Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Brail TV. 0:15 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh, Bang Dula. 0:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:21 wabarakatuh, Mas Angga. 0:23 Bagaimana, Bang Dula kabarnya di pagi 0:25 hari ini? [berdehem] 0:27 Alhamdulillah sehat. Masih terus ini ya 0:31 e sibuk nih Bang Dulo dengan segala 0:33 aktivitasnya 0:34 dan mudah-mudahan selalu sehat nih B 0:37 Dola gitu ya. Kabar terakhir katanya ee 0:40 bolak-balik Malaysia masih nih Ustaz ya. 0:43 [tertawa] 0:43 Iya, baru baru kemarin 0:45 baru kemarin, Bang Dulah kita akan 0:47 menyoroti beberapa hal tentu saja yang 0:50 memang juga ini hangat ya di media massa 0:53 baik di bentuk pemberitaan maupun di 0:57 acara-acara talk show ee debat-debat 1:00 begitu gitu ya. Karena sekarang kan 1:02 acara-acara TV katanya kalau enggak ada 1:04 debat-debat itu kurang ramai katanya. 1:05 Akhirnya semuanya diperdebatkan tuh sama 1:08 dua pihak gitu ya. cuman enggak tahu 1:10 mana yang debat beneran, mana yang debat 1:12 terskenario gitu ya. Satu hal ee Bang 1:15 Dulo ini eh naik ee tagar gitu ya kalau 1:19 di media sosial ini ee istilah preman 1:22 ini Bang Dul preman dan kekuasaan ini 1:25 yang sekarang lagi di perbinyakan oleh 1:27 sebagian netizen gitu ya apalagi 1:30 beberapa ulama sudah ada 1:32 komentar-komentarnya ini. Katanya 1:34 nangkap ustaz cepat, nangkap ulama 1:36 cepat, nangkap Habib cepat, nangkap 1:38 preman kok takut gitu ya. Nih viral nih 1:40 kalimatnya Habib Rizik ini di media 1:42 sosial gitu ya. ya karena ee buntut dari 1:46 ee aksi beberapa waktu yang lalu gitu 1:49 ya. Lalu juga bagaimana peristiwa yang 1:51 terjadi ada korban jiwa juga akhirnya 1:53 terangkat tagar preman gitu ya dan 1:56 kekuasaan gitu ya. Lalu juga ini kayak 2:00 saya ingin kaitkan juga yang kedua Bang 2:01 Dola karena kan ee isu yang diangkat 2:03 ketika aksi ee beberapa waktu yang lalu 2:05 itu kan mengenai RUU perampasan aset 2:08 sehingga para pakar juga pengamat juga 2:10 ini membahas tentang ee akar masalah RUU 2:13 perampasan aset ini yang dilihat 2:15 perkembangannya kok ee sepertinya nanti 2:18 undang-undang ini apakah betul-betul 2:20 akan membasmi atau ikhtiar gitu ya 2:24 meminimalisir korupsi KKN di negeri atau 2:27 justru malah 2:28 Undang-undang apapun di negeri ini itu 2:31 hanya akan menjadi pelengkap dan pemanis 2:34 saja gitu. Kalau misalkan aparatnya 2:36 enggak siap gitu ya, bahkan ee 2:39 pemerintah yang berwenangnya juga tidak 2:40 mendukung itu gitu ya. Atau malah nanti 2:43 memperbesar praktik KKN lagi. Ini 2:45 sebenarnya bagaimana Bang Dula melihat 2:47 ee hal ini? Lalu yang ketiga juga kita 2:49 ingin ee menyoroti ee Bang Dula ini 2:52 gerakan-gerakan 2:54 ee umat gitu ya. Kalau misalkan ada 2:57 istilah dulu tuh mengatakan kalau 2:59 politik itu busuk, politik itu kejam, 3:01 politik itu hitam. Makanya orang-orang 3:03 baik gitu ya, ulama dan ustaznya 3:05 gerakannya jangan hanya di masjid dong, 3:07 mereka harus juga ke partai politik, 3:09 harus juga ke tempat konstituen. Nah, 3:11 apakah sekarang itu masih relevan ee 3:14 gerakan dakwah masjid orang-orang saleh 3:16 nih yang ada di masjid itu saatnya juga 3:18 gitu mereka tuh melek keluar gitu ya ke 3:20 hal politiknya, ekonominya. Apakah bisa 3:23 disejar apa disepadankan begitu Bang 3:25 Dula? Itu tiga hal dulu, Bang Dula. 3:27 Monggo mulai dari mana? [batuk] 3:29 [berdehem] 3:29 Baik para pendengar silaturahim yang 3:32 insyaallah dirahmati Allah subala pada 3:34 Jumat berkah pagi ini. Yang pertama soal 3:38 preman. 3:40 Nah, istilah preman itu merupakan satu 3:44 refleksi h 3:45 dari suatu suasana 3:49 baik individu, 3:51 ormas, maupun negara. Ya, apakah 3:57 hadirnya preman yang membela satu 4:00 kelompok 4:02 merupakan reaksi terhadap kelompok yang 4:05 lain? Itu persoalannya. Misalnya 4:09 ee kita lihat bahwa tokoh preman yang 4:12 dikenal di Indonesia khususnya Jakarta 4:15 dengan Herkules itu 4:18 itu kita lihat di TV atau di video 4:22 bahkan di TV saya pernah lihat itu kalau 4:25 datang ke pasukan pasukan coklat polisi 4:28 khususnya itu itu seperti memerintah 4:32 mereka dan mereka kemudian 4:34 ee memberi hormat ee dan kemudian kalau 4:37 Kalau dalam masyarakat pesantren itu 4:39 cium tangan seperti begitu dengan kiai 4:42 seperti itu. 4:43 Jadi, jadi ini problem sehingga begitu. 4:47 Maka kemudian akhirnya lahirlah satu 4:51 kesan 4:52 kalau tangkap ustaz, tangkap kiai, 4:54 tangkap aktivis, cepat ee ada cukup alat 4:58 bukti atau tidak, tangkap saja proses. 5:00 Nanti kalau tidak maka terbit SP3 5:03 dibebaskan. He. 5:04 Tapi kalau preman itu sukar sekali 5:07 seperti itu. Nah, preman itu bisa preman 5:11 dalam bentuk kegiatan sehari-hari, 5:14 preman dalam pemerintahan, preman dalam 5:18 keuangan negara, preman dalam 5:20 pengelolaan. Misalnya 5:22 ee contoh ee kasus ee Pilpres Pemilu 5:28 2000 ee ee 19 ya 5:32 2019 iya itu ee 5:37 saya sudah lupa namanya lag sudah lama 5:39 yang dari PDP yang kabur itu sudah 5:42 ditetapkan ters Harun Masiko. 5:45 Masiko. Harun Harun Masiko itu apa 5:48 namanya sampai sekarang 5:50 tidak tahu ke mana ke mana rimbanya 5:53 seperti itu. Nah berarti yang jadi 5:56 preman ini apakah Harumasiku PDP 6:00 partainya atau aparat penegak hukum 6:02 seperti itu. Itu itu kan persoalan. 6:05 Begitu juga akhirnya kemudian Ketua KPK 6:09 yang kemudian ditap menjadi tersangka 6:11 oleh Polda DKI Pula Jaya itu ee sampai 6:16 sekarang itu juga tidak di ee proses 6:19 ditangkap. Apakah karena mantan ketua 6:22 KPK itu preman sehingga kemudian preman 6:25 dia dengan gengnya di belakang itu 6:27 sehingga Polda Jaya tidak punya 6:29 kemampuan 6:30 untuk menangkap atau menahan dan 6:32 seterusnya seperti itu. Nah, begitu juga 6:36 dengan kasus-kasus yang lain. Misalnya 6:38 kasus tambang batuara, tambang nikel, 6:42 tambang di Freepot, di ee Maluku Utara, 6:45 di Sulawesi Tengah, di mana-mana 6:47 itu apa namanya ee sampai-sampai 6:51 di Maluku Utara itu di Hmmah itu ada 6:54 lapangan terbang khusus yang kemudian 6:57 datang dari Filipina dari mana langsung 6:59 di situ dan masyarakat biasa tidak bisa 7:03 apa namanya. Nah, padahal ee lapangan 7:06 terbang itu di resmikan oleh Presiden 7:09 Jokowi waktu itu. 7:11 Iya. 7:11 Jadi berarti kemudian yang 7:13 melaksanakannya ini merupakan preman 7:16 intelektual 7:17 diresmikan oleh preman intelektual 7:20 tingkat nasional yaitu e presiden 7:23 sehingga kemudian masyarakatnya itu apa 7:25 namanya dalam keadaan seakan-akan negara 7:28 dalam negara istilah mereka negara dalam 7:30 negara. 7:31 Iya. Nah, jadi itu personal sehingga 7:35 harus menjadi kesadaran bagi polisi. 7:38 Polisi itu kan punya tanggung jawab 7:41 menjaga keamanan. Polisi itu orang 7:43 sipil. 7:44 He. 7:45 Yang diberikan beberapa peralatan untuk 7:47 menjaga keamanan. Kita lihat di 7:49 negara-negara asing luar negeri itu 7:51 polisi itu pakai pentungan, pakai 7:53 tongkat, pakai pentungan seperti itu. 7:56 Berbeda dengan polis Indonesia yang 7:57 punya pesawat, punya meriam, punya 8:00 senjata canggih. Bahkan terakhir ini 8:03 lebih canggih senjata polisi daripada 8:05 TNI, Angkatan Darat misalnya 8:08 seperti itu. Itu 8:09 jadi ini salah satu bentuk preman modern 8:12 ee dalam ketentaraan, preman modern 8:14 dalam pemerintahan. Nah, saya begitu. 8:17 Kalau polisi tidak mau dianggap sebagai 8:20 geng preman atau polisi tidak dianggap 8:22 sebagai temannya preman, ya proses dong 8:26 sesuai dengan hukum. Apa namanya? 8:28 Kemudian bisa mengubah citra masyarakat, 8:31 pendapat masyarakat bahwa polisi 8:34 kemudian pemerintah itu kalau terhadap 8:37 ustaz, terhadap kiai dan aktivis 8:39 gampang juga ditangkap. Tapi kalau geng 8:41 mereka tidak. 8:42 Itu persoalama persoalan. lagi ee preman 8:46 yang ada di ini ya, bukan hanya di 8:48 lapangan, bukan hanya di lapangan tadi 8:50 gitu ya, bukan hanya di jalan. Preman 8:52 sudah masuk ke eksekutif, edukatif dan 8:54 juga legislatif. 8:55 Hm. 8:56 Kalau Mas Angga biasa lihat beberapa 8:59 waktu yang lalu 9:00 dalam sidang DPRD bahkan DPR pusat itu 9:04 berantam lempar-lempar [tertawa] kursi 9:06 itu kan juga gaya preman. 9:07 Iya. 9:08 Iya. I gaya preman itu. Jadi memang ini 9:12 ee ini yang kemudian ee dalam pengalaman 9:16 saya di KPK 8 tahun itu 9:19 kenapa persyaratan untuk menjadi calon 9:21 pegawai KPK itu pertama integritas, 9:24 yang kedua profesional. 9:26 Kenapa profesional kedua? Karena kalau 9:30 dia sudah jadi pegawai bisa kemudian 9:32 ditingkatkan skill-nya, keterampilan 9:34 melalui Bimtek dan seterusnya. Kalau 9:37 integritas dari sononya kalau bermasalah 9:40 tetap saja bermasalah seperti itu. 9:43 Karena itu maka integritas menjadi 9:44 persyaratan pertama untuk menjadi 9:47 anggota atau pegawai atau pimpinan KPK. 9:50 Nah, pemilihan anggota DPRD dari 9:53 kabupaten, kota, provinsi sampai pusat 9:57 tidak diberikan persyaratan 9:59 berintegritas. Berintegritas. Karena itu 10:01 kita lihat banyak kemudian anggota DPR, 10:04 DPRD, Bupati, Walikota, gubernur yang 10:06 kemudian diproses karena ijazah palsu 10:08 misalnya seperti itu. Nah, berarti kan 10:11 tidak berintegritas. Bahkan sampai 10:13 kemudian hari ini belum selesai-selesai 10:15 ee mantan Presiden ketujuh Jokowi yang 10:18 dia persuakan ee apa namanya jahatanya. 10:21 Begitu juga anaknya jadi sekarang wakil 10:23 presiden. Ee saya baru berapa hari lalu 10:26 di Malaysia ee berdiri e duduk di 10:29 sebelah saya di dalam sidang ee dewan 10:32 masjid ee ASEAN itu ee orang Singapura. 10:35 Orang Singapura. 10:36 Jadi saya tanya Jibran itu waktu di 10:39 Singapura dia kuliah atau sekolah atau 10:42 apa? Kata dia dia kursus bahasa Inggris. 10:46 Kursus bahasa Inggris di Singapura. 10:48 Jadi bukan sekolah. 10:50 kursus kita kursus 3 bulan, 6 bulan 1 10:52 tahun dan set. 10:53 Nah, jadi ini 10:55 preman intelektual namanya seperti itu. 10:57 H. 10:58 Jadi ada yang apa namanya kampungan, ada 11:01 preman intelektual yang ada di 11:03 legislatif, yudikatif, BUMN, BUMD dan 11:06 sampai kepada tingkat atas seperti itu. 11:08 Itu gaya preman. 11:11 Nah, yang kedua ee yang kedua tadi itu 11:14 Mas Angga e soal 11:15 RUU perempasan aset ini nih. 11:17 Heeh. Jadi, jadi begini ee 11:21 jadi begini. Waktu saya masih di KPKPN, 11:23 kemudian di KPK sudah diajukan itu, tapi 11:26 betul-betul ee perampasan aset itu 11:30 sesuai dengan Undang-Undang Tidak Pidana 11:33 Korupsi. 11:33 Hm. 11:34 Dalam Undang-Undang Tidak Penana Korupsi 11:36 itu ee di sudah disebutkan bahwa ee 11:41 perbedaan antara KOPSI dengan pidana 11:44 umum atau perdata. Kalau pidana umum, 11:47 kalau salah maka kemudian dipenjara. 11:50 Kalau perdata hakim menjatuhkan 11:52 kesalahan maka denda sekian ee ribu atau 11:55 juta atau apa miliar seperti itu. Kalau 11:59 korupsi itu dua-dua 12:01 jadi pidana juga masuk penjara kemudian 12:05 ee ganti rugi juga. ganti rugi. Jadi 12:08 kita 12:09 namanya ee rumah, mobil ee saham apa 12:13 hasil korupsi itu diita seperti itu. 12:16 Jadi itu untuk koruptor. Nah, kalau 12:20 perampasan aset ini saya sudah sering 12:22 kemukakan beberapa kali di beberapa 12:24 tempat bahkan juga dihasil bahwa 12:25 he 12:26 zaman undang waktu Orde Baru 12:29 undang-undang itu bagus tapi selalu ada 12:32 ee apa exit ee apa ee exit door atau 12:37 exit e apa namanya ee jendela window dan 12:40 seterusnya. jadi tempat untuk keluar 12:42 lari keluar seperti itu. Nah, begitu 12:45 juga misalnya di Undang-Undang Tindak 12:48 Pena Korupsi ee beberapa waktu lalu saya 12:50 pernah katakan dalam pasal 2 ayat 2 itu 12:53 disebutkan dalam keadaan tertentu pidana 12:56 mati dapat diberlakukan. 12:58 Jadi dalam undang-undang tindak pindupsi 13:00 itu sudah ada ancaman hukuman mati. Tapi 13:03 yang saya sebutkan dengan maksud 13:05 daripada undang itu ada jendela untuk B 13:08 keluar. Maka dalam penjelasan 13:10 undang-undang itu tertentu itu keadaan 13:13 tertentu adalah 13:14 bencana alam secara nasional dan ada 13:17 serangan musuh dari luar negeri. 13:18 Nah, itu itu yang disiapkan jendela 13:21 begitu. Sehingga saya bilang untuk 13:22 berlakukan hukum mati bagi koruptor kita 13:26 harap dari Aceh sampai Papua bencana 13:28 alam sekaligus 13:29 ee sehingga bisa tenggelamin Indonesia 13:31 baru pasal itu digunakan 13:33 atau kita minta satu negara luar negeri 13:36 itu menyerang kita dengan seperti Iran 13:39 dengan apa Amerika e dengan Yahudi 13:41 seperti itu. Jadi itulah yang saya bahwa 13:44 exit emergency exit seperti itu. Nah, 13:47 jadi Undang-undang perampasan kuasa ini 13:50 setelah tuntutan dari mana-mana mana 13:52 mana-mana dan kemudian ini untuk 13:54 kepentingan 2029 maka kemudian mereka 13:58 melakukan perjanjian untuk mengesahkan 14:01 tapi mereka akan siapkan pasal-pasal 14:04 yang akan mereka bisa keluar. Contoh, 14:09 kalau misalnya seseorang itu sudah dapat 14:13 semacam rekomendasi dari danantara, maka 14:16 dia tidak bisa dipidana. 14:18 Dia tidak bisa dipidana. Coba bayangkan 14:21 dia punya harta kemudian sudah dapat apa 14:24 namanya sertifikat dari danantara atau 14:27 apa maka dia tidak bisa dipidana pidana. 14:29 Nah, berarti negara juga preman, 14:33 pemerintah juga preman. Apa namanya? 14:36 asal sudah kemudian e stor 14:39 bos preman maka kemudian apakah itu 14:42 tukang parkir apakah itu apa segala 14:44 macam itu, itu aman tidak akan diganggu. 14:48 Nah, ini kan apa namanya ee sangat ee 14:51 munafik katakan 14:53 jelas itu sangat munafik apa namanya 14:55 untuk apa dan antara memberikan 14:57 perlindungan kepada para koruptor 14:59 sebab 15:00 kata Prabowo pada awal-awal presiden, 15:03 dia jadi presiden itu, "Hai para 15:05 koruptor, hai para pencuri, ee 15:08 kembalikan itu uang-uang yang kamu curi 15:10 diam-diam nanti kita atur." Nah, ini 15:12 Prabowo enggak mengerti undang-undang 15:14 bahwa dalam Undang-Undang Tindak P 15:16 korupsi itu mengembalikan kerugian ke 15:19 negara tidak menggugurkan pidana. He. 15:22 Jadi, oleh karena itu maka kemudian 15:24 sudah dapat sertifikat dariantara maka 15:27 kemudian tidak bisa dipidana meskipun 15:29 dia uang itu uang korupsi tidak bisa 15:31 dipidana itu itu pertanya 15:32 sehingga akhirnya nanti kemudian 15:35 akan dijadikan sebagai alat pemeras bagi 15:39 pemerintah, bagi preman di apa namanya 15:42 ee kekuasaan. Ah, ini 15:46 organisasi atau orang yang biasa 15:49 membiayai organisasi 15:52 aktivis, organisasi masjid, 15:56 organisasi. Contoh misalnya sebelum 15:59 tanggal 27 itu salah seorang yang mau 16:03 apa mengkoordinasi 16:05 pemberangkatan ke Jakarta rekeningnya 16:07 diblok di blokade kan diblok rekeningnya 16:10 diblok seperti itu. Nah kemudian seperti 16:12 itu. Sehingga dengan begitu maka 16:15 ee sama dengan Undang-Undang Kesehatan 16:19 yang di disahkan dua atau 3 tahun lalu 16:23 yang itu diprot oleh IDI Ikatan Donesia. 16:25 [berdehem] 16:27 Karena undang-undang kesehatan itu 16:29 merupakan program internasional bukan 16:31 nasional. Program internasional yang 16:34 kemudian pemerintah atau penguasa atau 16:37 preman bisa memilih suku mana yang bisa 16:40 dihadi. 16:41 Suku Aceh, suku Sumatera Barat, suku 16:43 Banten, suku Makassar, suku Ambon, suku 16:46 apa itu apa namanya kalau COVID-19 itu 16:49 kan siapa saja kenakan. Tapi kalau ini 16:51 bisa diproses sasaran siapa-siapa. Nah, 16:54 jadi undang-undang perampasan aset bisa 16:57 dibuat begitu. Siapa yang kira-kira ee 16:59 apa namanya di disita anunya diproses 17:02 itu wah ini mesti A atau ini suka biayai 17:06 apa namanya organasionalisasi Islam, 17:08 bisa biayai organisasi kemasyarakatan 17:11 dan seterusnya. He. 17:12 Nah, jadi ini sangat berbahaya 17:14 kalau misalnya itu dijadikan sebagai 17:17 alat untuk kemudian menghancurkan atau 17:21 memiskinkan atau membuat orang-orang 17:24 aktivis ormas tertentu tidak berkutik 17:27 dengan 17:27 makanya di di sini netizen bersuara 17:30 gitu. Jangan sampai ini rakyat terkecoh 17:33 ketika DPR ini ingin segera 17:36 mengundangkan perampasan aset tindak 17:38 pidana secara umum gitu ya. Padahal yang 17:42 di ee di ditekan gitu oleh masyarakat 17:45 kan tindak apa perampasan aset koruptor 17:49 gitu ya, Bang Dola ya. 17:50 Koruptor. Iya. itu dari dulu waktu saya 17:52 masih di KPKPN seb kemudian di KPK itu 17:55 untuk koruptor 17:56 untuk koruptor bukan untuk masyarakat 17:58 seperti itu. 17:59 Nah, sehingga dengan begitu maka 18:01 dikhawatirkan ini merupakan satu 18:03 skenario. Nah, coba misalnya 18:06 kenapa tiba-tiba ada dari Pati terus 18:08 kemudian gerakan luar biasa terus 18:11 kemudian 27 bertemu semua seperti itu? 18:14 Lantas kemudian 18:16 ee pimpinan-pimpinan 18:18 belum pernah ada dalam sejarah. Heeh. 18:20 Pimpinan-pimpinan DPR itu mendatangani 18:23 pernyataan untuk mengatakan bahwa itu 18:26 akan disahkan pada bulan Desember. Belum 18:28 pernah. 18:28 Iya. I saya ini kan pengalaman ujuras 18:32 saja masih mahasiswa apa itu datang 18:34 ketemu dengan DPR, ketemu dengan 18:36 Gubernur, ketemu dengan bupati, 18:37 walikota, dengan menteri, abs 18:40 cuma apa namanya komitmen-komitmen tidak 18:42 sampai tanda tangan tertulis tapi ini 18:45 tanda tangan 18:46 ee kecuali ketua DPR yang tidak tanda 18:48 tangan tapi yang lain semua tanda 18:49 tangan. 18:50 Nah, ini kan ee dalam bahasa politik ini 18:54 sangat tendisius. Iya. I. 18:55 Jadi berarti ini cuma menanam saham 18:59 untuk 2029 19:01 supaya kemudian nanti mereka dianggap ah 19:04 ini hero pahlawan. 19:05 Nah, sebab apa? Masyarakat sudah mulai 19:08 nilai bahwa partai-partai ini 2029 19:10 dikasih hukuman. Hukumannya adalah 19:12 jangan lagi pilih mereka baik partainya 19:15 maupun orang-orangnya. 19:16 begitu mengantisipasi 2009 mereka 19:19 melakukan gerakan seperti itu terus 19:21 kemudian akhirnya ee seperti yang kita 19:24 saksikan. Nah, celakanya adalah satu 19:28 kesilapan atau keluran masyarakat kita. 19:30 kita terlalu mudah untuk terjebak dalam 19:32 operasi intelijen sehingga akhirnya 19:35 kemudian datang ramai-ramai akhirnya 19:37 kemudian ada yang korban kemudian preman 19:40 itu kabur dan kemudian preman di dan 19:42 kemudian yang korban selalu rakyat yang 19:45 korban selalu apa 19:47 nah itu persoalan undang-undang 19:50 namun menyoroti manuver menyoroti 19:53 manuver DPR ini mereka lupa gitu ya di 19:55 negeri ini tuh masih masih banyak gitu 19:58 yang bisa yang bisa mengan menganalisis 20:00 itu masih ada Bang Dula, masih ada Anis 20:03 Masidan, masih ada yang lain-lain. DPR 20:05 lupa nih mereka [tertawa] disangkanya 20:08 bakal lancar-lancar aja bikin skenario 20:10 ya. Ya, 20:11 karena itu maka ada satu partai yang 20:14 kemudian merasa nanti 2009 dianggap 20:18 nanti tidak apa namanya tidak dapat 20:21 dukungan lagi. Maka dibentuk lagi satu 20:24 partai baru yang sebenarnya itu adalah 20:26 partai A ini nanti 2009 dibuat lagi 20:30 partai Aksen atau partai B. Nah, 20:32 sebenarnya dia untuk kemudian itu 20:35 sedang dilakukan dan sudah dilakukan 20:37 sekarang itu seperti itu untuk 20:38 kepentingan 202. 20:40 Iya. Jadi apa namanya ee trik-trik 20:43 seperti itu. Nah, jadi oleh karena itu 20:45 maka saya berharap bahwa masyarakat itu 20:47 harus jeli dan sumbernya harus kembali 20:50 kepada 20:51 ee Quran dan sunah. Karena kata 20:53 Al-Qur'an, jika kamu dengar berita dari 20:55 orang yang apa namanya ee apa orang 20:58 kafir atau orang munafik apa, maka 21:00 kemudian harus diteliti, harus 21:02 diselidiki 21:04 apa tak bayang bahwa ini betul atau 21:06 tidak. Jangan sampai operasi intelijen 21:08 dan seterusnya. Itu persoalan 21:10 Undang-Undang Perfasan Aset. 21:11 Iya. 21:12 Yang ketiga ee Mas Angga apa tadi? Yang 21:15 ketiga 21:15 gerakan masjid nih untuk perubahan 21:17 bangsa nih. Jadi bukan jangan sibuk 21:19 hanya ibadah di dalam ruangan masjid 21:21 tapi juga keluar. 21:22 Iya. Iya. 21:23 Jadi kemarin di di Perak Malaysia itu ee 21:28 semua negara hadir 21:31 ee kecuali Filipina yang berhalangan 21:33 hadir. Kemudian dari Palestina. Kemudian 21:37 dari Iran itu hadir. 21:40 Heeh. 21:40 Ee dan kemudian ee intinya adalah selain 21:44 mempungsikan masjid tapi juga membela 21:47 Masjidil Aqsa seperti itu. 21:49 Iya. 21:49 Jadi di dalam presentasi saya, saya 21:53 mengutip Albaqarah 120. Saya bilang 21:56 kalau kita bicara tentang Palestina men 22:00 Aqsa, bicara tentang Israel, kita tidak 22:02 bisa tinggalkan surat Albaqarah ayat 22:05 120. 22:06 Yahudi, 22:10 Yahudi, Nasrani tidak menjadikan tidak, 22:12 tidak berhenti menjikan kalian mengikuti 22:14 mereka. Jadi, asbab nuzul itu kan 22:16 tentang kiblat. Sehingga kiblat itu 22:20 adalah tempat arah salat. 22:22 Tapi Masjid Nabawi, Masjid Nabawi itu 22:25 tempat salat, Masjid Nabawi itu juga 22:28 sekolah. Karena Nabi selesai memimpin 22:31 salat mengajarkan jadi juga sekolah. 22:33 Masjid itu juga kantor kepala negara. 22:36 Karena Nabi itu adalah kepala negara 22:38 berkantor di masjid. 22:40 Nah, masjid itu pada zaman Rasulullah 22:43 itu juga adalah ee kantor MA. Kalau kita 22:46 sekarang MA karena apa? Pertikaian 22:48 perbedaan suami istri anggota masakan 22:51 diselesaikan di masjid. Jadi masjid itu 22:53 juga kantor ee apa Mahkamah Agun dan 22:55 seterusnya. di pekarangan masjid itu 22:58 Nabi latihan bela diri apa memana atau 23:01 kemudian kuda kemudian gula dan 23:03 seterusnya. 23:04 Kemudian sekeliling masjid itu Nabi 23:07 bangun semacam ee kios-kios untuk 23:10 poliknik. Kalau orang yang korban 23:12 luka-luka pada perang diobati di situ 23:14 seperti itu. 23:15 Jadi 23:16 masjid itu pusat peradaban, masjid itu 23:19 pusat kebudayaan, masjid itu kantor 23:22 kepala negara, kantor ee apa namanya? 23:24 Gubernur, Bupati, walikota. Sehingga 23:26 dengan begitu maka kalau ada orang yang 23:29 mengatakan bahwa tidak boleh bicara 23:32 politik di masjid, 23:34 di Malaysia saya katakan itu pasti agen 23:36 Yahudi. 23:37 Agen Yahudi 23:38 di forum itu sangat jujur kalau ada 23:41 melarang bicara politik di masjid itu 23:43 agen Yahudi. Coba kita lihat ketika 23:46 Snowhonye 23:48 em berpura-pura masuk Islam dan bermukim 23:50 beberapa tahun di apa Makkah 23:54 pulang kemudian disarankan kepada 23:55 pemerintah Belanda bahwa kalau tentang 23:58 ibadah ubudiah orang Islam bebaskan 24:01 karena itu naik haji karena itu puasa 24:04 Ramadan ee apa salat itu tuh tapi ketika 24:07 mereka bercantan politik ekonomi militer 24:10 cegah bila perlu dengan inovasi militer. 24:12 Nah, karena itulah maka kemudian di 24:15 masjid-masjid itu tidak bicara politik, 24:17 tidak boleh bicara ekonomi, tidak bicara 24:19 hanya soal ubudiah saja seperti itu. 24:22 Nah, oleh karena itu maka 24:24 ee beberapa tahun yang lalu di Lampung 24:27 peserta itu semua Ustaz Provinsi Lampung 24:30 setelah saya sampaikan presentasi kurang 24:32 lebih 40 menit, terus seang ustaz, 24:35 "Maaf, Pak, saya ustaz jadi saya tidak 24:37 bicara politik." H 24:38 saya terus jawab sama dia, "Ustaz, itu 24:41 menghina Nabi. 24:42 Nabi itu politisi." Andaikan Nabi bukan 24:45 politisi, Hudaibiyah itu tidak 24:47 mendatangkan kemenangan bagi umat Islam 24:49 hanya dalam waktu 2 tahun. Seluruh 24:51 Jazirah Arab masuk Islam karena 24:53 perjanjian Hudaibiyah itu. Nabi adalah 24:55 politisi. 24:56 Kalau Nabi bukan politisi, Nabi tidak 24:58 menyiapkan menyusun apa yang disebut 25:00 dengan Undang-Undang Konstitusi Pertama 25:03 di dunia secara tertulis yaitu Piaga 25:04 Madinah. 49 pasal 49 pasal dalam piagam 25:09 itu mengatur hubungan hak dan kewajiban 25:12 asar muhajirin asar muhajirin Yahudi, 25:14 asal muhajir Yahudi, Nasrani dan dengan 25:16 Badui. Itu adalah produk politik 25:19 yang dilakukan oleh seorang kepala 25:21 negara. Jadi nabi itu nabi kepala 25:24 negara, panglima perang, kepala rumah 25:27 tangga, pelayan dan seterusnya itu dan 25:29 itu masjid. 25:31 begitu maka masjid itu harus melakukan 25:33 kegiatan yang seperti dilakukan oleh 25:36 Rasulullah. Bahkan 25:38 salah satu fungsi masjid Rasul itu 25:40 adalah penginapan 25:41 bagi para musafir. Penginapan bagi para 25:44 musafir seperti itu. 25:45 Nah, karena itu saya anjurkan pada waktu 25:48 di Malaysia itu kalau ada 25:50 kegiatan-kegiatan seminar, 25:52 kegiatan-kegiatan simposium, 25:54 kegiatan-kegiatan muktamar apa lakukan 25:57 di masjid. 25:58 Iya. Paling tidak misalnya ada masjid 26:00 punya ruangan khusus apa di situ. 26:02 Sehingga dengan begitu maka tidak ada 26:06 intervensi politik sekuler, intervensi 26:09 politik ribawi, intervensi [berdehem] 26:12 politik apa saja karena dalam kawasan 26:15 masjid. Sehingga semangat masjid, roh 26:17 masjid itu mempengaruhi peserta. 26:20 Apakah muktamar, apakah kongres, apa 26:21 seminar, apa simposiumis. dalam suasana 26:24 katakan seperti di Masjid Al-Azhar itu 26:27 kan ada ruangan khusus untuk apa namanya 26:30 ee simposium muktamar tahun atau 26:33 misalnya di Masjid Istiqlal ee atau 26:35 masjid-masjid yang harus ada satu ee 26:37 tempat yang kira-kira bersambungan 26:39 dengan masjid yang itu kemudian untuk 26:42 apa namanya ee kan ada masjid-masjid 26:44 yang juga kemudian acara wedding, acara 26:47 pernikahan apa itu kan juga ada kan 26:49 seperti itu. Jadi kalau nikah di masjid 26:52 berarti semangat masjid mempengaruhi apa 26:54 namanya ee keluarga yang lahir dari 26:57 proses di masjid itu. 26:59 Nah, itu harus dilakukan. Sehingga 27:01 dengan begitu maka ee saya berharap dimi 27:04 Dewan Masjid Indonesia yang dipimpin 27:06 oleh Kak harus kemudian kembalikan 27:08 kepada posisi masjid sebagai pusat 27:12 peradaban, pusat kebudayaan, pusat 27:14 kegiatan, bukan hanya tempat salat. 27:17 Sehingga begitu Albaqarah 120 tadi itu 27:20 bukannya kiblat 27:22 salat, tapi juga kiblat untuk 27:24 pendidikan, 27:26 kiblat untuk politik, 27:28 kiblat untuk ekonomi, kiblat untuk 27:30 budaya, kiblat untuk sosial, kiblat 27:32 semua 27:33 dalam ajaran Islam. 27:35 E sehingga demikian semangat masjid bisa 27:37 menyatu dalam setiap diri umat Islam 27:39 khususnya yang merasa sebagai pemimpin. 27:42 Saya kira begitu, Mas. Mudah-mudahan itu 27:45 ee ee gerakan perubahan itu muncul kan 27:48 tadi ya dari ee semangat umatnya juga 27:51 untuk memakmurkan ee masjid, basisnya 27:54 masjid gitu ya, Bang ya. 27:56 Heeh. 27:56 Iya. Nah, bisa bisa mesti berfungsi 27:59 begitu kalau misalnya ee orang 28:01 meramaikan masjid kan. Kalau itu kalau 28:03 umatnya sudah 28:04 saya sering katakan bahwa dari empat 28:07 imam mazhab cuma Imam Syafi'i yang 28:09 mengatakan laki-laki salat di masjid 28:12 atau musala itu sunah muakkad. 28:15 Sunah muakkad sunah yang dekat dengan 28:17 wajib. Tiga imam yang mengatakan Mas 28:19 Angga bahwa laki-laki wajib 28:22 h 28:22 salat di masjid atau musalaat. Kenapa? 28:25 Dasar mereka adalah hadis Rasulullah. 28:27 Kata Rasulullah, "Jika aku kasihan 28:28 kepada ibu-ibu di Madinah itu, aku 28:30 perintahkan bakar itu rumah-rumah di 28:32 supaya kau melakinya datang ke 28:34 h." 28:34 Nah, jadi untuk apa kita bangun masjid 28:37 cantik ber apa tapi masjidnya kosong e 28:40 satu saf, setengah saf, dua saf atau apa 28:43 namanya seperti atau kalau bulan Ramadan 28:46 hari pertama itu sampai meluber kan di 28:48 luar masangga sampai meluber luar. Iya. 28:51 Nah, terus kemudian akhirnya terus terus 28:53 kemudian istikamah satu saja ketika 28:56 menjelang lebaran seperti itu. 28:58 Betul. 28:59 Jadi kembalikan masjid sebagai pusat 29:02 peradaban tapi juga meramaikan masjid 29:05 dengan memenuhkan 29:06 mudah-mudahan bisa dicontoh sama 29:08 pemimpin-pemimpin negeri ini ya yang 29:10 muslim gitu ya. Jadi kalau ada azan itu 29:14 pada ke masjid. Mudah-mudahan ya Bang 29:15 Dul ya. 29:17 Iya. Iya. ee tahun lalu saya ke 29:19 Singapura. Jadi mungkin kelompok 29:22 minoritas itu soal 29:23 saya di Singapura tahun lalu ee waktu 29:27 salat e asar itu separuh masjid. 29:30 Separuh masjid. I 29:32 asar itu masjid. 29:33 Padahal kalau pengalaman di Jakarta 29:35 masih masjid di dekat rumah saya kalau 29:38 zuhur asar itu kan satu sapit sudah 29:40 lumayan. Satu sapit sudah lumayan. 29:42 Iya. Tapi Singapura itu setengah 29:45 setengah masjid. Setengah masjid itu 29:47 Iya. Iya. Nah, bagaimana kita kita 29:49 ramaikan masjid, lantas semangat masjid, 29:51 kemudian kita laksanakan politik, 29:53 ekonomi, pendidikan, hukum 29:55 sosial, budaya sesuai dengan semangat 29:57 masjid. Begitu, Mas. 29:59 Baik, luar biasa, Bang Dah. 30:01 Terima kasih Bang Dola, di pagi hari 30:03 ini. Semoga Bang Dula selalu sehat. 30:05 Insyaallah kita jumpa lagi pekan depan. 30:08 Asalamualaikum warahmatullahi 30:10 wabarakatuh. 30:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 30:12 wabarakatuh.