Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:07 Brail 0:13 TVrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:15 warahmatullahi wabarakatuh. 0:17 Waalaikumsalam warahmatullah. Allahumma 0:19 sholli ala sayyidina Muhammad sayidina 0:21 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:23 lagi hari ini hari Rabu tanggal 0:25 28 Agustus 0:28 2024 atau tanggal 24 Safar 1446 Hijriah. 0:32 Kita jumpa lagi dalam acara Hijal Talk. 0:35 Siapa akan kita hadirkan? Masyaallah. 0:37 Tapi di sini yang jelas ada Aulia dan 0:40 Dina dari SMK 4 Keranggan yang sedang 0:43 PKL juga. Ondi Saputra dan 0:47 Algi yang kami adalah seorang pria 0:53 berusia 77 tahun namanya Kak Joko 0:57 Mursito. Kenapa kami bilang Kakak beliau 1:01 karena ini aktif di Pramuka pernah 1:02 menjadi kepala pus dilatnas. 1:05 Lahirnya di Surakarta tanggal 14 1:07 Februari tahun 1:10 1948 atau 47 antara dua itu. SD-nya di 1:15 Surakarta kemudian di di Prambanan ya, 1:19 SMP-nya di ee Kalasan, 1:24 di SMP Negeri Kalasan, kemudian di SPG 1:28 Muhammadiyah Klaten, kemudian S1-nya di 1:31 UNILA, ambil pendidikan sosial, S2-nya 1:33 di UNPAT. 1:35 sosiologi dan antropologi. Kemudian 1:37 S3-nya di UI ambil 1:41 sosiologi namanya Bapak Joko Mursito 1:45 karena Pramuka saya panggilnya Kak Joko 1:47 aja. Asalamualaikum Pak Joko. 1:49 Waalaikumsalam war selamat datang di 1:51 Rasil. Susah enggak tadi menemukan 1:53 Rasil? Sudah pernah ke sini apa 1:54 sebelumnya? Pernah. Pernah kemu Ustaz 1:57 Ihsan? Pernah. Oh enggak enggak sulit 2:00 ya? Iya. 2:02 Ee Bapak kan dulu, maaf agamanya kalau 2:04 enggak salah Katolik ya. Iya, betul. 2:06 Lalu bagaimana lalu menjadi Islam 2:09 seperti bagaimana prosesnya, Pak? Iya. 2:12 Jadi saya mulai mempelajari ee timbul 2:16 keraguan gitu itu ketika saya di SMA. 2:20 Karena sebelum di SPG itu saya mengalami 2:22 di SMA dulu dan SMA saya SMA pasti. Nah, 2:27 di dalam SMA pasti itu saya mendapat 2:29 pelajaran ilmu falak. Ilmu falak. Nah, 2:32 tentang kejadian ee bumi, matahari dan 2:35 sebagainya. Jadi, ada teori yang 2:38 dikemukakan oleh Jamberlain dan Multon. 2:41 He. Itu mengatakan bahwa bumi, matahari, 2:44 bulan itu tadinya satu. Heeh. dia 2:46 merupakan kabut pilin. Kemudian bagian 2:49 dari kabut pilin itu ada yang terpisah 2:51 menjadi bumi. Kemudian ada bagian kabut 2:54 ee dari bumi itu ada yang lepas dari itu 2:57 menjadi bulan. He. Nah, ini langsung. 3:00 Nah, teori ini disempurnakan oleh 3:03 Jamberrelin dan eh dari Chamberrin dan 3:05 Multon ini disempurnakan oleh Emmanuel 3:08 Khan dan Lebris. Nah, ketika saya dapat 3:11 teori itu, karena ini yang saya anggap 3:14 benar, ini kok enggak sama dengan di 3:17 kitab suci saya pada waktu di Injil ya. 3:19 Iya. Jadi, e kitab suci saya waktu itu 3:22 mengatakan bahwa bumi itu datar kemudian 3:25 ada lengkum H yang namanya langit. Hm. 3:28 Nah, jadi kok Nah, kemudian saya 3:31 berpikir ee karena kitab suci itu ee 3:35 ciptaan Allah mesti enggak bakal salah 3:39 ciptaan Tuhan itu enggak bakal salah. 3:40 Tapi ini beda gitu ya. Nah, ini mesti 3:42 ada yang merubah gitu. He. Jadi ketika 3:45 itu kan saya juga ada ini ya, ada agak 3:48 confuse antara 3:51 ee di Islam. Kemudian saat ee waktu 3:56 sebelum saya masuk Islam itu saya ke 3:58 Kristen dulu. He. Nah, jadi waktu itu 4:01 saya minta izin sama ayah ya boleh 4:03 enggak saya karena di sekolah saya 4:06 banyak yang Kristen. Saya ngikut Kristen 4:09 boleh enggak? Ya bilang boleh. 4:12 Nah, waktu itu saya bersama teman-teman 4:15 itu ikut di ee Jumat Allah. He. Jadi, 4:18 ada gereja Jumat Allah. Selain gereja 4:21 Kristen Indonesia, kemudian ada gereja 4:24 Kristen Jawa, ada Kristen Jumat Allah. 4:26 Kemudian saya coba. Kemudian kok cara 4:30 ininya beda-beda. He. Cara sembahyangnya 4:32 beda-beda. Kemudian suatu saat saya mau 4:36 nyoba, boleh enggak saya ke gereja 4:38 baptis? Coba. Ayah saya terluka kalau 4:41 itu untuk ke Kristen gitu. Saya mencoba 4:45 ke gereja baptis beda lagi. Kemudian 4:49 saya mencoba lagi 4:52 ee Jumat Allah gereja baptis di 4:55 Penumping waktu itu di 4:57 Surakarta. Cara sembahyangnya beda-beda. 5:01 Sehingga saya 5:02 berpikir kok kalau ini satu kenapa 5:07 caranya berbeda-beda begitu. Nah, itu 5:10 saya mulai keraguan itu SMP sebenarnya 5:12 saya sudah keraguan karena SMP kan saya 5:14 ikut ayah. Jadi sebelum di SMP Kalasan 5:18 ikut kakek lagi itu saya ikut ayah. Ayah 5:22 Katolik ya. Iya. Jadi di Solo. Iya. Jadi 5:27 saya mengalami di SMP Negeri 4 Surakarta 5:30 waktu itu. Nah, jadi ketika SMA tambah 5:34 lagi jadi ada pelajaran ilmu falaq itu 5:39 menjadi agak 5:41 agak agak ini pikiran saya tambah kok 5:44 seperti ini tambah sudah jarang ini 5:47 lagi. Tapi ketika saya ee mencoba untuk 5:53 saya pelajari buku-buku yang lain 5:56 termasuk buku ee dari Hindu, Buddha, 6:00 Mahayana dan Hinayana itu saya baca 6:03 karena saya termasuk suka membaca tambah 6:05 bingung baca ya. Tambah bingung. Iya. 6:09 Kemudian ya setelah sampai di perambanan 6:12 itu saya ikut kembali ke kakek 6:15 itu. Nah, suatu saat saya ketemu dengan 6:18 Mas Subandi. Hm. Mas Subandi ya. Mas 6:20 Subandi. Jadi beliau muslim. Mas Subandi 6:23 ini muslim. Muslim. Beliau waktu itu 6:25 aparat desa. 6:28 Kemudian ee yang terakhir itu y Mas kita 6:33 anu ikut kuliah subuh. Hm. 6:37 Saya bilang, "Aduh, saya enggak bisa, 6:39 Mas, bangun pagi." Iya, enggak. Ini 6:43 kuliahnya jam 0.00. Oh, iya. Ikut ya. 6:46 Waktu itu di ada masjid gitu. Jadi di 6:50 situ ada sekolah dekat masjid ituul afal 6:54 di situ. Nah, itu kebetulan yang bicara 6:57 adalah Ir. Khairul Salim. 7:00 Nah, jadi IR Khairul Kalim Salim waktu 7:03 itu ee menyatakan tentang ee surah 7:08 Al-Anbiya H ayat 7:10 30. Jadi, awalam yaralladzina kafaru 7:15 anas samawati wal ardho 7:17 kanskon faqnahuma walna minal 7:22 main afala. Jadi kalau 7:26 begitu, jadi teori big bang. Jadi teori 7:30 ini mungkin salah ya waktu itu karena 7:33 big bang juga belum muncul. Heeh. Iya. 7:36 Saya melihat ini lebih jadi kalau lebih 7:40 masuk ak langit dan bumi lebih masuk 7:41 akal. Lebih masuk akal. Nah, tadinya 7:45 saya teorinya Chamberline dan Walton itu 7:48 tentang Abut Pilin itu saya juga enggak 7:49 masuk akal. Kenapa enggak masuk akal? 7:52 Saya berpikir kalau ee di matahari itu 7:57 kan ee bahan-bahannya bahan matahari ee 8:03 beda dengan bumi dan bulan. He lah kalau 8:07 itu ada bagian yang lepas mestinya yang 8:11 lepas itu juga tidak jadi bumi. Hm. 8:14 Iya. Kemudian mestinya yang lepas ya 8:18 kayak matahari yang sekarang. Kemudian 8:20 yang lepas lagi yang enggak jadi bulan. 8:22 Nah, itu ketika saya menerima itu yang 8:27 kalau di itu kan bukan ee di surat 8:31 Al-Anbiya itu kan bukan menyatakan bumi 8:33 dan matahari, bukan kakut itu, tapi 8:36 langit dan bumi. Hm. Jadi ketika kita 8:39 melihat antariksa itu lebih meyakinkan 8:42 lagi bahwa antariksa yang luas sekali 8:46 itu yang disebut langit yang isinya 8:48 berbagai macam ee planet. Planet ya. 8:52 Bahkan menurut NASA itu ada ee berapa? 8:56 200 miliar lebih planet itu termasuk 8:59 bumi. 9:01 Jadi, wah kalau gitu ini yang benar. 9:05 Kemudian saya bilang, "Saya sudah mulai 9:07 belajar ee sembahyang sendiri." Nah, 9:11 kemudian 9:13 Mas Bandi ketika saya sudah ikut ini dan 9:15 sebagainya, pengajian-pengajian dan 9:18 sebagainya, coba di Jobo salat saja 9:22 sekalian. Belajar salat. Saya sudah 9:25 salat, Mas. Belajarnya sama siapa waktu 9:27 itu? Ee belajar baca sendiri sendiri? 9:30 Iya. E belajar baca sendiri. Kebetulan 9:33 di ee dekat rumah itu ada pengajian 9:37 anak-anak gitu ya. Saya suka dengarkan 9:40 bacaan-bacaan itu. Saya sudah, Mas. Tapi 9:44 harus di ini syahadat dulu. Heeh. Mandi 9:47 dulu. Disuruh mandi. Mandi kemudian 9:51 bersan. Nah, ketika saya sudah diumumkan 9:55 itulah baru keluarga semua tahu bahwa 9:57 saya masuk Islam. Hm. Gimana responnya 10:01 setelah tahu tuh? Ya, kalau ayah ya 10:04 tidak mendukung. Sangat tidak mendukung. 10:08 Kalau ibu karena ibu kan sudah lain 10:11 ininya. Ibu mendukung juga ibu. Nah, 10:14 kemudian akhirnya adik-adik saya ajak 10:19 sedikit-sedikit satu satu. Akhirnya 10:22 alhamdulillah masuk Islam semua. 10:25 Nah, 10:26 ketika itu saya diajak sama Mas Subandi 10:30 itu, "Coba belajarnya ini saja, Dek Joko 10:34 kita ini ke Gading Pesantren aja. Gading 10:37 Santren itu nama desa. Nama desa di 10:40 Ketandan. Di Ketandan di Ketandan 10:42 Klaten, Jakarta eh Jawa Tengah. Jawa 10:44 Tengah. H yang dekat Klaten ya. Itu 10:46 daerah Klaten. Jadi itu satu kampung itu 10:50 penduduknya muslim semua dan 10:52 Muhammadiyah semua. hanya satu yang 10:55 nahdiin, tapi ya rukun-rukun saja gak 10:58 masalah. Nah, di situ saya belajar 11:01 ngaji, belajar ini dan sebagainya. Dari 11:04 situ sama anak-anak kecil belajarnya. 11:07 Iya. Sekarang sudah sudah pandai ya. 11:10 Nah, insyaallah sudah sudah bisa sering 11:14 diminta khotbah. 11:17 Masyaallah. Baik, Iwan dan akhwat. Masih 11:20 di acara Hijrah Talk masih bersama Kak 11:23 Joko 11:24 Mursito, 77 tahun. Kenapa saya panggil 11:28 Kakak? Karena beliau sangat aktif di 11:30 pramuka. Pernah menjadi kepala Pusdiklat 11:33 Latnas. Ya. Hm. Kalau pembinaan Islam 11:37 sendiri di dunia pramuka bagaimana? Nah, 11:40 jadi sebenarnya kalau kita melihat 11:43 masyarakat madani yang sebenarnya itu 11:46 ada di pramuka. He. Jadi tidak di situ 11:50 toleransi beragama itu sangat kuat. H. 11:53 Jadi kemudian antara muslim sama itu 11:59 sama sesama seiman itu benar-benar kayak 12:01 saudara di situ. Kalau saya datang ke 12:04 rumah adik saya, saya enggak berani. Ayo 12:07 makanannya keluarin enggak berani. Tapi 12:09 kalau sesama pembina pramuka pelatih, 12:12 apa yang di belakang? Keluarin 12:15 aja. Nah. 12:17 Kemudian yang hebat lagi kalau kita mau 12:20 kegiatan apa-apa gitu yang kegiatan 12:23 besar itu teman-teman dari ee nonmuslim 12:27 itu yang menyediakan tempat dan 12:29 sebagainya. Apalagi kalau di Jamburi 12:32 kegiatan itu mereka ini bahkan ketika 12:35 saya di Lampung itu memang ada kegiatan 12:37 kalau ee Jumat itu yang jaga parkiran 12:42 dan sebagainya anak-anak yang nonmuslim. 12:45 He. Kalau ee Minggu Ahad itu yang jaga 12:48 gereja anak-anak pramuka yang muslim. 12:52 Nah, itu jadi jadi seperti masyarakat 12:55 madani sebenarnya. Benarnya seperti itu. 12:57 I. Oke. Masyaallah. Oke. I dan akhwat 13:02 tahu enggak Kak Joko Mursito ini pernah 13:05 jalan kaki dari Lampung ke 13:10 Jogja. Ada lihat apa, Pak? jalan kaki 13:14 dari Lampung ke Yogyakarta. Iya. Jadi 13:17 sebenarnya saya banyak mengumpulkan apa 13:20 ya budaya-budaya daerah yang bisa 13:23 diadopsi di dalam pendidikan 13:25 kepramukaan. Heeh. Baik itu lagu-lagu 13:29 kemudian tari, permainan dan sebagainya. 13:31 Kita ngambil apa ya 13:35 ee budaya luhur h indigenous culture 13:39 gitu. itu ke dalam pendidikan 13:42 kepramukaan sehingga pendidikan 13:44 kepramukaan itu kaya akan apa saja. Jadi 13:49 kalau di pramuka itu kan anak-anak 13:51 pramuka kan kalau di kemah lagu apa saja 13:54 bisa gitu ya hampir kegiatan apa saja 13:57 bisa mereka itu karena ya memang kita 14:00 sudah kaya dari para pendahulu kita itu 14:03 ada lumbung lag lumbung cerita dan 14:06 sebagainya ya cerita-cerita heroik dan 14:09 sebagainya itu luar biasa dikumpulkan 14:12 kemudian jok jok-jok ya lucon-lucon yang 14:15 tapi yang bagus yang tidak ada joroknya 14:19 itu dikumpulkan. Jadi untuk ee kalau ee 14:24 untuk sebelum apa sesi dimulai itu kan 14:28 ada is breakingak 14:31 ya itu menggunakan cerita bisa 14:35 menggunakan ee apa lagu dulu sebelum ini 14:39 permainan 14:41 ya gitu. Jadi menarik pendidikan 14:44 kepramukaan itu sebenarnya menarik. Maka 14:47 sebenarnya agak sayang kalau tidak 14:49 dijadikan ekstrakurikuler wajib itu 14:52 sekarang sudah enggak ada katanya apa 14:55 masih. Iya karena ada SK menteri yang 14:58 baru itu. Tapi menteri berjanji pokoknya 15:01 di sekolah harus tetap ada pramuka, 15:03 harus ada gudep. Hm. 15:07 Oke. Pendengar pernah jadi pramuka 15:08 enggak? pramuka tuh ee yang paling bawah 15:11 tuh siaga ya, Pak ya, usia 7 sampai 10 15:14 tahun. Kemudian di atasnya penggalang 15:17 dari 11 sampai 15 tahun. Kemudian 15:19 Penegak dari usia dari 16 tahun sampai 15:21 20 kemudian Pandega, Pandega iya 21 15:25 tahun sampai 25 tahun. Kemudian pembina. 15:28 Nah, Bapak pernah di sini nih ya, Kak 15:29 ya? Kak Joko pernah di pembina, pernah 15:32 dipelatih juga ya? Iya. Hm. 15:34 Saya sebenarnya dari siaga sudah, tapi 15:37 dulu namanya tidak siaga karena dulu 15:39 masih pandu. Oh, pandu. Iya. Jadi saya 15:41 jadi pandu pada waktu itu saya pandunya 15:44 pandu KBI. Heeh. Kepanduan bangsa 15:46 Indonesia. Heeh. Itu ee bajunya 15:51 seragamnya ee sama dengan bajunya 15:53 pramuka sekarang, tapi celananya juga 15:56 sama dengan bajunya. Jadi drill-drill. 15:58 Hmm. Drill drill drill drill. Tangan 16:00 lehernya sama, tapi yang sebelah kanan 16:03 merah, yang sebelah kiri putih. Itu 16:05 Pandu KBI. He. Nah, waktu siaga saya di 16:08 situ, siaga dan Penggalang ya. Jadi 16:10 tahun '5 saya sudah jadi Korcaci dulu 16:14 namanya atau pemula. Kalau zaman dulu 16:17 namanya tidak siaga, tapi pemula. 16:19 Pemula. He. Jadi siaga itu namanya dulu 16:21 pemula. Heeh. Kemudian penggalang itu 16:24 dulu namanya perintis. Hm. Kemudian 16:28 penegak itu penghila. H pandeganya 16:31 enggak ada penghela pendegak dan pandika 16:33 itu penghela. Jadi itu ee 16:36 ketika jadi pramuka itu namanya berubah. 16:40 He. Nah, kenapa nama itu berubah? Tidak 16:43 seperti di Wosem. Nah, kalau di Wosem 16:46 kan 16:48 ee anak siaga itu kaps. Kaps itu anak 16:52 serigala. Oh, kita tidak pakai nama itu. 16:55 H. Nah, di Pramuka nama-nama itu 16:58 diambilkan dari ee kiasan dasar sejarah 17:02 perjuangan bangsa Indonesia. 17:04 Jadi ketika bangsa Indonesia pertama 17:07 kali tahun 17:08 1908 itu mensiagakan diri, mensiagakan 17:12 diri untuk merdeka dengan lahirnya Budi 17:15 Utomo itu. Jadi Budi Utomo itu namanya 17:17 saja nama Jawa, tapi sebenarnya 17:19 anggotanya 17:21 sudah ee diversifikasi ya, sudah 17:25 bermacam-macam suku sudah gak ada. Nah, 17:27 kemudian ketika penggalang itu diambil 17:30 dari tahun 1928. He. Jadi bangsa 17:34 Indonesia sudah menggalang kekuatan. 17:37 Jadi dengan adanya Sumpah Pemuda ya. 17:40 Kemudian nama penegak itu diambil dari 17:43 17 Agustus menegakkan bangsa, menegakkan 17:48 negara. Itu nama pendeka. Nah, Pandeka 17:51 itu bagaimana mengisi kemerdekaan itu? 17:53 Mandegani kemerdekaan. Nah, itu jadi 17:56 nama-nama itu diambilkan dari sejarah 17:59 perjuangan bangsa. 18:01 Jadi para pendahulu kita itu luar biasa. 18:04 Oke, ini ada WA yang masuk ya. Silakan 18:08 Anda yang mau kirim WA mau mengasih 18:10 respon. Kami ee sedang 18:13 berbincang-bincang dengan Kak Joko 18:15 Mursito usianya 77 tahun. Beliau tadi 18:19 beragama Katolik, sekarang sudah masuk 18:22 Islam dan beliau pernah menjadi pembina 18:25 pramuka. pernah jalan kaki dari 18:30 Yogyakarta eh dari Lampung ke Yogyakarta 18:34 berdua. Yang satu hanya kuat sampai 18:36 Jakarta tapi Kak Jokoni langsung sampai 18:39 ke 18:41 Yogyakarta. 18:43 Ee selamat datang Pak Joko di 18:45 Rasihasilo. Senang sekali mendengar 18:47 ceritanya. Ee apakah sekarang pendidikan 18:51 pramuka masih relevan dengan keadaan 18:53 sekarang? mengingat anak-anak sekarang 18:55 serba apa-apa modern sebenar serba 18:58 instan. Silakan. Iya. Ee sebenarnya 19:02 pendidikan kepramukaan itu adalah 19:04 pendidikan karakter. He. Jadi sebenarnya 19:07 yang dipentingkan adalah karakter. Jadi 19:10 life skill itu nanti mengikuti karakter 19:13 lebih dulu. Oleh karena itu ee ee scout 19:18 kalau di ini kegiatan kepramukaan atau 19:22 ee scouting skill itu sebenarnya bagian 19:26 dari bagaimana mendidik karakter. 19:30 Sehebat apapun, setinggi apapun 19:32 teknologi tanpa karakter yang baik itu 19:36 akan merusakkan bangsa ini. Jadi bangsa 19:39 ini harus memiliki karakter yang baik. 19:41 menurut saya masih sangat relevan. Namun 19:44 demikian memang ee karena sekarang 19:46 generasinya sudah beda. Kalau dulu kan 19:50 pramuka itu dari generasi X dari Bobby 19:54 Boomer, generasi X, generasi milenial, 19:57 kemudian generasi Z, sekarang generasi 20:00 alfa. Sekarang siaga itu adalah generasi 20:02 alfa he yang sudah beda banget 20:04 pendidikannya. Oleh karena itu memang 20:06 saya menyarankan kepada ee kuartir 20:08 nasional Gerakan Pramuka agar ada 20:11 perubahan syarat kecakapan umum yang 20:13 lebih dimodernkan ya, sehingga mengikuti 20:17 perkembangan zaman yang 20:19 sekarang. Iya. 20:22 Oke. Ee ada pertanyaan lagi masuk. 20:25 Asalamualaikum Kak Joko. Kak Joko pernah 20:28 ikut jambore di luar negeri enggak? Di 20:29 mana saja itu? Iya. Saya sebenarnya 20:33 mengikuti hanya dua kali Jamborit. Yang 20:36 pertama adalah di Inggris tahun 2007 20:39 karena itu kebetulan pas 100 tahun ulang 20:43 tahun ee Gerakan Pramuka Dunia ya. 20:47 Kemudian yang 20:49 terakhir 2023 di 20:53 ee Korea Selatan. Karena jamur-jambur 20:56 yang lain itu kan kebetulan saya ada di 20:59 Kepala Pusdik Latnas yang agak sibuk 21:02 sekali. Kita malah nyiapkan kontingen 21:04 jamur itu tapi enggak bisa ikut. Hm. 21:08 Iya. Jadi enggak tahu perbandingan ee 21:11 pramuka Indonesia dengan pramuka dari 21:14 negeri lain seperti perbandingannya? 21:16 Iya. 21:17 Kalau perbandingannya sih mirip-mirip 21:20 karena saya selain itu kan pernah 21:22 diminta untuk memberikan materi di 21:24 beberapa negara. pernah diminta materi 21:28 di Bangladesh, kemudian pernah di 21:30 Australia, pernah di Thailand, diminta 21:33 Thailand, dan yang terakhir kemarin saya 21:35 diminta di Sri Lanka merupakan ee materi 21:40 ada kursus namanya kursus 21:43 CT, Course of Assistant Leader Trainer. 21:47 itu KH kursus yang nomor dua setelah 21:50 yang tertinggi. Jadi setelah yang 21:53 tertinggi itu ee kalau di kita itu ee 21:57 kursus KPL, jadi kursus pelatih pembina 22:01 pramuka tingkat lanjutan. Kalau di luar 22:03 negeri namanya CLT ya. Nah, saya di CLT 22:08 saya juga pernah diminta di Korea 22:09 Selatan dulu tahun 2015 menjadi pelatih 22:13 di situ di Bangladesh itu CLT. Kemudian 22:16 yang terakhir ini kami diminta di Sri 22:20 Lanka baru Juni tahun 2023 kemarin ya. 22:24 Kalau perbandingannya sama sih hanya ee 22:29 di sana itu pemerintah full support ya. 22:33 Jadi sampai saya agak ini bahwa 22:36 pelantikan-pelantikan kalau kita ee apa 22:39 ya pramuka Garuda. He. Jadi di sana 22:42 Eagle Scott itu dihadiri presiden. Oh 22:45 gitu. Luar biasa. Masyaallah. Iya. Jadi 22:49 ya bangga sekali. He. Bisa kalau kita 22:53 kan pramuka Garuda paling yang hadir 22:56 ketua kuartir kalau ini seluruh ini di 22:59 Sri Lanka. Jadi wah luar biasa itu 23:02 program di tiap negara dengan negara 23:05 lain sama enggak? Tali apa terus masang 23:09 tena masang itu sama program? ee mirip 23:11 mirip mirip mirip karena memang ada 23:14 pedomannya ya. Jadi eh wasome 23:19 eh organization Scott Movement itu 23:22 membuat suatu panduan yang mestinya 23:25 diikuti walaupun tidak sama karena ee 23:28 budaya setempat boleh masuk di situ. 23:31 Jadi ininya mirip-mirip ya. Jadi yang e 23:36 terutama hanya karakter dan scouting 23:40 skill. Dan scoting skill ini yang 23:43 bervariasi ya menurut ee kemajuan di 23:48 masing-masing negara gitu. 23:50 Oke. 23:52 Asalamualaikum Kak Joko. Kak Joko, 23:54 kesannya mengenai ee Bapak Hamono 23:58 bagaimana? Beliau kan dulu pernah 24:00 menjadi ketua Warnas ya. Kartas. Wah. He 24:05 itu Pak HB9 itu idola saya itu luar 24:09 biasa itu. Bahkan saya sering cerita he 24:12 tentang beliau itu tahun 1955 itu ada 24:16 koran kedaulatan rakyat. He. Jadi itu 24:19 sampai diceritakan di koran kedaulatan 24:21 rakyat. Jadi pada waktu itu Pak 24:23 Mengubono itu dari apa? Dari ee 24:28 Kaliurang nyetir sendiri subuh habis 24:32 subuh gitu. Nah, sampai di Sleman diop 24:35 oleh bakul beras. Hm. Oh, ya. Iya. Kalau 24:38 kita misalnya pejabat di stop bakul 24:41 beras yang gak diken tentu saja sudah 24:42 tua kan 24:44 mesti enggak berhenti. Itu berhenti 24:47 berhenti. Berhenti dan dia tanya, "Mau 24:50 ke mana, Mbok?" E ini mau Mas, saya 24:53 boleh ngikut? Oh, iya silakan. 24:55 Nah, bakul beras itu langsung duduk di 24:57 samping tapi dia bakul beras itu ngomong 25:00 juga itu tolong Mas ya diangkat 25:05 iya dia enggak tahu kalau itu rajanya ya 25:08 dan HB9 itu ngangkat itu beras itu ke 25:13 bak belakang kan itu jeep ya di bak jok 25:16 belakang itu sambil mungkin 25:19 ngobrol-ngobrol dan sebagainya tahu-tahu 25:21 sudah sampai di keranggan kalau di koran 25:25 itu ee ada yang dua, ada yang bilang di 25:30 Kota Gede ee di Pasar Gede, ada yang 25:33 bilang di Keranggan. Keranggan. Kerangan 25:35 yang betul yang mana? Ya, kalau saya 25:37 mungkin di Keranggan. Iya, di Keranggan. 25:39 Karena kalau di Pasar Gede kan enggak 25:42 ada anu polisi. He. Nah, begitu sampai 25:46 sudah, Mas. Sampai di sini ya, tolong 25:49 diturunin ya, Mas. Turunan di Jogja loh 25:52 itu diturunkan. I karung itu setelah 25:55 diturun kan e mbok bakul beras itu mau 25:59 bayar. Heeh. Kan uangnya kan ditaruh di 26:02 selendang gitu diikat zaman dulu itu. 26:04 Iya. Nah, begitu mau bayar Sri Sultan 26:08 sudah pergi. Oh, ngomel-ngomel, Mbok. 26:12 Bakul beras itu. Dia bilang, "Mbok, 26:14 kalau ee minta bayar yang lebih lebih 26:18 besar tuh ngomong saya kan malu ini." 26:20 Begitu lagi ngomel-ngomel didatangin 26:22 polisi. Heh, ada apa, Mbok? Ya itu loh 26:25 sopir itu. Kemudian dibentak sama sopir 26:28 apa itu? Sri Sultan Amang Kupono 26:32 seorang yang dicintai, yang sangat 26:35 dihormati dikatakan sopir, disuruh 26:37 ngangkat beras dia sok ya. Heeh. 26:40 Akhirnya dia hanya menyebut, "Aduh Gusti 26:42 pingsan." Oh. Bakul beras itu. Ditanya 26:45 ngapa? Ngapa sama orang-orang sekitar. 26:48 Nah, itu luar biasanya Sri Sultan. Jadi 26:52 bisa jadi panutan seorang pemimpin, 26:55 seorang raja. Kalau cuma sekedar 26:58 pemimpin ini, ini raja yang disembah loh 27:01 di sana itu. 27:04 Dia mau. Masyaallah. Tapi dari mana tuh? 27:07 Dari sebelum keeranggan. Dari mana dia 27:10 ngangkutnya? Sleman. Dari Sleman ke 27:12 Keranggan. Sleman sampai ke Kerangan. 27:14 Masyaallah. Iya. Jadi, jadi saya memang 27:17 sangat salut sekali sama beliau itu. 27:20 Bahkan ee hal-hal yang tentang beliau 27:23 itu saya kutip. 27:25 sampai juga beliau ikut kursus itu hebat 27:29 sekali. Kursus apa? Kursus KMD. KMD itu 27:32 kursus pembina yang paling dasar. Hm. 27:34 Iya. Kalau enggak salah itu tahun 53 27:37 beliau ikut itu. Tapi masih pandu. Masih 27:39 zaman pandu. Heeh. Nah, pada waktu 27:41 kursus itu itu sudah jadi wakil presiden 27:43 belum? Ee tahun '3 saya kira belum. 27:49 Belum. H. Gimana? Gimana tadi kalau 27:51 ceritanya? Hah? Ceritanya gimana tadi? 27:53 Yang ini yang kursus. He. Jadi ceritanya 27:56 itu kursus itu dilaksanakan di keraton. 27:59 Hm. Ya, di keraton. Jadi ketika itu kan 28:02 ada di dalam kursus itu kan ada 28:04 permainan. He. Permainan itu ada ee apa 28:07 namanya ya? Kuda sama joki gitu ya. Jadi 28:11 satu baris gitu. Heeh. Lari gitu. Lari 28:15 mundur. Kemudian yang satu baris lagi 28:18 ngejar. He. Nah, ketika terkejar ee dia 28:22 minta digendong. 28:25 Nah, kebetulan Sri Sultan itu pas dapat 28:28 yang jadi ini jadi kan gentian yang jadi 28:31 kuda sama Joki. Jadi dia harus gendong 28:33 ya. Dia pas dapat jadi kuda. He. 28:37 Kemudian ada anu jadi itu namanya Kak 28:41 Sudarsono. Pernah jadi andalan nasional. 28:43 He. Jadi dalam bahasa Jawa eh nang dalem 28:47 K mawon ingkang dados e Joki dalam dados 28:51 tur naik. Yah, coba di keraton dia harus 28:56 mikul seorang dengan lari. Coba itu 29:01 kalau enggak orang luar 29:02 biasa. Jadi saya Masyaallah ada pemimpin 29:06 yang kayak gitu. Belum belum itu belum 29:09 lagi yang kisah waktu ee Jogja dijadikan 29:14 markas ya. Heeh. Jadi pusat 29:16 pemerintahan. He. Itu kan beliau ee apa 29:19 menyumbang 6.000 R000 golden. Hm. 29:24 Dan dan oleh pemerintah. Heeh. Itu luar 29:28 biasa. Uang segitu disumbangkan begitu 29:31 saja untuk ngovendin para pejabat yang 29:35 ada di situ selama pemerintahan ada di 29:38 Jogja. Jadi saya bilang, "Wah, ini belum 29:41 ada tandingnya." 29:45 [Musik] 29:47 Baik, kita baca ya dulu dari Bapak Ramli 29:49 di Tangerang. Asalamualaikum, Kak Joko. 29:53 Kak Joko, bagaimana pendapat Kak Joko 29:55 bahwa kepramukaan akan dihilangkan dalam 29:58 kurikulum pendidikan di Indonesia? 30:00 Apakah ini HWK atau bukan? 30:03 Iya. Ya, sebenarnya kalau kepramukaan 30:06 itu enggak mungkin karena dia sebenarnya 30:09 kan tidak terikat oleh 30:13 ee Dignas ya. H beda departemen karena 30:17 dia diurus oleh kuartir. Jadi kalau itu 30:20 dihilangkan itu tidak mungkin. Oleh 30:22 karena sekolah itu sebenarnya memiliki 30:25 dua dua anu iya dua leader ya. Dua. Satu 30:31 kalau dia gudep itu menginduk ke ini 30:35 bisa menginduk ke Kemendikbud tapi 30:38 menginduknya juga ke kuartir nasional. 30:40 He. Jadi dua itu karena sebagai kudep 30:43 itu adalah kuartir nasional yang 30:45 membina, kuartir di atasnya yang 30:48 membina. Tapi di sekolah dia adalah 30:51 ininya Kemendikut. Jadi kalau itu 30:54 dihilangkan itu tidak mungkin. Jadi 30:57 karena menteri sendiri berjanji pokoknya 31:00 sekolah gugus depan harus tetap ada. 31:03 Iya. Kalau presiden apa kan harus pakai 31:06 pakan pramuka dia posisinya apa itu? ee 31:08 itu sebagai majelis pembimbing. Hm. Jadi 31:12 kalau majelis pembimbing nasional itu 31:14 ketuanya adalah presiden. H. Nah, itu 31:17 memang sudah ada di situ di tata 31:20 organisasi kepramukaan. Kemudian kalau 31:24 di tingkat daerah itu ketua majelis 31:27 pembimbingnya gubernur. Di tingkat 31:30 cabang itu ketua majelis pembimbingnya 31:34 walikota atau bupati. 31:36 Nah, kalau di tingkat ranting itu bisa 31:38 camat, bisa juga tokoh masyarakat yang 31:41 lain ya. Oke. Baik. Ini dari Bapak 31:44 Wahyu. Asalamualaikum Kak Joko. Mohon 31:48 pencerahannya Kak Pembina Pramuka. Saya 31:51 ingin bertanya perihal pramuka yang 31:53 memiliki kegiatannya ya bisa melatih dan 31:55 maulir anjing pelacak. Sebab dulu abang 31:58 kami Pandega di tahun 9 dari SMA 39 32:02 Cijantung. 32:04 Iya. H. 32:06 Jadi di dalam pendidikan kepramukaan itu 32:09 ada yang disebut dengan satuan karya. 32:12 He. Jadi satuan karya itu adalah minat 32:16 anggota pramuka. Bebas dia memilih di 32:18 mana. Nah, satuan karya yang mungkin ee 32:22 bayangkara itu bisa saja dilatih 32:26 sampai anu tentang anjing belanja, 32:28 tentang TKP dan sebagainya. itu saka 32:31 bayangkara memang bisa dilatih di situ. 32:33 Jadi tidak hanya ngurusi lalu lintas 32:35 saja. Bayangkara itu banyak. Jadi ada 32:38 Sakadir Gantara itu tentang navigasi 32:41 juga dan sebagainya. Terjun Payung itu 32:44 tim kita ada yang memang jago terjun 32:46 payung di Pramuka juga ada. Iya. 32:49 Kemudian ada juga dia membuat glider dan 32:52 sebagainya itu Saka 32:53 Tirgantara. Kemudian ada saka tarunabumi 32:57 itu tentang pertanian dan sebagainya. 32:59 Jadi kemudian ada lagi saka bakti wisada 33:04 itu tentang kesehatan dan sebagainya. 33:06 Jadi di pendidikan kepramukaan itu 33:09 mereka disalurkan di dalam minat-minat 33:11 yang itu nanti menjadi job creation. 33:14 Jadi ketika dia keluar dari pendidikan 33:16 ke pramuka, dia harus bisa mandiri dan 33:19 bisa bekerja. Begitu sebenarnya itu 33:22 ininya gitu. Oke. Asalamualaikum Kak 33:25 Joko. Kak Joko di Cibubur 33:27 ada Madu Pramuka. Apakah ada hubungan 33:31 dengan perhatian dari pihak Pramuka atau 33:34 bagaimana hubungan antara Madu Pramuka 33:37 dengan ee peminda dari Pramuka? Iya. 33:41 Jadi madu pramuka yang ada di Cibubur 33:43 itu bagian dari badan usahanya kuarter 33:47 nasional. He. Jadi memang ada pembinaan. 33:50 Jadi di situ juga di madu pramuka itu 33:53 tidak hanya sekedar jual madu, tapi juga 33:56 ada pendidikannya. Jadi ada kursus yang 33:59 namanya kursus apiari. Jadi bagaimana 34:02 menjadi seorang peternak madu dan 34:04 sebagainya. Oh gitu ya. E jadi kalau mau 34:06 nanti berapa orang begitu minta supaya 34:09 bisa jadi peternak madu dan sebagainya 34:11 ya bisa datang nanti bisa ngelamar atau 34:15 ini minta ini untuk sekian orang minta 34:17 dilatih untuk menjadi peternak madu itu 34:20 bisa gitu. Jadi itu dalam pemb pembinaan 34:24 kuartir nasional. Jadi kuartir daerah 34:26 juga bisa membuat ee apa 34:28 pembinaan-pembinaan madu pramuka di 34:31 masing-masing daerah juga bisa. Iya. 34:33 Oke. Asalamualaikum Pak Joko. Kak Joko, 34:35 bisakah kita menjadi anggota Pramuka 34:37 tanpa melalui pendidikan SD, SMP, SMA? 34:41 Oh, bisa. Jadi, kebetulan pramuka itu 34:46 sebenarnya ditentukan oleh usia. Hm. 34:49 Jadi, misalnya kita sudah usianya sudah 34:52 26 tahun kan enggak bisa jadi peserta 34:55 didik lagi. Ya sudah, bisa mau masuk 34:57 jadi pembina boleh. H. Nah, nanti jadi 35:01 pembina bina sendiri, membina di SD apa 35:04 di sekolah-sekolah SMP, SMA atau 35:07 perguruan tinggi bisa saja. Nah, nanti 35:10 syarat kalau menjadi pembina itu harus 35:13 memiliki keterampilan membina. Nah, itu 35:16 nanti bisa mengikuti KMD. Itu yang 35:18 paling dasar. Nanti ningkat lagi ee 35:21 kursus pembina pramuka mahir lanjutan. 35:24 He. Nah, setelah itu selesai sebenarnya 35:26 sebagai pembina untuk ke jenjang 35:28 berikutnya menjadi pelatih pembina. Hm. 35:31 Nah, itu nanti menjadi ee ikut KPD, 35:36 kursus pelatih pembina pramuka tingkat 35:38 dasar. Oke. Jadi bisa saja misalnya kita 35:43 tidak mulai dari SD langsung tergantung 35:46 usia kita mau langsung di mana, langsung 35:48 mau jadi ini juga boleh langsung menjadi 35:50 pengurus kuartir tuh pendidikan 35:52 kepramukaan langsung menjadi anggota 35:54 kuartir. Andai kata dipilih bisa saja. 35:56 Iya. Iya. Hanya memang saya sarankan 36:00 sebaiknya ikut supaya rohnya itu dapat. 36:04 Oh gitu. 36:06 Oke. Selanjutnya dari Reni Yay. 36:08 Asalamualaikum, Kak Joko. Senang sekali 36:11 dengar cerita-ceritanya. Semoga tetap 36:12 sehat ya, Kak Joko dan selalu semangat. 36:15 Salam sehat dari Yuti di Reni Jaya. Oke. 36:19 I Bu 36:21 Yuti. Kak Joko, bagaimana sejarah 36:23 lahirnya Pramuka? Apakah jadi memang 36:26 Pramuka itu sebenarnya itu dari luar 36:29 negeri, dari Inggris. Heeh. Dari 36:31 Inggris. Terus karena Belanda datang di 36:34 sini kemudian Belanda membuat suatu 36:37 organisasi 36:39 keprammukaan tapi tahun 36:42 1912. Nah, kalau lahirnya sendiri kan 36:45 tahun 36:46 1908 ya. Pendidikan ee pramukait 36:50 Indonesia namanya ee apa? Patfer finder. 36:53 H patfinder pembina harus periksa, 36:56 apalagi pelatih dan disiplin.