bob 43:51 Iskandar, saya Muhammad Krishna, 43:54 kemudian Oni Sahputra dan Algi mohon 43:57 pamit. Wabillahi taufik walhidayah. 43:59 Wasalamualaikum warahmatullahi 44:00 wabarakatuh. 44:36 Yeah.